Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Selasa, 8 Jumadil Awal 1445 H / 21 November 2023 M

simak radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin wa ala alihi waashhabihi W manwalah Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasulma ba’duh saudara piman dan sayaakid para Roja di mana pun anda berada Semoga Allah subhanahu wa taala menjaga dan muliakan kita semua Alhamdulillah diesempatan pagi hari ini kita dapat bok kembali dan kita akan ikuti bersama kajian ilmiah disarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan Parenting diambil dari buku Ada apa dengan remaja ditulis oleh Al Ustaz Abu Ihsan almaidani hafidullah dan seperti biasa akan disampaikan oleh P langsung yaitu beliau eh Ustaz Abu Ihan almaidani Alhamdulillah sudah hadir kembali di studio untuk memberikan faedah-faedah Insyaallah bermanfaat pembahasan masih melanjutkan di pekan yang lalu yaitu potret remaja putri di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti biasa bagi Anda yang ingin bertanya setelah materi silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu wa nastainuhu wa nastagfiruh wa naudubillah Min syururi anfusina was sayiati a’malina May yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun wa ba’du para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji milik Allah RAB semesta alam selawat dan salam atas nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wasallamkeluarga beliau sahabat-sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat rahimani warahimakumullah pada kesempatan Pagi ini kita kembali bertemu dan masih membahas buku Ada apa dengan remaja kita akan bahas lanjutan yaitu potret para remaja dan remaja putra dan remaja putri pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memperlakukan mereka dan bagaimana nabi mendidik mereka eh sebelumnya yang terakhir kita bahas adalah remaja Putri Aisyah radhiallahu anha yang mana rasulullah wafat di atas pangkuan beliau saat ituis adalah seorang remaja putri ee sebelumnya sudah kita Jelaskan ya keutamaan-keutamaan yang dimiliki Aisyah yang paling menonjol adalah beliau adalah wanita yang paling alim daripada wanita-wanita lainnya bagaimana dikatakan oleh Al Imam azzuhri apabila ilmu Aisyah dikumpulkan dengan ilmu seluruh dikumpulkan dengan ilmu ilmu seluruh para wanita lain maka ilmu Aisyah lebih utama ya ilmu Aisyah lebih utama jadi Aisyah bukan hanya meriwayatkan hadis Ummul mukminin Aisyah radhiallahu anha bukan hanya meriwayatkan hadis tapi juga beliau Fakih ya mengerti memahami hadis yang beliau riwayatkan Atha mengatakan Aisyah adalah wanita yang paling Fakih dan pendapat-pendapat nya adalah pendapat yang paling bawa ee paling paling membawa kemaslahatan untuk manusia untuk umum ya Nah demikian jadi beliau adalah seorang wanita yang yang memahami ya apa yang beliau riwayatkan hadis-hadis yang beliau riwayatkan Oleh karena itu Aisyah E menjadi rujukan ya bukan hanya bagi para kaum wanita bahkan kaum pria mereka juga kerap kali datang dan bertanya Nya kepada Aisyah radhiallahu anha Abu Musa al-asy’ari salah seorang sahabat nabi mengatakan tidaklah kami kebingungan tentang suatu hadis lalu kami bertanya kepada Aisyah kecuali Kami mendapatkan jawaban darinya ya jadi Beliau juga menjadi rujukan ya menyampaikan pendapat dan fatwa karena Aisyah adalah seorang ee ee ee kita kategorikan sebagai mustjahidah ya seorang mustjahid yang muktabar perkataan dan pendapatnya ya diakui oleh EE sahabat-sahabat lainnya ya oleh karena itulah beliau menjadi ee Marja Ya maraji bagi para sahabat-sahabat lainnya Nah demikian jadi Aisyah betul-betul memanfaatkan ya perjalanan beliau bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keberadaan beliau di samping Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya Mulai dari beliau adalah seorang gadis kecil ya sampai beliau beranjak ya menjadi seorang remaja ya Dan setelah nabi wafat ya Aisyah ya juga aktif ya menyebarkan ilmu ya menyampaikan riwayat yang beliau dapatkan dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya sampai beliau wafat Nah demikian Aisyah radhiallahu anha salah satu potret contoh remaja putri Artinya Nabi juga ee mempersiapkan Aisyah untuk itu ya nabi mempersiapkan Aisyah untuk itu ya dan membuka kesempatan kepada Aisyah untuk menjadi wanita yang terkemuka di dalam ilmu ya terkemuka di dalam ilmu Nah demikian ya kalaulah eh nabi tidak mempersiapkannya tentunya Aisyah tidak tumbuh menjadi wanita yang seperti itu tentunya ya Nah demikian oleh karena itu para pendidik khususnya yang memiliki gadis-gadis remaja ya anak-anak remaja putri ya hendaknya ya betul-betul juga ya membimbing mendidik ee remaja-remaja Putri mereka sehingga ya bisa menjadi sesuatu ya yang bermanfaat Ya bagi umat ya wallahuam bawab Nah demikian ya Ee buang jauh-jauh pemikiran bahwa yang namanya wanita sumur dapur kasur ya Ee di bawah pria ee enggak ada ee kiprah apa-apa di tengah masyarakat bahkan di kekang bahkan ya sangat-sangat dibatasi ya ada batas-batasnya nya cuma ya kita juga ya harus mengerti juga ya ya bahwa ee remaja remaja putri ya kaum wanita di masa nabi ya juga memiliki peran yang sangat penting ya di tengah-tengah kaum muslimin ya bukan hanya pada masa nabi ya setelah e masa nabi para tabi tabiiat atau tabi-tabiiat ya ya juga demikian ya mereka ya adalah di antara mereka ada yang memang betul-betul memiliki peran yang sentral di tengah-tengah umat wallahuam bissawab nah kalaulah ya mereka memiliki kemampuan untuk itu ya Mengapa tidak ya Ada seorang ya kita katakan wanita yang memang memang bisa ya menjadi seorang Mufti misalnya rujukan di dalam ilmu Ya bisa saja ya ya Nah demikian atau memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh yang lain ya Nah demikian wallahuam bisawab tib ya jangan Matikan ya bakat mereka dengan ee alasan-alasan yang kuno kan begitu ya seolah-olah itu Itulah begitulah nabi dan para sahabat enggak enggak seperti itu ya kalau kita baca ya juga sirah para Salaf ulama-ulama Salaf mereka tidak memperlakukan seperti itu sehingga ya ada buku ya Ee tentang peran wanita di dalam ya perkembangan ilmu Hadis ya itu luar biasa ya Ee di masa para ulama dahulu Bagaimana ya peran mereka di dalam menyebarkan ilmu terutama Nah demikian wallahuam bisawab maka kita lihat di buku-buku ee biografi para perawi banyak di antara ya adalah kaum wanita juga ya Banyak di antara mereka adalah kaum wanita ya Nah demikian maka tidak semua wanita itu ya Ya kurang akal Ya memang Ya Wanita Tetap setengah akalnya dari pria cuma setengah ini yaitu kan nisbi ya setengah akalnya pria pria yang mana ini ya Nah sebagian wanita ada yang setengah akalnya itu lebih unggul daripada akal pria yang full Iya lebih lebih apa unggul ya daripada akal pria gitu jadi ee itu secara umum ya ya dan ukurannya ya juga e kepada masing-masing orang sebenarnya ya Nah demikian wallahuam baawabb artinya adalah eh Bu bukan karena hadis itu jangan karena hadis itu kita menihilkan potensi yang ada pada wanita Bagaimana sikap e sebagian orang hari ini ya terhadap kaum wanita seolah-olah Islam seperti itu tidak Islam tidak seperti itu ya Nah demikian wallahuam bisawab ya maka kita katakan di sebagian ya apa namanya ee lembaga-lembaga pendidikan tinggi atau universitas e banyak di antaranya ya kaum wanita itu lebih e berprestasi di bidang akademik daripada kaum pria ya wallahuam baawab Nah demikianb ya ya kita lihat juga ya di dalam deretan para ilmuwan-ilmuwan Ya baik itu di bidang ilmu agama maupun ilmu dunia ya Banyak kaum wanita yang nonjol ya ya Nah demikian wallahuam bawab Mungkin sebagi orang takut ya karena berpatokan dengan ayat arriijal qaamuna alanisa Ya kita harus tempatkan hadis itu e ayat itu pada konteksnya yaitu dalam konteks kepemimpinan di dalam rumah tangga ya tetap sepintar apapun wanita mungkin lebih pintar dari suaminya tapi di dalam rumah tangga dia adalah Wazir pemimpinnya tetap pria Kara pria yang diamanahi tanggung jawab itu ya Nah demikian jadi jangan dicampur adukkan kemudian ayat itu dipakai untuk semua urusan enggak ya itu keliru hingga menihilkan ee kemampuan mereka di dalam bidang-bidang tertentu misalnya ya wallahuam bawab Nah demikian ya ada hal-hal yang memang mereka dibatasi ya Misalnya memimpin itu bukan ee tanggung jawab wanita ya pemimpin itu adalah tanggung jawab pria ya ya tapi bukan berarti ya ya Ee mereka dimentahkan dari Segala potensi yang mereka miliki Nah demikian ya Jadi ini harus ditempatkan dengan benar ya ee jangan salah memahaminya sehingga kadang-kadang ee banyak potensi-potensi yang ada pada mereka hingga menjadi terbuang percuma Ya wallahuamabb seperti Aisyah radhiallahu anha enggak ada kan para sahabat yang berdalih ataupun berdalilah berargumentasi Aisyah enggak layak untuk jadi rujukan cukup di rumah saja karena wanita itu adalah ee bawahan pria begitu ya atau menggunakan ayat arijal Oh Jangan Minta pendapat kepada Aisyah karena Rijal ya Nah itu tidak ada sahabat yang berdalil dengan ayat-ayat itu untuk menihilkan potensi yang ada pada Aisyah nah ini yang harus dipahami dengan benar ya wallahuam bwab Ya mungkin sebagian orang punya pandangan yang kolot yang kuno yang mungkin dia salah paham juga tentang Islam ya wallahuam ya lalu menganggap bahwa sikap seperti itulah yang tepat ya bahwa wanita enggak boleh apa-apa selain sumur dapur kasur ya harus di bawah ee ketiak pria ya Sehingga kesannya ya tertindas jadinya memang seperti itu ya Nah jadi ya Eh kita menempatkan manusia pada tempatnya ya anzilunasazilahum tempatkan manusia sesuai dengan potensi yang Allah berikan kepada mereka seperti Seti ya kita dapati contohnya Aisyah dan para E sahabiah dan juga para tabiiyah lainnya ya para ulama ulama dari kalangan ahli ilmu dari kalangan kalangan wanita yang kita dapati dalam sejarah Islam ya Nah kalaulah para ulama sahabat dan para ulama berpandangan seperti itu mereka ini enggak akan muncul mereka ini enggak akan eksis enggak akan ada l dalam sejarah Islam dan kaum muslimin ya n demikian wallahuam Ee bissawab tib kita lanjutkan ya berikutnya adalah Umayyah binti Kais bin Abi salt Dia adalah seorang paramedik ya muda di masanya yaitu di masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam para medis yaitu suster ya kalau sekarang yang merawat orang-orang yang sakit ya itu paramedik ya suster lah kalau yang yang wanita disebut seperti itu I punya keterampilan itu ya merawat karena merawat itu juga perlu bakat Ya sebagian orang enggak bisa merawat gitu ya Ee merawat orang sakit itu kan Suatu profesi ataupun pekerjaan yang memerlukan ya keterampilan juga ya Nah demikian ya menceritakan saya datang kepada Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam bersama para wanita dari bani Ghifar lalu kami berkata Wahai Rasulullah kami hendak pergi bersamamu dalam perjalanan ini agar kami dapat mengobati mereka yang terluka dan membantu kaum muslimin semampu kami maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menjawab di bawah naungan Allah ya nabi mengizinkan mereka ya Sehingga di dalam ya Perang Uhud ya mereka jug kaum ee wanita ini sudah mulai berkiprah yaitu merawat ya para ee pasukan ya anggotaanggota pasukan yang terluka paramedik ya ataupun perawat ya yang apa namanya ya mengobati mungkin orang-orang yang terluka di dalam peperangan begitu ya Dan mereka ini kan ya secara hukum intern nasional juga dilindungi enggak boleh jadi sasaran perang ya ya maka menyasar mereka itu merupakan kejahatan perang ini secara apa namanya ee ee kita kesepakatan hukum internasional itu bwa di dalam peperangan paramik enggak boleh dijadikan sasaran apabila menjadikan mereka sebagai sasaran itu bisa masuk kepada dakwaan kejahatan perang ya yang bisa diadili ya wallahuam bawab maka nabi mengatakan di bawah naungan Allah ya nabi mengizinkan mereka untuk berkiprah ya sebagai perawat nah pada saat itu Umayyah masih seorang gadis remaja artinya ya seorang remaja ya seorang remaja ya Ee namun ya ia memilih ya untuk mengikul tanggung jawab itu sebagai perawat ya dan memiliki keterampilan untuk itu ya wallahuam Umayyah melanjutkan ya Kemudian kami pergi bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam saya saat saya adalah seorang gadis yang masih kecil artinya remaja ya Bahkan ya belum baligh lagi pada saat itu ya mendekati baligh PR baligh istilahnya Rasulullah moncengku di atas unta saat pagi hari Rasulullah menderumkan untanya dan ternyata pada pelana unta itu terdapat darah itu adalah pertama kali haid yang saya alami yang aku alami jadi saat itulah ia baligh ya haid artinya pada saat itu Umayyah masih sangat kecil ya artinya masih kecilah ya seorang yang baru menginjak masa remaja begitu ya baru baligh istilahnya ya nah saya menyendiri bersama unta Dan saya merasa malu kata katanya ya ketika melihat apa yang terjadi pada saya dan melihat darah itu rasulullah bertanya apakah engkau mengalami haid maka aku menjawab Benar maka Rasulullah bersabda benahilah dirimu Ambillah satu wadah air lalu masukkanlah garam ke dalam wadah Itu dan basuhlah darah yang mengenai pelana lalu kembalilah Coba lihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya ketika seorang remaja menghadapi masalah jangan disalah-salahkan Nah itulah Kenapa itu sudah dikasih tahu jangan itu kadang-kadang seperti itu ya ya cenderung menyalah-nyalahkan cenderung menyudutkan ya atau apa namanya ee membuat ee anak remaja ini ya seperti ee seorang terdakw atau terpidana kan begitu ya tidak nabi berkata kepadanya nya Apakah engkau ee Ini haid ya dia menjawab Benar maka nabi memberikan cara ya mengajarinya cara Kalau haid ini kan haid pertama ya ya nabi mengajarinya bagaimana cara mengatasinya yaitu Ambillah wadah air Masukkan garam basuhlah darah yang mengenai pelana ya untuk mencuci darah itu bagaimana caranya ya demikian juga ya ini termasuk ya kita katakan hal hal-hal yang harus disampaikan kepada anak-anak remaja khususnya remaja putri ya ketika mereka akan mengalami masa itu yaitu masa haid pertama kita sudah bicarakan ini sebenarnya di buku yang lain yaitu buku pendidikan seksual untuk anak dan remaja dalam Islam ya Nah di situ terutama ya para ibu ya untuk membimbing anak-anak remaja putri mereka Apa yang harus dilakukan ketika menghadap tapi haid seperti itu ya termasuk Bagaimana tata cara Salatnya ya ketika dia haid pada saat ya salat waktu tertentu misalnya itu ada ketentuan-ketentuannya yang mungkin dia enggak tahu n perlu diajari ya Nah karena kadang-kadang masalah-masalah yang berkaitan dengan hal ini ya pendidikan seksual ini ya tidak didapatkan anak dari orang lain bahkan dari guru di sekolah karena dianggap ini perkara yang sangat privat ya segan juga guru Ya baik itu guru remaja putra ee guru Putra apa Guru laki-laki ee guru perempuan apalagi guru laki-laki ya Nah ya mungkin mereka tidak membicarakan dan membuka masalah itu kalau ditanya pun ya mungkin mereka akan menjawabnya secara umum saja Nah demikian maka orang tua di sini ya yang perlu ya untuk ee peduli ya atau langsung turun tangan untuk mengarahkan anak-anak remaja putri mereka ketika menghadapi masa-masa ee seperti ini masa haid misalnya ya Nah demikian dan nabi mengarahkan Bagaimana caranya ya untuk membersihkan darah haid itu ya untuk ee apa namanya membersihkan darah ee Bagaimana Apa yang harus dilakukan ya Nah kemudian nabi mengatakan lalu kembalilah ya lalu kembalilah Artinya Nabi tidak mengusirnya udah k kamu haid pulang aja ke rumah enggak tapi ia tetap ikut bersama rombongan sebagai perawat dalam kondisi ia haid haid pertama lagi Umayyah asalamualaikum Ya ya kita katakan haid pertama ya tapi ee Aisyah ee Umayyah binti Abi salt ya Ee mampu ya mengemban tugas itu ya maka saya pun melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya yanga mengerjakan apa yang diperintahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya Nah demikian dan ini artinya beliau kembali dan ikut bersama nabi ya di dalam peperangan itu ya sebagai paramedik ya sebagai jururawat atau perawat wallahuam bisawabb nah ketika Allah menaklukkan khaibar beliau memberi sedikit Fai harta rampasan perang kepada kami ya Ternyata ini dalam perang khaibar ya bukan dalam Perang Uhud ya Umayyah ikut itu dalam perang khaibar nah ketika Allah menaklukkan khaibar ya jadi Umayyah turut itu ya dalam peperangan khaibar itu beliau memberi sedikit Fai itu harta rampasan perang kepada pasukan ya kepada kami jadi para medik juga dapat bagian mereka ikut bagian dalam pasukan ya nah walaupun tugas mereka bukan maju ke medan perang ya tapi untuk merawat e para pasukan yang terluka Saya menerima kalung yang kalian lihat di Leherku ini nabi memberikannya kepadaku dan menggantungkannya dengan tangan Beliau sendiri di Leherku ya jadi Umayyah bangga dengan apa yang sudah dilakukannya ya bahwa Beliau pernah menjadi ee apa kita katakan perawat atau jururawat atau paramedik pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demi Allah kalung ini tak pernah lepas dariku selama-lamanya ya jadi nabi memberinya kalung pada saat itu jadi nabi mengapresiasi ya siapapun yang EE ikut dan terlibat di dalam peperangan itu sampai juru para apa namanya para medis juga ee nabi berikan juga dan kepada Umayyah binti Abi salt nabi juga memberikannya ya memberikan bagian dari ghanimah ya wallahuam bawab tib dan kalung itu pun ada di leher Umayyah binti Kais hingga beliau wafat dan ia berwasiat agar kalung itu dikubur bersama dirinya Ya kalau gitu dikubur bersama dirinya ya Jadi tidak dilepas sampai beliau wafata itu pemberian langsung dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu kalau itu memiliki nilai historis bagi seorang Umayyah binti Kais bin Abi salt ya wallahuam bab Nah itulah remaja putri pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang ya berkiprah ikut ya dan nabi tidak menghalang-halangi mereka dengan mengatakan n sudah kalian di rumah saja Nanti kalian jadi beban ya atau kalian enggak Diperlukan ya tidak ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan ruang bagi mereka untuk berkreasi ya untuk bisa berkhidmat untuk umat juga ya Atau melakukan apa yang bisa mereka lakukan selama masih dalam batas-batas ee koridor syariat ya yang dibenarkan oleh syariat ya wallah walluamwab Jadi intinya jangan mentahkan ya potensi yang ada pada kaum wanita ya Ee termasuk pada ee potensi yang ada pada ee remaja-remaja Putri ya wallahuam Bahkan ya sebenarnya anak perempuan juga sama itu harus dikembangkan dilihat bakatnya dari kecil ya Dan nanti bisa diproyeksikan sesuai dengan bakat yang dimilikinya untuk kemaslahatan umat ya Nah demikian wallahuam bisawab ya Jadi tidak dibentahkan Wah lalu Dikatakan Wah kalian perempuan jadi beban saja sudahudah di rumah saja walaupun sebenarnya mereka punya potensi untuk berkiprah lebih daripada kaum pria mungkin ya wallahuam bissawab nah jadi tugas ya terutama para ibu yang mungkin lebih dekat dengan remaja putri ya Ibu ya adalah l sosok yang paling dekat mungkin dengan remaja putri ya maka hendaknya mereka juga harus mengawal itu juga ya perkembangan terutama hal-hal yang berkaitan misalnya ya tentang ee perkembangan ee seksual mereka ini kan mereka harus mengerti batasan aurat ya mengerti mahram ya mengerti batasan-batasan wanita apa yang boleh ditampilkan apa yang tidak boleh ditampilkan ya ee Bagaimana etika berbicara kan begitu ya berkomunikasi dengan lawan jenis ya Nah demikian misalnya contohnya tidak melemah gemulaikan suara ya ya dan EE menjaga sikap dan perilaku ya Nah demikian wallahuam bissawab ya ya ini jangan dibenturkan dengan hadis-hadis lain misalnya apa ya jika wanita keluar rumah maka di ya setan akan mengintainya itu kalau tanpa faedah ya jangan gunakan hadis-hadis yang seperti itu tidak pada tempatnya nanti bertabrakan dengan hal-hal lain yang kita dapati dari nabi juga ya kan nabi tidak mengatakan ketika mereka minta izin untuk ikut berkiprah wanita kalau keluar rumah mah Jadi jadi jadi incaran setan Kin Di rumah saja lalu berdalil dengan ayat waqarna Fi buyutikunna Iya itu betul tapi kita harus melihat syariat ini dari semua Sisi ya jangan dari satu sisi aja nanti berbenturan nanti enggak tepat lagi nanti ya Nah demikian ya itu kalau tanpa faedah ya enggak ada faedahnya dia keluar ya Nah kalau untuk suatu faedah yang jelas nabi juga mengizinkan dan dalam sejarah itu kan enggak bisa kita ingkari ya enggak kita bisa sanggah itu ya bahwasanya mereka juga punya peran gitu ya demikian juga bukan hanya di zaman Nabi zaman tabiin tabiin Tabi tabiin di zaman para ulama mereka juga punya kiprah mereka menuntut ilmu dan lain sebagainya ya Bahkan mereka mengajarkan ilmu ya maka ya harusempatkan Sesuai dengan ya apa namanya ee tempatnya ya hadis-hadis ataupun ayat-ayat yang Ee Kita dapati dari nabi tentang aturan-aturan menyangkut kaum wanita ya Nah supaya ya kita tidak ee apa ya kita katakan Ya yang yang penting mereka pelajarilah adab ketika mereka keluar jangan pakai parfum misalnya ya untuk suatu tujuan yang jelas tidak ada fitnah percampur bauran tidak ada khalwat juga di situ aman ya Nah tidak mereka menonjolkan aurat mereka itu tidak menampakkan aurat yang menutup aurat dengan benar ya tidak melemah gemulaikan suara mereka ketika berkomunikasi ya dan memilih ee apa namanya hal yang tidak mencolok misalnya kalau berjalan di pinggir ya artinya wanita juga bisa keluar rumah untuk berjalan cuma mereka ambil jalan di bagian pinggir tidak bagian tengah Nah demikian adab-adabnya ya nah jadi ya kita Katakan Dengan memahami asar itu secara menyeluruh ya ya dilihat dari semua Sisi ya kita jadi mengerti sebenarnya Nah kalau kita cuma berpatokan sebagian orang cuma berpatokan kepada satu dua dalil saja Kemudian menjgeneralisir ya memukul rata sehingga kadang-kadang ee ya ini muncul kesalahpahaman dalam memperlakukan kaum wanita ya wallahuam bissawab Nah demikian ya Ee itu saja mungkin ya Kajian kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan dipahami ya dengan benar ya subhanakallah wabihamdik Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaiik kasih banyak jazulir atas materi yang telah disampaikan oleh Al Ustaz di kesempatan pagi hari ini yang menjelaskan masih dalam potret dermaja Putri di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Baik untuk selanjutnya kami buka sesi interaktif dan bagi Anda yang ingin bertanya silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819 89 6543 baik yang pertama Ustaz Naam ini ada pertanyaan dari Abdullah ehbutkan tempatnya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ya Saya ingin bertanya apakah boleh mendukung anak perempuan yang bakatnya terlihat di bidang olahraga bela diri Ustaz Bolehkah remaja putri belajar bela diri ya boleh ya hal-hal yang ya memang kadang-kadang perlu juga ya seorang punya keterampilan itu untuk melindungi diri cuma tujuannya untuk apa apakah untuk prestasi ya atau untuk ee apa namanya agar dia punya keterampilan untuk membela diri kan begitu yaah nabi juga pernah membiarkan Aisyah untuk melihat permainan tombak ee kaum habasyah di masjid kan begitu ya Nah demikian ya sebagai bagian remaja putri juga di masa nabi e lihai memainkan alat-alat perang Ya seperti tombak dan sejenisnya artinya boleh ya mereka punya keterampilan itu enggak terlarang ya Ee hanya saja tujuannya untuk apa begitu ya apakah untuk prestasi ya di situlah kita apa ya katakan ya perlu ee apa ya kita e mengarahkan Bakat itu kewajiban orang tua mengarahkan bakat ya supaya bakat itu bermanfaat terarah kepada ee tertuju kepada arah yang benar gitu ya di jalan di Jalur yang positif begitu ya wallahuam baawabah demikian jadi dilihat dulu tujuannya Ustaz ya I Untuk apa untuk apa Ya karena ya olahraga pada umumnya itu perkara yang mubah apalagi ya kita katakan sebagian olahraga yang memang dianjurkan nabi berkuda misalnya ya Bolehkah remaja putri menunggang Ya boleh Ya itu kan keterampilan juga ya E seni bela diri itu di satu sisi ya juga disebut seni ya olahraga juga untuk kesehatan pada dasarnya kan begitu ya sehat jasmani dan rohani punya jiwa yang sportif kan gitu ya Nah dan EE kemudian memanah ya remaja putri boleh ya latian memana ya boleh ya kita lihat banyak remaja-remaja Putri yang memang ee punya bakat memanaah tapi tujuannya untuk apa begitu ya nah jadi itu kan olahraga yang EE tujuan utamanya ya memang untuk kesehatan keterampilan dan ya kesehatan jiwa Ya pikiran gitu ya karena orang yang mager semuanya rusak pikirannya rusak badannya juga rusak kan begitu ya jiwanya juga rusak karena dia tidak Terlatih Untuk berjiwa sportif Begitulah Ya nah demik an nah juga berenang misalnya Bolehkah wanita berenang ya boleh ya pada tempatnya tentunya ya Nah itu kan olahraga juga sama seperti bela diri juga sebenarnya ya wallahuam baawab Nah demikian ya nabi juga pernah mengajak Aisyah berlomba lari begitu ya Nah nabi mengajak Aisyah untuk berlomba lari ee artinya mengajak ee istri beliau untuk ber olahraga ya kan olahraga ini banyak jenisnya kan begitu ya Nah hanya saja yang harus dihindari adalah olahraga-olahraga yang ekstrem membahayakan dan menyalahi kodrat wanita kan begitu ya Nah yang mau enggak mau dia akan ee apa memamerkan auratnya misalnya kan begitu ya yang EE yang berbahaya misalnya manjat tebing gitu ya ya Enggak enggak usah juga seperti itu ya jadi dipilih juga olahraga-olahraga Yang jangan ekstrem ya Nah demikian ya olahraga ekstrim juga pada dasarnya di dalam buku ensiklopedi larangan syariat ya itu enggak boleh juga hal-hal yang bisa membahayakan kan begitu ya Nah demikian yang lebih kepada olahraga adrenalin gitu ya ya bukan untuk sehat juga gitu wallahuam ya Iya baik alhamdulillah Terima kasih banyak jawaban danikian dan selanutnya ini ada pertanyaan Senada Ustaz ee kami gabungkan ee ya Ustaz Saya memiliki dua anak putri yang satu sudah hampir berumur 30 dan pendidikan S1 tapi kendalanya itu kesulitan mencari pasangan hidup Ustaz yang jadi pertanyaan Apakah hal ini karena pendidikan yang terlalu tinggi sehingga ikhwan-ikhwan yang sekarang itu pada minder Ustaz dan saya sampai ada ee pemikiran adiknya itu itu tidak usah sekolah terlalu tinggi sampai sarjana e karena takut hal tersebut terjadi pada adiknya juga Ustaz mohon Apakah benar ee pemikiran saya tersebut ee mohon nasehatnya ya tidak sebenarnya enggak e ada hal lain yang luput di sini ya tadi kita sebutkan orang yang paling dekat dengan remaja putri itu adalah ibu biasanya Hal ini karena memang tidak diprepare ya dipersiapkan dari awal Nah kita itu bicarakan di buku pendidikan seksual untuk anak dan remaja dalam Islam Kenapa anak itu perlu tahu itu ya supaya dia tahu fitrah manusia ya Fitrah wanita qadratnya bagaimana Apa yang akan terjadi pada diri mereka mereka akan Bagaimana ya ya kenapa ya manusia itu perlu berumah tangga ya jadi ee pemikiran-pemikiran seperti ini yang harus diberikan jangan dadakan Iya betul nah kalau dadakan atau sama sekali tidak diberikan dibiarkan saja dia sibuk sibuk sibuk sibuk akhirnya ya selesai kuliahnya terus kemudian dia berkarir kan begitu ya sebagai apapun itu kan begitu ya sehingga akhirnya tidak ada pemikiran itu dalam benaknya nah artinya apa memang enggak ditanamkan oleh orang tua dari kecil Nah mungkin jadi enggak bisa Oh kalau begitu wanita enggak perlu sekolah tinggi-tinggi Kenapa nanti susah kawin kan itu enggak ada enggak nyambung sebenarnya enggak nyambung itu salah itu ini pandangan yang sangat-sangat keliru itu ya Sehingga membatasi tadi ada pertanyaannya akhirnya adiknya enggak usah sekolah tinggi-tinggi bukan itu Masalahnya masalahnya adalah anak ini memang tidak diprepare dari kecil he tidak diberi ya kita orang tua harus memberikan pandangan kepada remaja-remaja putri khususnya karena apa jangankan yang sekolah yang enggak sekolah aja kadang-kadang enggak punya pikiran untuk nikah hari ini ya remaja putri ya ada yang merasa remaja putri khususnya ya saya katakan remaja putri ada yang merasa ee apa namanya dia merasa nyaman ya dengan hidup sendiri kumpul bareng teman-temannya ya Ee bersama teman-temannya E dan sibuk dengan dunianya ya apalagi dia banyak kegiatan kan begitu ya akhirnya dia tidak terpikir untuk nikah apalagi dia lihat teman-temannya nikah bermasalah kan gitu ya ada yang dapat KDRT Ya tambah tambah apa takutlah dia untuk masuk ke dunia pernikahan Nah itu itulah pentingnya ya kita katakan orang tua di samping anak ya mendampingi meluruskan pandangan-pandangan yang mungkin ada subat di kepalanya dari apa yang dia lihat ya karena remaja-remaja hari ini melihat banyak hal yang kita tidak lihat dulu waktu masa remaja ya Iya dulu remaja kita kan enggak ada informasi-informasi yang masif seperti hari ini kan begitu ya dijejali dengan informasi dengan berita kan gitu ya banyak hal-hal yang dilihat ya karena ada ada medianya kan begitu ya Nah E ini yangengaruh salah satu mungkin yang mempengaruhi pikiran para remaja R Putri hari ini Nah jadi jangan dikaitkan ah kalau sekolahnya tinggi nanti dia sulit jodohnya itu kayaknya itu enggak nyambung ya Ustaz ya kalau tidak diberi pemahaman memang akhirnya dia susah mencari jodoh Kenapa dia pilih-pilih ya merasa mau cari yang sekufu dan lain-lain sebagainya nah ini yang perlu diluruskan gitu ya Kenapa wanita setinggi apapun sepintar apapun dia tetap perlu pria siap Apa itu pria Apa itu pria kadang-kadang wanita perlu memahami juga itu nah di situ pentingnya pendidikan Seksual itu pendidikan Seksual itu bukan dalam tanda kutip bukan hal-hal yang mungkin negatif yang kita pikirkan enggak ya karena wanita perlu memahami pria pria juga perlu memahami wanita kan begitu ya Nah sehingga dia tahu ee siapa itu yang akan jadi bakal jadi pasangan hidup hidupnya dan ini modal yang penting bagi mereka untuk menjalani rumah tangga ya karena banyak remaja putri begitu masuk dunia eh rumah tangga ya terkejut ya Ada kultur syok gu ya sokkultur ketika dia berhadapan dengan makhluk yang dia tidak kenal yaitu pria ya dia tidak kenal dia tidak kenal sosok pria gu pria itu gimana gitu nah jadi perlulah bimbingan dari ibu ibu kan tentunya punya pengalaman he ya pengalaman hidupnya kan tentunya pastilah lebih banyak daripada si anak ini kan begitu ya jadi itu lebih kepada kurangnya pengawalan ya pendidikan kepada anak-anak remaja putri itu jadi dibiar-biarkan aja Biasanya seperti itu kan ya dibiarkan ee mengalir aja itu anak tumbuh begitu ya karena anak ini dibiarkan saja ya tumbuh besar badannya begitu ya tapi ee pikiran ya ataupun mentalnya mungkin kecil begitu ya Nah demikian badannya ya tambah gede aja dia tapi ya bagaimana ee perkembangan psikologinya pikirannya dan lain sebagainya ya apakah juga ikut besar seperti badannya gitu ya belum tentu kan begitu ya Nah demikian wallahuam BAB kalau tidak didampingi oleh orang tuanya ya ini enggak bisa dan Kebanyakan orang tua ketika lihat anaknya sudah gede dia lepas saja merasa enggak perlu di apa di dampingi kan begitu ya Nah apalagi remaja putri itu lebih sangat membutuhkan ya pendamping pendidik yang mendampinginya terutama untuk mengarahkan dia ya agar ya karena dia akan menjadi tulang punggung rumah tangga ya bagaimana mempersiapkan itu nah ya kebetulan kita buka lembaga untuk itu ya Nah demikian ya mudah-mudahan bermanfaat ya Bagi EE apa namanya ee para muslimat terutama ya Nah demikian yang mendidik ibu dan calon ibu itu memang penting ya karena mereka tulang punggung pendidikan umat wallahuam bawab alhamdulah sampai di sini pertemuan kita satu pertanyaan saja dulu ya karena ada kegiatan lag kegiatan lagi ya mudah-mudahan bermanfaat subhanakallaham asua antaagfiryaah Alhamdulillah eh terima kasih banyak kepada Ustaz jazakullah Khair atas waktu yang telah diluangkan dan walaupun e waktu yang singkat tapi mudah-mudahan ini ee menjadi wawasan ilmu yang bermanfaat bagi kita semua dari pembahasan Parenting pembahasan mengenai remaja diambil dari buku Ada apa dengan remaja tadi juga dibahas mengenai potret remaja putri di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga eh Dua pertanyaan ya tadi telah kami ajukan mudah-mudahan ee menjadi keberkahan bagi kita semua demikian dan simak kembali kelanjutannya di Selasa pekan yang akan datang Insyaallah kami undur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh for

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *