saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja rja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam Roja TV asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahbil alamin wasatu wasalamasulillah umullah para pemirsa Roja TV di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah sesaat lagi kita akan simak program kajian ilmiah dalam format rekaman Semoga menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat untuk kita nantinya kami yang bertugas mengucapkan jazakumullahir wakallahikum TV kajian Islam Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillahi rabbilamin wa Ashadu all La ilaha illallahu wahdahu la sharikaalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu Sallallahu wasallam Alaihi waa alihi wasahbihi AJM Amma bau Fa Ibni Abbas radihiallahu anhum Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yadu Rabbi اni walaai وni wala taikur walakur alai wahdiniasir Huda Li WNI ala Man baga alai rabjalni lak shakaran lakaakaran laka rahaban lak mitwaan laka mbitan Ilik awaha miaabbiabbbatitiwatiit anibiul sah ahmaduunan fith an hiat allu Min ilahiat W rabaniah yahdiha Ila Sirat mustaqim fad minhu WNA Kama Allah Taala walakin allahah habab ilikumiman wahu fiikum wahikumf Ul humidun fad Min Allahi W nimatan wallahu Alimun Hakim walamalqim surjurat Fani Shan hiah Wah biadillah subhanah yahdiha wiban Ila qulu winuhu filu ع segala puji bagi Allah selawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi was juga kepada seluruh keluarga dan para sahabatnya pemirsa dan akanengar raja yang semoga dimuliakan oleh Allah Azza wa Jalla ini adalah pembahasan tentang Hidayatul Qulub minnatun ilahiyah ya Tema kita adalah Hidayah hati petunjuk hati adalah murni karunia dari Allah Azza waalla diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas radhiallahu anhuma Beliau berkata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam biasa berdoa dengan doabi a w w alam W Wahai Tuhanku tolonglah aku dan jangan Tolong atasku jangan tolong musuhku untuk mengalahkanu Bantulah aku dan jangan bantu musuhku untuk mengalahkanuam w Bantulah aku kuasakanlah berikanlah aku kekuasaan dan jangan kuasakan musuhku atasudahkanlah berikanlah aku petunjuk dan mudahkanlah aku untuk mendapatkan petunjllah Bantul aku at orang-orang yang ya jadik aku h yang banyakersukanak berik Terimalah tbatkuti bersihkanlah dosa-dosaku waibwati kabulkanlah doakuit Huti perkuat dalilku perkuat alasu lisani luruskan lisanku wahdibi Beri petunjuk kepada hatiku Wasri dan bersihkanlah kotoran-kotoran dari hatiku di dalam hadis ini dijelaskan bahwasanya Hidayah hati atau petunjuk yang didapatkan oleh hati kita adalah murni karunia dan pemberian pemberian Allah Azza waalla Allah yang memberi petunjuk kepada siapa yang ia kehendaki kepada jalan yang lurus Allah Taala berfirman wakinallaha habaikum imanaahu fiubikum akanapi Allah yang membuatalian Ca kepada Kean di yanganend dan Allah Maha Mengetahui lagi maha bijaksana Mari kita perhatikan ayat-ayat dari surat al-hujurat tadi yang menjelaskan tentang perkara Hidayah perkara petunjuk dan bahwasanya hidayah itu di tangan Allah Azza waalla dialah yang beri petunjuk kepada siapa yang dia kehendaki dialah yang menjadikan seorang cinta kepada keimanan dialah Allah yang menghiasi keimanan di hati-hati manusia Allah yang menjadikan seorang benci kepada kekufuran Allah yang menjadikan orang-orang beriman orang-orang yang dia pilih benci kepada kekufuran kefasikan dan kemaksiatan dan barang siapa yang mendapatkan karunia ini yaitu cinta kepada keimanan dan benci kepada kekufuran kefasikan dan kemaksiatan mereka itulah atau dialah orang yang mendapat petunjuk sebagaimana firman Allah merekaah orang-orang yang mendapat petunjukah Gama bin wذikri wamaadua mab fabar subبhanahu انahu Jal Fi قل عadiمinin حah وسah الi Ila hab wqa filubh Kahat منf wfusuq Wan وحضله wهيهimثu lam subبحهحبين وi fhu wallahim F wahul hakimun bijii Ma berkata Ibnu qayyim rahimahullahu taalaah subhah iminin Allah subhanahu wa taala yang menjadikan hamba-hambanya yang beriman cinta kepada keimanan maksudnya adalah dialah yang melimpahkan kecintaan tersebut ke hati-hati mereka dan tidak ada yang mampu melakukan hal ini selain Allah Az Adapun cara Allah subhanahu wa taala menjadikan seorang hamba cinta kepada keimanan tersebut yaitu dengan cara Allah menghiasi keimanan tersebut di hati-hati orang yang beriman dan Allah subhanahu wa taala menyebutkan sifat-sifatnya atau beberapa sifat yang mengajak kita cinta kepada keimanan Allah subhanahu wa taala mengabarkan Bahwasanya Allah yang Menjadikan kecintaan tersebut di hati hati orang beriman dengan cara Allah menyebutkan kebaikan-kebaikan keimanan yang menjadikan orang beriman cinta kepada keimanan dan Allah juga yang menjadikan orang-orang beriman benci kepada kebalikan dari keimanan yaitu kekufuran kefasikan dan kemaksiatan dan itu semua adalah murni karunia dan nikmat dari Allah Azza waalla karena Allah tidak membiarkan mereka melakukan itu sendirian tapi Allah sendiri yang menjadikan yang menghiasi kecintaan kepada keimanan di hatiti orang beriman juga sebaliknya Allah yang menjadikan orangorang yang beriman kepada kekufuran dan Ini semua adalah murni karunia Allah Azza wa Jalla dan Allah lebih tahu di mana Allah menempatkan karunianya dan siapa yang berhak menerima karunia tersebut dan juga siapa yang tidak ber tidak berhak menerimanya Karena Allah subhanahu wa taala Maha bijaksana Allah yang lebih mengetahui siapa yang lebih berhak untuk mendapatkan nikmat dan petunjuk darinya in Mar had hidayil k hiet subhanah w jall wala W tuiddi anwaaltijib Hadah wa Hamdah jall fruhع J w amdillah hadana wama kunah la hadana Wana nabiun alaiiat wasam yumahzab yahmilab asabihi radii allahuhum ajmin wakul wallahi laul Allah Mat WNA walfadlu flu im Rahimah faahu amda Il falaadinf hamdaaduh kahuillah k yhad KF kahahir k wamauid f makamid ik faimahu War F Sar lahu mashadan wa liqbihi mashadanmar lahuahahbahu wa naun Al sesungguhnya pengetahuan bahwasanya Hidayah hati petunjuk hati adalah pemberian dari Allah Azza waalla karunia dari Allah Azza wa Jalla ini akan melahirkan pada diri seorang hamba berbagai macam amalan yang menjadi konsekuensi dari pengetahuan ini yang pertama adalah seorang akan banyak memuji Allah Azza waalla banyak bersyukur atas nikmat-nikmat Allah mengakui bahwasanya semua Karunia semua nikmat adalah milik Allah Azza waalla sebagaimana [Musik] firmannyaamah mereka mengatakan segala puji bagi Allah yang memberi kita petunjuk kepada hal ini dan kita tidak akan mendapatkan petunjuk kecuali jika Allah memberikan petunjuk kepada kita juga nabi kita alaihiu wasamti ketika perang khand beliau memikul tanah bersama para sahabatnya radhiallahu anhum ajmain dan beliau mengatakan wallahiah demi Allah kalau bukan karena Allah kita tidak akan mendapatkan petunjuk w w kalau bukan karena Allah kita tidak mungkin berpuasa dan juga tidak salat maka semua karunia adalah murni dari Allah Azza waalla Ibnu qayim rahimahullah berkata Ya di antara faedahnya adalah kita menyandarkan Segala pujian kepada pemiliknya kepada yang berhak untuk menerima pujian tersebut yaitu kita tidak mensucikan diri kita tapi semua karunia itu datangnya dari Allah subhanahu wa taala semua nikmat datangnya dari Allah Azza waalla semua kebaikan berada di tangan Allah Azza wa Jalla dan keyakinan inilah yang menjadi kesempurnaan tauhid seseorang karena tidak mungkin seorang bisa menyempurnakan tauhidnya kecuali jika dia mengetahui dan mengakui perkara tersebut jika seorang telah menyadari mengakui meyakini hal tersebut maka ia akan cinta semakin cinta kepada Allah subhanahu wa taala semakin rindu ingin bertemu dengan Allah subhanahu wa taala semakin menikmati berzikir dan taat kepada Allah subhanahu wa taala yang kenikmatan tersebut tidak ada bandingannya dengan semua kenikmatan dunia yang dirasakan oleh seseorang Um jall Azza w wasam ma musnad wirurqi radihiallahuha l kan yumud wfa musrikun qal Rasulullah sallallah alaihi wasallamta Nia rabiaru khfahufufqal allahum lamd kuh allahum la qab lima bat wala bas lima qabad wala had lima adal wa Li hadit wala mu lima Man wala Man limait wala muqar lima ba wala Muba lima qabt allahum ABS Alina Min barakatika warahmati wafadla warzq allahum Habib iliman W Fina و والفعلنا ashidin allahum tafana musliminina muslimin whnahin G Kha wala maftunin Wah dawatim jadir Bil muslimajalah jumlah jall Wal و akثar du naبinaيهiam ya muqbubbit Kalbi w allahahu muslim perkara yang kedua yang menjadi manfaat ketika seorang mengetahui bahwanya hidayah itu di tangan Allah subhanahu wa taala yaitu menjadikan seorang h selalu berdoa kepada Allah selalu meminta kepada Allah selalu berharap kepada Allah selalu tamak kepada karunia Allah Azza wa Jalla karena semua urusan berada di tangan Allah petunjuk adalah murni karunia Allah Azza waalla di antara doa nabi kita alaihialatu wasalam yang diriwayatkan dalam kitab musnad juga selainnya dari rifaah azzuraqi Beliau mengatakan ketika Perang Uhud dan kaum musyrikin telah kali maka rasulullahahu Alaihi Wasallam mengatakanu allahahis diakangiaud Ya Allah ada yanga menahan apa yangauaskan ya jadanlah kam kepada keend ya hidupkanlah kami dalam keadaan musl kumpulkanlah kami bersama orang-orangeh yang tidak terhina dan terfitnah ini adalah doa yang sangat Agung yang sangat pantas bagi setiap muslim untuk senantiasa berdoa dengan doa ini juga diantara do yanging banyak dibaca nabiai was W yang membakb tetapkanlahk di at AG juga ketika sahabat Ali bin abahua diajarkan do maka Nabi alaii waskanah Ya Allah aku petun danuruskanahu Ingatlah ketikaau minta petunjuk yau petunjuk jalan seperti petunjuk jalanelurusan yaitu ketikaau memanah engkau ingin betul-betulat sasaran hadiwayat musl abi Jalil marf IBN Abdullah ibnir rahimahullah Q la ukhrija qbi Fa juil Fi Yadi Hadi alasar wa ji bilhair khi wa juil fi Yadi alamin lam an ajal minir Fi qbi an Yakun Allah H yadau subhanahwahu Abu nuim Fah fabd la ha lahu W quata illa Billah wqbihi W Zaka illa aslahah perkara yang ketiga manfaat dari kita mengetahui Bahwasanya Allah di tangannyaalah segala Hidayah petunjuk yaitu seorang hamba atau kita akan merasakan kelemahan kita tidak adanya kemampuan kita sama sekali illah tidak ada kemampuan untuk berbuat ketaatan dan tidak ada kemampuan untuk menghindar dari maksiat kecuali atas Pertolongan Allah Azza waalla diriwayatkan dari seorang tabiin yang mulia yaitu yang bernama mutharif bin Abdullah bin syikhir rahimahullah Beliau mengatakan la ukhrija qbi fajila Fi Yadi hadil yasar seandainya hatiku dikeluarkan dan dijadikan hati tersebut di tangan kiriku atangkan semua kebaikan danangang aku maka seorang hamba tidak ada kemampuan ya tidak punya kemampuan sama sekali tidak ada kekuatan tidak ada apa-apa yang ia bisa lakukan kecuali atas Pertolongan Allah Azza waalla tidak mungkin seorang bisa membersihkan hatinya mensucikan hatinya kecuali jika allah subhanahu wa taala yang mensucikannyaabi العبdi عjbah وغurah bfsسan Rama اصabah عjb بعم منam au salat au sadqat tabmi girح had kanذ اamار ل و الفس العبش had hiasili in minillah alaii Wai jall F Q inqim rahimahullah FM lillahi w f Jal Abdah qim bat w h min Aam alai qal taala wama bikum Min famin Allah wqala Taala walakin allahah habab ilikumiman wazahu filubikum Wakah ilikum kuf wfusuq w idamahdam tuhid kanhadam wfah yulق الع فانهah Allah subبhanah هويه SH ه والعجا و من ف به وسanه F yamun Bi walثar w shfu w فwajb Kama F Quran An takquul Mas SH Allah La qu ill Billah wabda yagahah mal auali ha Allahu Taala walta jnta Ma Allah La qu Billah inaniq Min Mala Wada fkurallah alik wur Kha b wahu La qu l Billah Subhanahu Wa taalaallahimah Subhanahu alaqabasuadiri wahi Wa fadlihi Jalla waala yang keempat manfaat dari kita mengetahui bahwasanya segala atau petunjuk itu datangnya dari Allah murni karunia Allah yaitu hal ini akan menjauhkan kita dari ujub membanggakan atau bangga kepada diri sendiri karena seorang manusia bisa jadi terkena penyakit ujub ya karena amalan yang dia lakukan karena puasa karena salat karena sedekah karena menuntut ilmu atau ibadah-ibadah yang lain maka apabila seorang menghadirkan keyakinan ini bahwasanya semua yang dia lakukan adalah murni petunjuk Taufik dari Allah subhanahu wa taala maka ini tentu akan mengusir rasa ujub tersebut akan menjauhkan dari kesombongan dan seorang hamba ketika menyadari bahwasanya semua yang ia lakukan dari kebaikan adalah murni karunia Allah subhanahu wa taala maka dia tidak mungkin akan merasa ujub merasa bangga dengan apa yangakk Allah yang menjadikan seorang hamba beriri makukan ketaatan dan ini adahikan menghiasi keimanan tersebut di hati-hati kalian dialah yang menjadikan kalian benci kepada kekufuran kefasikan kemaksiatan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk kesadaran ini sangat bermanfaat bagi seorang hamba karena semakin seorang kuat tauhidnya maka ia akan semakin menyadari perkara ini dan di antara manfaatnya yaitu ya kata Ibnu qayyim rahimahullah menghalangi hati dari perasaan ujub bangga dengan amalan yang dilakukan karena ketika seorang menyadari Bahwasanya Allah subhanahu wa taala yang memberikan petunjuk memberikan Taufik maka dia tidak mungkin akan merasa ujub merasa bangga dengan dirinya dan inilah yang mengangkat perasaan ujub itu dari hati seseorang juga lisannya tidak akan berbicara atau membanggakan diri karena inilah ya ciri-ciri amal yang diterima maka oleh karena itu obat dari penyakit ujub sebagaimana dalam al-qur’an yaitu seorang selalu mengatakan Masyaallah la quwwata illa Billah apa yang Allah kehendaki tidak ada kekuatan kecuali atas Pertolongan Allah dan seorang hamba seyogianya setiap ia merasa bangga dengan hartanya merasa bangga dengan anaknya merasa bangga dengan amalannya ya nisbatkan sandarkan nikmat tersebut kepada yang memberikan nikmat itu Allah Taala berfirman W Jan Masyaallah kenapa ya Ketika engkau memasuki kebunmu engkau tidak mengatakan masyaall suguh atas kehendak Allah semua ini terwujud tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan allahkipunau angap keturunu lehedikit Dar maka ingatlah nikmat Allah kepadamu dan bahwasanya semua perkara itu at kehend Allah subahu wa ta Day dan atas Pertolongan Allah Azza waalla semua kebaikan semua karunia berada di tangan Allah subhanahu wa taala Allah berikan kepada siapa yang Allah kehendaki dari hambanya dan Allah Maha luas karunianya dan Bahwasanya Allah subhanahu wa taala dialah satu-satunya memberikan yang menghalangi yang mengangkat yang merendahkan yang memegang yang melepas dan semua aturan di tangan Allah subhanahu wa taala semua nikmat dan karunia datangnya dari Allah Azza waallaam had umurajah naفahab Allah Taala walladina jahadu finina lahahum subulana w inallaha lamauhsininqamabahf wabab hiah Kama qal عليهiatuلامam اح ماf wasستعن بالah wذar masالكق الغ واللالواabن والر وفهha و مالكهاimanه وabهb فان Allah jall walaul fلama Zu a allahubum inqim rahimahah wilak ur ni sahah Wah yqarum r warahah f ال qwaah الq Waw Wah wq au nuqsanihaبib ال الاشءجah solukabni alaihaumahu waalahu waqwahu waahwah famaajaj ill minha wala takallfa Man takallfa ill Min fqdiha uluhu milak had a Jik W Yim bihir wlir warada Fah Fi had Muad rhiallahu l Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aharakarahuيهiatam maaniislam alaiiama wamum اخahuيهiama اخ bak kah Ya nabi Allah FA bilisanqal kufik faqul Ya Rasul Allah wamadun bakamqalilat umuk ya Muad Wah الas في الar wjuhهم au manخ حilakr jas in wahqqat wainuh ka falaajam للم و تظم مصالحه ا اتم له هذه الاور الار فهحat waus W in wahaam tuسanصح وفريهiكلhabيam makهحisan iam J W perkara yang kelima yang menjadikan yang menjadi manfaat dariorang mengetahui bahwanya Hidayah di tangan Allah yaitu seorang hamba bersungguh-sungguh untuk mendapatkan hidayah ini dengan melakukan sebab-sebab seorang mendapatkan hidayah sebagaimana firman Allah Azza dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan kami maka sungguh kami akan berikan petunjuk kepadanya orang-orang yang bersungguh-sungguh mencari Hidayah sungguh kami akan memberikan petunjuk kepada Hidayah tersebut dan Sungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik maka seorang hamba dituntut untuk selalu berusaha bermujahadah bersungguh-sungguh untuk mendapatkan hidayah tersebut nabi was anusiahangatlah unuk semua yang bermanaat UN juga seorang harus waspada dari jalan-jalan kesesatan jalan-jalan yang menyimpang pintu-pintu fitnah pintu pintu keburukan I harus menjauh menjauhkan dirinya dari semua perkara tersebut semua jalan-jalan kerusakan jalan-jalan yang menyimpang jalan-jalan yang menyesatkan agar ia bisa menjaga keimanannya dan bisa mendapatkan petunjuk dari Allah Azza waalla karena Allah Azza waall berfirman ketika mereka melenceng Maka Allah melencengkan hati-hati mereka Ibnu qayim rahimahullah mengatakan dan inti dari semua ini ada empat perkara yang pertama niat yang benar kemudian kekuatan yang tinggi yang dibaringi dengan rbatun wbah keinginan kuat kecintaan dan rasa takut karena empat perkara ini adalah kaidah ya dalam atau pondasi dan tiang dari perkara ini dan ketika seorang berkurang keimanannya ya berkurang ibadahnya itu disebabkan karena kurangnya empat perkara ini atau kurangnya sebagian dari empat perkara ini maka setiap orang ya orang yang berakal orang yang cerdas harus memperhatikan empat perkara ini dan menjadikannya metode dalam meniti jalan kepada Allah Azza waalla dia bangun ilmunya amalannya ucapannya dan segala gerak-geriknya dari kebaikan empat perkara ini dan jangan sampai dia melupakan salah satu darinya sehingga dia akan tersesat yang dimaksud dengan perkataan beliau inti dari perkara ini itu sama dengan sabda Nabi alaihiu wasalam dalam hadis Muad radhiallahu Anhu ketika ia bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentang amalan yang memasukkan ke dalam surga dan menjauhkan dari neraka maka nabi alaihiatu wasalam menyebutkan kepadanya rukun-rukun Islam Kemudian beliau mengatakan Maukah aku beritahukan kepadamu perkara yang paling tinggi tiangnya dan amalan yang paling mulia kemudian nabi mengabarkan perkara tersebut Kemudian beliau mengatakan Maukah aku berikan beritahukan inti dari semuanya maka apa kata Muad radhiallahu Anhu bala Ya Rasulullah bala ya nabi Allah tentu wahai nabi Allah maka nabi memegang lidahnya dan mengatakan KUA jaga ini jaga lidah ini jaga lisan ini maka sahabat Muad mengatakan Ya rasulullahak wahai Rasulullah Apakah kita juga dihukum ya karena ucapan yang kita ucapkan apa kata Nabi mu ya engkau atau ibumu kehilanganmu wahai Muad Bukankah seorang dijungkirkan ke dalam neraka melainkan disebabkan karena ucapan yang mereka ucapkan maka perkataan ya Ibnu qayyim rahimahullahilakul Amr inti dari segala perkara ini yaitu Jika dia memenuhi semua syaratnya maka dia akan mendapatkan semua kebaikan karena tidak mungkin terkumpul kebaikan pada diri seorang kecuali jika empat perkara ini ada pada dirinya Karena empat perkara ini adalah muharikat yaitu mesin yang bisa menggerakkan inti pondasi ya tiang-tiang yang apabila ada maka setelahnya pun akan datang dan jika tidak didapatkan maka yang lain pun akan hilang dan semua empat perkara ini terkait dengan hati di sinilah kita mengetahui besarnya kedudukan hati dalam diri seseorang dialah ya hatilah yang menggerakkan lisan menggerakkan badan dan apabila hati itu baik maka baiklah anggota tubuh yang lain dan apabila hati itu buruk maka buruklah lisan buruklah semua anggota tubuh yang lain sebagaimana sabda Nabi alaihiatu wasalam Al jas ketahuilah dalam jasad itu ada segumpal daging jasad jika segumpal dag itu baik maka baiklah seluruh jasad wa fadat jasad jika rusak maka rusaklah seluruh jasad Al wahbu ketahulah ial ialah hati Waw hadurniah wniat bdi wabain Allah wa had Q alaihiat wasam inamaalniat wa innama Lik Im manwa fni Hi asas waqattiaiha yubna Wali Min Aham wa ماlimirى Allah subبhanه وalى salam w wamahal lتar علىحq ب w allahab Mar la gahali w wa nail subبحانهidثواab allahجرهah warمه وفضله وال من ع urahih perkara pertama dari empat perkara tersebut yaitu niat yang benar niat antara hamba dan Allah Azza waalla dalam hadis yang sahih nabi alaihiatu wasalam bersabda Inam binat suesungguhnya Semua amalan itu tergantung niatnya wa Nawa setiap orang akan mendapatkan pahala atau hukuman dari apa yang dia niatkan karena niat adalah pondasi agama niat adalah pondasi yang dibangun di atasnya ibadah maka yang paling penting yang harus kita perhatikan ya setiap muslim wajib memperhatikan perkara niat ini ketika ia melakukan ibadah mendekatkan diri kepada Allah Azza wall ketikaa ketika puasa ketika Haji dan semua ketaatan yanga lakan yang pertama dia harus memperbaiki niatnya karena amalan itu tidak dianggap Kecu dibangun di atas niat yang benar amalan akan dibang di ni yang yaitu ha dari amalan yang ia lakukan wajah Allah subhanahu wa taala ingin mendapatkan Rida Allah tidak ada tujuan dari Semua amalan ketaatan yang ia lakukan kecuali ingin mendapatkan R Allah subhanahu wa taala menginginkan pahala dan ganjaran dari Allah subhanahu wa taala menginginkan Rahmat karunia dan keselamatan dari kemurkaan Allah Azza waalla sebagaimana firman Allah azzaall a yang menging kehidupan akhirat dan makan usah menju kehidupan akhirat yangik dan dia ber orang yangan Dib apa yang usaha tidak akaners dan tidak akan diridai oleh Allah subhanahu wa taala jika amalan tersebut ya kecuali jika amalan tersebut dibangun di atas niat yang benar فيح في الاق ww w وهذهقه العاليه فيقb هيقكمal وال فqقb wisبقb الع ك السنع من فيق والب ولين العظ وتخء الاصamaam HAM على naف وah وamah laqimah thumw whab makaah Wu khatqilah Ila anjid jahidثumq فيف وq فماذقamه الاq badaniadat wajibunm B وفضلha وثواabha وظam aثha لضف القahqي في شعab الاiman شمطنجlan rahimahull qal in Allah Az wجal j quه المم f qih wamجha اa y ومaj وقilabab Nam قيتعجب و بعض كبار السنبدانهم الضعيفهيتحمل الواحد منهم على naf mكصah qadamai lafatam lak yazulhajabim هذاid [Musik] perkara yang kedua setelah niat yang benar adalah kekuatan yang tinggi kekuatan hati yaitu yangelahorangunyai niat yang maka kekuan yang UN melaksanakan ketaatan-ketaatan tidak boleh seorang merasa malas merasa loyo karena kekuatan yang tinggi dalam hati ini inilah yang membuat seorang sampai kepada kesempurnaan kesempurna yang dimaksud di sini adalah kekuatan hati bukan sekedar kekuatan badan bukan kekuatan badan karena kekuatan inilah yang menjadang haukelu memperbaiki ketaatan ibadahnya kepada Allah subhanahu wa taala bukankah kita semua ya terkadang melihat orang tua yang lemah badannya lemah tulang-tulangnya lemah fisiknya bahkan bisa jadi dia merasakan berbagai macam rasa sakit dan penyakit di dalam tubuhnya Namun apabila dia mendengar azan dikumandangkan Dia segera bangkit Dia segera mengangkat tubuhnya yang lemah tulang-tulangnya yang loyo dan dia tidak akan tidak mampu untuk berdiri kecuali dengan ya kesulitan yang besar akan tetapi dia tetap bangun bangkit berwudu kemudian menggunakan tongkatnya melangkahkan kakinya yang sangat berat yang sangat sulit menuju ke masjid dengan usaha yang kuat kemudian ia berdiri di tengah saf kemudian ia merasa senang dengan berdirinya dia di tengah saf salat tersebut Apa yang menyebabkan orang tua ini bangkit untuk melaksanakan salat Padahal dia orang yang sangat lemah Mungkin banyak penyakit dalam dirinya tidak ada kecuali kekuatan hatinya berbeda atau sebaliknya bisa kita lihat ada orang orang yang kuat badannya ketika Dis diseru dipanggil dikumandangkan azan untuk salat mereka tidak menjawab panggilan tersebut Padahal mereka tahu kedudukan salat keutamaan salat besarnya pahala ibadah salat tapi karena lemahnya hati mereka Maka mereka pun tidak menjawab seruan tersebut Imam albaihaqi meriwayatkan dalam kitab syabul Iman dari suid Bin ajlan rahimahullah Beliau mengatakan Inah azungguhnya Allah subhanahu wa taala menjadikan kekuatan seorang beriman itu Diya tidak menjadan Anga Bahau Melat ada oranga yangemah tapi diaampu untuk puasa di siang hari dan bangun di malam hariyak anak muda yang tidak mampu untuk melakukannya I terkadang kita heran Ketika kita melihat orang-orang tua yang lemah fisiknya lemah badannya bahkan harus menggunakan tongkat tapi ia tetap menyeret kedua kakinya dan tidak pernah ketinggalan salat berjemah Li waktu di masjid tapi keheranan keheranan ini akan hilang ketika kita mengetahui bahwasanya ini semua kembali kepada kekuatan yang ada dalam hati-hati mereka berbeda dengan orang yang lemah imannya mereka tidak mampu untuk bangkit ke masjid untuk melaksanakan salat meskipun dia adalah orang yang paling kuat badannya dan paling sehat tubuhnya Wal ال وال وال وق ا المحركحرك العب علىضئخل والرئ وكلما قو في القلب الغب والبه قو اقبه علىفضل واجتنا faum RDI F ما Allah subhanah harah العظ منقعمثواab allahذاف من Allah ع وماره ومخطه subبحه حجزه ال ومنعه المحش من Allah subبhanahق العبdaىه وعمatانatauf saئ وajذا حثفهabص jaaj warah w ah ulinaun Yun Ila rabhimilumjun rahmahunabah as jalli yahubana ajmin وانحبنا الايان وانزينه في قلنا وانجعلنا مهتدين sahu was abdiii Nabi Muhammad waihiahbihi ajmain perkara yang ketiga dan keempat yaitu arqbatu warahbah rasa harap dan rasa takut dua perkara ini adalah termasuk sifat-sifat hati dan sebab terbesar terkuat yang bisa menggerakkan seorang hamba untuk melaksanakan ketaatan dan menjauhi segala keburukan semakin kuat rasa harap dan rasa takut maka akan semakin kuat semangat untuk melaksanakan kebaikan dan menjauhi keburukan karena seorang apabila punya harapan yang besar punya rasa harap yang besar rasa keinginan yang besar untuk mendapatkan apa yang ada di sisi allah subhanahu wa taala maka perasaan ini akan menjadikan ia semangat untuk melakukan ketaatan semangat untuk memperbanyak kebaikan bersemangat untuk melaksanakan perkara-perkara yang mendekatkan kepada Allah Azza waalla karena mengharap pahala ganjaran dari amalan tersebut sebaliknya jika kuat rasa takut kepada Allah subhanahu wa taala rasa takut dari kemurkaan Allah dari neraka Allah di azab Allah subhanahu wa taala maka rasa takut ini akan menghalangi seeorang dari melakukan dosa-dosa dari melaksanakan apa-apa yang Allah haramkan karena takut kepada Allah Azza waalla rasa harap inilah yang menuntun seorang hamba melakukan ketaatan kebaikan salat dan semua ketaatan-ketaatan yang lainnya juga rasa takut yang menghalangi dan menahan seorang hamba dari melakukan keburukan karena apabila seorang ya terbetik dalam hatinya ingin berbuat maksiat maka rasa takut inilah yang menghalangi dia yang menahan dia dari melakukan kemaksiatan tersebut mereka yang diseru selain Allah juga berdoa kepada Allah ingin mendekatkan diri kepada Allah dan harap Rahmat dari Allah Azza wa Jalla serta takut dari azabnya Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga hati-hati kita semua semoga Allah subhanahu wa taala menjadikan kita orang-orang yang cinta kepada keimanan kita memohon kepada Allah agar menghiasi keimanan tersebut dalam hati-hati kita menjadikan kita semua orang yang memberi dan mendapatkan petunjuk dan menjadikan kita semua adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk tersebut ya kita semua berharap karunia dan rahmat Allah Subhanahu Wa taalaallahu wasall Nabina Muhammadin wa alibihi wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV demikian ikhwat Islam azakumullah wakum para pemirsa rja TV di manapun Anda bisa menyimak siaran kami program kajian ilmiah yang telah kita simak bersama
Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin – Hadits Hadits Perbaikan Hati
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply