Kamis, 24 Jumadal Ula 1445 H / 7 Desember 2023 M
kajian Islam Ilmia di rja TV dan radio Roja lailuha kaahariha la yazigu anha ba’di ill halik sungguh aku telah tinggalkan kalian di atas petunjuk yang putih bersih ya yang sangat jelas lailuhaahariha malamnya seperti siangnya Subhanallah ini ilmu saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja simak radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah [Musik] Para pendengar dan pemirsa R TV di manapun Anda berada kami akan hadirkan [Musik] ke bagi anda pemirsa TV yang hadirkan untuk Anda program acara Kian secaras tvuranahran dan kajian Islam Bismillahirrahmanirrahim Asalamualaikum warahmatullah amuakum alhamdulillahbilamin hamdaniban mubani wasatu wasamil Mursal wa alihi Wai Ajum allahuakum para pemerhati rja di mana pun Antum berada di kesempatan pagi hari ini Alhamdulillah kita dipertem kembali di kesempatan pagi hari ini semoga pertemuan ini memberikan keberkahan kepada kita semuanya dan juga memberikan faedah untuk kita semuanya dalam perjumpaan di kesempatan pagi hari ini allahakum pada kesempatan pagi hari ini kembali kami hadirkan di ruang dengar anda dan layar televisi Anda satu kajian ilmiah dari pembahasan kita fawaidul Fawaid buah karya dari sikul Islam Abu Abdullah Muhammad bin abiin I qayim aljaah rahimullahu taala dan sebagaimana bias ama Azani Allahu wakum kajian yang akan disampaikan dan dipaparkan secara mendalam bersama guru kita Al Ustaz alfadil Abdullah Taslim Ma hafidullahu taala dan pada kesempatan pagi hari ini beliau akan mengangkat pembahasan yang berjudul Kita memahami takdir Allah antara sikap yang berlebihan dengan sikap yang meremehkan Nam kataam Azani Allah wakum sebelum kita simak kajian yang per dengan faedah yang akan disampaikan oleh Beliau kami juga mengajak anda semua untuk bersoal jawab setelah beliau menyampaikan materi dan bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung Anda dapat menghubungi kami di 0218236543 ataupun Anda dapat kirimkan pertanyaan mulai chat wa di 0819896543 nakum Alhamdulillah kami telahhubung dengan beliau yang saat ini berada di studio di studio Kendari dan untuk selanjutnya kita akan simak bersama dan Kepada beliau kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhillah ahaillallah wahdahu muhamm Abdu Allah Alhamdulillah akahimumullah kaum muslimin para pemerhati maupun Para pendengar setiaadi di man Antum berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini kita bersyukur kepada Allah subhahu wa taala yang senantiasa mimpahkan Taufik kebaikan bagi kita semua termasuk yang Allah mudahkan bagi kita saat ini untuk membah dan mengkaji kali mengadakan majelis ilmu yang mulia secara online mengkaji kitab yang sangat bermanfaat kitab alfawaidah karya dari alimamudin Abu abdahah ya pembahasan kita masih melanjutkan apa yang kita bahas di pertemuan yang lalu diajarkan oleh rasahaii was untuk menghilangkanalaahan dan yang di awalnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Ma abdun tidaklah seorang hamba ditimpa rasa gundah atau resah di hatinya atau kesedihan kemudian dia membaca doa ini ya Allah AB Ya Allah aku dari h lakiak h hukum-hukummu berlaku padaku dan ketentuan Takdirmu adil selalu terjadi padaku ini yang sampai kemarin pada pembahasan yang terakhir kita telah Sebutkan dan jelaskan makna ini kemudian di bab yang baru ini atau di pasal yang baru ini Imam ibahah ingin mengambiledah dari Sabda rasulullahuaii was menjelkan tent makna takdir memahami takdir Allah dengan benar berdasarkan akidah ahlusunah Wal Jamaah jauh dari sikap alifrad atau Gulu berlebih-lebihan dalam memahaminya atau sikap tafrid kurang yang mana dua macam hukum ini selalu berlaku pada hamba selalu dan hikmahnya Kenapa digandingkan dua nama Ini kata para ulama untuk menunjukkan Bahwasanya Allah subhanahu wa taala ketika menentukan hukum maka dia maha kuasa untuk menjadikan hukumnya ini berlaku dan menembus semua tidak ada yang bisa luput darinya tidak ada yang bisa lepas darinya berlaku untuk segala makhlukNya ya karena hukumnya digandengkan dengan kemahaperkasaannya kemahakuasaannya beda sama makhluk ada orang yang punya hukum baik atau hikmah kebijaksanaan yang baik tapi dia tidak punya kekuatan dia tidak bisa menerapkannya sebaliknya ada orang punya kekuatan kekuasaan tapi dia tidak bijaksana tidak hikmah perbuatannya keputusannya maka dia bisa memaksakannya ya memaksakan berlakunya hukum tersebut misalnya seorang penguasa kepada bawahannya dan ketika itu Dia berbuat zalim karena tidak menempatkan kekuasaannya dengan hikmah ya dengan kebaikan untuk orang-orang yang berada di bawahnya Adapun Allah subhanahu wa taala tidak demikian Allah Maha Kuat dan maha perkasa betul Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu pasti tapi kita tidak perlu khawatir karena Allah subhanahu wa taala memiliki sifat alhakim Maha Sempurna hikmahnya hikmah artinya W selalu menempatkan segala sesuatu tepat pada tempatnya maka tidak perlu kita khawatir kemahakuasaan kemahakuataan dan kemahaperkasaan Allah tidak mungkin zalim tidak mungkin salah ditempatkan ya maka kita selalu merasa aman dalam dalam artian kita Yakin Allah subhanahu wa taala tidak akan salah menempatkan semua ini sebagaimana Allah subhanahu wa taala ketika menetapkan hukum memberlakukan ketentuan tidak ada yang bisa mencegah Karena Dia Maha Kuat dan maha perkasa tidak ada satu makhluk makhluk pun yang bisa yang bisa menghalangi apa yang ditentukan oleh Allah subhanahu wa taala nah tib sebagaimana ketika Allah subhanahu wa taala menurunkan hukum-hukum dalam syariat ini berlaku untuk semua makhluk meskipun ada yang durhaka dia akan dihukum pada hari kiamat nanti karena penyimpangan dan pelanggarannya naillah Ik Inun dan dikarenakan Qada ketentuan takdir Allah itu adalah menyempurnakan dan melengkapkan yang demikian itu kita ketahui kesempurnaannya setelah berlangsungnya dan setelah terjadinya makanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Sebutkan dalam doa Ini adlun Fi quka selalu adil pada diriku segala ketentuanmu ya Allah ingat ini makna Adil yang sesungguhnya adil itu ketika Allah subhanahu wa taala berbuat dan menempatkan segala suu tempat pada tempatnya kadang-kadang kita tahu kadang-kadang tidak tahu hikmahnya ini tidak bertentangan dengan makna keadilan karena keadilan di sini adalah keadilan yang benar bukan sesuai dengan keinginan atau kehendak manusia hukum yang engkau sempurnakan yang engkau berlakukan pada hamba-hambu Ya Allah itu adalah keadilan darimu untuk mereka keadilan darimu untuk mereka ini kita harus yakini Ya Allah subhanahu wa taala Maha Sempurna keadilannya makanya tidak ada satu perbuatan Allah pun yang pantas ditanyakan beda kalau manusia sebaikun terbatas kebaikannya penyayang apapun manusia terbatas sifat kasih sayangnya seadil apapun dia dia akan bisa salah karena tidak sempurna sifat-sifatnya Adapun Allah subhanahu wa taala yang Maha Sempurna sifat-sifatnya sehingga tidak perlu ditanyakan tentang perbuatannya Allah subhanahu wa taala berfirman lausalumaalu wahum yusalun Allah subhanahu wa taala tidak ditanyakan tentang apa yang diperbuatnya sedangkan mereka manusia ditanyakan dan dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang mereka perbuatuahuq waq hukman AB Adapun hukum Allah yaitu segala sesuatu yang Allah subhanahu wa taala Tentukan dengan hukumnya Terkadang Allah subhanahu wa taala menghendaki untuk berlakunya hukum tersebut Terkadang juga Allah tidak memplakukannya sesuai dengan kehendaknyayaahuakun apa yang Allah kehendaki terjadi apa yang Allah tidak kehendaki tidak akan terjadi kalau itu merupakan hukum agama maka hukum ini berlaku untuk semua hamba buktinya semua orang yang menentang agama akan dihukum mendapatkan azab pada hari kiamat semua orang yang durhaka tidak mau menerima agama kafir maka akan dihukum pada hari kiamat semua orang yang menyimpang dari agama kalau dia tidak bertobat dan kembali kepada Allah Allah tidak terima tobatnya maka dia akan dapatkan siksaan azab pada hari kiamat ini menunjukkan hukum agama itu berlaku bagi semua manusia Adapun jika itu adalah hukum kauni yakni yang berhubungan dengan ketentuan Allah bagi semua makhluknyahahui kalau Allah subhanahu wa taala berlakukan maka pasti akan terjadi pada hamba tersebut ketika Allah tidak berlakukan maka akan dijauhkan dari hamba tersebut fahua Subhanahu y maqhi wiriru qqq am maka Allah subhanahu wa taala Karena Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu dia akan Allah subhanahu wa taala Maha Kuasa memberlakukan apa yang diputuskannya sedangkan selain Allah yakni makhluk kadang-kadang dia menentukan satu ketentuan tapi ya dia tidak bisa tidak bisa memberlakukannya karena dia tidak punya kekuasaan tidak punya kemampuan dan Allah subhanahu wa taala dialah yang memutuskan menakdirkan dan dia yang maha kuasa untuk memberlangsungkan menjadikan terjadi hal tersebut maka Allah subhahu wa taa yangik ya entukan dan memberlakukan segala ketentuannya tersebut sudah kita sebutkan tadi ya Allah subhanahu wa taala alaziz Maha maha perkasa alqawi Maha Kuat alaulin Qadir Maha Kuasa atas segala sesuatu Maha Kuasa atas segala sesuatu tidak ada yang bisa mencegah jika allah subhanahu wa taala menghendaki terjadi pada hamba-hambanya nah wau Adapun ucapan atau Sabda Rasulullah berlaku adil padaku Ya Allah segala ketentuan Takdirmu kata beliau ini meliputi atau mengandung sudut pandang Apa itu baik diberikan kesehatan atau sakit hamba itu Winan waakar diberikan kekayaan maupun kemiskinan kelezatan ataupun rasa sakit ha diberikan kehidupan atau kematian orang diberikan hukuman atau dimaafkan dan Selain itu semua berlaku semua meliputi ketentuan Allah yang berlaku pada makhlukNya ya adil semua ketentuannya Kenapa adil adil sudah kita ketahui tidak mesti yang namanya adil itu sama rata tidak mesti ya seorang punya anak tiga orang anak satunya dewasa satunya masih kecil satunya bayi semua dikasih uang sama rata ya Semua dikasih uang misalnya r.000 masing-masing Apakah ini Adil jelas tidak adil anak baik ini buat dia gunakan untuk apa uang tersebut malah bisa akan disalahgunakan atau anak kecil yang tadi belum pantas meegang uang seperti ini ini tidak adil namanya ini justru menjerumuskan ya jadi adil tidak mesti demikian adil itu artinya menempatkan semua pada tempatnya memberikan sesuatu sesuai dengan kebutuhannya yang ditentukan di dalam syariat tentu saja jadi ketika Allah subhanahu wa taala memberlakukan seorang hamba hari ini sehat badannya kuat fisiknya hamba yang lain Sakit apakah Allah tidak adil tidak Allah Maha Adil hamba yang diberikan kesehatan Allah subhanahu wa taala menginginkan hamba ini supaya mensyukuri nikmat tersebut ya makanya Allah perintahkan dia di dalam al-qur’an supaya mengingat nikmat Allah mensyukurinya bahkan yang bersyukur ditambah adapun yang sakit Allah subhanahu wa taala ingin menguji supaya mengeluarkan sifat sabarnya menyempurnakan kesabarannya maka ini adalah adil supaya hamba ini mendapatkan kebaikan ya maka ketentuan Allah ini berarti adil Karena di balik semua itu ada hikmah yang Allah inginkan dari hamba ini karena mungkin hamba ini selama ini diberikan kesehatan dia banyak lalainya banyak lupanya maka Allah berikan dia ujian supaya dia ingat kelalaiannya nya tersebut agar bertobat kembali kepada Allah subhanahu wa taala demikian pula kekayaan dan kemiskinan Allah berikan ini kelezatan kadang-kadang kita mendapatkan kenikmatan kadang-kadang kesusahan ada yang dimatikan ada yang dihidupkan ada yang mendapatkan siksaan ada yang diampuni ya Ini semua adalah keadilan dari Allah subhanahu wa taala makanya kata para ulama ketika Allah menakdirkan kebaikan untuk seorang hamba itu adalah dengan karunia dan rahmat Allah ketika Allah menakdirkan ketentuan yang sebaliknya pada diri seorang hamba keburukan maka itu adalah dengan keadilan dan hikmahnya adil dan menempatkan semua pada tempatnya Masyaallah inilah Allah subhanahu wa taala yang Maha Sempurna sifat-sifatnya taala Allah subhanahu wa taala berfirman [Musik] dan apa saja musibah yang menimpa kalian wahai manusia maka itu disebabkan oleh perbuatan dosa yang dilakukan oleh tangan-tanganmu sendiri adil kan orang berbuat dosa Allah pakan musibah jadi teguran bagi dia supaya dia sadar akan dosa-dosanya supaya dia bisa introspeksi Bagaimana kalau dia berbuat dosa terus diberikan kesenangan dia akan lalai terus dia akan tidak menyadari terus kesalahannya maka Allah adil ketika menimpakkan padanya musibah ini untuk mengingatkan akan dosa-dosa yang dilakukannya sendiri itu surat Asyura ayat ke-30 kemudian di surat Asyura juga ayat ke-48 Allah subhanahu wa taala berfirman waibumat Bima qdamat aidihimainal ins kafur dan jika mereka ditimpa keburukan disebabkan perbuatan dosa yang dilakukan mereka sendiri maka sesungguhnya manusia itu ketika itu akan menjadi kufur akan menjadi durhaka kufur kepada Allah subhanahu wa taala maka ini menunjukkan bahwa semua yang ditakdirkan oleh Allah subhanahu wa taala atas hamba-hambanya maka ini adalah Keadilan keadilan dari Allah Subhan wa taala bagi bagi hamba tersebut oleh karena itu ini pembahasan yang sangat dalam tentang memahami makna Bagaimana kita bisa memahami makna keadilan dalam segala ketentuan Allah subhanahu wa taala yang ini merupakan bagian dari keyakinan yang akan membenarkan keimanan kita tauhid kita kepada Allah subhanahu wa taala ba Barakallah fikum jamaah sekalian rahimakumullah Insyaallah Cukup sampai di sini kajian kita di kesempatan pagi hari ini semoga kita bisa mengambil faedah dan manfaat dari apa yang dipaparkan oleh Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala untuk kita berikan kesempatan bagi Antum yang ingin berinteraksi bertanya jawab di kesempatan kajian kita di pagi menjelang siang hari ini Insyaallah akan ada kelanjutan dari pembahasan ini di pertemuan yang berikutnya Barakallah fikum Shallallahu wasallam wabarak ala Nabina Muhammad waa alihiahbihi ajmain walhamdulillahiabbil alamin Nam Ustaz jazakumullah Khairan warakallah fikum atas materi yang telah sampaikan di kesempatan pagi hari ini memahami takdir Allah antara sikap berlebihan dan sikap Mer dengan sikap Ik islamakum untuk selanjutnya kita akan buka sesi interaktif soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya Anda dapat menghubung kami di 0218236543 ataupun Anda dapat tanya chat wa di 0819 896543 kita angkat yang pertama Ma telepon ya silakan Ya silakan Ini Ustaz ada seorang muslimik dulu ibu dengan Umu Abdurrahman di Tangerang Ustaz iya silakan Ibu ini Ustaz ada seorang muslim tapi dia tidak tidak suka salat gitu tapi terus masuk ke rumah kita mengucapkan salam Apakah harus dijawab atau tidak ya Ustaz mohon penjelasannya ya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh baik baik Ustaz kami bis untuk Ustaz menjawab silakan Ustaz I Barakallah Fik ketika ada orang yang sikapnya seperti ini ya ya sebelum kita sebelumnya kita katakan dulu Masyaallah Ini pertanyaan yang sangat baik dari Umu Abdurrahman Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan kebaikan bagi beliau dan juga bagi kita semua ya kalau ada seorang muslim yang seperti ini kelakuannya maka kita tentu berusaha untuk menasihati dia ya sikap yang dilakukannya dengan mengucapkan salam mungkin juga dia bersikap ramah sama orang-orang yang ada di sekitarnya ini adalah kebaikan tapi ketika dia tidak melaksanakan salat kita katakan kita nasihati kepadanya bahwa ini adalah keburukan yang sangat besar bahkan bisa menjadi sebab seseorang keluar dari agama ini nauzubillahalik kita ingatkan kepada dia misalnya Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya alahziuq kafar perjanjian antara kita dengan orang kafir adalah salat maka Barang siapa yang meninggalkan salat maka sungguh dia telah menjadi menjadi kafir maka ketika dia datang bertamu ke rumah kita ucapkan dia ucapkan salam jawab salamnya ya kita amalkan secara umum Sabda Rasulullah ee firman Allah subhanahu wa taala Fa hitum Bah fahayyu biahs minhaudduha kalau kalian diucapkan kepada kalian Ucapan salam maka ucapkanlah jawabannya Jawablah dengan yang lebih baik daripada ucapan salamnya atau Jawablah seperti yang diucapkannya kata sebagian dari para ulama kalau orang Ahlul kitab saja mengucapkan salam kepada kita dengan benar kita Jawab dengan jawaban yang benar seperti yang diperintahkan dalam ayat ini apalagi kalau itu orang yang masih kita harapkan keislamannya Nam jadi kita Jawab dengan benar ya ahlul kitab kalau tidak jelas kita dengarkan ucapan salamnya tentu ada hadis rasulullah su wasam yang mengatakan kita jawab waaikum itu Ahlul kitab Yahudi atau Nasrani tapi kalau jelas ucapan salamnya mereka mengucapkanalamualaikum jelaselas maknanya benar kita diperintahkan jawab dengan jawaban yang benar ya Ucapkan Waalaikumsalam atau Waalaikumsalam warahmatullah yang lebih baik apalagi seorang muslim ya kemudian kita jadikan kesempatan ini untuk menasihati dia setelah dia mengucapkan salam kita sambut Dia kemudian Mungkin dia tamu kita hidangkan apa yang bisa kita hidangkan kemudian nasihati dia tentu ini berlaku yni sama-sama perempuan sama-sama laki-laki misalnya ya Ibu tetangga kita yang yang datang tadi tidak melaksanakan salat tapi dia mengucapkan salam kita Jawab ya Ibu yang meny menyambutnya menjawab salam kemudian mengajak dia ngobrol ajak dia untuk akrab kemudian menasihati dia supaya dia bisa berpegang teguh dan melaksanakan salat mudah-mudahan ini menjadi sebab dia mendapatkan hidayah dan terbuka hatinya menerima kebaikan Islam n Barakallah Fik Nam Ustaz taufikq Barakallah jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan demikian jawaban untuk Umu Abdurrahman yang telah bertanya dan kembali kami angkat pertanya telepon di 0218236543 na silakan baik mohon maaf ibu atau bapak terlebih dahulu dial televisinya asalamaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di mana Ris di Pamulang dengan siapa Ibu riswa silakan IB ya maaf Pak mau bertanya kalau aku berdoa Kalau aku habis salat tuh kan berdoa Pak ustaz terus doa aku dikutip oleh iblis gitu Apakah iblis itu bisa menggagalkan doa kita Pak ustaz supaya doa kita itu enggak dikabulkan oleh Allah terima kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh n Ustaz silakan Ustaz ya barakallahu Fik pertanyaan sangat baik dari ibu yang ada di Pamulang tadi Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan Taufik kebaikan bagi beliau bagi keluarga dan juga bagi kita semua Iya pertanyaan tadi agak janggal ya orang yang berdoa setelah salat kemudian iblis mengutip doanya dari mana ini pernyataan seperti ini harus ada asal-usulnya tidak ada dalilnya yang menyebutkan seperti ini yang jelas kita boleh berdoa dan baik kita banyak berdoa di luar salat apalagi di dalam salat lebih utama lagi di dalam salat kalau ada yang berdoa di luar salat Setelah dia membaca zikir setelah sel kan dibaca membaca istigfar tiga boleh-boleh saja Iblis kemudian mengutip doanya dari mana keterangan seperti ini kemudian iblis bisa menghalangi terkabulnya doa tidak ada kemampuan iblis seperti itu ya iblis itu bisa mengacaukan kita kalau kita tidak berdoa atau dalam doa kita kita kita digoda supaya tidak yakin tidak sungguh-sungguh dalam berdoa Kita ini yang akan bisa menjadi menjadi sebab doa kita gagal tapi kalau kita doa sungguh-sungguh Allah Subu ta menam di h- kep aku makanya akuahatab yang seru orang yangka dia kep milik Allah kalau Allah menghendaki dia kabulkan kalau tidak maka itu adalah kekuasaannya Adapun iblis hanya bisa menggoda kita misalnya jangan berdoa sama sekali berdoa tapi tidak yakin hatinya tidak sungguh-sungguh dalam meminta kepada Allah merasa tidak butuh kepada Allah ini yang akan menjadi sebab terhalanginya pengabulan doa dan perbuatan maksiat secara umum bisa menjadi sebab terhalanginya perbuatan maksiat kepada Allah dan ini tentu merupakan godaan dari iblis Laknatullah alaih n Barakallah Fik Nam Ustaz tfiq Barakallah jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan Ustaz demikian jawaban untukbu risawati yang telah bertanya dan kembali kami angkat pertanyaan masih mulai telepon di 02182365436 silakan ya Halo asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di mana Ana umunia dari Jambi Ustaz silakan Heeh begini Ustaz ee orang tua saya itu kan masih percaya bahwanya kalau membuat rumah itu harus menggantung kayak kelapa muda pisang emas atau semacamnya Bagaimana cara saya memberikan pengertian bahwasanya itu tidak ada dalam Islam Terima kasih Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih munia dan kepada Ustaz kami persilakan ya Barakallah Fik pertanyaan yang sangat baik sekali dari ibuia yang ada di Jambi tadi ya semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi beliau bagi keluarga dan juga bagi kita semua Bagaimana caranya kita menashati orang tua yang menggantungkan hal-hal seperti ini kayak tadi kelapa atau pisang ya atau yang lainnya pert kitahat kalau diajuk digantkan ini di kepada jin atau penunggu di daerah itu atau di rumah itu agar tidak mengganggu maka ini dikhawatirkan termasuk perbuatan Syirik ini yang dilakukan oleh orang-orang di zaman jahiliah ya yang disebutkan di dalam surat aljin waahuij minij minin dan bahwasanya ada beberapa orang dari beberapa orang dari kalangan manusia berlindung dengan beberapa dari kalangan Jin yang itu menambah keburukan akan menambah dosa bagi mereka Maka ini tentu tidak benar dan harus kita berusaha menasehati mencegah perbuatan tersebut kalau seandainya dia mempersembahkan itu untuk Allah katanya tapi dengan cara seperti tadi kita katakan juga ini tidak ada dalilnya tidak boleh kita lakukan sampaikan kepadanya bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kepada kita doa-doa yang disyariatkan misalnya kita bikin rumah baru bisa kita baca pertama kali kita tempati kita katakan kita baca doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu alaih wasallam yaimahq Aku berlindung kepada Allah aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan makhluk yang akan berbuat buruk di tempat ini misalnya kita doakan ini yang ada syariatnya ya perlindungan membaca zikir-zikir perlindungan atau berdoa kepada Allah atau membaca Alqur’an di rumah kita ini yang akan menjadikan setan lari darinya Adapun menggantungkan Kel apa ya setan mungkin malah datang minum air kelapa tersebut ya maka tentu lebih baik manusia yang meminumnya atau memakannya apalagi nanti ini akan menjadi mubadir juga kalau disimpan berlama-lama akhirnya rusak ini semua tidak benar nasihati dengan cara yang baik sampaikan kepadanya penjelasan-penjelasan yang bisa menjelaskan masalah ini dengan baik Bagaimana misalnya petunjuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menempati rumah baru atau ketika menghilangkan gangguan setan dari rumah itu disebutkan di dalam beberapa hadis yang sahih sebaik-baik petunjuk dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam masalah seperti ini nah Barakallah Fik Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Kiran wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban telahtum sampaikan Ustaz dan kembali masih kami angkat pertanya telepon di 0218236543 Nam silakan untuk Anda yang ingin bertanya kami persilakan ya silakan baik terputus Ustaz kita angkat kembali di 0218236543 Ya silakan masih terputus kami angkat saya pertanya melalui chat W Ustaz dari seorang penanya Ustaz yang bertanya tentang soal takdir dalam pernikahan Ustaz saya adalah seorang jenda yang menikah Ustaz dan punya pekerjaan di luar negeri akan tetapi ya Ketika saya menikah kembali ya Dan saya masih ada kontrak kerja di luar negeri set saya dituduh melakukan selingkuh Padahal saya sudah sampaikan kepada suamiri tidak melakukan hal tersebut akan tetapi tuduhan terus saja diberikan kepada saya apa yang saya lakukan Ustaz mohon Ustaz memberikan nasihat Ustaz silakan Ustaz Iya Barakallah Fik pertanyaan yang sangat baik sekali dari beliau yang bertanya Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan kebaikan bagi beliau dan pada kita semua Iya Pertama yang berhubungan dengan masalah adanya kontrak kerja dia di luar negeri atau di luar daerah misalnya ya mungkin sebaiknya suaminya ikut sama dia Ya fitnah juga bagi dia ketika dia mungkin bolak-balik sendiri Safar tanpa mahram akan menimbulkan banyak keburukan Maka kalau dengan suaminya dia pergi maka tentu ini lebih baik lebih menjaga bagi dirinya ya maka kemudian kalau terjadi seperti tadi tuduhan-tuduhan atau fitnah dari suaminya dan padahal tidak ada bukti juga maka ini seharusnya tidak boleh dilakukan tetap dia berusaha Jelaskan kepada suaminya sampaikan apa buktinya dan seterusnya kalau memang sampai ada tuduhan terusmenerus apalagi tuduhan-tuduhan yang disebarkan sehingga menjadi sebab kejelekan bagi dirinya maka dia bisa mengajukan masalah ini kepada pihak pemerintah dalam masalah ini pihak Pengadilan Agama atas tuduhan tersebut ya karena menuduh yang seperti ini ada hukumnya di dalam Islam menuduh Seorang Istri berbuat selingkuh ya ini ada ada ada penyelesaiannya dalam Islam maka bisa diajukan kepada pihak Pengadilan Agama mudah-mudahan dia bisa mendapatkan penyelesaian yang terbaik dalam urusan atau masalah yang dihadapinya tersebut nah Barakallah Nam Ustaz tfiq Barakallah jazakumullahir Barakallah fikum Ustaz kita angkat kembali pertanyaan berikutnya di 02182365436 silakan Ya silakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana dari Iskandar di Depok Pak Pak Iskandar di Depok Pak Iskandar Iya Jadi kalau mau nanya masalah fikih salat Pak ustaz ya He iya ya silakan kalau kita salat e umumnya kan imam masjid itu duduknya tawarut yanya Akir kalau kalau kita biasanya duduk ya kalau itu gimana ya Apakah harus ikut Iman atau kita tetap iktiras saja karena kita percaya itu duduknya iktir baik cukup pakkar cukup Ya baik terima kasih atasakkandar Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dan kepada Ustaz kami persilakan untuk menjawab silakan Ustaz Iya barakallahu Fik pertanyaan yang sangat baik sekali dari Pak Iskandar tadi dari Depok Semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan senantiasa kebaikan dan rahmatnya bagi beliau dan bagi kita semua iya masalah seorang imam yang mungkin dari maksudnya salat dua rakaat ya kayak salat subuh duduknya tawaruk sementara yang kita ketahui atau yang yang kita kuatkan pendapat yang duduk di iftirasy sebagaimana pendapat yang disebutkan oleh sebagian dari para ulama termasuk as Albani rahimahullah taala kalau kita meyakini duduk iftiras yang benar maka kita duduk iftirasy karena kita diperintahkan untuk melaksanakan salat sesuai dengan salat yang dikerjakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam sahih Bukhari kita ketahui hadis yang terkenal Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda salatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku salat memang ada perintah untuk kita mengikuti imam tapi bukan dalam hal-hal yang kita anggap dia salah atau Ijtihad yang salah dalam masalah ini ada hadis riwayat Imam muslim in hanyalah Imam dijadikan untuk diikuti tentu bukan dalam hal-hal yang kita anggap dia salah dalam masalah ini karena tidak mungkin ya kita meyakini Rasulullah Sallahu wasam melakukan seperti ini kemudian kita tinggalkan contoh dari Nabi Sallallahu alhi wasallam karena mengikuti imam sementara Rasulullah su wasam adalah Imam imam yang paling besar tentu kita harus mendahulukan mengikuti petunjuk beliau ya jadi misalnya ada seorang imam yang dia melakukan satu hal yang kita anggap salah di dalam salatnya kita anggap ini tidak sesuai dengan sunah maka tidak boleh kita ikuti kita ikut yang sesuai dengan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kayak tadi kalau kita yakini pendapat yang lebih kuat duduknya seseorang yang salat ketika salat dua rakaat misalnya salat subuh berjamaah ya imamnya duduk tawaruk tetap kita melakukan duduk iktiraf Karena itulah yang kita yakini dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu alaii wasallam berdasarkan hadis yang sahih jadi dalam hal ini kita menyelisihi Imam karena kita mengikuti imam yang lebih tinggi yaitu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang menyebutkan dalam hadis tadi shiiatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku salat n Barakallah Fik Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Khairan wakallah fikum atas J Antum sampaikan Ustaz demikian J untuk pak Iskandar di Depok benar dapat dipahami dengan baik dan benar atas jaapan yang telah beliau berikanam Azani Allahu wyakum kami angkat kembali pertanyaan berikutnya di 0218236543 Naam silakan Ya silakan silakan baik silakan masih kurang jelas terdengar mohon di suaranya masih tidak terdengar dengan baik mungkin bisa pindah pindah posisi dulu ya waalaikum mohon maaf Ibu mungkin dimatikan ta televisi at radionya biar tidak feedbacki radionyaamualaik Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di [Tepuk tangan] mana ini saya dari Jambi ya dengan Ibu siapa Maaf Ibu Hah dengan Ibu siapa mohon maaf namanya dengan Ibu siapa Mohon maaf saya namanya ha baik di Jambi Bu Ya silakan Ibu I baik apa pertanyaannya Bu silakan saya n silakan Ibu nanya Heeh Ibu nanya bagaimana saya itu sikap saya terhadap menantu saya dia itu ibu ibu terlanjur ee saya bar baru tahu anak itu rupanya anak yang tidak yang tidak halal gitu dan emaknya nikah sebelum emaknya nikah sesudah hamil sudah itu sikap saya sekarang sudah gak enak sama dia Bagaimana sifat saya yang seperti itu Ustaz ba Kasih Ibu at pertanyaan Ibu cukup bu ya Baik terima kasih iu ya Ya baik dan kepada Ustaz kami persilakan untuk menjawab silakan Ustaz Iya Barakallah Fik pertanyaan yang sangat baik dari ibu yang ada di Jambi tadi Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan limpahan Taufik kebaikan dan keberkahan bagi beliau bagi keluarga dan bagi kita semua Iya setelah kita mengetahui mungkin ada saya tadi kurang jelas Apakah itu Temannya atau keluarganya yang mengalami kondisi yang demikian ternyata dia memiliki anak ya yang haram yakni anak yang lahir di luar pernikahan yakni Sudah Hamil Duluan kemudian nikah yang kita lakukan adalah pertama kita nasihati dia untuk bertobat dari perbuatannya tersebut Ibu jangan berubah dengan berubah sikap dengan dia karena Ibu mungkin punya kesempatan menasihati Dia mungkin Ibu adalah orang yang bisa didengarkan nasihatnya maka tetap berbuat baik sampaikan kepadanya kalau itu terjadi maka bertobatlah kepada Allah mohon ampun kepada Allah dari perbuatan buruk yang dilakukan itu bertobat dengan sungguh-sungguh kepada Allah semoga Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa dan kesalahan tersebut kemudian nasihati anaknya juga agar agar baik ya agar ee berpegang teguh dengan agama Islam yang benar agar dihindarkan dari sifat-sifat buruk apalagi juga yang termasuk yang pernah dilakukan oleh orang tuanya tersebut tetap nashati kebaikan bagi semuanya agar mereka bersungguh-sungguh dalam bertobat dan kembali kepada Allah subhanahu wa taala serta tidak mengulangi mengulangi perbuatan tersebut naillahikah Barakallah Ust kembali Kami ingin memperjelas Pertanyaan beliau Ustaz belia memiliki seorang menantu Ustaz menantu ini menikah dengan anaknya dalam keadaan sudah hamil sebelum ah Ustaz sehingga dia punya perasaan yang berbeda sikapnya kepada menantu dan anaknya apakah sikap beliau ini ee satu yang salah atau Bagaimanakah Ustaz mohon memberikan penjelasan silakan Ustaz ya Barakallah fikum ya sama saja waupun terjadi itu pada menantunya sendiri atau anak dan menantunya sendiri maka yang bisa dilakukan adalah menasihati karena dia ingin bersikap keras juga kepada mereka itu sudah terjadi yang ada saat ini dia harus berusaha menasihati mereka agar bertobat kepada Allah bersungguh-sungguh memperbaiki diri ya bersungguh-sungguh berpegang teguh dengan agama jangan terjadi lagi perkara itu di kemudian hari nauzubillahalik itu yang harusnya dia lakukan maka berusahalah dia menjadi seorang ibu yang bijaksana dalam masalah ini untuk menasehati mereka berdua dengan sebaik-baiknya agar keburukan-keburukan seperti ini tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang tentu dengan Meminta perlindungan dan bertobat kepada Allah subhanahu wa taala nah Barakallah Fik Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Khairan atas jawaban yang telahtum sampaikan Ustaz dan kembali kami engkat satu pertanyaan terakhir di kesempatan pagi hari ini di 02182365436 silakan 1823 Ya silakan Asalamualaikum Taz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bu sebetulnya sebetulnya Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Ini saya menyambung lagi Ustaz sebetulnya bukan anak saya yang berbuat baik baik ya sebetulnya ituiku yang menantu saya itu anak haram bukan anak saya yang berbuat baik Iya baik ibu baik bu Baik Ibu I Iya baik jawabannya tetap sama bu ya Sebagaimana telah disampaikan oleh Ustaz bu ya jawaban tetap sama yang menantu saya iyaanti saya itu yang anak haram baik baik ibu terima kasih banyak IB atas koreksi pertanyaannya kami mohon maaf jika tadi ter keliru ya untuk jawabannya tetap sama sebagaimana disampaikan oleh Ustaz bu ya terima kasih banyak Ibu ya bab Barakallah Fik kita angkat pertanyaan berikutnya terakhir di kesempatan pagi hari ini di 0218236543 Ya silakan3 silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dariul di Medan ustazalikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Pak Mul di Medan ya Iya izin bertanya Ustaz iya silakan Pak Mul mengenai orang non mususlim Tadi Ustaz yang Ustaz sampaikan apabila e memberi salam yang sempurna kita jawabnya sempurna Asalamualaikum Waalaikumsalam atau kita sempurnakan lagi Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh itu nasnya al-qur’an atau Hadis surat al-qur’an di surat apa ya Ustaz Moh Maaf Pak diulang kembali pak pertanyaan tadi tadi Ustaz Bil ada non muslim mengucapkan salam Ustaz non muslim Om Bapak mungkin ya baik non muslim mengucapkan salam ahah tadi Ustaz kan kita Jawabnya harus harus sempurna Heeh Ah Asalamualaikum kata orang itu kan heeh Terus jawabnya Waalaikumsalam gitu Ustaz baik baik iya ah itu nasnya kalau al-qur’an surat apa ya Ustaz ya Baik Ibu Pak Mul Terima kasih Pak Mul ya ee terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kepada Ustaz kami persah untuk menjawab silakan Ustaz Iya barakallahu fikum pertanyaan yang sangat baik sekali dari Pak Mul tadi ya Ee Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan kebaikan bagi beliau dan bagi kita semua tadi yang saya jelaskan seorang Ahlul kitab ya ketika mengucapkan salam kepada kita sebagian dari para ulama menjelaskan mereka berdalil dengan keumuman makna firman Allah subhanahu wa taala di surah Annisa ayat ke86 dan jika kalian diberikan salam diucapkan kepada kalian salam maka ucapkanlah balaslah dengan yang lebih baik atau balaslah sesuai dengan salam tersebut jadi ada Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kita tahu dalam hadis riwayat Imam muslim ketika ee ada seorang eh pendeta Yahudi atau se sekelompok orang Yahudi datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengucapkan assamu Alaika assamu kebinasaan bagimu dipelesetkan jadi harusnya Asalam dia sebutkannya Asalam kebinasaan kematian bagimu Hai Rasul maka dijawab oleh Aisyah Radiallahu taala anha dengan marah waikum dan bagi kalian kebinasaan dan laknat ternyata Rasulullah sallu wasam menjawab waaikum dan bagi kalian itu ada sebagian hadis yang menyebutkan kalau kita menjawab salam orang Ahlul kitab dengan cara seperti itu cuman di dalam kitab bahatunirin syarah riadihin oleh syekhim alhilali menukil penjelasan dari para ulama tentang makna ditafsir makna atau penafsiran dari ayat Surah Annisa ayat 86 ini bahwa jawaban waaikum dan bagi kalian jika ada Ahlul kitab yang memberikan salam kepada kita Ahlul kitab artinya orang Yahudi maupun Nasrani ya itu berlaku bagi kalau mereka mengucapkan seperti ucapan di hadis ini atau tidak jelas misalnya ucapan salamnya tapi kalau dia jelas-jelas mengucapkan Asalamualaikum dengan salam yang benar maka kita menjawab seper se yang disebutkan di ayat ini Maka jawabanlah dengan jawaban jawablah dengan jawaban yang lebih baik atau seperti Ucapan salam yang diucapkannya itu minimal Jadi tidak kita katakan waalaikum karena mereka mengucapkannya mengucapkan salamnya benar adapun yang ucapan waalaikum itu hanya berlaku bagi orang yang ucapan e mengandung kejelekan sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi di yang disebutkan di dalam hadis riwayat Imam muslim tadi Nah ini yang saya ketahui dan penjelasan itu yang saya baca dari apa yang diterangkan oleh Beliau Syekh Salim alhilali di dalam Kitab bahjatun Nirin Syarah Riadus shihin Semoga apa yang kita bahas kita kaji dan kita pagi menjelang siang hari ini bermanfaat dan menjadi sebab untuk kebaikan dunia dan akhirat kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kita akhiri Cukup sampai di sini Barakallah fikumallallahu wasallam Wak Al Nabina Muhammad waa alihibihiamdulillahamin subhanakallah wihama asuaaha anagfir wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullahirakikum kepadaustaz alfadil Abdullah Taslim maullahu taala atas waktu yang telah beliau berikan dan juga jawaban-jawaban telah beliau sampaikan serta materi beliauarkan untuk kita semua di kesempatan pagi hari inia Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga beliau menjaga keluarga beliau dan juga semoga Allah senantiasa Memberikan keluasan ilmu sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil Dar setiap perjumpaan bersama beliau Insyaallah allahum Amin jazakumullah khairanarak fikum kami sampaikan kepada beliau dan tak lupa pula kami ucapkan terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami koroja Kendari dan koroja cengsi atas kerjaasama dan juga izin dan juga pertolongan dari allah subhanahu wa taala acara berjalan dengan lancar kami ucapkan jazakumullah Khairan wabarakallah fikum dan untuk Anda semuanya ikhwat Islam Azani Allahu wyakum yang telah menyimak kajian dari awal hingga akhir dan mengikuti kajian ini kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullah Khairan warakallah fikum Semoga apa yang telah kita simak bersama dan kita dengarkan ini Allah mudahkan bagi kita untuk mengamalkannya Barakallah fikum dan akhir kalam kami sampaikan kepada Anda semuanya untuk tetap menjaga kesehatan Billahi taufik wal hidayayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Leave a Reply