Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kelelaian mereka yang menyebabkan anak ini menyimpang dari [Musik] fitrahnya saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio rojaam Para pendengar dan pemirsa R TV di manapun Anda berada kami akan hadirkan ke layar kaca anda [Musik] bagi anda para pemirsa Roja TV yang telar lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian iniah secara langsung Roja TV seluran tilah al-qur’an dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin waa alihi wa ashabihi w manwalah asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasulu ba’du Ikhwatul Islam azakumullah para pemerhati rajja di mana pun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari selasa kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah yang disiarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan Parenting diambil dari buku dengan judul Ada apa dengan remaja sebuah buku yang disusun oleh Al Ustaz Abu Han almaidani hafidullah dan akan disampaikan secara langsung oleh penulisan langsung di kesempatan pagi hari ini dan alhamdulillah ee beliau sudah hadir kembali di studio untuk menyampaikan faedah-faedah di dalam buku tersebut pembahasan BAB pada kesempatan pagi hari ini yaitu mengubah ee secara pola pikir ee yang akan disampaikan dari bab buku adap dengan remaja dan seperti biasa setelah materi kami akan sediakan sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh waudubillah Min Syuri anfusina wasiati aalina yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluh ya auhina qq W tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma Badu para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji milik Allah Rabb semesta alam selawat dan salam atas nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemarhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan Pagi ini kita akan melanjutkan kembali bahas pembahasan kita yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja Pagi ini kita sampai pada poin mengubah cara pandang yang mungkin salah ya Ee di antara perkara yang penting ya dalam membangun interaksi dengan para remaja adalah bagaimana orang tua ataupun para pendidik para guru mengubah cara berpikir mereka terhadap remaja sebab ketika cara berpikirnya berubah maka berubah pula cara pandang dan cara berinteraksi ya dengan anak remaja ini dengan para remaja ada persepsi bahwa usia remaja adalah usia yang penuh dengan masalah ya maka ketika melihat remaja seolah-olah melihat masalah ya dan EE sehingga ee para pendidik orang tua ya melakukan kegiatan pendidikan yang tidak efektif ya dari sudut pandang remaja dan ini tentunya akan mempengaruhi ya bagaimana ee para orang tua dan guru untuk bisa melakukan pendekatan kepada para remaja ya cara yang salah membuat mereka merasa tidak nyaman dan justru semakin menjauh Oleh karena itu orang tua dan para guru harus memiliki ee sudut pandang ataupun cara pandang yang benar di dalam menghadapi mereka di antara ee persepsi atau cara pandang yang salah adalah anggapan bahwa masa remaja adalah masa keresahan dan keguncangan ya yang menurut sebagian orang ya mencapai tingkatan hampir mirip dengan penyakit jiwa ya indikasinya seperti susah diatur suka memberontak ya Fase ini kata mereka ee adalah fase yang yang sering yang yang pasti dilewati oleh EE usia remaja ataupun anak-anak remaja ya Sehingga ee mereka menganggap ya bahwa keguncangan ataupun keresahan yang ada pada remaja itu suatu yang normal ya Ini cara pandang sebagian orang sehingga di luar sana mereka menyebut ya masa remaja itu dalam masa kegilaan maka banyak orang tua dan para guru menganggap ee biasa ataupun banyak mentolerir perkara-perkara yang sebenarnya itu tidak normal ya maka kita lihat ya ee ee fenomena-fenomena yang terjadi di kalangan remaja misalnya ya Ee budaya tawuran bullying ya dan lain-lain sebagainya ya Yang banyak kita dapati pada anak-anak usia remaja ya nah jadi dianggap bahwa masa remaja dalam masa yang penuh dengan keresahan dan keguncangan mental ya nah jadi persepsi seperti ini ya ya persepsi yang salah ini sering dijadikan sebagai dalih pembenaran oleh para orang tua dan para pendidik atas perilaku buruk anak remaja dengan alasan mereka masih remaja sehingga perilaku buruk itu ya diberikan toleransi ya ataupun memberikan toleransi kepada mereka yang kadang-kadang toleransinya ini kebablasan akhirnya banyak pihak yang terkecoh karena para pandang yang salah ini hingga menilai remaja itu sama seperti orang yang sedang ee terguncang jiwanya ataupun masih labil jiwanya sehingga tidak bisa dicap salah ya tidak bisa dikatakan salah nah lalu para remaja mendengarkan pembenaran tersebut dari mulut orang tua dan guru sehingga secara tidak langsung mereka juga mempercayai hal itu ya lalu membias ee pada perilaku mereka atau juga yang mereka dapati melalui tontonan-tontonan ya tentang remaja yang penuh dengan masa remaja yang penuh dengan kegilaan ataupun hal-hal yang ya kita katakan di luar Nalar ya kenekatan dan lain sebagainya dan EE jadilah itu suatu hal yang lumrah bagi seorang remaja nah ini ya berangkat dari cara pandang yang salah ya Ee akibatnya masa remaja pun menjadi pemicu untuk berlaku keliru ya tidak peduli ya sehingga mereka pun terabaikan saat mencapai masa-masa awal remaja dan ironisnya keadaan ini bisa berlanjut seumur hidupnya ya Nah maka ya kita katakan sebagian orang tua ya secara berlebihan menyebut remaja sebagai masa-masa susah diatur ya maka ketika melihat anak remajanya susah diatur dia pun mengabaikannya Ya sudah namanya remaja katanya ya padahal ya tidak semestinya seperti itu ya Nah bahkan ya di kalangan psikolog barat mereka menyebut fase remaja itu fase gila atau madness istilahnya artinya semua remaja ya ya adalah orang yang seperti kena sakit jiwa dan perlu penanganan ya dan banyak lagi pandangan-pandangan lain ya di dalam masalah ini Nah maka eh perlu kita ee ketahui di sini ya perlu kita ee apa namanya kita ee Perhatikan ya bahwa ya kegoncangan dan EE kelabilan ee seorang remaja di dalam menjalani kehidupan itu berbanding lurus sebenarnya atau sedikit banyaknya nya itu ee berkaitan dengan penyimpangan syariat dan perilaku di lingkungan tempat ia tumbuh kembang dan pola didik dan EE serta pengajaran yang dia terima dari pendidiknya ya maka kita kita lihat ya Ee di sana banyak juga ya remaja yang berperilaku lurus ya ya mereka menjalani kehidupan yang normal tidak ee terdapat kita lihat fenomena-fenomena seperti yang ada pada remaja-remaja yang lain ya Nah itu semuanya tentunya berkaitan berhubungan dengan ee ee kita katakan perhatian dari para pendidiknya ya biasanya ya yang berasal dari ya keluarga yang memang terkondisi dengan baik pendidikan di dalam rumah ya itu yang ya kita katakan Selamat ya adapun yang bisa kita katakan terbiarkan terabaikan atau di sana ada ketidakpedulian atau sikap toleransi yang berlebihan nah ini yang membuat remaja itu semakin nekat untuk berbuat salah apalagi orang tuanya pendidiknya mengabaikannya seolah-olah itu adalah izin ataupun satu pembiaran ya ya bahwa remaja enggak Mengapa buat seperti ini ya Nah ataupun kurang perhatian atau tidak adanya pendekatan ya secara personal ya dengan para remaja ini ya sehingga mereka melakukan hal-hal yang ya Menurut pandangan mereka ini benar karena mereka remaja ya maka kita lihat ya para remaja melakukan bahkan tindakan-tindakan kriminal itu dibiarkan karena mereka remaja atau dianggap lumrah karena mereka remaja Ya seperti yang sudah kita Jelaskan sebelumnya bahwa masa remaja Ini masa yang sangat ya krusial ya perlu apa kita katakan pendampingan perlu pengawasan perlu perhatian ya dari para pendidiknya enggak bisa lagi ee meleng Istilahnya ya harus ditempel ketat justru banyak orang tua mereka melepaskan tempelannya ataupun ya kita katakan Ya mulai mengendurkan ya kita katan perhatiannya ketika anaknya masuk remaja nah ini keliru Sebenarnya ya Ee keliru perhatian pengawasan itu harus lebih besar lagi ya kepada para remaja ini ya Nah karena mereka perlu bimbingan ya karena mereka juga mengalami sesuatu yang kadang-kadang di luar kontrol mereka dan itu perlu ee pendampingan seiring dengan berkembangnya akal mereka mereka bisa berpikir ini dan itu bukan hanya bisa berpikir mereka bisa mengeksekusinya ini remaja anak-anak beda mungkin ada pemikiran mungkin terlintas pemikiran tapi mereka tidak mampu mengeksekusinya tapi remaja mampu ya remaja mampu mengeksekusi apa yang ada di dalam pikirannya karena dia punya kemampuan power tenaga ya ya e seiring dengan perkembangan fisik dan akalnya nah ini sangatsangat ee kita katakan ee berbahaya ya kalau terjadi pembiaran di situ beda dengan kanak-kanak ya mungkin pemikirannya masih terbatas karena perkembangan akalnya juga juga ee akalnya juga masih berkembang ya belum sempurna tenaganya ataupun kekuatannya untuk mengeksekusi apa yang ada di dalam pikirannya juga masih masih terbatas ya mungkin orang tua masih ee bisa santai di situ ya Nah mudah untuk mengarahkan karena mereka ya belum banyak macam-macam istilahnya tapi remaja Nah karena kadang-kadang orang tua merasa tidak berdaya ya karena merasa tidak berdaya menghadapi sosok makhluk yang sekarang ini sudah menjulang tinggi di hadapannya dengan pemikiran yang sudah semakin sempurna bisa berargumentasi bisa berdalih bisa ee beradu e argumen ya ditambah lagi punya kekuatan ya untuk ee melakukan apa yang dia ingin kan Nah di sini orang tua merasa tidak berdaya ya dia merasa tidak berdaya lagi untuk mencegah ataupun ya Sehingga ada sikap Ya sudahlah terserah dia dia sudah besar begitu ya Nah demikian padahal ini belum dewasa ya Nah kalau orang dewasa beda E itu lain cerita ini remaja ya lalu di Ee kita katakan disikapi seperti itu itu ya sudahlah dia sudah besar Padahal ya kita katakan Dia belum dewasa Apa arti besar di sini besar badannya enggak juga kan Nah sementara ya dia masih perlu banyak bimbingan Ya seperti yang kita sebutkan sebelumnya Ketika anak masuk usia remaja yang yang dia perlukan dari orang tuanya adalah sosok orang tua bukan teman bagaimana orang tuanya bisa jadi orang tua ya Yang mana sosok itu ya mungkin tidak dia temukan di luar sana ya teman-temannya sudah mulai banyak seperti yang kita sebutkan ee remaja berteman itu beda dengan kanak-kanak bocah berteman ya Ee pertemanan di di kalangan remaja itu memiliki arti yang lebih khusus ya dia sudah bisa membangun sebuah komunitas Ya sudah bisa memilah-milih ya temannya sesuai dengan ee apa yang menjadi kecenderungannya dan kecondongannya ya nah jadi bukan sekedar kumpul-kumpul bocah istilahnya kalau anak-anak ya masih Kumpul Bocah aja tapi remaja sudah menjurus dia nah di sinilahpan orang tua ya enggak bisa lagi orang tua melepaskan tempelannya justru ketika anak remaja anak ini harus terus dituntun ya karena dia punya suatu ee energi ya kekuatan yang ya mungkin ya orang tua tidak e mengira akan seperti memiliki kekuatan yang mungkin tidak e terduga oleh orang tuanya ya seperti yang kita banyak saksikan para orang tua yang terkejut melihat ya perilaku anak remajanya ya Nah demikian jadi ini bukan hal yang Ee Kita katakan ee remeh ataupun sepele ya Nah demikian wallahuam bissawab jadi ee tindak Apa sikap seperti itu ini membuat ee remaja itu semakin nekat ya kenekatan remaja luar biasa karena dia punya kekuatan tapi kematangan akalnya masih terbatas ini yang EE sangat Riskan Ya kenekatan-kenekatan ini yang ini ee kalau di ee apa namanya ya kita katakan bertemu dengan pembiaran orang tua sudah kelub itu maka muncullah sebutan kenakalan remaja begitu ya padahal itu istilah itu mungkin berangkat dari ketidak ketidak mampuan dan sudah ketidak berdayaan orang tua menghadapi anak remaja lalu remaja yang dicap nakal gitu ya kenakalan remaja ya tidak disebut kegagalan orang tua begitu tapi kenakalan remaja remaja lagi yang salah begitu orang tuanya enggak salah ya ya kalau kita soroti kenakalan remaja itu terjadi Ya karena memang orang tua Kebanyakan orang tua itu sudah tidak berdaya maka remaja itu mesti dikawal dari awal remaja ya kita lihat ya remaja-remaja yang ya kita katakan ee ee ee berperilaku lurus ya ataupun ee normal lah kita katakan seperti remaja-remaja di masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya yang ada yang sukses menjadi panglima perang ada yang sukses menjadi seorang ee ee apa namanya ulama Ya seperti Ibnu Abbas Ibnu Umar ada ee Usama bin Zaid danka contoh remaja-remaja yang tumbuh kembang di masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya nah jadi pengawalan di sini yang sebenarnya perlu ya karena ee perubahan yang terjadi pada remaja itu sangat cepat kalau kita meleng sedikit saja kata orang ya ee ee akan ee akan tersesat jauh dia silap mata hilang barang Istilahnya ya meleng sedikit ya anak akan lari entah ke mana ya apalagi itu terjadi terus-menerus ya Sehingga ya kita lihat ada anak-anak yang ya kita katakan hidupnya di jalanan ya Padahal mereka bukan berasal dari keluarga yang enggak mampu ya ya Ee anak-anak yang anak remaja yang putus sekolah ya dan bisa kita tebak arahnya ke mana ini ada yang kecanduan narkoba ada yang kena narkoba ada yang macam-macam ya karena mereka nekad mereka bukan anak-anak lagi ya mereka punya power kekuatan sementara akal mereka masih terbatas nah di situ Di sinilah perlu orang tua yang selalu mendampingi kanan kiri ya Ibu ibu bapak Ayah Bunda Nah demikian lalu masalahnya adalah bagaimana orang tua itu bisa sabar berada di samping anak remajanya mendampingi anak remajanya ya dan mau memahami ya dunia remaja ya kadang-kadang orang tua ada yang enggak mau tahu enggak mau memahami yang kedua enggak sabar juga mendampingi anak remaja ya Nah ya apalagi ya sebagian orang tua merasa anaknya Oh kok jadi pembangkang anak saya katanya suka membangkang hanya karena anak remajanya mengajaknya beradu argumen misalnya ya lalu orang tua ini mengambil vonis ataupun mengambil kesimpulan langsung jatuh vonis anaknya sekarang suka membangkang padahal perkataan orang tua ataupun vonis orang tua anak saya suka membangkang setelah diteliti ternyata enggak juga begitu ya Banyak orang tua yang mengelukan anak remajanya kok anak saya Ustaz suka membangkang ya ternyata setelah ditelusuri ditanyakan gimana bentuknya ternyata ya karena si anak ini si remaja ini sekarang sudah enggak mau menerima begitu saja perkataan orang tua kalau tanpa ada argumentasi yang kuat nah Buktinya apa ketika dia dikasih argumentasi dia tidak membangkang lagi ya kadang-kadang seperti itu ya Nah karena orang tua malas menjelas berargumen ya kepada anak remajanya lalu dia ambil saja vonis hukum anak saya sekarang suka membangkang Nah demikian padahal ya belum tentu ya Nah demikian ya ee ee seperti itu ya maka dari itu ya para ee pamarhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah dekati mereka ini ya perlu kesabaran Ya memahami ya keadaan mereka ya kemudian juga tidak memberikan toleransi yang terlalu bebas ya longgar sehingga semuanya ee dibiarkan dengan dalil Ah ya biasa anak remaja semuanya jadi biasa padahal ada pepatai yang mengatakan Allah bisa karena biasa orang tua juga malas untuk mendekati anak remajanya Ya misalnya ya mengajaknya dialog ya ya kalau perlu ya apa namanya ber adu argumen ya kadang-kadang anak remaja itu bukan karena dia mau membangkang tapi ya dia perlu argumentasi ya Nah demikian dan dia ee remaja itu kadang-kadang senang ya dikasih argumentasi oleh orang tuanya begitu dan ya itu perlu juga ya hanya menyampaikan argumentasi kita kepada orang lain kan tidak bisa juga sekali kita sampaikan langsung dia terima kan begitu ya Nah kadang-kadang ya juga perlu proses Nah demikian ya artinya apa orang tua enggak bisa lagi ya kita katakan ee bersikap Acuh tidak peduli ya Yang mana itu kebanyakan karena ketidakberdayaan mereka lalu beranggapan bahwa biasa itu remaja ya sehingga kenakalan remaja itu dianggap biasa dan ya kita katakan Ya ee istilah kenakalan remaja itu ya itu sebenarnya juga kurang tepat ya ya bisa kalau kita balikkan ya itu apa namanya ee stigma itu Ya kita balik aja jadi apa kegagalan orang tua begitu ya bukan kenakalan remaja gimana kalau kita ganti itu kegagalan orang tua begitu ya terutama di dalam menghadapi anak remaja ya Nah demikian wallahuam bissawab ya Nah maka di sini sekali lagi kita ee tekankan ya bahwa pendidikan rumah itu menentukan Ya ada juga kita lihat anak remaja yang memang betah di rumah dan selalu kembali ke rumah rumah menjadi tempat berlindungnya ada remaja yang sudah antipati terhadap rumah dan memandang rumah itu seperti bagaikan neraka baginya maka dia enggak e enggak betah di rumah ya kadang-kadang disuruh pulang juga dia sekedar untuk numpang tidur saja numpang makan numpang tidur kemudian dia pergi dari rumah karena dia tidak dapat apa-apa di rumah ya tidak ada komunikasi tidak ada interaksi ya ya Nah ini yang membuat ya ya kita katakan anak kehilangan sosok orang tua ya Nah karena dia yang dia perlukan dari orang tuanya memang sosok orang tua pada saat dia remaja bukan teman keliru itu ya sebagian orang yang memposisikan Dirin sebagai teman bagi anak remajanya anak remaja ya temannya di luar sana banyak ya Yang yang diperlukan di rumah adalah sosok orang tua dan itu ya adalah ya kita katakan Ayah Bundanya ya Nah demikian wallahuam bawab ya maka kita katakan sekali lagi bahwa Ee tidak benar ya anggapan sebagian orang bahwa masa remaja itu masa kegilaan seperti yang diungkapkan para psikolog barat ya Ee masa madness maka kenakalan remaja dianggap biasa ya maka berkembanglah budaya misalnya tawuran dan macam-macam ya ya kita lihat dan itu karena si remaja semakin nekad Kenapa karena dia merasa dia diberi izin ya ada ee kita katakan toleransi dia melakukan itu semua ya wallahuam bisawab Nah demikian tiib eh maka kita katakan di sini ya Ee bahwa mendampingi remaja itu ya memang Ee kita katakan ee sangat perlu dilakukan oleh para orang tua ya Nah demikian wallahuam baawab dan itu perlu kesabaran ketelatenan Ya dan memang kita katakan eh kita ya memposisikan diri ya sebagai ya kita katakan ee pembimbingnya ya pendidiknya orang tuanya ya wallahuam bwab dan tentunya ya ya Bagaimana membuat eh mereka itu meras asa nyaman ya bersama orang tua maka hindari sikap-sikap yang ya kadang-kadang menyebalkan misalnya sikap yang otoriter terhadap remaja mereka sudah berkembang ya menuju dewasa akal mereka juga sudah matang kalau kita bersikap otoriter main tunjak-tunjuk Istilahnya ya ini sangat membosankan begitu ya ya kita aja kalau diperlakuan otoriter juga kita memberontak juga kan begitu ya enggak senang juga begitu ya karena kita ini manusia dewasa remaja itu menuju dewasa jangan diperlakukan seperti bocah kanak-kanak yang ya memang enggak mengerti kan begitu ya wallahuamabb nanti akan kita jadi kita katakan Ya keguncangan yang terjadi pada pada seorang remaja ya itu terjadi ya karena mungkin banyaknya penyimbangan syariat yang dibiarkan dan perilaku di lingkungan tempat ia tumbuh kembang yaitu rumahnya yang tidak kondunsif serta Ditambah diperpar lagi dengan apa Pola didik dan pengajaran yang salah yang dia terima ya diperpar lagi dengan apa ya kita katakan ee tontonan yang menjadi tuntunan ya sehingga dia lihat Wah remaja harus seperti itu itu ya Nah wallahuam bwabb nanti kita bahas Mengapa generasi muda ini perlu diperhatikan perlu ditempel itu ya ya perlu ditanting Istilahnya ya dibimbing ataupun dituntun begitu tapi bukan seperti menuntun bocah ya ya bocah itu kadang-kadang dibiarkan ya juga ee lebih muda daripada remaja ya Mengapa generasi muda maaja ini perlu diperhatikan Nah nanti akan kita bahas pada pertemuan yang akan datang Insyaallah Nah demikian saja pertemuan kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat aulu qu hadza Astagfirullah Li wakumiril muslimin innahuual gfurahim nah baik alhamdulillah Terima kasih banyak suzul Khair atas materi yang telah disampaikan oleh Al ustazidani hafidah pembahasan mengubah cara pandang yang salah diambil dari buku adapad dengan remaja mudah-mudahan ee menjadi ee faedah yang bermanfaat bagi kita semua baik untuk selanjutnya kami buka sesi interaktif bagi Anda yang ingin bertanya silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan Whatsapp ya di nomor 0819896543 baik yang pertama Ustaz ada dua pertanyaan sunada di antaranya dari ibu yang berada di Lampung dan pandanya yang lainnya disebutkanada tempatnya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz anak saya yang sudah menginjak dewasa saat ini sedang ee menempuh di sekolah di perguruan tinggi dan benar kata Ustaz bahwa anak-anak yang remaja sekarang itu ketika ee di fase seperti ini seperti orang gila k seperti gila Jadi jika dikasih tahu malah marah-marah dan juga malah membentak orang tuanya yang jadi prihatin yaitu anak saya tersebut malah malas meninggalkan e malas untuk melakukan salat dan juga sering berpakaian seenaknya yaituakai Cana pendek kita ketika keluar rumah Ustaz ya mohon nasatnya Ustaz Apa yang harus saya lakukan Saya pun sudah hampir tidak berdaya untuk mengingkatkannya dan mohon nasihatnya dan Mohon doanya agar anak-anak ee kami ee bisa berubah iya ee eh kita katakan fenomena ya ataupun ee anak-anak remaja seperti ini bukan satu dua Sebenarnya ya baik itu yang latar belakang pendidikannya umum maupun agama ya Saya ulangi lagi baik yang latar belakang pendidikannya umum ataupun agama ya Ee ini ya tidak lepas dari ya kita katakan ee ada fase yang terluput dari fase remajanya ya pendidikan adalah riwayat sebagaimana yang sudah kita sering ulang-ulang ya yang perlu di mengerti dipahami oleh para orang tua pendidikan itu riwayat harus bersambung iya seperti sanad ya kalau ada sanad yang enggak terputus gitu ya Ini namanya sanadnya mungqoti ya terputus nah ini jadi masalah yang menyebabkan hadis itu jadi dif jadinya ya ya kira-kira Demikian Ya maka memang mendidik itu meletihkan karena dia perlu masa yang panjang gu ya mengawalnya dari 0 tahun sampai ya kita bisa lepas dia sebagai seorang manusia dewasa itu meletihkan itu ya Nah maka di sini ya para orang tua hendaknya membuat ya kita katakan evaluasi ya ya terhadap ee riwayat pendidikan yang sudah mereka jalani anak-anak anak-anak ini jalani begitu dari nol sampai ya Sekaranglah kita katakan Ya ee perlu dievaluasi juga ya perlu di Ee kita katakan apa ya me me ya kita me memeriksalah ya ya Ee kira-kira di mana ini luputnya ini ya E karena fase-fase itu sangat berkaitan satu dengan yang lain Sebenarnya ya maka pendidikan itu bersambung ya Nah ya kita lihat ee para ada orang tua yang mengakui ya ya ada di di fase tertentu di mana anak itu luput dari perhatiannya nah di situlah dia celahnya begitu ya sumber masalahnya di situ itu ya ada satu fase Di mana orang tua lalai ataupun Abai luput gitu ya Sehingga tertanamlah hal-hal yang kontra pendidikan Istilahnya ya kontra dari apa yang yang dia dapat sebelumnya artinya ter tertimpa file-file itu dengan ini file-file sampahlah istilahnya nah hingga ini mempengaruhi ke depannya ya Nah maka di sini ya Eh orang tua juga harus mengintrospeksi diri ya begitu ya kenapa ini ya ini bisa terjadi kan begitu ya sehingga bisa melakukan recovery lah istilahnya ya merbaiki keadaan begitu ya jangan melulu menyalahkan anak gitu sehingga anak adalah orang yang kita katakan enggak ada benarnya begitu ya yang pesakitan istilahnya ya sebentara orang tua lolos makanya istilah kenakalan remaja kenapa enggak diganti jadi istilah kegagalan orang tua begitu ya Kenapa anak remajanya yang divonis jadi nakal gitu ya Ee orang tua tidak divonis gagal begitu ya enggak ada kan istilahnya kegagalan orang tua Tapi yang selalu digembar-gembarkan kenakalan remaja Iya kenakalan remaja e seolah-olah yang bersalah ya si remaja aja begitu orang tua tidak pernah gagal dan tidak pernah salah juga ya Maha Benar ya dengan segala perbuatannya begitu ya Enggak seperti itu juga Maksudnya apa di sini yaitu ketika kita mengetahui ya Di mana letak masalahnya mungkin masalahnya ada pada kita kita bisa memperbaiki ya masalah itu dengan tidak menimbulkan masalah jelas itu yang pertama yang kedua kita bisa menyelesaikan masalah itu dengan tepat gitu Kita bisa melakukan langkah yang tepat untuk memperbaiki masalah ini begitu ya Nah seperti pada remaja ini ya wallahuam baawab yang kedua ya enggak ada kata terlambat ya walaupun begitulah kita setelah introspeksi ya ternyata ya waduh saya waktu anak ini SMP misalnya saya Abai lalai karena sibuk ini itu terabaikan dia tidak terperhatikan ada kelonggaran ada pembiaran ada toleransi yang kita berikan secara serampangan di situ ya mungkin itu kan begitu ya Nah maka kita ya ya e mengevaluasi dirilah insuspeksi diri kemudian ya jangan merasa gagal Ya apapun keadaannya ya seperti itu misalnya ya jangan merasa gagal karena masih ada waktu masih hidup istilahnya yang kita butuhkan kesabaran gitu banyak-banyak minta ampun sama Allah banyak-banyak istigfar ya karena ini Enggak lepas dari salah kita juga mungkin ya dan bukan mungkin ya Ya kemungkinan besar ya itu salah orang tua orang tua enggak bisa mengelak dari kesalahan ya jangan menimpakan kesalahan sama anak saja ya nah jadi seperti itu sehingga kita bisa kuat Gitu ya untuk menjalani sesuatu yang sudah kita luputkan begitu ya karena kalau orang tua merasa benar dia ee apa ya kita katakan Ya ee dia merasa ini bukan salah dia begitu ya ini salah anak ini Ini anak memang gini gitu gini gitu entah apa-apa dikatakan kepada si anak ini ya Nah apalagi orang tuanya enggak sabar kan gitu ya keluarlah kata-kata yang enggak pantas didengar anak itu tambah membuat runyam masalahnya begitu ya Nah demikian wallahuam bawab ya Nah demikian jadi perlu ee introspeksi itu yang pertama supaya kita tahu ya Ee sebenarnya Ini masalahnya di mana yang kedua ya kita terus mencoba ya berikhtiar selama hayat di kandung badan ya enggak ada kata terlambat gitu ya walaupun ya kita sudah kehilangan waktu ya dalam mendidik anak-anak tersebut ya yang perlu itu perlu kita sesali ya kenapa dulu saya tidak tempel dia kapa dulu dulu dulu Enggak seperti ini ya begitulah kadang-kadang ya ya itu jadi pelajaran bagi kita juga ya Nah demikian sehingga dengan itu dengan kesadaran yang kita bangun seperti ini ya kita itu bisa lebih tabah sabar untuk menghadapi e apa yang ada di depan kita ya bagaimana memperbaiki ini semua kan begitu ya Nah wallahuam baawab ya karena kalau tidak di bangun seperti itu orang tua enggak bisa sabar gitu ya untuk menghadapi kenyataan seperti itu gitu wallahuam bisawab apalagi dia tidak pernah merasa salah begitu oh alasannya sudah saya sekolahkan Nah inilah kadang-kadang kelirunya orang tua ya memang disekolahkan di rumah apa disekolahkan juga bagaimana pendidikan yang diberikan orang tua ya sering kali dan berulang-ulang kita katakan pores pendidikan itu adalah rumah bukan sekolah Nah kadang-kadang orang tua ngamuk sama anaknya Kenapa sudah saya sekolahkan ya betul sudah disekolahkan gitu Tapi kan itu bukan Ee kita katakan poros utama pendidikan anak poros utama pendidikan anak itu ya rumah dan sekolah juga jangan terlalu seperti jadi Superman begitu ya Sehingga mengabaikan dan menihilkan peran orang tua atau terkesan menjauhkan orang tua dari anak ya Ya seperti inilah ya kita katakan kasus seperti ini Ya gimana mau nyalahkan sekolah ya Gimana ya sekolah disalahkan di sini karena ini jelas disekolahkan nih ya ya jadi alasan itu kadang-kadang enggak tepat W saya sudah sekolahkan kamu sekolah mahal-mahal kadang-kadang biaya pendidikan dibawah-bawah yang enggak relevan Sebenarnya ya para pemerhati roa kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Ya udah akui saja ada hal yang lewat luput Abai dari kita nah yang perlu kita perbaiki ya karena Ee kita katakan kesadaran sekali lagi kesadaran seperti itu akan membuat kita bisa lebih sabar untuk apa ya kita kata menjamak istilahnya menjamak suatu yang sudah terluput kan begitu ya Nah yang sudah kita abaikan dulu dulu kita tidak ee melakukan itu kan begitu ya Nah atau cara pendidikan yang salah bisa saja ya misal dengan cara yang keras tidak menumbuhkan Simpati pada diri anak sehingga anak cenderung seperti itu ya Nah ya mungkin kita bisa rubah cara yang salah Nah demikian wallahuam bissawab Nah ya J iya Alhamdulillah eh terima kasih banyak se jazul Khair atas nasihat ya yang telah disampaikan e sangat bermanfaat sekali telah kita semimak bersama Masyaallah baik yang kedua Ustaz Nah ada pertanyaan kembali ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ee izin Ustaz ee apa bedanya dengan generasi kita orang-orang tua dan generasi anak-anak sekarang yang Bahkan dulu ibu-ibu dan bapak-bapak kita itu agak keras Ustaz dalam mendidik kita dan kurang fokus dalam pendidikan tapi alhamdulillah hasilnya banyak yang berhasil Ustaz dan menjadi orang yang bermanfaat berbeda dengan kebalikannya zaman sekarang Ustaz mohon penjelasannya Iya enggak bisa disamakan ya Enggak seperti itu juga cara berpikirnya ya tantangan yang dihadapi orang tua kita dulu kan berbeda ya he Mas ee zaman kan enggak sama ya Kita sebagai orang tua hari ini kan merasakan bagaimana tantangan yang kita hadapi dalam mendidik anak ya enggak sama dengan kita dulu ya kita bisa lihat duluah kita dulu kanak-kanak bagaimana kita dulu remaja Bagaimana enggak ada H ya godaan-godaan yang demikian banyak ini enggak ada saya enggak jamin juga kalau kita jadi remaja hari ini kita bisa lebih lurus dari anak-anak remaja hari ini juga Masyaallah ya enggak begitulah cara berpikirnya kan begitu ya Nah ya setiap masa ada tantangannya setiap bahkan ya kita lihat kita belajar dari sirah para nabi ya Setiap nabi memiliki tantangan yang ber berbeda-beda ya maka Allah pun memberikan mukjizat ber berbeda berbeda-beda Nah demikian hari ini ini ini termasuk cara pandang yang keliru dan mengelirukan adalah menyamakan Apple to Apple ya antara zaman dulu dengan zaman sekarang ya enggak Samalah ya berbeda ya kondisi hari ini ajaalah kita kata berkaitan dengan ekonomiah ekonomi keluarga ya kalau kita misalnya tidak mengambil prinsip untuk menabung hari ini mungkin kita ee apa namanya keteteran untuk bisa bisa meng-cover kebutuhan ekonomi kan begitu ya Nah dulu wah dulu Enggak ada istilah tabung-menabung ya dulu dulu mungkin kebutuhannya berbeda dengan hari ini hari ini Semuanya serba bayar kita pakai listrik harus bayar pakai air harus bayar ya ini itu harus bayar sekolah juga bayar kan begitu ya nah jadi enggak bisa disamakan Apple to Apple plug to plug istilahnya zaman dulu dengan zaman sekarang disamakan begitu ya ya nanti keliru ya Nah demikian juga masalah pendidikan anak ya ya saya katakan ya 10 tahun ke depan mungkin tantangannya lebih hebat daripada hari ini Yakin 10 tahun ke depan tantangan mendidik anak menjadi semakin lebih ringan kan tidak ya kita lihat aja satu ee ee kita katakan dekade ini satu dasawarsa ini 10 tahun inilah gimana ya kita katakan ee perubahan yang terjadi pada manusia secara umum ya perilakunya dan macam-macam ya begitu ya Nah ada enggak ada istilahnya hari kesehatan mental gu ya ya yang mereka rayakan hari ini mungkin ya saya juga enggak tahu itu jadi istilahnya seperti itu kenapa karena ee ya kita katakan Ya eh kondisinya memang berbeda hari ini begitu ya E apa yang dibawa oleh kemajuan teknologi itu kadang-kadang di luar perhitungan akal manusia begitu ya Sehingga ya Kita pernah sampaikan dia bahwa orang-orang yang menciptakan teknologi itu merasa telah membuat monster yang menerkam diri mereka sendiri gitu ya mereka juga enggak tahu bagaimana cara melarikan diri dari monster yang mereka buat send Itu tantangan kita hari ini ya ya wallahuam baawab Nah demikian maka eh cara berpikirnya bukan seperti itu ya Nah demikian wallahuam bawab artinya W begitu kita gunakan cara-cara seperti dulu misalnya Guru main pukul misalnya seperti dulu ya sekarang mungkin lain ceritanya ya sekarang kita main kita lakukan seperti dulu ya silakan aja guru Coba lakukan seperti yang dilakukan ee 30 atau 25 atau 30 tahun yang lalu kalau enggak dia bermasalah hari ini enggak mungkin ya begitu ya ya kalau dulu ya sudah dulu dengan kondisi yang ada dulu kan begitu ya nah jadi itu juga mengevaluasi cara pendidikan yang mungkin kurang tepat yang sudah kita terima dulu begitu ya ya lalu kita enggak bisa juga mengklaim kita kita ini kita ini produk yang berhasil gitu ya terlalu jumawa kayaknya Iya mungkin ya mungkin saya katakan gini ya kalau pendidikan kita lebih tepat dulu ya mungkin hasilnya Enggak seperti ini hari ini begitu ya lebih daripada yang kita lihat kita hari ini begitu berkaja aja kepada diri kita masing-masing inilah produk dulu gitu ya Ya silakan nilai begitu ya akhlaklah Misalnya Ya silakan Nilailah akhlak penduduk negeri ini yang itu Hasil produk pendidikan dulu ya kita katakan masalah kepedulian dan lain sebagainya ya simpel aja lihat aja kondisi lalu lintas di sini begitu ya kalau mau tahu bagaimana hasil pendidikan zaman dulu begitu ya Jadi terlalu jumawa kalau kita klaim Wah pendidikan orang tua kita dulu berhasil buktinya kita sekarang berhasil berhasilnya dari sudut pandang apa begitu ya ya artinya apa ya memang ter perlu terus dievaluasi Perlu diperbaiki disesuaikan kita perlu belajar Mungkin banyak hal yang terluput yang tidak diketahui orang tua kita dulu yang kita harus perbaiki misalnya sekarang ada e keluarga itu yang memang berkembang di dalam keluarga itu budaya marah kenapa orang tuanya ya memang mendidiknya dengan itu lalu lu diwariskan kepada anaknya kemudian seterusnya sehingga di keluarga itu sudah terbiasa saling marah-marah satu sama lainnya Apakah budaya seperti ini ataupun kondisi seperti ini sehat kan tidak jadi ada yang perlu diperbaiki ada maka kita perlu belajar ya Nah jangan klaim Wah kita berhasil dulu gitu ya Karena tiap hari dimarahi akhirnya apa budaya marah itu kita wariskan kepada anak-anak kita dan ya kita enggak tahu ya akibat buruknya akan menimpa siapa nanti dengan budaya seperti itu kan begitu ya wallahuam bawab Nah budaya kasar misalnya ada satu keluarga itu yang biasa kasar satu sama lainnya bicara kasar sudah terbiasa alasannya ini budaya kami ya Enggak seperti itu jugalah nabi kan enggak seperti itu lalu beralasan budaya Kami memang budaya adat Kami memang seperti ini ya ya itu keliru itu ya Nah demikian wallahu jadi ya perlu belajar ya perlu kita evaluasi dan kita perbaiki kan begitu ya lalu jangan klaim Wah kita ini produk yang berhasil gitu wallahuam bawab ya Nah demikianyaallah cukup ya ya sudahupillah ya Masyaallah ee pertemuan yang sangat menarik sekali untuk kita simak bersama pembahasan remaja ini Masyaallah e Ee tidak ada habisnya ya permasalahan-permasalahan yang ada mengenai remaja ini Tentunya n kita terus berusaha untuk mencari solusinya yang terbaik dan juga terus ee berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dan kita juga sebagai orang tua Terus menuntut ilmu agar kita bisa wariskan kepada anak-anak kita ilmu yang bermanfaat ya demikian kami indur diri mohon maaf apabila ada kesalahan dan mohon maaf pula ada beberapa pertanyaan yang e belum sempat kami ajukan karena keterbatasan waktu yang ada mudah-mudahan yang sedikit ini bisa bermanfaat untuk kita semua demikian subhanakallahum wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *