Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Selasa, 22 Jumadal Ula 1445 H / 5 Desember 2023 M

FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhalhamdillahamdiban asadu ilahaillallaharikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul islamakumullah para pemaj di manaun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Selasa seperti biasa kita akan ikuti bersama kembali kajian Parenting yang akan disampaikan oleh alustaz Abu Ihsan almaidani hafidahullah dan alhamdulillah beliau hadir kembali di studio untuk menyampaikan faedah-faedah dari buku yang beliau susun sendiri yaitu ee buku dengan dengan judul Ada apa dengan remaja ee sebuah buku yang membahas mengenai remaja ya Insyaallah kita akan mendapatkan faedahnya dan kesempatan pagi ini pembahasan mengenai kebutuhan psikologis remaja seperti biasa setelah materi kami akan sediakan sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya melalui pesan Whatsapp silakan Anda bisa mengirimkannya di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakanadkur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahahm ubillah anusahillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha haqq tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ah Wir Hadi had rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam waaral umur muhdasatuha waulla muhdasatin bidah waulla bidatin dolalah waulla dolalatin finar para pemerhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam selawat dan salam atas nabi kita Muhammad sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat Semoga Allah merahmati kita semua pada kesempatan pagi yang berbahagia ini kita kembali bertemu dan masih membahas buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada bab kebutuhan psikologis remaja ee ada beberapa hal yang diperlukan oleh para remaja dan ini sangat berpengaruh terhadap ee perilaku dan perkembangan remaja dalam kehidupannya di antaranya adalah pendidikan agama ya terutama akidah dan akhlak akidah dan akhlak kemudian ketenangan kedamaian dan e kestabilan jiwa ini juga diperlukan oleh para remaja yaitu mereka perlu kenangan dan kedamaian ya serta ee kestabilan jiwa mereka hati mereka karena remaja terkenal labilnya ya maka mereka perlu sesuatu yang menstabilkan jiwa mereka kemudian kesempatan berekspresi dan mengembangkan potensi diri mereka ada kekuatan yang tersimpan pada remaja Sebenarnya ada potensi yang luar biasa juga ya Terpendam dalam diri mereka Maka mereka perlu orang yang bisa mengembangkan potensi itu dan kita harus beri kesempatan mereka untuk menunjukkan ekspresi mereka ya kemudian mereka juga perlu cinta dan kasih sayang ya mereka juga perlu cinta dan kasih sayang termasuk kekeliruan para orang tua adalah sebagian anak disayang waktu kecil nah ketika dia tumbuh remaja dia dibiarkan Dia diacuhkan mungkin karena orang tuanya sekarang sibuk dengan ee adiknya ya atau ee anak yang baru ya atau bayinya atau bocahnya ya memang bocah itu kan menggemaskan ya kadang-kadang kita offer perhatian sehingga kita melalaikan ataupun mengabaikan perhatian terhadap para remaja perlu Ayah Bunda sekalian ketahui bahwa remaja juga membutuhkan cinta dan kasih sayang dan tentunya berbeda ya bentuk cinta dan kasih sayang yang kita berikan kepada seorang bocah yang mungkin ya kita pandang dia sebagai suatu bagi kita ya Ee hiburan ya tidak tidak dengan remaja ya cinta dan kasih sayang yang kita berikan memang harus ee keluar dari hati kita ya Karena dia sudah bisa merasakan itu dan bisa membedakan mana cinta yang beneran yang tulus dan mana yang pura-pura Karena dia sudah remaja beda dengan anak-anak anak-anak enggak ngerti juga enggak ngerti kadang-kadang ya Ya karena ya cenderung orang tua memperlakukan anak atau bocah ya itu seperti mainan begitu ya menggemaskan lucu ya maka kita pun sayang cinta kepada bocah begitu tapi kepada remaja kadang-kadang sudah muncul perilaku perilaku yang membuat orang tua itu jengkel ya orang tua itu sebel orang tua itu marah ya dan ya seperti itu sehingga untuk mencurahkan cinta dan kasih sayang menjadi berkurang padahal ya mungkin dia buat kita jengkel karena kita kurang memberikan cinta dan kasih sayang kepadanya maka semakin tidak kita berikan cinta dan kasih sayang ini kepada mereka semakin menjengkelkan nantinya ya dan ya semacam protes kepada orang tuanya bahwa saya ditelantarkan Saya tidak dipedulikan lagi karena orang tuanya sekarang sudah fokus dengan mainan barunya yaitu anak yang lebih ya kecil ya Ee dengan bocahnya ya Nah demikian kemudian remaja perlu juga pujian motivasi dan apresiasi penghargaan yang tinggi Ya kadang-kadang ini yang luput dari perhatian orang tua remaja berusaha untuk menunjukkan prestasinya tapi kadang-kadang orang tua merasa kurang berkenan ya ya merasa kurang berkenan apalagi orang tua yang suka membandingkan anaknya dengan anak orang lain ini biasanya pelit memberikan apresiasi ya apresiasi aja tidak dia berikan apalagi pujian ya boro-boro memuji mereka mengapresiasi aja tidak nah padahal remaja itu perlu ya pujian dan motivasi serta apresiasi dari orang-orang dekatnya terutama orang tua di sini ya Ya untuk supaya dia lebih bersemangat ya punya motivasi yang tinggi untuk meraih cita-cita karena ee remaja itu sudah on the track ya Istilahnya ya kalau istilah sekarang otw Dia menuju cita-citanya ya kalau orang tua ya tidak me-backup-nya atau atau tidak menjadi sandaran bagi para remaja Mungkin dia merasa berjuang sendirian ya dia tidak diperhatikan oleh orang tuanya untuk meraih cita-citanya ya Nah kalau bocah Kan ditanya cita-cita ya jawabannya asal aja ya kadang-kadang enggak relevan juga namanya juga bocah ditanya cita-cita ya mereka belum ngerti tapi kalau remaja mungkin mereka sudah Ee merencanakan ee jalurnya ya untuk meraih cita-citanya Nah di sinilah peran orang tua yang e yang sangat penting ya untuk memberikan motivasi ya kepada anak-anak remaja ya dukungan ya Nah support yang mungkin ee maksimal ya kepada mereka untuk meraih cita-cita karena mereka sekarang on the track atau OTW istilahnya untuk menuju cita-citanya ya Jangan dibiarkan sehingga mereka merasa berjalan sendirian ya banyak para orang tua yang ketika anaknya sudah beranjak remaja Ya sudah dia sudah bisa sendiri semua kok sudah dia diajarkan Mandiri ya Ya memang Ya salah satu pelajaran pendidikan yang kita berikan adalah kita ajarkan dia untuk Mandiri tapi enggak bisa dilepas begitu saja ya itu yang dilakukan nabi ya Misalnya kepada ee usamaah bin Zaid beliau mempercayakan jabatan Panglima kepada Zaid Tapi beliau menyertakan juga e kita katakan sahabat-sahabat ee senior ya usamaah bin Zaid Ya maksudnya ya Ee untuk menyertai Usama di dalam tugasnya itu jadi ya tidak dibiarkan sendirian Wah Karena dia sudah gede enggak ya mereka memang gede badannya tapi mereka masih perlu banyak bimbingan karena mereka belum punya pengalaman maka mereka perlu orang yang punya pengalaman dan orang itu adalah orang tuanya pendidiknya gurunya Nah demikian ya Nah maka jangan pelit ya memberikan pujian kepada remaja ya dan juga jangan pelit ya untuk memberikan apresiasi bukan ee bukan harus dalam bentuk materi enggak apresiasi itu bisa verbal juga ya Nah atau ya apa kita katakan Ya ee perhatian-perhatian yang ringan kepadanya untuk menunjukkan apresiasi kita kepadanya ya Nah jangan dicuekin begitu ya kemudian remaja juga perlu dikenal oleh orang-orang yang ada di sekitarnya dia perlu penerimaan kabul ya dihargai oleh orang-orang yang ada di sekitarnya ya nah misalnya kita katakan sering kuppul keluarga itu remaja itu macam disisihkan begitu ya enggak jadi pembicara enggak jadi bahan pembicaraan enggak dilibatkan ya Ee ya dibiarkan aja begitu nah jadi ya ee ini perlu ya remaja itu perlu untuk bisa diterima kabul di tengah-tengah manusia ya kadang-kadang mereka itu segan ya karena mereka masih canggung untuk menempatkan diri di tengah-tengah manusia misalnya di dalam keluarga saja ya keluarga besarlah kita katakan mereka masih canggung untuk menempatkan diri mereka juga takut salah ya nanti ngomong begini salah bersikap begini salah apalagi orang-orang yang ada sekitarnya itu cenderung suka menyalah-nyalahkan gitu ya nah jadi mereka semakin canggung bahkan semakin menjaga jarak bahkan kalau ada kumpul-kumpul situ mereka menyingkir jadinya ya Nah kalaulah remaja ini tidak diterima di di komunitas atau di lingkungan yang dekat dengannya Bagaimana di luar Nanti ya apakah orang bisa menerimanya ya wallahuam bisawab orang pun menerimanya sebagai apa ya Jadi pertama ya tentunya mereka harus diterima di lingkungan yang dekat dengan mereka dulu ya keluarga karib kerabat dan lingkungan sekitar Nah itu mereka perlu kita aja ya yang sudah dewasa gini kalau misalnya ada satu E perkumpulanlah atau komunitas kita merasa tidak diterima kita pun enggak nyaman dan kita pun akan menyingkir kan begitu dan e orang tua ya selaku lingkungan terdek dekat kepada anak dan demikian juga keluarga yang ada di dekatnya itu harus ya Ee memperhatikan hal ini ya penerimaan ini di tengah-tengah keluarga itu dulu yang pertama kemudian di tengah-tengah masyarakat sekitarnya ya Nah di sekolahnya bagaimana ya Nah demikian maka dari itu memang anak korban bully itu efek psikologisnya sangat besar ya yang yang dirasa oleh seorang anak yang menjadi korban Buli adalah dia merasa tidak diterima di lingkungannya misalnya di sekolah ya kita katakan dan itu sangat berdampak besar ya kepada ya dirinya ya kejiwaannya ya anak seperti ini cenderung akan merasa kerdil gitu ya Sehingga ya apa yang ada pada dirinya tidak eh potensi yang ada pada dirinya tidak nampak bahkan cenderung menjadi penyakit J jadinya ya anak ini akan menjadi anak yang minder enggak percaya diri ya dan ya cenderung menjadi anak yang pasif ya dan efek-efek psikologis lainnya karena ya masalah penerimaan di lingkungannya maka sekolah harus memastikan itu anak itu bisa diterima di lingkungan pendidikan yaitu sekolahnya ya maka kita menyerukan supaya menghentikan semua praktik bullying di sekolah yang lebih parah lagi kalau bullying itu berasal dari pendidiknya dari orang tuanya dari keluarganya ada juga seperti itu ya anak remaja apalagi dibully di lingkungan keluarganya sendiri ya lebih parah lagi kadang-kadang ya di lingkungan ee karib kerabatnya pendidiknya yaitu orang tuanya mungkin karena kekurangan yang ada pada anak ini atau ya anak ini diunderestimate oleh orang tuanya karena tidak seperti yang diharapkan ya karena ekspektasi orang tua terhadap anak kadang-kadang terlalu tinggi kan begitu ya Sehingga udahlah anak ini dibully aja begitu nah ya ini apa namanya sikap yang sangat tidak bijaksana ya Nah demikian kemudian juga dia harus diterima di lingkungan pendidikannya ya di lingkungan pendidikannya sehingga dia merasa nyaman untuk menuntut ilmu ya untuk ya kita katakan mendidiknya mendapatkan pendidikan ya di lembaga pendidikan tersebut di sekolah nah kemudian ya remaja juga sebenarnya perlu kebebasan dan rasa Merdeka kebebasan di sini jangan di Salah artikan itu bebas tanpa batas enggak ya karena remaja Enggak seperti bocahlah lagi ya Dia ee sedang membangun dunianya sendiri dan ini perlu kebebasan ya ya rasa Merdeka begitu ya tidak terus-menerus dikekang oleh orang orang tua ya maka nabi juga memerintahkan kepada kita ya kalau dia sudah 10 tahun ke atas pisahkan ya tempat tidurnya ya kalau bisa pisahkan kamarnya ya jadi dia punya kamar yang privasi ya karena dia berlatih untuk belajar ya Ee Kita kata menjalani kehidupan sendiri Ini ini yang dimaksud dengan rasa Merdeka kebebasan di sini ya Enggak mungkin kan dia terus ya apa namanya di ee dikekang ya oleh e orang tuanya ya dan sampai sampai kapan ya juga kita bisa mengekang anak-anak kita nah tapi ya kita harus melatihnya maka perlu untuk menanamkan muraqabah kepada anak ya karena kita sadar tidak selamanya anak ini akan bersama kita nempel terus sama kita seperti perangku Adakalanya kita pasrahkan mereka kepada Allah subhanahu wa taala tapi bukan ya apa namanya dilepas begitu saja ya maka perlu kita menanamkan rasa muraqabah itu Ihsan anudallah Ka pada anak itu harus sej Dini ditanamkan karena dia nanti akan sendiri ya kelak nanti satu waktu dia akan sendiri ya apalagi anak laki-laki ya anak laki-laki itu lebih lagi ya ya kelak dia akan sendiri nanti maka coba latih kebebasan dan rasa merdekanya dengan ee jalan yang benar ya ya pada ee makna yang benar in the good way istilahnya maksudnya Dengan pemahaman yang benar kebebasan itu ya dan kita juga ya yang sudah dewasa seperti ini kan kita juga ya akhirnya kita rasakan ya kita memang perlu kebebasan rasa Merdeka ya Nah ada orang dewasa yang tidak membutuhkan rasa merdeka dan kebebasan ya tentunya kita perlu itu ya Nah maka ada namanya di sana ruang privasi Nah kalau anak bocah yang belum Iya artinya dia masuk kamar Masih boleh kan begitu ya tapi remaja kan sudah enggak bisa lagi dia akan menjadi orang dewasa ya Nah privasi itu perlu ya kita aja perlu privasi kan Ya itu remaja itu harus dilatih untuk bisa memahami keprivasiannya ya sehingga tidak disalah artikan dan tidak digunakan secara salah ya Nah demikian ya ya berlatih karena dia akan sendiri begitu ya Nah ya seperti itu ada remaja yang enggak bisa sendiri begitu ya Nah ini sangat aneh misalnya sudah gede sudah Remaja belum bisa belum Belum berani ya tidur sendiri misalnya ya selalu harus ada orang lain bersamanya ini enggak positif ya ya ini Enggak normal ya kalau ada remaja seperti itu dia enggak bisa tidur sendiri enggak bisa enggak mengerti yang namanya privasi ya mungkin karena rasa takut yang berlebihan Nah ini salah ini ya Ada anak itu penakutnya luar biasa ya enggak ada beraninya sama sekali kadang-kadang ya sendiri di tengah hari siang bolong aja dia takut G Apalagi malam hari ya Nah manusia itu perlu privasi ada hal-hal yang mana ya orang lain enggak perlu tahu ya Nah demikian bahkan ketika dia sudah berumah tangga Sekalipun kita yang sudah rumah tangga pun ya kita perlu ruang privasi juga walaupun kita sudah punya pasangan hidup ya ya orang yang satu-satunya yang boleh ya kita katakan apa ya melihat kita secara polos gitulah ya orang tuanya enggak boleh itu ya yang boleh cuma pasangan hidup aja Nah itu pun kita perlu privasi ya kita sudah punya istri sudah punya suami kadang-kadang ya kita juga perlu privasi Nah demikian jadi perlu ya kita berikan itu kepada mereka dan kita latih untuk mengerti apa itu kebebasan dan rasa Merdeka kemudian anak juga perlu B bersosialisasi dalam kehidupan dan EE mengerti arti pergaulan persahabatan yaitu keseti kaawanan loyalitas ya Ee nah ini akan akan menanamkan ee sifat amanah pada dirinya kan begitu ya Nah loyalitas kesetia kawanan nah ini yang menjadi ya kita katakan apa ya tonggak di dalam pergaulan ya persahabatan ya kita harapkan dengan ini ya dia bisa bergaul karena ada anak yang susah bergaul Enggak ngerti bergaul ya anak itu enggak dengan tidak bisa serta-merta UJ ujuk-ujuk ya dia menjadi orang yang bisa bergaul ya atau pintar bergaul Enggak semua ada anak yang enggak ngerti karena memang tidak dilatih bahkan ditakut-takuti sama orang tuanya atau orang tuanya terlalu over protektif gitu ya tidak mengajari ya tapi ya sangat ee apa ya sangat protektif terhadap anaknya sehingga anak ini enggak bisa bergaul memang ya lalu sampai kapan itu pak nanti sampai dewasa dia seperti itu enggak bisa bergaul ya Nah dia perlu itu karena kita ini dikatakan makhluk sosial ya kita perlu bersosialisasi di dalam kehidupan maka itu perlu satu yang namanya kesetiakawanan ya Nah maka ini perlu di anak itu perlu dicari pergaulannya dan yang kedua anak itu perlu diajari bergaul ya ada anak-anak yang memang pintar bergaul karena memang diarahkan oleh orang tuanya sama teman Begini menghadapi yang lebih tua begini yang menghadapi yang sebaya begini menghadapi yang lebih muda begini Ya enggak semua orang cakap ya Atau bisa apa namanya berlakon seperti itu dalam kehidupan kadang-kadang enggak ngerti dia siapa yang ada di depannya ya enggak hormat sama orang tua kan begitu ya Nah Enggak sayang kepada yang lebih muda ya Nah demikian ya e maka perlu ya diajarkan kepadanya untuk bersosialisasi dalam kehidupan karena mereka perlu bersosialisasi anak perlu bergaul Enggak mungkin kita kurung terus dalam rumah Ya apalagi remaja remaja itu mereka bergaul bukan seperti bocah bergaul ya ya pergaulan remaja itu memiliki makna yang lebih dalam lagi bukan sekedar dia kenal ya enggak Kalau bocah-bocah ialah ya mereka belum mengerti pergaulan tapi kalau remaja dia sudah membentuk suatu dunia dunianya sendiri ya Nah maka ya ajarkan dia bergaul ya bimbing dia untuk bisa bergaul ya dan EE biarkan dia untuk bergaul ya wallahuam bissawab Nah demikian kemudian anak juga perlu kesuksesan dan prestasi ya anak perlu kesuksesan dan prestasi Maka jangan ee apa ya menyerang anak dengan kata-kata kamu gagal kamu gagal ya yang membuat dia berputus asa merasa Saya bukan orang sukses Kara manusia itu sukses dengan kemampuan dan kadar yang mereka miliki masing-masing ya dengan kemampuan dan potensi kadar yang mereka kemampuan yang mereka miliki masing-masing ya Nah maka jangan digambarkan dalam benak anak bahwa kamu manusia gagal Enggak nanti dia menjadi orang yang cepat berputus asa ya Nah dan bimbing dia untuk menuju prestasi bagaimanapun prestasi itu maka dalam hal ini jangan suka bandingkan anak dengan anak orang lain atau dengan orang lain sehingga kita seolah-olah berkata kepada nya prestasi itu seperti Si Fulan Si Fulan baru berprestasi kalau kamu ini enggak ada prestasinya Nah itu kan dia akan berkecil hati ya anak akan berkecil hati Nah demikian wallahuam baawab Nah maka dari dari itu ya ini perlu ya di ee di apa ya di e didampingi oleh para pendidiknya ya terutama di sekolah ya Nah demikian ya ranking-rankingan di sekolah itu kadang-kadang ada ada Sisi yang enggak mendidik juga seolah-olah kalau enggak ranking enggak punya prestasi jadikanlah Setiap anak itu berprestasi dengan kemampuannya maka ee kayaknya sekolah juga harus ee apa ya mengarah kepada ee pendidikan yang berbasis bakat gitu ya bukan lagi seperti klasikal kelas-kelas yang ujung-ujungnya anak itu di untuk ee ee untuk satu prestasi yang sama semuanya enggak enggak seperti itu kan apakah EE kita katakan bahwa Abdullah bin Abbas tidak berprestasi karena dia tidak bisa menjadi panglima perang seperti usamaah bin Zaid atau apakah Usama bin Zaid tidak berprestasi karena tidak bisa seperti sepintar Ya sefqih Abdullah bin Abbas atau yang lainnya ya sahabatsah remaja-remaja yang yang sudah kita Contohkan ya pada pembahasan yang lalu pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nabi selalu mengarahkan anak itu kepada bakatnya supaya mereka merasa berprestasi dan sukses dengan tingkat kesuksesan apapun yang mereka capai e mereka merasa Wah saya ini adalah orang yang sukses ya Nah itu lebih mudah untuk mengatrol ya menaikkan ya kita katakan tingkat kesuksesannya tapi kalau orang yang sudah merasa gagal ya cenderung patah dan ee enggak punya motivasi lagi biasanya ya Nah demikian dan dia merasa kerdil menjadi manusia yang yang enggak ada guna kan begitu ya Nah akhirnya ya dia pun menjadi ya kita katakan korban ya kita katakan Ya korban kegagalan gitu ya dalam pandangan orang lain begitu wallahuam bisawab kemudian yang terakhir adalah anak itu butuh pengarahan dan bimbingan terus-menerus yang kontinu ya yang EE berkesinambungan pengarahan dan bimbingan yang berkesinambungan ya Nah demikian terusmenerus artinya ya ya ya kita terus memantaunya perkembangannya Bagaimana ya Nah dan juga ee bimbingan anak-anak remaja apalagi ya dia perlu bimbingan dari orang yang berpengalaman ya orang tuanya nya dan guru-gurunya ya jadi ee manusia itu senang dibimbing Sebenarnya ya ya kadang-kadang kalau kita biarkan dia bingung ya tapi kalau dibimbing dia menjadi terarah gitu Oh begini nih Ini yang harus saya lakukan ini nah dia juga akan ee mengerti dia perlu dari kita apa dan kita bisa membantunya ya hingga terjadilah komunikasi dua arah antara anak remaja dan orang tua ya Nah demikian nah tapi kalau dibiarkan begitu saja ya tidak diarahkan tidak diberikan bimbingan ya dia juga bingung ya kita aja untukangani sesuatu yang kita enggak tahu kemudian tanpa bimbingan ya ngacau aja kan begitu ya ngacau aja ya ngasal ajaal kata orang sekarang kan begitu Ya nah tapi kalau ada bimbingan kita ngerti ini ya anak remaja perlu itu jadi bimbingan yang terus-menerusue berkesinambungan ya bukan yang ya semangat-semangat sesaat mimbing remaja kemudian dilepas kan begitu ya habis itu enggak diperhatikan lagi ya ya manusia itu perlu berkembang ya nahang dia bisa berkembang kalau dia tidak diarahkan dan tidak dibimbing wallahuam baawab Maka sebagai catatan di sini Ingatlah bahwa sikap kurang peduli orang tua sehingga membiarkan anak remaja mencari dan memenuhi send i kebutuhan psikologisnya itu berkontribusi besar terhadap krisis yang dialami oleh para remaja sekali lagi kita ulangi yaitu Bahwa sikap kurang peduli orang tua yang hingga membiarkan anak remaja mereka mencari dan memenuhi sendiri kebutuhan psikologis yang sudah kita sebutkan ya dalam dua pertemuan ya poin-poinnya itu berkontribusi besar terhadap krisis yang dialami oleh mereka oleh para remaja ini wallahuam Nah demikian kemudian agar kita terhindar dari konflik dengan remaja ini ini sering terjadi ya orang tua berkonflik dengan remajanya sendiri hingga bisa berujung kepada pertengkaran biasanya atau diam-diaman gu ya atau ya masing-masing ya sibuk dengan kesibukannya sendiri gitu ya ini konflik ya dengan remaja banyak orang tua yang yang apa namanya kita katakan yang terjebak konflik dengan anak remajanya sendiri atau e ee dan agak terhindar ya dari hal itu Dan untuk mengurangi peristiwa yang rentan menyebabkan konflik dengan remaja hendaknya pertama orang tua dulu ya dan guru juga mampu menjaga karakteristik perkembangan remaja ya mampu menjaga karakteristik perkembangan remaja aja dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka terutama kebutuhan psikologis yang sudah kita sebutkan poin-poinnya Oleh karena itu ya para orang tua dan juga guru hendaklah melakukan beberapa hal ya hendaklah melakukan beberapa hal yang akan kita sebutkan nanti dan kita lanjutkan Nanti pada pembahasan selanjutnya Insyaallah ya Nah demikian saja materinya pada kesempatan ee si pagi menjelang siang ini mudah-mudah mudahan bermanfaat Lebih dan kurang saya mohon maafagfahah baik alhamdulillah Terima kasih banyak syukrir atas materi yang telah disampaikan oleh Ustaz di pagi hari ini dari pembahasan mengenai kebutuhan e psikologis remaja tadi telah disampaikan diambil dari buku Ada apa dengan remaja Alhamdulillah baik selanjutnya kita akan sesi interaktif dan bagi Anda yang ingin bertanya silakan perihal pembahasan kita di kesempatan pagi hari ini bisa mengirimkannya di nomor e WhatsApp di 0819896543 baik yang pertama Ustaz ada pertanyaan n asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz ee kami sudah sekian bel tahun masih tinggal dikontrakan dan dan memiliki tiga anak suatu hal yang tidak mungkin memisahkan tempat tidur mereka terlebih kamar kontrakannya pun hanya petakan Padahal mereka juga sudah di atas ee umur 10 tahun Apakah hal tersebut akan mengganggu psikologis mereka Ustaz Iya eh Memang ada pengaruhnya ya Eh terutama tadi Ya ya masalah privasi ya kebutuhan privasi anak nah ee seperti yang kita rasakan sendiri ya Ee kita kalau enggak mengenal privasi kita juga enggak enggak memahami privasi orang Biasanya seperti itu ya E timbal baliknya seperti itu kalau kita tidak memahami privasi ini ya ya Eh kita kadang-kadang juga akhirnya enggak bisa memahami privasi orang gitu ya Nah ini yang mengganggu ya di dalam pergaulan sebagian orang enggak ngenal area privasi begitu ya dia rak seroduk saja kan begitu ya Nah karena dari kecil dia enggak mengenal privasi itu maka kita sebutkan tadi di antara kebutuhan psikologis remaja ya anak remaja anak ketika dia sudah masuk remaja adalah kebebasan dan rasa Merdeka Ya kebebasan dan rasa merdeka Dia ada ruang yang mana orang lain enggak boleh masuk ke situ nah nah jadi timbal baliknya adalah dia memahami bahwa orang lain juga perlu ruang itu kan begitu ya perlu ruang privasi yang harus kita jaga juga dan kita enggak boleh masuk ke situ nah orang yang enggak mengerti ini biasanya belasak-belusuk aja ya ya ruang privasi orang ya dia tabrak saja begitu ya karena dia enggak ngerti itu ya Nah ini ya kita katakan pengaruh buruknya sebagian orang kita lihat dalam pergaulan seperti itu kayaknya dia enggak ngerti area privasi begitu ya karena dia memang enggak mendapatkan itu dari kecil gitu kalau anak kecil bocah ya ya memang belum perlu itu ya Nah maka nabi juga mengatakan ya belum perlu dipisahkan tapi ketika 10 tahun ke atas nabi mengatakan dan pisahkanlah mereka di dalam ya tempat tidur mereka ya ya yang paling ideal adalah mereka punya kamar yang privasi kan begitu ya Nah supaya mereka mengerti bahwa manusia itu perlu area privasi ya kita rasakan hari sekarang ketika kita dewasa ya bahwa kita perlu area privasi yang mana orang lain jangan masuk ke situ kan begitu nah dan itu hingga dalam pergaulan juga kita mengerti area privasi orang ya kita enggak ada orang itu penyakit kehipoan gitu ya engak semua ditabraknya begitu ya Nah ini orang yang mungkin dari kecil enggak diajarin begitu ya ya maka pengaruh buruknya adalah ada anak orang itu ya Setelah dia dewasa yang mau tahu urusan orang lain ya dan selalu mengorek-ngorek area privasi orang lain lain Nah ini kan buruk ya sebenarnya di dalam pergaulan ini sangat mengganggu Sebenarnya ya orang yang enggak ngerti privasi seperti ini ya ya kita juga kalau kalau kita berteman ataupun bergaul dengan orang seperti ini kita juga akhirnya menjaga jarak dan mungkin kita akan menyingkir dari dari Sisinya begitu ya ngeri juga kan orang bergaul dengan orang yang enggak ngerti area privasi begitu ya wallahuam bawab nah jadi kita juga dilatih untuk menjaga rahasia rahasia diri dan rahasia orang lain orang yang enggak biasa menjaga rahasia dirinya dia juga enggak terbiasa menjaga rahasia orang lain maka itu hikmah yang besar dari perintah nabi untuk memisahkan ya anak ketika di usia remaja masuk usia remaja 10 tahun ke atas bahwa perintah itu bukan W Ya gimana ya Apa perlu itu gitu kalau dikumpulkan aja Kenapa rupanya kan kakak adik semua bukan hanya masalah ya kita katakan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan seksual ya itu kita bahas itu di dalam buku pendidik pendidikan seksual untuk anak dan remaja dalam Islam tapi dari sisi psikologisnya juga memang perlu dipisahkan supaya anak mengerti ya Apa artinya privasi ya Nah dia manusia itu perlu rasa merdeka dan perlu kebebasan ya Nah demikian wallahuam baawab Nah itu pengaruh salah satu pengaruh negatif ya kalau anak itu tidak dibiasakan dengan halhal seperti itu wallahuam I nah Baik terima kasih banyak atas jawaban dan ej penjelasannya demikian dan selanjutnya ini ada pertanyaan kembali Ustaz dari hamba Allah ya Ustaz Ana pernah dimintai pendapat oleh seorang remaja laki-laki yang mana ia memiliki masalahalu yang menyakitkannya ia ee dilecehkan oleh kerabatnya sendiri yang juga sesama laki laki-laki ini membuat dia jadi sangat trauma dan menjadi antisosial dan menutup diri sebagai orang terdekat Sikap apa yang harus kita lakukan Ustaz untuk anak ini dan mohon e pencerahannya ya trauma-trauma masa kecil Ini seharusnya tidak terjadi ya kekerasan ataupun ya tindak kejahatan terhadap anak itu seharusnya tidak terjadi kalau bisa dilakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi kalau itu sudah terjadi maka ini perlu dilakukan terapi dan terapinya tidak mudah untuk mengembalikan kepercayaan diri kan begitu ya Ee untuk mengembalikan ee moralnya begitu ya mentalnya itu enggak mudah maka harus dilakukan terapi treatment yang terus-menerus sehingga trauma itu bisa hilang walaupun susah itu ya menghilangkan trauma masa kecil itu susah dan dan buruknya itu suatu yang tersimpan nantinya dalam memorinya ya Maka anak-anak kalau sudah pernah mengalami trauma masa kecil seperti ini ya childhood e apa sindrom seperti ini ya sindrom trauma masa kecil ini itu memang harus terus ditempel atau dipantau perkembangannya ya Nah demikian sehingga betul-betul bisa pulih Walaupun mungkin tidak 100% ya Tapi dia bisa ee sejenak ataupun ya kita harapkan seterusnya meninggalkan trauma itu ya Nah melupakan trauma itu ya wallahualam bisawab Nah demikian maka ya anak-anak yang sudah seperti ini jangan terlalu sering dibiarkan lama sendirian gu ya Nah karena dia perlu sandaran kalau anak-anak seperti itu ya anak-anak yang sudah mengalami trauma masa kecil seperti ini pernah mengalami pelecehan kekerasan kejahatan dan lain sebagainya ini biasanya mereka perlu sandaran ya maka orang tua atau guru para pendidiknya harus siap menjadi sandarannya ya Nah mendengarkan ya apa namanya kita katakan ee keluhannya ya jangan ya kita justru ee mematahkannya ya Sehingga ya dia merasa tidak ada tempat untuk menyandar gitu ya Ya anak-anak seperti ini ya itu perlu ya Dan kita orang tua ataupun guru ya pendidiknya ya harus siap menjadi sandarannya begitu ya wallahuam bawab ya Dan itu enggak bisa ya sembuh dalam waktu yang cepat gitu ya Nah demikian wallahu Iya nah Baik terima kasih banyak atas e jawaban dan nasihat Al Ustaz selanjutnya ada pertanyaan kembali dari ibu Santi yang berada di Jakarta ya ya Ustaz nasihat yang terbaik apa ya yang ditujukan kepada anak yang sedang kuliah yang saat ini e dia diterima kuliah di luar negeri Ustaz di perguruan tinggi di luar negeri tapi tidak Sebutkan ini perguruan tinggi ee negeri di luar negerinya itu negeri Islam atau Negeri selain Islam eh mohon nasihatnya Barakallah fik ya ya salah satu landasan yang harus dibangun oleh para orang tua kepada anak-anak mereka adalah ya membangun ketahanan belajar anak-anak itu ya ketahanan belajar itu perlu dibangun ya banyak anak-anak sekarang justru ya enggak punya ketahanan untuk belajar kadang-kadang mau tapi enggak tahan ada yang lebih parah lagi memang enggak enggak mau belajar begitu ya Nah ya karena godaannya hari ini kan sangat besar ya karena banyak itu flexing-flexing sekarang ini kan yang memang untuk merontokkan semangat belajar anak-anak muda begitu ya remaja terutama sehingga ya mereka ingin sukses dengan cara instan enggak mau menapaki jalannya begitu ya Nah akhirnya ya mereka enggak punya semangat untuk belajar ya ada yang mentok belajarnya ada yang merasa Wah enggak perlu belajar ya Nah demikian sehingga ya kita katakan apa ya Ee potensi yang ada pada mereka itu tersia-siakan sebenarnya ya Ya mungkin mereka ee ee apa kita katakan merasa sukses ya dengan hidup tanpa belajar begitu ya karena mereka enggak mau sekolah ya Ada sebagian anak tuh enggak mau sekolah maunya dagang gitu ya ya pedagang perlu belajar juga kan begitu ya ya ya kalau dia jadi pedagang yang enggak belajar mungkin ya mentok gitu ya ya tapi beda kan pedagang yang punya latar belakang pendidikan yang cukup kan begitu Iya Nah ya masalahnya di situ saja ya Nah kenapa manusia itu perlu punya ketahanan belajar begitu ya karena dengan Belajarlah kita bisa berkembang kalau enggak belajar kita enggak bisa berkembang maka belajar itu adalah pekerjaan yang enggak ada tamatnya ya walaupun di sini belajar bukan hanya di bangku sekolah ya pendidikan formal bukan manusia itu perlu belajar sampai mati gitu itu prinsipnya ya Eh ada pat Arab mengatakanutlubul Minal Mahdi lahdi begitulah dituntutlah ilmu Belajarlah kamu dari buayan sampai ke liang lahad kan begitu nah jadi ketahanan belajar ini yang perlu dibangun oleh orang tua ya Nah demikian kalau ada anak yang memang punya semangat untuk terus berkembang dia mau belajar dan belajar dan itu memang di dibangun dari kecil ada anak yang melempem sudah Engak enggak mau belajar gitu ya enggak mau belajar maunya santai maunya sukses ya tanpa belajar begitu ya Nah ini kan e ya ya kita katakan rugi dia ya wallahuam bawab ya Nah demikian ya kita juga kenal manusia-manusia yang mentok sudah enggak mau belajar enggak bisa belajar lagi dan enggak mau belajar ya mentok sampai di situ aja enggak enggak ada lagi ya hal-hal yang bisa kita harapkan darinya begitu ya Ya sudahlah sampai di situlah dia perjalanannya mungkin ya tapi yang mau belajar dia akan bisa terus berkembang ada hal-hal mungkin yang baru yang yang yang apa namanya yang berbeda yang akan dia Munculkan di setiap fase kehidupannya ya enggak ada matinya istilahnya gitu ya seperti para ya ulama dulu ya ya enggak ada matinya istilahnya terus berkarya berbuat kan begitu ya karena mereka terus belajar gitu ya karena karya itu ya juga hasil belajar ya Enggak mungkin dia bisa berkarya tanpa mau terus belajar ya ya Nah ingat tadi ya kita bisa berkembang karena kita masih belajar nah tapi kalau enggak mau belajar lagi enggak berkembang sudah mentok dia nah anak-anak itu yang harus kita latih kita tanamkan kita bangun yaitu ketahanan belajarnya belajar ya bukan sekolah ya beda ya mungkin dia sudah tamat sekolah tapi dia terus belajar ya Nah demikian wallahuam baawab Nah ya untuk pendidikan formal seperti ini ya sebagian anak punya sem udah kadang-kadang dia dapat ee ya menamatkan pendidikan formalnya dengan baik SD SMP SMA kemudian dia bisa lanjut S1 selesai S1 dia mau ya lanjut ke tingkat jenjang yang lebih tinggi dan dia mungkin enggak pernah puas untuk belajar haus akan ilmu kan begitu ya Nah ini satu hal yang positif ya Nah itu yang harus terus kita apa namanya kita ya bangun dan kembangkan pada anak-anak kita begitu ya Nah sehingga kita tidak meninggalkan generasi-generasi yang lemah ya termasuk satu kelemahan adalah ya lemah ilmu gitu lemah ilmu dan kita kaum muslimin hari ini perlu generasi-generasi yang ya kita katakan haus ilmu yang mau terus belajar ya Ya karena ya supaya tidak tertinggal dengan umat-umat yang lain begitu ya karena persaingan juga semakin ketat ke depannya kalau kita tidak persiapkan generasi yang mau terus belajar Kandas nanti kita gagal membangun generasi generasi yang mentok ya sudah sampai di situ aja ya nah pepatah mengatakan ya ini ungkapan orang-orang tua kita dulu orang bodoh akan tetap jadi makanan orang pintar kayaknya pepatah itu belum belum berubah sampai hari ini ya wallahuam bisawab orang bodoh itu tetap jadi makanan orang orang pintar tib Nah demikian Jadi anak itu ya perlu dipompa Semangat belajarnya TII pertanyaannya masih Global ya dia belajar apa di mana kan gitu ya Nah kalau itu Ya kita Anggaplah ini belajar agama lah kitait kat dia ada prospek untuk belajar keluar negeri mengembangkan ilmunya ya maka harus kita kita dukung kan begitu ya Nah demikian harus kita Berikan semangat gitu untuk ya apa kita katakan mengikuti menapaki jenjang-jenjang pendidikannya yang formal ya Nah walaupun yang enggak harus di pendidikan formal Dia belajar kan begitu ya wallahuam bwab ya Nam baik alhamdulillah Terima kasih banyak atas jawaban Ustaz ya masih e ada beberapa pertanyaan yang masuk kembali di kesempatan pagi hari ini Namun kami ajukan diantaranya dari Ibu Lina yang berada di eh Jakarta dan juga penanya yang lainnya ya Ustaz Bagaimana mengatasi anak remaja yang sekolahnya itu sering tidak betah Ustaz terus terang Sudah beberapa kali pindah sekolah namun tetap katanya tidak betah ini e ada ada hal seperti Apakah yang menyebabkan mereka seperti itu ee dan apakah memang yang bermasalah itu dari anaknya sendiri atau memang dari sekolah-sekolah tersebut ya banyak faktoraktor lingkungan sekolah itu kan begitu ya atau format pendidikannya ada anak yang Engak enggak cocok mondok kan begitu ya he ya ya mungkin karena lingkungan yang ada di pondok itu tidak kondusif baginya kan bisa aja itu ya Ada anak yang lebih cocok mungkin sekolah yang full day kan begitu ya atau yang pulang pergi istilahnya dia tetap dapat lingkungan rumah karena dia memang sudah Confort dengan lingkungan rumah kan begitu nah dan juga karena memang orang tuanya ya memberikan bimbingan di rumah kan begitu ya Nah mungkin ee format pendidikan pulang pergi ya dia tetap berada di rumah itu lebih baik baginya jadi enggak serta-merta selalu pendidikan pondok itu yang terbaik enggak ya itu kan cuma format pendidikan aja ya pondok dan tidak mondok ya Semua itu tergantung kepada ya kita katakan ee pendidikan rumah Ya baik itu Pondok maupun non Pondok pendidikan rumah itu menentukan apakah dia dapat pendidikan rumah ya atau tidak begitu wallahuam bawab nah eh sekolah sekali lagi ya para orang tua yang Ayah Bunda yang dimuliakan Allah itu cuma poros pembantu bukan poros utama pendidikan ya dia poros pembantu kalau yang kita maksud dari sekolah itu adalah kita ingin dapat anak itu itu dapat pendidikan ya bukan selembar ijazah ya maka poros utama pendidikan ya adalah rumah ya adalah rumah sekolah itu cuma poros pembantu yang membantu orang tua untuk mendidik anak-anak mereka Nah demikian ya nah jadi ya Ee boleh jadi banyak faktor-faktor yang membuat anak itu enggak betah di sekolah kan begitu nah ya mungkin format pendidikannya ya atau juga ya mungkin juga Memang sekolah itu tidak ee apa ya kita katakan Ya tidak cukup Kredibel ya untuk membuat suatu pendidikan bisa aja itu terjadi ada juga sekolah yang seperti itu kan begitu ya Nah atau dia tidak mendapatkan apa yang dia inginkan di sekolah itu gu banyak sekolah yang ya kita katakan Ya sebagian anak yang memang hobi belajar men ntut ilmu dan betul Gitu ya dapat sekolah yang yang yang lengkap cuma fasilitas olahraga aja begitu ya kebanyakan anak-anak tu ya lebih senang olahraga daripada membaca atau belajar Nah anak seperti ini kan t enggak betah dia lihat anak teman-temannya bukan lari ke perpustakaan tapi larinya ke lapangan bola gitu ya lapangan bulu tangkis ke e ke kolam renang sebagian sekolah ada kolam renangnya ya itu bagi dia ini apa namanya ya enggak enggak matching ya Enggak enggak kena Enggak e Enggak enggak apa ya enggak sejalan dengan minatnya begitu ya Nah maka dia enggak cocok di situ ya dengan lingkungan sekolah seperti itu ya maka ya sekolah sekarang ini kan macam-macam ya bentuknya juga kan formatnya juga dan apa yang menjadi prioritas sekolah itu juga berbeda-beda sekarang ini ya Nah demikian wallahuam bissawab ya jadi coba perhatikan faktor-faktor itu semua dan boleh jadi ini faktor ada faktor lainnya juga begitu gitu ya itu faktornya pada anak itu sendiri kan begitu yang memang tadi kita katakan tidak punya ketahanan belajar jadi dia bosanan Istilahnya ya mudah patah dan mungkin ini karena orang tua tidak mentantingnya Arnya membimbingnya gitu mendampingi anak itu belajar Mungkin dia punya masalah dengan memahami pelajaran Lah misalnya ya maka anak ini ya tentunya perlu orang yang bisa membimbingnya kadang-kadang guru enggak bisa diandalkan ya Nah demikian maka orang tua perlu ya untuk ya mendampingi mereka ya mungkin ada e sebagian anak karena satu dua mata pelajaran yang tidak dia sukai akhirnya dia tidak suka sekolah kan begitu ya hanya karena satu dua mata pelajaran yang tidak dia sukai wallahuam B Nah mungkin jadi yang menjadi faktor itu adalah pendidiknya di guru ya di sekolah ya boleh jadi ya sebagian sekolah itu ya memang tidak punya punya pendidik yang ya kita katakan mumpuni begitu ya ya sebagai guru dan pendidik ya Nah demikian dan cenderung guru-guru yang suka mengeksekusi anak begitu ya E wallahualam bis Ya ada juga sekolah seperti itu ya mungkin sdm-nya rendah begitu ya Nah kebetulan anak kita terdampar di situ pula Begitu ya di sekolah yang SDM gurunya lemah begitu ya ya wajar kalau berantakan semuanya jadinya Jadi Lihatlah faktor-faktor itu semua begitu ya Nah ya kadang-kadang sebagian orang tua harus ya memindahkan anaknya dari sekolah ke sekolah untuk mencari format yang tepat untuk anaknya atau mencari lingkungan yang tepat untuk anaknya kayaknya dia cocok di sini nih begitu ya Nah demikian ya semua itu ya tentunya perlu ya ya kita katakan Ya pengorbanan dari para orang tua kan begitu ya untuk mau ya kita katakan mengikuti perkembangan pendidikan anak-anak mereka wallahuam bissawab baik Nah mungkin itu saja pertemuan kita pada kesempatan ee pagi ini mudah-mudahan bermanfaat nanti akan kita lanjutkan lagi pada pertemuan yang akan datang Insyaallah subhanakallah wabihamdik Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubuik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah demikian ikhwat Islam azakumullah para pemerhati raja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan di kesempatan pagi hari ini pak pembahasan ee Parenting yaitu dari diambil dari buku Ada apa dengan remaja pembahasan yaitu kebutuhan psikologis remaja mudah-mudahan ini menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua dan tentunya kita terus berusaha ee agar mendidik anak-anak kita dengan ee metode apapun yang tidak keluar dari syariat yang tentunya Kita sebagai orang tua yang lebih paham dan mudah-mudahan Allah mudahkan ee untuk semuanya demikian dan Insyaallah simak kembali kelanjutannya di Selasa pekan yang akan datang dari pembahasan buku Ada apa dengan remaja kemindu diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *