Ustadz Ali Nur – Perjalanan Menuju Negeri Abadi

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Roja Bandung 104.3 FM radio roj Bogor dan radio rojaja Bandung menebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nab muhammadii ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Amma ba’ ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerhati rja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di manaun anda berada segala puji bagi Allah subhanahu wa taala pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan waktu luang oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali bersama-sama di dalam kajian Islam dari dalam saluran t Alqur’an dan kajian Islam selawat serta salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam pada kesempatan pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita pembahasan berkaitan tentang menuju negeri abadi Yang Insyaallah pada kesempatan pagi hari ini dengan judul luas dan dalamnya neraka yang Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Ali Nur hafidahullah taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melalui pesan singkat di 0819896543 ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat marilah kita sama-sama simak kepada Ustaz Ali Nur hafidahullah taala kami persilakan fatafadol Maskur ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina wasayiati aalina May yahdihillah fahual muhtad Wam yudlil falan tajida lahu Wali mursyida Ashadu la ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh alladzi la nabiya ba’dah waqala Allah subhanahu wa taala adahu Alaihi was para pemirsa dan para pemerhati Roja TV dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah kembali kita bertemu dalam kajian menuju negeri abadi di mana pembahasan ini kita ambil dari kitab aljannat War pada pembahasan kali ini kita masuk pada pembahasan ee seberapaasnya neraka dan seberapa dalamnya neraka itu neraka itu sangat luas dan sangat berdasarkan data-data berikut yang pertama alaal allum yang masuk ke dalam api neraka jumlahnya tidak terhitung saking banyaknya jumlah yang masuk ke dalam neraka maka tak terhitung jumlahnya walaupun yang masuk ke dalam neraka itu banyak begituun ikhwah begituun makhluk Allah yang masuk ke dalam api neraka itu bentuknya itu sudah sangat besar jadi tidak sama seperti bentuk biasa kalau manusia tidak lagi kecil-kecil seperti kita ini Kenapa demikian ikhwah orang-orang yang masuk api neraka itu itu sangat besar di mana perbandingannya dengan dunia ini yaitu gigi geraham mereka itu besarnya sama seperti besar gunung uhud bayangkan gigi geraham manusia penduduk neraka itu gigi grahamnya itu besarnya sebesar gunung uhud itu gigi grahamnya saja sebagaimana yang kita ketahui di mulut kita itu ada berapa gigi Graham ada dua atas empat atas empat bawah bisa delapan itu giginya saja belum lagi gig-gigi yang lain Jadi perbandingan antara besarnya penduduk neraka dengan manusia di dunia yaitu bandingkan saja gigi gerahan mereka itu besarnya seperti gunung Uhud W bainaibaihi masir salti ayam kemudian lebar pundaknya lebar pundak ee penduduk neraka itu ditempuh dengan perjalanan selama 3 hari 3 malam ditempuh dengan perjalanan 3 Hari 3 Malam Berapa besar itu ya kemudian Bahkan dalam hadis yang lain ikhwah ya Sebutkan [Musik] ee kulit mereka itu tebalnya setebal 73 hasta dan Kalau tempat duduk mereka itu lebarnya antara Madinah dan Makkah itulah itulah besarnya manusia penduduk neraka nanti di hari kiamat itu satu orang itu satu orang dan orang-orang yang seperti ini yang mereka orang-orang yang kafir orang-orang yang Durjana yang tidak diampuni oleh Allah dosanya maka semua mereka masuk ke dalam api neraka dan dan neraka itu masih memadai masih mencukupi bayangkan ikhw un dengan jumlah yang sangat banyak manusia-manusia kafir manusia-manusia mujrim pendosa-pendosa yang masuk dalam api neraka yang sudah yang ada sejak zaman Nabi Adam sampai nanti manusia-manusia yang menyaksikan hari kiamat ya mereka yang kafir dan mereka-mereka yang mujrim itu mereka- pendosa-pendosa itu akan dimasukkan seluruhnya ke dalam api neraka jumlah yang tak kepala yang luar biasa jumlah yang sangat banyak tak terhitung jumlahnya dengan satu orang besarnya seperti yang kita sebutkan tadi begituun Surga Masih Begitu pun neraka masih lapang Coba bayangkan Berapa besar tuh neraka kemudian ikhwah wq fihair begituun neraka itu masih lapang masih ada space yang tersisa waqad akbarallahuililqti Fi Q FAQ dan ini yang disebut Allah subhanahu wa taala dalam surat Q ayat 30ah di saat kami mengatakan kepada neraka jahanam Apakah wahai Jahanam kamu sudah penuh kata jahanam belum Ya Allah apa Ada lagi tambahannya ketika neraka jahanam mengatakan Apakah ada tambahannya berarti kan masih lapang ya masih luas masih bisa menerima para hamba-hamba Allah yang mujrim lainnya masih bisa menerima hamba-hamba Allah yang kafir lainnya Kenapa masih luas sisanya masih luas Padahal semua sudah dimasukkan masih ada lagi tersisa ketika kami berkata kepada neraka jahanam Apakah apah kamu sudah penuh kata neraka jahanam apakah e Ada tambahan lagi Inu allti sesungguhnya neraka itu seperti gilingan seperti penggiling penggiling biji-bijian Apakah Apakah gilingan jagung gilingan beras atau giringan gandum ya yang menggiling yang membuat merubahnya menjadi tepung ya bahwasanya neraka itu itu ibaratnya seperti penggiling yang bisa menggiling jutaan ton yang bisa giling jutaan Ton biji-bijian dan dia menggiling terus semuanya digiling tidak henti-hentinyaahil hab kemudian Ya biji-bijian itu sudah habis namun si penggiling terus berputar menunggu Apakah ada lagi biji-bijian yang lain Jadi ikhwah neraka itu seperti itu neraka itu seperti itu dia tidak akan pernah berhenti untuk bekerja untuk mengazab orang-orang kafir berap pun yang dimasukkan ke dalam neraka jahanam dan neraka tetap muat makanya ketika ada tambahan kata neraka jahanam Ya Allah apakah ada tambahan masukkan masukkan kalau masih ada tambahan masukkan masukkan semuanyaikanah itu menunjukkan betapa luasnya api neraka kemudian disebutkan dalam sebuah Bagaimana neraka dan surga itu eh apa namanya eh sedang apa ya seperti berdebat gitulah lantas Allah subhanahu wa taala berkata kepada neraka in neraka kamu itualah aabku aku ak menyiksa aku menyiksa hamba-hambaku yang aku inginkan denganmu artinya hamba-hamba yang ingin kusiksa Kamulah tugasnya untuk menyiksanya kamu adalah azabku kamu adalah hukumanku kamu adalah sisaku Engkau azab mereka engkau siksa mereka orang-orang yang yang memang saya kehendaki dari dari hamba-hamba dan masing-masing surga dan neraka itu nanti akan penuh faartataijlahu adapun adapun neraka tak penuh-penuh sudah dimasukkan manusia dimasukkan Jin ke dalam neraka tak juga penuh padahal Satu Manusia besarnya tu luar biasa gigi gerahamnya sebesar gigi gunung Uhud tapi tak penuh-penuh jugaunapun api nerakaun neraka tak penuhpuh hingga Allah subhahu wa taala metakkan kakinya Allahu wa taetak kakinya di mengatakanun cukup cukup di situlah baru neraka itu penuh Kalau enggak enggak watwa ba’a ba’ akhirnya neraka itu sebagian melipat sebagian yang lain artinya dia itu menyempit ya sebahagian E neraka akan menjadi menyempit sehingga jadilah neraka itu penuh dengan orang-orang yang ataupun hamba-hamba Allah yang disiksa oleh Allah subhanahu wa taala W yimullahu minqi Ahada dan Allah subhanahu wa taala tak pernah menzalimi makhlukNya seorang pun gak pernah sekalipun Allah subhanahu wa taala menzalimi manusia menzalimi makhlukNya rawahul Bukhari wa muslim an Abi Hurairah hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah radhiallahu Anhu jadi ikhwah dalam masalah ini ya dalam masalah ini bahwasanya Eh ini merupakan data pertama bahwasanya neraka itu sangat luas ya kita lihat lagi Anas Malik radiallahuu nabiu wasam dari nabi S wasam bersabda Jah bahwasanya neraka jahanam terus diisi Siapa saja yang akan disiksa kata si neraka Apakah ada lagi tambahan masukkan semua kata neraka jahanam sampai Allah subhanahu wa taala meletakkan ke dalam neraka itu e apa kakinya maka menyempitlah neraka itu atas neraka cukupcukup cukup-cukup Ya Allah dengan kemuliaanmu dan dengan kemuliaan-mu dan keperkasaanmu hadis diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim itulah Ikhwan rahimallahu wayakum ee hadis yang terkait dengan ee data pertama yang menceritakan tentang bagaimana luasnya neraka tersebut ya bagaimana luasnya neraka tersebut yang sangat luas dan sangat sangat dalam demikan ikhwah di poin pertama ini penulis ingin menjelaskan bahwasanya di antara tanda neraka itu sangat luas manusia yang sangat besar bentuknya pada waktu itu di mana Gigi grahamnya sudah sebesar gunung uhud kemudian jarak jarak bahunya itu jarak bahunya itu sejauh malam jalanan kulitnya setebal 72 Hasta tempat duduknya seluas dari Makkah ke Madinah Itu untuk satu penduduk neraka dan neraka ini bisa menampung seluruh umat manusia yang bakal dimasukkan ke dalam api neraka dari mulai adanya pada zaman Nabi Adam sampai nanti di hari akhirat yang menyaksikan hari kiamat demikian ikhwah tib kalau seperti itu orang-orang yang seperti ini bisa ditampung dalam api neraka dalam neraka betapi menunjukkan betapa luasnya itu masih manusia belum lagi belum lagi Jin karena Allah subhanahu wa taala mengatakan laamlana jahanama Minal jinnati Wasi ajmain aku akan penuhkan neraka jahanam itu dengan manusia dan dengan dengan seluruh manusia dan dengan seluruh jin-jin Jadi bukan hanya manusia yang diazab tapi Jin juga manusia saja ikhwah itu sudah terlalu banyak apalagi dicampur ditambah dengan dengan jin Begitu pun neraka itu masih lapang demikian ikhwah hingga Allah subhanahu wa taala meletakkan kakinya dan akhirnya ee neraka itu pun menyempit dan neraka mengatakan qotunqotun cukup ya Allah cukup itu data pertama yang menyiratkan yang menunjukkan bahwasanya surga itu sangat luas yang kedua yang ked yang kedua ini dalil data yang menunjukkan betapa dalamnya neraka tersebut yang menunjukkan sangatnya neraka tersebut dilemparkan dari pinggir neraka dari bibir pinggir neraka maka dia butuh sekian lama waktu hingga dia mencapai dasar si neraka tersebut ya sama seperti kalau kita berada di pinggir jurang Ikhwan kita mungkin jurangnya sangat dalam kita lempar batu ke ke dasar Jurang itu kan lama ya lama di sini kan palingping 55 detik 3 detik tetapi neraka ketika kita buang ketika dibuang batu ke dalamnya maka lama sampainya ya lama sekali sampai baru sampai dasar selama Apakah batu tersebut melayang sampai dia mencapai dasarihlimin dalam kitab Sahih Muslim Abi Hurairah radhiallahu Anhu dari Abi Hurairah radhiallahu Anhu qala Dia berkata kunna Maa rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kami bersama rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam ID Sam wajbah saat itu terdengarlah wajbah wajbah itu suara sesuatu yang sedang melayang jatuh apa ya Suaranya Mungkin gitu mungkinlah ya Kalau bahas ee kalau suara-suara sesuatu yang jatuh lebih kurang begitulah bunyinya Ikhwan ya sesuatu yang jatuh tapi belum sampai dasar dia masih melayang ya biasanya kalau murtir-murti roket itu kan dia begitu tapi kan ini karena ada sorongannya dorongannya demikian intinya ikhwah ketika mendengar wajabah ya ketika mendengar sesuatu yang jatuh yang masih melayang belum sampai ke dasarnya ahu Alaihi wasam Rasulullah berkata kepada para sahabat tahuak kalian suara itu kami katakan hanya Allah dan rasnya yang tahu mengatak itu [Musik] adalah suara batu suara batu yang dilempar dari pinggir neraka ya suara batu yang dilempar dari pinggir neraka sejak 70 tahun yang lalu fahuaahwi dan sampai sekarang itu batu masih melayang belum juga sampai dasar bayangkan ikhw seberapa dalam itu neraka Masyaallah La haula wala quwata illa Billah seberapa dalam coba Ikhwan ya kalau batu itu jatuh kita tahulah berapa kecepatannya tapi kalau sampai 70 tahun dia melayang ke bawah ya dia terus menuju ke bawah melayang ke bawah ke ke dasarnya 70 tahun belum juga sampai itu kan menunjukkan betapa dalamnya ini neraka luar biasa ikhwah rahimaniallahu W hadis ini dari diriwayatkan oleh imam muslim dalam kitab aljannah ya kitabul Jannah tib kemudian warawal Hakim an Abi Hurairah diriwayatkan oleh Imam Hakim Dari Abu Hurairah Wat thaabrani an Muad wa Abi umamah demikian juga diriwayatkan oleh Imam atthabrani ya dari Muad Bin Jabal dan dari Abi umamah radhiallahu anhuma an Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi di sini Imam Hakim meriwayatkan hadis ini dari Abu Hurairah sementara Imam atabrani meriwayatkan hadisnya dari Muad Bin Jabal dan Abu umamah albahili nabiahu alhi wasam nabi su alai wasam bersabda Apabila ada batu sebesar tu unta tujuh unta mungkin sebesar ruangan apa ya ruangan 3* 4 atau 3 Kal tiga gitulah Ya kali batu sebesar 7 ekor unta ah itulah lebih kurang atau ruangan 3* 3 atau 2, Kal 2, itulah lebih kurang Ikhwan Apabila ada batu sebesar 7 ekor unta ulq Min syafiri jahanama yang dilemparkan dari bibir pinggir neraka Hawa fiha khifanblbl dia masih melayang dia melayang dia jatuh melayang dia jatuh ke dalam selama 70 tahun dan belum juga sampai ke dasarnya ikhwah sebagaimana yang kita ketahui benda itu semakin berat tentu akan semakin cepat jatuhnya semakin ringan semakin ee semakin lambat juga jatuhnya demikian ikhwah ya Jadi kalau ada misalnya begini kita jatuhkanlah ke dalam jurang batu sebesar has sebesar ujung jari dengan batu sebesar kelapa tentu lebih cepat batu yang sebesar kelapa itu sampai ke dasar ketimbang batu yang EE yang besarnya sebesar ujung jari demikian ikhwah dan ini batu batu yang sebesar 7 ekor unta dilemparkan ke dalam neraka selama 70 tahun belum sampai ke dasarnya itulah dalamnya neraka jadi nomor dua ini menunjukkan bahwasanya betapa dalamnya neraka ya kemudian kalau yang pertama tadi menunjukkan betapa luasnya neraka kemudian data yang ketiga Bagaimana banyaknya para malaikat-malaikat yang datang membawa api neraka jadi nanti akan didatangkan api neraka akanangkan neraka itu yau begitu banyaknya malaikat-maikat yang nanti akan membawa datang membawa neraka itu di hari kiamat was rasulullahallahu Alaihi Wasallam sungguh Rasulullah sudah menceritakan hal ini majiamah tentang ataupun kisah datangnya datangnya neraka di hari kiamat allziahi yang Allah menyebutkan dalam dalam ayatnya yaitu surah alfajr ayat 23 w pada waktu itu neraka akan didatangkan bayangkan neraka akan didatangkan kemudianq beliau katakanaham bahwasanya nanti neraka akan didatangkan dan neraka itu memiliki 7.000 tali penarik tali kekang at tali penarik ya 70.000 tali penarik masing-masing tali akan ditarik oleh 70.000 malaikat bayangkan Talinya itu ada 70.000 tali kemudian satu tali ditalik oleh 7.000 malaikat berarti berapa malaikat tuh narinya ya 4 jut sekianlah ikhwah ya kalau kita tambah ee sebentar kali waduh enggak cukup nih kalkulatornya Demikian ikhwah Ya jadi segitu banyaknya malaikat kita tahu bagaimana besarnya malaikat jadi satu tali Allah menyediakan 70.000 tali untuk membawa untuk membawah si neraka ini satu tali akan ya satu tali itu akan di di bawah satu tali akan dipegang diseret oleh 70.000 malaikat jadi di sini sat 4.900 miliar 1000 juta aduh nolnya sudah banyak sekali agak sulit nolnya jadi ikhw rahimahakum dalam masalah ini Coba bayangkan ya bayangkan malaikat kita tahu bagaimana besarnya ya malaikat kita tahu bagaimana besarnyaihat kisah kita ya ketika ketika Allah subhanahu wa taala menyebutkan tentang khazana jahanam tentang penjaga ataupun malaikat yang menjaga neraka itu disebutkan dalam surah almuddtir ya Eh ayat 30 alai di dalam neraka itu ada 19 malaikat ya ada 19 malaikat sampai Abu Jahal mengatakan ya masyaral Quraisy wahai sekalian orang-orang Quraisy amati as Astin minkum liahid minhum fataglibun apa enggak bisa satu malaikat kita keroyek 10 kata si Abu Jahal ya dia enggak tahu satu malaikat saja bisa mengalahkan seluruh umat manusia kemarin kan juga telah kita sebutkan seorang yang seorang kafir yang bernama kildah bin usaid bin khalaf yang dia sempat menantang-nantang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk bergulat ya Muhammad apabila engkau ee apabila engkau mengalahkan aku bergulat aku masuk Islam berkali-kali Rasulullah mengalahkan dia dalam bergulat tapi tak juga masuk Islam demikian Ikhwan begitulah besarnya malaikat dan si neraka ini akan ditarik oleh ya 7 ee 49 miliar miliar triliun kali ya 49 49 juta triliun nah gitulah kira-kira Demikian Ya kalau enggak salah tadi saya ngitung nolnya 49 juta triliun malaikat yang akan datang menarik neraka itu demikian ikhwah rahu muslim Abdullah Bin Masud hadis ini diriwayatkan oleh imam muslim dari Abdullah Bin Masud Radiallahu anu Anda bisaembayangkan bagaimana bagaimana besarnya makhluk Allah yang sangat luar biasa ini ah taala Anda bisa bayangkan betapa besarnya makhluk Allah yang luar biasa ini maksudnya neraka itu sampai dia untuk untuk mendatangkan dia membutuhkan sekian sekian juta sekian miliar malaikat ya yang kita tahu malaikat-malaikat sangat kuat yang kekuatannya hanya allahah yang tahu jadi membutuhkan Sekian banyak malaikat yang sangat kuat dengan jumlah yang luar biasa baru bisa terbawa yang namanya neraka itu Itu ikhwah itu yang ketiga Saya ulangi yang pertama tadi yaitu terkait dengan ee apa namanya ee besarnya ee yang terkait dengan besarnya penduduk neraka dan EE dan semua orang-orang yang Pendosa yang kufur baik manusia dan jin mulai mulai dari ee Jin yang pertama sampai Jin yang terakhir mereka demikian juga yang manusia dari manusia yang lalu sampai manusia yang terakhir itu semua dikumpulkan ke dalam api neraka dan neraka masih saja bers tersisa luasnya yang kedua Bagaimana Rasulullah menyebutkan kepada kita ketika kalau dijatuhkan batu sebesar 7uh ekor unta kemudian dia dijatuhkan ke dalam dasar neraka maka selama 70 tahun 70.000 tahun belum juga sampai ke dasarnya yang ketiga Bagaimana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ee mengabarkan kepada kita bahwasanya ketika Allah subhanahu wa taala Firman wajiidin jahanam pada waktu itu jahanam akan didatangkan jahanam ini didatangkan dengan ditarik oleh 70.000 70.000 tali yang masing-masing tali akan ditarik oleh 70.000 malaikat yang keempat yang menunjukkan betapa besarnya neraka itu dan betapa luasnya neraka tersebut yaitu dua makhluk yang sangat besar yaitu seperti matahari dan bulan itu dia ada di dalam neraka beredar dia di neraka Wai mkatil arar dalam Kitab mkattil arar lahawi yang ditulis oleh Imam at thaahawi an Salamat Bin Abdurrahman dari Salamah Bin Abdurrahman qala abuair telah menceritakan kepada kami Abu hairahallahuahuaih was Dar nabi bahwasanya matahari dan bulan yaitu seperti dua sapi yang dilipat atau kita Ar saja yau yau makhluk yang dilipat digabungkan oleh Allah subhanahu wa taala dalam api neraka di hari kiamat mukawiron ada yang menyebutkan mutawianqahauma dikatakan mukawiron yaitu digulung oleh Allah dilipat oleh Allah matahari dan dan bulan dilipat oleh Allah subhanahu wa taala sehingga tidak ada lagi cahayanya matahari kita tahu bagaimana cerahnya cahayanya menyengatnya cahayanya di hari kiamat Allah lipat sehingga tidak ada lagi cahayanya ada juga yang mengatakan mukawiron ya itu yulani yulani wajanima yulqani finar yulani artinya matahari dan dilipat jadi satu ya kalau yang tadi menyebut Eh kalau pendapat pertama dilipat satu-satu tapi ada juga mengatakan matahari dan bulan dilipat menjadi satu kemudian di dilemparkan ke dalam api neraka demikian Ikhwan rahimullahu wayakum Eh kalau ada yang bertanya Kalau ada yang bertanya Memangnya Apa dosa matahari dan bulan sehingga dimasukkan ke dalam api neraka pertanyaan ini pernah muncul Ikhwan pada zaman tabiin ketika hadis ini diceritakan oleh salah seorang Syekh ya gurulah pada saat itu bahwasanya di hari kiamat nanti bulan dan matahari akan dimasukkan dalam api neraka dalam neraka ada yang bertanya penanya itu kalau saya tidak silap yaitu Imam Hasan albasri bertanya kepada gurunya apa katanya ee yaitu Apa dosa matahari dan bulan sampai dimasukkan ke dalam api neraka ya ikhwah jawabannya bahwasanya bahwasanya api e bahwasanya matahari dan bulan itu dimasukkan ke dalam api neraka bukan untuk diazab bukan untuk diazab tapi Allah jadikan sebagai alat untuk mengazab ikhwah ya sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah subhanahu wa taala dalam surah al-anbiya ayat 98 Q taala inakum wunillahu jahanam Antum Laha waridun sesungguhnya kalian dan yang kalian sembah selain Allah kedua-duanya akan menjadi hasabu jahanam akan menjadi penyala api neraka kalian semua akan dimasukkan ke dalam neraka jahanam Jadi bukan berarti ketika matahari dan bulan berada di dalam di dalam neraka bukan berarti mereka berdosa Bukan tapi mereka itu Allah jadikan sebagai alat untuk menyiksa orang-orang mujrim menyiksa orang-orang kafir demikian ikhwah rahimallahu waakum jadi bisa kita simpulkan keberadaan matahari dan bulan dalam neraka itu pertama mereka itu sebagai alat untuk menyiksa orang-orang mujrim para pendosa-pendosa Sama halnya seperti malaikat penjaga neraka Khazanah jahanam ya Khazanah jahanam yang telah kita pelajari mereka berada dalam api neraka mereka berada dalam neraka jahanam tapi bukan mereka sedang diazab enggak merekalah pelaksana azabnya Allah subhanahu wa taala Sama halnya dengan matahari dan dan bulan itu yang pertama yang kedua ikhwah yaitu sebagai peringatan bagi para penyembah-penyembah matahari dan bulan sekarang ini dunia kalian kalau kalian menyembah matahari dan bulan kalian matahari dan bulan yang kalian sembah semuanya akan dimasukkan dalam api neraka itu Ikhwan sebagai ancaman mungkin para ikhwah masih masih ingat Bagaimana hadis yang pernah kita bahas ee pada kajian kita terkait dengan di saat nanti apa namanya di saat Allah subhanahu wa taala ee mengumpulkan di padang mahsyar kemudian Allah subhanahu wa taala menyuruh masing-masing penyembah selain Allah untuk mengikuti sembahannya sehingga sembahannya itu yang akan menjerumuskan mereka masuk dalam api neraka saya bacakan sedikit hadisnya hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim dalam kitab sahihnya dari Abi Said aludribi was nanti di hari kiamat akan terdengar pengumuman orang yang berumum orang yang bertugas makhluk Allah yang bertugas mengumumkan akan mengumumkan masing-masing orang masing-masing umat silakan mengikuti apa yang pernah dia sembah ahahh maka tidak ada seorang pun yang pernah menyembah menyembah selain Allah Apakah itu patung ataukah yang lain lain-lainnya Kecuali mereka akan berjatuhan ke dalam neraka ingat ikhwah di kajian kita yang beberapa saat yang lalu bahwasanya ketika Allah subhanahu wa taala membentangkan ee apa namanya membentangkan Sirat Titian di atas neraka jahanam ya itu yang akan menyeberanginya itu hanyalah orang-orang Mukmin saja adapun orang-orang kafir yang menyembah selain Allah subhanahu wa taala mereka sudah terlebih dahulu masuk ke dalam api neraka ya mereka tidak menyeberangi Sirat Kenapa demikian karena mereka diperintahkan Allah subhanahu wa taala untuk mengikuti apa yang mereka sembah demikian ikhwah mereka yang menyembah Firaun maka Firaun akan menggiring mereka dan mereka akan mengikuti Firaun sampai nanti ke dalam neraka jadi ketika Firaun masuk neraka Mereka pun ikut masuk neraka termasuk juga yang menyembah matahari dan bulan matahari dan bulan ini akan meng Giring mereka mereka akan mengikuti matahari dan bulan ini sampai masuk ke dalam api neraka Demikian ikhwah rahimallahu wakum Ya hattaq illaanabudullah Birin faajirin hingga kalau sudah habis semua para penyembah-penyembah selain Allah tidak ada lagi yang tersisa kecuali orang-orang orang-orang yang menyembah Allah baik yang jahat maupun yang baikagubar ahl kitab wubar ah kitab dan beberapa Ahlul kitab yaah dan dipanggillah orang Yahudi ditanya orang Yahudi apa yang dahulu kalian sembahir ibnullah ibnallah kami dahulu menyembah uzair anaknya Allah maka dikatakan kepada mereka kalian tuh dusta kalian tu pembohong kalian tu salah karena Allah subhanahu wa taala tidak pernah mengangkat teman apalagi menjadi apalagi punya anak Nah sekarang apa yang kalian maukan yaana orang Yahudi mengatakan Ya Allah kami itu sedang sangat haus maka Berilah kami minum kata orang Yahudi ini maka dikasihkan ditunjukkan kepada mereka Tidakkah Kalian mau ke sana minum ke sana demikian karena di sana terlihat ada banyak air ikw kemudian mereka mengira itu adal air akhirnya mereka pun berbondong-bondong ke sana akhirnya mereka masuk dalam api neraka ya ternyata itu adalah fat Morgana mereka dilap api neraka ikhwahar dan mereka pun berjatuhan masuk ke dalam api neraka demikian ikhwah rahimallahuum jadi keberadaan keberadaan eh apa namanya matahari dan bulan dalam neraka itu bukan untuk diazab jadi bukan semua yang dimasukkan tidak semua yang dimasukkan ke dalam ke dalam neraka itu diazab dan tidak semua penghuni Neraka itu diazab Ya seperti yang kita katakan tadi malaikat malaikat Zabaniah Mereka tidak sedang diazab Bahkan mereka pelaksana-pelaksana eksekutor matahari dan bulan termasuk juga ikhwah batu kan Allah subh Sebutkan ya am anakumum Wahai orang yang beriman selamatkan dirimu dan keluargamu dari api neraka yaitu yang yang penyala apinya adalah manusia dan batu manusia dan batu Oke manusia dimasukkan ke dalam neraka untuk diazab batu apa salah batu sampai dimasukkan dalam api neraka ke dalam neraka kan tidak tidak ada salah batu di sini demikian ikhwah rahimallahu wakum tapi batu itulah yang Allah gunakan untuk mengazab orang-orang yang ada dalam dalam neraka yang kedua yang telah kita sebutkan adalah sebagai peringatan keras tajam Dahsyat bagi penyembah-penyembah selain Allah kalian kalau seandainya kalian menyembah matahari menyembah bulan ketahuilah kalian dan yang kalian sembah semuanya akan dijebloskan dalam api di neraka yang sangat dahsyat itu jadi ini merupakan ancaman terhadap para penyembah cemenjah selain Allah terutama para penyembah matahari dan dan bulan demikian ikhwah rahimallahu wakum Mungkin ada yang terbersih Terus kalau yang menyembah kalau yang disembahnya uzir tadi gimana yang menyembah Nabi Isa bagaimana Seperti orang Nasrani apakah uzir akan masuk neraka juga Apakah Nabi Isa akan masuk neraka juga ini sebenarnya sudah pernah kita singgung pada kajian-kajian lalu Bahwasanya Allah subhanahu wa taala ya Allah Allah subhanahu wa taala akan menjadikan akan menjadikan malaikat itu seperti malaikat Zabaniah seperti uzair dan seperti Nabi Isa sehingga para penyembah-penyembah uzair dari kalangan orang yahud dan penyembah-penyembah Nabi Isa Dar kalangan nasara mengikuti mereka Padahal mereka sebenarnya bukan Nabi Isa dan bukan juga uzair ya mereka sebenarnyaah mereka sebenarnya adalah Khazanah jahanam Khazanah malaikat Khazanah jahanam dan merekalah yang membawa ke ke neraka itu pendapat pertama pendapat kedua Ikhwan rahimullahu wyakum Allah menciptakan setan persis seperti uzair dan persis seperti Nabi Isa setan inilah yang akan membawa mereka masuk ke dalam neraka jahanam demikian Ikhwan Jadi bukan uzairnya masuk neraka dan juga bukan Nabi Isa yang masuk neraka karena dua orang ini adalah hamba-hamba Allah yang saleh ya hamba-hamba Allah yang Saleh tentunya yang layak untuk masuk ke dalam surga bukan layak lagi memang mereka dipastikan masuk ke dalam surga terutama Nabi Isa Alaihi Salam Yang jelas dia adalah seorang nabi dan rasul demikian ikhwah rahimallahu wakum itulah pembicaraan terkait dengan luas dan dalamnya neeraka demikian ikhwah kita simpulkan lagi apa Data luas dan dalamamai neraka pertama bahwasanya neraka itu akan cukup untuk menampung semua orang-orang Durjana baik dari semua dari awal sampai akhir yang pernah hidup semasa di dunia jin dan malaik jin dan dan dan manusia masuk semua cukup ya masih lapang pun masih ada tersisa padahal manusia itu bentuknya sangat besar pada waktu itu kemudian yang kedua yaitu Bagaimana Allah Bagaimana Rasulullah mengabar kepada kita dalamnya neraka apabila kita apabila dijatuhkan batu sebesar tu ekor tuuh ekor unta itu ke dalam neraka maka selama 70 tahun belum juga sampai ke dalam ke sampai ke dasarnya yang ketiga Bagaimana Allah subhanahu wa taala menyatakan Waji yaidin Bi jahanam dan pada waktu itu akan didatangkan neraka Di mana Rasulullah menyebutkan neraka itu memiliki 70.000 tali tarik tali kekang dan masing-masing tali kekang itu akan ditarik oleh 70.000 malaikat kemudian yang keempat bahwasanya matahari dan bulan nanti juga berada dalam neraka dengan rincian yang telah kita sebutkan e beberapa saat yang lalu demikian ikhwahimullahakum Semoga apa yang kita setelah sampaikan bermanfaatah Ust atas menyan materi pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau Mel pesan singkat di 081 9896543 pertanyaan pertama akan kita angkat terlebih dahulu dari Layanan Telepon Halo hal asalamualaikum Halo Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam warahmatullah dengan Ibu siapa Dari mana buah ini Ibu lind dari Jambe Pak ustaz silakan Bu ini begini Pak ustaz kalau seandainya kita Pak ustaz sudah bertobat Pak ustaz semuanya sudah kita kerja I semuanya sunah-sunah nabi sudah kita kerjakan Apakah kita masih ada siksa di di di neraka Apakah ada siksa di kuburan Nanti Pak ustaz Saya minta solusinya Pak ustaz itu saja Asalamualaikum warabakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Jadi pertanyaan Ustaz apabila kita sudah bertobat dan melakukan segala kewajiban Apakah kita nanti masih mendapatkan siksa neraka Ustaz silakan Ustaz Barakallah Fik ikhwah rahimallahuakum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdau Mini seorang yang tobat dari dosa seperti orang yang tak berdosa seorang yang bertobat dari dosa seperti orang yang tidak berdosa oleh karena ituwahah Apun dosa yang pernah kita lakukan baik dosa besar maupun dosa Syirik ya maupun termasuk dosa Syirik besar kalau seorang sempat tobat sebelum dia meninggal maka Allah akan hapuskan semua dosa-dosa tersebut dalam sebuah Hadis Qudsi Allah katakan Aku enggak peduli semuanya aku Hapuskan seberapa banyak pun dosa seorang hamba gambala orang yang tobat dari dosa seperti yang tak pernah berdosa sementara siksaan itu ikhwah rahimallahuakum diperuntukkan untuk orang-orang yang berdosa demikian kalau dia tidak ada dosa apa yang Apa alasan harus Dia mendapat siksa baik siksaan ee alam barzakh kubur maupun siksaan neraka yang enggak ada enggak ada alasan untuk menyiksa dia bahkan Ik jangankan orang yang tak berdosa orang yang berdosa sekalipun selama dosanya itu bukan dosa Bukan dosa Syirik dan dia belum sempat tobat dari dosa besar tersebut ingat yang bukan dosa Syirik masih ada kemungkinan Allah ampuni dosa itu makanya Allah mengatakan inallahfirhifirya Allah itu ya takkan mengampunkan dosa Syirik tapi masih mengampunkan dosa-dosa selain Syirik bagi siapa yang dikehendaki kalau dia mati dalam keadaan membawa dosa Syirik Allah tak akan ampuni tapi kalau dia mati membawa dosa yang bukan Syirik masih ada kemungkinan Allah ampuni itu orang yang belum sat tobat dari dosa dari dosa-dosa besar ya apalagi orang yang sudah sempat tbat maka tidak ada tidak ada alasan untuk mengazab nya namun Ikhwan rahimallahu wakum selama manusia itu ada usia tersisa ketika dia tobat masih ada usia yang Allah subhanahu wa taala Berikan dia Mungkin setelah dia tobat masih ada usianya 5 tahun 6 tahun atau 3 tahun perlu kita ketahui ikhwah dia juga akan kembali berdosa karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Bani adamun semua anak Adam itu berdosa wirabun sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertobat jadi ketika orang tersebut sudah tobat dari dosanya maka Allah Hapuskan kalau dia to dosanya dosa dosa dosa-dosa besar Ataupun dosa Syirik dia harus tobat nasuhah kalau benar-benar dia melakukan tobat nasuhah Allah hapuskan semua dosanya syarat tobat nasuhah dia harus dia harus menyesal harus menyesal kalau enggak menyesal enggak enggak enggak apa namanya tidak memenuhi persyaratan harus menyesal akan dosa yang pernah dia lakukan yang kedua dia harus menghentikan dosa itu yang ketiga tidak ada niat pun niat sedikit pun untuk kembali mengulangi dosa itu kalau ada terkait dengan hak orang lain ya dia minta maaf terhadap orang tersebut Kalau ada harta orang yang pernah diambil dia pulangi Allah akan ampuni semua dosanya tanpa terkecuali Allah akan putihkan dia dari dosa-dosa tapi setelah itu manusia itu makhluk Pendosa kalau dia berdosa lagi ya tobat lagi begitu apa kata rasulullahandya kalian bukan orang yang berbuat dosa Allah akan Hapuskan kalian dan akan datang membawa kaum yang berdosa danohon ampun kepada Allah dan dia Taubat kepada Allah subhanahu wa taala demikian ikhwah jadi yang terpenting bagi kita sering-seringlah bertobat kepada Allah subhanahu wa taala berupaya dengan maksimal mungkin untuk menjauhkan semua dosa-dosa walaupun kita akan tergelincir di sana dan tergelincir di sini tapi berusahalah untuk menjauhkan dosa-dosa dan berusaha untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala fattaqulahum berusahalah kalau kita kita tahu terjemus dengan satu dosa segeralah bertobat kepada Allah subhanahu wa taala Jangan hiraukan Bisikan Setan dengan taswif taswif itu Nantilah Nantilah Nanti ajalah saya nanti ajalah seolah dia tahu kapan dia akan mati oleh karena itu ikhw rahimullahu wakum ya attaibu minambi kamambal orang yang tobat dari dosa maka seperti orang yang tidak ada dosa sama sekali dan Kalau memang dia meninggal dalam keadaan tak berdosa dia tidak akan mendapat azab kubur apalagi azab neraka allahuam baawab syukran jazakumullah Khairan wabarakallahu Fik Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi penanya selanjutnya akan kita bacakan dari pesan singkat ada pertanyaan dari hamba Allah di Cilegon Asalamualaikum Ustaz Saya ingin bertanya Saya pernah bekerja bersama orang 3 tahun tetapi saya berbuat zalim kepada orang tersebut dan orang tersebut sudah pindah kedainya Saya pernah dengar sebuah hadis yang katanya orang zalim kekal di neraka Gimana cara meminta maaf atau meminta ampun atas dosa berbuat zalim kepada orang tersebut Sedangkan saya tidak tahu ke mana pindahnya orang tersebut silakan ustazum orang yang zalim itu ada tiga pertama dia zalim kepada Allah subhanahu wa taala kalau dia mati keadaan menzalimi Allah maka matinya mati kekal dalam api neraka selamanya zalim yang dimaksud adalah mensekutukan Allah sebagaimana yang dikatakan oleh luqmanul Hakim kepada anaknya ya bunayya La tusyrik Billah wahai Ananda janganlah kamu mensekutukan Allah innirkulmunim Sesungguhnya kesyirikan itu merupakan kezaliman yang sangat besar mereka yang zalim orang zalim yang jenis ini mati belum sempat tobat maka neraka kekal dalamnya dia menjadi penuduk neraka kekal dalamnya yang kedua dia zalim kepada dirinya sendiri kalau dia zalim pada diri sendiri apa yang dimaksud dengan zalim pada diri sendiri yaitu dia melakukan kemaksiatan karena semua kemaksiatan semua perkara yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala jika dilakukan oleh manusia itu pasti akan Merugikan dirinya sendiri makanya mereka menzalimi dirinya sendiri ya dan dia berdosa Jadi bagaimana dia mohon ampun kepada Allah subhanahu wa taala yang ketiga dia menzalimi kalau kalau yang kedua ini ikhwah ya kalau dia sudah tobat kalau dia kalau dia sudah tobat Allah akan ampuni kalau dia belum sempat tobat ya dan dia melakukan dosa-dosa besar ya bisa jadi diampuni Allah dan bisa juga tidak diampuni oleh Allah subhanahu wa taala yang paling ribet adalah zalim terhadap orang lain ini ribet Kenapa demikian kalau kita menzalimi Allah dengan berbuat Syirik kita bisa mohon ampun k tobat selesai antara kita dengan Allah dan Allah tahu apa yang kita lakukan kalau kita zalim teradap diri sendiri ya kita tahu tentang diri kita sendiri kita tobat kepada Allah selesai ketika kita menzalimi orang ini rumit ikhw rumit bisa-bisa kita menjadi orang yang muflis ya muflis Yang nanti di hari kiamat datang membawa Sekian banyak pahala tapi tapi pernah makan harta orang ini pernah mencela orang ini perahukul orang ini harta orang ini perah menumpahkan darah orang ini Akhirnya dia bayar dengan kebaikankebaikannyaikan Jadi bagaimana kalau kita pernah menzalimi orang maka kita datangi dia kita Mohon maaf mungkin kita pernah menggunjingi diaang dia kita Mohon maaf semoga dimaafkan mungkin kita pernah mengambil hartanya mencuri hartanyaangi dia kita minta maaf kalau dia minta ganti ya gantiik terus Baim kita sudah sadar bahwasanya kita pernah menzalimi orang pernah mengambil harta seseorang tapi kita mau tobat kepada Allah subhanahu wa taala kita cari orang-orang tersebut tak ada yang ketemu Jadi bagaimana ikhwah apa yang kita lakukan harta tersebut yang pernah kita ambil ya para ulama menyebutkan harta yang pernah kita ambil itu kita infakkan dan kita niatkan itu untuk orang yang yang pernah kita zalimi kalau memang sudah tak ketemu Semoga Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa kita kemudian Bagaimana kalau setelah kita infakkan ketemu kita dengan orang tersebut ya kita ulangi demikian kita ulangi kita mohon mohon maaf demikian Semoga di dimaafkan Bagaimana kalau dia enggak Maafkan Ya sudah nanti perhitungannya nanti di hari akhirat Berarti enggak Selesai masalah di dunia itu rumitnya kalau kita bermasalah dengan orang merusak nama Bari orang ya memburuk-burukkan orang memfitnah orang berbuat ini dan itu segala macam ingat ya ikhwah enggak bisa permasalahan ini diam-diam saja enggak bisa kadang-kadang nama seorang Ustaz dijelek-jelekkan Padahal dia tidak pernah melakukan kejelekan tersebut ingat enggak bisa yang ini diam-diam begitu saja enggak bisa harus datang minta maaf demikian datang dan minta maaf diam-diam saja Kemudian ee ketawa ketiwi selesai enggak enggak Selesai masalah itu Ikhwan anda tahu dia sudah Maafkan makanya ini masalah yang paling rumit Jadi bagaimana ya kita datang minta maaf kalau enggak dimaafkan ya enggak Tiada maaf bagimu katanya begitu ya ya nanti di akhirat penyelesaiannya demikian ikhwah rahimallahu jadi para ak yang bertanya tadi dia kalau dia memang enggak ketemu lagi Siapa orangnya di mana orangnya Dia infaklah sejumlah ee harta yang pernah dia ambil dia infak dan dia niatkan kepada orang tersebut Kalau nanti atas nama orang tersebut Kalau nanti suatu hari dia ketemu dengan orang itu dan dia ucapkan lagi ya kalau dia katakan kembalikan kembalikan Deman ikhwah semoga Allah subhanahu wa taala melindungi kita dari perbuatan-perbuatan yang zalim apalagi perbuatan zalim terhadap Allah dan orang lain ya karena ini masalah zalim yang sangat luar biasa dan rumit untuk menyelesaikannya yaitu kezaliman terhadap orang lain Demikian ikhwah Semoga apa yang kita bahas bermanfaatagfirahakumliminahim alamuikum warahmatullah Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh jazakah Barakallah Fik Ustaz atas penyampaian nasihat-nasihat yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan perlindungan dan kesehatan untuk Ustaz beserta keluarga dan kami ucapkan syukran jazakumullah Khairan atas kebersamaan anda pada kesempatan pagi hari ini kami segenap guru yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri subhanakallahhamdika asadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *