Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah salatu wassalamu ala rasulillah Nabi Muhammad [Musik] anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Selasa seperti biasa kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah pembahasan Parenting disampaikan oleh dari buku yang beliau tulis sendiri beliau sendiri yaitu Ada apa dengan remaja pembahasan kali ini masih dalam pembahasan interaksi positif dengan remaja dan insya Allah akan dibuka sesi soal jawab bagi anda para raja sekalian yang ingin bertanya melalui layanan pesan Whatsapp ya di nomor 081989 6543 baik langsung kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Ustadz kami persilahkan assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Alhamdulillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah semesta alam Shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat nahdlania Pagi ini kita kembali bertemu dan akan melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada sub bab mendekati remaja perlu usaha kita masih membicarakan poin tersebut ya artinya adalah tidak mudah untuk mendekati mereka ya apalagi kita sebagai orang tua ya mendekati anak remaja itu memang ya perlu kita katakan pendekatan yang hati-hati ya karena mereka sangat sensitif ya sebagaimana anak-anak pada umumnya ya mereka juga masih kanak-kanak sebenarnya tapi sedang beranjak dewasa seperti yang kita Jelaskan ini adalah masa transisi sangat sensitif ya perasaannya dan juga pikirannya sangat kritis ya dia kadang-kadang mau tahu dalam semua urusan-urusan bahkan hal-hal yang kadang-kadang di luar pikiran orang tua ini harus kita pahami berkaitan dengan remaja sangat dinamis ya karena dia belum Istilahnya ya belum duduk dia sebagai manusia dewasa yang masih mencari terus maka banyak hal-hal yang dia bertanyakan maka pendekatannya juga harus hati-hati ada beberapa poin ya yang kita sebutkan di sini yaitu perilaku yang menjauhkan orang tua dari anak remaja mereka diantaranya adalah orang tua tidak berbicara berkomunikasi dengan remaja mereka dan cenderung meninggalkannya ya Bahkan dalam waktu yang lama nah ini adalah salah satu hal yang bisa menjauhkan kita dari mereka Maka sebagai orang tua hendaklah menyisihkan waktu bicara dengan anak-anak remaja ngobrol Istilahnya ya buat obrolan kita dengan mereka adalah obrolan yang mereka antusias untuk mengikutinya ya dan jangan terlalu lama meninggalkan mereka mengajukan mereka artinya ya Ada waktu-waktu momen-momen di mana kita ya merapat dengannya ataupun mendekatinya ya Nah itu yang pertama yang kedua orang tua tidak mengikuti kegiatan keseharian anak anak remaja remaja semakin banyak kegiatannya ya atau mungkin dia kurang kegiatan ada kedua kemungkinan di sini ada remaja yang kita katakan kurang kegiatan cenderung pasif atau dalam dengan kata lain malas ya ada yang sangat sibuk ya Banyak kegiatan Orang tua harus mengamati hal ini ya Kalau dia kurang kegiatan maka coba Arahkan dia kepada kegiatan-kegiatan yang positif kalau dia banyak kegiatan maka hendaknya orang tua juga mengikuti kegiatan anak-anak remaja mereka ya kalau perlu ikut berpartisipasi ataupun bersaham di situ ya kepada hal-hal yang positif tentunya ya dalam koridor makna yang positif tentunya ya kegiatan-kegiatan yang ada nilai edukatifnya ya Nah hendaknya juga orang tua yang melibatkan diri ya dan membantu si anak di dalam berkegiatan kalau anak tidak punya kegiatan anak remaja terutama ini sesuatu yang sebenarnya nggak lumrah ya seharusnya anak muda itu ataupun remaja itu berkegiatan maka rangsang dia untuk berkegiatan ya ada aktivitas-aktivitas yang produktif dan punya nilai edukatif ya demikian hingga membangun itu Nah di sini remaja Orang tua harus menempel anak remaja mereka ya Sehingga bukan tidak mungkin hanya kegiatan-kegiatan ini menjadi suatu hal yang positif baginya di masa depan ya bisa menjadi modal hidup juga ya minimal jadi keterampilan baginya ya pengalaman ya anak remaja perlu membangun pengalamannya ya karena masa remaja dalam masa yang paling seru ya istilahnya sedang seru-serunya itu ada energi di situ ada semangat ada kemauan ya Nah maka aktifkan dia ya berkegiatan untuk menggali pengalaman sebanyak-banyaknya di masa remaja ya Nah demikian kemudian yang ketiga adalah orang tua tidak bertanya tentang anak-anak remaja mereka ketika meninggalkan rumah ya yaitu dia berkegiatan di luar rumah ada orang tua yang cuek saja ya Dia anaknya pergi ya pergi begitu ya Nah dulu ya tahu kita kebiasaan orang tua orang tua kita dulu adalah selalu bertanya kita mau ke mana sama siapa ya ya pertanyaan yang bukan mencurigai ya tapi ya sekedar memastikan ya keberadaannya tokoh kondisinya ya Nah ya anak remaja juga anak-anak juga mengetahui ya kita itu curiga pertanyaan curiga menyelidik atau Memang sesuatu yang yang perlu untuk diketahui oleh orang tua ya nah jadi hendaknya orang tua juga bertanya ya ya tentang kegiatan-kegiatan mereka di luar rumah ya ketika dia pergi tanyakan kemana ya naik apa ya bagaimana dia sampai ke tujuannya ya Nah demikian Allah Ya mungkin mereka perlu pengarahan di sini ya kemudian yang keempat orang tua tidak bertanya tentang kegiatan aktivitas belajar anak-anak mereka itu studi anak-anak remaja kita ya Kita paham ya semakin tinggi pendidikan itu kan semakin sulit biasanya ya semakin sulit ya pelajaran SD nggak sulit pelajaran SMP tingkatan SMA tentunya lebih sulit daripada SMP semakin tinggi ya tingkat pendidikan yang kita jalani maka tentunya akan semakin sulit ya demikian juga anak-anak kita terutama anak-anak remaja Mungkin dia berada di masa-masa sulit untuk ya bisa mengikuti studinya ya mempelajarannya di sekolah Nah di sini perlu orang tua yang mendampingi walaupun sekedar ia bertanya ya ataupun menanyakan itu atau Memberikan motivasi kepada anak untuk bisa Istiqomah konsisten menjalani studinya karena kalau dia tanpa ya studi ya tanpa pendidikan juga itu kita mengkhawatirkan masa depan mereka pendidikan itu kan penting Nah maka dari itu orang tua tentunya harus peduli ya di sini menunjukkan kepedulian tentang studi anak-anak mereka pelajaran yang mereka jalani ya Nah walaupun kita mungkin tidak mengerti pelajaran-pelajarannya karena anak-anak sekarang anak-anak sekolah sekali pelajarannya juga tinggi-tinggi ya nggak sama standarnya dengan kita dulu ya waktu kita mungkin di masa-masa SMP atau SMA sekarang ini lebih sulit ya lebih banyak pelajarannya dan lebih tinggi ya kita lihat standarnya ya mungkin kita maklumlah kita sudah lama meninggalkan bangku sekolah pelajaran-pelajaran itu kan mungkin sedikitlah yang masih menempel ya ya kita nggak bisa maksimal membantu minimal ya yang kita maksud disini adalah memberikan motivasi kata-kata motivasi yang menyuntikkan semangat sehingga dia punya gairah gairah untuk ya meneruskan studinya karena kita juga sekarang ini ada masalah pada generasi-generasi muda kita anak-anak remaja yang ketahanan belajarnya itu payah ya dan Kayaknya tidak ada minat untuk melanjutkan studio gitu ya mungkin karena sebagian remaja sudah kenal cari duit ya Sehingga studio nggak begitu penting baginya ya walau bagaimanapun dia perlu dibekali dengan pendidikan ya Nah demikian wallahualam karena ilmu itu tetap diperlukan untuk menjalani apapun sebagaimana kata Imam Syafi’i ya mau dunia harus berilmu mau akhirat juga harus berilmu wallahualam Bishawab Eh lebih-lebih lagi kewajibannya belajar hal-hal yang wajib yaitu agamanya ya maka dia perlu disuntikkan motivasi agar semangat untuk belajar ya ini salah satu ya kita katakan tugas orang tua menyuntikkan Semangat kepada anak supaya dia semangat belajar ya kalau kita dahulu ya masih biasa ya orang tua membantu anaknya mengerjakan PR ya ikut nimbrung atau membantunya mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah atau hal-hal yang berkaitan dengan pelajarannya di sekolah misalnya ada yang kurang paham ya dulu orang tua kita meladeni bahkan memang ikut tapi sekarang sedikit lah orang tua yang mau ikut terlibat bersama anak Ya misalnya untuk membicarakan masalah-masalah studi mereka demikian Kebanyakan orang tua sekarang nggak mau diganggu lalu dengan cepat berkelah Ayah tidak tahu ibu tidak tahu ya tanyakanlah kepada yang lain ya Artinya kita menghindar mengelak ya walaupun kita tidak mampu ya tapi Tunjukkan ya bahwa kita peduli dengan pendidikan mereka ya Nah demikian wallahualam kemudian yang kelima orang tua tidak mau terlibat dalam kebahagiaan dan kesuksesan anaknya ya ketika anak berprestasi ya Ada prestasi akademisnya ya Atau prestasi-prestasi lainnya nah ini harus diapresiasi ya ikut larut dalam kebahagiaan dan kesuksesannya kegembiraannya ya kalau perlu menambah motivasinya untuk bisa menjadi lebih baik daripada hari ini ya bukan sebagian orang atau sebagian orang tua ya dia dingin tidak bereaksi apa-apa seolah-olah dia belum puas tapi dalam konotasi yang negatif ya ketidakpuasan yang menunjukkan sesuatu yang kita katakan merendahkan ya artinya mengatakan Kamu belum buat apa-apa belum buat sesuatu yang bernilai itu ya Nah ini tentu membuat ya kita katakan lemah semangatnya ya ya Atau paling tidak dia merasa kita sama sekali tidak ikut andil di dalam membangun prestasinya wallahualam yang keenam orang tua tidak berusaha mendekati anak untuk berdiskusi tentang masalah-masalah mereka meskipun hanya sekedar berbasa-basi artinya adalah perlu usaha untuk mendekati anak remaja berdiskusi dengan mereka ya tentang masalah-masalah Mungkin banyak masalah ya Bukan masalah pelajaran Bukan tapi masalah hubungan sosial misalnya ya hubungannya dengan gurunya misalnya ya yang kurang harmonis boleh jadi itu terjadi ya atau dengan teman-temannya nah ini yang paling banyak ya ketidak cocokkan tidak cocok kan yang perlu kita matangkan kedewasaannya di dalam berinteraksi dengan manusia ya nah jadi bukan kita katakan Ya membiarkannya begitu ya pecahkanlah sendiri masalahmu ya seolah-olah kita berkata seperti itu ya Ayah Ibu nggak mau tahu ya Ibu sudah masukkan kamu ke sekolah yang mungkin mahal maka nggak usah lagi merepotin seperti itu ya kebanyakan sikap orang tua karena di sekolah juga banyak masalah ya Bukan masalah pelajaran tapi masalah hubungan sosialnya ya dengan lingkungan sekitarnya ya wallahualam terutama dengan teman-temannya ya Nah ini perlu dibimbing juga ada anak-anak korban bully ya dia menjadi jatuh rusak kejiwaannya jatuh mentalnya Bahkan dia kita katakan terganggu prestasinya atau ya semacam itu ya karena dia dapat bully dari teman-temannya dibully habis sama teman-temannya sementara tidak ada tempat mengadu bagi anak ini dia ngadu sama orang tua orang tua hanya berkata Ya hadapi ya ya nggak seperti itu ya ini kan berat nih ya kasus bully itu termasuk kasus bullying itu termasuk kasus yang berat di dunia pendidikan sudah banyak korban-korbannya mulai dari korban ya kita katakan secara fisik ya ya Bahkan korban nyawa juga ya Dari apa kegiatan ataupun keburukan bully ini dan itu yang terjadi hampir di semua sekolah apapun bentuknya mau full day mau pondok pesantren ya kalau tidak dicermati oleh orang tua dan juga di sini ya guru juga perlu ya untuk berdiskusi dengan orang tua apalagi di kalangan anak remaja ya gimana bullynya Tentu nggak sama seperti anak SD sudah cenderung kepada ya kita katakan melecehkan ya kita katakan fisiknya ataupun latar belakangnya ataupun ya kita katakan keluarganya kadang-kadang seperti itu yang ini betul-betul menjatuhkan mental remaja itu Nah maka perlu di sini orang tua ya memberikan perhatian yang khusus ya dan dia bertanyalah terus sekedar basa-basi juga ya nggak mau ngapain itu tentang bagaimana hubungannya dengan dunia sekolahnya ya dunia pendidikannya gurunya teman-temannya dan semua yang ada di dalam kita katakan kegiatan belajar mengajar itu Allah kemudian yang ketujuh adalah orang tua tidak memberi perhatian khusus kepada anak ketika mereka pergi ke sekolah itu kan kegiatan tiap hari ya ini kegiatan rutin ya dia pulang pergi sekolah ya bagaimana kadang-kadang anak itu menjalani kita katakan perjalanan yang yang berat ya ke sekolah ya kadang-kadang juga tidak aman baginya kalau dilepas begitu saja ya perlu didampingi misalnya oleh orang tua apalagi anak remaja putri ya betul-betul diperhatikan ya ketika dia menuntut ilmu keluar ya dia diperhatikan betul-betul tentang keamanannya keselamatannya dari fitnah ya Nah itu hal yang bisa mengganggu ia agamanya dan juga martabatnya sebagai seorang muslimah ya terutama remaja putri di sini ya yang perlu dikawal oleh orang tua ya di dalam persiapan kegiatannya belajar di luar ya di sekolah baik kemudian yang berikutnya adalah yang ke-8 orang tua tidak mengikuti perkembangan intelektual anak-anak mereka di sekolah perkembangan intelektual sudah kita bicarakan bahwa secara akal manusia itu berkembang ya Mulai dari D kecil sampai besar dewasa nah ini harus diikuti perkembangannya ya Apakah ada anak itu dia stuck di satu level tertentu Nah ini mungkin ada masalah ya tidak bisa meningkat dan orang tua juga perlu tahu apa masalahnya gitu ya yang membuat perkembangan intelektualnya terhambat gitu boleh jadi ini adalah satu penyakit ya yang perlu dikonsultasikan kepada dokter gitu ya atau hal-hal lain ya Misalnya Kenapa dia malas belajar sehingga perkembangan intelektualnya terhambat atau Kenapa pengaruh-pengaruh yang lainnya seperti lingkungan pergaulannya juga ya membuat dia tidak semangat untuk belajar ya Nah demikian wallahualam jadi perkembangan intelektual itu perlu di awasi juga ya mana tahu ya kita nggak tahu ya Ada kelainan-kelainan yang terjadi pada anak tersebut berkaitan dengan Apa kemampuan berpikirnya ya kemampuan berinteraksinya ya Nah kemampuan intelektualnya yang berikutnya yang ke-9 orang tua tidak menemani anak-anak remaja mereka saat dia mungkin membaca menonton ya bermain ini perlu ya apalagi zaman sekarang ya mungkin zaman dulu benda-benda ini tidak dikenal ya alat-alat permainan kalau sekarang ya itu kenyataannya Banyak kaum muslimin ya menyediakan alat-alat permainan ataupun ya semacamnya game ya kita katakan untuk anak-anak mereka bahkan itu sudah ada di handphone bisa di download di install sendiri ya ya tidak perlu dia apa namanya membeli ke apa namanya khusus untuk itu Nah di sinilah orang tua ya ya ini kita katakan kondisi yang kita hadapi hari ini ya salah satunya adalah anak suka bermain game ya ini salah satu ya masalah ya ya anak itu suka bermain game sebenarnya game itu kan permainan dunia anak dunia bermain ya tapi yang perlu kita perhatikan adalah jenisnya Ya seperti buku lah kalau kita bicara buku orang tua menuntun anak untuk membaca buku atau majalah yang bermanfaat untuk mereka tentunya ya Majalah remaja majalah untuk kanak-kanak yang Islami kan gitu ya yang isinya itu membuat kita aman ya nyaman gitu isinya tidak berbahaya tidak ada konten-konten yang bisa merusak Nah itu kan perlu ditemani dikawal ya ketika mereka menyembelih jenis buku atau majalah Nah sekarang ini ya masalah lain adalah ya kegemaran anak bermain game maka di sana ada game-game edukasi yang ada nilai pendidikannya ya Bahkan ya kita ketemu ada beberapa game yang dibuat dirancang untuk itu mungkin ini lebih baik ya Karena disana banyak Ayo kita karena propaganda propaganda yang disisipkan melalui konten game ya lgbt ya atau kehidupan bebas sekularisme liberalisme yaitu atheisme itu disebarkan disisipkan melalui game-game tertentu yang memang itu propaganda kaum atheis sangat berbahaya apabila ini masuk ke dalam benak anak-anak kita ya jadi perlu diperhatikan itu maka orang tua di sini ya tentunya tidak membiarkan melepas anak untuk memilih sesukanya apa yang dia baca apa yang dia tonton apa yang dia lakukan berkaitan dengan benda-benda ini ya wallahualam kemudian orang tua tidak menyediakan waktu bersama ya ketika anak berada di rumah ya sebelum pergi sekolah dan setelah pulang sekolah ada waktu di rumah ya ini bagi anak orang tua yang anak-anaknya tidak pondok ya anak-anaknya misalnya sekolah full day seperti sekarang ini banyak sekolah full day ada waktu di mana anak di rumah sebenarnya itu momen yang penting ya dan ideal itu maka yang mungkin kita katakan bisa jadi morformat pendidikan full day itu atau bahkan half Day setengah hari itu bagi anda itu mungkin lebih bermanfaat daripada konsep pendidikan ala pondok ya memang dia teramputasi dari orang tuanya dibatasi interaksinya dengan orang tua ya mungkin lebih ideal format pendidikan yang kita katakan tidak pondok dan ada waktu bagi anak di rumah berinteraksi dengan saudara-saudaranya tetangga-tetangganya dan yang lebih penting adalah dengan kedua orang tuanya tapi kebanyakan orang tua masukkan anak ke pondok dia tahu saya nggak mungkin mengawasinya 24 jam atau Saya tidak punya waktu untuknya maka di pondokkanlah anak itu ya wallahualam tidak semua anak itu cocok dengan format Pondok ada yang nggak cocok ya Nah demikian ada yang memang situasi kondisi orang tua yang tidak punya waktu untuk anaknya sehingga dia pilih format pendidikan ala pondok bagi orang tua yang punya waktu idealnya adalah tidak ya dia tidak perlu apa melempar anak ini keluar ya tidak punya hubungan dengan orang tuanya secara khusus ya sementara orang tua punya waktu ya maka pendidikan yang tidak Pondok ataupun full day ataupun half Day itu lebih baik bila kondisi seperti itu ya wallahualam Nah demikian ya sesibuk-sibuknya orang tua tentunya ada waktu di rumah ya nggak mungkin terus beraktivitas cari uang sampai 24 jam yaitu kan berlebih-lebihan juga cari uangnya ya wallahualam maka waktu itu perlu ya kita wakafkan untuk anak-anak kita ya Maka kalau kita memang punya komitmen memberikan waktu untuk anak-anak kita maka sekolah half Day itu lebih baik tentunya daripada full day bahkan tentunya daripada ya kita katakan format pendidikan yang memang dia nggak pulang sama sekali alias mondok jadi itu disebut quality time waktu yang penting ya Di mana seorang orang tua yang memang menyisihkan waktu untuk anak-anak mereka mengobservasi itu perlu waktu anak itu perlu diobservasi ya anak juga perlu dideteksi masalah-masalahnya untuk kita yapai kita katakan kita selesaikan satu demi satu anak pasti menghadapi masalah karena hidup ini juga masalah kan begitu ya Nah kita orang tua juga menghadapi masalah tapi anak ya dengan pengalaman yang masih minim apa kita bicara anak remaja di sini ya Ya mungkin belum punya pengalaman untuk melewati masalah-masalah yang mereka hadapi itu Nah jadi di sini perlu ya orang tua menyisihkan waktu bagi anak-anak mereka di rumah kemudian berikutnya adalah tidak menyediakan waktu khusus untuk berkumpul bersama anggota keluarga yang lain ya karena di dalam rumah tangga itu ya di rumah itu bukan hanya dia dan kedua orang tuanya kecuali anak tunggal ya biasanya ada yang lain misalnya saudara-saudaranya atau mungkin kakek neneknya yang hidup bersama dia di rumah ya atau ya kita katakan berkumpul bersama karib kerabat family ya mungkin banyak orang yang ke rumahnya berdekatan satu sama lain nah ini perlu ya agar dia juga mengerti ya bagaimana ya mungkin paling mudah kita belajar interaksi dengan manusia adalah kita berinteraksi dulu di ruang lingkup keluarga sebelum kita keluar rumah demikian anak-anak mungkin lebih ringan baginya berinteraksi berlatih ya membuka habluminannas dengan karib kerabat dulu ya sebelum dia keluar ya bergaul memperluas pergaulannya dengan orang-orang di luar sana ya wallahualam waktu khusus untuk berkumpul bersama anggota keluarga ada istilahnya di rumah itu namanya ruang ruang keluarga ya sampai ada ada namanya itu ruang keluarga fungsi dari ruang keluarga ini adalah di situ berkumpul ya anggota-anggota keluarga ya dipimpin oleh sang ayah sebagai pemimpin dan ibu ya demikian juga anggota-anggota keluarga lain yaitu anak-anak Allahu a’lam itu sangat penting ya untuk menjalin kebersamaan dan hubungan ya antara keluarga gimana hari ini menjadi satu masalah pada anak itu gak mengerti ya saudara-saudaranya ya Bahkan cenderung kurang akrab gitu ya dan menjaga jarak macam orang asing dalam pandangannya nah tentunya tidak demikian ya karena anak-anak ini juga wajib untuk menjaga hubungan Setelah orang tua mereka tidak ada di muka bumi lagi ya setelah kita mati ayah dan ibunya mati tentunya tersisa adalah mereka bagaimana kalau hubungan antara saudara ini tidak akur ya tidak terbiasa kaku ya cenderung kalau orang tuanya mati ya sudah selesai ya sama sekali tidak berhubungan macam orang lain sudah ya nggak ada rasa nggak ada kedekatan nah ini karena nggak dibangun oleh orang tua wallahualam dan yang terakhir nah ini sebenarnya yang paling krusial yaitu orang tua tidak mengontrol ya kegiatan anak di dunia maya misalnya situs-situs internet yang dia buka ya ke mana saja dia berselancar di dunia maya nah ini sangat penting hari ini ya maka orang tua juga nggak jangan gaptek-gaptek kali ya hingga gitu nggak tahu ya Bagaimana mengetahui aktivitas anak-anak kita di dunia maya begitu ya nggak ngerti FB nggak ngerti Lalu bagaimana kita bisa tahu itu kegiatan anak-anak di dunia maya itu dunia tanpa batas dunia yang luas ya dan ganas Ya setidaknya kita menjelaskan kepada mereka sisi-sisi negatifnya dan bahayanya itu yang penting itu berkaitan dengan dunia maya itu yang perlu kita ketahui adalah sisi negatifnya karena pasti ada sisi baiknya tentunya ada ya tapi ya percuma ya kalau kita hanya tahu isi sini positifnya dari dunia maya atau internet Ini tanpa tahu bahaya-bahaya yang mengancam di balik itu zaman dulu tidak banyak bertanya tentang kebaikan seperti halnya sahabat-sahabat yang lain beliau justru banyak bertanya tentang keburukan Supaya apa bisa menjaga diri darinya dan tidak jatuh dalam keburukan itu itu tujuannya ya wallahualam Demikian maka orang tua ya hendaknya juga mengontrol ya kegiatan anak di dunia maya paling tidak dia tahu itu dan biasanya ini tidak bisa sepintas lalu banyak anak-anak remaja yang terpengaruh pemikiran-pemikiran sesat karena orang tuanya merasa aman ketika melihat anaknya A yang dibuka ada bahasa Arabnya aman oh bukan pornografi bukan hal yang aneh-aneh aman belum tentu aman bahkan ya bahayanya Mungkin jauh lebih besar gitu ya itu penyimpangan akidah penyimpangan keimanannya dan lain-lain sebagainya yang itu semua ada di dunia maya semua ada di dunia maya wallahualam Nah demikian ya Para pemerhati Raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah beberapa hal yang perlu kita perhatikan berkaitan dengan ya usaha mendekati anak-anak remaja kita baik berikutnya kita akan melanjutkan nanti dengan ya bab-bab yang lain dia masih bersama buku ini Subhanallah Terima kasih banyak sekarang atas materi yang telah disampaikan melalui studi kesempatan pagi hari ini pembahasan buku Ada apa dengan remaja yaitu mendekati remaja perlu dengan usaha pembahasan tersebut yang mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua itu Selanjutnya kami karena ajukan pertanyaan-pertanyaan yang sudah masuk di layanan pesan Whatsapp dan kami mohon maaf sebelumnya tentunya tidak semua pertanyaan ya yang telah anda Kirimkan tidak untuk diajukan kepada Ustadz yang pertama Ustadz ada pertanyaan dari Abu Ihsan Assalamualaikum di Bukittinggi Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya sudah kelas 6 SD Setelah Ana menyimak berkali-kali dari penjelasan pembahasan Parenting ini ternyata tidak harus ke pondok untuk mendidik anak itu nah Bagaimana kita tahu caranya bahwa anak ini anak kita ini cocok atau tidak untuk dimasukkan ke pondok pesantren tentunya tidak wajib pondok ya itu kan format pendidikan yang ada ya pilihan ya opsi-opsi yang ada hari ini banyak sekali ya Ada bahkan yang namanya homeschooling gitu ya Nah kalau bisa menjalankannya begitu ya Itu juga salah satu opsi Jadi sekarang ini hari ini banyak opsi-opsi yang bisa kita pilih ya ada sekolah full day ada yang half Day ada yang homeschooling ada yang Pondok tentunya ya nah atau boarding ya Boarding School jadi kita tentunya yang paling mengenal anak kita ya daripada yang lain mungkin dia karakternya Bagaimana ada anak yang lamban di dalam berinteraksi dengan lingkungan cenderung susah Nah ini mungkin untuk membekalinya ya untuk membangun ya kita mentalnya di dalam bermuamalah atau berhablum minannas Istilahnya ya Nah itu kan perlu waktu dari orang tuanya juga ya melatihnya ya sehingga dia ya mohon maaf tidak menjadi korban nantinya ya karena banyak anak-anak jadi korban korban bully kan begitu ya atau karena ketidaksiapan mentalnya untuk berinteraksi sebenarnya kalau anak usia berinteraksi ya kebanyakan anak-anak seperti ini ya bisa mengatasi apa namanya kita katakan potensi Bully di sekolah karena Ya kita harus memaklumi juga bahwa di sekolah itu ya Banyak anak dengan berbagai macam latar belakang jadi tambah lagi mungkin kita katakan penyaringan siswa itu ya mungkin tidak detail ya kan begitu ya Nah macam-macam di situ ada anak yang siap untuk menghadapi itu ya bayangkan dia harus lepas dari orang tua 24 jam dia harus berjuang sendiri kalau tidak siap artinya ya mungkin kita perlu cari format pendidikan yang lain ya bagaimana kalau dicoba dulu ya enggak jadi masalah juga tapi Ya harus siap dengan resikonya begitu ya Apabila ternyata tidak cocok begitu ya kita harus siap-siap prepare ini anak harus diarahkan ke mana lagi begitu ya Nah demikian ada orang tua yang memaksa anaknya Dan ini juga nggak baik juga ya anak jadi tertekan begitu ya karena dia menjalani itu bukan orang tuanya alasan orang tua supaya Mandiri Ya nggak seperti itu ya ya itu mungkin lebih kepada kemalasan orang tua ya untuk mengetahui dan untuk apa ya kita katakan kemalasan dan ketidakmauan orang tua untuk berkorban sebenarnya itu aja ya nah kalau orang tua mau nggak malas dia dan mau berkorban ya tentunya Dia akan cari format pendidikan yang terbaik ya Bagi anak-anaknya begitu ya dan setiap anak kan enggak sama walaupun Mereka bersaudara ada kakaknya cocok dengan Pondok ada yang mungkin Adiknya nggak cocok kan begitu ya Nah demikian ya sebagian orang tua yang mau berkorban bahkan ada yang berkorban di sini waktu biaya dan sebagainya memilih format homeschooling banyak juga kan begitu ya nah sudah kita Jelaskan sebelumnya Kalau format homeschooling yang kita pilih itu yang sebenarnya yang perlu modal besar juga ya Nah kemudian juga perhatian waktu dan lain sebagainya ya bukan berarti homeschooling dia tidak dilatih untuk interaksi dengan lingkungan sekitar nggak Nah itu kan tugas orang tua kan begitu ya Bagaimana melatih anaknya supaya bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya ya wallahualam salah satu pembekalan yang harus diberikan oleh orang tua kepada anak adalah melatih mereka untuk bisa menjalin hablun minannas dengan baik Jadi intinya yang paling mengetahui karakter itu orang tua harusnya begitu ya tadi juga sudah dijelaskan ya jadi cocok untuk bagaimana dia bisa berinteraksi ya dengan sesama manusia itu Anda bisa nilainya sendiri sebagai orang tua Baik untuk selanjutnya kami ajukan kembali pertanyaan di layanan pesan Whatsapp ya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz mengenai quality time sebenarnya sunnahnya ketika kita makan bersama itu lebih baik kita konsultasi kepada makanan yaitu Diam saja ataukah berbincang-bincang karena menurut kami bahwa quality time itu ada pada saat makan bersama anak-anak dan suami ya tentunya Mengisi waktu itu namanya quality time ya Jadi bukan hanya diam aja dari siapa kalau diam aja atau sibuk masing-masing itu bukan quality time ya ada hal-hal yang kita diskusikan kita bicarakan ya ada interaksi di situ ada obrolan ya sehingga dengan itu kan bisa membuka hal-hal yang mungkin selama ini tertutup anak itu perlu dipancing supaya terbuka kan begitu ya nah jadi termasuk sunah juga ya Ngobrol ketika makan biasa dilakukan oleh para sahabat nabi juga melakukannya Jadi bukan fokus makan lihat Di makanan ya enggak peduli dengan ya nabi melakukannya ada nabi juga melibatkan anak-anak di dalam hidangan beliau supaya tahu ya kalau ada yang perlu dinasehati perlu diluruskan kan begitu ya Nah demikian ya dan pembicaraan-penjara lain mungkin yang perlu ya karena kedekatan itu terbangun dengan ya dialog kalau enggak ada dialog Enggak ada enggak akan tercipta kedekatan itu termasuk antara kita dan anak-anak kita harus ada dialog itu dia orang tua lah pinter-pinter cari materi dialog gitu ya atau materi diskusi begitu yang menarik terutama anak remaja ya Nah nggak Mengapa kita tahu apa yang sedang viral itu ya sedang trend atau sedang sedang hangat dibicarakan ya Nah demikian supaya ya nyambung aja nanti kan bisa diarahkan kemana-mana gitu ya kalau sudah nyambung pembicaraan itu ya Nah bisa kita belokkan ya kepada hal-hal yang mungkin ada pesan-pesan yang ingin kita sampaikan kepada si anak kan begitu tapi perlu dipancing gitu ya dengan apa ya membicarakan hal-hal yang yang yang yang sedang eee hangat dibicarakan oleh mereka atau mereka yang memang sedang membicarakannya dan begitu ya Nah demikian wallahualam kadang-kadang membicarakan tentang olahraga juga gitu ya ya itu cuma pintu masuk aja mungkin isinya nanti ya pandai-pandai orang tua gimana dia mengarahkan berbicaraan kepada hal yang lebih bermanfaat ya Nah atau dalam istilah ilmu balag ini namanya uslubul Hakim kadang-kadang kita perlu membelokkan pembicaraan kepada hal-hal yang lebih penting ya tapi untuk membukanya enggak jadi masalah ya Nah demikian seperti Alquran Allah tidak mematahkan pertanyaan orang-orang itu tentang Hilal Oh itu nggak ada gunanya nggak ini Ini pelajaran dari Alquran ya Ini namanya Ushul Hakim Dan ini perlu dilakukan oleh para orang tua ini cara Qur’an nih Mereka banyak di dalam Alquran ya Salah satunya mereka bertanya tentang Hilal Maksudnya di sini adalah Kenapa Hilal itu terbentuk bagaimana merubahnya bentuk bulan dari malam ke malam gitu ya Mereka bertanya tentang itu ya Mungkin pertanyaan ini mengarah kepada masalah-masa astronomi mungkin ya tentang falaqiyah tapi ya satu Allah berikan jawaban itu tanda waktu dan waktu haji bagi waktu ibadah bagi manusia kan begitu ya Nah Allah tidak menyalahkan pertanyaan mereka ya bahwa pertanyaan itu anfaedah nggak ya tapi dari pertanyaan itu diarahkan kepada jawaban yang lebih bermanfaat ya tentang waktu ibadah bahwa ibadah itu ada waktu-waktunya salah satu tanda waktunya adalah munculnya Hilal kan begitu seperti ibadah puasa ibadah haji ya yang bergantung kepada kemunculan Hilal kan begitu ya Nah demikian jadi ini yang disebut Ulul Hakim Dan dalam ilmu-ilmu balaghoh ya dan itu perlu juga kita terapkan ya di dalam pendekatan kita dengan anak-anak remaja gitu ya Nah ya Artinya kita pancing dengan halal hal-hal yang mungkin bisa masuk kepada mereka kemudian setelah itu Mungkin kita bisa Arahkan ya ada petuah-petuah nasehat-nasehat yang perlu kita tanamkan di situ bahwa makan itu tidak boleh berbicara menjadi masalah Iya boleh berbicara Boleh ngobrol kan begitu ya ya kita lihat juga ahli ilmu juga melakukannya ya Yang jelas nabi dan para salak sahabat melakukannya juga ya wallahualam pernah demikian bermanfaat aku lupa lihat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga apa yang telah disampaikan jadi keberkahan bagi kita semua ilmu yang bermanfaat dan tentunya kita bisa berusaha untuk mengamalkan yang terbaik yang ilmu yang telah kita dapatkan tersebut dan mudah-mudahan pertemuan yang diberkahi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Barakallah fiikum dan Saul Insyaallah di sela-senang akan datang kita dapat melanjutkan pembahasan Parenting ini yaitu buku Ada apa dengan remaja Pemilu diri mohon maaf apabila ada kesalahan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *