Jum’at, 18 Jumadal Ula 1445 H / 1 Desember 2023 M
secara langsung Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam kajian Islam ilnya di rja TV dan radio Roja bahwa tidak ada yang terjadi di alam jagat raya ini kecuali apa yang Allah kehendaki Allahu Azza waalla infirad dalam hal iradah infirad itu asa satu-satunya yang berkehendak hanyalah Allah Azza wa Jalla saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Roja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi waala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami pancarlaskan dari Masjid Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala dan kembali di kesempatan sore hari ini kita akan mengkaji kitab mukhtasar maar’arijul Qabul saudaraku seiman dan seakidah kami ajak anda untuk menyimak kajian ini dan juga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 081989654 43 atau mel lain telepon di nomor 0218236543 Baiklah untuk selanjutnya kita akan sambungkan anda dengan Masjid Al ukhwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu Taala kepada ustazadol masur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamillah adu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluh Sallallahu Alaihi Wa alihi wa Asih was tasliman ma w hadirin jemah Masjid Agung alukhah Bandung yang Allah muliakan pengar radio Tarbiyah sunah Bandung juga beberapa radio lain termasuk pendengar radio Roja di beberapa kota pemirsa Roja TV Rabbani TV Insan TV dan Niaga TV serta tv-tv lain juga para netizen di mana saja anda berada kita jumpa lagi melanjutkan bahasan kitab mukhtasar maar’arijul qabr kita sudah sampai pada pembahasan iman kepada hari kiamat sudah dua poin pertama iman kepada tanda-tanda kiamat yang kedua iman kepada adanya [Musik] kematian iman kepada kematian mencakup lima poin yang sudah kita Terangkan di pertemuan yang lalu dan yang paling Agung makna iman kepada kematian adalah attaahub lahu qbla nuzulih waltiadu lima ba’dahu qbla husulih Wal mubadarah bilaliih was Nafi hudumil bala wa hululih yang paling Agung adalah mempersiapkan diri menghadap keman bersegera melakukan ibadah dan amal saleh sebelum kematian itu mendatangi kita jangan terlalaikan oleh Apun kehidupan dan kelezatan duniawi kemegahan dan kemewahan kehidupan di alam dunia yang begitu menggoda sampai melalaikan kita dari ibadah dan amal saleh Allah berfirman ya ayyuhalladina amanu la tulhikum amwalukum wala auladukumikrillah Walik faika humul khirun Hai orang-orang yang beriman janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari zikrullah siapa yang demikian dia akan rugi itu lima poin cakupan dari beriman kepada kematian rinciannya sudah diterangkan di pertemuan yang lalu setelah kematian [Musik] teralami tak bisa kembali namun ada beberapa orang tertentu setelah mati menjerit kepada Allah Azza wa Jalla berdoa memohon-mohon untuk dihidupkan kembali ke alam dunia lalu janji akan Iman akan beramal saleh akan memperbaik diri dan jeritan mereka itu oleh Allah diabadikan dalam al-quranul Karim mereka berharap bisa hidup kembali ke alam dunia tercatat ada lima mukin di mana mereka ingin dihidupkan kembali setelah kematian mereka untuk memperbaiki semua kesalahan momen yang mana sajakah itu pertama momen ketika sakarat ketika akan mati ketika nyawa sudah ditenggorokkan ketika proses pencabutan nyawa itu sedang dilakukan mereka itu menjerit minta agar di ditunda sebentar aja lagi berjanji mau Iman mau amal saleh mau jadi orang yang benar tapi permintaan mereka Tentu saja tidak dikabul oleh Allah Azza waalla bila sudah tiba Masa ajalnya enggak bisa diundur Walaupun Sedetik sekalipun dalam rangka ingin memperbaiki diri Allah jelaskan dalam al-quran Quran dalam surah almukminun 99 dan 100 Allah berfirman Hatta ja ah ahadahumul mautu qbirjiun laalli aalu shihan [Musik] fimaoktu Kalla innaha kalimatun Hua qoiluha W waroihim barzakun Ila yaumubatun kata Allah sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara mereka di antara orang-orang kafir didatangi kematian mereka berteriak rbiuni Ya Allah kembalikan aku ke muka bumi hidupkan lagi aku laihan ftu Aku janji aku akan beramal saleh yang dahulu Aku tinggalkan Waktu hidup amalnya salah melulu Waktu hidup perintah Allah diabaikan larangan Allah dilanggar Waktu hidup tidak ibadah tidak amal saleh Nah setelah dia mengalami proses kematian mereka menjerit kepada Allah ya Allah kembalikan aku ke ke ke dunia Aku berjanji akan beramal saleh yang kemarin aku abaikan Aku Tinggalkan Apa kata Allah Kalla tidak sama sekali tidak innaha kalimatun Hua qoiluha ini hanya satu kalimat yang diucapkan oleh orang yang mengatakannya W warim barzakunum yubatun di belakang mereka ada barzakh maksud barzakh alam kubur alam kubur disebut alam barzakh karena alam kubur itu memisah kan antara alam dunia dan alam akhirat pemisah ini disebut barzakh Allahu Azza waalla dalam surah Ali ee ar-rahman menyatakan ketika menjelaskan ada dua lautan yang tidak pernah bertemu Kenapa karena antara keduanya ada barzah ada pemisah Allah subhanahu wa taala berfirman ketika menjelaskan ayat itu fabiayyi alaibikuma tukadziban terus marjal bahraini yaltaqian bainahuma barzakhun La yabian ada dua lautan yang tidak pernah bertemu satu asin air nya satu tawar tidak pernah bercampur bainahuma barzakun karena di antara keduanya ada barzakh la yaban yang menyebabkan keduanya tidak pernah bercampur barzakh secara bahasa adalah pemisah alam kubur disebut alam barzakh karena alam itu memisahkan antara alam dunia dan alam akhirat kata Allah ketika orang kafir menjerit Ya Allah hidupkan lagi aku ke muka bumi ke dunia aku janji akan beramal saleh yang dahulu Aku tinggalkan kata Allah Tidak itu hanya kalimat yang diucapkan oleh orang yang putus asa di belakang mereka ada barzakh ada alam pemisah sampai mereka nanti dibangkitkan pada hari kiamat terlebih umumnya orang kafir ketika matinya itu mengalami siksaan wajah mereka dipukuli punggung mereka juga dipukuli oleh para malaikat yang mencabut nyawanya sebagaimana firman Allah dalam Surah al-anfal walau taroarik seandainya engkau melihat ketika para malaikat mewafatkan orang-orang kafir mereka memukuli wajah-wajah orang kafir dan punggung-punggung orang kafir sambil membentak rasakan oleh kalian azab yang membakari jadi ketika proses dicabut dipukuli mereka menjerit mengalami penderitaan Dahsyat saat itu mereka berseru kepada Allah ya Allah kembalikan lagi saya di ke alam dunia saya janji iman saya janji amal saleh tapi Allah Azza waalla menolak permintaan mereka inilah momen pertama di mana orang kafir ingin dikembalikan lagi hidup ke alam dunia berjanji akan Iman akan amal saleh itu momen ketika mereka akan mati Kedua jeritaan mereka [Musik] berulang Kapan ketika mereka melihat azab pada hari kiamat mereka belum masuk ke azab itu belum diazab belum masuk ke dalam neraka tapi mereka sudah melihat neraka tersebut yang luar biasa dahsyatnya kengeriannya tak ada bandingannya dan mereka yakin mereka akan memasukinya kebayang paniknya stresnya depresinya takutnya mereka berupaya menghindar enggak bisa menghindar akhirnya menjerit Ya Allah kembalikan kami ke alam dunia kami akan beriman akan memenuhi panggilan rasulmu akan melakukan ibadah dan amal saleh biar tidak terkena azab padahal Dahulu ketika di dunia hidup jaya-jayanya sedangemiliki kekuasaan kekayaan dukungan Apun yang mereka miliki di dunia merasa Jaya lalu merasa Abadi enggak akan pernah lepas ini semua kekayaan dan kekuasaan tapi nanti di akhirat semuanya musnah yang ada azab mereka menjerit Minta apa Minta diakhirkan ini kematian minta dikembalikan lagi ke alam dunia minta jangan dulu ditimpa akan azab ketika mereka melihat azab itu Allah jelaskan dalam al-qur’an surah di antara Surah Ibrahim ayat yang ke-44 Allah berfirman wazirinnas Yauma yatihimulzab fayquululladina dolamu Rabbana akhirna Ila ajalin Qorib jibwakaasul awalam takunsam minqbluakum Min zawal kata Allah berikan peringatan kepada manusia tentang satu hari di hari itu Mereka melihat azab melihat neraka maka berkatalah orang-orang zalim ya Allah akhirkan tunda azab ini bagi kami sekejap saja kembalikan kami ke dunia nujib dwataka kami akan memenuhi panggilanmuabiasul kami akan mengikuti rasulmu wabi Rasul para rasulmu itu akan Kami ikuti janji itu minta dihidupkan kembali ke alam dunia janji Iman Amal salh taat nurut patuh kepada aturan Allah Azza waalla apa kata Allah aalam takunu aqsamtum min qabl maakum min zawal Bukankah dulu waktu kamu hidup di dunia jaya-jayanya punya kekuasaan dan kekayaan kamu bersumpah bahwa kamu tidak akan binasa Kamu tidak akan sengsara Kamu tidak akan kehilangan kekayaan dan kekuasaan Dulu ketika di dunia songong seperti itu di akhirat mewek mereka menangis ingin merengek mengemis ingin dikembalikan lagi ke alam dunia lalu janji iman dan amal saleh tapi permintaan itu tidak dikabulkan oleh Allah Tak Ada Kesempatan kedua setelah alam jagat Ray ini hancur enggak bisa dikembalikan ke dunia dunianya sudah hancur sudah tidak ada yang ada hisab dan balasan atas semua perbuatan yang dilakukan di alam dunia inilah momen kedua di mana orang merengek mengemis menjerit meminta agar dihidupkan kembali ke alam dunia untuk memperbaiki diri Jadi pertama ketika mau mati kedua ketika melihat azab ketiga ini lebih ngeri lagi lebih dekat lagi lebih jauh lagi yaitu ketika mereka itu sudah berdiri di pinggir jurang neraka tinggal loncat kalau tadi masih agak jauh tapi sudah terlihat neraka sekarang sudah diingg jurang neraka tinggal dijebruskan saja ke dalamnya mereka diberdirikan di neraka melihat seluruh kengerian dari azab yang mereka lihat di dalamnya mereka kembali merengek mengemis menjerit-cerit agar diberi kesempatan kedua agar dikembalikan lagi ke Al dunia janji mau beriman dan beramal saleh ini Allah jelaskan dalam al-qur’an surah al-an’am 27 Allah berfirman Wal wqifu alar faqu ya laitana Nuru wuk biaytibinaun Minal mminin kata Allah seandainya engkau melihat ketika mereka diberdiri di atas jurang neraka di pinggir neraka Mereka berdiri tinggal didorong sedikit langsung terjungk mereka lihat kengeriannya mereka berkata Ya laitana celaka kita Nuru wuk biayatibina kita berharap kita dikembalikan lagi ke alam dunia janji kita tidak akan lagi mendustakan ayat-ayat allahminin kita janji akan menjadi orang-orang yang beriman biar selamat tuh dari api neraka yang mereka lihat tinggal dijorokin mereka langsung masuk ke dalam neraka itu Jadi mereka kembali menjer Allah kembalikan kami n kembalikan kami ke alam dunia a janji Sekarang kami tidak akan lagi mendustakan ayat-ayat allahminin dan janji kami akan menjadi orang-orang yang beriman inilah momen ketiga di saat mereka menjerit meminta memohon merengek-rengek kepada Allah agar dikembalikan diberi kesempatan kedua keempat momen keempat adalah ketika mereka ini digiring ke hadapan Allahu Azza waalla untuk dihisab mereka tak kuasa menengadahkan kepalanya enggak berani mereka menundukkan wajah-wajah [Musik] mereka sambil apa sambil melihat sekelilingnya tentang hari akhirat baru mereka yakin ternyata hari akhirat itu ada dulu ketika di dunia didustakan tidak ada kehidupan selain kehidupan di alam dunia ini enggak yakin terhadap adanya akhirat enggak yakin terhadap adanya hisab nanti di akhirat dibangunkan lalu digiring di hadapan Allahu Azza waalla mereka tertunduk lalu berkata ya Allah sekarang kami sudah melihat akhirat itu ada kami mendengar kami melihat dan Kami yakin kau tolong kembalikan kami ke alam dunia Kami sekarang sudah yakin akhirat itu ada Allah Terangkan ini dalam al-qur’an dalam surah assajdah ayat 12 Allah berfirman abihan [Musik] ininun kata Allah seandainya engkau melihat ketika orang-orang durhaka itu menundukkan kepala-kepala mereka di hadapan Allah lalu mereka berkata Ya Allah sekarang kami sudah melihat dengan mata kepala kami sendiri bahwa akhirat itu ada dulu kami dustakan wasamina kami juga sudah mendengar farjina maka kembalikan kami ke alam dunia namal shihan kami akan beramal saleh Inna muinun sekarang kami sudah yakin terhadap akhirat dulu ketika disampaikan dakwah akhirat ada mereka enggak yakin mereka mendustakan karena belum melihat menjangkau alam akhirat dengan indranya enggak terlihat oleh mata enggak terdengar oleh telinga enggak terjangkau oleh anggota badan akhirat dianggap tidak ada sekarang mereka melihat mendengar dan mengalaminya mereka yakin minta dikembalikan ke akhirat itu mukin yang harus semua orang takut Takut Sengsara ketika menghadap Allah maka ketakutan tersebut harus dimunculkan sejak sekarang bayangkan kita di hadapan Allah dihisab ada perintah yang kita abikan dan banyak larangan yang kita langgar Wah menderita kita di akhirat takut maka membayangkan rasa takut ketika berdiri di hadapan Allah itu akan menjadi pengerem diri kita dari dosa dan maksiat Siapa yang ketika di dunia menahan diri dari hawa nafsunya karena takut takut terhadap waktu ketika menghadap Allah di alam mahsyar lalu dia Tahan dirinya dari hawa nafsunya Allah janjikan Surga untuk itu wa Amma Man khofa maqama rbihi waahan nafsa Anil Hawa fainnal jannata hial Mawa wama Man khofa adapun orang-orang yang takut takut kepada apa maqom rabbihi maqom rabbihi maqam ini bisa disebut Isim makan bisa disebut Isim zaman kalau Isim makan tempat berdiri kalau Isim zaman saat berdiri waktu berdiri maqama rabbihi artinya saat ketika dia berdiri di hadapan Allah di alam mahsyar semua manusia Nanti dipanggil menghadap Allah Azza waalla jadi kata Allah Siapa orang yang takut kepada saat ketika dia berdiri di hadapan Allah di alam mahsyar Takut Sengsara takut dimurkai makanya wahfsail Hawa dia Tahan dirinya dari hawa nafsunya hawa nafsu Ingin ini ingin itu semua yang dilarang yang menyenangkan ingin dilakukan tapi takut efeknya di akhirat nanti dia Tahan dirinya itu menjadi pengerem dirinya dari dosa dan maksiat terus mendorong dia untuk beriman beramal saleh melakukan banyak kebaikan kalau kebaikan diabaikan takut tuh nanti azabnya ketika menghadap Allah orang yang seperti ini karena takut terhadap saat ketika dia berdiri di hadapan Allah nanti dia akan laksanakan semua perintah dia akan jauhi semua larangan yang perintah yang dilaksanakan bukan hanya yang wajib tapi juga yang sunah terlebih kita sudah pernah bahas makna ayat dan hadis yang mengancam orang yang tidak mengamalkan [Musik] ilmunya ya ayuhalladzina amanu lima taquuluna Maa taf’alun kabur maqtan allahi an Hai orang-orang beriman Kenapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan benci besar kebencian Allah kepada orang seperti itu aturunas Bil birri watansa anfusakum Wa Antum tlunal kitabalqil Apakah kamu akan memerintahkan orang berbuat baik tapi kamu lupakan dirimu sendiri padal kamu baca kitab Tidakkah kamu berakal ini teguran bagi orang yang tidak mengamalkan ilmu Hadis sahih riwayat Imam muslim menjelaskan ada orang lari-lari di neraka ditonton oleh orang banyak dalam keadaan ususnya terburai para ahli neraka melihat lalu bertanya ya Fulan Masya nuk alam amartana alam tamuruna alam tamurna Bil Ma’ruf waanhana munkar Hai Fulan Ada apa denganmu bukankah dulu waktu di dunia kamu suka beramar Maruf nahi munkar kamu memerintahkan kami untuk berbuat baik melarang kami dari kemungkaran orang ini Ustaz orang ini Dai orang ini mubaligh ulama tapi kenapa sekarang kondisinya mengenaskan ususnya terburai di neraka lari-lari orang ini menjawab bala kuntu amartukum Bil Maruf walam Ati waahitukum munkar waati ya dulu aku suka memerintahkan kalian untuk berbuat baik aku send tidak melakukannya aku melarang kalian dari kemungkaran aku sendiri masih melakukannya itu ancaman baik ayat atau hadis bagi orang yang tidak mengamalkan ilmu dirinci menjadi dua pertama maksudnya tidak mengamalkan amalan-amalan yang wajib dia berilmu tentang yang wajib Tapi tidak dilaksanakan dia berilmu tentang wajibnya menjauhi yang haram tapi yang haram itu itu dilanggar ini terancam dengan azab tadi yang kedua meninggalkan perintah yang [Musik] sunah tahajud sunah kita tahu dalilnya ayatnya hadisnya lalu kita tidak melakukannya enggak dosa salat sunat rawatib kita tahu dalilnya Siapa yang memelihara salat sunat rawatib 10 rakaat setiap hari dia akan dibangunkan sebuah istana yang megah di surga demikian juga salat sunat lainnya itu sunat kita tahu dalilnya tapi tidak dikerjakan enggak dosa tapi bagi para tulabul ilm para ulama para duat tidak pantas meninggalkan amalan yang sunah kenapa karena dia tahu amalan wajib dia itu banyak Kurangnya banyak bolongnya banyak kelemahannya coba salat fardu kita Yakin enggak salat fardu kita sempurna Enggak bukan enggak yakin bahwa bahkan yakin bahwa salat fardu kita tidak sempurna keikhlasan belum tentu terutama kekhusyukan pasti itu tidak khusyuk berapa persen ketidak khusyukannya mungkin lebih dari 60 70%. kekhususannya belum tentu mencapai 10 20% bayangkan satu salat fardu bolongnya itu 60 70% yang harus ditambah belum mutabaahnya Apakah Salat kita persis seperti yang dicontohkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau tidak belum aspek waktu di awal waktu atau ditunda berjamaah atau munfarid sendiri-sendiri banyak aspek tuh yang harus kita perhatikan dan harus kita lakukan secara sempurna Ternyata jauh dari sempurna kekurangan dari salat fardu ini wajib ditutup ditambah apa penambnya salat sunah jangan abaikan salat sunat hanya karena dia sunat karenap fungsinya besar itu menutupi kekurangan salat fardu demikian juga saum Ramadan banyak bolongnya banyak kurangnya ditutup oleh saum sunat Haji ditutup oleh umrah zakat ditutup oleh infak dan sodekah fungsi salat sunat itu menambah kekurangan yang wajib dan pasti amal wajib kita banyak Kurangnya banyak bolongnya makanya tak layak bagi kita mengabaikan amalan sunah oleh karena itulah maka lakukan amalan-amalan sunah sebagai penambal bagi apa bagi kekurangan berdasarkan hal itu para tulabul ilm orang-orang yang sudah tahu banyaknya kekurangan amal fardu kita yang harus ditambah mengakibatkan amalan sunah wajib untuk kita lakukan sebagai penambal terlebih amalan sunah kita juga perlu ditambah lagi ya wah Ketika saya tadi salat wajib enggak khusyuk Dar salat sunat khusyuk tidak lebih tidak khusyuk mungkin terlebih ada anggapan ini mah sunahlah jadi lebih asal-asalan daripada salat salat fardu salat fardunya sudah asal-asalan salat sunat lebih asal-asalan lagi maka tak layak bagi kita untuk mengabaikan amalan-amalan sunah baik salat saum baca Quran infak dan sodekah ataupun yang lain-lainnya ya Wal hasil adanya hisab di akhirat saat mengerikan kita ketika kita menghadap Allahu Azza Wa Jalla mengharuskan kita mengerem diri dari semua dosa dan maksiat dan melecut mendorong memotivasi diri untuk melaksanakan yang fardu sekaligus yang sunah karena kita meyakini banyaknya kekurangan di dalam amal fardu yang harus ditambal dengan amalan amalan yang sunah biar tidak menyesal ketika kelak berjumpa dengan Allah biar kita tidak menjerit seperti orang yang diterangkan dalam surah assajdah yang ketika menghadap Allah mereka berkata Rabbana absarnana Farj naal shihan Inna Minun Ya Allah kami sekarang sudah melihat Kami sekarang sudah mendengar tolong kembalikan kami ke alam dunia kami berjanji akan beramal saleh Kami sekarang sudah yakin inilah momen keempat ketika orang menjerit merengek meminta kepada Allah untuk dikembalikan ke alam dunia untuk memperbaiki diri untuk menebus seluruh kesalahannya di meminta kesempatan kedua Tapi kesempatan kedua ini tidak di diberikan inilah mukin keempat yaitu ketika orang itu menghadap Allahu Azza waalla untuk mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya momen kelima ini lebih mengerikan lagi itu ketika mereka sudah dimasukkan ke dalam api neraka merasakan yang dahsyat yang tak ada bandingannya dengan semua penderitaan di alam dunia pernah enggak kita ke kawah di kawah itu kita melihat ada lafa lahar yang merah menyala kita lemparkan benda sebelum itu masuk ke laharnya masih melayang di udara sudah menyala ya enggak saking panasnya hawanya baru hawanya apalagi kalau sudah masuk ke dalamnya cobaay enggak kalau kita nyemplung ke sana bagaimana menderita panasnya sakitnya enggak kebayang lahar lafa Gunung itu Enggak seberapa dibanding dahsyatnya api neraka makanya para ahli neraka begitu nyebur mereka menjerit tak mampu Tak sabar tak tahan menahan siksaan lalu mereka pun memohon kepada Allah dikeluarkan lagi dari api neraka mohon dikembalikan lagi ke alam dunia untuk hidup kembali dan berjanji untuk beriman dan beramal saleh Allah Jelaskan ini dalam al-qur’anul Karim dalam surah fat ayat 37 Allah subhanahu wa taala menyatakan W rbana akjna naihan awamirkum maakaru fihiakar wakumir kata Allah mereka berteriak menj it di dalam neraka karena mengalami azab yang dahsyat Ya apinya ya panas apinya ya kayu bakar kayu bakarnya beda dengan yang ada di dunia kayu bakarnya itu manusia dan batu-batu all waquuduhanasu Wal hijarah waiddat Lil kafirin kayu bakarnya manusia dan batu batu apa para ulama menyatakan batu kibrd atau batu belerang Imam Ibnu qayyim rahimahullahu taala menjelaskan Kenapa batu belerang karena batu belerang memiliki lima keistimewaan dibanding kayu bakar lainnya dan lima keistimewaan itu memberikan tambahan azab perah Pertama siratul iqad Pertama batu belerang itu mudah sekali terbakar yang kedua hawa panas yang dilahirkannya lebih panas dibanding kayu bakar yang lainnya yang ketiga lengket di badan lengket di kulit yang keempat itu menimbulkan bau yang sangat menyengat pernah mencium bau belerang Coba kalau pagi atau sore lewat tuh dari Bandung ke ke ke ke ke Subang lewat Tangkuban Perahu belerangnya sedang naik-naiknya bau gimana uh bau menyengat di kendaraan mencium bau itu bisa muntah kita dan yang kelimanya mengeluarkan asap tebal yang pekat dan perih ke mata makanya disebut wasual hijar kayu bakar api neraka manusia dan batu-batu batu belerang memberi tambahan kadar siksa yang lebih dahsyat makanya mereka berteriak di dalamnya mereka berteriaknya apa yang mereka teriakkan Rabbana akrijna ya Allah keluarkan kami dari api neraka kembalikan kami ke alam dunia namal shihan kami akan beramal saleh giradzi Kun namal akan berbeda dengan amalan yang dahulu kami lakukan dahulu waktu hidup di alam dunia sebelum kiamat amal-amalnya buruk mereka mengabaikan perint melanggar larangan Tunggul dirurut catang dirumpak serba dilabrak asal menyenangkan Mau haram mau tidak mau dilarang mau tidak asal menyenangkan dilakukan dulu amal kami begitu sekarang kembalikan kami ke alam dunia kami akan beramal saleh dengan amal yang jauh berbeda dengan yang kami lakukan apa kata allahirumarakar wakumir kata Allah Bukankah kami telah memberikan usia yang cukup bagi orang-orang yang mengambil pelajaran untuk mengambil pelajaran Berapa lama usia hidup kita di dunia puluhan tahun itu lebih dari cukup untuk merenung mengambil pelajaran untuk menentuk kan langkah terbaik mengaruhi kehidupan ini gimana kita sudah tahu kita diciptakan untuk ibadah bukan untuk senang-senang hura-hura kita juga sudah tahu hidup di alam Dunia Sementara pasti akan mati pasti ada akhirnya kita juga sudah tahu bahwa setelah kematian itu ada kehidupan di alam berikutnya di alam mahsyar ada di di alam kubur ada di Mahsyar sampai berakhir ke surga ke neraka itu waktu hidup kita di alam dunia adalah waktu yang lebih dari cukup untuk mengambil pelajaran dan menentukan sikap terbaik kata Allah Bukankah kami sudah memberikan umur yang cukup kepada [Musik] kan i orang-orang yang bisa mengambil pelajaran ini uzur pertama waktu untuk berpikir ngambil pelajaran lebih dari cukup yang sudah kami berikan kepadamu di alam dunia kedua waakumun Nadir dan telah datang kepada kalian pemberi peringatan kalau zaman dahulu para nabi para rasul setelah rasul terakhir meninggal Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Allah tetap mengutus para pemberi peringatan di kalangan para ulamanya para duatnya para mubalighnya para asatizahnya yang menyampaikan wahyu risalah dari Allah Azza waalla menyampaikan ayat menyampaikan hadis dengan gamlang apalagi zaman sekarang mudah mengakses apapun keburukan mudah diakses kebaikan mudah diakses dan pilihan ada di tangan kita mana yang akan kita akses baik atau buruk begitu buka internet apa yang kita buka yang baik apa yang buruk pilihan kan ada di tangan kita dan kita tahu konsekuensinya yang kita buka di dalam internet itu dihisab bisa hisab yang menguntungkan kalau yang kita buka kebaikan ilmu ya tilawah Quran atau apapun yang manfaat bisa memberatkan hisab kita kalau yang kita buka keburukan meracuni otak pikiran hati iman kita ibadah kita bisa hambar kalau yang kita buka itu racun ingat itu konsumsi bagi batin kita sama dengan makanan yang menjadi konsumsi bagi jasad kita yang kita makan efeknya kepada badan besar jangan hanya rasa yang dikejar enak bala-bala itu kan buruk makanya disebut goreng goreng enak apalagi sama cikopi g gula enak tapi apa efeknya efeknya kandungan minyaknya tepung ya itu menjadi hal yang merusak bagian dalam tubuh kita terjadi penyumbatan di pembuluh darah ya kalau sudah menyumbat suplai oksigen darah nutrisi ya ke seluruh tubuh terhambat kerja jantung menjadi lebih berat gitu itu berpengaruh kan gitu semua yang kita makan berpengaruh ke tubuh kalau kita ingin sehat konsumsi makanan yang sehat yang bermanfaat bagi tubuh hindarkan makanan enak tapi merusak jiwa juga begitu butuh nutrisi nutrisi konsumsi yang bermanfaat bagi jiwa kita ilmu ibadah zikir amal saleh itu menutrisi jiwa kita ya walaupun berat Ya dikereyeh we ya dikereyeh itu apa di di ya di dikerey di apa dijalani sedikit demi sedikit seperti makanan-makan yang sehat karena rata-rata pahit kurang enak kayak gitu ya tapi itu menyehatkan hindari yang enak-enak tapi merusak semua dosa dan maksiat enak menyenangkan bagi jiwa tapi merusak jiwa Pilihan ada di tangan kita maka orang yang berakal dan peduli terhadap kesehatan jiwanya dia akan menghindari kesenangan-kesenangan yang merusak jiwa dia akan nikrh tur ngerey melakukan ibadah dan amal saleh walaupun berat bagi jiwa tapi itu menguntungkan bagi jiwa kita membuat jiwa kita hidup dalam keadaan sehat Nah ini pemberi peringatan sudah datang membacakan ayat Wahyu tuntunan dari Allahu Azza waalla telah datang kepada kamu ada dua uzur yang menyebabkan orang tadi enggak dipenuhi keinginannya untuk dihidupkan kembali ke alam dunia pertama sudah diberikan cukup waktu umur hidup di dunia untuk mengambil pelajaran yang kedua ada sang pemberi peringatan kalau zaman dahulu para nabi para rasul setelah Nabi tidak ada ada penerusnya dari kalangan para ulama dari kalangan para mubaligh dari kalangan para Ustaz dan orang-orang seperti ini Allah jamin selalu muncul setiap saat setiap gener ASI setiap tempat sampai hari kiamat al-qur’an menjamin itu hadis juga menjamin itu Allah berfirman wimman khalaqna ummatun yaduna Ilal haqqi wabihi ya’dilun di antara manusia yang kami ciptakan akan selalu muncul satu umat yang menyeru kepada kebaikan dan mereka menegakkan keadilan dengan kebaikan itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan talu thifatu Min umati qimina Alal Haq la yaduruhum Man khfahum Wa man khalahum Hatta taquumah akan muncul sekelompok kecil dari umatku yang tegak di atas kebenaran ini setiap zaman mereka tidak akan dimadaratkan oleh orang yang menentang mereka ataupun yang menyelisih mereka sampai hari kiamat ini akan muncul kata Imam ahmadam yakunu ahlal had adrium kalau mereka itu bukan ahli hadis bukan para ulama Aku tidak tahu lagi Siapa Mereka jadi para ulama akan muncul di setiap zamannya yahmilual Ilmi Min khin udum ilmu ini agama ini akan selalu dipikul dibawa di setiap generasi oleh orang yang ter adil pada zamannya Allah selalu Munculkan itu Innallaha yabatu liil Umah Min hadil Ummah yujaddidahaaha allii Miati S Allah akan selalu memunculkan di setiap awal 100 tahun di awal abad seorang Mujadid yang memperbaharui agama mereka bagi mereka maksud memperbaharui bukan mengadakan ajaran baru yang tadinya tidak ada itu mah bidah Tapi maksudnya mengembalikan pemahaman umat yang sudah jauh menyimpang dari agama ini dikembalikan kepada agama aslinya ada yang menentang banyak tidak hanya kalangan eksternal internal sama umat Islam lebih banyak yang menentangnya tapi tadi mereka tidak akan dimadaratkan oleh orang yang menentang atau yang menyelisihi mereka sampai hari kiamat Betap pun mereka beraksi untuk membendung Gerakan dakwah ini disudutkan dihina dipojokkan dipersekusi macam-macam mereka tetap eksis mereka akan tetap muncul ini yang bermanfaat bagi i umat Allah berikan Nazir pemberi peringatan Allah berikan cukup waktu untuk mengambil pelajaran kata Allah ketika orang kafir menyatakan Rabbana akrijna naal shihanal ya Allah keluarkan kami dari api neraka kembalikan lagi kami ke dalam kehidupan di dunia kami akan beramal saleh dengan amal yang berbeda dengan yang pernah kami lakukan apa bantahan Allah bukanah kami telah memberikan umur yang cukup bagi kalian rentang waktu yang cukup panjang dientang waktu itu setiap orang yang bisa mengambil pelajaran pasti harusnya mampu mengambil pelajaran dan telah datang kepada kalian peringatan dari Allah subhanahu wa taala maka enggak ada lagi uzur alasan Oh saya mah sesat teh dah enggak tahu enggak tahu gimana sudah ada pemberi peringatan Oh dah saya mah sesat t enggak cukup waktu untuk merenung Allah bilang sudah dikasih umur yang cukup panjang di mana setiap orang bisa merenung dan mengambil pelajaran di masa rentang waktu tersebut inilah lima Mukmin di saat orang menjerit setelah kematiannya minta dikembalikan hidup dirinya untuk memperbaiki keadaan lima mukin itu pertama pas akan mati saat sakaratul maut kedua pas melihat azab neraka dari kejauhan ketiganya pas menghadap Allah subhanahu wa taala keempatnya ketika sudah berdiri di tepi jurang neraka dan yang kelimanya sudah masuk ke dalam neraka di lima momen itu orang menjerit minta dikembalikan ke alam dunia tapi nasi sudah jadi bubur masih agak mending nasi sudah di bubur tinggal nambah cakue kacang ayam suir kecap sambal Enak ini mah enggak enggak bisa sudah terlambat tidak ada lagi kesempatan yang kedua bagi orang itu nah kita sekarang belum mengalami satu pun momen di antara kelima momen tersebut Kalau sudah masuk sakaratul maut pintu tobat sudah ditutup gak bisa lagi diperbaiki inallahqbalubataldiamir Allah akan selalu menerima tobat seorang hamba sebelum hamba itu sakarat kalau sudah sakarat sudah tutup pintu tobat enggak bisa diperbaiki lagi apalagi kehidupan setelah sakaratul maut setelah kematian sudah enggak bisa lagi diperbaiki kita sekarang masih pada saat dan momen di mana kita masih bisa memperbaiki diri masih bisa membuang membersihkan seluruh dosa dan kesalahan dengan cara tobat istigfar dan banyak melakukan ibadah dan amal saleh masih bisa kita mengisi waktu-waktu hidup dengan kebaikan masih bisa mengantisipasi jangan sampai jeritan kita di lima momen yang tadi dijelaskan itu teralami oleh kita kalau nanti minta dihidupkan lagi enggak bisa sekarang kita masih hidup nih di alam dunia ini untuk memperbaiki maka jadikan sisa waktu yang ada ini untuk apa untuk memperbaiki seluruh kesalahan kekeliruan misi masa-masa hidup yang tersisa untuk melakukan ibadah dan amal saleh sehingga tak ada lagi penyesalan yang akan kita ungkapkan di saat-saat yang kritis seperti yang tadi ya inilah penjelasan dengan tema berharap hidup kembali cukup ya sampai di sini aja dan kita masih punya sisa waktu untuk bertanya jawab dan untuk hari Jumat ini seperti biasa tanya jawab hanya untuk pendengar dan pemirsa TV dan radio Roja dipersilakan kepada e Abu luukman di studio radio Roja Cilengsi untuk memandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsa wasallahu ala Nabina Muhammadin waa alihi wa wasallam silakan jazakahuir kami sampaikan kepada UST abuidar hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kajian edisi sore hari ini dan kami undang Anda sahabat Roja untuk sesi tanya jawab Anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui line telepon di 0218236543 baik Ustaz kita angkat pertanyaan pertama melalui pesan Whatsapp dari Ibnu Anas di Bukittinggi Padang Ustaz izin bertanya Bagaimana dengan orang yang memanggil kita Ustaz Padahal kita bukan Ustaz Bagaimana sebaiknya sikap kita Mohon penjelasannya Ustaz jazakallahu khairon tafadol Ustaz jazakallahu Khair wa barakallahu Fik kita dipanggil Ustaz padahal bukan Ustaz mana Ustaz itu guru makanya kadang-kadang asal kita mengajarkan agama untuk level apapun level terendah sekalipun seperti mengajarkan tata cara baca al-qur’an Iqra gitu ya atau yang sejenisnya lalu kita dipanggil Ustaz tak masalah karena memang sesuai dengan realita kita Ustaz walaupun untuk level yang seperti itu itu makna Ustaz guru pengajar kalau guru umum disebut pak guru atau Bu guru kalau guru agama mengajarkan salah satu cabang ilmu agama apapun ilmu agama yang kita ajarkan disebut Ustaz walaupun ngajar tata cara baca al-qur’an mengajarkan tata cara salat tata cara wudu tata cara tayamum doa-doa harian itu bagian dari agama Siapa yang mengajarkannya dia guru dia Ustaz lalu dipanggil Ustaz ya Enggak apa-apa enggak masalah Untuk levelnya ya jadi Ustaz itu tidak harus detail yang diberikan kepada orang yang menguasai seluruh sukuk ilmu agama punya background pendidikan agama dari jamiah Islamiah dari Universitas Islam dari Pondok Pesantren tidak pokoknya ada juga yang lulusan pondok pesantren lulusan jamiah Islamiyah lulusan Universitas Islam setelah lulus bukan ngajar agama tapi jadi pebisnis jadi umpamanya kerja di kantoran yang tidak ada hubungan dengan ilmu agama yang dulu pernah dipelajarinya maka walaupun lulusan Pondok tidak lagi disebut Ustaz karena memang hakikatnya dia bukan pengajar Nah mungkin penanya tadi disebut Ustaz oleh manusia karena memang dia mengajarkan salah satu di antara ilmu agama walaupun ngajar Iqra dia mengajar disebut Ustaz enggak masalah ya tidak apa-apa kalau memang sesuai dengan realita tapi jangan melahirkan kesombongan lalu merasa sebagai Ustaz layak dimuliakan ungkan orang salaman harus cium tangan bolak-balik kalau enggak cium tangan tersinggung dia nah jangan sampai sebutan Ustaz dari orang lain itu menyebabkan kita takabur Ya wallahuam baawab silakan lagi Adir jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya Ustaz kita akan coba angkat penanyaan melalui line telepon kami persilakan baik kami persilakan di 0218236543 baik tampaknya sudah ada yang masuk Ustaz kami persilakan iya Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana bapak pak di baik silakan Pak silak Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam yang pertama yang pertama pertanyaan saya itu apabila kita sebagai seorang makmum kemudian ketinggalan kemudian yang ada di depan itu shnya sudah penuh Apakah kita itu berdiri sendiri di belakang Apakah kita menarik yang ada di depannya Ini pertama yang kedua itu apabila kita mengumandangkan Aran Apakah ada tuntunannya kalau tangan kita ini telapak tangan kita ini apa itu mengangkat di telinga seperti takdir itu baik Cukup Bapak cukup terima kasih atas Jawabannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz tib eh bapak yang barusan bertanya ada dua pertanyaan yang barusan diangk diajukan pertama kalau kita salat berjamaah kemudian agak masbuk gitu ya lalu kita ke bagian di belakang sendiri s pertama sudah penuh Apa yang harus kita lakukan apakah harus menarik orang yang ada di depan ditarik ke belakang atau bagaimana ya yang harus kita lakukan berdirilah sendiri di belak di saf yang kedua tidak boleh menarik orang lain yang ada di depan kemudian ditarik ke belakang karena itu menimbulkan madarat yang lebih besar Pak apa maratnya pertama mengganggu orang yang diganggu bukan hanya yang ditarik tapi orang kiri kanan juga terganggu kan uh itu mundur gitu terganggu konsentrasi R asinya yang keduanya orang itu berpindah pada posisi yang afdol kepada yang mafdul yang Afdal itu yang lebih utama tadinya dia ada di depan dan itu pahalanya lebih besar eh ditarik sama kita ke belakang Jadi kurang pahalanya ya berdasarkan hal itu maka hanya ada madarat dari perbuatan tersebut yang harus kita lakukan adalah kita berdiri sendiri di belakang menunggu mudah-mudahan ada orang yang EE datang kemudian menemani kita bukan menunggu kita langsung takbir langsung memulai ya mau Ada yang datang mau tidak enggak masalah Tidakkah itu bertolak belakang dengan ee ee Hadis yang menyatakan tidak ada salat bagi orang yang berdiri sendirian di belakang saf ada hadis itu Iya ada tapi makna hadis itu adalah kalau di depan masih ada tempat kita masuk kita tidak masuk lalu membentuk saf sendirian di belakang padahal bisa masuk di Sof terdepan ini yang tidak boleh ini yang tidak Diang berjemah Adapun kalau saf yang depan sudah penuh semua kita enggak bisa memaksakan diri masuk maka Jangan memaksakan diri maka berdirilah di depan di belakang walaupun sendirian di mana berdirinya di belakang Imam bukan di sebelah kanan atau sebelah kiri sama dengan membentuk saf pertama kalau Um s pertama hanya ada imam dan dua makmum dua makmum ini di belakang Imam apa di sebelah kanan di S paling kanan di belakang imam Kalau di sebelah kanan atau jauh nanti dari Imam ya apalagi masjidnya besar jadi paling dekat ke Imam di sanalah dia harus berdiri itu yang pertama yang kedua pertanyaan kedua ketika azan di mana tangan ini diletakkan ketika Az sunahnya ad di kedua ee jari kita ini yang kanan dimasukkan ke telinga kanan yang kiri dimasukkan ke telinga kiri itu sunahnya tidak wajib Tapi sunah berdasarkan sebuah hadis hadis ini diterima dari Abu juhaifah radhiallahu Anhu dia menyatakan roaitu bilalan yuadzinu [Musik] unaii aku melihat Bilal berazan kemudian mulutnya Berputar Ke kanan dan ke kiri telinga bukan mulutnya si kepalanya Berputar Ke kanan dan ke kiri ketika Haya alah ke kanan ketika Haya Alal Falah ke kiri lalu dia memasukkan jarinya ke kedua telinganya Dan inilah sunah hadis ini sahih riwayat Imam Ahmad imam at-tirmidzi dan Imam at-tirmidzi menyatakan hadis ini sahih Jadi itulah sunahnya Apakah wajib tidak tidak wajib Tapi demikianlah sunah yang harus dilakukan oleh seorang muadzin wallahuam baawab silakan lagi jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya kembali pertanyaan mulai pesan Whatsapp Ustaz dari ibu seri di Bengkulu mau bertanya Ustaz Apa yang harus kita lakukan ketika duduk menunggui jenazah orang tua Ustaz apa boleh berzikir dan baca zikir apa yang diharuskan Ustaz jazakallahu Khair mohon penjelasannya Ustaz Barakallah umpay salah seorang di antara keluarga kita meninggal sore hari enggak bisa dikuburkan di sore hari itu karena kuburannya belum siap apalagi sekarang musim hujan rencana besok dikuburkannya semalaman dibiarkan dulu di rumah kita menungguinya ya Apa yang harus kita lakukan tidak ada yang harus dilakukan secara khusus boleh kita tidur boleh kita tidur kalau ngantuk boleh kita duduk di depan jenazah boleh saja enggak masalah ya Terus apa yang terbaik dilakukan mendoakan si jenazah agar Allah mengampuninya agar Allah menyelamatkannya dari azab kubur Allah agar Allah menerima semua amal ibadahnya terus ambil pelajaran bahwa sekarang giliran orang tua besok lusa mungkin giliran kita apa yang harus kita persiapkan untuk menghadapi saat kematian pikirkan di saat itu ya Apakah boleh kita berdoa ya tadi berdoa boleh kita berzikir secara umum berzikir kapan saja boleh dan tidak ada zikir khusus untuk meng apa namanya meng ee menunggu jenazah Bagaimana kalau dibacakan Surah Yasin ya ada hadis hadis ini juga dinukil oleh Imam Ibnu Hajar Al dalam Kitab Bulughul Maram beliau menyatakan bahwa Nabi Sallallahu alaih wasallam bersabda aqriu ala mautum Surat Yasin bacakan oleh kalian kepada orang yang mati Surah Yasin tapi setelah mengutip menukil hadis ini Imam Ibnu hajari menyatakan hadis ini diif Jidan diriwayatkan oleh Imam albaihaqi tapi walaupun diif para ulama membahas Apa makna ulama ikhtilaf yang dimaksudum Surah Yasin maksudnya bacakan oleh kalian kepada orang yang akan mati mautakum di sana bukan yang sudah mati tapi yang akan mati karena kalau sudah mati enggak mendengar percuma tapi kalau akan mati dibacakan pertama mendengarkan alunan al-qur’an itu beribadah mengundang turunnya rahmat Allah berfirman alquranu waakum turhamun kalau dibacakan al-quran kepadamu diam dan dengar Agar kalian dapat Rahmat jadi ketika mau mati dibacakan al-qur’an dia mendengar turun rahmat dan turunnya rahmat mempengaruhi proses kematian orang tersebut itu yang pertama kedua adanya penghayatan dari dari orang yang mati kepada isi Surah Yasin isi Surah Yasin berisi tentang banyak hal tapi terutama tentang akhirat yang berkaitan dengan kehidupan setelah mati dihayati maka itu akan semakin menguatkan iman mempersiapkan mental perasaan untuk menghadapi saat-saat kematian dan itu manfaat oleh karena itulah sebagian besar ulama lebih memaknai hadis aqriu ala mautakum Surah Yasin bacakan kepada mautakum maksudnya orang yang akan mati karena orang yang akan mati terus dibacakan al-qur’an dia mendengarkan turun Rahmat kemudian dia menghayati baca isi bacaannya maka semakin menguatkan imannya Adapun Kalau setelah mati dibacakan Surah Yasin enggak ada faedah dia enggak mendengar dan setelah kematiannya jangankan sudah mati ketika sakarat aja pintu tobat itu sudah tertutup pahala sudah terputus NU Adam inqalu Min kalau anak ada mati putus semua amal pahalanya enggak ada yang mengalir lagi kecuali tiga sedqah jariah ilmu yang manfaat dan doa anak yang Saleh Adapun mendengar al-qur’an Enggak lagi berpahala karena dia sudah tidak mendengar lagi berdasarkan hal itulah maka membacakan Surah Yasin berdasarkan hadis tadi itu lebih tertuju kepada orang yang akan mati bukan orang yang telah mati ketiga Bagaimana kalau umpamanya kita membaca Surah Yasin di hadapan orang yang mati dengan niat kita dapat pahala dari bacaan surah Yasin pahalanya ini dihadiahkan kepada si mayit boleh apa tidak ulama ikhtilaf ulama ahlusunah kebanyakan membolehkan mengirim hadiah pahala dan itu di dibahas dalam kitab akidah contohnya umpamanya dalam kitab al-aqidah at thaawiah ada satu bab dengan judul ihdautawaba Makna ihdautwab adalah menghadiahkan pahala pahala orang yang masih hidup melakukan amal ibadah saum haji atau umrah infak atau sodqah termasuk bacaan alqur Quran pahala dari amal itu dihadiahkan kepada yang mati ya ulama ahlusunah umumnya membolehkan hal itu dan menyatakan akan sampai Imam Ahmad menyatakan ya sampai malah Imam Syafi’i yang menyatakan itu tidak sampai tapi yang lebih doyan menghadiahkan pahala rata-rata ngakunya Mazhab Syafi’i kita tidak mempermasalah k apa ini sampai atau tidak amalan ini boleh atau tidak maka mayoritas ulama Ahlus sunah menyatakan boleh ya dibolehkan Jadi kalau umpamanya membaca Surah Yasin dengan niat meraih pahala dari itu kemudian pahalanya dihadiahkan kepada si mayit I sebagian besar ulama Ahlus sunah membolehkan hal tersebut ya Walaupun sebagian lagi ada yang menyatakan tidak akan sampai dan tidak ada tuntunannya makanya tak didapati nabi para sahabat menghadiahkan pahala bacaan al-qur’an kepada orang-orang yang EE sudah wafat sudah meninggal ya tapi karena adanya nasnas sebagian Hadis yang menyatakan nabi membolehkan seorang sahabat beramal lalu pahalanya dihadiahkan kepada orang lain yang sudah meninggal maka ya Sebagian ulama berpendapat bolehnya hal itu dan EE sampainya hadiah pahala tersebut kepada yang sudah mati ya wallahuam baawab yang terakhir adiar ya silakan baik jazakallahuhairan Ustaz atas penjelasan dan nasihatnya dan berikutnya Ustaz pertanyaan terakhir dari Ummu Ahmad tidak disebutkan dari mana pertanyaan Ustaz dengan menghafal 10 ayat pertama surat alkahfi akan terhindar dari fitnah Dajal pertanyaannya Ustaz Bolehkah dibaca setiap hari Sebagai tambahan zikir atau dibaca dalam salat di malam Jumat atau hari Jumat saja mohon penjelasannya Ustaz tib barakallahik betul ada hadis ya Ee dianjurkan kita menghafal Surah al-kahfi khususnya 10 ayat pertama atau 10 ayat terakhir lalu nabi S wasallam menyatakan Siapa yang bertemu dengan najal bacakan Surah alkahfi itu Allah akan memelihara orang itu dari fitnah Dajal Nah sekarang kita membaca alkahfi tiap hari boleh apa tidak membaca ayat mana pun setiap hari setiap saat bagus boleh-boleh saja selama tidak diyakini adanya kekhususan di waktu tertentu atau surah tertentu ya Nah kecuali kalau ada keterangan pengkhususan seperti dikhususkannya membaca surah alkahfi malam Jumat dan hari Jumat seluruhnya dari awal sampai akhir Iya hadisnya Hasan dihasankan oleh para ulama ahli hadis termasuk Syekh al-albani rahimahullah Syekh bin bas rahimahullah beliau menyatakan banyak riwayat diif ee semuanya tapi banyaknya periwayatan mengakibatkan riwayat ini terangkat menjadi hadis Hasan lihairih dan boleh diamalkan Imam Syafi’i rahimahullahu taala menyatakan sunah membaca surah alkahfi malam Jumat dan hari Jumat para ulama seperti Syekh Bin Baz Syekh al-utsaimin Syekh e alalbani mereka para muhaddis para fuqaha lebih layak diambil hasil ijtihadnya baik baik penilaian terhadap suatu hadis ataupun fikih yang diambil dari hadis tersebut ya Mereka banyak menganjurkan membaca surah al-kahfi malam Jumat dan hari Jumat Kalau toh ada sebagian orang para asatir yang menyatakan hadisnya daif maka tidak disyariatkan biar itu tanggung jawab mereka Kita sebagai orang awam lebih merujuk kepada hasil ijtihad para ulama para ahli hadis para mujtahidin ya nah Nah untuk itu ada kekhususan Silakan baca surah alkahfi setiap malam jumat atau hari Jumat Adapun membaca surah al-kahfi baik ayat 1 sampai 10 atau seluruh surah alkahfi setiap hari ya dengan tujuan agar terhindar dari fitnah Dajal lalu dibaca setiap hari tidak ada tuntunannya tuntunannya adalah hafalkan 10 ayat pertama dari surah alkahfi bacakan ketika jumpa dengan Dajal Adapun kalau kita baca tiap hari agar hafal dan terpelihara hafalan ini dengan tujuan itu bagus boleh karena memang untuk menghafalkan satu surat perlu pengulangan tiap hari bahkan sehari beberapa kali dibaca dalam salat bagus setelah dibaca dalam salat hafalan kita semakin mantap semakin kuat semakin terpelihara semakin mutkin bagus baca dalam salat bagus ya hafalkan surah alkahfi agar pas malam Jumat hari Jumat di mana pun dalam keadaan bagaimanap pun kita bisa baca diperjalanan kita enggak enggak bawa mushaf al-qur’an tapi karena hafal kita baca kita baca malam jumat atau hari Jumat di dalam salat tahajud dari awal sampai akhir satu surat untuk 11 atau rakaat beres enggak masalah itu lebih bagus ya Jadi boleh sesering mungkin membaca surah alkahfi dalam rangka untuk menghafalkan dan menguatkan hafalan tapi kalau membaca setiap hari dengan Keyakinan itu sunah maka tidak ada syariat sunah membaca tiap hari dengan mengkhususkan Surah alkahfi tersebut ya cukup ya sampai di sini Insyaallah kita akan jumpa kembali di hari Jumat yang akan datang subhanakallah W bihamdik Ashadu alla ilaha illa ant astagfiruka wa atubu ilaik walhamdulillahi rabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kajian sore hari ini langsung dari Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk Anda sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita di sore hari ini menjadikan bertambahnya ilmu kita dan menjadikan ilmu ini menjadi ilmu yang bermanfaat mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh m
Leave a Reply