Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio rojatumuanil munkar ya kalian adalah sebaik-baiknya umat ya kuntumir Umah yang diturunkan atau dikeluarkan oleh Allah Taala untuk manusia tugasnya saksikanlah kajian Islam ilmiah di TV dan radio radio Bogor 100.1 FM radio ro [Musik] majaleng3.1m m menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati aalina Man yahdihillahu Fala mudillalah waman yudlil Fala hadialah asu allaahaillallah wahdahuarikalahu Anna Muhammad abduhu yaumlahuaihi was para jemaah yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kita bersyukur kepada Allah atas niknikmat yang Allah berikan kepada kita di antaranya adalah nikmat almasjid di mana kita diberikan keluasan dan kelapangan untuk melakukan berbagai macam ibadah di dalam nya Meskipun demikian kita tetap harus menjaga adab-adab dan etika ya tidak boleh kita mengganggu di dalam masjid orang yang sedang salat meskipun bentuk gangguan tadi adalah dengan bacaan al-qur’an atau perkataan-perkataan yang dikeraskan di dalam di dalam masjid karena Masjid merupakan Allah subhanahu wa taala ya dan keberkahan-keberkahan yang ada di dalamnya dengan cara kita beribadah di antaranya dengan berkumpul untuk menuntut ilmu majamaahun yaaiutillahatlun kitaballahuahum naaiahm waikah l ya tidaklah berkumpul satu kaum di rumah dari rumah-rumah Allah dibacakan di dalamnya al-qur’an dan dipelajari di antara mereka kecuali akan ada kepada mereka turun asakinah ketenangan dan kedamaian diliputi oleh rahmat dan dikelilingi oleh para malaikat serta nama-nama mereka disebut di sisi Allah di kalangan para malaikat hadis sahih riwayat Imam muslim ya Dan Allah Taala berfirman dalam surah ataubah ayat yang ke-18 dalam surahaubah ayat Allah berfirman sesungguhnya hanyalah mereka yang atau dia yang memakmurkan masjid Allah Inama di sini dalam bahasa Arab namanya adatul hasr yang memberi faedah yaitu pembatasan ya Sehingga diartikan sesungguhnya hanyalah hanyalah berarti yang lain tidak masuk Inah siapa ya sesungguhnya hanyalah orang-orang yang memakmurkan masjid adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir satu yang kedua menegakkan salat yang ketiga menunaikan zakat yang keempat Dia adalah orang yang tidak takut kecuali kepada Allah subhanahu wa taala waasa ikaakunu Minal Muhtadin semoga mereka termasuk orang-orang yang mendapatkan hidayah kalau Asa Allah berfirman Itu sudah pasti bukan belum pasti ya Ini nah Meskipun demikian tetap ada adab-adab di dalam kita beribadah di dalam masjid ya termasuk hadis yang sedang kita bicarakan belum selesai pembahasannya pada poin ke-84 dari almuharamat perkara-perkara yang diharamkan yaitu apa mengganggu orang salat dengan meninggikan suara dengan bacaan al-quran atau perkataan yang lain di dalam masjid ya sebagaim ah yang diriwayat Imam Abu Daud di mana AB was Rasulullah Sallallahu aliam iktikaf di masjid Kemudian beliau mendengar orang-orang yang di masjid mengeraskan suaranya dengan bacaan al-qur’an lalu Beliau membuka tirai dan beliau mengatakan ingat sesungguhnya masing-masing kalian sedang bermunajat kepada rabb-nya Munajat ya minta berdoa Tafakur tadabur berkomunikasi dengan Allah subhanahu wa taala Oleh karena itu janganlah sebagian dari kalian mengganggu sebagian yang lain dan janganlah sebagian dari kalian mengangkat suara atas yang lain dengan bacaan al-qur’an aqala f atau Beliau berkata juga termasuk dalam salat Kemudian pada pertemuan yang lalu sudah kita bahas ya Ee hadis tersebut Lalu mungkin timbul pertanyaan kepada kita Bukankah ada keterangan-keterangan dengan berzikir ya setelah salat hadis yang menyebutkan mengangkat suara ya kemudian juga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam habis salat kemudian langsung berdiri menyampaikan tausiah bahkan dari subuh ya kemudian sampai menjelang zuhur salat naik mimbar lagi sampai menjelang asar salat setelah itu naik mimbar lagi ya bagaimana mendudukkan perkara tersebut kemudian juga yang berhubungan dengan larangan mengangkat suara ya larangan mengangkat suara di dalam zikir secara mutlak kemudian Sebagian ulama ya Ee memberikan muqayyad takyid ikatan yaitu setelah salat lima waktu Bagaimana ee mendudukkan atau menjelaskan semua itu yang pertama Ya di dalam surah al’raf ayat 205 Allah berfirman dalam surat al’f 205 Allah Taala berfirman sebutlah nama rabmu di dalam dirimu ya dengan tan wiatan apaan Watan rbatanan rahbah dengan rasa takut rahbah dengan rasa harap takut dengan dosa kita dan berharap kita akan rahmat Allah subhanahu wa taala wunal jahri Minal ya dan dengan tidak mengeraskan suara ya baik di waktu pagi maupun waktu sore dan janganlah engkau menjadi orang-orang yang lalai nah ayat ini ayat ini dijadikan oleh sebagian para ulama ya sebagai hujah atas larangan mengeraskan suara di dalam kita berzikir ya di dalam kita berzikir Ya ini yang pertama Ya kenapa di sini karena Allah subhanahu wa taala memerintahkan berzikir dalam dirimu tadaruan W khifatan tadaru yaitu rahbah wakifatan rahbah mengharap dan juga takut kepada Allah subhanahu wa taala baik di waktu pagi maupun sore dan jangan termasuk orang-orang yang lalai karena kalau kita lalai dari berzikir kepada Allah setan akan menempati hati kita untuk memberikan apa bisikan seperti perkataan Abdullah Ibnu abbasadallahu Beliau mengatakan itu bertengger dalam hati manusia jika manusia itu berzikir maka setan akan bersembunyi khonas Nah kita sering mendengar hadis nabi apa firman Allah qulubbinasikinahin waswil khas alwwas alonas bisikan yang bersembunyi khas ya jadi banyak bisikan-bisikan yang siap untuk menerkam kita namun dia bersembunyi Kenapa bersembunyi karena kita berzikir kepada Allah ya akaras akarallah khonasa waid gofala waswasa kalau kita berzikir kepada Allah maka bisikan-bisikan yang jelap itu akan bersembunyi ya kita bahas sebentar perkara ini Karena sangat penting banyak faedah yang bisa kita ambil untuk apa untuk keteguhan hati ya Jadi kalau orang itu lalai dari berzikir kepada Allah Taala maka yang dominan adalah bisikan bisikan setan ya bisikan-bisikan setan di mana Bisan itu bersembunyi qulubirbinas malikinas wasil berlindung dari keburukan alwwas alas bisikan-bisikan yang banyak bersembunyi allzi yang dibisikkan ke dalam hati-hati manusia Siapa yang bisikkanas baik dari kalangan Jin maupun kalangan manusia karena setan itu bisa jin dan bisa manusia W surat alan’am ayat 100 berapa itu 11al ya bahwa masing-masing nabi itu diberi musuh oleh Allah Taala dari siapa setan dari bentuk jin dan manusia ya Yang membisikkan satu dengan yang lainnya surah Al anan’am pada ayat supaya tahu bahwa ee 112 ya supaya tahu kita memang setan manusia dan jin selalu membisikkan Nah itu kalau kita berzikir kepada Allah Taala maka setan itu akan bersembunyi para jemaah ya sembunyi dan dia tidak akan mampu untuk keluar karena Allah Taala menjaga hati kita ya hati kita inub Bani adamahu was muslim dari Abdullah bin amadallah bahwa hati-hati manusia itu berada di antara semuanya di antara dua jemari dari jemarinya Allah subhanahu wa taala ya seperti hati yang satu dan Allah memalingkan hati itu sebagaimana Allah menghendakinya Nah memalingkan kepada apa kepada zikir bisikan yang baik atau bisikan yang buruk ya kalau orang mendapatkan rahmat dari Allah Insyaallah dominan bisikan-bisikan dalam hati itu pada yang baik ketika ada bisikan-bisikan yang buruk Segera ditepis ya W ubar Nafsi 33u tidak beras dari kalahuus itu la Amar ahah ini penting para jemaah ya La Amar in nafsa in ada taukid Sesungguhnya Allah Taala memberikan khabar pada kita sesungguhnya nafsu itu nafsu lam tauhid ya La Amar Amar mubalag dari Amir apa si itu memberikan makna selalu dan banyak menyuruh sungguh benar-benar nafsu itu selalu dan banyak menyuruh apaar untuk melakukan kejahatan berbuat dosa di Bisikan Setan dibisiki ya Hatta kita melakukan kebaikan dibisiki dengan Ria Hatta kita melakukan kebaikan dibisiki dengan ujud dengan kiber sombong ujub apa ujub itu bangga pada dirinya kagum pada dirinya sendiri itu berbuat baik apalagi Memang masuk zonazonanya zona asu zona dosa ya Dosa litihi yaitu apa zatnya zina mata zina tangan zina telinga Z yang lainnya atau yang lain selalu ke sana tapi di sini diberikan pengecualianbi kecuali nafsu yang dirahmati oleh Allah yang disayang lah ini kalau kita ingin mendapatkan kasih sayang Allah rahmat Allah penjagaan allahah jagalah Allah maka Allah akan menjagamu Nah dari sini dari sini para jemaah dirahmati Allah tadi kita hubungkan dengan Perkataan abdull Abbas kalau kita berzikir kepada Allah maka setan akan bersembunyi kalau kita lalai setan akan bisikan-bisikan Wah ketika kita berbuat baik kamu hebat ya ketika kita berbuat baik Wah tidak ada yang mendandingi kamu jatuh kepada kesombongan jatuh kepada ujub ini para jemah nah ini pentingnya berzikir kepada Allah subhanahu wa taala pentingnya kita berada di masjid untuk memakmurkan rumah Allah Inah in ataubah ayat 18 ya Insyaallah kita diberikan oleh Allah Taala kekuatan pertolongan Taufik untuk bisa memakmurkan masjid dengan salat dengan Taklim dengan perbuatan ibadah yang lainnya dapat keberkahan disebut namanya di sisi Allah diberikan ketenangan kedamaian dikil para malaikat diliputi Rahmat kasih sayang Allah subhanahu wa taala kapan kalau kita mengerjakannya dengan ikhlas karena Allah subhanahu wa taala kalau kita mengerjakannya dengan itiba berupaya sesuai dengan tuntunan nabi sallallahu alaihi wasallam memperbaiki sedikit demi sedikit apa yang kurang dari ibadah kita tidak sesuai dengan tuntunan kita pelajari ya dengan kesabaran termasuk di sini berada di di masjid ya adab bahkan diberikan contoh oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan bacaan Quran pun juga tidak boleh mengganggu orang-orang yang ada di dalam masjid baik itu ketika salat maupun juga di luar salat karena Ketika Nabi beliau sallallahui wasam iktikaf para sahabat baca Quran baca Quran dengan suara yang keras ya kalau kita baca Quran kemudian paham maknanya ber aajat pada Allah Taala ketika kita mendapatkan di situ ayat-ayat Rahmat kita minta kepada Allah ketika di situ ada ayat azab berlindung kepada Allah subhanahu wa taala sehingga orang baca Quran Kalau benar-benar ya dan itu ararunia Allah Taala bisa senyum dan bisa menangis ya Ketika Nabi minta Sahabat Untuk baca Quran bel sampai nangis KH cukup hasb ketika beliau mendapatkan ayat masalah Rahmat beliau minta mendapatkan ayat tentang azab beliau berlindung kepada Allah subhanahu wa taala Bukankah itu apa Muna Munajat Munajat ya Munajat kepada Allah subhanahu wa taala ini para jemaah ya satu berdoa satunya baca Quran satunya berzikir nah Oleh karena itu Mari kita bersama berusaha untuk meningkatkan kualitas kita di dalam bermunajat kepada Allah apa yang kita baca apakah Quran atau doa atau zikir itu paham maknanya sehingga apa nyambung antara lisan hati dengan Allah subhanahu wa taala dengan demikian kita akan merasakan nikmatnya para J pasti akan merasakan nikmat itu ya Dan kita berharap dengan cara begitu Allah Taala berikan lindungan dalam hati ini agar tidak terus-menerus berada dalam bisikan bisikan setan yang akan menjerumuskan kita ya kalau kita berbuat baik salat puasa zakat sedekah haji umroh selalu berkutat dengan Riya sum’ah ujub kibr ya Riya sum’ah ujub kibr Riya p Amir sumah ngomong ya kemudian ujub kagum pada dirinya kiber sombong nyari Rifal itu ketika kita berada dalam zona yang positif yaitu memang jelas-jelas ibadah apalagi berada dalam zona negatif bisikan-bisikan itu Coba kita masing-masing perhatikan masing-masing kita koreksi diri kita masing-masing ya Nah di sini dijamin oleh oleh Allah subhanahu wa taala oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Ibnu Abbas Bicara begitu Itu sama hukumnya marfu Kenapa karena Ibnu Abbas juga tidak tahu setan bertengg dalam hati kalau itu bukan khabar dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan asar ini sahih ya karena masalah gaib bahwa setan bertengger dalam hati manusia kalau bukan keterangan dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan sesuai dengan Quran ada asl tadi para jemaah allzi ywiu minaltias dan setan bisa jin dan bisa manusia Al 112 tadi bisikan setan dalam hati bisikan manusia juga sama masuk telinga masuk ke hati teriang-ngiang dikuatkan oleh setan dari kalangan Jin karena memang nabi menjelaskan juga ik Jadi masing-masing kalian diberi dari jin dan juga dari malaikat ini di mana nabi wasda musl ab ya dan juga dari yang lainnya bahwa masing-masing kalian itu ya diberiendekat yang selalu mengai selalu bersamaik dari jin Maun malaikat termasuk engkau ya rasul Iya termasuk aku ya tapi Allah Taala telah menolongku ya Sehingga apa qarin berupa Jin tadi aslama aslama kemudian tidak menyuruh aku kecuali yang baik-baik ya ini para jemaah Hadis Muslim dari sahabat Abdullah bin Mas’ud dan yang lain juga dari Abu Hurairah radhiallah ala Anhu maka kita harus menyadari mana musuh mana lawan mana kah lawan yang pasti setan adalah lawan ya disebut dengan SY dengan setan asyaitan kata alhafiz IBN Katsir ya dalam Mukadimah tafsirnya belum mengatakan San dari kata apa apa maksudnya yang jauh dari sifat kasih sayang dan dalam surat Alam surah alam tadi setan bisa bentuk jin dan bisa bentuk manusia dan memang jadi musuh bagi Rasulullah sallu wasam demikian kami jadikan bagi setiap Rasul Ya bagi setiap nabi musuh berupa apa jin setan dari jenis manusia dan setan dari bangsa jin apa para jemaah fungsinya tugasnya ya yang saling membisikkan dengan apa namanya eh itu perkataan yang yang indah-indah yang manis-manis tapi gururo yang bisa menipu dan memperdaya ya Mari kita Ini semua adalah ujian bagi kita memang ujian nah termasuk ketika kita beribadah di masjid zikir doa baca Quran sampai-sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membuka tirai beliau ketika if kok pada ramai satu sama lain Kemudian beliau mengatakan ya jangan kalian ee saling mengangkat suara satu dengan lain yang bisa mengganggu kalau mengganggu dengan bacaan Quran saja tidak boleh apalagi dengan yang lain ya yang jadi persoalan atau pertanyaan bagi kita adalah bagaimana dengan hadis-hadis nabi yang menjelaskan di antaranya menjelaskan tentang nabi itu ketika salat zikirnya dikeraskan ya pertama hadis Al bin riwayat Imam bukh yaahaillallah kata Al syba aku mendengar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membaca selesai salat la ilahaillallah wahdahu la syarikah lahul Mulk walul laahaillallah wahdahu la syarikalah Allahumma Sebagian ulama menjadikan kata-kata Sami itu aku mendengar berarti ini nabi mengeraskan suaranyaah karena terdengar satu yang kedua hadis Abdullah Binu Abbas tadi Imam Bukhari nomor 6615 itua hadis Ibnu Abbas riwayat Imam Bukhari nomor 842 muslim nomor 583 583 Kun naunqti Rasulullah B Takbir ya kata Ibnu Abbas kami mengetahui nabi mengakhiri salatnya setelah salatasu Al wasallam diakhiri dengan bacaan Takbir berarti apa nakrif mengetahui mendengar ya Sehingga di sini jad dasar untuk zikir dengan mengangkat suara kemudian yang ketiga hadis Abdullah in Abbas Imam Bukhari nomor 841 muslim 583 ya anb AB radallahua ak nabiahu Ali was I Abas ya Ibnu Abbas menjelaskan ya kepada menggambarkan kepada budaknya bahwa mengangkat suara atau mengeraskan suara Rus ini ya mengangkat suara R itu tapi diterjemahkan juga mengeraskan suara dengan berzikir ketika orang-orang selesai salat dari salat fardu itu terjadi pada masa nabi sahu wasallam Ibnu Abbas mengatakan aku tahu ketika mereka selesai salat karena aku ketika aku mendengarkannya aku tahu itu ketika selesai salat karena apa ketika aku mendengarkannya ya kata-kata rafusud itu dari ya rawinya Ibnu Abbas yau makbad budaknya Ibnu Abbas kemudian perkata Ibnu Abbas mengatakan aku tahu karena aku mendengarah berarti yang mengatakan mengangkat suara bukan Abbas tapi mabadud ya ahah ini di antara dalil-dalil ya yang dijadikan oleh Sebagian ulama boleh mengangkatnya suara tapi perhatikan di sini pertama al-‘raf ayat berapa tadi 205 yang kedua hadis ya ee apa yang kedua adalah hadis Abi Musa alas’ari ya Di mana Beliau mengatakan maasahalnaaduaran w sarofan w Nahin asanair Q wasam iway Imam dana yangintika kamiers alaihi wasallam di dalam satu peperangan maka kami tidaklah menaiki ya satu tempat atau turun kecuali kami mengangkat suara kami dengan Takbir Allahu akbar W riwayah Allahu akbar Lailahaillallah karena pernah menang perang dengan Yahudi lalu Rasulullah mendekat kepada kami Sallallahu S wasallam dan bersabda ayyuhanas wahai manusia ya IRB waiwayah arbiu yaitu rendahkan suara kalian cukup didengar kalian sendiri sesungguhnya kalian tidaklah menyeru ya Asam wa gaiba orang yang tuli dan orang yang tidak ada itu menyeru Allah Allah tidak tuli tapi kalian menyeru zat yang maha mendengar dan maha melihat ha sesungguhnya zat yang kalian seru yang kalian berdoa lebih dekat kepada kalian dibandingkan dengan leher dari kendaraan-kendaraan kalian wahai Abdullah bin Qais Maukah aku ajarkan kalimat dari perbendaharaan surga yaitu La haula wala quwwata illa Billah hadis ini diatan juga oleh EE Imam Tirmidzi dan yang lainnya para jemaah nah hadis ini juga dijadikan sebagai dalil tidak boleh kita mengangkat suara baik berdoa maupun mengeraskan suara ya maupun apa maupun berzikir kemudian yang ketiga para jemaah di dalam hadis yaitu hadis Abdullah bin Mas’ud yang di muslim muslim dari Abdullah bin hendaklah yang berada di belakangku dari kalian ya yang sudah balig dan yang berakal jadi anak-anak jangan berada di belakan Imam karena nanti yang akan dia akan menggantikan kalau imamnya batal atau memberikan ingatan pada Imam ketika imamnya salah nah Berarti menunjukkan anak kecil enggak boleh belakangnya Imam boleh di samping-sampingnya dan agak jauh ini Alhamdulillah jemaahnya anak kecil itu dianggap sebagai salat berjemaah berjamaah ya alhamdulillah sehingga masjid besar seperti ini seap harinya makmur ya dengan anak-anak kecil anak SD anak SMP ya karena banyak yang bekerja sehingga salat di tempat masing-masing ya kemudian orang berikutnya ada orang berikutnya sampai tiga kali lalu diakhir hadis ini Wa iakum wistil aswaq dan hati-hati kalian dari apa As suara riuh seperti suara yang di pasar tahu di pasar apa Dengar gaduh R tawarmmenawar jari Wah Makanya orang bilang sudah sudah jangan Rut Kak pasar kan gitu nabi juga mengatakan itu di mana di masjid Jangan ribut termasuk anak-anak tolong ya dikendalikan boleh bawa anak boleh Nabi membolehkan Ada fatwa ulama tidak membolehkan ya karena apa kalau itu menyebabkan kegaduhan di dalam masjid nah ini para jemaah ya Nah Oleh karena itu Bagaimana dengan hadis pertama IB Abbas ada juga hadis Abdullah Bin Ini dibawa oleh Al Imam asyafi’i di dalam Kitab Alum ya Dan ini ee bagi saya menunjukkan ee pendapat yang insof ya yang adil ya beliau pertama membawa Hadis yaitu Ummu Salamah Yaa Rasul wasam taslimahu nabi wasam nabi R wasam ketika salam Dar salat diam sebentar wanita yang jadi makmum di belakangnya itu pergi nah dan beliau diam sebentar W sebentar sekali Nah di sini dijadikan oleh Beliau bahwa tidak selalu nabi ketika berzikir mengangkat suara tidak selalu karena ini diantaraut hadis Umu Salamah yang kedua hadir di Imam S ya bahwa ketika Salamat dengan suara yang [Musik] tingginya apa k Imam si iniagiam Bu makmum ya maka Imam ketikaikir Allah seperti yang diajarkan nabi tadi dengan Jahara Atan atau yang lain bagus maka yang akuilih imam dan makmum berzikir Seta salat dengan cara menyembunyikan suaranya jadi tidak mengeraskan kecuali Imam di mana makmumnya belajar ya dalam rangka untuk belajar mengetahui sehingga apa sehingga menjahirkan suaranya ya kemudian men suaranya sehingga apa dia melihat orang-orang belajar kepadanyair setelah itu baru pelan lagi ya dengan firman Allah surat alisra ayat 110 waj demikian ya yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan ini bisa kita ambil pelajaran Jadi kalau masalah menjaharkan itu pertama tidak selalu buktinya hadis iu Salamah ya yang kedua ada larangan-larangan tadi yang ketiga ini pendapat imam Syafi’i lebih lebih Mukri bagi saya yaitu dalam rangka untuk mengajari kalau sudah tahu ya sudah dan Insyaallah semua sudah paham semua dikit yang dibaca betul ya gitu Allah astagfirullah astagfirullah dan seterusnya ya demikian allahuam ini yang bagi saya yang rojih jadi mereraskan so a dalam rangka untuk mengajarkan kepada makmum kalau makmum sudah selesai bisa ya sudah kembali kepada asalnya jangan mengeraskan suara sebagaimana larangan dalam surah apa al-a’raf 205 juga hadis tadi ya demikian allahuam sampai di sini kita azanallallahu ala Nabina Muhammadin waa alihi wasohbihi Wasallam ikhwat Al Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu akbar Allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna Muhammad Rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah
Ustadz Mahfudz Umri, Lc | ENSIKLOPEDI LARANGAN
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply