asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamua rasulillah Nabina Muhammadin waa alihiiuaahaallah wahu Muhammad abduhuasul Amma ba ikhwat Al Islam aakumullah para pemerhati raja di mana pun anda berada Alhamdulillah di hari Selasa ini kita dapat bersua kembali dan kita akan ikuti bersama kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan Parenting diambil dari buku dengan judul Ada apa dengan remaja buku yang disusun oleh Al Ustaz AB Isan almaidani hafidahullah membahas seputar problematika remaja akan disampaikan ee saat lagi dan sub pembahasan kali ini yaitu pentingnya dialog dan seperti biasa setelah materi kami akan sediakan sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya ee bertanya silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp ya di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada alusta kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa naudubillah Min Syuri anfusina wasiati aalinaahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluh ya ayyuhalladina amanu para pemerhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji milik Allah RAB semesta alam selawat dan salam atas nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemhati kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan Pagi ini kita kembali ee bertemu dalam pembahasan buku Ada apa dengan remaja pada kesempatan Pagi ini kita sampai pada bab pentingnya dialog metode Interaksi yang paling efektif ee dengan remaja atau menghadapi remaja adalah dengan cara berdialog karena remaja adalah ee anak yang sudah e matang mulai matang akalnya artinya dia sudah bisa diajak dialog yang EE serius dan fokus kepada ee masalah-masalahnya beda mungkin dengan anak kecil ataupun bocah yang mungkin belum bisa diajak dialog dua arah ya dan cara ini mampu mengurangi perselisihan dan menghindari munculnya kesalah pahaman ini yang sangat tidak diinginkan yaitu kesalahpahaman ya Ee dari anak-anak remaja terhadap orang tuanya atau orang tua salah paham menyikapi ataupun menilai ee anak remajanya karena mungkin kurang dialog karena dengan dialog kita bisa menggali hal-hal yang tersembunyi sesuatu yang mungkin kita luput ataupun Ee tidak mengetahuinya ya karena dengan dialog remaja akan berusaha untuk terbuka memancingnya untuk terbuka jadi remaja memerlukan sosok yang bisa memahami kondisi psikologisnya dan bisa memenuhi kebutuhan kembangannya ya Ee karena dia sekarang remaja ya ada semacam kegamangan ya anak-anak ketika masuk usia remaja ya ini transisi yang sangat masa transisi yang sangat menentukan sebenarnya Oleh karena itu ya Ia membutuhkan Ayah Bunda yang sekaligus ya bisa menjadi ee partner dialognya ya yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaannya dengan rasional dan masuk akal Ya karena akalnya sudah mulai matang jadi tidak bisa e kita katakan e komando satu arah begitu ya pokoknya begini pokoknya begitu yang ini yang itu enggak bisa lagi karena kita harus menyertakan alasan ya ketika kita menganjurkannya atau menyuruhnya kepada suatu atau melarangnya dari sesuatu ya dia perlu alasan kenapa ya mengapa itu adalah pertanyaan yang sudah mulai e muncul pada orang yang masuk usia remaja mungkin anak-anak enggak enggak bertanya jadi Mengapa Mengapa harus begini walaupun kadang-kadang anak anak-anak bertanya bocah bertanya seperti itu tapi enggak serius bertanyanya ya dia sebenarnya enggak perlu jawaban anak-anak kalau bocah Ya tapi kalau remaja dia memang perlu jawaban ya dia perlu ee e kita katakan penjelasan ya dari ee siapapun yang menyuruhnya ataupun memerintahkannya Nah demikian jadi dia perlu jawaban-jawaban yang rasional ya dari pendidiknya baik itu orang tua maupun guru nah dia perlu seorang yang mau mendengarkannya sampai akhir pembicaraan ya tanpa dipotong tanpa meragukannya dan tanpa menihilkannya maka kita sebagai orang tua ya mungkin juga harus belajar mendengar ya bukan hanya mau bicara begitu ya Nah kadang-kadang orang tua kalau bicara ya satu enggak mau dipotong yang kedua enggak mau berhenti Nah setelah berhenti dia pergi meninggalkan si remaja ini ya maka si remaja itu pun bingung apa sebenarnya maunya orang tuanya ya Nah demikian jadi perlu dialog supaya kita memastikan dia memahami dengan benar apa yang kita katakan kadang-kadang Dia belum paham itu misalnya kita memberikan nasehatlah ya kepada anak remaja kita ya tanpa memberikannya ruang untuk tanya jawab Istilahnya ya Ee ya setelah kita kasih nasihat ya A B C D sampai z gitu ya lalu kita tinggalkan dia nah ini ya dia akan merasa sem ee dia merasa e dinihilkan gitu ya semacam di ee disepelekan atau diremehkan ingat ayah bunda dia bukan bocah dia remaja akalnya sudah berkembang ya Apalagi sudah sampai pada masa Puncak remaja 15 tahun ke atas ya Dia sudah menjadi makhluk yang rasional karena dia menuju dewasa apalagi pradewasa ya ya kalau kita bicara dialog dengan anak pradewasa di usia remaja akhir ya Nah itu ya memang harus ya kita katakan rasional dan dia perlu alasan ya istilahnya dalil ya dari apa yang ya dia terima dari kata-kata kita dari penjelasan kita ya Nah demikian wallahuam bwab Nah jadi E mengacuhkan atau menihilkan mereka ini hal yang mungkin akan membuat mereka menjauh jadinya mereka akan cari teman dialog yang lain ya karena menganggap orang tuanya enggak asyik diajak ngobrol atau diajak dialog ya karena cenderung orang tua itu satu arah saja tanpa memberikan kesempatan kepada anak remajanya untuk ee bicara ya Nah demikian wallahuam B dan masalah yang paling sering dikeluhkan oleh para remaja adalah orang tuanya jarang berkomunikasi dengan mereka ya karena banyak orang tua merasa enggak enggak perlu bicara kepada anak remaja kecuali yang penting-penting saja enggak sebenarnya banyak hal-hal yang bisa dibicarakan dengan anak remaja karena dunia mereka juga sudah semakin luas mereka enggak bocah lagi banyak hal-hal yang bisa dibincangkan masalah pergaulannya masalah e cita-citanya pandangannya kita kan juga ingin tahu bagaimana pandangannya tentang kehidupan kan begitu ya ya biasanya itu Ya kita pancing dengan pertanyaan sebagaimana ini metoda yang dipakai nabi juga ya untuk memancing para sahabat nabi melontarkan pertanyaan ya maka kadang-kadang di majelis ilmu ya jangan monoton satu arah juga ya hendaknya ee guru atau Ustaz atau ee pendidik itu melontarkan pertanyaan kepada ya anak didik ya kepada peserta didik untuk mancing mereka kadang-kadang ada hal-hal yang enggak kepikiran dalam benak mereka gitu ya kalau enggak dipancing lewat pertanyaan gitu dan untuk ee melatih mereka berpikir juga maka nabi sering melontarkan pertanyaan kepada sahabat sebelum Nabi memulai pembicaraan ini satu metode yang perlu di tiru oleh para pendidik ya ini metode yang paling efektif dan nabi sering menggunakan cara itu metode itu yaitu dengan melontarkan pertanyaan ya Ee misalnya nabi pernah bertanya kepada para sahabat ada sebuah pohon yang daunnya tidak gugur dan buahnya terus ya ee apa namanya Memberikan manfaat kepada manusia orang-orang berusaha menjawab Pohon apa itu ada yang nyebut pohon yang ada di hutan ternyata pohon itu enggak jauh dari mereka dan mereka enggak menduga jawaban itu gitu ya karena mereka terpikir ini kan sesuatu yang mungkin ee jarang ditemui kan begitu ya mungkin pohon yang ada di hutan sana atau pohon yang jarang dilihat oleh manusia padahal pohon itu ada di depan mereka itu pohon kurma Ya Abdullah bin Umar tahu jawabannya itu Tapi beliau malu karena beliau adalah yang paling kecil di situ artinya apa nabi melontarkan pertanyaan ini kepada ya ada di situ ee yang dewasa ada juga anak remaja Ya seperti Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma wallahuam bawab jadi perlu kita pancing ya dengan pertanyaan ya Nah demikian ya Jadi untuk mengasah mereka berpikir gitu ya karena ee sekarang juga ya di majelis-majelis ilmu itu E ikhwan-ikhwan itu perlu ataupun para hadirin juga perlu untuk diajak berpikir dengan melontarkan pertanyaan kepada mereka ya ya Nah demikian wallahu alam jadi tidak ee komunikasi satu arah atau pembicaraan satu arah yang itu cenderung membosankan gitu ya kalau pembicaraan satu arah itu membosankan gitu ya ya mungkin wajar kalau pada ngantuk semua gitu ya tidur semua ya maka ya perlu metode itu dipakai atau ditiru ya itu metode yang sangat bagus sekali melontarkan pertanyaan ya dalam sebuah kajian misalnya dilontarkan pertanyaan yang mungkin enggak terlintas itu pertanyaan itu enggak terlintas dalam benak mereka juga dan jawabannya mungkin enggak jauh dari mereka cuma mereka enggak Awas saja begitu ya Nah Nah demikian wallahuam bawab ya Jadi tidak monoton begitu ya baca kitab k mereka dengar ya habis itu selesai gitu ya kadang-kadang enggak ada tanya jawabnya lagi ya kan itu membuat mereka bosan juga apalagi remaja remaja itu cepat bosan maka kita harus pintar-pintar ya bagaimana ya apa membuka komunikasi dengan anak remaja jadi perlu ya E kitaang komunikasi dengan para remaja Ini masalah yang sering dikeluhkan oleh mereka orang tuanya kayaknya enggan untuk berkomunikasi ya sebabnya bukan karena remaja tidak mampu mengungkapkan pendapatnya namun lantaran tidak ada waktu untuk saling bicara ini waktu yang menjadi masalah sebenarnya ya menyisihkan waktu untuk mereka ya ini sudah kita singgung sebelumnya orang tua itu cenderung melupakan anak remajanya ketika dia punya anak yang masih bocah ya Ini ada dua anak banyak orang tua yang menangani Dua anak Dua fase dua anak dengan fase usia yang berbeda satu masih bocah yang satu sudah remaja cenderung orang tua itu tidak begitu mempedulikan si anak remaja ini mereka lebih fokus dan mereka mungkin lebih condong kepada anak yang masih bocah ini karena lucu kan gitu Adapun kepada si anak remaja mungkin mereka sudah bosan ya sudah enggak lucu lagi gitu ya ya karena kadang-kadang orang tua berinteraksi dengan anak itu ya Ada ada nilai untungnya juga bagi mereka ya nilai asyiknya juga bagi si orang tua ini bocah kan lebih mengasyikkan daripada remaja kalau menghadapi bocah kan enggak perlu banyak mikir kan begitu ya lucu gitu ya E tapi remaja kan Ya sudah serius Harus berpikir ya ya Harus ya kita yang ee apa namanya ee memiliki persiapan karena akan ditanya alasan jadi cenderung diabaikan saja atau tidak dipedulikan kan begitu ya Nah demikian padahal Ya sudah kita sampaikan sebelumnya remaja itu ya memang harus terus ditempel ya harus terus dipantau ya didekati ya jangan di justru dijauhi ya Nah demikian wallahuam baawab Jadi waktu ini yang sangat ee berat untuk diberikan oleh para orang tua kepada anak-anak mereka terutama anak-anak remaja ya Nah Selain itu mereka terkadang mengalami kesulitan dalam mencari tema pembicaraan yang ingin di didiskusikan misalnya ya Ee dan orang tua juga ee miskin ide misalnya ya Ya udah kadang-kadang duduk ya cuma saling bertatap muka saja bertatapan udah selesai ya pakai ee bahasa telepati aja bahasa batin Wah kayaknya enggak ada masalah gitu itu dalam batin si orang tua begitu ya Nah si anak juga orang tua saya tuh capek si I gitu ya tapi itu bahasa batin gitu ya nah jadi ya seperti itu ya Nah yang terjadi jadi memang perlu ya kita e apa namanya E mencari banyak ide dan gagasan untuk berdialog dengan anak remaja Apalagi itu menarik perhatian mereka pembicaraan yang menarik perhatian mereka yang membuat mereka antusias untuk terlibat dengan kita dalam dialog itu ya dua arah misalnya kan dialog kalau dua arah itu kan seru ya ya enggak seru itu kan satu arah ya si anak mendengarkan saja ya Atau si orang tua yang ngomong terus gitu ya atau sebaliknya ya orang tua yang diam saja si anak remaja yang ngomong terus enggak ada respon dari orang tuanya cuma hah ha ha ha gitu ya ya Jadi ya akhirnya ya dia juga meninggalkan majelis Dialog itu ya n dan e besok-besoknya mungkin e ya enggak ada macam bicara sama patung katanya kan begitu wallahuam bisawab tib dan eh tema-tema yang diangkat sebagai eh materi dialog itu juga harus apa namanya relate dengan kehidupan mereka dengan dunia remaja kan begitu ya Ee supaya ya mereka juga bisa mengikutinya nabi juga mengatakan ee sahabat seperti ee Ali Bin Abi Thalib mengatakan haddisunas Bima yifun berbicaralah kepada manusia dengan satu yang mereka bisa pahami ya dengan satu yang mereka bisa pahami ya Nah demikian tiib jadi perlu ya mencari tema-tema yang menarik yang ada nilai edukasinya ya untuk kita bicarakan dengan anak-anak remaja kita wallahuamawab Oleh sebab itu Orang tua harus mengatur waktu untuk berdiskusi dengan anak-anak remaja mereka ya untuk saling mengutarakan perasaan atau gagasan ya atau membahas topik-topik menarik yang bermanfaat yang mengandung nilai-nilai ee pembelajaran ya nilai-nilai edukasi dengan begitu anak akan menganggap orang tuanya ya sebagai seb partner ya dialog yang mengasyikkan yang mampu diajak bertukar pikiran sekaligus bisa menjadi ya teman untuk berbagi rasa dan cerita ya wallahuam baawab Nah ini penting ya Ee Dialog itu untuk kita ee buka dengan anak-anak remaja kita mungkin itu pintu masuk ke hati mereka juga dan masuk ke alam pikiran mereka kita bisa mengetahui bagaimana ni cara berpikir anak remaja saya ya Nah demikian ya Jadi kita akan lebih mengenali anak-anak remaja kita wallahuam baawabb ya mungkin juga dengan dialog itu kita bisa tahu sebenarnya bakat dan minatnya ke mana ya Apa yang menjadi cita-citanya ya bagaimana cara dia untuk meraih cita-cita itu ya Apa tujuannya ke depan karena sebentar lagi dia akan menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab penuh dalam semua urusan termasuk harta misalnya ya Nah demikian jadi ya satu tema yang perlu diangkat tentang kepemilikan harta ya Ada banyak remaja yang sudah punya harta artinya dia sudah punya tabungan lah ya Atau punya properti yang dia beli sendiri begitu ya Nah orang tua kan harus melatih anak-anak remaja ini untuk cakap bijaksana dalam mengelola keuangan ada anak remaja yang boros begitu ya kerjanya belanja aja begitu ya ya macam masih ya belum bisa lepas dari sifat kekanak-kanakannya sifat kebocahannya kan begitu ya Nah ya belanja tanpa ada kebutuhan misalnya ya Nah ini bisa terbawa-bawa sampai dia dewasa banyak orang-orang tua dewasa itu ya seperti kanak-kanak kalau sudah belanja begitu ya kadang-kadang belanja hal-hal yang enggak perlu ya hal-hal Yang kalau kata orang sekarang lagi Gabut nih belanja entah apa-apa kan begitu ya Nah hanya untuk Ya sekedar memenuhi hasrat belanja aja ya Nah demikian dan mungkin ini dari remaja ya enggak dilatih untuk ee mengelola harta ya sebelum anak itu masuk kepada usia rusyud yaitu usia dewasa yang boleh memegang harta dia perlu dilatih juga untuk Bagaimana cara memegang harta Nah ini kan bisa kita sisipkan atau kita bisa bicarakan diskusikan dengan mereka dalam dialog ya Nah demikian wallahuam bab Nah jadi Mengapa kita harus berdialog dengan remaja Ya setidaknya ada beberapa alasan ya Mengapa kita harus berdialog dengan anak remaja kita yang pertama adalah untuk menjalin kedekatan hubungan dan dan saling pengertian saling memahami serta membangun hati yang baik ya seperti kata orang semua urusan semua perkara kalau dibicarakan itu akan akan ketemu jalan keluarnya solusinya tapi kalau enggak dibicarakan yang muncul suuzon terus dan setan terus menghembuskan suuzon ini karena enggak ada dialog Nah kalau ada dialog ada jalan keluar demikian juga dengan anak remaja ya untuk bisa mencarikan solusi dari masalah-masalah mereka sangat penting untuk membuka dialog ya Nah itu yang pertama untuk menjalin kedekatan hubungan dan untuk membangun saling pengertian ya dan membangun hati yang baik Kemudian yang kedua untuk menyamakan persepsi ini perlu juga manusia harus dimanusiakan begitu ya harus dianggap Walaupun dia seorang anak majalah ya Nah maka orang tua yang kita katakan otoriter ya biasanya ya dia enggak memberikan kesempatan kepada remaja itu untuk menyampaikan ekspresinya nah lalu ya akhirnya kadang-kadang orang tua itu salah paham terhadap anak remajanya ya atau sebaliknya si anak remaja ini salah memahami orang tuanya jadi salah satu e alasan pentingnya kita membuka dialog dengan anak remaja adalah untuk menyamakan persepsi ya kemudian yang ketiga untuk menemukan solusi yang tepat terhadap persoalan yang terjadi padanya banyak persoalan remaja yang mereka hadapi kadang-kadang mereka simpan Karena Mereka takut untuk mengutarakannya kepada orang tua karena orang tua ketika diutarakan bukan cari solusi ya tapi membuat malah ee menjadi lebih ee rumit dan ribet gitu ya nah misalnya disalahkanlah dia atau direndahkan ya jadi enggak bukan solusi yang mereka dapatkan tapi justru malah vonis kadang-kadang ya wallahuam bawab itu yang ketiga dengan dialog ya kita akan dapat menemukan solusinya yang keempat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam diri remaja dan itu perlu melalui dialog ya dialog Jadi selain nasihat satu arah yang kita sampaikan kepadanya ya kita juga ingin dia menanggapi bagaimana pandangannya ya bagaimana pemahamannya terhadap nasihat kita ya mungkin ya dia memahami tidak seperti yang kita pahami boleh jadi ya Sehingga ya nasihat itu mentah jadinya ya padahal nasihatnya bagus tapi mentah Kenapa karena ternyata dia memahaminya tidak seperti yang kita pahami ya Nah demikian dalil sekalipun kan kalau kita lihat satu dalil itu banyak pendapat di situ padahal dalilnya cuma satu Kenapa itu terjadi Ya karena ya kita katakan ee pemahaman ya terhadap nasihat itu yang berbeda-beda ya jadi salah satu ee apa kita katakan ya Ee alasan kita harus berdialog dengan anak remaja kita adalah untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam diri mereka itu yang keempat yang kelima untuk membantu mematangkan pikirannya cara berpikirnya ya dan memperluas pengetahuannya ya Ini penting ya salah satu perkara yang penting juga itu mematangkan cara berpikir seorang anak remaja sehingga dia akanemudah untuk mendewasakan dirinya bahwa dia adalah seorang yang siap untuk jadi orang dewasa ya nah jadi perlu dibantu untuk mematangkan cara berpikirnya ya Nah untuk memperluas wawasannya pemahamannya ya ya Sebagai contoh satu di dalam memahami manusia nah itu perlu sekali mereka dibantu untuk mematangkan cara pandang mereka terhadap manusia karena mereka akan berhadapan dengan manusia dengan berbagai macam karakternya ya Ada karakter begini a b c kan begitu ya ya dan bagaimana cara untuk ya menghadapi manusia dengan karakter begini ya yang temperamental misalnya atau yang posesif misalnya ya itu bisa kita apa namanya ya kita bisa matangkan itu dengan dialog melalui dialog wallahualam yang keenam untuk mengoreksi pemahaman yang keliru ya untuk mengoreksi pemahaman yang keliru ya kadang-kadang kita enggak tahu apa yang ada dalam kepala anak remaja kita apa yang ada dalam kepala mereka ya Nah perlu kita bongkar itu dengan memancingnya dan memancingnya itu adalah dengan berdialog kalau diam-diam saja gimana kita bisa tahu ya kita kan enggak punya ilmu telepati enggak ada yang bisa ba baca pikiran orang kan begitu ya cuma menduga-duga saja yang paling efektif adalah dia yang mengutarakan sendiri ya Ya tentang pemahamannya tentang ee apa namanya arah pikirannya kan begitu ya nah jadi dengan dialog kita bisa tahu itu oh ini cara berpikirnya seperti ini atau pemahamannya seperti ini ya Nah kalau itu keliru bisa kita luruskan ya Nah demikian kalau itu benar itu bisa kita matangkan yang ketujuh adalah agar terlibat dalam menilai perilaku tertentu ya ya artinya di sini adalah eh Begitulah hidup ya ya kita menyikapi banyak hal dalam kehidupan ini ya Nah ee ada hal-hal yang perlu kita nilai dalam kehidupan ini Karena itulah ya kalau enggak kita menilai kita dinilai orang lain yang jelas kita terhadap orang lain ya menilai kan begitu ya orang lain juga menilai kita ya Nah demikian hidup itu ya jadi eh e orang tua ya ketika berdialog dengan anak mereka atau di sini adalah remaja dia ya ikut ya kita apa membantu mereka untuk meluruskan ya di dalam menilai perilaku tertentu karena banyak manusia di luar sana dengan berbagai macam perilaku ya Nah demikian dan mungkin juga ada beberapa perilaku yang ada pada mereka yang perlu disoroti misalnya anak remaja itu temperamental misalnya ya Nah ini satu kita perilaku ya yang mungkin ada pada remaja dia temperamental emosional kayaknya mudah terpancing emosinya Ya sebagian anak muda kan seperti itu ya sebagian remaja seperti itu Jadi kita berdialog dengannya ya untuk ee bagaimana dia mengatasi perilaku-perilaku yang negatif tersebut ya Nah itu enggak mudah ya meluruskan satu perilaku yang menyimpang ya enggak bisa saya nasihat satu arah ya Tapi perlu kita ajak dia dialog ya mungkin ada masalah Kenapa dia menjadi pribadi yang pemarah misalnya ya wallahuam yang kedelapan adalah Untuk meringankan konflik psikologis yang menimpanya nah ini eh kadang-kadang manusia itu suka memendam masalahnya Dan itu menjadi konflik psikologi ya dalam diri seseorang contohnya masalah bullying Ya itu bisa menjadi tekanan batin ya atau tekanan psikologi atas anak-anak remaja ya Nah dan bullying di kalangan remaja itu dampaknya lebih buruk ya daripada anak-anak ya Nah karena ya ya tentunya ya kita aja yang dewasa misalnya dibully kita kan merasa enggak pantas untuk dibully kan begitu ya demikian juga anak remaja ya Ini masalah mereka ini dan itu terjadi di kadang-kadang terjadi di rumah ada anak remaja yang dibully oleh keluarganya sendiri kadang-kadang itu terjadi di sekolah jadi salah satu masalah pendidikan hari ini adalah masalah budaya bulily ya yang ya kita katakan lembaga-lembaga pendidikan atau sekolah-sekolah juga pusing untuk menghadapi e budaya Bul ini ya Nah demikian jadi ya memang perlu anak itu ya dib dibekali dari rumah ya bahwa bully itu suatu kezaliman suatu keburukan ya enggak ya enggak pantas untuk dilakukan didekati saja tidak pantas kan begitu ya apalagi dilakukan demikian juga sekolah sekolah itu jangan pasif dalam hal kasus-kasus bully ini seolah-olah Udahlah itu kan urusan anak remaja atau urusan anak-anak enggak ya kalau Kalau sekolah meremehkan itu ya maka artinya apa itu semacam lampu hijau bagi mereka untuk terus melakukannya maka kita lihat kasus-kasus bully itu makin hari makin banyak satu dan makin parah ya sehingga itu bisa menimbulkan efek yang sangat buruk terhadap korbannya begitu hingga ada yang ya Bahkan bunuh diri kan begitu ya Nah dan lain sebagainya ada yang ya akhirnya ya rusak ya kita katakan kejiwaannya dan itu kan tragis ya tidak harusnya tidak terjadi di lingkungan pendidikan Ya baik itu di rumah maupun di sekolah wallahuam bisawab ya Nah akhirnya anak akan mencari lingkungan yang di dia Di mana dia tidak dibully di situ ya maka dia akan cari lingkungan lain dan di luar sana kita enggak enggak tahu ya apa yang ada di luar sana ya Nah demikian Dia akan cari pelarian istilahnya di sekolah dia enggak merasa nyaman karena ya dia selalu dan kerap menjadi korban Buli di rumah juga ketika dilaporkan juga enggak ada aksi dari orang tua ya akhirnya kayak dia Terima nasib aja lah ya Terimalah nasibmu nak sebagai korban Buli begitu dan ini akan mengganggu sekali mengganggu psikologi mereka jadi ajaklah mereka berdialog kalau dilaporkan seperti ini kita berdialog dengan khususnya remaja ya supaya ya dia tahu bahwa kita peduli ya terhadap masalahnya Nah demikian wallahuam bawab kemudian yang kesembilan adalah untuk menambah informasi pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkannya Ya jelas orang tua Pasti Lebih berpengalaman dari anak orang tua harus berbagi kepada anak terutama tentang pengalaman-pengalaman mereka ya tidak mengapa orang tua bercerita tentang pengalaman mereka sebagai Ibrah ya kepada anak-anak remaja tentunya ya Nah demikian dan anak-anak remaja pasti senang mendengarkan ya kita katakan ee ya cerita ya kisah dari orang tua mereka ya Nah tentunya yang baik-baik ya jangan yang buruk-buruk gitu ya Nah demikian yang ada nilai nasihatnya di situ ya Ada nilai kebaikannya di situ ya wallahuam bawab Jadi itu akan menambah wawasannya pengetahuannya ya ya di dalam menghadapi kehidupan wallahuam bwab itulah beberapa alasan mengapa kita harus berdialog dengan anak remaja ya tapi masalahnya adalah Tidak semua orang tua punya keterampilan berdialog dengan remaja sebagian mengeluh Ustaz kalau saya berhadapan dengan remaja Saya bingung Saya mau bicara apa begitu ya Nah maka ketahuilah para Ayah Bunda bahwa berdialog dengan remaja juga perlu keterampilan artinya di sini adalah orang tua juga harus belajar kalau dia tidak punya keterampilan itu ya Nah demikian jangan menyerah lalu mengatakan nah udahlah biar orang lainnya berdialog dengan anak saya ya orang lain berdialog dengan anak kita Kita enggak ngerti si Apa isinya si apa nilai-nilai yang ingin disampaikannya yang ditanamkannya kita kan enggak ngerti ya Nah kita enggak tahu itu ya Jadi ini yang akan kita bahas pada bab berikutnya Insyaallah yaitu keterampilan berdialog dengan remaja ya wallahuam Nah demikianlah materi yang bisa kita sampaikan dalam kesempatan eh pagi ini mudah-mudahan bermanfaat akum muslimin inahu gurahim Iya n baik alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz Eir Barakallah Fik dan demikian ikhw islamakullah para pemerhati rja di mana pun anda berada materi yang telah disampaikan dari pembahasan pentingnya dialog tentunya ini pentingnya dialog dengan e anak-anak kita membangun dialog dengan anggota keluarga kita e supaya bisa berjalan dengan baik dan mudah-mudahan e kiat-kiat yang disampaikan oleh Ustaz bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua dan kita mudah untuk menerapkannya Baik untuk selanjutnya kami akan ajukan beberapa pertanyaan yang sudah masuk di laysan WhatsApp namam yang pertama Ustaz eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz Bagaimana membangun komunikasi dengan ee anak dengan ayahnya karena ayahnya memang dari sebelum lahirnya anak-anak selalu sibuk kerja dari pagi hingga malam tentunya ini tuntutan kebutuhan keluarga Dia sangat perhatian terhadap kebutuhan anggota keluarganya dan juga sangat bertanggung jawab namun anak-anaknya yang kini sudah mulai tumbuh dewasa merasa segan untuk berdialog dengan ayahnya jika ada apa-apa pasti selalu disampaikan dahulu kepada ibunya agar minta disampaikan kepada ayahnya Ustaz dan e mohon kiat-kiatnya dan nasihatnya iya Eh kadang-kadang sebagian orang tua ya apa ya kita membuang ya masa-masa emas ya dengan anak-anak mereka sangat disayangkan Sebenarnya saya juga enggak mengerti Kara Kenapa sebagian orang tua itu ya Ee ya alasannya sibuk mencari uang atau mencari harta dan tidak memberikan ruang sedikit pun ya kepada ee keluarganya untuk melakukan pendekatan begitu ya berdialog manusia itu kan makhluk yang natik hewanun natik berbicara Ya bedanya kita dengan hewan adalah kita berbicara begitu ya manusia itu perlu bicara bukan perlu uang aja begitu ya bukan perlu materi aja bukan perlu makan aja bukan perlu bernafas saja ya bukan perlu minum saja tapi mereka perlu Berbicara itulah yang mengistimewakan kita dari yang lainnya dari makhluk-makhluk lainnya ya maka ada kenikmatan di situ kalau kita mampu membuka komunikasi dengan seseorang kan begitu ya bayangkan kit lah Antum misalnya duduk dengan seseorang diam-diaman begitu kira-kira gimana ya itu macam beban berat atau apa ya tekanan gitu ya atau sesuatu yang membosankan begitulah ngapain ini apalagi ya saling tidak mempedulikan begitu ya ini sangat membosankan menjemukkan dan menjengkelkan gitu Ya ya Bagusnya enggak ketemu gitu ya Nah demikian jadi manusia itu perlu bicara Iya Nah maka nanti bab berikutnya keterampilan sebagian orang mengeluh dia mau ya tapi dia kurang mampu Ya belajar kan begitu ya tapi kalau sudah tidak mau nah ini susah ya Maka jangan lewatkan masa-masa emas dengan anak-anak kita ya ketika mereka bocah kita bisa menemani mereka remaja itu perlu pendamping ya Ee di dalam hidup mereka sosok orang tua kan begitu ya Nah demikian wallahuam baawab nah jadi ya Ee ini perlu ya kita katakan pemahaman dari para orang tua sebenarnya Ayah Bunda ya Nah kucing aja kucing ya kadang-kadang sama pemilnya diajak bicara itu Walaupun kucing enggak bisa bicara ya tapi ya Kayaknya asik itu ngobrol dengan kucing gitu Ya walaupun dia enggak ngerti gitu ya Nah ini anak manusia Anak kita Bahkan dia bisa bicara begitu ya nah bahkan ada ini yang lebih parah lagi ya orang tua yang Suara anaknya itu asing di telinganya begitu ya sakin jarangnya ngomong mungkin ya jadi enggak kenal dia Suara anaknya dia enggak kenal dia gitu ya karena sakin jarangnya ngobrol gitu yaing saking jarangnya dia dengar suara anaknya begitu ya Nah demikian ada yang berdialog atau berkomunikasi ya cuma sepatah dua patah kata saja begitu ya ya Nah demikian Ustaz Saya punya sifat pendiam ya diam juga ada waktunya ya ada waktunya bicara ada ada waktunya Diam Ada enggak boleh diam terus lalu kita mvonis diri kita Bah saya ini pendiam Enggak seperti itu ya diam terusmenerus juga dilarang kan gitu ya Nah ada seorang wanita yang diam gitu enggak bicara Abu Bakar bertanya ini wanita Ada apa ini ini kenapa dengan dirinya orang-orang mengatakan Dia sedang puasa bicara ya Abu Bakar maka nabi mengata e Abu Bakar mengatakan Sudahlah dia bicara karena nabi melarang hal semacam itu ya Jadi kalau kumpul keluarga gitu diam-diaman itu itu ya juga enggak seperti itu ya nabi suka membuka dialog Baik itu dengan anak-anak ee dengan anak bocah ya maupun anak-anak remaja atau dengan istri beliau dengan keluarga apabila berkumpul begitu ya bertemu gitu J kita katakan bayangkan aja kita ketemu dengan seseorang diam-diaman gitu ya enggak ngobrol enggak apa gitu ya ya ya itu tidak menyenangkan gitu ya membosankan dan menjemukkan gitu ya Nah demikian wallahuam bisawab ya Jadi ya ya ini perlu kesadaran dari para orang tua ya tadi kita sebutkan yang paling berat untuk kita sisihkan untuk anak kita bukan materi Tapi waktu itu yang paling susah itu paling berat ya wallahualam aab jadi sesibuk-sibuknya kita ya sisihkanlah waktu untuk mereka untuk keluarga ya Nah demikian wallahuam bwab Iya n Baik terima kasih banyak syukuran jazak Khair atas jawaban dan Nar Ustaz demikian mudah-mudahan bermanfaat dan selanjutnya yang kedua kami ajukan ada pertanyaan ya Ustaz ee anak kami yang sulung merupakan korban pendidikan yang keras waktu kecilnya Ustaz kesalahan kami akui berdu ee kami akui Berdua dan sangat menyesalinya Akhirnya sekarang dia susah untuk fokus ee susah untuk belajar dan kurang percaya diri nilai-nilainya pun sampai tingkat SMA ini selalu rendah Ustaz ya mohon kiat-kiatnya Ustaz supaya hal ini bisa dirubah kepada yang lebih baik ee mohon jawaban dan nasihatnya Iya ini kalau sudah katanya viktim ya korban ini yang sebenarnya gimana ya Ee berat ya kalau anak itu jadi korban ini pelajaran juga bagi para orang tua lainnya ya jangan sampai ya jadi korban begitu ya kalau bisa jangan jatuh korban G ya Nah kalau sudah terlanjurlah kita katakan anak sudah seperti itu ya dia korban dari pendidikan yang salah dari kecil korban kekerasan korban kekasaran ya dan korban ketidakacuhan Enggak dipedulikan kan begitu ya diterlantarkan itu dia korban ini ya maka ya memang membangun kembali ataupun memperbaiki yang rusak membangun suatu yang sudah hancur itu enggak mudah ya perlu ekstra Ee kita katakan apa ya Ee usaha untuk membangunnya kembali Nah apalagi kedua orang tua di sini poinnya sudah menyadari ya ya tinggal mereka yang menjamaklah apa yang mereka selama ini luputkan ya Dan kalau istilahnya menjamak itu kan tambah banyak ya pr-nya begitu ya Nah itu Ya risiko yang harus diterima konsekuensi dari kelalaian namanya ya Nah mau enggak mau ya harus kita lakukan ya untuk membangun kembali ya untuk ee apa ya Ee menata kembali hal yang sudah hancur dan rusak itu perlu usaha yang keras as ya Nah demikian ya dalam Bab dalam masalah ini orang tua enggak boleh putus asa sering kita katakan orang tua itu jangan merasa gagal dalam mendidik anak tapi mereka wajib merasa salah supaya mereka mau memperbaiki kesalahan itu ya Nah demikian wallahuam bawab ya Coba teruslah ya Nah ya macam menjamak pekerjaan yang terbengkalai ya Jadi ya memang harus ekstra keras usahanya kan begitu ya Enggak enggak seperti biasa begitu ya Nah ada orang tua yang sudah membangun dia dari dari dasar ya sehingga ketika di ujungnya dia tinggal memetik hasilnya begitu ya Nah anak itu sudah mudah diarahkan ya nyambung dengan orang tua kan begitu ya macam sejiwa begitu ya Bahkan ada macam semacam apa namanya ee sudah terbangun chemistri ada semacam hubungan batin yang sudah saling mengerti ya itu kan dibangun dari dasar ya Nah pada akhirnya dia tinggal memeti hasilnya itu idealnya Ya tapi kalau yang terjadi sebaliknya ya ya di dasar pondasinya sudah berantakan nah ini ya ya biasanya kalau kita bangun rumah harus renovasi Bongkar pondasi itu berat pekerjaannya tambah lama biayanya tambah mahal kira-kira demikian ya nah jadi ya perlu usaha yang lebih keras lagi untuk memperbaiki yang selama ini terbengkalai ya Nah demikian mudah-mudahan sabar gitu ya wallahuam jangan ya kita katakan berputus asa gitu hingga kita enggak sabar jadinya ya atau menyerah gitu ya sudahlah sudah kayak gini ceritanya sudah tak takdirnya ya Jangan katakan seperti itu semua ya memang sudah takdirnya enggak ada yang terjadi bukan takdir begitu ya tapi kata-kata itu jangan membuat kita ee lemah untuk berikhtiar gitu dia ya ada kata-kata ini sudah takdirnya gitu ya itu bukan kata-kata untuk melemahkan berikhtiar Iya memang kita imani semua sudah takdirnya kan begitu ya wallahuam bis iya Alhamdulillah baik terima kasih banyak syr jazak Khair Ustaz atas jawaban dan nasihatnya masih ada waktu Ustaz ya Iya satu pertanyaan satu pertanyaan lagi Eh n kami ajukan kembali Eh pertanyaan di layanan pesan Whatsapp ada pertanyaan ya Ustaz Di saat suami ingin menegakkan disiplin kepada anak-anaknya agar mereka lebih ee menghargai masalah waktu namun ee di satu sisi terasa kurang kompak dengan ibunya yang dirasa meringankan masalah waktu Ustaz ini bagaimana mohon kiat-kiatnya agar suami istri kompak dalam mendidik anak-anaknya iya ya Ini penting ya koordinasi antara pendidik itu baik itu di rumah antara Ayah Bunda maupun dengan sekolah rumah dan sekolah semua itu harus menjadi satu sinkronisasi yang rapi ya searah sejalan gitu ya jangan tabrakan gitu kalau tabrakan si anak yang bingung nanti Nah demikian dan juga ya ya ini akan ee cenderung menimbulkan konflik di antara para pendidik sendiri begitu ya konflik di antara pendidik sendiri gitu ya Nah suami istri tengkar gara-gara anak begitu ya Nah ini kenapa harus tengkar gitu ya padahal itu kan tugas mereka berdua begitu ya Nah ini konflik justru terjadi di di antara pendidik dan itu buruk ya ketika konflik itu terjadi di level pendidik itu buruk bagi anak didik tentunya Ya seperti guru bertengkar begitu ya Ee tentang anak tentang muridnya ya ya itu yang yang yang jadi korban ya muridnya begitu maka ya ini ee kita katakan perlu koordinasi yang rapi antara para pendidik supaya satu ya tidak mingung membingungkan si anak didik yang kedua adalah supaya tidak terjadi konflik antara para pendidik itu jangan sampai terjadi maka perlulah meeting ya rapat ya untuk mengkoordinasikan ee ee langkah-langkah yang langkah-langkah edukasi yang perlu kita berikan kepada anak ya terutama ya Ayah Bunda di rumah ya kita cerita ya di rumah ini ya pendidikan di rumah ya Ayah Bunda di rumah sama dengan sekolah juga itu ya Semua guru ya harus searah istilahnya kalau enggak searah ada tadi konflik di situ itu membingungkan gitu dan ini ya berdampak buruk kepada anak didik begitu ya Misalnya ada dua kubu yang berlawanan itu di sebuah sekolah gitu ya itu kan membingungkan artinya enggak ada koordinasi di situ gitu ya di antara para guru harusnya ya satu koordinasi begitu ya Nah satu arah ya Nah demikian wallahuam bawab ya demikian juga antara rumah dan sekolah ini koordinasinya juga harus jelas nah sehingga ya pendidikan itu jalur riwayatnya juga tersambung terus gitu tidak terputus wallahualam aab ya Nah demikian jadi perlulah dibicarakan kepada ibunya artinya ya semua harus terlibat dalam pendidikan ini kan tugas kedua orang tua ya Nah mereka berdua orang tua itu wajib ya punya kewajiban di situ mendidik anak-anak mereka Maka ya mau enggak mau maltimul wajibu wajib ya kalau kewajiban itu tidak terlaksana kecuali dengan satu perkara maka maka dia menjadi wajib maka perlu wajib berkoordinasi ya antara suami istri Ayah Bunda bicara Gimana kira-kira walaupun kadang-kadang itu enggak enak ya untuk dibicarakan Gitu ya di-meetingkan Gitu ya Nah karena ini pasti saya tersorot ini gitu ya memang itu untuk keperluan anak-anak mereka sendiri Sebenarnya ya wallahuam bissawab Nah demikian di sinilah ya kita katakan pengorbanan terbesar yang dituntut dari seorang pendidik dari anak-anak Didik mereka komitmen gitu ya komitmen untuk memberikan pendidikan ya Nah di sini yang perlu ditagih adalah komitmen ibunya misalnya gitu ya nah wallahuam baawab nah itu saja mungkin pertemuan kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat astagfirullahakumillimin alamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah demikian ikhwat Islam azakumullah para pemerhati raja di manaun anda berada pertemuan kita di kesempatan pagi hari ini dari pembahasan Buku apa Ada apa dengan remaja e sub pembahasan pentingnya dialog yang ini merupakan eh inti dari e pendidikan kita ya dialog kepada anak-anak kita kepada anggota keluarga kita untuk membangun supaya lebih baik lagi dan ya pertanyaan-pertanyaan juga yang kami ajukan ya mudah-mudahan ilmu yang berman menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua demikian kamidiri ee mohon maaf apabila ada kesalahan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh foreign
Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply