Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Roja bahwa tidak ada yang terjadi di alam jagat raya ini kecuali apa yang Allah kehendaki Allahu Azza waalla infirad dalam hal Irah infirad itu as satu-satunya yang berkehendak hanyalah Allah Azza walla saksikanlah kajian Islam ilmiah di R TV dan radio Roja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin wasatu wasalamu ala asrofil anbiya wal mursalin waa alihi wa ashabihi waman tabiahum bsaninumiddin ba ikhwatil Islam pemerhati rja di mana pun anda berada Barakallah fikum jazakumullahu Khairan Terima kasih atas kebersamaan Antum semuanya khususnya di kesempatan sore hari ini untuk bersama kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam TV dan juga radio Roja guna menyimak dan mengikuti bimbingan serta pelajaran yang akan disampaikan sesaat lagi oleh Ustaz Abu Haidar assundawi hafidahullahu taala dari lanjutan pembahasan kitab mukhtasar Ul syarahamul Wul Ila ilmil usul F tauhid kajian ini akan diselenggarakan di Masjid Agung alukhuwah Jalan Wastu Kencana nomor 27 Kota Bandung kali ini dari bab saat pertemuan dengan Allah Seperti apa dan bagaimana simak kajian ini sesaat lagi dan bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini nanti kami berikan kesempatan untuk Anda bertanya langsung via telepon di 0218236543 atau melalui pesan singkat di 081 9896543 Baiklah kita langsung saja menyimak bimbingan dan pelajaran bersama Al Ustaz k Ustaz kami persilakanadkur Ustaz Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahilladzi ba Um Rasul minhumaikmah wauaahaillallahikul Amin wasatu wasalamu ala asofil anbiya wal mursalin waa alihi wa ashabihi ajmain waman tabiahum biihsanina yaumiddin w hadirin jemaah Masjid Agung alukhwah Bandung yang Allah muliakan para pendengar radio tarbiah sunah Bandung pendengar radio Roja di beberapa kota dan radio-radio lain yang ikut gabung pemirsa Rat TV dan tvtv lain para netizen melalui akun manapun di mana saja anda berada kita kembali berjumpa melanjutkan bahasan kitab mukhtasar mailabul Kita Sedang membahas rukun iman yang kel iman kepada hari akhir poin terakhir yang kita bahas di Jumat yang lalu adalah kondisi di alam mahsyar kita teruskan salah satu kandungan makna beriman kepada hari akhir adalah beriman kepada adanya pertemuan manusia dengan Allah secara langsung dan dialog ngobrol tanpa [Musik] penerjemah dengan bahasa apa wallahuam bahasa Arab kita nanti langsung otomatis paham tapi tidak berarti sekarang enggak perlu belajar bukan kita sekarang belajar bahasa bukan agar pandai di akhirat tapi agar bisa Paham agama ketika di dunia ini agar akidah pemahaman dan Pengamalan kita tentang agama ini benar karena didasarkan pada ilmu dalam hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan imam muslim nabi alaihiatu wasalam bersabda Ma minkum Min ahadin illa sayukallimuhu rabbuhu Azza waalla laisaahu wahujuman tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali nanti dia akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat tak ada penerjemah antara dia dengan orang tersebut ada orang yang ketika diajak bicara oleh Allah Allah berbicaranya secara murka karena dosa yang dilakukan oleh orang tersebut dan diungkapkan seolah-olah Allah tidak bicara dengan mereka maksudnya tidak bicara dengan Rida sebagaimana hadis sahih riwayat Imam muslimatun la yukallimumullahu yaumal Wai w [Musik] ada tiga golongan manusia Allah tidak akan mengajak berbicara kepada mereka maksudnya tidak bicara dengan Rida bicara tapi dengan murka pada hari kiamat Allah tidak mau bicara sama tiga orang ini Allah juga tidak akan melirik mereka Allah juga tidak akan mensucikan mereka dan bagi mereka azab yang sangat pedih tiga golongan ini disebut oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Abu Dzar mengomentari perkataan beliau khabu Wa khasiru manhum Ya Rasulullah sungguh rugi orang itu Siapa Mereka itu wahai Rasulullah maka beliau menjawab almusbil [Musik] Walan Wal munf bilfilb tiga golongan itu pertama orang yang musbil orang yang isbal ketika memakai celana atau sarung atau gamis melebihi mata kaki yang kedua almanan hati-hati ini almanan itu orang yang suka mengungkit-ngungkit pemberian atau Kebaikan dia kepada orang lain sekali berbuat kebaikan diungkit terus apalagi dengan cara yang menyakiti orang yang dikasih Batal Itu sodqahnya itu ya ayyuhalladzina amanbtiluodqatikum Bil Manna walza Hai orang-orang yang beriman jangan kalian batalkan sedqah kalian dengan Alman almana itu diungkit-ungkit dengan cara yang menyakitkan dan alazza dengan perilaku yang menyakitkan kalau Manan dengan lisan kalau aladza dengan sikap atau perbuatan dan yang ketiga orang yang menjual barangnya disertai dengan sumpah palsu tiga golongan ini tidak akan diajak bicara oleh Allah maknanya tidak diajak bicara dengan Rida diajak bicara tapi dengan murka sebab nabi tadi di hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyatakan Ma minkumu wahu tjuman tidak seorang pun di antara kalian muslim ataupun kafir kecuali bakal diajak bicara pada hari kiamat tanpa penerjemah dan ini menunjukkan orang itu langsung berjumpa dengan Allah Azza waalla Oleh karena itu wajib kita meyakini adanya saat perjumpaan manusia langsung dengan Allah untuk berbicara karena ini dijelaskan oleh Allah dalam al-qur’an ataupun hadis yang sahih Adapun ayat al-qur’an di antaranya surah Albaqarah ayat 46 wastainu BRI was wa innaha lakabiratun illa Alal khiin alladina yunnuna annahumulqubihim waahum ilaihi rojiun dan minta Tolonglah kalian kepada Allah dengan sabar dan salat karena sesungguhnya salat itu sungguh sangat berat Bagi siapapun kecuali bagi bagi orang-orang yang khusyuk kalau yang khusyuk enteng ringan bahkan semangat betah enjoy di dalam salatnya Siapa orang yang khusyuk alladina yununa mereka yang yakin Z di sini yakin yakin bahwa mereka akan berjumpa dengan RAB mereka akan bertemu dengan Allah dan mereka akan dikembalikan hanya kepada Allah ayat ini menjadi dalil tentang akan adanya perjumpaan dengan Allah dalam al-an’am ayat 154 Allah menyatakan laahum semoga mereka akan beriman dengan perjumpaan dengan Allah orang kafir ketika mereka diinformasikan kita semua akan dibangkitkan lagi mereka tidak percaya lalu kata Allah bal humum biliqoabbihim Kafirun Bahkan mereka kafir terhadap perjumpaan dengan Allah Azza wa Jalla dalam surah al-insyiqa ayat yang keen Allah berfirman ya auhal Insan [Musik] in hai manusia suesungguhnya kalian sudah berjuang berusaha dengan sungguh-sungguh menuju RAB kalianuli maka kamu akan berjumpa dengan dengan Allah Azza waalla dan banyak lagi ayat-ayat lain yang menerangkan bahwa manusia pasti akan berjumpa dengan Allah Azza wa Jalla hadis lebih banyak lagi salah satunya adalah hadis sahih riwayat Imam Bukhari dalam kitab sahih Bukhari dari Aisyah radhiallahu anha Dia berkata bersabda Rasul alaihiatu wasalam Man ahabbaq Allah Ahab Allah kallahuqah kata nabi alaihiatu wasalam Siapa orang yang mencintai pertemuan dengan Allah mukin berjumpa dengan Allah itu bagi orang ini menyenangkan maka dia cinta Mencintai Mukmin pertemuan dengan Allah Allah pun mencintai pertemuan dengannya sebaliknya Siapa orang yang membenci pertemuan dengan Allah Allah juga benci berjumpa dengan dia maksud Allah membenci perjumpaan dengan dia maknanya Allah membenci Mukmin atau saat ketika Allah berjumpa dengan dia Dia juga enggak suka mukmin itu karena berjumpa dengan Allah kebinasaan Aisyah ketika mendengar hadis ini memahami dengan akalnya Salah paham ini pelajaran yang berharga Aisyah itu wanita paling cerdas Imam azzuhri salah seorang ulama tabiin menyatakan seandainya ilmu seorang Aisyah ditimbang dengan ilmu gabungan seluruh wanita Niscaya akan lebih baik banyak ilmu Aisyah cerdas hafal Quran Ya jelas bisa bahasa Arab jago ada orang Arab hatinya paling bersih istri Nabi alaihialatu wasalam nabi Alaihi salalatu Wasalam Allah tidak akan salah pilih memilihkan jodoh untuk manusia terbaik dan beliau wanita yang paling dicintai oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam seorang sahabat Ya Rasulullah ah wahai Rasulullah Siapa orang yang paling kau cintai dijawab Aisyah waminar Rijal dan kalau dari kalangan para laki-laki abuha bapaknya Siapa bapaknya Abu Bakar jadi sulit mencari tandingan Aisyah dari segala segi aspek-aspek kebaikan tapi sehebat itu ilmu Aisyah ketika dia berusaha memahami ayat atau hadis dengan Ryu bisa salah ayat pernah beliau salah paham hadis tentang ini juga salah paham kata Aisyah ya nabi Allah akarohiatul mautun nakrul maut wahai Rasulullah Apakah yang dimaksud membenci bertemu dengan Allah itu membenci kematian al kita semua benci kepada kematian Nah itu pemahaman Aisyah tentang hadis ini langsung diralat oleh Nabi Alaihi beliau menyatakan bukan seperti itu aisyahak alah wa Inal kafir Ir biabillahi wastihi kariha liq Allah wallahu liqoah Tapi maksud dari ucapanku tadi adalah seorang mukmin di ambang kematiannya di akhir hayatnya dia diberikan kabar gembira tentang rahmat Allah tentang keridaan Allah tentang surga Allah ketika akan sakaratnya orang mukmin itu dikasih berita gembira dan ini sesuai dengan ayat dalam al-qur’an surah fussilat innalladinaubunallahqomu tanazalu alaihimul malaikah Alla taku wala tahzanu wa absiru Bil jannatillati kuntum tuadun Sungguhnya orang yang berkata Rabb kami Allah kemudian dia Istiqamah Malaikat akan turun membisikan jangan takut jangan sedih tapi Berbahagialah dengan surga yang telah Allah janjikan kepadamu Imam Ibnu Katsir rahimahullah ketika menafsirkan ayat ini menyatakan turunnya malaikat kepada orang mukmin yang Istiqamah salah satunya di saat mau mati orang mau mati stres dia takut terhadap masa yang akan datang di alam kubur kayak gimana takut kebayang alam kubur gelap mengerikan dia sedih terhadap masa lalunya orang yang ditinggalkannya gimana istrinya gimana anaknya gimana rumahnya perusahaannya ada sedih ada takut sedih terhadap masa lalu yang akan ditinggalkan takut terhadap masa datang yang akan dia hadapi di alam kubur dan di akhirat maka ketika terguncang jiwanya seperti itu malaikat turun membisikan allu W Tahzan bisikan ini menentramkan hilang Sedih hilang takut wa absiru Bil jannatilti kuntum tapi Berbahagialah dengan surga yang Allah janjikan kepada kalian jadi yang memberikan kabar gembira tentang keridaan Allah rahmatnya dan surganya adalah para malaikat maka di momen yang terakhir dari kehidupannya itu hilang rasa sedih takut yang muncul rasa cinta berjumpa dengan Allah nanti kalau kamu berjumpa dengan Allah kebahagiaan surga dan seterusnya maka satu muncul rasa cinta yang besar ingin berjumpa dengan Allah maka Allah pun mencintai momen perjumpaan dengan dia Adapun orang kafir ketika mau mati ketika sakarat beri diberikan kabar gembira tentang azab itu ketika nyawanya mau dicabut itu sambil dipukuli wajahnya dipukuli bohongnya oleh para malaikat Allah berfirman dalam surah al-anfal walauadina kafarul malaikatu yadribuna wujuhahum wa adbarahum wuquabal hari Seandainya kamu melihat ketika para malaikat itu mewafatkan orang-orang kafir cuma kita enggak bisa lihat walaupun sengaja mana orang kafir mau mati dilihat enggak bisa karena ini gaib misteri Kalau kamu melihat ketika orang kafir diwafatkan oleh para malaikat para malaikat itu memukuli wajah-wajah mereka yadribun wujuh wabar sambil membentak fuquabal hariq rasakan nanti di akhirat azab yang membakar diberikan kabar seperti itu kepada orang kafir yang mau mati ketika berjumpa dengan Allah kebinasaan penderitaan babak belur sudah maka saat itu muncul perasaan membenci momen pertemuan dengan Allah Allah pun benci berjumpa dengan dia Jadi perasaan cinta dan benci yang muncul yang diterangkan dalam hadis ini adalah ketika akan mati bukan sekarang kalau sekarang kita membenci semua kita membenci kematian Iya dan itu tidak salah makanya harus dihindari penyebab kematian dihindarkan nyebrang jangan Sambil merem gitu nyupir jangan sambil ngantuk resikonya kematian jangan minum Makan racun segala macam jangankan yang beresiko mati yang beresiko Sakit pun gitu kan kita hindarinya kita menghindari makanan minuman yang merusak tubuh gitu bala-bala presci kopi enak tapi merusak tub terus zat warna zat perasa zat pengawet yang ada di makanan minuman ya minuman minuman kaleng yang bersoda itu enak tapi merusak tubuh kita kan banyak dari kita yang yang menghindari tapi lebih banyak lagi yang suka yang masih membeli yang masih mengkonsumsi walaupun tahu bahaya itu aja kita hindari apalagi yang berakibat kepada kematian karena bencinya kita kepada kematian enggak masalah oleh karena itulah yang dimaksud cinta dan berci berjumpa dengan Allah adalah momen ketika akan mati tadi dan hadis ini menunjukkan kita akan berjumpa dengan Allah ada yang perjumpaan itu dia cinta seperti orang mukmin ada yang membenci mukin pertemuan itu seperti orang kafir tadi inilah hadis pertama hadis kedua dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu masih riwayat Imam Bukhari dalam kitab sahihnya qolu Ya Rasulullah hal narbana yaumalqiamah para sahabat bertanya wahai Rasulullah apa kita akan melihat Allah pada hari kiamat dijawab [Musik] halahabah kata nabi sahu wasam Apakah kalian berdesak-desakan enggak ketika melihat matahari di tengah hari yang tidak ada awan dijawab Enggak kalian berdesak-desakan enggak susah enggak melihat bulan di malam purnama yang tak ada awan enggak kita tinggal tengadah begitu kan walaupun jutaan miliaran manusia di tempat yang sama ee berkumpul melihat matahari melihat bulan enggak perlu berdesak-desakan saling sikut gitu Ya jelas kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman tangannya kalian tidak akan berdesak-desakan dalam melihat Allah seperti hanya kalian melihat bulan dan matahari ini bukan menyamakan Allah dengan bulan dan matahari tapi menyamakan cara kita melihat cara kita melihat Allah dengan cara kita melihat bulan dan bintang sama bukan menyamakan antara Allah dengan bulan dan bintang eh apa bulan dan matahari lalu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam fayalqilddu fqu alam ukrimka waawidka wawika wa [Musik] Nanti pada hari kiamat seorang hamba berjumpa dengan Allah Lalu Allah bertanya Hei Fulan Bukankah dulu waktu di dunia aku telah memuliakanmu telah memberikan banyak pemberian kepadamu telah memberi jodoh kepadamu telah aku tundukkan kuda-kuda unta-unta dan telah biar memberikan kesempatan kepada kamu untuk menjadi pemimpin dan kamu mau ditaati dijawab [Musik] Iya Lalu Allah bertanya lagi apakah dulu waktu di dunia kamu yakin bahwa kamu akan berjumpa dengan aku Dia jujur tidak jadi setelah di dunia diberi berbagai macam Anugerah karunia dari Allah harta takta juga wanita juga gitu diberi jodoh dia tidak yakin akan berjumpa dengan Allah apa kata Allah sekarang aku akan mengabaikanmu sebagaimana dulu kamu mengabaikan aku karena orang itu tidak yakin akan berjumpa dengan Allah dia mengabaikan syariat Allah Allah abaikan dia pada hari kiamat ini pertemuan pertama lalu pertemuan kedua terjadi Allah masih bertanya dengan pertanyaan yang sama wahai Fulan Bukankah aku telah memberi ini ini ini ini ini dijawab I Apakah kamu meyakini kamu akan berjumpa dengan aku tidak maka Hari ini aku abaikan kamu sebagaimana kamu telah mengabaikan aku masih jujur di pertemuan kedua di pertemuan ketiga ditanya dengan pertanyaan yang sama baru berubah tuh jawaban orang itu kata orang itu ya Rabbi amantu bik witabik wulikir ya Allah dulu waktu di dunia aku beriman kepadamu beriman kepada kitabmu kepada para Rasul aku salat aku saum aku sodqah dia memuji dirinya setinggi langit semampu dia apa kata Allah sini kalau begitu lalu Dikatakan kepada itu Sekarang kita akan datangkan seorang saksi atas dirimu benar gak omongan kamu tadi dia berpikir nih Siapa orang yang akan bersaksi atas dirinya dalam riwayat lain dia tidak menerima persaksian orang lain kecuali persaksian dirinya sendiri kata allahib baiki Allah menutup mengunci mulutnya Lalu Allah berfirman kepada pahanya ke dagingnya ke tulangnya ngomong kalian mulutnya enggak bisa dikunci yang ngomong tangan kaki tulang daging maka bicaralah semua anggota badan sesuai dengan apa yang dia ketahui ter persaksian orang itu palsu dan itu orang munafik Pak makanya Allah murka dengan kemeraan yang besar kepada orang itu ini hadis juga menjadi dalil akan berjumpanya manusia dengan Allah Azza waalla pada hari kiamat secara langsung oleh karena itu bagi orang mukmin sudah meyakini ini di akhirat nanti akan berjumpa dia akan berdiri di hadapan Allah dan dia takut terhadap mukmin itu takut kena murka karena takut dan rasa takut itu sudah muncul ketika di dunia dia Tahan dirinya dari hawa [Musik] nafsunya akibatnya orang itu apa selamat yaam pada hari kiamat manusia di hadapan Allah itu mukmin yang menakutkan tapi bagi orang mukmin karena tahu nanti akan berjumpa dengan Allah langsung tanpa penerjemah dia tidak ingin menjadi manusia yang binasa ketika berjumpa dengan Allah tapi ingin menjadi manusia yang bahagia maka dia Tahan dirinya dari hawa nafsunya ketika di dunia dia kendalikan Semua ucapan perilakunya dengan kenali Syari apa yang disyariatkan dilakukan apa yang dilarang oleh syariat dijauhi bahagia dia Sejak sejak sakaratnya sudah diberi kabar gembira tentang hal ini di akhiratnya dia akan bahagia disiapkan surga Allah berfirman Amma Man kha maqombihi wahan nafsail Hawa fainnal jannata hial Mawa Adapun orang yang takut maqombihi maqom rbihi maam dalam bahasa Arab disebut isi makan atau Isim zaman Siapa yang pernah belajar ilmu Nahwu pasti tahu apa itu is makan isimz Isim makan kata benda yang menunjukkan tempat seperti jalasa duduk isi makannya majelisun tempat duduk Gaba terbenam tempat terbenam atau waktu terbenam matahari disebut magribun itu Isim makan Isim zaman sama Isim makan berarti tempat terbenamnya matahari magrib itu bahasa Arabnya maknanya barat karena di sanalah Matahari terbenang Bisa juga Wanci magrib Wanci itu saat magrib waktu magrib waktu terbenamnya matahar itu disebut isi makan atau Isim zaman maam bisa bermakna saat berdiri bisa bermakna tempat berdiri pernah dengar makam Ibrahim berupa apa batu di sisi Ka’bah makam bukan makam bukan kuburan orang awam tuh di Ka’bah a kuburan Nabi Ibrahim disebut makam Ibrahim bukan makam makam Apa itu makam tempat berdirinya Nabi Ibrahim berupa batu sekarang ditutup sama semacam apalah tiang kaca bisa ditoong kelihatan tuh ada tapak kaki batu yang ada tapak kaki disebut makam Ibrahim tempat berdirinya Nabi Ibrahim makam bisa berarti tempat berdiri bisa bererti waktu berdiri dan dalam ayat ini Wa Amma Man khofa maqomabbihi maqam di sana saat berdiri disebut Isim zaman Siapa orang yang takut terhadap saat ketika dia berdiri di hadapan Allah nanti pada hari kiamat jumpa langsung ngobrol langsung takut dia takut binasa takut Allah murka ketika bicara karena dosa-dosanya nya gitu karena takut terhadap momen itu dan rasa takutnya sekarang di dunia wa Hawa dia Tahan dirinya dari hawa nafsunya dia kendalikan seluruh ucapan perbuatan dengan kendali Syari syariat Allah Azza waalla tahan diri hawa nafsu ingin ini terlarang enggak hawa nafsunya ingin begini terlarang enggak dilakukan pokoknya apa yang dikatakan oleh Allah dalam syariatnya dia laksanakan Hawa janal Mawa maka surgalah tempat dia kembali Jadi takut terhadap akhirat itu sesuatu yang diperintahkan dianjurkan takutlah kamu kepada suatu hari yang di hari itu seseorang tidak bisa menolong orang lain dalam Surah Luqman ya ayyuhanasqubakum W ya yzi walidun waladi wala mauludun hai manusia bertakwalah kalian kepada Allah dan takutlah kalian kepada suatu hari di hari itu seorang ayah tidak bisa menyelamatkan anaknya dan anaknya juga tidak bisa menyelamatkan ayahnya hari kiamat wajib kita rasa memiliki rasa takut Allah yang perintahkan tuh nah ketika rasa takut ini muncul maka kita akan tahan diri kita dari hawa nafsu Allah men Surga itu tempat Kembali jadi Mukmin ketika orang berjumpa dengan Allah Azza wa Jalla adalah mumen yang harus kita takuti takut kita kena murkanya akhirnya dari sekarang kita memperbaiki diri menahan hawa nafsu kita sehingga kita kena dengan ayat di yang menyatakan bahwa surgalah tempat dia kembali Karena rasa takut dia kepada Allah subhanahu wa taala ya Wal hasil semua ayat dan hadis yang tadi diterangkan yang tadi dijelaskan semua menerangkan tentang bahwa momen pertemuan antara kita dengan Allah itu ya Ada wajib untuk kita yakini dan dan wajib kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya Bagaimana cara untuk menghadapinya Agar kita selamat nih ada satu keterangan dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tentang seorang muslim yang banyak berdosa berjumpa dengan Allah semua dosanya diungkit orang itu merasa Wah binasa saya nih akan diadab oleh Allah ternyata oleh Allah itu dosa diampuni dan tidak diazab hadisnya sahih riwayat Imam Bukhari dalam kitab sahih Bukhari berkata Rasul alaihiatu wasalam Inna Innallaha sayukrisu rjulan Min umati Al ruusil khalaiqi yaumalqiamah Sesungguhnya Allah akan menyelamatkan salah seorang lelaki dari kalangan umatku di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat dipanggil orang itu ditutup sater Satar itu gordeng penutup hanya dia dengan Allah berjumpa makhluk lain tidak melihat karena tertutup oleh gordeng dan tidak mendengar dialog itu J Nanti pada hari kiamat ada dialog dan itu hisab nanti akan dijelaskan poin setelah ini tentang hisab dan Arab Ada Arab ada hisab apa arad Nanti kita Terangkan nah tapi ini dialog antara orang itu dengan Allah ditutup Lalu Allah bertanya atfamb Waza fiumi k kamu mengakui dosamu ini ini ini pada hari ini Iya semua diakui bala ya Rabbi Iya saya aku terus semua dosa dari yang paling kecil terus yang lebih besar yang besar diungkit semuanya dan itu belum selesai Hatta Q ketika dia itu sudah mengakui semua dosa wahu QQ dan dia menyangka dirinya pasti binasa pasti akan diazab sebab yang diungkit semua dosanya dan itu belum selesai Masih banyak yang belum gitu Allah menyatakan qad satartaka Fid Dunya waagfirakal Yaum semua dosa-dosamu yang tadi disebut telah aku tutup waktu kamu hidup di dunia ditutup tuh maksudnya dirahasiakan orang tidak tahu bahwa kamu punya dosa-dosa ini kamu melakukannya secara sembunyi-sembunyi secara diam-diam tampil di orang orang berperilaku Saleh ketika menyendiri salah ketika berhadap di hadapan banyak orang bersahabat dengan malaikat ketika menyendiri jadi sobatnya setan ada yang begitu ada ini orang itu kayak gitu Aku tutup aku rahasiakan dosa-dosamu ketika di dunia dan pada hari ini aku ampuni semua dosamu Inilah yang disebut dengan magfirah makna magfirah dua ditutup dosa-dosanya dirahasiakan di dunia di akhirat diampuni dan tidak diazab itu yang disebut dengan magfirah dan magfirah bisa diraih dengan banyak amalan yang Allah jelaskan dalam al-qur’an di antaranya berpegang teguh kepada sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam intumah k Allah kalau kamu cinta Ikuti aku Allah akan mencai kamu dan memberikanf kep itu dua tadi di dunia ditutup dirahasiakan dosa ini di akhirat diun katakan olehmu perkataan yang baik baca Quran zikir memberi nasihat belajar mengajarkan ilmu itu itu perkataan yang baik Allah akan mensalehkan amal-amal kamu dan memberi magfirah kepada kamu tuh itu amal-aman peraih magfirah jadi magfirah itu ditutup di dunia dirahasiakan di akhirat dihapus tidak jadi azab makanya salah satu di antara nah sifat dari Allah adalah Satir Innallaha hayyun satirun yuhibbul Hay wasatr Allah itu maha pemalu dan maha penutup Allah mencintai sifat pemalu dan sifat penutup maksudnya menutup aib dosa baik dosa kita atau apalagi dosa orang lain menceritakan dosa orang lain gibah menceritakan dosa diri kita sendiri namanya mujaharah dua-duanya terlarang dua-duanya merupakan dosa besar Nah jadi ada pertemuan seorang hamba dengan Allah isinya mengungkit dosa orang itu tapi kemudian diampuni oleh Allah Azza waalla ketika di akhiratnya dan ketika di dunianya dirahasiakan oleh Allah tak Semua orang dapat magfirah ada orang yang berbuat dosa dibongkar dosanya oleh Allah di dunia semua orang tahu walaupun di akhirat diampuni ini orang tetap enggak disebut dapat magfirah walaupun diampuni di akhirat Enggak diazab karena sudah keburuk diekspos sebaliknya ada orang berdosa dirahasiakan dianggap orang Saleh gitu tapi di akhirat diazab ini juga orang enggak dapat magfirah jadi magfirah hanyalah diperoleh oleh orang yang ketika dia berdosa dosanya Allah rahasiakan di dunia di akhirat diampuni itu berarti orang dapat magfirah Siapa yang dapat magfirah Enggak semua orang tapi orang yang mengamalkan amalan-amalan tertentu salah satunya eh salah duanya tadi dua di antara anya berpegang teguh kepada sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menjaga lisan hanya ber cara yang baik dan banyak lagi amalan peraih magfirah dari Allah Azza waalla jadi ada momen ketika kita berdua-dua dengan Allah pada hari kiamat langsung dialog ada yang berupa hisab hisab itu juga dialog dengan Allah dan isinya nanti celaan P orang itu karena orang itu melakukan dosa-dosa besar dan itu bagian dari hisab ada yang disebut arad arad itu ditampakkan semua kesalahan-kesalahan Dia kemudian dicolak itu semua masuk ke dalam proses hisab yang nanti akan kita Terangkan setelah poin ini enggak sekarang mungkin Jumat depan sekarangah waktunya sudah habis Cukup sampai di sini saja dulu perjumpaan kita tentang perjumpaan dengan Allah nanti akan kita lanjutkan di hari Jumat yang akan datang kita masuki sesi tanya jawab dan untuk hari Jumat ini seperti biasa hanya untuk pendengar dan pemirsa rja TV dan rja radio dipersilakan kepada alakh eh Ari di studio radio Roja Cilengsi untuk memandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsaallahu ala Nabina Muhammadin waa Ali am silakan tib Ustaz Barakallah fikum jazakumullahu Khairan Terima kasih atas pelajaran dan bimbingan yang telah disampaikan di kesempatan sore hari ini semoga Allah berikan Taufik Hidayah dan keberkahan untuk kita semuanya untuk bisa dipahamkan dengan pelajaran ini dan bisa kita amalkan dalam rangka ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala Selanjutnya kami berikan kesempatan untuk Anda yang menyimak pada kesempatan sore hari ini yang ingin memperluas pembahasan ini dan bertanyaanya langsung seputar pembahasan Kami tunggu di layanan Telepon 021823 6543 Sebutkan nama anda dan dari mana anda berasal silakan untuk pelepon yang pertama Halo dan juga kami Ingatkan bagi Anda yang bertanya melalui pesan singkat Halo asamualaikum yang bertanya melalu Waalaikumsalam dengan Ibu siapa di mana Mohon maaf eh hamba Allah di Tasikmalaya silakan ibu Halo asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmatullah eh begini Ustaz Saya minta minta solusinya Ustaz Sekarang saya sedang ada di dalam fitnah dan di dalam zlim eh saya ini mengikuti kajian Salaf Eh katanya eh pengajian ini dikatakannya Wahabi lalu saya dikatakan pengikut setan pengikut Dajal karena mengikuti kajian seperti ini Ustaz karena saya tidak mengikuti ajaran di daerah saya satu saya tidak ikut tahlilan orang yang sudah dikuburkan kedua tidak ikut muludan begitu mengingat e kelahiran Nabi Muhammad terus tidak mengikuti Rajaban eh lalu didemo oleh Ustaz sedesa saya Ustaz katanya kalau saya ini pengikut setan pengikut dajalah e yang diikuti kajian saya itu kajian Wahabi kata ustaz-ustaz di daerah saya saya I saya mencukupkan ngaji di TV aja karena tidak ada kajian yang dipilih saya karena melaksanakan yang tidak ada dalil yang tidak ada sunah rasulullah yang sahihnya bagaimana Ustaz Saya minta pencerahan jazakumullahuir Ustaz waik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz jazakillahu kir Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh ibu di tasikmaya diasik banyak ikhwan-ikhwan akhwat kita entah daerah mana ini saya sering-sering ke Tasik apa yang dialami oleh ibu hampir dialami oleh banyak orang termasuk kita di sini Iya termasuk saya Iya dari awal awal kita dakwah begitu itulah sunatullah para nabi para rasul semua dikata-katai lebih dari itu disebut tukang bohong tukang sih dukun pemecah belah persatuan bangsa Arab macam-macam dan semuanya itu merupakan sejarah dari perjuangan kaum muslimin yang tidak bisa dipisahkan dari dakwah ini semua orang pasti sebagai salah satun ujian keimanan apa manusia mengira mereka akan dibiarkan berkata saya telah beriman pemahaman saya sudah lurus akidah saya sudah Mantap gitu saya sesuai dengan sunah lalu akan dibiarkan tidak akan diuji akan [Musik] [Musik] diuji Inah apa kalian menyangka akan masuk surga padahal belum datang kepada kalian penderitaan seperti yang dialami oleh orang-orang sebelum kalian mereka dider penderitaan kany k perih kas suusah Wal zulzilu sampai kegoncangan sampai Rasul dan orang-orang yang bersama berkata mata Nasrullah Kapan sih datangnya Pertolongan Allah Allah menyatakan ingat Pertolongan Allah itu sangat dekat berkata Rasul Sallallahu alaih wasam asadunasi balaan Al anbi yubtul Al Hasbi fainat Fi Dini shabah Zida lu fil bala manusia yang paling hebat Ujian penderitaannya adalah para nabi karena imannya paling kuat lalu orang Saleh lalu orang di bawah itu di bawah itu seseorang akan diuji berdasarkan kadar Iman Makin hebat imannya Makin hebat ujiannya oleh karena itu jangan heran apabila orang yang keimanannya meningkat amalnya meningkat akidahnya imannya tauhidnya lurus ya kemudian akan memperoleh berbagai macam tantangan apalagi dakwah kita tidak ikut berdakwah hanya bersikap begini aja sudah disebut pengikut Dajal oleh para pengikut Dajal sudah disebut pengikut setan oleh para pengikut setan apalagi kalau mendakwahkan taruhannya nyawa taruhannya fisik dan psikis ya jadi semua orang yang berpegang teguh kepada kebenaran akan mengalami ini dianggap aneh ajarannya dianggap menyimpang seperti awal mula munculnya agama Ini kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam badaal Innal islama badaiban wasudu Giban kadaila awalnya Islam itu datang dianggap sebagai ajaran yang asing yang aneh dan kelak di akhir zaman Islam akan kembali dianggap agama aneh ajaran asing maka berbahagialah orang-orang yang dianggap aneh dianggap Asing Siapa dalam satu lafaz orang-orang yang menghidupkan kembali sunah-sunah kami yang sudah dimatikan orang orang-orang yang sudah Ee memperbaiki sunah-sunah kami yang sudah dirusak oleh manusia itu bakal dianggap aneh apa yang diajarkan oleh nabi kita amalkan dianggap aneh apa yang tidak ada di zaman Nabi tidak kita amalkan orang-orang mengamalkan kita yang dianggap aneh ini yang terjadi kan kita mengikuti ajaran Nabi disebut pengikut Dajal pengikut setan padahal nabi tidak tahlilan tidak muludan tidak Rajaban ya Ih orang yang mengikuti nabi Dia dianggap pengikut setan oleh siapa oleh pengikut setan karena itu maka apa yang Ibu alami dan dialami oleh banyak orang seperti Ibu tadi itu sama-sama satu barisan dengan para nabi para sahabat para ulama para ee dua yang pasti diperlakukan seperti itu kata nabi gimana fatuba Lil guraba Berbahagialah orang-orang yang dianggap aneh dianggap asing tersebut Berbahagialah karena kita satu barisan dengan para nabi para rasul orang-orang Salihin yang diperlakukan dengan perlakuan seperti itu sejak zaman dahulu tetaplah Istiqamah tetaplah sabar Tegar dan tabah di dalam menghadapi tetap pegang Teguh ajaran ini berkata nabi S wasamaman alumsikaiiiwayat imam muslim akan datang kepada manusia suatu zaman di zaman itu orang yang berpegang teguh kepada sunahku taubahnya seperti gam Barah api panas kalau enggak kuat bisa dilempar itu sunah Ah saya M mengamalkan sunah saya di demo dilempar a akhirnya ikut ke mereka sunah itu padam Bara Api ya ketika kita pegang kita tiup-tiup makin nyala makin panas kita lempar enggak kuat panasnya padam Oleh karena itu dua pilihan silakan tidak sabar silakan bergabung dengan mereka tapi kita keluar dari umat Nabi alaihiatu wasam bukan kafir tetapi tidak akan diakui lagi sebagai umat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi masih muslim muslim yang berdosa besar karena meninggalkan sunah ya atau pilihan kedua tetap tegar Tetap sabar dan tunggu sampai Allah menurunkan pertolongannya kepada kita tetaplah berdoa minta diistiqamahkan di atas sunah oleh Allah tetaplah sabar Tegar dan tetaplah Tunjukkan kemuliaan akhlak kepada sama manusia wallahuam silakan lagi Barakallah fikum Ustaz Terima kasih atas nasihat dan penguat serta jawaban yang bermanfaat buat ibu yang bertanya khususnya dan kita semua yang menyimak pada kesempatan sore hari ini selanjutnya kami berikan kesempatan kembali di layanan Telepon 021 8236543 Halo silakan atau pesan singkat juga Anda bisa kirimkan melalui layanan nomor 0819896543 Halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh ibu dengan siapa ini di mana ibu dengan dengan ibu Apong dari Tasikmalaya silakan Ibu Apong pertanyaannya eh eh Asalamualaikum Ustaz Saya mau bertanya tentang tadi e yang ketiga manusia mengatakan beriman dan mengaku segala macam kemudian Allah menerimanya n dan dia ee Allah akan memanggil saksi yang dimaksud saksi itu gimana Saya ingin pencerahannya itu pertanyaannya tadi dalam pertemuan dengan Allah baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bu atas pertanyaannya silakan Ustaz ya Ibu di Tasik sudah dua dari t salah satu di antara kandungan iman kepada hari akhir adalah beriman kepada adanya para saksi nanti akan dibahas juga siapa saksi itu ada banyak saksi pertama para malaikat Yaum yaakumul Ashad pada hari ketika para saksi berdiri maksudnya para malaikat malaikat yang Man banyak pertama malaikat pencatatq jadi selalu ada dua malaikat yang mendampingi manusia kanan dan kiri Tak ada satuun ucapan yang keluar dariut kecuali sampingnya ada rqib dan Ati rqib mencatat amal baik a mencatat amal mereka akan memberikan persaksian gitu kan berkatalah Qin itu malaikat yang mendampingi dia yang mencatat inilah catatan yang saya dapat pada hari kiamat itu akan menjadi saksi pertama para malaikat kedua para rasul menjadi saksi atas umatnya masing-mas nabi was akan menjadi saksi bagi kita dan kita akan menjadi saksi bagi umat manusia walika jaalakum umatan wasat litakunu Syuhada alanas wakunar rasulu alaikum Syahida demikianlah kalian dijadikan sebagai umat pertengahan Agar kalian menjadi saksi atas umat-umat sebelumnya dan rasul menjadi saksi atas kalian para nabi para rasul menjadi saksi atas umatnya masing-masing Nah terus siapa lagi saksi itu ah salah satu di antara saksi adalah yang tadi dikemukakan tubuh kita sendiri salah satunya tadi orang munafik mengaku beriman mengaku ee salat saum berbuat baik gitu Padahal ketika dirinya tidak bohong dia di dunia Dia tukang bohong ke orang di akhirat juga tetap bohong ke Allah Allah tidak langsung menyalahkan ada saksi enggak enggak ada kecuali tubuh saya sendiri Iya oke dikunci mulutnya tubuhnya yang berbicara dan berbicara secara jujur jadi tubuh kita menjadi saksi atas diri kita sendiri jadi saksi itu banyak dan itu akan didatangkan pada hari kiamat di beberapa mukmin yang berbeda ada ketika berjumpa dengan Allah seperti tadi tubuhnya ada yang ketika dihisab dihisab didatangkan saksi-saksi sebagaimana nanti akan diterangkan pada poin tentang hisab setelah poin ini di hari Jumat yang akan datang ya Insyaallah kita bahas wallahuam baawab silakan lagi Ari baik Ustaz Terima kasih atas jawaban dan EE uraian yang bermanfaat yang telah disampaikan semoga menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya Selanjutnya kami berikan kesempatan kembali masih di linan telepon 021 823 6543 Halo silakan kami bacakan dari pesan singkat dari hamba Allah pertanyaannya sebagai berikut asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Apakah mengharap wajah Allah sama dengan pertemuan kita ketika berbicara dengan Allah silakan Ustaz Barakallah Fik wa Fika Barakallah berbeda antara berjumpa dengan Allah dengan melihat wajah Allah pertama momennya momen ber berjumpa dengan Allah hanya di surga bukan ketika hisab Adapun hisab berjumpa dengan Allah itu sebelum masuk surga atau neraka itu yang pertama kedua kalau melihat wajah Allah hanya Ahli Surga orang-orang Mukmin orang kafir tidak Allah berfirman dalam Alquran [Musik] pada hari kiamat ada wajah-wajah yang sumringah yang cerah karena mereka bisa memandang wajah Allah itu Ahli Surga Adapun orang kafir di neraka tidak dalam surah almutaifin Allah menyatakan Kalla inahumbihim yaumid lamahjubun kata Allah tidak sesungguhnya mereka para ahli neraka pada hari itu terhalang dari melihat Allah berkata Imam Syafi’i rahimahullah kalau orang kafir di neraka tidak bisa melihat Allah ini menjadi dalil orang mukmin di surga bisa melihat Allah jadi ketika bertemu Apakah melihat Allah ketika hisab tidak ketika hisab belum melihat Allah orang kafir juga berjumpa dengan Allah berdialog dengan Allah tapi tidak melihat Allah baru melihat Allah itu terjadi teralami hanya oleh ahli surga dan ada di surga dan itu puncak kenikmatan yang ada di surga jadi ini menunjukkan berbeda antara momen berjumpa dengan Allah karena itu dilakukan ketika hisab termasuk teralami oleh orang kafir dan tidak melihat Allah Adapun momen melihat wajah Allah hanya terjadi di surga setelah proses hisab selesai ahli neraka masuk neraka Ahli Surga masuk surga nah di surga itulah para ahli surga bisa memandang wajah Allah yang mulia Ya wallahuam silakan lagi baik Ustaz Terima kasih atas jawaban Sehatnya Selanjutnya kami berikan kesempatan kembali silakan di linean telepon 0218236543 atau pesan singkat yang Anda kirimkan di 0819896543 kami sangat berharap pertanyaan Anda yang ajukan berkesuan dengan pembahasan kali ini Halo asalamualaikum Waalaikumsalam dengan Ibu siapa di mana ini mohon maaf Allah dari Ciganjur Ciganjur silakan Ibu pertanyaan ya Pak ustaz tapi yang lain ini saya mau penting sekali ini kalau misalnya kita tuh e apa terapi e badan kita tuh diterapi Pak ustaz terus ee terus dia suruh beli beli beli kayak aqua-aka kecil gitu sekecil 20.000 itu samaama sama orangnya habis habis diterapi dibacakan suruh bawa pulang suruh diminum atau dimandikan nomor satu terus anak-anak anak saya Nih kan kalau subuh tuh duduknya tuh in intiros ya ya apa ya tawaruf tawaruf he tawaruf Heeh itu gimana Pak ustaz tolong dijawab saya Makasih ya asamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silakan ustazikumsalam warahmatullah Iya Ibu di Cianjur Ciganjur Jakarta Dua pertanyaan pertama boleh enggak terapi dengan air yang dijampe-jampe boleh karena ada asnya ada asal ada asalnya tuh orang yang membacakan ayat merukiah ayat ke Akir itu adalah orang yang Saleh beriman akidahnya lurus kalau akidahnya lurus niatnya lurus benar baik paham apa yang dia bacakan dan isi rukyahnya mantranya bacanya pasti diambil dari ayat al-qur’an atau hadis yang sahih maka boleh ya dibacakan rukiah Syariah itu kemudian airnya diminum oleh orang yang sakit boleh Pernahkah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat melakukannya Iya pernah nah Adapun kalau yang melakukannya orang yang pemahamannya keliru apalagi dukun yatirkan yang dibaca bukan ayat Quran tapi minta-minta ke Jin minta tolong ke ruhruh yang sudah mati atau dibacakan seperti bahasa Sunda disebut jangjawokan jangjawokan itu mantra yang tidak dipahami bahasanya karena itu bahasa bangsa jin isinya mungkin Syirik ya oleh karena itu jangan kalau itu dukun kalau itu Ustaz yang disebut Ustaz tapi dukun dukun berkedok Ustaz ada ada yang kayak begitu maka itu jangan Nah apalagi menarif pokoknya sekali jampe Mau yang berapa menit 5 menit tarifnya sekian 10 menit beda lagi kalau mau cespleng itu sejuta umpamanya jangan di pastikan tidak akan makbul karena niatnya aja sudah sudah salah niat mengobati dengan rukiah rukiah itu doa tapi niatnya dunia jelas tidak ikhlas tidak akan Allah dengar tidak akan Allah kabulkan ada seorang Ustaz ahlusunah diminta rukyah umpamanya ini yang pasien boleh asal 100.000 jangan dijamin rukiahnya tidak akan mempan karena apa niatnya sudah enggak benar niatnya karena dunia karena uang ya itu pertanyaan Pertama Pertama Yang kedua duduk salat yang dua rakaat baik wajib ataupun sunah yang wajib Contohnya apa subuh Jumatan salat ID gitu ya yang sunah ya hampir semua yang sunah dua rakaat Bagaimana duduk Tahiyat ayat akhirnya tawaruk atau iftiras memang ini ulama ikhtilaf sejak zaman baheula ada yang tawaruk ada yang iftiras kalau jumhur ulama menyatakan iftiras berdasarkan sebuah hadis sahih riwayat Imam muslim wanaak fiahi waqada alaiha kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam eh apa kata seorang sahabat yang melihat ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam selalu tahiyat di setiap dua rakaat sambil menghamparkan kakinya yang kiri menegakkan kakinya yang kanan lalu duduk di atasnya berarti itu iftiras iftiras itu Duduk seperti antara dua dua sujud dari hadis ini kebanyakan para ulama menyatakan duduk tahiyat yang dua rakaat baik tahiyat awal ataupun akhir pokoknya iftirasy ini pendapat pertama nah ini pendapat jumhur pendapat kedua salah satunya dipegang oleh Imam Syafi’i rahimahullah dirinci dan pendapat imam Syafi’i ini dinukil oleh Imam Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari Syarah sahih Bukhari juga Syekh Al Alani menukil pendapat dalam kitab sifat salat Nabi tapi tidak beliau pilih pendapat ini hanya mengukkan ini ada pendapat kata Imam Syafi’i kalau tahiyat itu diakhiri oleh salam Berapa rakaat pun mau satu rakaat seperti Witir dua rakaat seperti salat subuh salat sunat atau tiga seperti magrib seperti zuhur asar Isya kalau diakhiri oleh salam maka duduknya tawaruk duduk tahiyat akhir kalau diakhiri oleh salam tapi kalau tidak diakhiri oleh salam walaupun tahiyat akhir tapi tidak langsung salam duduknya iftirasy walaupun tahiyat akhir contohnya Ketika seseorang setelah Tahiyat terus Sujud sahwi umpamanya Tertinggal lupa apa tahiyat awal lupa gitu ya ingat setelah rakaat ketiga berarti nanti setelah tahiyat tidak langsung salam tapi Sujud sahwi itu maka walaupun tahiyat akhir dia harus iftirasy Karena setelah tahiyat tidak langsung salam tapi ada sujud dulu jadi tawaruk atau iftirasnya orang ketika salat bukan dilihat dari berapa rakaat atau tahiyat awal atau tahiyat akhir tapi dilihat setelah tahiyat itu salam langsung atau tidak kalau langsung salam tawaruk Berapa rakaat pun kalau tidak langsung salam maka iftiras berapa rakaat pun gitu ya walaupun itu tahiyat akhir tapi tapi kalau tidak langsung salam maka iftiras walhasil ini adalah masalah yang diikhtilafkan Jangan Bertengkar karena ini Jangan saling menyalahkan lakukan yang menurut kita dalilnya hujahnya lebih kuat dan toleranlah kepada pendapat yang kita tidak ambil Demikian Ibu di Ciganjur ya cukup ya si ini sampai di sini saja kita jumpa lagi Insyaallah di hari ee Jumat yang akan datang subhanakallah wamd asadu Alla ilahailla Anta astagfiruka waubuhamdulillahbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh barakallahikum jazakallahu Khairan Ustaz Terima kasih atas kesediaannya untuk bersama kami menyampaikan pelajaran dan bimbingan yang bermanfaat di kesempatan sore hari ini semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan keberkahan Taufik dan rahmatnya untuk kita semuanya agar dimudahkan meningkatkan keimanan dan ketahwaan kita kepada Allah subhanahu wa taala dengan bekal ilmu yang bermanfaat ini ikhwaat Islam pemerhati rja di mana pun anda berada Terima kasih atas kebersamaannya kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam menghadirkan program acara ini Insyaallah kita akan berjumpa kembali dalam kesempatan kami akhiri subhanakallahumam an asagfira wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtasar Ma’arijul Qabul
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply