Selasa, 29 Jumadal Ula 1445 H / 12 Desember 2023 M
asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammad ahaallahu muhamm Abdu saudarakuiman dan sakidah para pemerti raja di manapun Anda berada Alhamdulillah di kesempatan Selasa pagi ini kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah dari pembahasan Parenting pembahasan buku Ada apa dengan remaja yang disusun oleh alustaz abuan alidani hafahullah Dan disampaikan oleh penulisnya langsung di kesempatan setiap Selasa pagi ini eh dan alhamdulillah beliau sudah hadir kembali untuk memberikan faedah-faedah dari buku tersebut seperti biasa setelah materi kita akan interaktif soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819896543 dan pembahasan kali ini masih melanjutkan e bab yang lalu yaitu kebutuhan psikologis remaja baik kita akan simak sama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu waastainuhu wa nastagfiruh waudubillah Min sururi anfusina waiati Amalina yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ba’du para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pertama kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala Pagi ini kita dapat bertemu kembali masih melanjutkan buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada bab kebutuhan psikologis remaja pada pertemuan terakhir kita telah menjelaskan beberapa perkara yang menjadi kebutuhan bagi para remaja berkaitan dengan ee mental dan kejiwaan mereka kemudian kita Jelaskan bahwa sikap kurang peduli orang tua hingga membiarkan anak remaja mencari dan memenuhi kebutuhan psikologinya sendiri itu berkontribusi berkontribusi besar terhadap krisis yang dialami oleh para remaja ini maka di sini para orang Orang tua harus memberikan perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak remaja mereka Kebanyakan orang tua lengah Karena Mereka sibuk dengan anak-anak yang mungkin lebih kecil ya mereka fokus kepada anak-anak yang masih kecil sementara anak remaja mereka lepas atau mereka biarkan karena dianggap sudah besar bisa sendiri sebenarnya tidak anak remaja belum bisa sendiri walaupun terlihat Mandiri dia di fase itulah remaja itu perlu banyak bimbingan terutama dari orang-orang yang dia percayai mengarahkan ya dan juga ee menuntun mereka kepada masa depan ya tanpa bimbingan orang tua atau atau guru ataupun pembimbing nah ini akan sulit bagi mereka dan kecenderungan anak remaja yang ditelantarkan oleh kedua orang tuanya atau pendidiknya dia akan mencari sendiri berusaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu sendiri dan ini ee memberikan suatu Ee kita katakan ee krisis ya krisis ee di mental di tengah-tengah anak-anak remaja khususnya hari ini ya mereka tidak memiliki kepercayaan diri dan cenderung mudah menyerah dan pada akhirnya yang repot adalah kembali lagi-lagi orang tua ya maka dari itu ee kita harus juga ee memberikan kepedulian kepada anak-anak remaja ini ya walaupun ya kita mungkin sekarang disibukkan dengan anak-anak yang mungkin lebih kecil darinya mungkin masih bocah ya karena sebagian orang tua menangani banyak anak dari berbagai fase usia ada yang masih bayi satu lagi masih bocah ada yang para remaja ada yang sudah remaja bahkan ada yang paraadewasa komplit semuanya itu yang dia semua itu dia tangani dan ini tidak mudah untuk berlaku kepada bocah kepada remaja dan kepada anak yang sudah menjelang dewasa pradewasa ya Nah demikian maka perhatian ini harus tetap kita berikan kita orang tua harus tetap peduli ya ya terhadap masalah-masalah anak remaja boleh saya katakan masalah remaja Sebenarnya lebih banyak daripada masalah bocah anak-anak kecil Ya tapi kan tentunya orang tua lebih condong kepada bocah-bocah ini karena lucu ya Dan juga mungkin dia sudah bosan dengan anak remajanya itu dari kecil kan begitu ya mungkin dalam hatinya inilah waktunya untuk mengurusi anak yang lain ya enggak ada salahnya juga cuma jangan dilepas pas Jangan dibiarkan cenderung kita melepasnya dan cenderung kita berkata walaupun Bukan lisanul maqal tapi lisanul hal pergi sana cari kehidupan sendiri kamu bebas itu kata-kata yang sebenarnya tidak tertulis tapi dari sikap kita kita mengatakan seperti itu kita mengatakan kepadanya kamu bebas maka dia akan Artikan kebebasan ini Ya dengan ya melakukan hal-hal yang menurut hemat dia pandangan dia baik bagi dia tapi belum tentu baik dalam pandangan orang tua ya Nah di sinilah ya kita katakan rentan terjadi konflik antara anak remaja dan orang tuanya ya Nah demikian maka agar kita terhindar dari konflik dengan remaja ya singgungan ya Ee antara orang tua dan remaja dan untuk mengh mengurangi peristiwa yang rentan menyebabkan konflik dengan para remaja ini hendaknya orang tua itu yang pertama dan juga para guru pembimbingnya mampu menjaga karakteristik perkembangan remaja memenuhi kebutuhan-kebutuhan psikologis mereka ya ini terutama ya kebutuhan psikologis bukan hanya kebutuhan jasmani Oleh karena itu kita dapat melakukan beberapa perkara berikut ini di antaranya adalah libatkanlah anak remaja ini dalam hal-hal yang dia sukai ya selama dalam koridor syariat ya dibolehkan dan yakinkan dia sebelum terlibat ya artinya memang manusia itu perlu aktivitas kesibukan ya bergerak berputar ya Nah demikian sebagaimana alam semesta ini semuanya bergerak ya langit aja Allah luaskan ya wasamaa banainaha biidin Wa Inna l musiun dan semua benda-benda yang ada ini bergerak ya pada garis edarnya begitulah karena mereka memang perlu bergerak karena kalau mereka diam akan rusak air saja kalau diam akan rusak tapi kalau mengalir dia akan menjadi air yang baik ya jernih ya air yang mungkin bisa diminum tapi kalau sudah tergenang maka dia akan rusak itu sudah jadi hukum alam manusia juga demikian Coba lihat manusia pengangguran diam saja enggak ada aktivitas enggak ada kesibukan akhirnya rusak Maka dalam Islam dilarang menganggur karena kalau menganggur pikiranpikiran juga akan kalut Ya pikiran jadi carut marut kadang-kadang yang muncul pikiran kotor jadinya kenapa Karena Dia nganggur maka di dalam Islam dilarang menganggur yaitu tanpa aktivitas dan kesibukan apalagi remaja ya remaja itu harus kita sibukkan dia kalau tidak ya mereka ini punya potensi power ya yang besar anak remaja itu ya apalagi dia masih di awal-awal perkembangannya ya ada namanya Gejolak Darah Muda ya memang seperti itu Darah Muda ya meledak meletup kata orang ya seperti itu karakteristiknya tapi akalnya masih kurang ini ini adalah makhluk yang perlu banyak bimbingan sebenarnya Maka jangan biarkan mereka pasif ya menganggur alias tidak punya aktivitas banyak orang tua yang membiarkan anak remajanya tanpa aktivitas ya apalagi zaman sekarang ada alat yang membuat mereka Ya senang mager yaitu gadjet ini menambah penderitaan mereka sebenarnya ya Sehingga enggak ada aktivitas apapun Ya selain Scroll atas Scroll bawah kanan kiri ya Dan ini Tentunya ya Ee tidak baik ya bagi anak remaja tidak baik bagi siapapun Sebenarnya ya tapi bagi remaja itu sangat tidak baik karena mereka kan kehilangan waktu emas mereka yaitu masa remaja kalau kita ingat-ingat dulu masa remaja kita belum ada gadget Ya itu kan penuh dengan aktivitas ya Ada saja aktivitas yang kita lakukan karena belum ada godaan gadget dulu belum ada godaan gadget Nah sekarang kan godaannya besar kalau benda itu sudah ada di tangannya itu sama dengan mager biasanya wallahuam bawab maka libatkanlah dia dalam aktivitas-aktivitas yang dia sukai karena kita mengajak orang seseorang untuk aktif terlibat dalam hal-hal yang tidak dia sukai atau dia tidak Minati ini Agak repot Agak susah ya Nah demikian nah tentunya kita orang yang paling dekat dengannya tahu ya kira-kira Kegiatan apa yang paling dia sukai selama ya kita katakan tadi ini dalam batas koridor syariat ya yaitu dalam halhal yang masih dibenarkan dalam syariat dan yakinkan dia sebelum terlibat ya bahwa ini mengasyikkan ini adalah suatu yang fun menyenangkan karena anak muda ya memang dalam pikirannya masih suka bersenang-senang ya Ya seperti bocah memang yang masih suka bermain-main ya karena mereka juga belum lama melepas masa bocah mereka ya wajar kalau mereka mengejar kes angan ya orang tua aja mengejar kesenangan kalau beraktivitas apalagi anak remaja Nah demikian itu yang pertama jangan biarkan dia Mendem nganggur mager ya berdiam diri nganggur tanpa Aktivitas ini negatif ini buruk ya Nah demikian ya lagi pula setan kan mudah untuk membisikkan waswas kepada orang yang nganggur gitu ya daripada orang yang sibuk orang yang nganggur itu lebih mudah dibisiki setan daripada orang yang sibuk maka ya Jadilah orang yang sibuk beraktivitas banyak aktivitas mulai dari aktivitas Agama sampai aktivitas dunia ya Nah demikian wallahuam B ya kan kan tidak mungkin kita terusmenerus Mengisi waktu kita dengan aktivitas agama ya bisa ada dan sejenisnya ya pasti ee dimix lah ada kadang-kadang kita mengurus-urusan dunia kita ada waktu di mana kita sibuk beribadah ya Nah apalagi anak-anak remaja yang baru melihat dunia ya maka dia perlu ya juga aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan apa kesenangan dunia ya anak anak remaja kita bicara ibadah saja kepadanya Ya kasihan juga begitu ya orang tua Bisalah kan begitu ya kita ngobrol sama dia Ya terus menerus tentang ibadah tentang ibadah tentang ibadah nyambunglah karena sudah kata orang sudah bau tanah kan begitu Ya nah tapi anak remaja Ya kita harus tahu juga mereka baru melihat dunia maka ya coba ya sibukkan mereka dengan aktivitas-aktivitas agama dan dunia juga ya Nah jangan melulu ee agama saja atau akhirat saja ibadah terus kan begitu ya ya Ee demikian wallahuam bawab ada waktunya untuk aktivitas akhirat dan ada waktunya juga untuk aktivitas dunia Nah demikian kadang-kadang ya Ada sebagian remaja ya yang mengajak orang tuanya untuk beraktivitas dunia ya misalnya berolahraga contoh ini ya anaknya anak remajanya minta kepada e kepada orang tuanya untuk ya beraktivitas dunial kita katakan bisa itu jalan-jalan atau kegiatan-kegiatan duniawi ya kadang-kadang Ada campur-campur ya jalan-jalan dan olahraga misalnya ee naik gunung pergi ke pantai atau semacam itu itu Tapi ketika anak remaja ini bicara tentang hal semacam itu orang tua langsung mengalihkan masalah akhirat Wah lebih bagus salat duha saja daripada jalan pagi ya Enggak seperti itu juga ada waktunya untuk akhirat ada waktunya juga untuk dunia terutama kepada anak-anak muda ya maka kadang-kadang anak muda ini Akhirnya dia wah Enggak usahlah sama orang tua yang satu ini nanti pasti bicaranya itu itu nanti dia akan cari yang lainnya juga ya kepada orang-orang tua yang sudah mungkin 60 tahun ke atas ya mayoritas mungkin 90% kita bicara kepadanya masalah akhirat mungkin agak nyambung lagah gitu ya tapi kepada anak remaja ya Enggak seperti itu juga ya Nah karena ada juga kadang-kadang orang tua itu yang enggak mengerti kondisi remaja begitu ya dia pandang remaja itu seperti orang yang usianya 60 tahun 60 tahunan ke atas ngomongnya ya kadang-kadang enggak nyambung dengan pikiran alam pikiran remaja yang baru ya ingin menikmati dunia begitu ya cuma perlu diarahkan dia Bagaimana menikmati dunia itu ya menikmati kesenangan dunia itu dia perlu diarahkan dan itu wajar-wajar saja Oleh karena itu nabi juga mengajak Aisyah yang remaja untuk berlomba lari berolahraga ya enggak melulu nabi berbicara kepada Aisyah tentang surga dan neraka ibadah enggak ya Karena nabi memahami ini Aisyah masih re remaja ya perlulah hal-hal semacam itu juga nah nabi membiarkan Aisyah melihat orang-orang habasyah bermain tombak di Masjid saat itu Aisyah remaja ya Ya begitulah dia remaja yang harus dipahami oleh para orang tua sehingga banyak orang tua itu di mata anak remajanya itu Dia ee orang tua itu dipandangnya sebagai makhluk ataupun orang yang membosankan begitu ya ya enggak berusaha untuk relate nyambung dengan dunia remaja remaja itu perlu diarahkan dia ya Nah demikian kadang-kadang dilawan juga enggak bisa remaja itu ya Nah demikian wallahuam bawabb Ini kebanyakan remaja seperti itu ya normalnya remaja seperti itu kita bicara rata-rata ya pada umumnya kebanyakannya ya Nah demikian wallahuam baawab kemudian yang berikutnya adalah latihlah dia untuk bersosialisasi di lingkungan tempat dia berada baik itu di tengah keluarga di sekolah dan di tengah masyarakat ya Nah bersosialisasi itu perlu Karena manusia itu dikatakan juga makhluk sosial ya dia harus berinteraksi dia harus membangun hablun minanas dan anak remaja ini perlu dibimbing untuk itu dan untuk percaya diri ya ber bergaul bertemu dengan banyak karakter manusia ya karena sebentar lagi dia akan jadi orang dewasa ya Nah maka orang tua di sini harus betul-betul memperhatikan apa gelagat dia anak remaja ini kalau berurusan dengan orang kalau ada keliru-kelirunya maka diluruskan gitu ya Oh enggak begitu menghadapi orang seperti ini ada manusia tipenya seperti ini dia akan semakin mengenali ya objek hablun minanasnya yaitu manusia wallahuam bawab nah itu perlu dibimbing ya perlu dilatih karena kita lihat juga anak-anak yang ketika dewasanya memang betul-betul dewasa di dalam bergaul ya karena e Dia menghabiskan masa remajanya itu dengan latihan-latihan berinteraksi sosial ya dibimbing oleh para pembimbingnya baik itu orang tuanya maupun gurunya sehingga anak-anak seperti ini ketika dewasanya dia pintar menempatkan diri gu tahu dia berhadapan dengan siapa dia bisa hormat dengan orang yang lebih tua Dia bisa menyayangi orang yang lebih muda dia bisa menghargai orang yang sebaya ada anak itu yang enggak ngerti siapa yang di hadapannya dia pukul rata aja dia rendahkan orang lain enggak ada hormatnya dengan orang yang lebih tua enggak ada sayangnya dengan orang yang lebih muda ya dan cenderung tidak peduli kepada sebaya ada yang seperti itu ya sehingga orang ee ya kasihan anak ini ya ketika dia nanti dewasa dengan karakter yang dia bawa seperti itu kan bermasalah nanti dia pasti bermasalah itu anak ketika dewasanya nanti kalau seperti itu ya Nah demikian wallahuam jadi perlu dilatih ya karena kita perlu lihat juga bagaimana ini kalau dia menghadapi orang yang misalnya lebih tua ya kita bawa ke lingkungan ataupun komunitas Di mana Di situ rata-rata orang yang yang ada di situ lebih tua darinya gimana dia bersikap ada yang enggak enggak bisa masuk begitu ya di kita bawa dia ke komunitas yang lebih tua darinya dia enggak bisa masuk gitu enggak mampu berbaur gitu karena dia enggak ngerti gimana cara menghadapi orang yang lebih tua dan cenderung pasif dia diam saja ya Nah demikian ya demikian juga kadang-kadang dibawa kepada komunitas yang itu lebih muda darinya dia juga pas juga akhirnya jadilah Dia anak yang pasif dengan siapapun baik yang dengan yang lebih tua maupun yang dengan yang lebih muda ya dan cenderung anak-anak seperti ini ya dia enggak bisa menerima manusia kenapa Mungkin yang dia kenal manusia itu satu tipe saja yaitu seperti bapaknya atau seperti ibunya ya Nah demikian dan dia tidak menerima karakter yang lain ya dia tidak menerima karakter manusia yang lain nah Nah ini kan kasihan nanti ketika orang tuanya ini sudah enggak ada lagi di sampingnya ya wallahuam bisawab kemudian sediakan tempat baginya untuk mengekspresikan diri dan perasaan maka ekspresi itu penting ya ya kita dapat mengetahui sesuatu itu dari ekspresi yang ditunjukkan sedih gembira kecewa Bahagia itu kan ekspresi sebenarnya ya kalau ekspresi hati enggak ada yang tahulah orang itu sedang sedih sedang galau sedang Happy sedang senang sedang bahagia kita enggak tahu tapi ekspresi ee wajah ya itu suatu yang enggak bisa dibohongi Sebenarnya dia sedang Murung kan begitu ya kita tahu kadang-kadang anak itu kita enggak tahu ini sedang apa ini sedang Murung kah sedang bahagia datar aja ya ini ada semac macam ketidak normalan sebenarnya kalau seperti itu karena sebagian jenis autis itu ya adalah anak yang enggak mampu mengeluarkan ekspresi itu salah satu jenis penyakit autis yang yang menimpa anak-anak yaitu ee jenis autis yang anak itu enggak bisa berekspresi datar aja ya mau dia sedih mau dia bahagia mau dia ee gembira enggak enggak diketahui Enggak tahu kita Nah kan susah ya kita berhadapan dengan orang yang kita enggak tahu ini sedang apa dia inih kadang-kadang Dia sedang sakit pun kita enggak tahu itu maka ekspresi itu penting dan nabi kan mengekspresikan diri dengan berbagai bentuk kadang-kadang nabi kesal jengkel memerah wajah beliau kadang-kadang beliau ee bahagia senang melihat satu beliau tersenyum kan begitu ya atau tertawa kecil ah seperti itu ya maka anak-anak juga harus dilatih ekspresi kadang-kadang kita aneh juga itu lihat buku anak-anak buku bergambar nih ya tapi wajahnya polos gitu Enggak ada enggak bisa dilihat ini ekspresi gambar ini sedang apa ini karena polos itu enggak ada matanya enggak ada hidungnya enggak ada mulutnya begitu ini anak gimana bisa belajar ekspresi ini kayak gini ditambah lagi nanti di kelas gurunya kalau kalau guru akhwad tu pakai cadar begitu ya ya sudahudah anak ini udah enggak enggak enggak enggak enggak tahu apa bagaimana berekspresi ini kan kasihan nih anak ya Nah demikian wallahuam bissawab jadi perlu ya manusia itu berlatih ekspresi ya Nah karena dia akan berinteraksi dengan manusia bukan dengan robot ya Nah demikian wallahuam bissawab Iya nah lalu bantulah ia dalam membangun jati diri dalam mengungkapkan apa yang dirasakannya Nah itu dapat kita lihat dari anak yang mampu bercerita ada anak yang enggak mampu cerita disuruh cerita dia bingung mau cerita apa Karena ini bagian dari ekspresi diri sebenarnya orang yang enggak mampu mengekspresikan dirinya dia enggak mampu cerita itu maka kita suruh cerita kita suruh bicara dia gelagapan bingung mau bicara apa mau cerita apa maka kadang-kadang anak itu Ya dikasih kesempatan untuk bicara seperti nabi berbicara dengan anak-anak ada interaksi di situ bukan orang tua aja yang ngomong kemudian anak disuruh diam diam diam diam gitu ya ya Enggak seperti itu juga Nabi begitu ya nabi juga membiarkan anak-anak untuk bicara dan memancing mereka untuk bicara ya Nah demikian wallahuam bissawab ya Nah karena di sana banyak anak yang enggak enggak mampu dan enggak bisa mengungkapkan apa yang dia rasakan Jadi ya manusia datar namanya kita juga enggak paham ini orang Sebenarnya dia mauyayapa begitu ya Nah ini kan akan merugikan anak itu sendiri nanti ketika dia dewasa ketika dia harus berinteraksi dengan banyak manusia ya wallahuam bisawab sekarang robot aja bisa berekspresi masa manusia enggak bisa ya parah itu wallahuam bawab maka ya latih dia untuk itu kemudian cobalah untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang digemarinya artinya di sini jangan biarkan dia sendiri kalau bisa kita mendampingi lagi-lagi Ini masalah waktu ya memberikan waktu kepada anak-anak Kita sebenarnya ini yang paling berat ya kita bisa aja memberi materi kepada anak kita enggak pelit ya kadang-kadang berapa persen dari penghasilan kita kita memang sisihkan untuk anak Ya kan ya berapap pun yang harus kita keluarkan kita keluarkan berupa materi ya uang dan sejenisnya tapi kalau anak minta waktu nah ini yang berat ini ya waktu itu adalah perkara yang paling berat untuk diberikan kepada anak dari orang tua-orang tuanya ya kalau sudah diminta waktunya berat tapi yang lainnya silakan padahal ya menyisihkan waktu untuk anak itu lebih berharga daripada menyisihkan materi untuk mereka ya lebih penting juga ya karena sebenarnya kebersamaan itu mahal dan berapa lamalah kita bisa punya waktu bersama dengan anak ada waktu-waktu emas di mana Kalau bisa anak itu janganlah terlalu jauh dari orang tuanya terutama pada masa-masa bocah ya ya ada yang raja tega juga bocah-bocah dilempar ke pondok begitu ya Kasihan juga itu dia enggak bisa merasakan langsung sentuhan kasih sayang dari orang tuanya ya Nah banyak alasan orang tua ya supaya dia ini supaya dia itu sebenarnya ini jug bukan alasan yang bisa dibenarkan juga lebih kepada ya dia enggak bisa memberikan waktu aja maka dimasukkanlah ke pondok Dalam usia seperti itu ya karena dulu kita dapati para Salaf Dulu mereka keluar dari rumah bukan di usia-usia seperti itu enggak di usia-usia memang sudah matang mereka sudah belajar dari orang tua baru baru baru mereka Merantau istilahnya bukan kecil-kecil buang ingus saja enggak bisa lalu dilempar ke macam dimasukkan Panti Asuhan ya Enggak seperti itu juga ya wallahuam bis Ya silakan Bukalah biografi para ulama kita terdahulu Apakah ada yang menjalani perjalanan menuntut ilmu seperti itu mereka tumbuh besar awalnya itu dari rumah mereka ya dari rumah mereka ya Nah ee pembimbing pertama mereka mentor pertama mereka adalah orang tuaorang tua mereka keluarga-keluarga terdekat mereka ada yang ayah ibunya kakek neneknya ya berguru dan tumbuh besar dari rumah nah baru ketika mereka sudah cukup Matang baru mereka Merantau ya keluar mencari ilmu dari ya dunia yang luas ini berguru sebanyak-banyaknya kepada Fulan kepada Fulan di negeri Fulan di Negeri Fulan kan begitu ya ahah itu yang dilakukan oleh para ulama kita terdahulu ya wallahuam baawab ya juga kasihan ka anak-anak kehilangan waktu emas mereka bersama orang tua Ya nah tapi kalau kita merasa ya Anak itu tidak perlu itu dan jug kita tidak perlu waktu emas itu ya Ya silakan saja ya sebagian orang tua memang ya mungkin enggak tahu apa alasannya dia lempar saja anaknya seperti melemparnya ke panti asuhan wallahuam bawab kemudian libatkanlah juga dia di dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan ya kegiatan-kegiatan sosial yaitu masyarakat bermasyarakat dan juga kegiatan-kegiatan keagamaan contohnya salat berjamaah ya kemudian event-event ee agama seperti misalnya salat ID ya Ee kurban ya Be berapa event yang EE yang memang di situ ada berkumpul ya manusia untuk beribadah bersama ya berkumpul manusia untuk beribadah bersama demikian juga kegiatan-kegiatan sosial ke masyarakatan Nah demikian ya tib itu untuk menumbuhkan kepekaannya ya dan rasa empatinya terhadap orang Nah itu itu juga harus dibangun itu ya kepekaan karena kepekaan ini akan melahirkan rasa kepedulian begitu ya empati itu akan melahirkan peduli ya dan peduli itu akan melahirkan sikap mau berkorban ya mau berkorban untuk orang lain wallahuam bisawab kemudian bekalilah dia juga dengan pengetahuan dan ilmu yang dibutuhkannya memang manusia ini enggak ada tamatnya untuk belajar ya apapun dari kebaikan-kebaikan yang bisa dia pelajari karena Allah akan memberikan kebaikan bagi orang yang menuntut ilmuuridillahuir yufaqihu fiddin ya itu kata nabi Barang siapa yang Allah kehendaki baik maka Allah akan berikan dia alfiqhu fiddin pemahaman dalam agama yang perlu dirancang oleh para orang tua adalah ketahanan anak untuk belajar Dia punya semangat belajar Fighting Spirit untuk belajar ada anak yang melempem sudah enggak ada semangatnya enggak ada fighting spirit-nya untuk belajar dan kayaknya enggak punya gambaran apapun untuk belajar ya kalau bisa ya selesai semuanya enggak belajar ya dan enggak mau belajar apalagi belajar sendiri didorong-dorong aja karena itu enggak mau belajar begitu ya Ada anak yang memang suka belajar apapun kadang-kadang dia belajar otodidak saja ya di samping pendidikan formal yang dijalaninya ini tanda Dia anak yang punya ketahanan belajar dan punya gairah untuk belajar maka ada hal-hal yang di luar pendidikan formalnya yang juga dia dalami istilah sekarang dia belajar otodidak begitu ya ya Ternyata mungkin keluar potensinya di situah ternyata dia punya potensi di luar ee jalur pendidikan formal yang sedang dijalaninya ya bisa jadi ya Nah demikian ada yang ternyata dia punya insting yang baik untuk memasak ya mungkin dia bisa jadi chef yang profesional ini ya Nah kenapa karena Enggak semua lidah Allah ciptakan sama itu ya memang seperti itu ya lidah memang sama Tak Bertulang tapi untuk bisa peka merasakan rasa enggak sama nah ini kadang-kadang ada anak yang belajar itu otodidak gitu ya dan banyak hal-hal bermanfaat lainnya yang anak itu bisa belajar otodidak tapi ini berlaku bagi orang yang punya semangat dan ketahanan belajar tapi kalau anak yang melempem boro-boro otodidak pendidikan formal aja dia sudah ogah Sudah malas sudah emoh istilahnya didorong-dorong kadang-kadang sama orang tuanya juga dia enggak gerak juga malas dia ya susah apalagi mau murajaah belajar Wah enggak ada ya kadang-kadang ya pakai cara curang juga supaya lulus kan begitu ya Nah demikian pakai ordal istilahnya orang dalam Supaya apa supaya lulus sekolah daripada enggak lulus kan begitu ya Nah demikian Nah ini kan memprihatinkan sebenarnya kalau ya generasi-generasi penerus itu seperti itu bentuknya ya ya Nah maka perlu beri membekali ya mereka dan berikan motivasi ya untuk bisa punya semangat belajar kalau bisa setinggi-tingginy lah Belajar itu Nah demikian ya jangan menjadi orang yang cepat puas dalam ilmu rugi Sebenarnya ya orang yang cepat puas dengan ilmu itu rugi Ya mungkin itu juga termasuk talbis iblis ya yang sedang kita bahas tiap Senin siang itu salah satu talbis kepada manusia adalah membuat orang itu puas dengan sedikit ilmu akhirnya mentok sudah ya Nah padahal masih banyak hal-hal yang perlu dia pelajari wallahuam bissawab maka itu Bekali dia dengan ilmu dan pengetahuan yang diperlukannya baik itu berkaitan dengan ilmu-ilmu agama maupun ilmu-ilmu dunia karena selama dia hidup di dunia dia dia perlu ilmu dunia nabi sendiri mengatakan Antum a’lamu biumuri duniakum kamu itu lebih tahu urusan dunia kamu artinya perkara-perkara dunia yang bermanfaat ya itu juga perlu ya kita pelajari Ya wallahuam bissawab ya kadang-kadang nanti ada Kak ada ada manfaatnya juga untuk Islam dan kaum muslimin Ya seperti nabi mentargib ee Zaid Bin Tsabit untuk belajar bahasa karena ada manfaatnya bagi Islam dan kaum muslimin ya walaupun itu bukan urusan agama Ya belajar bahasa asing kan bukan urusan agama tapi kadang-kadang ilmu dunia ini ada manfaatnya juga nantinya untuk ya manusia pada umumnya dan khususnya untuk kaum muslimin secara khusus ya wallahuam bisawab Nah kemudian teruslah berdialog dengan remaja ya teruslah berdialog dengan remaja membuka pembicaraan karena banyak hal-hal yang perlu dibicarakan sebenarnya Tapi kalau orang tua memang enggak enggak ada gambaran apapun terhadap anak remajanya dia ketemu anak remajanya bingung mau bicara apa gitu yaah ya akhirnya diam-diaman aja apalagi zaman sekarang si Ayah pegang handphone si si remaja juga pegang handphone Ya sudah selesai enggak ada dialog enggak ada interaksi Apun ya paling-paling dialognya cuma Asalamualaikum waalaikums salam aja ya wallahuam bawab Nah demikian ya nanti akan kita lanjutkan lagi ya pembahasan ini pada pertemuan yang akan datang Insyaallah masih ada beberapa hal yang perlu kita bicarakan masih berkaitan dengan eh kebutuhan psikologis remaja ya subhanakallahihamdik Asad anagamdulillahik Terima kasih banyak UST ir Barakallah Fik dan e telah kita simak bersama Alhamdulillah e penjelasan dari pembahasan buuk adapatan remaja yaitu kebutuhan psikologis remaja ya cukup menarik e apa yang telah disampaikan oleh Ustaz mengenai remaja ini ya mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi kita ilmu yang bermanfaat bagi kita semua baik untuk selanjutnya kita buka sesi interaktif dan bagi Anda yang EE ingin bertanya silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 081989 6543 baik yang pertama Ustaz ada pertanyaan dari Muhammad hanifullah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz eh saya sekarang sudah dewasa tapi ini yang bertanya remajanya langsung ya Ee Saya sekarang sudah remaj eh sudah dewasa tapi saya ee masih terasa susah untuk bergaul Bagaimana caranya Ustaz supaya saya ee bisa berinterraksi dengan mudah dengan manusia yang lainnya Ustaz jazakullah Khair ini rasakan Memang begitulah ya baru terasa ketika orang itu dewasa ya ketika tidak dilatih untuk berinteraksi bersosialisasi dengan manusia ya ya nabi tidak membatasi ya anak itu untuk berinteraksi ya nabi maka dari itu nabi juga berinteraksi dengan para bocah dengan para remaja kan begitu ya dan melibatkan mereka di dalam ee apa ya majelis-majelis yang di sana ada manusia dengan berbagai macam tipe usia dengan berbagai macam tingkatan usia dan berbagai macam tipe manusia kan begitu ya ingat bahwa nabi tidak pernah menyeragamkan karakter sahabat iya bena-beda ya nabi tidak pernah menyeragamkan karakter sahabat nabi membiarkan sahabat dengan karakter mereka masing-masing selama tidak bertentangan dengan syariat ya manusia demikian itulah ciptaan Allah subhanahu wa taala ya diberikan rezeki yang berbeda-beda maka tugas kita Allah ciptakan kita dari ya Min dakarin wa unsa walnakumuban waqobaila litaaru kami jadikan kamu dari laki-laki dan perempuan dia itu Adam dan istrinya dan kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku berbeda-beda rezeki manusia berbeda bahkan yang satu rahim saja beda rezekinya bahkan di ee di ketika Dir rahim itu satu tempat yaitu kembar itu ketika lahir di di dunia berbeda rezekinya ya Nah itulah manusia maka ee tujuannya apa litaarofu kata Allah untuk kita bisa saling mengenali agar kita bisa saling memahami ya Nah demikian satu sama lainnya ya maka kita perlu belajar juga menghadapi manusia Iya karena pekerjaan paling sulit di dunia ini adalah menghadapi manusia kalau menghadapi mesin mudah ya tapi yang paling susah pekerjaan paling susah di dunia ini adalah ghapi manusia itu paling susah itu karena ujian terberat para nabi dan rasul juga menghadapi manusia baik manusia yang mengikuti beliau maupun yang tidak mengikuti beliau itu ujian yang terberat yang dihadapi oleh para nabi dan rasul yaitu menghadapi manusia maka dari itu kita perlu belajar memang untuk menghadapi manusia ya Nah kalau tidak maka kita akan cenderung patah-patah istilahnya main patah-patah main patah-patah itu maksudnya ya Ee simpel aja kita berhadapan dengan manusia ya ya istilahnya apa ee jalan atau tidak begitulah On atau Off gitu dengan manusia itu ya maka dia akan banyak mendenil ataupun ee membuang manusia dengan ini enggak bisa jalan dengan ini juga enggak akan cocok dengan ya seperti itu akhirnya dia hanya bisa berinteraksi dengan dirinya sendiri mungkin ya Nah karena dia tidak memahami manusia ya wallahuam baawab Nah demikian itulah Alasannya kenapa kita perlu melatih anak-anak remaja kita untuk berlatih interaksi sosial dengan lingkungan sekitar ya karena efeknya itu ya pengaruhnya itu akan dirasakan ketika anak ini De dewasa ya ketika masih bocah dia enggak tahu ya anak dikurung aja begitu ya tidak pernah bergaul dengan manusia karena orang tuanya over protektif ya Ini orang tuanya mikirnya gimana coba apa dia mampu terus-menerus berada di samping anaknya itu sehingga ya dengan tindakan yang over protektif itu Dia kira anaknya bisa selamat nantinya atau itu cuma berlaku sebentar saja ya ketika anak orang tua ini tidak ada lagi di di samping anaknya berantakan jadinya semuanya ya wallahuam bawab Nah demikian jadi manusia yang salah satu yang perlu dia pelajari dalam yang yang perlu dipelajari oleh manusia dalam hidup mereka adalah belajar ya berinteraksi dengan manusia dan itu tidak mudah Ya belajar berinteraksi dengan manusia itu enggak mudah di sinilah akan terasah yang namanya sabar sabar itu lahir karena kita dilatih berinteraksi dengan banyak tipe manusia cenderung orang seperti ini akan bisa lebih sabar tapi ya kalau dia enggak kenal manusia kita khawatir enggak yakin Git dia bisa sabar ya maka saya katakan tadi orang anak seperti ini dewasanya ini dia cenderung patah-patah dia enggak akan sabar menghadapi manusia ya dia tinggal-tinggal saja ya dia skip saja manusia ya wallahuam bawabiki eh semoga Allah mudahkan ya untuk eh kita mendidik Ee anak-anak Kita Insyaallah anak maajah ujian cukup berat baik ini selanjutnya ada pertanyaan kembali Ustaz ee ee dari penanya ya Ustaz anak kami sekolah di SMK di kota besar setiap hari Kami selalu merasa khawatir terlebih melihat berita masalah tawuran dan bisa menyasar Siapa saja yang berada di jalanan sehingga kami terpaksa memberikan HP supaya kami bisa mengetahui ee kondisi kabar dan memantaunya Ustaz nah Apakah benar langkah kami dengan memberikan HP tersebut Ustaz ee mohon jawaban dan nasihatnya iya pertama Orang tua harus memilih lingkungan pendidikan yang baik aman untuk anak-anak mereka ya Nah ya itu penting karena lingkungan pendidikan itu adalah bagian dari pendidikan itu sendiri kalau lingkungan pendidikan itu tidak baik jadi susah bagaimanapun susah mau dibekali pakai HP bahkan pakai ya pakai satelit sekalipun ya enggak jaminan juga kan begitu ya namanya jug lingkungannya juga sudah membahayakan ya Nah kita tahulah beberapa sekolah atau lingkungan pendidikan itu enggak kondunif memang ya ada sekolah yang memang langganan tawuran gitu memang enggak diatasi sama sekolah itu dan cenderung menjadi tradisi turun-temurun gitu ya Nah ini kan susah kalau anak kita di situ mau pakai HP mau pakai satelit sekalipun ya susah begitu ya Nah Enggak ada jaminan juga dia selamat gitu yang ada akhirnya orang tua cemas melulu kan begitu ya I maka yang Pak penting di sini adalah orang tua itu hendaknya memilihkan bagi anak-anak mereka lingkungan pendidikan yang baik jangan hanya lihat kurikulumnya baik kan begitu ya Nah menunya baik gitu ya atau fasilitasnya baik lingkungan pendidikannya juga harus baik lingkungan pendidikan di sini pertama ya tentunya guru ya kemudian ee tradisi di sekolah itu atau di lingkungan pendidikan itu ya enggak termasuk lingkungan yang tidak baik sekolah yang membiarkan pembulian di situ Ini jelas nanti lingkungannya enggak sehat ya ada ee sekolah yang membiarkan tradisi senior senioritas begitu sehingga yang senior menganiaya juniornya begitulah dan itu tradisi ada sebagian sekolah lingkungan pendidikannya seperti itu lalu Bagaimana anak kita bisa Selamat kalau memang di situ dia ya ya ee ya kita katakan itu sama dengan meletakkan anak di mulut harimau Istilahnya ya wallahuam bawab Nah maka sudah kita sampaikan berulang-ulang sebenarnya orang tua itu wajib memilih satu lingkungan pergaulan anak yang kedua lingkungan pendidikannya juga ya kalau lingkungan rumah dia enggak bisa pilih ya di situlah dia tubuh besar kan begitu ya E tapi lingkungan pendidikan lingkungan pergaulan Ya itu bisa kita rancang itu ya itu kita bisa pilihkan kita bisa Arahkan anak ke yang terbaik gitu ya wallahuam bwab Iya mungkin Cukup sampai di sini dulu ya mudah-mudahan bermanfaat asagfirullahakumil muslimin inahu gurah Nam Alhamdulillah eh demikian ikhwat islamakumullah para pemja di manapun Anda berada pertemuan kita di kesempatan pagi hari ini dari pembahasan Parenting pembahasan buku dapat dengan remaja pembahasan yang remaja ini sangat menarik sekali dan tidak ada habisnya untuk kita bahas bersama kita carikan ee solusi dari masalah-masalah e remaja yang ada tersebut dan mudah-mudahan ini menjadi pertemuan yang bermanfaat bagi kita semua menjadi ilmu yang bermanfaat dan EE kami mohon maaf ya Ada beberapa pertanyaan yang belum sempat kami ajukan Insyaallah mudah-mudahan di kesempatan pekan yang akan datang kita bisa melanjutkan pertemuan yang penuh manfaat ini Demikian kamiindu diri mohon maaf apabil ada kesalahan Wasalam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Leave a Reply