Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan | Manhaj Imam Malik fi Isbatil Aqidah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

t dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin wa alihi wasahbihi Wan Walah wad ikhat Al Islam pemerhati rajja di manaun anda berada Barakallah fikum jazakumullahu Khairan Terima kasih atas kebersamaannya khususnya di kesempatan Jumat pagi hari ini masih bersama kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam TV dan juga radio Rah kita tak lupa memuji dan bersyukur k Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan pada kita semuanya selawat dan salam Semoga senantiasa terlimpah dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti Alhamdulillah Ustaz telah bersiap untuk menyampaikan pembahasan Manhaj Imam Malik fitil akidah bersama Ustaz Dr Muhamad nuran hafidullahu taala dari STAI Ali Surabaya bagi Anda yang bertanya sebentar pembahasan ini nanti silakan di 0218236543 atau pesan singkatnya di 081 9896543 Baiklah selanjutnya kepada Ustaz kami persilakan faliatafadal maskuran ya ustazikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wassalamu ala rasulillah waa alihi wasahbihi waman Walah wala haula wala quwwata illa Billah allahummaimna mafa Wana bimaamtana widna Ilma allahum faqihna fiddin waimnawil Allahumma inna nasalukaman naiqiban waalan mqala am ba kaum muslimin dan muslimat para pemirsa dan juga Para pendengar rahimakumullah Alhamdulillah puji dan syukur kita haturkan ke hadadirat Allah tabaraka wa taala yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia kepada kita semua sehingga sampai saat ini kita masih diberi kesempatan kemudahan dan pertolongan dalam berubudiah kepada Allah subhanahu wa taala diberikan kemudahan untuk mencari rezeki yang halal serta juga kesehatan sehingga berbagai aktivitas berbagai kegiatan di dalam kehidupan dunia ini bisa kita lakukan mudah-mudahan kita semua menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala selawat dan salam tidak lupa pula kita memperbanyak mengucapkannya nabi yang mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Allahumma Shi ala Muhammadin wa ala ali muhammadal Iman kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah pada kesempatan yang mulia ini kita melanjutkan pembahasan tentang akidah ahli sunahti Wal Jamaah dalam hal ini dan menyadur dari kitab akidah Imam Malik rahimahullahu taala pembahasan sebelumnya seputar masalah atau perkara yang berkaitan dengan masalah rukyah yang demikian itu berkaitan dengan masalah akidah karena sesungguhnya ada rukyah yang terlarang dan ada rukiah yang diperbolehkan ikhwat Al Iman para pemirsa dan juga Para pendengar rahimakumullah pada kesempatan yang mulia ini kita akan menjelaskan tentang hukum hukum seorang yang mencela Rasul atau salah seorang dari nabi Bagaimana hukumnya menurut ulama Islam termasuk dalam hal ini Imam Malik rahimahullahu taala sebelumnya perlu diketahui seorang yang telah bersaksi Ashadu Alla ilahaillallah wa Asyhadu anna muhammadar rasulullah maka berarti dia telah masuk dalam agama islam apabila dilahirkan di tengah keluarga yang muslim pu atau orang tua yang muslim dan dia tumbuh dalam lingkungan Islam artinya dia menjadi seorang Muslim dan Mukmin maka perkara yang wajib diperhatikan diketahui dan yang harus dipahami dengan baik bahwa di dalam agama ini ada rambu-rambu yang wajib kita taati ada aturan yang wajib kita ikuti tidak bisa beragama hanya berdasarkan selera atau hawa nafsu masing-masing dari manusia yang mengaku dia mengikuti agama mengikuti agama Islam di dalam Islam ada hal-hal yang wajib pelajari diamalkan diikuti dan ada hal-hal yang wajib diketahui untuk diwaspadai untuk ditinggalkan agar agama keimanan yang ada dalam diri seorang muslim terjaga agar akidah yang tertanam dalam diri seorang muslim terpelihara tidak menjadi rusak atau berkurang begitu begitulah halnya dengan keimanan kita bahwa keimanan akan bisa menjadi batal dan bisa menjadi rusak atau berkurang bila melakukan hal-hal yang bertentangan dengan agama ada perkara-perkara yang bertentangan dengan agama yang akan membatalkan keislaman seseorang dan ada perkara-perkara yang akan mengurangi keimanannya Ikhwatul Iman para pemirsa dan para pendengar rahimakumullah Oleh karena itu wajib atau setiap individu muslim mempelajari hal-hal yang wajib dia pelajari mengenal Allah mengenal rasulnya mengenal agama mencintai Allah cintai Rasul cintai agama laksanakan perintah Allah laksanakan perintah Rasul mengagungkan perintah Allah perintah Rasul laksanakan perintah agama mengagungkan agama yang mulia ini semua hal itu perkara yang wajib tidak ada tawar-menawar dalam perkara yang demikian itu setiap muslim wajib memuliakan apa yang telah dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa taalaap muslim wajib mengagungkan apa yang diagungkan oleh Allah subhanahu wa taala muslim mengetahui apa hal-hal yang akan membatalkan keislamannya mengurangi keimanannya dan seorang tidak merasa aman dari terjerumus ke dalam perkara-perkara yang akan bisa membatalkan keislamannya akan merusak keimanannya oleh karena itu para fukqaha dalam kitab-kitab fikih membahas bab yang berkaitan dengan hukm hukmur Ridah hukum ya arriddah yaitu murtad kemurtadan Bagaimana hukumnya apa saja hal-hal yang akan ya menyebabkan seorang keluar dari Islam menyebabkan dia murtad terjerumus ke dalam kekafiran ikhwat Iman para rahimakumullah maka di antara hal-hal yang wajib kita ketahui kita pelajari dan yang wajib kita berikan peringatan kepada kaum muslimin adalah tentang mengagungkan Allah mengagungkan Rasul mengagungkan agama mengagungkan al-qur’an dan sunah-sunah Nabi Sallallahu alaii wasam ini merupakanar agama yang paling muliaagungkan syiar-syiar agamayaairahahwalub Barang siapa yang mengagungkan syar-syiar agama Allah maka itu merupakan bentuk ketakwaan hatinya di antara perkara yang wajib kita pelajari ketahui kewajiban untuk memuliakan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini perkara yang tidak ada perbedaan di dalamnya tatkala seorang mengatakan Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah maka telah masuk ke dalam Islam dia bersaksi tiada Ilahi yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah yang demikian itu memiliki konsekuensi memiliki tuntutan kewajiban wajib pelajari dan ditunaikan dan dilaksanakan memuliakan Nabi atau rasul yang diutus oleh Allah subhanahu wa taala adalah perkara yang wajib ya tidak ada khilaf dalam hal ini karena mereka adalah orang-orang pilihan Allah dan Allah subhanahu wa taala telah memilih mereka untuk menyampaikan agama yang diturunkan oleh Allah kepada para nabi tersebut mereka diutus oleh Allah dan diperintahkan untuk beriman kepadanya perintahkan untuk beriman kepada para nabi para rasul dan merupakan salah satu konsekuensi dari keimanan adalah mencintai mereka mencintai mereka mencintai para rasul mencintai para nabi tanpa membedakan di antara mereka ya karena sesungguhnya membedakan di antara para Nabi di dalam perkara yang disampaikan tadi adalah perkara yang bertentangan dengan masalah keimanan ikhwat Al Iman kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah di antara perkara-perkara yang membatalkan keislaman seseorang adalah ya mencela Rasul mencela salah seorang dari para nabi nah menghina mereka ini merupakan pembatal keislaman yang akan membatalkan keislaman dan menghancurkan keimanan seseorang karena mereka adalah utusan Allah Allah mencintai mereka maka wajib kita untuk mencintai apa yang dicintai oleh Allah dan orang-orang yang dicintai oleh Allah subhanahu wa taala dan kecintaan kepada mereka mutlak tanpa terkecuali ya karena mereka dijaga oleh Allah mereka orang-orang yang Maksum maka ini ya golongan dari umat manusia yang wajib dicintai secara mutlak Begu juga pak para sahabat para pengikut para nabi yang setia wajib dicintai maka konsekuensi dari kecintaan kepada Allah kemudian kepada para rasul kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam secara khusus adalah ya menjauhkan diri dari perkara-perkara yang mengandung ya celaan berolok-olok dengan nabi dengan ajarannya ya atau hal-hal yang dibawa oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau Wahyu yang diturunkan kepadanya perkara yang demikian itu merupakan perkara yang membatalkan keislaman merupakan perkara yang kufur yang akan membatalkan keislaman seseorang Lalu bagaimana hukum mereka hukum orang-orang yang telah mencela nabi nah dia telah Jelaskan hukum nya orang tersebut dihukumi sebagai orang yang murtad orang telah keluar dari Islam maka hukumnya sebagai dijelaskan oleh para ulama yuktal diekskusi orang tersebut dibunuh karena mencela Rasul bukan lagi berkaitan dengan ya kepribadian rasul tersendiri tapi berkaitan dengan celaan yang akan ya berbuntut kepada pencelaan kepada Allah dan celaan kepada agama ya agama yang dibawa oleh rasul tersebut Allah telah mengutus rasul pastilah yang diutus pilihannya k menurunkan kepada rasul syariat pastilah yang turunkan adalah kebenaran maka pasti Allah mencintai Allah memerintahkan untuk mengimani dan meyakini maka Barang siapa yang mencela Rasul maka berarti celaan terhadap yang mengutusnya Barang siapa yang mencela wahyuurunkan pada rasul berarti mencela ya zat yang berbicara dengan Wahyu tersebut yaitu Allah subhanahu wa taala dalam ini para ulama menjelaskan bahwa telah sepakat para ulama Barang siapa yang mencela mencela Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam berolah-olah dengan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam maka maka dia kafir telah murtad maka hukumnya dia wajib dibunuh ini hukum orang yang mencela rasul itu ijma para ulama ya konsensus para ulama tentu ijmaat yang mereka katakan mereka nukil berdasarkan dalil ya dari al-quran dan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ijma tersebut telah dinukil oleh banyak para ulama seperti Imam Ishaq bin rahawai Ibnu mundzir juga alqadi iad alkhattabi n mereka telah menukil ya ijm para ulama tentang hal itu dan nukilan tersebut disebutkan oleh EE nukilan tentang ijma tersebut dinukil oleh Al Imam Ibnu Taimiyah dalam kitab beliau yang secara spesial membahas tentang hal ini yaitu asaiful maslul ya alatimir rasul pedang yang terhunus pada para pencela rasul Artinya mereka yang mencela rasul itu hukumnya ya dipenggal lehernya bab tentu yang mengekskusi adalah penguasa bukan individu muslim penguasa pemerintah atau orang-orang yang memiliki wenang untuk menegakkan hukum Nam dalil yang menjelaskan tentang kekafiran kemurtadan orang yang mencela Rasul di antaranya firman Allah subhanahu wa taala dalam surah at-taubah Allah subhanahu wa taala menjelaskanubillahim minasyaitanirjim yahul munafi anunala alaiim suratunum bhahzi inallaha mukj maaharunahum layakulunna innama kunna nakudu walab Qul abillahi wa ayatihi waasulihi kuntum tastahziun la taadiru qod kafartum ba’da imanikum Allah menjelaskan orang-orang munafikin khawatir makan akan diturunkan satu surat yang menjelaskan menyingkap kebobrokan mereka ya kesesatan mereka perihal ahwal merekaun yang akan menyingkap akan menjelaskan apa yang ada di hati mereka keyakinan kekufuranah Katakanlah silakan k berolok-olok ya suungguhnya Allah akan menyingkap apa yang kalian khawatirkan tadi yaitu Di hati kalian Nah kita mengetahui kemunafikan di zaman Nabi kemunafikan yang dari sisi akidah ya yang menampakkan keislaman tapi menyembunyikan kekufuran inalah hal yang EE merupakan mengeluarkan soang dari Islam dinamakan dengan alkufur atau nifaq alqadi munafikan dari sisi akidah keyakinan kemudian kata Allah jika engkau bertanya kepada mereka wahai Muhammad mereka akan menjawab kami hanya bermain-main saja ya tidak serius jadi Allah dan Rasul ayat-ayatnya jadikan m bahan candaan untuk berolok-olok ya kata Allah katakan kepada mereka Apakah dengan Allah dan ayat-ayatnya dan rasulnya kalauali yang berolok-olok jadikan sebagai bahan candaan jangan minta maaf Sungguhnya kan telah kufur telah keimanan kalian para ulama menjelaskan Apakah hal ini tentang orang-orang munafikin yang mengatakan demikian jelas orang munafikin tidakah beriman atau mereka yang beriman tapi disebabkan ya perilaku m mereka yang berolok-olok dengan Allah rasulnya mencela Allah dan rasulnya mereka telah kufur dari keimanan tersebut ya maka ada yang menjelaskan Bah penafsiran yang yang tepat dalam hal ini mereka adalah sebelumnya muslim atau Mukmin karena Allah menjelaskan waq kafum kafum bada imanikum kalian telah kufur Setelah kalian beriman sementara orang munafikin mereka tidaklah beriman pada hakikatnya Nam maka ini menjelaskan bahwa orang yang berolok-olok mencela Rasul dan Tidak diragukan mencela Rasul mencela Allah adalah hak perbuatan yang berolok-olok dengan Allah subhanahu wa taala Nam maka jika berolok-olah dengan Allah dan rasulnya dalam perbuatan kufur maka tentu lebih dahsyat lagi sikap yang mencela ya mencela Allah dan rasulnya di antara hal yang menjelaskan bahwa seorang yang mencela Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan para rasul yang lain dia telah kafir telah batal keislamannya ya hadis yang dirwayatkan Imam Abu Daud itu hukumnya ada dieksekusi dipenggal lehernya dibunuh orang tersebut Nam dan diriwayatkanle Imam Abu Daud bahwa an Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu yahudiatan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam na Wat Fi wq rulunta matat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam damaha ya bahwa ada seorang Yahudi seorang Yahudi Yahudi ya Yahudi dia mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya menghina Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian datang seseorang menceakik lehernya sampai dia mati maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya tidak menggobbrisi darahnya Ar membiarkan darahnya tertumpah begitu saja ini menjelaskan bahwa hukum orang yang mencela Rasul ya ituu yuktal ya dibunuh dia telah murtad Kendati yang mencela itu ya nonmuslim ya hukumnya adalah dibunuh tapi Siapa yang melakukan hal itu adalah penguasa muslim tentunya di sini pelajaran bagi kita bahwa jika Yahudi yahudiah wanita yahudiah ini ya mencela Rasul Ya maka tidak heran bila mereka melakukan perkara yang ya menghina atau mencela muslim menghalalkan darahnya bukan hal yang mengherankan itulah agama mereka itulah ee yang salah satu bentuk dari karakter dan akhlak mereka yang kejil umat yang dikutu oleh Allah manusia yang dikutu oleh Allah dilaknat oleh Allah subhanahu wa taala ya jadi tidak heran kita Apa yang dilakukan mereka tanpa ada pri kemanusiaan yang biadab lebih biadab dari binatang lebih biadab dari binatang tidak ada kemanusiaan tidak ada perasaan apa dosa manusia wanita anak kecil orang tua ya orang yang sedang beribadah orang yang sakit apa dosa Mereka tapi itulah Yahudi Nah itulah Yahudi dan sejarah telah mengabadikan kejahatan mereka itu jadi tidak heran Apa yang dilakukan mereka sekarang ya bagaimana membunuh manusia dan kaum muslimin secara khusus apa yang kita saksikan sekarang ya muslimin Palestina dan di Gaza secara khusus karena mereka sesungguhnya ya manusia yang biadab tapi tatkala kebiadaban itu ditopang dengan kekuatan ya senjataan dan ditopang oleh negara-negara kafir ya maka dia merasa berani pad mereka sebenarnya pengecut ya tapi merasa beraniasa memiliki nyali untuk ya berhadapan dengan kaum muslimin Itul yang terjadi nah intinya bahwa siapapun yang mencela Rasul dia bila Muslim dia aku muslim cela ras maka telah kafir dengan celaan tersebut maka hukumnya dibunuh tapi Siapa yang mengeksekusi yaitu pemerintah k ada yang menerapkan syariat Islam Mak dihukum nah di antara hadis yang menjelaskan bahwa hukum orang yang mencela Rasul dia telah ee telah kafir atau dia dibunuh hadis jugaan Abi Daud dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma ada seseorang rajulan a seorang yang buta dia memiliki lahu Umu walad ibu tapi bukan ibu kandungnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan menghinanya maka lelaki yang buta tersebut melarangnya jangan kamu lakukan hal itu tapi dia tidak berhenti dari melakukan atau mencela nabi menghina nabi pada suatu ketika suatu malam dia tetap menghina Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka seorang yang buta tersebut ya mengambil ya pedang yang tidak panjang pendek kemudian meletak di meletakkan di perutnya kemudian ya menekan ya pedang tersebut sehingga tembus ya menusuk badannya badan wanita tersebut sehinggaketika itu dia mati di pagi hari berita tersebut sampai kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian Rasul mengumpulkan sahabatnya sembari mengatakan unsyidullah rajulan faala Ma Fa Alaihi Han illa qqq ya Rasulullah anaib ya bersaksi kepada Allah Siapa yang telah melakukan apa yang dilakukan itu merupakan bentuk menunaikan hak ya mengambil hak bagian Dar hu maka laki tersebut berdiri ya Rasulullah melakukan hal itu mengatakan dia wanita tersebut mencelam menghinamu dan aku melarang dia jangan lakukan hal itu tapi dia tidak mempedulikan dia tidak berhenti dari menghina dan mencelamujuraanajir aku larang aku cegah dia tidak meninggalkan hal itu Nam Wali minha ibnan ML luain dan saya memiliki minha darinya Ibnu walad itu ya Ee wanita ya jadi budak yang dinikahkan kemudian dia mendapatkan anak dari budak tersebut namakan Ibnu wad miliki dua orang anak keduanya bagaikan Permata ya memiliki rikah teman dan suu malam wanita tersebut ya mencel menghin Mak aku ambil sebuah pedang yang kecil yang pendek kemudian aku letakkan di atas perutnya kemudian aku ya Iit pedang tersebut sehingga menusuk tubuhnya n kemudan nabiahu Alaihi was saksikanlah kata nabi bahwa sesungguhnya darah wanita tersebut Hadar yaitu tertumpah begitu saja tidak diperhitungkan berbeda darah seorang yang haram ditumpahkan ada konsekuensinya Adapun darah wanita tersebut Hadar tidak ada nilai artinya karena dia telah telah melakukan sesuatu yang ya menghina yang menyebabkan darahnya nya halal ditumpahkan ini berkaitan dengan hak Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam hadis ini sahihkan oleh Syekh Albani Nam sebah menjelaskan ya yang Zahir dari hadis tersebut W tersebutlah kafirah ya tapi intinya bahwa baik yang kafir yang muslim apabila mencela nabi sallallahuaihi wasallam maka hukumnya sama dia muslim maka dia akan menjadi murtad disebabkan mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian di antara hal yang menjelaskan bahwa hukum orang yang mencela nabi sah wasam hukumnya dibunuh Jika dia muslim telah murtad hadis Abi barzah alaslami Abi bakar aihi wasallam ada seorang yabicara dengan perkataan yang kasar ya kepada Abi bakar yaitu mencela Abu Bakar kemudian Abi barz mengatakan ya buuh dia maka dia melarangku Kemudian beliau mengatakan hukum ini ekskusi ini tidaklah berhak bagi seorang pun setelah Ya selain dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini menjelaskan bahwa bila ada seorang yang mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka yang demikian itu Ya Halal darahnya dan tentu yang mengekkusi adalah penguasa kembali kita sampaikan ini hukum menegakkan hukum mengekskekusi yang seperti itu adalah hukum yang ditegakkan oleh yang dilaksanakan oleh penguasa bukan individu Nah kalau dikembalikan kepada setiap individu maka akan terjadi kekacauan namib ikhwat Iman para pemirsa dan para pendengar rahimakumullah jadi itulah di antara dalil yang menjelaskan hukum orang-orang yang mencela ya rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Jika dia Muslim dia telah murtad telah batal keislaman dan keimanannya dan hukumnya dibunuh begitu juga orang kafir hukumnya dibunuh syekhul Islam I imiyah rahimahullah menulis Kitab sebag disampaikan tadi yang berjudul asaiful maslul ala stimir Rasul hukum atau pedang yang terhunus bagi para pencela ya rasul nah kitab tersebut a beliau Tuliskan ada seorang Yahudi yang mencela Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam di zaman beliau maka beliau menulis tentang hukum tersebut menjelaskan hukum mencala Rasul maka kesimpulannya kesimpulan dari apa yang beliau tulis adalah bahwa yang mencela itu tetap dibunuh baik dia muslim atau kafir kemudian kitab tersebut diberikan kepada seorang penguasa yang ada di zamannya kemudian meminta untuk mengeksekusi Yahudi telah mencela Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam am seorang yang muslim bila mencela Rasul kemudian dia bertaubat Apakah tbatnya menggugurkan menggugurkan ya hukum ekskusi tersebut orang menjelaskan ya nanti ada khilaf di antara mereka tapi yang kesimpulan yang Sebutkan syaikhul Islam bahwa taubatnya jika dia itu Taubat nasuhah yaitu antara dia dengan Allah subhanahu wa taala tapi hal ini mencelanya mencelaan dia terhadap Rasul berkaitan dengan hak Rasul Ya hak tentang berkaitan dengan masalah agama maka tetap hukum ya tersebut diberlakukan kepadanya dia tetap dieksekusi Imam Malik rahimahullah dalam hal ini menjelaskan ya hukum yang sama sebagai yang diutarakan tadi Ibnu qasim W muutarif ya mengatakan qa Malik Imam Malik mengatakan Manan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Minal Muslimin qutila Barang siapa yang mencela nabi sallallahuhi was dari kalangan kaum muslimintil dia dibunuh dan tidak minta dia bertat dibunuh kam mendengar Malik mengatakan Barang siapa yang mencela nabi menghina nabi ya ya menghina mencela merendahkantila hukumnya dibunuh baik dia muslim atau kafir la yatab dan tidak di minta dia bertaubat kalau dia bertaubat berarti hukum e gugur hukumnya tidak seperti itu kalau dia bertaubat tbatan nasuh antara dia dengan Allah subhanahu wa taala akan tetapi hukum tetap diberlakukan jatuhkan kepadanya sanksi tersebut tetap dijatuhkan kepadanyait yuktal dibunuh waqala Ashab qa Malik manban Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Min muslimin au kafirin qutila walam yustatab Barang siapa yang mencela nabi dari seorang yang muslim atau kafir qutil tetap dibunuh walam yustatab dan tidak diminta dia itu harus bertaubat waqala Ibnu Wahab qala Malik manqala Inna Rid nabi su Wasallam wasak a ada orang mengatakan selendang nabi itu kotor maksudnya ingin menghina nabi ingin mencela Nabi makatil dia itu dibunuhbiahuaii was ahu Alaihi wasidid bertanya kepada Malik Tentang Seseorang yang mencela Nabi Sallallahu Alaihi wasam dan beliau menukil bahwa fqaha di Ir mfatwakan bahwa orang tersebut dicambuk maka Imam Malik marah kembali mengatakan ya Amir wahai Amirul Mukminin apa yang tersisa dari umat ini telah nabinya dicelah dan dihina na kalau nabi telah dihina telah dicelah apa yang tersad dari umat ini apa yang tersad dari agama Islam ini Iya ini konsekuensinya jadi mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mencela Islam itu sendiri arti tidak ada arti dari keislaman kita lagi n ini menjelaskan bagaimana fakihan Imam Malik rahimahullah akibat dari perbuatan yang terc yang perbuatan yang murtad tersebut yang eh mengeluarkan atau yang mengembatalkan keislaman seorangtil Barang siapa yang mencela para nabi Dia dibunuh dan barang siapa yang mencela sahabat nabi S wasallam itu dia dicambuk Ya beda hukumnyaalid bin muslimik Walid Bin muslim meriwayatkan dari Imam malikahuidah Imam Malik menjadikan ya menghukumi bahwa mencela nabi itu merupakan kemurtadan na wqya Ahan minhumqu qutil walam yab wanah Min ahlimti qutil illa an yuslim ya Beliau juga mengatakan Barang siapa yang mencela para nabi atau salah seorang dari mereka atau menghina merendahkanutil dia dibunuh dan tidak diminta disuruh bertat artinya dia tap dieusi kalupun bertat diaat antara dia dengan Allah Subhanahu Wa tai na tetap harusunikana yang men dari orangorang kafir yang ada yang masuk ke dalam ee kedaulatan Islam di bawah naongan Negara Islam n maka dia tetap dibunuh illa an yuslim Kecuali Dia masuk islam menjelaskan illaan yuslim ini dari dari sisi ya untuk takful Qulub dia masuk Islam Ya Adapun secara hukum ya tidak dibedak itu yang kesimpulan yang disebutkan syaikhul Islam ya bahwa dia tetap dibunuh muslim mau kafir bila mencela Rasul maka hukumnya tetap diekskusibnu almaaz Q akbikq Nabi Shallallahu Alaihi wasallamin muslim kafirtilam ya telah mengabarkan pada kami murid-murid Imam Malik bahwa barang siapa Imam Malik mengatakan Barang siapa yang mencela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau selain beliau dari kalangan para nabi baik dia itu muslim atau kafir makatil dia dibunuham dan tidak diminta dia itu bertauat terakhir ya bin Abdillah Imam Malik nabiahu Ali wasam Min muslimin ah minyautil WA yahuditil WL Imam Malik mengatakan Barang siapa yang mencela ya nabi siapa yang mencela dari kalangan muslimin Seorang nabi atau nabi kita atau salah seorang dari para nabi atau menghina menghinanyatila dia dibunuh begitu juga yang melakukannya dari kaum Yahudi dan nasrtil dan tidak diminta dia Bert c bila dia itu masuk Islam sebelum dia itu ya dibunuh tapi sebagjelaskan tadi ada sedikit peran kalangan para ulama apak Dia seorang kafir dia muslim tetap dikusi ya kesimpulan yang dijelaskan oul isamah dalam kitablang yang terhunus terhadap ya penc rasul maka tetap hukumnya sama dia diekskekusi ya Ba dia bertobat masuk Islam Ya bahwa yang demil itu antara dia dengan Allah subhanahu wa taala tapi hukum yang berkaitan dengan hak Rasul tetap ditunaikan n wallahuam itulah perkataan Imam Malik rahimahullah tentang hukum orang yang mencela arasul atau salah seorang Dar para anbiyaillah mudah-mudahan ini menjadi peringatan bagi kita agar kita waspada tidak terjerumus ke dalam perkara-perkara disada atau tidak ya Sehingga mencela atau menghina karena ada ya Ee rambu-rambu ya ada garis merah yang tidak boleh dilewati ini berbahaya karena agama bukan kelucon bukan permainan bukan berolok-olok bukan candaan iya k ya muslim jangan sampai bercanda jangan sampai agama menjadikan bahan candaan ingin bercanda urusan dunia kalaupun ya tapi jangan berlebihan Jangan jadikan hidup ini ya sering bercanda tidak ada dalam agama kesempatan untuk bercanda-canda dalam artian menghina Allah kemudian menghina Rasul ayat-ayatnya kemudian berikan jalan luucon ya untuk melawak misalnya kemudianjadikan agama dan atau sahabat atau nabi atau ya al-qur’an hadis tidak anda seorang muslim Mukmin maka taat kepada sang pencipta Anda kemudian taat kepada RAB memberikan Hidayah kepada anda dan juga p nabi menjadi panduan ya Uswah kuda dalam hidup ini semoga hal ini menjadi peringatan bagi kita semua Mari kita serius dalam beragama ya jangan bermain-main dalam beragama Nah demikian wallahuamallallahu Nab Muhammad wabihi wasallimhamdulillah Nam Ustaz Barakallah fikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas pelajaran yang telah disampaikan di kesempatan kali ini semoga menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya selanjutnya bagi kaum muslimin dan muslimat yang ingin bertanya seputar pembahasan ini kami berikan kesempatan bertanya langsung kepada Ustaz di Lan telepon 0218236543 dengan menyebutkan nama anda dan dari mana anda berasal kemudiana juga bisa anda Kirimkan melalui pesan singkat di 0819896543 untuk kesempatan yang pertama kami berikan kepada anda yang menghubungi kami via telepon Halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh ibu dengan siapa Di mana Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuhu dengan siapa ibu mohon maaf dikecilkan dulu volume televisi maupun radionya sudah Iya Ustaz silakan Bu pertanyaannya I Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam nah ah begini Ustaz mengenai penjelasan Ustaz tadi ee orang yang mencela Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ee istilahnya akan dihukumi dengan ee keluar dari Islam atau gimana gitu Ustaz Terus yang saya tanyakan tuh bagaimana dengan orang yang memang belum paham seharusnya Bagaimana gitu dengan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam atau dengan para sahabat kepada Allah kayak gitu gimana Ustaz kalau orang yang belum paham tapi dia muslim Ustaz karena belum paham saja Ustaz gimana Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan i terima kasih kepada Ibu yang bertanya ya tentang hukum seorang yang ber olok ya P Allah pada rasul ya pada mungkin kalau sahabat ya karena dia tidak mengetahui nah belum saya menjawab ada satu hal yang perlu menjadi perhatian kita dalam pertanyaan tersebut karena tidak tahu para pemirsa dan para pendengar rahimakumullah seringkiali yang demikian itu jadikan sebagai alasan padahal mungkin sudah bertahun-tahun menjadi seorang muslim ya tapi tidak mau belajar bah perkara-perkara tentang masalah mengagungkan Allah mengagungkan Rasul masalah ini perkara-perkara yang sudah jelas dalam kita antara sama muslim saja mengatakan bahwa yang mencela itu hal yang tidak baik lalu bagaimana mencela Allah dan mencela Rasul Ya kita seawam apapun kita ya bila mencela suatu hal yang jelek mencela itu hal yang jelek itu sesama manusia Lalu bagaimana dengan sesama Allah kepada Allah Azza waalla P Rasul P agama agama kebanyak Kal para ulama menjelaskan ini tidak ya diterima alasan seperti itu maka belajar agama ini agama yang menuntut kita untuk serius belajar mengamalkan untuk mempelajari Memegang teguh ya Maka jangan k sampai kita terjurum dalam perbuatan-perbuatan yang mencelah berolok-olok ya dengan alasan tadi karena tidak paham harus belajar n belajar Nah Oleh karena itu haklah bergegas bertaubat kepada Allah ya bergegas bertobat kepada Allah subhanahu wa taala ayat ya tadi ya yang kita bacakan Surah at-taubah itu jelas sekali ya tidak diberikan uzur sama Allah Subhan subhahu wa taala hanya bermain-main kami tidak mengetahui enggak diberi uzur oleh Allah subhanahu wa taala ya wainalahumquun inamaudual ya Padahal mereka yang mengatakan kami itu hanya bermain-main bercanda saja nah dan mereka sebelumnya beriman mereka mengetahui hal itu tapi mereka ingin ber canda penolok Allah i datang mereka kepada nabi meminta maaf tapi tidak tidak menghiraukan hal itu kembali membaca firman Allah abillahi watumun Apakah dengan Allah dan ayat-ayatnya dan rasul yang berolok-olu jangan minta maaf Yaum telah kufur setelah beriman maka alasan mereka tidak diterima oleh Allah kami hanya bermain-main kami tidak tahu enggak ada dalam hal ini tidak diterima alasan yang seperti itu ini permasalahan serius kita katakan serius bukan perkara yang bisa diperolok-olokkan bukan perkara yang bisa menjadikan sebagai bahan candaan kita tidak ini serius agama Serius ini agama Allah agama Rasul Ya menuntut kita untuk mengagungkan apa yang diagungkan Allah rasulnya tidak ada sedikit pun cela bagi seorang pun untuk beralasan hanya bermain bercanda tidak ini agama Allah Ya ini aturan Allah ini aturan Rasul Ya maka dalam hal ini bergaslah dia bertobat kepada Allah tapi tentunya mencela ya tu sebagai yang kita jelaskan tadi betul terbukti dia mencela Allah mencela Rasul maka ya hukumnya telah dijelaskan tadi tapi Siapa yang mengeksekusi ya adalah penguasa jika mencela para sahabat itu dicambuk hukum karena sahabat adalah orang-orang yang telah dipilih oleh Allah menjadi sahabat nabi orang yang baik telah terbukti ya rekam jejak mereka dalam perjuangan Islam telah terbukti enggak ada yang jelek semua kebaikan ya maka wajib kita mencintai mereka nah Jadi intinya bertobat bergasah bertobat kepada Allah semoga Allah menerima taubatnya taubatan nasuh dan tidak kembali mengulang tapi dia telah ya Ee dengan bercanda tersebut telah keluar dari Islam ya perolok dengan Allah dan rasulnya telah keluar dari Islam nauzubillah minzalik nauzubillah minzalik baik pertanyaan terakhirad baik Ustaz Barakallah fikum Terima kasih atas nasihat dan jawabannya n Bu untuk ibu yang bertanya khusus dan kita semuanya mendengarkan Pada kesempatan kali ini silakan kesempatan terakhir untuk Anda yang bertanya via telepon di 021823654 halo halo Pak ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Iskandar Pak dari Kalimantan tim silakan pertanyaannya Ini Pak saya mau tanya Pak kan sering kita adakan acara-acara anu kita bersanji itu Pak Apakah betul itu eh bilangnya ada orang menyatakan berjanji itu ada itu semuanya itu kelahiran anunya nabi apa riwayat riwayat kelahiran Nabi Apakah betul kitab bersanji Pak kelahirannya Nabi ada 12 Patri Patri anunya bersanji kit bersanji Pak sering kita adaadak e baca bersanji apakah itu betul bersanji itu riwayat kelahirannya Nabi sampai wafatnya Nabi Tolong dijelaskan Pak ustaz itu aja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz ya terima kasih kepada bapak Iskandar barakallahu fik ya kita wajib ya mempelajari Sirah Nabawiyah Kenapa saya katakan wajib karena bagaimana kita kenal kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang mengenal nabi itulah kewajiban jadi kita belajar wajib mempelajari tentang kehidupan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya agama yang beliau sebarkan ya ajaran yang beliau sampaikan dan petunjuk hidup beliau yang kita pelajari kita wajib kenal itulah sesungguhnya yang mengenal nabi ya bukan sekedar hanya mengenal namanya saja atau kelahirannya atau wafatnya kemudian kita jadikan sebagai rutinitas mungkin tahunan kita ya dengan istilah ya apapun Istilahnya ya memperingati mungkin lahirnya atau mungkin berzanji atau membaca ya bacaan-bacaan atau kitab-kit ditulis sebagian ya muji-uji nabi dan terkadang dalam bait-bait syiir yang ada dalam kitab-kitab berzanji tersebut kadang-kadang terdapat suu ya hal-hal yang Gulu berlebihan memuji nabi sehingga mengangkatnya melebihi kedudukan sebagai seorang ee nabi yaitu manusia biasa tapi dia seorang nabi jadi banyak penyimpangan-penyimpangan dalam hal yang seperti itu maka dalam hal ini Tentunya demik itu tidak disyariatkan ya jika untuk memuji nabi mengenal nabi ya pelajari sirahnya pelajari hadis-hadisnya Bagaimana amalan harian beliau ada amalan harian beliau dari beliau ya pagi dari terbit fajar bahkan sebelumnya sampai tebenam lagi mata hari kalau beliau tidur sudah lengkap itulah sesungguhnya mengenal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya itulah sesungguhnya mengenal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi tidak ya Ee membaca bacaan-bacaan atau mungkin dalam istilah tadi ya bacaan-bacaan berzanji tidak jelas juga kandungannya seringk terdapat makna-makna yang bertentangan dengan Akidah ya Maka jangan dilakukan hal itu jika kita betul-betul mencintai nabi ingin mengenal nabi ya maka pelajar sepanjang tahun kita belajar tentang sunah-sunah Nabi bahkan membaca sirah Nabi itu harus menjadi bacaan rutinitas kita bacaan harian kita karena bukan hanya sekedar pengetahuan kalauu diketahui para muslim P ee pemirsa dan juga Para pendengar Di mana saya berada membaca sirah Nabi itu merupakan bagian dari hidup tidak terpisahkan ya jangan hanya tahunan ya baca dan membaca mempelajarinya bukan untuk hanya sekedar pengetahuan karena kalau hanya sekedar pengetahuan tidaklah banyak manfaatnya tapi adalah sebagai pengamalan ingin mencontoh nabi ingin meneladani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana ibadahnya Bagaimana zikirnya bagaimana kesabarannya Bagaimana dalam rumah tangganya ya bagaimana perjuangannya Bagaimana ibadahnya kepada Allah kesabarannya cintaannya memberikan nasihat dan kebaikan itu dipelajari Bagaimana hubungan beliau kepada Allah sama sahabatnya tujuannya ingin mencontoh meneladani dan mengamalkan Nah itu tujuan dari mempelajari sirah tadi dan itu ya bukan hanya ya Ee sebulan atau mungkin setahun sekali tidak sepanjang hidup kita karena kita wajib mengikuti Nabi dalam setiap gerak-gerik kita langkah-langkah kita dalam ibadah ketaatan akidah keyakinan akhlak ibadah dan seluruh Pal ahwal kita itulah sesungguhnya mengenal nabi yang makrifatun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun tadi yang rutin ritual yang dilakukan dia sampaikan Pak Iskandar tadi tidak ada contohnya tidak dilakukan para sahabat tidak dilakukan oleh khulafa rasyidun tidak dilakukan oleh para ulama Islam ya tidakilakukan Imam Malik Imam Abu Hanifah Imam Syafi Imam Ahmad enggak dilakukan Kenapa kita melakukan sesuatu yang tidak dilakukan mereka Apakah kita lebih baik dari mereka Apakah kita lebih cinta kepada rasul daripada mereka Apakah kita lebih mengagungkan Rasul daripada mereka tidak bkan kita ini di akhir zaman ini banyak sekali kejanggalan dalam perilaku dan sikap kita yang bertentangan dengan perilaku nabi ya dipertanyakan terkadang cinta kita P nabi terkadang banyak cinta yang palsu ya kita hanya berbicara di mulut Cinta Nabi tapi tidak ada praktik dalam ee perbuatan kita dalam akhlak perilaku kita dalam akidah kita maka ini yang harus menjadi introspeksi kita semua bukan sekedar hanya membaca melantunkan ya bacaan-bacaan yang pujijan kepada rasul bukan itu tanda kecintaan kepada rasul tanda kecintaan kepada rasul mengikuti beliau mempelajari agama yang beliau wariskan ilmu yang beliau tinggalkan kepada kita semua mudah-mudahan Allah membimbing kaum muslimin untuk kembali P sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menanamkan dalam diri mereka cinta yang tulus kepada nabi yaitu dengan semangat meneladani beliau dalam segala aspek kehidupan allahum Amin demikian mohon maaf atas kekhilfan dan kekurangannya wasallahu wasallam Nab muhammadii mah W Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh jazakumullahuir Terima kasih atas kebersamaannya dan kesediaannya untuk meluangkan waktunya menyampaikan pembahasan berfaat kesempatan pagi hari ini semoga Allah senantiasa melimpahkan kekahan rahmat dan kesatan untukkeluar juga di an kembali untuk mengambil ilmu di Jumat pagi yang akan datang Terima kasih atas kebersamaan anda para pemerhati ruja di Manap pun anda berada kami yang bertugas mohon pamit undur diri Insyaallah kita akan berjumpa kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *