Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny – Shahih Fiqih Sunnah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

rojek saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam simak radio rojabogor 100.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM radio Roja Bogor dan radio Roja Bandung menebar cahaya sunah bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahilladzi asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikaalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh la nabiya ba’da Ma ba’d ikhwat islamzakumullah para pemerhati Roja di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah di kesempatan Senin pagi yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustaz Dr Musyafa addini hafidahullah dari stdi Imam Syafi’i Jember pembahasan di kesempatan ini masih melanjutkan kitab sahih fikih sunah fikih ibadah dan setelah penyampaian materi silakan nantinya Anda dapat bertanya secara langsung di Line telepon 0218236543 atau pertanyaan melalui pesan singkat di 0819896543 Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan Selanjutnya kami persilakan kepada Al Ustaz falatafadol Maskur Ustaz Nam Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhu waastainuhu wastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina W sayiati Amalina yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialah wa Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluh ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ba’d fainna asdaqal haditi kitabullah wakhairal Huda Huda Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam was syaral umuri muhdatatuha fainna kulla muhdasatin bid’ah waulla bid’atin dolalah para jemaah sekalian kaum muslimin dan kaum muslimat di mana pun anda berada khususnya para pemirsa raja TV dan para pendengar radio Roja rahimana warahimakumullah Alhamdulillah Allah kembali memudahkan kita untuk meneruskan kajian ilmiah ini mudah-mudahan Allah terus Memberikan manfaat kepada kita semuanya dari kajian-kajian ilmiah yang selama ini kita lakukan dan mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala terus menjaga kita punya semangat dalam menuntut ilmu agama Sehingga kita terus mendapatkan kebaikan-kebaikan dan keberkahan-keberkahan dari amalan menuntut ilmu agama tidak lupa selawat dan salam keberkahan dan kenikmatan Semoga selalu terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi Agung Muhammad sallallahu alaihi wasallam begitu pula kepada seluruh keluarga beliau seluruh sahabat beliau dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti beliau dan para sahabatnya dengan baik menggari akhir nanti ikhwati Wa akhwati fillah aazanallahu wayakum Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang adab-adab salat malam adab-adab yang berkaitan dengan qiyamulail para jemaah sekalian rahimani rahimakumullah untuk sampai ke qiamul Lail yang baik maka kita perlu memperhatikan kan adab-adab yang berkaitan dengannya dan di sini Ada banyak hal yang berkaitan dengan adab-adab qiyamulail ini yang pertama para jemaah sekalian rahim warahimakumullah ketika kita ingin qiyamulail kita harus persiapan kita harus persiapan qiyamulail dengan melakukan hal-hal yang memudahkan kita melakukan qiyamulail yang pertama misalnya tidur qailulah di waktu siang apabila ini mudah bagi kita kenapa qilulah ini atau tidur sebentar di siang hari ini kita kaitkan dengan qiyamulail karena orang yang tidur qailulah tidur sebentar di siang di tengah hari ini akan mengurangi rasa capek dia di malam hari ketika malam harinya tidak terlalu capek untuk bangun malam atau bangun di tengah malam atau bangun di akhir malam itu menjadi lebih mudah beda kalau misalnya di waktu siangnya dia gunakan waktu siang tersebut full untuk pekerjaannya untuk kegiatannya sehari-hari maka malamnya akan menjadi sangat capek sekali dan akhirnya dia susah untuk bangun di tengah malam dia susah untuk bangun di akhir malam maka Usahakanlah untuk tidur sebentar di tengah hari dan ini ya diperintahkan oleh nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan perintah tersebut adalah perintah yang EE sifatnya anjuran tiayib yang kedua yang juga bisa membantu kita untuk bisa bangun malam adalah tidur setelah salat Isya ya setelah salat Isya maka segera untuk tidur jangan mengakhirkan tidur malam di samping ini tidak baik untuk kesehatan ini juga tidak baik untuk salat malam kita orang kalau misalnya tidurnya jam 11. 7 tidurnya jam 12.00 maka untuk bisa salat malam setelah tidur ini akan berat dan akan sulit Kalaupun dia paksakan dirinya untuk salat malam maka kekhusyukannya akan berkurang karena badannya belum Fit badannya belum mengambil istirahat yang cukup maka para jemaah sekalian rahimana warahimakumullah segeralah untuk tidur setelah salat Isya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan di dalam sebuah hadis Kana yakrahul yakrahun nauma qablaha Wal had ba’daha jadi Rasulullah S S alai wasallam dahulu tidak suka tidur sebelum salat isya dan beliau tidak suka ngobrol setelah salat Isya jadi kebiasaan beliau itu tidurnya ya Ee tidak malam ya beliau tidak begadang kebiasaan beliau seperti itu jadi setelah salat Isya tidak lama setelah itu beliau beliau tidur memang ya Ada beberapa kesempatan yang beliau tidak langsung tidur tapi ngobrol bersama istrinya ya Dan ini ada maslahat syarinya mungkin ya membicarakan atau membahas tentang ee masalah yang dihadapi oleh sebagian sahabatnya ya bisa jadi Tapi itu bukan kebiasaan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Apabila ada Maslahah syari ada maslahat yang lebih besar maka sesekali tidak ada masalah untuk mengakhirkan tidur tapi tetap ya itu berpengaruh kepada mudahnya kita salat malam kemudian para jemaah sekalian rahimahimakumullah yang perlu kita perhatikan juga agar kita mudah untuk bangun di malam hari atur tempat tidur kita jangan samp samp tempat tidur kita menjadikan kita sulit untuk bangun malam ya kalau misalnya tempat tidurnya mewah tempat tidurnya empuk sekali bantalnya empuk kasurnya juga demikian maka ya badan akan terlalu enak tidur di situ dan akhirnya sulit untuk bangun malam Lihatlah Bagaimana keadaan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau tidur di atas tik kar jemaah beliau tidur di atas tikar tikar yang kasar makanya pernah suatu ketika sahabat Umar IBN Khattab radhiallahu Anhu menemui Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika itu beliau sedang tidur sahabat Umar datang kemudian Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bangun ketika beliau bangun sahabat Umar IBN Khattab radhiallahu Anhu melihat ada bekas tikar di wajahnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan ketika itu sahabat Umar menangis tapi seperti itu kebiasaan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di rumah beliau pun seperti itu disebutkan di dalam hadis ibunda Aisyah radhiallahu anha bah bahwa bantal beliau pun bantal yang sederhana kanat wisadatuhu allati yanamu alaiha bili Min adamin haswuha lifun dahulu bantalnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang beliau gunakan untuk tidur malam itu bantal yang terbuat dari kulit dan beliau ee masukkan ke dalam dalam kulit ini sabut pohon kurma atau serabut pohon kurma ya pohon kurma itu ada serabut-serabutnya itu dimasukkan ke ee kulit ini ya tentunya itu bukan bantal yang empuk seperti bantal-bantal kita para jemaah sekalian rahimana warahimakumullah dengan usaha kita mengurangi keempukan atau mengurangi kemewahan tempat tidur kita maka kita akan lebih mudah untuk bangun di tengah malam hari atau di akhir malam untuk salat malam tiik para jemaah sekalian rahim rahimakumullah ini yang berkaitan dengan persiapan untuk salat malam yang kedua termasuk di antara adab yang berkaitan dengan salat malam adalah niat untuk salat malam ketika akan tidur ketika akan tidur Kita sudah ada kehendak untuk salat malam para jemaah sekalian rahimana warahimakumullah ini penting untuk kita lakukan dan ada pahala khusus yang Allah berikan ketika kita melakukan hal tersebut dari sahabat Abu Darda radhiallahu Anhu bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda Man Ata Ila firasyihi wahua yanwi ayyaquuma fayusalli minallail Barang siapa yang mendatangi tempat tidurnya dalam keadaan dia berniat untuk bangun nantinya kemudian salat di malam hari fagalabathu ainuhu Hatta yusbih kutiba lu ma Nawa tapi kemudian akhirnya dia tertidur sampai pagi hari maka dicatat baginya pahala yang dia niatkan yaitu pahala menjalankan salat malam walaupun akhirnya orang ini tidak salat malam karena ketiduran sampai subuh tetap orang ini mendapatkan apa yang dia niatkan waana naumuhu shodqatan Alaihi mirbihi dan tidurnya tersebut menjadi sedekah yang Allah berikan kepadanya tidur tersebut menjadi sedekah yang Allah berikan kepadanya ini seperti orang yang kelupaan ketika puasa akhirnya dia makan dia minum apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang demikian falyutim sempurnakanlah puasanya karena sebenarnya yang terjadi pada dia adalah bahwa Allah subhanahu wa taala memberikan makan kepada dia dan Allah subhanahu wa taala memberikan minum kepada dia ya Allah sedekahi dia di sini juga demikian Allah sedekahi orang ini dengan apa dengan tidur dan dia tetap mendapatkan pahala salat malamnya makanya para jemah sekalian rahim warahimakumullah sebelum tidur hadirkanlah niat di dalam hati bahwa kita nantinya akan bangun malam untuk menjalankan salat malam tib yang ketiga termasuk di antara adab yang berkaitan dengan salat malam adalah kita tidur dalam keadaan wudu usahakan ketika akan tidur kita wudu dahulu dan ini akan membantu kita ya untuk bangun di tengah malam atau di akhir akhir malam dan ini merupakan kebiasaan nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jadi para jemaah sekalian Rahimah warahimakumullah orang yang sebelum tidur dia berwudu dahulu maka dia akan dijaga oleh Allah subhanahu wa taala karena dia Suci malaikat-malaikat akan mendekat kepadanya karena dia Suci dia suci dari hadas besar dia suci dari hadas kecil dan yang demikian akan memudahkan dia untuk bangun di malam hari hari memudahkan dia untuk bangun di akhir malam hari kemudian yang berikutnya yang keempat Tidurlah dengan miring ke kanan ini juga disampaikan oleh para ulama Ketika seseorang tidur dengan miring ke kanan itu akan memudahkan dia untuk bangun di malam hari ini akan memudahkan dia untuk bangun di akhir malam karena hal ini akan mengurangi ee mengurangi dalamnya tidur dia ini akan mengurangi nyenyaknya tidur dia Jadi tidak terlalu dalam tidak terlalu nyenyak ini dan ini ee ada hubungannya dengan posisi organ tubuh bagian perut Ya saya tidak terlalu ee ingat ya tentang posisi perut ini intinya ketika kita miring ke kanan ya ini bisa mengurangi kenyenyakan tidur kita atau menjaga tidur kita pada derajat nyenyak tertentu sehingga kita tidak terlalu sulit ya untuk bangun di malam di malam harinya berbeda kalau kita miringnya ke kiri maka kita akan nyenyak sekali tidurnya dan menjadikan kita sulit sekali untuk bangun di tengah malam atau di akhir malam kelima para jemaah sekalian rahim warahimakumullah apabila kita khawatir tidak bisa bangun di akhir malam atau di tengah malam maka ada baiknya untuk mendahulukan salat Witir sebelum tidur ada baiknya untuk mendahulukan salat Witir sebelum sebelum tidur karena kita khawatir tidak bisa bangun di akhir malam atau di tengah malam untuk salat malam kalau ada kekhawatiran seperti ini maka salatlah sebelum tidur ya salat Witir dan ini yang di wasiatkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada sahabat Abu Hurairah ya Wa an utiro qabla an Anam dan orang yang sangat aku cintai yaitu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mewasiatkan kepadaku untuk salat Witir sebelum tidur Namun karena pada asalnya salat Witir itu lebih afdalnya dijadikan sebagai penutup salat malam maka bagi yang punya harapan besar punya kemungkinan besar untuk bangun di tengah malam atau di akhir malam maka sebaiknya mengakhirkan salat witirnya ya di akhir malam sebagai penutup salat malamnya karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan dalam hadis yang lain ij’alu akhiro shatikum baili witra jadikanlah akhir salat malam kalian adalah salat Witir jadikanlah akhir salat malam kalian adalah salat Witir kalau ada harapan besar untuk bangun di tengah malam untuk bangun di akhir malam maka akhirkan salat Witir kita kita jadikan salat Witir sebagai penutup salat malam kita kita tapi kalau misalnya kita khawatir entah apa sebabnya Intinya kita khawatir Nanti malam tidak bisa bangun atau di akhir malam nanti enggak bisa bangun maka salat witirlah sebelum sebelum tidur Ustaz nanti gimana kalau ternyata di tengah malam kita bisa bangun ternyata di akhir malam kita bisa bangun maka jawabannya silakan salat malam silakan salat malam tanpa harus ada witirnya karena tidak boleh ada dua Witir dalam satu malam sebagaimana disabdakan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam la witrani Fi lailah tidak boleh ada dua Witir dalam satu malam tib para jemaah sekalian rahimana warahimakumullah yang keenam termasuk di antara yang bisa memudahkan kita untuk bangun di tengah malam atau di akhir malam adalah berdoa sebelum tidur jadi kalau kita tidur jangan ya hanya merebahkan badan saja Kemudian tidur tapi bacalah doa-doa sebelum tidur yang doa-doa ini ya akan membantu kita untuk bangun di malam hari ya apalagi kalau tadi kita sudah niatkan dalam hati bahwa kita nanti akan bangun di tengah malam untuk salat malam atau kita nanti akan bangun di akhir malam untuk salat malam ketika ada kesadaran itu ada niat itu maka ya di bawah alam sadar kita akan tersetting seperti itu jadi ya ya secara tidak sadar ya Ee badan kita akan ee mengatur hal tersebut sehingga ketika datang waktu tengah malam atau sepertiga malam terakhir kita bisa bangun dengan mudah tib dan doa sebelum tidur itu sangat banyak ya kita bisa memilihnya Kita juga bisa menggabungkan riwayatnya banyak berbeda-beda kalau kita misalnya ingin mencukupkan salah satunya silakan gak ada masalah tapi kalau kita ingin ya menggabungnya atau menggabung beberapanya maka juga tidak ada masalah tentunya dengan menggabungnya pahalanya lebih besar Kenapa karena yang pertama masih sesuai dengan tuntunan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang kedua amalannya lebih banyak kalau kita gabungkan tentunya lebih lebih baik daripada hanya mencukupkan dengan salah satunya ya alasannya tadi karena masih sesuai dengan tuntunan nabi sallallahu alaihi wasallam dan amalannya lebih banyakb di antara doa sebelum tidur yang diajarkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah membaca tiga Qul Ya membaca tiga Qul Qul huallahu Ahad Qul azubirabbil Falaq Qul azubirabbin Nas kemudian Diulangi tiga kali dan setiap selesai membaca tiga Qul ini ya Ee kemudian setelah itu me ee mengusapkan tangan ke seluruh badan jadi caranya gini ya kita meludah sedikit ke Kedua telapak tangan kita gitu ya kemudian setelah itu kita baca Qul huallahu Ahad ya Bismillahirrahmanirrahim Qul huallahu Ahad allahus Somad lam yalid walam yulad walam Yakun lahu kufuan Ahad Bismillahirrahmanirrahim Qul audzuirabbil Falaq kemudian Bismillahirrahmanirrahim Qul sampai akhir selesai maka kita usapkan ya telapak tangan yang Ee Kita tadi ee meludah sedikit ee kepadanya kita usapkan ke seluruh badan yang bisa di jangkau oleh tangan kita kemudian setelah itu melakukan hal yang sama meludah ya ke tangan kita dengan ludah yang sedikit ya Jangan banyak-banyak sesedikit mungkin kemudian setelah itu kita baca lagi Qul huallahu Ahad quluirabbil Falaq quluirabbinas selesai kita usapkan lagi kita usapkan ke seluruh bagian tubuh yang bisa dijangkau oleh tangan kita kemudian kita ulangi yang ketiga kali kita meludah sesedikit mungkin kemudian kita bacakan ya Qul huallahu Ahad Qul azubirabbil Falaq Qul auabbinas kemudian kita usapkan ke seluruh bagian tubuh yang bisa di dijangkau oleh tangan kita dan ini menjadikan kita dilindungi ya oleh Allah subhanahu wa taala dari gangguan gangguan setan dan ini ya ketika kita terapkan kita akan sangat mudah ya untuk salat malam karena termasuk di antara yang menjadikan kita sulit untuk bangun di tengah malam atau di akhir malam adalah karena sy jadi setan sebagaimana nanti akan e kita sebutkan setan itu juga berusaha semaksimal mungkin agar kita itu susah untuk bangun di tengah malam Agar kita susah untuk bangun di akhir malam tiik yang berikutnya termasuk di antara doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca sebelum tidur adalah membaca Ayat Kursi disebutkan di dalam hadis bahwa ketika seseorang membaca ayat kursi sebelum tidurnya maka Allah subhanahu wa taala akan mengirimkan penjaga untuk dia yang menjadikan setan tidak berani untuk mendekat kepadanya mendekat saja tidak berani apalagi sampai mengganggunya makanya para jemaah sekalian rahimana warahimakumullah bacalah Ayat Kursi tidak lama ya membaca ayat kursi itu hanya butuh ee 2 menit mungkin gak gak sampai dan kita sudah selesai membaca ayat kursi tiib yang berikutnya membaca dua ayat terakhir dari surat Albaqarah disebutkan bahwa ketika kita membaca dua ayat terakhir dari surat Albaqarah maka kita akan dijauhkan dari keburukan-keburukan yang mungkin saja menimpa seseorang di malam hari sudah dilindungi oleh Allah subhanahu wa taala dengan membaca dua ayat dari surat Albaqarah yang paling akhir yaitu firman Allah Subhanahu Wa taalaillahi sampai akhir ayatnya yang berikutnya kita juga dianjurkan untuk membaca qu ya ayyuhal Kafirun qu ya ayyuhal kafir sampai akhir surat ketika seseorang ya membaca surat al-kafirun sebelum tidurnya maka dia dicatat sebagai orang yang bebas dari kesyirikan kemudian termasuk di antara doa yang sangat masyhur ya yang dibaca sebelum tidur adalah doa bismikallahumma amutu wa Ahya dengan namamu Ya Allah aku mati dan dengan namamu Ya Allah aku nanti hidup karena orang yang tidur itu memang Sebenarnya dia sedang mati orang yang tidur itu sebenarnya sedang mati tapi mati kecil Allah mewafatkan jiwa-jiwa ketika kematiannya dan ketika tidurnya bagi yang tidak mati ketika tidurnya bagi yang belum mati jadi dua-duanya disebut kematian oleh Allah subhanahu wa taala sehingga para ulama akhirnya menyebut tidur itu kematian kecil sedangkan kematian besarnya ya Ee meninggalnya seseorang jadi ketika kita tidur kita baca bismikallahumma amutu wa Ahya dengan namamu Ya Allah aku mati aku akan tidur ini wa Ahya dan dengan namamu juga aku nanti akan hidup Ya maksudnya bangun lagi TB yang berikutnya di antara doa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam adalah sebagaimana disebutkan di dalam hadis sahabat Abu Hurairah beliau membaca doa bismika Rabbi Wadu Jambi aralahimahiih ini termasuk di antara doa sebelum tidur yang diajarkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi was termasuk di anara doa sebelum tidur dan ini penting juga bagi yang merasa kecapekan karena kegiatannya yang sangat padat di hari tersebut maka ada yang lebih baik daripada pemijat ya ada yang lebih baik daripada pemijat ya bahasa hadisnya ada yang lebih baik daripada budak yang melayani dia budak biasanya Dis suruh mincet-mincet ya kalau orang sedang kecapekan tib Apa doa yang bisa menjadi ganti tukang pijat sehingga badan kita yang tadi asalnya capek sekali bisa ee e reda capeknya kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepada sahabat Ali Ibin Abi Thalib dan Putri beliau Fatimah binti Muhammad Rasulullah mengatakan kepada keduanyaukumirim asalnya sahabat Ali dan sahabat dan Fatimah bint nabiallahu Alaihi was meminta untuk diberikan yang bisa melayani mereka membantu mereka Maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Tidakkah mau kalian aku beritahukan tentang sesuatu yang lebih baik daripada ee budak ini maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan awaituma idza awaituma Ila firasyikuma fasabbiha salatan watsalattin wahmida salatan wataltin waabbiro salatan wattin fainnahu Khairun lakuma Min khadim apabila kalian berdua sudah menuju ke tempat tidur Kalian berdua sudah Ee berada di atas tempat tidur kalian berdua maka bertasbihlah baca Subhanallah sebanyak 33 kali dan bertahmidlah sebanyak 33 kali yang membaca alhamdulillah dan bertakbirlah sebanyak 33 kali bertakbirah sebanyak 303 kali kata ras Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam fainnahu Kirun lakuma Min khim amalan ini lebih baik bagi kalian daripada pelayan yang kalian minta dariku ini menunjukkan bahwa dengan membaca zikir ini seseorang ya akan ee di ee hilangkan kecapekannya karena orang yang dilayani oleh pelayan itu menjadi tidak capek karena yang biasanya dia lakukan sendiri dia sekarang dibantu oleh pelayan sehingga dia tidak capek ketika doa ini lebih baik daripada pelayan ini maka berarti doa ini ya punya manfaat bisa menjadikan badan kita bugar yang tadinya capek hilang capeknya tiib yang berikutnya para jemaah sekalian rahimana warahimakumullah di antara doa sebelum tidur yang diajarkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah Allahumma Anta khalaqta Nafsi wa anta tatawaffaha laka mamatuha wa mahyaha in ahyaitaha fahfadha wa in amattaha fagfir Laha Allahumma inni as’alukaliiah ini diriwayatkan oleh sahabat Ibnu Umar dari nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Allah Engkaulah yang menciptakan diriku engkau juga yang mewafatkannya bagimu kematian diriku ini dan kehidupannya apabila engkau menghidupkan diriku ini maka jagalah apabila engkau mematikannya maka ampunilah dia Ya Allah aku memohon kepadaMu keselamatan ini Doa yang sangat luar biasa ya jadi ketika seseorang itu tidur ada dua kemungkinan Kemungkinan dia bisa hidup lagi Kemungkinan dia sudah mati maka kita minta apabila engkau ternyata masih menghidupkanku lagi jagalah tapi apabila engkau mewafatkanku di tidur ini maka ampunilah ya Allah berikan aku keselamatan keselamatan di sini ya mencakup keselamatan dunia keselamatan akhirat mencakup keselamatan jasmani keselamatan rohani keselamatan lahir dan keselamatan batin tib yang berikutnya di antara doanya nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah doa yang di sampaikan dari sahabat albara IBN a Allahumma aslamtu wajhi ilaik wau Amri ilaik wa aljuahri ilaik ragbatan wa rahbatan ilaik la malja wala manja Minka illa ilaik amantu bikitabikalladzi anzalta wabinabiikalladzi arsalta Ketika seseorang membaca doa ini dan akhirnya dia meninggal sebelum tidur dia membaca doa ini dan akhirnya dia meninggal kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang seperti ini mati di atas Fitrah maksudnya mati di atas Islam dan ini termasuk ya Ee sebab Husnul Khatimah ini termasuk tanda husnul khatimahnya sesekorang karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan demikian apabila ternyata dia meninggal setelah dia tidur dan membaca doa ini maka dia meninggal dalam keadaan Islam tidak ada makna Lain bagi ini kecuali Husnul Khatimah inilah Husnul Khatimah meninggal di atas Islam tib termasuk di antara adab dalam tidur ya termasuk di antara adab dalam tidur dan ini akan membantu salat malam kita adalah ketika seseorang bangun dari tidurnya biasanya orang kalau bangun itu masih berat maka kurangi beratnya sisa tidur kita dengan apa dengan mengusap wajah kita usap wajah kita kita hilangkan kantuk dari wajah kita kemudian berzikirlah kepada Allah subhanahu wa taala dan segera wudu zikir kepada Allah subhanahu wa taala kemudian segera segera wudu disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah radhiallahu Anhu bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan yaqiduitanu ala qiati RI ahadikum Hua nama Salas uqad setan itu akan meletakkan tali ya akan menali atau mengaitkan tali di kepala bagian belakang salah seorang dari kalian ketika dia tidur dan Talinya itu sampai tiga ikatan tiga ikatan tali ya ini kita tidak lihat ya tapi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyampaikannya dan termasuk di antara iman kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam adalah tasdiquhu Fima Akhbar membenarkan apa yang beliau Kabarkan ini tidak kita lihat tapi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sampaikan maka akal kita di sini kita gunakan untuk memahaminya bukan menolaknya bukan mentakwilnya ya jangan kita takwil-takwil sudah terima saja penjelasan yang seperti ini dengan apa adanya pahami dengan akal kita iya kita pahami bukankah kita kita Paham bagaimana Apa itu tali paham sudah terima saja yakini apa ada bahwa memang Sebenarnya ada itu tapi kita tidak melihatnya Bukankah setan itu ada jawabannya Iya Apakah kita melihatnya gak Bukankah malaikat itu ada kita jawab iya kita melihatnya gak Bukankah Allah itu ada iya Apakah kita melihatnya tidak Tidak semua yang kita yakini harus kita lihat maka di sini para jemaah sekalian rahim warahimakumullah kita terima kabar dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini dengan apa adanya tanpa mentakwilnya tanpa ee memelintirnya atau menyimpangkan maknanya atau mengubah maknanya ini semuanya harus kita kita jauhkan dari diri kita mendengar Sabda ini sudah terima bahwa setan setiap kita tidur dia membuat tali di belakang kepala kita sebanyak tig ikatan setan membuat ikatan di belakang kepala kita sebanyak tig ikatan mengikat tali itu setiap ikatan setan memukulnya dan EE mengatakan Alaika lailun thowil farquud engkau harus tidur yang lama ee engkau berada di waktu di malam yang panjang maka tidurlah engkau berada di malam yang panjang maka tidurlah maksudnya Tidurlah dalam waktu yang lama fainq wakarallaha taala inhat Uda apabila orang tersebut setelah itu bangun dan berzikir kepada Allah subhanahu wa taala inhat uqdah maka ikatan satu ikatan dari tiga itu eh terbuka ketika dia bangun kemudian berzikir misalnya zikir setelah tidur alhamdulillahilladzi ahyanaana atau berzikir dengan zikir apapun ya Misalnya Alhamdulillah Ini juga berzikir kepada Allah subhanahu wa taala ketika dia berzikir maka satu ikatan tersebut terbuka yang menjadikan dia ya semakin ringan untuk meneruskan ee keinginannya untuk salat malamwad inat apabila dia melakukan wudu maka ikatan yang kedua pun terlepas Fain inat uqu ka apabila dia melakukan salat maka semua ikatan-ikatan tersebut menjadi ya terbuka semuanyaasbah sehingga dia menjadi orang yang semangat ya giat dalam melakukan salat malam dan jiwanya pun menjadi jiwa yang baik waa asbah KHS Kalau tidak dia tidak seperti itu maka dia akan menjadi orang yang jiwanya buruk dan malas-malasan ya Dan ini mempengaruhi ya mempengaruhi keadaan jiwa kita di hari itu maka maka para jemaah sekalian rahim rahimakumullah berusahalah untuk menjadikan jiwa kita jiwa yang baik ya dan menjadikan jiwa kita jiwa yang giat dengan melakukan seperti ini ketika bangun di malam hari berzikirlah kepada Allah subhanahu wa taala kemudian segera berwudu kemudian setelah itu salat malam kemudian para jemaah sekalian Rahimah rahimakumullah termasuk di antara doa yang bisa kita baca ya ketika kita bangun di malam hari adalah la ilahaillallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahua ala kulli Sin Qadir Alhamdulillah wauhanallah wala ilahaillallah wallahu akbar wala haula wala quwata illa Billah allahumagfirli ya atau dengan doa yang lainnya allahumfirli Ya Allah ampunilah aku atau kalau ingin berdoa doa yang lainnya dan doa itu menjadi doa yang Mustajab doa itu menjadi doa yang Mustajab Tapi doanya sebelum ee setelah membaca zikir ini la ilahaillallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahua ala kulliin Qadir Alhamdulillah wau Subhanallah wala ilahaillallah wallahu akbar wala haula wala quwata illa Billah setelah itu berdoa allahumagfirli kemudian berdoa dengan doa-doa yang lainnya kalau kita ingin menjadi doa yang Mustajab maka doalah Ketika itu para jemaah sekalian rahim rahimakumullah tadi disebutkan bahwa termasuk di antara sunah ketika kita bangun dari tidur kita di malam hari mengusapkan dua tangan kita ke wajah kita yang Tujuannya adalah untuk menghilangkan ya sisa-sisa tidur kita apa ada dalilnya dalilnya adalah hadis dari sahabat Ibnu Abbas radhiallahu anhuma Beliau mengatakan aku pernah bermalam di rumahnya khalahku ya bibi khalah itu Bib dari ibu ya saudarinya Ibu yaitu Maimunah bibinya Ibnu Abbas adalah Maimunah dan Ma Ah ini istri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Fu Fi ardil wisadah wataj Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wa ahluhu fi thuliha fama Ya intinya e mereka bermalam Ya intinya mereka bermalam di satu kamar dan ketika ini ya sahabat Ibnu Abbas masih sangat kecil ya fama Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamta Ilu qblahu biqil badahu biqil istaiq Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidur sampai waktu pertengahan malam atau sebelumnya sedikit atau setelahnya sedikit dan beliau bangun ketika itu fajalas ketika beliau bangun beliau duduk yamsah Waji biadii beliau mengusap ya sisa tidur yang ada di wajahnya dengan kedua tangannyahawatimti Ali Imran Kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir dari surat Al Imran kemudian setelah itu beliau berwudu 10 ayat terakhir itu dimulai dari mana Ustaz dimulai dari firman Allah subhanahu wa taala Inna Fi khalq samawati Wal ardhi wtilili Wahari laayulil Albab alladina ykurunallaha Qi waud wa junuhim wafakarunaqwati ardbana maqhakaq ini kalau kita hitung ya dari mulai Inna Fi khalqi samawat sampai akhir surat itu jumlahnya 11 tapi kalau di sebut 10 maka jawabannya orang Arab itu biasa ya menghilangkan pecahan-pecahan yang kecil ya 11 disebut 10 9 disebut 10 ya kalau dia lebihnya sedikit maka di ee hilangkan pecahannya Jadi sebenarnya 11 tapi disebut 10 gak ada masalah pecahan itu ya di e hilangkan karena sedikit Cuma satu sebaliknya ya Asrul awakhir Min dilhijah 10 hari pertama bulan Zulhijah Sebenarnya bukan 10 sebenarnya 9 asyrul awakhir Min Zulhijah itu sebenarnya 9 hari pertama bulan Zulhijah bukan 10 hari pertama bulan Zulhijah tapi ditambah satu karena ada Jab ya penggenapan digenapkan menjadi menjadi 10 tib E intinya Iya kita bacanya mulai Inna Fi khalq samawati Wal ardhi wtilafili Wahari laayulil Albab sampai akhir surat dan itu jumlahnya adalah 11 ayat ya ini ya termasuk di antara zikir tadi ya intinya ketika bangun kita usap wajah kita kemudian kita berzikir berzikirnya bisa dengan tadi ya alhamdulillahilladzi ahyana ba’daama amatana Wa ilaihin nusyur atau berzikir dengan Alhamdulillah atau dengan Astagfirullah atau dengan yang lainnya atau dengan tadi Lailahaillallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahua ala kulliin Qadir Alhamdulillah whanallah wala ilahaillallah wallahu akbar wala haula wala quata illa Billah kemudian allahumfirli kemudian setelah itu berdoa yang kita inginkan kalau ingin menjadi doa yang Mustajab atau berzikir dengan membaca I al-qur’an dengan membaca ayat ini Inna Fi khalqi samawat sampai akhir surat Ti yang berikutnya ketika kita sudah bangun dan kita ingin salat maka kita disunahkan untuk bersiwak sebagaimana di dicontohkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian sebelum ya setelah kita bersiwak sebelum salat malam kita dianjurkan untuk salat dua rakaat yang ringan jadi ini kebiasaan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam beliau membuka salat malamnya dengan dua rakaat ringat kalau salat malam beliau panjang panjang sampai sahabat ee sampai ibunda Aisyah radhiallahu anha mengatakan Fala tas’al an husnihinna watulihin Jangan tanya lagi bagaimana bagusnya empat rakaat itu dan bagaimana panjangnya empat rakaat itu salat malamnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam panjang banget walaupun 11 rakaat sampai berjam-jam 11 rakaat tapi sampai berjam-jam biasanya sebelum salat yang panjang ini beliau salat dua rakaat tapi ringan sebagai pembuka sebagai pembuka dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu Anhu bahwa Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan qama minalaili falyaftatih shatahu birakataini khfifatain Kana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini dari ibunda Aisyah yang tadi dari sahabat Abu Hurairah dari ibunda Aisyah radhiallahu anha Kana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ID qama minallaili liyusoli iftataha shatahu birakatain khfifatain lu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam apabila beliau ingin salat malam beliau membuka salatnya dengan dua rakaat yang ringan Apa maksud dua rakaat yang ringan ini apakah Maksudnya membaca surat al-fatihah saja Kemudian tidak membaca ee surat setelahnya jawabannya gak ringan maksudnya ringkas tapi tetap ada alfatihahnya tetap ada surat setelahnya ini tidak seperti ya pemahaman sebagian kaum muslimin ya yang mereka menjalankan ee salat ini dengan membaca surat Alfatihah saja tidak membaca surat setelahnya gak seperti itu para jemah maksudnya ringan di sini ringan Apabila dibandingkan dengan salat malamnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang sangat panjang sekali itu maksudnya Jadi kalau misalnya ya di salat dua rakaat ini setelah al-fatihah misalnya membaca salat surat at-takatur ini ringan karena salat malamnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu panjang maka memb baca attakatur yang hanya hanya beberapa baris itu ringan membaca misalnya Wal asr ringan membaca annasr Jaa nasrullahi Wal Fath ringan membaca alfalaq Annas itu ringan Jadi bukan ya jangan dipahami bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya ketika salat ringan Berarti enggak membaca surat setelah Alfatihah tidak ya Tapi beliau menjadikan salat tersebut salat yang yang yang ringkas tapi tetap ada alfatihahnya tetap ada surat setelahnya kemudian ketika salat malam ya kita disunahkan untuk membaca doa istiftah yang khusus untuk salat malam ya Ada beberapa hadis yang menyebutkan hal tersebut dan doa istiftahnya salat malam ini panjang karena memang salat malamnya panjang maka doa istiffahnya juga ya panjang misalnya n di antara doa e tahajudnya doa istiftahnya dalam doa istiftahnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam salat tahajud adalah allahakal hamdu Anta qtiinakalamdu antaurtiinakalamu antaiktiinakalamd Antal i was Allah asam Wika amantu wawakaltu wa anab w waamfam ak an Antal muakiraha Anta willillah do ist yang panjang ini dibaca oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika salat tahajud e ada juga doa allahumma rabba Jibril wa Mikail wa israofil fatiramawati Wal ARD alimal gaibi wasyahadah Anta tahkumu Baina ibadika fimu fihi yakhtalifun ihdini limtulifa fihi Minal haqqi biidnik innaka tahdi Man tas mustaqim tib yang berikutnya para jemaah sekalian rahimani warahimakumullah kalau kita salat malam sebaiknya kita melamakan berdirinya lamakan berdirinya jadi lebih baik kita lama berdiri daripada memperbanyak sujud lebih baik kita lama berdiri daripada apa memperbanyak sujud Maksudnya bagaimana Ustaz kalau misalnya kita salat 1 jam kita mendapatkan 11 rakaat itu lebih baik daripada kita salat 1 jam mendapatkan 23 rakaat Saya ulangi kalau misalnya kita dalam 1 jam bisa menjalankan 11 rakaat itu lebih baik daripada 1 jam penuh kita menjalankan 23 rakaat Kenapa karena yang 1 jamnya dapat 11 rakaat dia akan lama ya dia akan lebih lama eh berdirinya ya eh masih ada kemungkinan ya orang ini sujud lama enggak yang saya makud sini karena dia melamakan berdirinya akhirnya 1 jam hanya dapat 11 rakaat ini lebih utama ya daripada orang yang dalam satu sat jam mendapatkan 23 rakaat karena panjangnya berdiri itu lebih didahulukan daripada banyaknya sujud apa dalilnya dalilnya adalah apa yang dilakukan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam beliau tidak pernah menambah lebih dari 11 rakaat dan yang beliau lamakan adalah berdirinya 11 rakaat itu beliau lakukan sampai berjam-jam sampai berjam-jam ya pernah dalam satu rakaat beliau membaca 5 juz lebih ini menunjukkan bahwa beliau lebih melamakan ya lebih mengutamakan lamanya berdiri daripada banyaknya sujud dan apa yang dilakukan oleh Beliau itu lebih Afdal wallahuam tib Apabila seseorang ya merasa lemah untuk salat malam dalam keadaan berdiri maka boleh ya boleh salat dalam keadaan duduk karena ini salat sunah ya kalau berdirinya susah atau berat apalagi ingin melamakan berdirinya dengan membaca al-quran maka boleh salat dalam keadaan duduk kemudian membaca al-qur’an boleh juga salat dalam keadaan berdiri kemudian ketika membaca Quran duduk ketika ingin mengakhiri berdirinya ya mengakhiri bacaan al-qurannya maka dia boleh berdiri lagi Kemudian menutup bacaannya kemudian setelah itu rukuk rukuk dalam keadaan berdiri boleh seperti itu ya sebagaimana ya pernah dilakukan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tiik jadi ada tiga pilihan ya untuk salat malam yang pertama salat dalam keadaan berdiri full yang kedua ketika membaca al-qur’an panjang duduk ketika akan selesai berdiri lagi jadi jadi berdiri kemudian sampai membaca Quran duduk kemudian ingin mengakhiri bacaan Qurannya berdiri untuk rukuk dalam keadaan berdiri pilihan yang ketiga duduk saja duduk dari awal sampai akhir jadi berdirinya duduk baca Qurannya duduk kemudian setelah itu rukuk dengan isyarat ya kemudian sujud dengan sujud yang biasa ya ini tiga pilihan kemudian para jemah sekalian Rahimah warahimakumullah kalau misalnya ya seseorang ee dia merasa ngantuk ya capek sekali sampai-sampai ee ee tidak memahami apa yang dia baca maka sebaiknya tidur sebaiknya tidur Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkannya demikian kemudian yang dianjurkan juga ketika salat malam adalah membaca al-qur’an secara tartil dan membaguskan atau mengindahkan bacaannya mengindahkan bacaan ini ya sebagaimana dahulu dilakukan oleh nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan beberapa sahabatnya kemudian juga yang dianjurkan ketika salat malam adalah mengangkat suara tapi jangan terlalu keras kecuali kalau itu tetap mengganggu kecuali apabila itu tetap mengganggu maka kita tetap disunahkan untuk tidak mengganggu orang lain Jadi kalau misalnya enggak ada yang terganggu maka ee angkat suara tapi jangan terlalu keras pertengahan didengar oleh orang Iya kalau misalnya kita khawatir ya kita khawatir mengganggu orang maka lirihkan suara kita atau misalnya kita khawatir Riah ini menjaga hati ya menjaga keikhlasan maka lebih baik kita lebih baik kita tidak keraskan agar kita tidak terjatuh ke dalam ke dalam RI Kemudian Kemudian juga yang di anjurkan ketika salat malam adalah kita merenungi bacaan-bacaan al-qur’an kita ketika ada ee neraka misalnya disebutkan neraka maka kita Meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala dari neraka tersebut apabila misalnya seseorang ee membaca tentang surga maka Mintalah surga kepada Allah subhanahu wa taala intinya kita merenungi bacaan-bacaan Ee al-qur’an kita tiib kemudian yang berikutnya Perbanyaklah doa ketika salat malam Terutama ketika sujud ya ketika sujud atau sebelum salam disunahkan juga bagi kita yang salat malam untuk membangunkan pasangannya ini juga pernah kita singgung ya bangunkan pasangan dengan memercikan ee memercikan kan air ya ketika sulit untuk dibangunkan bangunkan biasa sudah bisa cukup ya tapi kalau sulit maka percikan air ke wajah pasangan kita kemudian setelah itu Ya kita disunahkan juga untuk [Tepuk tangan] ee tidur tidur lagi setelah kita salat malam sebelum masuk waktu subuh Kemudian ee yang terakhir kita di kita dimakruhkan untuk meninggalkan salat malam ketika sudah punya kebiasaan salat malam ada hadis ya dari sahabat Abdullah IBN Amr bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mengatakan kepada beliau ya abdallah La takunla Fulan Wah Abdullah IB Amr IBN as jangan seperti Si Fulan ini dulu dia salat malam kemudian setelah itu dia meninggalkan ini larangan dan minimal ya larangan itu adalah larangan yang memakruhkan para jemah sekalian rahimahumah demikian e perjumpaan kita Pada kesempatan kali ini mudah-mudahan bermanfaat dan Allah berkahi amin amin yaabbalaminahu wasall Wak Nab Muhammadin wa alibii astfir wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Nam jazakallahu Khairan Barakallah fikum Ustaz atas penyampaian materi yang sangat bermanfaat di kesempatan ini berkaitan dengan adab-adab e salat malam atau qiyamulail nam ikhwat islamzakumullah nam nam ikhwat islamzakumullah kami mohon maaf di kesempatan ini belum bisa membuka sesi tanya jawab Semoga di kesempatan selanjutnya kita bisa membuka sesi tanya jawab dan mengambil faedah dari pertanyaan-pertanyaan yang telah masuk Nam kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala kekhilafan Semoga apa yang telah kita simak dengarkan menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat Dan kita pun berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari Nam kami mohon pamit undur diri subhanakallahumma wabihamdika asadu allaaha Selamat beraktivitas wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *