Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Tafsir Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

una Muhammad abduhu islamakumullah para pemisa dan pendengar rja di Manap pun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keelar kaca Anda kajian yang kami pancaluaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cileengsi atau Komplek Radio Roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamillah fillahi anusinatiahillah Fala mudillalah waman yudlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Q allahahu taala kitabih Karim ya Aina aman qqq W tamutunna illa wa Anum muslimun Amma ba kita lanjutkan Ay [Musik] ikhwah kita masuk ke surah Ali Imran ayat [Tepuk tangan] 27 Allah Taala berfirman auzubillahiminasyaitanirrajim tulijul Laila Fin nahari nahili minalti Allah Taala berfirman yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan engkau yang memberikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki dengan tanpa hitungan kita ambil faedah ayat ini yang yang pertama kata beliau kata Syekh Muhammad bin shh utsimin rahimahullah tamamu qudratillahi Azza waalla ayat ini menunjukkan akan kesempurnaan kekuasaan dan kemampuan Allah Fi kaunihi yuljul Laila Fin nahar waulijun nahar F Lail karena Allah memasukkan siang ke malam dan memasukkan malam ke dalam siang itu menunjukkan akan kekuasaan Allah subhanahu wa taala Iya dan adanya siang dan malam itu akhi adalah merupakan nikmat dari Allah subhanahu wa taala Iya di malam hari kita bisa istirahat di siang hari kita bisa mencari maisyah dan bagaimana hubungan makhluk-makhluk dengan malam dengan dengan siang bahkan organ tubuh kita pun juga sangat berhubungan dengan waktu malam dan siang Pak Iya ketika malam jantung harus istirahat makanya orang yang kerjanya malam siangnya tidur kebalik itu lama-lama pasti akan menimbulkan penyakit di tubuhnya itu kenapa karena dia melawan ya istilahnya kadrat ketentuan yang telah Allah Tentukan bahwa badan kita itu di waktu malam harus istirahat di waktu siang baru kita kemudian mencari nafkah dan yang lainnya tapi ketika dibalig iya ya pasti akan ada masalah itu Pak pada badan kita bahkan menimbulkan banyak penyakit i ya mungkin ketika muda sih Enggak kerasa tapi setelah tua baru kerasa itu ikhwat Islam saudaraku seiman Nah itu Masyaallah Bagaimana Allah putarkan malam dan siang itu berhubungan itu semuanya ya dengan makhluk-makhluk yang ada di bumi apa yang terjadi pada pepohonan di saat malam dan apa yang terjadi pada pepohonan di waktu siang itu semua adalah hikmah-hikmah Allah yang luar biasa kekuasaannya yang luar biasa Dahsyat faedah yang kedua dari ayat ini isbatu hikmatillah Li hadal ilaj lahu hikmatunimatun La takumu masihul khalqi illa biha penetapan akan adanya hikmah Allah karena Allah memasukkan siang ke Malam malam ke siang Pasti karena ada di sana hikmah yang sangat besar kata beliau I untuk apa untuk kemaslahatan makhluk-makhluknyaahuaj iktilulahatiabbat karena dengan adanya siang dan malam Pak maka akan ada apa musim ya kalau di Indonesia adanya musim hujan sama musim panas kalau di Eropa sana Iya di Saudi sana ada empat musim ada musim dingin musim semi musim panas musim gugur Kenapa Allah jadikan seperti itu karena kata beliau itu sangat berpengaruh kepada Pertumbuhan tubuh kita demikian pula pepohonan demikian pula binatang-binatang dan yang lainnya Iya Minan nabat mayakunu syitawian karena ada Tumbuhan yang dia bisa hidupnya di masa di musim ya dingin ya Ada lagi pohon-pohon di musim panas semua ada hikmah-hikmahnya faedah yang ketiga akhir Islam di ayat ini anal Insan seorang insan ketika melihat kekuasaan Allah dan kuasanya Allah yang tak terbatas dan sempurna dengan seperti itu seorang insan bisa mengetahui Pak bahwa dirinya lemah dan bahwasanya dirinya itu sangat membutuhkan karunia dari Allah subhanahu wa taala kalau datang musim dingin manusia harus dia mencari sesuatu yang menghangatkan dirinya kalau datang musim panas seperti di Saudi ya musim panas terkadang sampai 40 sampai bahkan 50 derajat maka dia harus mencari sesuatu yang bisa mendinginknya itu menun betapa makhluk yang namanya manusia itu lemah sekali Pak kalau hewan-hewan Masyaallah ya mereka enggak butuh mantel enggak butuh apa-apa ya demikian Allah ciptakan tubuhnya ya dia bisa menyesuaikan di musim apapun juga sedangkan manusia lemah tubuhnya tapi Allah subhanahu wa taala dengan kasih sayangnya Allah sediakan tumbuhan dan yang lainnya untuk kelangsungan hidup manusia I faedah yang keempat an hunaka asyaah waharu jarim laaiddatuluk bahwa di sana ada makhluk makhluk Allah yang dia itu pak ya mziah menyakiti atau yang dikenal dalam ilmu medis kata beliau dengan istilah apa bakteri-bakteri dan virus-virus dan ternyata bakteri ada ada bakteri yang hanya bisa dibunuh dengan dingin yang sangat ada juga dengan yang panas yang sangat i dan ini merupakan hikmah Allah memasukkan siang ke malam Malam malam ke siang ya ikhwat Islam saudaraku seiman faedah yang kelima anal ilaj yadullu Al kamalil qudrah bahwa memasukkan siang ke Malam malam ke siang menunjukkan akan kesempurnaan kekuasaan Allah dan kemampuannya manusia tidak mampu itu pak ya Ketika Nabi Ibrahim berdialog dengan Raja Namrud Iya apa kata Nabi Ibrahim Rabbi alladzi yuhyi waumit tuhanku yang menghidupkan dan mematikan apa kata si si Namrud yang sombong ini Ana uhyi Wa umit aku bisa menghidupkan dan mematikan tu dipanggil dua orang yang satu dibunuh yang satu dibarkan hidup iya apa kata Ibrahim ruamsi Min masq an minalbb tuhanku yang menerbitkan matahari dari timur coba kamu terbitkan matahari dari [Musik] baratfar Diamlah orang kafir yang sombong ini Pak Iya siapa yang mampu Pak menghentikan matahari Siapa yang mampu di antara kita atau di antara manusia yang menjadikan matahari terbit dari arah utara misalnya atau dari selatan dan yang lainnya tidak ada sama sekali akal Islam demikian pula pergantian siang dan malam Ia terus berjalan Manusia tak mampu sama sekali untuk menghentikan itu sama sekali Bukankah itu menunjukkan akan kekuasaan Allah Allah yang luar biasa iya ikhwat Islam saudaraku seiman faedah selanjutnya tamamu qudratillah Waloni biikhrajil Hayi Minal mayyit wa ikhrajil mayit Minal Hay kesempurnaan kemampuan Allah di mana Allah mengeluarkan yang hidup dari yang mati artinya n kita hidup di dunia dari sesuatu yang tidak ada kalau antum Umurnya sekarang 50 tahun di mana Antum 60 tahun yang lalu di mana kita 100 tahun yang lalu Iya tidak ada Lalu Allah jadikan dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada hidup di dunia ini Pak kemudian kita akan meninggal dunia menjadi mati lagi dan Allah keluarkan dari yang yang mati kemudian kepada yang hidup Allah bangkitkan lagi manusia di alam ya di alam apa namanya akhirat nanti itu Ben semua menunjukkan akan kuasa Allah yang luar biasa mudah bagi Allah subhanahu wa taala ya akhwal Islam faedah selanjutnya anar rizq biyadillah W rezeki semua di tangan Allah karena Allah berfirman watarzu Tasya dan engkau memberikan rezeki kepada siapa yang kau kehendakiuin maka dari itu jangan sampai sebagai seorang mukmin minta rezekinya kepada manusia minta rezeki kepada Allah subhanahu wa taala saja karena Allah yang memberikan apa rezeki kalau ada orang berkata tapi saya dapat gaji dari bos saya berarti Bos saya bisa ngasih saya rezeki dong kita katakan akhi manusia itu memberikan rezeki tidak berdiri sendiri kalau Allah memang yang memberikan rezeki sendirian sedangkan manusia memberikan rezeki itu karena apa Allah yang ngasih dia sehingga ia bisa mampu menggaji kamu kalau Allah tidak izinkan usahanya hancur dia enggak bisa gaji kamu jadi yang memberikan rezeki secara hakiki siapa Allah subhanahu wa taala dan akhat Islam keyakinan ini harus betul-betul menancap di hati kita pak sebab kalau kita Yakin pertama bahwa Allah yang memberikan rezeki yang kedua bahwa setiap makhluk sudah ditentukan rezekinya masing masing maka saat itu kita tidak perlu lagi khawatir dengan masa depan Pak sebagian orang kan ada yang ketakutan dengan masa depannya nanti gimana masa depan anak-anak saya bagaimana nanti hidup mereka enggak usah pikirin yang kita pikirkan tuh bagaimana Agama anak-anak kita kalau masalah rezeki sudah ditanggung sama Allah makanya nabi yaakub ya ketika hendak meninggal beliau mengumpulkan anak-anaknya yang ditanya oleh Nabi Yakub kepada anak-anaknya apa ma tabuduna Min ba’di apa yang kalian ibadahi setelahku Wai anak-anakku Nabi Yakub tidak berkata apa yang kalian makan setelahku nanti kenapa karena rezeki sudah sudah ditanggung oleh Allah Pak engak usah khawatir yang kita khawatirkan tu agamanya Pak akidahnya P itu yang kita khawatirkan saudaraku seiman I maka dari itu ya akh Islam yakini Allah yang memberikan rezeki kewajiban kita berarti apa tawakal kepada Allah enggak usah khawatir ya Kemudian yang kedua Jangan sampai kita mengharap-harapkan pemberian manusia yang kita harapkan adalah pemberian dari Allah Azza waalla oleh karena itulah kata Syekh utimin di sini walih jaatin nusus bifadilatil Ifah Amma Fi aidinas oleh karena itu banyak dalil menunjukkan tentang keutamaan orang yang menjaga diri dari meminta-minta kepada manusia ya faedah selanjutnya yang keedelan an Allah bila iw bahwasanya pemberian Allah itu ya tidak diharapkan padanya ganti Allah berfirman watarz Tir hisab dan Allah dan engkau ya Allah memberikan rezeki kepada siapa yang kau kehendaki bhairi hisab dengan tanpa apa hisab I Allah tidak pernah menghitung-hitung pemberiannya kepada kita pak tapi kita Aneh suka menghitung-hitung pemberian kita kepada manusia I Iya Oleh karena itu ya akhwal Islam kalau Allah tidak pernah hitungan dalam memberikan rezekinya kepada kita maka kita pun jangan hitungan dalam bersedekah kepada orang yang susah Iya faedah selanjutnya isbatul masyiati lillah penetapan bahwa Allah memiliki masyiah Apa itu masyiah itu kehendak ya karena di situ Allah berfirman watzya Dan engkau memberikan rezeki Siapa yang Engkau kehendaki Artinya ada yang dikehendaki oleh Allah ya diberikan rezeki yang luas ada ada lagi yang dikehendaki oleh Allah diberikan rezeki yang serot ada Allah tidak jadikan manusia semuanya Kayak Raya apa enggak juga Allah tidak engak jadikan manusia semuanya miskin enggak kenapa Karena di sana ada hikmah-hikmah yang Allah inginkan Pak sebaga sebagaimana kita pernah Jelaskan ya bayangkan kalau manusia semuanya kaya ya enggak ada fakir miskin maka kehidupan tidak akan berlangsung tapi ketika ada si kaya ada si miskin ada Bos ada bawahan iya ada orang-orang yang harus Dia bekerja sebagai orang bawahan ada yang jadi obe ada yang jadi satpam ada yang Jadi ini supaya apa Supaya kehidupan itu ters seimbang Pak Iya nah saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jamian makanya tentunya kewajiban kita dalam masalah rezeki adalah apa Rida makanya penting sekali kita memiliki sifat apa qanaah merasa puas dengan yang Allah berikan kepada kita iya kita masuk ke ayat berikutnya ayat 28 Allah Taala berfirman la yattakidil mukminunal kafirina auliyaa Min dunil mukminin W yaf’al dalika falaisa minallahi Fi saiin illa an tattaquu minhum tuqah wirukumullahu nafsahahu waallahil masir dan janganlah kaum mukminin mengambil orang-orang kafirin sebagai Aulia auliia itu jamak dari apa Wali pak wali itu artinya apa pak ya dari kata wilayah pemberian loyal yang kita berikan padanya loyalitas di sini Allah subhanahu wa taala melarang Pak ya orang-orang beriman untuk menjadikan orang kafir sebagai apa Aulia ya yang kita berikan padanya loyal kita I maka kita tidak boleh menjadikan orang kafir sebagai pemimpin kita karena sama saja sudah menjadikan dia sebagai Auli dia tidak boleh pula kita menjadikan sebagai teman akrab kita yang kita curhat sama dia yang kita membukukan membuka rahasia-rahasia kita kenapa Kan itu makna daripada Aulia Iya sebbennya juga dalam dalam ayat yang lain Allah berfirman ya ayyuhalladzina amanu la tattakidu bitatan minunikum Hai orang-orang yang beriman jangan kamu jadi jangan kamu mengambil bitanah bitanah itu penasehat orang-orang yang kita ya jadikan sebagai yang sangat dekat dengan hidup kita Pak Iya itu makna Kenapa karena itu sama saja menjadikan mereka sebagai Aulia maka yang kita jadikan sebagai wali Wali kita siapa hanya orang-orang beriman juga ini perintah Allah masalahnya Pak I Lalu Allah mengatakan Siapa yang melakukan itu melakukan apa itu itu mengambil orang-orang kafir sebagai apa auliais maka itu bukan dari Allah diikit pun juga artinya allah berlepas diri dari orang itu I Allah tidak Rida kepada dia dan Allah pun tidak mau ya apa menolong dia kenapa Karena dia sudah menjadikan orang kafir yang tidak beriman kepada Allah yang memusuhi Allah dan rasulnya sebagai wali sebagai Aulia dan tidak layak orang yang beriman menjadikan orang-orang yang memusuhi Allah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan rasulnya sebagai Aulia Pak I maka di sini Allah mengancam Siapa yang melakukan itu maka ya Ia bukan dari Allah sedikit pun juga artinya allah berlepas diri dari Dia kemudian Allah Mik kalian Pak kecuali kalau kalian dalam rangka takiah apa itu takiah Pak takiah Itu memperlihatkan diri seakan-akan sepakat tapi padahal tidak secara hatinya kapan takiah boleh saat ya orang-orang kafir punya kekuasaan dan mereka ya mengancam orang-orang ber iman yang memperlihatkan keislamannya ya dengan dibunuh atau disiksa dan yang lainnya maka yang seperti ini dimaafkan dibolehkan ya dia seakan-akan secara lahiriah memperlihatkan dirinya ya dengan apa namanya baju-baju yang bukan muslim misalnya dia tidak memperlihatkan keislaman ya Pak makanya kata Ibnu Taimiyah tasyabuh dengan orang kafir boleh Bila memang keadaannya darurat atau sangat dibutuhkan tapi dengan syarat hati kita tetap ya setia kepada Allah dan rasulnya Nah di sini Allah subhanahu wa taala dia menguculikan demikian illa antattaqu minhum tuqa iya kata Syekh utimin Wal makna Kuar lahum waah warumum maknanya itu apabila orang kafir itu punya kekuasaan kekuatan ya yang kita takut dengan apa namanya kekuatan mereka itu yang menyebabkan mereka akan menyakiti kita maka kita pun kemudian takiah Dalam rangka apa menghindari apa Kejahatan merekaakir akan tetapi ini sebatas lahiriah saja tidak boleh ya Secara batin dan lakukan Pak kecuali dalam keadaan apa kita mengkhawatirkan diri kita pak karena kaum muslimin misalnya lemah sementara orang-orang kafirin apa Kuat Iya wudda an takun muahir maka pemberian loyalitas seperti ini hanya sebatas lahiriah saja ya yaitu sebatas dengan lisan saja ada ar maka kita tetap harus ada kebencian terhadap kekafiranatah Islam saudaraku seiman ini kalau keadaannya seperti itu ya baik dari ayat ini kita ambil faedah ak Islam Lalu Allah berfirman sebelumnya dari dirinya itu maksudnya diri Allah artinya allah ya mengingatkan Agar kalian waspada dari azab Allah sebab jika kalian memperlihatkan loyalitas dan menjadi mengambil orang-orang kafir sebagai Aulia kalian ya sangat mudah untuk diazab oleh Allah subhanahu wa taala sealkan Allah mengatakan waspada kalian Iya waspada ingat ya kalau kita handphone-nya disadab kita pasti waspada Pak kalau kita semua ada CCTV di ruangan kita pasti waspada itu baru diawasi oleh makhluk akal Islam Bagaimana dengan pengawasan Allah subhanahu wa taala Allah tahu bahkan yang terbetik di hati kita Allah tahu maka seharusnya kita lebih waspada dari Allah subhanahu wa taala ak I wa ilallahil masir dan kepada Allahlah tempat kem kembali masalahnya kita ini akan dikembalikan kepada siapa kepada Allah kita tidak akan bisa lari dari azab Allah masalahnya Pak ya Hatta orang orang-orang kafir yang ketika dimasukkan ke dalam api neraka mereka berusaha keluar dari api neraka berusaha sekuat tenaga Pak yuriduna Ay yakhruju minanar wa Hum bhorijina minha mereka berusaha keluar dari api neraka dan mereka tidak bisa keluar darinya Iya di dunia mungkin kita seakan-akan bebas-bebas saja bisa lari enggak bisa di akhirat nanti enggak bisa Pak di kubur nanti enggak bisa Iya kita lanjutkan a ikwah faedah dari ayat iniahar Aul haramnya menjadikan orang-orang kafir itu sebagai Aulia tadi sudah kita Sebutkan makna Aul ya A itu artinya pemberianyal I maka semua makna yang sifatnya pemberian loyalitas itu pak gak boleh seperti menjadikan mereka sebagai pemimpin atau menjadikan mereka sebagai teman akrab kita yang sangat dekat yang kita membuka rahasia kita kepada dia itu diharamkan oleh Allah gak boleh konsekuensi iman yang Hakiki hendaklah seorang muslim menjadikan orang kafir itu sebagai musuh mungkin kata-kata Musuh ini kata-kata yang sepertinya banyak orang merasa sangat-sangat STR jadikan orang muslim seorang muslim wajib menjadikan orang kafir sebagai musuh Kara kalau kata musuh berarti identik dengan apa ya peperangan ya menzalimi dan yang lainnya di akhir Islam menjadikan orang kafir sebagai musuh artinya pertama tidak boleh Rida dengan kekafiran mereka benci dengan kekafiran mereka kepada Allah subhanahu wa taala Iya menjadikan mereka musuh artinya yang ketiga tidak menj tidak memberikan loyalitas kita kepada mereka tidak boleh loyal kepada orang kafir Iya demikian pula apalagi dalam masalah agama Din Adapun kita berbuat baik kepada orang kafir boleh tidak Pak boleh kalau memang itu orang kafir yang tidak memerangi kaum muslimin karena Allah mengatakan demikian dalam surat almumtahanah la yanhakumullahilladina lam yuqatilukum fiddin walam yukhrijukum Min diarikum an tabarruhum waqsifu ilaihim Innallaha yuhibbul muqiin Allah tidak melarang ya terhadap orang kafir yang tidak memerangi kalian dan tidak mengusir kalian dari negeri-negeri kalian Allah tidak melarang untuk kalian berbuat baik kepada mereka dan agar kamu berbuat adil terhadap mereka Allah tidak larang yang Allah larang kepada siapa Inama yanhakumullah sesungguhnya yang Allah larang itu dari orang kafir yang terang-terangan memerangi kalian dan mengusir kalian dari negeri-negeri kalian bahkan membantu untuk mengusir kalian ini yang tidak boleh Pak Iya ikhwat Islam saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jamian faedah yang ketiga ankal kafirina Auli aslal Iman menjadikan orang kafir itu sebagai Aul itu meniadakan pokok keimanan pakalal Iman atau meniadakan kesempurnaan iman karena hukum itu kalau digantungkan dengan sebuah sifat maka hukum itu mengikuti sifatnya semakin sifat itu kuat semakin hukum pun kuat semakin sifat itu lemah maka hukum pun semakin apa lemah maka semakin seseorang loyalitasnya kepada orang kafir sempurna maka semakin kekafirannya juga [Musik] sempurna ikhwat Islam saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu jam ini ya adupun Antum bermuamalah dengan orang kafir seperti berbisnis dengan mereka enggak masalah silakan Hatta Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pun menggadaikan baju besinya kepada siapa orang Yahudi ya di akhir hayat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebatas bisnis urusan duniawiah silakan enggak masalah yang tidak boleh itu dalam masalah Din Allah berfirman lakum dinukum waliadin Iya faedah yang keempat alisyarah anahu yajibuattalminun Auliya Minal [Musik] mminin ayat ini mengisyaratkan mafhum mukhalafahnya adalah wajib orang-orang beriman untuk mengambil Aulia itu dari kalangan orang orang beriman lagi Iya makanya Allah berfirman dalam surat at-taubah ayat 71 wal mukminuna wal mukminuna wal mukminat ba’duhum auliyau ba’ kaum mukminin dan kaum mukminat sebagian mereka adalah Aulia untuk sebagian yang lainnya Iya faedah yang yang kelimairun W mengambil orang kafir sebagai Aulia itu termasuk dosa besar termasuk apa dosa besar Kenapa karena Allah berlepas diri dari mereka pak ya berarti itu menunjukkan bahwa pelakunya telah melakukan dosa besar faedah yang keenam anallah subhanahu wa taala waliul mukminin bahwa Allah adalah walinya orang yang beriman P ya kenapa Karena di sini kata beliauir Aul Orang yang mengambil orang kafir sebagai Aul kalau dia mengambil orang kafir sebagai Aulia dan meninggalkan orang beriman sebagai Aulia berarti Allah telah melepas diri dari orang seperti ini iamah karena ia tidak memberikan loyalitasnya kepada orang beriman Allah pun tidak memberikan loyalitas kepada orang tersebut makanya Allah berfirman dalam surat yang lain ya Allah berfirman innama waliyukumullahu wa rasuluhu walladzina amanu sesungguhnya Wali kalian adalah Allah rasulnya dan orang-orang yang beriman iya faedah selanjutnya kata Syekh utsimin rahimahullah suhulatul Islam wausruhu Islam mudah Islam agama yang mudaha Al haraj di mana Islam menghilangkan kesulitan karena Allah berfirman di situ illaquumq kecuali kalau kamu dalam orangangkat takiah Iya maki takiah ada yang boleh ada yang haram Pak adapun takiah yang boleh sudah kita sebutkan tadi Kapan takiah yang boleh itu hah takiah yang boleh Kapan ketika dalam keadaan Daru darurat adapun takiah yang haram yaitu takiah kepada sesama kaum muslimin atau takiah tidak dalam keadaan darurat seperti takiahnya orang-orang Syiah ya orang-orang Syiah ya mereka takiah terhadap ahlusunah Pak di hadapan ahlusunah dia mengaku kalau dia ahlusunah dia cinta Abu Bakar Dia cinta Umar tapi di belakang ya ahlusunah mereka mencaci maki para sahabat bahkan mengkafirkan para sahabat dan takiah seperti ini Pak adalah sifat orang-orang munafikin karena orang-orang munafik di zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mereka bertqiah Pak mereka orang munafik itu memperlihatkan keimanan tidak Pak Iya mereka Salat tapi hati mereka penuh dengan kekufuran ini takiah orang-orang munafik itu Pak iya apa adapun takiah yang boleh yaitu takiah terhadap orang kafir yang akan bisa menyakiti kita dalam rangka mempertahankan keimanan kita Iya nah ini akal Islam faedah selanjutnya tidak boleh ahl Islam ada mudahanah tawar-menawar akidah terhadap orang kafir dan tidak boleh kita memperlihatkan keridan kita kepada kekafiran mereka enggak boleh Pak seorang muslim wajib ya berlepas diri dari semua bentuk kekafiran Pak seorang muslim wajib benci kepada apa semua yang dibenci oleh Allah dan Allah benci kepada kesyirikan Allah benci kepada kekafiran Allah benci kepada kemaksiatan I maka dari itu akhal Islam tidak boleh kita memperlihatkan keridaan terhadap kekafiran Gak boleh ya faedah selanjutnyaallah Azza w adahq Allah sangat sempurna kasih sayangnya Pak Allah pun juga cinta hamba-hamba yang bertaubat Pak tapi dalam masalah ancaman Allah seringki menggunakan kalimat-kalimat dan kata-kata yang keras Iya kenapa Karena tempatnya mengharuskan begitu dalam rangka mengancam kalau mengancam tapi dengan kalimat yang lembik orang terkadang tidak mau mengambil pelajaran tapi Allah yang mengancam manusia dengan kata-kata keras Wam yaf’al dalika falaisa minallahi fiai Siapa yang melakukan perbuatan itu itu menjadikan orang kafir sebagai Aulia maka Allah itu bukan dari Allah sedikit pun artinya allah berlepas diri dari dia ini kan keras sekali Pak Iya ancaman buat orang yang menjadikan orang kafir sebagai apa Aulia Iya Lalu Allah mengatakan lagi wuhadirukumullahu nafsah dan Allah mewaspadakan kalian Dari Dirinya artinya dari azabnya dari makarnya ya faedah selanjutnya nafs Al itu kata nafs wirumullahu nafsah Allah mewaspadakan kalian dari dirinya itu maksudnya zat Allah Subhanahu ala I ikhwat Islam saudaraku seiman dan mengungkapkan kata nafs itu lebih baik daripada mengungkapkan dengan kata zat I faedah selanjutnya yang ke-11 wujubil asyaallahi Azza walla wajibnya mengembalikan segala sesuatu kepada kepada Allah kenapa Karena Allah berfirman wa ilallahil [Musik] masir dan kepada Allahlah akan dikembalikan segala sesuatu maka kembalikan semuanya kepada Allah urusan kita kita kembalikan kepada Allah kalau kita berselisih kita kembalikan kepada Allah Karena kita wajib yakini Pak keputusan Allah dan rasulnya itu yang terbaik Pak iya Selanjutnya tikr Tahir maamik mengulangi ya ancaman di sini Allah mengulangi ancaman sampai dua kali yang pertama Allah berfirman Dan Allah mewaspadakan kalian dari di dirinya kemudian Allah tekankan lagi dengan FirmanNya wa ilallahil masir dan kepada Allahlah kalian akan Apa kembali maka seakan Allah mengancam Ingat kalian akan dikembalikan kepada Allah maka jangan pernah kalian merasa enak-enakan dengan maksiat kalian itu Iya sebab kalian akan akan akan melihat balasannya kelak pada hari kiamat nah ini akhan Islam saudara ku se iman maka dari itu ya jangan pernah kita menjadikan orang-orang kafir sebagai apa Aulia berarti kewajiban kita apa Pak kita berlepas diri ya Ini namanya dalam ilmu akidah dengan istilah alwala Wal Baro wala artinya loyalitas Baro artinya apa berlepas diri wala dan Baro itu Pak yang paling utama adalah hati yang paling utama apa hati I kalau kita memperlihatkan permusuhan tapi hati kita mencintai itu namanya bukan apa bukan barok Iya makanya wala dan Baro yang paling penting itu di hati kita akal Islam hatinya ya ketika kita Baro dari orang kafir di hati kita ada kebencian di hati kita ada ketidaksukaan terhadap kekafiran mereka benci kepada kekafiran itu harus Pak itu pokok keimanan Pak Itu termasuk apa tanda keimanan kesempurnaan iman ya Adapun kemudian kita menyukai kekafiran ini aneh namanya karena kita beriman kepada Allah tapi juga kita menyukai orang yang tidak beriman kepada Allah Mana mungkin bisa disatukan antara iman dan kufur I kita mencintai kita lisan mengata akan beriman kepada Allah tapi hati kita mencintai kekafiran Wah ini bahaya saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jami dan wala dan Baro itu ya karena asalnya dari hati akan terlihat pada badan juga dianttaranya apa tidak boleh kita tasyabuh dengan orang kafir Iya maka semua syiar-syiar kafir jangan kita ridai Banyak kaum muslimin ya yang kemudian malah bertasyabuh dengan orang-orang apa kafir dalam perkara apa dalam perkara itu yang merupakan ciri khusus orang kafir Pak adapun yang bukan ciri khusus mereka dan bukan syiar agama mereka Enggak masalah Iya makanya para ulama membahas masalah tasyabuh kenapa karena tasyabuh itu termasuk fenomena pemberian loyalitas wala dan orang yang tasyabuh dengan orang kafir kata Rasulullah apa man tasyabbaha biquumin fahua minhum siapa yang bertasyabuh dengan suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka ya Adapun secara hukum ya tasyabuh itu ada yang bisa sampai kepada kekafiran ada yang sebatas dosa besar sesuai dengan keadaannya tentunya ikhwat Islam saudaraku seiman rahimani warahimakumullah Jamian demikian wabillahi Taufik subhanakallah wabihamdik Ashadu alla ilaha illa Anta astagfirik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi allahuakbar Allah u akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu allailahaillallah asadu allaah [Tertawa] illallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya alas Shah Hayya alas [Tertawa] Shah Hayya Alal Falah [Tertawa] Allahu Akbar Allahu [Musik] Akbar wastilqimti muhammadanil wasil Wal Fadilah wuaman mahmudanzi Roja TV demikianlah ikhwat Al Islam azakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaruaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV simat Radio roj Bogor 100.1 FM radio Roja majaleng

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *