dan kajian Islam TV rja yang kami Pancar luaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cilengsi Bogor dan Islam sesaat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung dari masjid albarkah kami yang bertugas mengucapkan selamat mengikuti [Musik] t Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam inalhamdulillah nahmaduhu wastainuhu waastagfiruh wubillahi minuri anfusina wiatiinaadiillah falalah Wam yudlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluh allahahu taa yainaah kita lanjutkan Ay ikhwah terakhir berapa 351 sekarang 350 udah udah bab lupa dalam salat dan perintah untuk sujud padanya yang disebut dengan sujud apa sahwi Abi Said alkudri radhiallahu Anhu Q Q rasulullahi [Musik] Dar Abu Said aludri Semoga Allah merinya ia berkata Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam bersabda Apabila salah seorang dari kalian ragu dalamatnyagaahah rakaat atau empat rakaat maka hendaklah ia buang yang ragu dan bangunlah di atas yang yakin kemudian sujudlah dua kali sujud sebelum salam kalau ternyata ia salatnya lima rakaat maka itu menggenapkan salatnya dan jika ia ternyata salatnya empat rakaat maka itu penghinaan buat setan hadis ini akhi kita ambil faedah faedah yang pertama hadis ini menunjukkan kepada salah satu kaidah yang agung dari kaidah fikih yaitu alyaakin la yazulu bisyak sesuatu yang yakin itu tidak hilang atau tidak kalah oleh yang ragu karena nabi mengatakan dalam hadis ini Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam salatnya Apakah ia salatnya tiga atau empat maka buang yang ragu yang ragu berapa Empat ambil yang yakin yang yakin berapa tiga kemudian sujud dua kali sujud sebelum salam dan ini kalau kita perhatikan Pak sebuah kaidah yang agung dalam kehidupan kita maka semua yang semua yang sifatnya meragukan maka wajib dibuang Kapan sesuatu itu disebut ragu Pak ya kapan perkara itu disebut ragu ada yang tahu kebut ragu itu Pak apabila benar dan salahnya seimbang Iya antara benar dan salahnya apa seimbang kalau ternyata benarnya lebih berat daripada salahnya maka ini disebut dengan apa dugaan yang kuat kalau ternyata salahnya yang lebih kuat daripada benarnya maka ini namanya waham ya Nah ketika benar yang dan salahnya itu fifty-fiy maka pada waktu itu disebut apa ragu itu namanya ragu ya Nah ketika kita ragu dalam di sini nabi memberikan contoh ragu Apakah Salat kita ini lima eh tiga apa empat tiga apa empat sama-sama kuatin tiga atau empat tiga atau empat tidak ada yang meroihkannya beda ketika kita ada sesuatu yang merajihkan misal Antum ragu tiga apa empat 3 3 terus Antum teringat kayaknya tadi saya Saya batuk deh di rakaat kedua berarti ini kayaknya di rakaat yang ya keempat misalnya akhirnya Antum menggunakan indikasi itu Pak Berarti itu sudah hilang namanya ragu berpindah kepada dugaan yang kuat maka saat itu ya Apa perlu kita tambah tidak kita ambil dugaan Kuat Kita lalu Sujud sahwi Setelah salam makanya dalam hadis Rat Abu Daud Demikian Ya Nabi Sallallahu Alaihi wasallamersabda a ahadukum fitiab iya Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam salatnya hendaklah cari dulu yang benar yang mana Kalau ternyata ya kuat dugaannya bahwa i di rakaat yang keempat maka tidak perlu sujud Sahwi lagi tidak perlu ditambah rakaatnya namun Sujud sahwi setelah apa salam berbeda kalau memang tidak ada dugaan kuat tidak ada penguat sama sekali Pak Enggak ingat sama sekali ya Tiga apa empat tiga apa empat maka ketika sama-sama kuat pada waktu itu yang kita lakukan apa buang yang ragu ambil yang apa yang yakin buang yang ragu ambil yang yakin dalam dalam kehidupan kita seringki kita dihadapkan perkara seperti ini Pak Antum sudah wudu jam jam 11.00 tadi jam 11.00 atau misalnya tadi jam .00 saya sudah wudu kemudian pas mau magrib terjadi keraguan tadi butuh wudu saya batal apa enggak batal apa enggak batal apa enggak berarti terjadi keraguan batalnya Sementara sudah wudunya yakin tadi jam saya yakin sudah wudu cuman yang diragukan itu batalnya makanya waktu itu kita ambil apa Hah ambil yang yakin buang yang ragu Jadi kita tidak perlu lagi untuk berwudu Iya demikian pula kebaliknya jam tadi Antum yakin tadi buang buang air saya tapi saya ragu Setelah itu saya wudu apa enggak ya kayaknya wudu deh kayaknya enggak Kayaknya wudu maka pada waktu itu buang yang ragu ambil yang yakin Antum wajib untuk apa wudu lagi Iya demikian pula ya akhan Islam Kalau antum berburu burung atau binatang kemudian Antum tembak atau Antum panah atau gimana gitu jatuh ke air sehingga kita ragu ini yang membunuhnya itu panah saya atau air sama-sama kuat loh ini ada kemungkinan yang membunuhnya air Ada kemungkinan yang membunuhnya panah kita maka pada waktu itu yang yakin apa Pak Yang yakin bahwa daging itu haram maka pada waktu itu enggak boleh dimakan Iya Antum ragu saya sudah talak istri saya dua apa tiga ya dua tiga kayaknya dua kayaknya tiga bingung ini masih ragu saya maka pada waktu itu yang yakin yang mana yang dua yang tiga apa meragukan ambil dua Iya demikian pula akhal Islam kita harus melihat yang yakin itu Pak kita kembalikan kepada hasil aslinya Gimana hukum aslinya kalau hukum aslinya adalah Ya Halal Maka itulah yang yakin hukum aslinya halal Maka itulah yang yakin yang berhubungan dengan masalah dunia hukum aslinya apa halal ketika terjadi keraguan Apakah ini haram apa halal maka kembalikan kepada hukum aslinya Kalau antum ragu nih makanan ini harap haram apa halal nih ada yang bilang katanya haram ada yang bilang katanya halal maka kita kembalikan kepada hukum aslinya bahwa itu hukumnya apa halal tapi juga ya dalam masalah bab makanan Walaupun memang kita kembalikan kepada hukum aslinya halal tapi hendaknya kita pun apa namanya apa punya sifat Waro itu meninggalkan yang syubhat meninggalkan yang apa yang syubhat Iya karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakananqubuhat Siapa yang meninggalkan perkara yang syubhat faqabrodinii wa sungguh ia telah mensucikan ya agamanya ya dan kehormatannya ikhwat Islam saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jamian dalam masalah ibadah pada asalnya apa Pak hukum asli Ibadah apa enggak boleh haram Maka kalau antum ragu Apakah hukum ya sebuah salat ini sunah atau bidah ada yang bilang katanya sunah ada yang bilang katanya apa ya bidah maka yang kita lakukan gimana dong hah Jangan lakukan dulu kenapa karena hukum yang yakin dalam masalah ibadah adalah enggak boleh Al aslu Fil ibadah ya almana kata para ulama pada asalnya ibadah itu tidak boleh dilakukan sampai betul-betul ada dalil yang jelas Tegas yang memerintahkan ibadah tersebut karena ibadah itu pak tidak boleh hanya berdasarkan Menurut pendapat saya ini bagus gak bisa karena itu ibadah ibadah itu hak Allah bukan hak kita Dan Allah ingin diibadahi sesuai dengan yang Allah cintai dan ridai bukan sesuai dengan apa selera-selera kita dan ya hawa nafsu kita tidak kalau antum sedang tawaf jadi ha ragu saking Biasanya kalau umrah pertama tuh lagi lagi asik banget ngelihat Masyaallah ya sampai lupa saya Taf Sudah berapa ini empat apa lima empat apa lima maka pada waktu itu kita ambil yang mana yang empat tapi kalau tawaf enggak ada Sujud sahwi Pak ya cukup ambil yang empat tambah satu kali sakit Satu lagi udah selesai nah ini akal Islam saudaraku seiman jadi ya hadis ini menunjukkan kepada kaidah yang agung ini alyaakin yazulu bisyak maka semua perkara yang sifatnya meragukan wajib dibuang Ya semua perkara yang sifatnya meragukan wajib apa dibuang Jangan digunakan makanya hadis dif Pak yang sahih pendapat yang sahih adalah tidak boleh dipakai Kenapa karena hadis dif itu hanya menimbulkan keraguan menimbulkan apa keraguan hadis yang paling dif itu Pak adalah hadis yang di dalam snya ada perawi yang bernama yang disebut oleh alhafiz Ibnu hajarul buruk hafalan Kapan disebut buruk hafalan akal islambut buruk hafalan itu kata Ibnu Hajar apa yaam si benarnya tidak lebih kuat daripada Sisi salahnya Jadi benar dan salahnya masih sama-sama kuat ini berarti menghasilkan keraguan tidak Pak menghasilkan keraguan maka dari itu hadis dif itu menghasilkan keraguan Pak maka pada waktu itu tidak boleh dipakai Iya nah ini akhal Islam saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jamian hadis ini kita ambil faedah selanjutnya akhal Islam saudaraku seiman hadis ini I disyariatkan kita untuk menghina setan Pak dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang membuat setan marah kesal sama kita Iya diantaranya caranya seperti ini kalau sedang ragu ya ambil yang yakin buang yang ragu tambah satu rakaat lagi itu membuat setan kesal enggak berhasil dia menggoda kita hadis 352 an Abi Hurairah radhiallahu Anhu Q SH Bina rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam ihdail ASI imuh waal Asro abakallahuukim wasqq ya rasah ak am nabi was yaminanimalan FAQ mauladin alq lam tusi illa rakatain rakataini wasallamma kabbaroma Sajad tma kabbar farofama kabbar wasajadma kabbar waa Q waukbirtu imr bin Husain anahu qala wasallam Dari Abu Hurairah Semoga Allah meridainya ia berkata Rasulullah suhi wasam salat mengimami kami salah satu salat ya sore maksudnya salat salat zuhur atau salat asar maka beliau mengucapkan salat e mengucapkan salam di dua rakaat lupa artinya beliau hanya salat dua rakaat saja Kemudian beliau pun mendatangi jizan Fi qiblatil masjid I batang kurma yang ada di kiblat masjid fast fastanada ilaiha lalu Beliau pun bertelekanlah ya bersandar di Batang kurma tersebut mugdoban terlihat wajahnya seperti marah sementara di kaum itu ya di para makmum ada padanya Abu Bakar dan Umar dan keduanya merasa segan untuk mengajak bicara Rasulullah atauakama keduanya segan untuk berbicara sementara orang-orang yang tergesa-gesa keluar mereka berkata salat sudah dikurangi lalu berdirilah zuladain beririlah siapa zuladain lalu dia berkata wah Rasulullah Apakah salat sudah dikurangi atau engkau Lupa maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia melihat ke sana ke kamping ke ke ke kanan dan ke kiri lalu Rasulullah bersabda Apakah benar yang diucapkan oleh zuladain maka mereka berkata benar Engkau hanya salat dua rakaat ha Rasulullah lalu Beliau pun menambahlah dua rakaat dan salam Kemudian beliau takbir kemudian sujud kemudian Takbir ya dan beliau mengangkat kepalanya kemudian takbir dan sujud ya kemudian Takbir ya dan mengangkat kepalanya kemudian ya ia berkata apa perawi ya aku dikabarkan dari Imran bin Husain bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian salam lagi ini hadis Pak yang disebut dengan hadis zuladain ya terkenal di sisi oleh para ulama ini hadis Apa zuladain hadis ini menceritakan tentang kisah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang lupa salat zuhur atau asar dan ternyata hanya salat dua rakaat saja dan ini menunjukkan Pak bahwa lupa ya bagi seorang nabi itu boleh saja itu menunjukkan juga apa bahwa Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam itu manusia yang bisa apa lupa Iya makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda innama Ana Basyar Ansa Kama Tansa kamama yansal Basyar Iya Faid Nas Faid nasitu fakiruni aku ini manusia biasa kata Rasulullah aku bisa lupa sebagaimana kalian lupa sebagaimana halnya manusia yang lain apa Lupa maka kalau aku lupa tolong ingatkan aku kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam namun tentunya Pak lupanya Rasulullah Sallallahu alaii wasallam pun menimbulkan hikmah dengan adanya lupa kita jadi tahu ya Apa yang harus kita apa lakukan dalam salat kita ya ikhwat Islam saudaraku seiman faedah selanjutnya ak Islam hadis ini menunjukkan bahwa kekurang terjadinya kekurangan dalam ibadah itu menimbulkan ketidak tentraman dalam hati Pak karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya ketika salat zuhur atau asar Hanya dua rakaat maka nabi pun berdirilah di kiblat masjid dan bersandar di pepah apa di Batang kurma dalam keadaan apa Man marah kelihatan marah para ulama mengambil faedah dari situ bahwa ini menunjukkan ya Kenapa Nabi Sallallahu wasallam Berdiri dalam keadaan seperti marah padahal beliau Enggak marah karena pengaruh dari adanya kekurangan apa ibadah yang kita lakukan makanya kalau misalnya kita ya ibadah kemudian setelah ibadah kok kita enggak tenang banget biasanya ada sesuatu Pak ya karena hati hati yang bening itu Pak biasanya dia punya apa punya sinyal gitu suka ngasih sinyal adanya kekurangan dalam salat kita atau dan yang lainnya demikian kalau orang yang terbiasa dia jaga salatnya kekhusyukannya ya rukunnya dan yang lainnya itu akan sangat berpengaruh kepada hatinya ba dengan orang yang salatnya biasa enggak benar ya cepat banget kayak ayam matuk Ya Allah mustaan hadis ini kita ambil faedah Selanjutnya ya akhal Islam hadis ini di jadikan hujah oleh kaum muktazilah bahwa hadis Ahad itu katanya tidak boleh diterima ini dalilnya kaum muktazilah Alasannya kenapa Katanya Karena nabi tidak menerima ucapan siapa zlyadain ketika zullyadin berkata Wahai Rasulullah Apakah salat dikurangi atau engkau Lupa kata Rasulullah tidak dikurangi dan tidak lupa dalam Rat lain Demikian lalu kata zuladain bala Nasita Ya Rasulullah engkau lupa ya Rasulullah maka apa kata rasulullah bertanya asadaqa zuladain apa benar yang diucapkan oleh Zul yadain itu sehingga dasar inilah hadis ini jadikan dipakai oleh oleh muktazilah berarti hadis Ahad itu enggak bisa terima katanya iya akan tetapi hujah ini Pak lemah hadis zuladain itu tidak menunjukkan ditolaknya Apa hadis Ahad hadis ini hanya menunjukkan ya bahwa kalau pengabaran seseorang seakan-akan ada apa namanya sesuatu yang sepertinya bertabrakan dengan pengabaran orang lain maka ini setidaknya menimbulkan k keraguan kenapa Karena di situ ada Abu Bakar ada Umar dan para sahabat yang lain Kok diam gitu Kenapa yang ngomong cuma zlyadain bukan berarti nabi menolak siapa zuladain tapi karena adanya sesuatu yang lain ya Sehingga Akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepada apa yang lainnya benar enggak yang diucapkan oleh zuladain ternyata mereka mengatakan benar Iya makanya dari itu ikhwat Islam saudaraku seiman berbeda kalau kalau misalnya ya makmumnya cuma satu orang kalau makmumnya cuma apa satu orang dan dia terpercaya fqoh lalu dia mengatakan maaf kurang kita wajib langsung terima Pak Masalahnya kenapa Nabi sahui wasallam bertanya kepada yang lainnya karena yang lain diam yang ngomong cuma satu orang sehingga Ada kemungkinan mungkin Zul zuladain yang lupa kali atau yang salah nah ini akhat Islam Jadi sama sekali tidak di bisa dijadikan hujah seperti yang dikatakan oleh kaum muktazilah bahwa hadis Ahad itu tertolak Iya ahlusunah Wal Jamaah seluruhnya berkeyakinan Pak bahwa hadis Ahad itu selama perawinya fqah terpercaya dobit ya maka hadisnya bisa diterima Berapa banyak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengirimkan para sahabat untuk berdakwah satu orang dan itu Ahad tapi dengan Ahad itu tegak pada nya apa hujah ikhwat Islam bahkan Pak kalau hadis Ahad itu ditolak Pak bagaimana dengan kita dalam sifat muamalah apa namanya muamalah secara kehidupan sehari-hari Antum kalau punya teman kemudian teman Antum memberikan kabar dan Antum lihat teman Antum orangnya Saleh dalam kehidupan kita sehari-hari kita terima ucapan dia iya tidak iya kalau misalnya teman Antum Antum tahu nih Orangnya suka bohong ini kemarin aja bohong sekarang jangan-jangan bohong gitu kan Terus Antum enggak terima perkataan dia ya enggak masalah tapi kalau kita tahu orangnya enggak pernah bohong dia orangnya Masyaallah Saleh bertakwa terpercaya Insyaallah walaupun satu orang kita pasti terima Pak kita pasti apa terima bayangkan kalau syaratnya harus Mutawatir kita dalam muamalah dengan teman bingung ya ente cuman satu orang Ana enggak percaya Iya Antum jual beli penjual cuman satu orang dari mana kita percaya bahwa ini barangnya benar apa enggak ter kadang kan kita enggak paham tapi Ketika kita melihat orangnya Saleh takwa insyaallah Allah maka pada waktu itu bisa kita percaya enggak masalah ikhwat Islam saudaraku seiman hadis ini kita ambil faedah hadis ini menunjukkan bahwa berbicara sedikit akibat karena lupa itu dimaafkan Karena nabi S sahu Alaihi Wasallam ketika lupa dua rakaat lalu nabi berdiri di hadap di di arah kiblat lalu zullyadain bertanya apakah dikurangi Salatnya ya Rasulullah atau engkau Lupa kata Rasulullah tidak kurangnya tidak lupa terjadi percakapan antara Rasulullah dengan siapa zuladain Iya kemudian nabi bertanya kepada para sahabat benar enggak Zul Yadin kata mereka benar maka nabi hanya menambah dua rakaat kalaulah itu membatalkan tentu nabi akan urangi dari awal empat rakaat Iya maka itu menunjukkan yang kalau memang lupa dalam keadaan seperti ini pada waktu itu tidak membatalkan apa salat iya hadis ini kita ambil faedahnya akhwal Islam Selanjutnya hadis ini menunjukkan bahwa apabila Imam ragu apa Imam apa ragu kemudian Ada dugaan kuat misalnya dia kanan ragu dua apa Du apa 3 Du apa ada dua dugaan kuat kayaknya tiga ini Iya lalu kemudian dia langsung bangkit karena rakaat ketiga kan enggak tahiyat ya diaak langsung bangkit ternyata makmum semuanya enggak ada yang mengingkari enggak ada yang bilang Subhanallah berarti ya benar ini maka pada waktu itu apakah dia perlu sujud syahwi atau tidak ikhtilaf para ulama Iya Sebagian ulama mengatakan tetap dia wajib Sujud sahwi dia harus Sujud sahwi Kenapa berdasarkan keumuman hadis tadi ya ya kalau Hendaklah ia cari dulu yang benar kemudian kalau ternyata Ada dugaan yang apa yang kuat maka kemudian ambil yang dugaan yang kuat kemudian apa Hah kemudian Sujud sahwi Setelah salam nah masalahnya Pak ketika kita ambil dugaan yang kuat dibenerin sama yang lain makmum enggak ada yang bilang Subhanallah nah sehingga sebagian mengatakan bahwa tidak perlu sujud Sahwi lagi kenapa Karena dia sudah dikuatkan oleh yang lain sehingga sampai kepada derajat yakin sampai kepadaat apa yakin Sujud sahwi itu kalau masih statusnya dugaan kuat Adapun kalau sudah naik derajatnya yakin Wah ini berarti saya benar maka pada waktu itu tidak perlu lagi sujud Sahwi Iya allahahuam ikhwat Islam saudaraku seiman hadis ini menunjukkan ahal islam apabila terjadi kekurangan dalam salat bila jedanya itu sebentar maka cukup kita tambah dan sujud Sahwi Setelah salam memang hadis zuladain ini Pak ada dua riwayat Pak sebagian riwayat menyebutkan bahwa nabi sujud sahwinya sebelum salam sebagian riwayat menyebutkan sujud sahwinya Setelah salam ya sementara kejadiannya sekali itu dan banyak ulama yang kan sebelum salam ya sebagian lagi mengatakan Setelah salam ya wallahuam kalau di ambil dari dua pendapat tersebut sebetulnya karena dua-dua riwayat kita perhatikan ada dalam sahih Bukhari dan Muslim maka kita berikan pilihan antara sebelum salam atau Setelah salam wallahuam ikhwat Islam saudaraku seiman bab Fi sujudil Quran Bab sujud al-qur’an disebut dengan sujud tilawah Apa itu sujud tilawah atau sujud al-qur’an ya sujud ketika melewati ayatayat Sajadah sujud ketika melewati ayat-ayat sajadah hadis 353 an Ibni Umar radhiallahu anhuma Anan Nabi Shallallahu Alaihi wasallama yaqraul quranq suratan Fi sajdahjuduudu maahutaaj ba [Musik] dari Ibnu Umar Semoga Allah meridainya bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah membaca al-qur’an lalu Beliau membaca ayat Sajdah ayat yang ada padanya Sajdah lalu Beliau pun sujudlah maka kami pun sujud bersamanya sampai-sampai sebagian kami tidak mendapatkan Tempat untuk meletakkan jidatnya saking padatnya hadis ini menunjukkan ya akhal Islam disyariatkannya sujud tilawah namun terjadi ikhtilaf para ulama tentang hukum sujud tilawah Pak Apakah sujud tilawah itu hukumnya wajib ya atau sunah jumhur ulama Iya berpendapat bahwa itu hukumnya sunah jumur ulama pendapatnya apa sunah ini mazhab malikiyah Syafi’iyah Imam Ahmad dalam sebuah riwayat dan itu yang menjadi mazhabnya demikian pula Ibnu hazam dalilnya mana hadis Zaid Bin Tsabit ia berkata qu Al nabi su wasallam W naajmi falam yasjud fiha aku membacakan al-qur’an kepada Nabi Sallallahu alaii wasallam yau surat annajm ya tapi nabi tidak sujud padanya surat An naajam ada ayatayat sajdahnya enggak di akhirnya fasjudu lillahi wabudu di akhir surat annajm itu ya Ada ayat saja ah dan termasuk azaim itu Pak Ayah sajah yang sangat ditekankan lagi I tapi ternyata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak berkata kepada zaid-zaid kamu sujud k Sebagian ulama Pak ada yang mempermasalahkan pendalilan hadis ini Pak mereka yang mengatakan bahwa sujud sah sujud tilawah itu hukumnya wajib ini pendapat Abu Hanifah dan yang dibela oleh syikhul Islam Taimiyah rahimahullah mereka mengatakan sujud tilawah itu wajib eh sujud Iya sujud sajah dalilnya hadis bahwa ketika seseorang sujud sujud tilawah maka setan menangis dan berkata Ya waili celaka aku Umir Ibnu Adam bisujud fasajad umirtu umirtu bisujud falam asjud celaka Aku anak Adam disuruh sujud dia sujud sementara aku disuruh sujud Aku tidak mau sujud Iya di situ disebutkan anak Adam diperintahkan sujud sedangkan perintah padaakasalnya apa wajib kata mereka nah jumhur dalilnya di di sini pak Zaid Bin Tsabit berkata aku membacakan kepada nabi surah an-najm tapi nabi tidak sujud ya Sisi pendalilannya mana Sisi pendalilannya bahwa nabi tidak sujud dan tidak tidak memerintahkan Zaid Bin Tsabit untuk apa sujud kalau itu hukumnya wajib tentu nabi akan memerintahkan Zaid Bin Tsabit untuk apa sujud demikian pula diriwayatkan dari Umar Bin Khattab bahwasanya beliau membaca surat assajdah di atas mimbar lalu Beliau pun sujud orang-orang pun kemudian ikut sujud lalu Jumat berikutnya kembali ya Um bin Khattab membawakan ayat asajdah lalu Beliau berkata ayyuhanas inamaurujudian sajada FAQ asam yjudma alai hai manusia ya tadi kita melewati ayat sujud Siapa yang sujud maka iatlah benar dan siapa yang tidak sujud maka tidak ada dosa bagi dia di sini Umar ya berbicara di hadapan khalayak para sahabat Pak dan tidak ada satuun sahabat yang mengingkari apa Umar maka ini seakan menjadi ijmak para sahabat karena tidak ada yang mengingkari masalahnya perkataan Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu makanya pendapat yang paling kuat Pak ya bahwa sujud tilawah itu hukumnya apa sunah Iya tidak sampai wajib namun tekankan walaupun meang Sebagian ulama membagi Pak bahwa ayat-ayat Sajdah itu ada yang termasuk azaimis sujud yang sangat ditekankan Iya ada lagi yang bukan azaim seperti misalnya surat Shad sebagian sahabat mengatakan Shad laisat Min Aim Min Aza sujud Shad bukanlah termasuk yang ditekankan dalam untuk apa sujud ya itu dalam firman Allah Iya apa bedanya Pak mana yang sifatnya azaim dengan yang tidak azaim ya bedanya yaitu kalau berbentuk perintah maka itu termasuk azaimus sujud tapi kalau itu tidak berbentuk perintah maka bukan termasuk azaim asujud maka yang berbentuk perintah seperti itu fjudu lillahi wa’budu demikian pula dalam surah al-alaq surat alalaq apa itu bunyinya apa surat alalq itu fasjud waqtarib bentuknya perintah tidak Pak bentuknya perintah Iya maka yang seperti ini termasuk azaim asujud [Tepuk tangan] wuam kita lanjutkan ayuhal ikhwah hadis 354 an Abi Rafi Q shitu Ma Abi Hurairah radhiallahu anhu shatal atamah faqa amayaqqatasajada fiha faquluahuma had Sajdah sajadtu biha khfa Abil qasim Fala aalu asjudu biha Hatta alq dari Abu Rafi ia berkata aku salat bersama Abu Hurairah salat Isya salat atamah lalu Beliau membawa dia membaca idamaunyaqqat lalu sujud ketika melewati ayat Sajdah waidza Quri alaihimul quranu la yasjudun ya lalu aku bertanya sujud apa Ini kata Abu Hurairah dahulu aku sujud ya bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika melewati ayat itu kata Abu Rafi maka Aku senantiasa sujud sampai aku bertemu dengan Allah Iya di sini menunjukkan akhal Islam bahwa idamaunyaqqat itu termasuk ya ayat-ayat apa sajadah samayaqat termasuk ayat-ayat assajdah dan ayat-ayat assajdah itu Pak pendapat yang rajih ada 15 ayat ya ayat-ayat asajdah Ada 15 ayat yang pertama surah al-a’raf ayat 206 Allah berfirman inina uu yang kedua surat arraad ayat 15 Allah berfirmanalillahi yasjudu Man famawati Wal ARD wahauhum bilu yang ketiga surah annahl ayat 49 yang keempat surat al-isra ayat 107 yang kelima Surat Maryam ayat 58 yang keenam surat al-haj ayat 18 yang ke7 surat al-hajj ayat 77 memang yang surat al-hajj ayat 77 ini Pak perkara yang diperselisihkan oleh para ulama Apakah disyariatkan atau tidak karena masalahnya diikhtilafkan Apakah itu dif ya atau tidak Syekh Albani mendhaifkan akan tetapi yang rajih walau memang sanadnya dif akan tetapi dikuatkan oleh kesepakatan Ulama untuk mengamalkannya I kemudian surah al-furqan ayat 60 kemudian surat annaml ayat 25 kemudian surat assajdah ayat 15 kemudian surat Shad ayat 24 ini juga termasuk yang diikhtilaf oleh para ulama Apakah surat Shad yaitu pelumpat itu ayat Sajdah atau ayat syukur namun yang rajih ya itu ayat termasuk ayat Sajdah kemudian surat fasilat ayat 37 kemudian ayat annajam ayat 62 kemudian al-insyiqaq ayat 21 dan yang terakhir surah al-alaq ayat 9 belas ada demikian sepertinya sudah masuk Isya silakan sat radio r Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 [Musik] FM menyebar cahaya sunah Islam untuk selanjutnya kita simakknya Az untuk untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah asadua Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullahya [Musik] Hayya [Musik] Al Hayya Alal Falah Hayya Alal Falah Allahu Akbar Allahu akbar [Musik] Lailahaillallah ada pertanyaan apabila imam membaca surah al-alaq lalu sujud tilawah bangkit lagi Apakah membaca ayat lagi surat atau boleh langsung ruku boleh dua-duanya kalau dia mau baca langsung ayat lagi silakan kalau mau langsung rukuk pun silakan saat Imam ragu dalam salat namun tetap melanjutkan salat dan tidak lelakukan Sujud sahwi Apakah makmum bisa menggantikan Sujud sahwi Nah jadi masalah ini pertanyaannya pertama Antum sebagai makmum terus Imam ragu Imam apa ragu kalau Imam ragu harusnya gimana dong ambil yang yakin Ang yang ragu diambillah yang yakin ternyata menurut Antum salah gimana hah kewajiban makmum kan Jangan ikutin Imam kalau salah i paham tidak Pak kalau misalnya kelebihan rakaat dan makmum tahu ini kelebihan rakaat para ulama semua sepakat tidak boleh makmum mengikuti wajib Imam makmum mengatakan Subhanallah dan tidak boleh ikut paham tidak Pak karena kan kalau Bu lupa dua atau tiga dua atau tiga ambil dua buang yang ragu berarti dia harus menambah satu rakaat lagi tidak ya ketika mengambil yang dua ternyata makmum semua tahu itu tiga makmum wajib mengingatkan tidak Pak wajib mengingatkan Subhanallah makanya pertanyaan ini agak sulit enggak mungkin pak terjadi ya pertanyaan ini sulit terjadi dalam salat ber [Musik] jamaah dalam menilai derajat hadis sahih atau Daf Apakah ada ada kaidah bahwasanya penilaian ulama ahli hadis mutaqadimin lebih dipegang daripada penilaian mutaakhirin Apakah kaidah ini benar Ustaz sebuah contoh ada hadis yang derajat didaifkan oleh ulama mutaqadimin namun disahihkan oleh ulama hadis mutaakhirin kaidah ini tidak tidak dikatakan benar secara mutlak Pak Iya tidak dikatakan benar secara apa mutlak Kenapa karena penilaian hadis itu sahih atau dif itu berkaitan dengan jalan-jalan periwayatan dan sangat Ada kemungkinan besar jalan yang tidak diketahui oleh seorang ulama mutaqadimin paham tidak Pak dan kemudian ulama belakangan dengan Setelah dicetaknya semua buku buuku buuku mendapatkan jalan yang tidak diketahui oleh mutaqadimin itu sangat bisa Ada kemungkinan besar seperti itu maka ya kalau misalnya ada sebuah jalan yang jelas tegas sahih Ya sementara mereka tidak mengetahuinya tentu almutbit muqaddam Alan Nafi yang menetapkan ada lebih dahulukan daripada yang meniadakan makanya kaidah ini tidak bisa secara mutlak ya di dalam apa namanya ini ee menilai dalam masalah ini tetap ulama mutaqadimin menjadi rujukan Pak dalam masalah penilaian seorang perawi Hadis dan yang lainnya Iya karena mereka jauh lebih Alim lebih paham lebih hati-hati lebih luar biasa lebih betul-betul melihat perawinya ya dan yang lainnya Ana sudah lama ngaji tapi masih ussah meninggalkan rokok Ustaz mohon nasihatnya agar bisa meninggalkan rokok sebetulnya itu berhubungan dengan niat Antum Kalau antum niatnya kuat dan tekadnya kuat dan betul-betul perjuangan Antum pun luar biasa Allah bantu pasti banyak kok teman-teman Antum yang tadinya perokok dan perokoknya bukan perokok ringan perokok berat bisa meninggalkan Kenapa mereka bisa Antum enggak bisa coba tanya kepada mereka yang bisa meninggalkan apa tipsnya ya supaya Antum bisa mencontoh tapi ketika niat kita lemah perjuangan kita juga lemah pasti selalu akan kalah Pak selalu akan kalah yang keduating tinggalkan teman-teman yang suka merokok yang menyebabkan akhirnya Antum jatuh lagi ngerokok ngerokok lagi yang ketiga cari alternatif lain yang setidaknya bisa menggantikan rokok kayak Siwak ya yang seperti ini penting sekali Antum harus usaha Kalau antum tidak ada usaha Percuma ya kalau Imam sedang membaca salah satu surat kemudian dia lupa ayatnya Apakah sujud tilawah tidak perlu Pak karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah juga lupa ya sebagian bacaan dalam salat tapi tidak disebutkan di situ nabi sujud tilawah eh Sujud sahwi Maaf apakah kubah masjid itu berasal dari Yahudi memang kalau kita perhatikan di zaman Nabi masjidnya enggak ada kuba ya demikian di zaman sahabat pun juga masjidnya tidak apa tidak Kubah Kubah itu yang itu di belakangan hari Namun banyak ulama kebanyakan ulama mengatakan boleh untuk menunjukkan bahwa itu masjid Adapun masalah dikatakan Bukannya itu asalnya nya orang Yahudi orang Yahudi sekarang sudah enggak pakai kubah lagi Pak Iya berarti ilatnya sudah hilang sudah hilang makanya di zaman Nabi dulu para sahabat disuruh pakai sorban itu bukan cuma diilingkerin di kepala tapi di ikat dirahang untuk menyelisihi orang Yahudi karena orang Yahudi cuma ngelingkar di kepala doang nah kemudian di zaman Imam Ahmad orang Yahudi enggak sudah enggak pakai apa sorban lagi maka zaman Imam mmad mengatakan enggak masalah cuman dilingker doang karena sudah ditinggalkan oleh orang Yahudi dan sudah bukan lagi menjadi simbol mereka dan qubah sekarang berubah menjadi simbol umat Islam bukan lagi simbol orang Yahudi Iya kaidah mengatakan Al hukum itu mengikuti apa ilatnya ketika ilatnya telah hilang maka hukum pun menjadi apa hilang Jadi bukan lagi ya ciri mereka syubhat itu apa Ustaz syubhat itu adalah sesuatu yang membuat samar sesuatu yang membuat apa samar Apakah itu kebenaran atau bukan makanya nabi mengatak katakan Inal halala bayin wa Inal harama bayin yang halal sudah jelas yang haram pun sudah jelas wainahuma umurun mustabihat di antara keduanya ada perkara yang syubhat artinya tidak jelas antara halal dan haramnya Iya Apakah ada bacaan khusus ketika Sujud sahwi ataupun sujud tilawah Adapun Sujud sahwi maka sama dengan sujud Biasa Pak Adapun sujud tilawah terjadi ikhtilaf para ulama Imam Ahmad Ya mendhaifkan semua riwayat yang menyebutkan tentang sujud tilawah dan beliau mengatakan sujudlah seperti sujud yang lain sementara Sebagian ulama seperti Syekh Albani merojikan atau menghasankan hadis sa sajada wajhi lilladzi khalaqahu wasyaqq samahu waarahu ya dan itu juga dihasankan oleh alhafiz Ibnu Hajar alasqalani rahimahullah wallahuam di pembahasan tadi Rasulullah hanya sujud pada salat wajib apakah di salat sunah juga dianjurkan akhi pada asalnya hukumnya sama tidak boleh dibedakan antara hukum yang ada pada salat sunah dengan yang wajib kecuali dengan dalil jika makmum memberitahu kekurangan rakaat salat kepada Imam tapi jedanya panjang Bagaimana batal wajib Diulangi Semuanya dari awal kalau memang jedahnya apa panjang Iya Tolong jelaskan pendapat yang kuat tentang hukum menyentuh istri apakah membatalkan pendapat yang kuat yang Ana condong kepadanya bahwa itu tidak membatalkan Kenapa demikian karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Aisyah riwayat Muslim bahwa nabi sedang sujud kemudian Aisyah mencari-cari nabi dan Aisyah memegang telapak kaki Nabi dengan tangannya kalaulah itu membatalkan tentu nabi akan batalkan salatnya ternyata nabi tidak membatalkan I demikian pula dalam riwayat Imam Ahmad Rasulullah pernah mencium sebagian istrinya kemudian salat tanpa wudu lagi hujahnya Imam Syafi’i adalah ayat aastumunisa dalam sebuah qirat aastumunisa atau kamu menyentuh wanita akan tetapi yang sahih ya sebagaimana itu P penafsiran para sahabat seperti Ibu Abbas yang dimaksud dengan ent di sini yaitu bersetubuh akan tetapi ya gaya al-qur’an itu lembut Pak gaya al-qur’an itu apa lembut sebab kalau kita perhatikan Siak ayat itu pak akan kita dapatkan pendapat ini benar kenapa karena sebelumnya menyebutkan tentang apa hadas kecil kemudian nabi setelah kudtian ayat itu menyebutkan setelahnya tentang hadas besar Iya anak duda istri meninggal anak tiga anak yang satu balita yang satu masih bayi Apakah ada uzur untuk tidak salat jemaah di masjid dengan alasan demi kemaslahatan salat berjamaah karena jika berita tersebut dibawa ke masjid dikhawatirkan mengganggu yang lain Antum segera nikah Ah iya segera Antum nikah lagi jangan sampai terus-menerus jadi uzur buat enggak ke masjid Sampai Kapan Antum enggak ke masjid kalau seperti itu jadinya Segera cari akhwat banyak kok J andarek-abrek ya banyak yang nungguin tuh mas baik ini saja Subhanallah wabihamdih Ashadu Alla ilahaillah Anta asik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh R TV demikian pemirsa TV Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cilengsi Bogor semoga yang kami hadirkan dapat memberikan manfaat Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Roja [Musik] TV foreign
Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Mukhtasar Shahih Muslim
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply