Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nab muhammii asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu rasuluh memerhati raja di Manap pun anda berada Bagaimanakah kabar anda di kesempatan siang hari ini semoga Allah senantiasa melimpahkan Taufik Rahmat keberkahan dan kesehatan untuk kita semuanya dan tak lupa lisan kita memuji dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat ini selawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada k nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti jazakumullahu Khairan atas kesediaan Antum semuanya untuk bersama kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam TV dan radio Roja guna menyimak bimbingan dan pelajaran bersama guru kita Ustaz Ahmad Zainuddin alsi hafidahullahu taala langsung dari Banjarmasin Kalimantan Selatan guna melanjutkan dari pembahasan kitab Fathul Majid sarhu kabuhid dan selanjutnya kepada Ustaz kami persilakanadur Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahim inalamdillah nahmaduhuuhuagfiruhubillahi anus [Musik] wa asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu waasuluh ya ayyuhalladina amanuqulah haqqqatihi W tamutunna illa wa Anum muslimun ya ayyuhanqubakumadzi khum Min nafs Wahidah wq Min zaujaha uma rijalan kisah taluni Arham inallahaanaikumq ya auhinaahan sakumakumfirakumumahahuq asqal had kitabullah wasan haji haji Muhammadin Shallallahu Alaihi waa alihi wasallamal umuri muhda waa muhdtin bidah waa bidatin doalah waa doalatin finar Alhamdulillah kita bersyukur P Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu siang 10 Rabiul akhir 1445 Hijriah kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali duduk bersama mengkaji ayat-ayat suci al-qur’an dan hadis-hadis rasul Sallallahu Alaihi waa alihi wasallam selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang Aulia kita berdoa allahumma inna nas’aluka Ilman nafian waizqaniban wa amalan mutaqabbala allahum Amin ahtiillahahakum kaum muslimin yang saya cintai karena Allah para pemirsa R TV para pendengar radio ra dan seluruh kaum muslimin yang saya cintai karena Allah semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat Pada kesempatan kali ini kita melanjutkan membaca kitab Fathul Majid syarhu kitab tauhid yang ditulis oleh fadilat Syekh alallam Abdurrahman Bin Hasan alus syikh rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam P keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari Ki allahum Amin para ee pemirsa raja TV para pendengar radio raja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini di mana pun berada kita masuk kepada babu Maja F tatayyur bab tentang tatayyur tentang tatayyur dan ini adalah salah satu bab yang juga menyebutkan tentang contoh dari kesyirikan nah penulis mengatakan maksudnya adalah larangan tentang bersikap tayur dan ancaman siksa dalam sikap tayurur adalah kata predikat yang berasal dari kata kerja dan bisa juga disebut dengan atau sebagaimana ada perkataan Arab juga dan tidak ada di dalam e predikat-predikat dalam bahasa Arab dalam bentuk sepertiya kecuali dalam dua poin tadiarah sama khiaraharah samaw yang artinya dan asal dari asal Muas dari atau adalah yaitu merasa bernasib sial dengan hewan jenis sawan atau saneh dan hewan jenis bawar atau barih baik itu berupa hewannya burung atau ee Serigala atau yang selain dari keduanya maksudnya adalah saneh adalah burung yang apabila seseorang me goyang pohon kemudian burung itu terbang ke kanan menunjukkan kepada dia ee Ini adalah pertanda baik menurut keyakinan orang tersebut pertanda baik dan itu disebut dengan saneh jamaknya adalah sawaneh kemudian ada burung Bar jamaknya adalah bawar yaitu apabila burung atau hewan lain yang di ee buru kemudian ataupun dijadikan sebagai objek untuk merasa bernasip siang jika pergi ke kiri dan itu menunjukkan kepada ke keburukan berarti hajat yang dilakukan tidak hajat yang diniatkan tidak dilakukan ituahan mereka dari maksud-maksud mereka maka kemudian Allah subhanahu wa taala yang membuat syariat menafikan akan keyakinan ini dan membatalkan akan keyakinan dan Allah subhanahu wa taala memberitahukan bahwa tidak ada hal tersebut memberikan pengaruh apa-apa baik di dalam mencari manfaat atau menahan mudarat kemudian Q Mada saaltu rbah IBN ha alm ini rahimahullahu taala sebentar kita in ketahui tentang almadaain ya almada ini ini ulama Islam ee abad ke 3 Hijriah namanya Ali bin Muhammad bin Abdullah almadaaini beliau ahli sejarah ya dan beliau wafat pada tahun 225 Hijriah tib berkata almada ini aku telah bertanya kepada rubah bin al-hajjaj ya rubah bin al-hajjaj ini juga kita lihat Rah bin alhajjaj adalah ulama Islam abad ke eh apa meninggal pada tahun 145 Hijriah nama beliau adalah rbah bin Abdillah alhajjaj bin rbah bin labid bin sakar albashri at-amimi assa’di rbah bin alajjaj bab ulama Islam abad ke-145 Hijriah aku bertanya kepada rbah bin alaj Apa itu saneh beliau menjawab saneh adalah e apa yang terbang kepada arah kananmu Kemudian aku bertanya lagi apa itu Bar Bar adalah apa yang terbang ke arah kirimu sedangkan yang datang dari depanmu namanya adalah sedangkan yang datang dariak u namanya adalid danidah ini arti dan bar basa berasipsial dengan sesuatu yang didengar yang dilihat ee termasuk daripada kesyirikan yang meniadakan kesempurnaan tauhid yang wajib ya Yang mana Kalau orang tidak mempunyai kesempurnaan tauhid yang wajib maka ini termasuk daripada diancam siksa likauniha dikarenakan ee dikarenakan dari Min ilqan eh dari bisikan setanwi dan Pemberian rasa takut oleh syanwasatii dan bisikan waswas dari setan Oleh karena itu disebutkanakarif eh penulis Kitab Tauhid Al Imam Muhammad Abdul Wahab rahimahullah menyebutkannya di dalam Kitab Tauhid ini sebagai bentuk peringatan tahirani tauhid Al wajib sebagai peringatan keras dari sesuatu yang meniadakan kesempurnaan tauhid yang wajib Nah Nah itulah yang disebut dengan tayur tayur artinya berasa bernasib sial dengan melihat sesuatu ataupun mendengar sesuatu yang dahulu dulunya tathayur ini diilakukan oleh orang-orang Arab jahiliah dengan burung ataupun dengan hewan lainnya apabila burung itu terbang ke kanan menunjukkan kepada hal yang baik apabila terbang ke kiri menunjukkan kepada hal yang buruk jika menunjukkan hal yang baik maka segala macam hajatnya dilakukan jika menunjukkan kepada hal yang buruk maka segala macam hajatnya dibatalkan kemudian penulis membawakan dalil pertama dalil pertama [Musik] n yaitu Allah berfirman yang artinya Ingatlah sesungguhnya kesialan kalian di sisi allah subhanahu wa taala Allah menyebutkan ayat ini saat menyebutkan redaksi bahwa jika datang kepada mereka kebaikan maka mereka mengatakan ini adalah ee milikan jika mendatangkan keburukan maka mereka jika mereka mendapati keburukan maka mereka akan mengatakan ee Kami merasa bernasib sial karena adanya Musa dan EE dan orang-orang yang bersamanya jadi makna dari surat ala’raf ayat 131 kemudi dan 130 ya 131 ini adalah bahwa keluarga Firaun mereka itu jika tertimpa keburukan eh Afan jika mereka tertimpa kebaikan seperti misalkan tanah subur kelapangan rezeki kesehatan sebagaimana tafsiri oleh Imam Mujahid rahimahullah dan selainnya maka mereka akan mengatakan ini adalah memang pantas untuk kita artinya eh kami orang-orang yang menjaga kesehatan dan seterusnya kita pantas untuk mendapatkan ini kata mereka ya dan jika mereka mendapatkan keburukan seperti bala seperti kekurangan air tidak turun hujan maka mereka merasa bernasib sial dengan adanya Nabi Musa dan orang-orang yang bersamanya mereka mengucapkan eh ini semuanya adalah karena sebab Nabi Musa dan pengikutnya maka kita terkena ee kesialan mereka maka kita terkena kesialan mereka kata mereka seperti itu dan memang ya Subhanallah para ikhwan yang dirahmati Allah subhanahu wa taala para pemirsa TV P pendengar radio Roja bahwa tidaklah tiarah dikenal kecuali itu adalah kebiasaan dari musuh-musuh para rasul Alaihi salatu Wasalam tidaklah tiarah dikenal kecuali itu adalah kebiasaan dari musuh-musuh para rasul alaihiatu wasalam nah ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Lalu Allah subhanahu wa taala berfirman Ingatlah sesungguhnya kesal mereka itu ada di sisi Allah ya abahinu danitaw eh keburukan mereka di sisi allah subhanahu wa taala dan orang-orang yang sebelum mereka Wan qilahu Inama jaahumqibali wqibali yafrihim wa takbihim biaytihiulihi artinya bahwa kesialan mereka di sisi Allah dan disebabkan karena olah mereka sendiri maksudnya adalah ee apa yang menimpa mereka dari dari berupa keburukan ya sebelum mereka ini disebabkan karena kekufuran mereka pendustaan mereka terhadap ayat-ayat Allah dan rasul-rasul Allah subhanahu wa taala Nah akumamum disbutkan di sini tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui maksudnya adalah orang-orang bodoh yang tidak paham wau maksudnya adalah kebanyakan dari mereka orang-orang bodoh yang tidak mengetahuinya kalau seandainya mereka memahaminya dan memikirkannya mereka akan mengetahui bahwa Ee tidak ada yang dibawa oleh Nabi Musa Alaihi Salam kecuali kebaikan keberkahan kebahagiaan keberuntungan dan bagi siapa sa yang beriman dengan itu dan kemudian mengikutinya nah wau taalaum maakum eh kemudian Allah berfirman yang dibawakan oleh penulis di sini Jadi sebelumnya kita ingin ambil dulu pelajaran dari ayat yang pertama tadi kita bisa ambil pelajaran bahwa surat al’raf ayat 131 Allah menjelaskan kebiasaan kaum Nabi Musa alaih salam Apabila mereka mendapatkan kekeringan dan musibah mereka menyandarkan ini semua kepada nabi Musa dan para pengikutnya dan ini tayur menunjukkan contoh perbuatan Syirik ya karena meyakini sesuatu menjadi sebab atas keburukan dan atau kesialan seseorang di dalam ayat ee bahwa kaum Nabi Musa menganggap kesialan yang mereka dapatkan penyebabnya adalah Nabi Musa alaihalam dan pengikutnya Nah itulah yang disebut denganarah atau merasa bernasib sial atau meramal nasib buruk karena melihat burung binatang lainnya atau Apa Sa yang dapat dilihat dan didengar ya danur itu adalahirik asar karena meyakini sesuatu menjadi penyebab keburukan atau musibah padahal semuanya atas takdir Allah Subhanahu Wa taa kemudian bisa menjadiik Akbar meyakini bahwa sesuatu yang dilihat dan yang didengar tersebut dapat mengatur mencipta berpuasa Nah itu adalah penjelasan e penekanan penjelasan dari dalil 100 al’raf [Musik] 131 kemudian dalil yang kedua yang dibawakan oleh penulis di sini adalah surah Yasin ayat 36 mereka menganggap kesialan kalian bersama kalian apakah jika diingatkan kepada kan akan tetapi Kalian adalah orang-orang yang melampaui batas nah penulis kemudian mengatakan eh Allah berfirman sesungguhnya e kesialan kan bersama kalian maknanya wallahuam yaitu keberuntungan kalian dan eh apa yang menggantikan kalian dari keburukan bersama kalian disebabkan karena perbuatan kalian kekufuran kalian dan juga kalian menyelisihi orang-orang yang berbuat baik memberi nasihat kepada kalian dia bukan dari e dia bukan dari karena kita atau disebabkan karena kita bukan akan tetapi semuanya yaitu disebabkan karena permusuhan Di Antara Kalian maka seorang yang merasa bernasib Sial ya maka eh kezaliman akan bersamanya ataupun keburukan akan bersamanya dan Apa Sa yang dia dapatkan dari keburukan maka ialah penyebabnya yang mendatangkan keburukan tersebut itu semua dengan takdir Allah hikmah dan keadilan Allah subhanahu wa taala sebagaimana Allah berfirman Apakah kami telah menjadikan kaum muslimin seperti orang-orang yang banyak dosa bagaim kalian bisai surahat 35 36 dan dimaksudkan bisa dimaksudkan juga bahwa yang dimaksud dengan kesialan kalian bersama kalian maksudnya akan kali atas kali yang artinya maka merasa bernasib sial yang didapatkan untuk kalian sesungguhnya akan kembali kepada kalian Wam ini termasuk dari bagian qis dalam ucapaniruu alaiiu wasam ikum Ahlul kitabikum dan eh kebalikannya adalah Sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam jika salah seorang di antara kalian dari Ahlul kitab memberikan salam kepada kalian maka ucapkanlah waalaikum nah nah itu kira-kira yang bisa kita pelajari dari ee bab ini dan Dalil yang kedua kita ingin menegaskan bahwa maknanya adalah Allah menjelaskan kebiasaan orang-orang yang mendustakan para Rasul yaitu menganggap musibah dan keburukan berasal dari para rasul nah ini keburukan Ahlul kitab begitu ya mereka menganggap bahwa mereka menganggap sial kalau ada para rasul alaihiatu wasalam Subhanallah kemudian eh Adapun hubungan dalil yang kedua surat Yasin ayat 19 tadi dengan bab tatayyur ini bahwa ini menunjukkan contoh perbuatan Syirik yaitu tatayur karena meyakini sesuatu menjadi sebab atas keburukan E atau kesialan seseorang di dalam ayat tersebut ee bahwa kaum para rasul alaih wasam menganggap kesialan yang mereka dapatkan penyebabnya adalah karena para rasul alaihatu wasalamah ini buruknya Ahlul kitab menganggap bahwa kesilan yang mereka lakukan yang mereka dapatkan sekarang adalah karena eh para rasul alai wasam dan pengikutnya Nah itulah pjelasan ringkas kembali dari dalil yang kedua nah kiranya itu yang bisa disampaikan pada kesempatan kali ini jika ada yang ingin bertanya 10 sampai 15 menit dipersilakan wallahuam Barakallah fikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas pelajaran dan bimbingan yang telah disampaikan di kesempatan siang hari ini kita memohon pada Allah Taufik untuk bisa memahami dan juga berusaha mengamalkannya dalam rangka ketaatan pada Allah subhanahu wa taala selanjutnya bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan ini silakan di 0218236543 Sebutkan nama anda dan dari mana anda berasal untuk pesan singkat di 0819896543 Silakan telepon yang pertama Halo silakan yang pertama hal Iya [Musik] haloaikum waalaikum salam dengan bapak sat di mana ini Pak eh dengan Abu Iman silakan Bapak pertanyaannya I saya mau nanya tentang kebiasaan sebentar kebiasaan dari masyarakat kami petani kalau mereka mau turun sawah atau mau mulai menanam kita harus mengadakan kenduri istilahnya kalau di sini makan-makan masak di pinggir di di pinggir sah itu kemudian mereka berdoa mungkin ada keyakinan kalau tidak ee diadakan acara itu mereka khawatir nanti e hasilnya itu tidak baik Apakah itu termasuk juga tatir baik baik demikian Ustaz Barakallah Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silakan Ustaz Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi waman wala Amma ba ee sebuah sebab Ee kita berbicara tentang tawakal dulu ni tawakal itu artinya adalah bersandar hati dengan sebenar-benarnya kepada Allah subhanahu wa taala untuk mendapatkan kebaikan atau tertahan keburukan itu arti dari tawakal dengan mengerjakan sebab ya dengan mengerjakan sebab nah ketika berbicara tentang sebab sebab ini harus di antara satu dari dua yang pertama yaitu harus sesuai dengan syariat Islam diajarkan dalam agama Islam maka ini baru boleh untuk mengerjakan sebab tersebut ya baru boleh untuk mengerjakan sebab tersebut Kenapa karena ada dalilnya dari al-qur’an atau hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam seperti misalkan sebab ingin ee menyembuhkan penyakit dengan mengerjakan sebab yang disyariatkan seperti membaca al-qur’an karena Allah subhanahu wa taala berfirman dan kami turunkan Alquran yang merupakan obat penyembuh ya Nah ini e tidak mengapa yang seperti ituah kemudian sebab yang kedua adalah sebab e kauni yaitu sebab yang sudah terbukti dengan izin Allah subhanahu wa taala bisa menjadi sebab untuk ee memberikan sesuatu kebaikan atau menahan sesuatu keburukan nah ini juga tidak mengapa untuk dikerjakan ya Ini juga tidak mengapa untuk dikerjakan seperti misalkan obat obat merupakan sebab yang bisa ee secara kauni kekuasaan Allah subhanahu wa taala dia bisa menjadi sebab sehingga bisa menyembuhkan nah ini tidak mengapa syaratnya satu tadi syaratnya sudah teruji terbukti bahkan ada penelitiannya ya Ada jurnalnya Bukan katanya bukan ee di luar ee apa namanya akal manusia atau di luar kebiasaan manusia bukan tapi sebab yang memang di takdirkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk menjadi sebab nah kembali ke pertanyaan tadi Apabila seseorang mengerjakan sesuatu sebelum menanam agar nanti tanamannya menjadi baik subur tidak mati tidak kena hama dan seterusnya nah ini berarti dilihat apakah sebab itu ee yang ada sesuai dengan syariat Islam ataukah sebab itu yang EE terbukti dengan kuasa Allah bisa menjadi sebab kalau tidak ada maka itu berarti menjadikan sesuatu sebagai sebab yang bukan sebab dan apabila dijadikan sesuatu sebagai sebab yang bukan sebab maka itu adalah Syirik asghar dan bisa naik menjadi Syirik Akbar apabila diyakini sesuatu tersebut yang mengatur mencipta dan berkuasa nah dilihat sekarang yang dilakukan sebelum menanam tersebut Apakah ada termasuk dari sebab Syari yang ada dalilnya ataukah termasuk daripada sebab ee kauni yang tidak ada dalilnya tetapi sudah terbukti di dan teruji dengan kuasa Allah subhanahu wa taala jika ee sudah terbukti boleh jika belum terbukti maka tidak diperbolehkan wallahuam Baik terima kasih atas Jawabannya kami berikan kesempatan kembali silakan masih di layan telepon 021823654 silakan silihep 021 Iya dengan siapa Di mana [Musik] ibu di e silakan Bapak pertanyaannya tapi dikecilkan dahulu volume televisinya atau radionya kemudian langsung sampaikan pertanyaan ke ustaz Ya baik Ustaz jadi saya ada Kebiasaan kalau setiap malam itu mau menjelang tidur harus ada kopi dulu yang harus diminum ataupun sudah disiapkan jadi ketika malam mau enggak mau saya harus ada kopi Nah ketika kopi itu Misalkan lupa dibuat itu seolah-olah saya sekayak bergantungkan ada kopi itu harus menjadi asbab bahwa sembuh kalau apa kepala saya tidak pusing nah itu bagaimana tapi saya selalu Berserah diri kepada Allah Ya Allah sembuhkanlah kalau saya tanpa kopi ini tidak pusing Tapi selama ini kalau saya tidak ada kopi pasti pusing Ustaz itu masuk kepada takut kepada apayun terhadap kopi seperti itu Mohon penjelasan Az Baik terima kasih atas pertanyaan silakan Ustaz bismillahhamdulillah wasatu wasalam ala rasulillah wa alihi waashihi W am ba eh Adapun jawabannya adalah ee Apabila seseorang ber menyatakan kopi tersebut adalah sebagai sebab yang mendatangkan kepus singan apabila dia tidak meminumnya maka ini tidak masuk ke dalam kategori kesyirikan karena itu hanya sebatas ee kondisi perasaan seseorang yang apabila dia meminumnya apabila dia tidak meminumnya maka akan ada perasaan bahwa ini saya akan pusing itu tidak masuk ke dalam sebuah kesyirikan yang dimaksudkan dalam sebuah kesyirikan asghar adalah apabila dia menjadikan sebab yang bukan sebab dijadikan sebagai sebab nah sekarang itu yang terjadi pada bapak tadi adalah hanya perasaan yang muncul di dalam dirinya Kalau tidak minum kopi sebelum tidur maka akan pusing setelah tidurnya tetap tapi tidak boleh dia meyakini bahwa kopi yang menciptakan kepusingan pada dia itu hanya sebatas sebab yang sudah Ee terbisikkan ke dalam diri seseorang dan itu bisa dirubah dengan kebiasaan yang lain di kebiasaan itu bisa dirubah dengan kebiasaan yang lain wallahuam Terima kasih atas jawaban dan nasihatnya selanjutnya masih di 021 36543 untuk and Bert via telepon silakan belum terangkat belum tersambung kami akan angkat dari pesanan cingat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dari hamba Allah yang bertanya Asalamualaikum Ustaz kebiasaan di masyarakat kita ketika dalam perjalanan Safar ahi sepeda motor atau mobil menabrak kucing maka Ada ritual-ritual khusus yang harus kita kerjakan agar tidak sial setelah kita menabrak kucing hingga meninggal tersebut Nah ritual-ritual itu harus kita kerjakan Nah apakah anggapan seperti itu termasuk hal tatyur atau bukan silakan Ustaz Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi waabihi W Amma ba eh dilihat apakah menabrak kucing termasuk daripada mendatangkan kesialan sebagaimana yang disebutkan dalam al-qur’an atau hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam apalagi kalau seandainya menabraknya adalah dengan ketidak sengajaan maka ini tidak mendatangkan kesialan atau tidak ada Dalil yang menunjukkan bahwa yang menabrak kucing adalah tanda sial ya Oleh karena itu ketika dia menabrak kucing baik sengaja ataupun tidak sengaja dan kebanyakan tidak sengaja maka dia kemudian ee beristigfar mengucapkan innalillah wa inna ilaihiajiun kemudian merasa sedih dengan kematian kucing tersebut karena dia adalah hewan yang boleh dipelihara akan tetapi merasa bernasib sial dengan menabrak kucing ini memerlukan Dalil dan sepengetahuan Saya tidak ada Dalil yang menunjukkan bahwa naabak kucing mendatangkan kesialan wallahuahir nampaknya waktu juga yang memisahkan di pertemuan kita di kesempatan siang hari ini mohon ittitam Ustaz bismillah whamdulillah wasatu wasalama rasulillah kita tadi sudah mempelajari tentang tatayur dan dalil-dalilnya yaitu merasa bernasib sial dengan sesuatu yang dilihat atau yang didengar dan Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala ketika menyebutkan bab ini beliau ingin menunjukkan salah satu contoh perbuatan kesyirikan adalah bersikap tayur atau tiarah merasa bernasib si dengan sesuatu yang dilihat atau yang didengar dan sikap tayur atau tiarah ini merusak tauhid terutama di dalam perihal tauhid rububiyah karena di dalam tauhid rububiah kita meyakini bahwa Ee tidak ada yang mencipta mengatur berkuasa kecuali Allah subhanahu wa taala sedangkan sikap tayur atau tiarah ini menganggap bahwa ada yang bisa mendatangkan kesialan dari yang dilihat atau yang didengar selain Allah subhanah nah dari sinilah letak ee penyimpangan tauhid dari sikap tatayur atau sikap tiarah Semoga kita bisa melanjutkan pada kesempatan yang akan datang wasallallah Nabina Muhammad walhamdulillahi rabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh jazakallahu Khairan wabarakallah fikum Ustaz Terima kasih atas kesediaan Ustaz untuk kembali menyampaikan pembahasan kitab Fathul Majid sarhu kitabi tauhid khususnya di kesempatan siang hari ini di tengah-tengah kesibukan beliau dalam menyampaikan dakwah dan mengajar di pondok pesantren Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan keberkahan dan rahmatnya untuk Ustaz sekeluarga dan kita bisa mengambil ilmunya di Rabu siang yang akan datang Terima kasih kami ucapkan atas kebersamaan Antum semuanya kesabaran untuk menyimak dari awal hingga akhir pelajaran yang disampaikan oleh Beliau di kesempatan siang hari ini kami yang bertugas mohon pamit undur diri subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *