Oja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam kajian Islam Ilmia di Roja TV dan radio Roja kitab syahrusunah Imam muzani ini merupakan kitab yang sangat luar biasa berharga tentang masalah akidah Ar fihi muallifuhu rahimahullahu taala masailal akidah ardon mukhtasar Imam muzani memaparkan pembahasan-pembahasan akidah dengan ringkas saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja simak radio roj Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menebar cahaya sunah Para pendengar dan pemirsa R TV di manapun Anda beradaah Kami akan hadirkan ke [Musik] layaron bagi anda para pemirsa Roja TV yangat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian ini nya secara langsung Roja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahamib mub uahaillallah wuu muhamm abdakumullah para pemerhati R di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah di kesempatan Sabtu Siang pekan kedua yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan secara langsung oleh guru kita Ustaz Abdurahman thibahullah dalam pembahasan dari kab alzumah arah Fi asunah oleh Imam Abul qasim Saad bin Ali bin Muhammad bin alhusin alzanjani asyafi’i dengan Syarah Syekh Abdur roq bin Abdul Muhsin albadar hafidahullah Nam ikhwat islamakumullah Alhamdulillah guru kita sudah hadir bersama kita untuk menemani kita semua kita sapa terlebih dahulu asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustazikumsalam warahmatullah Gimana kabarnya alhamdulillah barakallahik alhamdulillah ya Nat islamzakumullah setelah penyampaian materi seperti biasa anda dapat bergabung bersama kami untuk bertanya seputar pembahasan dari materi yang nanti akan disampaikan di Lan telepon 0218236543 atau Anda dapat mempersiapkan pertanyaan melalui pesan singkat di chats WhatsApp di nomor 0819896543 Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan selanjutnya kita persilakan kepada Al ustazatafadol Maskur Ustaz jazakumullah kir asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayyiati a’malina Man yahdihillahu Fala mudillalah waman yudlil Fala hadiyaalah asuaahaillallah wahdahuarikah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul ya ayuhadina amanqulaha haqq tuqati W tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhanqubakumum w bihi Arham inallahaanaikumq ya auhina amanlahakumakum muhammadahu Alaihi wasamlim pemirsa TV r dan pendengar radio R di mana saja berada rahimani warahimakumullah Alhamdulillah segala puji bagi Allah subhanahu wa taala yang mempertemukan kita kembali dalam kajian kitab almandzumah arraiyah Fi asunah oleh Al Imam azzanjani as-syafi’i rahimahullah dengan Syarah fadilatus Syekh Dr Abdur razq bin Abdul Muhsin Al Abbad albadr hafidahullahu taala Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kepada kita keistikamahan dalam belajar akidah Salaf dan berpegang teguh dengannya sampai akhir hayat kita nanti masasal muslimin Ikhwan Filah wa akhwati pemirsa TV raja dan pendengar radio raja di mana saja berada rahimani warahimakumullah Kita masih dalam pembahasan bait yang kedua yang diucapkan oleh Imam azzanjani assyafii rahimahullah waahjal Huda falzamhu waktadi Bil Ula dan Ikutilah jalan petunjuk pegang erat jalan petunjuk dan Ikutilah orang-orang terdahulu yaitu para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Hum syahidut tanzilaakaan jaabir yang mereka menyaksikan Turunnya wahyu Agar kalian menjadi orang yang lurus di atas kebenaran kita baca penjelasan dari Syekh dr Abdul roazak hafidahullah taala Beliau mengatakan waaisa ba’da nahjil Huda illadal tidaklah setelah jalan petunjuk kecuali kesesatan ini merupakan salah satu prinsip Ahli Sunah bahwasanya tidaklah yang menyelisihi jalannya Rasul jalannya para sahabat kecuali kesesatan Jalan Kebenaran cuma satu maana Alaihi Wa ashabi yang menyimpang yang menyelisihinya pasti salah pasti keliru pasti kesesatan dan ini yang rasul sabdakan dalam hadis perpecahan umat yang sudah masyhur firqar Wahidah umat Islam terpecah menjadi 7 a kelompok semuanya diancam masuk neraka kecuali satu ketika rasulah ditanya Man hya Ya Rasulullah Siapa yang selama itu wahai Rasulullah Rasul menjawab Maa Alaihi Wa asabi yang mengikuti aku dan para para sahabatku dan ini pula yang dikatakan oleh Abdullah Bin Masud radiallah Anhu Rasul was Rasul pernah menggaris-garis yang lurusaya mengatakanah inilah jalanku yang lurus maka Ikutilah menggaris-garis yang banyak di sebelah kanan dan sebelah kiri garis yang lurus tadi serayah mengatakan la minilun Yai tidaklah jalan-jalan yang banyak itu kecuali ada setan yang menyeruh kepadanya ini prinsip ahlusunah Wal Jamaah alhaqqu Wahid la yataadad kebenaran itu satu tidak berbilang Jangan pernah mengatakan seperti orang-orang awam mengatakan Banyak jalan menuju Roma naudubillahalik Jalan Kebenaran cuma satu jalannya Rasul para sahabat rasul yang menyimpang itu jalan kesesatan itu jalannya setan kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam k kata Syekh fafil wasti biluzumi nahjil Huda tahirunijtil dan dalam wasiat imam azzanjani tadi untuk kita berpegang teguh dengan jalan Salaf mengikuti jejak para sahabat rasul itu ada peringatan larangan dari mengikuti jalan-jalan kebatilan yang tidaklah mengantarkan orang-orangnya kecuali kepada kebinasaan dan kesesatan nauzubillahizalik ini adalah perkara yang sangat berharga yang sangat penting salah melangkah fatal akibatnya Fid Dunya wal akhirat maka inilah yang diwasiatkan oleh para ulama-ulama ahli Sunah terutama dari mazhab as-syafi’i di antaranya Imam azzanjani rahimahullahu taala agar kaum muslimin kembali kepada jalan yang sebenarnya jalan yang lurus siratal Mustaqim jalannya Rasul para sahabat rasul sah alhi wasallam dan sekaligus meninggalkan jalan-jalan ajaran-ajaran kelompok-kelompok yang menyelisihi aja Rasul dan para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini pula yang Rasul telah sabdakan dalam Sunan Abi Daud taroktukum Alal baid lailuha ka nahariha la yaziu anha ill halik Aku tinggalkan kalian di atas Islam yang putih bersih malamnya seperti siangnya tidaklah yang menyimpang dari ajaran Islam yang murni bersih tadi kecuali akan binasa ini yang dikatakan oleh Imam azzanjani Jalan kesesatan Jalan penyimpangan jalan kebatilan itu akan mengantarkan pelakunya kepada kebinasaan dan kesesatan naudubillahialik Kemudian beliau mengatakan lagi falzamhu pegang erat jalan petunjuk a egang erat ya berpeganglah dengannya dengan gig ke kanan tidak ke kiri Lurus di atasatqim di atas satu jalan tadi Dan inilah yang Allah Firman maka ikutilahul dan jangan mengikuti jalan-jalan yang banyakumabili itu akan memecah belah kalian dari jalan Allah subhanahu wa taala W bilula kata Imam zanjani Ikutilah jejak orang-orang yang terdahulu kata Syekh liakun qudwukaum nahjal Huda Alula Ikutilah Jalan orang-orang terdahulu artinya jadikan mereka sebagai suri teladan dalam berpegang dengan jalan petunjuk kemudian dibahas dari sisi bahasa kemudian kata Syekh Siapa yang pertama tadi yang wajib untuk kita ikuti Hum syahidut tanzila yaitu mereka-mereka yang menyaksikan Turunnya wahyu tidak lain tidak bukan Kecuali para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mereka yang langsung menyaksikan Bagaimana Wahyu turun kepada rasul sahu alaii wasallam dan mereka yang langsung belajar tafsir al-quran dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dikatakan bahwasanya para sahabat mereka belajar 10 ayat kepada rasul kemudian mereka pahami betul mereka amalkan baru belajar 10 ayat berikutnya demikian pula para atabiin kata Mujahid aku memberhentikan Abdullah bin Abbas setiap ayat setiap ayat aku tanya Apa maknanya inilah yang selayaknya dijadikan Sebai toladan oleh kaum kaum muslimin kemudian kata Syekh Ik tadi Fi luzumi nahjil Huda billadina syahidut Tanzil Ikutilah dalam menelusuri petunjuk ini orang-orang yang menyaksikan Turunnya wahyu wahumus shahabah yaitu para sahabat nabi sallallahu alaihi wasallam dan yang wajib untuk kita pahami perintah untuk mengikuti para sahabat itu bukan dari Imam zanjani namun dari Allah dan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kita ditanya kenapa kita wajib mengikuti para sahabat jawabannya ini perintah Allah dan perintah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam nanti akan dibawakan beberapa dalilnya para sahabat mereka yang sekali lagi menyaksikan Turunnya wahyu kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam minasulam mubasyaratan mereka Langsung belajar Islam ini kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan dulu ada kisah Abdullah bin Abbas radhiallahu taala anhuma ketika dialog dengan kelompok khawarid nenek moyangnya kelompok teroris beliau mengatakanukum Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aku diutus dari kalangan para sahabat nabi salluaih wasallam Minal Muhajir Wal Ansar dari kalangan Muhajir dan kaum alansar Min Ibni Ami Rasul su alaii wasallam dari anak pamannya Rasul yaitu Ali Bin Abi Thalib wahumamu atau alladina nazal alai Quran yang kepada merekalah turun Alquran wahumamu bfsir dan mereka para sahabat yang lebih tahu tentang Tafsir Alquran ya Sekali lagi ini adalah pemahaman ahlusunah Wal jamaahan kemudian maal muslimin pemirsa TV raja dan pendengar R di mana saja berada rahim warahimakumullah kata Syekh maka Ikutilah jejak mereka jadikanlah para sahabat bagimu jadikan mereka sebagai suadan dalilnya surah at-taubba ayat ke-100 ini sekali lagi dalil wajibnya mengikuti para sahabat rasul surat at-tauba ayat yang ke-100 Allah berfirman wasabiqual aalun Minal muhaj anuman radallahu anh orang-orang pertama lagi terdahulu dari kalangan Muhajirin kaum al-ansar dan yang mengikuti mereka dengan baik Allah Rida kepada mereka mereka pun Rida kepada Allah asyahid intinya di sini dalam kata-kata walladinaabaum dan menjadi orang-orang yang mengikuti jejak para sahabat dengan baik maka balasannya radhiallahu anhum War Allah Rida kepada mereka tidak ada Jan untuk menggapai Rida Allah kecuali dengan mengikuti Jajak para sahabat rasul bahkan lebih dari itu kalau kita lanjutkan ayat ini Allah mengatakan waahum jannatin tajri tahtal Anhar Allah sediakan bagi mereka Siapa Mereka para sahabat almuhajirin Wal anar dan yang mengikuti para sahabat keutamaan yang luar biasa dari Allah subhanahu wa taala Bagi yang mau mengikuti jejak para sahabat Rasul sallah Alaihi Wasallam tidak ada jalan menuju surga kecuali lewat jalannya para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang menyelisihi jalan para sahabat ancamannya berat nanti akan dibawakan ayatnya surat Annisa 115 k kata Syekh fzam nahjal Huda Ikutilah jalan petunjuk aunabian maknanya Ikutilah para sahabat dengan baik dalam masalah akidah dalam masalah Ibadah dalam masalah akhlak masalah metode dakwah dalam masalah jihad ikut jejak para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam waq Azza waalla Muhir Mufti nahj dan kata Syekh Allah melarang Allah memperingatkan mentahzir dari menyelisihi jalannya para sahabat lewat FirmanNya wusasul ba tabayul Huda watabiil mukminin nualii Ma tawalla wauslii jahanam wasaat masir dan barang siapa menyelisihi rasul setelah jelas baginya petunjuk dan yang mengikuti selain jalannya orang beriman kami palingkan ke mana dia berpaling kami sesatkan ke mana Dia tersesat dan kami masukkan dia ke neraka jahanam dan jahanam sejelek-jelek tempat kembali ini Ancaman bagi yang menyelisih jalannya para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini menunjukkan wajibnya mengikuti pemahaman ajaran metode Manhaj para sahabat dalam beragama ini hukumnya bukan mustahab bukan kalau dikerjakan mendapatkan pahala ditinggalkan tidak tidak berdosa tidak berdosa yang tidak mengikuti jejak para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam terutama dalam masalah al-akqidah masih banyak sebetulnya ayat-ayat yang lain yang mewajibkan mengikuti jejak para sahabat rasul Sallallahu alaih wasallam bahkan di antaranya yang setiap hari kita baca ketika salat ihdinatal mustaqim Ya Allah tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus siratal mustaqim kata Imam Ibnu qayyim rahimahullah dalam kitab beliau madarijusikin Baina iyaka na’budu wa iyaka nastain Beliau mengatakan asiratal mustaqim adalah jalannya Abu Bakar wa Umar jalannya para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kita memohon kepada siratal mustaqim itulah jalannya para sahabat arasul di situ ada isyarat mewajibkan kita mengikuti jalannya para sahabat arrasul Sallallahu Alaihi Wasallam demikian pula dalam ayat yang lain Allah mengatakan Fain amanu biml Ma amantumq jika mereka beriman sebagaimana imannya kalian wahai para sahabat mereka akan mendapatkan petunjuk ini perintah bahwasanya kalau kita mau petunjuk ikuti pegang erat ajaran pemahaman para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ya terutama dalam masalah al-qidah contoh dalam masalah tauhid asma was Sifat Para sahabat rasul wasam sepakat mengatakan Allahu fama ya sebagaimana yang diucapkan oleh Imam Alza dan para tabiin dan tentunya juga gurunya para tabiin para sahabat karena para tabiin mengikuti para sahabat mereka semua sepakat mengatakan Allahu fisama dan tidak ada satu pun dari sahabat rasul yang mengingkari Allah di atas al-arsy Allah di atas langit ingat juga ucapan Abu Bakar asiddiq ketika meninggalnya Rasul Sallallahu Ali wasallam manudu Muhammad muhammadan Barang siapa yang menyembah Nabi Muhammad Nabi Muhammad telah meninggal dunia namun Barang siapa yang menyembah zat yang di atas langit yaitu Allah subhanahu wa taala maka dia yang maha hidup tidak akan pernah mati demikian pula ad masalah al iibadah kata hudaifah bin Yaman was setiap ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat rasul jangan kalian melakukannya ya Ini karena berkenaan dengan bulan Rajab dalam bulan-bulan ini banyak kaum muslimin merayakan ataupun mengadakan ritual-ritual ibadah yang kalau mau diteliti ditimbang lagi dengan ibadahnya para sahabat itu sesuatu yang tidak pernah ada di zaman para sahabat rasul Sallallahu alaii wasallam di antaranya Puasa sebulan penuh di bulan Rajab ataupun mengkhususkan salat malam di awal bulan Rajab misalnya ataupun salat ragaib ya di malam Jumat pertama bulan Rajab bahkan kata Imam Nawawi itu termasuk bidatul munkar dan ini yang sekali lagi kembalikan apakah para sahabat pernah melakukan hal tersebut Kalau tidak ada tinggalkan sebagaimana kata hudzaifah bin Yaman tadi ibadatin lam Yada setiap ibadah yang tidak pernah dicontohkan para sahabat Jangan dilakukan Dan ini juga wasiat dari seorang ulama Mazhab Syafi’i ya kata beliau bahwasanya wahjal hudaalzamhu Ikuti jalan petunjuk yaitu para sahabat rasulallahu disampaikan di sini hadis wajibnya mengikuti para sahabat Abdah bin Amr Bin asah disebutkan dalam hadis perpecahan umat dari Abdullah bin Amr Bin asah was kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam umat Islam akan terpecah menjadi 7 a kelompok semuanya dimasukkan ke neraka kecuali satu kalu para sahabat bertanya manhum ya Rasulullah Siapa Mereka Ya Rasulullah Rasul menjawab Man kaana ala ML Maa Alaihi AL asabi yaitu orang-orang yang mengikuti aku dan para sahabatku ini dalil dari sunah rasul yang mewajibkan mengikuti ajaran para sahabat Maka kalau kita ditanya kenapa kita wajib mengikuti para sahabat karena ini perintah Allah ini perintah dari Rasul S wasallam ini ajaran Allah ajaran Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam demikian pula dalam hadis alirbad bin Sar Rasul mengatakan ikumidin mahdiin Barang siapa yang hidup setelahku nanti dia akan melihat perselisihan yang banyak Apa solusinya kata rasulikum buntitil khulf Rasyidin pegang sunahku dan Sunah para khulafa arrasyidin ini perintah dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini yang kita sampaikan juga Binu muhammadahu Alaihi Wasallam kata hudaifah bin yamar radhiallahu Anhu setiap ibadah yang tidak pernah dipraktikkan dilakukan oleh para sahabat nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam jangan kalian beribadah dengannya yaal aalamakirqan karena para pendahulu kita para sahabat sudah mencukupi kita tidakeluangk sedikit pun dari kebaikan kecuali mereka sudah apa mencontohkannya sebagaimana dalam ungkapan yang Masyur laanair seandainya itu suatu kebaikan mereka yang paling dahulu makukannya mendahului kita dengan kebaikan tersebut kemudian Syekh membawakan kisah dari Abdullah Bin Masud Radiallahu taala anhu lamma waqofa Al nafar alladina filqati fil kufa waaihim rulun yaquulbihhun ada kisah dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu Anhu ketika beliau mendapati sekelompok orang berhalaqah di negeri kufah Irak dan di antara mereka ada pemimpinnya komandannya yang mengatakan sabihum bertasbihlah 100 kali kaliabhun jemaahnya pun mengucapkan tasbih berjamaah widum dan di tangan mereka ada batu untuk menghitung zikir tasbih mereka Maka apa kata Abdullah bin Mas’ud radhiallahu Anhu seorang sahabat yang luar biasa kedekatannya juga dengan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau mengatakan kalian yang berzikir berjamaah ini telah mendatangkan bidah yang gelap gulita autum ashaba Muhammadin Ilman atau kalian itu merasa lebih pintar dari para sahabat nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam ini adalah celaan Abdullah bin Mas’ud kepada orang-orang yang mengada-adakan cara ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam waar alaih beliau pun mengingkari ya waq lahum Beliau juga mengatakan Kafa fiil bid wa ashabun Nabi su wasallamurikum Bagaimana kalian bisa jatuh ke dalam bidah-bidah ini Sedangkan para sahabat nabi hidup di tengah kalian ini kalau zaman dulu Sudah ada bidah seperti ini Bagaimana di akhir zaman seperti ini yang Rasul katakan tidaklah datang suatu hari kecuali yang setelahnya lebih jelek daripada sebelumnya naillah k syek B Mas’ud sedangkan pakaiannya Rasul masih belum usang bejananya Rasul masih belum pecah artinya kalian baru ditinggal mati oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam para sahabat masih hidup di tengah kalian kenapa kalian kau sudah berbuat yang baru dalam urusan agama alias albidah muhadiran Min had nahji beliau Abdullah bin Mas’ud mentahzir orang-orang tersebut dari perbuatan mereka yang tidak pernah diajarkan oleh para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam amiran biluzumahji sahabah dan sekaligus Abdullah bin Mas’ud memerintahkan mereka untuk mengikuti jejak para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam waqala radhiallahu Anhu dan Abdullah bin Mas’ud pernah berkata dengan ucapan yang sangat luar biasa berharganya Beliau berkata Man Kana mustanan fast bimanq Barang siapa yang ingin mencari suadan jadikan yang telah meninggal sebagai suadalitnah karena orang yang masih hidup tidak dijamin selamatkan dari alfitnah karena bisa berubah namun Ikutilah Jajak Ika asu Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam namun Ikutilah jejak para sahabat nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam Kenapa kok wajib mengikuti jejak para sahabat nabi Muhammad sallallahu alaii wasallam kata Abdul masudu afdolil Umah Karena merekalah manusia yang paling mulia apa dalilnya Sabda Rasul khairunasi Qarni sebaik-baik manusia generasiku kata Rasul mereka yang paling baik hatinya dari mana kita tahu para sahabat Hatinya baik dari firman Allah sebagaimana kata Allah dalam akhir surat Alfath Muhammadur Rasulullah maahu asiddaukana Muhammad adalah utusan Allah dan yang bersama beliau yaitu para sahabat keras kepada orang ka kasih sayang kepada sesama mereka orang-orang beriman engkau melihat mereka ruku sujud hanya mengharapkan karunia dan keridaan dari Allah Allah menyatakan hati para sahabat ikhlas dalam beribadah kemudian kata beliau lagi waq Ilman para sahabat adalah orang yang paling mendalam ilmu agamanya Makanya jangan ngeminteri mereka mereka yang telah mendahului kita dengan segala kebaikan mereka yang langsung belajar Islam kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mereka yang langsung belajar tafsir al-qur’an belajar penjelasan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka apa yang menyelisih jejak para sahabat pemahaman para sahabat pasti batil waufan mereka para sahabat itu tidak berlebih-lebihan dalam beragama mereka hanya mengikuti apa yang diajarkan oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata Abdullah Bin Masud lagiahu Alaihi was mereka adalah sekelompok orang yang Allah pilih menemani nabinya dan untuk menegakkan Agam ikuti atau atau kenali jasa mereka Ikutilah jejak mereka dan berpeganglah dengan akhlak mereka agama mereka Sesuai kemampuan kalian karena mereka di atas alqim ini yang dikatakan oleh Ibnu Q Tadi mereka Mungkin kita bisa lurus langkah kita di atas muka bumi ini kecuali dengan mengikuti jejak para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata Imam azzanjani syahidut Tanzil mereka yang menyaksikan turunnya al-qur’an Wal Murad bitanzil Al wahyul munazzal yang dimaksud dengan atanzil adalah wahyu yang diturunkan oleh Allah inna anzalnahu fi lailattil Qadr wahuail Lil kitabi wasunah tentunya Wahyu itu juga mencakup asunah al-quran dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam makanya ahlusunah dalam masalah referensi beragama tidak cukup hanya dengan al-qur’an karena al-qur’an enggak mungkin bisa dipahami dengan baik dan benar kecuali dengan asunah bagaimana kita bisa memahami ayat tentang salat kecuali dengan asunah waqimus salat Dirikanlah salat Bagaimana tata cara salat yang lengkap engak ada dalam ayat al-qur’an yang ada dalam alhadis makanya Rasul mengatakan ala ala inni utitul Quran walahum maah ketahuilah aku diberikan yang semisal dengan al-qur’an yaitu asunah maka sesat orang-orang yang mencukupkan diri dengan al-qur’an atau mereka-mereka yang menamakan diri mereka dengan al-quraniun yaitu yang hanya mengikuti al-qur’an tanpa asunah naudubillahalik Padahal mereka sebetulnya dusta dalam pengakuan mereka enggak mungkin mereka bisa berpegang dengan al-qur’an tanpa asunah karena Allah Alquran sendiri berkata apa yang diajarkan Rasul maka Ambillah enggak mungkin kita bisa salat tanpa bimbingan asunah enggak mungkin kita bisa puasa Ramadan Ya membayar zakat Haji tanpa bimbingan asunah W Quran wahyun munazal minallah tabaraka wa taalaalika yaalika wahyah tabaraka wa taala al-qur’an diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala demikian pula asunah merupakan Wahyu ya Meskipun e bedanya al-qur’an adalah kalamullah lafzan wa maknan secara lafaz maupun makna sedangkan hadis maknanya dari Allah lafaznya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam al-qur’an kalamullah bukan makhluk waqad qal Allah Azza waalla an nabiihi shallallallahu Alaihi Wasallam Wil Hawa inua illa Wahyu Yuha tidaklah Rasul berkata dari hawa nafsu beliau namun itu adalah wahyu dari Allah subhanahu wa taala waqala alaihiatu wasalam Kama amrahullah Qul innamairukum Bil wahyi katakan Wai Nabi Muhammad Sesungguhnya aku memperingatkan kalian dengan alwahyu dan dari sini kata para ulama selayaknya bagi para Dai atau bagi para Ustaz ketika menyampaikan dakwah atau menyampaikan tablig akbar atau apapun itu selayaknya dengan wahyu Allah subhanahu wa taala Qul innama undzirukum Bil wahy bukan hanya sekedar omong kosong saja namun sampaikan dalil-dalilnya sampaikan Q Allah qala Rasul dan juga pemahaman para asalafus Saleh ini perintah Allah kepada nabinya Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Qul inamairukum Bil wahi katakanlah sesungguhnya aku diperintahkan oleh Allah untuk memberikan peringatan kepada kalian Bil wahyi dengan wahyu Allah al-qur’an dan asunah dan rasul Sallallahu Alaihi Wasallam juga dikatakan dalam surah ayat yang keen ahadun Minal musrikara faajirtamaam Allah Apabila ada orang musyrik minta perlindungan kepada engk Nabi Muhammad Lindungilah dia sampai dia mendengarkan kalam Allah sampaikan dakwah nasihat diiringi dengan qallah waqala Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ya bukan sekedar ya asa akal pikiran atau hanya bersilat lidah atau retorika yang indah tidak ini kalau kita mengikuti ajaran Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata imam azzanj tadi alakatan jaabir kata-kata Alaka dari laallaka ini ada pembahasan dari sisi bahasa Wah tatiarih laalla itu untuk Harapan ya laallakum tuflihun itu secara asal secara bahasa laalla itu untuk ya harapan laaka Tan Jabir Tan jaabir yuqu injbar a kasarahu bimna annaunahuuhat makna bait syair yang kedua tadi dari Imam azzanjani peganglah jalan petunjuk Ikutilah para sahabat yang mereka menyaksikan Turunnya wahyu Agar kalian baik ya kehidupan kalian Fid Dunya wal akhirat ya Wa amruhu istaqama agar lurus hidup kalian wasalima minalarati wall Agar kalian selamat dari penyimpangan kekeliruan dan ini jaminan dari Allah serta rasulnya Sallallahu Alaihi wasam Allah berfirman Barang siapa mengikuti petunjukku Alquran dan Sunah Dengan pemahaman para sahabat dia tidak akan tersesat tidak akan sengsara W dan rasul mengatakanum Aku tinggalkan kalian dua hal yang jika kalian berpegang tunggu dengannya tidak akan tersesat selama-lamanya kitaballah wa sunnati tentunya tadi Dengan pemahaman para sahabat ya maana Al Wasabi alaikum bisunati waunatil khulafa arrasyidin tentunya antara satu dalil dengan dalil yang yang saling menguatkan al-quran asunah dan pemahaman para sahabat rasul su Alaihi Wasallam kalau orang itu berpegang teguh dengannya kata Imam azan Jani pasti akan lurus jalannya akan selamat dari penyimpangan kesesatan Ir agar keadaanmu itu lurus wa istiqah dan mustqimah ya Lurus di atas jalan petunjuk kemudian dibahas ini juga dalam segi bahasa kalau mau ringkasnya kata-kata agar baik keadaanmu ini ada dua maknanya kalau dari sisi individu itu bisa jadi orang tersebut ketika berpegang teguh dengan jalan para sahabat ya ini secara individu kita engak bisavonis Pasti orang itu akan apa Selamat ya Karena bagaimanapun juga manusia bisa berubah akan tetapi secara kaidah umum kita yakini yang ikut jalannya para sahabat pasti selamat Fi dunia wal akhirah ini apa namanya makna umum dari ucapan Syekh dr Abdul roazak bin Abdul Min alabad albadr hafidahallahu taala maal muslimin ikhwani fillah wa akhwati pemirsa TV raja dan pendengar radio raja di mana saja berada rahimani warahimakumullah langsung saja kita lanjut bait syair yang ketiga kata beliau Wun Minan Anna wa mukfin umirnail dan jadilah engkau orang yang yakin bahwasanya kita semuanya semua yang diberikan kewajiban oleh Allah diperintahkan untuk mengikuti kebenaran untuk berpegang teguh dengan kebenaran dan untuk berhati-hati dari menyimpang dari kebenaran tersebutim Rahimah kata-kata jadilah maksudnya Wahai orang-orang yang menghendaki keselamatan bagi dirinya untuk dia apa ya memegang keyakinan yang satu ini kalau dia mau selamat karena keselamatan dalam masalah ini amat luar biasa berharganya enggak ada kebahagiaan kebaikan keselamatan tanpa mengikuti jalan kebenaran orang itu memiliki dunia dan isinya memiliki kedudukan jabatan harta yang melimpah kalau tidak mengikuti Jajak Rasul para sahabat Hampa Terasa dunia ini tidak ada artinya kemewahan dunia karena Allah telah berfirman Wan Barang siapa yang Berpaling Dari ajaranku dari al-quran dan Sunah kata Allah kami berikan kehidupan yang sempit sempit di dunia maupun di alam barzakh naudubillah minzalik meskipun dia punya dunia dan seisinya apaalah artinya kalau tidak mengikuti agama Allah yaitu Islam yang dibawa oleh Rasul diajarkan kepada para sahabat beliau makanya Allah mengatakan juga Man Amila shihan minakin Una wahua Mukminun F hayatan thyibah Barang siapa yang beramal saleh dari laki-laki maupun perempuan dan dia beriman maka kami berikan kehidupan yang baik kehidupan yang bahagia kehidupan yang baik akan Allah berikan kepada yang bertauhid dan ittiba kepada sunah rasul itiba kepada sunah para sahabat asul S wasallam yakini akan hal ini jangan pernah ragu kebahagiaan hanya dengan mengikuti ajaran Rasul ajaran para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kata Imam azzanjani Kun mukinan walakinak Jangan pernah ada keraguan Kun fial Amr yakin yakin betul 100% tanpa ada keraguan Jalan kebaikan Jalan kebahagiaan keselamatan kesuksesan hanya pada mengikuti ajaran Rasul dan para sahabat dan ini harus betul-betul ditanamkan dalam keimanan kita harus ada keyakinan dalam keimanan tidak boleh ada keraguan sebagaimana firman Allah Sesungguhnya orang beriman adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulnya kemudian mereka tidak ragu Jangan pernah ragu jalan keselamatan Jalan Kebenaran cuma satu ajaran Rasul dan para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam wa had Al wasamahuahaillallahasullah dalam hadis rasul mengatakan Barang siapa mengucapkan dua kalimat syahadat dengan penuh keyakinan dalam hatinya dan ini merupakan syarat Lailahaillallah yaitu alakin yakin masalah akidah harus dengan keyakinan boleh ada keraguan sama sekali diantai dalam masalah hal ini harus yakin Jalan Rasul para sahabat itu sebaik-baik jalan itu yang benar tidak ada kebenaran kecuali dengan mengikuti jejak para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata Syekh waquuhu Anna waulla mukallafin a Anana jamianmuruna biltiikruhu kita semuanya diperintah ya ya dengan hal-hal berikut ini yang pertama W am yaitu kita diperintah untuk mengikuti kebenaran alhaqu aha kebenaran itu yang lebih layak untuk diikutti ini Manhaj ahlus sunah kebenaran yang lebih layak untuk di diikuti semua manusia selain Rasul dan para sahabat maka harus betul-betul menimbang segala sesuatu dengan timbangan Ma alaii Wai W mukf alqil Adapun almukalaf maknanya adalah orang yang baligh yang berakal aligh mukalafan dikatakan bal karena anak kecil bukan mukalaf tidak ada kewajiban melaksanakan ibadah wa Adapun anak yang masih belum balh tetap dia di anjurkan untuk beribadah latihan ibadah Meskipun tidak diwajibkan Adapun diwajibkan beribadah kalau sudah bal Adapun orang yang berakal ini diwajibkan ya untuk beribadah sedangkan lawannya orang yang gila tidak diwajibkan untuk beribadah makanya aneh kalau ada yang mengatakan Wali allahah itu ada yang gila atau orang gila disebut sebagai wali Allah karena Bagaimana mungkin dia bisa beribadah kalau dia tidak punya akal syarat orang beribadah harus berakal kemudian kata Syekh faquun mukinan Anna wa mukfin Man umalif wha wqha minalighin alqilin umirnail haqqi a Amr manjadana waq wahu Allah subhanahu wa taala intinya jadilah engkau orang yang yakin bahwasanya kita semuanya orang yang diberikan kewajiban beribadah yang berakal dan yang baligh tadi diperintahkan oleh Allah yang menciptakan kita untukqi ittib mengikuti kebenaran dan kebenaran tadi yaitu yang sesuai dengan Q Allah waqa rasul waqa asahabah itu yang namanya kebenaran Kebenaran bukan dengan suara mayoritas Kebenaran bukan dengan mengukur ya sesuai perasaan atau akal yang ya dikatakan sehat oleh orang Padahal menyelisihi al-qur’an dan Sunah bukan itu ada pahasan segi bahasa itu dari kataata jangan engau mengikuti apa yangauiliki pengetahuan tentangnya dibah Apa itu kebenan k namanya kebenaran adalah apa yang disyaratkan oleh Allah diperintahkan oleh Allah dalam Alquran wa sunahti Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini adalah perintah dari Allah subhanahu wa taala untuk mengikuti al-quran dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata asyekh wallah Azza waallaak kata Syekh Allah berfirman tidaklah setelah kebenaran kecuali kesesatan kitabillah nabiallahu Alaihi Wasallam namanya kebenaran yang diajarkan dalam al-quran dan Sunah Rasul sall wasallam maka ini prinsip dalam kehidupan kita beragama ucapan siapun kita wajib timbang dengan Q Allah waqaasul kalau sesuai kita ikuti kalau tidak kita tinggalkan jangan sampai lebih mendahulukan ucapan Fulan dan Alan daripada Q Allah waqala arasul Allah berfirman dalam awal surah al-hujurat ya ayyuhalladzina amanu la tuqimu Baina yadaillahi wasasul wahai orang-orang beriman jangan kalian mendahulukan ucapan siapun di atas firman Allah dan sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Allah juga berfirman dalam surat Anisa 59 jika kalian berselisih tentang suatu permasalan Kembalikanlah kepada Allah kepada Alquran W sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam itu perintah Allah subhanahu wa taala dan sekaligus Imam dan Jani mewasiatkan kepada kita untuk berhati-hati dari hal-hal yang menyelisihi kebenaran tersebut dan ini metode Alquran disuruh untuk mengikuti jalan kebenaran dan dilarang untuk mengikuti jalan kesesatanajibah maka kewajiban orang yang telah Allah berikan nikmat tahu kebenaran untuk dia berpegang dengan kebenaran dan sekaligus menjauh dari hal-hal yang bisa membatalkan ataupun mengurangi apa yang dia pegang selama ini di antaranya kalau kita sudah tahu jalan ahlusunah pegang erat dan jangan pernah mencicipi jalannya ahlil bidah kalau kita sudah tahu bagaimana lezatnya duduk di majelis ahlus sunah Maka jangan pernah mencicipi majelisnya ahlil bidah ini yang dilarang oleh Imam azzanjani assyafii rahimahullah taala waliha alaihiu wasalam yaj Bain amrain Fi Ahadi oleh Karen itulah nabi salluhi wasallam menjamakkan dua metode ini dalam hadis-hadis beliau yaitu itu alamr biluzumil haqahir Min naqidi a ma yuduhu a ma yudifu tariban wa tarhiban tidak cukup hanya Amar Makruf harus nahi mungkar tidak cukup hanya memerintahkan ittibaus sunah harus melarang dari albidah tidak cukup menyeruh manusia kepada tauhid harus melarang mereka dari Syirik ini metode al-qur’an ini metode Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam contohnya n di sini yaitu pada waktu khutbatul Hajah Rasul mengatakan Amma ba’du faainiral hadisi kitabullah sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitabullah al-quran wairal Huda Huda Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam atau kiral Hadi had Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan sebaik-baik petunjukpetunjuk nabi Muhammad sallallahu alaii wasallam ini perintah untuk mengikuti kebenaran al-qur’an dan Sunah Apakah Cukup sampai di sini saja Rasul mengatakan tidak Rasul mengatakan wasaral umuri muhdatha sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan tidak cukup hanya menyeruh kepada sunah harus melarang dari bidahakar miban Fi wakar muhiran minhu Rasul menyebut kebaikan untuk memotivasi orang mengikutinya dan rasul menyebutkan tentang kejelekan untuk memperingatkan melarang mereka darinya Dan itu pula yang rasul sabdakan dalam hadis alirbar bin Sariah yang kita baca Tadi innahuminkum iktilfan ka sesungguhnya Barang siapa yang hidup setelahku Nanti kalian akan melihat atau dia akan melihat perpecahan yang banyak maka solusinya alikum bunti khulin peganglah sunahku dan Sunah para khulafa rasyidinu alai binwajid gigit erat dengan gig aham kalian namun rasul tidak mencukupkan hanya menyeruh kepada ittibaus sunah namun Rasul juga melarang dari bidah iakum watil umur jauhkanlah diri kalian dari hal-hal yang baru dalam urusan agama Fanaa bidatin dolalah karena setiap yang bidah dalam agama itu sesat fajamaikumiibaki Tahir Rasul menjamakkan antara kata-kata alaikum yaitu perintah berpegang teguh dengan sunah dan Sunah ya rasul para sahabat serta wa iyakum melarang memperingatkan mentahzir dari segala bentuk kebidahan ini metode ahlusunah dalam berdakwah menyeruh kepada tauhid melarang dari Syirik tidak cukup hanya tauhid saja yang disuruh tidak boleh diam dari kesyirikan tidak cukup hanya menyuruh kepada sunah harus juga mentahir daripada albidah tidak cukup hanya menyeru manusia mengikuti ahlusunah namun juga mentahdir dari ahli albidah wallahu taala Aam Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kepada kita Taufik Hidayah pertolongannya untuk kita mengikuti Jejak Rasul dan para sahabat sampai akhir hayat kita nanti dan semoga Allah mengumpulkan kita bersama Rasul dan para sahabat di surga kelak wallahu taalaam n jazakallahiran Ustaz atas penyampaian materi yang sangat bermanfaat di kesempatan ini berkaitan dengan bait syair yang ketiga mengikuti kebenaran Nam ikhwat islamakumullah silakan bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung di Lan telepon 0218236543 atau pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor 0819896543 Jangan lupa untuk menc Nama dan alamat anda baik untuk pertanyaan pertama kita coba angkat dari pesan singkat yang sudah masuk asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Nam dari Pak Ian di Bogor Ustaz Bagaimana dengan merutinkan amalan berselawat kepada Nabi Muhammad di semua bulan hijriah Apakah hal ini dibolehkan Ustaz syukran Nam di antara ibadah kepada Allah yang sangat mulia tentunya di anaranya adalah mengucapkan selawat kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Innallaha waaikatuna Al nabi ya ayyuhalladina amanu Shu Alaihi wasallimu taslima perintah untuk berselawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Rasul juga bersabda Man Sha alaiya Shat shallallah Bi alai Asro Barang siapa yang berselawat kepadaku satu kali saja maka Allah berselawat kepadanya 10 kali ini sama dengan ibadah-ibadah yang lain harus ikhlas karena Allah dan juga tetap ittiba kepada sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan dalam kaidah umum para ulama tidak boleh kita mengkhususkan waktu-waktu tertentu dengan ibadah-ibadah tertentu kecuali dengan dalil dari al-qur’an maupun sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam misalnya kita tidak boleh mengkhususkan selawat selesai apa salat Misalnya lima waktu karena apa tidak ada dalilnya meskipun itu baik secara asalnya namun me khususkan waktu tertentu ini butuh dalil yang khusus ya makanya kata para ulama itibaus sunah mengikuti sunah Rasul dalam ibadah itu harus memperhatikan enam hal yang pertama perhatikan masalah waktu kalau memang itu berkaitan dengan waktu contoh masalah salat misalnya salat Li waktu sudah ada apa ketentuan waktunya nya inataat Alal mmin kitaban mauut enggak boleh misalnya sekarang ini jam eh 2 Le 10 kita salat asar karena belum waktunya ya demikian pula Ketika apa orang itu mau istilahnya haji haji kata Allah alhajju asrun maklumat ibadah haji itu bulan-bulan yang sudah ditentukan sekarang belum masuk bulan haji enggak boleh orang memulai start hajinya di bulan ya rajab ini yang mulai bulan ya di antaranya ee bulan Zulkaidah Zulhijah ya itu di antaranya ya Syawal Zulkaidah Zulhijah itu 3 bulan apa I asyurul Haj ya Adapun sekarang belum masuk waktunya maka batil bidah kalau orang itu memulai ibadah hajinya di bulan seperti ini atau di bulan suci Ramadan belum waktunya untuk ibadah ibadah Haji maka seorang muslim muslimah ketika mau beribadah lihat waktu ibadah itu kalau memang berkaitan dengan waktu tidak boleh menentukan waktu-waktu tertentu dalam ibadah kecuali dengan dalil yang kedua perhatikan masaah tempat kalau memang itu berkaitan dengan tempat contoh tawaf itu hanya di Ka’bah Wali biltil Atik enggak ada tawaf di kuburan keramat itu bahkan bisa Apa Mengantar kepada kesyirikan kepada Allah subhanahu wa taala yang ketiga perhatikan masalah Nau jenis kalau itu berkaitan dengan jenis contoh kata para ulama ketika idul qurban yang disyariatkan untuk disembelih bahimatul An’am binatang ternak mulai dari sapi unta dan kambing enggak boleh menyembelih ayam dalam rangka untuk laksanakan idul qurban atau al-udhiyah karena apa tidak ada contohnya dari rasulun para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang keempat perhatikan masalah aladab bilangan kalau ibadah itu berkaitan dengan bilangan salat zuhur 4 rakaat salat asar rakaat demikian seterusnya demikian pula dalam zikir yang sudah memang ditetapkan bilangannya contoh kata tauban radiallah anhua rasulu Wasallam dahulu Rasul ketika selesai salat beliau istigfar tiga kali cukup astagfirullah astagfirull astagfirullah tiga kali saja gak boleh sampai 100 kali selesai salat karena sudah ditentukan bilangannya tawaf di Ka’bah hanya tuuh jangan sampai 14 meskipun niatnya baik ya tidak cukup karena apa ini sudah dipatenkan cara ibadah oleh Rasul Sallahu Alaihi Wasallam kemudian perhatikan juga yang kelima masalah alkaifiah atau asifah tata caranya Rasul mengatakan salatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku salat Rasul mempraktikkan dengan gerakan beliau salat itu mulai dari Takbiratul Ihram Allahu akbar Rasul mengatakan kepada seorang sahabat ketika tidak bisa salat dengan baik kata Rasul ir salat dimulai dengan Takbiratul Ihram bukan dengan membaca alfalak Annas albaqar bukan namun dengan Takbiratul Ihram Ini masalah apa tata cara perhatikan demikian pula yang keenam masalah assabab motivasi kita beribadah ya contoh seperti sekarang ini yang kita sampaikan tadi bulan Rajab secara umum Termasuk asyurul hurum tapi mengkhususkan ibadah tertentu di bulan Rajab seperti ini tidak ada dalilnya ya itu diantanya tadi membuka awal Rajab dengan salat malam salat malam karena awal bulan Rajab Ini namanya apa sebab ibadah yang tidak disyariatkan sedangkan Rasul mengatakan Man Amil amalan Barang siapa yang melaksanakan ibadah tidak sesuai dengan ajaran tolak Rasul enggak pernah mengkhususkan awal Rajab dengan salat malam kalau mau salat malam silakan cuma jangan dikait-kaitkan denganlan awal bulan Rajab atau sepita di salat raghaib salat pada waktu awal malam jumat di bulan Rajab dengan ya cara-cara yang e di luar daripada yang pernah dilakukan oleh Rasul para sahabat rasul Sallallahu alaih kata bahkan imam nawawi sendiri dalam majam atau dalam masalah fatwa beliau beliau mengatakan tentang salat ragaib salat Nisfu syban hatani bidatani munkaraniobihatan itu adalah dua bidah yang mungkar yang jelek bidah salat raghaib di awal malam Jumat bulan Rajab jadi sekali lagi ma muslimin tidak boleh mengkhususkan Apun dari i ada kecuali dengan addalil wallahu taalaam nah jazakallah Khairan Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat untuk penanya Pak Ian yang ada di Bogor Nam silakan ikhwat Islam wazakumullah bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung di lant tepon 0218236543 Ya silakan Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh dengan Ibu siapa di mana dengan omu Zahra di Riau silakan omu nah ya terima kasih ya Ustaz Bagaimana amalan-amalan ibadah kita yang kita lakukan sebelum kita mengenal sunah dan sekarang alhamdulillah kita telah beribadah sesuai dengan ee anjuran dan apa yang dianjurkan oleh sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz n yang pertama kewajiban seorang yang sudah tahu sunah rasul untuk bergembira untuk bersyukur kepada Allah subahu wa taala itulah nikmat yang luar biasa yang wajib disyukuri dan wajib untuk dipegang erat sampai mati adapun yang telah berlalu maka kita Serahkan semuanya kepada Allah kita banyak berdoa kepada Allah Rabbana la tuakidna in ak Adapun kita putus asa itu tidak dibolehkan Adapun kita sekarang merasa putus asa Dari rahmat Allah ini suatu hal yang sangat tercela ya biarkan yang lalu itu berlalu sekarang ini yang wajib untuk kita mensyukurinya dengan tetap istikamah di atas sunah rasul wasallam dan ingat firman Allah Innal hasanat yudhibna asayiat sesungguhnya kebaikan itu akan menghapus kejelekan dan itu sebagai motivasi bagi kita karena kita sekarang sudah tahu sunah rasul maka kita perbanyak tholabul Ilmi kita perbanyak alamal asaleh mungkin dengan itu bisa menutup kekurangan-kekurangan kita yang yang dahulu Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita dan mengampuni segala dosa-dosa dan kesalahan kita am Amin jazakallah Khairan Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat untuk penanya Umu Zahro yang berada di Riau n masih kami buka kesempatan di Lan telepon 0218236543 halo I silakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dengan Ibu siapa di mana Risti di Pamulang silakan Ibu ee Pak ustaz Maaf mau bertanya begini Eh kalau salat awabim yang dilakukan en rakaat setelah salat magrib dua rakaat salam kemudian 4 rakaat lagi dilakukan empat salam jadi enam rakaat semuanya dilakukannya setelah habis magrib itu ada tuntunannya apa enggak Pak ustaz Terima kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi wab wallahu taala alam Saya tidak tahu I nah wallahu taala alam baik syukran Ustaz Nah kita beralih ke pertanyaan melalui pesan singkat di kesempatan Ini dari Ibu Laila di Malang asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Bagaimana sebenarnya penerapan yang benar tentang kaidah irtikofu akhaofu dororudin mengambil mudarat yang paling kecil di antara dua mudarat benar ya Ustaz ak n dan apakah sebuah kaidah kedudukannya sama seperti Dalil al-qur’an asunah dan ijma mohon penjelasannya Ustaz syukran tib tentang masalah kaidah akhafudorain ini disutkan oleh para ulama di antara salah satu contohnya dalam sejarah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya beliau tidak mau merangi orang-orang munafikin Padahal mereka orang-orang munafikin jelas musuh Islam dan kaum kaum muslimin Kenapa demikian karena Rasul mengatakan kalau aku membunuh memerangi orang-orang munafikin orang yang di luar sana akan mengatakan Nabi Muhammad itu membunuh para sahabat karena orang-orang di luar sana enggak tahu siapa orang-orang almunafik yang sedaka Rasul tahu diberi Wahyu oleh Allah subhanahu wa taala dengan ditinggalkannya mereka itu ya lebih ringan kerusakannya dibandingkan kalau di diperangi contoh yang lain dalam kisah syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah taala ketika beliau berperang dengan orang-orang Tatar he beliau dan sebagian para murid-murid beliau melewat orang-orang Tatar yang sedang mabuk-mabukan tentunya nahi mungkar melarang orang mabuk-mabukan suatu kemaslahatan meninggalkannya suatu kemadaratan tapi sikhul Islam pada waktu itu tidak mau menehi mungkar melarang mereka minum-minuman keras ketika ditanya kenapa kok di kok enggak dilarang orang-orang Tatar tersebut yang kafir yanguk yang minumminuman keras kata sikhul Islam kalau akuelarang mereka minum-minuman keras melarang mereka dari mabuk-mabukan mereka akan membunuh membantai kaum muslimin kalau mereka sadar mereka membunuh kaum muslimin maka mana yang lebih besar kemadaratannya mereka mau mabukan atau mereka membunuh kaum muslimin tentunya yang lebih ringan biarkan mereka mabuk-mabukan daripada mereka membunuh kaum kaum muslimin dan ini kaidah-kaidah yang sudah ada ya dalam Alquran dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga amalan para para Al ulama cuma Terkadang ketika menurunkannya dalam kenyataan yang ada Terkadang ini yang e butuh para pakar-pakar dari para Al ulama enggak sembarangan juga wallahu taalaam baik jazakir Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat untuk Panya Ibu Laila yang berada di Malang pertanyaan berikutnya dari hamba Allah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam Ustaz apa sebenarnya perbedaan yang mendasar antara Manhaj dan akidah karena pembahasan tentang Manhaj di kajian-kajian sekarang tidak sebanyak pembahasan tentang akidah jazakallahu Khairan n yang pertama kalau bisa kita katakan Manhaj artinya metode itu lebih umum ya daripada akidah ada Manhaj dalam dakwah ada Manhaj metode dalam mengajar ada Manhaj mungkin dalam berkhutbah Manhaj lebih umum karena Manhaj artinya metode secara bahasa sedangkan Akidah itu berkaitan secara globalnya dengan enam rukun iman iman kepada Allah para malaikat kitab-kitab Rasul kalau mau digambarkan bedanya Manhaj dengan Akidah itu seper Seperti apa namanya kereta dengan relnya ya kereta itu seperti akidah rel seperti manhajnya akidah tanpa Rel yang baik itu akan roboh sama dengan itu akidah harus didasari oleh Manhaj yang benar makanya Imam Ahmad di awal kitab ushulus sunah Beliau mengatakan usul sunah Indana atamasuk bimana Al Asab prinsip akidah Kami adalah mengikuti jejak para sahabat rasulu alaih wasallam sebagian yang mensyarah ucapan Imam Ahmad ini mengatakan Imam Ahmad di sini ingin menjelaskan Manhaj beliau dalam berakidah bahwasanya sebelum jauh melangkah ke pembahasan akidah-akidah secara terperinci beliau menjelaskan manhajku dalam berakidah mengikuti jalannya para sahabat aku enggak ngarang akidah baru Namun metodeku dalam berakidah mengikuti Jajak para sahabat Ar Rasul dan ini yang dibahas oleh Imam zanjani sebelum beliau jauh melangkah pembahasan akidah beliau mulai ini manhajku dalam berakidah mengikuti jalannya Rasul para sahabat di antaranya iman kepada Allah para malaikat dan seterusnya nanti akan ada perinciannya itu kalau mau dibedakan akidah dan mana meskipun kalau mau di bedakan lagi kata-kata Manhaj itu kalau yang kita sampaikan Manhaj secara umum Manhaj kita dalam beragama qall waq Rasul waqalahabah namun ada juga Manhaj yang dimaknai secara khusus oleh para ulama yaitu Manhaj dalam berdakwah ya sebagaimana para ulama terkadang mendefinisikan tauhid ada yang dengan makna umum yaitu mengkhususkan Allah atau mengesakan Allah dengan hal-hal yang khusus baginya apa itu rububiyah uluhiyah dan asma wa sifat ini definisi tauhid secara umum namun ada pula yang lebih mengkhususkan tauhid artinya mengesakan Allah dalam ibadah hanya dibatasi tauhid al-uluhiyah jadi ada yang menevinikan secara umum ada yang menefinikan secara KH demikian pula Manhaj Manhaj secara umum tadi maknanya metode kita dalam beragama apa metode kita Q Allah waqal Rasul waqala Asabah Adapun Manhaj secara khusus dimaknai oleh para ulama dengan Manhaj dalam berdakwah contoh Syekh Saleh bin fauzza punya kitab khusus tentang masalah Manhaj dakwah judulnya Al ajwibatul Mufidah an Asil an asilatin manahij Al jadidah soal jawab seputar Manhaj yang baru H yang dimaksud bel ituu Manhaj dalam berdakwah Syekh Yahya annajami rahimahullah taala dalam buku beliau alfatawa aljaliyah Anil manahij addwiyah beliau ketika ditanya apa itu Manhaj Beliau mengatakan Manhaj adalah jalannya thibul Ilmi dalam berdakwah Kenapa kok muncul makna khusus seperti ini untuk membedakan mana Manhaj dakwah Salafiah dalam berdakwah dengan Manhaj kelompok-kelompok khususnya harakah Ikhwan muslimin dan yang lainnya yang mereka juga sama-sama memiliki Manhaj dakwah Namun beda Manhaj ahlusunah memprioritaskan tauhid sedangkan manhat Ikhwan muslimin lebih memprioritaskan masalah politik dan yang semisal dengannya wallahu taalaam n jazakah Kiran Az atas Jawabannya semoga bermanfaat untuk penanya dan kita semua yang menyimak Mas Mas pertanyaan melalui pesan singkat kembali dari Pak Anas di Cirebon asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ustaz Saya ingin bertanya masalah hisab keluarga apakah ini berurutan Ustaz suami dulu istri dan anak-anaknya dan Apakah dosa suami atau istri saling tukarm menukar dosa atau bagaimana Ustaz syukran wallahu taala alam kalau masalah urutan hisab itu masalah urusan gaib tidak bisa kita berbicara kecuali dengan addalil wallahu taalaam Kemudian yang kedua berkaitan dengan menanggung dosa yang pertama kewajiban suami memang anfusakum waahlikum n Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka Rasul mengatakanukumukum setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin pasti diminta pertanggung jawaban tentang yang di pimpinnya kalau suami sudah usaha maksimal mendidik istri dan anaknya dengan pendidikan yang baik ala al-qur’an dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan Mereka dengan kebaikan namun qadarallah misalnya istrinya atau anaknya ada yang tidak mengikuti ajakan kebaikannya maka suami atau kepala rumah tangga di hadapan Allah Insyaallah tidak akan mungkin diberikan siksa Ataupun dosa karena dia sudah apa berusaha sedangkan Allah berfirman La yukallfulah nafsan illa usaha sebagaimana Nabi Nuh alaih salam mengajak putranya kepada tauhid kepada Iman namun putranya tidak mau ini di luar tanggung jawab dan kemampuan dari seorang manusia Karena manusia hanya bisa menyampaikan kebenaran mendakwahi menasihati Hidayah Taufik di tangan Allah Hud Wakin Allah Yahdi Man Yasya namun kalau seandainya sang kepala rumah tangga seorang suami seorang ayah memberikan pendidikan yang enggak benar kepada istri dan anaknya kemudian anaknya mengikuti istrinya juga mengikuti ajakan kejelekan tersebut maka tentunya dia akan bertanggung jawab di hari kiam dan menanggung dosanya Man daa Il dolalah Kana Al wizruha Wa wizru man Amila biha Barang siapa menyuruh kepada kesesatan baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya Adapun kalau tadi seandain suami sudah maksimal menyampaikan nasihati istrinya tidak mau kata allahuk suatu Jiwa tidak akan mungkin menanggung dosa jiwa yang lain kecuali kalau tadi dia yang mengajarkan kejelekan tersebut wallahu taalaam Nam jazakahhair Ustaz atas Jawabannya dan itu merupakan pertanyaan kita terakhir mungkin ada sebagaititam atau penutup silakan ustazlimin pemira dan pendengar radio Raja Di mana saya berada rahimani warahimakumullah hidup kita sangat singkat di atas muka bumi ini maka gunakanlah kesempatan yang sangat singkat ini untuk kita istikomah di atas kebenaran di atas al-qur’an dan Sunah Dengan pemahaman para Salafus Saleh Meskipun mungkin banyak onak dan duri ujian dan cobaan Bulian caci Makian namun tinggalkan itu semuanya sabarlah dan ist ahlah Agar kita betul-betul selamat Fid dunia wal akhirat dan semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menganugerahkan kepada kita kebenaran keistikamahan Dar kebenaran sampai akhir hayat kita nanti dan semoga Allah mengakhiri hidup kita dengan kalimat tauhid Lailahaillallah kurang lebihnya mohon maaf wa jaazakumullah Khairan ak waakhirwana anilhamdulillahbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakullahu Khairan Barakallah fikum Ustaz atas penyampaian materi dan jawaban jawaban yang telah disampaikan demikian Islam wzakumullah program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustaz Abdurrahman thyib l hafidahullah Semoga apa yang telah kita simak dengarkan bersama dapat memberikan pemahaman yang mendalam bagi kita dan tentunya kita pun berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkan dari ilmu kebaikan yang kita dapatkan Semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan kemudahan bagi kita dalam beramal saleh allahum Amin kami yang bertugas mohon pamin undur diri mohon maaf atas segala khilafan Terima kasih jazakumullahu Khairan wabarakallah fikum atas kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah subhanaka Allahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik Selamat beraktivitas wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh hadirilah Safari dakwah di EMP kota bersamaekh Prof Dr Ibrahim bin Amir arah ulama dari kota Madin kajan [Musik] arabudi [Musik] [Musik] otaar tem buah manis Kean [Musik] pemaheng [Musik] Januar hingga selesai bertempat di utction hotel Semarang kota Solo dengan tema sikap seorang muslim di zaman fitnah penerjemah Abdul azizfi lcmah Insyaallah akan diselenggarakan pada hari Ahad 7 Januari 2024 atau 25 jumadilakir 14500 at dijid Jami pondok pesantren Imam Bu Solo Jawa Tengah Kota Makassar dengan tema tauhid sebab keamanan Dunia Akhirat penjemah abdullahlim maah Insyaallah akan diselenggarakan pada hari Ahad 14 Januari 2024 atau 2 Rajab 144500 tempat di masjid kubah 99 Asmaul Husna Makassar kabupaten Bogor Jawa Barat dengan tema pentingnya akidah yang benar dalam meraih kemenangan umat Islam penerjemah Ustaz maududi Abdullah lcfahullah Insyaallah akan diselenggarakan pada hari Ahad 21 Januari 2024 atau 9 Rajab 1445 hij pukul 00 wesia barating sesai tempat di Masjid Jami albarkah Kampung Tengah Cilengsi Bogor Jawa Barat informasi hubungi 08123305756 acara ini terbuka untuk umum ikhwan dan akhwat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dalam kesempatan kali ini saya ingin mengajak kaum muslimin dan agar tegugah untuk menyisihkan hartanya demi kelanjutan pembangunan berapa banyak orang-orang yang salat dinya pahalanya akan dialirkan kepada orang yang menyediakan tempat tersebut berap banyak orang-orang yang mengaji ilmu agama dinyaghafal Quran dinya pahalanya akan dialirkan kepada penyedia ruangan tempat masjid J menesaikan pembangunan masjid Jami albarkah yang berada di kawasan rja TV dan radio rja wasah Nabina muhammadalhamdulillahbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc. | Syarah Al-Manzhumah Ar-Raiyyah fi As-Sunnah
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply