Sabtu, 12 Jumadal Ula1445 H / 25 November 2023 M
bismillahahmanirahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam innalhamdalillah nahmaduhu wa nastain’inuhu wa nastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati Amalina May yahdihillahu Fala mudillalah wamay yudlil Fala hadiyaalah wa Asyhadu alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu waasuluh ya ayyuhalladina amanuttaqulaha haqqa tuqatih Wa tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhannasuttaqubakumulladzi khalaqokum Min Nafsi Wahidah walaq minha zaujaha wabata minhuma rijalan Katsir waisaa wattaqulahalladzi tasaaluna bihi Wal Arham Innallaha kaana alaikum rqiba ya ayyuhalladzina amanuttaqulaha waulu qulan sadida yuslih lakum aalakum waagfir lakum dunubakum Wam yutiillaha wa rasulahu faqod faa fauzanima Amma ba’du fainna asdaqal hadit kitabullah wirul Huda Huda Muhammadin Shallallahu Alaihi Wa alihi wasallam umuri muhda waa muhdatin bidah waa bidatin dolalah waa doatin finar Wu Alhamdulillah maasiral muslimin maasyiral ikhwah wal akhwat fiddin rahimakumullah kaum muslimin para pemerhati R TV dan radio raja di mana pun Antum berada juga para ikhwan dan akhwat yang hadir di masjid albarkah almubarak Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala atas limpahan taufiknya atas rahmat dan karunia-nya sehingga kita selalu bisa memahami dan mengamalkan petunjuk yang diturunkannya kepada nabinya yang mulia Nabi Muhammad Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam juga kemudahan untuk kita Tetap bisa mengadakan majelis ilmu tetap bisa mengkaji petunjuk di dalam agamanya utamanya mengkaji pembahasan-pembahasan yang merupakan prinsip dasar agama kita mengkaji tauhid mengkaji ayat-ayat al-qur’an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berdasarkan pemahaman para sahabat radhiallahu taala anhum ajmain Alhamdulillah di malam hari ini kita dipertemukan kembali di masjid yang mulia ini dalam lanjutan kajian kita membahas kitab kecil yang sangat bermanfaat Minhajul firqotin najiah watifatil mansurah metode beragama golongan yang selamat dan selalu mendapatkan pertolongan dari allah subhanahu wa taala buah karya dari as Syekh Muhammad bin Jamil zainu rahimahullahu taala Barakallah Um di pembahasan selanjutnya di kitab kecil ini atau quutayyib ini adalah atauhidu wa anwauhu tauhid dan macam-macamnya ya pembahasan tauhid kita dapati selalu diulang-ulang ketika menjelaskan prinsip-prinsip dasar agama pasti pembahasan ini akan dicantumkan bahkan bisa diulangi lebih dari satu kali ketika kita membahas tentang sebab-sebab yang menguatkan iman yang menumbuhkan Iman pasti pembahasan tauhid akan disebutkan akan dijadikan sebagai Sebab utama yang menguatkan iman apalagi waktu kita membahas masalah akidah akidatul Islam pasti pembahasan tauhid selalu diutamakan dan selalu dijadikan sebagai bahasan utama makanya nya ketika di dalam pembahasan kitab Minhajul firqatun najiah ini dicantumkan pembahasan tauhid nanti juga pembahasan tentang Syirik agar kita mengenal dan menjauhinya ini bukanlah permasalahan yang asing karena ini merupakan bagian bahkan pembahasan tauhid adalah metode paling besar yang diajarkan di dalam dakwah ahlusunah Wal Jamaah dakwah ulama Salaf radallahua Anum auhiduhid dan macam-macamnya asyekh rahimahullah taala menjelaskanuhidua ifrahi Bil ibti allatiuh artinya mengesakan allah subhanahu wa taala dalam beribadah yang karena ibadah inilah Allah subhanahu wa taala menciptakan alam semesta beserta isinya menciptakan jin dan manusia Q Allahu Taala Allah subhanahu wa taala berfirman W khalaqtul jinna Wal Insa illa libudun Tidaklah aku kuciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaku semata-mata Ya ini firman Allah subhanahu wa taala di surat azzariatahiduni ibti W artinya ayat ini Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka mengesakanku dalam beribadah dan mengkusus doa itu untukku saja untuk Allah subhanahu wa taala semata-mata ini adalah ayat yang menegaskan tentang tujuan penciptaan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata maka ini diistilahkan oleh sebagian dari para ulama kita tentang ayat ini sebagai tauhid alamal ya tauhidul Amal Tauhid Dalam beramal Adapun Tauhid Dalam ilmu ya adalah apa yang disebutkan di dalam firman Allah subhanahu wa taala di surat attalaq ayat yang terakhir allahuladzi khalaq sab samawati Wal ardilahunna yatanazal Allah subhanahu wa taala dialah yang menciptakan tujuh lapis langit dan bumi juga seperti itu yang kemudian perintah Allah pengaturan Allah turun di antara langit-langit dan bumi itu tujuannya apa lamu Agar kalian mengetahui tujuan penciptaan alam semesta dan turunnya pengaturan Allah agar kalian mengetahui wahai manusia anallah qir Bahwasanya Allah subhanahu wa taala Maha Kuasa atas segala sesuatu waallah qma dan Bahwasanya Allah subhanahu wa taala meliputi makhlukNya dengan ilmu pengetahuannya yang maha sempurna di ayat yang pertama Allah menyebutkan dia menciptakan agar manusia beribadah kepadanya di ayat yang kedua Allah menciptakan alam semesta agar manusia mengetahui kesempurnaan sifat-sifatnya jadi ada Tauhid Dalam ilmu ada Tauhid Dalam amal tidak akan terpenuhi Tauhid Dalam amal kalau kita tidak memahami mengenal Allah subhanahu wa taala dengan kesempurnaan sifat-sifatnya dengan kemahaahan nama namanya kemahatinggian sifat-sifatnya agar kita kemudian bisa beribadah kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata dan tidak menyekutukannya tib jemah sekalian rahimakumullah pembahasan tauhid yang tadi kita sebutkan selalu ditekankan oleh para ulama dalam setiap kita menjelaskan tentang Manhaj ahlusunah Wal Jamaah apalagi menjelaskan masalah akidah menjelaskan prinsip-prinsip dasar agama terlebih-lebih lagi di tengah kondisi fitnah yang menimpa kaum muslimin ini pembahasan yang tidak pernah luput untuk dijelaskan oleh para ulama kita justru di saat-saat kaum muslimin sedang menghadapi kelemahan sedang menghadapi bencana pembahasan tauhid harus lebih digiatkan lagi Kenapa demikian karena semua kita Yakin tauhid adalah sumber segala kebaikan sumber utama Sebab utama turunnya Pertolongan Allah subhanahu wa taala Bahkan dalam keadaan takut tauhid adalah sumber keamanan yang menghilangkan rasa takut yang ada pada hamba-hamba Allah subhanahu wa taala ini perkara yang tidak asing bagi kita dalam pembahasan Kitab Tauhid Allah subhanahu wa taala berfirman di surat al-anfal alladzina amanu walam yalbisu imanahum bidzulmin ulaika lahumul amnu wahum muhtadun orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kezaliman yaitu Syirik kita tahu artinya ini zalim di sini adalah Syirik apa jaminannya mereka akan mendapatkan keamanan Allah menjadikan mereka aman tidak ada rasa takut ya Bahkan musuh tidak berani untuk mengganggu mereka dan mereka selalu mendapatkan petunjuk dari Allah subhanahu wa taala ini sebab keamanan di dalam surah Annur ayat ke-55 Allah subhanahu wa taala berfirman waadallahuladina amanu minkum wailus shihati Allah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengamalkan amalan Saleh apa janjinya satu lastaklifannahum fil ardhi kamastahlafalladina minqoblihim Allah akan jadikan mereka penguasa di muka bumi sebagaimana Allah menjadikan orang-orang sebelum mereka sebagai penguasa di muka bumi wumakin lahumahumahum yang kedua sungguh-sungguh Allah akan mengokohkan menguatkan agama Islam ini yang telah Allah ridai bagi mereka wubaddilannahum ba’ khaufihim Amna dan sungguh-sungguh Allah akan gantikan rasa takut mereka dengan Keamanan ya ybudunani La yusriun Bi mereka adalah orang-orang yang selalu beribadah kepadaku semata-mata dan tidak menyekutukan aku dengan sesuatu apapun ahli tauhid dijamin mereka menjadi penguasa agamanya akan dikokohkan dimuliakan kemudian ketakutan mereka diganti dengan Keamanan makanya ya ketika kita menghadapi kondisi saudara-saudara kita misalnya yang sedang tertindas yang Semoga Allah Subhanahu wa taala senantiasa menjaga mereka melindungi mereka mengampuni dosa-dosa mereka merahmati mereka yang meninggal dunia mengobati mereka-mereka yang terluka ya yang paling penting untuk kita jadikan nasihat bagi semua kaum muslimin adalah kembali kepada tauhid karena semua keadaan yang menimpa kaum muslimin Allah subhanahu wa taala yang maha kuasa untuk menghilangkan musibah tersebut dan kita ingat Allah subhanahu wa taala akan mengangkat musibah ketika umat Islam ini kembali kepada agama mereka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis yang diriwayatkan di dalam Sunan Abi Daud musnad Imam Ahmad dan yang lainnya yang dinyatakan sahih oleh Syekh Albani rahimahullah taala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menyebutkan kehinaan yang menimpa umat ini beliau Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Allah subhanahu wa taala akan menimpahkan kehinaan kerendahan bagimu dan Allah tidak akan menghilangkan kehinaan itu sampai kalian mau kembali kepada agamu dan kembali kepada agama yang paling utama adalah kembali kepada tauhid maktika sebag orangkar itu ya yang mereka bahas hanya pengajian tentang Tauhid tentang akidah tentang mengamalkan ibadah sesuai dengan sunah mereka tidak peduli dengan kenyataan yang terjadi saat ini ya karena menginginkan Mereka menginginkan kita membicarakan tentang masalah ini hanya sekedar dari berita-berita yang tersebar kemudian membahasnya Padahal kita tahu para ulama ahlusunah Wal Jamaah dengan ilmu mereka- mereka telah membahas ya dan alhamdulillah doa-doa dan bantuan-bantuan sumbangan-sumbangan dari para Ikhwan kita juga tersalurkan dengan baik yang Semoga Allah subhanahu wa taala menjadikan ini sebagai balasan pahala bagi mereka-mereka yang memberikan bantuan kepada saudara-saudara yang tertindas tersebut ya Akan tetapi di dalam kondisi yang ada saat ini justru kita harus semakin meningkatkan pembahasan tentang akidah karena ini sebab Pertolongan Allah subhanahu wa taala bagi semuanya ya sekaligus peringatan bagi yang lainnya bahwa hal ini bisa terjadi pada siapa saja kecuali bagi orang-orang yang dijaga dan dilindungi oleh Allah subhanahu wa taala makanya ketika membicarakan pembahasan tentang permasalahan umat ini yang paling penting adalah mengajak mereka kembali kepada tauhid ada pernyataan dari ulama besar kita Syekh salh Fauzan alfuzan hafidahullah taala di dalam Kitab beliau durusun fil quranil Karim ya sempat tadi saya nukilkan Beliau hafidahullah taala berkata yajibu an yam Anna Aom qal muslimina [Musik] Wa waala kata Syekh salh Fauzan alfauan hafidahullahu taala wajib untuk diketahui bahwa sebesar-besar permasalahan yang ada pada kaum muslimin permasalahan yang paling yanging berusaha mengamalkan tauhid maka wajib untuk memberikan perhatian kepada masalah tauhid ini sebelum memberikan perhatian kepada masalah Apun ingat inialah Pertolongan Allah dan ketika Allah telah menolong kita tidak ada yang bisa kita a Allah telah menolongmu maka tidak ada yang bisa mengalahkanmu wauk dan wajib untuk kita melepaskan manusia menjauhkan mereka membebaskan mereka dari kebodohan terhadap masalah tauhid serta membebaskan mereka dari kesyirikan menjauhkan mereka dari kesyirikan perbuatan bidah dan khurafat supaya terwujud bagi mereka turunnya Pertolongan Allah subhanahu wa taala sebagaimana hal ini terwujud bagi orang-orang sebelum mereka dari generasi-generasi utama umat ini yang mereka telah merealisasikan tauhid mewujudkan Tauhid Dalam ucapan ilmu dan perbuatan dan amalan mereka jadi ketika membicarakan tentang permasalahan yang menimpa umat bukanlah sekedar kita membicarakan dengan semangat tanpa ilmu para ulama ahlusunah Wal Jamaah telah menjelaskan tentang masalah ini bagaimana kita bersikap bagaimana kita diperintahkan berdoa dengan sungguh-sungguh membantu dengan seenap harta yang kita miliki Adapun masalah sikap-sikap yang sesuai dengan Syari tetap kita harus bersangka baik kepada pemerintah kaum muslimin mendoakan agar Allah subhanahu wa taala senantiasa membimbing langkah mereka bukan dengan mencela bukan dengan bersangka buruk kepada pemerintah Arab Saudi pemerintah negara-negara Islam dan seterusnya ya ini para ulama menjelaskan kepada kita tentang sikap yang benar ya karena masalah-masalah seperti ini tidak akan bisa terselesaikan hanya sekedar dengan semangat tapi tanpa ilmu ya kalau kita ingin mendapatkan pertolongan dari allah subhanahu wa taala kita harus ingat syaratnyaahum kalau kamu menolong agama Allah maka Allah akan menolongmu menolong agama Allah adalah kembali kepada agamanya kembali kepada syariatnya wumunrahi inamauaahu awamiri nawahi dan sudah diketahui yang namanya menolong agama Allah adalah dilakukan hanyalah dengan mengikuti syariat ya melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya kita perhatikan di sini maasyiral muslimin para pemerhati roak TV dan radio roak hafidakumullah serta ikhwan dan akhwat yang hadir di masjid albarkah almubarak rahimakumullah ya kita perhatikan nasihat para ulama Kenapa tauhid karena tauhid itu sumber keamanan dan Allah subhanahu wa taala menjadikan musuh-musuh takut kepada kita karena kita bertauhid dan mereka berbuat Syirik ini kan bahkan merupakan keistimewaan yang Allah berikan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelum beliau sudah pernah kita Terangkan tentang makna firman Allah subhanahu wa taala di surat Ali Imran sanul kami akan masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut terhadap orang yang beriman Kenapa karena mereka menyekutukan Allah berbuat Syirik yang Allah tidak turunkan keterangan tentangnya jadi Syirik ini sumber ketakutan Sumber segala masalah karena Syirik ini adalah dosa yang paling ing dimurkai oleh Allah subhanahu wa taala kita ketahui di dalam tafsir Ibnu Katsir rahimahullah taala dibawakan Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sehubungan dengan makna ayat ini hadis riwayat Bukhari dan Muslim Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdaamsanam ahadun Minal anbiyaq Allah memberikan kepadaku lima perkara lima keistimewaan yang Allah tidak berikan kepada nabi-nabi sebelumku di anaranya apa nusirtu bir masir Syahrin aku ditolong oleh Allah dengan rasa takut yang Allah masukkan ke dalam hati musuh-musuhku sejarak sebulan perjalanan ya Jadi ini pertolongan dari allah ketakutan mereka ya mereka tidak akan takut dengan sekedar jumlah yang banyak tapi yang menjadikan mereka takut adalah ketika hati kita terikat dengan Allah ketika hati kita selalu hanya takut kepada Allah hanya Bersandar kepada Allah Karena orang yang takut kepada Allah menjadikan Allah jadikan makhluk semua takut kepada orang ini tunduk kepada orang ini Adapun kalau kita masih punya rasa takut yang besar kepada makhluk karena lemahnya tauhid kita justru makhluk itu yang akan menundukkan kita manofa girhairallahiatahu alai Barang siapa yang takut kepada selain Allah subhanahu wa taala maka Allah menjadikan sesuatu itu menundukkan menundukkan orang tersebut yakni inilah tauhid ya Sumber segala solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh kaum muslimin Oleh karena itu tadi kata beliau perkara yang paling penting untuk selalu kita ajak kaum muslimin kita sampaikan dalam semua permasalahan untuk meraih sebaik-baik solusi adalah ajak mereka kembali kepada agama Allah subhanahu wa taala ajak mereka untuk selalu mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dan menjauhi perbuatan-perbuatan Syirik dan hal-hal yang bertentangan dengan Tauhid Barakallah fikumb di sini kemudianekh rahimahullah taala menjelaskan rim tib jenis-jenis tauhid yang berikut ini diambil dari ayat-ayat al-qur’an awalan atau alawwal tauhidur RAB atau tauhidur rububiyah mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dalam sifat-sifat rububiyahnya Ya sifat-sifat Allah subhanahu wa taala yang berhubungan dengan Maha menciptakan mengatur alam semesta memberi rezeki menghidupkan mematikan mendatangkan manfaat mencegah keburukan ya ini sifat-sifat rububiah Allah subhanahu wa taala Wah yaitu pengakuan keyakinan Bahwasanya Allah subhanahu wa taala dial Ar ya Yang Maha menciptakan Yang Maha mengatur alam semesta beserta isinya yang ini telah diakui oleh orang-orang kafir orang-orang musyrik di zaman jahiliah akan tetapi hal ini tidak memasukkan mereka ke dalam Islam Karena setelah kita mengakui rububiyah Harusnya kita menetapkan uluhiyah Setelah itu kita menetapkan hanya Allah subhanahu wa taala yang berhak disembah semata-mata tidak ada sekutu baginya yakni Sangat disayangkan kaum muslimin di antara mereka masih banyak yang jahil tentang makna tauhid ini membedakan antara tauhid rububiyah dan uluhiyah dan bahwasanya kalimat Lailahaillallah itu maknanya adalah uluhiah tidak ada sembahan yang benar selain Allah sementara sebagian dari kaum muslimin masih mengartikannya dengan rububiah saja dan tidak melampaui hal tersebut sehingga ini belum mencukupi ya diterangkan di sini perkara ini telah diakui oleh orang-orang kafir dan ini tidak mka ke Islam karena mereka mengakui disebutkan di dalam beberapa ayat Alquran seperti yang dibawakan di sini di Sur azzu Allah subhanahu wa taala berfirman Dan kalau kamu tanyakan kepada mereka Siapa yang menciptakan diridiri mereka mereka akan menjawab kalau kamu tanyakan kepada mereka Siapa yang menciptakan langit-langit dan bumi mereka akan menjawab Allah yni ini tauhid yang diakui oleh semua manusia karena ini adalah fitrah manusia sampai-sampai kata para ulama ya Firaun dan bala tentaranya yakni Firaun yang mengaku sebagai Rabb ini adalah pengakuan yang di lisannya diingkari oleh hatinya makanya Allah subhanahu wa taala Sebutkan tentang mereka dalam Alquran wuha wasulman wa mereka menolaknya menolak tentang Fitrah mengakui Allah subhanahu wa taala adalah RAB pencipta satu-satunya pengatur alam semesta satu-satunya mereka mengingkarinya Padahal jiwa-jiwa mereka telah meyakininya karena apa kezaliman dan kesombongan yakni ini perkara Fitrah yang diakui oleh semua manusia waq wujud Asad kufr Asad kufron Min kuaril jahiliah yang mana orang-orang komunis atau ateis mengingkari keberadaan Allah subhanahu wa taala maka mereka itu lebih besar kekufurannya dibandingkan orang-orang kafir atau orang-orang musyrik di zaman jahiliah itu pun kita katakan tadi pengingkaran mereka itu sebenarnya hanyalah lisan tapi hati mereka mengakuinya karena ini merupakan Fitrah setiap manusiab yang kedua anani tauhidul ilah tauhidul ilahiyah atau tauhidul uluhiyah ya Hua tauhidullahi biwail ibadatil masruah mentauhidkan Allah subhanahu wa taala menges Allah mengkhususkan hanya untuk Allah semua jenis-jenis ibadah yang disyariatkan di dalam Islam ibadah yang lahir maupun batin orang yang telah menetapkan rububiah maka seharusnya dia melangkah kepada konsekuensinya yaitu menetapkan uluhiah karena kalau cuma satu-satunya Pencipta adalah Allah pengatur alam semesta pemberi rezeki satu-satunya yang di tangannya segala kebutuhan manusia semua perbendaraan langit-langit dan bumi berarti yang pantas untuk kita tunduk dan selalu minta kepadanya bersandar kepadanya dalam segala hajat dan kebutuhan kita hanya Allah subhanahu wa taala semata-mata itulah uluhiyah ya makanya setiap orang yang menetapkan uluhiyah berarti di dalamnya sudah terkandung penetapan terhadap rububiyah terkandung otomatis di dalamnya penetapan terhadap rububiyah Allah subhanahu wa taala ya sedangkan orang yang menetapkan rububiyah Allah subhanahu wa taala masih ada tuntutan setelah itu konsekuensinya harusnya dia menetapkan uluhiyah bagi Allah subhanahu wa taala inilah Sebabnya kenapa metode al-qur’an dalam membanta kesyirikan orang-orang yang melakukan perbuatan Syirik adalah selalu ya menjelaskan keyakinan mereka menuntut dengan keyakinan mereka bahwa ketika mereka sudah menetapkan sifat rububiyah Allah subhanahu wa taala harusnya mereka menetapkan uluhiah hak peribadatan itu hanya untuk Allah subhanahu wa taala semata-mata dan tidak ada sekutu baginya kadduai seperti berdoa walistighatati memohon pertolongan Wat tawafi wzabhi wri wahairiha bertawaf tawaf hanya untuk Allah berdoa memohon pertolongan hanya kepada Allah menyemelih bernazar dan lain-lain wad nauu hualladzi jahadahul kuffaru Wat fihil khusumatu bainal Umami wausulihim mundzu nuhin alaih salam Ila Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam jenis tauhid yang kedua inilah yang diingkari oleh orang-orang kafir orang-orang musyrik di zaman Jahiliyah Dan inilah yang menjadikan permusuhan antara umat-umat dengan rasul-rasul yang diutus kepada mereka sejak Rasul yang pertama Nabi Nuh alaih salam sampai rasul yang terakhir nabi kita yang mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam dan subhanallah ya Karena manusia itu Allah subhanahu wa taala ciptakan penuh dengan kekurangan dan kelemahan Allah subhanahu wa taala menurunkan di dalam al-qur’an penjelasan yang sangat banyak bahkan mayoritas isi al-qur’an menjelaskan kepada manusia tentang sifat-sifat kesempurnaan Allah agar manusia mengetahui bagaimana mereka mengarahkan kepada siapa mereka meminta kekurangan dan hajat tersebut ya setelah mereka mengetahui ini sifat-sifat rububiyah Allah yang maha sempurna maka dengan sendirinya hati mereka harusnya terpanggil untuk hanya meminta dan berdoa kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata Itulah sebabnya Kenapa di dalam Alqur’an kesyirikan yang paling banyak terjadi itu adalah kesyirikan dalam berdoa berarti permasalahan manusia yang paling besar adalah hajat mereka untuk mendapatkan pertolongan mendapatkan kecukupan rezeki untuk dihindarkan dari bencana atau diangkat bencana yang menimpa mereka kesusahan mereka ini permasalahan terbesar manusia dan di sinilah kebanyakan perbuatan Syirik yang paling banyak terjadi itulah hikmahnya Kenapa di dalam surat al-fatihah Allah subhanahu wa taala ketika menyebutkan tentang tauhidul ibadah kewajiban untuk beribadah kepada Allah semata-mata juga juga Allah gandingkan dengan kewajiban untuk meminta pertolongan kepada Allah semata-mata iyaka na’budu wa iyaka nasta’in hanya kepadaadamulah Ya Allah kami menyembah dan hanya kepadamu Kami memohon pertolongan agar manusia mengetahui kepada siapa dia meminta pertolongan meminta segala hajat dan kebutuhannya dan kita tahu ayat ini merupakan inti kandungan Surah al-fatihah yang mana surah al-fatihah itu adalah Inti kandungan al-qur’an sebagaimana pernyataan salah seorang ulama Salaf yang dinukil dalam tafsir Ibnu Katsir suratul fatihti sirul Quran wasirruha hadil kalimah surah Alfatihah itu adalah rahasia kandungan al-qur’an dan rahasia kandungan surat al-fatihah adalah ayat ini jadi Subhanallah ya ini pembahasan yang sebenarnya searah dengan fitrah kita tapi setan memalingkan manusia dari ini padahal perkara ini adalah merupakan Sebab utama turunnya pertolongan dari allah tapi ketika manusia tidak mewujudkannya pada diri mereka dengan benar maka yang terjadi adalah sebagaimana kenyataan yang kita dapati saat ini ketika pertolongan dan penjagaan dari Allah subhanahu wa taala tidak terwujud secara sempurna pada pada kaum muslimin sungguh alquranul Karim ya mendorong kita di dalam Kebanyakan surat-suratnya untuk mewujudkan tauhid ini Dan juga untuk berdoa kepada Allah semata-matai Fati naq di dalam surat Alfatihah kita Baca ayat yang tadi kita sebutkan iyaka na’budu wa iyaka nastain hanya kepadaamulah Ya Allah kami menyembah dan hanya kepadamulah kami memohon pertolongan wnaha nakusuka Bil ibadati faduka wahdaka wala nastain’inu bhoirika yang maknanya adalah kami mengkhususkan ibadah bagimu ya Allah maka kami tidak maka kami hanya berdoa kepadamu semata-mata dan kami tidak meminta pertolongan kepada selainmu ya allahuhidulahimalu ifrahu FII Wal hukmiranii wki wakilun FII taala innani anallahu La ilaha illa Ana fa’budni dan mentauhidkan Allah subhanahu wa taala sebagai ilah sebagai sembahan satu-satunya ini meliputi mengesakan Allah dalam berdoa kepadanya semata-mata mengembalikan hukum kepada al-qur’an kepada syariat yang diturunkan oleh Allah mengembalikan hukum kepada al-qur’an berhukum kepada syariatnya semua itu masuk ke dalam firman Allah subhanahu wa taala di Surah Thaha ketika Allah berfirman anallahu Sesungguhnya aku adalah Allah La ilaha illa Ana fa’budni tidak ada sembahan yang benar Kecuali Aku maka sembahlah kalian kepadaku semata-mata ini tauhid ya kita mungkin sudah sering mendengar pembahasannya bahkan sudah sering diingatkan oleh para Ustaz kita tapi coba kalau antum ketika membaca penjelasan para ulama seperti misalnya kita baca kitab kasfus syubhat yang ditulis oleh Syekh Muhammad bin Abdul Wahab at-amimi rahimahullah taala kita dapati banyak orang-orang yang Bahkan menisbatkan dirinya kepada ilmu pembahasan tentang masalah Tauhid uluhiyah saja yang al-qur’an menjelaskannya dengan sangat gamblang dan banyak ayat yang menjabarkannya menjelaskannya dan membanta penyimpangan di dalamnya bersamaan dengan itu masih banyak orang-orang yang tidak mengetahuinya salah dalam memahaminya ya maka terbukti apa yang disebutkan di dalam Alquran di dalam surusu Dan tidaklah kebanyakan mereka benar-benar beriman kepada Allah Kecuali mereka masih dalam keadaan melakukan perbuatanirik ini keadaan mayoritas manusia dan kita ingat doa yang diucapkan nabi ibrahaii wasam ketikalindung kepada Allah ya wubni Wal asnam Ya Allah jauhkanlah diriku dan anak-anak keturunanku dari menyembah berhala setelah itu Nabi Ibrahim mengatakan Rabbi innahunna adlalna katstir minanas wahai rabku sesungguhnya berhala-berhala ini benar-benar menyesatkan banyak manusia banyak orang yang terjerumus ke dalam perbuatan Syirik maka Bagaimana mungkin kita akan mendiamkan pembahasan masalah tauhid tidak membahasnya tidak mengkajinya padahal ini adalah perkara yang paling penting untuk diketahui oleh umat ini karena ini adalah sumber segala penjagaan dan perlindungan dari Allah subhanahu wa taala terhadap terhadap hamba-hamb-anya tiib alalit yang ketiga tauhidul asmai wasifat mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dalam nama-nama dan sifat-sifat nya sudah pernah kita Jelaskan ikhwan dan akhwat fiddin rahimakumullah sebagian dari para ulama ada yang membagi dengan pembagian tiga seperti ini ada juga yang membaginya dua dan tidak ada pertentangan di antara kedua-duanya yang membagi dua dia menggabungkan antara rububiyah dengan asma wa sifat karena rububiyah kan termasuk sifat-sifat Allah ya yang mereka istilahkan dengan ada yang diistilahkan dengan Tauhid alilmi Wal makrifah mentauhidkan Allah dalam mengenal dan mengetahui tentang sifat-sifat kesempurnaannya dan yang kedua ya ini berarti meliputi rububiyah dan asma was sifat yang kedua yang kedua tauhid ya aliradati Wal qasd mentauhidkan Allah dalam kehendak dan niat kita ya tauhid aliradah Wat thab dalam keinginan dan niat kita inilah yang namanya tauhid Tauhid uluhiyah tidak ada pertentangan di antara hal ini seperti yang tadi kita sebutkan dua ayat di dalam al-qur’an satunya tauhid ilmu satunya tauhid amal ya ini pembagian yang tidak bertentangan karena tujuannya sama yang jelas ketiga macam atau dua macam tauhid ini saling berkaitan satu sama lainnya seseorang tidak akan bisa beribadah kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata kalau dia tidak mengenal sifat-sifat kesempurnaan Allah karena semakin kita mengenal sifat-sifat kesempurnaan Allah kita semakin yakin untuk hanya beribadah dan menggantungkan segala hajat dan kebutuhan kita menghadapkan diri kita kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata dan tidak ada sekutu baginya makanya disebutkan di dalam al-qur’an contoh Nabi Ibrahim alaihiatu wasalam sebagai Imamul Hunafa imamnya ahli tauhid khalilullah kekasih terdekat Allah ketika dia membantah perbuatan Syirik yang dilakukan oleh kaumnya termasuk bapaknya dia tinggal menjelaskan kelemahan berhala-berhala ini sehingga sudah pantas itu menjadikan bukti mereka tidak pantas untuk disembah tidak berhak untuk mendapatkan ibadah ya abatiudu ma yasm wa yubsiru w yugnikaan wahai Ayahku Kenapa kamu menyembah sesuatu yang tidak bisa mendengar tidak bisa melihat dan tidak bisa mencukupi kebutuhanmu yakni berarti dia lemah berarti dia tidak punya kemampuan untuk menolong hamba menolong orang yang menyembahnya bagaimana akan bisa untuk memenuhi hajat mereka Kenapa yang seperti ini disembah Dia berkata kepada kaumnya di ayat yang lain Nabi Ibrahim alaiham berkata kepada mereka Apakah berhala-berhala ini bisa mendengar permohonan kalian ketika kalian berdoa kepadanya atau apakah berhala-berhala ini bisa mendatangkan manfaat atau kemadaratan bagi kalian ternyata tidak bisa jadi jelas tauhid uluhiah sangat erat kaitannya dengan tauhid rububiah dan tauhid nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala karena kita hanya akan semakin tunduk semakin yakin untuk Bersandar kepada Allah setelah kita mengetahui kemahatinggian dan kemahasempurnaan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala nah tib k sudah azan ya sudah lewat 9 mungkin kita lanjutkan nanti setelah selesai azan sedikit ya tadi ternyata disebutkan bahwa Ustaz badrus salam hafidahullah taala ketika pengajian langsung dilanjutkan setelah azan baru kemudian kita akhirkan sejenak baru kita laksanakan salat Isya terakhir nanti Barakallah fikum silakan azan dikumandangkan ikhwat Al Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya akbar allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya [Musik] Alya Hayya Alal Falah Hayya Alal [Musik] Fah Allahu Akbar Allahu Akbar allah Allahumma salli ala Muhammad waa Ali Muhammad Ali Ibrahim inaka Hamid Majid Allahumma barik ala Muhammad waa Ali Muhammad k barakta Ali Ibrahim inaka Hamid Majid allahum wasqim Ati muhammadanil wasil Wal Fadilah wabathuaman mahmudanilladzi w Muhammadin teruskan jadi tauhidkan Allah subhanahu wa taala dalam nama-nama dan sifat-sifatnya wahual imanu bikulli Ma warada fil quranil karimi Wal hadisahih Min sifatillahi allati wasofa biha nafsahu au wasofahu biha rasuluhu Shallallahu Alaihi Wasallam Alal hqiqati miniri takwilin wala takyifin wala tafwid yaitu mengimani segala sesuatu semua yang diberitakan di dalam al-qur’anul Karim dan hadis yang sahih berupa sifat-sifat kesempurnaan Allah yang Allah sifatkan untuk dirinya dan yang disifati oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang kita pahami secara hakiki maknanya tanpa menyelewengkan maknanya tanpa membagaimanakannya dan tanpa melakukan tafwid mengatakan ini tidak tahu maknanya tapi cuma Allah yang mengetahui ini tidak benar karena al-qur’an kita ketahui maknanya secara bahasa Arab dan para ulama Salaf yang mengatakan tentang ayat-ayat sifat amirruha Kama jaat artikanlah ayat itu sesuai dengan turunnya yakni diartikan dalam pengertian bahasa Arab cuma kita katakan hakikat dari sifat-sifat tersebut tentu berbeda antara sifat makhluk dengan sifat Allah subhanahu wa taala karena Allah subhanahu wa taala berfirman wulir tidak ada sesuatuun yang serupa dengannya dan dia maha mendengar lagi maha melihat contoh Kal istiwa seperti sifat istiwa istiwa artinya menurut pemahaman para Salaf ya disepakati oleh para sahabat tabiin dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan kebaikan istiwa artinya Al maha di atas arsnya yang sesuai dengan keagungan dan kebesarannya Ya seperti istiwa annuzul turun ke langit dunia walyad sifat tangan bagi Allah almaji datang whairiha minasifat dan sifat-sifat yang lain nufasiruha Bima warada Salaf wajib kita menafsirkannya sesuai dengan apa yang disebutkan oleh para ulama Salaf seperti istiwa misalnya pensirannya disebutkan dari kalangan tabiin Bahkan dalam kitabul dari semua generasi Salaf ya penafsiran tentang istiwa seperti yang disebutkan di sini dalam sahih Bukhari maknanya adalah alulirtifa Maha tinggi di atas arsnya yang sifat ini sesuai dengan keagungan dan kemahabesaran Allah subhanahu wa taala tidak sama dengan apa yang ada pada makhluk Allah subhanahu wa taala berfirman di surat Asyura wuulir Allah subhanahu wa taala tidak ada satuun yang serupa dengannya dan dia maha mendengar lagi maha melihat ya makanya ini merupakan kaidah ahlusunah Wal Jamaah kita menetapkan sesuai dengan apa yang Allah tetapkan tidak boleh kita melampauinya penetapan masalah-masalah penting seperti ini pastinya mendapatkan perhatian dari di dalam dalam ayat-ayat al-qur’an bahkan ini merupakan penjelasan mayoritas isi al-qur’an sebagaimana pernyataan sikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah taala ya maka kita menetapkan hanya sesuai dengan apa yang Allah tetapkan dan ditetapkan oleh rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam makanya Imam Ahmad bin hambal rahimahullah taala mengatakan la yusahu Ima wasai nafsahu wasahui rasu was Quran had tidak boleh kita mensifati Allah kecuali dengan sifat yang Allah tetapkan bagi dirinya dan ditetapkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis-hadis yang sahih tidak boleh kita melampaui al-quran dan hadis makanya di sini akidah ahlusunah Wal Jamaah itu paling selamat paling ilmiah dan paling mengandung hikmah karena semua hanya berdasarkan dalil dari al-quran dan Sunah yang kita tahu al-qur’an dan Sunah adalah sebaik-baik petunjuk yang Allah subhanahu wa taala turunkan kepada manusia ya kemudian dengan menambahkan yang diterangkan oleh para ulama kita menafikan empat perkara bila tamsil tanpa menyerupakan sifat Allah dengan sifat makhluk wala takyif tanpa membagaimanakannya kita tahu kaifiah keadaan yang sebenarnya dari sifat Allah itu ada tapi tidak boleh kita tanyakan karena Allah tidak beritakan dan para sahabat radhiallahu taala anhum ajmain tidak membagaimanakannya jadi tidak boleh kita melebihi melampaui petunjuk Mereka kemudian wala tatil tidak boleh kita menolak sifat-sifat Allah dan wala tahrif tidak boleh kita menyelewengkan kandungan maknanya maka dengan cara seperti ini kita akan benar-benar memahami al-qur’an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam pembahasan nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala sesuai dengan metode pemahaman yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala tib Insyaallah Cukup sampai di sini ya Ada beberapa penjelasan yang nanti kita akan sebutkan kembali di pertemuan berikutnya Insyaallah mudah-mudahan kajian kita di malam hari ini memberikan faedah kebaikan Untuk bekal kita di dunia dan di akhirat nanti dan semakin menjadikan kita bersemangat untuk terus mempelajari memahami dan berpegang teguh dengan metode beragama para ulama Salaf para sahabat radhiallahu taala anhum ajmain dan para ulama ahlusunah wal jamaah yang mengikuti jalan mereka dengan kebaikan Barakallah fikum kita akan menjawab pertanyaan Sebelum kita akhiri kajian kita amin ada yang mengatakan bahwa jenis tauhid itu tidak ada dalilnya dalam al-quran dan hadis Apakah benar begitu Ustaz Bagaimana menjelaskannya Iya kalau al-qur’an dan Sunah yang menjelaskan tentang bahwa ini tiga jenis ya kemudian disebutkan ada uluhiyah rububiyah tidak ada memang tapi perkara-perkara seperti ini kita tahu ditetapkan oleh para ulama berdasarkan istira penelitian terhadap dalil ya sekarang apakah ada dalam al-qur’an dan Sunah yang mengatakan Belajarlah Nahwu sharf Belajarlah ilmu mustalah Hadis Belajarlah tafsir kan tidak ada tapi kita tahu ini semua disebutkan di dalam dalil-dalil Bagaimana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menafsirkan al-qur’an kemudian para sahabat dan para ulama Salaf ya Jadi kalau sekedar istilahnya saja ya untuk membedakan satu jenis dengan yang lainnya karena seperti yang tadi kita sebutkan banyak orang yang salah memahami dia mengartikan lailaha dengan rububiah padahal ini belum cukup supaya dibedakan antara makna rububiyah dan uluhiyah maka perlu dijelaskan dengan pembagian yang seperti ini agar perkara yang penting ini tidak menjadi sebab yang menjadikan kaum muslimin salah dalam memahami prinsip dasar agama yang paling utama ini Nah ya makanya para ulama menjelaskan seperti Syekh Abdul menjelaskan dalam ah beliau atau kitab kecil beliau tentang dalil-dalil penetapan tiga jenis tauhid ini nah tauhid adalah sumber keamanan dan kemuliaan apa yang terjadi di Palestina sama sekali tidak ada keamanan dan kemuliaan Siapa yang mengatakan sama sekali tidak ada ya Allah subhanahu wa taala menjadikan hikmahnya bagi orang-orang yang beriman ketika keika mereka terbunuh dalam keadaan terzalimi itu merupakan Kemuliaan bagi mereka ya kemudian juga sekaligus peringatan bagi kaum muslimin yang lainnya untuk selalu kembali kepada Allah subhanahu wa taala dan juga peringatan bagi kita akan dosa-dosa kita banyak hikmah yang Allah subhanahu wa taala jadikan di balik kejadian tersebut nah Apakah berdosa bagi seorang muslim tidak ikut memboikot produk Zionis dan para sekutunya yang saat ini menindas saudara Muslim di Palestina dan apakah termasuk tidak punya rasa empati kepada saudara di Palestina sebab memakai produk Zionis dan para pendukungnya ya sekarang orang yang memakai itu belum tentu dia mendukung bisa jadi sudah terlanjur ada pada dirinya sudah terlanjur dibeli kemudian mungkin itu merupakan kebutuhan yang sifatnya darurat bagi dirinya ya Meskipun yang seharusnya Apalagi sudah ada himbauan dari pemerintah ya kita berusaha untuk memakai produk yang lain Selama masih ada yang lain lebih bagus kita tidak memakai produk-produk tersebut kalau memang terbukti ya bukan sekedar hanya sekedar tuduhan saja atau sekedar kesimpulan sebagian orang ternyata bukan begitu kenyataannya ya karena bisa jadi ada sebagian dari produk mereka-mereka itu yang kemudian mungkin dibeli oleh sebagian kaum muslimin atau kemudian di dijual kembali tapi bukan untuk mendukung hal tersebut bisa jadi ada yang seperti ini alaakulihal kita katakan hukum asalnya Ya produk-produk seperti ini selama halal boleh kita gunakan tetapi dalam kondisi seperti ini apalagi ada himbauan dari Majelis Ulama Indonesia lebih bagus untuk kita memakai produk-produk yang lain Selama masih ada kecuali dalam kondisi-kondisi yang bersifat darurat baru kita boleh memakai hal-hal tersebut untuk kondisi yang terbatas tadi Nah barakallahu fikum mungkin Cukup sampai di sini kajian kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kita akhiri Shallallahu wasallam wabarak ala Nabina Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi waman tabiahum bisanin yaumiddin walhamdulillahiabbil alamin subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka wubu ilai wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Roja TV demikianlah ikhwat Islam azakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah Pancar lueluaskan dari masjid albkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV Lair ilaihi perkataan hadirilah tablig akbar bersama Ustaz Abdul Hakim bin Amir abdad Semoga Allah senantiasa menjaga beliau dengan tema pertemuan kedua diselenggarakan pada hari Ahad 12 Jumadil Awal 1445 Hijriah atau 26 November 2023 pukul 00 sampai 11.30 Waktu Indonesia Barat bertempat di Masjid albarkah J cib Kecamatan Cilengsi Kabupaten Bogor Jawa Barat tidak ada dari cabang-cabang kebaikan di dalam Islam melain para sahabat bersegera mengerjakan acara ini terbuka untuk umum ikhwan dan akhwat progres pembangunan masjid jamingus 202 sedang makan Perikan P masjid lama untuk meningatkan kenyaman beribadah paraam
Leave a Reply