Ustadz Dr. Zaenal Abidin, M.M. – Bulughul Maram

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Bagikan alat ini dengan teman-teman Anda!  

Gunakan Ctrl + F untuk mencari transkrip.Salin transkripHapus [*]

https://youtu.be/MOrB43rZc3M
Rabu, 16 Jumadal Ula1445 H / 29 November 2023 M

kami akan hadirkan ke layar kaca [Musik] Anda jazakumullahu kir bagi anda para pemirsa Roja TV yang dan sat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian iniah secara langsung Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikum alhamdulillahabbil alamin Hamdan katiron thaiban mubarokan fihi Kama yuhibbubuna ward wasatu wasalamu ala asrofil mursalin waa alihi waashabi ajmain wamabiahum bis yaumilqiamah Amma Ik Islam allahakum para pemerhati rja para pendengar rja di manaun Antum berada di kesempatan sore hari ini kembali Insyaallah pada kesempatan sore hari ini kita akan ikuti kajian ilmiah dari pembahasan kitab bulugul Maram buah karya dari Al Imam alhafiz Ibnu Hajar asqalani rahimahullahu taala dan sebagaimana biasanyaat Islam Azani allahuakum pada kajian sore hari ini akan dipaparkan dan dibahas secara mendalam bersama guru kita Al Ustaz alfadil Dr Zainal Abidin bin Syamsuddin LC M.M hafidullahu taala Alhamdulillah beliau telah hadir di masjid albarkah dan Insyaallah pada kesempatan sore hari ini beliau akan mengupas dan membahas satu tema dengan judul tata cara mengqada salat Jumat untuk itu bagi Antum semuanya setelah kajian disampaikan oleh Beliau kami membuka sesi interaktif dalam rangka memperdalam materi yang telah beliau sampaikan di kesempatan sore hari ini untuk itu bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa bertanya secara langsung melalui via telepon di 0218236543 ataupun Anda dapat bertanya m chat wa di 0819896543 dan untuk para jemaah yang berada di masjid albarkah bisa bertanya dengan menyiapkan pertanyaan dengan secari kertas untuk diajukan Kepada beliau allahakum untuk selanjutnya kita simak kaj ini pembahasan tata cara mengqat Jumat dan kepada Ustaz kami persilakan terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumsalamullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuu [Musik] antialina May yahdihillahu Fala mudillalah wamay yudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Anna muhammadan abduhu wa rasuluh qallu Azza wajalla ya ayyuhanasuttaqu rabbakumulladzi khalaqakum Min Nafsi Wahidah wakalaq minha zaujaha wabata minhuma rijalan Katsir waisaa wattaqulahalladzi tasaaluna bihi Wal Arham Innallaha KAA alaikum rqiba waqala Azza wall ya ayyuhadina amanqulaha haqq tuqatih W tamutunna illa wa Anum muslimun waqala Azza wall ya ayyuhalladina amanutaqulaha [Musik] uqanimair had kitabullah Wir had hadyu Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam umuri muhda wa muhdtin bidah wa bid wtin finar ikhwah sekalian yang dirahmati oleh [Musik] Allah saudaraku seiman dan Islam dan seluruh pemirsa Roja TV pendengar radio raja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini Baik offline maupun online Semoga hari ini kita diberikan oleh Allah ilmu yang bermanfaat rezeki yang halal dan amal yang mutaqabalah tib tema ini penting untuk kita bahas di mana ketika seorang tidak bisa dikatakan menemui jumah itu kapan dan ketika sudah dikatakan tidak menemui jumaah Apa yang harus dilakukan apalagi salatul jumah adalah syiar dan juga masih ada beberapa keganjilan yang ada di masyarakat contoh ada sebagian pendapat kecil nyeleneh gjil yang mewajibkan salat jumah dan juga zuhur ya Ada bahkan ada yang berpendapat juga dan ini dikatakan oleh Syekh Muhammad Ibnu shh utsaimin dif meskipun dia itu ngada jumah itu dengan dua rakaat ya Di mana yang masyhur Bahkan hampir semua ulama sepakat orang yang kelewatan tidak bisa salat jumah salat zuhur ya ada yang Meskipun tidak bisa salat jumah kelwat salat jumah nanti salatnya itu dua rakaat ada yang berpendapat seperti itu ada yang berpendapat meskipun seorang itu e orang-orang yang tidak wajib terutama ya orang-orang yang tidak wajib salat jumah seperti perempuan Andaikan dia melakukan salat jumah nanti tetap wajib melakukan salat zuhur ya Dan ini otomatis pendapat adalah gjin yang sahih orang yang salat orang yang sudah salat jumah sudah bisa mengantingkan zuhur alias baik itu orang laki perempuan orang yang diwajibkan dan tidak diwajibkan macam seperti musafir Seandainya dia melakukan salat jumah maka gugur salat zuhurnya dan juga nanti kita akan bahas sebetulnya ada kaitannya yaitu Apakah jumah itu bisa di jamak qasar dengan asar tapi nanti ada bahasan sendiri secara umum Imam an-nawawi di dalam kitab majmu syarah muhaddab menegaskan selagi zuhur itu bisa diqasar dengan asar dan jumah itu adalah gantinya zuhur Kenapa gantinya tidak bisa diqasar dijamak dengan asar kenapa enggak bisa Oleh karena itu Imam annawawi berpendapat boleh seorang itu menjamak antara jumah dengan asarb sekarang kita baca an Abdillah IBN Umar radhiallahu anhuma karena Abdullah adalah sahabat Umar adalah sahabat qala qala rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam man adrok man di situ adalah untuk menyebutkan jenis ya manusia laki dan perempuan secara umum ya tidak secara khusus dan mencakup Mufrad musann dan jamak man manadzi akalaam Siapa yang makan makanan ini Mufrad Man ya atau semua itu dibolehkan Man Q Q rasulullahi shallallallahu Alaihi Wasallam Man atroka rakatan adrak bimakna alwusul ilai ya Al idrak alwusul Il sampai kepada sesuatu adraka bimakna wasala Man adraka rakatan barang siapa yang menemukan satu rakaat Min shatil jumah dari salat jumah W ghairiha dari sini nanti lafaz yang memberikan menimbulkan debat tableel sehingga menjadikan hadis ini bermasalah ya salatul jumah wa ghairiha falyudif ilaiha ukhro hendaknya menambah satu rakaat lagi masalahnya di mana Kalau itu salat bangsanya dua kalau tiga baru dapat satu falyudib ilaiha ukhro enggak tepat itu makanya teks ini Canggal sehingga membuat hadis ini bermasalah ya dan dipastikan ada bau-bau ini idraj ya yaitu tambahan dari seorang perawi atau bahkan hadis ini Mursal gitu kan jadi Siapa yang menemukan satu rakaat hendaknya nambah satu itu logis kalau salatnya dua kalau tiga kalau empat makanya kalimat wiriha ini masalah kalau jumah sahih wq tamatatuhu maka salatnya telah sempurnaahu Anas wnu majah ni wfuahu ya Bahkan hadis ini diriwayatkan dari Abu Hurairah dengan jalan 13 13-nya semuanya Daf atau bermasalah minimal dan dari Ibnu Umar tiga jalan itu pun bermasalah fihi maqal semuanya ada komentar fihi maqal wfdu lahu wa isnaduhu Shahih lihat sanadnya Shahih Wakin qawa Abu Hatim irsalahu artinya hadis ini bisa dikatakan sahih kalau itu Mursal kalau [Musik] muttasilah hadis ini diriwayatkan oleh Imam annasai Ibnu Majah Darul qudni dari Jalan baqiyah Ibnul Walid baqiyah Ibnu Walid ini adalah soduquun tetapi mudallis ya dan perawi yang mudalis itu tidak jadi tidak ada masalah bila beliau itu sanggup menunjukkan isnad nyambung alwl atau tahdis haddasana ak Corona tapi kalau tidak maka merdud makanya Di antara sekian ulama besar yang terkenal mudalis siapa alhanul Basri bukan seorang remeh ya hebat kibarut tabiin makanya hadirin sekalian tidak serta-merta seorang yang sekarang ini dinyatakan sebagai perawi mudalis Itu otomatis kita pandang sebelah remeh negatif tidak tuh nah di antara para ulama mencoba untuk mendeteksi tadlisnya ini ternyata tadris taswiah Apa itu tadris taswiah dihilangkan seorang perawi yang dif untuk seakan-akan antara perawi ini sama-sama taswiah itu kan sama-sama sederajat sahih semua tetapi yang dihilangkan bukan syekhnya karena kalau kita lihat Baqi ya An Thariq Baqi Ibnu Walid haddasana Yunus gurunya sahih Yunus Ibnu Yazid alaili ini adalah salah satu rijalnya Sahih Bukhari muslim juga Yunus Ibnu Yazid alaili dan ini gurunya Baqi juga berarti di sini ada gurunya gurunya Baqi dihilangkan karena kedhaifannya sehingga seakanakan Baqi Ibnu Walid ini bercerita dari Yunus dan sahih semua ini yang disebut dengan tadlisus Sawiyah dan kalau kita lihat lihat haddasanaiz Zuhri Siapa yang tidak tahu Zuhri ya Abu Bakar Muhammad Ibnu syab az-zuhri ya seorang tabiin yang pendekar dan termasuk Amirul Mukminin di dalam hadis Amirul Mukminin itu tidak banyak 4at sampai lima di antaranya adalah qatadah a’mas Ibnu syab az-zuhri E ini Abu Ishq alfazari itu [Musik] aja selain itu tidak ada karena seorang ahli hadis tidak bisa dijuluki Amirul Mukminin kalau tidak menghhafal semua hadis dan tidak terlewat kecuali puluhan jumlahnya puluhan ya macam Ibnu sihabim Salim Ibnu Abdullah IB Umar anaknya Ibnu Umar dari budaknya yang didapat dari hudzaifah makanya Salim Maula Abi hudzaifah sahih bahkan Alim Min ulama atabiin jadi Tidak diragukan lagi Salim IBN Abdullah in Umar an Abdullah IBN Umar Masyaallah mana salahnya semuanya bagus ternyata di sini ada tadlis bitaswiah ada yang digugurkan kenapa ini terdeteksi dari hadis yang diriwayatkan oleh Sulaiman Ibnu Bilal dari Yunus Ibnu Yazid Sulaiman bin Bilal ini juga sama ya rajul Min rijali asahih dan dia adalah Masyaallah siqatun sabtun Sulaiman Ibnu Bilal meriwayatkan dari Yunus ya Man adraka Shat Man Adra rakatan Min Shat eh maaf Man Adra Min rakaat Min FAQ ADR ya tidak ada Jumatnya dengan demikian di sini ada permasalahan sanadan wanan sanadnya juga bermasalah matannya juga bermasalah sanadnya Mursal sebetulnya sehingga kalau dikatakan ini adalah hadis yang mausul hadis yang sekarang musnad maka tidak bisa makanya di sinilah Katanya Abu Hatim qaah apa irsalahu tuh ya karena apa Karena yang sahih yang ada di dalam Bukhari dan Muslim dari Yunus Ibnu Yazid alaili ini sepakat Man adroka rak’atan minasah faqad adroka Shah itu aja itu sahih di dalam Bukhari di dalam muslim Man adraka rakatan minas faqad adrak SH Barang siapa yang menemukan satu rakaat dari salat telah menemukan salat dan Jumat termasuk salat nah ditambah oleh guru-gurunya Baki Minal jumah Syarah sebetulnya whairiha lagi [Musik] idraj jadi kalimat ini adalah idraj dari gurunya guru Baqi Ibnul Walid seakan-akan itu bagian daripada hadis tapi tidak karena di sana ada second opinion dari Sulaiman Ibnu Bilal dari riwayat Abu Daud tidak ada kalimat jumah apalagi kalau sekarang ini kita bandingkan dengan yang ada di dalam sahih Bukhari dan Muslim hanya ada Man adraka rakatan minasah enggak ada jumah wala asar wala subuh wala Jum maghrib dari sinilah sehingga permasalahan yang saya katakan sanad dan matannya itu bermasalah sehingga yang sahih yang kuat seperti yang dikatakan oleh Abu Hatim Mursal di sinilah ikhwah sekalian Masyaallah ya untuk mendudukkan satu hadis itu enggak mudah untuk mendetek ya ya mengkomparasi ya menelusuri kalau sekarang mungkin mudah kita bisa brosing di mesin pencari tapi dulu Coba bayangkan harus menelusuri dari jalan-jalan yang lainnya ternyata ketemu dari Sulaiman Ibnu Bilal Man adroka rakatan Min Shat itu minas shawah faqat adrok SH Min shatin minas shawat jadi gitu faqad adrak SH tib jadi hadis ini kita Nyatakan sebagai hadis Mursal dan hadis Mursal ini adalah bagian hadis yang diriwayatkan oleh Imam tabii oleh tabiin dan pendapat tabiin bila tidak ada yang menyelisihinya maka itu sebagai rujukan ya Oleh karena itu hadis Taruhlah seandainya Minal jumah kalimat itu dif Tapi kan Rasulullah mengatakan dan Jumat itu termasuk salat artinya Siapa yang menemukan satu rakaat dari salat mana saja termasuk zuhur asar magrib Isya subuh dan jumah faqad adrak Shah sudah selesai dengan demikian hadis ini kita dijadikan sebagai apa sebagai pendukung penguat tidak sebagai dasar utamanya dasar utamanya yang ada di dalam sahih Bukhari dan Muslim yang bunyinya Man adroka rakatan Min FAQ adrok Barang siapa yang menemukan satu rakaat dari salat maka dia telah menemukan salat dan ini sebagai penguat saja karena statusnya adalah Mursal tapi Wa isnaduhu shohihun tiib kalau memang begitu hadirin sekalian sekarang kita beranjak berarti hadis ini bisa kita jadikan sebagai pegangan dalil untuk menentukan tata cara Qada jumah di antara tata caranya Siapa yang sekarang ini terlewat dari Jumat terlewat itu ada kadang-kadang satu rakaat ada yang kadang-kadang terlewat semuanya tidak menemukan kecuali rekaat yang kedua itu pun mungkin tasyahud saja atau dia datang ke masjid sudah salam Bagaimana kondisinya ya yang pertama kita bahas orang yang terlewat satu rakaat tersebut potensi tidak untuk lewat juga khotbah jumahnya Gimana ada yang nangkap artinya orang yang mendapatkan satu rakaat ini otomatis tidak mendapatkan khotbah atau potensi mendapatkan khotbah hah gimana ya Secara umum tidak mendapatkan tapi bisa saja mendapatkan contoh dia ketika khotbah selesai batal berwudu ternyata di toilet Andri Iya tidak toilet Andre karena mungkin toiletnya cuma dua ternyata yang batal banyak akhirnya nah imamnya juga Masyaallah bacanya cuman surat al-ikhlas ya Inna yang pertama lewat selesai wudu masuk dapat satu rakaat Do ini bisa jadi seperti itu tapi asalnya ya Ikhwan dia masuk hanya menemukan salat itu yang dipahami oleh para ulama berarti di sini mendengarkan khotbah jumah itu bukan syarat dan ini pendapat jumhurul ulama kecuali di sana ada beberapa Ulama di antaranya makhul Mujahid Aa mengatakan syarat artinya orang tidak dinyatakan menemukan salat Jumat kalau tidak menemukan khotbah dan salat tetapi jumhurul Ulama di antaranya adalah Imam Abu Hanifah Imam Malik Imam Syafi’i Imam Ahmad mengatakan orang tersebut dinyatakan menemukan salat jumah Meskipun tidak menemukan khotbah sama sekali bahkan hanya menemukan satu rakaat terakhir dinyatakan sah berdasarkan hadis ini dan juga berdasarkan hadis umumnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam w adraktum fashallu w fatakum faatimmu itu secara umum Ya nanti tapi ini lebih lebih pas digunakan dalil yang kedua yaitu orang tersebut dinyatakan menemukan salat jumah dan wajib mengqada eh wajib menutup hanya satu rakaat atau tidak Itu [Musik] kapan menurut jumhurul ulama seorang dinyatakan menemukan salatul jumah dan hanya cukup menambah satu saja ketika dia itu mendapatkan satu rakaat berdasarkan umumnya hadis yang ada di dalam sahih Bukhari Muslim Man adroka rakatan minas faqad adrak SH dan hadis Mursal ini Tapi menurut Abu Hanifah dan juga Imam Ibnu hazm seorang dinyatakan menemukan salatul jumah meskipun hanya menemukan tasyahud atau menemukan Imam sudah bangkit dari rukuk dari rakaat yang kedua rakaat kedua bangkit dari rukuk nyusul masih nemu ketemu tasyahud masih nemu yang penting belum Salam artinya nya menurut Imam Abu Hanifah dan juga para ulama di antaranya Ibnu hazm ini seandainya ada orang yang masuk masjid salat jumah ketemu-ketemu Imam sedang dalam keadaan tahiyat akhir tasyahud kemudian dia nyusul nemu salat jumah artinya apa nanti setelah itu hanya salat dua rakaat bukan salat zuhur paham paham ya menurut siapa ini Imam Abu Hanifah Tapi menurut jumhurul ulama selain Imam Abu Hanifah tidak seorang kalau tidak menemukan satu rakaat utuh maka dinyatakan tidak menemukan salat dalilnya apa mafhumul mukhalafah Kenapa Imam Abu Hanifah tidak makai karena Imam Abu Hanifah tidak menerima mafhumul mukhalafah sementara di sana ada masih hadis yang bisa mendukung tadi W adraktum Fu W fatakum faimu udah secara umum yang kamu temukan salatlah yang terlewat sempurnakan dalam lafaz lain faqdu Qada lah dan cara menyempurnakan sesuai dengan salat yang terlewat Kalau Jumat ya dua kalau asar ya tinggal sisa berapa faatimmu ini argumennya siapa Abu Hanifah sama Imam Ibnu hazm dan yang lainnya tapi wallahuam baawab ya mafhumul Apa istidlalul mafhum mafhumul mukhalafah itu bisa menjadi Dalil dan ini menurut jumhur ulama artinya kalau Rasulullah Sallallahu alaii wasallam mengatakanan Barang siapa yang menemukan satu rakaat dari salat itu mantuknya berarti mafhumnya yang tidak menemukan satu rakaat berarti tidak menemukan salat itu berarti salatnya apa zuhur logikanya Siapa yang tidak menemukan satu rakaat tidak menemukan salat kalau tidak menemukan salat jumah apa salat zuhur bedanya dengan Abu Hanifah tidak meskipun hanya menemukan tas akhir tetap menyempurnakan maksudnya salatul jumah fatimu tadi pahim perbedaan antara dua penjelasan tersebut Namun pendapat jumhurul ulama pendapat yang kuat di mana mafhumul mukhalafah itu adalah dalil Min adill di mana ketika Rasulullah Wasallam mengatakan mafhumul mukhalafahnya apa yang tidak menemukan satu rakaat berarti tidak menemukan salat jumah dan pada akhirnya harus salat zuhur wallahuam bawab demikian dan di sana ada beberapa hal yang eh apa perlu kita tekankan soal kaitannya dengan eh ikhtilafun Niah ya kan otomatis di sini ada perbedaan niat karena orang yang tadi itu menemukan tasyahudnya Imam pada waktu jumah kan niatnya zuhur dia di sini menunjukkan dalil sekian dalil bahwa boleh adanya perbedaan niat antara makmum dengan imam imam salat jumah makmumnya apa sudah niat zuhur Oleh karena itu ini juga bisa ini harus ditekankan jadi si siapa saja sekarang ini yang masuk masjid menemukan Imam sudah bangkit dari rukuk rakaat kedua atau tasyahud maka niatnya langsung zuhur ya bukan jumah niat salat zuhur dan nanti salatnya berapa empat rakaat dan ini pendapat yang rajih yang kuat wallahuam bisawab berbeda dengan pendapatnya Abu Hanifah sama Ibnu hazam tadi asalkan dia masih menemukan salat meskipun dia itu ketemu Imam bangkit dari ruku rakaat kedua atau menemukan tasyahud maka tetap menemukan salat dan pada akhirnya dinyatakan salat jumah dan hanya salat dua rakaat bukan zuhur ini pendapat siapa Abu Hanifah dan Ibnu hazm namun jumhur yang tadi saya katakan dan ini adalah pendapat yang rajih yang kuat menggunakan dalil yang mantuk dan juga mafhum ya yang menegaskan bahwa siapun ketika salat dan salat apapun mau zuhur mau asar mau magrib mau Isya mau subuh mau jumah kalau tidak menemukan satu rakaat maka tidak menemukan salat wallahuam tib sekarang kita buka tanya jawab silakan Antum bertanya tafadol Nam Ustaz jazakumullah Khairan wakikum Ustaz atas materi yang telah sampaikan danam allahakum demikianlah materi yang telah disampaikan dan dipaparkan oleh Ustaz kita Tentang pembahasan tata cara mengqada salat Jumat untuk berikutnyaam allahakum bagi anda ingin bertanya Anda bisa bertanya secara langsung di Lan telepon 0218236543 ataupun Anda dapat bertanya Melu chat wa di 0816543 kita angkat pertama dari penelepon terlebih dahulu silakan ya terputus kita tunggu kembali bagi Anda semuanya Ik islamzani Allah wa iyakum yang ingin bertanya dan juga para jemaah di masjid albarkah bisa disiapkan pertanyaan malust dari kertas yang nanti akan kami bacakan dan bagi anda para pemerhati rja di manaun anda berada Anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 untuk bertanya secara langsung Nam silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh iya i Waalikumsalam warahmah wabarakatuh Ya dengan siapa Bapak dan berada di mana di perjalanan Pak Pak Jo di dalam perjalanan baik mungkin kurang agak dikeraskan terlebih dahulu saara speaker di bawahnya kepada operator iya iya silakan Pak Ini Pak eh saya mau tanya tapi tentang jamak apaak ya jamak magrib Isya Pak Heeh begini Eh saya waktu itu lagi dari luar kota Iya kemudian saya kalau sudah sampai di Jakarta itu sudah waktu Isya Pak Iya Isa kemudian saya kan belum salat magrib kemudian saya ingin ee menjamu ikut Imam kemudian menjamak antara Magrib dan Isya Bagaimana cara melakukannya gitu Pak itu aja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh n Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak Jo dan kepada Ustaz kami persilakan silakan tib seorang yang dalam kondisi seperti itu maka bisa melakukan jemah takhir ya jemaah takhir dan ini Masyaallah menunjukkan daripada rahmatnya Islam Kemuliaan Islam mahasinul Islam di mana ketika seorang diberikan satu syariat itu tidak kaku fleksib makanya dari sini juga kita bisa katakan Jamak itu bukan kaitannya Safar yang kaitannya dengan Safar itu qasar ada Safar ada qasar kalau Jamak itu kaitannya adalah kesibukan Hajah bahkan di dalam mazhab Hambali Di antara sekian ulama yang memberikan keluasan orang untuk mengambil jamak yang penting and butuhnya silakan melakukan jamak contoh seorang dokter ketika saat operasi besar mulainya dia jam 11.30 ya dapat jadwal segitu enggak bisa di diapa-apain lagi karena memang rumah sakit itu kerjanya adalah kerja darurat dijamin si dokter ini tidak akan bisa salat zuhur karena apa operasi besar itu rata-rata 5 sampai 8 jam otomatis dia bisa salat jamak dengan apa takhir zuhur 4at rakaat asar 4 rakaat dilakukan pada waktu asar namanya takhir atau sebaliknya Mungkin dia itu operasinya ee Masyaallah ee ee lebih lambat daripada itu ya dia mulainya Sebelum magrib sementara magrib itu Waktunya pendek ya mungkin Jam .36 jam 5 mulai operasi J otomatis ini magrib ini lewat makanya yang yang benar dokter tidak boleh meninggalkan pasien habis disobek ditinggal berdarah-darah bisa mati dilanjutkan sampai selesai nanti dia jamak takakhir magrib sama Isya contoh lagi ada orang pulang dari bandara Masyaallah tidak tahu dia prediksi saya magrib Insyaallah nyampai rumah ternyata ada demo di depan Senayan sana akhirnya macet atau banjir sehingga tidak bisa bergerak mobil itu sampai-sampai rumah ternyata Isya Apa yang dilakukan jemat akhir magrib sama Isya kecuali permasalahannya sekarang begini kalau ada seorang yang sekarang ini nemunya asar Enggak mungkin kan dijamak dengan magrib pulang dari bandara ya jam apa namanya jamjam lah .30 diperkirakan dia bisa asar di rumah ternyata enggak bisa macet sampai rumah magrib Apa yang dilakukan salat sebisa mungkin di kendaraan ya karena Qada salat itu hanya untuk salah satu di antara dua Apa itu kata Rasulullah sallall Wasallam manama shatin nasiaha falyusolha akaroha Barang siapa yang ketiduran atau lupa itu aja seorang itu boleh mengqada salat kalau tidak maka dia telah sengaja meninggalkan salat Oleh karena itu barang siapa yang sekarang posisinya seperti itu hendaknya keluar dari tol salat atau sebisa mungkin bisa salat di mana di atas kendaraan karena enggak boleh ah udah deh saya jamak dengan magrib enggak boleh asar dijamak dengan magrib yang bisa itu itu zuhur dengan asar Magrib dengan Isya Kenapa karena dua salat ini satu waktu Makanya selalu bergandengan selalu disatukan di dalam syariah contoh seorang perempuan yang haid umpamanya bersih pada waktu asar di antara para ulama menganjurkan untuk jamak dengan magrib eh maaf zuhur karena zuhur asar itu satu waktu atau di dia bersih pada waktu Isya dianjurkan oleh para ulama jemah dengan magrib karena isya sama magrib itu satu waktu begitu seterusnya pim ya Nah ini kasus yang dialami Bapak tadi sama jadi dia mungkin menargetkan sampai tempat tujuan itu magrib ternyata lewat ternyata masuk Isya apa yang dia harus lakukan jamak Magrib dengan Isya namanya apa jamak takhir wallahuam bisawab Dan tolong dijamkan kalau memang Anda tidak musafir jangan qasar magrib 3 Isya 4 dijamak makanya di antara wanita istihadah juga boleh jamak ya Magrib dengan Isya zuhur dengan asar karena salat pada setiap waktunya sulit masyaqah sementara di dalam kaidah fikih alyaquajbisir kesulitan itu bisa mendatangkan kemudahan makanya wanita yang istihadah dibolehkan jamak bukan qasar makanya dari sini Jamak itu adalah untuk Hajah liudrin tidak harus Safar sementara qasar itu harus Safar tapi kadang-kadang Jamak qasar itu bisa saja kita lakukan pada waktu Safar karena adanya Haj pahimtum jadi pertimbangannya Tetap bukan karena safarnya jadi seandainya Antum di di dalam keadaan Safar mau Jamak itu pertimbangannya bukan karena sa safarnya tapi hajatnya uzurnya ada enggak Antum uzur untuk jamaah Kalau enggak qasar saja tapi kalau ada Antum jamak sekaligus qasor Pum oke Nam Ustaz jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan dan untuk para pemerhati raja yang ingin bertanya kami informasikan ketika bertanya bisa dikecilkan terlebih dahulu secara televisinya ataupun radionya agar tidak feedback untuk pertanyaan berikutnya ikhwat Islam Azani Allahu wakum kami angkat pertanyaan melalui chat wa Ustaz Ustaz izin bertanya Bagaimanakah hukum meninggalkan hukum meninggalkan salat Jumat karena bekerja terkadang kami gantian demi salat Jumat apakah lebih baik cari pekerjaan lain atau bagaimana Ustaz jazakallah Khairan Ustaz silakan Ustaz kalau itu permanen Antum tinggalkan itu namanya bukan uzur uzur kok permanen uzur itu Pak terjadi karena kejadiannya kadang kalah itu uzur kalau ada sekarang permanen jamak terus ya bukan uzur namanya permanen di dia jamak terus permanen dia Qada terus itu namanya bukan uzur Oleh karena itu tolong diperhatikan namanya uzur itu pastinya kadang kala Pak Saya tiap hari jamak salat Pak Kenapa e karena kerjaannya saya begitu Antum keluar ya Antum keluar insya Allah Allah yang bagi maah kita ya W Mintin F ARD ya Antum tinggalkan dan insyaallahqahaju Mak itu ya itu aja jawaban saya Intinya gak mungkin ada orang mah ini ini juga Pak makanya Imam ini Imam IB Ibnu Taimiyah cukup cerdas ketika membuat ini mengeluarkan satu pendapat bagi orang yang meninggalkan salat karena malas dia mengatakan kalau dia kadang salat kadang tidak maka dia dihukumi muslim dan nanti urusannya dia kepada Allah tib pahimtum tapi kalau dia itu tidak pernah salat sama sekali seumur hidup alasannya malas diterima enggak Pak malas seumur hidup hah Ana malas makan ya sesekali dua kali Aduh Mas Ana lagi malas masuk kantor ya sehari dua hari Aduh Mas Ana lagi malas ini mau main badminton ya sekali dua kali nanti main lagi ini malas seumur hidup mungkin enggak la yumkin makanya orang yang sekarang ini meninggalkan salat secara totalitas Meskipun tidak ingkar alasannya malas tetap tidak diterima tetap dinyatakan oleh para ulama di antaranya Ibnu Taimiyah kafir keluar dari Islam karena enggak mungkin orang malas seumur hidup masuk ke dalam firman ini Sabda Rasulullah alahdu bainana waainahum ini tolong diperhatikan karena ada orang dengan mudah mengatakan Siapa yang meninggalkan salat karena malas enggak Kafir kalau sekarang karena ingkar kafir enggak mutlak tafsir yang diberikan syaikhul Islam Ibnu Taimiyah cukup cerdas bila dia meninggalkan salat tapi kadang salat kadang tidak maka dia dihukumi muslim dan uzur malasnya diterima tapi kalau dia meninggalkan salat secara totalitas enggak pernah salat apakah mungkin orang itu diterima uzur malasnya enggak contoh aja gini Pak ada Antum punya karyawan dari mulai tes rekruitmen sampai diumumkan diterima enggak pernah masuk enggak pernah masuk sama sekali cuman tiap bulan ngambil gaji minta uang pensiun Pak kenapa enggak pernah e apa namanya masuk Waduh malas Pak kira-kira manajemen nerima enggak Enggak mungkin enggak pernah masuk sama sekali alasannya malas enggak pernah salat sama sekali karena alasan malas la yumkin Andaikan orang itu masih memiliki sebiji sawi dari iman mestinya terketuk untuk sesekali melakukan salat apalagi dia paham alahdu bainana waainahum asanaha FAQ kafar wallahuam Nam Ustaz jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah diberikan demikian untuk penanya melalui chat chat wa yang telah ditanyakan dan Islam aani Allahu wakum untuk selanjutnya kita angkat pertanyaan berikutnya melalui telepon di 0218236543 ya silakanb ya lanjut silakan ya I silakan Pak Asalamualaikum Waalaikumsalam I Dengan siapa ini Bapak dan berada di mana saya dengan pak Supardi Pak Pak Supardi Mohon maaf Pak Supardi mungkin dikecilkan terlebih dahulu secara televisinya ataupun radionya biar tidak feedback I Gimana Pak tolong dikecilkan dulu suara televisinya atau radionya Pak enggak ada Pak Oh ya silakan Pak sudah Iya Pak begini Pak bolehkah saya itu sakit struk Iya terus bolehah saya jam jamah qosar Pak oke terus sudah Pak itu saja Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh enam Ustaz silakan Ustaz ini sama kasusnya orang struk itu di dianjurkan untuk mengambil jamak bukan qasar ya zuhur dijamak dengan asar Magrib dengan Isya karena subuh tidak bisa digabungkan subuh sendiri tapi tetap zuhur empat asar empat magrib 3 Isya empat itu jadi bukan qasar jadi Sekali lagi saya tegaskan qasar itu hanya Safar tidak ada qasar kalau tidak ada Safar I tapi kalau jamjamak itu karena uzur meskipun tidak Safar tapi karena ada uzur seorang disyariatkan untuk jemak contoh tadi stroke ini boleh zuhur dijamak dengan asar boleh di awal namanya di zuhurn namanya takdim di asarnya namanya takhir atau magrib Isya di magrib namanya takdim di di Isya namanya takhir tapi tetap zuhur asar 44 magrib Isya 3 4 dan mungkin ada yang bertanya Kenapa subuh tidak bisa dijamak dan diqasar kalau tidak bisa diqasar jelas gimana jadi satu berarti ya Enggak mungkin begitu juga magrib enggak bisa diqasar karena bisa 1 Seteng itum bisa salat 1 Seteng enggak mungkin makanya di sini yang bisa diqasar itu yang bangsa empat kalau tidak Safar tetap jumlah rakaatnya normal yang berubah itu waktunya Pak Kalau takdim di awal kalau takhir di akhir itu ya Nah subuh enggak bisa karena subuh ini enggak nyambung waktunya dari semua waktu itu enggak bisa dijamak kalau di qasar tadi enggak bisa dijamak karena tidak nyambung pada semua waktu dengan Isya putus karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan waktu shatil Isya Ila nisfil Lail waktu salat isya sampai seperteng pertengahan malam dengan siang putus terbit ini matahari selesai sudahud nanti baru masuk zuhur jadi ke zuhur enggak nyambung ke Isya juga enggak nyambung makanya tidak bisa dijamak diqasar enggak bisa karena cuman dua rakaat dijamak enggak bisa karena potong waktunya semuanya di demikian yang bisa dijamak itu cuman zuhur asar magrib isya dan yang bisa diqasar itu cuman zuhur asar sama Isya yaitu salat yang bangsa 44 menjadi dua wallahuam Nam Ustaz jazakumullah Khairan Ustaz wabarakallahu fikum atas jawaban tantum berikan Ustaz kita angkat pertanyaan berikutnya mleh telepon kembali di 0218236543 Naam silakan Ya silakan Ya silakan Asalamualaikum Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di manaanya kalauut itu ada sebenarnya kalau ada diimana dilakukannya di subuh atau di Witir baik Coba jelaskan ayataka Minal amriunaiimbahumahumimunb cukup itu aja Ustaz Iya baik ibu terima kasih banyak Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ustaz silakan Ayat tersebut yang disampaikan oleh ibu tadi itu ayat untuk qunut nazilah dan quut nazilah itu untuk semua salat bahkan para ulama membagi ketika saat kondisinya itu tegang dan kondisinya itu sangat krusial semua waktu kalau Kondisinya sudah mulai meredas sedang maka di waktu apa subuh sama Isya atau magrib silakan tapi kalau sekarang ini sudah mulai reda tinggal Sis sisanya Di Subuh saja Nah inilah sebetulnya syariat Qunut Adapun sekarang ini Qunut yang kaitannya dengan Subuh saja itu semua hadisnya adalah daif seperti hadis yang di mana Rasulullah mengatakan qonata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam asubha Hatta faraqad dunya Rasulullah sallallahui Wasallam Qunut subuh sampai meninggal ini hadisnya dif karena di dalamnya ada Abu Jafar arrazi dia adalah suqun sayul hizi buruk hafalannya ya terus kemudian hal itu terbantahkan dengan hadis Abu Malik al-asyai ketika bertanya kepada Bapaknya yang Dia adalah seorang sahabat ya bun eh ya abati wahai bapakku engkau salat bersama Rasulullah Abu Bakar Umar Utsman Ali beberapa tahun di Baghdad hal yaqnutun apakah mereka itu qunut di dalam riwayat at-tirmidzi Rasulullah ini menjawab bapaknya ayya bunayya muhdas wahai anakku itu diada-ada di dalam riwayat annasai Ay bunay bidatun jadi kalimat muhdas muhdasah dengan bidah sama harganya ya kedua-duanya artinya sesuatu yang tidak diajarkan oleh Rasulullah sesuatu yang tidak disunahkan oleh Rasulullah sesuatu yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah dan tidak ada landasannya di dalam syariat di sini contoh tidak ada landasan tidak ada kaidah tidak ada dan pelaksanaan praktik serta dalil yang menopang tidak ada Makanya tertolak itulah yang dimaksudkan Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Man ahdasa Fi amrina H maaisa minhu fahuadun wallahuam bawab ya Nam Ustaz jazakumullahir Ustaz warakallahikum untuk pertanyaan berikutnya kita angkat pertanyaan melalui jemaah di masjid albarkah Ustaz mohon bertanya untuk pelaut yang selalu Safar Ustaz selama berbulan-bulan Apakah salatnya boleh dilakukan qasar terus-menus Ustaz ataukah tidak Ustaz syukran Ustaz ya tadi ketika dia saat membutuhkan disafar itu karena yakin seorang ketika Safar itu ada kondisi krusial ada kondisi normal artinya dia memungkinkan untuk salat dalam kondisi apa namanya biasa silakan untuk salat biasa apalagi Antum ini nanti tinggalnya di suatu tempat banyak orang awam ya Antum langsung jamak qasar contoh kasus ketika kita Mude mude kita pulang sampai 2 minggu ke kampung kita normal ya paling silaturahmi ke kanan kiri ke tempat wisata bahkan Antum dari pagi sampai sore di rumah enggak keluar salat dengan alasan apa Ana sudah jamak qasar ini satu menimbulkan Zon dari kaum awam ini orang di Jakarta udah berapa tahun aja udah murtad enggak Salat nah orang a enggak ngerti Antum ini sedang melakukan salat Jamak qasar itu satu Kemudian yang kedua jamak itu untuk uzur pak Okelah antum qasar silakan karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam selalu mengqasar ketika dalam keadaan musafir tapi ketika Antum ada peluang untuk ke masjid apalagi masjid Antum sekarang kurang jemaahnya minimal di dalam rangka untuk memperbanyak jumlah jamaah awalnya tiga Antum tambah satu kan lumayan empat kadang-kadang enggak ada pak cuman Imam tok satu dengan adanya Antum dua lumayan ada Imam ada makmum hidup itu salatul jamaah Kalau tidak repot dia bingung juga azan sendiri qamat sendiri Imam juga sendiri akhirnya apa makmumnya siapa Masa ketika Amin mundur Allah amin gitu enggak lucu juga Antum datang tuh tiga Antum mendapatkan Fadilah salatul Jamaah itu berlaku untuk mukim dan musafir keutamaan salat jemaah bagi orang sendiri yang 25 dalam lafaz Lain 27 derajat itu Antum dapat belum lagi Fadilah memakmurkan masjid datang ke masjid salat tahiyatul masjid menjawab azan dan yang lainnya Masyaallah jadi selagi Antum sekarang kondisinya memungkinkan untuk datang ke masjid silakan datang kapan kita boleh jamak qasar ketika dalam proses Safar itulah Antum ya proses pulangnya dari Jakarta ke Solo kalau sudah Antum nyampai Solo Antum nyampai Surabaya udah pakan di sana 3 hari bengang benga aja apa karena nunggu suratnya baru selesai 3 hari lagi itu yang ditunggu Aduh ngapain Mas Iya nih nunggu dari duk cabel nih E mau ngubah nama pak KTP belum selesai 3 hari itu Tok setelah selesai dia pergi 3 hari jamak qasar jamak qasar terus di rumah enggak pernah keluar ini kesalahan di antara sebagian kaum muslimin sebagian Ikhwan kita ya wallahuam Ada lagi Nam Ustaz jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz kita angkat pertanyaan kembali mulai telepon di 02182365 Im Nam silakan ada lagi Yuk silakan Asalamualaikum asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana Dengan siapa ini dan berada di mana Pak hamba Allah di cilego Entar i silakan Pak silakan mau tanya Taz Iya Bagaimana hukumnya kalau salat bacaan al-qur’annya acak-acakan baik itu saja Pak pertanyaannya yang kedua Bagaimana kalau Imam bacaan al-fatihahnya kurang fasih baik baik sudah cukup cukup P Ya baik terima kasih banyak bapak Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Nam Ustaz silakan tib Ini pertanyaan paling sering ditanyakan menunjukkan paling sering kejadiannya dan waqi Pak ya di beberapa Masjid itu kita temukan tidak standar di dalam qiraahnya makanya ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menentukan kriteria imam itu yang didahulukan ada aqrauhum bikitabillah kemudian baralu wa aamuhum bisunah yang paling bagus bacaannya terhadap al-qur’an baru paling alim terhadap sunah baru setelah itu itu waum hijran paling dulu hijrahnya baru setelah itu waqamum sinna paling tua umurnya jadi yang utama pertama itu bacaan ya apalagi di sana ada orang yang bacaannya lebih bagus hafalannya lebih banyak kalau antum sebagai imam yang bukan Ratib bukan diangkat oleh negara oleh pemerintah Antum harus mundur dulu orang yang sekarang karenaumukumraukum bitabillah yang paling bagus bacaannya yang paling aksar hifitnya karena di sana ada satu lafaz itu ya aksaruhum qiratan hif seperti itu sehingga di sini Imamah itu berwibawa apalagi Ikhwan sekalian seorang itu sangat ee apa ya merindukan sesuatu yang sekarang ini sifatnya keindahan tertarik dengan keindahan makanya Di antara sekian yang boleh dianjurkan untuk dilakukan hanyalah al-qur’an Mam yataganna bil quran falaisa Minna dan itu tidak berlaku pada azan Makanya kalau azan itu Jangan dilakukan karena enggak ada satu lafaz pun hadis yang bunyinya manam yataganna bilani falaisa Minna enggak ada barang siapa yang tidak melakukan azan maka tidak termasuk golongan kami bahkan sebagian para ulama mengatakan bisa masuk ke dalam suatu lahnu ahlil bidah lahan saking panjangnya meliuk-liuknya sampai seperti nyanyian lagu berbeda dengan al-quran bahwa indahnya suara itu menambahi indahnya al-qur’an Nah dari sini Ikhwan orang makin mendapatkan kebosanan sudah tajwidnya enggak kena makhrajnya enggak kena tartilnya enggak kena suaranya Masyaallah kayak panci ditabuh Subhanallah orang bosan Pak udah apa ya meraih kekhusyukan dalam salat itu susah ditambah lagi ya Allah ini suaranya hm kayak panci ditabuh Ya udah gitu tajwid makhrajnya enggak enggak karuan ya syin apa syin sama aja Sin Shin sama aja SH sama aja ya udah gitu Masuk lahan bahasanya ada lahan kadang-kadang ee dari suku tertentu itu paruhi ke bahasa makanya di sini Alhamdulillahi rabbil alamin jadi ngalamin gitu jadi beda lagi Alhamdulillahi rabbil alamin gu Nah kalau kesalahannya itu sampai khotun jaliun kesalahan yang bisa merusak makna maka kesalahan tersebut merusak salat apalagi kesalahannya di Fatihah maka salatnya batal tuid karena rukun tapi kalau sekarang kesalahannya itu kfi maka salatnya sah gitu ya Dan saya lebih tekankan karena kesalahan ini relatif ya saya lebih tekankan kepada terus belajar terus mengasah dan tidak ada malu apalagi Masyaallah Anda tokoh Anda memegang amanah makanya sampai Rasulullah mengatakan apa Im Muin Maman Coba lihat Imam itu menjamin muadzin Itu Amanah karena apa tepat waktunya tergantung Antum ya tapi yang tidak bisa dimaafkan dari seorang Imam adalah menanggung salatnya banyak orang Antum kalau memang enggak bisa lepas kalau bisa dan tauadu Belajarlah sebelum anda dijadikan tokoh kata Umar Bin Khattab bahkan ditambahi oleh Imam Imam albukhari ba’da antusawadu setelah jadi tokoh pun belajar Enggak ada masalah walaupun Sekarang Anda menjadi imam masjid besar sudah ditokohkan dicium tangannya ke mana-mana belajar kalau memang tidak bisa minimal secukupnya surat yang sekarang anda bisa baca di dalam salat-salat tersebut yang ditakar oleh Syekh IBN AB Syekh Abdul Aziz bin bas minimal dari Zalzalah sampai Anas itu minim di dalam kitaburusul muhimahtil Umah Syekh binbas memberikan hafalan minimal yang dikuasai oleh seorang muslim awam minimal dari Zalzalah sampai Annas ya minimal ketika salat itu gantian gitu loh Pak enggak tiap salat Inhu ya enggak tiap salat wailun enggak tiap salat ya jangan tadi sesekali zulzila sesekali lagi Ita sesekali lagii quraisyin sesekali tabadada syukur-syukur bisa tambah lagi semua surat Annaba tambah lagi Juz 29 28 27 dan tambah lagi sampai 30 itu jangan cuman juz 30 ada orang bangga dikiranya apal 30 juus ternyata dicek-cek juz 30 ini fadol mungkin ada yang tanya baik silakan jazakumullah Khairan Ust Barakallah fikum Ustaz atas Jawabannya Ustaz kita angkat pertanyaan berikutnya kembali melalui chat wa Ustaz Ustaz mohon dijelaskan Apakah jika seseorang berstatus musafir Dan Dia memutuskan tidak salat Jumat dan diganti dengan salat zuhur Apakah salat zuhur tersebut boleh dijamak dan diqasar Ustaz silakan Ustaz saya katakan tadi seperti yang telah ditegaskan dijelaskan panjang lebar oleh Imam annawawi di dalam Syarah almajmu Syarah muhadzab bahwa salat zuhur yang sebagai ganti daripada Jumat tadi lebih [Musik] boleh sekarang dijamak dengan jumah aja boleh apalagi sekarang dengan gantinya zuhur ya berarti Siapa yang sekarang ini tadi tidak sempat salat jumah kan otomatis zuhur zuhur kan 4 rakaat tapi kalau sudah di qasar dua rakaat asar dua rakaat kita jamak boleh itu ya wallahuam bisawab atau Antum habis salat jumah selesai sama Imam Antum qasar langsung asar sudah setelah itu pergi wallahuam bisawab ada lagi Ustaz jazakumullah Kiran Ustaz barakallahu Fik atas Jawabannya Ustaz kita angkat pertanyaan berikutnya mulai telepon di 0218236543 Naam silakan ikhwah I silakan Asalamualaikum tib silakan baik kita angkat terlebih sat dari Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa dan berada di mana dengan keadaan dari Cianjur silakan Pak keadaan e izin bertanya Pak ustaz I silakan saya kalau salat zuhur dan asar itu tidak menemukan jemah yang dewasa Ustaz dan kadang-kadang ada anak-anak yang belumum belum mengerti belum paham salat yang benar Ustaz jadi saya ini jadi imam dari awal kemudian di tengah-tengah salat kadang-kadang suka anak-anak itu suka bercanda pun melakukan hal-hal yang memetangkan salat seperti berjalan-jalan Ustaz Jadi bagaimana Apakah saya harus merubah niat dari Imam menjadi salat sendiri atau terus meniatkan jadi imam sampai selesai salat Ustaz Baik terima kasih Pak syukuran Ustaz jazakumullah Khair asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz Iya memang anak-anak kalau belum mumayiz dan mumayyiz itu rata-rata di atas 5 tahun 6 tu itu begitu bahkan ketika kita salat baru Takbiratul Ihram pergi dia ya pergi enggak balik lagi ada yang balik ngobrol bertingkah lompat-lompat tapi Antum niat aja jemaah dan itu kan enggak salah karena apa Karena mudah-mudahan kesungguhan Antum keseriusan Antum tetap diberikan oleh Allah berdasarkan innamalalu binat wa innama likimriin Ma Nawa sambil terus menata anak-anak merapikan anak-anak dan menambah jemaah dari orang-orang dewasa dan ini Masyaallah Pak hampir setiap kajian selalu muncul pertanyaan ini ini menunjukkan fenomenal seperti tadi sering muncul pertanyaan bacaan imam yang tidak benar berarti Berti fenomenal sering ada yang bertanya tidak mendapatkan jemaah di masjid berarti fenomena di mana Banyak masjid-masjid yang sekarang ini tidak Makmur dibutuhkan kemakmuran dalam konteks bukan hanya bangunannya yang Makkah bukan hanya sekarang ini tampilannya yang bagus tetapi Makmur salatnya karena kaidah Makmur itu seperti yang dikatakan oleh Allah di dalam Surah Attaubah innama yaamuru masajidallahi Man amana Billahi Wal Yaumil akhir waqom wa Zaka walam yaksya illallah itu makmur dan orang-orang yang berhak untuk memakmurkan masjid sifat orang-orang yang memakmurkan Masjid itu ada lima tadi innama yamuru masajidallah Man amana Billah allah kalau tidak masjid tersebut kemakmurannya pasti akan berubah bergeser ada yang Masyaallah Makmur dengan tidurnya ada Makmur dibuat untuk pertemuan-pertemuan yang tidak menjurus dengan masjid Makmur Masyaallah ramai tapi hanya dibuat Rapat karang taruna untuk membahas bagaimana nanti ee hal-hal yang sifatnya kadang-kadang nauzubillah tidak sesuai dengan syariat ya Rapat karang taruna membahas masalah konser di masjid ya nanti panitianya siapa karena nemukan luas di masjid lega di masjid n itu panitia jogetan ya dan yang lainnya ya wallahuam namam Ustaz jazakumullah UST Ustaz Barakallah fikum atas Jawabannya Ustaz kita akan angkat satu pertanyaan kembali Ustaz yang juga termasuk pertanyaan fenomenal mungkin Ustaz ya tentang ee Bagaimanakah Ustaz jika seseorang yang salat sendirian terus datang seseorang untuk menjadi makmum atau dia menjadi makmum Apakah harus menempuk bahu Ustaz sekarang kalau ada orang yang datang sendirian kan di sampingnya toh dan makmum yang di sampingnya tersebut tidak usah memberitahu Imam tahu kan kalau berada di sampingnya ya kalau di belakangnya ya kita berisyarat dibolehkan isyarah Fis salah itu dibolehkan karena Rasulullah S wasallam pernah memutar Ibnu Abbas posisi salat karena salah itu dan bergeser maju mundur termasuk memberitahu memaklumkan bahwa dia itu itiba ya wallahuam b n Ustaz jazakumullah Khairan Ustaz kita angkat satu pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan sore hari ini Ustaz melalui telepon kembali di 0218236543 silakan Iya asalamualaikum Ya silakan Asalamualaikum Waalaikumsalam ya iya silakan Pak Asalamualaikum Ustaz waalaikums dengan siapa Bapak dan berada di mana dari Pak dari tasikaya Ustaz Pak Ya baik silakan Pak pertanyaannya izin bertanya Ustaz mengenai bab salat berjamaah Ustaz i di kalangan lingkungan kami salat berjamaah itu t meluskan dan merapatkanf itu bagi kempurnakan salat berjamaah Ustaz Iya betul tapi di lingkungan kami itu Saya bahkan merapatkan dan menguruskan saf tapi ada sebagian manakala kita rapatkan ada di antara mereka yang bergeser bahkan ada yang mundur bahkan ada yang maju jadi tidak ada rapat dan lurus berjamaah itu Ustaz Apakah itu yang disebut berselisihnya hati seseorang dalam salat ustazik jawabannya Terima kasih banyak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz i betul ya Ikhwan bahwa merapatkan saf merupakan suatu hal yang penting karena Rasulullah Sallallahu alaih wasallam mengatakan laukul furujati jangan kamu tinggalkan celah untuk setan Mak Rasulullah suhi Wasallam mengatakan ya enggak ada lafaz Min Siti salah enggak ada Min Tamam salah nah banyak di antara kaum muslimin yang kadang-kadang hanya mengikuti karpet ini dan karpet itu juga ya maaf mengkondisikan cukup lebar ya t karena makanya model-model karpet masjid seperti ini bagus tidak dikasih kerangka ada karpet yang berkerangka itu menyangka itu sudah plotnya dia porsinya dia milik dia tempat dia ada orang yang masuk sedikit itu diinjak itu ada lagi dia kayaknya apa ya tidak terima ada sesuatu perasaan terganggu kalau ada orang nyeberang ee kerangka karpet tersebut ditambah lagi kadang-kadang karpet itu membentuk bahkan saya punya ee sajadah itu bentuknya itu Masyaallah Pak ya semi kalau dilihat e sepintas anjing semintas babi sempintas gondoruwo ada Masyaallah ada makanya saya bikin kaset dikasih orang hadiah itu saya bikin kaset untuk maksudnya untuk ee setelah wudu itu di kantor karenapa Dud ini ee apa atas bawah dibalik juga tetap ngadap itu dibalik juga ngadap itu dan Antum juga menemukan beberapa karpet yang bermotif manusia dan itu kadang-kadang dibikin Amdan untuk mengganggu orang salat Oleh karena itu yang seperti itu itu dihindarkan bagi orang-orang yang mengkarpet ya mengkarpeti masjid karpet seperti ini mulus sehingga kita menyesuaikan masing-masing dengan kondisi yang ada yang besar yang kecil yang sedang bahkan anak-anak berbeda Coba bayangkan yang mendapatkan karpet itu anak-anak ya kecil sendiri padahal itu dua anak aja masih longgar arirya di situ sebelah dan ada sebagian yang sengaja dia enggak mau merapat kalau ketika tidak merapat bukan covid ya itu adalah catataat tat cara salat ibadah agama lain sembahyang orang lain itu ya dengan demikian kita harus merapatkan e barisan jangan kita tinggalkan celah untuk setan dan itu bagian daripada apa kenyamanan kita dan betul tadi orang yang sekarang merenggangan salat bukti secara ee apa namanya implisit secara kestur tubuh tidak ada kesamaan hati orang itu kalau dekat akor ngerapat itu enak ketemu itu enak dalilnya orang yang sedang tidak akar ketemu di dalam satu shop minggir dia pindah Dia mungkin dari sebelah kanan ke kiri kiri ke kanan atau ke belakang itu sahih ya kesatuan saf rapatnya saf menunjukkan masih ada kesatuan kaum muslimin ketika centang perenang apalagi perbedaan-perbedaan mazhab perbedaan-perbedaan pemikiran yang seru satu dengan yang lainnya saling menyesatkan makin tidak ketemu di saf itu sahih Pak jangankan begitu Bukan hanya tidak bisa ketemu di Sof saking parahnya bikin masjid sendiri Iya enggak bisa ketemu dif lagi bikin masjid sendiri dan bahkan naifnya beradab-hadaban masjidnya sebelahan jalan jalan kampung 3 m coba pakai speaker dua-duanya kalau khotbah jumah itu Masyaallah yang lucu ada Ustaz yang douel undangan kedua Masjid itu kan gitu udah an setengah jam setengah jam diambil semua dia nauzubillah minat tafarruq ya imublillahi Jamian W tafarqu dan perpecahan umat ini sudah pada tingkatan mereka saking tidak bisanya bersatu di atas agama Sekarang membikin persatuan-persatuan di atas selain agama itu Pak ngerinya saking tidak bisanya mereka bersatu di atas Din nilai ajaran mereka sekarang beralih melakukan persatuan-persatuan di atas lain agama itu dengan dalil udahlah semua agama benar kita harus toleran kita harus terima perbedaan kita harus hormati macam-macam itu kalimat-kalimat ngeles mereka sebetulnya tidak bisa menyatukan di atas Din padahal allah menegaskan apa Innamal mukminuna ikhwatun Sesungguhnya orang beriman itu saudara berarti di sini dasarnya adalah iman persaudara di atas Iman di atas Islam di atas ajaran di atas hak dan kebaikan bukan yang penting menyatu tapi ajarannya itu centang berenang dan berselisih tidak saling bertemu bahkan nasalullahalfiah sekarang tidaklah ada suatu masalah agama melainkan pasti ada perselisihan dan itu membenarkan apa yang dikatakan oleh Maimun Ibnu mahron Andaikan salah satu sahabat dibangunkan dihidupkan oleh Allah lagi suruh ngecek praktik agama umat Islam maka dia akan mendapatkan yang tidak kecampuran bitah itu cuman satu yaitu salat ngadap kiblat Selain itu udah yang masih murni nih satu dok salatnya di kiblat ini murni enggak ada bidahnya kan Selain itu nasahiah wallahuamadol namam Ustaz jazakumah Barakallah fikum atas jawaban yang telah Antum sampaikan dari pertanyaan Pak Defri di Tasik Malaya Ustaz dan ini merupakan pertanyaan terakhir sebelum kita tutup perjumpaan di sore hari ini kami minta Ustaz menyampaikan ihtitam silakan Ustaz tib kita membahas hadis dari Abdullah Ibnu Umar dengan sanat yang sahih statusnya Mursal bahwa menunjukkan seorang itu dinyatakan menemukan salat mana pun termasuk jumah Ketika menemukan satu rakaat bila tidak menemukan satu rakaat mafhumul mukhalafah tidak menemukan salat dan pada akhirnya dia mengqada kalau jumah salat dengan salat zuhur empat rakaat Nah yang kedua orang yang sekarang tidak menemukan khotbah jumah Apakah dinyatakan sah Jumatnya menurut jumhur ulama sah salatnya kenapa karena tidak ada satu dalil pun yang mensyaratkan sahnya salat jumah itu harus mendengarkan khotbah walaupun hadis kemarin kita bisa jadikan dalil Tapi tidak secara mutlak di mana ketika Rasulullah khutbah mereka meninggalkan Rasulullah sedang dalam keadaan khotbah itu menunjukkan tidak wajib namun bisa dibantah karena memang itu terjadi sebelum diwajibkan salatul Jumah tapi intinya apapun keadaannya bahwa mendengarkan khotbah jumah itu bukan syarat daripada sahnya salatul Jumah ini yang rojih yang kuat wallahuam bawab demikian subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilai wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak jazahirikum kepada guru kita Al Ustaz alfadil Dr Zainal Abidin binsudin LC mm hafullahu taala atas waktu yang telah beliau berikan atas materi yang telah beliau sampaikan dan juga jawaban-jawaban beliau dari pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga beliau dan keluarga beliau dan juga semoga Allah subhanahu wa taala terus memberikan dan meningkatkan keiman beliau sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil dari setiap perjumpaan bersama beliau Insyaallah allahum Amin dan juga kami ucapkan terima kasih banyak untuk para jemaah di masjid albarkah jazakumullah Khairan wabakallah fikum atas kehadirannya dan serta kepada para pendengar pemerhati rja di mana pun Antum berada yang menyimak kajian dari awal hingga akhir kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullah Khairan Barakallah fikum atas kebersamaan anda di sore hari ini Serta untuk rekan-rekan kami kroroja calengsi yang telah menyiarkan dan membantu tersebarnya kajian ini kami ucapkan Terima kasih banyak jazakumullah Khairan wabarakallah fikum nantikan kembali Insyaallah kajian beliau Pada hari Rabu yang akan datang di Pekan ganjil berikutnya untuk kita simak pembahasan kitab Bul Maram dan kita ikuti kelanjutan pembahasan beliau pada pertemuan berikutnya akhir kalam untuk Anda semuanya kami ucapkan terima kasih banyak Barakallah fikum dan tetap menjaga kesehatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Anda masih bersama r t dan radio rja ikuti terus kajian Islam yang akan ditayangkan pada jam-jam berikut [Musik] ini inilah jalan rasullahaii [Musik] was

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *