Ustadz Mahfudz Umri, Lc. | Prinsip Dasar Islam

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

On bagi anda para pemirsa Roja TV yang lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian ini secara langsung Roja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di TV dan radioak ahallah ada du rukunah dinafikan semuaembahan kita hanya Allah saja ya itu baru disebut dengan orang yang berpegang teguh kepada tali yang kokoh Ya seperti firman Allah ilmiah di Roja TV dan radio Roja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahbilamin wasam am rimaniahimakumullah di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Barakallah fikum jazakumullahu Khair Terima kasih atas kesediaan Antum semuanya untuk meluangkan waktu bersama kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam TV dan radio Roja guna menyimak program bimbingan dan pelajaran yang akan disampaikan oleh Ustaz Ustaz Mahfud Umri LC hafidahullahu taala langsung kami hadirkan dari masjid Riyadus shihin Kota Bekasi danent lupa kita senantiasa bersyukur Seraya memuji atas segala nikmat dan karuniaanya yang Allah berikan k kita semuanya sehingga kita dapat hadir pada kesempatan Ahad pagi hari ini selawat dan salam Semoga senantiasa terlimpah dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pingkutnya hingga akhir zaman nanti senang sekali kami dapat menghadirkan kembali bimbingan dan pelajaran dari pembahasan kitab prinsip dasar Islam bagi and yang bertanya silakan di 0218236543 melalui via telepon untuk pesan singkat di 0819896543 Baiklah langsung kita menuju ke masjid radus shihin Kota Bekasi untuk mengikuti bimbingan dan pelajaran bersama Ustaz Mahfud Umri PLC kepada Ustaz kami persilakan fatafadol maskuran ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastain’uhu waastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati a’malina Man yahdihillahu Fala mudillalah waman yudlil Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah muhamm abuah muhammadinahu Alaihi was para jemah yang dirahmati Allah yang berada di masjidihin para pemirsa TV dan juga pendengaradi a di mana pun anda berada Semoga Allah subhanahu wa taala menjaga kita ya Dan kalau kita ingin dijaga Allah apa sabda Nabi ihfadillah yahfadka jagalah Allah maka Allah akan menjagamu in tansurullah yansurkumitdamakum Allah berfirman jika kalian menolong agama Allah Allah akan menolong kalian dan akan mengokohkan kedudukan kalian ya nah di antara kita menjaga Allah kita lanjutkan kajian kita dari prinsip dasar Islam sampai pada halaman 106 ya Huruf apa n huruf d larangan Penulis ya Al Ustaz alfadil Yazid Bin Abdul Qadir jawaz hafidahullah warah ya Beliau mengatakan larangan hulu yaitu berlebih-lebihan dalam memuji Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ya Gulu artinya melampaui batas ya dikatakan gala yaglu guluan G yaglu guluan Jika ia melampai batas dalam ukuran ya makanya kalau ada barang di atas harga normal dikatakan apa Gin Gin melampai batas mahal terlalu mahal Gin ya dan Allah subhanahu wa taala memberikan larangan pada orang-orang yang hulu Ya seperti terdapat dalam surah Annisa 121 ya ini berlaku bagi semua ya ah kitabum am Rasulullah waimatuhu alqaha Maryam waruhum Min Ya wahai Ahlul kitab jangan kalian hulu melapai batas dalam beragama dalam agama kalian dan jangan mengatakan atas nama Allah kecuali dengan benar sesungguhnya Almasih IBN Maryam adalah Rasulullah dan juga kalimat yang Allah berikan kepada Maryam yau apa Kun Fayakun waruhumin dan Allah yang memberikan roh darinya ya Nah seperti dalam hadis Man Syahida Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah Wana muhammadan abduhuasuluh wa Isa abdullahasul waimatu alqa Maryam ya Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berat disembah selain Allah tidak ada sekutu baginya dan Muhammad adalah hamba Allah dan rasulnya dan bersaksi bahwa apa Wal jannataak wararak ya bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan rasulnya kalimat yang Allah berikan berupa Kun Fayakun ya dan roh yang diberikan oleh Allah Taala wa jnah Alana Minal amal dan bersaksi bahwa surga benar neraka hak maka Allah akan memasukkan ke dalam surga apapun bentuk perbuatannya kalau Allah menghendaki tentu saja ya danah di sini ingin memberikan pernyataan ya pertama jangan kita melampaui batas dalam beragama terutama dalam menyikapi orang-orang baik orang-orang Saleh bahkan di dalam ayat 171 Anisa ini kepada nabi kepada nabi siapa Nabi Isa bahwa Nabi Isa itu adalah apa Rasulullah dan kalimat Allah yang Allah tiupkan kepada maryamun yaahahaillallah wahdahuarik Muhammad Abdu abdullahq Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang beresembah selain Allah Maha Esa tidak ada sekutu baginya bersaksi bahwa Muhammad adah hamba Allah dan rasul-nya dan bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan rasulnya Ah di sini hamba dan rasul kalau sebagai Rasul maka punya hak sebagai rasul pertama diimani dibenarkan Apa yang dibawa ya attasdiq Fima Akbar ya kemudian Wal amal Watu Fa Amar ya ya membenarkan Apa yang dibawa mentaati apa yang diperintah ya dan meninggalkan apa yang dilarang serta beribadah dengan apa yang telah disyariatkan itu hak sebagai Rasul dibenarkan berita yang dibawa yang kedua ditaati apa yang diperintah yang ketiga ditinggalkan Apa yang dilarang yang keempat beribadah sesuai dengan yang disyariatkan itu hak sebagai Rasul Adapun sebagai hamba ingat hamba itu ada tiga macam ada udun Amah hamba secara umum kita semua manusia ya ab tidak ada di bumi dan di langit kecuali akan menghadap Allah sebagai hamba semua orang kafir itu namanya ubudiah am penghambaan secara umum yang kedua itu berlaku untuk orang beriman Ya seperti dalam firman Allah wa ibadur Rahman Ya Hamba Allah Arrahman Siapa Mereka Ibadurrahman ini dalam surah al-furqan 63 alladina yamsuna Al Ardi Hauna yang berjalan di atas semuka bumi dengan rendah hati alfurqan itu namanya ubudiyatun khasoh ya Nah untuk Nabi berlaku apa ubudiatul khtil khoh ubudiatu khtil KH penghambaan yang paling khusus sendiri seperti dalam surah alisra ayat pertama subhanalladzi Asro biabdihi Laila Minal Masjidil Haram maha suci Allah yang telah memperjalankan hambnya ini siapa Nabi Muhammad meskipun beliau sebagai hamba dan meny sebagai hamba tapi hamba paling tinggi kedudukannya demikian meskipun kedudukan ha paling tinggi tentu tidak boleh diberikan hak-hak ketuhanan haknya Allah bahkan beliau sendiri ketika bersama dengan Muad Bin Jabal ya mu Apakah engkau tahu haknya hamba kepada Allah dan hak hamba kepada Allah Allah dan Rasul lebih tahu hak Allah kepada hamba hendaklah dia beribadah hanya kepada Allah jangan Syirik dan hak hamba kepada Allah Allah tidak mengazab orang yang tidak melakukan kesyirikan ini menunjukkan bahwa di situ ada batasan-batasan di dalam kita menyikapi terutama di sini dalam hal memuji Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya surat an-nisa 171 di situ Allah menjelaskan kepada Ahlul kitab jangan kalian berlebihan dalam beragama ya isa itu adalah Rasulullah hamba Allah itu sementara waqtin Nasar Almasih ibnullah anaknya Allah bukan itu hamba Allah para jemah dirahmati Allah ya Nah Oleh karena itu tidak boleh kita hulu ya tak boleh hulu Kemudian beliau melanjutkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda iyakum walulua fiddin ya hadis Imam Ahmad dan yang lainnya ya dari Ibnu Abbas radiallahua anhuma jauhkan diri kalian iakum hati-hati kalian ya iakum waspada kalian jauhkan diri kalian dari hulu berlebih-lebihan dalam agama karena sesungguhnya sikap hulu ini telah membinasakan orang-orang sebelum kalian ya ini sudah peringatan dari nabi kita yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam telah membinasakan kaumnya Nabi Nuh ya wq la tarunna alihatakum w tarunna wadda w w mereka mengatakan yau kaum Nabi B Nuh kepada yang lain mengatakan jangan kalian tinggalkan sesembahan kalian jangan tinggalkan wad Sua yagut yau dan Nasr Itu semua adalah orang-orang Saleh ketika meninggal dibikin patungnya sebagai apa perantara di dalam beribadah kepada Allah subhanahu wa taala ya Ini karena hulu para jemaah baik hulunya itu kepada orang Saleh atau hulunya dalam beribadah ya kalau gulunya dalam beribadah ya sebagaimana terjadi dan dilarang oleh Nabi ya Sallallahu Alaihi Wasallam apa kata beliau ketika ada tig orang datang kepada keluarga Nabi dan menanyakan tentang ibadah nabi yaahuaii wasuaii was was ul Bukhari dari Anas bin Malik radhiallahu taala Anhu nomor 5063 ada tiga orang datang ke rumah-rumah istri Nabi istri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Mereka bertanya tentang ibadah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Diberitahukan kepada mereka seakan-akan mereka meremehkan diri mereka sendiri Dengan mengatakan ya Bagaimana kedudukan kami dengan nabi enggak ada apa-apanya ya nabi sudah diampuni dosa yang lalu dan akan datang ibadahnya begitu semangat sampai kakinya buta dalam riwayat yang lain sehingga seorang dari mereka mengatakan saya akan salat malam terus tanpa tidur yang lain mengatakan saya puasa sepanjang tahun sepanjang waktu tidak berbuka tidak tanpa pakai tidak puasa yang lain mengatakan saya akan menjauhi wanita tidak akan kawin selamanya lalu nabi mendengar dan beliau datang kepada mereka Sallallahu wasallam serta mengatakan kalian yang bicara Begini Begitu tiga orang tadi ya adapun saya ini demi Allah orang yang lebih takut lebih bertakwa kepada Allah dibandingkan kalian tapi saya puasa juga tidak puasa saya salat juga saya tidur saya juga menikahi wanita barang siapa tidak suka dengan sunahku tidak termasuk golonganku ini sebenarnya juga merupakan apa merupakan peringatan jangan Gulu yang berlebihha ya melebihi apa yang sudah diajarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam in sesungguhnya agama itu mudah dan tidak ada orang yang memberat-beratkan dirinya dalam beragama Kecuali Dia tidak bakal mampu ya baca surah al-ikhlas 1000 kali ada juga baca apa sambil tenggelam di air ya lagi itu orang jemah termasuk hulu kepada orang-orang saleh ya kata beliau penulis mengatakan hafidahullahu taala salah satu sebab yang membuat seseorang menjadi kufur adalah sikap Gulu dalam beragama baik kepada orang Saleh atau orang yang dianggap sebagai wali maupun hulu kepada kuburan para wali hingga mereka minta dan berdoa kepadanya padahal ini adalah perbuatan Syirik Akbar Syirik besar ya Kenapa karena tidak boleh ya waal masajida lillah Fala tadu surah aljin ayat 18 ya sesungguhnya masjid-masjid milik Allah apa masjid maksudnya disebut tempat Maksudnya apa aktivitas yang ada itu salat berdoa sujud hanya untuk Allah jangan berdoa ya bersama Allah dengan yang lain itu para jemah Tuhan kalian RAB kalian sudah berkata uduni Mintalah berdoalah kepadaku pasti aku kabulkan dan orang-orang yang menyombongkan diri dari berdoa kepadaku malah minta kepada kuburan ya malah minta kepada batu-batu besar minta-minta kepada yang dianggap menjaga pantai Wali kutub dan lain sebagainya maka itu merupakan syirik syirik besar Para jemaah ya sedangkan it artinya melampaui batas ya berlebih-lebihan dalam memuji serta berbohong karenanyab Maryam jangan kalian perlakukan aku Mel batas seperti orang Nas memperlakukan almih Maram ya dan yang dimaksud dengan hulu dalam hak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah melampaui batas dalam menyanjungnya sehingga mengangkatnya di atas derajatnya sebagai hamba dan rasul utusan Allah menisbatkan kepadanya sebagian dari sifat-sifat ilahiah ya hal itu misalnya dengan memohon dan meminta pertolongan Kepada beliau Sallallahu Alaihi Wasallam setelah beliau wafat tawasul dengan beliau atau tawasul dengan kedudukan dan kehormatan beliau bersumpah dengan nama beliau sebagai bentuk ubudiah kepada selain Allah perbuatan ini adalah perbuatan Syirik ya para jemaah sekalian dirahmati Allah seperti menisbatkan Kepada beliau ya bahwa beliau mengetahui yang gaib beliau mengetahu yang gaib karena Wahyu ya seperti dalam surat alan’am ayat 50 Allah menyuruh beliauahum in Katakanlah Muhammad katakan kepada siapa manusia apa aku tidak mengatakan wahai manusia kepada kalian bahwa aku memiliki perbendaharaan Allah ya dan aku tidak mengerti yang GB Wa aamul gaiba Ya itu bahkan beliau tegaskan kalau aku ngerti yang gaib maka aku akan banyak untuk apa Melakukan kebaikan ya Aku melakukan kebaikan ya kalau mengerti yang gaib al’raf ayat 188 ya Katakanlah Muhammad bahwa aku tidak bisa menguasai diriku sendiri untuk mendatangkan manfaat atau menolakat masyaall Kecu semua Allah kalau seandya aku tahu yangb maka aku akan banyak berat baik dan tidak akan bisa memberikan Mat keburukan Apun kepadaku in aku ini sebagai pemberi peringatan dan kabar gembira bagi orang beriman Al 1888 tadi Annisa Alam 50 ya Nah kalau nabi saja tidak mengerti yang GB apalagi yang lain biasanya orang itu manusia itu ya bisa terhipnotis bahkan bisa tergila-gila kepada orang yang dianggap mengerti sak durunge kedaden itu apa nama Istilahnya ya mengerti sebelum kejadian Wah ini dianggap Wali Ya dianggap Wali sampai detail Kalau firasah iya firasah itu sekedar ya jangan itu aja tapi enggak enggak tidak sampai detail akan Bu begini akan begini firosah bisa dari mimpi ya para jemaah nah akidah ahlus sunah menetapkan nya firasah Tapi kalau sudah menyatakan mengerti yang gaib Nah ini ya nabi saja tidak itu namanya Gulu mensifati seseorang dengan sifat-sifatnya Allah waahu mafatihulbi La Yama hu ah Hua hanya di sisi Allah di sini ya khabar muqaddam mubtada muakhar namanya apa fungsinya Lil hasr sebagai pembatas wainahu mafatihul ghaibi La yalamuha illa Hua maknanya apa hanya di sisi Allah kunci-kunci yang gaib artinya selain Allah tidak tahu Ya selain Allah tidak tidak tahu ini para jemah ya Nah Oleh karena itu jangan memberikan sifat-sifat uluhiyah kepada selain Allah bahkan tadi nabi bertanya kepada Muad Bin Jabal apa haknya Allah kepada hamba Supaya apa supaya kita tidak salah dalam menempatkan haknya Allah kepada hamba minta rezeki ke Gunung Kawi minta naik jabatan ke kuburan-kuburan wali ini para jemaah ya Justru orang meninggal yang perlu doa bahkan sahabat meninggal pun apa istagfiru Li akhikum wasaluahu tasbit ya faainahul yusal Allahumma tabitu Allahumma tabiu ya nabi menyampaikan mohonkan ampun untuk saudaramu mintakan kepada Allah kokoh ya dalam menjawab pertanyaan mungkar Nakir karena sebentar lagi akan ditanya itu sahabat Apalagi kita ya Jadi yang meninggal ini yang perlu doa allahum magfirlahu warhamhu wafihi wa bukan malah minta kepada yang meninggal kita tidak boleh memastikan seseorang masuk surga atau neraka kecuali apa yang sudah ditetapkan oleh Allah dan rasulnya Bukankah nabi bersabda inum ahl Jannah hattaar muslim Abdullah Bin Masud radahu anu sesungguhnya anda di anara kalian yang melakukan amal-amal ibadah Ahli Surga sehingga dia dengan surga tidak ada jarak kecuali satu langkah saja tapi ketentuan takdir mendahulu dia dia di akhir hidupnya melakukan perbuatan ahli neraka masuklah dia ke dalam neraka tidak boleh memastikan Wah dia dapat fitnah apa Siksa Kubur sebaliknya tidak boleh memastikan dia dapat nikmat kubur kalau harapan harus ya Seandainya betul-betul seperti para Anbiya pasti masuk surga itu tidak boleh dan nabi para sahabat tidak pernah datang kepada kuburan nabi ya tidak pernah bahkan kata Umar Beliau mengatakan bahwa ya Anna Umar Bin Khattab radhiallahu anu Abbas bin abdulb dari Anas bin malikah nomor 11 bahwa Umar ketika musim kemarau panjang beliau minta hujan melaluias Abam Dengan mengatakan Ya Allah dulu Inna kunna dulu kami tawasul kepadamu dengan nabi kami Dulu ketika nabi masih hidup Ya ini maka berikan hujan pada kami wa inna natawasalu ilaika dan sekarang kami mau tawasul kepada engkau melalui biami nabiina paman nabi kami faskina berikan kami hujan diberikan hujan ya ini para jemaah di mana saat itu Umar radhiallahuala Anhu di [Musik] Madinah kalau memang ya Umar diajari tawasul kepada Nabi setelah wafat tentu datang ke kuburannya atau enggak perlu datang ke kuburannya Ya Allah kami tawas dengan nabimu tapi tidak beliau mengatakan dulu seperti Arab badwi yang datang Ketika Nabi di atas mimbar tanah sudah pecah-pecah banyak hewan mati tolong ya rasul doakan minta pada Allah tolong doakan minta kepada Allah doa orang yang hidup Nabi berdoa sampai hujan banjir seminggu datang lagi banjir ya rasul minta lagi supaya dihentikan hujan itulah para jemaah ya Nah itu diu orang meninggal perlu doanya orang hidup ketika kita berselawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya dan juga baca salam kepada beliau bukan beliau mendengar langsung tapi apa disampaikan oleh para malaikat ada sebagianan baca selawat di datang ya kemudian ada yangihat nabi datang ini nabi bersabda Inna lillahi malaikatan sayahina F Ardi yabl umati Asalam ya bahwa apa Allah punya malaikat-malaikat yang berjalan di atas muka bumi menyampaikan salam dari umatku ya ini para jemah sehingga jangan hulu ya hulu bahwa nabi datang nabi tidak mengerti yang gaib nabi tidak mengerti yang gaib yaah ini yaitu hadis Abdullah Bin Masud nasai Diah Albani ya inillahi malaikatanah ya atau umati Assalam bahwa Allah punya malaikat-malaikat yang berjalan di atas muka bumi yang menyampaikan kepadaku salam dari umatku Jadi bukan Nabi Dengar langsung itu para job ya Bahkan ditegaskan dalam al-qur’an oleh Allah subhanahu wa taala apa ya bahwa tidak sama orang yang mati dan orang hidup dalam surattir ayat 22ama orang HID dengan mati Allah memperdengarkan kepada siapa yang Allah kehendaki W Anta siapa Anta di sini Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan engkau Muhammad kata Allah ini engkau Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bimantta bimusin tidak bisa dan tidak mampu memperdengarkan orang yang [Musik] mati itu para jemah W Anta bmin kubur ini Ya jelas semuanya surah Fatir yaat ayat 22 ya alan’am 50 tadi itu para jemaah ya alhamdulillah kita diberikan oleh Allah Taala sehingga mengetahui hal itu tidak terus-menerus dalam kesalahan ya ni dan dimaksud dengan itra dalam nabi S wasallam adalah berlebih-lebihan dalam memujinya padahal beliau telah melarang hal tersebut melalui Sabda beliauam ABD abdullahasulahu albukhari dan yang lainnya ya dari Umar Ibnu Khattab radhiallahu taala Anhu janganlah kalian berbihan dalam memujiku ya sebagaimana orang-orang Nasrani telah berlebih-lebihan dalam memuji Isa putra Maryam aku hanyalah hambnya maka katakanlah Abdullah wa rasuluh Abdullah wa rasuluh ya Bahkan para jemaah saya bawakan hadis di sini ya ketika Muad Bin Jabal datang di Madinah setelah pergi ke Syam sujud kepada nabi sujud nabi bertanya Muad Apa yang kamu kerjakan ini ya apa kata Muad waktu saya di Syam aku mendapatkan mereka mereka di sini adalah orang-orang Soro sujud kepada uskup-uskup mereka kepada para pendeta mereka Maka aku ingin melakukan hal itu untukmu ya rasul sebagaimana hadis Abdullah bin Abi Aufa dia berkataahuaii was b majahaihaqi dan ini lafaznya Baihaqi Ibnu Majah ya dan Albani dari sahabat Abdullah bin abiaadah anu Beliau berkata ketika mu datang dari Syam ya sampai di Madinah sujud pada nabi nabi bertanya apa ini Muad Apa yang kamu lakukan apa kata ad Bin Jabal aku mendatangi Syam aku mendapatkan mereka sujud kepada uskup-uskop mereka kepada pembesar agama mereka Maka Aku sangat ingin dalam diriku untuk melakukan hal tersebut kepada engkau ya Rasul menurut Muad nabi lebih pantas untuk diperlakukan seperti itu bukan mereka apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda Jangan engkau kerjakan Jangan kalian lakukan bahkan pakai sighah jamak Fala taf’alu Padahal tadi Muad saja Fala tafalu jangan kalian lakukan ini tidak mau beliau ya sesungguhnya seandainya aku boleh menyuruh orang sujud kepada selain Allah aku aku suruh istri sujud sama suaminya demi zat yang jiwa Muhammad berada di tangannya seorang wanita tidak akan pernah dikatakan menunaikan hak Allah rabbnya hingga dia menunaikan hak suaminya seandainya suami minta untuk berhubungan ya dan dia berada di dapurnya maka tidak boleh dia untuk menghalanginya ya ini ya apa sebagai Syahid di sini Muad Bin Jabal sujud kepada nabi ya karena apaapa girahnya main kecintaan dan pengagungan Kepada beliau Sallallahu Alaihi Wasallam main dalam hatinya sehingga apa tidak rela kalau orang lain lebih pantas nabi untuk diperlakukan begitu karena itu merupakan hulu ya maka beliau menolaknya para jemaah dirahmati Allah ya menolak H itu demikian mudah-mudahan bermanfaat ya Insyaallah kita akan lanjutkan pada kesempatan-kesempatan yang lain maka di sini tadi sudah sampaikan nabi bersabda faquulu Abdullah wa Rasul saya itu hamba Allah dan rasulnya rasul sebagai Rasul haknya apa tadi dibenarkan semua berita yang dibawa yang kedua ditaati semua perintah yang ketiga dijauhi semua dilarang yang keempat beribadah sesuai dengan apa yang disyariatkan oleh Beliau itu hak sebagai Rasul hak sebagai hamba ya itu dihormati dimuliakan para jemaah dicintai karena apa kedudukan hamba beliau apa ubudiyatul khastil KH khasah tingkat tinggi ya tingkat tinggi subhanalladzi Asro biabdihi Laila Minal Masjidil Haram Ilal Masjidil Aqsa tumal abina kalau kalian ragu dengan apa yang kami turunkan kepada hamba kami bukan hamba sembaranganah Nah kita semua juga hamba inamawati Ardi illatirahman Abda tidak ada yang di bumi dan di langit kecuali nanti akan datang kepada Allah sebagai hamba itu berlaku orang kafir orang mukmin ya wbadurahman Hauna ibadurahman hamba Allah itu khusus orang mukmin sama- sama hambanya ya Nah ini maka hamba meskipun nabi paling tinggi kedudukan hamba tetap tidak boleh diberikan hak-hak uluhiyah atau ilahiyah hak-hak ketuhanan tidak boleh para jemah seperti mengerti yang gaib sampai sujud gak mau nabi sujud Muad Bin Jabal ini Ya baik sampai di sini semoga bermanfaat saya kembalikan kepada ikhwan yang ada di studio falatafadol Maskur Barakallah fikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas pelajaran dan bimbingan yang sangat bermanfaat di kesempatan pagi hari ini kita memohon pada Allah untuk dimudahkan bisa memahami dan mengamalkannya dalam rangka ketaatan pada Allah subhanahu wa taala Selanjutnya kami akan ee berikan kesempatan untuk ada pertanya kami awali dengan pesan singkat kami akan bacakan pertanyaan pertama asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dari saudara Muhammad Amin di Ogan Ilir Barakallah Fik Ustaz orang-orang tua kami zaman dahulu sekitar tahun 70an kebanyakan tidak mengenal ilmu mereka salat puasa tapi seadanya tanpa ilmu mereka tidak mengerti apa itu Syirik mereka pergi ke kuburan untuk meminta sesuatu kalau hujan angin kencang mereka minta pertolongan kepada orang-orang pendahulu mereka orang-orang yang telah mati yang mereka anggap itu mereka punya karamah dan keramat Apakah di sisi Allah ada ampunan bagi mereka karena mereka masih salat walaupun tanpa ilmu silakan Ustaz Iya Allah subhanahu wa taala maha pemurah maha pengampun ya Dan Allah Taala menjelaskan tidak akan mengazab siapapun hingga sampai kepadanya ilmu sampai kepadanya hujah ya sebagaimana Allah berfirman WNA mubinata na rasula Kami tidak akan mengazab ya sampai kami mendatangkan kepada mereka yaitu apa Rasul Ya iniah dalam surah al-isra ayat 15 ayat 15 ayat Bian terakhir W kunna muadbina Hatta naba’ata rasula Kami tidak akan mengazab ya sampai kami mengutus rasul berarti di sini yang terkena tanggungan adalah orang yang sampai kepadanya hujah dan selain sampai kepadanya hujah termasuk fahmul hujah memahami hujah memahami hujah karena ada orang sampai pada tapi tidak paham karena paham itu karunia ya mandillahiruidin Barang siapa dikehendaki kebaikan oleh Allah Taala dipahamkan urusan agamanya ya tapi untuk masalah Syirik itu fitrah k Mauludin Fitrah sehingga mudah dipahami namun dalam perjalanan apa setan mengganggu setan telah apa namanya telah menggelincirkannya sehingga itu di apa di apa namanya digelincirkan ya bagaimana Allah berfirman bahwa semua hambanya diciptakan dalam keadaan Hunafa ya ya Coba kita lihat ya In bahwa aku menciptakan hamb-u semuanya bertauhid kemudian setan menggelincirkan menyesatkan ya dari agama mereka mengharamkan apa yang k halalkan menghalalkan apa yang k haramkan dan menyuruh hamba-hambaku untuk menyekutukan aku Yang Aku tidak turunkan dalil Sultan bukti kepada mereka lah ini ya Nah oleh karena itu kalau sudah sampai kepadanya hujah ya maka Kena hukum tapi belum sampai maka para ulama mengatakan aludr Bil Jah Udur karena ketidak tahuannya ya tidak tahu demikian dan mudah-mudahan Allah Taala memberikan ampunan kita berharap Allah memberikan ampunan tapi Allah tahu tidak bisa inallah Allah tidak akan mengampuni orang-orang yang mati dalam keadaan Syirik dan mengampuni dosa di bawah itu atau Selain itu bagi siapa yang Allah kehendaki ya Dan kalau bukan Syirik dosa yang lain maka mudah-mudahan dapat ampun Allah kalau Allah menghendaki Adam in wahai anak Adam seand kau datang kepadaku dengan membawa dosa sepenuh bumi ya dan kau datang kepadaku dengan tidak menyekutukan aku dengan apapun aku datang kepadamu dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula ya Adapun amalnya apakah diterima jika melakukan hal-hal tersebut ya yang berbau kesyirikan karena tidak tahu tidak paham dan dia mungkin menganggap itu sebagai perantara sementara Allah tidak menjadikan sebagai wasilah tapi tidak tetap yakin bahwa yang Nurun hujan adalah Allah Taala maka dia masuk kepada Syirik kecil ya dan mudah-mudahan karena ketidak tahuannya namanya tidak tahu Allah maha pengampun ya banyak bukti-bukti ketika ada orang yang mau meninggal wasiat pada anaknya Nanti kalau saya mati bakar bakar jasad saya dengan keyakinan karena banyak dosa supaya Allah tidak bisa menyiksa dia nanti abunya Dibuang ke laut Nah setelah berhadapan dengan Allah kenapa kamu lakukan itu ya karena aku takut kepada engkau ya Allah itu termasuk itu ya demikian allahuam bawabikum Terima kasih atas eh nasihat dan jawabannya semoga bermanfaat untuk yang bertanya khususnya dan kita semuanya yang menyimak Pada kesempatan kali ini selanjutnya dari hamba Allah yang bertanya bismillah Ustaz Apakah selawatan yang berbunyi ya rabbi bil mustofa balik maqosidana dan seterusnya hingga akhir ada yang mengatakan bahwa selawat ini tersebut mengandung Gulu atau berlebihan kepada rasul kita Syukron Ustaz mohon ee pencerahannya silakan iya ya ya rabbi bil mustofa Bing maqosidana Ya itu dia tawassul dengan zatnya nabi itu yang menjadi perbincangan pada waktu dulu ya sudah pernah saya bahas ya bagaimana tawasulnya orang yang buta Ya ya orang yang buta yang datang kepada nabi itu beliau apa bertawasul bukan kepada zatnya ya tapi bertawasul dengan apa dengan amal ya amal Nah kita perhatikan hadisnya di sini para jemaah ya saya sampaikan ya yaitu hadis Utsman bin bin Hanif ya yang di yang diriwayatkan oleh [Musik] sebentar kita lihat di sini ya hadis utman bin Hanif yangatan oleh e Ibnu khuzaimah dan yang lainnya ya nabi was yaahu ibmidzi dan yang lainnya ya yang artinya ada orang yang buta datang kepada Nabi Dan Dia berkata wahan P Allah agar memberikan kesembuhan pada saya Apa kata nabi Inu Kalau engkau mau aku doakan warta Kalau kau mau bersabar saja fahir lebih baik bagimu nah ini yang buta orang yang buta itu mengat apa faduh Doakan saya ah berarti ini apa minta Do minta didoakan nah kemudian nabi berkata ya ya apa Siapa utman berkata bahwa nabi menyuruh orang ini untuk berwudu dan memperbaiki wudunya serta berdoa dengan doa ini ya Allah Allahumma inni asaluka minta kepadamu atwaj ilaika aku menghadap kepadamu babika Muhammadin nabi Rahmah dengan nabimu nabi rahm nah ini dengan nabi di sini apa inahnya jelas yaitu apa Siak siakul hadis ya siakul kalam sebelumnya apa minta doa dengan minta doa kepada nabi ya Minta doanya nabi doa kepada Allah subhanahu wa taala ya lah dalil ini yang sebagian orang mengatakan dia ber apa namanya bertawasul dengan zatnya nabi seandainya betul dan itu tidak benar karena apa karena sebelumnya minta doa justru nabi mendoakan dan dia sendiri wudu dengan amal salehnya ya Seandainya zatnya beliau masih hidup dan ihtimal kepada tawasul kepada zat ihtimal ke sana kemungin sana sangat sangat kecil tidak ada bahkan koordinahnya sesuai dengan kalam sebelumnya adalah minta doa ya didoakan untuk berdoa P allahah doakan kepada Allah agar Allah memberikan kesembuhan disuruh wudu ya Nah kemudian berdoa ini sekarang Ketika Nabi meninggal tadi saya bacakan bahwa Umar Khattab inwalbiina dulu kami tawasul kepada engkau dengan nabi Kami sekarang dengan paman nabi itu ya ya kita lihat ya kata beliau Allahumma inna kunna natawasalu ilaika binabiina fataskina Ya Allah dulu kami tawasul kepada engkau dengan nabi kami Engkau berikan hujan apa dengan nabi kami Apakah dengan zatnya tidak dengan apa dengan doa seperti baduwi Oh ya rasul hari Jumat beliau di atas mimbar ini itu pecah tanah banyak hewan mati tolongakan doa pada Allah Taala nah ini masih hidup Minta doanya orang masih hidup ketika beliaum meninggal kata Umar wa inna natawalu ilaika biammi nabiina faskina dan Kami sekarang bertawasul kepada engkau dengan apa dengan paman nabinya yaitu siapa Al Abbas bin Abdul mthalib suruh bangun ya Abbas kum ya ayo doakan nah ini ya Adapun ya rabbi bil mustofa kita baca selawat silakan ya para sahabat pun bertanya kenapa kita Kok tidak menggunakan eh Sah ya yang diajarkan nabi Apakah kita terlalu pde ya untuk meng unakan si sendiri sehingga berlomba-lomba ya kita lihat hadis Abu humidi bukhi nomor 6360 ya rasulah Ya Allah Shi Ala Muhammad i ya Bahkan di dalam eh riwayat yang lain ya mengatakan para sahabat Ya Rasulullah kaikum ahlitallah kauikum wahai Rasulullah Bagaimana cara kami berselawat kepada anda kepada anda Ahlul Bait dan Allah Taala sudah mengajarkan kami bagaimana Kami mengucapkan salam kepada Ahlul Bait artinya kaifiah ya maka redaksi yang diajarkan nabi tentu saja bukan sembarangan karena itu Wahyu dari sisi bahasa susunan bahasa dari sisi asar pengaruh harus yakin tidak perlu diragukan lagi kok masih bikin yang lain nah bikin yang lain di situ mengandung tawasul kepada zat beliau ya rabbi bil mustofa B maqosidana wfirlana maad ya alkarami kepada zat tadi yang orang yang buta tadi ya itu eh bertawasul P nabi dengan doanya bukan dengan zatnya atau seandainya boleh dengan zatnya ketika masih hidup ya bukan telah meninggal ya Nah Abat adapun yang menggunakan apa namanya dalil Ya seperti di dalam surah ee Annisa di mana Allah berfirman wahum se mereka ketika mereka berbubat zalim kepada mereka sendiri datang kepada engkau Muhammad dan mohon ampun k Allah dan Rasul memohonkan ampun dan mereka mendapatkan allah menerima tobat dan maha pengasih ini dijad sebagai orang sebagian orang datang tawasul pada kuburan nabi ya itu kalau dilihat dalam mujamul wasid misalkan itu tuh untuk apa yang sudah berlalu filmadi bukan mustakbal satu ya secara bahasa di sini idamu ketika berbuat dosa datang kepada Nabi dipakai datang kepada kuburannya itu adapun hadis al’rai ya Ada orang datang Kubur nabi hadis diif dan diif tidak bisa hujah ada namanya Yazid rqosi dif dengan demikian ya maka yang sahih tadi hadis tentang masalah tawasul nabi tawasul dengan doa beliau bukan dengan zatnya beliau ada demikian tawasul tadi ya tentu tidak sesuai dengan yang disyariatkan tawasul syariatan satu dengan Asmaul husna walillahil asmaul husna faduhu biha Allah punya nama yang baik doa dengan nama itu yang kedua denganal Saleh di antaranya hadis adorir yang buta tadi disuruh wudu dan juga tiga orang masuk gua ya tertutup oleh batu yang satu berdoa dengan tawasul amal saleh berbakti pada orang tuanya yang kedua tawasul tidak jadi berzina ketika sudah kesempatan ada yang ketiga bertawasul gaji dari salah seorang karyawannya yang tertinggal lama kemudian diminta lagi diberikan semua tanpa disentuh kejujurannya terbuka yang ketiga tawasul dengan doanya orang yang masih hidup seperti tadi orang yang buta Minta doanya Nabi orang badui minta kepada nabi ketika beliau di atas mimbar untuk turun hujan seperti Umar Khattab Minta doanya siapa Al Al Abbas suruh doa itu bukan dengan zatnya ya ya kalau ya rabbi bil mustofa di sini zahirnya dengan dengan zatnya demikian allahuam baawab barangkali sampai di sini semoga bermanfaat kurang lebihnya mohon maaf wasallallahu ala Nabina Muhammadin wa ala alihi wasahbihi wasallam wa akhirwanailhamdulillahiabbil alamin syukran W jaazakumullah kepada ikhwah yang ada di masjid sejak subuh ikhwah yang ada di studio dan para pemirsa pendengar Raja Semoga kita semua selalu mendapatkan Pertolongan Allah Rabbal Alamin dan penjagaannya serta ampunannya semua kaum muslimin subhanakallahumbana an asagf wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Barakallah fikum jazakallahu Khairan eh wabarakallah fikum terima kasih kepada Ustaz yang telah berkenan untuk menyampaikan bimbingan dan pelajaran dari masjidatus sihin Kota Bekasi dan juga rekan-rekan kami yang turut membantu bisa menghadirkan kajian kesempatan pagi hari ini semoga kebersamaan kita diberkahi Allah mendapatkan kebaikan dan Allah berikan Taufik untuk kita bisa memahami setiap pelajaran dan faedah-faedah yang disampaikan oleh Beliau dalam rangka ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala Terima kasih atas kebersamaannya memerhati Roja di manaun anda berada kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam menghadirkan program acara ini kami akhiri subhanakallahummaamdika asaduaahaa an asagfirukauikam assualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *