Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 [Musik] FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin wasu wasamsal wa alihi waihiin ikhat Islam pemerhati R di manapun Anda berada Barakallah Fik jazakumullahu kir kita memuji Seraya bersyukur kepada Allah atas segala nikmat serta karunia yang telah Allah limpahkan pada kita semuanya sehingga pada kesempatan Rabu Pagi hari ini kita dapat bertatap muka berjumpa kembali guna mengikuti bimbingan serta pelajaran yang Insyaallah sesaat lagi akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Ahmad Zainuddin Lc hafidallahu taala dari iniik kediaman beliau di Banjarmasin Kalimantan Selatan dari lanjutan pembahasan Kab Fathul Majid saruh kitabit tauhid danat Islam ter lupa selawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti untuk sesi kedua nanti kami berikan kesempatan silakan bertanya di 0218236543 atau pesan singkat di 0819896543 kita memohon Taufik dan keberkahan dari Allah untuk bisa bersabar dalam mengikuti pelajaran ini dan bisa memetik hikmah serta faedah dan pelajaran bermanfaat dari penjelasan beliau di kesempatan pagi hari ini langsung saja kita simak pelajaran ini kar Ustaz kami persilakan ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahim inalhamdulillah nahmaduhu wasastainuhuagfiruhubillahiu anfusinatiahillahu u Muham abuahuml Yaum Muhammadin Sallahu Alaihi Wa alihi was wa bidah waid Alhamdulillah kita bersyukur pada Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu Pagi 25 almuharram 1445 Hijriah bertepatan dengan 31 Juli 2024 kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk duduk bersama mengkaji kembali kitab Fathul Majid Syarh kitab tauhid yang ditulis oleh oleh fadilat Syekh Abdurrahman Bin Hasan Al rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi waa alihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yangulia kita berdoa allahma inaluka Allah aminillah muslimin yang saya cintai karena Allah pemsa R TV para pendengar radio ro dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini di man Man pun berada pada kesempatan kali ini kita membahas tentang ee bab yang baru yaitu bab yang ke34 Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab annajri penulis Kitab Tauhid berkata babu Minal Imani billahirarillah ya artinya bab termasuk keimanan kepada Allah subhanahu wa taala adalah bersabar atas takdir Allah Subhanahu Wa taala bersabar atas takdir Allah subhanahu wa taala J ini bab yang ke-35 dan penulis membawakan beberapa dalil makna bab ini adalah menjelaskan bahwa bersabar atas musibah termasuk kesempurnaan tauhid bersabar atas musibah adalah termasuk dari kesempurnaan tauhid sedangkan hubungan bab ini dengan Tauhid bahwa bab ini menunjukkan tidak bersabar atas musibah adalah mengurangi kesempurnaan tauhid karena seorang hamba hukumnya wajib bersabar atas musibah karena bersabar atas musibah yang hukumnya wajib itu berarti dia sudah mengimani takdir dan mengimani takdir adalah termasuk daripada kesempurnaan tauhid Berarti siapa yang tidak bersabar ketika mendapatkan musibah maka berarti dia tidak sempurna tauhidnya [Musik] Nah kita baca apa yang disebutkan oleh penulis penulis berkataam AHM rahah ta ma kitabi wail hadahihr rawahu ahmadu wa muslim berkata Imam Ahmad rahimahullahu taala Allah subhanahu wa taala menyebutkan sabar di dalam al-qur’an sebanyak 90 tempat dan di dalam hadis hadis yang sahih ada asabru Sabar adalah cahaya rawahu ahmadu wa muslim hadis riwayat Imam Ahmad dan imam muslim Na dan yang dimaksud dengan asabruya Sabar adalah ee cahaya atau Lentera maksudnya adalah yaitu seorang yang bersabar maka dia akan di tunjuki oleh cahaya yang penuh dengan ke kekhawatan dan cahaya tersebut memberikan kepada petunjuk yang lurus dan ketika rasulullahi Sallallahu Alaihi Wa wasallam bersabda asabr maka ini adalah ucapan ungkapan kenabian yang sangat indah karena Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menggambarkan atau mensifati sabar dengan diaya Danya secara hakikatnya adalah cahaya yang dibarengi dengan kehangatan beda dengan cahaya nur yang di dalamnya ada cahaya tapi tanpa kehangatan ketika Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwa sabar itu adalah cahaya yang penuh dengan kehangatan karena memang orang yang bersabar saat mendapat musibah dia e penuh dengan perjuangan beda dengan Nur kata Nur Nur dia cahaya tapi tidak tanpa kehangatan makanya Allah berfirman dalam surat Yunus ayat 5 asamsu [Musik] walaralar Allah menjadikan Matahari sebagai dia cahaya tapi ada kehangatannya pada panasnya dan ehqamar nur cahaya tanpa ada kehangatan n ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala maka orang yang bersabar akan penuh dengan kesulitan akan penuh dengan ee ee perjuangan ya Oleh sebab itu seorang muslim tidak boleh lemah tidak boleh ee putus asa saat mendapatkan musibah gak boleh dan hendaklah dia minta pertolongan kepada Allah subhanahu wa taala dan hendaklah dia arbunya hanya kepada Allah subhanahu wa taala sampai ujian tersebut hilang dan sampai ujian tersebut tidak ada lagi Ikhwan dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kemudian penulis berkata Bu dan Imam Bukhari dan imam muslim meriwayatkan secara ya artinya tidak ada seseorang diberikan pemberian yang paling terbaik dan paling luas selain sabar maksud dari hadis ini adalah bahwa ee seseorang ketika mendapatkan dirinya sabar atas musibah maka pada saat itu dia mendapatkan kebaikan kemudian dia mendapatkan keberkahan yang terbaik dari Allah subhanahu wa taala karena apabila seorang manusia itubur selalu bersabar atas musibah yang Allah subhanahu wa taala berikan maka dia akan bisa menanggung segala macam masalahan kesulitan musibah yang menimpanya meskipun setan mengajak dia untuk berbuat keburukan maka dia tidak ma dia bersabar meskipun setan memberikan kepada dia bisikan waswas keterpurukan dengan sabarnya dia bisa menahan diri maka jika seorang manusia diberikan oleh Allah subhanahu wa taala kesabaran maka ini adalah hal yang paling terbaik yang diberikan oleh Allah kepada manusia dan paling luas yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala Oleh sebab itu engkau akan melihat seorang manusia yang sabar jika di ee beri gangguan oleh manusia lainnya disakiti oleh manusia lainnya maka apabila ia mendengar dari yang menyakitinya yang menzaliminya bahwa yang menzalimi dan menyakitinya tersebut akan mendapatkan keburukan atau telah mendapatkan keburukan maka dia tidak responsif Tetap tenang kalbunya tetap eh biasa saja tidak terlalu gembira karena yang menzaliminya mendapatkan musibah juga ya biasa saja dan apabila dia ee mendapatkan kezaliman dari orang lain dia bersabar dia tidak marah dia Dia Tegar karena dia sabar atas ujian dari Allah subhanahu wa taala dengan begitu hati seseorang akan tetap tenang tetap bahagia makanya inilah maksud daripada hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tidaklah diberikan seseorang siapun pemberian Apun yang paling terbaik dan paling luas daripada kesabaran orang yang sabar saat diuji dia tetap tegar Teguh saat mendengar orang yang menzaliminya mendapatkan musibah dia juga tetaparuh tidak terlalu a atau terlalu mensyukuri rasa gara-gara eh apa namanya itu semua gara-gara kezaliman yang pernah saya berikan kepada apa kezaliman yang pernah engkau e berikan kepada kepada kepadaku dan tidak juga seperti itu ya dia tenang dapat musibah dia tenang diganggu orang dia tenang ee kemudian orang yang mengganggunya itu dia tenang begitu ya maka pada saat itu orang yang mengganggunya itu ter apa mendapatkan keburukan juga dia tenang karena dia bersabar dia bersabar nah kemudian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala penulis kemudian berkata Q Umar radhiallahu Anhu wiris B rawahul Bukhari yang artinya kami dapati sebaik-baik bekal hidup adalah sabar ini menunjukkan bahwasanya seseorang semestinya ketika dia mendapatkan ee musibah ujian maka dia bersabar kepada Allah Subhanahu dan itu adalah Bekal terbaik itu adalah senjata terbaik untuk mendapatkan ke apa namanya mendapatkan kebaikan di dalam kehidupan ini ya bahagia tenang dengan kesabarallah Ali bin abiallah anu berkata sesungguhnya Sabar dari keimanan bagaikan kedudukan kepala dari anggota tubuh kalau seandainya ada tubuh tanpa kepala maka itu akan mati begitu pula seorang yang beriman akan tetapi tidak memiliki kesabaran maka dia akan mati ya kemudian Ali Bin Abi Thalib suaranya Ingatlah sesungguhnya tidak ada keimanan Apun bagi siapa yang tidak memiliki kesabaran kudian mengatakan dan pengambilan kata sabar itu dari kata eh yang artinya dari dari kataar dan sabaro artinya adalah habasa atau mana Nah wasr habs nafs dan kesabaran adalah menahan diri dari melakukan pergerakan yang EE yang apa ya menahan diri dari melakukan pergerakan yang yang EE dari rasa takut menahan diri dan melakukan pergerakan dari rasa tidak nyaman kalau seandainya dia disakiti lalu dia Tahan Dirin tahan lisan tidak berkata-kata kasar berkata-kata kotor tahan kalbu tidak menggerutu tahan anggota tubuh tidak mengerjakan yang mungkar maka pada saat itu dia bersabar W habsul lisanasaki watasakub termasuk bersabar menjaga lisan dari berkeluh kesah dan dari mengadu berkeluh kesah dan dari menggerutu maksud saya ya Wal Jawar rahimahullah dan menahan anggota tubuh dari menempeleng merobek baju dan semis disebutkan oleh Imam ibu aljauziah rahimahullahah itulah pengertian sahabat menahan anggota tubuh dari jaza jaza itu berbuat yang sebagai apa E menahan diri dari jaza jadi menahan diri kita dari sesuatu yang tidak disukai kemudian menahan lisan kemudian menahan anggota tubuh lain nah kemudian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala wamu Aqsa dan ketahuilah sabar itu ada tiga bagianrun ala Ma amarahu Bih bersabar atas apa yang Allah subhanahu wa taala perintahkan [Musik] dengannya dan bersabar atas apa yang dilarang tidak mengerjakannyarun mau Minal dan bersabar atas apa yang di tetapkan oleh Allah subhanahu wa taala dari musibah-musibah bersabar atas apa yang diperintahkan oleh Allah Maksudnya saat seseorang ingin men dapatkan atau ingin mengerjakan ketaatan maka dia harus sabar Teguh tak taat atau bersabar dari menjauhi yang dilarang menahan dirinya dari hal-hal yang dilarang kemudian yang ketiga bersabar atas ketetapan berupa musibah dari Allah subhanahu wa taala nah para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala eh kemudianis membawakan dalil ya dalil yang pertama yang dibawakan oleh penulis Dal yang pertama yaitu wa taala w y billahah nya dan siapa saja yang beriman kepada Allah niscaya Allah subhanahu wa taala akan memberikan petunjuk kepada kalbunya akan memberikan petunjuk kepada kalbunya dan Allah subhanahu wa taala Maha Mengetahui segala sesuatu para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ayat ini Wa aalul ayah dan ayat ini yang pertama ma as apa saja yang menimpa dari musibah tidak ada kecuali dengan izin Allah subhanahu wa taala tidak ada kecuali dengan izin Allah subhanahu wa taala Wa w yaitu dengan kehendaknya dan juga keinginannya dan juga hikmahnyauk sebagaimana di dalam ayat yang lain Allah berfirman W Fi anfusikum illa Fi kitab inaah yang artinya tidak ada musibah di atas muka bumi ini dan juga pada diri kalian kecuali sudah tertulis di dalam Kitab yaitu Al almahfuz sebelum terjadinya sesungguhnya hal tersebut sangatlah mudah bagi Allah subhanahu wa taala surah alhadid ayat 22 dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar yaitu orang-orang yang apabila menimpa mereka musibah mereka mengucapkan inillah Sesungguhnya kami milik Allah dan Sesungguhnya kami kembali kepada Allah mereka adalah orang-orang yang mendapatkan pujian dari Allah subhanahu wa taala dan kasih sayang dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk dari Allah subhanahu wa taala surah Albaqarah ayat 155 sampai 1550 7 nah ayat-ayat ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subh Subah wa taala adalah ayat-ayat yang menunjukkan bahwa musibah itu dengan kehendak Allah dan keinginan Allah serta hikmah dari Allah yang lebih mengetahui apa yang ada di dalam ayat-ayat ini Allah subhanahu wa taala yang lebih mengetahui hikmah dari musibah yang didapat oleh seseorang Allah subhanahu wa taala yang lebih mengetahui nah quuillah sedangkan tadi disebutkan dalam ayat dan siapa yang beriman kepada Allah Allah akan memberikan petunjuk kepadanya Q Abbas radhiallah anhuma Abdullah bin Abbas radiallah anha berkataii Illa bnillah di dalam eh apa dalam FirmanNya kecuali dengan izin Allah maksudnya kecuali dengan perintah dari Allah Subhan maksudnya adalah semuanya berdasarkan takdirnya dan kehendaknya maka Siapa yang beriman kepada Allah niscaya Allah akan memberikan petunjuk kepadanyaimaaha biqadarillahar wasab wasaslqillah hadallahubahu maksudnya adalah siapa yang mendapatkan musibah lalu ia meyakini bahwa musibah tersebut berasal dari ketetapan Allah lalu dia bersabar dan dia berharap pahala dan dia berserah diri untuk ketetapan Allah subhanahu wa taala tersebut niscaya Allah subhanahu wa taala akan memberikan petunjuk kepadanya dan memberikan petunjuk kepadabunya dan iknya dengan apa yang EE hilang darinya dari perkara dunia Allah akan memberi petunjuk ke dalam kalbunya dan Allah meyakinkan kalbunya dan Allah subhanahu wa taala menjadikan kalbunya percaya terhadap takdir tersebut dan kadang Allah subhanahu wa taala ganti dengan apa yang Allah subhanahu wa taala telah ambil darinya Allah subhanahu wa taala ganti ya ya kadang seperti itu n wallahu Bim firman Allah subhanahu wa taala Allah Maha Mengetahui dengan segala sesuatu ini adalah peringatan bahwa semua itu terjadi atas Ilu Pengetahuan Allah Subhanahu Wa taal yang dengan ilmu pengetahuan tersebut terdapat hikmahnya mewajibkanan dan keridaan maksudnya begini para Ikhwan Jadi kalau ada orang mendapat musibah lalu dia beriman kepada Allah bahwa ini musibah adalah ketetapan Allah dan ketetapan Allah itu berdasarkan ilmu pengetahuan Allah subhanahu wa taala lalu ketetapan Allah itu sudah Allah Tuliskan 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi dan ilmu pengetahuan Allah tadi mengandung Hikmah di dalamnya maka ini pemikiran dengan cara seperti ini membuat seseorang akhirnya ee bersabar atas musibah Rida atas musibah seperti gu [Musik] kemudianq berkata alqamah berkata alqamah ylim rawahu Jar wanu Abi dia adalah seseorang yang terkena musibah lalu dia meyakini bahwa musibah Itu dari sisi Allah l kemudian dia bersabar dan dia Berserah diri kepada Allah subhanahu wa taala maka ee ucapkan alqamah ini diriwayatkan oleh Imam dalam kitab tafsirnya dan juga Imam Ibnu Abi had wa alqamah Hua Ibnu Qais Ibnu Qais Ibni Abdillah annakai alqamah adalah Ibnu Qais Ibni Abdillah anfi beliau dilahirkaniyati nabi sallahui wasallam dilahirkan pada zaman kenabian abak waisah dan alqamah mendengar dari Abu Bakar Umar utman Ali Saad bin Abi waqas Abdullah Bin dan Aisyah dan selain mereka Radiallahu anhu wahuib tabiin dan beliau termasuk dari pembesar Dar generasi para tabiin wa ajill dan eh tokoh-tokoh terkenal dari kalangan tabiin waul dan ulama dari kalangan tabiin dan Rawi terpercaya dari kalangan tabiin Mat dan meninggalelah umur 60-an Hijriah disebutkan tadi oleh alqam Dia adalah seorang yang mendapatkan musibah lalu dia mengetahui Bah musibah Itu dari sisi Allah lalu akhirnya dia dan men ini adalah ini atau riwayat perkataan iniiwayatkan oleh suimin dari Abu dari abia Berk ia Berk perahers diacak di hadapan beliauatend musibah lalu dia meyakini bahwa musibah Itu dari sisi allah subhanahu wa taala Lalu setelah itu dia Merida dan bersabar begitulah ee redaksi yang dibawakan oleh Imam Ibnu jarir atthabari rahimahullahu taala nah kemudian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala eh ya Nah itu dulu yang bisa kita pelajari Pada kesempatan kali ini tentang sabar atas takdir Allah subhanahu wa taala kesempurnaan penerapan tauhid karena dengan bersabar seseorang akhirnya mengetahui bahwa semuanya terjadi atas takdir Allah subhanahu wa taala silakan Jika ada yang ingin ditanyakan wallahuam saya kembalikan kepada akahah telaheluangkan waktunyatuk bimbingan dan pelajaran di kesempatan pagi hari ini selanjutnya kami berikan kesempatan bagi anda ingin memperdalam seputar pembahasan bisa bertanya langsung kepada Ustaz melalui via telepon 0218236543 dengan anda menyebutkan nama dan dari mana anda berasal juga kami Ingatkan untuk pesan singkat di [Musik] 0819896543 silakan halo silakan Halo belum terhubung kami berikan kesempatan di 0218236543 Halo silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh ibu dengan siapa ini gimana mohon maaf dengan hamba Allah dari Pak ustaz silakan pertanyaannya Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam ya begini Pak ustaz eh Apakah yang dimaksud eh kita memahami takdir itu eh ketapan Allah itu sesuai dengan ilmunya begini Pak ustaz misalnya seseorang ditetapkan di surga atau di neraka kemudian Allah tetapkan berdasarkan ilmu Allah subhanahu wa taala karena telah mengetahui seseorang itu akan berbuat baik atau apakahikian Pak ustaz Kemudian yang kedua Pak ustaz tentang sabar Apakah kita boleh mendoakan kezaliman eh terhadap orang yang berbuat buruk kepada kita Apakah itu termasuk tidak bersabar Pak demikian pakikmah wabak Waalikumsalam warahmatullah silakan at ee sese ketika meyakini tentang takdir maka yang dimaksud dengan berkeyakinan tentang takdir adalah dia meyakini bahwa Allah subhanahu wa taala telah menetapkan segala sesuatu yang akan terjadi di atas muka bumi ini bahkan di alam semesta ini dengan ilmu pengetahuan Allah Subhanahu Wa Allah tetapkan akan hal tersebut Lalu setelah itu Allah menuliskan ketetapan itu 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi lalu kemudian Allah subhanahu wa taala Apapun yang terjadi di atas muka bumi ini atas kehendak Allah dan ciptaan Allah Itulah mengimani takdir Apabila ada orang berbuat baik maka itu sudah ketetapan Allah 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi yang Allah ketahui itu dan Allah itu di dalam Kitab lahul mahfuz dan hal itu terjadi atas kehendak Allah dan atas ciptaan Allah subhanahu wa taala begitu juga ada kalau ada orang berbuat keburukan maka berartiuruk tersebut atas kehendak Allah dan atas ciptaan Allah dan Allah subhanahu wa taala sudah tetapkan itu 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi sebelum penciptaan langit dan dan bumi dan apa yang terjadi itu adalah ciptaan Allah dan kehendak Allah nah wallahuam Ustaz mengenai yang kedua tadi apakah termasuk sikap yang tidak sabar mendoakan orang berzalim yang berbuat zalim kepada kita silakan e bismillahhamdulillah seorang yang terzalimi dia berhak untuk berdoa kepada Allah atas kezaliman yang dia dapatkan dan itu tidak menunjukkan bahwa dia tidak sabar karena rasulahuhi was bersabda aha wainallah hijab doanya orang yang terzalimi tidak ada hijab antara dia dengan Allah subhanahu wa taala maka pada saat itu kalau ada orang yang terd dia ingin e apa namanya berdoa keburukan atas orang yangim maka itu hak dia dan tidak mengurangi kesabarannya wuam baik kita akan beralih ke pesan singkat pertanyaan dari hamba Allah Asalamualaikum Ustaz izin bertanya jika seorang anak melakukan dosa kepada orang tuanya dan dia merasa dia berdosa dan telah bertobat Allah telah menghukumnya dengan kehilangan pekerjaannya namun dia sadar dan sabar dengan ketentuan Allah serta terus berdoa pertanyaannya Apakah Allah akan mengampuni doa dan mengembalikan lagi rezekinya sehingga ia kembali bisa bekerja dan menafkahi keluarga dan orang tuanya Ustaz jazakumullahu Khairan silakan di awal apa tadi di awal jika seseorang anak dia merasa berdosa kepada kedua orang tuanya dan dia telah bertobat dan Allah menghukumnya dengan kehilangan pekerjaan namun dia sadar dan sabar dengan ketentan Allah tersebut dan terus berdoa apakah akan bisa mengampuni dosa-dosanya dan mengembalikan lagi rezekinya serta dapat bekerja sehingga dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan orang tuanya silakan ustazahii apabila dia durhaka kepada kedua orang tua maka jika kedua orang tuanya itu masih hidup maka hendaklah dia meminta halal dan mencari Rida orang tua sehingga orang tuanya kemudian Rida kepadanya dan kemudian Apakah ketika anak tersebut asalnya dia durhaka Apakah hilangnya pekerjaan itu akibat kedurhakaannya belum tentu ya belum tentu maka pada saat itu yang paling patut dia lakukan adalah berbakti kepada orang tua bertobat dari kedurhakaan dan berdoa kepada Allah agar diberikan kehidupan yang baik ya berbaik sangkalah kepada Allah Karena wa taala pasti akan menerima tobat orang yang bertobat dan sebagai orang tua semestinya memaafkan kesalahan anaknya dan tidak mengutuk anaknya yang jelas sang anak tugasnya adalah sekarang dia bertobat berbakti pada orang tuanya kalau orang tuanya masih hidup kalau orang tuanya sudah meninggal berbanyak isfar untuk orang dan kemudian berbaik sangka kepada Allah semoga Allah subhanahu wa taala memberikan kehidupan yang baik bagi dirinya wallahuam Barakallah fikum Selanjutnya kami akan bacakan kembali pertanyaan dari pesan singkat dari saudara kita Abu Ihsan di Bekasi Apakah bila kita menyesali apa yang sudah terjadi dan khawatir akan keadaan masa depan kita hal ini termasuk tidak meyakini takdir Allah dan tidak bersabar serta menjadi dosa bagi kita Ustaz silakan Bismillah Alhamdulillah Jika seorang berdosa maka dia sesali atas perbuatan dosanya dan itu termasuk Dar bagian Taubat kepada Allah dan tidak boleh kemudian dia putus asa atas dosa yang pernah dia kerjakan Apalagi sudah dia taubati Adapun dan termasuk daripada putus asa adalah dia berburuk sangka Apakah dia bisa mendapati kehidupan yang baik setelah ini berbaik sangkalah kepada Allah ya sebagaimana hadis rasulu was sebaik-baik kalian Adah orang yang paling terbaik saat masa jahiliah kalau dia belajar agama Islam maka tugas kita sekarangal bertobat kepada allahemud itu ee beramal yang baik mengisi sisa-sisa umur dengan amal yang baik dan jauhkan dari prasangka-prasangka ataupun sikap-sikap keputusasaan karena merasa sudah banyak dosa sulit diampuni dosa tidak diampuni dosa wallahualam tiik Ustaz Barakallah fikum Selanjutnya kami berikan kesempatan untuk Anda penelepon yang terakhir di kesempatan pagi hari ini silakan di layangan telepon 0218236543 Halo silakan 0218236543 manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya secara langsung P Ustaz halo belum terhubung kami bacakan darat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dari hamba Allah Ustaz Saya mau bertanya Apakah benar kalau kita bersedekah saat kita mempunyai hutang itu hukumnya haram karena kan kita ketika bersedekah supaya Allah menggantinya Dan harapannya adalah kita bisa membayar hutang silakan Ustaz bismillahhamdulillah wasatu wasalam rasulillah wa asal hukumnya seorang yang punya hutang maka dia wajib bayar sebelum dia bersedekah tapi jika ingin bersedekah dan dia tetap Nanti bayar hutang tidak mengapa ya karena di dalam agama Islam terkenal mendahulukan yang wajib sebelum yang sunah bersedekah hukumnya sunah sedangkan bayar hutang hukumnya wajib Mak dahulukan yang wajib Tapi Sekali lagi jika seseorang ingin bersedekah dan dia tetap bayar hutang nanti maka dia tidak mengapa untuk bersedekah wallahualam baik Ustaz kita cukupkan pertemuan kita sampai di sini kami mohon maaf karena terbatasnya waktu kita ini kesempatan pagi hari sebelum kami akhiri mohon ihtitam dari Ustaz fadol ya Ustaz Bismillah Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi waashhabihi Wan W Amma ba eh para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ada sebuah kaidah yang disebarkan di tengah kaum pergerakan Islam yaitu alghayah tubarrirul wasilah yang artinya tujuan menghalalkan segala cara maka para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala gara-gara prinsip ini sebagian orang akhirnya menghalalkan segala Ca meskipun kadang tujuannya baik tujuannya menuntut ilmu tujuannya ingin mendekatkan antara suami istri lebih merasa cinta kepada pasangan tetapi gara-gara tujuan yang baik ini sebagian orang menghalalkan segala diantaranya pengajian-pengajian yang bercampur antara laki-laki dan perempuan Meskipun mungkin antara laki dan suaminya dalam satu meja tapi kemudian di meja yang lain laki eh laki dan istrinya maksud dalam satu meja kemudian di meja yang lain laki dan istrinya dalam laki dan suaminya dalam satu laki dan istrinya dalam satu meja di yang lain laki dan e istrinya dalam satu Mega tapi dalam satu ruangan tidak dipisah antara laki-laki dan perempuan maka mungkin niatnya baik untuk menjadikan pengajian lebih Syahdu lebih bisa berpegangan tangan antara suami istri lebih menikmati pengajian tetapi hal tersebut belum terjadi di zaman rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabatnya wa Ahsanul Hadi Hadi muhammadallah sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ataupun pendakwah-pendakwah lain dari para bahkan dari para tabi para tabi Tabi para imam yang empat dan ulama-ulama Salafus Saleh yang mengikuti jalan dakwah Salaf besar tidak pernah melakukan pengajian semodel itu sekali lagi alayah La tubarirul wasilah yang benar adalah tujuan tidak selalu menghalalkan segala caranya harus sesuai dengan petunjuk Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam caranya harus sesuai dengan syariat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan itulah yang akan mendatangkan sakinah mawadah dan rahmah Semoga kita senantiasa mempunyai niat yang baik yang tulus yang Saleh tetapi juga mempunyai mengikuti sunah Rasul Sallallahu Alaihi ini yang bisa sampaikan wallahuamah muhammadalhamdulillahbilamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh warahmatullahi wabarakatuh demikianat Islam pemerhati di manaun anda berada untuk kajian ilmiah dan bimbingan bersama ah pahasan kitab Fathul majidabuhid ini semoga dapat memberikan tambahan ilmu dan kita memohon kepada Allah untuk diberikan keberkahan dan Taufik untuk bisa mengambil pelajaran ini sebagai faedah yang bermanfaat untuk kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai bentuk ketaatan P Allah Subhanahu Wa Ta kesabaran Antum semuanyaiku dari Aal hing akhir jalan ini Insyaallah kita akan bertemu kembali di program yang selanjutnya kami akhiri subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *