menyebar cahaya sunah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Roja Ketika seseorang sudah mengenal sunah dan mengetahui bahwasanya ilmu ini adalah [Musik] agama yang kelak kita akan bertemu dengan Allah maka tentunya seseorang berhati-hati jangan sampai dia salah dalam mengambil ilmu saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio R bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh akumullah para pemerhati di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah di kesempatan Sabtu Siang pekan ketiga yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan secara langsung oleh guru kita Ustaz Dr ABD dalam pembahasan dari kajian rutin kitab usul ahl karya Syekh Abdul Malik ramad hafahullah maksud kami hafahullahakumullah setelah penyampaian materi silakan nantinya Anda dapat bergabung bersama kami di l telepon 0218236543 untuk bertanya seputar pembahasan atau Anda dapat mempersiapkan pertanyaan pesan singkat di chat WhatsApp di nomor 0819896543 Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan selanjutnya kita persilakan kepada Al Ustaz fatafadol Maskur Ustaz Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi wamanwalah Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala yang telah memudahkan kajian kita pada siang hari ini masih melanjutkan pembahasan kitab S durar Min usuli ahlilar enam mutiara di antara pondasi-pondasi ahlusunah wal jamaah yang ditulis oleh fadilatus Syekh Abdul Malik Ramadan aljzairi hafidahullahu taala masih kita pada pembahasan Pondasi yang pertama yang berkaitan dengan Tauhid pada halaman 21 di mana pada pertemuan yang lalu kita telah jjelaskan apa yang disebutkan oleh Syekh di sini Bagaimana dahulu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sangat memperhatikan masalah tauhid dan bagaimana kisah beliau dengan sebuah berhala di Yaman dan bagaimana beliau Sallallahu Alaihi Wasallam merasa tidak tenang dengan keberadaan Zil khalasah sampai akhirnya beliau Sallallahu Alaihi Wasallam mengutus sebagian sahabat untuk menghancurkan berhala tersebut dan Tenanglah beliau Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian Syekh menyebutkan Kalau tidak salah sampai Apan beliau Inal willah Azza W [Musik] yni sesungguhnya loyalitas yang sebenarnya kepada Allah maksudnya adalah engkau marah karena kemarahan Allah dan engkau Rida karena keridaan Allah sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Allah subhanahu wa taala sangat benci dan marah terhadap kesyirikan maka beliau pun Sallallahu Alaihi Wasallam sangat benci dan marah dengan kesyirikan maka tauhid yang dengannya engkau loyal kepada orang lain danirik yang dengannya engkau memusuhi orang lain hendaknya senantiasa ada di dalam hidupmu selamanya jadiyalit kita adalah berdasarkan tauhid kalau dia bertauhid maka kita pun Rida kita loyal tapi kalau ada orang lain yang melakukan kesyirikan kita pun benci kita tidak loyal dengan orang tersebut demikian seharusnya seorang muslim dan juga muslimah di dalam kehidupannya Kalau dia mengaku sebagai seorang Muwahid yang mengisakan Allah subhanahu wa taala maka hendaklah loyalitas dia berdasarkan tauhid benci karena tauhid dan juga mencintai karena tauhid mencintai orang lain karena tauhid dia dan membenci orang lain karena kesyirikan yang dia lakukan kemudian Syekh mengatakan wtil Umi wjabahu Ma kam bagaimanapun umat mereka telah memahami tentang masalah tauhid dan menjawab dakwah tauhid ini sampai derajat kesempurnaanid meskipun sudah sampai kesempurnaan di dalam masalah tauhid maka sesungguhnya yang namanya kekurangan atau menjadi kurang itu adalah sesuatu yang terjadi dan mungkin sekali terjadi pada manusiauh dan kekurangan yang paling berbahaya yang paling jelek adalah kalau sampai kurang di dalam masalah ikhlas dan lunturnya tauhid suatu yang biasa terjadi kekurangan pada manusia sebuah kota sebuah negara yang awalnya dia miskin berkembang kemudian menjadi negara maju Mungkin saja dia setelah itu turun berkurang sebagaimana seorang individu juga demikian Awalnya dia tidak punya kemudian usaha kemudian dia kaya kemudian akhirnya dia miskin lagi ini suatu yang biasa menimpa pada diri manusia baik secara individu maupun secara berjamaah was Oleh karena itu nabi S Alaihi Wasallam beliau tidakak tinggal diam dari yang namanya kesyirikan hattaiukti sampai di akhir kehidupan beliau mungkin saja ada kekurangan meskipun bel melihat para sahabat radhiallahu taala anhum demikian tinggi tingkatan tauhid yang mereka miliki Bu berarti Kemudian beliau meninggal dunia dalam keadaan tidak mengingatkan mereka dari kesyirikan waq Umu aja quwatiha fiuhidibiha wha padahal saat itu umat Islam di dalam masalah tauhid telah mencapai puncaknya Puncak kekuatannya dalam mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dan di dalam Ijtima mereka saat itu sudah berkumpul saat itu sudah bersatu kaum muslimin dan mereka dalam keadaan sangat-sangat bertauhid Apakah kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berhenti Tidak mendakwahi mereka tidak mengajak mereka untuk senantiasa bertauhid ternyata tidak sampai di akhir hayatih mendakwah dan mengingatkan manusia kepada tauhid jundub IBN Abdillah albajari radhiallahu Anhu maka dari jundub IBN Abdillah albajari beliau mengatakanu Rasulullah sahu alaihi wasallam Wua aku mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam 5 hari sebelum belia meninggal dunia menunjukkan bahas ucapan ini diucapkan oleh Beliau di akhir-akhir kehidupan beliau W dan beliau mengatakan aku berlepas diri kepada Allah bahwasanya aku memiliki seorang kekasih dari kalian menunjukkan bahasanya beliau tidak mikiil dari kalangan manusia makanya beliau berlepas diri aku berlepas diri kepada Allah maksudnya adalah aku berlepas diri bahwasanya aku memiliki KH karena sesungguhnya Allah telah menjadikan aku sebagaiilasih im Allah taal telah menjadikan Ibrahim sebagaianya beliau tidak menjadikan mengambil di anara manusia bagi beliauahu was Kara Allah telah menjadikan sebagaiil yau Kekasih Allah boleh untuk mengambil kekasih dari salah satu di antara umatku niscaya aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai Khalil menunjukkan Bagaimana kecintaan beliau yang luar biasa kepada Abu Bakar asiddiq waakumilah oleh kalian bahwasanya orang-orang sebelum kalian dahulu menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masid yaitu orang-orang Yahudi dan juga Nasrani menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid mengingatkan sebelumnya kebiasaan orang-orang Yahudi dan Nasrani dan kita dilarang untuk tasyabuh mengikuti jalannya orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagaimana ucapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sungguh kalian akan mengikuti sunah-sunah orang-orang sebelum kalian maksudnya adalah orang Yahudi dan Nasrani dan maksud adalah mengingatkan kita supaya jangan sampai mengikuti jalannya orang Yahudi dan Nasrani yang mereka dahulu di anaranya adalah membangun masjid di atas kuburan nabi-nabi mereka ketahuilah janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai masjid ka demikian Sesungguhnya aku melarang kalian dari yang demikian mengapa beliau Sallallahu Alaihi Wasallam melarang mengapa beliau mengingatkan bahas umat-umat terdahulu membangun masjid di atas kuburan karena ini berkaitan sekali dengan masalah tauhid ketika menjadikan kuburan sebagai Masjid tempat Bersujud yang awal seseorang Tujuannya adalah untuk mungkin mengingatkan seseorang untuk senantiasa bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala mengingat kematian tapi dikhawatirkan akan terjadi penyimpangan yang awalnya adalah membangun masjid di atas kuburan meyakini bahwasanya salat di masjid tersebut memiliki kelebihan keberkahan karena di situ ada Kuan Sian atau yang lebih parah tentunya adalah sampai men bersujud kepada orang yang dikuburkan di masjid tersebut karena masjid digunakan untuk berbagai ee amal saleh ibadah sehingga ketika dimasukkan kuburan di dalam masjid atau membangun masjid di atas kuburan maka akan [Musik] dikhawatirkan menjadikan orang Gulu yang akhirnya akan menyembah kepada orang-orang yang dikuburkan di masjid tersebut Sesungguhnya aku melarang kalian dari yang demikian melarang kalian dari yang demikian di sini ada tiga hal yang menunjukkan tentang diharamkannya membangun masjid di atas kuburan diantara yang pertama ini adalah jalannya orang-orang Yahudi dan Nasrani kedua nabi Sallahu Alaihi Wasallam [Musik] melarang dikuatkan oleh Beliau Sallallahu alhi wasallam dengan ucapannya Sesungguhnya aku melarang kalian dari yang demikian Ini diucapkan oleh Beliau Sallallahu Alaihi Wasallam di akhir kehidupan beliau karena membangun masjid di atas kuburan atau menjadi kuburan sebagai masjid ini adalah suatu yang bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kesyirikan sehingga dari sini kita tahu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berusaha untuk menutup seluruh [Musik] pintuesirikan saya mengatakan di sini muslim hadis ini diriwayatkan oleh imam muslim [Musik] [Musik] [Musik] allahaii was dan senantiasa para imam di dalam agama ini mereka fokus di dalam berdakwah yang berbarokah ini dan mengajak manusia untuk senantiasa bersatu di atas akidahnya para Salafus Saleh J mereka mengkonsentrasikan di dalam dakwah yang berbarakah ini dan mengajak manusia untuk senantiasa bersatu di atas akidah para Salafus Saleh F Allah waikati alaiatu wasalam dan seterusnya yaitu di dalam masalah enam perkara yang pertama adalah tentang beriman kepada Allah kemudian yang kedua adalah beriman dengan malaikat-malaikatnya Semoga Allah memberikan selawat dan salam atas mereka kitab-kitabnya rasulnya rasul-rasulnya warasulu Sallallahu Alaihi Wasallam para rasulnya Semoga Allah subhahu wa taala ikan selawat dan salam atas merekail akhir dan juga beriman dengan [Tepuk tangan] takdirqir dan juga takd yang baik maupun yang buruk ini adalah sumber dari akidah ahlusunah Wal Jamaah akidah orang Islam bersumber pada rukun iman yang [Musik] En dan mereka menamakan eh mereka menamakan enam perkara ini sebagai pondasi di dalam agama menjadikan ini sebagai salah satu ada sebagai pondasi di dalam agama Islam Kemudian beliau hafahullah melanjutkan melanjutkan Tentang pembahasan tauhid tauhidullah mentauhidkan Allah telah tab perkaranya di sisi para imam-imam petunjuk Badal istiqraiinususil kitabi wasunah setelah mereka istikra yaitu membaca secara keseluruhan terhadap nas-nas al-qur’an dan juga sunah setelah mereka membaca dalil jadi berdasarkan istiqra maka tidak mungkin seseorang mengenal Allah sebuah pengenalan yang menyelamatkan dia dari azab yang di hari kiamat tidak mungkin dia selamat kecuali orang [Musik] yang orang yang tidak mentudkan Allah di dalam rububiahnya uluhiahnya nama dan juga sifatnya [Musik] lak lam lillahi Azza W belia menjelaskan di sini Bagaimana bagaimana kita mengenal Allah bagaimana kita mentauhidkan Allah itu dengan mengesahkan Allah di dalam rububiahnya ulahnya nama dan juga sifatnya Insyaallah akan dijelaskan setelahnya oleh penulis tentang Apa itu Tauhid rububiah dan juga tauhid uliah nama juga sifat Allah l yina lillah maka setiap orang yang bermudah-mudahan di dalam enam yang jumlahnya ada eh enam perkara atau tiga perkara maka dia tidak mengikhlaskan agama ini untuk Allah subhanahu wa taala j a perkara ini adalah arrububiyah al-uluhiyah dengan nama dan juga sifat maka Barang siapa yang dia ee kurang di dalam salah satu di antara tiga makna tauhid ini sungguh dia telah tidak mengikhlaskan agama ini untuk Allahu rabbul alamin kemudian setelahnya beliau rahimahullah menyebutkan pengertian dari tauhid rububiyah Tauhid uluhiyah dan memang maksud dari yang pertama ini adalah mengikhlaskan agama untuk Allah mengikhlaskan agama ini untuk allahat sekarang penjelasan tentang Tauhid rububiyah ya Bahkan di Sinia Sebutkan tauhidul uluhiyah nah Beliau mengatakan tauhid rububiyah tauhid rububiyah Apa maknanya wahua yakni ifradallahi Subhanahu Bali dimaksud dengan tauhid rububiyah adalah menges pcipta memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta almudabir beliaulah yang e Allah subhanahu wa taala dialah yang mengatur ciptaannya menidupkan mematikan menggerakkan Al murabbiahum Allah subhanahu wa taala dia adalah murabbi yang menjaga yang menumbuhkan untuk mereka dengan apa-apa yang Allah berikan kepada mereka berupa [Musik] kenikmatan nah kemudian bel mengatakan Wal imanu Bali subhanahu wa taala dan beriman dengan seluruh pekerjaan-pekerjaan Allah subhanahu wa taala inilah pengertian dari biah seseorang mentauhidkan Allah dalam pekerjaannya Apa pekerjaan Allah mencipta berarti kita tauhidkan Allah adalah satu-satunya yang mencipta dialah yang memberikan rezeki dialah yang mengatur alam semesta Allah subhanahu wa taala Katakanlah Siapakah yang memberikan rezeki dari langit maupun dari bumi Siapakah yang memiliki pendengaran dan juga penglihatan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidupah siapakah yang telah memberikan rezeki kepada kalian dari langit maupun dari bumi Siapakah yang memiliki pendengaran dan juga penglihatan Siapakah yang akan mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan sebaliknya mengeluarkan yang mati yang HID Siapa yang melakukan itu semuanyaanan kapa kalian tidak bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala ya karena mereka tahu kemudian mereka tidak mengamalkan mereka tah Allah subhanahu wa taala dialah yang memberikan rezeki kepada mereka dialah yang telah memberikan pendengaran penglihatan dialah yang meng yang hidup dari yang mati yang mati dari yang hidup tapi mereka membantah tapi mereka masih melakukan kesyirikan mereka akan mengatakan Allah ya mereka akan mengatakan Allah saja yang melakukan itu semuanyaqu kemudian Allah subhanahu wa taala mengatakan maka katakanlah Apakah kalian tidak bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala Wu ak dan jenis ini atau jenis tauhid ini kalau hanya sekedar tauhid rububiah saja yang diyakini maka ini tidak memberikan manfaat kepada kucing yang ak ak ak ak dan bagian ini atau jenis tauhid ini di sisi Allah kecuali apabila tauhid tersebut membawa dia untuk meyakini dua bagian yang lain karena di sana ada tiga jenis tauhid apa yang bel sampaikan di sini adalah baru tauhid yang pertama yaitu tauhid rbiah ak kecuali apabila tauhid ini membawa dia kepada dua bagian yang lain aluluhiyati Wal asmai wasifat yaitu yang pertama adalah Tauhid uluhiyah dan yang kedua adalah tauhid alasmaai was mengenal Allah di dalam rububiahnya maka yang demikian tidak memberikan manfaat kepada mereka kar demikian karena mereka tidak mengesakan Allah di dalam masalah udiah uallah seandainya engkau bertanya kepada mereka Siapa yang menciptakan langit dan juga bumi misisa mereka akan mengatakan Allah lihat bagaimana orang-orang musyrikin kalau ditanya Siapa yang menciptakan langit dan bumi mereka mengatakan Allah berarti mereka meyakini rububiah baik Apakah kemudian bermanfaat cara mentauhidkan Allah dengan cara seperti ini Jawabannya adalah tidak bermanfaat buktinya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerangi mereka berarti tauhid rububiyah mengharuskan tauhidul uluhiah kalau sampai dia hanya tauhid rububiyah tidak mentauhidkan Allah dalam uluhiyah maka ini tidak bermanfaat bagi orang tersebut akan diperangi dan statusnya masih sebagai seorang musrikah berkata Semoga Allah merahmati beliau seandyaisuhid ini bisa menyelamatkan ya Seandainya satu jenis tauhid bisa menyelamatkan R ya Misnya tauhid ini akan menyelamatkan orang-orang musyrikin mis mereka tidak akan diperani w bahwa keyakinan seseorang terhadap rububiah Allah subhanahu wa taala itu saja tidak menjadikan seseorang selamat tidak menjadikan kemudian seseorang dianggap masuk ke dalam agama islam dia harus mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dalam uluhiah inilah yang membedakan antara orang-orang Islam dengan orang-orang di luar Islam antara muahidin dengan orang-orang yang musyrik Semoga dengan demikian para pemirsa bisa memahami apa itu makna tauhid karena di sini beliau setelah menyebutkan tentang keutamaan tauhid bahaya Syirik Bagaimana Nabi S Alaihi Wasallam dahulu memperhatikan tentang masalah tauhid beliau pun ingin mengajarkan kepada kita bagaimana cara mentauhidkan Allah bahwasanya tauhid ini ada tiga macam dan bahwasanya tauhid rububiyah itu mengharuskan seseorang untuk mentauhidkan Allah di dalam masalah uluhiyah sekarang bagaimana keterangan tentang Tauhid uluhiah tauhidul uluhiyati wahua yni ifrallahi ibadahahu la yajuzu aada illal mutafardu bimqikru dimaksud dengan tauhidul uluhiyah adalah mengisakkan Allah di dalam ibadah karena tidak boleh disembah kecuali zat yang Esa di dalam perkara-perkara yang disebutkan di atas tidak boleh disembah kecuali zat yang Esa di dalam masalah penciptaan pemberian rezeki dan juga pengaturan alam semesta maka tidak boleh seseorang salat tidak boleh seseorang berdoa Boh men ke hanya unuk Allah dan tidak boleh melakukan tawaf kecuali di rumah Allah dan tidak boleh beristighasah kepada mayit orang yang sudah meninggal dunia atau kepada GB orang yang tidak berada di depan kita ini S akumullah para pemerhati R di manapun Anda bisa menyimak siaran kami kami mohon maaf ada gangguan koneksi dan kami berusaha untuk terhubung Berikut kita akan simak kembali program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustaz Dr abdullahfahullah dan selanjutnya kita persilakan kembali kepadaustik barakahikum belia mengatakanah konsekuensinya adalah tidak boleh seseorang bertawakal kecuali kepada zat yang di tangannyaalah penciptaan dan juga perintah ituu Allah Allahu Taala Allah subhahu wa taala mengatakan makaah engau salat untuk rabmu dan semel untuk rabmu salat untuk rabmu dan RAB adalah yang mencipta memberikan rezeki mengatur alam semesta W dan sembelihlah Yaitu sembelihlah untuk rabmu yang telah mencipta memberikan rezeki mengatur alam semesta waqj daahuaksif Allah mengatakan dan siapakah yang mengijabahi orang yang dalam keadaan kesusahan apabila dia berdoa kepada Allah dan siapakah yang menyingkap kejelekan menyingkap musibah menunjukkan bahwasanya doa hanya kepada Allah subhanahu wa taala saja karena dialah [Musik] yang menghindarkan dari mudar dan dialah yang menghilangkan mudar dari seseorang waq waahiwakalu inuntumminin dan Allah sub taala mengatakan dan hanya kepada Allah makaaklah kalian bertawakal kalau kalian benar-benar orang-orang yang beriman berarti tawakal hanya kepada Allah berdoa hanya kepada Allah salat dan juga menyembelih hanyalah untuk Allah kenapa Karena Allah subhanahu wa taala dialah yang mencipta dan tidak ada yang mencipta selain Allah Azza waalla dan tidak mencintai selain Allah sebagaimana dia mencintai Allah itu mencintai yang merupakan ibadahu taala Allah sub ta mengatakan di anara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai sesembahan-sesembahan mencintai mereka sebagaimana mereka mencintai Allah yaitu mencintai yang merupakan cinta ibadah cinta yang disertai dengan pengagungan terhadap sesuatu yang diibadahi walladina amanu asaduubillah dan orang-orang yang beriman seharusnya mereka lebih dahsyat lebih besar cintanya kepada Allah subhanahu wa [Musik] taala ini adalah penjelasan yang disampaikan oleh Syekh Abdul Malik Ramadani berkaitan dengan masalah konsekuensi dari tauhid rububiyah adalah mentauhidkan Allah wa taala di dalam masalah aluluhiah Kemudian beliau menyebutkan ucapan Ibnu qayyim dan dengannya Insyaallah kita menutup pertemuan kita Pada kesempatan kali ini qa Ibnul qayyim rahimahullah berkata Ibnu qayyim Semoga Allah merahmati beliau Wat musrika yukbuu waaluah engau melihat orang musyrik itu keadaan dia amalan dia mendustakan ucapannya [Musik] sendiriah orang musyrik dia mendustakan kondisi dia mendustakan ucapan dia karena dia mengatakan apa kami tidak mencintai mereka sama dengan kecintaan kepada Allah kami tidak menyamakan mereka dengan Allah akan tetapi ternyata mereka marah untuk sesembahan-sesembahan tersebut dan apabila kehormatan-kehormatan mereka dilanggar lebih besar [Musik] daripada murka karena Allah subhanahu wa taala J kalau sampai sesembahan-sesembahan tersebut dihinakan kmatannya dilanggar maka mereka marah besar berbeda kalau berkaitan dengan Allah dan mereka bergemba dengan penyebutan sain allaherseb apalagi kalau disebutkan tentang sesembahan-sesembahan tersebut yang bukan termasuk sifatnya seperti misalnya ternyata sesembahan-sesembahan tersebut bisa menolong orang-orang yang kesusahan menyingkap kesedihan atau kesusahan bisa menunikan hajat manusia bahwasanya mereka adalah pintu antara Allah dan juga hamba-hambanyau maka sesungguhnya engkau melihat orang-orang musyrik atau orang musyrik bergembira bersukaria dan hatinya senantiasa rindu dan terlihat pengagungan kekhusyukan perendahan diri kepada sesembahan-sesembahan tersebut dan juga loyalitasah wahdahuuu wahun akan tetapi Kalau engkau menyebutkan Allah saja dan Engkau hanya bertauhid mentauhidkan Allah di dalam ibadah maka akan terlihat pada diri orang tersebut pengingkaran merasa tidak nyaman kesempitan kemudian dia akan menuduhmu dengan penghinaan alilahiah ya dia akan menuduhmu dengan kekurangan di dalam masalah atau sifat uluhiyah dan mungkin saja dia akan musuhi dirimu San Ibnu qayyim yang menunjukkan bagaimana orang musyrik Mereka ternyata pengagungan mereka terhadap selain Allah dan merendahkan diri mereka kepada selain Allah ini akan terlihat Meskipun mereka mengatakan kami tidak menyamakan mereka dengan Allah tapi ternyata ketika praktiknya ya ketika eh disebutkan nama-nama sesembahan-sesembahan tersebut mereka bergembira apalagi kalau sampai disifati sesembahan tersebut dengan sifat-sifat yang tidak mereka miliki kekuatan-kekuatan yang luar biasa ini mereka semakin gembira tapi kalau disebutkan nama Allah mereka merasa sempit ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengagungkan selain Allah subhanahu wa taala Insyaallah penjelasan tentang ucapan Ibnu qayim ini kita ee sampaikan pada kesempatan yang akan datang demikian yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini dan mohon maaf atas seluruh kekurangan Semoga Allah subhanahu wa taala mengampuni dan memaafkan kita semuanya dan Mohon maaf juga tidak bisa membuka ee tanya jawab Pada kesempatan kali ini dan Insyaallah pada kesempatan yang datang eh semoga dimudahkan untuk bisa berinteraksi langsung dengan para pemirsa berkaitan dengan materi kita demikianahu Muhammad wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakahum kepada guru kita Dr fidahullah atas ilmu yang sangat bermanfaat dan waktu Rang yang telah diberikan untuk kita semua demikianhat islamakumullah program kajian ilmiah dalam pembahasan rutin kitab S usuli ahli arar berkaitan dengan Pondasi yang pertama mengikhlaskan agama ini untuk Allah subhanahu wa taala Semoga apa yang telah kita simak dengarkan dapat menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat dan tentunya kita pun berusaha untuk mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari Semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan kemudahan bagi kita dalam beramal saleh allahum Amin kami yang bertugas mohon pamitur diri MF atas segala kekilafan Terima kasih jazakumullahu khairon wabarakallah fikum atas kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah subhanaka Allahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubu ilaik Selamat beraktivitas wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Anda masih bersama radiu terus kajian Islam yang akan ditayangkan pada jam-jam [Musik] berikutah was [Musik] hadirilah tabl Akbar bersama Syekh Prof Dr Ibrahim bin Amir Ar ulama dari kota Madinah kerajaan Saudi Arabia Semoga Allah senantiasa menjaga beliau dengan tema kiat meraih istiah di atas akidahihahum muslim diperintahkan hle Allah danasnyaaii was Semoga Allah senantiasa menjaga beliau Insyaallah akan diselenggarakan pada hari Ahad tanggal 29 almuharram 1446 Hijriah atau 4 Agustus 2024 pukul waktu indonesia barat hingga selesai bertempat di Masjid Jami albkah Cilengsi informasi hubungi 08229800756 acara ini terbuka untuk umum ikhwan dan akhwat [Musik] TV San Tilawah Alquran dan kajian Islam Bismillahirrahmanirrahim hamimabilin
Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A. – Sittu Duror min Ushuli Ahlil Atsar
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply