Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Selasa, 15 Jumadal Ula1445 H / 28 November 2023 M

93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah Hamdan kattir thibanakan fbbunaard asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu waasul Amma ba’du saudar k s dan akidah para pemerti raja di Manap pun anda berada jumpa kembali bersama kami dalam kajian ilmiah yang disarkan secara langsung dari pembahasan rutin pertemuan di setiap Selasa pagi ini pembahasan Parenting diambil dari buku Ada apa dengan remaja sebuah buku Parenting yang disusun oleh Al Ustaz abuan almaid Dani hafidahullah dan langsung akan disampaikan kesempatan pagi hari ini oleh polisian langsung yaitu beliau yang sudah berada di studio Al Ustaz Abu Ihsan untuk menyampaikan faedah-faedah dari buku tersebut pembahasan kali ini Insyaallah akan membahas kebutuhan psikologi ee remaja dari bab buku tersebut dan seperti biasa setelah materi bagi Anda yang ingin bertanya perihal pembahasan ini silakan Anda bisa mengirimkannya di nomor layanan WhatsApp di 02 di 081 19896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh waudubillah minuri anfusina wasiatialina yahdihillah Fala mudillalahudlil Fala hadialah asua wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu wa rasuluhu Amma ba para pemerhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pertama kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada kesempatan Pagi ini kita dapat ee bertemu kembali masih membahas buku Ada apa dengan remaja Pagi ini kita akan bahas satu bab yaitu kebutuhan psikologis remaja ee sebelumnya selawat dan salam atas nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat Semoga Allah subhanahu wa taala merahmati kita semua salah satu kebutuhan yang harus kita penuhi terhadap para remaja kita adalah kebutuhan psikologisnya Kenapa karena kebanyakan konflik dengan remaja itu terjadi karena orang tua tidak memahami kebutuhan perkembangan ee mereka ya atau boleh jadi karena orang tua tidak punya kemauan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan bijaksana terutama kebutuhan psikologis ya Karena manusia bukan hanya perlu kebutuhan fisik ya tapi juga ada di sana jiwa Soul ruh ya yang merupakan ee bagian dari kehidupan manusia atau dimens Atah satu dimensi dari kehidupan manusia yang pada akhirnya karena kebutuhan ini tidak terpenuhi dengan baik anak remaja berusaha untuk memenuhi hal itu sendiri dengan berbagai cara cara tersebut bisa jadi benar namun bisa juga salah maka perlu diketahui bahwa kebutuhan psikologis adalah kebutuhan yang sangat penting bagi remaja ya mungkin banyak yang berasumsi Bahwa kebutuhan terpenting itu adalah kebutuhan e jasmani Ya seperti kebutuhan makan obat bermain Ya itu salah satu kebutuhan manusia juga manusia perlu makan manusia perlu berobat ketika sakit ya manusia juga perlu refreshing ya penyegaran namun kebutuhan psikologis termasuk kebutuhan yang mutlak harus diperhatikan di sini terutama oleh para pendidiknya yaitu orang tua ini yang pertama kemudian para guru sebagaimana ya Ee memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang lain ya seperti makan minum berobat dan lain sebagainya karena kebutuhan psikologis ini sangat berpengaruh ya terhadap perilaku seseorang dalam kehidupannya ya seorang yang terganggu psikologisnya itu bisa merubah alur hidupnya bahkan bisa merubah nasibnya ya berubah nasibnya karena ya kita kata masalah yang terjadi pada psikologinya kejiwaannya Nah maka setiap orang tua dan pendidik hendaknya menyadari ya bahwa anak remaja terutama remaja Ya itu sangat membutuhkan yang pertama adalah pendidikan agama terutama akidah akhlak dan ibadah tentunya ya karena itu tiga unsur penting dalam agama yang perlu diperhatikan dan dicukupi kebutuhannya yaitu pendidikan akidah penanaman akidah pembinaan akhlak dan pelatihan ibadah ini tiga hal ya yang harus diberikan ya secara berkala kepada anak-anak kita ya Sesuai dengan perkembangan usianya juga pertama adalah penanaman akidah Akidah itu memang perlu ditanamkan ya karena dia tempatnya adalah hati ya Akidah itu tempatnya hati kemudian pelatihan ibadah nah ini merupakan ya berkaitan dengan Ee kita katakan amal amal lahir ya amal jasmaninya ya ibadah ibadah ya keseharian misalnya yang wajib ya Ee ada salat lima waktu ada puasa bulan Ramadan Ya kemudian juga ibadah-ibadah harian ya yang biasa kita lakukan sehari semalam ya kemudian yang ketiga nah ini yang EE juga tidak kalah pentingnya karena ini berkaitan dengan hati dan fisik yaitau jasmani yaitu ee pelajaran ataupun pendidikan akhlak ya anak dididik untuk memiliki akhlak ya Nah itu tiga poin penting ya di dalam agama yang mutlak harus kita berikan kepada anak-anak kita Kemudian yang kedua adalah ketenangan kedamaian dan kestabilan jiwa hati yaitu perlu direatment ya karena hati manusia itu terus bergejolak tidak tetap pada satu ee keadaan Ya seperti sebagaimana kita merasakan hati kita ya naik turunnya Iman ya Ee karena kita di dunia ini dapat ujian itu membuat hati kita kadang-kadang macam naik roller coaster ya naik turun naik turun begitulah dia ya maka salah satu doa yang kerap kali dibaca nabi dan diajarkan nabi kepada para sahabat adalah ya muq yaqibalubbiik Dan ini juga yang memang di perlukan oleh para remaja kita yaitu ketenangan kedamaian dan kestabilan jiwanya ya kestabilan jiwanya apalagi remaja yang labil ya dia masih mencari jati diri menemukan eksistensi dirinya nah ini perlu ketenangan dan kedamaian ini yang harus dijaga karena ee karakter ee remaja ya anak muda yang meledak meletup ya dia punya gairah di dia punya power dia punya kekuatan tapi sayang akalnya belum matang Ini masalah remaja dia punya kekuatan tetapi sayang akalnya belum matang ini yang membuat jiwanya kadang-kadang labil Nah maka orang tua salah satu ya kita katakan ee tugas orang tua adalah menjaga ketenangan dan kestabilan jiwa remaja anak-anak remaja ini ya sehingga tidak ee menjadi tambah liar ya ya tidak terkendali ya tidak terkontrol ya karena memang anak muda ya remaja ingin mencoba halhal hal-hal yang baru perkara-perkara yang baru yang kadang-kadang dia enggak tahu seberapa bahaya perkara baru itu apakah maslahat atau mudarat pertimbangan akalnya Masih pendek ya Nah maka di sini perlu ee pendampingan ya ya pendampingan dari para pendidik nya terutama orang tua dan juga para guru yang kemudian yang ketiga adalah kesempatan berekspresi dan mengembangkan potensi diri ya kadang-kadang ya anak-anak remaja ini dikekang ya ya dia tidak bebas untuk berekspresi dan tidak enggak tahu jalan Bagaimana mengembangkan potensi dirinya yaitu bakat-bakat yang ada pada dirinya ya karena terlalu dikekang oleh apa orang tua ya kita sudah jelaskan sebelumnya ya bahwa anak itu membawa bakat ya yang Allah titipkan ya melalui anak ini maka orang tua tugasnya adalah mengeksplore itu kemudian menemukan bakat itu dan EE mengembangkannya mengarahkannya ke arah yang positif bukan ya kita katakan justru ya mementahkan ya bakat tersebut dan sehingga tidak berkembang ya tidak berkembang karena mungkin orang tuanya tidak perhatian atau tidak memberikan kesempatan ya kadang-kadang anak remaja itu perlu dikasih Ee kita katakan tugas dan tanggung jawab walaupun enggak bisa kita lepas harus kita dampingi juga harus kita tuntun ya namun perlu mereka untuk dikasih kesempatan ya untuk ee melakukan tugas tugas tanggung jawab ya di usia yang belia seperti itu ya Nah tujuan utamanya bukan kita ingin Mereka menyelesaikan tugas itu dengan baik mungkin tidak ya tapi semata-mata ya kita ingin melatihnya untuk Bagaimana memikul tanggung jawab itu ya Nah seperti yang sudah kita bahas sebelumnya potrek remaja pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana Nabi memberikan tugas-tugas dan tanggung jawab kepada anak-anak remaja dan terbukti mereka mampu untuk memikul tanggung jawab tersebut dengan baik ya tentunya ini dengan bimbingan ya bagaimana nabi membimbing mereka sehingga mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab itu dengan baik Nah ada sebagian orang tua yang sama sekali tidak memberikan kepercayaan kepada anaknya mungkin karena alasan takut atau memandang anak ini belum belum dewasa atau atau atau kita katakan memang enggak tahu ya sehingga orang tua tidak pernah memberikan kesempatan anak untuk berekspresi ya dengan apa yang dimilikinya dan cenderung mementahkan potensi bakat yang ada pada mereka ya Nah demikian wallahuam awab sehingga ini sangat disayangkan ya Ee hal-hal Yang Positif itu ter terluput Ya karena ya ketidakcakapan para pendidiknya atau orang tuanya di dalam bab ini di dalam masalah ini wallahuam bissawab jadi anak perlu itu perlu diberikan kesempatan untuk berekspresi ya dan diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan potensi dirinya maka ini perlu memang perlu satu perlu modal juga ya yang kedua ya ini perlu e kita katakan observasi terhadap bakat anak-anak remaja itu kemudian juga perlu perhatian juga dari para pendidiknya ya Nah demikian wallahuam b sebagian remaja kita lihat dikasih kesempatan dan mereka bisa memanfaatkannya dengan baik dan bakat mereka ataupun potensi yang ada pada diri mereka betul-betul tereksploitasi dengan baik sehingga menghasilkan suatu yang besar ya Para pemerhati Raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah mungkin sebagian orang takut sebagian orang tua takut-takut ya Ee dengan hal ini atau masih ee gamang atau takut apakah ini benar atau tidak nih mengembangkan bakat anak Apakah memang seperti itu ada mungkin ee pertanyaan sebagian orang orang tua seperti itu ya Nah ya kita katakan nabi melakukan itu itu maka nabi tidak pernah menyeragamkan remaja pada masa beliau seragam semuanya harus seperti ee ee model tertentu enggak harus semuanya seperti Abdullah bin Abbas Enggak Atau harus semuanya harus seperti Usamah bin Zaid tidak juga ya atau semuanya harus seperti Ee kita katakan Abdullah bin Umar tidak juga ya tapi nabi menempatkan mereka Sesuai dengan eh bakat-bakat yang ada pada diri mereka sebagaimana dikatakan anzilinas manazilahum tempatkanlah manusia sesuai dengan eh posisinya ya Nah demikian wallahuam B termasuk itu e kita katakan eh ee kebijaksanaan seorang pendidik ya menempatkan anak remaja itu sesuai dengan posisinya ya sehingga dia juga nyaman ya orang itu kalau memang ketemu ya ya apa namanya ee jodohnya Istilahnya ya ya artinya ee kesibukannya itu sejalan dengan bakat dan minatnya itu biasanya menghasilkan sesuatu yang besar artinya pasti akan manfaat ya E kemudian mereka juga akan all out Istilahnya ya mengerahkan segala apa yang mereka miliki tapi kalau bukan di jalur minat mereka atau tidak merupakan bakat mereka kadang-kadang mereka justru jadi frustasi begitu karena merasa tidak mampu melakukan itu sebagian anak dipaksa mungkin oleh orang tuanya untuk jadi Ustaz lah kita katakan contohnya lah ini karena kebanyakan orang tua inginnya seperti itu ya tapi dia tidak lihat kemampuan Anaknya ya mungkin dari beberapa Sisi tidak memiliki kriteria misalnya kemampuan verbalnya yang payah kan begitu ya kemudian juga ee e bakatnya ee ketahanannya menuntut ilmu juga kadang-kadang enggak dibentuk karena ya ya sebagaimana yang sudah kita bicarakan sebelumnya ya anak itu juga harus dilatih ketahanannya menuntut ilmu salah satunya dengan membaca ada anak yang enggak minat baca ya senangnya kulak-kulik ketak-katik kan begitu ya ya lebih senang berhadapan dengan benda mati ya tapi kalau ee di suruh membaca disuruh tampil dengan berbicara ya ternyata kemampuan verbalnya juga Payah ngomong aja susah ya ngomong aja susah kemudian juga ketahanan belajarnya juga payah tapi orang tuanya punya Ambisi besar anak ini anaknya ini nanti maunya Jadi ulama begitu ya atau jadi ustazlah kita katakan Ya ya Nah ini kan membebani anak itu sendiri nah ketika anak itu kepentok Istilahnya ya dia nanti frustasi justru ya Nah ini kan sebenarnya orang tua memaksakan kehendaknya begitu tanpa melihat anak tersebut ya anak tersebut ya dipaksa untuk menuruti apa yang diinginkan oleh orang tua tanpa melihat sebenarnya anak itu punya kemampuan atau tidak karena tidak semua orang punya kemampuan hafalan yang sama Tidak Semua orang punya kemampuan verbal yang sama kemampuan bicara ya kemampuan komunikasi yang sama tidak semua anak memiliki ketahanan belajar yang sama ada anak yang tahan belajar dia baca berjam-jam ya dia bisa ya mampu dia Nah untuk untuk belajar agama ini Kan perlu ketahanan belajar ya terutama membaca gitu ya kalau dia termasuk anak yang malas baca begitu ya Loh gimana itu ya dipaksakan pun kadang-kadang ya nanti jadinya karbitan Istilahnya ya Ada juga yang karbitan juga begitu ya di apa namanya kita katakan di ee ee ya kita katakan Ya di karbit lah padahal sebenarnya masih jauh kan begitu ya Nah demikian wallahuam baawab Nah jadi ini yang perlu ya ya itu satu contoh saja sebagai orang tua ingin anaknya jadi ini jadi itu ya Sebagai contoh ada orang tua ingin anaknya jadi dokter dia enggak tahu anaknya ini kena ada mungkin bawaan dari lahir ya enggak bisa mencium bau darah dan tidak bisa melihat darah kalau lihat darah lihat mencium bau darah dia langsung kolaps ada yang seperti itu Nah demikianlah gimana Dia mau jadi dokter ya kalau lihat darah aja pingsan gitu ya ya Ee berhadapan dengan mayat megang mayat aja takut begitu ya Lalu gimana nanti dia menjalani pendidikan begitu ya wallahuam bissawab Jadi ini yang perlu ya Karena manusia itu dilahirkan dengan bakat yang berbeda-beda maka perlu diberi kesempatan berekspresi supaya orang tua juga tahu ini Ke mana arahnya dan diarahkan kepada hal-hal yang positif tentunya dan EE diberi kesempatan untuk mengembangkan ee potensi dirinya wallahuam bisawab kemudian ya yang diperlukan juga oleh para remaja adalah cinta dan kasih sayang ya cinta dan kasih sayang kadang-kadang sering dengan berjalannya waktu orang tua itu sudah berkurang kasih sayangnya kepada anak remaja Karena dia sudah enggak bocah kecil lagi yang menggemaskan lucu kan begitu ya Nah sekarang sudah gede remaja ya Seiring dengan berjalannya waktu kasih sayang pun jadi berkurang ya hingga kurang mencurahkan kasih sayang banyak orang tua ya waktu anaknya kecil bicaranya manis lemah lembut kan begitu ya Nah ketika anaknya sudah remaja main patah-patah saja ya kadang-kadang Bicara pun cuma pakai bahasa ah heoh aja kan begitu ya E sudah berubah Itu semua tidak ada lagi untuk kasih sayang yang nyata ya ya atau ya mungkin ee Dia sedang asyik dengan anaknya yang kecil sehingga anak remajanya tidak dapat ya cinta dan kasih sayang yang cukup Dari Dirinya ya karena dia sudahah gede enggak lucu lagi udah enggak lucu lagi Ya Nah demikian sehingga ee kadang-kadang Ini yang mengendurkan rasa kasih sayang dan cinta kita kepada mereka itu bisa dilihat dari mungkin dari sikap dan perilaku atau dari cara kita berkomunikasi dengan ee remaja ya Nah demikian wallahuam bissawab nah eh manusia perlu itu ya manusia siapapun dia ya berapa pun ee usianya Ya apapun latar belakangnya apapun jenis kelaminnya dia perlu cinta dan kasih sayang apalagi anak baik bocah maupun remaja ya Di dia di masa-masa yang sebenarnya perlu diberikan kasih sayang sebelum dia kita lepas menjadi manusia dewasa ya Nah demikian berilah kasih sayang yang cukup ya kepada mereka ya Kapan lagi kita memberikan kasih sayang kepada mereka kalau bukan pada masa-masa tersebut ya Nah jangan sampai itu akan menjadi penyesalan kita anak tidak pernah mendapatkan cinta dan kasih sayang mulai dari bocah sampai remaja sampai dia nikah dan akhirnya dia membangun kehidupannya sendiri ya mungkin itu akan kita sesali nanti ya saya enggak sempat mencurahkan cinta dan kasih sayang kepada anak-anak saya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah Ya ya mendapati seseorang Ketika Nabi mencium seorang anak ada seorang yang berkata Ya saya punya 10 anak tapi saya tidak pernah mencium satu pun dari mereka mereka Maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Aku tidak tanggung jawab jika Allah mencabut rasa kasih sayang dari dirimu dari hatimu ya akibatnya juga bukan hanya terhadap anak itu juga terhadap diri kita ya yang mungkin Allah akan cabut rasa kasih sayang itu dari diri kita kalau kita tidak ya membiasakan diri kita memberikan kasih sayang kita tidak akan mengerti apa itu kasih sayang karena kita mungkin ya Enggak enggak pernah disayangi juga nah ini yang sangat buruk pengaruhnya terhadap anak yang tidak pernah mendapatkan cinta dan kasih sayang dia enggak ngerti cinta dan kasih sayang itu karena dia tidak pernah menerimanya ya mereka tidak pernah merasakannya ya apalagi sebaliknya bukan cinta dan kasih sayang justru kebencian permusuhan ada juga itu aneh juga itu orang tua yang memusuhi anaknya sendiri bermusuh an dengan anaknya sendiri bayangkan itu ya membenci anaknya sendiri Ya gimanap Pun anaklah ya itu jelas titipan Allah subhanahu wa taala rezekinya juga bukan kita yang nulis ya bukan orang lain juga yang nulis Enggak enggak ada yang perlu disalahkan di sini karena itu adalah ketetapan Allah subhanahu wa taala Allah yang menulisnya melalui malaikat-malaikat yang Allah perintahkan untuk menulis apa apa yang akan terjadi pada anak ini apa yang menjadi rezeki bagi anak ini ya maka Ya enggak perlu kita membenci anak sendiri gimanap pun keadaannya ya bagaimanapun keadaannya nah atau memusuhinya ya mungkin karena karakter yang tidak kita sukai pada anak kita justru memusuhinya ya kita rivalan gitu ya dengan anak ada juga orang tua yang rivalan dengan anak anaknya sendiri begitu Ya cemburu sama anaknya sendiri ya Ee ada yang juga cemburu sama anaknya sendiri gitu ya anak dijadikan Rival bayangkan seharusnya anak itu kan Ya ya apa namanya objek pendidikan kita n ya kewajiban kita mendidiknya bukan e bermusuhan ataupun membencinya lag gimana kita bisa mendidik kalau seperti itu ya Nah demikian wallahualam jadi manusia itu yang memerlukan cinta dan kasih sayang ya Bukan sebaliknya Apalagi anak-anak kita siapa lagi yang menyayangi mereka tidak ada yang lebih menyayangi anak selain kedua orang tuanya ya kalau mereka tidak dapat kasih sayang dan cinta itu dari kedua orang tuanya lalu dari mana mereka dapatkan cinta dan kasih sayang yang tulus ya ya orang orang di luar sana kita enggak tahu ya mungkin kelihatannya aja dia sepertinya sayang dan cinta sama anak kita tapi dalam hati Siapa yang tahu kita juga enggak tahu ya setulus apa dia mencintai menyayangi anak kita Hatta guru-guru di sekolah ya kita Maklumi bahwasanya guru-guru itu menangani banyak anak begitu ya bukan satu anak saja ya tapi orang tua ya dia bisa fokus kepada anaknya bagaimana dia memberikan cinta dan kasih sayang kepada anak-anaknya nya ya Siapa lagi yang yang bisa memberikan itu selain kedua orang tua ya wallahuam bissawab kemudian anak juga perlu pujian motivasi dan penghargaan yang tinggi perlu diapresiasi Nah ini kadang-kadang yang ee terluput ya terlewat dari para orang tua ada orang tua itu yang pelit pujian pelit memuji anak atau jarang memberikan motivasi bahkan menjatuhkan dan tidak pernah memberikan apresiasi ya tidak pernah memberikan apresiasi Bahkan sebaliknya dia baru berurusan dengan anaknya kalau urusannya hukuman bukan apresiasi tapi hukuman ya ada orang tua yang seperti bayangkan Bagaimana si anak ini ya dia dapat orang dari orang tuanya justru celaan sindiran ya kata-kata yang merendahkan menjatuhkan ya kemudian tidak memberikan apresiasi justru hanya berurusan dengan orang tua kalau urusannya hukuman baru bicara sama anak kalau ada yang mau dihukum begitu ya ada hukuman yang mau dijatuhkan ya baru berurusan dengan anak gimana anak itu coba betapa tertekannya si anak kalau kalau punya orang tua seperti itu ya Nah ini memang sebagian orang tuh saklek ya enggak ngerti manusia mungkin ya ya enggak ngerti anak juga begitu Jadi ada yang mengatakan wah ngapain memuji anak gitu Nanti dia jadi orang yang suka pujian tidak ini anak-anak bukan orang dewasa ya Coba lihat nabi nabi memuji anak-anak ya nah memberikan pujian kepada mereka ini anak-anak dunianya beda dengan dunia orang dewasa pikirannya juga beda dengan pikiran orang dewasa ya Nah demikian kemudian juga motivasi ya anak itu perlu dimotivasi ya diberikan apa namanya kita katakan ee kata-kata penyemangat begitu ya kemudian juga perlu dikasih apresiasi yang tinggi dari orang tua mungkin di luar sana dia tidak dapat apresiasi dari siapapun Siapa yang peduli dia juga nah orang tua yang peduli memberikan apresiasi kepada anak sekecil apapun serendah apapun e prestasi yang dia dapatkan Ya serendah apapun prestasi yang dia dapatkan karena mungkin di luar sana enggak ada orang yang memberikan apresiasi kepadanya bahkan gurunya sendiri mungkin yang lebih parah lagi ya kalau para pendidik justru bukan memberikan apresiasi tapi malah membully hancurlah si anak ini ya ada orang tua yang membuli anaknya ada juga gitu ya sudahlah di luar sana dia dibully sama teman-temannya mungkin di rumah juga dia dibully sama orang tuanya ya mungkin karena kekurangannya kan begitu ya seolah-olah orang tua ini enggak puas dapat anak seperti itu gitu ya inilah karena kebanyakan lihat anak orang lain begitu ya Sehingga lihat anak sendiri enggak puas ya Rumput Tetangga pasti terlihat lebih hijau daripada Rumput Sendiri lalu ngapai kita lihat anak orang lain itu kan urusan mereka urusan kita ya dengan anak kita ya Nah ada sebagai orang tua itu pelit Dia memberikan pujian motivasi apresiasi kepada anak seolah-olah anak enggak perlu mendapatkan itu dari orang tuanya apa anak cukup dikasih makan aja ini kebutuhan ee psikologis ya ya Nah demikian ee salah anggapan kalau anak itu enggak perlu dipuji enggak ngerti kejiwaan anak gitu ya ada masa-masa manusia itu memang perlu mendapatkan itu Allah saja memuji nabinya di dalam al-qur’an waakinim tapi kan ayat enggak melulu pujian kan begitu ya tapi tapi ada kenapa Allah Puji nabinya Karena manusia perlu itu Ya kita aja perlu juga kan gitu Coba bayangkan kita direndahkan terus gitu enggak pernah dapat pujian gimana apa enggak jatuh mental itu mungkin ujung-ujungnya kita mengatakan aku ini memang manusia enggak ada gunanya begitu ya enggak ada yang memujinya ya maka Coba ya suami istri ya perlu ya kadang-kadang memberikan pujian kepada istri ya Demikian juga sebaliknya bayangkan kalau kita dapat pasangan kalau ketemu dengan dia bicara dengan dia komunikasi dengan dia selalu menjelekkan menjatuhkan merendahkan menghinakan ya Salah satu bentuk penghinaan adalah membandingkan kita dengan orang lain gitu ya membandingkan orang itu dengan orang lain anak kita dengan anak orang lain istri kita dengan istri orang lain ya enggak samamaalah ya Nah kalau seperti itu kita enggak akan pernah memujinya kalau kita suka membandingkan anak kita dengan anak orang lain kita enggak akan bakal memujinya bahkan kita akan terusmenerus merendahkannya iya itu yang terjadi Nah jadi ini harus disadari oleh para orang tua ya bahwa anak itu perlu pujian ya oh nanti dia ini ini kadang-kadang yang enggak ya kita katakan gimana ya mungkin enggak mengerti psikologi manusia mungkin ya kita aja apa kita enggak perlu pujian perlu ya perlu Bagaimana kalau tiap hari tiap waktu tiap saat dalam hidup ini kita selalu direndahkan dijatuhkan misalnya karena kita banyak kurang selalu dikurang-kurangkan gitu ya kayaknya enggak ada nilai plusnya begitu enggak ada satu hal yang patut dipuji dari kita ya jatuh mental kita mungkin kita enggak akan bisa berkembang apa-apaud mentok udah saya ini seperti ini enggak ada gunanya memangingga kita enggak enggak bisa menaikkan value dan nilai kita ya begitulah ya kemudian juga apresiasi perlu itu ini salah satu bentuk ya kita kata penghargaan ya apresiasi kepada anak ya Nah demikianallahu kalau dia nya Ee kita katakan prestasi atau hal-hal yang membanggakan jangan lupa dikasih apresiasi selain pujian ya kasih apresiasi ya hadiah Hadiah itu bukan hanya ee hadiah dalam bentuk materi bisa juga hadiah dalam bentuk ya kita katakan ee kata-kata atau sikap ya perilaku Nah demikian wallahuam bawab kemudian di antara kebutuhan anak remaja juga adalah mereka perlu dikenal oleh orang lain diterima dihargai oleh masyarakat orang-orang yang ada di sekitarnya ya Nah jangan buang mereka karena kesalahan mereka ya karena segala kekurangan yang ada pada anak remaja sehingga cenderung disisihkan ya biasanya anak itu anak remaja ini Tersisi awalnya di rumah itu Ya sudah enggak enggak jadi perhatian orang tua lagi ya terserahlah istilahnya seperti itu orang tua bicaranya seperti itu walaupun tidak secara verbal ya tapi gelagetnya seperti itu terserah kamu mau ngapai mau jungkir balik silakan karena kamu sudah besar begitulah kata-kata orang tua walaupun tidak secara verbal ya tapi seperti itu ya Nah demikian sehingga di tengah keluarga saja Sepertinya dia tidak diterima begitu ya di tengah keluarga saja anak remaja ini kayaknya enggak diterima Lalu gimana di luar ya sementara anak itu perlu diterima gitu ya penerimaan ya Nah demikian dikenal ya maka ya kita katakan anak itu juga perlu ya di ee dibaurkan dia ya ke di tengah-tengah masyarakat ya begitu ya Nah sehingga bahaya juga kalau anak remaja itu ya kumpulnya sama remaja terus yang sama-sama kurangnya semua kan begitu ya yang ya sama-sama punya potensi nekad ya makanya coba coba kita lihat Bagaimana anak-anak remaja kalau sudah kumpul enggak ada orang tuanya ya enggak dibaurkan mereka dengan ee individu individu-individu lainnya bahaya itu kenapa karena anak remaja ini punya power ya sementara akalnya masih kurang lalu dikumpulkan pula mereka sesama mereka saja maka di sini perlu kita baurkan mereka ya di tengah masyarakat kan begitu ya Nah itu yang penting itu yang dilakukan oleh nabi nabi membaurkan remaja dengan orang-orang tua seperti usamaah bin Zaid dibaurkan dengan ee sahabat-sahabat yang sudah lebih senior Umar membaurkan Ibnu Abbas dengan sahabat-sahabat yang senior di dalam majelis musyawarah perlu gitu ya sehingga mereka merasa diterima begitu tidak disisihkan kadang-kadang kita sisihkan anak remaja ini ya masih remaja bukan levelnya belum levelnya sana Minggir ya enggak dikasih kesempatan sedikit pun ya Nah demikian wallahuam bissawab tib jadi ya itu salah satu kebutuhan yang mereka perlukan adalah mereka perlu dikenal diterima dihargai oleh EE orang-orang yang ada di sekitar mereka Nah demikian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah nah ini ee belum ya selesai ya pembahasan kita nanti akan kita lanjutkan pada pertemuan yang akan datang Insyaallah n ee subhanakallah wabihamdik asadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaiik nah baik alhamdulillah eh terima kasih banyak untuk Al Ustaz jazakallah Khair barakallahfik dan demikian ikhwattil Islam azakumullah para pemerhati raja di manapun Anda berada materi yang telah disampaikan dari ee bab pembahasan kebutuhan psikologis remaja diambil dari buku ada apa dengan remaja ya ini sangat menarik sekali ee yang telah kita simak bersama apa yang telah disampaikan oleh Al Ustaz untuk selanjutnya kami akan ajukan beberapa pertanyaan yang sudah masuk di layanan pesan Whatsapp dan mungkin bagi Anda yang ingin bertanya juga silakan Anda bisa mengirimkannya di nomor 0819896543 yang pertama Ustaz namam ada pertanyaan dari ibu atau dari Ummu khazin ee bismillah ya Ustaz Bagaimana cara memperbaiki mental anak karena ketika dia menghadapi suatu masalah dia mudah tertekan Ustaz jadi ee kehilangan pegangan sepertinya seperti katanya ee dan biasanya ini ee penyebabnya apa dan bagaimana solusinya iya ee ini rasa kurang percaya diri ya ya itu karena dia mungkin pertama ya ya kita katakan dari kecil dia tidak terbiasa berbaur dengan orang-orang yang lebih tua darinya ya itu perlu ya Ee orang tua membaurkan mereka ya dengan orang-orang yang mungkin lebih tua dari mereka untuk ee apa ya membiasakan mereka berinteraksi ya berinteraksi maka ya memang enggak ee enggak enggak bagus juga kalau anak itu dikurung terus dalam rumah enggak dikasih bergaul gitu ya sehingga dia enggak kenal manusia begitu ya dan gamang menghadapi manusia ya salah satu pelajaran pendidikan yang harus kita tanamkan kepada anak adalah mengenal manusia dan tidak mudah mengenal manusia ya Nah demikian apalagi ya dia memang punya potensi ee cenderung tidak bisa Ee kita katakan settle ya cocok dengan makhluk hidup gitu ya karena dia mungkin kemampuan ee sosialnya kurang ada sebagian anak seperti itu lebih senang dengan benda mati gitu ya Nah kalau seperti ini memang ya untuk tampil ya agak susah dan kalau memang seperti itu ya Dan mungkin bukan ee bakatnya ya untuk ee apa namanya ee tampil di depan manusia kemudian Mungkin dia juga ee anak yang enggak memiliki bakat sebagai leadership kan begitu enggak Semua orang punya bakat leadership kan begitu ya mampu berinteraksi dengan banyak orang Mungkin dia hanya bisa berinteraksi dengan satu dua orang saja ada yang seperti itu ya Nah demikian ya Ada anak yang memang public speakingnya juga payah kan begitu ini juga satu hal yang kadang-kadang enggak bisa dipaksakan ya apalagi enggak dilatih dari kecil ya Di ya kita katakan ee tiba-tiba udah gede ya harus ee melakukan sesuatu yang Ee tidak terbiasa ya tidak terpola dalam otaknya itu enggak bisa ya Nah demikian jangan dibebani lagi dia dengan Wah kamu enggak bisa gini di kita rendahkan Dia mungkin bukan bakatnya di situ gitu ya tapi mungkin ada sebagian anak yang kalau kotak kate benda mati ya luar biasa bakatnya luar biasa kan begitu ya Nah mungkin ya ya kita lihat dulu gitu Anak ini ya mungkin tipenya seperti itu kan begitu ya Nah coba dites dia dikasih benda mati misalnya ada anak yang suka kutak Kati komputer gitu ya kalau sudah berhadapan dengan komputer kayaknya akalnya jalan gitu ya pikirnya jalan gitu Tapi kalau sudah disuruh berhadapan dengan manusia bicara di depan orang mungkin satu patah kata pun enggak bisa keluar dari lisannya bingung dia mau bicara apa gitu karena otak manusia juga dibatasi sama Allah di dibagi-bagi rezekinya itu maksudnya dibatasi kemampuannya Enggak semua orang super power ya ee apa namanya punya kemampuan di semua bidang enggak ada itu ya Ya begitulah Allah membagi-bagi rezeki sebagaimana rezeki juga enggak sama ya jadi demikian juga kekemampuan bakat anak juga enggak sama wallahuam bissawab ya jadi jangan dipaksakan satu ya yang kedua coba cari ini mungkin kita orang tua belum mengeksplore bakatnya secara maksimal gitu ya kita belum tahu ini anak ini apa sebenarnya yang menjadi Ee kita katakan e minatnya ataupun ee bakatnya kan begitu ya wallahuam bawab dan jangan buru-buru ya kita katakan dia kan begitu ya Nah demikian wallahuam bawab ya Bayangkan saja kita diserahi tugas sesuatu yang enggak kita Minati satu yang enggak kita kuasai dua yang kita memang enggak bakar di situ gitu ya ya demikian enggak bakat di situ contohnya lah menulis saya katakan menulis banyak ya kita katakan orang-orang yang belajar pintar ya bahkan mungkin S1 S2 S3 gitu Tapi ketika disuruh nulis Enggak bisa ada yang pintar nulis tapi enggak bisa bicara gu ya karena kemampuan verbalnya susah dia bisa nulis bagus tulisannya dia bisa mengkonsep tulisan dan bisa menghasilkan suatu karya begitu tapi untuk disuruh ngomong kita katakan berantakan kan begitu ya Nah komunikasi massanya juga kurang kan begitu ya Ee dan retorika penyampaiannya juga kadang-kadang e satu arah begitu ya nah cenderung patah-patah ada yang seperti itu ya enggak sama kemampuan manusia ya wallahuam bissawab Nah demikian karena pandangan orang tua melihat lingkungan yang kurang bagus anak selalu diprotektif tidak boleh ee keluar rumah dikurung dan akhirnya besarnya jadi seperti ini mungkin Ustaz Ya ya boleh jadi itu ya Nah maka orang tua berkewajiban untuk mencarikan lingkungan ya komunitas yang baik untuk anak-anak mereka termasuk memilih pergaulannya kan begitu ya mengarahkan begitu oh ini bagusnya dia bergaul di lingkungan komunitas ini kan begitu ya apalagi sekarang kan ya kita akses itu semua sekarang sudah mudah kan begitu ya Saya kira enggak sesulit dulu kalau dulu Memang Ya mungkin kecenderungannya akhirnya anak dikurung di rumah karena orang tuanya over protektif kan gitu ya wallahuam bisawab Nam ya demikian Alhamdulillah ee jazakullah kir atas jaabatnya dan mudah-mudahan bermanfaat untuk yang bertanyaan juga untuk yang lainnya pertanyaan kedua ini ada dua pertanyaan Senada di antaranya dari Ibu Silvi dan penanya yang lainnya perihal penyimpangan perilaku remaja Ustaz seperti halnya merokok dan EE bergaul dengan teman-teman yang kurang bagus ini bagaimana caranya e menegur ee mereka Apakah dengan ee ketegasan atau seperti apa dan EE Apakah bisa dimaklumi jika suatu pondok mengeluarkan anak yang ee terindikasi atau ketahuan merokok Iya kalau kebijakan lembaga pendidikan kita ee enggak bisa campuri ya karena mereka punya ee mungkin punya road map sendiri kan begitu mereka punya target mereka punya ee apa kita katakan ee aturan-aturan yang yang mereka buat sendiri kan begitu ya Nah karena mungkin mereka menganggap ini bukan Pusat habilitasi ya begitu ya ini e karena mungkin takut akan meracuni yang lainnya Iya yang lainnya kan begitu ya jadi itu enggak bisa kita intervensi gitu ya enggak bisa kita salahkan lembaga Kenapa anak yang merokok ini dikeluarkan gitu ya cuma ini memang perlu ee konseling ya Ya mungkin sekolah itu tidak serta-merta Kalau setahu saya ya ketika ketahuan ini langsung dikeluarkan biasanya ada peringatan peringatan pertama kedua kan gitu ya ini kadang-kadang yang jadi masalah ada orang tua itu tidak peduli kan begitu ya sudah dapat peringatan sekali enggak ada tindak lanjutnya peringatan dua kali juga enggak ada enggak ada respon akhirnya ya dikeluarkan kan begitu Biasanya seperti itu dan beberapa kasus bukan kasus merokok saja ya kasus-kasus yang lain yang mungkin agak lebih sensitif dan ee apa ya Ee bahaya itu memang kebijakan misalnya pondok atau lembaga pikan misalnya mengeluarkannya Ya misalnya kasus-kasus seperti lgbt homoseksual dan lain sebagainya kan begitu ya Nah ini enggak bisa kita intervensi memang sekolah itu ya memang harus punya ee apa namanya kita katakan ee ee road map mereka di dalam apa ya kita katakan menyusun ya Ee arah pendidikan mereka kan begitu ya Nah yang jelas mereka juga kan tidak bukan pusat rehabilitasi anak yang bermasalah kan gitu ya Nah demikian wallahuam bukan pusat rehabilitasi anak-anak bermasalah he sekolah nah itu yang harus kita pahami juga supaya jangan kesal sama sekolah kenapa anak saya dikeluarkan gitu ya Nah demikian wallahuam yang kedua adalah Ini masalah ee ee sebenarnya Ini masalah yang sangat eh pelik ya saya katakan pelik Kenapa karena eh lingkungan itu kan sekarang lebih sangat luas lagi ya Ada lingkungan dunia maya juga anak kita itu kenal rokok dari mana Kalau ini Masalah Merokok ya kenal rokok dari mana kadang-kadang Bukan Dari temannya tapi dari tontonan hingga dia ingin coba-coba ya lalu dia Coba itu maka Celah yang ditembus setan di sini adalah dari apa tontonan yang dia saksikan apalagi sekarang kan begitu ya Ada anak yang coba-coba narkoba karena dia lihat di ya tontonan ya bisa itu YouTube atau di atau di mana-mana yang dia tonton akhirnya ee dia Coba ada ya kadang-kadang itu dikasih jalurnya lagi kan begitu ya sehingga dia bisa dapat itu dengan mudah apalagi rokok ya dijual di mana-mana maka di sini ya itu yang pertama yang kedua ini dari teman-temannya ya karena komunitas pertemanan ya ya yang sesama perokok ya akhirnya dia merokok juga karena ya kecenderungannya Ee akhlak yang buruk itu lebih cepat menular daripada akhlak yang baik ya Nah ee mungkin teman-teman yang merokok Itu ada baiknya tapi baik mereka itu enggak akan bisa nular ke anak kita yang nular itu kebiasaan buruknya ya Nah demikian akhirnya dia kenal rokok itu dari pergaulannya yang ketiga Mohon maaf ini anak kena Rokok ya Dari orang tuanya Orang tuanya juga merokok kan begitu ya Nah kalau seperti itu ya susahlah sudah ya Ee memang Ya sebagian orang tua misalnya Ayahnya masih merokok Ibunya sudah ngaji kan G ya anak remajanya akhirnya merokok juga kan begitu ya karena dia lihat itu ya ya ini yang yang paling parah ya orang tua yang memberikan contoh yang ngajari bahkan yang ngasih rokok itu wallahuam bawab nah ya tentunya Ini masalahnya berbeda-beda ya cara penyelesaiannya kalau itu tontonan maka di sini ya kita katakan perlunya apa pendampingan anak itu ya Apa yang dia lihat apa yang dia saksikan gelagat nya orang itu menyimpang tidak langsung belok patah Gitu enggak ya kadang-kadang dia ngambil ee round yang agak lebih panjang gitu sehingga Akir belok jadi ini ini harus dicermati gelagatnya ya kalau ada hal-hal yang mencurigakan itu langsung tempel anak remaja apalagi anak remaja itu harus ditempel ya wah ini gelagatnya ke sini ini kan begitu ya Nah demikian kalau itu lingkungan pergaulan maka ya ya anak itu perlu diarahkan kepada lingkungan pergaulan yang baik ya dan diarahkan dia untuk meninggalkan lingkungan pergaulan yang buruk ya Nah itu juga perlu perhatian dari para orang tua ya Nah demikian Yang kalau yang ketiga yaitu dia justru dapat itu dari orang tuanya sendiri atau dari lingkungan terdekatnya karib kerabatnya nah ini masalahnya Agak repot ya ya Nah demikian ya ini perlu kesadaran para Ee kita katakan orang-orang di sekitarnya begitu ya ya ya mungkin dia lihat pamannya merokok kan begitu ya atau Omnya merokok pakdya merokok kakeknya merokok kan walaupun ayahnya enggak merokok akhirnya anak ini kena rerokok ya dari lingkungan terdekatnya yaitu karib kerabatnya wallahualam bis Nah ya ini ya memang Agak repot kalau masalahnya ya dari orang-orang dekatnya sendiri Iya wallahualam ya Nah mungkin sampai di sini dulu pertemuan kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat astagfirullahi wakum lairil muslimin innahu hualal gofururahim nah baik eh demikian ikhwat Al Islam azakumullah para pemerhati Roja di mana pun anda berada eh pertemuan kita di kesempatan Selasa pagi ini pembahasan Ada apa dengan remaja pembahasan Parenting di e dari buku yang disusun oleh alustaz Abu Hisan almaidani hafidahullah mudah-mudahan ini menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua dan EE waktu yang EE pertemuan yang diberkahi Allah subhanahu wa taala dan jazakumullah Khairan barakallahu fikum kepada Antum semua yang sudah menyimang acara kami di pagi hari ini dan e tadi Dua pertanyaan yang mudah-mudahan EE mewakili sebagian besar Para pemerhati Roja sekalian demikian kami Indu diri simak kembali kelanjutannya di Selasa pekan yang akan datang wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh fore

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *