Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

radio roj Bogor dan radio Roja Bandung menebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakat Alhamdulillah wasatu wasalam rasulillah waa alihibihi Wal saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di manaun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan kembali di kesempatan pagi hari ini kita akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya kembali kita akan menyimak sebuah kajian ilmiah dari pembahasan kitab Riadus in karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala tentu saja bersama Ustaz Mubarok Bam muim LC MHI hafidahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kurang lebih 1 Seteng jam mendatang kita bersama dalam mengikuti kajian ini dan anda dapat berpartisipasi dengan menyimak tentu saja dan juga bertanya jawab dengan mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 08198965 43 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 Insyaallah setelah uraian nashat dari Al Ustaz kita akan coba angkat pertanyaan-pertanyaan Anda Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya bersama Ustaz Mubarok Bam Mualim LC MHI hafidahullahu Taala kepada Ustaz fatafadol maskuro Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillahi nahmaduhu waastainuhu wastagfiruh waudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati aalina yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialahadua ilahaillallah wahdahu la syarikalah uhammahuaihi pema dan pendengar radio dan televisiiman di mana pun anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala amin ya rabbal alamin ee pada kesempatan yang baik ini Alhamdulillah kita kembali bertemu untuk melanjutkan pembahasan ee hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wai wasallam dari kitab Riyadus shihin Min kalami sayyidil mursalin Sallallahu Alaihi Wa alihi wasahbihi Wasallam pembahasan kita yang terakhir adalah Hadis Rasulullah sahu alhi Wasallam dalam Bab berkaitan dengan Tahrim alghibah larangan untuk ee giiba ya membicarakan perihal keseorang ee yang mana Giba ini termasuk hal yang diharamkan oleh Allah dan rasulnya kecuali dalam hal-hal tertentu yang itu disebutkan di antaranya oleh Al Imam Ibnu ee alimam annawawi rahimahullah taala dalam kitabnya e juga riadihin baik Eh ada hadis nabi Alaihi wasam ya yang sangat eh populer ya karena ini berkaitan dengan hadis Sufyan bin Abdillah radhiallahu an yang kita baca terakhir ketikaf berkata kepada nabi alaihiam ya rasulah wah Rasulullah tolong wasiatkan pada aku Sampaikanlah pada aku eh suatu perkara yang aku bisa berpegang teguh kepada perkara tersebut kata nabi alaihiatu wasalambi allahahim Katakanlah bahwa Allah adalah rabku dan istiahlah kamu kemudian di situ ada tambahantu aku berkata Ya Rasulullah Wah Rasulullah Apakah sesuatu yang paling engkau khawatir aku piku makaiauemudiemegang lisan belia wasemudanatakan ini ya yang paling dikhawatirkan lisankipun hadis ini sebag ada Yangnya dan Al imamtirmidzi mengatakan hadis ini hadis yang Hasan eh sahih jadi an nabi alaihiatu wasalam beliau mengingatkan kepada eh kita semuanya ya melalui sahabat beliau Sufyan bin Abdillah radhiallahu Anhu ya bahwa sesuatu yang paling dikhawatirkan terhadap manusia adalah lisannya karena Lisan Ini memang benda yang tidak bertulang tetapi sangat berbahaya ya maka dari itu apalagi terutama orang yang berilmu para Dai para duat para Ustaz ya ini tentu lebih utama untuk menjaga lisan-lisan mereka ya kalau saja orang-orang awam ya atau umat secara menyeluruh ya itu di ee diperintahkan oleh Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam ya agar ee berkata yang baik menjaga lisan dan seterusnya Nah apalagi orang-orang yang berilmu Yai orang-orang yang berilmu ini hendaknya tentu lebih utama untuk menjaga lisan lisan mereka maas muslimin para pemirsa dan para pendengar e radio Roja dan televisi Roja di mana pun anda berada rahimani warahimakumullah eh kemudian juga Ketika Nabi alaihiatu wasalam berkata Qul amantu billahiqim dalam riwayat yang sebelumnya yaitu Qul Rabbi Allah Katakanlah bahwa Allah adalah rabku ya dalam riwayat yang lain Beliau mengatakan Katakanlah bahwa aku beriman kepada allahqim kemudian istiqomahlah ini tentu terambil dari firman Allah Azza wa Jalla ya dalam surah fussilat ayat yang ke-30 innalladina [Tepuk tangan] qubunallahuqu sesungguhnya orang-orang yang mereka mengucapkan mereka mengatakan ya Ee Rabb kami Tuhan kami adalah Allah makat akan meninggal Kara mka di Atan kepada Allah dan di atas keikan maka di akhir kehidupan Mere ketika ak [Tepuk tangan] meningikat bersedih dan berita gembira B kamu sekalian dengan sur yang dijanjikanleh Allah yakni kepada kamu sekalian kemudian juga di dalam surahq ayat yang ke1 allahfman sesgnya orang-orang yang mereka mengucapkan mkaak Tuhan kami maka tiada rasa khawatir tiada rasa takut pada mereka dan tidak pula mereka bersedih hati ini semua jaminan bagi orang-orang yang Teguh imannya yang terus istiah di dalam kehidupan mereka istiah dalam kebaikan ya maka e di sini tentu perlu kita menyinggung sedikit tentang Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhanku dan Islah kamu Istiqamah ini adalah satu kemuliaan yang Allah berikan kepada seorang hamba tiada kemuliaan yang lebih dari istiah ya sebagaimana dikatakan oleh Sebagian ulama ya bahwa alistiqu itual kemuliaan teres besar yang Allah anugerahkan kepada seorang hamba ya Istiqamah Istiqamah di dalam Tauhid istikamah Dalam amal saleh ya istikamah di dalam berakhlak mulia semua itu disebutkan ya oleh hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam oleh al-qur’anul Karim dan Sunah Rasul sahu wasallam menyebutkan tentang istikamah istikamah dalam tauhid di antaranya AG seorang mempertahankan tauhidnya akidahnya dan tauhid itu artinya seorang betul-betul hanya bergantung pada Allah beribadah hanya kepada Allah menyembah hanya kepada Allah berharap hanya kepada Allah ya tidak berharap kepada jemaahnya tidak berharap kepada manusia tapi dia berharap kepada Allah subhanahu wa taala itu orang bertauhid dan orang yang bertauhid pada Allah Azza wa Jalla sampai akhir hidupnya maka dia dijamin surga dijamin surga Oleh karena itu kita melihat bahwa nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam memberi ee memerintahkan kepada kita sebagai seorang muslim Apabila ada saudara kita yang berada di dalam keadaan sakaratul maut di saat dia akan meninggal kita diperintahkan untuk apa mentalkin ya menuntun orang yang akan meninggal itu dengan kalimat Lailahaillallah ya sebagaimana sabda Nabi alaihiatu wasalam dalam hadis yang sahih riwayat Ibnu Majah Abu Daud dan yang lainnya lakinu mautakum Lailahaillallah Tuntunlah orang-orang yang akan wafat yang akan meninggal di antara kamu sekalian kalimat Lailahaillallah tuntun mereka orang-orang yang akan meninggal itu dia mengucapkan kalimat Lailahaillallah ya Nah ini menunjukkan bahwa eh istiamah dalam tauhid adalah tuntunan adalah tuntutan ya sejak seorang memeluk Islam mengenal Islam memahami Islam sampai akhir hidupnya dia bertauhid kepada Allah Taala ya bahwasanya tiada sembahan yang hak kecuali Allah ba dia tidak menyembah kecuali kepada Allah subhanahu wa taala dia tidak meminta kecuali hanya kepada Allah subhanahu wa taala dia tidak berharap kecuali hanya kepada Allah subhanahu wa taala dia tidak mengadu kecuali hanya kepada Allah subhanahu wa taala dia minta pada Allah mohon pada Allah berharap pada Allah takut pada Allah ini tauhid Ya ini yang diajarkan ini yang diemban oleh arasul alaihiatu wasalam kemudian mereka para Salafus Saleh para sahabat tabiin dan orang-orang yang mengikuti mereka dakwah mereka pada tauhid ya maka tauhid tidak sekedar dakwah tauhid tidak sekedar ucapan tidak sekedar omongan tidak sekedar ceramah tauhid adalah pelaksanaan dalam kehidupan seseorang dia mengejawantahkan akidahnya tauhidnya dalam kehidupannya sehari-hari itu namanya tauhid itu namanya orang berakidah yang yang benar ya kepada Allah subhanahu wa taala ya jadi sekali lagi bahwa permasalahan tauhid bukan sekedar bahan untuk c ceramah bukan sekedar bahan untuk mengajak manusia kepada tauhid tapi kepribadian tidak menunjukkan tauhidnya ini satu hal yang tercela ya tercela tapi tauhid kita ejawantahkan dalam diri kita dalam perbuatan kita dalam harapan kita itu hanya kepada Allah subhanahu wa taala Kita beribadah hanya kepada Allah ini tauhid jadi eh istikamah di dalam tauhid sampai akhir kehidupan seorang bahkan ketika matinya pun karena Allah ya sebagaimana Allah memerintahkan kepada nabi alaihiu wasalam intiukiillahilamin Katakanlah W Muhammad ya inati sesungguhnya salatku wusuki ibadahku wahyaya hidupku hidupku secara menyeluruh Ya mulai memahami tauhid mengenal tauhid sampai akhir kehidupan wti dan matiku pun hanya untuk allahb alamin lillahbilaminti tiada sekutu baginya maka seorang pun kalau datang ajalnya dia Ikhlaskan ya kalau dia Harus dipanggil oleh Allah dan memang saatnya dipanggil oleh Allah Taala dia diperintahkan untuk apa ikhlas k Allah Taala Sudah saatnya dia harus meninggalkan dunia ini Walaupun mungkin yang namanya manusia dia masih ingin hidup lebih lama lagi di dunia ini tapi di saat dia telah dipanggil ole Allah Diat Amar ajal tanda-tanda kematian telah datang maka dia harusapkan khasannya untuk meninggalkan dunia ini ikhlas karena Allah subhanahu wa taala ya jadi keikhlasan itu tidak hanya dalam e ibadah e dalam kehidupan bahkan kematian pun ketika datang seorang mukmin harus ikhlas karena Allah subhanahu wa taala kemudian keikhlasan atau istikamah di dalam beribadah P Allah Azza waalla k diperintahkan istikamah Allah memerintahkan nabi alaihiatu wasalam wudin dan sembahlah rabmu Tuhanmu sampai datang kematian menjemputmu Sampai Mati ya beribadah k Allah subhanahu wa taala wudakatain sembahlah beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang pada engkau kemati kematian ya ini perintah Allah dalam al-quranul Karim maka beribadah pada Allah sampai akhir kehidupan seorang salat 5ma waktu wajib sampai seorang itu mati sampai hilang kesadarannya kalau seorang sudah hilang kesadarannya maka tentu tidak ada kewajiban untuk salat tetapi selama dia masih ingat n maka dia wajib untuk salat dalam keadaan apapun dalam kondisi seperti apapun nah selama dia sadar masih ada ingatannya maka dia tetap wajib untuk mengerjakan salat untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala istiamah dan istikamah itu dengan dengan pertolongan Allah seorang tidak akan bisa istikamah tanpa Pertolongan Allah Azza waalla ya Istiqamah memerlukan Hidayah petunjuk pertolongan inayah dari Allah subhanahu wa taala maka Mintalah pertolongan pada Allah Taala agar kita istikamah dalam kehidupan kita ya kemudian istikamah di dalam berbuat baik kepada manusia berakhlak mulia kepada hamba-hamba Allah ini pun diperintahkan oleh al-quran dan Sunah nabi alaihiatu wasalam ya sebagaimana dalam hadis riwayat Imam muslim kata nabi alaihialatu wasalam man ahabba an yuzahzaha aninari waudkolal jannata faltatihi maniyatuhu wahua yukminu Billahi walumil akhir walyati ilanasi Ma yuhibbu an yutta ilaih ya Barang siapa yang ingin ya agar dia diselamatkan dari api neraka dan dia dimasukkan ke dalam surga hendaknya ketika datang kematian menjemputnya dia dalam keadaan beriman kepada Allah dalam keadaan beriman kepada hari akhir dan hendaknya dia tetap berbuat baik ya kepada manusia sebagaimana dia ingin supaya dia pun diperlakukan dengan baik oleh manusia oleh manusia Subhanallah ini akidah yang diajarkan oleh Nabi alaih Wasallam kepada kepada kita ya istikamah dalam akidah istikamah dalam berakhlak mulia istikamah dalam berbuat baik pada hamba-hamba Allah Ya ini ajaran Rasul sahu wasallam dan ini yang dikerjakan oleh para Salaf salh radhiallahu anhum ajmainasir muslimin rahimakumullah kemudian hadis yang berikutnya yaitu ada hadis dif Saya tidak ingin bacanya karena memang waktu kita dan hadis yang berikutnya ad hadis Imam anwawi rahimullah taala Abah Dari Abu Hurairah radallah Beliau berkata Rasulullah Sallahu Alaihi wasall Rasulullah Sallallahu Alaihi wasam bersabda Barang siapa yang Allah menjaga dia dari kejahatan sesuatu yang berada di antara kedua rahangnya dan Allah menjaga dia dari kejahatan sesuatu yang ada di antara kedua kakinyaal Jannah maka dia akan masuk surga hadis riwayat Imam Tirmidzi dan hadis ini adalah hadis yang sahih ini menunjukkan ya anjuran kepada seorang hamba perintah untuk menjaga benda yang ada di antara kedua rahangnya itu lisan lidah dijaga ya orang yang Allah menjaga lidahnya atau dari kejahatan lidahnya dan dan yang kedua adalah menjaga dirinya dari yang berada di antara kedua pahanya itu kemaluannya maka dia dijamin surga oleh Allah Taala kita diperintahkan untuk apa Menjaga dua benda ini lisan dan kemalu dan kemaluan ya Insyaallah selamat Oleh karena itu pernah nabi Alaihi Wasalam ditanya tentang amal apakah yang paling banyak menjadi sebab seorang dimasukkan dalam surga ya kata nabi alaihiat wasalam takwallahi ya W Husnul khul penyebab paling utama yang menyebabkan seorang paling paling banyak dimasukkan dalam surga karena dia bertakwa pada Allah Taala yang kedua karena akhlak yang yang muliaul kemudian ketika beliau ditanya Sallallahu Alaihi Wasallam tentang penyebab yang yang amalan yang paling banyak menjadi sebab seorang dimasukkan ke dalam neraka kata nabi alaihiatu wasalam alfamu Wal farju PAM mulut lisan dan kemalu kemaluan yang paling banyak menyebabkan manusia masuk dalam dalam neraka waliyadubillah naudubillah minzalik maka kaum muslimin rahimakumullah ya sangat jelas Apa yang disebut sampaikan oleh Rasulullah su Ali wasallam yang membawa misi untuk menjaga lisan menjaga kehormatan diri seseorang ya dan dia dijamin surga oleh Allah subhanahu wa taala maka dengan seorang yang selalu menjaga lisannya menjaga kehormatan dirinya Insyaallah ya dia tidak akan khawatir dijamin oleh Allah Taala dengan surga Allah subhanahu wa taala ya Walaupun memang menjaga lisan bukan hal yang gampang dan mudah dia menjadi mudah bagi orang-orang yang Allah berikan Taufik bagi orang-orang yang Allah berikan Hidayah dan inayah menjaga lisan sesuatu yang mudah bagi mereka yang ditolong oleh Allah subhanahu wa taala maka selalulah kita ini minta pertolongan kepada Allah subhanahu wa taala Mintalah pada Allah Azza wa Jalla mohonlah padanya agar Allah memelihara kejahatan lisan lisan kita yang bisanya hanya menilai orang lain tapi lupa pada dirinya ya bisanya hanya menjelek-jelekkan orang lain tapi lupa pada dirinya waliyadubillah lupa kepada kejel kejelekannya maasyir muslimin para pemirsa dan para pendengar televisi radio Roja di mana pun anda berada pelajaran yang diambil dari hadis ini bahwa ya Ee seorang hamba diperintahkan atau dianjurkan untuk menjaga lisannya dan menjaga kehormatan dirinya Yang kedua bahwa di antara amalan-amalan yang dengannya menyebabkan seorang masuk surga adalah orang yang selalu menjaga lisannya dia tidak mengucapkan kecuali kebaikan dan yang kedua adal orang selalu menjaga kehormatan dirinya ya menjaga kehormatan dirinya dia tidak berzina atau berbuat perbuatan yang lain yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala kemudian hadis ini juga memberikan pelajaran kepada kita ya bahwa seorang ya karena dengan Taufik dari Allah dia bisa menjaga dirinya tanpa Taufik dari Allah Azza wa Jalla maka dia tidak akan mampu menjaga lisannya menjaga kehormatan di dirinya maka kita selalu mohon pada Allah taalaaufik mohon pertolongan mohon Hidayah mohon petunjuk mohon penjagaan dan pemeliharaan Allah terhadap lisan kita dan terhadap kemaluan kita ya dan terhadap semua perbuatan-perbuatan kita supaya dijaga oleh Allah Taala dilindungi dari keburukan itu dengan do dengan doa kemudian hadis yang berikutnya yaitu hadis Abu Said Al khudri radhiallahu Anhu waan Abi Said Al khudri radhiallahu Anhu Anin Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Q dari Abu Said alkudri radhiallahu Anhu dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau berkata beliau bersabda as ibuamairanahaha ehnaajna hadis riwayat Imam at-tirmidzi kata nabi alaihiatu wasalam ketika seorang hamba berada di pagi hari ya maka suungguhnya seluruh anggota badannya seluruh anggota tubuhnyaukirul lisan kata annawawi makna tukafirul lisan Ya ehahu semua mereka yakni apa dengan dengan tunduk mengatakan pada lisan Ya itah takutlah kamu wahai lisan kepada Allah terhadap kami ya Sesungguhnya kami seluruh anggota badan ini tergantung pada kamu wahai lisan kamu wah ya maka ist kita pun sebagai anggota badan akan istikamah tetapi kalau kamu ya Wa wajajna kalau kamu menyimpang ya kamu meleset maka kami pun akan menyimpang kami pun akan terjerumus Nah ini hal-hal yang EE merupakan ber kita yang gaib dari nabi Alaihi Wasalam kepada kita dan kita tidak mengetahuinya kita tidak menyadarinya bahwa ternyata setiap pagi ya di pagi hari ya anggota badan kita seluruhnya itu berkata kepada lisan su hati-hati waspada ya jangan kamu meng apa melepas dirimu ini Lisan Ini J anaknya berbicara ya nauzubillah sekarang ada model-model manusia berbicara seenaknya yang lantang tanpa rasa malu ya kadang-kadang memfitnah kadang-kadang mengadu domba kadang-kadang berbohong dan seterusnya waliyadzubillah ya tidak ada lagi rasa takut pada Allah subhanahu wa taala ini yang harus kita mawas diri dari melepaskan lisan dan tanpa berpikir sebelumnya dampak dan akibat dari apa yang kita ucapkan padahal setiap ucapan kita dicatat ya dan bisa dituntut di dunia sebelum di akhirat di dunia sebelum di akhirat betapa banyak manusia yang masuk dalam perkara-perkara karena lisan mereka karena omongan mereka Maka lisan harus dijaga Berpikir sebelum kita berbicara apa dampaknya Apa akibatnya dan bahwa apa yang kita bicarakan dicatat oleh para mal berbicara melafazkan satu kalimat melainkan dicatat oleh malaikat para malaikat peng pengawas yang mencatat yaitu ee perkataan dan perbuatan manusi manusia jadi hadis ini menjelaskan kepada kita tentang pentingnya ya menjaga lisan agar seorang selamat ya Ada pat Arab mengatakan salamatul Insan lisan salamatul insanan ya selamatnya manusia itu dalam menjaga lisannya ya ucapan itu ibarat peluru kalau sudah ditembakkan peluru itu ya maka sulit untuk ditarik lagi sama dengan ucapan selama belum berbicara masih aman ya tapi begitu dilepaskan pembicaraan itu maka sudah tidak mungkin di ditarik lagi ya Ibarat peluru yang sudah Ee ditembakkan tidak mungkin disuruh masuk kembali ke ke senjatanya ya Yang yang yang yang dengannya dia menembak ee pelurunya itu jadi nah ini Pentingnya menjaga alisan kemudian bahwa ee manusia itu pada dasarnya ya sebagai satu kesempurnaan yang Allah berikan yaitu pada seluruh anggota badan ini satu dan yang lainnya Ya ada hubungannya Makanya kalau satu merasa sakit semua pun merasa sakit ya itu badan tubuh kaum muslimin pun demikian orang-orang muslimin juga demikian ya satu sakit semua merasa sakit dan pada kesempatan yang baik ini kita ya apa yang kita dengar apa yang kita saksikan saudara-saudara kita kaum muslimin yang berada di Palestin yang mereka ditindas ya oleh eh zionisme kita Mohon pada Allah Taala Allah menolong mereka Allah memberikan jalan keluar bagi mereka Allah tidak buta Allah zat yang maha melihat ya apapun yang dilakukan oleh Zionis itu ya akan mendapat balasan di dunia maupun di akhirat ya di dunia maupun di di akhirat merekaan merasakan akibat dan balasan dari kezaliman-kezaliman yang mereka lakukan terhadap para abria terhadap orang-orang yang EE terlepas dari sebuah perbuatan yang perbuatan kejahatan ya J kita sebagai seorang muslim harus selalu mendoakan saudara-saudara Kita su Allah menolong mereka Allah memberikan jalan keluar bagi mereka ya Dan Allah Maha Kuat Allah Maha kaya Allah Maha Kuat Allah Maha Kuasa ya untuk berbuat apa yang Allah kehendaki kepada hamba-hambanya dan mereka orang-orang yang terzalimi doa mereka dikabulkan oleh Allah Taala doa orang terzalimi ad doa yang makbul Mustajab yang diterima dan diijabahi atau diperkenankan oleh Allah subhanahu wa taala kemudian juga hadis ini menjelaskan pada kita agar seorang mukmin dia menjauhkan dirinya dari penyebab-penyebab yang menyebabkan dia binasa dalam azab Allah subhanahu wa taala tapi hendaknya dia menjalani jalan keselamatan yaitu dengan bertakwa pada Allah Azza waalla dan melaksanakan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala kemudian hadis yang berikutnya Al Imam annawawi rahimahullah taala ya waan Muad radhiallahu Anhu Q dari Muad Bin Jabal radhiallahu Anhu Beliau berkata qulu Ya Rasulullah akbirni biamalin yudkiluni Al Jannah Wid minar aku berkata Wahai Rasulullah Ya beritahukanlah pada aku kabarilah aku berikan aku informasi tentang satu amal apabila aku lakukan amal ini menjadi penyebab aku dimasukkan dalam surga dan menjadi penyebab aku dijauhkan dari api neraka Q kata Muad Bin Jabal radhiallahu anhu ya ma k ras k Nabi Sungguh kamu telah bertanya tentang sesuatu yang besar ya pertanyaanmu ini ada pertanyaan yang besar yang bernilai yang berbobot dan bahwasanya apa yang kamu tanyakan ini ya adalah sesuatu yang mudah bagi orang yang dimudahkan oleh Allah Taala untuk melaksanakan pertanyaanmu ini ya kemudian nabi sahu alai wasallam menyebutkanudullah ya Yang pertama adalah supaya kamu selamat ya sup kamu masuk surga selamat dari azab Allah kamu beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu Apun yang kedua kamu menegakkan salatak yang ketiga kamu menunaikan zakat yang ke kam berpuasa di bulan Ramadan yang kelima watahuul bait dan kamu melaksanakan ibadah hajiq kemudian kata nabi alaihiatu wasalamuk abwir Maukah engkau Muad aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan lalu beliau menyebutkan tentang pintu-pintu kebaikan itu Jun Puasa itu adalah perisai ya Ibarat per perisai yang mencegah seorang dari azab Allah Taala yaumuun junatun wasquu altiiu alar yang kedua memberikan sedekah ya sedekah itu akan memadamkan dosa bagaimana air memadamkan api yang aman kedua ya Selain puasa Adah sedekah ya dia ibarat ee air yang mampu memadamkan api kemudian yang ketiga wasaturjuli minfil ya salatnya seseorang di malam hari ya di tengah malam kemudi membaca firman Allah dalam surah asajdah ayat yang ke16 dan ayat ke-17 Fir Allah Az ud bel membacakan Ayat tersebut kemudian katabi was aku beritahan Engkau pokok dari semua urusank Dar semua perkara tiangnya ya wirwatami dan Puncak kemuliaannyalu B Ya Rasulullah kata Muad bin jabaliah wahai Rasulullah mau Tolong beritahukan pada aku ya ya Apa itu Rasul Amr Apa itu perkara yang paling pokok ya Dan apa tiangnya dan apa Puncak kemuliaannya kata nabi wasalamul Amri Al Islam pangkal dari semua perkara itu ad Islam yang KUD dan tiang dari Islam itu adalah salat jihad dan Puncak kemuliaannya adalah dengan berjihad di jalan Allah Subhanahu Wa taalaq kemudian kata nabi alaihiatu Wasalam beritahukan ya yang dengannyaau mencapai itu semuanyau maka kemudian nabi alaiam ya mengucapkan dengan lisannya ya beliau memegang lisannya kata nabiama lisanu ini ya kendalikan lisanmu Ini kata belia wahakah kami akan Diab akan diberi sangsi lantaran ucapan-ucapan kami Wah ibumu kehilangan kamu Wah Muad Bukankah manusia itu tidaklah dia itu diseret ke dalam neraka kecuali karena atau oleh karatan-karatan lisannya katan lisannya hadis rwayat Imam At Tirmidzi waqala haditun hasanun Shahih dan beliau mengatakan hadis ini adalah hadis yang Hasan sahih yang baik baik eh hadis ini hadis yang panjang kisah perjalanan Muad Bin Jabal radhiallahu taala Anhu ya dalam satu riwayat dalam dalam kelengkapan hadis ini beliau menyebutkan pernah suatu ketika kami dalam perjalanan ya dalam perjalanan bersama Rasulullah sahu Al wasallam Kemudian pada suatu hari dalam perjalanan itu aku dekat dengan Rasul sahu wasallam yakni berbarengan dengan beliau dalam perjalanan itu maka kemudian Muad bertanya kesempatan yang baik ini dalam perjalanan itu dekat dengan Rasul alaihiat wasalam maka kemudian Muad bertanya kepada rasul alaihiatu Wasalam Ya wahai Rasulullah beritahukanlah pada aku amal perbuatan yang menjadi penyebab aku masuk surga dan menjauhkan aku dari api neraka maka Rasul su wasam kemudian memuji pertanyaan Muad dan mengatakan wahai Muad pertanyaanmu ini adalah pertanyaan yang besar pertanyaan yang agung pertanyaan yang sangat berbobot dan apa yang kamu tanyakan ini itu mudah sebetulnya gampang tidak sulit bagi orang yang dimudahkan oleh oleh Allah Taala ya jadi di sini kita melihat ya Ada dua hal penting seorang itu ya ya dua hal penting ini kita melihat dari sisi seorang hamba dalam hal ini Muad Bin Jabal ketika beliau bertanya kepada rasul alaihiatu wasalam wahai Rasulullah Tunjukkan beritahukan pada aku satu amal yang dengannya menyebabkan aku masuk surga dan menyebabkan aku dijauhkan dari api neraka ini menunjukkan ada kemauan dari seorang hamba ya dalam hal ini Muad Bin Jabal ya untuk mengetahui satu amal perbuatan amal ibadah yang menjadi penyebab dia dimasukkan dalam surga dan dijauhkan dari ap neraka karena tidak mungkin Muad bertanya tanpa ada keinginan untuk Melak melakukannya ya apalagi para sahabat ya Kalau mungkin kita ya begitu mungkin kadang-kadang tanya bertanya itu bukan untuk berbuat ya kadang-kadang bertanya itu sekedar untuk mungkin ya sekedar tahulah ya bukan untuk diamalkan ya tapi mereka para sahabat tidak demikian Muad bertanya adalah untuk diamalkan Ya Rasulullah Tunjukkan aku beritahukan pada aku suatu amal ibadah amal perbuatan yang menjadi penyebab aku dimukkan surga dan dijauhkan dari api neraka pertanyaannya berat besar ini faktor pertama dari orang yang akan mengerjakannya dari seorang hamba yang kedua adalah juga faktor dari Allah Taala makanya kata nabi Alaihi Wasalam ya inahuir sesungguhnya pertanyaan yang kamu tanyakan ini ya Adah mudah bagi orang yang dimudahkan oleh Allah yairunahu Taala alai artinya seorang hamba tidak akan mampu mengerjakan amal itu tanpa kemudahan dari Allah Taala maka dari itu kita dalam beribadah kita sadari atau tidak ya bahwa kita pada hakikatnya setiap hari itu kita beribadah pada Allah dan meminta Pertolongan Allah tanpa Pertolongan Allah kita tidak akan mampu beribadah pada Allah Taala yaitu apa yang kita baca dalam setiap rakaat salat kita iyaka na’budu wa iyaka nastain hanya kepada engkau ya Allah aku beribadah dan hanya kepada engkau ya Allah aku memohon pertolongan tanpa Pertolongan Allah seorang hamba tidak akan bisa beribadah pada Allah Taala Bukankah banyak di antara kaum muslimin yang mengetahui wajibnya salat bahwa salat lima waktu itu wajib Tapi tidak sedikit dari kaum muslimin yang meninggalkan salat Bukankah ada di antara kaum muslimin yang mengetahui bahwasanya puasa di bulan Ramadan adalah wajib hukumnya dan dia adalah rukun di antara rukun Islam namun tidak sedikit di antara kaum muslimin yang meninggalkan puasa dengan sengaja di bulan Ramadan bahkan tanpa ada rasa malu makan depan orang banyak Bukankah tidak sedikit di antara kaum muslimin yang mempunyai harta yang banyak tapi dia tidak pernah mengeluarkan zakat Padahal dia tahu bahwa hukumnya mengeluarkan zakatah wajib dengan ketentuan-ketentuan yang ada dalam dalam agama Allah ini tapi sedikitya di antara kaum muslimin yang yang mengeluarkan zakat menunaikan zakat demikian pula dalam ibadah haji Bukankah Banyak kaum muslimin mampu melaksanakan ibadah haji ya tapi mereka biarkan mereka santai menunda-nunda sampai mendapat kesulit kesulitan untuk mengerjakan Ibadah ibadah haji itu dengan apa yang kita lihat misalnya sekarang ini dan Antan panjang sampai bertahun-tahun ya jadi semua itu kembali pada Taufik dari Allah Azza waalla ketika seorang hamba dia mengetahui wajibnya salat lima waktu dan dia mengerjakan salat ini artinya bahwa dia mendapat Taufik dari Allah Taala Allah memberikan Taufik pada dia Allah menolong dia hamba ini Untuk dia mengerjakan Ibadah salat nah Nah di sinilah pentingnya kita ini selalu memohon pertolongan pada Allah Taala dan ini pula yang diajarkan oleh Nabi Alaihi Wasalam kepada Muad Bin Jabal ketika beliau mengatakan wahai Muad sesungguhnya aku cinta pada engkau jangan sampai k tinggalkan setiap selesai salat lima waktu untuk membaca Allahumma Ani alikrika wukrika setiap selesai salat lima waktu bah ya Allah a alikrika tolonglah aku ya agar Aku senantiasa mengingatmu Ya Allah wasukrika Ya Allah tolonglah aku agar aku senantiasa bersyukur P engkau wusni ibadati Ya Allah tolonglah aku agar aku senantiasa memperbaiki amal ibadahku agar amalku selalu amal ibadahku selalu baik ini semua minta pertolongan kepada Allah dengan pertolongan dari dari Allah tanpa Pertolongan Allah seorang tidak akan mampu mengerjakan amal-amal kebaikan itu masir muslimin rahimakumullah ya makanya di sini juga ada di balik ini ya supaya kita ini menghilangkan rasa ujub dalam diri kita ketika seorang dia diberi Taufik oleh Allah Taala ya Atau dia beribadah pada Allah Taala maka hendaknya dia betul-betul menyadari bahwa itu ad nikmat yang Allah berikan padanya anugerah yang Allah berikan padanya yaitu Taufik sehingga dia beribadah pada Allah Taala yang demikian maka dia tidak merasa ujub dalam dirinya ya aku loh aku berbuat aku beramal dan seterusnya tapi dia kembali bahwa apa yang dia lakukan ini benar-benar hanya murni pertolongan dari allah Allah subhanahu wa taala pertolongan dari Allah Taala ba kita ini tidak ujub kadang-kadang diantara manusia ya merasa ujub terhadap dirinya ketika diberikan kekuatan untuk beribadah untuk berbuat amal saleh k diberikan ilmu oleh Allah Taala atau sedikit ilmu Ya sudah merasa ini loh aku ya nauzubillah Ini ujub namanya dan ujub salah satu di antara penyebab gugurnya amal seseorang ya ada riayya riaya itu seorang melakukan amal ibadah supaya dilihat oleh manusia lalu dia dipuji ada sum’ah sum’ah itu suatu ee ya seorang berbuat amal saleh supaya didengar oleh orang oleh manusia lalu dia dipuji dan ada ujub ya ujub ini yaitu tadi buah dari kibir dan sombong ya Sehingga muncullah ujub ya bahwa merasa keberhasilannya murni dari dirinya dia lupa pada Allah Taala yang memberikan dia sesuatu itu ya Ini penyakit-penyakit hati yang harus kita benahi yang harus kita berantas dari diri kita manusia yang disombongkan itu apa yang kita sombongkan tentang diri kita ini apa semua yang kita miliki dari Allah Taala ya entah itu ilmu entah itu harta entah itu jabatan kedudukan dan yang lainnya semua datang dari dari Allah subhanahu wa taala bahkan Jangan sombong jangan angkuh ya jangan merasa diri lebih dari yang lainnya wallahi masih banyak orang-orang yang lebih baik dari kita artinya begini ketika seorang merasa dirinya bahwa dia ini lebih baik dalam masalah ibadah misalnya ya merasa diri Masyaallah ya salat malam puasa sunah dan yang lainnya dari amal-amal Saleh lainnya atau Dia merasa bahwa dia mempunyai ilmu lebih dari yang lainnya atau yang selain itu ketika muncul perasaan itu ya ketika muncul perasaan tersebut dalam diri kita hendaknya kita ini mengontrol diri kita kita hadirkan dalam diri kita bahwasanya di antara hamba-hamba Allah masih banyak yang jauh lebih baik daripada daripada kita yang jauh lebih Saleh dari kita ya harus tanamkan Demikian maka dengan demikian kita akan tawadu ya dan itu betul itu realita ketika seorang merasa dirinya bahwa dia itu Masyaallah salat malam tiap hari ya setiap malam ya baca Quran sekian setiap hari sekian juz misalnya atau dia bersedekah sekian nilainya setiap hari ketahuilah ya bahwa masih banyak hamba-hamba Allah yang lebih banyak perbuatan baiknya dari kita dalam kisah para Salaf dahulu ada seorang wanita bangunkan suaminya di malam hari ya ini orang-orang Saleh mereka ini orang-orang yang banyak beribadah pada Allah Taala dia bangunkan suaminya wahai suamiku bangunlah engkau ya sesungguhnya kafilah yang berangkat menuju Allah Taala mereka telah jauh meninggalkan kita mereka telah jauh meninggalkan kita Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu di saat akan mati akan meninggal Dia itu Menangis sahabat rasul S wasallam hidup bersama Rasul wasallam banyak menerim Li hadis dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam di saat wafatnya ya ketika di saatat mendekati kematiannya beliau menangis lalu ditanya oleh para muridnya ya Abu Hurairah bukankah Engkau ada seorang sahabat nabi ya engkau telah banyak mendapatkan kebaikan dari Rasul S Al wasallam ya Apa yang menyebabkan engkau menangis kata Abu Hurairah Ya Allah ya kata beliau kepada kepada mereka kepada murid-muridnya sesungguhnya perjalananku ini adalah perjalanan yang jauh ya sesungguhnya perjalanan sesudah mati ini perjalanan yang jauh ya sementara bekalku ada bekalnya sedikit ya Ini kata Abu Hurairah dan aku tidak tahu Setelah mati ini di mana tempatku Apakah surga atau neraka bayangkan seperti itu mereka para sahabat sekarang sekarang kita naudubillah minzalik bangga dengan diri kita Masyaallah berbuat sesuatu baru sedikit perbuatannya sudah merasa Masyaallah ya aku dijamin surga oleh Allah Taala ya Ini ini yang berbahaya sangat berbahaya dan ini penyakit ya penyakit hati yang harus seorang apabila naudubillah minzalik memiliki Penyakit ini harus segera disembuhkan ya minta pertolongan pada Allah Taala agar Allah sembuhkan pyakiti manusia tidak tahu keadaan kita tidak tahu apa akhir kehidupan kita wallahuam gak tahu tapi kita berharap pada Allah Taala kita memohon P Allah Taala Semoga kita berakhir dengan baik ya dengan husulitam kematian yang yang baik itu yang kita harapkan yang kita selalu mohon P Allah Taala sampai kitaangkan allahala kebenaran is istiamah ini dengan demikian maka seorang hamba akan mengetahui kelemahan di kelemahan dirinya kemudian hadis ini petunjuk yang dibawakan oleh Muad Bin Jabal eh oleh Rasul S wasallam ya Yang yang beliau sampaikan kepada Muad ya dari Pertanyaan beliau ya bahwa ee amal yang akan menjadi sebab engkau diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan dalam surga yang pertama adalah kata nabi Alaihi wasallamudullah kamu beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan suatu Apun ini menunjukan pentingnya tauhid ya beribadah hanya kepada Allah Ya berdoa memohon hanya kepada Allah bertawakal hanya kepada Allah ya berharap hanya kepada Allah dan seterusnya takbudullah laus karena syarat mutlak seorang masuk surga itu adalah tauhid syarat orang yang tidak bertauhid tidak akan masuk surga maka bertauhid atau tauhid adalah syarat mutlak seorang dimasukkan surga Walaupun mungkin dia ada dosanya Mungkin dia diazab sebelum dia masuk surga tapi pada akhirnya karena tauhidnya tadi itu menyelamatkan dia dari azab neraka Arya Diel setelah diazab oleh Allah subhanahu wa taala Adapun orang musyrik yang menyekutukan Allah dengan ee sesuatu dengan Allah maka kalau dia mati dalam keadaan Syirik maka dia tidak akan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala Wai At Tauhid At Tauhid Ya wahai umat Islam ya jagalah tauhid kita peliharalah tauhid kita dan sampai kita menyekutukan Allah dengan suatu Apun Kemudian yang kedua salat salat ini adalah amal ibadah pertama yang nanti akan dihisab di hari kiamat ya kalau ada orang berbuat bermacam bagai amal kebaikan tapi dia tidak salat maka tidak ada gunanya amal kebaikannya itu karena Allah menerima amal-amal kebaikan selain salat itu tergantung pada salat seseorang kalau salatnya baik salatnya diterima oleh Allah Taala itu salat yang lima waktu ini maka Insyaallah amal-amal kebaikan lainnya pun akan diterima oleh Allah Taala Tetapi kalau salatnya ditolak salatnya itu jelek tidak diterima oleh Allah Taala maka amal-amal ibadah lainnya pun akan ter tertolak Oleh karena itu jangan main-main dengan masalah salat ya karena pentingnya salat ini dan keutamaannya maka dari itu nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kepada orang tua untuk memerintahkan atau menyuruh anak-anak mereka salat sejak usia dini usia 7 tahun muru auladakum B wahum abnain perintahkanlah anak-anak kalian untuk salat di saat mereka usia 7 7 tahun ini karena pentingnya salat itu Mak jangan kita gampangkan kita remehkan tentang salat dan kita bisa menilai seseorang itu dari salat kalau seorang muslim dia menghormati salat ya dia memuliakan salat artinya dia mengerjakannya ini berarti ada kebaikan pada orang itu Walaupun mungkin kadang-kadang dia terjerumus dalam dosa ya karena tidak ada manusia yang luput dari perbuatan dosa Tetapi kalau seorang sudah meremehkan salat menggampangkan salat apalagi yang lainnya dia akan remehkan dia akan gampangkan Maka jangan pernah ah kita ini menggampangkan masalah salat amal kedua yang disebutkan oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam adalah menegakkan salat ya terutama yang dimaksud adalah salat lima waktu juga bisa dimasukkan salat-salat yang yang lainnya tapi yang wajib adalah yang lima salat itu kemudian Zak ini haknya harta kamu mengeluarkan zakat karena harta adalah titipan Allah kepada seorang hamba Allah menitipkan harta itu pada seorang hamba dan Allah perintahkan untuk dia mengeluarkan bagian dari harta itu itu berupa berupa zakat dan ini untuk kebaikan dia Zakat yang dikeluarkan seorang mukmin yang mempunyai harta itu kebaikan untuk orang itu untuk membersihkan dirinya dari sifat-sifat yang buruk dan untuk membersihkan rezek harta tersebut dari Mungkin ada hal-hal yang kurang jelas dari harta itu ya maka dibersihkan dengan zakat kemudian kemudian juga Selain itu hubungan sosial yang baik ya ketika orang dia orang yang mempunyai harta memperhatikan keadaan kaum muslimin yang EE yang keberadaan mereka ee misalnya berada di apa garis kemiskinan ya mereka orang-orang yang membutuhkan bantuan maka ini dengan zakat itu akan menjadikan seorang ya dia itu ee hati yang lembut ya terhadap para fuqara kemudian juga kemudian amal yang keempat ada puasa watumu Ramadan puasa di bulan Ramadan sudah saya jelaskan tadi tentang kedudukannya sebagai salah satu rukun islamul bait dan berziarah atau melaksanakan ibadah haji di Baitullah ini bagi mereka yang mampu Ya bagi mereka yang mampu itu lima amalan yang disebutkan oleh Nabi Alaihi Wasalam yang dengan nya seorang dimasukkan surga dan dijauhkan dari api neraka bertauhid pada Allah Taala menegakkan salat menunaikan zakat puasa di bulan Ramadan dan mengerjakan Ibadah Haji mengerjakan Ibadah Haji baik Insyaallah nanti kita lanjutkan ya pembahasan hadis ini pada pertemuan akan datang dengan seizin Allah Taala Sementara saya kira cukup mudah-mudahan bermanfaat dan selebihnya adalah ee waktu untuk sesi berikutnya untuk eh menjawab beberapa pertanyaan kalau memang ada pertanyaan demikian wazullahiran wallahu taala Aam jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Al Ustaz Mubarok bamu Alim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dalam mengkaji kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala di kesempatan pagi hari ini dan untuk selanjutnya dalam sesi tanya jawab Kami undang anda sahabat Roja untuk berpartisipasi Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui lain telepon di nomor 0218236543 baik Ustaz kita angkat pertanyaan pertama melaluai pesan Whatsapp dari hamba Allah tidak disebutkan di mana ingin bertanya Ustaz Ustaz saya dapati sebagian orang yang rajin dan perhatian terhadap Manhaj dan akidah namun lisannya menebar kebencian dan permusuhan baik dengan gibah Namimah kepada saudara Muslim pertanyaannya Ustaz Apakah hal tersebut akibat dari niat yang salah dalam belajar Ustaz atau ada sebab lainnya mohon penjelasannya Ustaz ee baik pertanyaan ini bagus sekali dan EE Adapun masalah lah tentu masalah niat ya itu sebetulnya kembali pada hati masing-masing orang yang EE berbuat sesuatu namun ini menunjukkan ya tentang e orang yang demikian itu menunjukkan kedangkalan dia dalam memahami akidah dan Manhaj ya karena bahwa dalam hal yang memang harus diluruskan Ya kita harus menempuh langkah-langkah yang bisa kita lakukan ya terhadap orang yang bersalah ya bukan dengan memakan dagingnya ya tapi dia di orang itu diingatkan dengan cara yang baik ya didakwahi dengan cara yang yang baik Adapun seorang dia hanya melampiaskan apa hawa nafsunya berbicara menjawab Ya dengan mengata-ngatai seseorang atau menggibah seorang ini namanya hawa nafsu namanya ya Ini namanya hawa hawa nafsu ya karena apa kita dalam berdakwah ya itu hendaknya meletakkan sesuatu pada pada tempatnya ya meletakkan sesuatu pada pada tempat Oleh karena itu tatkala seorang menbar kebencian gibah ini sebetulnya bukan seorang Salafi tapi seorang yang memang senang fitnah masuk dalam dakwah Salaf ini menyusup dan itu ada kalau saja di zaman Nabi sallahui wasam ada orang munafik ya di zaman ras Wasallam ketika beliau Berada di Madinah itu ada orang munafik padahal itu Era yang sangat mulia di era itu di zaman itu ada manusia termulia yaitu Rasul wasallam ya Ada generasi termulia yaitu para sahabat nabi Alaihi Wasalam ya toh di saat itu juga masih ada orang-orang munafikin apalagi zaman kita ini ya Jadi tidak semua yang ngaku Salafi itu benar-benar Salafi ada susupan-susupan masuk ke dalam dakwah ini yang juga ingin merusak dakwah ini ingin membikin fitnah dalam dakwah ini oleh karena itu kita harus ekstra waspada harus hati-hati ya Dan mereka membawa syubhat syat-syubhat yang mereka lakukan naudubillah minzalik banyak tapi seakan-akan pahlawan sa dakwah Salaf padahal banyak di at yang mereka sebarkan nauzubillahalik maka orang-orang seperti ini nauzubillah karena mungkin juga bisa jadi apa yang dikatakan tadi oleh penanya karena niat yang tidak benar di dalam mengikuti dakwah ini maka Allah pun akan membalas sesuai dengan sesuai dengan niatnya inamalal binniat ya inamalal binniat Kemudian yang kedua bahwa orang yang eh berilmu tapi dia tidak jalankan ilmunya itu maka ilmunya tidak akan ada berkahnya ya ilmunya tidak akan ada berkahnya hanya dimanfaatkan untuk Ya seperti yang disebutkan tadi untuk mengadu domba untuk memfitnah untuk mengghibah Ya karena memang tidak ada keberkatan dalam dalam ilmunya karena niat yang tadi kurang yang tidak benar ya dan masing-masing manusia diaan mendapatkan akibat dari apa yang dia kerjakan Nah ini mungkin jawaban kami e wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya Ustaz kita coba angkat penanya melalui Lin telepon kami persilakan Iya Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Di mana ibu dengan ibu Yani di Merangin Ustaz baik silakan Ibu Yani ah ah begini Ustaz kami saya kan apa Semenjak sunah saya sudah mendengarkan ceramah-ceramahnya Jadi sekarang saya mau bertanya tentang bersedekap di waktu Allahu Akbar bersedekapnya antara laki-laki dan perempuan apa ada perbedaan Ustaz baik karena Ustaz Di sini ngomongnya kalau perempuan di atas payudara dan yang pertanyaan kedua tuh Ustaz gimana anu telunjuk di saat kitaat itu setelah itu kan membaca doa yang dari empat hal itu Ustaz telunjuk itu tetap telunjuk itu tetap ngadap ke kiblat g apa bisa diturunkan apa tidak Ustaz baik baik baik jazakillah itu Ustaz Terima kasih jawabannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz eh baik tentang pertanyaan ini yang ditanya oleh ibu ini Ibu Yani ya ya Eh tentang masalah-masalah masalah berkaitan dengan masalah fikih ya Eh yang pertama ditanya tentang meletakkan tangan atau sedekap ketika salat ya Apakah ada perbedaan antara laki-laki dan wanita yang jelas bahwa ini memang ada khilaf sebetulnya tentang meletakkan ee tangan Sebagian ulama mengatakan di atas dada kalau meletakkan tangan di atas dada bagi laki-laki di atas dada dada itu di atas payudara yang laki-laki juga ya tapi laki-laki ya tidak ee apa namanya ya di atas susunya juga atau di atas dadanya kalau wanita berarti kalau di atas dada Ya seperti yang Ibu katakan tadi di atas payudaranya karena itu di atas dada Sebagian ulama mengatakan ya meletakkan tangan itu dalam salat yaitu di di di atas pusatnya pusat ini Pusat di perut kita ini bagiana ulama mengatakan demikian di atas pusat ya E apa maksudnya di atas itu bukan menutupi pusat gak tapi di atasnya pusat itu karena di atas ada dua makna dalam dalam e kata atas ini apa dimaksud di atas pusat ya ini pusat misalnya yaah bisa jadi di atas pusat itu menutupi Pusat atau di atasnya yang kami maksudkan di atasnya pusat ini ya J Sebagian ulama juga ada yang mengatakan demikian nah ini masalah khilafiah bu ya masalah khilafiah ti terjadi ee perbedaan pendapat di kalangan ulama Insyaallah Apun yang ibu lakukan mudah-mudahan benar Tapi saya lebih cenderung kepada di atas di atas dada di atas dada seseorang ketika dia salat Ini masalah sedekap Kemudian yang kedua masalah Ketika membaca doa di akhir dari tasyahud ya eah ketika kita tasyahud membaca doa doa yang kita baca Allah inubabi jahanam Nah apakah tangan kita boleh kita Letakkan Apakah tetap masih menunjuk jawabannya tetap menunjuk ya sampai salam Asalamualaikum warahmatullah baru kita menurunkan dari telunjuk tersebut ini jawaban kami ya dan Sebagian ulama ada juga yang mengatakan tentu berdasarkan hadis ketika ketika berdoa di akhir tasyahud itu yang digerakkan ya karena ada pertanyaan Kapan seorang menggerakkan jari jemarinya eh maaf jari telunjuknya di sa tasyahud yaian ulama sebagian mengatakan di saat berdoa karena dalam hadis yadu biha seorang ketika dia berdoa dalam tasyahud dia menggerakkan jari jari atau diam pun tidak mengapa ya dia diam pun dia hanya mengangkat telunjuknya tanpa menggerakkan ini juga Insyaallah tidak salah dan tidak keliru karena ini masalah-masalah yang juga dibicarakan oleh ulama-ulama fikih dalam kitab mereka ada yang menggerakkan ada juga yang tidak menggerakkannya ya wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya pertanyaan kembali melalui pesan Whatsapp Ustaz dari Siddiq di Bandung ingin bertanya Ustaz Bagaimana cara bertobat dari dosa-dosa gibah masa lalu orang-orang yang kita gibah sudah tidak tahu keberadaannya dan bagaimana tips untuk menghindari gibah di kemudian hari tafadol Ustaz ee masalah dosa gibah yang mungkin pernah kita lakukan ya hendaknya kita kalau tidak tahu lagi mereka di mana orang-orang itu kita memperbanyak beristigfar minta ampun untuk mereka pertama kita istigfar untuk diri kita kemudian kita mendoakan Mereka semoga Allah mengampuni mereka allahfirlahum Ya Allah Ya misalnya ya minta pada Allah Taala supa Allah mengampuni mereka Allah memberikan kemuliaan pada mereka atau juga cara yang lain dengan mengucapkan membicarakan kebaikan-kebaikan mereka orang-orang yang kita gibahi itu kita bicarakan tang kebaikan mereka itu salah satu cara ya Salah satu cara atau dengan mendoakan Mereka Semoga Allah berikan kemuliaan pada mereka semoga Allah berikan Taufik pada mereka semoga Allah berikan Hidayah dan mengampuni dosa mereka itu salah satu cara yang disebutkan oleh di antara Al Imam Ibnu qayyim rahimahullah tentang bagaimana kita ee berupaya untuk ee berbuat kebaikan setelah kita menggibahi seseorang kemudian Adapun pertanyaan kedua yang ditanyakan tadi ee eh tentang apa ya kedua jadi tadi Intinya kita dengan mendoakan Mereka jadi coba kalau saya ingat lagi pertanyaan kedua saya akan jawab wallahu taalaam jazakallahu Kiran Ustaz atas penjelasannya pertanyaan kedua tadi terkait Bagaimana tips Ustaz untuk menghindari gibah di kemudian hari Ustaz tafadol Ustaz baik tentang untuk menjaga apa untuk tidak Giba yang pertama yaitu kita menjaga lisan ya selalu mengendalikan lisan kita ya kuffa Anka hadza kuffa Alaika had kata nabi S wasallam KUA Alika H itu kepada Muad Bin Jabal ya ini ini jagalah kendalikanlah lisanmu itu perintah nabi sah wasam Jadi pertama dengan mengendalikan lisan Bagaimana cara mengendalikan lisan yaitu kita itu kalau akan berbicara pikirkan apa yang akan kita bicarakan ya kira-kira yang kita bicarakan manfaat atau tidak ya Jadi kita mengendalikan lisan dari EE mengghibah tadi itu kemudian yang kedua ya itu dengan kita Mohon pada Allah Taala agar Allah melindungi kita dari kejahatan lisan kita Allahumma inniubikaisani ya Allah inni Ya Allah lindungilah aku dari kejahatan lisanku ya minta pertolongan minta perlindungan P Allah dari kejahatan lisan kita kan tip yang ketiga adalah kita memikirkan dampak dari apa yang kita bicarakan ya setiap apa yang kita bicarakan ada dampaknya ada akibatnya ya maka dari itu ee kalau seorang memikirkan akibat dari apa yang dibicarakan insyaallah dia akan bisa mengendalikan Dir dirinya ya kemudian Apabila kita ingin melakukan sesuatubu menggibah seseorang taknya kita beralih kepada membicarakan kebaikannya ya ya banting setir ya dari akan membicarakan kejelekannya kita bicarakan kebaikannya Atau paling tidak diap ya itu mungkin wallahuam di anara tips-tips untuk kita menjaga lisan ya dari menggibahi orang lain jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya Ustaz kembali kita akan angkat pertanyaan melalui lain telepon kami persilakan iya silakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Ibu aku Ris dari Pamulang silakan ibuikum Maaf Pak ustaz Saya mau bertanya begini Eh kalau untuk menjaga kemaluan Alhamdulillah Insyaallah aku bisa kalau untuk menjaga lisan untuk sementara ini terpaksa aku tidak bisa Pak ustaz habis gimana orang yang melakukan kenistaan tapi aku yang dijadikan sasaran fitnah Pak Ustaz aku sakit hati aku benci aku enggak mau memaafkan jadi terpaksa aku harus berkata-kata tapi aku juga beristigfar sebanyak-banyaknya dan aku berzikir juga kepada Allah aku berusaha maksimal mungkin juga untuk mendekatkan diri kepada Allah aku gimana Pak Ustaz aku sakit hati gitu loh aku jadi sasaran fitnah perbuatan nistahnya orang tersebut aku ngerti dosa itu Pak ustaz Terpaksa aku harus melakukan kata-kata tersebut Bagaimana Pak ustaz Terima kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz ee baik Pertanyaan beliau ini yang pertama Ya bahwa ketika seseorang itu difitnah maka dia berhak untuk membela dirinya ya kalau memang apa yang diomongkan tidak benar maka penanya ibu yang bertanya tadi ya Atau Siapa saja orang yang difitnah dia berhak untuk membela dirinya dengan memberikan penjelasan seperlunya ya tidak melampaui batas ini yang pertama yang kedua ya ya Ibu mikirkan tentang pahala bahwa ketika dizalimi dengan oleh orang itu terhadap ibu yang bertanya ini Ibu pikirkan bahwa itu akan berubah menjadi pahala di sisi Allah Taala maka pahala yang akan Allah berikan ini kepada kesabaran Ibu tadi Jangan dirusak dengan ibu mengata-ngatai orang itu ya cukup menjelaskan bahwa apa yang diacar itu tidak benar aku punya bukti 1 2 3 4 selesai selebihnya serahkan P Allah Taala ya tapi jangan Ibu hancurkan pahala ibu yang semestinya diberikan oleh Allah Taala dengan terus mengomongkan tentang orang itu jangan baru rugi Le baik diam sudah berikan pada Allah Taala itu mungkin hal yang bisa saya Arahkan dalam masalah ini jadi ibu punya hak untuk membela diri ya untuk mengatakan bahwa apa yang difitnahkan itu tidak benar dan tunjukkan buktinya tunjukkan buktinya kemudian I perbanyak diam ya jangan malah memaki-maki orang itu mengata-ngatai orang itu Percuma ya itu tidak ada gunanya hanya akan mengurangi pahala ibu di sisi allah subhanahu wa taala jadi coba kendalikan dirinya dan bersabar Yakin pada Allah Taala bahwa apa yang EE menimpa diri ibu ada pahala yang besar di sisi allah subhanahu wa taala kalau ibu bersabar dan serahkan P Allah Taala cukup hanya menjelaskan bahwa apa yang difitnahkan itu tidak benar ya dan berikan bukti-buktinya ini mungkin arahan kami wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan nasatnya dan untuk berikutnya Ustaz pertanyaan terakhir di kesempatan sesi tanya jawab kita di pagi hari ini dari hamba Allah di Jakarta pertanyaannya Ustaz mohon nasihat Ustaz Ana cukup rutin duduk di majelis ilmu bersama Ustaz yang memiliki Manhaj yang di atas menhaj yang tap benar setidaknya dua sampai tiga kali dalam sepekan pertanyaannya Ustaz ana masih merasa begini-begini saja tidak ada pingkatan dalam iman dan takwa dan sering bersifat emosional bahkan bermaksiat kepada Allah apakah ini termasuk ciri tidak berkahnya ilmu Ustaz atau Ana tergolong orang munafik Ana khawatir terkait dengan hal ini mohon nasihatnya Ustaz tafadol Ustaz eh baik kami eh Arahkan pada yang bertanya ya Anda tinggalkan majelis ilmu karena bagaimanapun majelis ilmu itu ya akan banyak keberkahannya keberkahan ilmu keberkahan duduk di majelis ilmu ya adanya para malaikat yang bersama orang-orang yang menuntut ilmu dan seterusnya banyak keberkahan Maka jangan sampai eh Anda tinggalkan kemudian alasan bahwa kok begini-begini saja ya ini pun sebetulnya bisikan dari setan setan itu ingin menjadikan anda itu jauh dari majelis ilmu maka dia membisiki Anda ya dan mengatakan bahwa kamu kok gini-gini aja G ada berkahnya ya gak ada perubahan dalam dirimu supaya kamu supaya orang itu meninggalkan dan itu tentu keadaan yang lebih jelek dari sebelum dari sebelumnya maka selalu bertaawud pada Allah Taala e berlindung P Allah Taala dari godaan dan bisikan setan kemudian tetap hadir di majelis ilmu mu ya yang kedua yang ketiga ya coba berusaha apa yang kita dapati ya kita amalkan walaupun sedikit coba misalnya J kita melatih diri kita agar senantiasa membaca Zikir pagi dan petang mungkin dulu gak tahu Setelah kita belajar kita mengetahui amalkan itu kemudian misalnya salat duha dua rakaat amalkan itu ya ya Jadi kita mengamalkan hal-hal yang mungkin kita anggap itu kecil tapi padahal itu besar biasakan itu kita amalkan ya kemudian yang ketiga yaitu ee ketika Anda bertanya kok masih terjerumus dalam maksiat ya kami katakan bahwa manusia siapapun manusia itu dia tidak akan luput dari kemaksiatan hanya saja ketika dia setiap kali seorang bermaksiat dan ini harus diingat ketika seorang terjerumus dalam kemaksiatan hendaknya dia juga selalu dan terus beristigfar dan bertauat pada Allah Taala ya tetap terus beristigfar dan memohon ampun atau bertobat pada Allah subhanahu wa taala Jang Anda dibuat putus asa oleh setan J bisikannya percuma kamu menuntut ilmu kamu tetap berbuat dosa lebih baik kamu tinggalkan majelis ilmu ya yang nantinya Mungkin kalau saja dalam ketika seorang menuntut ilmu hadir di majelis dia masih berbuat dosa apalagi kalau dia meninggalkan majelis itu maka Jangan sampai kita tertipu Oleh setan dan oleh hawa nafsu kita yang namanya dosa apa ada ya Misalnya manusia yang Maksum terpelihara dari dosa siapun orangnya tidak ada kata nabi Alaihi wasam Bani adamun setiap Bani Adam pasti berbuat kesalahan dan banyak berbuat kesalahan dan dosa dan sebaik-baik orang banyak berbuat kesalahan yang banyak bertobat pada Allah Taala maka setiap seorang terjerubus dalam dosa hendaknya dia terus bertobat dan minta ampun pada Allah subhanahu wa taala Jang sampai dia tertipu Oleh bisikan-bisikan setan ya yang akan menjadikan manusia putus asa Dari rahmat Allah subhanahu wa taala ini mungkin arahan kami dan juga seorang bisa mengisi kehidupannya dengan kegiatan-kegiatan positif ketika panggilan syahwatnya atau keinginan berbuat dosa itu memanggil dia hendaknya dialihkan kepada pekerjaan yang lain ya kepada aktivitas yang yang lain supaya dia lupa kepada kemaksiatan tersebut wallahu taala alam jazakallahu Kiran Ustaz atas bimbingan dan nasehatnya di kesempatan sesi tanya jawab pagi hari ini dan pertanyaan tadi menjadi penutup untuk sesi tanya jawab tafadol ikhtitam dari Antum Ustaz baik kaum muslimin kaum muslimat rahimakumullah para pemeriksa dan para pendengar televisi radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah kita telah mengikuti kajian ini semoga bermanfaat terutama untuk diri saya pribadi dan kepada semua yang mendengarkan kajian ini marilah kita selalu melihat diri kita ya bahwa kita ini banyak kekurangan kita ya Sebesar Apun yang kita miliki baik itu ilmu atau harta atau yang lainnya hendaknya kita selalu merasa kita ini masih sangat kurang yakni di dalam beribadah P Allah Taala sehingga dengan demikian kita akan meningkatkan ibadah kita kepada Allah subhanahu wa taala Kemudian yang kedua juga tidak lupa kami Ingatkan k kaum muslimin ya Di mana pun berada hendaknya kita e tetap memiliki ya rasa solidaritas kepada saudara-saudara kita kaum muslimin kaum yang lemah yang berada di Palestina Semoga Allah menolong mereka semoga Allah memberikan jalan keluar bagi mereka dan semoga Allah subhanahu wa taala Mel lungi mereka dari berbagai keburukan ya ini selalu kita doa dan mohon P Allah Azza waalla ya karena kalau kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang jauh dari kita maka para malaikat mengamini doa kita dan mereka para malaikat juga mendoakan kita Semoga Allah berikan kepada kamu seperti apa yang yang kamu doakan untuk saudara-saudaramu kemudian terakhir ya sebagai nasihat kami mari terus kita menuntut ilmu ya dan tetap berpegang teguh pada akidah dan Manhaj salafush Radiallahu anhum ajmain kuatkan tauhid kita kuatkan perbanyak dan kuatkan ibadah kita dan keyakinan kita kepada Allah subhanahu wa taala semoga bermanfaat lebih kurangnya saya mohon maaf dan kami haturkan jazakumullah Khairan atas e apa Yang Eh telah eh diberikan ditanyakan kami haturkan jazakumullah kir demikian mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya alamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustaz Mubarok muim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dalam sesi kajian pagi di kesempatan hari Selasa ini dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita kaji di kesempatan pagi hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal Saleh dalam keseharian kita mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *