[Musik] Para pendengar dan pemirsa Roja TV di manapun Anda berada kami akan hadirkan ke Lay [Musik] k bagi anda para pemirsa rja TV yang lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian in secara langsung Roja tvuran Tilawah Alquran dan kajian Islam wa naudubillahi Min syururi anfusina Win sayiati aalinaahdihillah Fala mudillalahlil Fala hadalahu adu Anna Muhammad abduhu ya auhinaahqqqa W tamunna illa wa Anum muslimun ya auhakumzium Min nafs Wahidah wq minaha wa bidah waah waatin finar para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala pada sore hari ini hari Kamis tanggal 15 Jumadil akhirah 1445 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 28 Desember 2023 Masehi kita akan melanjutkan kembali pembahasan dari hadis al-arbain nawawiyah hadis yakni 40 hadis karya Al imam nawawi rahimahullahu taala kita sampai kepada hadis yang ke-9 hadis dari sahabat nabi yang mulia Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kita baca terlebih dahulu hadis yanges ini dan kita akan dengarkan keterangan dari para ulama berkaitan dengan hadis nabi yang mulia ini Al haditut tasi an Abi hurairata Abdulrahman IBN sakrin adddausi radhiallahu taala anh Q samitu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaakul Ma nahaitukum anhu fajtaniibuh [Musik] ahlakana qoblakum katratu sualihim wtiluhumabiim rawahul Bukhari wa muslim artinya hadis yang kees9 dari sahabat Abu Hurairah nama beliau adalah Abdurrahman Bin sakr dari di sukud Daus dari negeri Yaman Semoga Allah meridainya ia berkata aku pernah mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda apa yang kalian apa yang aku larang untuk kalian maka Tinggalkanlah dan apa yang Aku perintahkan untuk kalian maka Kerjakanlah sesuai dengan kemampuan kalian karena sungguh orang-orang sebelum kalian mereka dahulu binasa Karena sebab banyak bertanya dan menyelisihi nabi- nabi mereka hadis riwayat Bukhari dan Muslim para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kita akan dengarkan berkaitan dengan hadis yang ini dari keterangan para ulama dan sekaligus berkaitan dengan Fawaid pelajaran-pelajaran berharga yang dapat dipetik dari hadis yang kees9 ini k kita dengarkan terlebih dahulu keterangan dari Syekh Abdul Muhsin albadr hafidahullahu taala dalam kitab beliau Fathul qawi matin Syekh Abdul Muhsin albadr hafidahullahu taala mengatakan kepada kita itafikan ala ikhjial had Imam bukh dan imam muslim bersepakat dalam mengeluarkan hadis ini jadi Imam Bukhari dalam kitab sahihnya dan juga imam muslim dalam kitab sahihnya mereka mengeluarkan hadis ini W dan dengan lafaz seperti ini adalah milik imam muslim dalam kitab sababil haditahu Fi kitabil hajji dan beliau telah menjelaskan tentang sebab yakni keluarnya hadis ini pada kitab alhaj dari kitab sahih beliau kita dengarkan berkaitan dengan sababul wurud dari hadis yang mulia ini dari sahabat Abu Hurairah juga an Abi hurairata radhiallahu taala anh dari sahabat Abu Hurairah Semoga Allah meridainya ia berkata Khana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam faqal satu hari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkhutbah kepada kami Seraya beliau bersabda ayyuhanas wahai segenap manusiaahuikumul Haj sungguh Allah telah mewajibkan atas kalian ibadah haji fahujju maka beribadah hajilah kalian faqala rajulun kemudian ada seorang sahabat berkata kepada nabi atau bertanya kepada nabiin Ya Rasulullah Apakah kewajiban haji itu setiap tahunnya wahai Rasulullah fasakat kemudian nabi terdiam ya nabi tidak menjawab pertanyaan sahabat ini hattaqan sampai sahabat ini bertanya tiga kali yakni sampai tiga kali ia bertanya wahai Rasulullah Apakah kewajiban haji itu ada pada setiap tahunnya FAQ rasulullahallallahu Alaihi Wasallam maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda naat Seandainya saya menjawab iya ya setiap tahun maka pasti akan diwajibkan W dan kalian tidak akan sanggup untuk mengerjakannya kemudian nabi bersabda kepada para sahabat Biarkanlah apa-apa yang aku tinggalkan untuk kalian yakni jangan kalian e yakni berdalam-dalam tentang hal-hal yang akutinggalkan untuk kalian itu sungguh umat terdahulu sebelum kalian mereka telah binasa Karena sebab pertanyaan mereka kepada nabi-nabi mereka dan juga perselisihan mereka terhadap nabi-nabi mereka Nah ini bisa kita lihat berkaitan dengan hal ini contohnya dari Bani Israil Ketika Nabi Musa alaih salam memerintahkan kepada mereka untuk menyembelih seekor sapi maka mereka banyak bertanya apa warnanya sapi yang bagaimana dan seterusnya sehingga ya diberi jawaban oleh Allah subhanahu wa taala dengan jawaban yang hampir saja mereka tidak dapat menunaikan kewajiban mereka kita lanjutkan di sini nabi mengatakan di sini apabila Aku perintahkan kepada kalian tentang suatu maka Kerjakanlah sesuai dengan kesanggupan kalian dan apabila aku melarang kalian tentang sesuatu maka Tinggalkanlah Nah inilah keterangan dari nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai sababul wurud dari hadis di atas tadi Artinya bahwa pertanyaan ya sahabat ini kepada Nabi akullin Ya Rasulullah Apakah kewajiban haji itu setiap tahunnya wahai Rasul maka pertanyaan ini tidak dibenarkan pertanyaan seperti ini tidak ee diperenankan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam nanti kita akan Jelaskan berkaitan dengan yakni apa bentu-bentu Pertanyaan yang memang tidak dibenarkan untuk diajukan baik para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala yang pertama sekali kita lihat dari hadis yang mulia ini di mana nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdau sabda Nabi maahukumu apa yang aku larang untuk kalian maka jauhilah dan apa yang Aku perintahkan untuk kalian Kerjakanlah sesuai dengan kemampuan kalian di dikatakan ole Syekh Abdul Musin aladrfahah taa di dalam hadis ini berkaitan dengan mewujudkan perintah agama yaitu dengan alistiah dengan kemampuan dan ini berlainan dengan larangan kalau larangan tinggal meninggalkannya hanya untuk meninggalkannya saja agama telah melarang ini itu ini itu maka kita tinggalkan Adapun berkaitan dengan perintah dari agama maka kita kerjakan sesuai dengan kemampuan kita yang demikian itu bahwa larangan adalah termasuk dari bab hal-hal yang digalkan tinggal kita Meninggalkan apa yang dilarang kan begitu kemudian dikatak DII W dan ini sang dikerjanle siapun yang in meninggalkan langangan agend yni seorang dapat atau mampu ya Meninggalkan apa yang dilarang tersebut wa ammal Amru faqad quida Bil Isah Adapun perintah agama inilah yang berkaitan dengan alistiah kemampuan si hamba linahu taklif taklifun bilfi’li taklifun bi’lin karena ia adalah pembebanan dengan mengerjakan suatu perbuatan atau ibadahq ini si hamba terkadang mampu mengerjakannya waq dan terkadang tidak mampu mengerjakannyamur bilhia maka hamba yang diperintah untuk mengerjakan suatu perintah agama ia kerjakan sesuai dengan kemampuan dirinya Conto diberikan di sini ketika ada pelarangan untuk meminum khamar atau minuman keras di Mas di masa nabi yang mulia Sallahu Alaihi wasamam maka pihak yang dilarang dia mampu untuk meninggalkan Min kersun yang Dikan sesaieminak dikerjakan dengan berdiri kalau tidak sanggup dengan duduk kalau tidak sanggup lagi berbaringah Per agama kitaai dengan kemampuan diri masing-masing apabila misalnya salat dikerjakan wajib dikerjakan dengan berdiri Namun karena sakit tidak mungkin berdiri bisa dengan duduk kemudian dengan duduk pun tidak memungkinkan karena fisik sangat lemah bisa dengan berbaring W mimma yuwadihuhu fil hisiyati maqila Li insanin maka untuk lebih jelasnya lagi bisa kita lihat apa yang dapat di Indra dalam kehidupan sehari-hari yakni contohnya di sini diberikan contoh laadul Minal bab misalnya ada larangan jangan masuk lewat pintu ini misalnyaahun maka seorang mampu untuk mengerjakan yang seperti ini yakni mampu untuk meninggalkannya tidak masuk pada pintu tersebutahuun karena ini bersifat yakni yakni meninggalkan dan jika dikatakan kepada seorang ya bawalah batu besar itu ya bawalah olehmu batu besar tersebut maka terkadang si hamba dapat mengerjakannya dan terkadang tidak dapat mengerjakannya karena ini adalah suatu perbuatan hal-hal yang dilarang dalam agama berlaku secara umum dan tidak dapat dikecualikan kecuali yang bersifat darurat Nah kita akan lihat di sini berkaitan dengan contoh tentang sesuatu yang asalnya dilarang atau haram kemudian menjadi boleh dikerjakan karena ada darurat begitu contoh kita lihat kaaklil maitah liifin Nafsi Seperti contohnya seorang dibenarkan memakan bangkai dalam keadaan darurat untuk yakni melindungi dirinya dari kebinasaan dari kematian wfil wfil gusati bisurbi qilin Minal khamri dan minum sedikit dari minuman keras misalnya jika tidak ada air putih atau minuman-minuman halal lainnya yang ada hanyalah khamar Minum sedikit ya Jika seorang sebelumnya makan dan tersangkut makanan itu di kerongkongan tidak bisa jalan di yakni makanan tersebut di kerongkongan sehingga harus di yakni ee apa namanya di dibawa oleh air di situ atau zat cair seperti khamer atau minuman keras maka dibenarkan untuk meminum sedikit dari minuman keras tersebut agar makan kanan yang ada di kerongkongan dia bisa masuk ke dalam lambung para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala ini berkaitan dengan contoh kemudian dikatakan kembali di sini anahyu alladzi yajibu ijtinabuh maana lahrim larangan yang betul-betul wajib untuk dijauhi adalah yang bersifat at-tahrim yakni betul-betul haram secara mutlak haram secara mutlak wanatiaj namun jika larangan tersebut hanya bersifat makruh maka boleh saja dikerjakan Watu a namun jika ditinggalkan itu lebih utama daripada dikerjakan para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala kemudian kita lihat yang berikutnya lagi Ali muk laukahsan perintah-perintah agama yang datang kepada almukalaf yakni muslim yang terbebani untuk menjalankan syariat agama ia dapat mengerjakan sesuai dengan kemampuan dirinya di mana Allah subhanahu wa taala tidaklah membebani jiwa seorang hamba kecuali apa yang disanggupi olehnya ja perintah agama tidak dapat dikerjakan secara sempurna begitu tidak dapat dilaksanakan secara sempurna maka dapat dikerjakan yakni level diahnyaesai diberikan contoh di sini ketika seorang diperintahkan untuk mengerjakan salat dengan berdiri namun dia tidak mampu salat dengan berdiri karena sakit misalnya dikatakan jalisan jalisan maka ia dapat salat dengan duduk at bimdiru alaiiamakunah Minal Ma dan apabila ia tidak sanggup untuk mengerjakan secara sempurna maka dikerjakan sesuai dengan apa yang dimampui saja yakni apa yang disanggupinya saja ini sebagai contoh lagi ketika seorang ingin wudu kemudian airnya terbatas tidak cukup untuk berwudu secara sempurna dikatakan di sini tawah maka berwudulah dengan air yang ada ketika itu watayamil Baqi kemudian bertayamum untuk selanjutnya Wati ikakatil Fitri waq akahu kemudian contoh yang lainnya ketika seorang tidak sanggup mengeluarkan zakat fitrah secara sempurna yakni cuma ada sebahagian saja tidak bisa sempurna memberi ya kepada orang miskin misalnya maka dia keluarkan apa yang ada padanya walaupun jumlah dari zakat fitrah tersebut yakni berasnya tidaklah mencukupi atau atau tidak sempurna secara jumlahnya Nah inilah berkaitan dengan apa yang tadi telah dijelaskan apa yang tadi Eh telah kita dengarkan dari hadis nabi yang muliauk apa yangang untukalian makatinggalkanlah dan apa yangkan kepadaalian klah sesuaianah yang di Allah subikang ABD AB ya apa yang aku larang untuk kalian fajtanibu maka jauhilahah di sini ada Fa di sini yang menunjukkan adalah atarquu waziadah yakni meninggalkan dan tambahan dari itu yakni tidak ee bisa kita katakan yakni benci tentang larangan tersebut karena memang telah dilarang oleh agama contoh berkaitan dengan hal ini e yakni doa Nabi Ibrahim Alaihi Salam dalam firman Allah subhanahu wa taala WNI Wani asnam yakni jauhilah diriku dan keturunanku dari menyembah berhala dari berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala di sini berkaitan dengan alijtinab menjauhi dikatakan Jib ya H Fi janib W Fi janib yni seorang berada pada sisi kanan misalnya dan yang lainnya itu berada pada sikiri artinya betul-betul jauh dari apa yang dilarang tadi dari apa yang telah dilarang oleh agama ini Baik para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala di sini bisa kita lihat berkaitan dengan menjauhi larangan tidak dikatakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak y tidak pernah nabi mengatakan apa yang aku larang untuk kalian maka Tinggalkanlah sesuai dengan kesanggupan kalian dengan kesanggupan kalian tidak pernah nabi berkata seperti ini tidak pernah nabi bersabda seperti ini Mengapa Karena yang namanya babun nahi tentang larangan itu yakni murni meninggalkannya nya dan setiap orang dapat Meninggalkan apa yang telah dilarang nah sedangkan berkaitan dengan kebalikannya itu perintah dalam agama adalah jelas yakni qader alistiah sesuai dengan kemampuan sesuai dengan kesanggupan masing-masing ya dan Allah subhanahu wa taala tidaklah membebani para hamba dalam kehidupan ini sebagaimana Allah berfirman yuridullah bikumul Yusro wduikumul usr Allah menginginkan kemudahan untuk kalian dan tidak menginginkan kesulitan untuk kalian atau dalam ayat yang lain Allah berfirmanudullahum Allah ingin meringankan kalian atau dalam firman Allah yang lain fattaqulahaum bertakwalah kalian kepada Allah sesuai dengan kemampuan kalian para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala inilah berkaitan dengan sabda Nabi yang mulia ma nahitukumuib w amukum bihiuum apa yang aku larang untuk kalian maka Tinggalkanlah dan apa yang Aku perintahkan untuk kalian maka Kerjakanlah sesuai dengan kemampuan kalian para jemah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala kita lanjutkan kembali hadis nabi yang mulia ini di mana nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kepada kita Fa innama ahlaka Man KAA qoblakum katratu sualihim whtilafuhum ala anbiyaihim sungguh orang-orang sebelum kalian mereka telah binasa karena Sebab mereka banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka dalam riwayat yang lain ada di antara orang membaca W ya wtilfihim kemudian para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kita lihat keterangan Di Sini dari Syekh Abdul Musin albadr hafidahullah almanhiu had hal-hal yang dilarang dalam hadis ini adalah maam itu hal-hal yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan di zaman Nabi sekali lagi hal-hal yang dilarang dalam hadis ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang ada di zaman nabi yang mengakibatkan keharaman suatu dengan sebab pertanyaan itu ya sekali lagi sebanya pertanyaan yang pertanyaan ini ya semestinya tidak perlu ditanyakan lalu ditanyakan juga kemudian menjadi haram dengan sebabnya maka ini yang terlarang artinya setelah artinya ini merupakan pertanyaan yang tidak dibenarkan pada saat ayat-ayat al-qur’an masih turun pada saat ayat-ayat al-qur’an masih diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala ya Sekali lagi almanhiuu had sesuatu yang dilarang dalam hadis ini adalah maana Minal masaili fiaman yaitu pertanyaan yang ada di zaman nabi yatarabahi yang yang mengakibatkan diharamkannya suatu ya untuk manusia dengan sebab pertanyaan itu sendiri dan yang kedua Apa yang mengakibatkan ini dari pertanyaan tersebut diwajibkannya suatu amalan yang memang sangat menyulitkan bagi umat Islam dan tidak dapat dikerjakan seperti ibadah haji tiap tahun yakni apabila diwajibkan ibadah haji tiap tahun Siapa yang sanggup tidak ada yang sanggup untuk mengerjakan Ibadah Haji setiap tahunnya makanya nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam ketika ditanya oleh seorang Ya Rasulullah Apakah kewajiban haji itu ada setiap tahunnya wahai Rasul fasakat maka nabi terdiam nabi tidak mau menjawab pertanyaan tersebut dan ketika pertanyaan ini sudah diulang tiga kali Akhirnya Nabi mengatakan atau nabi bersabda kepadanya dan kepada seluruh para sahabat yang ada laabat Seandainya saya katakan iya ya kewajibannya adalah setiap tahun maka akan menjadi wajib dan tidak akan dapat dikerjakan oleh kalian tidak akan dapat dikerjakan oleh kalian sehingga nabi Sallahu alhi wasallam mengatakan kepada kita um yakni Biarkanlah apa-apa yang akutinggal aku tinggalkan untuk kalian yakni Biarkanlah jangan diusik jangan ditanyakan lagi ya jangan diperentangkan lagi karena ini bagian dari Syariat agama baik para jemah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala kita lihat kembali di sini dan hal-hal yang dilarang setelah zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah itu apa-apa yang dapat membebani seorang ya menyibukkan seorang dari apa yang lebih penting dari apa yang lebih penting jadi tidak boleh seorang tanya ya yni tentu setelah nabi wafat agama ini yakni telah sempurna begitu tidak dibenarkan seorang banyak bertanya yang dapat menyulitkan dirinya yang dapat yakni menyibukkan dirinya dari apa yang telah diwajibkan atas dirinya itu Nah inilah dari pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak dibenarkan untuk bertanya para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala di antara orang yakni bertanya dari pertanyaannya dari pertanyaan tersebut tentu pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya dilarang oleh agama yang pertama contohnya adalah pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya mengejek atau mencela orang misalnya Kemudian yang kedua pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya mengetes seorang ini tidak dibenarkan pada dasarnya ya untuk menjatuhkan seorang mengetes seorang misalnya kemudian kudian yang ketiga pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada manfaatnya sama sekali ya pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada manfaatnya sama sekali contohnya di zaman nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam ada seorang sahabat bertanya ya Rasulullah Aina Abi wahai Rasulullah Di manakah bapakku berada ya di man Di manakah keberadaan bapakku di negeri akhirat jawaban nabi yang mulia secara jujur Nabi mengatakan finar bapakmu di neraka maka mendengar jawaban nabi ini sahabat ini ya merasa sedih merasa sedih dirinya Karena bapaknya kata nabi yang mulia berada di neraka Akhirnya Nabi Panggil sahabat ini ketika sahabat ini akan pulang dan nabi bersabda Inna Abi wa abaka finar Bapakku dan Bapakmu sama-sama di neraka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau misalnya lagi contohnya pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan alam ee yang bertanya dengan perkara-perkara gaib yang hanya Allah saja yang mengetahuinya contohnya berkaitan dengan pertanyaan tentang ruh misalnya yasalunauh Mereka bertanya kepada engkau wahai Muhammad tentang masalah roh pertanyaan tentang ini tentang itu dan sebagainya yang tidak diketahui oleh manusia hanya diketahui oleh Allah subhanahu wa taala maka hal ini tidak dibenarkan kita untuk bertanya Nah inilah sebagai contoh tentang pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya dilarang oleh agama baik para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala di sini Syekh Abdul Musin Abbad hafidahullahu taala membawakan keterangan dari Al Imam Ibnu Rajab dalam kitab jamiul Ulum Wal Hikam rahimahullahu taala Beliau mengatakan di sini dan manusia dalam hal ini telah terbagi menjadiber bagan ada diaraengikut ahli hadiki sik tang perttanyaan itu yaitu up semua pintu-pintu pertanyaan sehingga dia tidak dapat mengerti ya kecuali dengan apa yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jadi ada sebagian orang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak menginginkannya tidak menginginkan pertanyaan-pertanyaan cukup dari apa yang telah Allah turunkan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu Alquran Al Karim dan hadis-hadis beliau Sallallahu Alaihi Wasallam dan jelas yang seperti ini jelas yakni kurang tepat dikatakan yakni ya orang yang dikatakan e membawa ilmu itu ya tidaklah mengerti apa yang ia bawa artinya inilah sikap sebagian orang berkaitan dengan yakni menutup semua pintu-pintu pertanyaan pokoknya tidak ada pertanyaan dalam agama ini cukup ya apa yang ada dalam Alquran dan apa yang ada dalam hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini sikap sebagian orang kemudian kita lihat yang kedua atau kelompok yang kedua dan diantara ahli-ahli fikih dari ahli RI yakni orang-orang yang memakai pandangan akalnya di siniwidil Masail Q wha maqti Min wq waswiidaiw ifirihaab alahwa nah ini kelompok yang Kedu yang berlebihan Bagaimana sikap mereka yang berlebihan yaitu mereka membuka semua pintu-intu pertanyaan sampaisampai halh yang ter diun ini itu ditanya ya hal-hal yang belum terjadi di dunia ditanyakan sehingga yakni orang-orang seperti ini merdeka dalam menjawab Ya hal-hal yang bersifat gaib atau yang memang belum terjadi ditanyakan kemudian dipaksakan untuk menjawab dengan jawaban dengan beraneka ragam jawaban ya dengan beraneka ragam jawaban sehingga terjadi debat Kusir misalnya debat yang tidak dibenarkan yang tidak ada ujung pangkalnya dan seterusnya dan seterusnya ya menimbulkan permusuhan di antara mereka kebencian di antara mereka menginginkan menang sendiri ya dan menginginkan orang-orang yakni melihat dan memandang dirinya maka ini adalah kelompok yang kedua yang telah kebablasan dalam masalah pertanyaan ya jadi semua pintu-pintu pertanyaan dibuka silakan bertanya apapun silakan bertanya dan ini gulub ini berlebih-lebihan ini tidak benar sehingga akan menimbulkan kebencian permusuhan ya dan lain sebagainya yakni menang sendiri dan lain sebagainya inilah yang kita lihat dari ashabur Rayi kemudian kelompok yang ketiga dan ini yang bagus yang benar yang ketiga adalah fuqahau ahlil had fuqau ahl had orang-orang yang Fakih dalam ilmu Hadis dan yang mengamalkannya Fa Inna muama hammihim albah an maani kitabillahi Azza wall W yufasiruhum minanahihah wamahabatiabi lahum bsanin yaitu mereka sangat menginginkan untuk mencari makna-makna yang ada dalam al-qur’an Al Karim menafsirkannya dan apa yang ada dalam hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang sahih dari perkataan dan juga dari perkataan para sahabat para tabiin ya Kemudian dari sunah Nabi yang mulia ya Mana yang sahih mana yang tidak sahih Taf fiha wa tafahumuha Wal wukf ala maaniha kemudian bertafakuh ya dari kedua dalil tersebut baik dari al-qur’an maupun dari hadis nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam Nah inilah cara yang benar ya cara yang yang tepat dalam yakni hal ini kemudian kita lanjutkan lagi Kemudian mengetahui perkataan-perkataan para sahabat perkataan para tabiin dalam berbagai macam bidang ilmu agama ir misalnya hadis hal-hal yang halal dan haram misalnya wa usul sunah wuhdi wqq wiirik dalam Ushul sunah dalam zuhud dalam arraqaiq dan lain sebagainya W Hua thqatul Imam Ahmad waman wafaqohu Min ulamail hadit inilah cara beragamanya Imam Ahmad bin hambal dan juga ulama-ulama yang mengikuti jejak ee beliau Ya hal-hal seperti inilah yang bermanfaat inilah yang bermanfaat ya dan kebalikan dari ashabur RI orang-orang yang berpikir dengan akalnya semata dari apa-apa yang tidak bermanfaat dan tidak pernah terjadi dalam [Musik] kehidupan karena kalau dibiarkan yang seperti ini akan menimbulkan permusuhan debat Kusir ya debat yang tidak ada ujung pangkal dan seterusnya ya dan banyak berkata [Musik] katanyaatanya banyak hal-hal yang ditanyakan kepada Imam Ahmad bin hambal yakni masalah-masalah yang memang belum pernah terjadi belum terjadi di dunia apa kata Imam Ahmad bin hambal apa kata beliauah Tinggalkanlah perkara-perkara bidah seperti ini kata beliau bayangkan jadi beliau menganggap ya pertanyaan tentang sesuatu yang tidak atau belum terjadi di dunia ini belum terjadi di dunia ini lalu ditanyakan kepada Imam Ahmad bin hambal maka beliau bersikap bahwa pertanyaan tersebut tergolong termasuk pertanyaan yang bidah pertanyaan yang bersifat bidah inilah yang kita lihat dari keterangan Al Imam Ibnu Rajab rahimahullahu taala angapa menut sebagaimana yang telah kami sebkan maka sang menjawab ya kejadianadian karena pokok-pokoknya telah Ia kuasai ya dari apa yang disyaratkan itu wda ahljma Hi hendaknya seorang dapat menempuh cara ya beragama seperti ini yang telah diikuti oleh para imam terdahuluyafi’i wa Ahmad wa Ishaq wa Abi ubaid seperti Imam assyafi’i Imam Ahmad Imam Ishaq dan Abu ubaid ya ini diberikan contoh berkaitan dengan para imam yang beliau Sebutkan di sini waman salaka maslakahum dan siapapun dari para ulama yang menempuh cara-cara mereka dalam beragama ini Fa Inna maniddaa suluka thq ala Giri thqihim waqai Fi mafawiz waahalik dan barang siapa tidak menempuh cara beragamanya para ulama yang tadi telah disebutkan maka dia akan binasa dia akan sengsara dan telah mengambil dari apa-apa yang dilarang untuk diil dan telah meninggalkan Apa yang diwajibkan untuk dikerj ilaihi dan sebenarnya yang mengikat Ini semua adalah yakni suatu tujuan karena wajah Allah subhanahu wa taala dan bertakaruf yakni mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala Jadi kalau seorang niatnya benar ingat bahwa ibadah itu dikerjakan dengan niat yang benar ah begitu pula dengan pertanyaan pertanyaan jika dilandasi dengan niat yang benar maka ini dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala jadi ketika seorang bertanya apa niatnyaah ini kita lihat terlebih dahulu Kalau niatnya benar niatnya ikhlas ya ingin mendapatkan manfaat mendapatkan ilmu atau ingin mengajarkan ilmu kepada orang lain seperti pertanyaan Malaikat Jibril kepada nabi yang mulia wasam di hadapan para sahabat tent Apa itu iman Apa itu Islam Apa itu Ihsan dan seterusnya maka ini pertanyaan yang dibenarkan Ini pertanyaan yang bermanfaat Ini pertanyaan yang terpuji dipandang terpuji oleh agama baik para jemaah yang dimulkan Allah subhanahu wa taala kita lihat kembali di sini bimfati ma anzala rasulih untuk mengetahui apa yang diturunkan kepada nabi kepada rasulnya men jalan dan mengamalkannya danaj kep Allah akan berikan keikan kepam kep sebumnya dan diantara mereka adalah para ulama yang mereka terpuji atau yang memang dipuji dalam Alquran Karim sebagaimana Allah berfirman dalam surat fatiryat 28 hanya saja yang takut kepada Allah itu dari para hambanya adalah para ulama ya dikatakan Mereka takut kepada Allah subhanahu wa taala dikarenakan mereka memiliki ilmu dan pengagungan kepada Allah subhanahu wa taala Nah inilah berkaitan dengan yakni ee masalah-masalah seperti ini hendaknya kita bisa pahami ya dari apa yang dikatakan oleh Al Imam Ibnu Rajab tadi rahimahullahu taala para jemah yang dimulan Allah subhanahu wa taala kembali kita mendengarkan keterangan dari Syekh Abdul Min Abbad di sini hafidahullah dikatakanq Wa jumlah dan kepada apa yang ia katakan wail jumlah Kesimpulannya adalah Barang siapa yang dapat mewujudkan menunaikan apa yang diperintah ole rasul dalam hadis ini dan menuh apa tahilarbi [Musik] kep danyaahwa betul-betul menyibuk dengan yang seperti ini yang bermanfa maka akan mendapatkan kesuksesan dunia akhiratay yang dan bersibuk dengan apa yang tidak baik atau tidak benar DII maka ia telah jatuh kepada apa yang diperingatkan oleh Nabi yang mulia wasam yangmas Dar keada ahli kitab Man m telah Beng Ken seb banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka waami inqadiim waatiulihim dan mereka tidak taat kepada rasul-rasul mereka Nah inilah berkaitan dengan akhir dari penjelasan di sini di mana kita diingatkan untuk tidak bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan yang dianggap tidak bagus tidak baik oleh agama seperti yang tadi telah diberikan contohnya dan banyak menyelisihi nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam banyak menyelisihi al-qur’an atau hadis nabi atau kesepakatan para sahabat radhiallahu taala anhum ajmain para jemaah yang dimulan Allah subhanahu wa taala inilah Berkaitan dengan keterangan yang diberikan oleh Syekh Abdul Musin dalam kitabnya ini dari hadis yanges kemudian sampai kita kepada pelajaran-pelajaran penting yang beliau Sebutkan yang pertama ini ada enam pelajaran berharga di sini yang beliau Sebutkan yang pertama adalah awalan wujubu tarli Ma haramahullahu rasuluh wajib meninggalkan apa-apa yang Allah dan rasulnya telah haramkan apa-apa yang diharamkan oleh Allah dan rasulnya tanian yang kedua wujubulan bikulli majabahullahuasul wajib menunaikan apa yang telah diperintah oleh Allah dan rasulnya yang ketig yaitu peringatan dari terjerumus kepada apa yang telah dilakukan oleh orang-orang ahli kitab yang menyebabkan mereka binasa atau sengsara akar MTI bahwa tidak diwajibkan oleh se tidak diwajibkan atas seorang ya melebihi apa yang dimampuinya itu ya arti bahwa jika seorang tidak sanggup ya mengerjakan perintah agama memang tidak sesuai dengan kesanggupannya maka tidak diwajibkan oleh Allah subhanahu wa taala atau dapat atau mendapatkan keringanan dari agama yang mulia ini khamisan yang kelima orang yang lemah yang tidak mampu menunaikan Ya sebagian dari perintah-perintah agama maka cukup baginya dari apa yang disanggupinya saja sadanakir yakni mencukupi dari pertanyaan-pertanyaan yang memang diperlukan saja dan meninggalkan hal-hal yang bersifat ya yakni eh pembebanan ya dalam pertanyaan itu sendiri jadi kalau seorang bertanya sekali lagi dan pertanyaan tersebut sangat membebani menyulit kan maka tidak dibenarkan untuk memberikan pertanyaan yang seperti itu baik para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala di sini kita dengarkan keterangan e tambahan dari Syekh Walid assaidan hafidahullahu taala berkaitan dengan hadis yang keesemb beliau membawakan kaidah-kaidah yang sangat bagus sekali ya sebagiannya tadi telah disebutkan sebenarnya namun untuk lebih mengiatkan lagi kita sebutkan di sini ada kurang lebih 10 kaidah yang beliau berikan hafidahullah taala awalan yang pertama alaslu Fin nahiahrim if asal dari larangan dalam agama adalah keharaman Jadi jika agama telah melarang suatu maka itu adalah haram kecuali jika ada hal-hal yang memalingkannya jika ada suatu yang memalingkannyaanian atau yang kedua all Amri alujubif asal dari suatu perintah dalam agama adalah kewajiban kecuali jika ada yang memalingkannya Ah ini berkaitan dengan larangan dan perintah dalam agama tadi telah dijelaskan talitan yang ketiga almyaqatu tajbisir kesulitan akan mendatangkan kemudahan ya sebagaimana tadi telah dijelaskan orang yang mestinya salat dengan berdiri lantaran sakit boleh dengan duduk tidak mampu juga dengan duduk boleh dengan berbaring nah ini berkaitan dengan kesulitan ya dapat memberikan kemudahan di mana Allah subhanahu wa taala berfirmandullahikumus wuikumr Allah menginginkan kemudahan untuk kalian dan tidak menginginkan kesulitan untuk kalian kemudian rabian yang keempat Al wajibat F Syar maal qudrah la maal ajz yakni kewajiban-kewajiban dalam agama ini adalah sebatas kemampuan ya La maal ajz dan tidak bersama kelemahan artinya jika seorang mampu ya untuk mengerjakan maka kerjakan namun jika tidak mampu Nah di sini ada ada yakni keterangan-keterangan dalam agama yang menjelaskannya kemudian para jemah yang dimulan Allah subhanahu wa taala kemudian kembalikannya tidak ada hal-hal yang haram jika dibarengi denganarurah hal-hal yang bersifat darurat ya dan nabi yang Mul S wasam telah mengingatkan kepada kita semua dalam hadis yang mulia agama ini adalah mudah agama ini adalah mudah kata nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian yang kelima k Kullu jahlin majuzun an ri’ihi faudrun setiap kebodohan yang memang ya merupakan uzur ya atau suatu uzur dalam agama ini ya maka dia adalah satu yakni di di di di dibenarkan atau suatu uzur arti ketika seorang tidak mengetahui tentang sesuatu betul-betul tidak mengetahui tentang sesuatu ya dalam keadaan yang jahil atau awam sekali maka mazurun dimaafkan oleh agama ini ya dimaafkan oleh oleh agama ini kemudian yang keenam almaur la yasquutu Bil masur ya yakni hal-hal yang mudah ya tidak tidaklah dapat digugurkan dengan kesulitan ya tidaklah dapat digugur dengan dengan kesulitan artinya begini ketika seorang yakni dapat mengerjakan ya suatu dengan baik maka ya ketika dia tidak mendapatkannya misalnya ketika dia ingin berwudu kemudian tidak mendapatkan air wudu maka dia bisa ya diganti dengan bertayamum di sini kemudian yang ketujuh Kullu sualin la naf’a fihi mutlaqananhiyun mutlaqan setiap Pertanyaan yang memang tidak bermanfaat sama sekali maka sifatnya terlarang jadi ada di antara orang-orang yang memang bertanya namun pertanyaan tidak bermanfaat tidak ada manfaatnya sama sekali maka ini yang dilarang oleh agama dilarang oleh oleh agama ya contoh misalnya ya yang paling populer adalah mana yang lebih dahulu ayam atau telur telur atau ayam apa manfaatnya seperti ini ya Apa manfaatnya pertanyaan seperti ini kemudian yang berikutnya lagi kewajiban kita adalah untuk bersatu dan tidak boleh berpecah belah artinya ketika kita telah mengetahui akidah yang benar kita berusaha mengamalkan akidah yang benar seperti bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala dengan sebenar-benar tauhid dan menjauhkan Syirik maka setelah itu adalah yakni yang ada di antara kaum muslimin adalah persaudaraan kasih sayang saling menghormati saling memuliakan dan seterusnya dan seterusnya tidak boleh adanya perpecahan di antara kaum muslimin kemudian yang berikutnya lagi kita lihat Bah mengerjakan apa-apa yang diperintah oleh agama ini jauh lebih besar jauh lebih utama daripada meninggalkan larangan Nah contoh ya berkaitan dengan ya iblis yang meninggalkan perintah dari Allah subhanahu wa taala ketika Allah perintahkan iblis sujud kepada Adam Alaihi Salam Ah di sini iblis tidak tidak mengerjakan perintah Allah tersebut ya maka dosanya iblis jauh lebih besar daripada dosanya Adam Alaihi Salam lihat mengenai Adam Adam Alaihi Salam ketika di surga dilarang memakan buah larangan qadarallah wya fa’al terjadi apa yang telah terjadi terjadi apa yang telah ditakdirkan oleh Allah subhanahu wa taala Adam Alaihi Salam memakan buah larangan tersebut maka kita lihat dosa iblis dengan dosa Nabi Adam bahwa dosa iblis jauh lebih besar daripada dosanya Adam Alaihi Salam Kenapa demikian karena berkaitan dengan perintah ya kepada seluruh malaikat dan iblis ketika itu untuk sujud kepada Adam maka ini Min babi mauhibullah tergolong dari apa-apa yang Allah Cintai Allah Allah sukai jika seluruh malaikat beserta iblis misalnya mereka semua sujud kepada Nabi Adam sujud penghormatan kepada Nabi Adam maka ini adalah yni tergolong dari apa-apa yang Allah cintai ya jadi sekali lagi kesalahan iblis dosanya iblis jauh lebih besar daripada dosa Nabi Adam Alaihi Salam dan kebalikannya Artinya tbatnya Nabi Adam itu lebih lebih ringan ya lebih ringan dan Allah subhanahu wa taala yakni terima Taubat Nabi Adam alaihissalam para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala kemudian yang terakhir yang ke-10 untuk menutup kajian kita pada sore hari ini dari kaidah-kaidah yang diberikan oleh Syekh Walid assaidan hafidahullah wujubul Hadar asbilak yakni wajibnya kita berhati-hati dari sebab-sebab kebinasaan sebab-sebab kehancuran ya jadi inilah berkaitan dengan pelajaran-pelajaran berharga yang bisa kita lihat dengan had dari hadis yang mulia hadis yang kees9 hadis Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu Semoga apa yang dijelaskan di sore hari ini dapat kita pahami dapat kita mengerti dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan pahala besar kepada para jemaah Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan Hidayah Taufik kepada kita semua untuk tetap berada di atas tauhid dan sunah Nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam Semoga kita semua yakni mendapatkan Husnul Khatimah di akhir kehidupan kita wafat di atas kalimat tauhid Lailahaillallah amin amin ya rabbal alamin para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kita akhiri perjumpaan kita pada sore hari ini dengan doa penutup majelis subhanakallahumma wabihamdik Ashadu alla ilaha illa ant astagfiruka wa atubu ilaik alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Ustadz Arman Amri, Lc. | Syarah Hadist Arbain An-Nawawi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply