asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahibil alamin wasatu Wasalam asilyaursalin hatija rahimani warahimakumullah di manapun Anda bisa menyimak siaran kami kita memuji Seraya bersyukur kepada Allah sehingga di kesempatan Rabu Pagi hari ini kita dapat berjumpa kembali melalui saluran tilawah al-quran dan kajian Islam TV dan juga radio Roja guna mengikuti bimbingan dan pelajaran Insyaallah akan saat lagi disampaikan oleh Ustaz Ahmad Zainuddin alsi hafidahullahu taala dari studio Mini kediaman beliau di Banjarmasin Kalimantan Selatan bagi Anda yang ber seputar pembahasan ini nanti silakan kami berikan waktu atau kesempatan bertanya via telepon 021 8236543 juga Anda bisa gunakan melalui layanan pesan singkat di 0819896543 kita memohon P Allah Taufik keberkahan untuk bisa mendapatkan kebaikan dari pertemuan di kesempatan pagi hari ini selanjutnya kepada Ustaz kami persilakan falatafadol maskuran Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahim inalhamdalillah nahmaduhuuagfirillahi anusahahu wau Anna Muhammad abduhu ya auhina amanquah haqqqatihi Wun illa waantum muslimun ya ayquakumziqum nafs wahah wq minhaah ahah wa Ahsanul had had Muhammadin Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam wasar umuri muhdatuha waulla muhdasatin bidah waulla bidatin doalah waaalatin finar Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu Pagi 3 Muharram 1446 Hijriah bertepatan dengan 10 Juli 2024 kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala kembali duduk bersama di dalam program kajian Islam ilmiah bersama raja TV dan radio rja di dalam kajian rutin membaca kitabul Majid syarhu kitab tauhid yang ditulis oleh fadilat Syekh alallamah Abdurrahman Bin Hasan alus syikh rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang mulia kita berdoa allahumma inna nasaluka Ilman naianqiban wa amalan mutaqbala Allahumma Amin ahibbati fillahahakum kaum muslimin yang saya cintai karena Allah Semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat Pada kesempatan kali ini kita membahas bab yang baru yaitu bab tentang e bab yang ke-33 penulis berkata babuillahiaahwakalutummin yang artinya bab firman Allah subhanahu wa taala dan hanya kepada Allah wa taala hendaknya kalian bertawakal jika kalian benar-benar orang yang beriman bab ini maksudnya adalah menjelaskan bahwa wakal adalah ibadah kepada Allah jika dipalingkan kepada selain Allah maka seseorang ke dalam Syirik Akbar itu maksud dari bab yang ke-33 Adapun makna ayat adalah Allah subhanahu wa taala mengabarkan tentang kisah Nabi Musa alaihialam yang memerintahkan kaumnya untuk bertawakal kepada Allah saat mendapatkan gangguan dari musuh-musuh mereka ketika Allah subhanahu wa taala memerintahkan kaum Nabi Musa memasuki tempat yang suci nah ini yang dimaksud dengan bertawakal kepada Allah Subhanahu makna dari ayat tersebut ee hubungan BAB ini dengan tauhid adalah menunjukkan contoh Syirik Akbar yaitu bertawakal kepada Allah Subhan kepada selain Allah ee tercontoh ee Syirik Akbar yaitu bertawakal kepada selain Allah karena di dalam ayat terdapat perintah untuk bertawakal kepada Allah dan asal hukum perintah menunjukkan kepada kewajiban dan juga di dalam ayat dihubungkan antara tawakal dengan iman ini semua menunjukkan bahwa Tawakal adalah ibadah dan memalingkan tawakal kepada selain Allah adalah Syirik Akbar Adapun makna tawakal itu sendiri adalah yaitu alalli taala Fi jalbi naf’in Dafin ma’il asbab almubahah bersandarnya kalbu hati kepada Allah dengan sebenar-benarnya dalam perihal mendapatkan kebaikan atau menahan keburukan disertai dengan disertai dengan mengerjakan sebab-sebab yang disyariatkan Nah inilah yang disebut dengan tawakal kepada Allah subhanahu wa taala dan para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kalau kita perhatikan bab yang ke ini adalah sambungan dari bab yang ke-3132 31 berbicara tentang ee rasa mahabbah rasa cinta kepada Allah subhanahu wa taala kemudian bab yang ke-32 berbicara tentang alkauf rasa takut kepada Allah subhanahu wa taala bab yang ke-33 berbicara tentang Ar rasa harap yaitu rasa tawakal kepada Allah subhanahu wa taala dan tiga amalan qbu ini almahabbah alkauf dan arraja adalah Rukun ibadah di dalam setiap ibadah yang dilakukan oleh seorang hamba kepada Allah subhanahu wa taala Rukun ibadah adalah tiga almahabbah dan itu pada bab yang ketiga 31 alkauf pada bab yang ke-32 arraja atau tawakal pada bab yang ke-33 ini jadi Masyaallah ini termasuk daripada Kebagusan pengaturan Kitab Tauhid oleh penulis Kitab Tauhid Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab annajdi rahimahullahu taala bab sekarang kita baca apa yang disebutkan oleh penulis qala Abu sa’adat berkata Abu sa’adat eh Abu sa’adat ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala adalah kuniah yang dimiliki oleh Imam Ibnul atsir rahimahullahu taala almbarak bin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Abdul Karim assyaibani aljazari Ibnul atir ulama Islam abad ke6 Hijriah ya dan beliau mempunyai kitab namanya eh anhayah Fi gibil hadis beliau mempunyai kitab namanya anhayahibil had walar yaitu penjelasan tentang eh hal kata-kata yang penting di dalam hadis-hadis Rasul Sallallahu Alaihi Wa was nah Abu saadat berkata yqu tawakala bilriqi dikatakan ia bertawakal dengan sesuatu perkara maksudnya adalah jika bergabung menegakkannya artinya jika bersama-sama menegak aku bertawakal perkaraku kepada Si Fulan maksudnya adalah jika aku bersandar kepadanya wunulan Fulan bertawakal kepada Si Fulan maksudnya adalah eh jika mencukupkan perkaranya kepada Si Fulan karena percaya dengan kapasitas Si Fulan ya dengan kapasitas Si Fulan atau karena dia tidak sanggup untuk mengerjakannya sendirian maka dia w akil berwakalah Bersandar kepada Si Fulan nah wa musifu rahimahullahjamah bilayah bayanun an tawakulidun yajulu lillahi taala dan penulis yaitu Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah dengan bab ini menyebutkan ayat babnya adalah ayat itu sebagai Penjelasan bahwa Tawakal adalah kewajiban yang wajib mengikhlaskannya untuk Allah subhanahu wa taala karena mendahulukan zat yang dituju menunjukkan kepada pembatasan a waallah fwakalu Lair maksudnya Adah adalah dan hanya kepada Allah bertawakallah kalian tidak bertawakal kepada selain Allah kan ayatnya tadi berbunyi begitu waallah ya Nah itu eh takdimul makmul namanya mengedepankan yang dituju apabila mengedapankan yang dituju maka dalam bahasa Arab itu yufidul hasr memberikan faedah pembatasanwakal bertawakallah kepada Allah tidak bertawakal kepada selain Allah dan tawakal adalah ibadah yang paling lengkap jenisnya dan paling Agung di sisi allah subhanahu wa taala paling lengkap jenisnya dan paling Agung di sisi allah subhanahu wa taala karena dari tawakal tersebut timbullah amalamal Saleh karena Sesungguhnya seseorang jika berstandar hanya kepada Allah di dalam seluruh perkaranya baik perkara berkaitan dengan agama atau dunia tidak kepada selain Allah subhanahu wa taala bersandarnya hanya kepada Allah maka benar keikhlasan benar hubungannya dengan Allah subhanahu wa taala orang tersebut Tawakal adalah kedudukan yang paling Agung di sisi Allah manazil kedudukan iaka nabudu waaka Nain hanya kepada engkau kami dan hanya kepada engkau kami minta pertolongan Fal yahs kamalut tauhidi biw illa tawakuliallah maka tidak terealisasi tercapai kesempurnaan tauhid dengan tiga macamnya tauhid rububiyah Tauhid uluhiyah tauhid asma was sifat tauhid yang membicarakan kekuasaan Allah tauhid yang membicarakan ee ibadah hanya kepada Allah tauhid yang membicarakan nama-nama dan sifat-sifat Allah itu tidak akan tercipta kesempurnaannya kecuali dengan kesempurnaan bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala sebagaimana dalam ayat ini yau juga sebagai sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala Mus Nabi Musa berkata ya wah kaumku jikaalian telah beriman kepada Allah maka hanya kepada allahah kalian bertawakal Jikan berislam jika kan surusat 4 mengatur memelihara ee bagian timur dan bagian barat tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecuali dia Allah subhanahu wa taala maka jadikanlah ia sebagai sandaran surat almuzamil ayat 9 W ayaturiitirun Jid dan ayat di dalam perintah untuk bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala sangatlah banyak ya Q Imam Ahmad rahimahullahawakulal Imam Ahmad rahimahullahu taala Imam Ahli Sunah Wal Jamaah Beliau berkata Tawakal adalah perbuatanbu Tawakal adalah perbuatanbu waqqimjha Imam Ibnu qayyim rahimahullahu taala di dalam makna ayat yang disebutkan sebagai bab maka Allah menjadikan bertawakal kepada Allah sebagai syarat dalam keimanan ini menun bahwaanan auk waq Musa yaumantumahaiiwakalutum muslimin artinya dan di dalam ayat yang lain Nabi Musa Alaihi Salam berkata Wahai kaum jika kalian beriman kepada Allah maka hendaknya kalian bertawakal kepadanya jika kalian benar-benar beragama Islam is maka Allah menjadikan bukti benarnya keislaman adalah dengan tawakal sebagaimana dan setiap kali iman seseorang hamba itu menguat maka tawakal nya lebih kuat juga dan jika lemah Iman Lemah juga tawakal sedangkan jika tawakalnya itu lemah dan itu pasti menunjukkan kelemahan iman Allah subhanahu wa taala dalam Alquran mengumpulkan an tawakal dengan ibadah antara tawakal dengan iman antara tawakal dengan takwa antara tawakal dengan Islam dan antara tawakal dengan Hidayah artinya ikhwah yang dirahtile Allah subhahu wa taala Apabila seseorang bertawakal maka ada hubungannya dengan iman ada hubungannya dengan Islam ada hubungannya dengan takwa ada hubungannya dengan [Musik] ee Hidayah petunjuk dari Allah subhanahu wa taala ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala contoh misalkan jika engkau bertekad maka bersandarlah kepada Allah Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertawakal itu bu ya kita cariidahat Iman ya ada hubungan antara tawakal dengan iman kemudian tawakal dengan e dengan ee Islam tawakal dengan ee fwak ee eh faaiiwaktum muslimin hendaknya kalian bertawakal kepadanya jika kalian benar-benar beragama Islam ada hubungan tawakal dengan Islam ada hubungan tawakal dengan ee petunjuk kepada Allah subhanahu wa taala watawakal alallah Wafa ada ayatnya sebentar saya carikan nah dalam surah alfurqan ayat 31 wfaika dan cukup rabmu sebagai Pemberi Petunjuk dan penolong ya ini menunjukkan ada hubungan antara tawakal dengan ibadah antara tawakal dengan iman tawakal dengan takwa tawakal dengan Islam tawakal dengan Hidayah setiap kali kuat iman seorang hamba maka tawakalnya lebih kuat jika imannya lemah pasti tawakalnya juga lemah dan itu pastiallah ini nampak jelas bahwa tawakal i dasar pokok untuk seluruh kedudukan-kedudukan keimanan dan perbuatan perbuatan kebajikan W Islam bahkan pondasi untuk seluruh amalan-amalan Islam wa manzilahu jas dan bahwa kedudukannya dari seluruh amalan-amalan Islam seperti kedudukan kepala dari jasad maka sebagaimana tidak tegak kecuali atas tubuh kepala tidak tegak kecuali atas tubuh maka demikian pula tidak tegak keimanan dan kedudukan-kedudukannya amal-amalnya kecuali atas eh tawakul yaitu atas eh lengan tawakal kepada Allah subhanahu wa taala Q shul Islam ibnuimiah rahimahullahu taala dan tidaklah seorang berharap kepada seorang makhluk dan bertawakal kepadanya kecuali kha kecuali dia akan rugi prasangkanya kepada makhluk tersebut Atas prasangkanya terhadap makhluk tersebut kalau ada orang bertawakal kepada makhluk maka perasangkaannya akan rugi dalam prasangkaan tawakalnya kepada makhluk tersebut musyrik maka orang seperti ini adalah orang yang musyrik yaitu Bersandar kalbunya kepada selain Allah subhanahu wa taala di dalam penyandaran secara tawakal kepada Allah W Billah minama dan siapa yang mensyirikkan Allah maka seakan-akan dia minama yaitu turun dilempar Dari Langit atau dia dicomot oleh burung atau dihembuskan oleh angin di dalam tempat yang dalamat 31anapitawakal kepada Allah itu ada macam atau dua bagianah dalam perkara-perkara yang tidak disanggupi kecuali oleh Allah subhanahu wa taala seperti orang yang bersandar bertawakal kepada orang yang sudah meninggal kepada sembahan seman selain Allah dalam harapan mendapatkan apa yang diinginkan seperti pertolongan penjagaan rezeki atau pemberian rekomendasi maka inialahik Akbar tawakal seperti ini dalam perkara-perkara tidakangg kecali Allah subhanahu wa taala Mak jika dipalingkan kepada selain Allah maka diaik AKB bertawakal dalam perkara-perkara sebab yang seperti orang yang bertawakal kepada seorang penguasa Raja pangeran di dalam apa saja yang Allah subhanahu wa taala berikan kekuasaan kepadanya itu berupa gaji atau bayaran maka dia adalah macam dariik Dan pewakilan ini boleh pewakilan yang boleh adalahwakilkan seseorang di dalam melakukan sesuatu yang disanggupi at akan tetapi dia tidakh untuk bersar di mendapatkan apa yang diwakilkan di dalamnya yang artinya akan tetapi dia bertawa kepada Allah di dalam kemudahan perkaranya yang dia mencari kemudahan tersebut dia mencari perkara tersebut atau wakilnya dan itulah termasuk daripada sebab-sebab yang diperbolehkan melakukannya tidakleh bersandar kepadanya akan tetapi Bersandar kepada Allah yang menjadikan seb danad bab tersebut adalah benar-benar menjadi nah nah itu para ikhwah yang dirahmati oleh Allah Subhanahu jadi penjelasan beliau di sini adalah bahwa ee bertawakal itu ada dua pertama bertawakal kepada kepada ee di dalam perkara yang tidak disanggupi kecuali oleh Allah maka ini tidak diperbolehkan tawakal kecuali hanya kepada Allah bertawakal kepada orang mati bertawakal kepada eh apa sembahan-sembahan selain Allah dalam perkara-perkara yang tidak disanggupi kecuali oleh Allah Subhanahu Wa taalaah Siapa yang melakukan ini dan dipalingkan kepada selain Allah maka ini Syirik Akbar atau bertawakal dalam perkara sebab-sebab yang lahir ya seperti bertawakal kepada ee penguasa ya di dalam apa saja yang Allah subhanahu wa taala sanggupkan penguasa tersebut kepada penguasa tersebut seperti memberikan uang memberikan e keamanan maka jika bersandarnya kepada makhluk ya maka ini asar lalu ee bersandar yang boleh itu Bagaimana seorang manusia Bersandar kepada Allah dengan mengerjakan sebab-sebab yang dibolehkan tapi jangan Bersandar kepada sebab tetapi bersandarlah kepada zat yang menjadikan sebab itu mujarab dan manjur ya mujarab dan manjur nah ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala begitu ya jadi tawakal yang pertama dalam perkara-perkara yang tidak disanggupi oleh Allah maka jika ini disandarkan kepada selain Allah Syirik Akbar karena tidak ada yang menyanggupinya kecuali Allah subhanahu wa taala tawakal yang kedua tawakal yang disanggupi oleh makhluk seperti ee Bersandar kepada orang kaya dalam urusan rezeki Bersandar kepada penguasa dalam urusan rezeki Bersandar kepada dokter dalam urusan kesembuhan Bersandar kepada obat dalam urusan kesembuhan maka ini Syirik asrar karena yang benar adalah Bersandar kepada Allah dengan mengerjakan sebab pergi ke dokter Habis itu minum obat bersandarnya kepada Allah bukan Bersandar kepada sebab tapi Bersandar kepada Allah yang menjadikan sebab itu manjur begitu ya Nah ini hati-hati para ikhw yang dirahmati oleh Allah kemudian penulis berkata ullahi taala inamalminukah wahwakalun surat alanfal ayat 2 sampai 4 yang artinya dan Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam Alqur’an sesungguhnya ucapan orang-orang yang beriman sebentar sesungguhnya ucapan orang-orang yang beriman jika disebutkan sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah orang-orang yang jika disebutkan nama Allah maka bergetar hati mereka dan jika dibacakan atas mereka ayat-ayat Allah bertambahlah keimanan kepada mereka dan hendaknya mereka bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala nah ikhwah yang dirahmati hleh Allah Abdullah bin Abbas berkata orang-orang munafik tidak masuk ke dalambu mereka sedikit pun dari zikir kepada Allah saat menunaikan hal-hal yang wajib dan mereka tidak beriman dengan sedikit dari ayat-ayat Allah dan mereka tidak Bersandar kepada Allah eh mereka tidak salat kalau seandainya tidak di hadapan oleh kaum muslimin dan mereka tidak menunaikan Zakat harta Mere maka Allah subhahu wa taala memerintahkan mereka apa mengabarkan tentang mereka bahwa mereka bukanlah orang-orang yanganalu Allah menyebutkan tentang sifat orang-orang Allah berfman orang-orang yang beriman Hanyal orang-orang yang jika disebutkan nama Allah bergetarti mereka karena bergetar mereka tersebut akhirnya Mere mengerjakan kewajibankewajiban dari Allah subh ta dan bergetarnyabu kepada Allah melazimkan untuk mengerjakan apa yang diperintah oleh Allah dan menjauhi larangan Allah subhanahu wa taala Nah itu maksud daripada bergetar hati mereka maksudnya bergetaralah seseorang takut kepada Allah sehingga Dia harus mengerjakan apa yang diperintah oleh Allah dan apa yang dilarang oleh Allah Subhanahu Wa taalaor Berk oranga disebutkan Allah merekaadi artinyaal takut kepada allahhingga mengakan perah dan menjauhi larangan Maksudnya di sini adalah seorang yang ingin berbuat zalim atau dia bertekad untuk mengerjakan maksiat lalu dinasihatkan kepada dia dengan Ucaplah kepada Allah maka akhirnyabunya yang artinyabunya adalah takut rawahu Abib jarir diriwayatkan oleh Imam IB abibah dan Imam Ibnu jarirabari rahimahullahu dan di dalam firman Allah disebutkan dan jika dibacakan atas mereka ayat-ayat Allah bertambahlah keimanan mere sahabat nabi radhiallahu Anhu dan para tabiin dan para tabi tabiin dari ahlus sunah eh menjadikan ayat ini dan yang semisalnya sebagai bahwa iman itu naik turun iman tidak hanya satu kesatuan di dalam garis ini saja tidak iman itu naik turun yair Ibin Habib asahabiir bin Habib sahabat rasul Sallallahu Alaihi wasam Radiallahu anhu berkata iman itu bertambah dan berkurang maka beliau ditanya apa bertambahnya iman dan berkurangnyaan makain hab Berk jika kita menyebut nama Allah dan takut kepada Allah subhahu wa taa Maka itulah bertah ke u Ibnu Saad dan jika kita lupa lalai kemudian meremehkan maka itu adalah kekurangannya Nam Mujahid Al I abitim Imam Mujahid mengatakan iman itu bertambah dan berkurang jadi dia tidak ST dalam su haapan Tapi dia bisa naik bisa turun sesuai dengan amalan bernaik jika ee melakukan amal saleh turun jika menjauhi hal yang dilarang jika melanggar yang dilarang maksudnya turun kalau n w ijmai wa ahmadu wa abu uid wairum rahimahullah dan telah menghikayatkan ijma atas bahwa iman itu naik turun tidak hanya satu tahapan satu tingkatan saja itu Imam Syafii Imam Ahmad Imam Abu ID dan selain mereka rahimahullahu taala nah kemudian mengatakan dan di dalam ayat disebutkan dan atas RAB mereka hendaknya mereka bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala atau mereka Bersandar kepada Allah denganbb mka mereka menyerahkan eh kepada Allah seluruh perkara mereka dan mereka tidak bersandar hanya kepada selain Allah dan tidak meminta bermaksud kecuali hanya kepada Allah dan tidak berkeinginan kecuali hanya kepada Allah dan mereka sangat mengenal apa saja dikehendaki maka akan terjadi dan apa yang belum dikehendaki tidak akan terjadi oleh Allah Subhanahu Wa taal dan bahwa yang mengatur di dalam kerajaan Allah semata dan yang zat yang diibadahi Allah semata tiada sekutu bagi Allah subhahu wa ta dan di dalam ayat ini ya dapat eh Allah subhanahu wa taala mensifati orang-orang yang beriman dengan sifat yang eh benar dengan tiga kedudukan Ihsan yaitu alauf rasa takut wadatul Iman bertambahnya keimanan dan bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala dan kedudukan ini mengkonsekuensikan kesempurnaan keimananahir dan juga eh mengkonsekuensikan terjadinya perbuatan-perbuatan yang lahir dan Zahir seperti yang artinya eh maka Barang siapa yang menjaga salat kemudian mendirikan salat dan selu menjaganya menunikan zakat sebaga diperintahkan Allah subhahu wa taala ini melazimkan agar beramal dengan apa yang dikuasakan oleh Allah atasnya dari hal-hal yang wajib alat dan meninggalkan seluruh yang diharamkan kamaq taala sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala inyakarullah Akbar sesungguhnya salat mencegah dari perbuatan fahsya dan munkar dan zikir kepada Allah lebih besar nah ee ini maksudnya pada Ikhwan sekali lagi bahwa Allah mensifati orang-orang yang beriman itu adalah dengan sifat yang benar-benar beriman ya kapan itu jika dia dikatakan Iman dia mengerjakan tiga kedudukan Ihsan yang pertama rasa takut kepada Allah kemudian yang kedua bertambah keimanan yang ketiga bersandar hanya kepada Allah subhanahu wa taala nah Jadi intinya ee seperti ini kalau orang benar bertawakal maka ibadahnya semangat kalau orang pernah bertawakal maka dia ibadahnya ee bersungguh-sungguh ya seperti itu sekali lagi para ikhwan yang dirahmati oleh Allah dalam surah al-anfal ayat 2 ini makna ayat adalah menjelaskan bahwa Allah subhanahu wa taala mengabarkan sifat orang-orang beriman di dalam ayat ini yaitu takut kepada Allah jika disebut namanya bertambah Iman jika dibacakan FirmanNya dan berserah diri hanya kepada Allah subhanahu wa taala kemudian hubungan dalil dengan bab eh ayat ini menunjukkan contoh Syirik Akbar yaitu bertawakal kepada selain Allah karena di dalam ayat ini Allah memuji sifat tawakal dan menjadikannya tanda keimanan apa saja dipuji oleh Allah dan dijadikan tanda iman berarti itu adalah perbuatan ibadah maka memalingkan ibadah tersebut kepada selain Allah adalah syirik besar Nah itulah dua dalil yang kita bisa pelajari kesempatan kali Semoga kita bisa mempelajarinya dalam kesempatan yang lain saya kembalikan acara kepada akhi Ari sebagai pembawa acara Nam menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya apa yang telah kita simak di kesempatan pagi hari ini dan Allah subhanahu wa taala memberikan Taufik Hidayah dan keberkahan dalam pertemuan kita ini selanjutnya kami berikan kesempatan bagi anda yang ingin memperdalam seputar pembahasan yang telah disampaikan oleh Beliau silakan menghubungi Nomor kami di 0218236543 dengan menyebutkan nama anda dan dari mana anda berasal juga anda bisa mengirimkan melayani pesan singkat di 0819896543 silakan untuk pelepon yang pertama Halo belum tersambung Selanjutnya kami akan bacakan Coba dari pesan singkat yang telah masuk asalamualaikum izin bertanya ada orang tua yang melarang anak-anaknya makan buah pisang yang dempet dengan alasan takut punya keturunan dempet Apakah keyakinan tersebut termasuk Tatur atau bukan Ustaz Barakallah fikum silakan bismillah walhamdulillah wasatu wasalam ala rasulillah waa alihi wa ashabihi w Amma ba tayur adalah merasa bernasib sial dengan sesuatu yang dilihat atau yang didengar maka ee kecuali dengan dalil maka Apabila seseorang merasa melihat sesuatu mendengar sesuatu merasakan sesuatu ee kemudian mendatangkan perasaan sial maka ini termasuk daripada tatayur maka pertanyaan tadi jika tidak ada dalilnya Itu adalah sebuah perkara tatayur wallahuam Terima kasih atas nasihat dan jawabannya berikutnya kam bacakan kembali pertanyaan dariat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga Allah Taala selalu menjaga Ustaz dan keluarga Amin izin bertanya Ustaz Jika seorang yang mencari pekerjaan untuk menafkahi keluarga dan sering bertanya kepada teman-teman sekantornya yang dulu apakah masih ada kesempatan buatnya bekerja lagi di kepada Allah diueknya Sisi dia percaya kalau rezeki enggak akan ke mana sisi lain dia kadang risau ke mana dia harus cari rezeki untuk kebutuhan hidup apakah ini masuk tidak bertawakal kepada Allah mohon pencerahannya Ustaz silakan bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wanw Amma ba eh seorang mengerjakan sebab yang mubah ini tidak tercela dan tidak mengurangi tauhidnya bertanya tentang ee pekerjaan lowonganpekerjaan maka ini tidak mengurangi sebab ya ini tidak mengurangi sebab ee apa ini tidak mengurangi tauhid kepada Allah subhanahu wa taala dan itu adalah sebab yang di perbolehkan ya wallahuam terima kasih atas nasihat dan jawabannya Selanjutnya kami berikan kesempatan untuk nelepon 0218236543 Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh ibu dengan siapa ini di mana dengan hamba Allah dari Sumbawa silakan pertanyaannya begini Pak ustaz eh Bagaimanakah kiat-kiat kita untuk mencapai derajat Ihsan Pak ustaz kemudian saya pernah mendengar dari orang-orang bahwa tasawuf itu adalah roh ibadah Apa maksud dari perkataan ini Pak ustaz demikian Pak ustaz barakallahu fikum wazahuiran asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz ee pertanyaannya kurang jelas sekarang suaranya mend Iya baik pertanyaan yang tadi Apakah benar ada pertanyaan sebuah bahwasanya tasawuf itu adalah rohnya ibadah yang kedua tadi pertanyaan dari ibu silakan Ustaz dan kiat-kiatnya untuk agar Ihsan silakan Ustaz bismillah walhamdulillah wasatu wasalam Al rasulillah waa alihi wa asabihi w Amma ba Ihsan sudah dijelaskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam antaallah kaaka faam takunu fainnahu Yar kamu beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya dan jika engkau tidak melihatnya maka sesungguhnya Allah melihatmu arti dari Ihsan ini adalah berarti merasa diawasi oleh Allah subhanahu wa taala merasa diawasi oleh Allah J saat salat berbuat Ihsan saat salat Bagaimana merasa diawasi oleh Allah subhanahu wa taala saat salatnya sehingga ee perbuatannya saat salat sesuai dengan petunjuk Rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam kemudian sehingga saat salatnya sesuai dengan ee kalbunya benar-benar bersandar hanya kepada Allah dan khusyuk ya tidak ee berpikir atau ke sana kemari ya kemudian juga ee berbuat Ihsan seseorang senantiasa merasa didengar diawasi dilihat oleh Allah subhanahu wa taala itulah Ihsan eah Adapun tasawuf tasawuf ini adalah kata yang baru di dalam agama Islam tidak didapati dalam hadis rasul ayat al-qur’an yang menunjukkan tentang kata tasawuf Ya baik asufiah atau atasawuf belum ada sependek pengetahuan Saya sedikit ilmu yang dimiliki ini belum mengetahui ada dalam Alquran atau Hadis Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan tentang kata atasawuf tetapi tasawuf ini muncul ketika abad ke4 Hijriah dan pada waktu abad ke4 Hijriah tersebut ee munculnya orang-orang yang lebih ingin mengedepankan beribadah kepada Allah subhanahu wa taala dibandingkan mencari dunia akhirnya mereka memperbanyak berdiam diri dalam masjid dan EE Masih pada waktu itu dalam atas kewajaran lalu berkembang-berkembang akhirnya masuk ke dalam proses hulu yaitu berlebihan akhirnya tidak mau bekerja mencari maisyah rezeki untuk kehidupan dunia kemudian akhirnya masuk lagi dalam tahap tah yaitu membuat jalan dengan cara membuat bacaan-bacaan zikir-zikir yang dibuat sendiri yang belum ada contohnya dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam secara khusus kemudian setelah itu Muncul lagi masuk ke dalam dunia tasawuf ee yaitu ilmu kalam di dalam ketuhanan filsafat di dalam ketuhanan maka akhir nya lari kepada pemikiran wihdatul Wujud yaitu meyakini bahwa Allah dan seluruh alam semesta adalah Allah subhanahu wa taala dan biasanya kaum tasawuf mereka ber ee ibadah dengan zuk lebih mengedepankan zuk perasaan rasa rindu kepada Allah rasa ee mencintai Allah subhanahu wa taala akan tetapi ibadah dengan rasa rindu syauk ini tidak cukup jika ditimbang berdasarkan al-quran hadis harus dibarengi dengan rasa harap rasa takut takut akan siksa Allah dan berharap rahmat Allah subhanahu wa taala dan inilah yang dilakukan oleh para nabi alai mereka berdoa kepada kami penuh dengan rasa harap dan rasa takut dan mereka tunduk cinta kepada Allah subhanahu wa taala Nah itulah yang berkaitan dengan sedikit dari kata tasawuf jadi sependek pengetahuan saya saya belum mengetahui ada dalam al-qur’an atau hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang menunjukkan kata atasawuf katanya ya kalimat attasawuf atau asufiah maka dia kata yang baru di dalam agama Islam baru itu belum ada di zaman Nabi para sahabat para tabiin para tabi tabiin ya terutama di zaman Nabi dan para sahabat belum ada kata tersebut apalagi sampai menjadi sebuah gerakan dalam dakwah atau gerakan di dalam pemikiran Islam adanya abad ketiga abad ke4 Hijriah yang dikenalkan kepada kaum muslimin wallahuam jazakallahuir Terima kasih atas jawaban dan nasihatnya selanjutnya kami berikan kesempatan kembali silakan via telepon di 0218236543 Halo belum terhubung kami akan bacakan Dar pesan singkat dari Anwar di Cilodong Depok Ustaz Benarkah sebuah ungkapan yang berbunyi setiap takdir Hidup baik maupun buruk maksiat atau kebaikan semua adalah atas kehendak Allah namun tidak semua allah ridai Apakah Ungkapan atau kata ini benar dalam ee konteksnya Ustaz silakan Alhamdulillah wasu wasalam rasulillah di dalam eh pembicaraan alanir beriman kepada Allah baik dan buruknya ini disebutkan empat tahapan yang pertama beriman bahwa Allah subhanahu wa taala mengetahui segala apa saja yang terjadi yang telah terjadi yang sedang terjadi dan yang akan terjadi Bagaimana terjadinya Allah subhanahu wa taala mengetah ini tahapan yang pertama tahapan ilmu bahwa Allah mengetahui apa saja yang terjadi kemudian dengan ilmu tersebut Allah subhanahu wa taala menuliskan ketetapan makhluk ketetapan untuk makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi di dalam Kitab alluh almahfuz semuanya sudah ter ulis baiknya buruknya maksiatnya taatnya rezekinya miskinnya hidupnya matinya ajalnya e sengsaranya bahagianya seluruhnya tertulis dalam kitab dan setelah itu makanya wajib kita meyakini tahapan yang ketiga bahwa apa saja yang terjadi di atas muka bumi ini Baik ketaatan atau kemaksiatan kebaikan keburukan manfaat mudarat itu semuanya atas kehendak Allah subhanahu wa taala almasyiah kehendak Allah subhanahu wa taala kemudian tahapan yang keempat atas ilmu kemudian ee penulisan kemudian kehendak maka kita meyakini bahwa Allah subhanahu wa taala lah Yang Maha pencipta atas segala sesuatu KH k Allah subhanahu wa taala Maha Pencipta atas segala sesuatu tidak ada yang keluar dari ciptaan Allah subhanahu wa taala sesuatu tersebut semuanya atas ee ciptaan Allah subhanahu wa taala nah para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kalau ini sudah kita pahami maka kita akan meyakini bahwa dan kita menjawab bisa menjawab pertanyaan tadi orang berzina mencuri main judi online pinjol dan seterusnya pinjol untuk judi online berzina eain eh apa namanya meminjam harta dengan riba untuk bermaksiat semuanya itu adalah ketetapan Allah 50.000 tahun sebelum penciptaan langit ketetapan ketetapan tersebut ada yang dicintai oleh Allah yang disebut dengan aliradah asyariah segala sesuatu yang terjadi dan dicintai oleh Allah subhanahu wa taala itu adalah keinginan Allah yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala dan apabila ada sesuatu yang terjadi dan dia di luar keridaan Allah disebut dengan aliradah Al kaumiah iradah yang merupakan kekuasaan Allah subhanahu wa taala Allah jika inginkan sesuatu maka Allah mengatakan Kun Fayakun jadilah maka jadilah itulah yang disebut dengan iradah kaunah Jadi kalau melihat orang berzina orang mencuri orang berjudi orang minum khamar orang ee selingkuh orang berbuat kesyirikan orang berbuat ke ee bidah maka itu adalah ketetapan Allah 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi tetapi ketetapan yang Allah tetapkan tersebut tidak diridai oleh Allah disebut dengan al-iradah alkauniah ya jadi semua yang terjadi di atas muka bumi ini tidak keluar dari ketetapan Allah subhanahu wa taala yang dicintai oleh Allah diridainya maka disebut dengan iradah asyariah dan yang Ee tidak dicintai Allah dan tidak diridai Allah disebut dengan aliradah Al alkauniah Tidak semua yang diridai oleh Allah pasti terjadi Allah menginginkan seluruh manusia beriman tapi banyakan mereka tidak beriman Allah menginginkan seluruh manusia mengikuti sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kebanyakan mereka tidak mengikuti sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam nah keinginan itu disebut dengan iradah syariah keinginan yang sesuai dengan syariat yaitu yang diridai oleh Allah dan itu tidak selalu terjadi tetapi aliradah Al kauniah keinginan yang merupakan kuasa Allah pasti terjadi karena Allah Jika menginginkan sesuatu maka Allah cukup mengutakan Kun maka jadilah inamau kunak nah demikian Jika Allah menginginkan sesuatu maka Allah mengatakan Kun jadilah maka jadilah ya demikian wallahuam jazakumullahu Khairan nampaknya pertanyaan tadi merupakan pertanyaan terakhir di pertemuan kita di kesempatan pagi hari ini sebelum kami akhiri mohon Ustaz memberikan iktitam fad ya UST bismillahamillah ah muslim yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat ini adalah hari ketiga tahun bulan Muharam tahun 1446 Hijriah Coba bayangkan Tidak terasa sudah 3 hari kita masuk ke dalam tahun yang baru 1446 Hijriah maka perhatikan baik-baik beberapa poin berikut yang pertama waktu akan sangat cepat berlalu sebagaimana cepatnya berlalu dari umur kita waktu akan S sebagaimana cepat berlalunya dari umur kita apa yang sudah lewat dari tahun-tahun yang lalu hari-hari yang lalu bulan-bulan yang lalu sangat cepat berlalunya begitu juga nanti tahun ini 1446 Hijriah akan sangat cepat berlalu poinnya apa Jangan sia-siakan waktumu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat Mengapa karena waktu umur hidup kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Kedua telapak kaki seorang Hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai dia ditanya tentang umurnya di untuk apa ya rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya bersungguh-sungguhlah untuk sesuatu yang bermanfaat untuk dirimu waktu akan sangat cepat berlalu sebagaimana sebelumnya maka gunakanlah sebaik-baiknya Oleh karena itu para Salafus Saleh mereka sangat menyesal jika sudah terbenam matahari dan tidak tambah amalnya sebagaimana perkataan Abdullah Bin Masud radallahu Beliau mengatakan Aku tidak pernah menyesal atas sesuatu Apun seperti Penyesalanku terhadap suatu hari yang hari itu mataharinya teram kurang dan amalku tidak bertambah Abdullah bin Umar Bin Khattab radallahu mengatakanallah demi Allah inakun W ak Aku sangat membenci seseorang yang sabahlal tidak mengerjakan sesuatu Apun tidak menghasilkan sesuatu Apun tidak perkara dunia tidak juga perkara akhirat maka waktu sangat cepat berlalu sebagaimana sebelumnya jangan buangbuang waktu terutama kita di zaman yang sangat banyak hal-hal yang membuang-buang waktu kita kemudian pesan yang kedua adalah hendaknya seseorang mencari di waktu-waktu yang disisa oleh Allah dari umur kita ini yaitu amalan-amalan yang kita teguh di atasnya meskipun sedikit Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda ahabbulaliallahwamq amalan yang paling disukai oleh Allah adalah yang terus-menerus dikerjakan meskipun sedikit Coba bayangkan seseorang mengerja kan 12 rakaat salat Rawatib yang mengiringi salat-salat wajib dua rakaat sebelum subuh 4 rakaat setelah sebelum zuhur dua rakaat setelah zuhur dua rakaat setelah Magrib du rakaat setelah isya kalau dia kerjakan itu dalam setahun maka dia akan mendapatkan 4000 rakaat yang sedikit ditumpuk-tumpuk menjadi banyak maka tekadlah pada bulan eh pada mulai awal tahun ini untuk lebih baik daripada sebelumnya dengan cara mengerjakan amalan-amalan dan istikamah di atasnya meskipun sedikit Al yang sedikit disertai dengan yang sedikit lagi akan menjadi banyak asalkan istiamah dan ikhlas hanya karena Allah Subhanahu Wa taa muhammadamdulillaham wasamikum [Musik] warahmatullahi Barakallah fikum kepada Ustaz Ahmad Zainuddin alsi yang telah meluangkan waktunya di sela-sela kesibukan beliau untuk mengajaran berdakwah guna menyampaikan pelajaran dan pembahasan yang bermanfaat dari pembahasan kitab Fathul Majid saruh kitabi tauhid di kesempatan pagi hari ini semoga Allah senantiasa melimpahkan Taufik rahmat dan keberkahan di setiap majelis-majelis yang disampaikan ilmu oleh para asatidah kita ikhwat Islam memah hati rja rahimani warahimakumullah kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf apabila ada kekurangan dalam menghadirkan program acara ini subhanakallahumma bihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply