Senin, 14 Jumadal Ula1445 H / 27 November 2023 M
amdulillahamin was wasii Ikh Islam pemirsa TV R di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Insyaallah sesaat lagi kami akan hadirkan kajian ilmiah dalam format rekaman semoga bermanfaat kami yang bertugas mengucapkan selamat menyimak TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillahi rabbil alamin wa Ashadu La ilaha illallahu wahdahu la sharikaalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu Sallallahu alaihiihii a Abi musaar radii allahuhu Nabi Sallahu Alaihi Wasallam Q in maث ماعثaniill Bi Azza wجal منهuda wعلmثل gث اab arض fakat minha thaifatun tah qabilat faanat wusbathir Wana minha aadibu amsakat FF Allah bihaas faribu minha wasqau Warau waasabaifat minha ra Inama Hi qan la tumsiku maan wala tumbitu Kalan falik maثalu Man fquha Fi dinillah W nafahu Bima baathaniillah Bi faim Wam wamalu Man lam yarfa balik raasan walam yqbal hudahilli i mfai nabi Sallahu Alaihi Wasallam an maثal maثah Allah BII minhuda wعلm maثalشrauhuar fatahju funamarat wumsikuhu litantf bihas wضah la tantf wala tumsikuhuir ya bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasahbihi Wan Walah wala haula wala quwwata illa Billah dari sahabat Abu Musa al-asy’ari dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda Inna matal Ma baatanillahu bihi Azza waalla Minal Huda Wal Ilmi Kamali Gin Asa Ardan sesungguhnya perumpamaan apa yang aku diutus oleh Allah dengannya dari petunjuk dan ilmu seperti hujan yang menimpa tanah fakanat minha thifatan thibah fakanat minha thifatun thayibah qobilatil Maa faambatatil kalaa walbal kir di antara tanah tersebut ada tanah yang baik yang dapat menyerap air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang banyak Wana minha ajadib amsakatil Maa fanafaallahu bihanas fasyaribu minha wasqau War juga ada tanah yang disebut dengan ajadib yaitu tanah yang bisa menahan air menampung air Maka manusia mengambil manfaat darinya Mereka minum mereka menyiram tanaman-tanamannya dan Mereka memberi minuman hewan-hewan mereka dan jenis tanah yang ketiga yaitu disebut dengan yang tidakahan dan tidak menampung air dan tidak menumbuh tbuh-tumbuhan maka itu adalah perumpamaan orang yang Paham agama Allah dan bermanfaat untuknya dan bermanfaat untuknya apa yang aku diutus oleh Allahnya diaajaretahui dan mengajarkan dan perumpamaan orang yang tidak memperhatikan sama sekali Wahyu yang diturunkan kepadaku tidak menerima petunjuk allah yang aku diutus dengannya hadis riwayat Bukhari dan Muslim nabi alaihiatu wasalam menjelaskan bahwasanya perumpamaan apa yang Allah subhanahu wa taala utus dengannya nabi kita alaih wasalam dari petunjuk dan ilmu itu seperti hujan yang diserap oleh bumi sehinggaan berbagai macam tanaman buah-buahan dan juga ada tanah yang menahan dan menampung air sehingga dimanfaatkan oleh manusia Adapun jenis tanah yang ketiga maka tidak bermanfaat karena tidak menyerap air dan juga tidak bisa menahan air tersebut untuk dimanfaatkan oleh orang lain fatabay ma yzalran Walik shab Laha kamaar shab WWA walikalb y Ila ma YZ allahahwa wahu subhanahi yعم هذاab fahقb وولعل فيقb kahولam في Jism فجism yحس بالطam والab وذقلوب تحس بمايتنزل ilيهاha منعلومti هي طamha وبha qal ibnqayim rahimahullah shabaha Sallallahu Alaihi Wasallam عله منh منfad masadhaعل wmar wasahlu bilaradiiti yqhaatarح yums sa anbat maka jelas bahwasanya hati itu meminum dan menyerap apa yang Allah subhanahu wa taala turunkan dari keimanan dan Alquran dan itulah minuman hati sebagaimana air hujan adalah minuman untuk bumi karena bumi pun merasa kehausan bumi pun butuh minuman demikian pula hati hati itu merasa haus terhadap apa yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala dan bisa kenyang dengannya dan Allah Subhanahu Wa taal l yang memberikan makanan dan minuman ke hati tersebut sehingga hati menjadi hidup karena hati yang mendapatkan ilmu seperti ee badan yang mendapatkan makanan sebagaimana ee tubuh bisa merasakan atau membutuhkan makanan dan minuman demikian pula hati merasakan dan membutuhkan apa yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala dari ilmu-ilmu yang bermanfaat yang itu merupakan makanan dan minumannya berkata Ibnu qayyim rahimahullah sybaha Sallallahu Alaihi wasamuda ja Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mempermisalkan ilmu dan petunjuk yang beliau bawa seperti air hujan yang mana dengan ilmu dan air hujan ini seorang akan mendapatkan kehidupan manfaat gizi obat-obatan dan semua kebaikan-kebaikan yang dibutuhkan oleh hamba maka begitu pula ilmu dan air hujan dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mempermisalkan atau memiripkan hati-hati dengan tanah yang turun hujan di atas tanah tersebut karena ia adalah tempat yang bisa menahan air sehingga menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat demikian juga hati yang memahami ilmu akan membuahkan buah yang banyak akan Suci akan bersih dan akan nampak berkah dan EE buah-buahnya qqamحسب ق لحaniamam wa fawalina و الاti وzفث و هو fatahu bzqahah kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membagi manusia menjadi tiga kelompok sesuai dengan penerimaan mereka hafalan mereka pemahaman mereka dan kemampuan mereka mengambil kesimpulan dan hukum-hukum serta hikmah-hikmah dari apa yang dibawa oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kelompok yang pertama yaitu mereka yang menghafal dan memahami orang-orang yang memahami menghafal ilmu dan memahami makna-makna apa yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka mampu mengambil kesimpulan mengambil hukum mengambil hikmah faedah-faedah dari sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka mereka seperti tanah yang EE menyerap air dan kedudukan mereka Ya seperti tanah yang menjaga air tersebut sehingga bisa menumbuhkan tumbuh-tumbuhan rerumputan yang banyak inilah pemahaman dan kemampuan seorang untuk mengambil ee hukum dari dalil-dalil yang ia pahami juga seperti orang yang e seperti tanah yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan serta rerumputan dengan air maka permisalan ini seperti orang yang menghafal dan memahami yaitu orang-orang yang ahl riwayah para ulama yang memahami tentang riwayat dan juga memahami fikih dari hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam alqmani ahlulinaahuqlahamr raufah waraabah walam yurzak Fi fahman khasanillah Kama qal Alin Abib radihi allahahh fahman yah Allah Abda Fi kitab was mfaun فيah warasulhi aamf shsfham minص huk au hukmainfham Minh akar wq wzq humunaj qad Wik flahallahul kelompok yang kedua yaitu orang-orang yang sekedar menghafal dan diberikan kemampuan untuk menghafal dan e menghafal dengan baik apa yang mereka dapatkan dari hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi mereka tidak diberi pemahaman juga tidak diberi kemampuan untuk mengeluarkan hikmah-hikmah hukum-hukum dan Fawaid dari hadis-hadis tersebut maka mereka seperti orang yang pandai membaca alqu Quran menghafal al-qur’an membaca al-qur’an dengan cara yang benar tapi mereka tidak diberi pemahaman khusus dari Allah Azza waalla sebagaimana perkataan sahabat Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu illa fahman yillahu Abdan Fi kitabi kecuali pemahaman yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala kepada hamba yang e dia pilih dari pemahaman al-qur’an dan manusia sangat bertingkat-tingkat dalam memahami tent firman Allah dan hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi wasam bisa jadi ada seorang yang memahami dari satu Nas satu dalil satu hukum atau dua hukum tapi selainnya ada yang mampu mengambil 100 atau bahkan 200 kesimpulan dan hukum dari satu Nas atau satu dalil maka mereka seperti ya orang-orang yang atau seperti tanah yangkedar men airuk manus bisa mengambil manfaat dengan meminumnya menyiram tanaman mereka atau memberi makan hewan-hewan mereka dua kelompok yang pertama ini adalah orang-orang yang berbahagia tentu yang pertama adalah orang-orang yang derajatnya lebih tinggi manzilahnya lebih tinggi dan itu adalah karunia Allah subhanahu wa taala yang Allah berikan kepada siapa yang dikehendaki dari hamba-hambanya dan suungguhnya Allah mahaas karuni laan wa FMan wala Ran walaayah Hum bimz Hi qan la tbitu wala tumsiku Wula humq الاanaka فيعلmiim kسab ما qab ilيهamran w kelompok yang ketiga yaitu orang-orang yang tidak punya bagian sama sekali dari ilmu yang diwh nabiahuaihi was mereka nya mereka tidak memahaminya mereka tidak meriwayatkannya mereka juga tidak mengetahui apa isinya maka mereka seperti tanah yang tadi tidak menampung air tidak juga menyerap air tidak bisa menumbuhkan dan tidak bisa menahan air yang bermanfaat untuk manusia dan mereka itah orang-orang yang celaka Adapun kelompok yang pertama dan yang kedua adalah kelompok yang ikut serta dalam memahami ilmu mengajarkan ilmu tentu masing-masing sesuai dengan apa yang mereka pahami ilmu yang sampai kepada mereka ada yang EE mengajarkan al-qur’an lafaz-lafaz Quran menghafalkannya dan ada yang mampu memahami bahkan mengeluarkan hukum-hukum dan ilmu-ilmu dari al-qur’an Adapun kelompok yang ketiga mereka tidak punya ilmu juga tidak mengajarkan apa-apa maka mereka adalah orang-orang yang tidak memperhatikan Apa yang dibawa oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka tidak menerimanya dan mereka adalah orang-orang yang lebih buruk daripada binatang ternak dan mereka itulah calon penghuni neraka atau yang akan di menjadi bahan bakar neraka ani adamqidqimid مق وحب Yin مص علىىعلajىar اam وانqعل ف بz الضtiq Imam ahmadas maj عل akثar منجىam والarabam والab يحajيه فيum marat Martin wعلm yaj ilaiiadfas والرب تعالa له الكمal الذي لاقدر العباad قدرah في انواع علm wamti Wahab waah Wir mim akarat الصو الوah ويه الahah w k gي ماوا فه الجعل في قل الع من ان الا والقوا والس والفرح والبah ماجغ وذاحبئب فهوذي تئ حta far B lam yahtaj fiik Ila Ahad si والعبirلفقت والط والarab وحيقitقلو وغ كثير ج وث ماف القل بالش وال وف والع waahin Nabi Sallallahu alaii wasallam raitqadta inni laa Yi thumma na maka hadis ini hadis yang mulia ini atau hadis yang agung ini mencakup beberapa perkara yang pertama yaitu peringatan atau penjelasan udukan ilmu serta Celakanya orang yang tidak termasuk ahli ilmu dan orang yang mengajarkan ilmu kemudian disebutkan juga dalam hadis pembagian Bani Adam yaitu mereka terbagi menjadi orang yang celaka dan orang yang bahagia Adapun orang-orang bahagia dari keturunan Bani Adam atau dari Bani Adam anak Adam alaih salam terbagi menjadi dua yang pertama yaitu orang yang bersegera menuju kebaikan dan kelompok kanan Yang pertengahan juga dalam hadis ini menunjukkan butuhnya hamba Allah subhanahu wa taala butuhnya manusia kepada ilmu seperti kebutuhan mereka kepada air hujan bahkan lebih mereka butuhkan lagi karena manusia jika kehilangan ilmu maka mereka seperti tanah yang tidak perah dihujani air ata Imam ahmadahimahah kebutuhan manusia kepada ilmu lebih besar darada kebutuhan mereka kepada makanan dan minuman karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dalam sehari sekali atau dua kaliun ilmu Maka dibuhkan sebanyak nafas kita Dan Allah subhanahu wa taala mempunyai kesempurnaan yang tidak mungkin dicapai oleh manusia Allah subhanahu wa taala mempunyai kesempurnaan ilmu kesempurnaan Hikma Kesempurnaan Cinta dan selainnya yang dikabarkan di dalam hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga ditunjukkan oleh dalil-dalil al-qur’an dan Allah subhanahu wa taala tidak butuh kepada segala sesuatu dialah yang dialah Allah subhanahu wa taala yang menjadikan dalam hati-hati manusia makanan-makanan kebahagiaan kesenangan yang Allah subhanahu wa taala tidak berikan kepada selainnya atau tidak ada yang bisa memberikannya kecuali Allah subhanahu wa taala dan Allah apabila senang dengan taubatnya seorang hamba Sungguhnya dialah yang menjadikan dia bertaubat kemudian Allah subhanahu wa taala bahagia dengan taubatnya padahal allah subhanahu wa taala tidak butuh kepada siapun dan pengungkapan dengan lafaz alquud yaitu makanan atau taam ya asyarab minuman dan sejenisnya ini sering diucapkan oleh para ulama juga dalam hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan hati itu kehausan atau hati itu kelaparan dan juga disifati bahwasanya hati itu bisa merasa kenyang sebagaimana dalam e hadis yang sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda aku bermimpi dan dalam mimpi tersebut aku melihat bahwa dibawakan kepadaku e satu bejana minuman maka aku pun sampai aku melihat bahwasanya air minum itu keluar dari Jari Jariku kemudian aku berikan sisanya kepada Umar Bin Khattab para sahabat bertanya ya rasah apa penafsiran dari mimpi engkau wahai Rasulullah maka nabi menjawabmu yaitu ilmu Maka beliau menjadikan ilmu seperti minuman yang diminum Wali subihatat mati mati Walik Bima yzilu alaiha Min faskiahya Q Allahu taalaذina amanu ان تخش قلبum لذرillah wمازل منq wuninaab منblيهimq [Musik] amu y qumat laakum taqilun a alamaji al waktu all talin bihi qulubuhumikrillah hu qurananqad Li awamiri wawaj W nazalq ja bihi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam w fiath علىجتها khillah wz منitabhah وarواahahamar k w wasibu anفusahum على wunuذina اوكitab من قblطيهim الاad a wunuذina انz allahaiitabj لu قانقثum لثيهan wasستمathغفah ف imanum وqanum فq kبum وثir منhum fas فقلبحaj في k وq ilذكar bما انzah وقغف فانذ سab لqقb wم العinamu Allah yح الارضha qadnaakumat lakumqlun Faat tadulqu علىعلmahiah w احya الار بعدت qad yw fazihal ah bar q y bzuq ras wqtadi biayatillah walamqadillah maka dipermisalkan atau dimipkan kehidupan hati setelah kematiannya dengan kehidupan tanah atau bumi setelah kematian yaitu dengan apa yang Allah turunkan kepadanya dari air sehingga tersiram maka hiduplah tanah tersebut Allah Taala berfirmanah atau belum tiba Mak saatnya bagi orang-orang beriman untuk hati-hati mereka menjadi khusyuk dengan zikir kepada Allah subhanahu wa taala dan apa yang Allah turunkan dari kebenaran dan janganlah mereka menjadi seperti orang-orang yang diberi kitab sebelum mereka kemudian berlalu masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras dan kebanyakan mereka orang-orang ahyanyaahikan kepadaalianyat-atiansudnyaak yangnyati-hati menj menjadiikir kepada Allah subhahu wa ta menjauhi larangan-larangannya dan apa yang Allah turunkan dari kebenaran yang dibawa oleh Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dalam ayat ini ada motivasi dan anjuran agar kita bersungguh-sungguh untuk khusyuk menundukkan hati kepada Allah subhanahu wa taala juga tunduk kepada apa yang Allah turunkan dari al-qur’an juga hikmah sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan agar orang-orang beriman menjadi ingat kepada peringatan-peringatan yang Allah subhanahu wa taala turunkan dan hukum-hukum Syari yang Allah subhanahu wa taala telah Jelaskan dan agar mereka selaluospeksi diri mereka dan jangan sampai mereka menjadi seperti orang-orang yang diberi kitab sebelum mereka sehingga berlalu masa yang pjang ketika Allah subhahu wa taa turunkan kepada mereka kitab yang mengharuskan mereka khusyuk tunduk kepada Allah subhanahu wa taala tapi mereka tidak konsisten kemudian berlalu masa yang panjang dan mereka terus lalai sehingga iman mereka pun menjadi berkurang menurun bahkan hilang keyakinan merekaqub maka hati mereka menjadi kerasum dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik maka hati butuh setiap waktu untuk diingatkan terhadap apa yang Allah subhanahu wa taala turunkan juga diingatkan dengan sunah hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga tidak menjadi lalai dari hal tersebut karena kelalaian dari zikir kepada Allah kepada al-qur’an kepada sunah adalah sebab kerasnya hati dan sebab sulitnya air mata ee keluar ketahuilah Sungguhnya Allah menghidupkan tanah setelah keringelah Jelaskan kepadaalian ayat-ayat kami agaralianemaham karenungguhnya ayat-ayat Alquran menunjukkan kepada akal yaitu ilmu dan apa yang Allah Subhanahu Wa Takan Seu wa takanah King setelah mati sebagaimana Allah subhanahu wa taala yang mampu menghidupkan tanah setelah kering dia pun mampu untuk menghidupkan orang-orang mati setelah mereka mati dan memberi balasan atas amalan yang mereka kerjakan karena yang menghidupkan tanah setelah mati dengan air hujan tentu mampu untuk menghidupkan hati yang telah mati dengan apa yang Allah subhanahu wa taala turunkan dari kebenaran kepada rasulnya dan ayat ini menunjukkan bahwasanya ah tidak ada akal bagi orang yang tidak mengambil petunjuk dari ayat-ayat Alquran dan tidak tunduk kepada syariat Allah Azza wallr ه علىqdar ما Q allahah taعala anzal minما ma فalat a bqadarhatamalil zabadabia wimma yqidun alaii finar au Mat zadl kadalika yadriq wathil faabad fذhab jufa wama Ma yfas k kalik allahثal Walah Allah subhanah lizعل والimanah الاimanز biludah famha Kibar whaar wab kamaal B dan Allah memperumpamakan apa yang Allah turunkan kepada hati-hati seperti air yang Allah turunkan kepada tanah dan Allah jadikan hati itu seper su atahah bagiannya dari al-quran karena al-quran adalah sesuatu yang didapatkan oleh seluruh makhluk semua mengambil sesuai dengan apa yang Allah subhanahu wa taala Tentukan untuknya Allah Taala berfirman anzal Min maatat biqha Allah menurunkan air hujan dari langit kemudian Mengalirlah air tersebut di sungai su sesuai dengan ukurannya dan aliran air tersebut membawa buih yang tidak bermanfaat demikian juga apa yang mereka Panaskan dari logam di atas api untuk membuat perhiasan atau barang-barang sepertinya juga mempunyai bu demikianlah Allah demikianlah perumpamaan antara kebenaran dan kebatilanun sesuatu Bui yang tidak bermanfaat maka akan hilang dan akan pergiun yang bermanfaat bag manusia akan tetap ada di bumiikianlah Allah memberi perumpamaan ini adalah perumpamaan yang Allah subhanahu wa taala Sebutkan Ya seperti apa yang Allah turunkan dari ilmu dan keimanan dan hati-hati yang menerima ilmu dan keimanan tersebut Allah perumpamakan Iman seperti air yang air hujan yang turun dari langit dan hati seperti sungai-sungai atau lembah-lembah yang menerima air tersebut ada yang lebar ada yang besar ada yang sempit ada yang kecil dan Allah subhanah wa taala Jelaskan sebagaimana air bercampur dengan apa yang ada di bumi tersebut demikian pula hati tercampur di dalamnya syubhat syahwat yang ada pada diri manusia dan Allah mengabarkan bahwasanya azzabat atau buih atau yang tidak bermanfaat tersebut akan pergi dan akan tersisa apa yang bermanfaat bagi manusia di Bumi demikian pula syubhat akan dihilangkan oleh air hujan tadi atau ilmu tadi atau keimanan yang bermanfaat bagi manusiairahairadahafad wq IBN jazi Rahimah Fi kitabiam Hawa Ahmad i khra anwwar waat minath Zul على الح والعب لازال بخir ما كان مجته في اصح قب وطهه wasam منat وarحبah waجال وظim subبhanahf in Rajab rahimahah walam Yakun akar nabi sallah [Musik] kesimpulannya hati-hati inial sepertij-jj yang terbaikal yanging banyak mengumul dan kusah men kitab beliau yang mengikuin itu bejana tersebut penuh dengan kebenaran maka akan menampakkan cahaya-cahayanya dalam e anggota badan tapi apabila hati itu penuh dengan kebatilan maka akan menampakkan kegelapan di anggota badan dan seorang hamba selalu berada di atas kebaikan selama dia terus bersungguh-sungguh untuk memperbaiki hatinya membersihkan hatinya menyelamatkan hatinya dari semua penakit-penyakit hati juga memenuhinya dengan kecintaan kepada Allah mengagungkan Allah subhanahu wa taala dan memuliakannya berkata Hafiz Ibnu Rajab rahimahullaham Yakun ak nabiahu Alaihi wasam W bukanlah kebanyakan ibadah sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga sahabat-sahabat terdekatnya ad dengan memperbanyak puasa dan salathaha fna akan tetapi kebanyakan ibadah nabi su wasallam ibadah sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah dengan berusaha memperbaiki hati membersihkan hati mensucikan hati menguatkan hubungannya dengan Allah subhanahu wa taala dengan senantiasa takut kepadanya meningkatkan kecintaan pengagungan pemuliaan dan mengharapkan apa yang ada di sisi allah subhanahu wa taala dan zuhud terhadap apa yang fana yaitu kehidupan dunia ini musnadi Aisah radhiallahu anha an Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Q inniamukum Billahi waqakum lahu qban Q in Masud radhiallahu Anhu liab Antum ak as muhammadallallahu عليهi ولam wahهم كانuira منكمum ق Wim قal كانu azه minكمum funya waab F akirah wqal bakr almzani rahimahullah Ma saqahum Abu bakr bath siam wala salat walakin B wqar fad qal almqadimin wqar Fi sadrii hu hubullahi والasحه لخلq وilat faatimat بنت عd malلik zji arن عdزiz بعدفاته فqalat wallah ما كان baakثar الناas Sal wakثهمama وalakin wallahi ما Rait اح اخوف لillah منar لqد كان yذkur allahah Fi firash fantfuفصفur منaufta nakqu khath Sal walaam Wakin bakhawatiufus saltiurصحث منعلف منهغalir AF الاستكث وال وغhaثستكثغق وغث من B bad dغ كث falazku ma y f minar YH Dal ال wfiduh ال منغha Zaka ما y fha rq Allahu Ajana mustqimallallahu wasallam abdihiulihi nabiina Muhammad waibihi AJ wasalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh dalam kitab musnad Ahmad dari Aisyah radiallahuha istri nabiallahuaii am beliau meriwayatkan bahwasanya nabi alaihiatu wasalam bersabda inniamukum Billahi waum lahuba sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suungguhnya Aku adalah yang paling paham mengetahui tentang Allah Azza waalla dan paling bertakwa kepadanya sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu Anhu pernah berkata kepada murid-muridnya Antum akatanan Muhammad wasam anbih banyakatnya puasanya dari sahabat-ahabat Nabi Muhammad wasik daranrid-md iudtanya Ken UN ak berkata bakahimahnya Sahat Abu Bakar mendahui yangin lebih banyak puasa atupunat akan tetapi dengan sesuatu yang tertancap dalam Haya berkata Ul terah yang tertahan dalam hati sahabat Abu Bakar adalah kecintaan kepada Allah dan selalu menginginkan kebaikan untuk manusia Fatimah binti Abdul Malik istri dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah ditanya sepeninggal suami beliau tentang apa yang dahuluailakar AB atakan wallahi demi allahanaakatan wakaman dia atau beliau bukanlah orang yang paling banyak salat sunat sunahnya atau puasa sunahnya akan tetapi demi Allah aku tidak pernah melihat ada orang yang lebih takut kepada Allah daripada Umar maksudnya suaminya Umar bin Abdul azizqkurullah firiantiddatil khauf terkadang beliau mengingat Allah subhanahu wa taala di atas kasurnya kemudian dia bangkit seperti terbangnya burung saking ketakutannya sampai kami mengatakan lusbihanas W khifat lahum bisa jadi besok ya tidak ada lagi khalifah yaitu dia sudah meninggal berkata Sebagian ulama Salaf Ma balag balagana biktiatin Wam bukanlah di antara kami ya seorang mencapai derajat yang tinggi karena banyaknya salat dan puasa sunahnya akanapi karena kedermawanan jiwa Karena bersihnya hati dan karena menginginkan kebaikan untuk manusia juga banyak Dar Ul menyebah menuntut ilmu belajar ilmu agama lebih utama daripada salat sunah demikian juga menyibukkan diri untuk membersihkan hati lebih utama daripada memperbanyak puasa dan Salat tapi hatinya dipenuhi dengan kotoran karena orang yang memperbanyak puasa sunah salat sunah tapi hatinya kotor itu seperti orang yang menebarkan benih ya di sebuah tanah yang penuh dengan ee kotoran penuh dengan Duri sehingga tidak tumbuh dengan baik ya tanaman tersebut bahkan bisa dirusak oleh kotoran-kotoran dan hama-hama yang ada di tanah tersebut maka apabila dibersihkan dahulu tanahnya dari kotoran-kotoran maka tumbuhan tersebut akan tumbuh dengan dengan baik Semoga Allah subhanahu wa taala mengaruniakan kepada kita semua ilmu yang bermanfaat amal saleh dan semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memperbaiki hati kita semua mensucikan membersihkan hati kita semua dan memberi kita petunjuk kepada jalan yang lurusallahu wasall Nabina Muhammadin wa alibihi a wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja tvhlamakumah pemirsa TV di Manun anda berada demikianlah programar dalam format rekaman yang kami hadirkan ke layar kaca anda
Leave a Reply