Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan | Manhaj Imam Malik fi Isbatil Aqidah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

tiga saat ini masjid albarkah sedang melakukan perbaikan pada masjid lama untuk meningkatkan kenyamanan beribadah para jemaah kesempatan amal jariah pembangunan masjid Jami albarkah Cilengsi masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah Indonesia 7563131009 Cabang Cibubur atas nama pembangunan masjid albarkah Yayasan cahaya sunah kode bank 451 informasi dan konfirmasi transfer SMS atau Whatsapp ke 0821 12345 756 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipat gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala Amin jazakumullahu Kir [Musik] Para pendengar dan pemirsa R TV di Manun anda berada [Musik] akanir bag Anda pemirsa TV lagi kami hadirkan untuk Anda program acaraaras tvan dan kajian Isam kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio rja Kenapa kita harus membahas akidah para imam Ahli Sunah Wal Jamaah terutama Imam para imam yang merupakan ya rujukan dalam perkara akidah begitu juga dalam perkara ibadah kita mengenal mazhab Imam Abu Hanifah Imam Malik Imam Syafi’i dan Imam Ahmad saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Roja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillaham ii ikhwa Islam Insyaallah saat lagi kita akan simak dan ikuti bimbingan dan pelajaran bersama guru kita Ustaz Dr Muhammad Nur Ihsan m hafidullahu taala dari eh STD Imam Syafi’i Jember untuk melanjutkan dari pembahasan Manhaj Imam malikitil akidah tak lupa kita memuji Seca bersyukur k Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan pada kita semuanya selawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti Alhamdulillah kami telah tersambung bersama beliau dari studio Mini Sekolah Tinggi dirosa Islamiah Imam Syafi’i Jember selanjutnya kepada Ustaz kami persilakan fatafadal maskuran ya Ustaz Alhamdulillah wasallallahu wasall Nabina Muhammadin wa alihi wasohbihi ajmain waman tabiahum bisanin yaumiddin am ba ikhwat Al Iman para pemirsa kaum muslimin dan muslimat para pendengar di mana saja Antum berada Semoga senantiasa dalam lindungan Allah Azza waalla mendapatkan Taufik Hidayah dan pertolongan di dalam mengarungi kehidupan dunia ini dalam rangka berubudiah kepada Allah subhanahu wa taala allahum amin alhamdulillah puji dan syukur hanyalah milik Allah subhanahu wa taala karena dialah Ya Allah dialah Allah yang hanya berhak dipuji yang memiliki seluruh kebaikan kemuliaan kesempurnaan memiliki nama-nama dan sifat-sifat yang mulia mencurahkan berbagai nikmat dan karunia kepada kita semua maka dialah Allah yang berhak kita Puji dialah Allah yang berhak kita ibadati Semoga Allah Azza waalla jadikan kita hamba yang senantiasa bersyukur atas nikmat dan karunia yang tidak terhitung banyaknya selawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi yang mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Allahumma Shi ala Muhammad Muhammad pemirsa kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah Alhamdulillah kembali Allah subhanahu wa taala memberikan kemudahan kepada kita untuk melanjutkan kajian kita tentang akidah ahli sunahti wal jamaah yang dalam hal ini kita membahas akidah Imam Malik rahimahullah yang merupakan salah seorang dari ulama Ahli Sunah wal jamaah yang setia mengikuti Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pembahasan kali ini berkaitan dengan iman kepada takdir yang merupakan salah satu dari rukun iman yang keenam yaitu beriman kepada takdir ikhwat Al Iman para pemirsa kaum muslimin dan muslimah rahimakumullah ini pembahasan yang sangat penting sekali untuk dipelajari dipahami karena sesung ya hidup kita tidak keluar dari lingkaran takdir roda takdir selalu berputar dan kita menjalani hidup ini tidak keluar dari takdir yang telah ditentukan oleh Allah subhanahu wa taala ke mana pun kita mau pergi ke tempat manaun kita berpindah dari posisi mana pun kita berpindah ya maka semua termasuk dalam lingkaran takdir sehat sakit kaya miskin senang sedih ya dan seluruh hal yang kita jalani dalam hidup ini semuanya tidak keluar dari takdir Allah subhanahu wa taala maka pembahasan tentang masalah takdir sesungguhnya pembahasan tentang kehidupan kita secara menyeluruh dan Bagaimana sikap kita seorang hamba dalam menjalani hidup ini dan juga Bagaimana sikap kita di dalam menerima berbagai kenyataan hidup yang telah ditakdirkan oleh Allah subhanahu wa taala rahimakumullah banyak yang bertanya nya dan juga mungkin masih kebingungan melihat kenyataan hidup dan apa Yang tertera di dalam dalil-dalil al-qur’an dan hadis dan sebagian bingung memahami konsep takdir karena mereka berpersepsi bahwa jika semua telah ditakdirkan dan TT ditentukan penghuni surga dan penghuni neraka Siapa yang kaya siapa yang miskin lalu untuk apa kita beramal dan berusaha semua tah ditakdirkan yang sengsara ditakdirkan yang bahagia ditakdirkan maka Untuk apa kita berusaha Apa manfaatnya kita bersungguh-sungguh dan berusaha Ath Ternyata kalau mang yang ditakdirkan celaka ya celaka ikhwat Al Iman para rahimakumullah pernyataan demikian itu tentu muncul dari ketidakpahaman terhadap konsep takdir Ya sebagian juga mempertanyakan seorang hamba yang berbuat atau melakukan kesalahan Penyimpangan atau dosa Apakah juga ditakdirkan Allah subhanahu wa taala berarti Allah mentakdirkan kejelekan ini juga kembali kepada ya persepsi tentang iman kepada takdir nah Oleh karena itu penting sekali bagi kita untuk memahami ya konsep takdir yang sesuai dengan Akidah ahli sunahti Wal Jamaah pandaskan Dalil al-qur’an dan dan sunah dan yang dipahami oleh para Salafus Saleh sehingga kita selamat dari Penyimpangan di dalam memahami takdir selamat dari pemikiran sekta yang mengingkari takdir dan selamat dari pemikiran pemahaman sekte yang mengingkari ya usaha atau kehendak atau pilihan seorang hamba ikhwat Iman para rahimakumullah iman kepada takdir merupakan salah satu dari rukun iman yang enam sebagaimana yang telah kita Maklumi bersama sebagaimana dalam hadis Jibril alaih salam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang kepada Nabi e Jibril alaihiatu Wasalam am datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Rasul sedang berada di depan para sahabatnya Jibril bertanya kepada nabi Sallahu wasam tentang tiga perkara dan juga tentang kiamat dan tanda-tandanya di antara tiga pertanyaan yang disampaikan oleh Jibril yaitu tentang rukun iman akqbiahuaihi was Al Iman an Billah wa malaikatih wautubih wausul walumil akhir waa bilqadar Khair War keimanan tersebut adalah engkau beriman kepada Allah dan kepada para malaikatnya dan kepada kitab-kitab Allah kepada para rasulnya kepada Yaumil akhir dan engkau beriman kepada takdir baik dan jeleknya kemudian terdapat dalam al-qur’an ayat yang menjelaskan tentang segala sesuatu Adah dengan takdir Allah subhanahu wa taala inqar sesungguhnya segala sesuatu kami ciptakan dengan Qadar dengan takdir ya telah ditentukan oleh Allah subhanahu wa taala Allah telah menciptak segala sesuatu dan juga Allah telah mentakdirkannya ya telah menentukan takdirnyaahimakumullah dan juga Allah subhanahu wa taala berfirmanullah dan keputusan ya Allah subhanahu wa taala atau hukum Allah subhanahu wa taala atau perintah Allah subhanahu wa taala adalah perkara yang telah ditentukan dan Nabi Sallallahu wa taala Imam tawus rahimahullah mengatakani rasulillahallahu Alaihi wasallamq Abdullah Abdullah binaii was tawus salah seorang tabiin ya murid dari Ibnu Abbas Radiallahu an beliau menceritakan atau mengatakan setelah menjumpai banyak dari kalangan sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi wasam mereka mengatakanala suatu biqadar dengan takdir kemudian taus mengatakan aku telah mendengar Abdullah Ibnu Umar radhiallahu anhuma mengatakan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda segala sesuatu biqadar ya segala sesuatu ya berdasarkan Qadar yaitu takdir hattal ajzu Wal kaisu sampai perkara atau kondisi seseorang dalam keadaan lemah lemah dalam artian tidak mampu berbuat atau lemah dalam artian dia lalai sehingga meninggalkan kewajiban Wal kaisu kecerdasan ya dan juga kekuatan baik kekuatan dari sisi fisiknya atau kekuatan semua itu berdasarkan takdir yang telah dan di dalam hadis lain ya hadis Abdullah bin Amru Bin Ash radhiallahu anhuma qa samu rasulullahi shallallallahu Alaihi Wasallam yaakul kataballahu maqadiral khalq qbla an yakluq samawat Wal ARD B alfanah Q Wana arsuhu Alal Ma rawahu imam muslim Abdullah bin Amr Bin as radhiallahu anhuma mengatakan aku telah mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Allah subhanahu wa taala telah menulis takdir seluruh makhluk sebelum penciptaan langit dan bumi selama 50.000 tahun kemudian Rasul bersabda Wana dan ars Allah sungguh telah berada di atas air ini menjelaskan kepada kita bahwa arasy lebih dahulu diciptakan dari langit dan bumi dan ya sebelum ditakdirkan berbagai perkara dan takdir yang akan menyertai kehidupan manusia di dalam hadis suraqa bin Malik radhiallahu Anhu Beliau mengatakan Ya Rasulullah bayinanaana kaanana alanal alumaa jafat qir Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Jelaskan kepada kami ya Dinana tentang perkara agama kami ini seolah-olah kami sekarang baru diciptakan atau baru dilahirkan Fima fafimal amal untuk apa ya kita beramal dan berusaha alyum pada hari ini artinya kita beramal dan melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan apakah sudah tercatat di lauhil Mahfud atau sesuatu yang baru belum tercatat beliau bertanya nabi wasam Apakah sesuai dengan yang ditulis oleh pena yang telah kering tintanya dan juga sesuaidir yangelah sesuatu yang belum ditakdirkan yang akan kita hadapi di masa yang akan datang maka jawaban Rasul kita yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam bal Fima jafat bihil aqlam waarat kita bekerja ya jika semua telah ditakdirkan simak dan perhatikan jawaban nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wasallamu beramallah kalian berusahalah kalian sesungguhnya masing-masing akan mendapatkan kemudahan oleh Allah subhanahu wa taala ikhwat Al Iman para rahimakumullah itu sebagian dari ayat dan juga hadis yang menjelaskan tentang iman kepada takdir serta urgensi iman kepada takdir sehingga keimanan kepada takdir perkara yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita semua dan perkara yang tidak akan mungkin ya terpisah dari Konsep Tauhid yang kita yakini ya kepada Allah Azza waalla Oleh karena itu Ibnu Abbas radhiallahu anhuma mengatakan alqadar nidamut tauhid Iman pada takdir itu merupakan simpul ya attauhid paman amanaanan wahadallah wa kafar bilqadararqadar naq yakni inkaruhu At Tauhid Barang siapa yang beriman atau bertauhid kepada Allah mentauhidkan Allah beriman kepada Allah kemudian mengingkari takdir maka pengingkaran tersebut sungguh telah merusak ya tauhidnya wahah waqar Barang siapa yang mentauhidkan Allah dan beriman kepada takdir itulah tali ikatan yang paling kokoh keimanan Kenapa demikian ikhwat Al Iman para rahimakumullah kita hamba Allah kita semua abdun lillah beriman kepada Allah Azza waalla dan keimanan kita kepada Allah Azza waalla mencakup pertama meyakini bahwa Allah menciptakan mengatur menguasai Ya semua dalam aturan Allah dan Allah subhanahu wa taala memiliki sifat-sifat yang sempurna dan nama-nama yang mulia yang semua hal itu menjelaskan akan keagungan kekuasaan keperkasaan Allah subhanahu wa taala sehingga dialah yang berhak diibadati dialah yang berhak untuk kita persembahkan seluruh ketaatan kepadanya dan kenapa Allah yang berhak diibadati karena Allah yang sempurna Allah yang perkasa Allah yang bijaksana Allah yang memiliki alam semesta ini Allah yang menciptakan Allah yang mengatur semua itu masuk pada iman kepada takdir karena di antara sifat Allah adalah kekuatan keperkasaan ciptaan mengatur ya yang memiliki hukum ya dan yang mengetahui semua itu masuk ke dalam iman kepada takdir ikhwat Iman para rahimakumullah karena juga bagian dari iman pada tauhid Adah mengimani bahwa semua hukum di tangan Allah baik hukum secara agama yang terdapat perintah dari Allah dan juga larangan dari Allah yang wajib ditaati perintahnya dan ditinggalkan larangannya ini hukum Syari hukum agama atau hukum alkaunilqadari yang berkaitan dengan takdir Allah ya maka wajib kita mengimani Allah yang Maha Esa wajib kita mentauhidkan Allah dalam kedua hukum tersebut maka dari sini kita melihat bagaimana korelasi antara iman kepada takdir dengan iman kepada tauhid atau dengan Tauhid kita kepada Allah subhanahu wa taala Oleh karena itu ikhwat Al Iman tidaklah sempurna ya atau tidaklah sah keimanan kepada AllAh Bila seorang tidak beriman kepada tauhid atau kepada takdir dan tidak sempurna imannya kepada Allah bila dia tidak memahami takdir secara benar jika dia tidak beriman kepada takdir maka jelas dia tidaklah beriman kepada Allah Karena Siapa yang mentakdirkan Allah subhanahu wa taala Siapa yang mengatur Allah subhanahu wa taala Siapa yang mengetahui seluruh ya urusan perkara perihal ahwal hambanya Allah subhanahu wa taala Siapa yang menghendaki hal ini terjadi Allah subhanahu wa taala maka orang siapa yang tidak beriman kepada takdir maka tidak beriman kepada Allah subhanahu wa taala dan barang siapa yang tidak memahami takdir dengan benar maka tidak sempurna imannya kepada Allah subhanahu wa taala bahkan ini sangat ya Eh berbahaya memiliki efek yang negatif terhadap perihal dan ahwalnya dalam menjalani hidup ini ya ikhwat Al Iman para rahimakumullah berdasarkan dalil-dalil yang kita sebutkan tadi maka Ahli Sunah Wal Jamaah telah sepakat ya dan merupakan konsensus mereka bahwa iman kepada takdir merupakan hal yang wajib diyakini merupakan salah satu dari rukun iman yang enam ikhwat Al Iman para rahimakumullah kemudian apa saja yang wajib kita imani apa saja yang wajib kita imani dalam beriman kepada takdir Allah subhanahu wa taala dalam hal ini ya agar keimanan kita kepada takdir menjadi benar ada empat perkara yang wajib kita ketahui dan kita imani ya serta perkara-perkara yang lain yang akan dijelaskan yang keempat perkara ini dinamakan Oh para ulama sebagai tingkatan keimanan P takdir ya maratibu alqadar tingkatan takdir ada empat ya Empat tingkatan yang WIB kita imani yang pertama Ya kita mengimani meyakini bahwa Allah subhanahu wa taala mengetahui segala sesuatu sebelum terjadi ya kita mengetahui mengimani meyakini bahwa Allah alima ya mengetahui segala sesuatu ya sebelum terjadi Jadi segala sesuatu yang telah atau sesuatu yang terjadi itu telah diketahui oleh Allah subhanahu wa taala ya karena Allah subhanahu wa taala sebelum memerintahkan kalam ya pena untuk menulis takdir tersebut telah mengetahui apa yang akan terjadi apa yang telah terjadi apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi semua hal itu telah diketahui oleh Allah subhanahu wa taala telah diliputi oleh ilmu Allah subhanahu wa taala ya yang tiada batas Nah itu kita imani ini yang pertama tingkatan yang pertama tingkatan yang kedua kita mengimani meyakini bahwa apa yang telah diketahui oleh Allah Apa yang diketahui oleh Allah subhanahu wa taala dan tidaklah satuun yang luput dari Im Allah subhanahu wa taala ya maka telah ditulis ah telah tertulis di La mah dan siapa yang menulis ya tentunya Allah yang menulis tapi dengan memerintahkanam ya pena karena Allah dalam hadis yang sahih nabi menjelaskan ketika pertama sekali Allah menciptakanam pena Allah memerintahkan pena untuk menulis pena menjawab ini pen takdir ya jangan kita memahami pena yang kita gunakan kata menulis ini pena takdir yang Allah ciptakan untuk menulis ya apa yang akuulis begitu pertanyaan P kepada Allah subhanahu wa taala Tulislah semua takdir makhluk ini ya sampai hari kiamat jadi semua yang Allah ketahui kemudian diperintahkan qam untuk menulis seluruh takdir tersebut ini telah terdapat diit Kab induk takdir yang dielan dengan lauhil mahfuz nanti ada penulisan ya yang ya rincian dari kitab induk tadi ya Sehingga ada dikenal dengan takdir yang Bertan dengan umur manusia ya yaitu tatkala mereka berada di rahim ibunya ya tatkala mereka berada dalam rahim ibu maka setelah proses dari setes mani kemudian gumpal darah kemudian daging kemudian ada tulang dibalut oleh Allah Subhanahu dengan ya daging kemudian setelah itu ya Ee ditiupkan roh diperintahkan malaikat ya untuk menulis empat perkara tentang umurnya tentang amalannya ya kemudian tentang rezekinya kemudian kondisinya bahagia atau sengsara dan itu semua masuk telah ber telah ada di dalam Kitab lauhil Mahfud ya seperti itu kemudian juga dirinci lagi kejadian yang terjadi dalam setahun ya dalam setahun ya ituu biasanya dan itu di dirinci lagi apa yang akan terjadi 1 tahun itu dan penentuan itu yaitu kembali dirinci dari kitab induk yang lauhil Mahfud di malam Lailatul Qadar Nam inna anzalnahu fi lailatin mubarakatin Inna mrin na fiha YF ku Amrin Hakim kami turunkan al-quran di malam yang penuh berkah yaitu lailatul qadar bulan Ramadan ya Dan kami yang memberikan peringatan dan pada malam tersebut entukan segala perkara yang telah ya pasti yang terjadi dalam S tahun kemudian ada takdir yang rincian yang lebih detail lagi apa yang terjadi setiap hari setiap hari Allah Subhanahu Wa melakukan suatu yang sesuai dengan kehendaknya Nah itu kita imani ini yang ya kedua itu baru secara global kemudian yang ketiga yang wajib kita imani adalah mengimani masyiatullah Azza waalla yaitu kehendak Allah subhanahu wa taala segala sesuatu yang telah diciptakan oleh Allah itu sesuai dengan kehendak Allah berarti Allah telah menghendakinya maka terjadi nah sesuatu yang belum terjadi berarti Allah Allah belum menghendaki hal itu terjadi tapi bila itu terjadi manusia perbuatannya semua yang ada di alam semesta ini Ya semua hal itu ya sungguh telah dikehendaki oleh Allah subhanahu wa taala ya keimanan kekufuran ya tauhid kesyirikan sunah bidah ketaatan kemaksiatan ya dan berbagai kebaikan dan juga berbagai kejahatan semua terjadi dengan masyiatullah dengan kehendak Allah subhanahu wa taala tapi mungkin ada yang bertanya berarti Allah menghendaki kejahatan ini yang sering ditanyakan membuat seorang bingung Allah menghendaki kejahatan Allah menghendaki kekufuran menghendaki kesyirikan dan bidah ya kalau begitu kan berarti Allah merestuhi dong tidak demikian para Wi rahimakumullah ya harus dibedakan antara kehendak dengan kecintaan Allah menghendaki tapi tidak semua dikehendaki dicintai ole Allah subhanahu wa taala segala yang dikehendaki pasti terjadi tapi tidak semua yang terjadi dicintai oleh Allah subhanahu wa taala ya kecuali bila yang terjadi sesuatu yang baik Karti demikian segala sesuatu Bila ditinjau dari perbuatan Allah yang penuh dengan hikmah segala sesuatu Bila ditinjau dari perbuatan Allah yang penuh dengan hikmah Saya ulangi lagi segala sesuatu Bila ditinjau dari perbuatan Allah yang penuh dengan hikmah maka sesungguhnya tidak ada yang jelek dalam perbuatan Allah kenapa demikian karena Segala sesuatu pasti ada hikmahnya ya kejelikan tersebut ditinjau dari pandangan manusia yang relatif yaitu suatu yang menimpa manusia suatu yang terjadi dalam kehidupan manusia maka di sini akidah Ahli Sunah ya menjelaskan bahwa tidak boleh dinisbatkan kejelekan kepada Allah wasyarru laaisa ilaik kejahatan tidak disebatkan pada engkau ya Allah nah tapi hal itu dikatakan tentang perkara yang berkaitan ditinjau dari keterkaitan hal itu dengan perihal ahwal atau kondisi seorang hamba ya manusia dalam pandangannya ya sakit itu ya hal yang yang menyakitkan gak enak menurut dia Ini enggak baik ini ya dan berbagai hal yang lain suatu hal yang tidak diingink dengan kondisi yang membuat seorang sakit atau bersedih ya atau dizalimi dan yang lainnya manusia tidak menginginkan hal itu mengatakan ini hal enggak baik tapi siapa yang mentakdirkan Allah tapi Bila ditinjau dari sisi ya keterkaitan hal itu dengan perbuatan Allah bahwa Allah telah menghendaki Allah telah mentakdirkan dan semua perbuatan Allah takdir Allah ya segala yang telah terjadi itu semua tidak terlepas dari hikmah yang agung dan hikmah itu merupakan salah satu dari sifat Allah dan hukum karena Allah Hakim maka tidak ada satu pun yang terjadi dengan sia-sia tidak ada hikmahnya itu ditinjau dari perbuatan Allah tapi Bila ditinjau dari sesuatu yang menimpa hamba atau makhluk Nam dalam pandangan mereka itu relatif ada mak ini baik ini jelek nah jadi kita imani bahwa Allah subhanahu wa taala menghendaki segala sesuatu seperti juga Allah menghendaki kita berbicara tentang takdir Pada kesempatan kali ini ini takdir Allah subhanahu wa taala Siapa yang mengira di antara kita bahwa hari ini kita akan bicar tentang masalah takdir ya dan saya pun sebelum ke sini mempersiapkan dan di pekan yang lalu saya belum tahu apakah pekan depan akan BIC masalah takdir tapi sebelum tampil di sini saya persiapkan Oh iya hari ini akan bicara masalah takdir kita katakan semua terjadi dengan izin dan takdir Allah subhanahu wa taala berarti Allah menghendaki kita sekarang berbicara tentang masalah takdir dan juga Allah menghendaki Bapak Ibu sekalian para pemirsa Para pendengar mendengar melihat pembahasan dan takdir ini kehendak Allah subhanahu wa taala ya masiatu subhanahu wa taala dan ada keinginan dan iradah dari kita semua maka terjadi tapi kalau hanya sekedar Keinginan kita tidak dihendaki oleh Allah tidak akan terjadi W tasyauna illa Yasya Allah rabbul Alamin Ya tidak ada sesuatu yang kalian hendaki terjadi kecuali B Allah subhanahu wa taala menghendaki Rabb alam semesta tiib ini yang ketiga yang keempat yang wajib kita imani tentang masalah takdir adalah ciptaan Allah yang meliputi segala sesuatu satu yang diketahui oleh Allah subhanahu wa taala segala takdir yang telah diketahui oleh Allah tidak luput dari ilmu Allah subhanahu wa taala kemudian ditulis oleh pena sesuai dengan perintah Allah di lauhil mah ya ditulis semuanya sampai kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tinta untuk menulis takdir telah kering dan lembaran telah digulung berarti tidak ada yang ditambah dan dikurangi tiib setelah itu bila Allah ingin menciptakan itu Allah menghendaki dan segala yang dikehendaki Allah subhanahu wa taala pasti terjadi dan segala yang telah terjadi ini di alam semesta ini adalah ciptaan Allah subhanahu wa taala ini Empat permasalahan takdir yang wajib kita yakini kita imani Barang siapa yang memahami dan mengimani keempat perkara tersebut maka sempurnalah imannya kepada takdir kekeliruan yang terjadi penyimpangan yang terjadi dalam konsep takdir karena tidak memahami perkara ini dan juga tidak memahami perkara yang lain yaitu permasalahan ee petunjuk dan kesesatan Ya begitu juga sejauh mana andil manusia dalam terjadinya suatu ee perbuatan nah dan sejauh mana yaitu peran manusia dalam melakukan sesuatu sehingga terjadi suatu tersebut Apakah manusia memiliki pilihan kekuatan Iya manusia memiliki pilihan memiliki kehendak dan kekuatan sehingga dia bisa berbuat bisa melakukan apakah ada para pemirsa yang memaksa untuk hadir mendengarkan Para pendengar juga untuk menyaksikan tayangan langsung tentang masalah takdir ada yang memaksa saya yakin tidak ada yang memaksa karena keinginan dorongan kehendak karena kita telah mengetahui kajian rutin tentang akidah ya Ahli Sunah Wal Jamaah setiap pagi jam .00 sampai jam 0. 30 atau kurang lebih lalu kita punya keinginan keinginan yang serius maka Allah menghendaki terjadi tapi kita punya keinginan satu hari du hari sebelumnya tapi ternyata di pagi hari ternyata Allah mentakdirkan yang lain mungkin ada yang sakit ya atau ada keperluhan yang mendad yang harus dipenuhi maka dia tidak sempat mendengar ya maka kita katakan itulah takdir tapi tidak seorang pun yang mengetahui dari kita ya siapapun sesuatu sebelum terjadi Nam Maka jangan pernah kita berandai-andai dengan takdir seandainya begini seandainya begitu karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi kecuali bila itu terjadi dan tidak bisa merekayasa apa yang akan datang karena semua dalam ilmul Ghaib yang telah ditentukan Allah subhanahu wa taala tugas kita sebagaimana kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamaluuniq beramal kalian berusaha ya ikuti aturan laksanakan berbagai sarana ambil sebab-sebab kebaikan beramal maka Allah akan mudahkan Ya Allah akan mudahkan ya faamma Man a wattaqo wasoddaqa Bil Husna fasanuyasiruhu Lil Yusro wa manakila wastagna waadzaba Bil Husna fasaniruhu Lil Usro ya Barang siapa ya Dia memberikan ba dalam bentuk Ya materi atau memberikan untuk dirinya dia bersungguh-sungguh beramal dan bertwa dan membenarkan menerima kebenaran akan kami mudahkan ya kebaikan baginya dimudahkan Oh Allah subhanahu wa taala Tapi sebaliknya orang yang sombong merasa tidak butuh ya dan mendustakan kebenaran maka yang seperti itu pasti dia akan berpaling maka Allah juga palingkan dia Allah berikan kesulitan baginya nah ikhwat Iman para rahimakumullah itu ya Empat rukun takdir yang wajib diimani jadi antumina bilqadar Khairi wasyari tadi mencakup ya Empat perkara yang merupakan rukun iman pada takdir atau tingkatan Iman pada takdir Nam yang pertama mengimani meyakini ya ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu sebelum terjadi ya jadi kemudian Allah takdirkan Allah Tentukan ya Sesuai dengan ilmu Allah subhanahu taala kemudian diperintahkan pena untuk menulis takdir tadi ditulis tidak ada yang luput satuun ya sampai hari kiamat dan penulisan itu 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi kemudian bila Allah ingin sesuatu terjadi maka Allah keh hendaki Ya Allah hendaki maka terjadi masyaallahuan Wam Yasya lam Yakun ya apa yang Allah inginkan Allah yang Allah kehendaki pasti terjadi dan apa yang tidak diinginkan oleh Allah tidak akan terjadi Nam kemudian kita mengimani bahwa apa yang telah terjadi ini semua ciptaan Allah subhanahu wa taala kita sebagai manusia Ya Allah yang ciptakan kita begitu juga perbuatan kita amalan aktivitas kita ciptaan Allah subhanahu wa taala tapi kita memiliki andil di sana yaitu kita menginginkan berusaha Allah memudahkan maka kekuatan kita kehendak kita berada di atas berada di bawah kekuasaan Allah kehendak Allah dan keinginan Allah ya W tasyauna illa Yasya Allah Rabbal Alamin tidaklah k menghendaki kecuali bila Allah menghendaki artinya tidaklah terjadi apa yang kalian inginkan kecuali bila Allah subhanahu wa taala menginginkan jadi ada masiah kita kehendak kita dan di atas kehendak kita adalah kehendak Allah ada keinginan kita tapi di atas Keinginan kita ada keinginan Allah ya bila Allah menginginkan pasih terjadi bila manusia menginginkan tidak mesti terjadi kecuali bila Allah menginginkan Nam kemudian para Pisa rahimakumullah keimanan kepada takdir tidaklah sempurna kecuali bila kita berusaha mengambil sebab-sebab kebaikan dan meninggalkan sebab-sebab kejelekan ya arti ada usaha tidak berpangkutangan ya tidak kita mengatakan semua telah ditakdirkan ya untuk apa Saya berusaha dan pernyataan yang seperti itu pernyataan yang bertentangan dengan akal dan realita atau fakta dalam urusan dunia ya kita memaklumi dengan akal kita bahwa seseorang yang ingin mendapatkan sesuatu dia berusaha mencarinya Jika dia tidur di rumahnya suatu tidak akan datang mencari rezeki dia berusaha Jika dia tidur di rumahnya salat subuh terlambat kemudian salat baru terbit matahari Kemudian menyambung tidurnya sampai jam 1000 datangkanah rezeki ke rumah dia tidak tapi begitu dia sebelum subuh telah bangun kauempersiapan untuk salat setelah salat berzikir memohon kepada Allah kemudian setelah itu dia pulang ke rumah mempersiapkan diri sarapan Kemudian bismillah tawakaltuallah Wul W quata illa Billah dia pergi mencari rezeki Allah yang halal tempat dia bekerja membuka tokonya dan usaha yang telah dia geluti selama ini datang rezeki ada yang membeli ada yang berurusan dan yang lainnya terjadi transaksi lalu mendapatkan rezeki yang halal dia kembali ke rumahnya besok Septi seperti itu lagi jadi ada usaha maka Barang siapa yang berdalil dengan takdir kemudian tidak berusaha maka ini orang yang sesungguhnya Ya sudah rusak pikirannya akalnya tidak lagi berfungsi secara normal karena dalam urusan dunia dia tidak menerima fakta dan kenyataan seperti itu lalu dalam urusan agama dia berdal dengan takdir ya Subhanallah ya maka Bila seorang berbuat dosa kemudian dikatakan ya Atau dinasihati dia tidak menerima kemudian mengatakan Udahlah Ini kan Ah takdir Allah ya berdalil dengan takdir dalam kejahatan ini adalah hal yang bertentangan dengan akal yang sehat karena dalam urusan dunia sebagi an tadi tidak seorang pun berdali dengan seperti itu ya maka Bila seorang ingin mendapatkan ilmu maka dia berusaha mencari ilmu Bila seorang ingin mendapatkan keturunan maka dia menikah kemudian menggauli istrinya hamil istrinya kemudian tidak proses ya perkembangan janin dalam rahim kemudian Ya Melahirkan itu prosesnya yang normal ya dan itu proses yang sudah Allah Tentukan seperti itu maka jika ada yang mengat saya ingin dapatkan keturunan tapi tidak pernah menikah ya bagaimana akan mendapatkan keturunan dia ingin mendapatkan harta jadi orang kaya tapi tidak pernah berusaha tidur-tiduran di rumahnya dia ingin sehat beritang penyakit ya dapatkan sakit enggak mau berubat gak datang berkonsultasi dengan para dokter yang ahlinya atau minum ee minum obat dengan dengan alasan ya kalau sudah ditakdirkan sehat akan sehat maka orang yang seperti itu orang akan mengatakan ini tidak normal lagi jika dalam urusan dunia tidak noror seperti itu apal Urusan Agama lebih tidak normal lagi ya maka Pa rahimakumullah ini ya pembahasan dengan masalah takdir empat perkara yang wajib kita imani dan semua itu ada dalil dalam al-qur’an ya dan hadis nabi sallallahu Alaihi Wasallam ee tapi untuk kesempatan kali ini mungkin kita cukupkan sampai pada pembahasan yang tadi Insyaallah pada pertemuan yang akan datang kita lanjutkan menyebutkan dalil-dalil yang lain tentang masalah empat perkara yang merupakan tingkatan dari iman pada takdir ya setelah itu Insyaallah kita akan membaca sebagian pernyataan Imam Malik rahimahullah ya tentang masalah iman kepada takdir ini nah eh demikian mudah-mudahan bermanfaat wallahuamib Barakallah fikum jazakallahuiran Terima kasih atas pelajaran serta bimbingan yang telah disampaikan di kesempatan pagi hari ini Semoga Allah memberikan Taufik memudahkan kita untuk bisa memahami dan mengamalkan ilmu yang telah disampaikan di pertemuan kali ini selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini kami berikan kesempatan di layanan Telepon silakan bisa menghubungi Nomor kami untuk bertanyaan langsung P Ustaz 021 8236543 kami ulangi kembali di 021 8236543 Sebutkan nama anda dan dari mana anda berasal untuk yang pertama kami angkat penelepon yang pertama silakan Halo untuk yang pertama kami angkat ton silakan halo Halo asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh ibu dengan siapa ini di mana Ibu Yani di Merangin Jambi Ustaz silakan Ibu pertanyaannya begini Ustaz semoga Ustaz Berdua dan ke seluruh keluarga selalu dalam e lindungan Allah amin ahah begini Ustaz ee jadi saya ini begini ee sudah bangun tengah malam sudah diatur menurut saya sudah diatur supaya saya punya waktu untuk bersuci untuk membaca doa bangun tidur bersuci dan EE untuk salat malam ah tetapi ternyata saya tanpa ee ada tanda-tanda ternyata bab itu lama gitu Ustazah ternyata kok mau BAB lama jadi saya berprinsip ah Apakah ini takdir saya apa ini termasuk takdir saya gak gak bisa melaksanakan salat malam kata saya tuh kan karena sampai melampaui mau subuh Ustaz ah dan yang kedua tuh kayak gini Ustaz nah kami kan biasa ada Majelis Taklim tuh nah jadi Majelis Taklim tuh pindah dari e daerah sini ke daerah situ Tadi pas sampai di sana biasanya ada minuman ada makanan apa ini ternyata di sana gak ada sama sekali makanan dan minuman Apun Ustaz jadi di kata saya dengan taman ah inilah takdirnya mungkin kataku berarti ujian bagi kita kamu ikhlas gak pergi ke sana dan orang di sana itu mungkin e Uji ujian juga dari Allah dia supaya lebih baik lagi menyambut tamu memuliakan tamu karena ada hadisnya juga memuliakan tamu itu besar pahalanya itu Ustaz Apakah perasaan saya seperti itu atau saran saya kepada teman saya itu tuh betul ustaz Baik Ibu Terima kasih byak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz Nah ya Eh terima kasih kepada Ibu Yani di Jambi barakallahu Fik atas pertanyaannya ya Ee pertama ya Semoga ibu dan para pemirsa pendengar di mana saja berada Semoga senantiasa dalam lindung Allah subhanahu wa taala ya sebagaimana tadi yang kita sampaikan bahwa Kullu Sain biqadar ya segala sesuatu dengan takdir dan itu sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka kita meyakini apa yang terjadi semuanya dengan izin dan takdir Allah subhanahu wa taala ya Kasus yang disebutkan Ibu Yani tadi dan banyak kasus-kasus yang lain yang kita tidak bisa memprediksi dan di luar ya Nalar kita terkadang di luar apa yang kita asumsikan kita persepsikan ya di situ kita semakin yakin bahwa semua ada yang mengatur ada yang menghendaki kita semakin yakin inilah buah manis Dari iman kepada takdir Nam seperti yang beliau sampaikan tadi Ini usaha ibu bangun tengahan malam atau mungkin sepertia malam terakhir tentunya sebelum salat sebelum ibadah bersuci ternyata ya untuk bersuci butuhkan waktu yang lama hampir mungkin masuk subuh kita katakan Ya itulah kondisinya tapi di hari yang lain di waktu yang lain ya mungkin Ibu tidak seperti itu pas kebetulan di hari tersebut atau di malam tersebut ya mungkin ada sesuatu yang ya terjadi ya kondisi yang berbeda maka Ibu membutuhkan untuk lebih lama kita katakan itulah takdir karena kita Ibu Pun sebelum bangun dan begitu bangun di Awal bangun gak mengetan itu hal itu terjadi tapi ternyata telah tertulis bahwa Si Fulan si fulanah di malam Si Fulan dia ingin bangun bangun kemudian ingin salat ternyata ya ada masalah yang tidak ada hal yang tidak normal dari dalam perutnya maka dia butuh mungkin ya abab yang lebih lama semua ada hikmah seandainya suatu yang tertahan dalam perut tadi tidak dikeluarkan ditahan dengan alasan Saya ingin salat ini salat saja pertama jelas tidak akan khusyuk karena menahan ya sesuatu yang ada yang harus dikeluarkan kemudian itu akan bisa sangat membahayakan bisa akan jadi sakit itu akan lebih fatal akibatnya tuh terandainya mungkin tidak juga salat bisa salat tapi seorang telah berniat ya dia miliki niat maka niat baik itu telah berpahala ya dia tidak sengaja meninggalkan dia terjadi kebiasaan dia salat malam kebiasaan dia baca Alquran kemudian kena sakit atau berpergian tidak sempat maka Allah akan berikan balasan yang sama kepada seorang terhadap ketaatan yang biasa dia lakukan tapi karena ada uzur ada hal sebab lain dia tidak sempat melakukan semua ada hikmah pasti ada hikmah pasti ada hikmah Kendati mungkin kita loh kok begini ya kurang menyenangkan ya merasa kita merugi enggak sempat tapi ada hikmahnya ya Oleh karena itu dalam kondisi seperti ini Iya inilah Ya Allah telah menghendaki kendarti ibu di awal menghendaki ingin cepat lagi salat mungkin lebih lama salat malamnya ya tapi ada hal yang lain yang tidak di luar Nalar kita terjadi karena Allah menghendaki perbeda Dengan apa kita kehendaki Terjadilah apa yang dikehendaki Allah subhanahu wa taala maka tidak perlu menyesali tidak perlu menyesali ya itulah takdir tapi Katakan Ya pasti ada hikmah dan waktu yang tersisa untuk salat ya malam satu rakaat aja lakukan satu rakaat menutup salat malam tadi atau salat Witir satu rakaat ini yang pertama begitu juga masalah Majelis Taklim tadi udah biasa bagi Majelis Taklim tampai tempat Majelis Taklim ternyata enggak ada minuman yang lain ya itulah kondisinya J Allah mentakdirkan pada hari tersebut tidak ada minuman dan yang lainnya Lalu apakah kita akan ngomel kepada yang panitia kok begini dan seterusnya mungkin kelelaian mereka ya berarti itulah takdirnya Jadi mereka waktu itu lalai ya panitia tidak ya apa namanya itu tidak perhati nah tatkan mereka tidak perhatian itulah Allah takdirkan mereka pada hari tidak perhatian yang seharusnya mereka mempersiapkan mungkin Mak minuman untuk ya peserta Nah maka dikatakan ya alhamdulillah Inilah Takdir kita hari ini kita datang untuk belajar Majelis Taklim untuk mendengar untuk mendapatkan ilmu ya bukan untuk makan minum ya menguju lagi kesabaran kita ya Dan kita sejenak ya eh bertafakur menghayati ya Subhanallah Inilah hidup tadi maka kembali kepada yang tadi saya sampaikan di awal pembahasan kita hidup kita ini semua dalam lingkaran takdir posisi Bu dari rumah pindah Majelis Taklim di rumah Ada makan dan minuman begitu pindah Majelis Taklim diharapkan ada minuman ternyata enggak ada PTI Ibu berpindah dari sitik takdir ke titik takdir yang lain seperti itu seperti tadi juga bangun yang biasanya bangun cepat ya bab-nya kemudian salat pada malam tersebut ternyata Butuh waktu yang lebih lama ya karena ada suatu yang harus diselesaikan Na dan itu semua adalah kebaikan dalam artian ya bagi kesehatan dan yang lainnya jadi Naam intinya semua dengan takdir Allah subhanahu wa taala tidak ada yang luput dari takdir Allah subhanahu wa taala Jadi apa yang Ibu sampaikan kepada mungkin teman ibu ya Nah itulah takdir ya mungkin ada hikmahnya tadibutkan mungkin kita lebih betul-betul tulus datang itu bukan mengharapkan makan dan minum K perlu kita bawa makan dan minum sendiri kan begitu kita yang berikan kepada yang lain mungkin itu pelajarannya hikmahnya ambil pelajarannya berarti ini mungkin yang lebih utama Saya mempersiapkan saya membawa dapat juga pahala ikut kajian dapat pahala bersedekah berikan kepada orang yang belajar ya Subhanallah bertambah kebaikan jadi pandai-ai inlah kita memetik hikmah ya di balik kejadian yang tidak keluar dari lingkaran takdir Allah subhanahu wa taala demikian wallahuam baik Ustaz Barakallah fikum Terima kasih atas nasihat juga jawaban untuk ibu yang bertanya khususnya serta kita yang menyimang pada kesempatan pagi hari ini untuk selanjutnya kami masih berikan kesempatan untuk Anda bertanya via telepon secara langsung bersama kami 0218236543 Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bapak dengan siapa Di mana ini saya dari Pasaman Sumatera Barat dengan hermantoak Mak Hermanto mohon dikecilkan dulu suara televisinya sudah supaya kami bisa menyimak suara pertanyaan dari bapak Nti iya iya pak terima kasih ya silakan Pak Terima kasih Ustaz ee Saya sedang merasakan sakit ee yang saya rasakan ee kata dokter adalah saraf terjepit rasa-rasanya Ustaz selama ini saya sudah berusaha ee berupaya hidup sehat anjuran dokter anjuran nari agama begini dan begitu tetapi saya e merasakan sakit seperti ini ya Ustaz Apakah ini takdir yang katakan Ustaz tadi dan kemudian saya bagaimana menyikapi sakit yang saya rasakan sekarang ini Ustaz Terima kasih Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih atas pertanyaan Bapak silakan Ustaz ya ya terima kasih kepada Pak Hermanto ya di pesaman barat barakallahu Fik sebelumnya ya saya berdoa dan juga saya mengajak para pemirsa untuk mendoakan saudara-saudara kita yang mungkin dalam kondisi ya sakit kesulitan agar Allah memberikan ya kemudahan dan kesehatan serta kemudahan kepada kita dan mereka semuanya ya ya alhamdulillah ya kita dalam setiap kondisi dan keadaan lebih banyak ya bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah wakana nabi su wasam yahmadullah fulli Ahyani nabi itu memuji Allah dalam setiap kondisi ya Subhanallah Pak Hermanto secara khusus dan parais rahimakumullah ya jadi Apun yang akan Mungkin Nanti ditanyakan oleh para pemirsa dan siapa yang akan bertanya baik mungkin ya lewat siaran langsung seperti ini atau mungkin pada siapapun saya menghadapi begini menghadapi begitu ya dan di keluarga di anak misalnya atau tetangga dan yang lainnya Apakah ini takdir ya Ustaz jawabannya sama apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam Kullu biqadar segala satu dengan takdir dan ini perkara yang tidak perlu lagi diperdebatkan bahkan yang wajib diyakini jadi ini yang pertama dulu kita rubah mindset kita sekarang ini ya Apapun yang terjadi maka yang pertama yang keluar dari mulut kita ini takdir Allah yang terpatri dalam hati kita ini takdir Allah ini yang pertama dulu jadi apapun yang akan ditanyakan nanti apakah ini takdir Iya in takdir Allah sub wa taala kemudian yang perlu kita benahi yang harus kita persiapkan diri kita bagaimana menyikapi takdir tadi Nah itu yang harus kita berusaha untuk menyikapi takdir tadi satu prinsip harus kita pahami bahwa segala sesuatu tadi dengan takdir Allah maka untuk menyikapi Bagaimana yang terjadi itu agar kita semakin tenang semakin tentram semakin tabah semakin sabar lebih banyak bersyukur dan memuji Allah dalam kondisi dan keadaan maka poin penting prinsip yang sangat ya atau prinsip menjadi landasan sikap kita dalam menghadapi berbagai perubahan situasi dan kondisi yang menyertai hidup kita ini adalah memahami bahwa SEG yang terjadi itu penuh dengan hikmah penuh dengan hikmah ya Dan bila itu kita pahami maka tentu kita akan bersikap yang bijak sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah subhanahu wa taala sesuai dengan apa yang diperintahkan atau yang menjadi sebuah konsekuensi keimanan kepada takdir tadi maka kita katakan bahwa Naam itu semua dengan takdir seorang berusaha hidup sehat ini diperintahkan menjaga sehat rohani dan jasmani makanan minuman pola hidup yang sehat tempat tinggal ya komunitas yang sehat tempat tinggal yang sehat makanan minuman ya yang dikisi sehat Itu kan usaha kita n di diperintahkan kita seperti itu ya perintahkan makan yang halal tempat yang bersih ya mengkonsumsi ya berbagai obat mungkin untuk ya menambah kesehatan kita semua diperintahkan itu usaha kita tapi Apun yang kita usahakan kita lakukan itu semua tidak akan mengalahkan kehendak Allah tidak akan merubah takdir yang telah di tentukan itu pasti akan terjadi tapi yang hanya bisa kita lakukan berpindah satu tempat ke tempat yang lain Saya ingin memberikan gambaran kepada kita semua ini lingkaran semua lingkaran jadi anggalah lingkaran ya kemudian di sana Berbagai titik-titik takdir titik ya di semua penjuru utara barat kanan ya kanan kiri depan belakang atas bawah semua dalam lingkaran tadi maka yang terjadi dalam hidup kita kita tidak merubah titik-titik tadi kita hanya bisa berpindah dari titik kita yang sekarang mungkin di sebelah kanan bisa titik sebelah kiri ya dari utara ya Selatan timur barat ya atas bawah depan belakang kanan kiri ya kita hanya bisa berubah dari titik suatu titik pada titik nah perubahan kita dari satu titik suatu arah ke arah yang lain itu semua juga tidak pada takdir Allah Allah t Tentukan seperti itu Pak hermo yang selama ini Masyaallah dalam keadaan sehat berusaha untuk hidup yang Masyaallah ya konsep hidup yang sehat itulah usaha yang mampu kita lakukan tapi apakah semua hal itu mampu Untuk menghindarkan diri kita dari apa yang telah ditakdirkan Allah akan terjadi P diri kita tidak kenapa dalam hadis sebutkan apa yang yang akan tidak menimpa dirimu tidak akan menimpa dirimu apa yang meleset dari dirimu tidak akan menimpa dirimu dan apa yang telah ditentukan pas menimpa Dir tidak akan meleset lalu Bagaimana sikap seorang mukmin ya sebagaimana kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamak sangat menakjubkan kondisi seorang mukmin seluruhnya Kebaikan dia mendapatkan ya suatu yang menyulitkan dia yang menyakiti dia atau suatu yang mungkin kesulitan bagi dirinya dia bersabar bila Dia mendapat sesuatu yang mungkin menyenangkan dirinya dia bersyukur semua itulah kebaikan iman kepada takdir menuntut kita bahwa untuk bisa tabah dan sabar menghadapi berbagai cobaan rintangan uji dari Allah subhanahu wa taala yang bila kita pandai memetik hikmah dan menggali hikmah dari itu semua maka sesungguhnya adanya ujian tidak ada ujian itu semuanya sama bahkan dengan adanya ujian kita semakin naik kelas karena sukses dalam menghadapi ujian boleh jadi sukses tadi ya apa yang kita hadapi tetap tidak berubah tidak teratasi sakitnya tidak hilang tapi kelas kita ya level keimanan kita itu naik tingkatannya yang selama ini dalam keadaan ya biasa-biasa saja kita sering lupa terlena tapi begitu ada ujian sedikit dari Allah kita sadar maka dengan kesadaran tadi kita semakin lebih dekat kepada Allah semakin lebih terus memohon kepada Allah dan mendekatkan diri kepada Allah dan semakin yakin kita bahwa saya Abdul lillah diatur oleh Allah gak bisa sesuai dengan selira dan keinginan saya semua aturannya selama ini kita lupa selama ini mungkin kita lupa mengatakan La haula wala quwwata illa Billah ya masih kita mungkin yang mengandalkan saya kan masih sehat Masih muda ya masih banyak harta saya kanan hidup pola hidup sehat Nah Allah ingin menguji bahwa yang demikian itu semuanya bila dibandingkan dengan tidak ada ternyata ya efeknya tapi bila hal itu dikehendaki Allah maka juga akan berikan efek yang positif intinya yang harus dilakukan dalam kondisi seperti itu ya siapapun di antara kita maka pandai-pandailah kita mengambil dan memetik Hikmah dariadaik itu semua yang pertama harus dilakukan terus Mel melakukan ya terapi pengobatan karena juga berobat itu adalah takdir tadaw ya bna Adam faainnallah Ma anzala Min daa anzala Ma Dawa alimaika manim wahik berubatlah wahai umat manusia ya berubat kata Rasul S wasallam Allah tidak menurunkan suatu penyakit kecuali menurunkan obatnya diketahui oleh yang yang ahlinya mengetahuinya dan juga tidakka oleh yang tidak mengetahuinya maka tatkala kita berubat tadi itu bagian dari kita menjalani putaran ruda takdir yang berpindah di satu posisi yang kita sakit berpindah pada takdir yang lain kita berubat sehingga ada proses tapi yang bagaimanapun kita menjalani hidup ini yaitulah proses demi proses yang bila hal itu ujian itu diterima oleh orang yang beriman itu akan menambah ya dia akan naik kelas karena lulus dalam ujian tapi bila itu di menimpa orang-orang kafirin orang fasikin itu semakin ya kalau dia tidak sadar semakin menghinakan dirinya siapa yang salah Allah tidak hamba tersebut maka intinya adalah semua kita katakan semua dengan takdir ini Tidak diragukan lagi Jangan sampai kita meragukan hal ini ya jangan sampai kita meragukan hal ini tapi yang harus kita berusaha mencarinya menggaliitu hikmah dari takdir pasti ada hikmahnya contoh ada yang senang kepada iblis Allah senang pada bel atau dimurkai dimurkai dilanak oleh Allah subhanahu wa taala diancam tapi kenapa diberi Ya ditunda oleh Allah diberi kesempatan ya un ya berikan kesempatan bagiku sampai Hari Berbangkit Allah ya bagimu hal itu maka enggak ada yang suka iblis ya akan tapi ada gak hikmah ciptaan iblis tadi banyak sekali hikmahnya iblis yang dilaknat oleh Allah ya dan kafir kepada Allah diciptakan oleh Allah kemudian diberi lagi izin atau untuk ya berbuat menyesatkan umat manusia tapi semua itu memiliki hikmah Kenapa pertama Bukankah Allah telah menciptakan surga dan neraka surga ada penghuninya neraka ada penghuninya itu harus dipenuhi jika tidak ada iblis jika nabi atau nenek moyang kita Adam tidak terguda makan saajaratul KH buah syjatul khui tadi bersama istrinya Hawa maka dia tidak akan diturunkan ke bumi bila tidak diturunkan ke bumi maka tidak akan ada yang lahir manusia penghuni bumi sementara Allah menjadikan mereka khalifah yang akan memakmur bumi maka tidak akan lahir para Anbiya orang-ang saliihin para siddiqin para Mujahidin para ulama karena penghuni tidak ada Adam dan Hawa dalam surga semuanya dan surga tempat kebaikan bila tidak ada iblis maka tidak ada penghuni neraka Kenapa semua orang beriman Allah mengatakan laamlaanna jahanam Minal jinnati wasasi ajmain Nis akan aku penuhi ya kata Allah jahanam itu dari manusia dan jin tib jika tidak ada iblis tidak ada yang berdosa jika tidak ada yang berdosa tidak akan ada yang bertaubat dan beristigfar karena dia Suci sementara nama Allah attawwab alghfur arrahim ini perlu sedikit pendalaman jadi Allah Yang Maha pengampun Allah yang maha penyayang Allah yang menerima Taubat dan mengampuni Berarti ada di sana hamba yang terjerumus ke dalam dosa maksiat kemudian dia beristigfar bertobat maka Allah terima tobatnya jika tidak ada iblis maka hikmah atau konsekuensi dari nama Allah tawar itu tidak tererealisasi ini jelas bentuk kekurangan Kenapa Allah tawaf karena ada yang bertaubat jika tidak ada yang bertaubat karena tidak berdosa berarti tidak teralisasi dan terpenuhi makna atawab Allah mensyariatkan jihad Kalau tidak ada yang kafir maka tidak diperangi Subhanallah Ya Allah ingin balas orang yang sabar Ja Tidak cobaan ujian gimana mereka akan merasakan kesabaran tadi Jadi intinya luar biasa banyak sekali hikmahnya ya maka jika tidak ada iblis manusia sama keimanannya maka tidak akan berbeda tingkat keimanan berarti kedudukan mereka nanti sama di surga sementara Allah mengatakan likinajat amilu masing-masing mereka Sesuai dengan derajat berdasarkan amalan mereka Allah telah menentukan bahwa di antara hambanya ada yangs ada yang ada maka yangs meninggalkan sebagian Kewajiban melakukan sebagian hal diharamkan semua ada hikmah ya Oleh karena itu yang harusilakukan tetap terus berubatakukan terapi itu ad takdir diperintahkan itulah usaha kita dan dengan tetap memohon kesembuhan kepada Allah kembuhan kepada Allah Bah AB saya hamba yang lemah yang tidak bisa menentukan kesehatan diri saya jika allah tidak menghendaki Saya ingin sehat maka semakin yakin kita ya Allah betul abdun ini hamba ini lemah antumqah maka akan lebih banyak kita merenung beristigfar dekat kepada Allah kita tidak perlu dalam hidup ini Tapi perlu kita ya trospeksi diri dekatkan diri kepada Allah toh Kendati mungkin ada sarat yang terjepit begitu Meris mungkin merasakan sakit sedikit kita ya Allah Astagfirullah ya Abdul yang lemah mengingatkan kita bahwa kita ini sungguh lemah maka tidak perlu kita merasa orang yang lebih dari yang lain tuh ternyata diuji sedikit terjepit sedikit kita dah merasakan kesakitan Lalu bagaimana dengan azab yang begitu pedih ya sanksi atau eh berbagai ancaman bagi mereka yang mungkin menyimpang Dar Jan Allah maka ambil Hikmah itu yang terbaik berkelukus tidak akan menambah kebaikan menyesali tidak akan menambah kebaikan yang menambah kebaikan kita kita berusaha konsultasi dengan ahlinya konsumsi obat yang baik itu usaha kita serahkan kepada Allah dengan tetap kita menjaga hubungan kep semakin dekat kepada Allah mungkin sarf terjepit tapi kan lisan enggak terjepit masih bisa berzikir subhanallah alhamdulillah Allahu akbar sarap terjepit tapi alhamdulillah kantong masih ada duitnya sedekahkan sarap sedikit terjepit tapi alhamdulillah masih bisa mengkonsumsi dan makan yang alam dulillah jadi berikan perbandingan komparasi Insyaallah kita semakin banyak bersyukur daripada kita terus mengeluh kok begini kok begitu saya telah berusaha Nah itulah buktinya kita berusaha tapi Allah menghendaki yang lain W tasyaunaya Allah rabbal alamin apa yang kalian kehendaki gak terjadi kecuali apabila Allah menghendaki bila kita memahami konsep takdir seperti itu semua dengan takdir tugas kita bagaimana bisa mengambil hikmah pelajaran yang ditakdirkan tadi terus berusaha mengambil sebab-sebab kebaikan kesehatan kesembuhan dan yang lainnya Serahkan semua kepada Allah kita hidup dalam keadaan Nai hidup senang tenang tentam gak kelukesah ya bila semua terjadi kata-katan kata-kata katakan kita katakan qadarallah wyaall Allah mentakdirkan dan menghendaki apa yang telah diirinkkan Allah Sub dan di dan terjadi apa yang dikehendaki Allah subhanahu wa taala itulah buah manis Dari iman pada takdir mudah-mudahan ini semua menjadi jawaban bagi Sekian banyak ya pertanyaan yang mungkin apakah ini dengan takdir Ustaz nanti lagi saya begini apa dengan takdir jawabannya semua dengan takdir tugas kita Ambillah hikmah dari takdir tersebut maka takdir itu akan membawa kepada kebaikan dan bila kita tidak bisa mengambil hikmah dardir maka sering kita HID beres mudah-mudahan kita bisa menjadi hamba yang terus bisa diberi Taufik untuk bisa mendapatkan hikmah dari takdir yang terjadi sehingga menjadi sebab kebaikan bagi kita semua allahum amin demikian wasallallahu wasallam Nabina Muhammadin waa alihi wasahbih wasallim walhamdulillahi rabbil alamin subhanakallahumma wabihamdik Ashadu Alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabar wakatuh barakallahu fikum jazakallahu Khairan kepada Ustaz Dr Muhammad Nur Ihsan Ma hafidullahu taala yang pada kesempatan pagi hari ini telah menyempatkan waktunya dari kesibukan beliau menyampaikan dakwah islam ini baik di sekolah tinggi dirasah Islamiah Imam Syafi’i Jabar maupun di majelis-majelis yang lainnya Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan untuk Ustaz sekeluarga juga kita diberikan kesempatan untuk kembali mengambil ilmu di Jumat pagi yang akan datang Terima kasih atas kesediaan Antum semuanya memerhati rja di manaun anda berada menyimak dari awal hingga akhir pelajaran ini semoga yang singkat ini dapat menambahkan Dinul Islam ini dan Allah mudahkan kita dalam mengamalkannya dalam rangka ketaatan pada Allah subhanahu wa taala kami yang bertugas mohon pamit undur diri subhanakallahamdauaaha anag wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Anda masih bersama Isam Yang akanang jam [Musik] berik pangjid sedang melakukan perbaikan pada masjid lama untuk meningkatkan kenyamanan beribadah para jemaah kesempatan amal jariah pembangunan masjid Jami albarkah Cilengsi masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah Indonesia 7563131009 Cabang Cibubur atas nama pembangunan masjid albarkah Yayasan cahaya sunah kode bank 451 informasi dan konfirmasi transfer SMS atau Whatsapp ke 082112345756 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipat gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala Amin jazakumullahu Kiran rja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *