asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu wa nastagfiruh wa naudubillahi Min Syuri anfusina Wamin sayiati Amalina May yahdihillah Fala mudillalah wudlil Fala hadialah wa Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Amma ba faainna kiral hadisi [Musik] kitabullah whair Hadi had Muhammadin Shallallahu Alaihi Wa waa muhdasatin bidah waa bidatin dolalah walatin finar ayyuhal ikhwah saudara-saudara yang saya muliakan kita akan membahas permasalahan ilmiah dalam masalah ilmu di dalam Islam kedudukannya yang demikian besar dan tinggi dan [Tepuk tangan] merupakan dasar Islam yang sangat kuat sekali Oleh karena itu salah satu kekuatan Islam adalah dengan ilmu dan kita masih membahas Kitab ilmu yang saya tulis dan Insyaallah kita akan memasuki bab ke-12 silakan bagi yang memiliki atau mempunyai kitabnya dibuka bab ke-12 halaman 77 dengan judul bab kabar gembira dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepada umat ini umat Islam tentang adanya ilmu riwayatul Hadis bahwa kaum muslimin mendengar dan menerima hadis dari kaum Salaf ilmu riwayatul Hadis adalah ilmu meriwayatkan hadis dengan sanad dan matannya sanad adalah Jalan yang menghubungkan kepada Matan yakni jalannya orang-orang yang meriwayatkan hadis tersebut Fulan dari Fulan kemudian Fulan dari Fulan dan seterusnya itu sanad Dia berjalan sampai kepada Matan atau isi dari hadis itu itu apakah ia dari sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau perkataan sahabat atau perkataan tabiin dan seterusnya itu ilmu riwayat apa faedahnya faedahnya sangat besar [Musik] agar segala yang orang sandarkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam khususnya tidak beredar begitu saja dari mulut ke mulut sehingga tidak diketahui Siapa yang meriwayatkannya atau yang kita kenal tidak ada sanadnya karena itu dahulu para imam Islam di antaranya Abdullah bin Mubarak mengatakan bahwa alisnadu minin sanad itu bagian dari agama kalau sekiranya tidak ada Ada isnad laqyayaa siapa saja akan berbicara dan apa saja yang akan dia bicarakan seenaknya Oleh karena itu ditegakkanlah isnad dan atau sanad agar atau supaya dapat diketahui melalui Jalur yang mana Siapa yang meriwayatkannya agar terjagalah sabda-sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau secara keseluruhan sunah beliau dan ini merupakan kekhususan bagi umat Islam tidak terdapat pada umat yang sebelumnya oleh karena itu keadaan mereka bercampur antara perkataan Allah dan perkataan nabi mereka perkataan yang selain nabi mereka tidak dapat diketahui dengan jelas karena mereka tidak memiliki ISN umat ini dikhususkan oleh Allah ak wa taala mempunyai isnad Jalan yang menghubungkan kepada Matan isi Apakah ia merupakan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam atau bukan dengan adanya isnad itu dapat diketahui dengan jelas ya Nah itu ilmu riwayatul hadis sehingga hadis itu ada riwayatnya kalau hadis itu tidak ada riwayatnya maka dia bukan hadis para imam Islam mencatat menulis hadis itu kita kenal ada Imam albukhari dengan kitab sahihnya banyak sekali kitab-kitab hadis saya Sebutkan ada kitab yang enam yang terkenal pertama kitab sahih Bukhari ditulis oleh Imam Bukhari dengan judul kitab nya aljamiusahih kumpulan hadis-hadis sahih dari bab-bab syariat menurut beliau sahih dan kemudian ulama mengujinya Benarkah di kitab itu sahih ternyata benar kecuali satu dua hadis yang tenggelam dengan ribuan hadis yang beliau riwayatkan dan sahih satu dua hadis yang dikritik oleh para ulama lulus benar apa yang dikatakan Bukhari Beliau mengatakan bahwa kitabnya aljamius Shahih almusnad kumpulan hadis hadis sahih dalam bab-bab syariat bersanad ternyata benar diuji dari zaman ke zaman oleh para ulama yang kedua kitab Sahih Muslim judulnya juga sahih aljamius sahih ditulis oleh alimam Muslim Bin hajjad al-quusyairi kemudian diuji oleh para ulama ternyata benar juga sahih semuanya Kecuali beberapa hadis yang dikritik karena memang tidak ada yang Maksum dari manusia kecuali nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada satupun kitab yang tidak cacat yang tidak ada kesalahan di dalamnya kecuali kitabullah saja Allah tidak menghendaki satupun kitab yang bebas dari kesalahan kecuali kitabnya kitabullah selainnya sahih Bukhari Sahih Muslim tentu ada kesalahan tetapi secara umum kedua kitab tersebut adalah sesahih sahih kitab sesudah kitabullah al-qur’an dan Bukhari sahih Bukhari lebih tinggi dari Sahih Muslim karena beberapa sebab yang ketiga kitab Sunan Abi Daud kitab Sunan adalah tersusun secara bab-bab fikih ditulis oleh Al Imam Abu Daud assijistani orang sijistan yang kemudian tinggal di Irak di Basrah imam besar sahabatnya Bukhari murid dari Al Imam Ahmad dan kemudian menjadi mujtahid mutlak kitabnya secara umum beliau tidak mengkhususkan kitabnya ini sahih semua tidak tetapi bersanad yang dapat diperiksa oleh ahli ilmu dan beliau sendiri memberitahukan di kitab itu pada sebagiannya hadis ini munkar hadis ini begini hadis-hadisnya terdiri dari hadis-hadis sahih yang juga dikeluarkan Bukhari dan Muslim hadis-hadis yang Hasan ada sebagian hadis-hadis Daf kemudian kitab keempat kitab aljami at-tirmidzi kitab at-tirmidzi ee Sebenarnya bukan kitab Sunan tapi kitab Jami karena beliau mengikuti gurunya Al Imam albukhari menulis Kitab Hadis dengan judul aljami aljami adalah kitab menjelaskan hampir seluruh bab-bab syariat yang ada di dalam Islam dan di setiap hadis beliau menjelaskan hadis ini sahih atau hadis ini Hasan hadis ini giarib dif dan seterusnya menurut beliau diuji oleh ulama semuanya diuji ada yang benar ada yang salah ada yang sahih ada yang dif ada yang Hasan itu kitab keempat kitab kelima sunan an-nasai sunan an-nasai oleh Al Imam an-nasa sama dengan yang sebelumnya terakhir yang keenam kitab Sunan Ibnu Majah oleh Al Imam Ibnu Majah sama dengan yang sebelumnya kemudian sebelum kitab yang enam ini telah ditulis oleh para ulama yang lain seperti kitab yang ketujuh kitab al-muwata oleh Imam Malik nah ini bercampur ada hadis dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada perkataan para sahabat dan tabiin dan fatwa-fatwa Imam Malik kitab al-muwata oleh Al Imam Malik kemudian ada kitab musnad attoyalisi attoyalisi ditulis oleh Al Imam Abu Daud attoyalisi bukan Abu Daud penulis Kitab Sunan tidak ini lebih dahulu kitab musnad oleh Imam Abu Daud at-toyalisi sangat terkenal sekali itu ke delapan yang kesembilan kitab musnad al-humaidi oleh Imam Abdullah bin Zubair al-humaidi yang ke berapa ke tuuh ke-elapan keesembil ya keet7uh Al Imam Malik ke-elapan kitab musnad Abu Daud attoayalisi keesemb kitab musnad al-humaidi ya ke-10 kitab musnad Al Imam Ahmad oleh Imam Ahmad bin hambal kemudian yang ke-11 kitab Sunan adarimi ole Imam addarimi kemudian yang ke-12 kitab bahkan ini tua juga umurnya Al Abdur razzaq yang ke-13 Kitab almusonf Ibnu Abi syaibah kedua kitab almusonf ini ada hadisnya ada juga ee Apa perkataan sahabat dan tabiin dan seterusnya kemudian ke berapa 14 ke-1 ke-14 kitab sahih Ibnu khuzaimah ah beliau menamakan kitabnya kitab sahih sahih menurut [Musik] beliau diuji oleh ulama ternyata tidak sama dengan aljamius sahih Bukhari dan Muslim sebagiannya lemah hadisnya ke-15 kitab sahih Ibnu Hibban kitab sahih Ibnu Hibban beliau menamakan kitabnya kitab sahih menurut beliau diuji lagi ternyata sebagiannya ada yang lemah tidak sama dengan Bukhari dan Muslim tentunya ke16 17 dan 18 kitab yang disusun oleh Al Imam attabarani Al Imam attabarani kita biasa menulis di sini atau mengucapkan thaabrani aslinya thaabarani ya fathah itu kitab ke berapa ke 16 ya ya 16 17 18 ya Hah ke berapa Antum catat tu 16 sampai 18 ada tiga kitab Al Imam attabarani kitab almjam Kabir Jadi kalau dikatakan rawahu atrani tabarani maka itu di kitab almjam Kabir besar kitabnya berpuluh jilid dan tidak lengkap sekarang dicetak Kemudian yang kedua kitabnya almjamul ausat kemudian yang ketiga kitabnya beliau ada kitab mujam yang besar mukjam yang sedang mukjam yang kecil jadi ada kitabnya mujam Kabir besar sekali berjilit-jilid ada mujam ausat di bawahnya 10 jilid ada mujam sagir yang kecil hanya satu jilid hanya satu jilid dan sekarang saya lagi mendirosahkannya dan memberikan nomorannya mungkin kira-kira 1000 hadis Saya baru sampai 600-an hadis kira-kira 1000 hadis ya itu tiga kitab beliau kemudian ke berapa sekarang 19 Iya 19 kitab Sunan addarqutni addarquut ni dar dar bukan daruar kitab Sunan hadisnya ada yang sahih ada yang dif ada yang Hasan gitu yang ke-20 kitab almadrq Al Imam hakim hakim ha Alif ya Hakim bukan Hakim bukan Hakim Abu Abdillah kitabnya almustadrah alas shahihain yni beliau mengumpulkan hadis-hadis dari Rawi yang biasa dipakai oleh Bukhari yang hadisnya tidak dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim itu kitabnya besar sekali yang ke-21 kitab Sunan sunanul Kubro oleh Imam albaihaqi Nah itulah ada 21 kitab yang biasa beredar di masyarakat ini rawahu atabrani rwahuarni rawahu Abu Daud rawahu Fulan itu mereka para perawi Hadis yang meriwayatkan hadis itu karena hadis ada harus ada riwayatnya selain Mereka banyak lagi ini saya jelaskan Yang ur saja dari kitab yang enam Bukhari sahih Bukhari Sahih Muslim Sunan Abi Daud aljami at-tirmidzi sunan annasai sunan Ibnu Majah biasa beredar dari situ hadis-hadis keluar dari kitab yang enam kemudian ditambah dengan sunan addarimi kemudian almuwata Al Imam Malik kemudian musnad Al Imam Ahmad seilan kitab ini banyak beredar kemudian kitab-kitab lainnya lagi yang saya sebutkan tadi itu semuanya mengumpulkan riwayatul hadis ilmu riwayatul Hadis sehingga hadis itu ada yang meriwayatkannya tidak sembarangan serampangan acak beredar begitu tanpa riwayat karena itu harus ditanya siapa yang meriwayat meriwayatkan ini merupakan kekhususan umat ini ya Nah itu dari ee ilmu riwayat itu dari tiga abad pertama nanti kita akan bahas ya Ah ini menunjukkan bahwa ilmu riwayatul Hadis bahwa kaum muslimin mendengar dan menerima hadis dari kaum Salaf karena sanad itu ber Ar dari tiga kurun ini ini dia hadisnya Mari kita baca an Ibni abbasin qa qa rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Ibnu Abbas Dia berkata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda tasmauna kamu kamu di sini tentu sahabat kamu mendengar mendengar dari siapa mendengar dariku ya ini saya jelaskan pada halaman 78 bahwa lafaz hadis datang dengan bentuk khabar tasmauna kamu mendengar tetapi maknanya perintah dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yakni hendaklah kamu mendengar dari meriwayatkan segala yang kamu dengar dariku dan kamu dengar kamu lihat dariku apa saja baik itu kaul perkataan nabi sallallahu alaihi wasallam dan perbuatan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maupun takrir persetujuan beliau atas perkataan atau perbuatan sahabat kamu mendengar yakni sekarang kamu mendengar dariku yakni hendaklah kamu mendengar dariku bentuknya khabar tetapi maknanya perintah dari beliau agar para sahabat meriwayatkan apa yang mereka dengar dan mereka lihat dari nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam karena apa wausm minkum dan akan didengar nanti dari kamu siapa yang akan mendengar dari sahabat tabiin ta tabiin dan akan didengar dari kamu yakni orang nanti akan mendengar kamu ketika kamu menyampaikan dariku hadis-hadisku sabda-sabdaku perbuatanku dan seterusnya yang berkaitan dengan nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam nah ini kurun yang kedua kemudian tabiin meriwayatkan dari sahabat mendengar dari sahabat kemudian wausm mimman Sami minkum dan akan didengar dari orang yang mendengar dari kamu orang yang mendengar dari kamu siapa tabiin tabiin menyampaikan akan didengar oleh siapa oleh tabiut tabiin ini tiga kurun terbaik dari umat inii sebagaimana sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam Khairun Nas Qarni tummalladzina yalunahum tummadina yalunahum kemudian yang sesudah mereka irunasni sebaik-baik manusia yang hidup di masaku yakni sahabatadinaalunahum kemudian yang sesudah Mereka tabiinina yunahum kemudian yang sesudah mereka tabiut tabiin ini tiga generasi ini yang disebutkan beredarnya berjalannya sanad Itu Di Sini dari tiga generasi ini dari sahabat yang mendengar dari nabi dari tabiin yang mendengar dari sahabat dari tabiut tabiin yang mendengar dari tabiin maka para imam yang hidup sesudahnya yang masuk dalam tabiin seperti yang masuk dalam tabiut tabiin seperti Al Imam Malik maka dia meriwayatkan dari tabiin Al Imam Malik e tabiut tabiin besar masuk ke tiga Kurun ini kurun yang ketiga maka riwayatnya sebagiannya itu dari tabiin misalnya Al Imam Al Imam Malik meriwayatkan hadis dari nafi’ nafi’ adalah tabiin maulanya Ibnu Umar Ibnu Umar maulanya Maula Ibnu Umar yakni budak yang dimerdekakan oleh Ibnu Umar Nafi meriwayatkan dari tuannya yaitu Ibnu Umar berarti sanad itu ringkas sekali pendek sanadnya itu yang dinamakan tinggi sanadnya Imam Malik dari tabiin dan tabiin dari sahabat sahabat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jaraknya hanya antara Imam Malik dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diselingi oleh tabiin dan sahabat ini sanat yang tinggi sekali kalau yang meriwayatkan hadis itu masuk ke dalam kelompok tabiut tabiin kalau tidak maka ia meriwayatkan dari tabiut tabiin seperti Imam Ahmad meriwayatkan dari tabiut tabiin kemudian tabiut tabiin meriwayatkan dari tabiin tabiin meriwayat dari sahabat-sahabat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wa radhiallahu anhum Jamian Al Imam albukhari di sebagian sanad di kitab sahihnya itu tinggi sanadnya Bukhari meriwayatkan dari tabiut tabiin tabiut tabiin meriwayatkan dari tabiin tabiin meriwayatkan hadis itu dari sahabat sahabat meriwayatkan dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada beberapa hadis di sahih Bukhari yang Bukhari langsung meriwayatkan dari tabiut tabiin tinggi sekali Adapun Muslim Tidak ada hanya Bukhari yang ada nah begitulah Nah kemudian para pencatat hadis itu penulis hadis itu ada yang hidup menjadi tabiut tabiin Contohnya seperti Al Imam Malik tentu sanadnya pendek sekali T atau umumnya pendek yang kita kenal dalam ilmu Hadis Ali tinggi sanadnya ada yang tidak masuk ke dalam kurun ketiga di bawahnya taqah keempat kurun keempat seperti Al Imam Ahmad bin hambal ya kemudian Al Imam lainnya seperti juga Bukhari walhil tiga kurun ini itu beredar dari abad pertama dan kedua saja abad pertama dan kedua Hijriah itu tiga kurun ini sahabat tabiin tabiut tabiin abad pertama dan kedua abad ketiga atau di pertengahan lanjut yakni tengah-tengah sekitar tahun 150-an itu sudah tidak ada lagi ee tabiin tidak ada tidak ada yang ada tabiut tabiin maka orang yang hidup di situ masuk ke tabaqah keempat kurun keempat kemudian masuk ke abad ketiga tahun 200-an Hijriah ke atas Ah banyaklah para penulis hadis kitab yang enam itu itu di abad ketiga dan Bukhari paling tinggi ya Ah itu sanad masih tidak terlalu panjang bahkan ada yang EE singkat sekali hanya beberapa orang saja kemudian masuk abad ke 4 Hijriah tahun 300-an masih ada ada Ibnu Hibban ada Ibnu khuzaimah Ibnu Hibban thaabarani itu di di abad ke ee keempat kemudian liimam Hakim Dan Seterusnya masuk abad kelima sudah panjang maka umumnya mereka tidak sanadnya tidak langsung ke Nabi Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam ya tetapi sampai kepada penulis kitab-kitab hadis yang sebelum mereka seperti Al Imam albaihaqi meriwayatkan hadis yang sampai kepada Bukhari atau muslim atau sampai kepada Bukhari dan Muslim atau salah satunya dan sanadnya langsung kepada nabi dari Bukhari Muslim santung langsung kepada nabi sallallahu alaihi wasallam jadi albaihaqi tidak langsung kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kepada sanadnya sampai kepada kitab sahih Bukhari atau Sahih Muslim atau sahih Bukhari dan Muslim begitu maka itu beliau sering mengatakan hadis ini yang saya bawakan diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim karena sudah panjang sekali itu di abad kelima di abad keenam lebih panjang lagi masuk abad keet7 sudah tidak memungkinkan lagi karena sudah semakin panjang Oleh karena itu Al Imam Ibnu salah ahli hadis besar mengatakan bahwa riwayat pada masa sekarang dengan bersanad dan masa-masa sebelumnya itu bukan tujuan lagi tidak ada tujuan Lagi mengapa karena dia beliau alasan pertama Syekh yang meriwayatkan itu tidak mengerti riwayat itu sendiri atau syekhnya tidak diketahui Kemudian yang kedua tidak ada dobit kekuatan hafalan dalam meriwayatkan itu karena sudah semakin panjang keberadaannya hanya sekedar untuk mengkalkan ilmu riwayat saja tapi bukan jadi pegangan karena itu orang jangan berbangga-bangga sekarang dengan saya punya sanad Bagaimana sanad yang mana itu Imam Ibnu salah yang mengatakan yang hidup di abad keet7 bersama Al imam an-nawawi yang menukil perkataan Ibnu salah dan menyetujuinya bahwa sanad pada zaman mereka tidak terlalu diperlukan Bukan maksudnya lagi bukan tujuannya lagi sekarang kalau seseorang memiliki kitab sahih Bukhari cukup dan kitab itu sahih naskahnya benar cukup kalau seseorang memiliki mushaf Kemudian cara-cara qiraah dari para imam ahli baca Quran Sudah ditulis dan kitabnya ada tinggal dia pelajari tidak perlu kepada sanad dia cukup guru untuk mengajarkan karena sanad itu panjang apalagi pada zaman kita tidak memungkinkan Siapa perawinya itu perawi perlu diperiksa Apakah dia dia dia diketahui Siapa orangnya kemudian dobitnya bagaimana itu tidak memungkinkan lagi itu pada zaman Al imam annawawi yang hidup ee dari tahun 631 sampai tahun [Musik] 676 dia Ibnu salah sebelumnya yakni abad ke-7 Hijriah itu sudah tidak memungkinkan tertutup hanya sekedar untuk mengekalkan adanya ilmu riwayat karena inti ilmu riwayat itu berdasarkan hadis ini di tiga kurun dari tiga kurun itulah mereka menerimanya ini lihat sabda Nabi perhatikan tasmaun sahabat itu wausm minkum tabiin wausm mimman sami minkum tabiut tabiin dari sinilah beredar sanad itu dari abad pertama dan kedua kemudian masuk abad ketiga masing Iya itu para penulis hadis masuk abad keempat masing Iya kelima jauh Sudah keenam apalagi ketujuh apalagi sekarang abad ke-15 Jadi bukan maksudnya bukan tujuan lagi ini salah paham tujuan ini bersanad nih qiraahnya bersanad tidak itu bukan tujuan Antum belajar qiraat tanpa harus sanad bisa karena sekarang kitab-kitab dari ahli baca Quran itu sudah dicetak tinggal kita membacanya qirah asim asim bin bahdala bin Abi najud yang masyhur di Indonesia ini dan di dunia islam itu qiraahnya sudah diketahui tidak perlu lagi kita pakai sanad kalau sanad Nanti ditanya siapa Syekh Antum siqah atau tidak Syekh dari Syekh Antum siikah atau tidak Siapa yang menjelaskan kesikahannya benar apa tidak dianya dan seterusnya dan seterusnya tidak ada yang tahu persis seperti yang dikatakan Ibnu salah tidak diketahui Bahkan dia sendiri tidak mengetahui riwayat itu dan tidak ada dobitnya sekarang paling orang punya sanad sampai kepada penulis Kitab Hadis penulis Kitab Hadis misalnya kita memiliki sanad dari Syekh sampai kepada Bukhari nah bagaimana lafaz yang diriwayatkan Syekh sama tidak lafaz yang ada yang sudah dicetak dengan naskah Bukhari itu kan harus dicek juga harus tahu begitu ilmu riwayat namanya Baihaqi bisa itu selebihnya perlu diperiksa Tidak sembarangan itu bentuknya apa umumnya ijazah saja mereka Ini kebanyakan mereka ini tidak mengerti tentang ilmu sanad dan tidak tahu Tarikh sejarah Sampai kapan sanad itu berhenti maksudnya tidak memungkinkan lagi kita ada tetap ada karena Allah subhanahu wa taala mengkhususkan isnad itu pada umat ini tidak umat yang lainnya tetapi sebagaimana dikatakan annawawi Ibnu salah dan disetujui oleh annawawi untuk ibqa untuk mengekalkan saja tapi bukan tujuan tidak perlu lagi kita kalau mau membaca sahih Bukhari Sahih Muslim memerlukan sanad sampai ke Bukhari dan Muslim tidak perlu kata kedua Imam itu dan para imam yang lain cukup kita memiliki naskah Bukhari yang sudah dicetak dan itu benar Ya sudah kalau dahulu kan harus pakai sanad sampai kepada Bukhari sekarang tidak perlu itu di abad keet7 kataanya Al imam nawawi tidak perlu lagi begitu juga dengan Quran dengan qiraah cukup kita memiliki kitab dari salah satu ahli baca ba Quran qari Bagaimana qiraah yang ini qiraah yang ini qiraah yang ini kita duduk belajar dengan buru tidak perlu sanad kepada sana dan dia juga tidak perlu sanad sampai kepada qari bukan tujuannya jadi tidak ada arti ini qiraah dia punya sanad apa keutamaannya enggak ada itu bukan tujuan apalagi kalau diperiksa dengan ketat sebagaimana ilmu Hadis Antum dari siapa dari pulan Bentuknya apa bentuknya Antum Dengar langsung atau bentuknya ijazah seijazahkan ini ah bagaimana sanadnya itu sampai kepada qari itu siapa orang-orangnya bagaimana cara membacanya dia harus sanad itu orang dapat sanad Quran misalnya dia dari Syekh ya syekhnya dari syekhnya terus sampai kepada misalnya qiraah asim nanti dia baca dari surah al-fatihah sampai surah Annas dan cara bacaannya itu bagaimana dan ada berbeda itu namanya belajar dengan sanad ya Nah ini saya Terangkan karena seakan-akan ditinggikan Ni ada sanadnya nih baca apa nih San enggak boleh di mana Antum sanadnya enggak ada lagi kecuali dekat dulu Antum hidup di abad ketig Hijriah Iya semua kitab tentang apa saja tentang hadis kitab-kitab hadis sudah dicetak Kalau yang belum Sudah ada naskahnya kitab-kitab tentang qiraah sudah dicetak tinggal belajar dan ada guru yang mengajar ah biasanya guru itu ada mengatakan saya punya sanad dia dia berbangga-bangga dia mengat sebagian ya enggak semuanya sanad kalau ketemu saya Saya tanya bagaimana Antum sanadnya Coba bacakan Syekh ini gimana nih siqah atau tidak gimana riwayatnya dari mana Wah ya kata guru saya dia siqok enggak bisa mesti kata ulama bukan kata guru antum secara ilmu riwayat ilmu dirayah bukan ilmu riwayat ilmu dirayah maka yang sikah menurut dia belum tentu menurut orang lain begitu ikhwan akhwat ya Jadi cukup sekarang tidak tidak diperlukan lagi e maksudnya bukan sebagai tujuan utama sanad itu sekarang ini Baik sanad hadis maupun sanad yang lainnya bukan tujuannya Kenapa tadi dijelaskan sudah tidak memungkinkan diperiksa karena panjang sekali sampai ke mana Antum kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam qiraah panjang sekali ini perlu diperiksa ini kan sampai kepada nabi perlu diperiksa orang-orangnya seqah atau tidak enggak ada yang bisa periksa dari mana mereka tercantum di kitab-kitab Rijal asim saja yang dalam qiraah dia siqah dalam hadis dia tidak siqah tidak sampai ke martabat siqah tapi martabatnya soduq Hasan itu asim sendiri asim bin bahdala bin Abi najud dalam qiraah Iya tapi dalam hadis dia dicek hafalannya nianya berkurang ah begitu pemeriksaan ketat itu Syekh qiraah asim bagaimana dengan yang di bawahnya di bawahnya di bawahnya paham ya Saya kira paham perkataan saya ini ya berarti inti dari ilmu riwayatul hadis meriwayatkan hadis beredar dari tiga kurun ilmu riwayat riwayat apa saja Apakah itu riwayat tentang hadis riwayat tentang al-qur’an dan seterusnya yang penting ini ilmu riwayat ilmu meriwayatkan sesuatu Fulan dari Fulan Fulan dari Fulan Fulan dari Fulan Fulan Fulan Fulan Fulan itu diperiksa dengan ketat apa agamanya apalagi ilmunya hafalannya bukan main-main ya kalau kita diperiksa sekarang enggak ada yang lulus guru saya pernah bilang pada saya nih kita kalau diperiksa nih secara riwayat enggak lulus hafalannya berantakan agamanya takwanya G Jadi bukan main-main jadi enggak sembarangan Antum ni pakai sanad pakai sanad terus dimuliakan jangan kasihan orang-orang yang ahli baca Quran Tajwid Dia tidak punya sanad memang tidak perlu sanad enggak diwajibkan sanad tidak diharuskan lagi dan bukan tujuan lagi Yang penting dia ahlinya saya belajar sama ahli salah seorangnya dahulu tahun akhir 70-an awal 0 enggak ada pakai sanad ahli sekarang kitab qiraah sudah dibukukan ahli-ahli itu Bagaimana menurut ini qiroah bacaannya bagaimana ya ah begitu hadis yang mulia Ibnu Abbas merupakan mukjizat Nabi Sallallahu alaihi wasallam yang telah menjelaskan kepada umat manusia Sebuah kepastian akan adanya riwayatul hadis itu ilmu yang menjadi kekhususan dan kemuliaan sertaama umat Islam yang tidak terdapat pada umat-umat yang dahulu hal ini menjadi sebesar-besar sebab terpelihara dan terjaganya sunah Nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam sepanjang zaman sebagaimana terjaganya Alkitab al-qur’an dengan adanya sanad itu karena kalau orang mengatakan Q Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda atau faala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berbuat sesuatu maka ditanya ini riwayat siapa di kitab apa Oh ini di kitab sunanul kub Baihaqi dicek benar enggak ada karena al Imam albaihaqi punya kitab banyak orang sering mengatakan ini di kitait diriwayatkan Baihaqi Nah itu berarti di kitab sunanul Kubro Baihaqi tanya di mana di kitab apa kita Al Imam Baihaqi banyak sunanul Kubro cari W enggak ada berarti di kitab syabul Iman tentang cabang-cabang keimanan Oh lihat hadisnya maudu atau ini riwayat siapa riwayat Bukhari ini riwayat siapa riwayat Ahmad R riwayat Ibnu khuzaimah R riwayat Ibnu Hibban dan ada ada riwayatnya tadi ada 21 kitab saya jelaskan itu belum lagi yang lainnya Nah itu kalau antum dapat hadis untum lihat itu itu ada 21 ada enggak di situ Itu kitabnya sudah mudah dimiliki sudah dicetak semuanya berulang kali bagi yang punya uang tinggal beli tinggal periksa dan memeriksanya dimudahkan oleh ulama ada daftar isinya ada fikrisnya indeksnya semua lengkap sudah ada tidak ah kalau tidak ada maka dia bukan hadis seperti perkataan yang sering beredar khususnya di bulan Ramadan Rana Minal jihadil asar Ilal jihadil Akbar jihadun nafs kita kembali dari peperangan yang kecil menuju peperangan yang besar yaitu jihad nafs jihad melawan hawa nafsu ini bukan hadis tidak ada asal-usulnya tidak tercantum di satuun Kitab Hadis perkataan yang beredar dari mulut ke mulut tidak ada sanadnya karena itu tidak ada riwayat Kalau tidak ada sanad pasti tidak ada riwayat Al Imam alghazali rahimahullahu taala membawa kan perkataan itu yang disandarkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di kitabnya Ihya ulumiddin di dua tempat tapi itu dikatakan oleh ulama ketika tidak ada riwayatnya tidak ada sanadnya la aslahu tidak ada asalusulnya karena hadis itu harus ada riwayat ada sanad ada Matan isinya apa Siapa yang mengatakan Apakah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah Sahabat kalau tidak ada riwayatnya perkataan itu beredar saja tidak tercatat kalaupun tercatat tertulis di satu kitab mana sanadnya sanad itu jalan orang yang meriwayatkan kan yang menghubungkannya k Matan faedahnya untuk diperiksa benar tidak ini ah ketika ada sanadnya Fulan dari Fulan Fulan dari Fulan diperiksa oleh ulama Ah ini dianya ini Kadzab pembohong maka hadisnya maudu ah dia ini hafalannya buruk maka hadisnya dif e dia ini orang yang dituduh berdusta kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Karena biasa perkataannya beredar biasa di dalam kehidupan kesehariannya dia berbohong kalau ngomong bohong ngomong bohong ngomong bohong Nah kalau dia meriwayatkan hadis maka dia dikatakan orang yang tertuduh berbohong atas nama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam walaupun belum terbukti karena tidak menutup kemungkinan dia akan berbohong atas nama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kenapa karena kebiasaan dia berbohong kepada manusia Oleh karena itu hadisnya dikatakan palsu atau sekurang-kurangnya sangat lemah ini hadis-hadisnya begitu ulama memeriksanya ada riwayat bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apa bahwa Iya apa banyak riwayat ya Antum bisa baca barangkali kalau mau di kitab saya hadis-hadis dif dan maudu jilid s dan jilid du banyak saya berik contoh dari hadis-hadis yang lemah hadis-hadis yang sangat lemah hadis-hadis yang palsu hadis-hadis Yang tadi tidak ada asal usulnya karena tidak ada sanadnya ya Ah ini ee ilmu yang sangat besar sekali kemudian bab 13 kitabatul hadis penulisan hadis telah ada pada zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam atas perintah dan takrir persetujuan beliau sendiri jadi penulisan hadis itu telah terjadi pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari sini kita mengetahui perkataan sebagian manusia bahwa hadis itu ditulis Dua abad setelah Rasulullah sallallah Wasallam adalah berlebihan dan sangat keliru Kita lihat nanti sini hadis yang pertama Ya an Abdillah Amrin Q dari Abdullah bin Dia berkata aku rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam uridu hiu Aku menulis segala sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam keinginanku untuk menghafalnya menunjukkan bahwa Abdullah bin am menulis hadis yang ia dengar dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan ditakrir disetujui oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lalu fahatni quraisyun sebagian orang Quraisy melarangku waqu dan mereka berkata atu rasulullahallahu Alaihi wasamar patutkah engkau menulis segala satatu yangau dengar dari beliau padahal rasulullahahu wasam manusia yang dapat berbicara dalam keadaan marah dan senang lalu saya pun berhenti menulis hadisakasulah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian aku terangkkan Kabarkan Jelaskan larangan orang Quraisy itu kepadaku untuk menulis hadis-hadis dari Rasulullah sallahuaih Wasallam dengan alasan bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam manusia yang dapat berbicara dalam keadaan marah dan senang fak rasulah Sallahu Ali wasallam apa E yang dikatakan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan diperbuat beliau Fa biusbuihi Ila fihi faqala lalu Beliau berisyarat dengan jarinya Ji telunjuknya ke mulutnya sini dan beliau bersabda uktub tulis tetaplah engkau tulis hadis-hadis dariku fawallad Nafsi biadi demi Allah yang jiwaku berada di tangannya Ma yakuju minhu tidak keluar dari sini sambil beliau berisyarat dalam riwayat yang lain ma minhu tidak keluar darinya waiwayatan Ma tidak keluar dariku a ha melainkan kebenaran ini perintah dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menulis hadis beliau walaupun beliau manusia dan dapat berbicara dalam keadaan marah dan senang tetapi tidak keluar dari beliau melainkan kebenaran di atas kebenaran t tulis hadis ini menjadi Dalil dan bukti bahwa B penulisan hadis terjadi pada masa nabi hidup dan atas perintah beliau langsung [Tepuk tangan] t tulis maka Abdullah bin Amr pun menulis lagi Sehingga terkumpullah dalam sebuah sahifah lembaran-lembaran yang di dikenal dengan assahifah assadiqah lembaran-lembaran yang benar dari catatan hadis yang ditulis oleh Abdullah bin Amr dan masuk ke dalam musnad Al Imam Ahmad bin hambbal dan beredar di kitab-kitab hadis lainnya Abdullah bin Amr menulis dan bukan hanya beliau bukan hanya Abdullah bin Amr seorang yang lain karena dalam riwayat dalam hadis yang lain asar yang lain hadis yang lain Abdullah bin Amr mengatakan kami berada di sekeliling nabi naktubu kami menulis kami berarti bukan hanya Abdullah bin Amr seorang tapi bersama yang lain nah ini hadis pertama sahih riwayat Abu Daud dan Ahmad dan darimi saya jelaskan sebagian ee sanadnya sebagaimana juga hadis Ibnu Abbas sebelumnya Antum bisa membaca takhrijnya ya karena panjang kalau saya jelaskan hadis yang kedua juga dari Jalan Abdullah bin Amr an Abi Qabil dari abuil Dia berkata kami pernah berada bersama Abdullah bin Amr Ibnul as dan beliau ditanya ayul madinati tuftahu awalan alkonstantiniah au rumiah kota yang mana dari dua kota yang akan dimenangkan dikuasai pertama kali oleh kaum muslimin Apakah konstantiniah Konstantinopel atau Roma dua-duanya pusat kerajaan Romawi fadaa abdullahi bisundukin lahu halaq lalu Abdullah bin Amr meminta sanduk eh bok Keranjang tempat buku hadis dia Kitab Hadis dia yang dia pernah catat pada masa Nabi Sallallahu alaii wasallam yang kita baca di hadis pertama Nah ini dia catatannya kumpulannya dikeluarkanlah kitab ituakuitaban lalu Abdullah bin Amar mengeluarkan kan dari sonduk itu keranjang itu sebuah kitab ah itu kitabnya jadi dia dia menulis hadis say Rasulullah jadi sebuah kitab kitab hadis pertama riwayat Abdullah bin Amr Ibnul Ash di situ ada hadis ini faqala Abdullah maka Abdullah berkata Ah ini riwayat sahabat yang tadi yang tanya tabiin kemudian nanti diriwayatkan oleh tabiut tabiin dan ke bawah sampai kepada Imam Ahmad yang menulis hadis ini kemudian Al Imam adarimi kemudian Al Imam Hakim tiga Imam ini mencatat hadis Abdullah bin Amr dengan sanadnya faqala Abdullah maka Abdullah berkataama nahnu rasulillahi sahu Alaihi Wasallam ini dia ketika kami berada di sekeliling Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam naktubu itu yang tadi saya katakan lihat kami menulis bukan hanya seorang Abdullah bin Amar IBN as tidak kami menulis berarti banyak sekali sahabat yang menulis hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menunjukkan kitabatul hadis kitabatul hadis penulisan hadis terjadi pada masa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun [Musik] pendiwanannya pengumpulannya secara resmi oleh pemerintah atas perintah khalifah yang mulia Umar bin Abdul Aziz memerintahkan pejabatnya dan pejabatnya memerintahkan ulama yaitu Imam azzuhri Ibnu syihab untuk mengumpulkan hadis-hadis nabi dalam satu kumpulan pencatat ah itu beda antara penulisan dan pengumpulan didewankan didewankan dewan itu Diwan bahasa Arab kumpulan ya naktubu suila rasulullahi shallallallahu Alaihi Wasallam tiba-tiba Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ditanya ayyul madinat tuftahu awalan di antara dua kota dua kota besar di dunia saat itu yang pertama kali dimenangkan dikuasai kaum muslimin yang mana konstantiniahkah atau rumiahkah konstantinopelkah atau Roma Konstantinopel itu Istanbul ya di Turki dahulu namanya konstantiniah Konstantinopel konstantin didirikan oleh kaisar salah seorang Kaisar Romawi Kaisar konstantin Kaisar konstantin itu yang mendirikan kota itu kota yang berada di Eropa faqala Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam Mad madinatu hiraqlah tuftahu awalan kota hirqla hirqla adalah eh hirq lius salah seorang Kaisar Romawi yang semasa dengan nabi yang mulia ee Sallallahu Alaihi Wasallam dan nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mengirim surat kepadanya mengajaknya masuk Islam aslim taslam kata nabi sallahui wasallam kepadanya islamlah pasti kamu akan selamat Islam e Kaisar heraklius Orang alim dan dia tahu kebenaran nabi yang mulia Tetapi dia lebih memilih kekaisarannya kemegahan dunia kerajaannya kekuasaannya dari beriman kepada nabi yang mulia Sallallahu alaihi wasallam sampai akhir hayatnya dia tidak beriman padahal secara khusus Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menulis surat kep hadis ini nabi sah was mengatan kota yang pertama kali dikuasai kaum muslimin adalah konstantinovel dan itu terjadi sebagai awal pembukaan tidak mutlak 800 tahun setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dibuka dikuasai oleh kaum muslimin dan diganti namanya menjadi Istanbul kemenangan artinya itu baru yang dimaksud oleh hadis ini itu nanti dekat dengan hari kiamat ketika Dajal turun kaum muslimin menguasai lagi karena daerah itu sudah dikuasai oleh kufar ini berdasarkan hadis riwayat Imam muslim berarti yang di sini pembukaan awal Nanti secara besar-besaran mutlak akan dikuasai oleh kaum muslimin dari bangsa Arab yang menyerang ee Istanbul itu kalau sekarang Istanbul mungkin nanti akan berganti namanya wallahuam karena itu dikuasai oleh kembali oleh orang-orang kuffar dan dimenangkan oleh kaum muslimin dengan teriakan takbir saja tanpa menggunakan senjata maka runtuh benua itu bagian daratannya saya bawakan hadis ini di hadis itu di kitab Al Masail riwayat ee muslim dan itu yang sesungguhnya sebagaimana dikatakan oleh Sebagian ulama Iya baik Ikhwan ini ee sesuai dengan ee sudah diinikan oleh panitia Kita istirahat sejenak nanti kita akan ee sambung lagi insyaallahu taala walhamdulillahi rabbil alamin an amiril mmininallahuirah Alba naahar radihiallahuhu julus rasulah Sallallahu Alaihi [Musik] wasallamuladab Shad laa alayhi Yu ุงุญ Jal nabi sallah Alaihi wasallamb RB ya muhammadbni Islam faqala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Islam teลh en la ilahe illallah en Muhammed Rasulullah zahasa Ramadan ูุชajibna yasuhuus fanian Billahi w wair bilar SQ Q faahbirnisanudnahuak Q fabirni malulha baam minil Q fabni amarha Q an tabarat ab Mal yaar allahasuamah Jibril [Musik] umumumu muslim dari Umar bin alattab radallahu Anhu ia mengatakan pada suatu hari ketika kami sedang duduk di sisi rasulullahahu Alaihi was ti-baang seorang lelaki dengan mengenakan pakaian yang sangat Puh rambnya sangat hitamlihat Panya bek perjalan jauh dan se Diara kami yang mengalnya hinggauk menampiri Nabi wasang is was [Musik] ai wasau kepada Allah kepadaikikatnyaitabnya rasasnyai ak kepada ba dannya kep was [Musik] mahirkan Tunya dan ja engau Mat orang-orang yang berjalan tanpa alas Ki berpakaianak was [Musik] kep yang lebih mengetahui beliau Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Ia adalah malaikat jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan kalian tentang agama kalian hadis riwayat Muslim ammin nawii abdir Rahman Abdillah IBN Mas radiiallahu rasullahah alaii wasam wahuul Mas inadakum yma khqu F batni Yaum nufahum yakunqat mlikum Yakun mata mlikumal ilaiak ุญ wmar kalimat bikatb rq waali waalih wa shqi au Said fawallahzi La ilaha giruh in ahadakum layamal biali ahlil jannahta ma yakuna bainahu wa bainaha bitabel ahlar fadulha W in ahadakum laamal ahlar Hatta Ma yakuna binahu wabainha zra fasุจaii kitabamal ุจ [Musik] l dari Abu Abdurahman Abdullah Bin Masud radallahasahaii waskan kepada kami Dan [Musik] [Musik] nya orang dari kalian beramal dengan amalan ahli neraka sehingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya tinggal satu Hasta tetapi catatan takdir mendahuluinya lalu ia beramal dengan amalan Ahli Surga maka dengan itu ia memasukinya had riwayat albukhi dan Muslim amirminah alun nawawiahi Abdillah IB Bashir radiahhuma rasah Sallallahu alaii in in haraminyn [Musik] umunรผลtebiat la Yem keirasat at wq fam kali [Musik] yarikikin ini Ve J Wul bukh muslim dari Abu abdill aihi wasers sesgnya yang halal itu Jel yang haram itu jel dan di anara keduanya terdapat perkara-kara yang syubhat samarsamar kebanyakan manusia tidak mengetahui huknyaa meninggkan perkakaraat ber tah AG dan kmat dan ke tah jatuh ke dalam perkara yang haram seperti pengembala yang mengembala di sekitar tanah larangan maka hampir hampira akanukinyaetil bahwa rajaiki tanah langanetahil sesungguhnya larangan Allah yang dihkannya ketah bahwa diuh manus terap segumpalagingikaa maka suruhuh menj dan rusak maka seluruh tubuh pun menjadi rusak ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati hadis riwayat albukhari dan Muslim alarbaun nawawiah Abi hurirah radiallahuh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam inalla [Tepuk tangan] taala ey kul Ve Kal teala ya eyyine amenu [Musik] k akarul y yam y ya Rab ya Rab matamuhu [Musik] haramลrabuhu haram melbesuhu [Musik] haramam [Musik] Mus dari Abu hurairahallahuakanasahaihi was sesnya Allah taa itu maha dan tidak ke yang sesunggnya Allah telahahkan kepada kaum mukminin dengan apa yang dia perahkan kepada para ras Allah Taala berfirman Wah para rasul Maklah dari makanan yangik- danakanlah amal dan Allah [Musik] was berucap wah rabku wah rabku sementara makanannya haram minumannya haram pakaiannya haram dan diberi makan dengan sesuatu yang haram maka Bagaimana doanya akan dikabulkan hadis riwayat Muslim nawiah Abil Abbas Abdillah IBN Abbas radiallahhuma Kun KH nabi sallahaihi wasallamum q ya GAM inimukimat [Musik] yahakalillahantaham lajtู
ata afuka bish lam yfuka a bish Q katabah Allah lak wainjamu a b lam yaduruk B qad katabah Allah Alik rqlam rawahum wqal hadun Hasan sah wa rwaymam Wam Ma ุงุฎak Lun ak W waus dari AB Abbas Abdullah bin abbasaha berkata suatu hari aku perah berada di belakang nabiahu Alaihi wasam lalu beliauersabda wahai anak muda aku akan mengajarkanmubera kalimatal allahiscaya dia akan menal allahisaya engau akan mendya dianmu ja Eng m makaal kepada Allah dana engkau Ma pertan makaalah pertolan kepada Allah ketahuilah ya semua umat berkumpul untuk mikanm suu mana maka mlah dat [Musik] mikanmu [Musik] menam tidak akan dapat terelakkan darimu ketahuilah bahwa pertolongan itu bersama kesabaran kelapangan ada bersama kesempitan dan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan nawiifi Radiallahu nabi [Musik] wasallahu wasallama Alan nabiil Karim waa alihi wa ashabihi waman tabiahum biihsan yaumiddin wab baad ikhwan dan akhwat yang saya muliakan ee pembahasan kita pada sesi yang pertama tadi mengenai ilmu riwayatul hadis ilmu meriwayatkan hadis mengumpulkan hadis menulis [Musik] hadis secara riwayat dengan sanad dan Matan karena hadis harus ada riwayat dan yang diriwayatkan apa yang diriwayatkan itu Matan Apakah sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti sampai kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ataukah sampai kepada sahabat perkataan dan perbuatan mereka atau sampai kepada tabiin atau tabiut tabiin atau kepada para imam dan seterusnya di dalam Islam adanya ilmu riwayat misalnya dikatakan asyafi’i berkata begini Demikian maka di mana Syafi’i mengatakan seperti itu ada riwayatnya ada kitabnya tidak beredar begitu saja sahabat mengatakan begini ada riwayatnya kemudian riwayatnya itu diperiksa Sah apa tidak Nah itu ilmu riwayat Adapun ilmu untuk memeriksa sah atau tidaknya itu dinamakan ilmu ahatul hadis atau yang kita kenal dalam pelajaran di sekolah di perguruan tinggi di pesantren dengan ilmu mustalahul Hadis ilmu ini menjadi khekususan umat ini ilmu riwayatul hadis danayatul hadis menjadi kekhususan ilmu yang ada di dalam Islam kekhususan umat Islam tidak terdapat di dalam ajaran umat-umat yang lain yang sebelumnya atau yang sekarang itu khusus umat Islam Allah subhanahu wa taala yang memberikannya oleh karena itu mereka para imam mengatakan alisnadu minaddin waulal isnad laqala manyaa Masya kemudian bab yang ke-13 tadi pembicaraan kita mengenai kitabatul hadis penulisan hadis bahwa hadis itu ditulis telah ada penulisan hadis pada zaman atau masa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam atas perintah beliau dan takrir yakni beliau menyetujui sekalian para sahabat untuk menulis hadis-hadis beliau bahkan di tempat keramaian pada waktu Fathu Makkah tahun ke-8 Hijriah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkhutbah khotbah yang panjang salah seorang sahabat meminta kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam agar khotbah itu ditulis maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada sekalian sahabat yang jumlahnya banyak sekali yang hadir saat itu uktubu Li abisya orang yang meminta khutbah nabi ditulis Itu namanya Abu sah bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada para sahabat uktubu Tulislah yni khotbah yang aku bacakan tadi untuk Abu sah hadis ini riwayat Bukhari menunjukkan bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan menulis hadis beliau kepada sekalian para sahabat di antaranya khotbah beliau Pada Fathu Makkah oleh karena itulah kitab-kitab ilmu itu perlu ditulis agar orang dapat mempelajarinya ini bab ke-14 menulis kitab-kitab ilmu seperti Kitab Hadis tafsir fikih dan lain sebagainya ya di antara dalilnya adalah hadis ke-22 dalam bab ini ada tiga buah hadis saya bawakan para ulama menulis kitab-kitab ilmu yang berkaitan dengan hadis yang berkaitan dengan al-qur’an yang berkaitan dengan fikih yang berkaitan dengan Tarikh sejarah yang berkaitan dengan ee riwayat para perawi Hadis kitab Rijal dan lain sebagainya kitab banyak sekali ditulis oleh para ulama agar kekal ilmu itu kalau tidak tulis bisa hilang maka mereka yang ahlinya yang ahlinya ya menulis dimulai dari para sahabat yang menulis hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Mari kita lihat hadis yang pertama an abi juhaifah abi thib abu juhaifah dia sahabat juga pernah bertanya pernah berkata berkata aku pernah bertanya kepada Ali Bin Abi thb Apakah di sisi kamu ada sebuah kitab khusus yang nabi khususkan untuk kamu Ahlul Bait karena waktu itu tersebar disebarkan berita bohong oleh siapa oleh Syiah Rid bahwa Ahlul Bait dikhususkan oleh Nabi memiliki kitab yang tidak dimiliki yang lainnya maka untuk mengu benar apa tidak berita itu ditanyakan kepada Ali Bin Abi Thalib sebagai pemuka dan ketuanya ahli bait saat ituum kitab apakah di sisi kamu ada sebuah kitab selain kitabullah jawab Ali tidak ada ini membatalkan dakwahan an Ridah bahwa Ahlul Bait memiliki kitab khusus Quran tersendiri Bahkan dalam khayalan mereka bahwa mereka mempunyai kitab al-qur’an yang berbeda dengan Quran kita tidak ada satup pun huruf yang sama dengan Quran kita yang mereka namakan mushaf Fatimah tiga kali lipat dari Quran kita berarti 18.000 ayatnya nanti akan dibawa oleh Imam Mahdi mereka kata mereka Imam Mahdi yang tidak pernah ada orangnya yang pada tahun 250-an masuk ke dalam gua dan tidak pernah keluar lagi sampai hari ini oleh karena itu mereka Berdoa terus biar cepat-cepat keluar padahal orangnya memang fiktif tidak pernah ada ini kebohongan kebohongan Ali menjawab gak ada kecuali kitabullah ini au fahmunahuulun muslim atau pemahaman yang diberikan Allah kepada seorang muslim ah ilmu itu perlu paham Ai had sahifah atau apa yang ada dalam lembaran-lembaran ini ini menunjukkan bahwa Ali Bin Abi Thalib radhiallahu taala Anhu mencatat hadis-hadis nabi sah wasallam beliau kumpulkan dalam lembaran-lembarannya kata abu hujai abu juhaifah qala qulu Ma Fi Hadi shahifah apa yang ada dalam hadis dalam lembaran-lembaran itu qala Ali e bin Abi Thalib ee menjawab alaqlu al-aqlu adalah Diat tebusan bagi pembunuhan yang kedua wafakul Asir membebaskan tawanan yang ketiga W ytalu muslimun bfirin orang muslim tidak boleh dibunuh dengan sebab membunuh orang kafir tidak boleh dibunuh ini Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tentang permasalahan dia tentang permasalahan membebaskan tawanan tentang bahwa seorang muslim kalau dia membunuh orang kafir maka dia tidak boleh si muslim ini di qisas tidak boleh kalau dia membunuh tanpa hak maka dia berdosa tapi tidak boleh dihukum mati dalam Islam itu wa tuqtalu muslim bikafirin ini jelas menunjukkan bahwa Ali menulis Kitab ilmu yaitu Apa hadis karena hadis adalah Ilmu Alquran adalah ilmu Hadis adalah ilmu Ali Bin Abi Thalib menulis seperti Abdullah bin Amr Bin Ash ini hadis riwayat Bukhari dan ini lafaznya dan dikeluarkan juga muslim saya memberikan catatan kaki ya catatan nomor 52 dalam riwayat Muslim Ali bin mengatakan naqitahi wahifah qahifatun muallqatun fiifi faqad kaba Barang siapa yang mengatakan bahwa di sisi kami yakni Ahlul Bait keluarga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada sesuatu kitab yang kami baca selain kit kitabullah Alqur’an dan sahifah lembaran-lembaran Ini catatan hadis Ali ya dari ee catatan ee hadis yang Ali catat dari hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sahifah itu tergantung di kantung pedangnya maka sesungguhnya dia telah berdusta berbohong Ah ini jelas perkataan Ali ini bagaikan petir yang menyambar dan menghanguskan setiap kepala rafidah yang mengatakan bahwa Ahlul Bait memiliki kitab selain dari kitabullah dibantah oleh Ali Bin Abi Thalib ya hadis yang kedua rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Ah ini ini khotbah yang tadi saya katakan ceritakan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah berkhotbah saat kemenangan kota Makkah beliau menjelaskan haramnya kota Makkah maka selesai khotbah berdirilah salah seorang sahabat yang bernama Abu sah Dia meminta kepada beliau agar khotbah tadi ditulis untuknya hadisnya hadis ke-23 an Abi hurair radhiallahu Anhu Q Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu Dia berkata lamma fatahallahu ala rasulihi Shallallahu Alaihi Wasallam makkataq finas fahamidallaha wa alaihiq tatkala Allah telah memenangkan kepada rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam kota Makkah beliau berdiri di hadapan manusia beliau memuji dan menyanjung-nyanjung Allah Kemudian beliau bersabda berkhotbah ini panjang khotbahnya saya kasih titik-titik faqama Abu Syah selesai khotbah selesai beliau khotbah berdirilah Abu Syah rajulun Min ahlil Yaman seorang dari penduduk Yaman faqala maka Abu sah berkata kepada Rasulullah S Ya Rasulullah Tulislah untukku wahai Rasulullah yakni khotbah yang tadi engkau sampaikan dia enggak hafal tulis faqala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan para sahabat karena beliau sendiri tidak bisa baca dan tidak bisa tulis Ummi uktubu Li abisya Tulislah untuk Abu sah maka para sahabat pun menulis khutbah nabi itu kepada seluruh seluruh para sahabat yang hadir saat itu uktubu Li abisah Tulislah untuk abuah ini menjadi dalil bahwa penulisan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terjadi pada masa beliau atas perintah beliau kepada para sahabat hadis yang ketiga hadis nomor 24 an Abi hurair Dari Abu Hurairah Dia berkata Ma asabin Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ahadun i amrinahuana yaktubu w aktubu rawahul Bukhari Abu Hurairah berkata tidak seorang pun dari sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang lebih banyak meriwayatkan hadis dari beliau selain dariku yakni aku sahabat yang terbanyak meriwayatkan hadis dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada beberapa sebab Mengapa Abu Hurairah menjadi sahabat yang terbanyak meriwayatkan hadis dari para sahabat lainnya kecuali kata Abu Hurairah Abdullah bin Amr Sesungguhnya ia menulis hadis dia juga Bu maksud Abu Hurairah dia Abdullah bin Amr juga banyak meriwayatkan hadis tersebab dia menulis ah ini dia Sesungguhnya ia menulis hadis sedangkan aku tidak menulis menghafal ya meng meng menghafal dia tidak menulis barangkali Abu Hurairah saat itu tidak bisa menulis karena sebagian manusia pada zaman itu sebagian bisa menulis sebagian tidak bisa membaca dan menulis jadi masalah menghafal itu sudah menjadi kebiasaan bangsa Arab sehingga hafalannya kuat sekali karena sebagian dari mereka tidak bisa menulis dan tidak bisa membaca tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis seperti nabi yang mulia alaihialatu wasalam tidak bisa membaca dan tidak bisa ee menulis nah di halaman 89 dan EE 90 saya menjelaskan sebab-sebab Abu Hurairah banyak meriwayatkan hadis sebab pertama Berkat doanya yang diamini Nabi sebagaimana akan datang babnya dan hadisnya insyaallahu taala ada hadisnya di kitab ini nabi si wasallam mengamini doanya Abu Hurairah yang meminta kepada Allah ilmu yang tidak Terlupakan Adakalanya seorang memiliki ilmu kemudian lupa atau selang Berapa lama lupa Abu Hurairah meminta ilmu yang tidak Terlupakan yang ia tidak lupa dengan ilmu itu amin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengaminkan diijabahkan Allah tabaraka wa taala sebab yang kedua Abu Hurairah selalu menyertai dan bersama nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam ketika sebagian sahabat sibuk dengan perdagangan dan pertanian mereka sebagaimana akan datang hadisnya dalam Bab selanjutnya nanti sebab ketiga berkat mukjizat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga akan datang hadisnya g sebab keempat atas persaksian nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam bahwa Abu Hurairah adalah orang yang paling tamak terhadap hadis-hadis Beliau juga akan datang hadisnya semuanya ini empat empat sebab pilih yang menjadikan Abu Hurairah tampil depan di antara semua para sahabat yang banyak meriwayatkan hadis maka Abu Hurairah radhiallahu Anhu menjadi rawiyatul Islam Rawi Islam muhaddis Islam ahli hadis Islam yang pertama al-hafiz Islam yang pertama Abu Hurairah pembawa bendera hadis adalah Abu Hurairah ketuanya para ahli hadis adalah Abu Hurairah beliau yang banyak meriwayatkan hadis karena itu musuh-musuh Islam sangat membenci Abu Hurairah terutama rafidah karena Abu Hurairah banyak meriwayatkan hadishadis nabi yang mulia alaihatu wasalam dan dia terus menerus mulazamah bersama nabi yang mulia alaihialatu wasalam ya kemudian saya membawakan beberapa asar di halaman 91 tentang menulis perlunya menulis kaum Salaf menulis para ahli hadis itu menulis karena hafalan kadang-kadang mengkhianati kita mereka menulis ini ada beberapa Ar dari Abu kilabah Abu kilabah seorang tabiin Dia berkata menulis Kitab lebih kami sukai daripada lupa kalau dihafal terus lupa lebih bagus ditulis hadis itu kemudian abduliz binuhamad Dar adarawardardi mengatakan pertama orang yang mengumpulkan ilmu dan menulisnya adalah Ibnu syihab ilmu di sini adalah hadis kemudian Imam Malik Al Imam Malik pernah berkata eh Yahya Bin Said berkata Sungguh kalau aku menulis segala yang aku dengar dari hadis dan Ar lebih aku sukai dari mempunyai harta seperti aku ini dan seterusnya dari e para ulama bahkan e Khalid Bin khidas albaghdadi orang Baghdad pernah berpamitan kepada Imam Malik aku pamitan kepada Malik bin Anas Al Imam maka aku mengatakan wahai Abu Abdillah berilah wasiat nasihat kepadaku maka Beliau berkata hendaklah engkau selalu bertakwa kepada Allah dalam keadaan tersembunyi tidak dilihat orang dan terang-terangan di hadapan manusia dan bernasihat kepada setiap muslim serta menulis ilmu dari ahlinya menulis ilmu dari ahlinya ya kemudian Wahab bin jarir berkata sy’bah telah menceritakan kepada kami sebuah hadis kemudian Beliau berkata hadis ini aku dapati tertulis di sisiku di sahifahku di lembaran-lembaran yakni catatan ee hadisnya Ishaq bin Mansur pernah bertanya kepada Ahmad bin hambal Siapakah di antara ulama yang tidak menyukai menulis ilmu beliau menjawab sebagian tidak menyukainya sedang sebagian lain membolehkannya aku berkata Kepada beliau seandainya ilmu itu tidak ditulis pasti ia akan lenyap Beliau mengatakan benar benar engkau kalau ilmu tidak ditulis dia lenyap seandainya ilmu itu tidak ditulis jadi apa kita sekarang ini kata Imam Ahmad Imam Ahmad menulis banyak tentang ilmu-ilmu Islam hadis beliau meriwayatkan banyak hadis gitu eh berkata Ishak Bin Mansur aku juga bertanya kepada ishaak bin rahuai maka beliau memberikan jawaban yang sama dengan jawaban ee Ahmad Abu zur’ah berkata berkata Ahmad ee Bin hambal dan Yahya Bin Main setiap orang yang tidak menulis ilmu niscaya tidak selamat dari kesalahan Karena mengandalkan hafalan saja tentu tidak selamat dari kesalahan dan bisa lupa dan kadang-kadang hafalan mengkhianati seseorang dan eh seterusnya ah itu kebiasaan kaum Salaf mereka menulis dan menulis dan menulis menulis hadis menulis agar ilmu itu kekal agar ilmu itu tidak hilang agar ilmu itu tidak dilupakan ee orang agar mereka mengetahui apa yang mereka tulis itu dimulai dari para sahabat menulis hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti Ali Bin Abi Thalib dan Abdullah bin Amr Bin Ash kemudian Abu Bakar sebelumnya Abu Bakar asiddiq dan lain-lain sahabat banyak sekali sebagaimana dikatakan Abdullah bin Amr kami menulis naktubu dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kepada sekalian para sahabat pada Fathu Makkah uku Ab itu kebiasaan kaum Salaf Dika menulis dan ketika meriwayatkan hadis mereka pegang kitab mereka mereka meriwayatkannya karena takut lupa takut ter tersalah ada yang hafal ada dan kebiasaan mereka menulis kemudian mereka menghafal atau menghafal mereka menulis tidak salah satunya umumnya mereka seperti itu kecuali sebagian yang tidak bisa membaca dan menulis mereka mengandalkan ee hafalan umumnya mereka para muhaddisin para imam ada kitab ada tulisan-tulisan mereka dan mereka pun menghafal Ah ini bab selanjutnya saya memberikan judul bab menghafal ilmu kalau tadi sebelum nya me nulis sekarang menghafal ada dua dan itu kebiasaan kaum Salaf menulis dan menghafal menulis dan menghafal kalau hafalannya kurang dia atau mereka mempunyai tulisan sehingga ketika mereka meriwayatkan hadis mereka bacakan dari kitab hadis mereka si Imam Ahmad sering membawa-bawa kitab hadisnya duduk di masjid kadang-kadang kalau ada orang bertanya dia buka Dia bacakan hadisnya kalau tidak tanya ya dia pulang lagi bawa lagi kitab itu hadisnya ahah ini menghafal ilmu seperti kejadian pada Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu mempunyai hafalan yang kuat sekali berkat mukjizat nabi yang mulia alaihiatu wasalam ini hadisnya Dar Abu dia Berk manusia mengatanuakiat k Bu karena ada ayat di dalam kitabah aku tidak akan menceritakansnya sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang kami turunkan berupa keterangan-keterangan hujah dan hidayah dan seterusnya larangan menyembunyikan ilmu Kalau tidak ada ayat itu saya tidak akan menceritakan hadis karena ada ayat itu yang melarang manusia menyembunyikan ilmu dan saya memiliki ilmu saya meriwayatkan hadis dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nah saya harus meriwayatkannya apa yang menjadi pokok-pokoknya apa yang penting-penting saya riwayatkan kepada manusia itu maksud Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu Kemudian beliau menjelaskan di antara sebab-sebab beliau banyak meriwayatkan hadis dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lebih dari almuhajirin Wal anar Abu Hurairah orang Yaman sesungguhnya Ikhwan kita dari Muhajirin mereka disibukkan perdagangan-perdagangan mereka di [Musik] pasarw dan sesungguhnya Ikhwan kita dari an disibukkan dengan pekerjaan harta mereka pertanian-pertanian mereka wa inna aba Hurairah Kana yalzamu rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bisi batnii dan sesungguhnya Abu Hurairah bermulazamah terusmenerus dengan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan perut kenyang ada jamin Rasullah was karena Abu Hurairah sebagai penuntut ilmu dia mulazamah Terus kata abuairah abuairahah was abuah selalu menyertai Rasulullah was Abu hadir ketika mereka tidak hadir dan Abu Hurairah hafal ketika mereka tidak hafal Abu Hurairah hadir ketika para sahabat tidak hadir karena Abu Hurairah selalu menyertai Rasulullah Sallallahu alhi wasallam ke mana saja dan Abu Hurairah hafal ketika mereka tidak hafal dan ini di kemudian hari diakui oleh para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwa Abu Hurairah terbanyak dari dari mereka yang meriwayatkan hadis ini hadis riwayat Bukhari dan e muslim kemudian hadis yang kedua dalam bab ke15 ini menghafal ilmu Hadis pertama asyahid yang menjadi dalil adalah perkataan Abu Hurairah wahuah Abu Hurairah hafal apa yang mereka tidak hafal menunjukkan bahwa Abu Hurairah menghafal ilmu menghafal hadis yang begitu banyak jumlahnya Setiap hari dia menghafal hadis-hadis rasulullahi Sallallahu Alaihi waada alihi wasallam tentu kalau dia bisa menulis dan membaca menulis tentu dia atau pasti dia akan menulis ini hadis yang kedua sekarang an Abi hurairata qa Dari Abu Hurairah Dia berkata klu aku pernah bertanya ya Rasulullah inni ASM Minka haditan katstiran ansahu wahai Rasulullah Sesungguhnya aku mendengar hadis darimu sangat banyak aku mendengar hadis darimu sangat banyak tetapi sering lupa ah itu awal dia itu sering lupa beliau bersabda hamparkan pakaianmu riduu kata Abu hairah maka aku menghamparkannya lalu Beliau mengambil pakaian itu dengan kedua tangannya Kemudian beliau bersabda dummah Peluklah maka aku pun memeluk pakaianku itu ke dadaku sesudah itu Aku tidak pernah lupa lagi sedikit pun juga ini mukjizat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tahu Abu Hurairah sangat tamak terhadap hadis muhadisnya pertama di dalam Islam kata Nabi saya belum pernah melihat orang yang bertanya ada satu pertanyaan yang ditanyakan Abu Hurairah karena saya mengetahui bahwa engkau sangat tamak terhadap hadis ini persaksian dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sesungguhnya Abu Hurairah muhaddis pertama ahli hadis pertama di dalam Islam dan Rawi pertama di dalam Islam saya terkenal dengan nama rawiyatul Islam rawinya Islam Abu Hurairah hafiznya Islam Abu Hurairah tapi dia sering lupa Awalnya dia banyak mendengar dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Lupa maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan hamparkan ridamu kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam riwayat lain kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan Abu Hurairah untuk mengumpulkan pakaiannya dan mendekap ke dadanya dekapkan ke dadanya dummah Peluklah fadomamtuhu lalu aku mengambil dan memeluknya sesudah itu apa kata Abu hurairahasitu saian ba’dahu sesudah itu Aku tidak pernah lupa lagi sedikit pun juga mukjizat agar Abu Hurairah memelihara dan menjaga seizin Allah tabaraka wa taala Karena untuk memelihara sunah ini Allah bangkitkan orang-orang yang ahlinya dimulai dari para sahabat secara keseluruhan dan sebagian mereka tampil terdepan di antaranya Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu yang banyak mengumpulkan hadis-hadis nabi yang mulia karena itu sering kita an Abi Hurairah an Abi Hurairah an Abi Hurairah banyak sekali dalam berbagai macam ilmu salah satunya berkat mukjizat Nabi karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat Abu Hurairah selalu mengiringinya selalu menyertainya dan mempunyai keinginan yang besar terhadap hadis ya Ah ini Ikhwan Saya kira kita cukupkan sampai bab ke 15 dan sisanya barangkali kita gunakan untuk bersoal jawab insyaallahu taala sudahah cukup sikit cukup cukup B Alhamdulillah Hamdan katsiron thayiban mubarakan Fi Kama yuhibbu rabbuna waard wasallallahu wasallama Alan nabiil Karim wa ala alihi wa ashabihi ajmain Amma ba ikhwan dan akhwat yang saya muliakan ada beberapa pertanyaan di antaranya menanyakan tentang keluarga yang pernah meyakini hal-hal yang berbau Syirik seperti percaya kepada sesajen [Musik] dan lain sebagainya namun di akhir hidup tidak melakukan kesyirikan apakah dia termasuk yang diampunkan Allah taala dosanya jawabannya kalau [Musik] dia bertobat dengan tobat yang [Musik] sungguh-sungguh yaitu menyesali perbuatan dosa yang dilakukan karena awal tobat itu dengan penyesalan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda annadamu taubatun penyesalan itu tbat salah satu bentuk tobat menyesal penyesalan itu tobat itu pertama yang kedua meninggalkan perbuatan tersebut dan yang ketiga bertekad tidak ada yang dapat memastikan bertekad berazam berkeinginan untuk tidak mengulang nya lagi di kemudian hari kadang-kadang dosa itu kita ulang lagi karena itu tidak ada yang bisa memastikan dan tidak boleh dipastikan bertekad berkeinginan yakni ada usaha kalau terulang lagi ya tobat lagi Allah tabaraka wa taala tetap menerima sebagaimana dalam hadis riwayat imam attirmidzi dan selainnya Innallaha yaqbalu taubatal Abdi maam yugorgir Sesungguhnya Allah tetap menerima tobat seorang hamba selama rohnya belum sampai ditenggorokan seperti Firaun tobat tapi rohnya sudah sampai ditenggorokan tidak diterima ketika dia karam di tengah laut merah terombang-ambing dan dia beriman kepada Tuhan yang diimani oleh Bani Israil Lailahaillallah tapi sudah sampai di tenggorokan dibenamkan oleh malaikat jibril Alaihi kalau berkaitan dengan manusia ya maka meminta halalnya dosa apa saja diampunkan Allah walaupun dosa Syirik yang tidak diampunkan kalau ia mati membawa dosa syiriknya itu maka tidak terampuni firman Allah subhanahu wa taala inallah Billahi FAQ ba Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa Syirik yang Allah disyerikatkan yang Allah diduakan yang Allah disekutukan dengannya tidak diampuni oleh Allah maksudnya kalau sampai matinya dia belum bertobat dan dia mati membawa dosa Syirik itu Syirik dosa terbesar sebagaimana nasihat nasihat Lukman kepada anaknya ya bunayya La tusyrik Billah innasyirka ladulmunim Hai anakku jangan kau Syirik kepada Allah Karena sesungguhnya Syirik kepada Allah adalah kezaliman yang sangat besar dan Allah mengampuni yang selain Syirik Walaupun dia belum bertobat selain Syirik ada dosa-dosa yang manusia tidak bertobat atau belum bertobat dia masing bergaul dengan dosa itu maka urusannya diserahkan kepada Allah Karena Allah katakan Allah firmankan Allah berfirman waagfiru Ma dunaalika Lim Yasya Allah akan mengampuni yang selainnya yang di bawah Syirik itu Lim Yasya bagi siapa yang Allah kehendaki ada masiah kehendak Allah orang mati membawa dosa-dosa besar jangan dihukumi ah ini masuk neraka engak urusannya diserahkan kepada Allah diharapkan Allah mengampuninya karena Allah subhanahu wa taala katakan itu dosa selain Syirik sebagian manusia mati membawa dosa-dosa dosa-dosa besar urusannya diserahkan kepada Allah selain Syirik ya kalau Syirik dia mati membawa dosa Syirik dan dia belum bertobat sesudah matinya la yfir tidak akan diampuni oleh Allah selain dari Syirik diserahkan urusannya kepada Allah diharapkan orang mendoakannya agar Allah mengampuni dosa dan kesalahannya wakfiru maunika kemudian Allah tutup ayat ini W yusrik Billahi faqadalan baida Barang siapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka sesungguhnya dia telah tersesat dengan kesesatan yang sangat jauh sekali Oleh karena itu maka didoakan kalau dia meninggalkan kesyirikan dan dia bertobat diharapkan dan didoakan agar Allah subhanahu wa taala mengampuninya pertanyaan selanjut nya kiat-kiat agar selalu mempunyai semangat dalam menuntut ilmu yang kadang-kadang sering melemah apalagi pertanyaan ini datang dari ibu rumah tangga mengengurus anak suami kadang-kadang sulit eh [Musik] pertama kaum muslimin dan muslimat harus mengetahui bahwa ilmu yang dituntut itu ada dua macam ilmu yang pertama ilmu yang fardu Ain terkena kepada seluruh muslimin dan muslimat ilmu yang fardu Ain ini yang wajib yang kedua ilmu yang fardu kifayah yang tidak diwajibkan oleh setiap kepada setiap muslim dan muslimah ilmu yang fardu Ain itu yang hukumnya wajib semuanya wajib dan kalau ditinggalkan haram berdosa dan Ia merupakan pokok-pokok ajaran Islam ilmu ini yang diwajibkan kepada setiap muslim dan [Musik] muslimah apa ilmu yang fardu Ain itu sudah sering saya menjelaskannya tapi tidak mengapa karena ini ilmu harus diulang-ulang terus pertama berkaitan dengan keimanan tauhid berkaitan dengan Sunah keimanan kita harus benar tauhid kita harus benar bagaimana kita beribadah kepada Allah agar tidak salah Jalan sebagian kaum muslimin yang mempercayai seperti pertanyaan pertama klinik-klinik mistik mistik kesyirikan-kesyirikan pedukunan penyihiran jampi pelet jimat-jimat dan ada tanda ini tanda macam-macam karena tidak mengetahui tauhid tidak mengetahui tentang keimanan tidak mengetahui bagaimana dia sebagai seorang hamba yang beribadah kepada Allah dan Allah menciptakannya hanya untuk beribadah kepadanya aku ciptakan manusia dan jin melainkan untuk beribadah kepadaku yakni mentauhidkanku karena tidak ada ibadah tanpa mentauhidkan Allah mengesakan Allah di dalam beribadah kepada Allah bahwa kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah dan dalam beribadah kepada Allah kita mengikutti syariatnya apa-apa yang Allah syariatkan melalui siapa melalui nabinya dan rasulnya yang mulia Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam karena Allah diibadahi dengan apa-apa yang Allah syariatkan yang Allah wajibkan atau yang Allah tidak wajibkan dan hukumnya disukai sunat Allah tidak diibadahi dengan sesuatu yang Allah tidak syariatkan yang hukumnya haram atau makruh atau perbuatan Syirik perbuatan bidah Allah tidak diibadahi dengan itu semua itu harus kita tahu berarti dalam beribadah kepada Allah kita mengikuti nabi yang mulia Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam itu ilmu fardu Ain yang pertama ilmu fardu Ain Yang kedua kita mengetahui apa-apa yang Allah wajibkan kepada kita yang tidak ada lagi perselisihan di antara ulama bahwa ini hukumnya wajib tidak masuk kalau masih itu ada ikhtilaf di antara ulama khilaf yang dibenarkan khilaf yang memang ee terjadi Benar Bukan dari pendapat-pendapat yang aneh atau bukan seperti salat lima waktu menunaikan ibadah haji jika mampu zakat jika mampu saum di bulan Ramadan Ya ada jadi seorang muslim dan jadi seorang mukmin dan jadi seorang Muhsin dalam hadis Jibril alaihalam Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad sallallah alh wasallam Apa itu Islam dijelaskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersyahadat kepada Allah dan bersyahadat kepada rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti yang tadi saya Terangkan mentauhidkan Allah dan Allah diibadahi dengan apa yang Allah syariatkan melalui siapa melalui Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mendirikan salat yang lima waktu Adapun salat-salat sunat itu masuk ke dalam ilmu yang fardu kifayah karena Allah subhanahu wa taala tidak mewajibkannya ditambah dengan salat-salat itu lebih mulia lagi Kemudian engkau umrah dan haji menunjukkan umrah itu wajib ini dalam riwayat yang lain dan engkau mandi jenabah Ketika engkau berjenabah Nah itu hukumnya wajib dan kau memberikan atau mengeluarkan zakat dan saum di bulan Ramadan berkata Jibril kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Fa faalik faana muslim Apabila saya melakukan itu saya disebut seorang Muslim iya Naam lalu Jibril mengatakan shodqta benar engkau lalu pertanyaan tentang iman pertanyaan tentang Ihsan karena hadis Jibril ini diriwayatkan ee bukan hanya oleh satu dua orang sahabat tapi jemaah para sahabat meriwayatkannya dan di sebagian itu ada tambahan-tambahan lafaz yang tidak diriwayatkan oleh imam muslim yang meriwayatkan hadis Jibril dari Jalan ee Umar BN Khattab dan Abu Hurairah riwayat Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis-hadis ee Jibril juga Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis Jibril dari Jalan ee Abu Hurairah ya yang ketiga mengetahui apa yang Allah haramkan yang tidak ada perselisihan lagi yang keempat yang berkaitan dengan pekerjaan kita di duniaah ini yang bertanya ibu rumah tangga dia mengurus anak mengurus suami itu merupakan kewajiban dia aikan kewajiban sebagaimana sabda Nabi Sallallahu alhi wasallam dalam hadis sahih Bukhari dan muslimum semua kamu pemimpin dan nanti akan ditanya tentang kepemimpinannya salah satu yang menjadi pemimpin adalah walatuun [Musik] istri adalah pemimpin di mana Di rumah tangga suaminya bukan memimpin suaminya memimpin suaminya enggak boleh menyalahi perintah Allah arriijalu qawamuna alanisa laki-laki itu yang memimpin wanita suami itu yang memimpin istri istri disuruh jadi pemimpin di rumah tangga suaminya mengurus rumah suaminya mengurus anak-anak suaminya itu dia disebut anak-anak suaminya padahal anak dia Kenapa karena suami yang memimpin semuanya dia tidak bisa tidak boleh melakukan sesuatu terhadap anak tanpa musyawarah kepada suaminya minta izin ini yang akan saya lakukan kepada anak kita kalau su bilang jangan itu begitu ba dikatakan fiha waadii domirhi kembali kepada suami mengurus rumah tangga suaminya dan anak-anak suaminya ini ibu rumah tangga dia menunaikan kewajiban itu fardu Ain bagi dia di dalam itu dia bisa mempergunakan waktu membaca kitab atau kadang-kadang hadir di majelis jika tidak ada urusan yang lain majelis mendengarkan kajian Banyak jalan menuju Makkah tidak satu jalan menuju Makkah banyak dari mana saja orang bisa jalan ke Makkah banyak jalan dalam menuntut ee ilmu kiatnya lagi adalah Mahabbah [Musik] cinta Kalau tidak ada cinta tidak bisa Antum hadir di sini tentu ada mahabbah kecintaan kepada ilmu Saya mau nuntut ilmu sehingga Antum sabar duduk Sat 2 jam karena apa Karena Mahabbah cinta nah ini tegak juga dengan keikhlasan agar dapat pahala dalam menuntut ilmu ya ya itu eh izin bertanya Ustaz Mohon penjelasan mengenai Syekh al-albani rahimahullahu taala Apakah kapasitas beliau dalam bidang ilmu Hadis Syekh al-albani ahli hadis besar pada abad Tidak diragukan lagi bahkan Syekh Abdul Aziz bin bas rahimahullahu taala mengatakan tidak ada di kolong langit ini yang lebih Alim tentang hadis selain dari al-albani ini persaksian dari seorang Alim bahkan imam yang mengenal betul siapa Syekh al-albani Imam ahli hadis pada abad ini rabbuna Jalla waala telah mengangkatnya dan menakdirkannya menjadi imam ahli hadis yang bermanfaat bagi diri keluarga dan kaum muslimin dan mengangkat tinggi hadis dan ilmunya dan mengangkat sunah setinggi-tingginya dan tegak lurus di atas Manhaj yang hak beliau orang Eropa albaniah yang sama sekali tidak mengerti bahasa Arab kata beliau Alif Ba Ta Saya tidak ngerti bahasa Arab tidak bisa bahasa albaniah ayahnya Ulama di albaniah itu kemudian karena ketika pemerintah albaniah saat itu ingin mengikuti apa yang terjadi di Turki oleh ya seorang munafik yang memimpin Turki saat itu presiden pertama Turki yait Mustofa Kamal atatr ya Bapak Turki yang mengubah semuanya tentang Islam maka diikuti oleh pemerintahan albaniah sehingga wanita-wanita dibuka disuruh perintah buka hijabnya apa jilbab nya tentu sebagai seorang ulama ayahnya Syekh alalbani ee merasa gelisah tidak benar karena albaniyah itu mayoritas kaum muslimin maka keluarga ini hijrah ke Syria tinggal di damaskus saat itulah Syekh adbani masih kecil sekolah madrasah ibtidaiah Dia belajar bahasa Arab situ bahasa Arab sirria dan dia unggul paling unggul di antara para murid yang asli orang Arab bahkan guru yang mengajarnya sering memberikan contoh ini orang Albani nya dia lebih Mahir dari Antum yang orang Arab Nah karena ayahnya mempunyai pemikiran lain tentang sekolah maka tidak dilanjutkan sekolahnya belajar kepada ayahnya karena ayahnya ulama belajar [Musik] terus sampai suatu saat remaja umur belasan tahun dia membaca majalah Almanar karya Syekh Muhammad Rasyid Ridha yang saat itu Sedang membahas hadis yang terdapat di kitab ihyanya Al Imam al-ghazali rahimahumullahu taala ketika pemuda ini membacabuna memasukkan kecintaan kepada hadis di dalam hatinya dia tertarik sangat tertarik dan terkagum-kagum akan kritikan-kritikan terhadap hadis oleh Syekh Muhammad Rasyid Rid maka beliau selalu mengulang-ulang bahwa yang menjadi penyebab saya masuk ke dalam dunia hadis itu Syekh Muhammad Rasyid Ra Dalam tulisannya di majalah Almanar itu nah sejak itulah dia membaca kitab yang dikritik oleh Syekh Muhammad Rasyid Rid kitab Ihya yang ada takriisnya oleh Imam al-iraqi dia tulis situ sampai ribuan lembar sehingga orang yang mau tulis biografi beliau bersoal jawab dengan beliau melihat catatan beliau itu setumpuk ini orang yang Ulil Azmi Ulul Azmi saja orang-orang yang besar maksudnya yang sudah bergelar yang ini tidak akan sanggup berbuat seperti ini walhal Syekh waktu itu menurut beliau ketika ditanya umur berapa saat itu Antum ya 18 tahun sudah mencatat ribuan lembar tahriis hadis sejak itulah dia terus berkembang sehingga menjadi imam ahli hadis yang nomor satu walaupun tidak semua pendapat beliau disetujui ulama itu jelas tapi tidak ada perselisihan Hatta musuh-musuh beliau mengakui Alim Jiddan Jidan sangat-sangat Alim itu musuhnya bilang sayang dia Wahabi gitu kata musuhnya ya ya pernah musuhnya bilang gitu dia taimiyun mengikuti Ibnu Taimiyah wahabiun tapi dikatakan Alim Jiddan Jiddan sangat-sangat Alim terhadap hadis sayang Wahabi gitu diakui kealimannya dalam hadis itu musuhnya yang sering membantahnya bahkan musuhnya mengatan Ketika saya ke perpustakaan dia yang menunjuki kitab ini kitab itu ah itulah Syekh ya alalbani rahimahullahu taala orang Eropa yang Allah kirim ke jaziratul Arab kata Syekh utsaimin rahimahullahu taala dulu para masyaikh di sini tidak ngerti hadis mereka membawakan hadis tidak tahu hadis ini sah atau tidak umumnya ya tidak semuanya Kemudian datang Syekh Albani lalu menjelaskan tentang ini hadis sahih ini hadis Daf hadis maudu jadi tahu jadi semua sekarang orang bicara tentang hadis ini sahih apa tidak dulu tidak ya Kurang lebih begitu perkataan Syekh Muhammad bin sheh eh anutsaimin rahimahullahu taala E begitu kurang lebih ya panjang kalau saya [Musik] ceritakan eh pertanyaan tentang amalan-amalan tertentu di malam Nisfu syakban k apa kita dianjurkan untuk membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali Eh hadis-hadis yang berkaitan dengan Nisfu Sya’ban malam Nisfu Sya’ban salat malam Nisfu sy’ban puasa pada Pagi harinya tanggal 15-nya tidak ada yang sah menurut pemeriksaan para imam ahli hadis berkisar di antara hadis-hadis maudu palsu berkisar di antara hadis-hadis maudu palsu jadi tidak ada tidak ada baca ini tidak ada tidak ada yang dan Terlupakan yang ada di bulan Nisfu Sya’ban adalah saum puasa dari awal bulan syakban sampai mendekati Ramadan semakin banyak hari yang kita puasakan di bulan syakban semakin baik Aisyah memberitahukan kepada kita radhiallahu taala anha bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah Puasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadan dan tidak pernah aku melihat beliau begitu banyak puasanya dalam satu bulan selain bulan syakban itu Yang Terlupakan oleh kaum muslimin puasa sebanyak mungkin di bulan syakban itu sunah hadis riwayat Bukhari dan Muslim bukan di Nisfu syakban atau di tanggal 15 ya tidak sepanjang itu sampai mendekati Ramadan lebih banyak puasanya lebih baik puasa apa itu puasa di bulan syakban itu seperti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hampir sebulan penuh di bulan syakban puasa itu yang sunah tapi itu terlupakan dan Tertinggal Nah bagi mereka yang tidak kuat tidak mengapa bagi mereka yang tidak kuat lemak maka ketika sampai tengah-tengah berhenti dilarang oleh Nabi bukan larangan haram sebagaimana hadis dikeluarkan oleh Al imam at-tirmidzi dan Abu Daud kalau sudah sampai tengah-tengah dan tidak kuat mulai mau puasa atau dari awal puasa sampai di situ sudah tidak kuat berhenti atau mau mengawalinya tapi dia tidak kuat nanti melemah ketika puasa Ramadan Maka jangan berpuasa ini bagi orang-orang yang kuat boleh sampai mendekati Ramadan itu sunah itu sunah Nabi yang mulia alaihialatu wasalam Oh ee pertanyaan terakhir barangkali ya Apa penyebab sahih Bukhari dianggap lebih sahih daripada Sahih Muslim banyak pertama ini enggak cukup waktunya muslim keluaran madrasahnya Bukhari madrasah yang dimaksud belajarulai Bukhari muridnya Bukhari Muslim itu kalau berhadapan dengan Bukhari seperti anak kecil berhadapan dengan orang dewasa muslim merengek-rengek kepada Bukhari minta diterangkan hadis ini jadi muslim belajar mula zamah terus-menerus kepada Al Imam Al Bukhari sehingga muslim bersaksi dan bahwa tidak ada yang membenci Bukhari kecuali orang yang hasad enggak ada orang alim hadis dari Bukhari ustaznya para Ustaz hadis Bukhari tibnya dokternya hadis kata muslim diciumlah keningnya itu pertama pengakuan muslim sendiri bahwa Bukhari adalah orang alim besar tentang hadis sehingga ulama mengatakan ketika muslim berhadapan dengan Bukhari seperti shobiyun shobi shobi anak kecil berhadapan dengan Bukhari Bukhari besar Ikhwan ulama itu Keder tahu Keder engak Antum kalau ada Bukhari di situ takut takut salah kalau ada Bukhari di situ wibawanya luar biasa Ki itu lihat imam muslim seperti anak kecil kalau berhadapan dengan merengek-rengek sampai mau nangis gitu Ayo dong kasih hadis ini ini minta itu merengek ini imam besar Bukhari itu pertama yang kedua Rijal Bukhari lebih sqah dari Rijal muslim yang berbeda ada yang sama rijalnya ada yang tidak sama yang ketiga taqahnya lebih tinggi muslim dari Bukhari tadi saya jelaskan bahwa Bukhari bisa meriwayatkan dari tabiut tabiin Muslim Tidak yang keempat rawi-rawi yang dikritik oleh para ulama di Bukhari dan Muslim lebih banyak di muslim dari di Bukhari dan umumnya yang dikritik di Bukhari itu guru-guru Bukhari yang beliau lebih tahu dari orang lain murid kan lebih tahu dari gurunya Adapun rawi-rawi muslim yang dikritik oleh ulama bukan guru muslim langsung yang terakhir hadis-hadis yang dikritik di Bukhari dan di muslim oleh ulama lebih banyak di muslim dari di Bukhari dan lain-lain EE keutamaannya oleh karena itu ulama mengatakan bahwa sahih Bukhari asahu lebih sahih dari sahih ee muslim barangkali ini Ikhwan tidak cukup kita ee bahas yang lainnya menjawab pertanyaan yang lainnya tetapi saya kira itu e sudah cukup pada waktunya sudah habis mudah-mudahan bermanfaat bagi kita sekalian subhanakallahum asadu Alla ilahaa Anta astagfiruka wubuai wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat – Kitabul Ilmi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply