Ustadz Mahfudz Umri, Lc. | Ensiklopedi Larangan

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Jum’at, 25 Jumadal Ula 1445 H / 8 Desember 2023 M

jaahir bagi anda para pemirsa Roja TV yang lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian in secara langsung Roja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam kajian Islam il di t k kalian adalah sebaik-baiknya umat yaumah yang diturunkan atau dikeluarkan oleh Allah Taala untuk manusia tugasnya saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja warakatuh inalhamdulillah nahm ahahu had asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasuluh ya ayyuhadina amanaqulah haqq tuqatihi wunna illa waantum muslimun Amma Badu asitabah W had muhammadinallahu Alaihi Wasallam para jemah sekalian dirahmati Allah para pemirsa r dan juga pendengar radio R Mari kita selalu mengagungkan syar-syiar Allah Mari kita memuliakan dan mengagungkan sunah Barang siapa yang mengagungkan syiar Allah maka itu termasuk ketakwaan hati nabi bersabda bersabda laahir Minal Mar Jangan engau meremehkan kebaikan sekecil Apun Jangan meremehkan jangan merendahkan yang namanya sunah ya Ada suatu kisah yang disampaikan oleh Abu Abdillah Muhammad bin Ismail atimi ya ini seorang tabiin ya ee apa namanya Muhammad bin Ismail attimi bukan tabiin ya Ketika memberikan Syarah terhadap Sahih Muslim dia mengatakan bahwa aku membaca pada sebagian hikayah kisah bahwa an nabi ketika sebagian Ahlul bidah mendengar sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu yang berbunyi yaabila seorang dari kalian bangun tidur Janganlah tangannya langsung dicelupkan ke Dalam bejana ya sehingga dia mencuci tangannya terlebih dahulu karena dia dia tidak tahu di mana tangannya bermalam maka ketika mendengar hadis itu ya ahlul bidah mengatakan ya dengan cara meremehkan Fir Ya saya tahu bahwa tangan saya bermalam di atas alfiros tempat tidur ya jadi dengan nada melecehkan apa yang terjadiasbahaq pagi hari ya dia bangun ya tangannya itu masuk ke dalam duburnya sampai ya lengan ya sampai lengan ini para jemah dan banyak kisah-kisah yang lain Insyaallah ya jadi di sini Mari kita muliakan kita agungkan sunah kita membahas tentang pakaian wanita ya kita membahas tentang masalah perempuan ya nabi sahu wasam bersabda yaaikh Abdullah binallah taala Anhu Janganlah ya wanita itu berpelukan ya menyentuh langsung kulit dan kulit dengan wanita yang lain atau melihat ya melihat fisik wanita kemudian dia mensifatkan kepada suaminya seakan-akan suaminya melihat kepada wanita tadi yang dia lihat langsung ya wajahnya bentuk tubuhnya dan lain sebagainya berhal untuk zaman sekarang dianggap sebagai hal yang biasa bahkan lebih jauh daripada itu ya memang wanita itu sendiri ya yang menampakkan di tempat-tempat umum baik Memang betul tempat maupun media-media yang ada nah kita sekarang Sedang membahas terkait dengan pakaian wanita kita anggap dan kita menyikapi hal tersebut sebagai perkara yang sangat penting yang sangat Agung dalam rangka untuk apa takzimus sunah mengagungkan sunah ya mengagungan sunah baik Mari kita lanjutkan syarat yang keempat ya kita sampai pada syarat yang keempat ya yaitu apa ya yang keempat pakaian itu hendaklah longgar ya longgar tidak sempit longgar tidak sempit kenapa Karen yang sempit akan membentuk bagian-bagian tubuh ya celana Street atau yang lain Tu ee yang demikian itu menimbulkan alfasad kerusakan ya menimbulkan kerusakan usamaah bin Zaid R ahu Ana Beliau mengatakan ya di dalam hadis Nabi Sallallahu Alaihi wasam bin Zaid Beliau mengatakan rasulullahu was alah murhaahahan ak Usamah bin Zaid mengatakan Rasulullah wasallam memberikan kain pakaian padaku yaitu pakaian kftiah kaifah tebal ya yang beliau dapatkan hadiah dari dahiah alkalbi dahiah alkalbi seorang sahabat ya kemudian kata Usamah aku berikan kepada istriku aku Pakaikan kepada istriku lalu nabi bertanya kenapa engkau tidak menggunakan tadi kain ktiah yang aku berikan apa kata beliau Ya sementara nabi dapat hadiah dari yahi alkalbi apa kata usamaah bin Zaid aku Pakaikan atau aku berikan kepada istriku lalu nabi bersabda perintahkan istrimu perintahkan dia ya hendaklah jadikan di bawahnya gilalah yaitu pakaian dalam yang tipis artinya sebelum menggunakan kain ya yang dibikin pakaian di mana kain tersebut diberikan namatiah yabah kifah ya ini pakaian dari Mesir apa namanya eh kain dari Mesir tebal namun nabi menyampaikan kepada Usamah suruh istrimu menggunakannya Di bawahnya atau di di di dalamnya pakaian dalam gilalah ya Meskipun tipis bagian dalamnya Apa alasannya karena aku khawatir ya kain tersebut kain kuptiah tadi Kalau tidak dilapisi di bawah di dalamnya dengan pakaian dalam ya pakaian dalam maksudnya bagian dalamnya Aku khawatir akan mensifati akan membentuk ya bentuk-bentuk idomiha yaitu tulang-tulangnya sampai tulang ya Nah sekarang memang ditampakkan itu ditampakkan hadis ini ee dikeluar Imam Ahmad albazzar dan abrani dan dikatakan oleh shalbani has sanadnya Hasan ya nah yang menjadi ilah di sini para jemaah sekalian hendaklah meskipun dia tebal longgar ya mungkin barangkali Ketika Nabi melihat dipakai oleh istrinya Usama bin Zaid ya Mungin agak gede orangnya atau apa dan kainnya agak sempit sehingga disuruh melapisi ya disuruh melapisinya nah ini Nah dengan demikian pakaian seorang wanita ya tidak boleh sempit sehingga membentuk badannya bahkan Fatimah binti Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya beliau berwasiat sebagaimana ee yang dirat oleh Ummu Jafar binti Muhammad Bin Jafar Fatimah binti rasam berkata kepada asma ya asma Alifa ya Apa kata Fatimah putri Nabi Sallallahu alai wasallam radhiallahu Taala anha kepada asma ya asma Putri Abu Bakar Ya wahai asma Sesungguhnya aku menganggap Buruk apa yang dilakukan oleh wanita sekarang ini di masa beliau yaitu dengan cara apa ya memberikan kepada wanita pakaian kemudian pakaian atau kain tersebut yasifa ya apa isifuha mensifati membentuk bagian-bagian tubuhnya ya membentuk bagian tubuhnya jadi Fatimah demikianah Hab yaan ya at mengatakan wahai putri Nabi Bukankah aku telah dipihatkan Sesuatu Yang kulihat di Al hababasyah ya artin itu pakaian tipis kemudian minta pelepas daun kurma yang basah ditutupinya ya dilempar ke baju kain-kain yang tipis tersebut sampai seperti itu lalu berkatatim maka di sinitimah mengatakan betapa bagusnya betapa indahnya sehingga bisa dibedakan laki dan perempuan apa yang dikatakan beliau asma radhiallahu taala anhum apa kata beliau kalau aku meninggal maka engkau asma yang memandikan ya ya dan juga Ali jangan yang lainnya ketika beliau wafat maka asma dan Ali memandikan beliau ya menjadi ee perhatian kita di sini ya bahwa beliau sampai berwasiat ya karena apa Karena malu sehingga jangan sampai kelihatan dari badan-badannya kecuali orang tertentu saja ya ini para jemaah sekalian ya kata Syekh Albani coba perhatikan Bagaimana Fatimah putri Nabi sahu alai wasallam ya menganggap apa Buruk pakaian-pakaian wanita yang mensifati bentuk badannya ya padahal Wanita itu sudah meninggalah artinya di sini ee jangan sampai meskipun sudah meninggal kemudian ditutupi dengan kain-kain yang mensifati badannya ya badannya maka tidak ragu lagi kata Syekh Albani bahwa eh mensifati ya dengan pakaian dengan kain yang membentuk badan seorang wanita yang masih hidup maka lebih buruk lagi ya karena Fatimah menganggap buruk ketika kain yang dilempar kepada wanita yang meninggal kain-kain yang tipis sehingga membunuk badannya nah ini ya mafhumnya apa apalagi ketika masih hidup ini kenapa Karena rasa malu para J dan ini jug tentu saja merupakan pemaham yang mereka pahami dari apa yang diampaikan oleh Nabi sallah wasam seperti tadi kepada usam bin Zaid ya kepada istrinya perintah istri Ya suruh istrimu untuk menggunakan pakaian dalam dulu kain dalam ya sebelum menggunakan pakaian kainah Kenapa karena aku khawatir nanti membentuk bentuk tubuhnya ya Ee tulang-tulangnya Apalagi daging-dagingnya kan gitu tulang saja ini disebutkan ya seperti itu para jemah Nah sekarang sikap kita pertama harus mengagungkan sunah ini jangan kita kemudian merasa Wah kok berat ya jangan kita merasa Oh gitu aja kok repot ya tidak kita tetap kanan harus mengagungkan sunah ya jangan seperti kisah yang disampaikan tadi ya bahwa ada orang yang meremehkan hadis Ketika Nabi mengatakan kalau kamu bangun tidur jangan langsung masukkan air ke Gina ke ke apa namanya ke bejana ya karena kamu tidak tahu di mana tanganmu bermalam orang ini meremehkan ya saya tahulah tentu saja saya tangan saya ada di kasur malam itu bermalam di atas kasur nah sementara maksudnya tidak tahu di mana kalian bermalam yaitu Apakah di depan atau belakang sehinggaan kotor kotor jangan langsung masuk ke ke gayung kalau mau wudu akhirnya apa yang terjadi tangannya masuk ke dalam Iya duburnya sampai kelengannya enggak bisa bayangkan ya ini para jemah kalau kita apa meremehkan sunah mengejek sunah ya Mari kita agungkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Al Imam Syafi’i sampai semalam tidak tidur berada di kediamnya kediamannya Imam Ahmad ya yang beliau tadaburi satu Hadis yang berbunyi ya abair Ma Anir wahai aba Umir ya anak kecil ada adiknya Anas bin Malik radhiallahu taala Anhu AB Umir ini ya karena burungnya mati Ada apa dengan burung kecilmu itu saja Kara itu sabda Nabi ya bagaimana Imam Syafi’i menyikapi Bagaimana Al Imam Al Bukhari ketika mau masukkan hadisnya ke dalam sahih Bukhari salat du rakaat pakai baju yang bagus ini para jemaah dirahmati Allah ya menunjukkan Bagaimana mengagungkan sunah jangan meremehkannya kalau memang belum bisa menjalankannya jenggot isbal ya cadar atau yang lain ya kalau kita bahas terkait dengan perkara Bagaimana ulama membahas Tentu saja itu adalah pembahasan ilmu bahsun Ilmi tapi kalau sudah sampai kepada ya mengejek meremehkan ingat ya pasti akan dihinakan oleh Allah subhanahu wa taala kita menggunakan pakaian begini apalagi yang ini yang kelima ini yang berikutnya ya yang kelima gak haklah apa Alla yakuna ya Eh mubakharan ya mayyaba jangan menggunakan wangi-wangian mubakharan mab ya ya para wanita ibu-ibu para akhwat kadang ada barangkali aroma yang kurang sedap dari badan ya jangan sampai menggunakan wangi-wangian keluar kalau di dalam rumah sendiri atau bersama dengan suaminya silakan tapi ketika keluar rumah maka tidak boleh ya hadis beberapa hadis menjelaskan terkait dengan wanita yang sengaja ya menggunakan minyak wangi lalu kemudian dia keluar rumah ya seperti dalam hadis Abu Musa alasy’ari yang diriwayatkan oleh Abu daudmidzi dan yang lainnya Ya Imam Ahmad lafaznya UNT Ahmad yaitu apaahah Coba nih ya rawahu Abu Daud Tirmidzi nasai dan Ahmad dari Nabi Musa alasari wanita Siapa saja yang pakai minyak wangi lalu dia melewati laki-laki satu kaum dengan tujuan kaum itu mendapatkan aroma semerbaknya ya mencium parfumnya fahaniah maka kawanita itu dianggap sebagai zaniah ya yaitu apa pezina luar biasa Bagaimana dengan orang yang mempertontonkan di atas panggung jalan lenggak-lenggok yang duduk laki-laki yangelihat laki-laki ya apa pameran baju baju apa baju muslimah ya bukan muda-muda pakaian yang lain ya tapi baju muslimah atas panggung lenggak-lenggok sudah dibahas ya kasasiatin ariat pakai parfum ya maunya katanya pakai jilbab Tapi jilbabnya dimasukkan ke dalam bajunya ya membentuk semua badannya ini para jemaah dirahmati Allah ya Nah kita berada di dalam kondisi suasana keadaan seperti itu bagaimana istri kita bisa bersabar Bagaimana anak wanita kita anak per kita bisa bersabar keponakan kita yang perempuan bisa bersabar ya untuk menghadapi kondisi begitu nah ini perlu apa perlu perjuangan perlu pengorbanan korban perasaan ya ini ya nah sekarang yang namanya ee parfum tidak hanya dari aroma tidak hanya dari parfum-parfum secara secara apa namanya resmi ya dalam pengertian memang minyak wangi Tapi banyak pewangi-pewangi sekarang yang ada itu berusaha bagaimana hilang dulu karena itu memang tidak lama baunya dihilangkan dulu ya dan jangan sampai melewati depan laki-laki apalagi memang sengaja seperti itu maka sebutan pezina pertama sengaja pakai minyak wangi kedua sengaja untuk melewati laki-laki yang ketiga sengaja agar laki-laki itu mendapatkan baunya ya itu disbut sebagai apa zaniah ya tukang pezina ya waliadubillah ya kemudian di dalam hadis yang lain ya yaitu hadis Zainab Putri Abdullah bin Mas’ud yang di imam nasai dan yang lainnya ya Ee nabi bersabda khorjat ihdakunna Ilal masjid Fala taqrobanna Tiban ya apabila seorang dari wanita dari kalian wanita datang ke masjid Jangan mendekati masjid dalam keadaan menggunakan parfum ya jangan menggunakan parfum ya berarti tidakak boleh ini kemudian disebutkan dalam hadis yang lainis Abu Hurairah muslim ya yaitu terutama salat Isya ak ya wanita Siapa saja yang menggunakan bakhur ya Atau bukhur bisa dua-duanya maka atau bukhur itu apa ya wangi-wangian jangan salat Isya bersama kami ya salat Isya yang malam akhirah Kenapa karena waktu malam itu lebih besar fitnahnya bagi laki-laki kan begitu semakin malam ya laki-laki itu semakin terfitnah ketika ada wanita menggunakan parfum ya Jangankan malam hari pagi hari belum sarapan saja sudah terfitnah ya memang begitu paraemah makanya wanita itu kalau keluar ya rumah maka setan istisraf gini seperti matahari ya ada matahari Kemudian kita melihat ke sana ada matahari kan tangan kita begini alias fokus untuk melihatnya ini baitan asisa nabi menyampaikan bahwa tidaklah aku meninggalkan ujian berat fitnah yang berat bagi laki-laki dibandingkan dengan W wanita nah ini ya kemudian juga dengan hadis yang lain ya bahwa yaitu hadis Abi Hurairah Abu Daud nabi bersabda launjid AB Daud ya seorang wanita tidak diterima salatnya ketika dia menggunakan parfum ke masjid ke masjid ini kalau itu Najid nabi hingga dia pulang dan mandi seperti mandi dari Jun ya di hadis yang lain dengan umum ya redaksi yang lain Allah tidak terima salah seorang wanita yang keluar ke masjid dengan menggunakan pewangian ya Sehingga baunya semerbaak ya ditebar oleh angin ya sampai dia pulang pergi pulang dan mandi mandinya seperti junub ya ini para jemah jadi di sini ancamannya tidak diterima salatnya dia ke masjid pakai wangi-wangian diancam dititebut sebagai pezina kalau sengaja melewati laki-laki agar mereka mendapatkan baunya ya agar mereka mendapatkan baunya para jemah Ya ini yang kelima kemudian yang keenam syarat yang keenam adalah bahwa pakaiannya tidak menyerupai laki-laki ya tidak menyerupai pakai laki-laki sudah pernah kita dengarkan hadisnya ya bahwa tiga golongan yang tidak masuk surga Abu Daud dari Abdullah bin umaradiallaha ya nabi bersabda tiga orang tidak masuk surga tidak dilihat oleh Allah pada hari kiamat ya Siapa mereka pertama adalah anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya yang kedua apa wanita yang menyerupai laki-laki yang ketiga apaus ini sangat berhubungan sekaliu apa kepala rumah tangga yang tidak memiliki keceburuan agama kepada keluarganya dan juga dilaknat orang yang menyerupai laki-laki atau perempuan Rasulullah was hadis Imam Abu Daud dan yang lainnya bahwa Rasulullah melaknat laki-laki yang menggunakan pakaian wanita ya dan juga melaknat wanita yang menggunakan pakaian laki-laki ini para jemaah ya Nah kemudian juga orang-orang yang menyerupai laki-laki atau perempuan ya kalau perempuan menyerupai lakilaki namanya tomboy ya kalau laki-laki meny perempuan namanya apa banci ya benci atau bencong atau apa yang lain nah coba kita perhatikan di zaman Nabi ya hadis yang Imam Bukhari dari abdullahn Abbas radiallah anhuma nabi wasallam altin minijal minisa waq Akum qak nabi wasam fulanan waak Umar fulanan rawahu albukh bahwa Nabi su wasallam melaknat orang-orang yang menyerupai perempuan ya menyerupai bencong atau banci dari laki-laki dan walilatisa orang wanita yang menyerupai perempuan maka nabi bersabda akumutikum disuruh keluar dari rumahkan diusir dari rumah maka nabi mengakan Fulan Umar mengakan Fulan ini agama kita ini keyakinan agama Islam hadisnya sahih riway Imam Bukhari ya disuruh keluar para jemaah rahmat Allah Allah hadis Oh Imam Bukhari nomor 5.000 800 86 yaitu hadis Abdullah Ibnu Abbas yang di Imam Bukhari ya Jadi bukan menjadi hak asasi seseorang ya itu keyakinan dengan demikian Mari anak-anak kita itu jauhkan dari faktor-faktor yang bisa menyebabkan ya yang laki-laki bisa mengarah kepada wanita atau wanita mengarah kepada laki-laki jauhkan ya bagaimana S agar tidak sampai terjadi ya anak-anak laki-laki kemudian karena di lingkungan kemudian terbentuk ya menjadi seakan perempuan atau sebaliknya jadi pada syarat yang ini ya kita kembali agar jangan menggunakan pakaian yang biasa dipakai laki-laki bagi wanita kecuali memang pakaian itu berserikat bersekutu antara laki dan perempuan seperti sandal jepit ya kalau sepatu yang ada haknya tinggi itu kecil kan memang untuk perempuan ya kalau memang ada di situ kekhususan untuk laki-laki jangan pakai untuk perempuan ketika ada kekhususan untuk perempuan yatuk lakilaki tidakama memang laki dan perempuan tapi dalam beramal sama ya siapa beramal Sal perempuan sementara dia beriman maka kami berikan kehidupan yang baik ada beda kalau beramal ya itu saudara kandung bagi laki-laki ah namun ketika wanita dan perempuan wanita dan laki-laki sudah diberikan fitrahnya untuk sebagai wanita fitrahnya sebagai laki-laki Kemudian untuk mengukur Fitrah tersebut tentu agak nilai agama para jemah karena kita muslim ya kena Kita muslim maka kita lihat apa tolak ukurnya Bagaimana al-qur’an menyampaikan apa tol ukurnya Bagaimana hadis menyampaikan Bagaimana sikap kita tidak pantas bagi orang beriman laki atau perempuan ketika Allah menetapkan perkara dan rasulnya menetapkan perkara lalu memilih yang lainnya sebagai orang beriman Allah berfirman wahai orang-orang beriman Sambutlah ya sambutlah dengan riang gembira ketika Allah dan rasulnya mengajak kalian untuk menghukumi kalian mengajak kepada apa mengajak kepada segala sesuatu yang bisa memberikan kehidupan jadi wanita suruh pakai pakaian yang tidak sempit tidak menyerupai laki-laki tidak pakai parfum itu untuk kehidupan kita untuk kehidupan saudari anti anda semua wahai kaum wanita itu menjaga saudara ya ini dan sebagai muslimah tentu sikapnya inahah sesungguhnya perkataan orang beriman ketika mereka diajak kepada Allah dan rasulnya untuk menghukumi di antara mereka apa perkataannya kami dengar dan kami taat dengar dan taat ini para jemaah ya jangan kita menolak jangan kita menolak ayat Quran hadis-hadis yang sahih coba tadi Perhatikan ya orang yang mengejek Ketika Nabi menyampaikan bahwa jika bangun dari tidur jangan sampai apa Tangannya masuk ke bejana dulu sampai mencuci karena tidak tahu di mana tangannya bermalam eh dia dengan nada meremehkan ketika dengar hadis itu ya mengatakan apa mengatakan ya Tentunya saya tahu di mana tangan saya bermalam itu di kasur akhirnya apa Pagi harinya tiba-tiba tangannya masuk ke dalam duburnya itu akibat dari orang-orang yang meremehkan sunah jangan remikan sunah Mari kita upayakan untuk bisa mengerjakan kalau belum kita mohon ampun kepada Allah subhanahu wa taala ya belum bisa Ya baiklah ya kita lanjutkan para Jem dirahmati Allah ya tadi tiga golongan tidak masuk surga tidak dilihat oleh Allah hari kiamat anak durhaka kepada kedua orang tua wanita yang menyerupai laki-laki dan addayus kepala rumah tangga yang tidak memiliki kecburan agama kepada keluarganya ya anak durhaka dibiarkan istri durhaka dibiarkan anak istri tidak salat tidak taat kepada Allah dibiarkan berarti itu termasuk pada the Youth ya dan yakin dan yakin dan Yakinlah jika memang kita benar jujur di dalam kita menerima apa yang menjadi kehendak Allah dan rasulnya ya beriman kemudian apalagi mengamalkan Insyaallah akan diberikan keberkahan Barang siapa bertakwa pada Allah diberikan jalan keluar dari semua persoalannya dan akan diberikan rezeki dari arah yang tidak terduga ini penting ya Dan kita harus yakin dan yakin ya jangan sampai ada lagu sedikit pun Kenapa karena sebenarnya ketika kita yakin dan menjalankan itu sudah Hikmah itu sudah diberi hikmah oleh Allah Taala sudah diberikan kebaikan namun terkadang kita tidak sabar maunya yang spontan instan ya padahal ketika kita sudah yakin hati tenang dengan sabda Nabi senang dengan firman Allah tenang dengan firman Allah itu sudah kemenangan Ketika seseorang bisa tenang Ya senang dengan firman Allah tenang dan senang dengan sabda Nabi Itu sudah merupakan menang kemenangan ya ini Demikian semoga bermanfaat Mari kita Jangan berkecil hati jangan berputus asa Bahkan sebaliknya jangan pernah bosan dan lelah untuk kita bangkit ya berdiri di atas jalan Allah hingga kita menghadap Allah subhanahu wa taala sabar dengan sekian macam kondisi dan keadaan harus kita sabar dan kita mohon ampun kepada Allah jangan merasa kita sudah baik sudah bersih sudah suci fitnah Jan kalian kata ulama ya Syekh asadhan dalam kitab beliau Maka jangan merasa Suci ya karena fitnah banyak kita tidak tahu kita terfitnah dari mana dari arah mana Allah yang Maha Tahu makaakum J kamu merasa bersih sudah suci Allah yang tahu siapa yang bertakwa demikian wasallallahu ala Nab Muhammadin wa alihibihi Wasallam

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *