1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 [Musik] mm menyebar cahaya sunah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi wawala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di manaun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan kajian ilmiah yang kami pancaskan dari Studio di STAI Ali Bin Abi thb Surabaya bersama Ustaz Mubarok Mualim LC MHI hafidahullahu taala dan kembali di kesempatan pagi hari ini kita akan mengkaji kitab penuh manfaat kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kurang lebih 90 menit kebersamaan kita dan anda dapat berpartisipasi dengan menyimak dan Anda juga dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 08198 6543 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 untuk selanjutnya kita akan segera sambungkan anda dengan Studio di St Alin AB thb Surabaya bersama Ustaz mubarokim LC hafahullahu Taala kepada ustazfad Maskur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillahi nahmaduhuastainuhuastagfiruh wubillahiu anfusinaahahuu hadahadu ilahaillallah wahdahu la syarikalah waadu Anna muhammadan abduhu waasuluh yainaumlim ya ayuhanqubakumadzi khqum Min nafsin Wahidah waq minha zaujaha waba rijalan ka waisaa wattaqulahadzi tasaalun bihi w Arham innallahanaikumqiba ya auhina amanqulaha Wa quan sadida yakumumakumakumahahuq uhammadahu Alaihi was muslimin para pemirsa dan para pendengar televisi radio R di manaun anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini kita kembali bertemu dalam melanjutkan pembahasan hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi wa ali wasallam dari kitab Riyadus shihin Min kalami sayyidil mursalin Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam pembahasan kita Insyaallah pada kesempatan yang baik ini tentang babu tliahi bab tentang dahsyatnya ya larangan atau diharamkannya riba jadi riba adalah sesuatu yang sangat diharamkan di dalam Islam karena riba adalah memakan harta atau keringat orang lain tanpa jadi payah dan Islam pada hakikatnya memerintahkan kepada umatnya untuk bekerja ya untuk berbuat ya agar dia makan dari hasil kerjaan tangannya makan dari hasil keringatnya makan dari hasil pekerjaannya itulah yang diperintahkan oleh Islam dan Allah subhanahu wa taala menyebutkan ya tentang ee agar seorang dia bekerja dan dia mencari rezeki ya dengan yang halal ya Allah Taala berfirman dalam surat aljumuah dan apabila salat telah selesai maka bertebarlah kalian bertebarlah kalian di muka bumi ini dan Carilah dari karunia Allah Ya carilah dari karunia Allah subhanahu wa taala dengan misalnya berjual beli atau muamalah yang lainnya atau pekerjaan yang lainnya yang halalkan oleh Allah subhanahu wa taala Adapun seorang ya dia mempunyai duit Dia mempunyai modal kemudian dia berikan meminjamkan pada orang lain dan mengharapkan ya yaitu memakan dari keringat orang yang bekerja itu ya Ini adalah hukumnya haram maka dari itu banyak dalam hadis dalam al ayat-ayat alquranul karim dan hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wi wasallam di antaranya hadis yang kita bahas pada pertemuan yang lalu tentang Asab ilmubiqat Tujuh hal yang membinasakan seseorang salah satunya adalah aklur riba makan dari hasil riba ya waliyadzubillah Nah Oleh karena itu kaum muslimin rahimakumullah ee pada kesempatan yang baik ini kita akan membahas tentang ee masalah riba ini ya dan annawawi rahimahullah taala menulis bab ini dengan bablidlid itu menunjukkan satu hal yang besar ya jadi Tahrim dari riba pengharaman riba ini adalah suatu yang amat besar jangan digampangkan jangan diremehkan ya dan kita masih mendengar ada sebagian kaum muslimin yang mereka katanya beriman kepada Allah dan rasulnya pada alquranul Karim namun mereka masih makan dari hasil riba ya waliyadubillah nauzubillah minzalik Semoga Allah melindungi kita dari memakan harta orang lain memakan keringat orang lain dengan ee cara riba nah di dalam al-quranul Karim ya Surah Albaqarah ayat ke-275 sampai 200 78 Allah menyebutkan tentang masalah ini tentang masalah riba itu di antara tempat-tempat dari al-quranul Karim yang mengharamkan riba kemudian ada sebagian orang yang mereka beranggapan bahwa makan riba yang dilarang itu adalah yang adfan mudafah yang berlipat ganda ya Adapun sedikit tidak mengapa ya maka ini adalah satu pemahaman berdasarkan hawa nafsu ya riba itu berlipat ganda ataupun tidak berlipat ganda hukumnya haram hukumnya adalah haram memakannya adalah haram Mari kita melihat ya di antara ayat-ayat yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala yaitu ayat yang saya sebutkan tadi Surah Albaqarah ayat 275 sampai 278 sebelum itu ya sebelum ayat ini Allah Azza waalla memerintahkan untuk menginfakkan dari hasil kerjaan seseorang yang halal pada ayat ke-273 ayat ke 273 surah Albaqarah Allah Azza waalla menyebutkan ya amahar Ya Allah menjanjikan ya yaitu orang-orang yang mereka senantiasa menginfakkan harta-harta mereka di malam hari dan di siang hari baik dengan rahasia maupun dengan terang-terangan maka bagi mereka ya pahala mereka di sisi mereka diis Tuhan mereka dan Tiada rasa takut atas mereka dan tidak pula mereka berduka cita nah ini menunjukkan betapa Mulianya orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah subhanahu wa taala dia menginfakkan hartanya dan memberikan nafakah siang dan malam ya baik terang-terangan maupun dalam keadaan bunyi dia selalu menginfakkan hartanya maka dari itu Allah menjanjikan pahala yang besar di sisi Allah bagi mereka nah sudahah Allah menyebutkan tentang ya keutamaan orang-orang yang menginfakkan harta mereka di jalan Allah mereka menginfakkan harta mereka dan berikan kepada mereka yang berhak berikan kepada mereka yang membutuhkan di siang hari maupun di malam hari ya dengan rahasia ataupun dengan terang-terangan kemudian Allah menyebut larangan atau menyebutkan tentang keadaan orang-orang yang makan riba ya t orang-orang yang makan dari hasil riba willah ya pada ayat 274 itu tadi tentang infak ya kemudian 275 Allah berfirman-orang yang mereka riba ya orang-orang yang mereka memakan [Tepuk tangan] riba maka mereka ya tidak dapat berdiri bangkit di hari kiamat kelak melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan orang yang kesurupan karena dimasuki oleh setan ya dia akan dibangkitkan kiamat kelak seperti orang yang ya kesurupan dia tidak bisa berdiri yaikahum yang demikian itu karena mereka berkata inamal riba sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba padahal jelas tidak sama antara riba antara jual beli dan riba tidak sama namun mereka orang-orang itu mengatakan kan ya orang-orang pemakan riba ya para lintah darat yang mengisab darah-darah manusia ya yang menghisap keringat-keringat manusia kata mereka in sesungguhnya jual beli itu tidak lain kecuali sama dengan riba kemudian Allah mengatakan waahiba padahal allah menghalalkan jual beli dan Allah mengharamkan riba Allah menghalalkan jual beli dan Allah mengharamkan riba ini menunjukkan bahwa jual beli itu tidak sama dengan riba jual beli itu ada sesuatu yang halal yang dibolehkan karena caranya itu dengan cara yang halal Adapun riba diharamkan oleh Allah Azza waalla karena jelas ini muamalah yang berbeda dengan jual beli kemudian Allah Azza walla berfirman aha maka Barang siapa ya yang dia mendapatkan peringatan dari rabnya dia dapatkan peringatan dari Tuhannya ya dengan turunnya ayat-ayat ini dia mendengar kemudian diaah lalu dia berhenti dari makan RI maka apa yang diperolehnya dahulu menjadi miliknya ya dan urusannya diserahkan kepada Allah namun wanada Barang siapa yang kembali setelah turunnya ayat-ayat yang mengharamkan riba dan hadis-hadis nabi yang mengharamkan riba setelah sampai kepadanya dia kembali melakukan riba itu War maka merekalah ya orang-orang Yang sebagai penghuni api neraka Hum khidun mereka kekal di dalam api neraka kemudian Allah Azza waalla berfirman yamahubaq Allah memusnahkan keberkatan riba J riba itu tidak ada berkahnya sama sekali yah dan Allah dia eh melipatgandakan yaitu melipatgandakan atau memberkahi sedekah jadi Allah mengembangkan Allah memusnahkan riba Ya Allah menghilangkan keberkatan dari riba dan menyuburkan sedekah Allah Allah kembangkan pahala orang yang bersedekah dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dengan dosa Ya Allah benci pada orang yang dia selalu kufur kepada Allah Taala dan dia bergelimang dengan dosa kemudian Allah Azza waalla berfirman ya innalladina amanu wail shihat waqak snya orang-orang beriman dan beramal orang beriman kepada Allah beran rasnya beran kepada hal yang W di kemudian mereka mewujudkan iman mereka yang merekaucapkan dengan lisan-isan mereka dan mereka mantapkan akan mewujudkan amal-amal kebaikan dari keimanan yang ada pada mereka dan amal yang Saleh adalah amal yang diikhlaskan kepada Allah subhanahu wa taala orang yang mengerjakan suatu amal ibadah yang diperintahkan atau dianjurkan oleh Allah dengan penuh keikhlasan ini syarat pertama amal saleh itu seorang mengerjakannya dengan mengikhlaskan amal tersebut hanya untuk Allah Taala yang kedua yang termasuk amal saleh ya atau yang syarat yang kedua adalah amal saleh itu dengan mengikuti tuntunan dan ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya bukan dengan menjalankan mengerjakan bidah-bidah yang tidak diperintahkan oleh Allah dan rasulnya tapi amal saleh adalah amal yang memiliki dua syarat syarat yang pertama adalah dia ikhlaskan amal itu semata-mata karena Allah dia tidak mengharapkan dari amal kebaikan yang di dia tidak mengharapkan kecuali Allah subhanahu wa taala kecualiah hanya untuk wajah Allah subhanahu wa taala ya ikhlas karena Allah kemudian yang kedua syarat yang kedua Sebagai amal yang Saleh adalah dengan mengikuti apa yang diajarkan yang dituntun yang dickanle rasulullahahuaihi was dan agama ini sempurna Islam agama yang sudah sempurna disempurnakan oleh Allah subhanahu wa taala dalam surat Almaidah ayat yang ketig Allah berfirman alumum pada hari ini yaitu di hari arafah di hari Jumat Ketika Nabi alaihiam sang mengerjakan wukuf di Padang Arafah Allah turunkan ayat itu ya pada hari iniempakan bagi kan agamaan is agamaalian Mak agama Isam sudah S janganahangkang apa yang Dikan dan kaitan dengan dengan agama ini semua sudah sempurna Islam tidak memerlukan produk-produk baru ibadah-ibadah yang baru tidak sudah cukup dengan apa yang diajarkan ya oleh Sayyidul mursalin Imamul Muttaqin nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam ya Jadi tidak perlu ditambahi ya tidak perlu mengada-ngada amal-amal yang baru ibadah-ibadah yang baru yang tidak ada dasar nya dari Quran dan sunah Nabi alaihialam karena Islam telah sempurna Adapun masalah-masalah duniawi masalah ilmu pengetahuan masalah teknologi masalah hal-hal penemuan-penemuan ilmu pengetahuan dan seterusnya maka dunia belum sempurna dia akan terus menemukan hal-hal penemuan-penemuan yang bermanfaat bagi manusia nah ilmu pengetahuan ya atau penemuan-penemuan ilmu pengetahuan selama bermanfaat bagi kaum muslimin dan tidak merusak agama kaum muslimin maka itu hal yang dibolehkan bahkan salah satu di antara nikmat-nikmat Allah kepada umat ini ya jadi harus Kita bedakan bahwa agama sudah sempurna Allah telah menyempurnakannya dan telah disampaikan seluruhnya oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang mana beliau diamanahkan oleh Allah untuk menyampaikan risalah Allah kepada umat manusia jadi amal saleh adalah amal yang memenuhi dua syarat tersebut yaitu ikhlas karena Allah dan mengikuti Rasulullah wasam in sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal salehak kemudian mereka menegakkan salat dan mereka menunaikan zakat ya ini adalah dalam ilmu balagah yaik am ya menyebutkan yang khusus setelah yang umum karena disebutkan di sini wail shihat ya ini secara umum ya dan amal-amal kebaikan dan di antara amal-amal Saleh adalah salat dan zakat jadi menyebutkan sesuatu yang khusus setelah menyebutkan sesuatu yang umum ini untuk menekankan tentang keutamaan dan pentingnya yang khusus yaitu salat dan zakat bagi mereka orang-orang yang melakukan amal saleh menegakkan salat menunaikan zakat bagi mereka pahala di sisi RAB mereka dan tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati kemudian pada ayat ke278 Allah tekankan lagi ya larangan dari makan Wahai orang-orang yang beriman ittaqulaha takutlah kalian kepada Allah wararu Ma baqiya miniba dan Tinggalkanlah sisa dari riba ya ya dan Tinggalkanlah riba ya Tinggalkanlah sisa dari riba yang belum dipungut ya gak usah dipungut lagi Tinggalkan ya inuntum Mukminin jika kalian orang-orang yang beriman jika kalian benar benar beriman kepada Allah maka tinggalkan yang tersisa dari riba jangan kalian memungut riba itu dan jika kalian tidak melakukan ini ancaman pada ayat ke-279 dan jika kalian tidak meninggalkan R itu maka umumkanlah per ya kamu berhak at maka umumkan perang dari Allah dan rasnya yangakaanh mengilalalian ya mengan tidakh diil pinjamkan pada orang itu yaun kalian tidak menzalimi dia yang dipinjamkan wamun demikian pula kalian tidak dizalimi karena kalian telah mendapatkan pokoknya ya ini tuntunan dari Allah subhanahu wa taala kemudian Allah menyebutkan pada ayat Berikutnya ini adalah keutamaan orang-orang yang menangguhkan Ya hutang dia memberikanutang pada seorang dan orang itu belum bisa membayar lalu dia tangguhkan sampai orang itu mampu membayar atau dia sedekahkan dan kalian bersedekah itu lebih baikbag kalian jika kalian mengetahui muslimin para pemirsa para pendengar radio televisi di mana pun anda berada itulah diantara ayat-ayat Al Quranul Karim yang menjelaskan tentang ya haramnya riba ya Jadi ini menunjukkan betapa riba suatu perbuatan yang mungkar riba adalah ee perbuatan yang mzalimi orang-orang lain yakni hamba-hamba Allah yang yang lainnya makanya para ulama yang menyebutkan tentang Tafsir dari ayat-ayat yang saya sebutkan tadi ya ya surah Albaqarah 275 dan seterusnya ya bahwa yang dimaksud dengan makan riba yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala yaitu almuradu biakiba jfat yang dimaksud makan riba itu adalah semua ee perilaku yang dilakukan oleh orang yang memberikan yang yang memakan riba itu baik bentuk makanan ataupun bukan bentuk makanan ya Ya Allah menyebutkan di sini dengan akal yang makan riba Karena tujuan dari riba itu yang paling pokok adalah makan harta orang lain tujuan paling pokok ya dan ada tujuan-tujuan yang lain selain makan ada orang tujuan ribanya lu memperkaya diri ini termasuk yang diharamkan juga tidak boleh ya atau yang lainnya termasuk dilarang dalam makan riba dalam memberi makan pada orang lain seorang dia ambil dari riba kemudian ya dia memberi makan pada orang lain ini termasuk yang juga dilarang ya dan diharamkan dalam Islam kemudian eh dalam ayat-ayat yang kita bacakan tadi seru Allah memberikan perumpamaan orang yang makan riba itu dan orang yang kesurupan orang yang kerasukan setan masuk dalam dirinya ya lial masr ybatu FII orang yang kesurupan itu dia tidak bisa jalan dengan lurus dengan tegak dia tidak bisa B bangkit dengan dengan tegak begitu bangkit jatuh begitu bangkit jatuh Nah inilah hal keadaan orang-orang yang makan riba di hari kiamat kelak mereka tidak bisa bangkit dari kiamat itu ya bangkit jatuh bangkit jatuh willah yaahan pula orang-orang yang makan riba di hari kiamat kelak kemudian juga pelajaran yang diambil dari ayat-ayat yang kita bacakan tadi bahwa eh ketika orang-orang Ya sebagian orang di anara Ahlul kitab atau yahud ya yang mereka menyamakan jual beli dengan dengan riba ya Ini karena mereka menjadikan riba itu adalah pokok sedangkan jual beli itu adalah cabang padahal yang benar itu adalah yang pokok itu jual beli makanya Allah halalkan wallahul ba wiba Allah menghalalkan jual beli ini yang asal ya bukan seperti apa yang dikatakan oleh mereka ya iniba bahwa jual beli sama dengan riba tidak ya Allah mengharamkan riba dan Allah menghalalkan jual beli kemudian juga yang diambil dari apa yang kita bacakan dari ayat-ayat al-quran tadi yaitu ya almahqu Bil kulliah Ya Allah menghapus secara menyeluruh tentang riba itu ya karena apa orang yang makan riba yang mengambil riba entah dia makan atau untuk yang lainnya itu tidak ada keberkatannya tidak ada keberkatannya ya Bahkan orang naubillahalik ya tidak sedikit kita melihat orang-orang yang makan riba tertimpa hal-hal yang di luar dugaan mereka tertimpa penyakit ya tertimpa apalah ya Yang dengan hal-hal tersebut mengharuskan dia untuk mengeluarkan ribanya untuk membayar nah ini ya di antara Bagaimana cara Allah subhanahu wa taala dalam menghapus keberkatan dari riba kemudian bahwa ee harta riba itu ya Ini adalah harta yang haram dan tidak ada keberkatannya ya Bahkan pelaku riba ya adalah orang yang dilaknat oleh Rasulullah S wasallam dan dilakat oleh Allah subhanahu wa taala kemudian hadis E ayat-ayat ini juga menjelaskan kepada kita tentang anjuran untuk menginfakkan harta anjuran untuk memberikan sedekah Karena itulah amal yang mulia Oleh karena itu Allah menjanjikan bahwa Allah akan mengembangkan Allah akan memupuk Allah akan membesarkan ya harta yang disedekahkan Adapun harta riba Allah hilangkan keberkatannya kemudian juga hadis ini atau ayat-ayat ini menjelaskan kepada kita ancaman Allah subhanahu wa taala bagi orang yang masih makan riba setelah sampai kepada mereka ayat-ayat Allah setelah sampai kepada mereka hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau dia masih mengerjakannya maka mendapatkan ancaman dari Allah subhanahu wa taala kemudian juga di antara pelajaran diambil dari ayat-ayat yang kita dengar tadi adalah bahwa orang yang misalnya dia ya pernah melakukan riba kemudian dia mengetahui haramnya maka dia cukup mengambil rumal rumal modalnya misalnya dia e meminjamkan kepada orang 5 juta dengan riba misalnya R juta Nah setelah dia tahu tang hukumnya mengambil riba itu haram maka dia ambil kembali modalnya itu 5 juta yang 1 juta tidak usah di tidak boleh dia mengambilnya ya jadi dia berhak mengambil hartanya berhak mengambil modalnya Adapun ribanya tidak usah di diambil nah kemudian juga apa yang kita bacakan tadi dari ayat-ayat al-qur’an yang menjelaskan tentang keutamaan ya orang yang dia menangguhkan orang yang hutang jika ada orang berhutang kemudian dia belum mampu membayar hutangnya ya dan dia datang kepada kita dia minta maaf saya belum bisa membayar hutang saya kemudian Ee Kita tangguhkan tak apa-apa ya Bulan depan boleh Kamu bayar ya ternyata bulan depan juga Memang betul dia tidak mampu dan seterusnya ya ini termasuk e hal yang amal yang terpuji artinya dia menangguhkan orang yang kesulitan membayar hutang ditangguhkan sampai orang itu mendapatkan ke kelapangan sampai dia mendapat lapang untuk membayar hutangnya atau lebih utama dari itu dia membebaskan hutangnya dia mensedekahkan hutang orang itu ya Sudahlah kamu ambil saya sedekahkan ya ee apa yang apa hutang kamu saya bebaskan ya semoga kamu bisa yni bermanfaat dan seterusnya maka eh kaum muslimin kaum muslimat rahimani warahimakumullah ya itu di antara pelajaran-pelajaran yang diambil dari ee ayat-ayat yang kita bacakan tadi Eh Adapun ya tentang hadis-hadis Nabi alaihialatu wasalam yang menjelaskan tentang diharamkannya riba yaitu disebutkan oleh annawawi rahimahullah di sini hanya satu Hadis sebetulnya ada beberapa hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi W alihi wasallam di antara yang disebutkan oleh annawawi rahimahullah taala ee hadis yang sebelumnya juga termasuk hadis tentang haramnya riba itu asabul mubiqat 7 hal yang diharamkan atau yang menjadi pembinasa seorang pelaku dari dosa-dosa yang disebutkan dalam ee dalam hadis yang kita bahas pada pertemuan yang lalu kemudian di sini ada hadis di antara yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala yaitu Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi W Ali wasallam dari Abdullah bin Mas’ud an Ibni mas’udin radhiallahu Anhu qal laana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam akilar riba wukilahu Allah melaknat maaf Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melaknat akilar riba orang yang makan riba mukilahu dan orang memberi makan dari dari riba diberikan makan pada orang lain ya Nah kemudian ditambah oleh at-tirmidzi dalam riwayatnya Ya Termasuk yang dilaknat oleh ras wasallam wasyahidai orang yang menjadi saksi ya ketika seorang memberikan riba dan dia jadi saksi dua orang jadi saksi mereka termasuk yang dilaknat oleh rasulam wtibahu termasuk yang mencatat ya yang menulis riba itu dan dia tahu bahwa itu ad riba maka dia juga ee termasuk yang diancam ya atau yang dilaknat oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi wa ali wasallam Sebutkan dalam ee hadis Ya Abdullah bin Mas’ud dari nabi ee Beliau mengatakan annan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya laana akilariba beliau melaknat orang yang makan RI dan orang yang memberi makan dari riba itu dan orang dua orang menjadi saksi riba tersebut Wah dan orang yang menjadi menulis tentang riba tersebut hadis iniat imam yang l yaamzi dan dis imamtirmidzi kemudian dalam laf dalam redaksi Imam Nas bahwa Rasul wasam melaknat orang yang makan riba dan orang yang memberi makan dari hasil ri dua saksinya dan pencatatnya was ya Jadi kalau mereka tahu terutama yang dua saksi dan yang juga menulis kalau mereka tahu bahwa itu ad RI dan mereka tetap menjadiaks dan tetap menjadi e yang menulis riba itu maka mereka adalahunun Adah orang-orang yang dilaknat muhammadinu wasam orang-orang yang dilaknat di atas lisan nabi nabi Muhammad sahu wasallam ya di hari kiamat kelakib jadi hadis yang kita dengar tadi menjelaskan tentang Tahrim kitab mubin ya jadi tentang haramnya seorang menjadi sekretaris Penulis ya Bagi dua orang yang menulis tentang riba penerima dan yang yang yang memberi dan yang menerima riba itu kalau ada orang yang menulis itu termasuk yang diharamkan Jadi tidak boleh menjadi penulis ya tahrib Syahadah Al muutariin demikian pula haram ya menolong ee memberi persaksian atas dua orang yang mengadakan perjanjian riba ini tidak dibolehkan seorang menjadi saksi dan juga diharamkan menolong ya secara umum ya diharamkan menolong terhadap perbuatan batil terhadap perbuatan dosa terhadap perbuatan permusuhan sebagaimana Allah Taala berfirman ya tolong menolonglah kalian dalam berbuat baik dan bertakwa dan jangan kalian tolong-menolong dalam eh perbuatan dosa dan permusuhan kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang e betapa besar ya Eh pengharaman tentang riba ini maka semua yang berkait itu dilaknat oleh Oh Rasulullah S alaiii wasallam ya ini di antara pelajaran-pelajaran yang diambil dari hadis ini jadi kaum muslimin kaum muslimat rahimakumullah bahwasanya apa yang kita dengar tadi ini sudah mudah-mudahan ya cukup bagi kita sebagai ee hal yang menjadikan kita ini takut dari memakan riba atau atau ya menjadi saksi atau menjadi sekretaris dalam hal yang berkaitan dengan riba tersebut ya nauzubillahi minzalik sebetulnya apabila Kita Renungkan bahwa pekerjaan-pekerjaan yang halal masih sangat banyak ya pekerjaan yang halal masih sangat banyak ya maka orang yang mungkin tidak ada pekerjaannya hendaknya dia itu bekerja dengan tangannya untuk mendapatkan yang halal nabiullah Daud alaih salam beliau makan dari pekerjaan tangannya beliau adalah seorang pandai besi dan Belu makan dari hasil pekerjaannya alaihiatu wasalam waa nabiinaatu wasalam ya jadi ketika nabi su Al wasam ditanya ya tentang pekerjaan mana Airun pekerjaan apakah yang paling baik bagi seseorang ya kata nabi wasallam pekerjaan seorang dengan tangannya W mabrur dan jual beli yang benar jual beli yang penuh dengan kejujuran itu amal terbaik pekerjaan yang yang terbaik maka orang yang bertakwa pada Allah Taala dan dia menjauhkan dari memakan riba Allah akan menolongnya ya sebagaimana Allah Taala menjanjikan dalam alquranul Karim ah Mak Barang siapa yang bertakwa k Allah Allah jadikan baginya jalan keluar pasti ada jalan keluar ya dan Allah memberikan rezeki kepadanya dari tempat yang tidak diduga-duga kalau dia bertakwa kepada Allah Taala dia meninggalkan ya yang haram dia mencari yang halal maka Allah akan memberikan kepada dia jalan keluar dan memberikan rezeki dari tempat yang tidak diduga-duga ini berkaitan dengan masalah riba dan kita sering mendengar ya Oleh karena itu ee annawawi rahimahullah hanya membawa ee satu hadis ini dalam Kemudian beliau melanjutkan dengan bab yang berikutnya babu Tahrim arriba eh babu Tahrim arriya ya bab tahrimir Riya bab tentang diharamkannya Riya Riya itu dari kata-kata roa Yi muratan waryaan ro yatan waran artinya seorang melakukan sesuatu ya melakukan sesuatu agar satu amal ibadah ya seorang melakukan satu amal ibadah agar dilihat oleh orang lain kemudian dipuji ya agar dilihat oleh orang lain kemudian di dipuji ini namanya Riya ya seorang mengerjakan suatu amal ibadah yang Allah perintahkan untuk dia beramal atau mengerjakan amal tersebut ya namun dia tidak berharap dari Allah Taala dia berharap pujian manusia ya Ini namanya riayya ya Ini namanya Riya ya ini hukumnya tentu adalah sesuatu yang yang haram karena kita diperintahkan oleh Allah Azza wa Jalla untuk apa mengikhlaskan amal ibadah kita hanya untuk Allah subhanahu wa taala kita diperintahkan oleh Allah untuk beribadah kepada Allah dengan keikhlasan Karena itulah tujuan atau hikmah diciptakan manusia Wul Jin wudun Allah Azza waalla berfirman Dan tidaklah kuciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka beribadah menyembah aku dan beribadah pada Allah Taala dengan keikhlasan karena Allah perintahkan Dan tidaklah mereka diperintahkancali untuk beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan amal ibadah itu hanya untuk Allah ini perintah Allah ya kepada semua umat manusia para rasul yang diutus oleh Allah Taala mereka memerintahkan umat-umat mereka untuk beribadah dengan ikhlas hanya kepada Allah semata dan ibadah yang ikhlas itulah yang diterima oleh Allah Taala ya alaillahul khis ketahuilah bahwasanya yang milik Allah itu adalah ibadah yang murni karena Allah Itulah yang diterima oleh Allah subhanahu wa taala Adapun amal-amal ibadah yang dicampuri dengan berbagai macam ya hal-hal yang mengotori amal itu yang mencemarkan amal tersebut maka tidak diterima oleh Allah subhanahu wa taala ya Oleh karena itu ee seorang hamba harus berupaya ya melawan hawa nafsunya ya agar dia ikhlas di dalam beribadah P Allah subhanahu wa taala keikhlasan bukan suatu hal yang mudah tetap kalau seorang minta pertolongan pada Allah dan dia beribadah hanya untuk Allah maka Allah akan menolongnya Allah akan menolong hamba tersebut oleh karena itu marilah kita di antara doa-doa yang kita panjatkan pada Allah Taala yaitu di antaranya adalah agar kita dijadikan termasuk hamba-hambanya yang ikhlas kepada kepadanya dalam beribadah dalam menjalankan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan Allah hendaknya benar-benar karena Allah subhanahu wa taala kemudian juga disebutkan ee di dalam surah an-nisa tentang orang-orang munafikin e perlu diketahui bahwa Riya itu ada dua dua macam ada RI yang menimpa seseorang pada sebagian amalnya dan ada RI yang secara menyeluruh Bahkan dalam imannya dia beriman k Allah dia mengucapkan dua kalimat syahadat itu sekedar supaya ya dia itu dikatakan muslim Padahal dia menyembunyikan kekufuran nah ini adalah nifak yang Akbar nifak yang besar seorang yang dia dalam memeluk Islam itu hanya untuk kiia ya ini sama dengan k munafikin j orang munafikin mereka ketika datang kepada Nabi Sallallahu alaii wasallam dan mereka mengatakan Kami bersaksiau adalah Rasulullah Ya itu semua hanya pura-pura dalam hati-hati mereka mereka sembunyikan kekufuran ya Dan mereka sembunyikan kebencian kepada Islam itu hakikat kaum munafikin yang mereka disebutkan oleh Allah dalam alquranul Karim ya Inal munf sesungguhnya orang-orang munafikin berada di neraka yang paling bawah ini nifakq Akbar ya sedangkan ada RI yang RI yang kecil artinya dia ini ketika beramal untuk Allah Taala namun ada di antara amal-amalnya yang bercampur dengan Ria tapi tidak menyeluruh ya maka yang gugur pahalanya hanya amal yang e bercampur dengan RI Ya hanya amal yang bercampur dengan r satu contoh seorang ketika dia mengerjakan salat l waktu benar-benar Karen Allah Taala dia tahu bahwa itu Adah perintah Allah maka dia mengerjakan salat l waktu ya karena Allah karena menjalankan minta Allah Allah memerintahkan waim tegakkanlah salat namun suatu saat ya suatu saat muncul Ria dalam dirinya ketika salat tertentu misalnya di satu masjid ada tamu yang datang ya ada tamu yang datang ya di waktu Zuhur kemudian orang tadi ini yang semua salatnya karena Allah nah salat yang dikerjakan ya di waktu Zuhur itu ada tamu yang banyak dia ada ri dalam dirinya nya ya seorang-orang itu tahu bahwa aku ya salat di masjid berjamaah misalnya nah munculah dalam dalam dirinya nah ini yang gugur itu hanya satu salat itu pahalanya gugur pahalanya salat-salat yang lain itu tidak ya e tidak tidak gugur karena hanya ibadah ini yang dia salat itu yang tercampur dengan dan RI nah ini pun tetap di dilarang dalam dalam agama ya makanya para ulama menyebutkan tentang ee macam-macam amal yang tertimpa oleh Riya ada beberapa amal-amal manusia ya atau seorang muslim yang tertimpa oleh Riya ya Ada juga yang dia tetap menjaganya Al Imam Ibnu Rajab alhambali rahimahullah taala beliau menulis dalam kitabnya jam Ulum Wal Hikam tentang eh macam-macam RI itu ya atau macam-macam amal yang tertimba RI amal manusia kata beliau itu ada yang bersambung dari pertama sampai terakhir itu bersambung contohnya salat salat itu dari mulai takbiratulam Allahu akbar sampai Salam Ini amal yang satu kesatuan ya kemudian ada amal-amal ibadah yang terpisah lah Apa contohnya Nah sekarang saya jelaskan tentang amal yang terpisah ya dan bagaimana akibat dari amal yang terpisah itu contoh di sebuah masjid diumumkan oleh panitia pembangunan masjid bahwa akan ee ee ada ya di suatu pertemuan ee meminta ee sumbangan dari kaum muslimin untuk pembangunan masjid maka seorang dia eh maka berkumpullah orang-orang yang ada itu mengumpulkan dan menginfakkan dan EE dari harta mereka untuk pembanguan masjid kemudian didata Lalu ada satu orang ternyata dia paling banyak sumbangannya dia misalnya menyumbang 10 juta yang lain R juta r00.000 R juta ya di bawah angka 10 ini setelah didata ternyata dia paling banyak infaknya tapi betul-betul dia ketika menginfakkan hartanya itu karena Allah niat betul-betul untuk membantu pembangunan masjid itu ya Kemudian pada bulan berikutnya ya contoh bulan berikutnya ada pengumuman lagi ya di masjid yang sama meminta supaya ee yang hadir kaum muslimin untuk memberi sumbangan untuk pembangunan masjid nah pada pertemuan yang kedua ini orang yang tadi paling banyak infaknya infaknya muncul dalam benaknya ya aku hari ini ingin menginfak hartaku supaya aku tetap nomor satu paling banyak Nah ini sudah sudah bercampur sesuatu ya sudah bercampur dengan sesuatu niat yang tidak ikhlas pada Allah Taala sudah ada keinginan untuk orang tahu bahwa dia paling banyak sumbangannya nah para ulama menyebutkan Ini amal yang terpisah ya infak yang pertama yang dia berikan 10 juta tetap utuh pahalanya Ya karena memang dia ikhlas karena Allah Taala namun yang kedua gugur pahalanya karena sudah ada ri dalam dirinya Ya sudah ada ingin dilihat ingin dipuji oleh oleh Man manusia nah tapi tetap yang pertama tetap ber berpahala ee tetap murni karena dia ikhlas dan ini tidak ada hubungan dengan sebelumnya ya contoh yang lain seorang misalnya dia di rumahnya sendirian dia baca Quran ya dia baca al-quranul Karim dan bersuara tapi bacaannya biasa Kemudian ada tok tok tok asalamualaikum ada tamu yang mengetuk pintu ya ada tamuah nah dia baca misalnya dari surat permulaan surah Albaqarah sampai 20 ayat ttnya kemudian ada orang yang tok tok tok mulai ayat 21 karena ada tamu yang datang dia perindah bacaannya tapi tujuannya bukan karena Allah supaya orang itu dengan bahwa ya ngajinya bagus ya bahwa ngajinya bagus agar dipuji oleh orang itu nah ini Termasuk amal yang terpisah ya jadi ayat 1 sampai 20 yang dibacanya dengan ikhlas karena Allah Taala itu tetap pahalanya tetap pahalanya Adapun ayat yang dia sudah bercampur dengan Riya ya dia memperindah suaranya dan bacaannya dari ayat 21 dan seterusnya ini sudah yakni ee gugur pahalanya karena niatnya Ya sudah tidak tepat dan tidak benar dia niat untuk dipuji oleh orang yang mendengar bacaannya ini contoh ya amal yang terpisah Adapun amal yang yang yang meny yang bersambung contohnya salat sebagaimana saya katakan tadi ya seorang misalnya ya dia bangun malam hari karena masjidnya dekat dia datang ke masjid salat tahajud ya Allahu akbar karena dia tahu tidak ada orang yang datang di malam hari tapi dia ingin salat di masjid karena memang boleh salat tahajud lebih utama di rumah tapi kadang-kadang boleh di masjid ya Nah ketika dia salat di masjid ya tahu-tunya pada malam itu ada orang buka pintu buka pintu masjid ya dia Allahu akbar di tengah dia membaca Allahu Akbar dalam salatnya tiba-tiba ada orang buka pintu ya kemudian muncul dalam hatinya Wah orang itu tahu aku sedang salat ya orang itu tahu aku sedang salat kemudian dia mengharap pujian dari orang itu nah orang yang demikian ini ada dua kemungkinan nah dia pertama dia salat karena Allah ikhlas di tengah bacaannya kemudian ada orang buka pintu masjid muncul rasa RI dalam dirinya ini ada dua kemungkinan apabila dia menolak RI itu ya dia menolak dia tidak apa dia berlindung k Allah dari R itu dan dia tetap konsisten keikhlasannya maka tetap dia mendapatkan pahala di sisi Allah dari salatnya itu Namun apabila dia tidak mampu menahan dirinya ya dia cenderung Wah orang orang yang masuk masjid itu pasti memuji Aku dan Dia senang dengan pujian orang itu maka pahalanya gugur artinya pahalanya pahalanya salatnya salatnya tetap tetap sah kita bicara masalah pahalanya ya maka pahalanya gugur karena sudah timbul rasa riia dalam dirinya maka ini contoh amal yang yang bersambung semua salatnya itu yakni yang yang terkena RI itu gugur dari mulai Takbiratul Ihram sampai dengan salam itu pahalanya gugur nah tapi kalau dia melawan hawa nafsunya ya dia mohon perlindungan pada Allah dari godaan setan dan godaan dirinya nafsunya maka dia tetap mendapat pahala sempurna Namun apabila dia tidak bisa melawan muncul Rasia pulan tahu bahwa aku sedang salat dia bakal memuji aku ya Dan Aku aku dapat pujian nah ini pahala salatnya gugur ya dari Takbiratul Ihram sampai sa salam ini di antara gambaran contoh tentang amal-amal yang tertimpa oleh Riya ada amalan yang terpisah ya Ada amalan yang satu kesatuan ya yang terpisah contoh Tadi masalah sedekah masalah baca al-qur’an Karena baca al-qur’an itu ya Ee juga bisa dikatakan terpisah ya seorang pertama baca ikhlas di tengah-tengah bacaannya dia RI ya dia RI nah pahala yang pertama sampai yang dia RI itu ee sebelum dia RI itu tetap diterima oleh Allah Taala namun pahala yang berikutnya ya yang dia muncul R dalam bacaannya maka itu sudah gugur pahalanya dan kedua adalah amal yang bersambung yaitu amal yang dari pertama sampai terakhir contohnya salat apabila seorang tertimpa Ria dia melawan RI itu maka Insyaallah tidak tidak mengapa Namun apabila dia terbawa oleh R itu dan sampai salam dia tetap ada rasa R dalam dirinya minta dipuji oleh orang yang melihatnya maka gugur pahala salatnya tersebut yang tercampur dengan R wahu taaam nah orang munikin itu diantara ciri mereka itu adal orang-orang yang ala kalau mereka hendak salat itu salat dan malas maka hati-hati ya kalau ada rasa malas dalam diri kita ketika dipanggil untuk salat maka dikhawatirkan naudubillah minalik ada sifat munafik dalam diri kita ya kata Allah Taala yaas [Tepuk tangan] karena mereka berbuat orang munafik itu dalam amalnya hanya RI pada manusia bukan karena Allah R kepada manusia dan mereka tidak banyak mengingat Allah Kecu sedikit imam nawawi rahimullah membawakan ayat ini tentang masalah r dilarangnya r ini ini ad diantara sifat orang-orang Adapun orang yang Mukhlis karena Allah Taala ya ini sebagaimana disebutkan oleh alquranul Karim dalam surah al-insan ya ayat yang ke-8 dan ayat ke ya di antara sifat Ahli Surga yang mereka dimasukkan Surga oleh Allah Taala di hari kiamat kelak Allah jadikan kita diantara Ahli Surga Rahmat Allah karunia dan kasih sayangnya Allah menyebutkan tentang orang-orang yang mereka ikhlas mereka penghuni surga ketika mereka di dunia Allah sebutkan bahwa mereka itu Mereka memberi makan Padahal mereka butuh makanan itu tetapi mereka tetap memberikan makan kepada miskinan watiman wa orang miskin anak yatim dan kepada tawanan mereka memberikan makan dan ikhlas karena Allah Taala kemudian mereka mengatakan Sesungguhnya kami memberimakan pada kalian ya benar-benar hanya untuk wajah Allah kami tidak harapkan dari kalian balasan ya tidak pula ucapan terima terima kasih ya Ini bukti keikhlasan mereka n maka dari itu kaum muslimin kaum muslimat rahimakumullah para pemirsa ya memang keikhlasan itu tidak mudah namun seorang harus berupaya untuk ikhlas dalam amalnya yang dicontohkan dalam surat al-insan ini bahwa mereka memberi makan dan ketika mereka memberi makan pada orang yang membutuhkan makan itu ya mereka betul-betul hanya karena Allah dan tidak mengharapkan balasan tidak pula mengharapkan ucapan terima kasih ya ini menunjukkan keikhlasan mereka kepada Allah Taala makanya kita kalau berikan pada seeorang ya kemudian dan kadang-kadang memang ada orang yang tidak ucapkan terima kasih biarkan wong kita Tujuannya adalah untuk memberi karena karena Allah dia tidak ucapkan terima kasih itu urusannya ya tapi niat kita ketika memberikan karena Allah maka jangan marah ya jangan ngamuk ketika ada orang yang kita Berikan dia tidak ucapkan matahari dia tidak ucapkan terima kasih ter panggil orang itu kamu sudah punya adab kamu sudah punya akhlak ya Misalnya gitu ya kasih gak terima kasih nah ini ya tidak ikhlas namanya dia minta sesuatu minta ucapan terima kasih dari orang yang yang diberikannya ya orang yang Mukhlis benar-benar karena Allah baik kaum muslimin rahimani warahimakumullah demikian pembukaan dari bab tentang tahrimur riba eh tahrimur Riya bab tentang Tahrim arriya Sebai mukadimah Insyaallah dilanjutkan pada kesempatan akan datang Masih Ada Waktu insyaallah 10 menit untuk sesi berikutnya tanya jawab demikian dapat disampaikan wallahu taalaam jazakallahu Kiran atas nasihat yang telah diberikan oleh Ustaz mubar muim LC hafahullahu taala dari pembahasan kitab radus shihin k al imam annawawi dan selanjutnya undang anda sahabatja di manapun Anda berada untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat pertanyaan pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau Mel telepon di nomor 0218236543 baik Az kita angkat pertanyaan pertama melalui Pan WhatsApp dari ibu di arjasari Bandung ingin bertanya Ustaz izin bertanya di satu masjid uang kas sudah banyak Ust 100 juta lebih dan ada yang pinj dan pengembaliannya ini dibayar lebih Ust dan diterima lalu dijadikan uang kas masjid juga dan sampai sekarang kalau ada yang meminjamayarnya selalu lebih Apakah ini jug termasuk Ust mohon nasatnya perama harus diingat bahwa ketika kaum muslimin menginfakkan sebagian dari harta mereka untuk Masjid itu tujuannya adalah agar uang itu dimanfaatkan untuk pengelolaan masjid ya untuk pengelolaan masjid ya Jadi bukan untuk dipinjamkan kepada orang lain ya ini sudah satu Apa langkah yang tidak tepat tatkala uang itu di kumpulkan tidak dibelanjakan ya ya ini satu sikap yang tidak benar karena apa ini menghalang-halangi orang dari pahala mereka mereka memberikan infak itu untuk mendapatkan pahala tapi uang itu di disimpan ya ada dibelanjakan yang berarti ada yni semacam ya ya semacam ya satu perbuatan yang Yi tidak amanah ya tidak amanah atau kurang amanah karena pada hakikatnya orang menyumbangkan uangnya di masjid ya untuk operasional untuk keperluan Masjid tapi kemudian dikumpulkan bahkan kadang-kadang disimpan di bank ya diambil ribanya nauzubillah ya atau dijadikan untuk pinjaman apa namanya eh orang yang meminjam ini tidak dibenarkan karena apa ya Dari mana pengurus Masjid itu mendapat izin untuk meminjamkan uang itu kepada orang kepada orang lain ya jadi meminjamkan saja itu sudah tidak berdasarkan pada landasan dalil yang benar Nah sekarang apalagi mengambil meminta atau meminta lebih dari orang yang dipinjamkan uang tersebut ini termasuk langkah-langkah yang sudah tidak tepat dan alangkah baiknya orang Masjid itu betul-betul dimanfaatkan yang sebaik-baiknya ya disalurkan pada ee keperluan pada hal-hal yang memang dibutuhkan ya kalau ada orang mengatakan masjid tidak membutuhkan duit sebetulnya tetap butuh dalam arti kebersihan perbaikan dan seterusnya ya maka salurkanlah uang masjid pada pada tempatnya ya uang masjid ini ada di masjid-masjid itu bukan untuk dipinjamkan kepada orang ya bukan untuk dipinjamkan pada orang maka dari itu di sini pentingnya ya pengurus Masjid itu harus mempunyai kotak-kotak tertentu artinya begini ada uang yang disumbangkan masyarakat yaitu untuk eh operasional masjid Letakkan uang ini pada posnya ada kadang-kadang uang zakat yang dititipkan oleh sebagian masyarakat kepada masjid Letakkan uang zakat ini pada pada tempatnya pada kotaknya sendiri ya jangan dicampuradu nah kalau ada orang mungkin yang susah yang sulit ya dia berhak mendapatkan zakat itu kasih dari uang zakat itu ya Jadi kita Letakkan uang itu pada posnya masing-masing jangan dicampur adu jangan dicampur adu ini mungkin arahan kepada mereka yang mengurus masjid mengurus masjid itu amanah ya jangan sampai kita selewengkan Jangan sampai kita salah atau kurang amanah dalam menjalankan ee dana Masjid itu karena kita akan bertanggung jawab di hadapan Allah subhanahu wa taala ini mungkin arahan dari kami wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasan dan nasihatnya dan untuk berikutnya kita angkat pertanyaan melalui telepon di 0218236543 kami persilakan Halo untuk dipinjam Iya dengan siapa Di mana ibu dengan saya digersik Mas baik silakan Ibu asalamualualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh mau bertanya ustazana Ustaz kalau begini ya Ada kelompok ibu-ibu PKK yang setiap bulan kan menabung tapi gak ditaruh di bank Ustaz di rumahnya ketua kelompok PKK itu terus ada anggota yang pinjam setelah pinjam itu ya Ustaz waktu jatuh tempo kurang berkali-kali ditagih tidak tidak nyaur gitu loh belum nyaur Wu jatuh tempo Lah terus lama-lama karena bulat diikhlaskan tetapi karena ini kepunyaan orang banyak kalau ibuelompok ibu kelompok PKK itu ada yang ikhlas ada yang tidak ikhlas Bagaimana Ustaz termasuk riba nomor nomor sat itu nomor dua bagaimana Ustaz kalau dengan rekening rekening ya reening [Tepuk tangan] BSI Apakah juga termasuk riba dua ya Ustaz baik Mbah nuwun barakallahikum wabarakatuh mohon maaf atas salah kata baik jazakahu Kiran untukik silakan Ustaz ee baik tentang pertanyaan yang pertama itu eh hendaknya ketika membuat ya semacam organisasi PKK tadi harus ada akad ketentuan-ketentuan ya karena dikhawatirkan seperti yang ditanyakan tadi ya maka di situ ada ketentuan misalnya mereka sepakat hal-hal disepakati dengan PKK ini atau istilahnya misalnya mungkin arisan ya bahwa misalnya ada orang yang memang betul-betul butuh ya dari anggota maka di ikan itu pun misalnya ada batas ada angka-angka tertentu kalau dia meminjam ya kalau dia membutuhkan betul-betul membutuhkan ya Misalnya di bawah R juta e r juta ke bawah maka dia diberikan kalau R juta ke atas Misalnya dia mengupayakan untuk menggantikannya atau ee membayarnya yang di atas angka 1 juta artinya begini bahwa eh organisasi-organisasi seperti ini Entah PKK atau arisan sebaiknya ada Beberapa kesepakatan yang ditulis sebelum diadakan sehingga tidak melenceng dari dari ketentuan-ketentuan itu contoh yang ditanyakan tadi ketika diikhlaskan Atau sudahlah gak usah bayar orang karena dia tidak mampu membayar ada orang yang ikhlas ada yang tidak ikhlasah ini contoh karena apa tidak ada perjanjian sebelumnya tidak ada ketentuan-ketentuan sebelumnya maka dari itu penting di sini sebelum misalnya adakan hal seperti itu harus dibuat ketentuan-ketentuan yang disepakati oleh semua anggota ya yang disepakati oleh semua anggota ya Sehingga ee bisa menjalankan keuangan itu sesuai dengan apa yang disepakati selama tidak bertentangan dengan ee agama Allah tidak mengandung riba dan seterusnya maka itu Alangkah baiknya kalau ada ketentuan akibat dari tidak ada ketentuan kadang-kadang sebagian pengurus mengambil putusan sendiri Sudahlah diikhlaskanlah orang ini duit itu tapi ada di antara mereka yang tidak tidak ikhlasarena tidak ada ketentu ketentuan seand ada ketentuan sebelumnya maka Insyaallah ada jalan jalan keluar ya karena salah satu apa salah satu hikmah dari apa namanya misalnya arisan yang bersifat taawun bersat tolong-menolong itu adalah untuk menolong orang yang tidak yang tidak mampu bukan untuk malah menceki mereka tidak itu di antara hikmah dari adanya perkumpulan semacam arisan yang dibolehkan dalam agama ya ad untuk tolong menolong satu dengan yang lainnya Adapun ketika tidak ada ketentuan maka bisa saja yaitu terjadi penyimpangan-penyimpangan yang membuat sebagian orang tidak ikhlas dengan hartanya itu dan itu tidak di ya tidak dibenarkan adapun yang kedua tentang yang ditanyakan ya memang begini Ee kita bisa bayangkan snya orang punya duit yang banyak kalau seorang punya duit sedikit mungkin disimpan di rumahnya aman-aman saja tapi ketika seorang punya duit yang banyak ya maka tidak tidak mungkin dia itu apa menyimpan di rumahnya karena faktor keamanan misalnya Oleh karena itu mungkin ada yang taruh di ee apa misalnya di Bank Muamalat atau at yang EE bank-bank Syariat Yang lainnya Ya misalnya untuk demi keamanan demi keamanan ya maka Itu pun apabila ada ada ada istilah mereka keuntungan yang diberikan Menurut kami wallahu taala alam tetap dikeluarkan ya jangan diambil ya Yang punya kita hanya modal saja berapa yang kita simpan misalnya kita simpan 500 juta letakkan di otak kita di bak kita uang aku di bank ini bank syariah ini 500 juta ya kalau tahu misalnya setelah berapa bulan ya ada kelebihan maka ambil yang lebih itu sedekahkan atau diberikan pada yang yang lainnya wallahu taala alam itu mungkin salah satu jalan keluar dalam hal ini ya wallahuam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasan dan nasehatnya dan pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan kita pagi hari ini pertanyaan dari hamba Allah di Jati Barang Jawa Tengah Pertanyaan Ustaz saya selalu berjamaah dan salat fardu di masjid di lingkungan rumah tinggal namun jemaahnya masih jauh dari sunah pertanyaannya Ustaz Apakah ketika kita mengambil saf paling depan dan terbersit dalam hati supaya bisa jadi contoh oleh jemaah di belakangnya Apakah ini termasuk R Ustaz mohon penjelasannya Ustaz eh baik tentang pertanyaan ini kita kembali kepada hadis nabi sah Al wasallam inamalalu binniat suungguhnya ya amal-amal itu hanya tergantung pada niatnya Jika seorang berniat untuk memberikan contoh ya Dia berbuat satu kebaikan memberikan contoh maka Insyaallah ini bukan RI ya demikian pula ketika dia salat satu masjid ya dia berupaya untuk salat sesuai dengan tuntunan Rasul wasallam Shi salatlah sebagaimana kalian melihat aku salat ya dengan niat Dia memberi contoh pada yang lainnya maka Insyaallah tidak tidak mengapa ya Insyaallah tidak mengapa ya maka Adapun kalau sudah mulai muncul RI ya itu yang harus di harus ditolak ya Jadi kembali pada niat kalau niat kita memberi contoh maka insyaallah ketika kita menjadi contoh yang baik kemudian diikuti oleh orang lain maka Insyaallah kita mendapatkan pahala ya dari orang yang mengikuti kebaikan tersebut ya Jadi kita selalu ya perbaiki niat kita selalu introspeksi hati-hati kita ya Ini karena Ya kembali kepada kepada niat kita maka dari sinilah pentingnya seorang muslim selalu ya Ee membersihkan hatinya membersihkan niatnya ya dan selalu ber upaya untuk ikhlas dalam beramal namun yang ditanyakan tadi jika seorang ingin memberi contoh kepada orang lain Insyaallah tidak mengapa ya dia lakukan hal itu dan mudah-mudahan diterima oleh Allah subhanahu wa taala amal ibadahnya demikian wallahu taala alamakumullahu Kiran Ustaz atas bimbingan di kajian kita di pagi hari ini dan juga bimbingan dalam sesi tanya jawab dan pertanyaan tadi menjadi penutup dari edisi kajian kita pagi hari ini fadal ikhtitam dari Antum Ustaz kaum muslimin kaum muslimat para pemirsa dan para pendengar televisi radio Roja di mana pun anda berada pertama-tama yang harus kita Tanamkan dalam diri kita yaitu Mari kita terus menuntut ilmu dengan penuh keikhlasan karena ilmu inilah ya yang membawa seorang hamba kepada Rida Allah ya dengan niat yang ikhlas karena Allah dia menuntut ilmu maka Insyaallah dia akan mendapatkan apa yang di diinginkannya dari keridaan Allah subhanahu wa taala ya Kemudian yang kedua kita upayakan ya kita upayakan agar ilmu yang kita peroleh kita amalkan sedapat mungkin kita amalkan ya jangan sampai kita tinggalkan apa yang kita miliki ya ya kita jangan hanya ibarat orang yang pandai berkuar-kuar t Quran dan Sunah ya tapi jauh dari tuntunan Quran dan Sunah ya jauh dari akhlak al-qur’an dan Sunah Oleh karena itu harus selalu meningkatkan ya dua hal ilmu dan amal setiap meningkat ilmu kita juga berupaya meningkat amal ibadah kita meningkat ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa taala kalaupun seorang terjerumus dalam dosa karena dia sebagai manusia segera kembali pada Allah Azza wa Jalla segera bertobat pada Allah subhanahu wa taala Allah Maha Penerima tobat hamba-hambanya ya demikian mungkin nasihat kami mari terus menuntut ilmu senantiasa berzikir pada Allah Taala Kapan dan di mana pun kita berada ya di kantor di jalan di rumah selalu kita ini perbanyak berzikir kepada Allah subhanahu wa taala Allah bersama orang-orang yang senantiasa berzikir mengingat Allah subhanahu wa taala dan semoga kita termasuk di antara hamba-hamba Allah yang wakirinah kirakir orang-orang yang banyak berzikir melihat Allah subhanahu wa taala baik laki-laki maupun wanita demikian semoga bermanfaat ya Eh apa yang disampaikan tadi terutama untuk diri saya pribadi dan untuk semuanya semoga bermanfaat lebih kurangnya saya mohon maaf wazakumullah Khair asalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakumullahu kir kepada Ustaz mubarim LC hafahullahu taala yang telah memberikan bimbingannya kepada kita di edisi kajian pagi hari ini langsung dari Studio di St Ali Bin Abi thb Surabaya dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan atas kebersamaan anda sahabat rja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang Saleh mohon maaf atas segala kekurangan dan sampai bertemu kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply