Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Khutbah Jum’at

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa naudzubillahi minururi anfusina Wamin sayiati Amalina Man yahdiillah Fala mudillalah waman yudlil Fala hadiyaalah wa Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Q Allahu Taala Fi kitabihil Karim ya ayyuhadina amanutaqulaha haqqa tuqatih W tamun illa wa Anum muslimun waq taala ya Ayuh itbakumzium Min nafs wahah wq minaha wij waq taa ya auhina amanquah wau qulan sadida yuslih lakum aalakum wagfir lakum dunubakum willaha waasulah FAQ fauzanima Amma ba fana asdaqal had kitabullah wiral had Hadi Muhammadin shallallallahu Alaihi Wasallam wararal umur muhdatatuha waulla muhdatin bidah waa bidatin dolalah waaalatin finar umat Al Islam Allah subhanahu wa taala tidaklah menciptakan manusia hidup di dunia ini sia-sia Allah berfirman ayahsabul insanu autroka sudah Apakah manusia mengira akan dibiarkan ia sudah Imam Syafi’i berkata A ymar W yunha artinya tidak diberikan perintah tidak P larangan itu tidak mungkin Allah berfirman jugaibtumakum wakumunahikul Haq Apakah kalian mengira bahwa kami menciptakan kalian ini sia-sia danahw kan tidak akan dikembalikan kepada kami Maha Tinggi Allah raja yang hak semua ini Allah ingatkan kepada kita sebagai manusia ya umat Islam bahwa kita hamba yang diciptakan oleh Allah kewajiban kita adalah untuk senantiasa mengingat Allah dan beribadah kepadanya kita adalah hamba kita hiup di dunia seperti binatang terak anak hanya makan hanya minum kawin karena tidak ada untuk mereka surga dan neraka Sedangkan untuk manusia disediakan oleh Allah surga dan neraka Siapa yang menaati Allah Allah masukkan ia ke dalam surganya dan siapa yang memaksiatinya maka Allah akan siksa dengan nerakanya maka ketika seorang hamba menyadari tentang tujuan hidupnya di dunia dia akan berusaha ya akal Islam untuk meniti jalan yang diridai oleh Allah penciptanya dia pun akan paham ke mana ia harus melangkahkan kakinya hidupnya terbimbing karena ia karena ia yakin akan adanya Hari pembalasan di mana Di hari itu manusia diberikan oleh Allah balasan Siapa yang melakukan perbuatan kebaikan walaupun sebesar biji sawi ia akan melihat balasannya dan siapa yang melakukan perbuatan keburukan walaupun sebesar biji sawi ia akan melihat balasannya seorang hamba yang yakin bahwasanya dirinya adalah hamba Allah dia akan berusaha menghambakaninya kepada Allah bukan menghambakaninya kepada set dirinya kepada hawa nafsunya bukan menghambakan dirinya kepada dunianya tidak ya akal Islam tapi dia lebih Rida untuk menjadi hamba Allah Untuk senantiasa bertakarub kepada Allah subhanahu wa taala dan ia senantiasa gembira untuk diatur oleh rabnya karena ia yakin bahwa penciptanya pastilah maha kasih sayang kasih sayang Allah kepada hambanya melebihi kasih sayang orang tua kepada anaknya maka ya akhal Islam betapa bahagia seorang hamba betapa indah hidup seorang hamba ketika ia mengenal Allah penciptanya ketika ia berusaha untuk menaati Allah walaupun perintah Allah tidak sesuai dengan keinginannya ketika ia berusaha untuk untuk meninggalkan larangan Allah walaupun larangan Allah sesuai dengan dengan selera dan hawa nafsunya karena ya akhwal Islam Allah subhanahu wa taala menciptakan manusia di dunia ini akan tetapi Allah subhanahu wa taala telah memberikan kepada manusia ujian demi Ujian ujian yang yang menimpa kehidupannya yang akan menyaring keimanannya siapapun yang berkata kami beriman Allah pasti uji Allah berfirman alif lam mimib Amna wahumanun Alif Lam Mim Apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata kami beriman sementara ia tidak diuji wqq sungguh kami telah menguji orang-orang sebelum mereka dengan ujian itu Allah mengetahui siapa yang imannya jujur dan siapa yang imannya tidak jujur ya akhwal Islam perjalanan kita dalam kehidupan dunia yang akal Islam penuh aral yang melintang setan berusaha menggoda kita apalagi iblis sudah bersumpah ia berkata fabimaitani mustim karena Engkau telah sesatkan aku ya Allah aku akan halang-halangi hamba-hambamu dari jalanmu yang lurus dia gunakan seluruh cara untuk menyesatkan hamba-hamba Allah menyesatkan manusia dari jalan Allah yang yang lurus Subhanallah ya akhal Islam belum lagi dunia yang sangat menipu manusia manusia banyak yang tertipu dengan kehidupan dunia ia seakan-akan hidup di dunia akan selama-lamanya pun menjadikan ia lupa kepada kematian ketika kematian telah mendatanginya baru ia berkata Ya Allah tolonglah tunda walaupun S menit akan tetapi apabila ajal telah datang tidak mungkin ditunda lagi ya akal Islam maka hendaklah setiap kita berpikir untuk apa kita hidup di dunia hendaklah kita gunakan akal yang Allah telah berikan kepada kita tiasa memahami tentang ayat-ayatnya memahami hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga kemudian kita menjadi hamba-hamba Allah yang diridai olehnya watagfirullah wakum alhamdulillahu wasam Al rasulillah nabiina Muhammadin waa alihi wasahbihi Wan Wal wa Ashadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Allah subhanahu wa taala tidak ingin hamba-hambanya tersesat Jalan maka Allah pun mengutus para rasul Allah pun menurunkan kitab-kitab Suci untuk menjelaskan kepada kita tentang hakikat jalan kebenaran untuk menjelaskan kepada kita tentang hakikat jalan menuju surga ya ahal Islam maka ya akhal Islam Allah menurunkan syariat bukan untuk memberatkan kita tapi Allah menurunkan syariat karena Allah sayang kepada kita gunakan akal pikiran kita Adakah perintah-perintah Allah yang merugikan hidup kita Adakah Larang langan Allah Yang ternyata ya akal islam apabila kita tinggalkan itu akan merugikan hidup kita tidak ada Oleh karena itu ya akhal Islam karena perintah-perintah Allah dan syariatnya tak lepas dari ilmu Allah yang luar biasa dan kasih sayang serta keadilannya maka pastilah syariat Allah itu sangat indah sekali pastilah syariat Allah cocok untuk setiap tempat dan waktu serta zaman maka ya akhal Islam Tidakkah kita bahagia meniti jalan Allah subhanahu wa taala Tidakkah kita Rida untuk diri kita syariat Allah rabbul Izzati Wal jalalah yang langsung turun dari pencipta alam semesta Tidakkah ya akhal Islam kita merasa gembira ketika kita bisa menjalankan perintah-perintah Allah bisa menjauhi larangan-larangannya ataukah kita lebih mengharapkan kehidupan dunia sehingga kita menganggap seakan dunia segala-galanya lalu kita tak lagi peduli dengan agamanya silakan limanya minkumastaqim kata Allah bagi siapa yang mau untuk istikamah silakan tapi ingat pasti di sana ada sebuah hari yang ditegakkan padanya keadilan diberikan padanya balasan allahum Shi ala muhammad wa Muhammad Ali Muhammad Ibrahim Ali Ibrahim inaka Majid allahf muslim muslimatahya Allah yabalamin allahamirumm yabalamin Allah inuk jannahubika minar allahma innaalukal Jannah naubika minar Allah allahunahah Akbar Allahu Akbar

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *