1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 [Musik] FM menyebar cahaya sunah Asalamualaikum warahmatullah Alhamdulillah wasatu wasalamu rasulillah Nabina Muhammadin wa alihi Wai W asadu Alla ilahaillallah wdahu syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul ba islamakumullah parahati ra di mana pun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari selasa kita dapat bersua kembali setelah beberapa pegan kita tidak dapat hadir secara langsung dalam kajian ilmiah pembahasan Parenting bersama Al Ustaz Isan almaidani hafidahullahu taala Alhamdulillah kesempatan pagi hari ini kita bisa kembali menghadirkan siaran ini atau kajian ini secara langsung ke hadapan anda semua dan pembahasan Insyaallah melanjutkan dari buku adap dengan remaja sebuah buku Parenting yang disusun oleh Beliau dan akan disampaikan oleh Beliau langsung pada kesempatan pagi hari ini dan kita berdoa tentunya Semoga Allah menjaga beliau memberikan kesehatan Kepada beliau dan e memberkahi ilmu yang disampaikan dan dan seperti biasa setelah materi akan disampaikan kami akan buka sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya ee melalui layanan pesanpp WhatsApp silakan Anda bisa mengirimkannya di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada oleh Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu wa nastaininuhu wa nastagfiruh wudubillahi Min syururi anfusina wasiati amalinaahdihillah Fala mudillalah wudlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladina amanu ittaqulaha haqqa tuqatih willantum muslim W para pemerhati kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pertama-tama kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala pada kesempatan Pagi ini kita dapat ee bertemu lagi secara langsung melalui kajian Islam ilmiah Masih bersama buku Ada apa dengan remaja Pagi ini kita akan meneruskan pembahasan-pembahasan yang ada di dalam buku tersebut selawat dan salam tidak lupa kita limpahkan untuk nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah kita sampai pada ee pembahasan bab jangan merusak ee kepribadian ee anak remaja kita ada beberapa cara yang keliru atau salah yang mana ini sering dilakukan oleh para orang tua ketika mendidik anak mereka sejak usia kecil ya mungkin ini berlanjut sampai mereka dewasa yang bisa menyebabkan rusaknya kepribadian anak-anak dan remaja ada beberapa di sini kita akan kita sebutkan di antaranya adalah berteriak ini cara komunikasi yang buruk ya kepada ee anak-anak dan remaja berteriak ini bisa meniadakan komunikasi dan bisa merusak pemahaman antara kedua belah pihak yaitu orang tua dan anak seorang anak akan berada dalam posisi mempertahankan diri dan cenderung takut kepada suara yang keras dan tinggi terutama anak-anak ya itu mengejutkan mereka itu membuat mereka takut dan manusia semua manusia ya ketika muncul rasa takut pada diri mereka akan secara otomatis muncullah ya Ee insting untuk mempertahankan diri dia akan mempertahankan diri ya agar dia bisa mengatasi rasa takutnya sehingga dengan itu mungkin orang tua menjadi sosok yang akan dia hindari ya orang tua akan menjadi sosok yang akan dia hindari manusia akan lari dari rasa takut ya enggak ada orang yang nyaman dalam kondisi takut nah ketika orang tua selalu memposisikan menyebabkan anak itu dalam posisi takut ya anak itu akan menjauh dia akan menghindar ya Nah perhatiannya akan tertuju kepada cara yang mampu melindunginya dan boleh jadi dia akan mencari sosok lain yang dia pandang lebih menenangkan lebih membuat dia nyaman ya Sehingga Mungkin dia akan lebih dekat kepada kakek neneknya mungkin atau Paman bibinya atau eh orang-orang lain ya bahkan ada yang mungkin lebih dekat kepada pembantunya kalau orang tuanya punya pembantu atau kepada teman-temannya ya Nah atau siapapun yang bisa merangkulnya ya Nah demikian jadi perhatiannya akan terju kepada cara yang mampu melindunginya ya berupa respon perilaku yang cepat dan ia tidak memperhatikan perilaku Apun yang disebabkan oleh teriakan tersebut ya artinya dia tidak akan merespon teriakan itu suara tinggi itu apapun isinya kadang-kadang orang tua itu menasihati anak dengan berteriak-teriak dengan suara tinggi ya dan itu bukan cara yang hikmah dalam menyampaikan nasihat Allah berfirman dalam surat annahal udu ililibika ya ajaklah manusia kepada kebenaran ya kepada kebaikan dengan cara yang hikmah dan dengan pengajaran yang baik Salah satu cara yang Hikmah di dalam menyampaikan nasihat adalah dengan lemah lembut ya bukan dengan suara tinggi ataupun dengan teriakan ya Nah maka nasihat kita pun tidak akan direspon nah kadang-kadang ini yang membuat orang tua tambah Ya tambah marah dan tambah tinggi suaranya ketika dia merasa nasihatnya atau kata-katanya tidak direspon ya nah nah itu tentunya akan membuat ya Eh pemisah antara keduanya semakin ya jauh ya semakin renggang Nah demikian jadi berteriak merupakan cara yang paling buruk dalam berinteraksi dengan anak ya terutama ama dengan anak bahkan nabi disifatkan bahwa beliau bukanlah seorang yang suka berteriak di pasar wis bin Fil aswaq dan seorang mukmin kata nabi juga bukanlah orang yang suka berteriak-teriak di pasar ya kalaulah di pasar ya ya kita tahu Bagaimana suasana Pasar ya yang hiruk piku ya Banyak manusia ya dari segala ee tingkatannya ya dari yang mulai berpendidikan rendah sampai yang tinggi itu ee berteriak-teriak itu tidak baik di situ walaupun boleh dikatakan Mungkin orang orang-orang berasumsi berteriak di pasar itu suatu yang ya lumrah yang biasa tapi nabi mengatakan itu tidak baik dilakukan oleh seorang mukmin lalu bagi bimana pula jika itu terjadi di rumah itu lebih tidak baik lagi karena rumah kita bukan pasar tentunya ya Nah demikian Nah Umar pernah marah kepada se ee dua orang yang mengangkat suara mereka ee agak tinggi di dalam masjid masjid Nabawi itu bukan berteriak ya itu cuma mengangkat suara agak lebih tinggi itu saja ditegur oleh Umar itu tidak baik apalagi berteriak ya kita e mungkin pernah melihat ya kondisi e beberapa apa namanya ada ee rumah yang enggak ada suara pelan di situ ya semuanya ya mengangkat suara tinggi-tinggi tinggi Kurang tinggi ya teriakannya tinggi Kurang tinggi enggak ada yang bicara dengan lemah lembut nah ini adalah kondisi yang enggak kondunsif bagi pendidikan anak ya demikian pula di lingkungan pendidikan Ya seharusnya sama ya bukan sekolah bukan pasar bukan ee apa namanya bukan ee ee tempat umum begitu ya Ya mungkin biasa orang teri-teri ya sekolah itu adalah ee tempat di mana anak-anak mengenyam pendidikan Ya seharusnya juga dijauhkan dari teriakan-teriakan ya Nah demikian seharusnya ya Sehingga kondisi sekolah itu memang ee nyaman untuk ee menuntut ilmu dan belajar Nah demikian ya Jadi ini adalah cara komunikasi yang buruk ya pengaruh negatifnya bahkan jauh lebih besar daripada memukul dan hukuman yang lain ya Nah mungkin kita pernah diteriaki orang ya itu membuat kita enggak nyaman gitu ya hati kita juga enggak enak kalau diteriaki orang gitu ya Nah demikian dan ini dikarenakan teriakan tersebut akan membawa memori negatif ya dan cenderung itu kita ingat ya daripada mungkin tindakan-tindakan lain yang mungkin kita lupakan tapi teriakan ini kayak terngiang-ngiang gitu di telinga ya mungkin kita pernahlah diteriaki orang di Jalan Raya begitu ya kita mungkin enggak melakukan apa-apa ee atau kita mungkin melakukan kesalahan kecil di triiagi kita kadang-kadang enggak terima ya termasuk ya di jalan raya kalau enggak e dalam bentuk tiakan lisan ya bisa dengan klekson ya enggak nyaman kan kalau diklekson orang makanya di beberapa negara itu mereka mereka tidak membunyikan klekson kalau memang tidak diperlukan ya kalau memang tidak dibutuhkan jadi enggak ada teriakan-teriakan klekson di jalan raya tapi kalau di beberapa tempat di negeri kita ini wah hiruk pikuk hingar-bingar dengan suara klekson itu mungkin hampir sama dengan teriakan dan itu kan tidak nyaman ya tidak nyaman ya Nah demikian jugalah sama itu yaah di dalam kehidupan ini apalagi itu di rumah bayangkan di dalam satu rumah itu semua anggota yang ada di dalam rumah itu Bicaranya teriak-teriak gitu ya bengokbengok istilahnya satu sama lain itu ya itu kan berpengaruh juga ya kepada kondisi hati ya Ya hati pun menjadi enggak tenang gitu ya maka ibadah juga di ee apa namanya ya ibadah itu digambarkan dengan ketenangan ya Sakinah makan kita diperintahkan untuk mendatangi salat dengan e tenang ya Nah jangan tergesa-gesa bisa berlari-lari itu kan suara yang ditimbulkan juga akan membuat terkejut orang lain ya Nah demikian ya Jadi ibadah itu digambarkan dilukiskan dengan ketenangan suasana yang tenang suasana yang khusyuk ya Misalnya kita berada di dalam masjid kita merasakan tenang Kenapa karena enggak ada suara hiruk pikuk Ya beda ketika kita masuk pasar hati enggak tenang kenapa ya karena suara hirukpikuknya ya karena suara hirukpikuknya membuat hati enggak tenang Ya begitu bukan hanya sekedar ya banyaknya mungkin maksiat di dalamnya tapi memang kondisinya juga tidak membuat hati kita tenang Nah demikian jadi ibadah-ibadah itu digambarkan dengan ketenangan karena memang ibadah itu tujuannya membawa ketenangan artinya apa memang harus dijauhkan dari suara suara yang tinggi ya Nah demikian ya nah eh jadi dia akan membawa memori negatif di dalam otak terutama anak-anak dan remaja ya itu akan eh menempel pada memori mereka teriakan-teriakan itu dan disimpan dalam waktu yang cukup lama mungkin sepanjang hidupnya ya meskipun dia telah beranjak dewasa atau besar ya suara apapun di depannya akan berakibat negatif terhadap perasaan mereka perasaan anak-anak ya nah seolah-olah ia anak kecil ya yang lemah begitu ya karena orang yang diteriaki itu kan orang yang inferior ya orang yang lemah begitu tidak ya tidak ee punya kekuatan ya E lemah ya maka dia dia diteriaki kan begitu ya orang yang berteriak itu merasa dia kuat Superior kan begitu ya E Nah demikian Nah jadi ini yang ya kita katakan sangat tidak baik ya di dalam mendidik anak ya yaitu berteriak-teriak ya Nah demikian maka dari itu Ya kita sudah membahas panjang lebar tentang mendidik anak tanpa amarah ya Nah dan biasanya ya teriak-teriak ini muncul karena marah ya walaupun enggak harus karena marah ya di sana ada orang yang memang punya kebiasaan bicaranya teriak-teriak begitu ya Nah kalau apalagi dalam konteks memberikan nasihat gak perlu teriak-teriak ya ya kita perlu ketenangan juga di dalam menyampaikan nasihat Itulah salah satu bentuk hikmah ya di dalam menyampaikan nasihat jadi enggak perlu mengangkat suara tinggi ya membentak ya itu juga enggak diperlukan dalam menyampaikan nasihat tib dan seharusnya para pendidik harus memahami hal tersebut oleh karena itulah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak perah meninggikan suaranya saat berbicara dengan orang lain ya nabi itu tidak pernah meninggikan suaranya saat berbicara dengan orang lain beliau selalu berbicara dengan lembut ya berbicara dengan santun nah Allah berfirman di dalam FirmanNya dalam Alquran surat Luqman Ayat 19 yang bunyinya dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu ya lunakkanlah Suaramu sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledaiul hir mungk bukan hew yanganyak kitaap di sini ya Nah bagi mungkin yang pernah tinggal di luar Indonesia atau di tempat yang di situ banyak berkeliaran keledai ya mungkin ada di antara kita yang pernah tinggal di ee negara-negara tertentu atau di negeri-negeri tertentu yang di sana banyak keledai ya mungkin bisa diperhatikan Bagaimana keledai itu bersuara ya satu ciri khas keledai itu kalau bersuara dia seperti orang yang berteriak ya itu itu keburukan angkaral aswadutul hamir seburukburuk suara itu suara keledai karena teriakannya coba Perhatikan ya ee apa namanya ee keledai itu bersuara ya Nah ee dia bersuara dengan berteriak-teriak begitu ya Nah seperti itu ya keledai itu bersuara jadi teriakan gitu ya Itu makanya dikatakan suara keldai itu seburuk-buruk suara begitu maka jauhilah teriakan-teriakan ini ya apalagi di dalam ee berkomunikasi dengan orang ya Nah demikian ya sebagian orang mungkin ya mungkin sudah pembawaannya atau karakternya kalau bicara enggak bisa pelan gitu ya ya kadang-kadang suara-suara tinggi ini kadang-kadang kita bukan enggak bisa meninggikan suara tapi ya ya kita mengikuti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam berbicara Ya bukanlah terlalu lirih sehingga orang lain enggak bisa memahami dan enggak bisa mendengar tapi juga enggak perlu bengok-bengok Istilahnya ya ya sehingga membuat orang lain kadang-kadang terkejut juga dan merasa ter intimidasi dengan suara tinggi itu ya kalaulah Ee Kita cukup ya dengan volume yang sedang Ya enggak perlu kita angkat volume suara kita tinggi-tinggi ya Nah itu di dalam komunikasi kita kepada sesama ya yang sebaya mungkin ya itu juga enggak baik kan Apalagi kepada anak nah ini konteksnya kepada anak itu kan kita mendidik dan jadi teladan Nah ini salah satu yang bisa merusak kepribadian ee anak dan remaja remaja juga ada apalagi remaja ya apalagi remaja ketika kita menghadapi remaja kita menghadapi eh makhluk yang sebenarnya mengerikan ya mengerikan bukan mereka seram atau enggak mereka punya power ya kekuatan sementara akal mereka masih kurang enggak sempurna belum sempurna cara berpikirnya masih ya namanya masih mentah Ya nah tapi dia punya kekuatan ini yang menakutkan sebenarnya orang yang sudah punya kekuatan tapi cara berpikirnya masih lemah masih kurang dan cenderung yang muncul dari mereka adalah kenekatan Ya nekad maka remaja itu diidentikkan dengan kenekatan ya Nah orang bilang gejola ee Darah Muda ya remaja ya Kenapa itu muncul seperti itu ya karena mereka belum Balance ya antara cara berpikir mereka yang masih mentah hijau dengan kekuatan yang sudah mereka miliki ya seiring dengan ya berkembangnya fisik mereka tapi mungkin tidak belum sinkron dengan perkembangan akalnya sedikitlah remaja yang bisa berpikir agak lebih ya dewasa ya j-jarang juga kita temui itu Walaupun ada Ya tapi kan itu enggak umum umumnya remaja ya seperti itu Nah apabila kita hadapi mereka dengan cara yang salah itu akibatnya bisa fatal ya Nah demikian bukan hanya bagi dirinya tapi juga bagi orang orang lain maka ee remaja itu kan suka frontal ya E Dia ee kadang-kadang bertindak radikal gitu ya E kenapa ya ya karena dia tidak berpikir panjang ya maka yang suka tawuran remaja Kenapa orang-orang dewasa tidak ya karena mereka punya pemikiran yang lebih dewasa lebih matang jauh ke depan Maka mereka tidak konyol ya tidak nekad Ya beda dengan remaja Nah demikian wallahuam bissawab Jadi Yang Pertama perkara yang bisa merusak kepribadian Ee anak-anak kita terutama remaja adalah cara yang mungkin banyak dilakukan oleh para orang tua yaitu suka bicara teriak-teriak atau bicara dengan nada yang tinggi ya dengan suara yang tinggi ya maka enggak perlu itu ya itu kan menafikan ketenangan Sakinah ya Ya jelaslah kalau suara tinggi dan suara yang bengok-bengok itu itu itu menafikan atau bertentangan dengan Sakinah atau ketenangan kekhusyukan ya Nah demikian wallahuam bisawab yang kedua perkara yang juga bisa merusak kepribadian anak khususnya di dalam mendidik mereka adalah terlalu banyak komentar Ya nah nah terlalu banyak memberikan komentar sehingga orang tua menjadi seperti komentator gitu ya mengomentari anak ya atau menyalahkanlah kita katakan Ya dalam bahasa lainnya ya Ee Banyak yang bilang ya menjadi komentator tuh lebih mudah daripada melakoninya makanya kadang-kadang komentator bola misalnya Wah kayaknya dia lebih pintar ya daripada pemainnya begitu ya eah semua pemain salah itu yang benar komentatornya begitu ya ya komentatornya enggak pernah salah itu dan itu yang kesan yang muncul kalau kita terlalu banyak komen terutama di dalam mendidik anak ya dan komen ini enggak sama dengan nasihat gitu ya itu bukan nasihat kadang-kadang orang tua menganggap komentarnya itu adalah nasihat enggak nasihat bukan itu enggak sama nasihat dengan memberikan komentar atau memberikan komen ya Nah demikian Jadi terlalu banyak komentar ini ya akan menyebabkan rasa sakit hati ya e ya kan kita merasa disalahkan sementara yang ngasih komen ya ya belum tentu ya bisa melakukan seperti yang dikomentarinya ya seperti yang kita Contohkan tadi ya komentator bola itu ya mungkin dia kayaknya lebih hebat daripada pemain ya ini kadang-kadang membuat ya sakit hati yang dikomentari juga ya dan kita juga biasanya enggak suka dikomentari ya Nah kita nasihat bisa terima ya ketika ada datang orang memberikan nasihat kita bisa terima Tapi kalau ada orang ngasih komentar Ya ini kadang-kadang kita enggak bisa terima ya buruknya adalah komentar ini kadang-kadang Betul tapi karena bentuknya komentar yang betul ini yang benar ini akhirnya ditolak ya Nah demikian karena bentuknya komentar Kalau nasihat mungkin bisa diterima maka Allah perintahkan di dalam al-qur’an untuk memberikan nasihat ya dan berilah nasatikir Itu peringatan sesungguhnya itu bermanfaat bagi orang yang beriman dia akan memberikan manfaat tapi kalau komentar itu mungkin negatif ya Nah demikian dia tidak membawa apa-apa selain sakit hati ya Nah itu akan merangkan hubungan juga dan menjauhkan perasaan ya rasa itu akan hilang begitu ya Nah demikian jadi kita anak anak kita remaja kita itu perlu bimbingan ya nasihat dari kita pengarahan bukan komentar Nah jadi komentar ini kan kesannya ya kesannya ee adalah ee menyalahkan bukan mengarahkan menyalahkan tanpa solusi itu ya biasanya itu komentar itu ya begini begini begini ya paling enak berkomentar kan begitu ya Nah Jadi kesannya menyalahkan bukan mengarah nasihat ya kesan yang dapat ditangkap dari sebuah nasihat adalah mengarahkan ya bukan menyalahkan ya Nah manusia ya bagaimanap pun bersih hatinya ya tetap ya dia tidak suka disalah-salahkan ya Nah demikian kita aja kadang-kadang menyampaikan ilmu dianggap menyalah-nyalahkan kan G ya i padahal yang kita sampaikan itu ilmu bukan komentar Bagaimana kalau kita menyampaikan ee yang kita sampaikan itu bukan ilmu tapi komentar Ya sudahlah makin melekatlah ya stigma itu itu wah ini orang suka menyalah-nyalahkan gitu ya Nah dia merasa benar sendiri nah itu yang yang dapat dirasakan dari sebuah komentar Ya maka anak-anak kita perlu nasihat dan pengarahan dari kita jadi nasihat itu ya konotasinya itu pengarahan bukan ee menyalahkan mengarah bukan menyalahkan Nah demikian dan sikap seperti itu akan membunuh perasaan positif ya antara orang tua dan anak jadi sudah enggak sehat lagi Ya Nah itu yang muncul dari ee kita katakan sikap suka berkomentar ada sebagian orang tua Mohon maaf ini terutama ibu ya ya ya mungkin lebih banyak ee lebih aktif ya di dalam berkomunikasi dengan anak biasanya bapak itu Ayah itu diam kan begitu ya tidak banyak komentar Ya itu kalau Ayah biasanya laki-laki biasanya ya karakternya seperti itu yang banyak komen itu biasanya ibu ya Nah para ibu ini harus menahan diri juga ya Karena untuk eh para wanita ya mereka kan ya seperti kata nabi itu Apa yang disebutkan oleh Nabi tentang para istri ya ya ketika seorang suaminya sudah melakukan apa yang terbaik yang bisa dia lakukan untuk si istri Apa komentar istri ini aku tidak melihat kebaikan darimu sama sekali Nah itulah bentuk salah satu e apa namanya contoh komentar ya Nah dikomentarilah karena satu kesalahan ya Ba dia kasih komentar seperti itu Aku engak pernah lihat kebaikan darimu sama sekali ya itu yang digambarkan nabi tentang kaum wanita ya Ya mungkin lebih suka berkomentar daripada ee laki-laki ya maka para ibu terutama di sini kita tujukan kepada para ibu ya ya Harus ya kita katakan menahan dirinya l ya untuk selalu mengomentari Anaknya ya Misalnya anak terlambat bangun kita katakan nah Apa reaksi kita ya tidak terlambat bangun salat subuh misalnya sehingga dia mungkin enggak ke masjid misalnya misalnya lah ini ya Nah kadang-kadang Ibu kasih komentar langsung itu langsung komen di situ kan gitu Wah kamu gini gini gini gini gini ya sebenarnya ini Sal ya ini jelas salah lah ya enggak benar ya Ya mungkin ada hal-hal yang membuat anak seperti itu ya yang perlu didapatkan oleh anak ini apa nasihat ya dia perlu didekati kemudian ee di ee ditanya kan begitu ya Nah perlu kita ee apa namanya ya menyelidiki ya kemudian baru kita menyampaikan pengarahan kepadanya ya dengan cara yang lemahlembut itu yang dia perlukan di sini ya bukan eh komentar Ya maka setiap anak tidak melakukan apa yang diperintahkan dikomentari atau setiap kali dia salah melakukan dikomentari ya Nah demikian ya Nah itu cara yang Ee tidak baik nabi juga melihat kesalahan-kesalahan pada anak contohnya Ketika anak makan ya caranya salah ya dia mengambil ke sana kemari nabi tidak mengomentari ya komentar itu contohnya begini ya kamu enggak diajari di sekolah begitu Siapa yang ngajari kamu seperti iniah itu komentar itu kamu engak tahu ini salah gitu tidak nabi tidak atau mengusirnya Ah kamu anak-anak jangan di sini begitu ya itu bentuk contoh-contoh komentar gitu ya kita cuma Memberikan komentar aja atas kesalahan yang dilakukannya nabi tahu anak ini perlu nasihat maka nabi pun berinteraksi dengan baik kepada anak ini nabi berkata Ya gulam wahai bocah samillah baca bismillah jadi nabi memberikan pengarahan ya bukan menyalahkan ya Ya itu salah tapi nabi tidak mengatakan ah kamu salah itu dari mana kamu belajar percuma disekolahkan atau kata-kata seperti itu memang enggak diajari di sekolah itu komentar nabi Enggak seperti itu nabi memberikan pengarahan ya nabi berkata kepadanyaah ya Nah demikian itu luar biasa cara nabi itu di dalam melakukan pendekatan kepada anak tanpa mereka itu merasa dikomentari ya disalah-salahkan begitu ya ya nabi tahu itu salah kadang-kadang kita tahu anak itu salah tapi ya engak tahan kita untukakemberikan komentar Ya kita komen aja begitu ya Nah kadang-kadang yang enggak nyambung lagi ya e ya itu pasti kamu kadang-kadang ya komentar itu dibarengi dengan tuduhan Wah pasti kamu begini ya pasti kamu begitu ya dia makin tertekan gitu ya Dan ketika seperti itu ya ya Dia kadang-kadang anak itu dipaksa oleh orang tuanya untuk berbohong gitu ya dia enggak mau bohong sebenarnya Tapi kadang-kadang sebagian orang melakukan pendekatan kepada orang lain membuat orang itu terpaksa berbohong Ya enggak perlu seperti itu ya kita melihat banyak kesalahan dan kita juga berbuat salah tapi kalau kita ketika kita salah ya kita diintimidasi dengan cara-cara seperti itu ya kita juga kadang-kadang ya mau enggak mau ya bohonglah kita ya salah satu ya kita k sebab orang berbohong itu ya dia terkena intimidasi dari ee orang lain Nah apakah itu yang suka kita lakukan terhadap anak-anak kita ya dan ada juga sebagian orang tua yang merasa bangga kalau bisa menyalahkan anak Enggak seperti itu para orang tua ya Antum sebagai orang tua memang tahu itu salah tapi enggak perlu Antum terlalu e apa namanya ya mengeksploitasi kesalahan itu ya tugas kita meluruskan kesalahan itu bukan mengeksploitasinya sehingga anak itu malu ya dan ya ya menjadi apa namanya kita katakan ee menjadi minder ya karena dia adalah orang yang salah begitu ya Nah demikian wallahuam bisawab ya jadi nabi ketika anak itu makan dengan cara yang salah nabi tidak menyalahkannya n eh salah itu apalagi pakai teriakan udahlah dua poin ini langsung dua-duanya sudah ya komentar teriak lagi sudah komentar teriak lagi ya itu kan sangat buruk sekali itu ya Nah demikian wallahuam baawab Nah demikian saja ya nanti akan kita lanjutkan dengan poin-poin yang berikutnya Insyaallah ya Astagfirullah wakum [Musik] n baik alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz jazakah Khair demikian Ikh islamakumullah para pemerti R di manapun Anda berada materi dari pembahasan buku adap dengan remaja yaitu jangan merusak kepribadian anak eh telah kita simak bersama apa yang telah apa yang disampaikan oleh Al Ustaz yaitu mengenai tata cara pengajaran yang baik kepada anak yaitu Jangan berteriak yang telah kita simak bersama mudah-mudahan jadi faedah yang bermanfaat buat kita semua baik untuk selanjutnya kami Ajukan pertanyaan yang sudah masuk di layanan pesan Whatsapp Nam Ustaz ada beberapa pertanyaan yang pertama ada dua pertanyaan Senada ee kami ajukan dari Andi Lutfi dan penanya yang lainnya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz ee Bagaimana terapi jika anak yang kita ee Didik itu pernah kita teriaki dan ternyata hasilnya ee sekarang baru terasa dampaknya dan bagaimana cara menerap e terapi anak tersebut supaya e bisa kembali percaya diri Ustaz Iya eh Memang cara yang salah itu ya memang pasti ada ee dampak buruknya ya dan untuk memperbaiki itu tentu tidak gampang juga ya ya pertama kita harus dari kita dulu ya kita harus merubah cara kita Kita juga harus berubah ya maka dari itu para orang tua harus terus belajar ya ya bagaimana ee cara melakukan ataupun memberikan pendidikan yang baik kepada anak jadi harus dimulai dari ee kita dulu ya kemudian ee kalau akibatnya adalah anak itu menjadi anak yang minder dan tidak percaya diri maka ya kepercayaan dirinya harus kita bangun lagi ya artinya Orang tua harus melakukan pendekatan yang lebih intens kepada anak ini ya supaya ee kepercayaan dirinya terangkat lagi Ya Nah dan juga ee rasa Ee kita katakan traumanya itu bisa terobati ya Nah demikian ya manusia itu ee biasanya ya perlu ee di Ee kita katakan diekati Ya diberikan ee sentuhan kasih sayang dan itu harus sesuatu yang bisa dia rasakan langsung misalnya membelai kepalanya menciumnya ya mendekapnya Nah itu harus dilakukan ya Interaksi yang langsung ya ya direct kepada anak ya untuk menumbuhkan ee rasa sayang itu ya agar dia bisa merasakan ee kasih sayang itu dari kita jadi perlu ee Interaksi yang langsung kepada anak ya Misalnya membelai kepala mereka mendekap mereka mencium mereka ya Nah demikian ya Nah dan e misalnya mengelus punggung mereka ya Nah seperti itu Interaksi langsung namanya dan itu memberikan pengaruh ya kepada jiwa mereka mereka ya Nah demikian wallahuam bawab Iya baik Terima kasih banyak sekarangir atas jawaban dan nasihatnya dan selanjutnya yang kedua ada pertanyaan dari hamba Allah yang berada di Bandung nah ini kembalikannya Ustaz eh Semoga Allah memberikan kesehatan Ustaz dan memberikan rahmat dan lindungan kepada Allah dari penanya ini ya Ustaz Bagaimana jika kita memberikan nasihat secara baik-baik kepada anak dan kami sebagai orang tua hampir tidak pernah berteriak dan membentak anak namun ketika anak diberikan nasihat yang usia remaja Dia kemudian menjawabnya dengan ada suara tinggi dan kadang juga berteriak Ustaz Bagaimana menyikapinya Ustaz Nah ya Ini pasti pengaruh dari luar biasanya ya Iya ini pengaruh dari luar itu yang pertama ya Bung besar ya iya ee mungkin dari teman-temannya atau dari lingkungannya ya Nah ya dia mendapatkan cara komunikasi yang buruk seperti ini ya mungkin enggak Pasti enggak diajari sama orang tu ya cuma dia dapat dari luar Ini dia dapat dari luar ya E bisa dari temannya ataupun dari orang-orang yang mungkin ada di sekitarnya ya maka ini dicermati atau yang kedua ya ini sesuatu yang dia lihat dia tonton di media-media mungkin di YouTube mungkin di TV atau e tontonanlah ya tontonan yang berubah jadi tuntunan gitu ya Nah maka awasi anak-anak hindarkan anak-anak dari tontonan-tontonan yang enggak mendidik Sebenarnya ya teriak-teriakan begitu ya Nah itu akan berpengaruh dia akan masuk ke memorinya itu dan itu yang akan secara spontan dia lakukan ketika merespon tindakan kita dia pun jadi teriak-teriak kan begitu terpengaruh dengan apa yang dia lihat dia tonton ya maka ya memang kita harus memproteksi anak dari tontonan-tontonan yang enggak baik ya Nah demikian dan ini ya masalahnya itulah yang berseliweran di ya gadget atau di ee media-media yang dilihat oleh anak nah itu yang kedua itu akibat dari tontonan yang ketiga adalah aktivitas yang kacau misalnya anak kurang tidur malam beradang dia main handphone ini kan kacau ya siklus hidupnya terganggu sebenarnya ee rutinitas hidupnya enggak baik begitu ya Nah yang membuat ini berpengaruh kepada ee pola pikirnya atau cara berpikirnya kerja otaknya sehingga kadang-kadang responnya pun kacau ya bayangkan ya kita aja kalau misalnya kita bergadang malam pagi-pagi diajak ngomong kadang-kadang kita juga ini diajak ngomong aja kita pun senewen Istilahnya ya Nah kitair meresponnya dengan negatif apalagi dikasih nasihat kan enggak enak itu nasihat ya E mungkin itulah Respon yang dia berikan yaitu ya bentakan teriakan karena kondisi kondisi dirinya begitu ya Nah demikian ya jadi perhatikan juga ee rutinitasnya ya mungkin enggak sehat ya anak terlalu lama main handphone kita aja main handphone terlalu lama ya Lalu tiba-tiba ada orang yang nasihati kita atau negur kitait lah kita pun meresponnya dengan negatif ya Kenapa karena otak kita ada kemampuannya ada batas kemampuannya terbatas dia ya enggak selamanya dan selalu bisa lurus apalagi kalau sudah letih dia ya main handphone terus-meneruskan letih nah akibatnya Bagaimana ya kita kadang-kadang enggak bisa merespon dengan baik apa yang ada di sekitar kita muncullah hal-hal seperti ini ya E Nah apalagi yang dia dapat enggak enak gitu ya itu nasihat ya Nah itu beberapa sebab ya Ya mungkin sebab-sebab terbesarlah yang membuat anak punya perilaku seperti itu ya Nah demikian ya di sana ada sebab-sebab lain mungkin ya juga itu yang dia tiru dari orang tuanya ya mungkin Nah ya itulah suatu yang dia tiru dari orang tua orang tua memang seperti itu juga antara suami istri ini ya tanpa sadar kadang-kadang ya berinteraksi itu dengan teriak-teriak begitu ya Nah memang enggak diajarkan kepada anak tapi anak melihat ya orang tua mereka seperti itulah cara komunikasinya ya Nah demikian wallahuam bissawab n ba Ustaz lanjut n Ustaz Alhamdulillah eh terima kasih banyak syukranz atas jawaban Ustaz demikian dan selanjutnya Ustaz nah ini ee ada pertanyaan Ustaz ee ya Ustaz mohon nasihatnya Bagaimana cara mencegah anak yang masih kecil agar tidak suka main HP Ustaz dan ini pertanyaannya ee sudah agak kecanduan Ustaz dan apakah bisa dirukiah katanya Ustaz Iya Pertama tentu anak ya apalagi masih bocah Iya boleh kita katakan di bawah 10 tahun basuta bawah 10 tahun itu baiknya tidak diperkenalkan dengan benda itu benda yang namanya gadget ini HP Tablet atau sejenisnya ya E ini dijauhkan atau jangan diberikan idealnya ya sebaiknya ya karena mereka belum bisa men-ghandle benda itu sebenarnya dan benda itu memang dibuat bukan untuk mereka ya benda ini dibuat bukan untuk mereka sebenarnya ya ya ini menjadi ee semacam buah simalakama Kenapa karena kita paham ya bahwa ini disebut smartphone ya Ponsel pintar pintar dia awalnya memang dibuat untuk kalangan tertentu untuk membantu aktivitas manusia makanya ya kita merasakan ada manfaatnya ya jelas karena memang dia dibuat pintar apalagi sekarang ada eh ai-nya kan begitu ya artificial intelligence-nya semakin pintarlah dia dan semakin bergantunglah manusia kepadanya ya artinya kebutuhan kita kepada benda itu nyata bukan enggak nyata Ya sebagian orang bahkan hidupnya bergantung P benda itu tapi ya dalam perjalanannya benda ini bukan hanya sekedar untuk membantu ya ya manusia untuk melakukan tugas-tugas mereka ya kalau dulu ini untuk para bisnismen ataupun orang-orang yang sibuk ya Sehingga terbantu bisa menjadi asisten pribadi mereka tapi benda ini sekarang sudah menjadi alat ya hiburan ya Entertainment bagi mereka bagi manusia ya dia juga bukan memberikan bantuan atas aktivitas kesibukan kita sehari-hari Tapi juga dia memberikan hiburan dan Celakanya Sisi ini yang lebih dominan hari ini ya Sisi itu yang lebih dominan ya hiburan itu bisa di media sosial tontonan dan lain sebagai permainan game ya ya Sehingga Ya wajarlah kalau benda ini enggak bisa lepas dari kehidupan manusia seperti magnet yang melengket terus nah dan ketika itu berada di tangan anak-anak ya kita tahulah bisa menebak apa yang terjadi ya ya mereka akan kecanduan dan enggak bisa lepas dari benda itu sementara itu tidak mereka perlukan juga sebenarnya ya dan itu juga bukan dibuat sebenarnya pada dasarnya untuk untuk mereka ya maka amannya adalah menjauhkan benda itu dari anak-anak ya tapi kenyataan ya hari ini kalau kita bicara kenyataan ya yang terjadi adalah bahkan balita pun pegang benda ini Iya Lalu bagaimana itu ya di sinilah sering kita sampaikan ya kegagalan kita dalam membatasi ataupun menjauhkan benda ini dari anak-anak kita adalah kita gagal jadi contoh kita enggak bisa jadi contoh bagi mereka hari ini dan itu berat memang ya bagaimana orang tua enggak pegang handphone coba hari ini orang tua di sini ayah dan bunda begitu ya kadang-kadang kita dengan berbagai alasan Wah saya perlu benda ini ya memang kita tahuang kita perlu benda itu cuma apa yang terjadi ketika anak melihat dia enggak tahu sepenting apa kita pegang benda itu yang dia tangkap adalah Oh Bapak Ibu saya pegang benda itu juga Kenapa saya enggak boleh pegang itu yang ada dalam benak mereka ya Dan ini yang susah Ketika kita bicara nak Itu enggak baik gitu ya Sementara itu di tangan kita begitu ya Nah ini kan satu yang kontradiktif dalam benaknya begitu orang tuanya berkata ini kamu belum boleh pegang benda ini benda ini enggak baik bagimu sementara itu ada di tangan kita ya maka ada seorang ibu yang marah-marah kepada anaknya yang terus main HP sambil megang HP begitu Wah kamu di tangannya HP juga itu membuat bingung anak itu gitu ya Nah ini yang menjadi masalahnya ya maka ya yang paling minimal bisa kita maksimal kita bisa lakukan adalah memberikan pengawasan yang ketat ketika anak itu pegang HP ya kalau bisa didampingi dan tahu apa aktivitasnya di benda itu sehingga kita bisa mengarahkannya kepada hal-hal yang positif ya walaupun Ya ini yang negatif enggak akan bisa kita hindari itu ya dengan satu kata kalaulah orang dewasa aja enggak bisa ya lepas dari dosa megang benda itu apalagi anak-anak kalah orang tua juga terdampak ya dari benda itu apalagi anak-anak wallahuam bawab Nah demikian saja ya mungkin ya pertemuan kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat Astagfirullah wakumiril muslimin innahu hual gurahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah Terima kasih bak Ustaz jazakahir atas waktu yang telah diluangkan dan ilm yang telah disampaikan pembahasan dari ee Ada apa dengan remaja buku yang EE Pah buku yang membahas mengenai e pendidikan anak remaja yang mudah-mudahan ini menjadi pertemuan yang bermanfaat bagi Anda yang ingin miliki buku dari ee pembahasan ini silakan ya bisa dicari dengan judul Ada apa dengan remaja disusun oleh Al Ustaz abisan almaidani hafizahullah dan jazakumullah Khair Barakallah fikum kepada anda para pembererhati rja sekalian atas perhatiannya dan juga bagi Anda yang mengirimkan pertanyaan eh jazakumullah Khair Barakallah fikum Sampai jumpa kembali di Selasa pekan yang akan datang Insyaallah Asalamualaikum warah atullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply