bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhu wasasttainuhu wasastagfiruh asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah waadu Anna muhammadan abduhu waasuluh ya ayuhadina amlah haqq tuqatih W tamutunna illa wa Anum muslimun ya ayuhanbakumadzi khqum Min nafs Wahidah walq minjaha wuma rijalan k waisa para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kita masih berada pada bulan dari bulan-bulan yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala yaitu bulan Zulhijah dan kita akan masuki biznillahi taala bulan Mulia lainnya yaitu bulan Muharam Di mana nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam menegaskan dalam dalam hadis yang sahih hadis Abu bakrah Rat Bukhari dan Muslim kata nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam inamana qtii Yaum khqallahu swati Wal ARD asanatunarahr minha aratunum maaliatulqah wulijah Wal muharamajab artinya kata nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam suungguhnya zaman atau waktu telah berputar pertama kali semenjak Allah subhanahu wa taala mencipta langit dan bumi dalam setahun terdapat 12 bulan diantaranya ada 4 bulan yang dimuliakan Allah bulan pert datang secara berurutanulah hijah Muharram dan bulan yang keempat terpisah itu bulan Rajab hadis Bukhari Muslim para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah berkaitan dengan bulan dari bulan-bulan yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala semoga kita dapat memahaminya dan memuliakan bulan-bulan tersebut para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala apabila kita melihat kepada ibadah Haji sebagai rukun Islam yang kelima dan juga berkaitan dengan ibadah krban maka kita akan melihat kepada nabi yang mulia khalilullah kekasih Mulia Allah Abul Anbiya bapaknya para nabi nabi Ibrahim alaih salam Nabi yang mulia ini banyak mendapatkan tantangan rintangan di dalam dakwahnya maka pada sore hari ini kita akan Jelaskan berkaitan dengan perjuangan Nabi Ibrahim alaih salam atau keteladanan beliau alaih salam di dalam mendakwahkan tauhid para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala yang pertama kita lihat tentang perintah Allah Azza waalla kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk mengikuti agama ayahandanya ini agama Nabi Ibrahim Alaihi Salam Allah subhanahu wa taala berfirman dalam surat an-nahl ayat 123 Allah subhanahu wa taala berfirman tumma ahaina ilaika anittabi millata ibrahima Hanifa wa kaana Minal musyrikin yang artinya Kemudian kami wahyukan kepada engkau wahai Muhammad untuk mengikuti agama Ibrahim yang lurus dan tidaklah ia tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala inilah berkaitan dengan perintah rabbul alamin kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk mengikuti agama tauhid Ayahanda beliau nenek moyang beliau Nabi Ibrahim alaih salam kemudian yang berikutnya juga tentang perintah Allah kepada kita semua untuk mengikuti agama nabi yang mulia ini Allah subhanahu wa taala berfirman qulqallah fattabiu millata ibrahima Hanifa Wana Minal musyrikin Katakanlah wahai Muhammad Maha Benar Allah dengan FirmanNya maka Ikutilah oleh kalian Ikutilah oleh kalian agama Ibrahim yang lurus dan tidaklah ia tergolong dari orang-orang musyrik atau orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala Lihatlah pada dua ayat yang mulia ini di mana Allah subhanahu wa taala memerintahkan pertama tadi kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk mengikuti perjuangan tauhid atau dakwah tauhidnya Nabi Ibrahim Alaihi Salam Ini mengikuti agama tauhid Nabi Ibrahim Alaihi Salam begitu pula umat ini juga mengikuti berkewajiban untuk mengikuti agama tauhid nabi yang mulia ini Nabi Ibrahim Alaihi Salam Kemudian pada dua ayat tadi di akhir dua ayat tersebut kalimatnya sama yaitu dikatakan wa kaana Minal musyrikin Dan tidaklah Nabi Ibrahim tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala Nah di sini ada hal yang ingin disampaikan oleh rabbul alamin ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan umat Islam dapat menguasai Negeri Mekah pada tahun ke-8 Hijriah maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam membersihkan Negeri Mekah dari unsur-unsur kesyirikan membersihkan Negeri Mekah dari patung-patung berhala-berhala kaum kafir Quraisy dan juga lebih penting yakni membersihkan Ka’bah dari unsur-unsur agama paganisme ini agama kesyirikan di mana kita melihat bahwa di dalam Ka’bah atau di luar Ka’bah banyak sekali terdapat patung-patung berhala-berhala mulai dari yang besar sampai yang kecil maka semuanya itu dibersihkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dibersihkan oleh umat Islam agar kembali tempat yang mulia tersebut dijadikan tempat beribadah kepada Allah semata untuk mentauhidkan Allah subhanahu wa taala beribadah semata-mata karena Allah subhanahu wa taala maka kita lihat ketika nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam masuk ke dalam bangunan Ka’bah nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam melihat pada dinding Ka’bah bagian dalamnya itu terdapat lukisan atau gambar nabi Ibrahim alaih salam yang sedang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala yaitu sedang mengundi nasib dengan anak panah yaitu Bil azlam Nah inilah yang dilakukan oleh orang-orang kafir Quraisy mereka berimajinasi mereka menggambar dan melukis Nabi Ibrahim Alaihi Salam pada dinding Ka’bah yang Ternyata Lukisan tersebut mengarah kepada pada kesyirikan ya itu digambarkan bahwa Nabi Ibrahim Alaihi Salam sedang mengundi nasib ala jahiliyah yaitu dengan anak panah yaitu Bil azlam inilah berkaitan dengan apa yang EE dilakukan oleh orang-orang musyrikin Mekah di masa itu maka Allah subhanahu wa taala tegaskan berulang kali Wa kaana Minal musyrikin Dan tidaklah Nabi Ibrahim tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala inilah berkaitan dengan yakni pesan yang akan disampaikan oleh rabbul alamin kepada ee orang-orang di masa itu di masa nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam yakni tidak mungkin tidak mungkin seorang nabi seorang rasul yang memiliki kedudukan yang mulia di sisi allah subhanahu wa taala khalilullah kekasih Mulia Allah Abul Anbiya bapaknya para nabi Imamul Hunafa pemimpinnya orang-orang yang lurus yakni tidak mungkin berbuat syirik kepada Allah subhanahu wa taala sebagaimana digambarkan atau dilukiskan oleh orang-orang kafir Quraisy pada dinding Ka’bah tersebut Nah inilah berkaitan dengan firman firman Allah subhanahu wa taala W Minal musrikin berulang kali dikatakan seperti itu agar tertolak Apa yang dilakukan oleh orang-orang musyrikin dan tidak dibenarkan dari apa yang mereka kerjakan tersebut para jemah yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa taala Marilah sejenak pada kesempatan yang baik ini kita mendengarkan ayat-ayat al-qur’an yang menjelaskan tentang keteladanan Nabi Ibrahim Alaihi Salam di dalam mendakwahkan tauhid di dalam menegakkan tauhid dan membela agama tauhid ini agama Islam yang mulia ini Allah subhanahu wa taala berfirman dalam surat annahl ayat 120 sampai 123 Di mana Allah musun artinya allah subhanahu wa taala berfirman yang artinya Sungguhnya Ibrahim adalah pemimpin yang selalu beribadah kepada Allah terus-menerus beribadah karena Allah lurus agamanya dan tidak tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala selalu bersyukur atas nikmat-nikmat Allah kemudian Allah pilih ia dan Allah berikan Hidayah kepada jalan yang lurus dan kami berikan kepada Ibrahim kebaikan-kebaikan yang banyak dan ia tergolong di akhirat dari orang-orang Saleh tergolong dari orang-orang Saleh Kemudian kami wahyukan kepada engkau wahai Muhammad untuk mengikuti agama Ibrahim yang lurus dan tidaklah ia tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah ayat-ayat yang akan kita Jelaskan berkaitan dengan keteladanan nabi yang mulia ini khalilullah kekasih Mulia Allah Abul Anbiya bapaknya para nabi Imamul Hunafa pemimpinnya orang-orang yang lurus dalam beragama Nabi Ibrahim Alaihi Salam keteladanan beliau di dalam berdakwah kepada tauhid berjuang untuk menegakkan tauhid di masanya membela agama yang benar ini sampai akhirnya Allah subhanahu wa taala perintahkan kepada kita semua bahkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk mengikuti atau mencontoh agama Nabi Ibrahim alaih salam para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala ketahuilah bahwa di zaman Nabi Ibrahim Alaihi Salam hanya tiga orang saja yang bertauhid kepada Allah Subhanahu Wa taala tiga orang tersebut adalah nabi yang mulia Nabi Ibrahim Alaihi Salam khalilullah kekasih Mulia Allah kemudian yang kedua istri beliau yaitu Sarah dan yang ketiga adalah kemonakan beliau yaitu Nabi Luth alaihalam Nabi Luth alaihalam Inilah tiga manusia yang bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala di masa itu dan dikatakan oleh para ulama bahwa masa tersebut zaman itu adalah ahdun Jadid Lit tauhid periode baru di dalam mengembangkan agama tauhid periode baru di dalam mendakwahkan dakwah tauhid para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala perlu kita lihat kembali di zaman nabi yang mulia ini Nabi Ibrahim Alaihi Salam bahwa beliau terlahir dari kedua orang tua yang musyrik ayah Handa beliau yaitu Azar ahli dalam membuat berhala atau patung dan beliau dibesarkan di lingkungan orang-orang musyrikin orang-orang kafirin dan juga Beliau pernah menghadapi penguasa Babilonia yang mengaku diri sebagai Tuhan ya mengaku diri sebagai Tuhan yaitu Raja namruz Inilah kehidupan keras yang dialami oleh Nabi Ibrahim Alaihi Salam dan beliau Alaihi Salam tetap mendapatkan bimbingan penjagaan pemeliharaan dari Allah subhanahu wa taala karena beliau adalah manusia pilihan yang dipilih oleh Allah subhanahu wa taala untuk mengembang mengembang dakwah tauhid menyampaikan menyebarkan dakwah tauhid di masa itu para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kita lihat ayat yang pertama di mana Allah subhanahu wa taala memberikan banyak pujian-pujiannya kepada Nabi Ibrahim alaih salam yang pertama Allah Nyatakan Inna ibrahima KAA ummatan Sungguhnya Ibrahim itu adalah Ummah yakni pemimpin pemimpin yang bagaimana yau pemimpin yang banyak memiliki kebaikan-kebaikan pemimpin yang banyak memiliki keutamaan-keutamaan pemimpin yang banyak memiliki keberkahan nah sedikit berkaitan dengan makna berkah atau Barokah maknanya adalah alir kebaikan yang banyak lagi tetap inilah berkaitan dengan nabi yang mulia Nabi Ibrahim Alaihi Salam yang dipuji oleh Allah subhanahu wa taala sebagai Imam sebagai pemimpin yang banyak memiliki keutamaan keberkahan kebaikan-kebaikan alaih salam inilah berkaitan dengan ketelananan nabi yang mulia ini maka wajib bagi kita untuk mengik ikuti nabi yang mulia ini Nabi Ibrahim dikarenakan beliau menjadi imam pemimpin bagi orang-orang di masanya dan orang-orang sudahnya wabil khusus di dalam menegakkan dakwah tauhid menegakkan dakwah tauhid para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala ini pujian yang pertama dari rabbul alamin kepada nabi yang mulia ini kemudian pujian yang kedua Allah nyatakan bahwa Nabi Ibrahim itu adalah qitan lillah qitan ini dari asal kata alqunut yakni terus-menerus di dalam beribadah kepada Allah subhanahu wa taala tiada henti-hentinya di dalam yakni beribadah kepada rabbul alamin di dalam berbuat kebaikan-kebaikan kebajikan kebajikan inilah nabi yang mulia dan beliau lakukan lillahi lillahi jadi terus-menerus di dalam beribadah karena Allah subhanahu wa taala ah inilah yang penting kita teladani dari beliau alaih salam di mana beliau dapat mewujudkan tauhidnya dalam kehidupan sehari-hari yaitu di dalam beribadah kepada Allah Karena Allah subhanahu wa taala dan inilah yang wajib kita ee lihat dan ikuti dari nabi yang mulia ini dan tentunya beliau telah mengamalkan yni ayat di anaranya ayat yang mulia inillahilamin muslimin dalam surat alanam artinya Katakanlah wahai Muhammad suungguhnya salatku ibadahku hidupku matiku hanyalah untuk Allah RAB alam semesta tiada sekutu baginya dengan demikianl aku diperintah dan Aku adalah orang yang pertama kali Berserah diri kepada Allah dengan Tauhid Artinya bahwa seorang nabi sekelas Nabi Ibrahim Alaihi Salam khalilullah kekasih Mulia Allah Abul Anbiya bapaknya para nabi Beliau memiliki tauhid yang sempurna tauhid yang sempurna sehingga beliau Arahkan semua amal saleh semua kebaikan-kebaikan semua ibadah-ibadah lillah qitan lillah inilah pujian Allah subhanahu wa taala kepada nabi yang mulia ini bahwa ia selalu dan selalu beribadah hanya kepada Allah subhanahu wa taala kemudian yang ketiga kita lihat tentang pujian Allah subhanahu wa taala dan patut kita teladani bahwa beliau dikatakan oleh rabbul alamin Hanifan yakni lurus agamanya makna Hanif ini asal kata dari hanafa yang bermakna almail id ini orang yang menjauh dari Syirik menuju tauhid ya orang yang Berusaha menjauh dari perbuatan-perbuatan Syirik ya dan menuju kebalikannya menuju lawannya itu Tauhid berusaha untuk bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala jadi makna Hanifan Di sini bahwa agama Nabi Ibrahim adalah agama yang lurus yakni bertauhid kepada Allah sub wa taala menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan Syirik maka ini bisa kita lihat di antara e doa Nabi Ibrahim dalam surat Ibrahim dalam surat Ibrahim di mana Nabi Ibrahim berdoa kepada rabbul Alamin wajnubni waniya anudal asnam Ya Allah jauhkanlah diriku dan keturunanku dari menyembah berhala dari beribadah kepada berhala-berhala Nah inilah doa Nabi Ibrahim Alaihi Salam yang wajib kita tiru di zaman kita sekarang ini agar kita terhindar dari berbagai macam kesyirikan dan juga bisa kita lihat doa dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang mulia Allahumma inni audubika an usyrika Bika wa Ana a’lam wa astagfiruka lima La a’lam Allahumma inni audzubika an usyrika Bika Wa an Aam ya Allah Aku berlindung kepada engkau dari perbuatan Syirik yang aku ketahui dan aku mohon ampun kepada engkau wa astagfiruka lima La Aam aku mohon ampun kepada engkau dari perbuatan Syirik yang aku tidak ketahui nah ini boleh dibaca oleh para jemah berkaitan dengan doa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam agar kita terhindar dari Syirik ya besar ataupun Syirik kecil Syirik besar ataupun Syirik kecil seperti RI atau yang semisalnya baik para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah yang kita lihat dari keteladanan Nabi Ibrahim Alaihi Salam wajib diteladani di contoh nabi yang mulia ini bahwa agama beliau lurus yakni Lurus di dalam bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala tidak menyimpang kepada kesyirikan kemudian para jamaah yang di Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala menegaskan kembali dalam ayat yang mulia ini di akhir ayat ini Allah Nyatakan walam yaaku Minal musyrikin walam yaak Minal musyrikin Dan tidaklah Nabi Ibrahim itu tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala tidaklah tergolong dari orang-orang musyrikin kata Allah subhanahu wa taala ada kalimat walam yaaku walam yaaku Minal musyrikin Apa maksud dari lafaz walam yaaku di sini maknanya adalah bahwa beliau atau nabi Ibrahim lam yusyrik Billahi tfata Ainin la Min qbl wala Min ba’d bahwa Nabi Ibrahim Alaihi Salam tidak pernah berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala walaupun sekali dalam hidupnya Apakah Sebelum menjadi seorang nabi atau sesudahnya ini apalagiudnya inilah berkaitan dengan nabi yang mulia Nabi Ibrahim Alaihi Salam bahwa beliau semasa hidupnya Belum pernah atau tidak pernah berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala walaupun sekali dalam hidupnya Apakah sebelum beliau menjadi seorang nabi Apalagi setelah menjadi seorang nabi inilah berkaitan dengan lafaz dari rbul alaminam muskin para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kemudian kita lihat kembali dalam ayat yang berikutnya ayat 121 di mana Allah subhanahu wa taala masih menyebutkan pujiannya kepada Nabi Ibrahim Alaihi Salam sakir liumi sakir liumih bahwa Nabi Ibrahim adalah orang yang sangat bersyukur atas seluruh nikmat-nikmat Allah seluruh nikmat-nikmat Allah subhanahu wa taala Lihatlah betapa Mulianya nabi yang mulia ini betapa Agungnya nabi yang mulia ini bahwa beliau Alaihi Salam dapat mensyukuri seluruh nikmat-nikmat Allah subhanahu wa taala Ingatlah kita dengan firman Allah subhanahu wa taala lain syakartum laazidannakum Wain kafartum innaabiadid Seandainya kalian Bersyukur atas nikmat maka kata k Allah ini janji Allah aku akan tambahkan nikmat tersebut dan barang siapa kufur atas nikmat Sungguhnya azabku amatlah pedih J ada peringatan keras ancaman keras dari rabbul alamin innaabiadid suungguhnya azabku amatlah pedih inilah Berkaitan dengan keterangan rabbul alamin yang mewajibkan kita untuk Bersyukur kepada allah subhanahu wa taala atas seluruh nikmat-nikmatnya dan hendaknya kita berdoa dan berdoa di antara doa yang dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Allahumma aikukrika Iti Ya Allah tolonglah diriku untuk senantiasa berzikir kepada engkau bersyukur kepada engkau dan beribadah dengan sebaik-baik ibadah kepada engkau inilah doa nabi yang mulia sahu wasallam yang bisa kita ikuti kita contoh ya Sekali lagi kita memperbanyak doa seperti ini Allah para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah keterangan dari rabbul alamin tentang nabinya yang mulia ini Nabi Ibrahim Syakir hendaknya kita dapat menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala dan nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan kepada kita tentang sikap seorang muslim ketika dalam kehidupannya Apakah pada saat ia mendapatkan hal-hal yang menyenangkan hati mendapatkan kenikmatan ataukah kebalikannya mendapatkan hal-hal yang tidak menyenangkan hati yang menyedihkan hati hendaknya kita dapat bersikap yang benar Nabi yang mulia S wasam mengatakan kepada kita ul wasagkan Usan orang yang ber dan adaik hanya ada orang yang beran sa Kim yang pert KBI yang muliaabil mendapatkan baik bagi dirinya dan kebalikannya kata nabi Jika ia mendapatkan hal-hal yang tidak menyenangkan hatinya menyedihkan hatinya kemudian bersikap sabar Maka itulah yang terbaik bagi dirinya inilah dua sikap yang harus kita penuhi dalam kehidupan kita atau yang harus ada pada diri kita apakah ketika kita mendapatkan ya hal-hal yang menggembirakan hati kita maka kita bersikap bersyukur dan kembalik ya jika kita mendapatkan hal-hal yang menyedihkan hati kita yang tidak enak bagi kita maka hendaknya kita bersikap sabar dalam hal ini ada contoh yang sangat bagus sekali dari khalifah yang mulia Umar bin Abdul Aziz rahimahullahu taala Beliau mengatakan apa beliau rahimahullahu taala mengatakan Apun kabar yang saya dapati dari balik pintu rumah ini apakah kabar baik atau kabar tidak baik maka semuanya adalah sama saja bagi diriku sama saja bagi diriku ini kabar baik bisa ia syukuri Kalau kabar buruk tentunya ia bersabar atasnya Nah inilah pernyataan dari khalifah yang mulia Umar bin Abdul Aziz rahimahullahu taala baik para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala kembali kepada nabi Ibrahim Alaihi Salam tadi di mana Nabi Ibrahim Alaihi Salam yakni dikatakan oleh rabbul alamin syakiron Lium sangat bersyukur atas seluruh nikmat yang Allah berikan kepadanya yang Allah limpahkan kepada Nabi Ibrahim ini nah perhatikan pada ayat yang mulia ini ini sangat berkaitan erat sangat bertalian erat dengan ayat sebelumnya tadi yang kita baca apa itu apa korelasinya ayat yang mulia ini dengan ayat sebelumnya di mana ayat ini dikatakan bahwa Nabi Ibrahim sangat bersyukur atas seluruh nikmat-nikmat Allah yaitu di antara bentuk syukur beliau kepada rabbul alamin adalah dijelaskan pada ayat sebelumnya tadi yaitu bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala benar-benar bertauhid Yakni bertauhid dengan sengaja betul-betul niat sekali untuk bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala bersungguh-sungguh di bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala maka dikatakan tadi dalam ayat yang mulia ya pada nabi yang mulia tadi yni selain ia sebagai umahu Imam kemudian jugaillah maka agama beliau Nah inilah berkaitan dengan bukti rasa syukur Nabi Ibrahim atas semua nikmat-nikmat yang Allah karuniakan kepadanya maka ia adalah orang yang betul-betul bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala sempurna tauhidnya kepada rabbul alamin beliau praktikkan di dalam bertauhid kepada Allah subhanahu wa taala dan tidak pernah mau ia berbuat Syirik kepada rabbul alamin inilah Teladan Kita semua ya contoh kita semua pada diri Ayahanda Nabi Muhammad ini yaitu Nabi Ibrahim Alaihi Salam Kemudian pada ayat berikutnya kita lihat keterangan rabbul alaminahu yni Allah pilih Nabi Ibrahim Allah pilih menjadi nabinya rasulnya Lihatlah manusia pilihan Lihatlah manusia pilihan tidak sembarang orang dipilih oleh Allah subhanahu wa taala untuk mengemban amanah yang sangat berat ini yaitu mendakwahkan dakwah tauhid mendakwahkan dakwah tauhid bisa kita lihat ya berkaitan dengan e tangan yang dihadapi hleh Nabi Ibrahim di dalam mengembangkan dakwah tauhid di masanya sampai-sampai beliau akan dibunuh oleh kaumnya yaitu dilemparkan ke dalam kobaran api dilemparkan ke dalam kobaran api inilah hukuman berat di masa itu dan sebelumnya dipermalukan terlebih dahulu Nabi Ibrahim ini kaumnya dengan cara dilucuti pakaiannya sehingga tidak ada helai benang pun pada tubuh Nabi Ibrahim baru setelah itu dilemparkan ke dalam kobaran api dan apa yang terjadi Allah subhanahu wa taala berfirman kepada api ya Naru Kuni Bardan wasalaman ala Ibrahim wahai api jadilah engkau sejuk dan memberi keselamatan pada Ibrahim inilah nabi yang mulia yakni pilihan Allah subhanahu wa taala yang memang sengaja dipilih oleh Allah subhanahu wa taala di masa itu untuk mengembangkan dakwah tauhid menegakkan haknya rabbul alamin kemudian tidak sampai di situ Allah subhanahu wa taala menyatakan ya wahadahu ilaatin mustaqim dan Allah berikan petunjuk kepada Ibrahim kepada jalan yang lurus makna jalan yang lurus adalah tauhid makna siratul mustaqim jalan yang lurus di sini adalah tauhid sebagaimana Allah berfirman dalam ayat yang lain inallaha ukum mustqim suesungguhnya Allah adalah rabku dan Rabb kalian beribadahlah kepadanya yakni tauhidkanlah Allah inilah jalan yang lurus hat mustaqim inilah jalan yang lurus jadi Barang siapa ingin mendapatkan jalan yang lurus mendapatkan ya jalan yang lurus sebagaimana yang Allah kehendaki maka tegakkanlah haknya rabbul alamin bertauhidlah kepada Allah subhanahu wa taala dengan sebenar-benar tauhid dan tidak berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala inilah dimaksud dengan Sirat mustaqim jalan yang lurus para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala Kemudian pada ayat berikutnya Allah ingin menjelaskan tentang kebaikan karunia yang Allah limpahkan kepada Nabi Ibrahim Alaihi Salam apa kata rabbul alamin pada ayat yang berikutnya ini ayat 122un yakni beliau mendapatkan dua kebaikan kebaikan di dunia dan kebaikan-kebaikan di nanti di negeri akhirat berkaitan dengan kebaikan-kebaikan di dunia Allah Nyatakan tadiun dan kami berikan kepada Ibrahim di dunia Hasanah yni maknanya kebaikankebaikan yang banyak kebaikan yang banyak sekali yang Allah limpahkan kepada Nabi Ibrahim Alaihi Salam di antaranya bisa kita lihat ya berkaitan dengan kebaikan-kebaikan yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim ya pertama tentunya Allah jaga Nabi Ibrahim dari perbuatan-perbuatan Syirik dari semenjak kecil sampai dewasa tidak pernah Allah tidak pernah ya sekalipun Allah subhanahu wa taala yakni tidak menjaga beliau dijaga ya beliau ee alaih salam dari perbuatan Syirik oleh Allah subhanahu wa taala ini kebaikan tersendiri kebaikan yang besar dari rabbul alamin Kemudian yang kedua yakni Allah selamatkan Allah selamatkan Nabi Ibrahim dari kobaran api ya dari kobaran api kemudian kebaikan yang berikutnya lagi bahwa muamalah beliau kepada orang tuanya walaupun orang tuanya adalah orang tua yang kafir musyrik namun muamalah beliau kepada orang tuanya dengan muamalah yang bagus sekali muamalah yang baik sekali ini bagian dari Hasanah yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim di dunia bahwa beliau dapat bersikap baik bertutur kata yang baik kepada orang tuanya Bahkan dalam beberapa ayat beliau Panggil ayahandanya dengan lafaz ya abati ya abati ya abati Nah ini dalam bahasa Arab adalah lafaz yang mengandung kelemahlembutan yakni tingkat akhlak yang tinggi sekali karena menyebut orang tua dengan sebutan yang lemah lembut yang santun Ya Ya abati Ya abati Ya abati wahai Ayah handaku wahai Ayah handaku wahai Ayah handaku hendaknya anak-anak dapat mencontoh apa yang ada pada nabi Ibrahim yaitu bermuamalah baik kepada orang tua dapat menegakkan Birul Walidain berbakti kepada kedua orang tua di antaranya dengan tutur kata yang EE eh sopan tutur kata yang baik ya yang lemah lembut kepada orang tua ya abati ya abati ya abati inilah kebaikan yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim Alaihi Salam belum lagi kebaikan yang lain yakni Allah selamatkan Nabi Ibrahim dari tipu daya Firaun di zamannya Raja Firaun yang ada di zamannya kemudian juga Allah subhanahu wa taala berikan kebaikan lainnya berupa ee Ka’bah yang di dibangun oleh Nabi Ibrahim beserta anak beliau Nabi Ismail ini kebaikan tersendiri kemudian kebaikannya lagi adalah Allah subhanahu wa taala ya berikan keturunan kepada Nabi Ibrahim ya ketika beliau sudah berusia lanjut diberikan keturunan oleh Allah subhanahu wa taala lahirlah dua anak yang mulia dua nabi yang mulia Nabi Nabi Ismail dan nabi Ishak nah kemudian lagi Allah subhanahu wa taala berikan kebaikan kepada Nabi Ibrahim yakni berupa sembelihan atau hewan semembelihan yang besar sebagai pengganti dari Nabi Ismail yang asalnya ingin disembelih oleh Nabi Ibrahim Alaihi Salam kemudian digantikan oleh Allah Subhanahu Wa taalainim dengan sembelihan atau hewan sembelihan yang besar Nah inilah berupa kebaikan atau Hasanah yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim selama hidup di dunia dan masih banyak lagi masih banyak lagi berkaitan dengan kebaikan-kebaikan lainnya Hasanah lainnya yang Allah limpahkan yang Allah karuniakan kepada Nabi Ibrahim di dunia kemudian para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala tentu di akhirat Allah subhanahu wa taala jadikan nabi yang mulia ini sebagai atau tergolong dari orang-orang yang Saleh Apa definisi Saleh definisi salh adalah yakni alladzi yaakumu bihaqillah orang yang dapat menegakkan hak Allah dengan baik dan hak sesama dengan baik menegakkan hak Allah dengan baik adalah artinya mentauhidkan allah beribadah hanya kepada Allah mengikhlaskan semua bentuk ibadah hanya kepada Allah subhanahu wa taala itu namanya menegakkan haknya rabbul alamin dengan baik dan yang kedua hak sesama dengan baik pula Yakni bermuamalah dengan orang lain bermuamalah dengan nonmuslim apalagi dengan orang Islam dengan sebaik-baik muamalah dan ini pula yang dilakukan oleh Rasulullah wasam dan para sahabat di masa itu sehingga tertariklah orang-orang kepada agama Islam tertarik mereka untuk masuk kepada agama yang mulia dan Allah subhanahu wa taala Nyatakan dalam ayat yang muliaillahiwaja dan engkau Muhammad melihat orang-orang berbondong-bondong masuk kepada agama Islam ya bergelombang-gelombang berbondong-bondong mereka masuk agama Islam Nah inilah yang didapati oleh Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam pada tahun ke-9 Hijriah tahun ke9 Hijriah yang disebut oleh para ulama Amul wufud tahun yakni para delegasi datang ke negeri Madinah menyatakan diri bahwa mereka yakni kabilah mereka masuk agama Islam jadi banyak sekali para delegasi dari kabilah a b c d dan seterusnya banyak dari kabilah-kabilah itu datang kepada Nabi menyatakan diri masuk agama Islam dikarenakan ya kemuliaan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga para sahabat beliau radhiallahu taala anhum ajmain ah di antaranya di dalam bermuamalah bermuamalah mereka kepada Allah baik dan bermuamalah mereka kepada sama manusia juga baik yakni beribadah kepada Allah subhanahu wa taala dengan sebentar-benentar ibadah dan bermuamalah dengan sama manusia dengan sebaik-baik muamalah inilah perlu kita contoh dari orang-orang yang Saleh orang-orang yang e saleh ya semasa hidup mereka di dunia dan tentunya ee mencontoh orang-orang yang Saleh adalah suatu keberuntungan sebagaimana pepatah meng katakan tasyabbahu illam takun mitlahum fainna tasyabbuhal kirami falahu contohlah olehmu orang-orang Saleh contohlah olehmu orang-orang Saleh itu Walaupun engkau tidak bisa persis sama seperti mereka Karena suungguhnya mencontoh orang-orang Saleh itu adalah suatu keberuntungan para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah berkaitan dengan nabi yang mulia Nabi Ibrahim Alaihi Salam maka lihat pada ayat yang terakhir ayat yang ke-123 Allah subhanahu wa taala berfirman kepada nabi Muhammad sallallahu alhi wasallam untuk mengikuti nabi yang mulia ini Ayahanda beliaumaika Ibrahim hanal mus yang arti ya Kemudian kami wahyukan kepada engkau haai Muhammad untuk mengikuti agama Ibrahim yang lurus dan tidaklah ia tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah berkaitan dengan ayat-ayat tentang keteladanan Nabi Ibrahim Alaihi Salam teladannya beliau di dalam mendakwahkan dakwah tauhid menyebarkan dakwah tauhid bersabar menghadapi rintangan-tantangan dari kaumnya kaum Sabiah di mana kaum Sabiah ini sebagian mereka menyembah berhala-berhala patung-patung di masanya dan ada pula di antara mereka yang menyembah benda-benda langit seperti bintang bulan dan matahari belum lagi beliau menghadapi penguasa yang zalim yang di masa itu mengaku diri sebagai Tuhan yaitu raja namruz raja Babilonia dan yang akhirnya beliau yakni Terusir dari kampung halamannya dari negeri Babilonia menuju negeri Syam para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala dalam hal ini kaitannya umat Islam senantiasa mengingat mengenang dan menyebut dua nabi yang mulia ini nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan Nabi Ibrahim Alaihi Salam yang pertama tentunya disebut oleh umat Islam dalam selawat ibrahimiah dalam selawat ibrahimiah di man ka kita bisa berselawat membaca salawat ibrahimiyah di antara riwayat yang sahih tentangnya adalah Allahumma Shi ala muhammad wa ala ali Muhammad Kama SH ala Ibrahim waa Ali Ibrahim innaka Hamidun Majid Allah barik ala Muhammad waa Ali Muhammad barakta Al Ibrahim wa Ali Ibrahim innaka Hamidun Majid Nah inilah di antara redaksi atau riwayat tentang selawat ibrahimiyah yang sahih dari nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian para jemah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala yang kedua disebut pula dua nabi yang mulia ini di anaranya dalam rangkaian Zikir pagi dan sore dalam rangkaian apa Zikir pagi dan sore yaitu kalimatnya adalah asbna is ikhaii was artinya kami berada di pagi hari di atas Fitrah agama Islam Apa makna Fitrah agama Islam itu Tauhid maknanya kemudian ikhl di atas kalimat ikhlas Apa maknanya tauhid lagi yaitu kalimat ikhlas laahaillallah kemudian Muhammad was dan di atas agama nabi kita muhammadahu Alaihi was dan di atas agama Ayahanda kita Ibrahim yang lurus serta berserah diri dan ia tidak tergolong dari orang-orang yang berbuat Syirik kepada Allah subhanahu wa taala inilah di antara rangkaian Zikir pagi dan sore yang kita baca setiap pagi dan tentunya selalu dikenang selalu disebut oleh umat Islam ya dan tentunya kedua nabi yang mulia ini sama-sama memiliki gelar khalilullah kekasih Mulia Allah subhanahu wa taala para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala ee Sebelum kita akhiri ada tentunya hal-hal yang merupakan kemiripan dua nabi yang mulia ini atau kesamaan ee dua nabi yang mulia ini sehingga dua nabi yang mulia ini disebut oleh kaum muslimin setiap hari dalam selawat ibrahimiah dan juga di antara rangkaian Zikir pagi dan sore yaitu kesamaan mereka pertama bahwa dua nabi yang mulia ini Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan Nabi Ibrahim Alaihi Salam sama-sama lahir dari orang tua yang musyrik kemudian lingkungan yang musyrik masyarakat ya musyrikin yang musyrikin ya Di mana mereka sama-sama menyembah berhala menyembah patung-patung di zaman mereka ya kita lihat kaum kafir Quraisy apa yang mereka sembah kaum saiah kaumnya Nabi Ibrahim apa yang mereka sembah yang mereka ibadahi adalah berhala-berhala patung-patung di masa itu waladubillah nasulullah salamata walfiah kemudian juga kita dapati keduanya eh mirip dalam menghadapi tantangan rintangan dakwah sampai akhirnya keduanya mendapatkan ancaman untuk dibunuh maka Lihatlah Nabi Ibrahim Alaihi Salam Nabi Ibrahim Alaihi Salam ingin dibunuh oleh kaumnya nya kaum saiah dengan cara dilemparkan ke dalam kobaran api Namun Allah subhanahu wa taala selamatkan Nabi Ibrahim dari kobaran api dan api menjadi sejuk dan memberikan keselamatan kepada Nabi Ibrahim Alaihi Salam demikian pula dengan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam di zamannya di mana Abu Jahal Abu Jahal sebagai korlap koordinator lapangan dan juga yang memiliki ide untuk membunuh nabi maka beliau kumpulkan orang-orang yang para pemuda kafir Quraisy lalu dibekali masing-masing dengan sebilah pedang yang tajam Ya siap membunuh nabi yang mulia maka dikepunglah Nabi Muhammad su wasallam di masa itu dan singkatnya Allah subhanahu wa taala selamatkan nabinya yang mulia ini dari usaha mereka untuk membunuh nabinya ini berbuat makar dan Allah balas makar mereka dan Allah sebas yang sebaik-baik membalas makar mereka inilah para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala di antara kemiripan kesamaan dua nabi yang mulia ini ya dari mulai lahir sampai akhirnya keduanya Terusir dari kampung halamannya dari negerinya sampai akhirnya keduanya mendapatkan kebaikan-kebaikan kemuliaan-kemuliaan diun dunia sebelum nanti di negeri akhirat para jemaah yang dimuliakan Allah subhanahu wa taala inilah kiranya kajian kita pada sore hari ini berkaitan dengan keteladanan Nabi Ibrahim Alaihi Salam di dalam mengembangkan dakwah tauhid menyebarkan dakwah tauhid dan bersabar di atasnya Semoga kita semua dapat meniru keteladanan Nabi Ibrahim Alaihi Salam dan jugaab khusus nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam para jemaah yang dimulakan Allah subhanahu wa taala Saya kira sampai di sini kajian kita pada sore hari ini berkaitan dengan judul ini ketelananan Nabi Ibrahim Alaihi Salam di dalam mendakwahkan tauhid Semoga kita sekali lagi dapat meniru beliau mencontoh beliau Semoga kita mendapatkan hidayah Taufik dari Allah subhanahu wa taala untuk selalu berada di atas tauhid berada di atas sunah Nabi yang mulia dan berada di atas Manhaj para sahabat Radiallahu taala anhum ajmain dan semoga kita semua mendapatkan Husnul Khatimah akhir kehidupan yang baik amin amin ya rabbal alamin kita akhiri dengan doa perutuk majelis subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Al
Ustadz Ustadz Arman Amri, Lc. | Kajian Islam Ilmiyyah
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply