3 FM radio roj Bogor dan radio roj Bandung menebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wasohbihi wawala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan kembali di kesempatan pagi hari ini kita sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya kembali kita akan mengkaji kitab Riyadus shihin karya Al Imam an-nawawi rahimahullahu taala bersama Al Ustaz Mubarok Bam mu Alim LC MHI hafidahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kami ajak anda untuk menyimak kajian ini dan juga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui lain telepon di nomor 0218236543 Insyaallah setelah uraian nasihat dari Al Ustaz kita akan coba angkat pertanyaan-pertanyaan Anda Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya bersama Ustaz Mubarok B muim LC MHI hafidahullahu Taala kepada Ustaz fatafadol Maskur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillahiahmaduhuagfirillah anahaha hadahahaillallah wahdahuarikahuhamm abu [Musik] muhammadahuaihi wasl pemirsa dan pendengar radio televisi di Manun anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini kita kembali bertemu dalam keadaan sehat walafiah dan semoga pertemuan ini menjadi salah satu di antara pemberat timbangan amal-amal kebaikan kita selama kita ikhlaskan karena Allah subhanahu wa taala pembahasan kita dari kitab Riyadus shihinami sayidil mursalin Sallallahu alaihii wasallam Karya alimam annawawi rahimahullah telah sampai pada pembahasan tentang haramnya gibah ya Dan kita telah membahas sebagian dari hadis Muad Bin Jabal radhiallahu taala Anhu yang mana Beliau berkata Ya dalam sebuah perjalanan sebagaimana sudah saya jelaskan pada saat itu pada pertemuan yang lalu ehlu ya Rasulullah aku berkata Wahai Rasulullah akbirni ar wahai Rasulullah beritahukanlah pada aku suatu amal yang dengan sebab amal tersebut aku dimasukkan surga dan dijauhkan dari api neraka maka kata nabi alaihiatu wasalam laqalim Sungguh kamu telah bertanya tentang sesuatu yang besar waahalaahu dan Sesungguhnya amal itu mudah ini apa yang kamu tanyakan ini suatu hal yang mudah bagi orang yang dimudahkan oleh Allah Taala ya orang yang Allah berikan kemudahan baginya menyebutkan ehudullahan kamu beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan suatu apaun kamu menegakkanatak kamu menunaikan zakat Ramadan kamu berpuasa di bulan ramadanit dan kamu melaksanakan ibadah haji ke Baitullah ya kemudian Beliau berkata Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau berkata kepada muadir Maukah kamu wahai Muad aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan lalu beliau menyebutkan asu junatun puasa adalah perisai wasufiiular ya puasa adalah perisai sedekah itu memadamkan dosa seorang hamba bagaimana air memadamkan api wasaturjuli Min jafil dan salatnya seseorang di tengah malamala kemudian nabi alaihiatu wasalam membaca firman Allah dalam surah assajdah ayat yang ke-16 dan ayat yang ke-17 kemudian kata Nabi Al was ui Maukah engkau wahai Muad aku beritahukan pada engkau ya pangkal dari semua urusan ya tiangnya dan Puncak kemuliaannya ya rasulah Muad berkata aku berkata i mau Wah Rasulullah beritahukanlah pada aku kata nabi alaii wasamam pangkal semua perkara adalahislam tiangnya adalahat dan Puncak kemulia ad berjihad di jalan allahudan KBI Bin Jabal ak suatu yang dengannya engkau bisa menguasai semuanya itu ya Rasulullah aku berkata Ya Rasulullah mau beritahukanlah p aku ya maka beliau memegang lisannya lidah beliauallahui wasallam lalu Beliau bersabda kendalikanlah akan benda ini Lisan Ini ya rasah aku berkata Wah Rasulullah Apakah kita ini akan diazab akan diberi sanksi akan disiksa oleh Allah Taala lantaran apa yang kita bicarakan Maka kata nabi alaihiu wasam ya ibumu kehilangan kamu mu wj Bukankah manusia diseret dengan wajahnya ke dalam neraka disebabkan karena karatan-karatan lisan-lisan mereka ini kita sekedar mengulangi kembali hadis yang sebagian sudah kita bahas pada pertemuan yang lalu nah di dalam hadis ini Ee kita melihat ee bahwa disebutkan oleh Nabi alaihialatu wasalam amal-amal yang menjadi penyebab seorang hamba dimasukkan Surga oleh Allah subhanahu wa taala yang pertama adalah beribadah menyembah Allah mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun ini syarat mutlak syarat mutlak masuk surga itu bertauhid ya beriman pada Allah dan bertauhid pada Allah subhanahu wa taala mentauhidkan Allah Azza waalla dan tidak menyekutukan Allah dengan suatu Apun Kemudian yang kedua adalah menegakkan salat itu terutama salat l waktu yang menjadi salah satu dari ar Islam salah satu dari rukun-rukun Islam kemudian menunaikan zakat yang juga salah satu rukun Im ee Islam watasumu Ramadan watahujjul bait puasa di bulan Ramadan dan melaksanakan ibadah haji nah ini ee lima amalan yang menjadi penyebab utama seorang dimasukkan dalam surga Allah subhanahu wa taala Nah melihat Nabi alaihiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat bahwa Muad bertanya dan pertanyaan yang demikian berbobotnya pertanyaan ini ya Dan ini menunjukkan bahwa beliau semangat untuk mengerjakan suatu amal yang dengan mengerjakan amal itu seorang mendapatkan menjadi penyebab seorang dimasukkan Sur surga Allah Taala maka an nabi alaihiat wasalam bertanya kepada Muad Bin Jabal Maukah engkau wahai Muad aku Tunjukkan pada engkau salah satu di anara aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan Maukah kamu aku tunjukkan pintu-pintu kebaikan Kemudian beliau menyebutkanun Puasa itu adalah sununah Puasa itu adalah perisai tameng ya yang menghalangi seseorang mencegah seseorang dari masuk neraka perisai melindungi orang itu dari azab Allah Taala ini pentingnya puasa ya ketika Abu umamah albahili Radiallahu anhu bertanya wahai Rasulullah Amal apakah yang paling bermanfaat bagi aku ya Kata nabi alai wasalam alik bum hendaknya kamu berpuasa ya lahu Ail Lu karena tidak ada amal yang semisal dengan pu puasa nah ini menunjukkan keutamaan berpuasa Nah di sini disebutkan asumu Jun junah puasa itu ibarat perisai perisai yang menghalangi seorang mencegah seorang dari bermaksiat misalnya ketika di dunia kemudian memberikan sedekah membayar sedekah ini atau memberikan mengeluarkan sedekah ini akan memadamkan kesalahan dosa seorang hamba sebagaimana air memadamkan mati nah ini Fadilah dari sedekah ya Fadilah dari sedekah bahwa Allah menghapus dosa seorang hamba karena sedekahnya kemudian wasatur rjuli Min jaufil Lail dan salatnya seorang di tengah malam ini menunjukkan keutamaan salat di malam hari saat manusia tidur lelap seorang hamba bangun dan dia mengerjakan salat ya ini satu kemuliaan yang besar bagi pelaku salat malam atau salat tahajud kemudian nabi alaihiatu wasalam membacakan firman Allah tentang salat ini ya bahwa sifat orang-orang beriman hamba-hamba Allah yang Saleh mereka adalah orang-orang yang tatajafa junubuhumil madaji lambung-lambung mereka itu jauh dari tempat-tempat tidur mereka ya Artinya mereka di malam hari mereka bangun untuk salat ya yaduna rabbahum khaufan Wa thamaan ketika mereka salat mereka mohon meminta kepada Rabb mereka kepada Tuhan mereka berbagai kebaikan dan berlindung dari berbagai keburukan khaufan waan dengan harap cemas dan mereka menginfakkan sebagian dari harta mereka Maka tidak tidak ada seorang tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui apa yang Allah persiapkan yang Allah sembunyikan berupa balasan yang akan Allah berikan kepada orang-orang yang berbuat baik pada Ahli Surga jazaan Balun dan ini sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan beliau membacakan ayat 16 dan 17 dari surah assajdah q kemudian kata nabi Alaihi Wasalam ya setelah beliau menjelaskan kepada kita tentang amalan-amalan yang merupakan pintu-pintu kebaikan berupa puasa puasa sunah memberikan sedekah Sedekah Yang sunah ya tatawa bukan Sedekah Yang wajib kalau Sedekah Yang wajib namanya zakat ya kemudian juga beliau menyebutkan di sini salat di malam hari ya tahajud atau salat Witir dan seorang yang dia senantiasa ya mendekatkan dirinya kepada Allah subhanahu wa taala ya rasul Alaihi Wasalam menyebutkan dalam hadis ini beberapa amal-amal ibadah yang tidak bersifat wajib tetapi mempunyai Fadilah yang besar ituu puasa sunah sedekah ya kemudian salat di malam hari lalu kata beliau alatu wasalam Amri Maukah engkau wahai Muad aku beritahukan pada engkau tentang pokok dari segala perkara dari segala urusan yaitu Islam maka Islam bagi seorang muslim segala-galanya dia membela agamanya dia melaksanakan perintah agamanya menjauhi larangan agamanya yaitu Islam ya Rul Amri alislam pangkal dari semua perkara urusan ini adalah alislam maka setiap muslim dengan Apun profesinya dia harus selalu berpegang pada Islam dan selalu berdakwah menyeru hamba-hamba Allah kepada Islam ya Islam artinya tunduk dan patuh dan mentauhidkan Allah subhanahu wa taala terap melepaskan diri dari kesyirikan dan ahlus Syirik ya menjauhkan diri berlepas diri dari kesyirikan dan dari pelaku-pelaku kesyirikan dari orang-or orang musyrikin maka dari itu ee Islam adalah nikmat yang besar nikmat yang amat besar yang Allah berikan kepada seorang hamba kemudian waamudah tiang dari Islam ini adalah salat yang Islam itu adalah salat maka Barang siapa menegakkan salat berarti dia telah menegakkan Islam dalam dirinya dan barang siapa meninggalkan salat berarti dia telah merobohkan meruntuhkan Islam dari dirinya ya Oleh karena itu Sebagian ulama berpendapat orang-orang yang tidak salat meninggalkan salat dengan sengaja yakni salat lima waktu padahal m mereka tahu hukumnya salat itu Sebagian ulama mengatakan mereka itu kafir keluar dari Islam ya karena meninggalkan salat B hati-hati salat ini adalah sesuatu yang amat sangat menentukan bagi seorang hamba Setelah dia beriman kepada Allah dan beriman P rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan amal ibadah pertama yang dihisab yang dihitung oleh Allah Taala di hari kiamat kelak adalah salat kalau salat seorang baik Insyaallah amal-amal kebaikan yang lainnya akan diterima oleh Allah subhanahu wa taala namun jika amal-amal ya jika salatnya buruk jelek tertolak maka amal-amal yang lainnya pun ibadah-ibadah yang lainnya pun akan ditolak dan tidak diterima oleh Allah subhanahu wa taala waudu as wirwatusi Al Jihad dan Puncak Kemuliaan Islam itu adalah dengan jihad dihat di jalan Allah ya maka kita melihat Dalam sejarah perjalanan kaum muslimin semenjak zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat beliau mereka adal umatul jihad mereka betul-betul memperjuangkan agama Allah dengan segala yang mereka miliki ya maka Rasul Alaihi Wasalam dalam berdakwah dalam di saat kondisi dalam keadaan lemah ya beliau berdakwah dengan mendatangi kabilah-kabilah atau menyampaikan P teman-teman beliau Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak mereka kepada Islam ya kemudian setelah Nabi S wasallam memiliki kekuatan dan kaum mukminin semua mereka memiliki kekuatan setelah hijrah dari Makkah ke Madinah maka kemudian Allah memerintahkan untuk berjihad di jalan Allah subhanahu wa taala dan Jihad ini ada aturan ya ya Ada ketentuan-ketentuannya Bukan setiap jemaah mengangkat senjata untuk berjihad tidak ada keteta ketetapan-ketetapannya ketentuan-ketentuannya nah ini yang harus kita pahami dan Jihad menjadikan musuh-musuh Islam memperhitungkan tentang Islam di saat adanya jihad ya dan jihad itu ada sampai hari kiamat tapi jika memang memenuhi syaratnya ya Jadi kita tidak boleh antipati kalau menyebut tentang jihad jihad itu adalah ajaran Allah Allah memerintahkan kita berjihad ya cuma ada ketentuannya ada syarat-syaratnya Bukan setiap orangangkat bendera mengatakan jihad kemudian kita ikut-ikutan tidak tapi jihad memang ada dan tidak terputus sampai hari kiamat tetap ada jihad Fi fisabilillah nah di saat tidak ada peperangan ya atau di saat jihad dalam bentuk peperangan tidak ada karena kondisi tertentu maka seorang muslim berjihad membela agama Allah menolong agama Allah dengan apa yang dia miliki yang punya harta dia berjihad dan hartanya di jalan Allah subhanahu wa taala yang punya ilmu dia berjihad di jalan Allah dan ilmunya dan mengajarkan kepada manusia tentang Islam yang benar Islam yang berakhlak Islam yang berbudi pekerti ya diajarkan kepada manusia kepada umat yang mempunyai kedudukan jabatan dia berjihad dengan apa yang dimilikinya dengan kekuasaannya dengan jabatannya dia berikan peluang ya Misalnya kepada dai-di ya untuk menyampaikan ee Islam di tempatnya ya jadi masing-masing berjihad atau menolong agama Allah sesuai dengan kemampuannya yakni di saat tidak ada jihad dalam bentuk pepa peperangan nah dan ini Puncak jihad dalam bentuk peperangan itu merupakan puncak dari Kemuliaan Islam Nah iya dulu kaum muslimin disegani karena apa mereka memiliki jihad ya mereka perang di jalan Allah karena memang syarat-syaratnya terpenuhi ya namun setelah lemah lemahnya kaum muslimin maka kita melihat bagaimana di saat tidak ada lagi jihad dalam bentuk peperangan ya karena kelemahan yang menimpa kaum muslimin disebabkan mereka meninggalkan ajanan agama mereka Ya hanya sedikit yang diamalkannya maka ya lawan-lawan Islam orang-orang yang benci kepada Islam berbuat semuanya mereka terhadap kaum muslimin dan contoh yang nyata yang sedang kita dengarkan kita saksikan sekarang ini adalah apa yang terjadi di Palestina Walaupun memang ada sebabnya tapi bagaimana Pembantaian Yahudi terhadap kaum lemah penduduk sipil yang ada di Palestina maka Semoga Allah subhanahu wa taala ya menolong mereka memberikan kemudahan pada mereka memberikan jalan keluar pada mereka sungguh Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu kemudian kata nabi alaihiatu wasalam Maukah engkau aku beritahukan ibaratnya kunci dari itu semuanya yang dengannya engkau bisa menguasai itu semuanya engkau bisa dimasukkan surga dan dijauhkan dari api neraka ya mau aku beritahukan kepadamu wahai Muad kata Muad Iya wahai Rasulullah bala Ya Rasulullah mau wahai Rasulullah beritahukan pada aku lalu kemudian an naab alaihiallam memegang lisan beliau ya beliau memegang lisan beliau dan Beliau berkata kepada Muad radhiallahu Anhu ya KUA Alaika H jaga lisanmu kendalikan lisanmu ya jangan bicara seenaknya ya tapi jaga lisanmuaika H maka Muad Bin Jabal sementara merasa terheran kok Beliau menyuruh untuk mengendalikan lisan menjaga lisan maka Muad Bin Jabal bertanya ya Rasulullah wanaakuna Bima natakallamu bihi wahai Rasulullah Apakah kita ini akan diberi sanksi oleh Allah akan diazab oleh Allah akan dicampakkan dalam neraka karena lisan-lisan kita ini karena apa yang kita bicarakan Maka rasulam kemudian mengucapkan satu kalimat kalimat ini diucapkan bukan untuk menyumpah ya Muad tapi menunjukkan betapa yakni seakan-akan Beliau mengatakan masa seperti ini pun engkau tidak tidak mengetahuinya wahai Muad kata wasam mu ibumu kehilangan kamu wahai Muad dan ini bukan mendoakan jelek bagi Muad tidak ya tapi menunjukkan eh beliau sangat menyayangkan kepada Muad ya Masa tidak tahu bahwasanya lisan itu penyebab seorang di kampakkan dalam azab neraka dalam azab Allah makanya beliau menyampaikan demikian lalu Beliau mengatakan Bukankah manusia dicampakkan diseret dari wajah-wajahnya dan dilemparkan ke dalam neraka lantaran karatan-karatan lisan mereka ya ini menunjukkan bahwa kewajiban kita untuk menjaga lisan Mak hadis ini hadis yang sangat bermanfaat kalau kita mendalaminya ya memahaminya dan kita berupaya untuk mengamalkan apa yang ada yang dikandung oleh hadis ini nah hadis ini memberikan banyak pelajaran kepada kita di antara pelajaran-pelajaran yang diberikan atau yang bisa diambil dari hadis ini adalah semangat dan keutamaan Muad Bin Jabal radhiallahu Anhu apalagi beliau adalah orang yang sangat dicintai oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan Beliau pernah mengatakan wahai Muad ini uhib buuka Ya wahai Muad sesungguhnya aku cinta kepada engkau jadi Muad di antara kedudukannya yang mulia beliau adalah orang atau sahabat yang dicintai oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu Muad Bin Jabal kemudian hadis ini menjelaskan kepada kita tentang pentingnya bertanya kepada seorang yang alim hal-hal yang kita tidak mengetahuinya terutama berkaitan dengan masalah agama masalah akidah masalah akhlak ya masalah muamalah ini kaitan dengan Din kalau kita tidak mengetahuinya tanyakan kepada orang yang berilmu kita bertanya kepada orang berilmu sebagaimana yang dicontohkan oleh Muad Bin Jabal radhiallahu taala Anhu ya bertanya kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian ketika nabi alaihiat wasalam mengatakan pada Muad Bin Jabal yaim kamu bertanya tentang S suatu perkara yang besar perkara yang agung ya ini jelas karena perkaranya adalah tentang ya amalan yang dengan mengamalkannya menyebabkan seorang masuk surga atau dimasukkan dalam surga Allah dan dijauhkan dari api neraka tentu ini adalah masalah yang amat besar Yang diupayakan oleh seorang mukmin kita beribadah pada Allah ya kita mohon ampun kepada Allah kita berharap kepada Allah adalah dalam rangka menjaga diri kita menjaga diri kita dari azab Allah subhanahu wa taala ya Dan Allah memerintahkan kepada kita dalam al-quranul Karim surat alahrim ayat yang keen ya auhadina amanu Wahai orang-orang yang beriman anusakumlikum peliharalah diri kalian dan EE keluarga kalian dari azab api neraka maka seorang mukmin berupaya semaksimal mungkin dan dia berharap hanya kepada Allah Taala agar dia diselamatkan dari azab Allah dan dimasukkan ke dalam surga Allah subhanahu wa taala kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang keutamaan tauhid ya dan bahaya Syirik ya tauhid menyamatkan seorang dari azab Allah dari api neraka sedangkan kesyirikan yang dilakukan oleh seorang hamba Jika dia tidak bertobat maka dia kekal di dalam api neraka waliyadubillah nauzubillahi minalik kemudian hadis ini menjelaskan kepada kita tentang tingkatan-tingkatan amalan yang mana yang pertama adalah mentauhidkan Allah kemudian salat kemudian puasa kemudian zakat kemudian laksanakan ibadah haji amalan-amalan ada tingkatan-tingkatannya ya Yang jelas bahwa ada ruku lima rukun Islam ya yang pertama dua kalimat syahadat yang kedua salat puasa zakat dan melaksanakan atau mengerjakan Ibadah Haji kemudian hadis ini Menjelaskan pula kepada kita ya tentang tentang pintu pertama seorang masuk dalam Islam dan iman adalah mentauhidkan Allah Taala ya seorang mentauhidkan Allah Azza waalla ini kunci keselamatan ya kunci keselamatan adalah mentuhid Allah Azza waalla ya Mulai dari kita mengenal Islam sampai akhir kehidupan seorang mukmin ya dia terus berupaya untuk tetap di atas tauhid menyembah hanya kepada Allah beribadah hanya kepada Allah memohon hanya kepada Allah berdoa hanya kepada Allah bertawakal hanya kepada Allah berharap hanya kepada Allah takut hanya kepada Allah ya bernazar hanya untuk Allah sujud dan ruku hanya untuk Allah tidak boleh untuk yang selainnyaentah tauhid Allah Azza walla kemudian peringkat yang kedua adalah salat ya yang menjadi tiang dari Islam ini ya salat adalah sesuatu yang ya sangat menentukan bagi diterimanya amal-amal ibadah yang lainnya sebagaimana sudah saya sampaikan kemudian juga banyak amalan-amalan yang mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala ya yang menjadi penyebab seorang dimasukkan dalam surga dan dijauhkan dari api neraka di antara yang disebutkan dalam hadis ini tadi puasa sedekah ibadah haji ya zakat salat di malam hari ya tahajud kemudian juga e puasa sunah dan amal-amal yang yang lainnya kemudian ee hadis ini menjelaskan pada kita tentang puasa ya sebagai imaduddin tiangnya agama Allah ini adalah puasa e adalah salat tentang salat yang merupakan tiang dari agama Islam ini ya kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang bolehnya seorang guru menjawab pertanyaan murid lebih dari apa yang ditanyakannya ya bolehnya seorang guru menjawab pertanyaan murid melebihi apa yang dipertanyakan oleh murid tersebut Bagaimana dalam hadis ini Muad meminta kepada nabi Alaihi salatu Wasalam atau bertanya kepada beliau tentang suatu amal suatu ibadah yang dengan sebab ibadah itu seorang hamba dimasukkan dalam surga dan dijauhkan dari api neraka dan nabi Sallahu alaii wasallam menjawab dengan jawaban yang panjang ya dan jawaban yang panjang ini jika memang dibutuhkan jika memang dibutuhkan Dan ini juga dicontohkan oleh Nabi Alaihi Wasalam ketika sekelompok orang musafir yang mereka berlayar Mereka bertanya kepada rasulah Alaihi Wasalam ya kata mereka Ya Rasulullah Kun narkabul Bahro Wil Ma wahai Rasulullah kami ini orang-orang yang selalu berlayar dan kami hanya memiliki sedikit air Kalau kami menggunakan air air yang untuk diminum itu kami gunakan untuk berwudu maka kami akan kehausan dalam perjalanan lalu pertanyaannya adalah bolehkah kami berwudu dengan menggunakan air laut jadi yang ditanyakan oleh EE para pelayar ini ya tentang berwudu bersuci dengan menggunakan air laut dan nabi Alaihi Wasalam menjawab melebihi dari pertanyaan itu kata beliau huur mauhu alillu maitatuhu laut itu airnya suci suci dan mensucikan dan bangkainya ha halal bangkainya halal bangkai laut itu halal ya binatang yang minatang di laut yang tinggalnya di laut ya hidupnya di laut itu banggya itu halal dimakan ya Nah an nabi alaihiatu wasalam dalam dalam ee hadis tersebut yang ditanya itu tentang berwudu bolehkah kami berwudu dengan air laut ya maka beliau menjawab Ya tidak sekedar ee menjawab pertanyaan boleh berwudu dan air laut tetapi beliau menjawab dengan jawaban tambahan ya Yang mana kata beliau laut itu suci airnya dan mensucikan dan bangkainya ha halal bangkya boleh di dimakan nah para ulama mengatakan tentang hadis ini Mengapa Nabi alaih wasallam menjawab dengan menambah jawaban tentang bangkai dari laut yang itu halal kata para ulama kalau saja ya tentang penggunaan air laut untuk berwudu itu mereka tidak tahu ya mereka masih ragu makanya Mereka bertanya kepada nabi Alaihi salatu Wasalam maka apaagi tentang Bang Bang kainya Oleh karena itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam langsung menjawab dengan jawaban yang lebih dari pertanyaan yang diajukan Kepada beliau B air laut itu suci airnya suci dan mensucikan dan halal bangkainya ya karena mungkin mereka bakal tanya juga Kalau sa beliau tidak Jelaskan apa hukum makan bangkai laut Nah dari itu beliau langsung men menjawab pertanyaan para sahabat tersebut jadi dalam dunia pendidikan ini Ini masalah ee dalam belajar mengajar jadi seorang guru boleh menjawab pertanyaan murid melebihi apa yang ditanya oleh murid tersebut Hal ini tentu jika memang Diperlukan ya memang diperlukan penjelasan yang lebih maka itu hal yang baik dan hal yang bagus kemudian hadis ini menjelaskan pada kita tentang banyaknya pintu-pintu kebaikan ya banyaknya pintu-pintu Kebaikan tidak hanya satu makanya Islam ini sudah sempurna jangan kita membuat lagi bidah-bidah baru dalam agama ini semua amal kebaikan sudah diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya demikian pula semua keburukan sudah diingatkan oleh Beliau sudah diingatkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya maka amal-amal ibadah yang banyak itu kita amalkan semampu kita ya semampu kita maka Islam tidak memerlukan ya ada amalan-amalan yang baru yang diada-adakan oleh manus oleh manusia karena apa yang diom kan oleh Nabi Alaihi Wasalam ya Dan apa yang beliau perintahkan at beliau anjurkan itu sudah sangat mencukupi bagi seorang mukmin bagi seorang muslim Oleh karena itu nabi alaih wasalam mencegah adanya amalan-amalan bidah kata beliau Man Amila amalanisa alaii amruna fahuun Barang siapa mengerjakan suatu amal yang bukan perintah kami maka amal itu tertolak ya wong amal yang tidak tertolak sudah banyak Mengapa kita memproduk amal-amal yang bakal ditolak ya amal-amal ibadah yang diterima oleh Allah Taala Insyaallah kalau seorang mengerjakan dengan ikhlas dia mengikuti sunah Nabi S wasallam itu sudah banyak Mengapa kita memproduk amalan yang bakal ditolak oleh Allah subhanahu wa taala ya kalau orang mempunyai akal pikiran yang sehat ya tentu dia akan mencukupi dirinya dengan amalan-amalan yang Insyaallah diterima oleh Allah Taala selama orang itu ikhlas mengerjakannya dan sesuai dengan contoh Nabi alaihiatu wasalam J tidak perlu lagi membuat amalan-amalan yang bakal ditolak oleh Allah subhanahu wa taala kemudian hadis ini menjelaskan kepada kita tentang perpaduan yang harus dimiliki oleh seorang muslim antara ya harapan dan cemas alauauf ya jadi orang mukmin itu terelalu ada dalam diri mereka dua hal rasa takut akan azab Allah dan harapan kepada rahmat Allah subhanahu wa taala kita tak berharap Rahmat dari Allah Azza wa Jalla dan kita takut akan azabnya dan dengan demikian maka Seorang akan berupah Sua untuk dia selalu berbuat kebaikan yang mana kebaikan itu adalah menjadi harapan baginya akan rahmat Allah subhanahu wa taala ya Dan kalau dia berbuat keburukan ya timbul rasa takut dalam dirinya yang mana rasa takut ini mencegah dia untuk melanjutkan perbuatan dosa yang dikerjakannya atau ketika dia mengerjakannya dia selalu bertobat kembali pada Allah taala karena takut akan azab Allah subhanahu wa taala kemudian kita dianjurkan diperintahkan untuk menginfakkan mensedekahkan sebagian dari apa yang Allah berikan pada kita ya rezeki yang diberikan oleh Allah Azza wa Jalla k sebagian dari Rezeki itu kita sedekahkan kita membantu saudara-saudara kita kaum muslimin yang memang membutuhkan bantuan kemudian bahwa hadis ini menjelaskan kepada kita tentang apa yang Allah rahasiakan berupa kenikmatan-kenikmatan yang disiapkan untuk kaum mukminin untuk hamba-hambanya untuk para wali-walinya itu tidak ada yang mengetahuinya Allah sembunyikannya ya tidak ada yang mengetahuinya tapi kita Yakin percaya kepada Allah Taala bahwa apa yang Allah janjikan pasti Allah akan berikan kepada hamba-hambanya yang bertakwa yang beriman dan bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang ya Islam itu ibarat sebuah bangunan ada landasannya ya ada bangunannya di atas landasan dan ada atapnya ada penutupnya ya ini diibaratkan oleh Nabi wasam dalam hadis ini ee KUD juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang kewajiban untuk menjaga lisan ya Lisan Ini berbahaya ya orang yang berbicara seenaknya tidak menjaga lisannya itu akan dibenci oleh manusia ya tidak ada orang yang senang pada orang yang lisannya panjang ya dalam tanda petik ya orang senang pada orang yang lisannya terjaga terpelihara ya apalagi apalagi mubaligh harus lebih mampu menjaga lisan ya jangan sembarangan bicara berbicara ya dan jangan seorang merasa diri bahwa setiap yang dibicarakan itu benar hati-hati waspada apalagi di zaman fitnah zaman terjadi ada Gejolak misalnya lisan itu dijaga ya tidak ada Gejolak saja kita dianjurkan diperintahkan menjaga lisan apalagi di saat banyaknya fitnah ya banyaknya fitnah jaga lisan kita makanya Allah menyuruh dalam al-quranul Karim Allah memerintahkan walinasi Husna Ucapkanlah pada manusia kalimat-kalimat yang baik ucapan-ucapan yang baik ya kemudian juga nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda mangkan yminu Billahi walumil akhir falakliron aasmut au lias liasmut Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya Dia berbicara yang baik atau diam atau di diap ya hendaknya bicara yang baik atau di diap Supaya apa kita menjaga diri kita apalagi di zaman yang banyak fitnahnya yang banyak tukang-tukang fitnah yang ingin memper keruh permasalahan yang ingin mengadu domba antara kaum muslimin antara satu saudara dengan saudara yang lainnya itu jangan dikira tidak ada banyak ya orang-orang yang ingin mengadu domba maka jagalah lisan apalagi seorang Dai mubalig kalau memang mubalig jaga mulutnya jaga lisannya ya jangan sampai mubalig itu mulutnya panjang lisannya panjang ya jangan takut lah pada Allah terhadap kehormatan-kehormatan kaum muslimin Hormatilah gurumu ya jangan lisan menjadi panjang nah ini penting ini adab yang diajarkan oleh Islam ya adab-adab yang diajarkan oleh Islam kepada kita maka menjaga lisan adalah satu perintah ya yang sangat dikuatkan oleh al-qur’an maupun hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam ya betapa banyak perselisihan yang terjadi kerusakan yang terjadi ya dan musibah-musibah yang menimpa salah satu sebab adalah karena Lisan Ini salah satu sebab adalah karena lisan maka dari itu waspadalah jaga lisan ini kalau kita mau selamat ingin selamat lisannya dikendalikan ya lisannya dikendalikan bicara seperlunya atau bicara yang baik ya jika tidak ya diam ya jika tidak maka Diam jangan berbicara apalagi bukan bidangnya ya apabila setiap orang berbicara sesuai dengan bidang masing-masing maka Insyaallah itu akan lebih lebih damai tetapi tatkala seorang berbicara bukan bidangnya bukan bukan profesinya atau bukan ee keahliannya Dia berbicara dan atau ikut berbicara di sinilah kemudian akan terjadi apa yang terja yang terjadi ya Nah Oleh karena itu menjaga lisan menjadi hal yang sangat penting bagi seorang muslim bagi seorang mukmin ya karena lisan memiliki k karatan karatan-karatan lisan itulah yang menyebabkan seorang diserat ke dalam neraka karena tidak menjaga lisannya ya ini maka berbahaya hati-hati dalam berbicara apalagi mengandung kehormatan seorang muslim ya mengandung kehormatan seorang muslim atau muslimah kita ini hidup di zaman banyak fitnahnya ada permasalahan semua dimetsoskan ada masalah kecil dimetsoskan ya ada ucapan-ucapan semua di Sebutkan disbarkan dalam metsos maka dan itu berbahaya harus hati-hati ya Dan kita ini terjerumus dalam fitnah hanya karena lisan yang tidak terja tidak terjaga kemudian hadis yang berikutnya qal Imam annawawi rahimahullah taala wa Abi hurair radhiallahu anhuna Rasulullah wasam Dari Abu Hurairah Radiallahu anhu Beliau berkata bahwasanya Rasulullah Sallahu Ali wasam bersabda tahukah kalian apakah gibah itu Allah para sahabat menjawab Allah dan rasulnya lebih mengetahui Ya Allah dan rasulnya lebih mengetahui tentang ya Apa itu riba Q kata nabi alaihiatu wasalam menjelaskan apa riba itu zikruka akhoka Bima yakrohu kamu menyebut tentang saudaramu sesuatu yang dia Benci Untuk disebut dia tidak senang untuk disebut ini gibah namanyaikruka aka bimakrohu ya kamu menyebut tentang saudaramu sesuatu yang dia Benci Untuk disebutkan eh para sahabat bertanya kepada nabi Alaihi wasam ma orang bertanya Bagaimana pandangan pandanganmu wahai Rasulullah jika apa yang aku katakan tentang saudaraku itu ada pada dirinya ya bagaimana pandanganmu ya Rasulullah jika yang aku bicarakan itu memang ada pada diri saudaraku itu Q in kanana fihi Mat taquul faqadabahu kata nabi alaihiat Wasalam Jika yang kamu bicarakan tentang saudaramu itu ada pada dirinya maka Itulah namanya gibah berarti kamu telah gibah kepadanya waam Yakun Fi tapi kalau yang kamu bicarakan itu tidak ada pada diri saudaramu itu ya ya lam Yakun fulahu ya kalau yang kamu bicarakan tentang saudaramu itu ternyata tidak ada pada saudaramu itu berarti kamu telah membuat fitnah ya iftiraah membuat e ee kamu mengarang sesuatu tentang dia Dan itu lebih berat ya itu lebih lebih berat telah mendustakan berdusta dengan mengatasnamakan orang tersebut nah ini tentang gibah jadi ee gibah itu definisi ya sudah disebutkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya zikruka aka Bima yakrohu kamu menyebut saudaramu ya tentang sesuatu yang dia tidak senang dia benci untuk dibicarakan itu gibah namanya dan di saat dia tidak tidak ada kalau ada orangnya bukan Giba namanya ya misalnya satu contoh ada seorang ya teman teman kita ini misalnya tubuhnya pendek wah Si Fulan tu pendek dia gak ada orangnya ini namanya riba tapi kalau orang itu ada yang Fulan kamu kok pendek ya misal bercanda atau apalah ini bukan gibah namanya ya karena kita bicara depan orang tersebut jadi giiba ituicara membicarakan seorang sesuatu yang dia tidak senang dan dia tidak ada di tempat kita berbica berbicara ya Dia sedang R gaib sedang tidak tidak ada di situ Namanya riba ee maka berterus senang itu lebih lebih baik ya ada hal-hal yang mungkin dia kurang senang dibicarakan tapi kita ingatkan dia kita sebut dia di depannya ya maka ini ee mungkin lebih positif daripada kita berb membicarakan dia di ee dan dia tidak tidak ada di tengah-tengah kita gibah ini disebutkan dari hadis yang kita dengar tadi itu di sini ada salah satu juga metode dalam mengajar Ya dalam hadis ini ada salah satu cara mengajar yang diajarkan oleh Nabi alaihiat wasalam ya karena beliau adalah guru yang terbaik Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu dengan pertanyaan jadi memberikan pertanyaan kepada murid ya baimana disebutkan oleh Abu Hurairah dalam hadis ini bahwa Rasul wasallam bertanya sebelum menjawab beliau bertanyau tahukah kalian apa sih Giba itu ini salah satu metode dalam mengajar jadi memaparkan masalah kepada murid ya baru kemudian kalau murid bisa jawab Alhamdulillah kalau murid tidak bisa menjawab maka guru yang mengarah mengarahkan murid tersebut ini salah satu metode di dalam mengajarah Tahukah kamu apaah gibah itu kata para sahabat Allah warasul aamah ini menunjukkan Adab Adab seorang mukmin adab para sahabat kepada Rasulullah sahu Wasallam ya mereka mengembalikan ilmu itu kepada yang mengetahuinya Allah dan rasulnya lebih mengetahui dan ini ucapan ini di Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam masih hidup ya setelah rasulam meninggal ya tidak dikatakan lagi Allah dan rasulnya lebih tahu ya cukup hanya allahuam Allah yang lebih mengetahui tetapi di saat Rasul wasam masih hidup Ya kalau ketika berbicara dengan beliau e maka boleh mengatakan Allahu wa rasuluhu Aam Allah dan rasulnya lebih mengetahui itu di saat beliau masih hidup nah di saat beliau telah meninggal kalau ada orang bertanya pada kita misalnya kita tidak tahu jawabannya ya maka kita mengatakan allahuam Allah lebih mengetahui jadi tidak tidak tidak sebut lagi Rasulullah karena Rasul S wasam telah meninggal ya Nah ini di antara yang disebutkan oleh para ulama maka dari itu kita melihat para ulama ketika mereka menjawab pertanyaan dan mereka apa misalnya tidak tahu apa jawabannya ya atau mereka mengakhiri jawaban mereka selalu Dengan mengatakan allahuam Ya Allah lebih mengetahui kemudian hadis ini ya juga memberikan pelajaran yang lain di anaranya adalah eh mengembalikan ilmu kepada Allah dan kepada rasul wasallam di saat beliau hidup di saat beliau masih masih hidup Inah adab terhadap beliau Alaihi atu wasalam kemudian hadis ini memberikan pelajaran pula kepada kita tentang ee Ketika memberikan penjelasan keterangan itu hendaknya yang jelas dan detail ya sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya Karena beda antara ya gibah dan buhtan ya gibah itu membicara sesuatu yang ada pada diri seseorang dan orang itu tidak senang kalau dibicarakan tentang masalah tersebut ini gibah namanya Adapun albuhtan ini menisbahkan pada orang itu sesuatu yang tidak ada pada dirinya ya jadi lebih cendung seakan-akan memfitnah tentang orang tersebut mengada-ngada tentang orang itu ini hukumnya Jelas dua-duanya haram tapi yang satu lebih lebih besar daripada yang yang satunya ya yang satu lebih besar daripada yang satunya kemudian hadis ini menjelaskan kepada kita ee tentang larangan atau Tahrim alghibah Wal buhtan larangan ya perbuatan gibah dan EE perbuatan ee dusta terhadap Ses seseorang nanti sini akan juga dibawaah dibawakan Insyaallah Kami jelaskan Insyaallah tentang beberapa hal ya yang dibolehkan dalam hal berkaitan dengan gibah karena imam nawawi rahimahullah pelajaran-pelajaran yang diambil dari hadis ini kita tambah satu Hadis lagi Imam anwawi rahimahullah taala abiakadallahu Anhu dari Abu bakradallah Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam q f khutbatihi Yauma anahar B Mina di hajjatil Wada kata Abu bakrah bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam khutbah beliau Pada hari Idul Adha di mina ketika beliau meng haji haji Wada bel menyampaikan pidato ya menyampaikan khotbah kata beliau Sallallahu alhi wasallam inakumwakumumikum sesungguhnya darah-darah kalian harta-harta kalian kehormatan-kehormatan diri kalian harikum haram bagi kalian haram bagi kalianum sebagaimana haramnya kalian di hari iniahum di bulan ini fadikum di negeri kalian ini Al Sudahkah aku sampaikan hadis ini Mut alaieluar ole Imam Bukhari dan imam muslim dalam sahih Bukhari dan muslim nah di ini menjelaskan kepada kita tentang nasihat arahan wasiat yang disampaikan oleh Nabi alaihiat wasalam di forum terbesar yaitu pada saat beliau berada di ee Mina pada hari Idul Adha ya di hari tanggal 10 Zulhijah bel menyampaikan nasihat ya kepada kaum mukminin yang ditekankan di sini di antara yang disampaikan oleh Beliau Sallallahu Alaihi Wasallam adalah masalah haramnya seorang muslim terhadap muslim yang lain apa yang diharamkan darahnya maka seorang muslim tidak boleh membunuh saudaranya tidak boleh menumpahkan saudaranya menumpahkan darah saudaranya tanpa hak ya ini ini tidak boleh termasuk menyakiti melukai saudaranya ya ini termasuk perbuatan-perbuatan haram seang muslim P muslim yang yang lainnya yang kedua berkaitan dengan harta wa amwalikum dan harta-harta kalian makanya Allah mengharamkan riba makan riba Mak Makan keringatnya orang lain Allah mengharamkan penipuan Gis ya Allah mengharamkan ya menghasilkan harta dengan cara-cara yang tidak dibenarkan ya ini haram diharamkan oleh Allah Azza waalla seorang muslim tidak boleh mengambil berampas mengambil harta saudaranya tanpa hak gak boleh ada cara-cara Halal ada yang jual beli atau yang lainnya Adun mengambil ya dan cara yang tidak halal hukumnya haram termasuk dalam masalah ini hutangputang ya dan sampai ada seorang berhutang dia tidak membayar hutangnya ya karena banyak di zaman kita ini Demikian Ada orang datang pada seseorang ya minta dihutangi duit misalnya dengan janji Insyaallah nanti aku bayar Padahal dia tidak tidak mau membayar itu kalau dia tidak membayar hutangnya di dunia ini maka di akhirat nanti akan di ditagih ya jika orang yang punya harta itu tidak Rida ya terhadap hutang yang diberikan padanya maka dia nanti akan akan menagih di akhirat kelak ya maka hati-hati masalah utangputang ya waspada hutangputang ini berat risikonya berat tidak membayar hutang di dunia nanti bayarannya di akhirat ya dan bayarannya bukan lagi berupa duit bayarannya berupa Hah bayarannya berupa amal saleh amal saleh kita kita berikan pada orang yang kita berhutang padanya yang kita tidak bayar ketika di dunia nauzubillah ya Nah ini jadi hati-hati masalah Har harta kemudian juga yang ketiga niat oleh Nabi Alaihi Wasalam adalah a’rad kehormatan kehormatan seorang muslim ya makanya dilarang gibah di antaranya karena itu seakan-akan merusak kehormatan seseorang dilarang menuduh orang berzina misalnya kecuali kalau ada bukti dan seterusnya ini semua dalam rangka menjaga kehormatan seorang muslim maka dilarang memfitnahibah ya atau yang lainnya dari perbuatan perbuatan lisan terhadap kehormatan seorang muslim termasuk memfitnah Ya semua itu haram haramun alaikum haram atas kamu sekalian ya ini di antara bunyi hadis yang baru kita dengar tadi Insyaallah keterangan dari hadis ini kita lanjutkan pada pertemuan akan datang Semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kita semuanya dan masih ada waktu Insyaallah untuk sesi berikutnya sesi tanya jawab wallahu taaam jazakallahu Kiran kami sampaikan kepada Ustaz mu LC mfah taala yang telah membimbing kita di kesat pagi hari ini dalam mengkaji kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kami undang anda untuk memasuki sesi tanya jawab Anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui lain telepon di nomor 0218236543 baik kita coba angkat pertanyaan pertama melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah tidak disebutkan di mana izin bertanya Ustaz dalam sebuah hadis diterangkan bahwa ada orang yang matanya tidak akan terkena api neraka karena sebab-sebab tertentu pertanyaannya Ustaz Apabila ada orang yang telah melaksanakan sebab tertentu dengan janji tertentu Namun Ia melakukan yang besar contohnya meninggalkan salat Apakah tetap akan mendapatkan janji dilindungi dari api neraka matanya ini Ustaz mohon penjelasannya Ustaz baik dari apa yang ditanyakan Ya tentu kita ini harus mengetahui ada amalan-amalan yang menjadi pokok amalan-amalan yang tidak boleh tinggalkan ya contohnya adalah salat Li waktu ya ada orang misalnya dia sangat menjaga pandangannya ya Atau dia menangis karena takut pada Allah dan itu salah satu ee mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka tapi orang ini tidak salat ini hal yang tidak mungkin ya tidak mungkin terjadi jadi yang diaksud dengan seperti yang ditanyakan Tadi ada orang yang dia misalnya melakukan apa yang menjadi yang yang mana disebutkan dalam beberapa hadis Allah menjanjikan bahwa dia tidak tersentuh oleh api neraka tapi dia banyak melanggar melanggar perintah Allah ya memakan harta orang lain misalnya tapi dia menjaga pandangannya atau menangis pada Allah Taala namun dia tidak dia ada hal-hal yang dilanggarnya maka bukan itu dimaksud ya yang dimaksud dalam hadis-hadis tersebut adalah orang-orang yang tetap jadi masalah keimanannya tauhidnya kemudian ibadahnya ya salat terutama salatnya lima waktu termasuk hal yang wajib puasa di bulan Ramadan kalau dia melaksanakan itu semuanya pluselas dia menangis P Allah Taala maka Insyaallah dia diselamatkan dari api neraka Tetapi kalau dia hanya menangis pada Allah Taala namun dia meninggalkan salat dia mengambil hak orang lain ya maka ini bukan jaminan ya artinya ee hadis-hadis seperti yang disebutkan tadi itu ya Ee bukan itu yang dimaksud oleh hadis-hadis tersebut ya mudah-mudahan bisa dipahami ya wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya kita coba angkat penanya melalui la telepon di 021823 3 6543 Kami persilakan iya ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Bapak ya Bapak yunaldi dari Lubu Basung kabupaten Agam Sumatera Barat baik silakan pertanyaannya Bapak yang saya tanya pertama yaitu ee tahat awal itu apakah sampai Allah Muhammad atau Kemudian yang kedua saya tanyakan di bankional RI Apakah bila bunganya kecil itu tidak termasuk riba itu pertanyaan waalaikumalam warahmatullahi wabarakatuh silakan baik pertanyaan pertama dari bapak yang bertanya tentang selawat yang dibaca dalam tasyahud yang pertama Tasyahud awal atau tahiyat awal Apakah dibaca secara sempurna sampai selesai ataukah cukup yang pendek saja Allahumma shalli ala muhammad wa ala ali Muhammad ee pertama jawaban kami dalam masalah ini bahwa tidak bisa dipungkiri memang ada perbedaan para ulama fikih dalam masalah ini ya tetapi yang lebih cenderung kami memilihnya yaitu membaca selawat tatkala tasyahud yang pertama itu secara sempurna Allahumma shalli ala muhammad wa ali Muhammad Kama Shita ala Ibrahim wa Ali Ibrahim inak Hamid Majid Allahumma barik ala muhammad wa ali Muhammad Kama barakta ala Ibrahim W Ali Ibrahim inaka Hamid Majid jadi dibaca secara sempurna itu saya lebih cenderung itu ya kecuali kalau misalnya kita salat di belakang imam yang dia itu ee cepat berdirinya waktu tasyahud pertama ya kita baru sampai di misalnya asadu alla ilaha illallah asadu anna muhammadar rasulullah langsung dia berdiri maka Insyaallah boleh kita mengambil yang yang pendek ya Allahumma shalli ala Muhammad waa Ali Muhammad Tetapi kalau imamnya ya beri peluang membaca sampai sempurna bacaan selawat tersebut maka bacalah selawatnya sampai sempurna sampai selesai ya fil alamin innaka Hamidun Majid ya sampai situ Misalnya ini pertanyaannya yang pertama pertanyaan kedua tentang riba ya Apakah kalau yang dilarang itu yang besar karena ada penyebutan adafan mudhaafah berlipat-lipat itu yang dilarang Adapun kalau kecil boleh saja jawabannya tidak dua-duanya haram ya riba dalam bentuk yang banyak ataupun sedikit sama-sama haramnya ya sama-sama haramnya jadi kita harus menjauhi perbuatan riba naudubillahi minariba ya karena ini dampaknya besar Allah mengumumkan terang kepada orang-orang yang makan riba nauzubillah minzalik jadi riba besar atau kecil dua-duanya dilarang sama dengan khamer minuman keras ya yang memabukkan sedikit atau banyak tetap haram hukumnya bukan oh kalau sedikit gak apa-apa kalau banyak boleh ya tidak haram semuanya ya ini jawaban kami wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan untuk berikutnya kembali pertanyaan melalui pesan Whatsapp Ustaz kita coba angkat dari Ummu Labib di Sukabumi ingin bertanya Ustaz ada seorang ayah rajin bersedekah kepada banyak orang dengan harapan orang-orang mendoakan agar anak-anaknya bisa mengaji Ustaz Namun ternyata tidak ada anaknya yang bisa mengaji pertanyaannya Bolehkah ikhtiar dengan cara bersedqah kepada banyak orang seperti ini Ustaz mohon penjelasannya tafadol Ustaz ee baik tentang pertanyaan ini eh sebetulnya ya kalau ngaji yang dimaksud ngaji sini apabila itu baca al-qur’an atau misalnya ngaji yang dimaksud supaya mengenal agama dengan baik semua itu adalah dengan upaya dengan menghadiri majelis ilmu dengan mendatangkan guru ya ke tempat kita artinya dan kita belajar dan anak-anak itu diajarkan ya Adapun sedekah itu amal yang lain sedekah itu amal yang lain berbeda tapi kalau dia berharap mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonannya Ya bisa saja cuma marilah kita memasuki satu pintu itu ee ee memasuki sesuatu dari dari pintu-pintunya ya ilmu itu kita masuk dari pintu ilmu dan belajar ya belajar al-qur’an belajar membaca kemudian kalau itu masalah-masalah agama dan kita bertanya pada orang berilmu dengan hadir di majelis ilmu ya itu jadi eh sedekah itu amal yang berbeda itu dia pahalanya lain ya tapi kalau seorang misalnya dia berharap pada Allah dan dia mengeluarkan sedekah Semoga Allah memberikan Hidayah pada anak-anak saya misalnya ya semoga Allah kabulkan permohonannya ya kita berharap mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonannya karena Hidayah di tangan Allah ya tapi kita juga Ingatkan mereka tidak sekedar kita memberikan ee mikan sedekah kepada orang lain tapi kita tidak pernah mengingatkan anak-anak kita ya Jadi Bapak atau yang bertanya juga Ingatkan anak-anak anak-anaknya enak kita ngaji kita baca al-qur’an kita hadiri majelis ilmu kalau perlu misalnya untuk memberi sugesti gak apa-apa kasih duit mereka nakah kamu ikut ngaji Ini aku kasih duit Misalnya ini untuk memberi semangat pertama nanti Insyaallah Setelah dia terbiasa mudah-mudahan dia akan mencintai ilmu itu akan menghadiri majelis ilmu akan banyak mengajinya ya kalau eh Insyaallah dengan dapat Hidayah dari Allah subhanahu wa taala kemudian yang ketiga bisa juga dengan kita terus berdoa pada Allah Taala ya mohon pada Allah apalagi doa orang tua itu Insyaallah dikabul dikabulkan termasuk doa-doa yang mustajabah adalah atau doa-doa Mustajab yaitu doa orang tua untuk anak-anak mereka ya BAP sebagai orang tua Ibu sebagai orang tua Doakan anak-anak kita Allah yang merubah hati mereka Allah yang membolak-balik hati manusia dan kita tidak boleh putus asa Dari rahmat Allah Mintalah pada Allah mohonlah pada Allah ya semoga Allah berikan petunjuk Hidayah pada mereka sedekah silakan tetap berikan sedekah tetap mendapat pahala di sisi allah subhanahu wa taala ya namun penekanan dalam masalah mengaji itu harus diingatkan mereka ya disampaikan pada mereka disuruh mereka untuk mengaji ya Karena manusia dengan peringatan-peringatan itu Insyaallah bermanfaat berikan peringatan suungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang yang beriman itu mungkin arahan-arahan kami tentang apa yang ditanyakan tadi ya sedekah Insyaallah tetap sedekah tapi anak-anak itu juga harus diingatkan Jadi nashati kalau tidak bisa kita menashati sebagai orang tua mungkin ada Ustaz yang bisa menashati mereka kita Panggil Ustaz itu minta tolong pada Ustaz itu tolong nasati anak saya dan seterusnya wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas nasihat dan penjelasannya dan untuk berikutnya kembali kita angkat kembali pertanyaan melalui l telepon kami persilakan iya silakan ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana bapakunaldi yang Darian Agam juga Iya baik silakan yang saya tanyakan mengenai menjaga lisan ya Pak ustaz tapi orang kedai misalnya dia Kerjanya berjudi membuka judi danembuukan Nah jadi kita bicarakan dengan masyarakat Apakah itu kalauti langsung mungkin dia marah atau mengadukan ke kita pencemaran nama yaah bagaimana kita itu sekarang kan BJA [Musik] orang Nah bisa mengadukan nanti ke polisi wajib kita dituntut bayar sekian Bagaimana ini Baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz eh baik tentang pertanyaan Bapak tadi yang bertanya ee begini bahwa perbuatan maksiat itu ada yang bersifat tersembunyi ada yang terang-terangan ya dan seorang muslim dilarang berbuat maksiat dengan terang-terangan kalau seorang berbuat maksiat sendirian ya kemudian dia Insyaallah kalau dia bertobat mohon ampun k Allah Taala kita berharap orang ini diampuni oleh Allah Taala Tetapi kalau ada orang berbuat maksiat terang serangan buka tempat perjudian misalnya ya ini sudah bukan lagi hal yang dikatakan gibah kalau mengatakan tentang orang itu justru kita Ingatkan teman-teman kita tapi sebelumnya kita Ingatkan orang itu kalau bisa ya Sup dia itu menutup tempat judinya itu ya karena ini adalah suatu perbuatan dosa haram ingatkan dia kalau dia tidak mau Ingatkan ya kita juga Ingatkan teman-teman kita jangan misalnya Jangan Datang ngetambat itu ya Nah jadi kalau dosa itu terang-terangan dan kita Ingatkan manusia ini bukan gibah namanya ya Karena Dia berbuat dengan terang-terangan Tetapi kalau dia berbuat sembunyi-sembunyi maka kita pun harus ingatkan dengan cara sembunyi-sembunyi ya ini tidak terang-terangan nah Adapun misalnya dia lapor kepada ini ya apa namanya itu kita berupaya untuk tidak tidak sampai hal itu terjadi maka kita Ingatkan teman-teman dekat kita saja ya Jadi gini mengingkari kemungkaran itu ada tiga tingkatan ada tiga tingkatan ini berkaitan dengan mengingkari k kemungkaran apabila seorang bisa mengingkari kemungkaran dengan tangannya dengan wewenangnya dengan jabatannya dengan kedudukannya ya maka dia wajib mengingkari kemungkaran itu dengan kekuasaannya dengan tangannya dengan wewenangnya tetapi tidak semua orang orang bisa mengingkari kemungkaran dengan cara yang pertama maka dengan cara yang kedua yau dengan lisan dan memberi nasihat yang baik peringatan yang baik kemudian kalau juga dengan peringatan yang baik nasihat yang baik tidak mempan orang ini tidak mendengar dan tidak mau mengikuti Nasih hati kita maka cukup kita mengingkari dengan hati kita cukup kita mengingkari dengan hati kita dan kita mohon perlindungan k Allah Taala dari dosa seperti dosa yang dilakukan oleh orang tersebut ya ini mungkin langkah-langkah yang bisa dilakukan kata nabi alam barang siapa Di Antara Kalian melihat satu kemungkaran maka rahlah kemungkaran itu dengan tangannya kalau dia tidak mampu dengan tangannya maka dengan lisannya peringatan ya dengan nasat kalau tidak mampu dengan lisan maka dengan hati ya jadi ini Mungkin cara-cara dalam kita meningkari kemungkaran itu dan kita juga tetap harus menjaga Riko artinya kadang-kadang Memang e bukan kadang-kadang sekarang ini kita hidup di satu masa ya Semua ada aturannya ya bentar-bentar lapor ke polisi ya kita juga jangan apa namanya jangan menjerumuskan kita diri kita dalam hal-hal yang akan menyibukkan kita sendiri cukup kita Ingatkan mau ingat Alhamdulillah tidak mau itu urusannya ya wallahu taalaam jazakallahu Kiran Ustaz atas jawaban dan penjelasannya dan tampaknya pertanyaan tadi menjadi penutup untuk sesi tanya jawab kita di kesempatan pagi hari ini Ustaz tafadol ikhtitam dari Antum baik kaum muslimin kaum muslimat para pemirsa dan para pendengar televisi radio R di manaun anda berada Alhamdulillah semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kita semuanya dan semoga Allah selalu memberikan pada kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang Saleh ee serta melindungi kita dari berbagai keburukan dan kita berharap pada Allah Taala berbagai kebaikan salah satu kebaikan adalah ilmu yang bermanfaat dan tidak lupa pula pada kesempatan yang baik ini kaum muslimin kita tetap dan terus mendoakan saudara-saudara kita kaum muslimin Al mustadafin kaum lemah yang ditindas di Palestin Semoga Allah memberikan mereka jalan keluar yang terbaik Allah mengeluarkan mereka dari kesulitan-kesulitan mereka dan Allah membalas orang-orang yang menzalimi mereka dan balasan yang dan apa yang Allah kehendaki demikian lebih kurangnya saya mohon maaful wazakumullah Kiran kami haturkan jazakumullah Kiran kepada semuanya subhanakallah wabihamdika asadu alla ilaha illa Anta astagfiruaiallahu wasallam Wak Al Nabina wa al ajmainalamuaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Al Ustaz Mubarok B Mualim LC MH hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dalam sesi kajian pagi hari ini di hari Selasa rutin Insyaallah dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita dapatkan di kesempatan pagi hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang menambah iman dan menambah amal-amal Saleh kita mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply