Ustadz Abu Zaid Cecep Nurrohman, Lc., M.A. | 10 Pondasi dalam Mendidik Anak

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Bismillahirrahmanirrahim Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruhubuaiillah Man yahdihillahu Fala mudillalah wamay yudlilhu Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu la nabiya ba’d ya ayyuhalladzina amanutaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhanasuttaqu rbakumulladzi khalaqakum Min Nafsi Wahidah wakalaq minha zaujaha wabata minhuma rijalan katstir waisaa [Musik] wattaqulahalladzi tasaaluna bihi Wal Arham Innallaha kaanaikumqiba ya ayyuhalladina amanutaqulah waulu quan sadida ylih lakum aakum wagfirlakum dunubakumahahuq kitabahi Azza Wir Hadi hadyu nabiina Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam umur muhda wa muhdatin bidah w ba maasiral muslimat akhawati fillah rahimani warahimakunallahu ajmain kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala yang kembali memudahkan langkah-langkah kaki kita ke tempat yang mulia ini ke salah satu rumah dari rumah-rumah Allah subhanahu wa taala ke salah satu majelis dari majalisul Ilmi yang di dalamnya kita bersama-sama untuk bertqarub kepada Allah Jalla jalaluhu menjalankan Salah satu ibadah yang sangat Agung yang diperintahkan oleh Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam kepada orang-orang yang beriman yaitu abul ilm Syar mempelajari ilmu agama mempelajari petunjuk al-quranul Karim dan juga sunah rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam karena petunjuk itulah yang menjadi asas kebaikan asas kebahagiaan dan asas keselamatan seorang hamba di dalam kehidupan dunia dan di dalam kehidupan akhiratnya kita mohon kepada Allah subhanahu wa taala agar senantiasa memberikan keikhlasan kepada kita semua di dalam mendatangi majelis majelis ilmu sehingga setiap langkah yang kita langkahkan ke tempat yang mulia ini Allah catatkan sebagai kafarah bagi dosa-dosa kita Allah catatkan sebagai peninggi derajat kita di sisi allah subhanahu wa taala serta sebagai wasilah yang memberikan kemudahan untuk langkah-langkah kita di hari kiamat nanti di dalam memasuki surga Allah subhanahu wa taala selawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan secara sempurna kepada kdwah Hasanah orang-orang beriman nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarga beliau Kepada sahabat-sahabat beliau dan kepada setiap umat rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam yang senantiasa berusaha untuk istikamah berjalan di bawah naungan petunjuk dan bimbingan rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam para jemah yang Allah muliakan di kesempatan sore hari ini di penghujung hari yang ke-26 dari bulan Muharram di tahun 1446 Hijriah kembali kita melanjutkan pembahasan rutin kita di dalam mengkaji kitab asr rakaiz Fi tarbiyatil abna atau 10 pilar pendidikan anak yang ditulis oleh fadilatus Syekh Prof Dr Abdur Razak bin Abdil Muhsin Al Abbad albadr hafidahumallahu tabaraka wa taala dan di sore hari ini kita masuk pembahasan arraqizatu arrabiiatu pilar yang keempat di antara 10 pilar di dalam mendidik anak-anak kita berdasarkan tuntunan al-qur’anul Karim dan Sunah rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata penulis hafidahullahu taala arqizatur rabiatu pilar yang keempat adalah attahsinu Bil adkar membentengi anak-anak kita dengan zikir dan juga doa membentengi anak-anak kita ya dengan zikrullahi Azza waalla berzikir kepada Allah subhanahu wa taala dan berdoa kepada rabbul alamin kata penulisil AB Wal Ain nabawiti di antara pilar-pilar yang sangat Agung di dalam mentarbiah anak-anak kita adalah kesungguhan kedua orang tua Untuk membentengi anak-anak mereka dengan zikir-zikir yang Syari dengan wirid-wirid yang Nabawi yang bersumber dari tuntunan rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam maka ya hendaknya kedua orang tua memiliki perhatian yang besar bagaimana mereka berusaha Untuk membentengi anak-anak mereka dengan zikir-zikir yang Syari dengan wirid-wirid yang yang bersumber dari tuntunan rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam fainna lidzalikaimal arar Alal auladi hifdan wa shahan wa salamatan Minal fitani wasurur kata penulis karena zikir-zikir serta wirid-wirid tersebut memiliki dampak yang sangat besar di dalam yang menjaga anak-anak kita di dalam menuntun ya anak-anak kita menjadi anak-anak yang saleh dan juga menjaga mereka dari berbagai macam fitnah dan juga keburukan ya karena zikrullahi Azza waalla zikir wirid serta doa di antara benteng seorang muslim untuk menyelamatkan dia dari berbagai macam ah dan keburukan baik yang tampak ataupun yang yang tersembunyi bahkan ya syariat telah menuntun kedua orang tua telah menuntun ya seorang ayah dan seorang ibu untuk berupaya membentengi anak keturunan mereka sebelum mereka terlahir ke dunia ini Iya syariat kita menuntun para orang tua untuk berupaya membentengi anak keturunan mereka bahkan sebelum mereka tercipta ya sebelum mereka terlahir di dunia ini di antara dalilnya adalah hadis Nabi Sallallahu Alaihi was wasallam yang dikeluarkan oleh Al imam albukhari dan Muslim di dalam kedua sahihnya dari Jalan Sahabat yang mulia Abul Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahu taala anhuma rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kata nabi yang mulia la ahahum ah Bismillahi Allahumma jibana wannib ma roqtana fainnahu in yuqaddar bainahuma waladun fialika lam yadurohuun abadan kata nabi yang mulia kalau seandainya salah seorang di antara mereka yakni orang tua itu apabila hendak mendatangi istrinya Dia berucap dia membaca doa bismillah allahum jannibna WB maqana ketika seorang suami mendatangi istrinya kemudian dia membaca ya Bismillah Dengan menyebut nama Allah subhanahu wa taala ya Allah jauhkan kami dari setan dari makar setan dari tipu daya setan dan jauhkanlah setan dari apa yang engkau anugerahkan kepada kami yakni berupa anak keturunan ini Doa Yang disunahkan untuk dibaca oleh kedua orang tua ya ketika seorang suami mendatangi istrinya maka hendaknya dia baca doa tersebut istiazah minta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala agar dijauhkan dari makar setan dan kalau seandainya dari hasil hubungan tersebut yang melahirkan seorang anak maka ya anak tersebut dijauhkan oleh Allah subhanahu wa taala dari dan tipu daya setan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau seandainya Allah takdirkan dari hasil hubungan tersebut Seorang anak maka setan tidak akan mampu memudaratkan dia selama-lamanya ya kata Syekh Abdul razq Fau maka makna Sabda rasulahallahu Alaihi wasam [Musik] Ya Allah jauhkanlah setan dari apa yang engkau anugerahkan untuk kami yakni anak-anak kami kata penulis [Musik] [Tepuk tangan] hahsun kalimat di atas doa di atas adalah benteng yang sangat Agung perlindungan Yang Sangat kokoh untuk anak-anak kita yang dengannya sang anak ya selamat dari kebukan setan ya dan juga yakni pihak-pihak yang bersekongkol dengan dengan setan untuk berupaya memberikan keburukan kepada anak-anak kita maka Islam mensyariatkan kepada setiap orang tua ya Untuk membentengi anak-anak mereka dari berbagai macam keburukan bahkan ya Meskipun sang anak belum terlahir ke dunia ini dengan membaca doa di atas kemudian kata Penulis ya Kalau seandainya Allah subhanahu wa taala memberikan anugerah berupa anak kepada kedua orang tua maka sepatutnya kedua orang tua senantiasa memberikan perlindungan ya untuk anak-anaknya rupa istiadah kepada Allah subhanahu wa taala memanjatkan kalimat-kalimat istiazah memanjatkan ya lantunan-lantunan doa yang terucap dari lisan kedua orang tua untuk menjaga anak-anaknya Faan Ibni abbasin radhiallahu anhuma dari sahabat yang mulia Abdullah bin Abbas radhiallahu taala anhuma dalam hadis yang dikeluarkan oleh Al Imam albukhari di dalam sahihnya dan juga Al Imam Abu Daud di dalam sunannya dari Abdullah bin Abbas radhiallahu taala Anhu Beliau berkata kanan nabiu shallallallahu Alaihi wasallama yuawidul Hasana Wal Husain dahulu rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam senantiasa meminta perlindungan kepada Allah untuk kedua cucunya yakni alhan dan alhusain ini di anara sunah Yang disunahkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika nabi yang mulia diberikan Anugerah oleh Allah subhanahu wa taala mendapatkan ya cucu-cucu beliau maka nabi yang mulia senantiasa Meminta perlindungan kepada allaha kepada Allah subhanahu wa taala untuk cucu-cucu beliau maka di antara doa yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ucapkan adalah istiazah untuk kedua cucu beliau alhan dan al-husain Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa untuk keduanya ukuma bikalimaah [Musik] tamah Min kulliitin wa hammah Win kulli Ainin lammah kata nabi yang mulia ya aku mintakan perlindungan untuk kalian berdua aku minta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang Maha Sempurna dari keburukan semua setan dan juga hamah yakni semua binatang yang beracun yang dengan racunnya bisa membunuh Wamin kulli Ainin lam dan dari setiap mata-mata yang hasad Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang berlindung kepada Allah subhanahu wa taala membentengi kedua cucu beliau dengan doa di atas Meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala dengan kalimat-kalimat Allah yang Maha Sempurna dari keburukan setiap setan dan juga binatang-binatang beracun dan keburukan setiap mata-mata yang dengki mata-mata yang yang hasad kemudian setelah membaca doa tersebut Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersab abukumduhima Ismail wa Ishaq dahulu Bapak kalian yakni Nabi Ibrahim alaih salam ya dahulu Nabi Ibrahim alaih salam berlindung ya atau Meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala dengan dua kalimat tersebut untuk kedua putranya yaitu Nabi Ismail dan nabi nabi Ishak maka ya Meminta perlindungan untuk anak keturunan itu sunahnya para nabi ya Meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala untuk anak-anak kita ya untuk cucu-cucu kita itu di antara sunah para nabi dan rasul sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim alaihalam dan juga yang dituntunkan oleh nabi kita Muham Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Maka jangan lupa ya orang tua ya yang dianugerahkan anak oleh Allah subhanahu wa taala bentengi anak-anak kita dengan istiazah dan doa kepada Allah subhanahu wa taala karena tidak ada Benteng yang lebih kokoh tidak ada penjagaan yang lebih sempurna daripada penjagaan Allah subhanahu wa taala maka kita minta kepada Allah subhanahu wa taala ya yang mampu menjaga hambanya secara sempurna agar Allah subhanahu wa taala membentengi anak keturunan kita dari berbagai macam fitnah dan berbagai macam keburukan kemudian kata penulis lihat ya ketika anak belum lahir kita berdoa kepada allah minta penjagaan dari Allah subhanahu wa taala ketika anak kita masih kecil kita minta penjagaan kepada Allah subhanahu wa taala minta perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala agar Allah menjaga anak keturunan kita demikian pula Ketika anak Anak kita sudah masuk usia di mana mereka bisa ditalin dengan lisan-lisan kita maka hendaknya kedua orang tua bersungguh-sungguh untuk mentalin anak-anak mereka dengan zikir-zikir nabawiah zikir-zikir yang dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya talkinkan anak an kita bimbing anak-anak kita untuk senantiasa membaca zikir-zikir Nabawi yang dicontohkan oleh rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam sedini mungkin ya talkinkan kepada anak-anak kita berupa kalimat-kalimat zikir kalimat-kalimat doa yang dicontohkan oleh rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam amalkar alumiah terlebih zikir-zikir harian yang dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kita ajarkan kepada anak-anak kita kita talkinkan untuk anak-anak kita mas man sepertiikir pagi petang sedini mungkin kita talkinkan untuk anak-anak kita Kita ajarkan kepada anak-anak kita ajarkan ya Zikir pagi ajarkan zikir petang ya demikian pula membaca doa ketika masuk ke dalam rumah membaca doa ketika keluar dari rumah ya membaca doa ketika makan ketika selesai dari makan membaca doa ketika mengenakan pakaian melepas pakaian dan yang semisalnya ajarkan itu semuanya ya zikir-zikir harian yang memang senantiasa kita ya membacanya maka sedini mungkin orang tua berupaya untuk mentalkinkan zikir-zikir tersebut kepada anak-anak mereka ajarkan ya doa sebelum makan doa setelah makan doa ketika hendak masuk kamar mandi keluar kamar mandi ya doa ketika keluar dari rumah atau keluar apa keluar rumah kemudian masuk ke dalam rumah ajarkan Apa tujuannya kata penulis fayansyafluadan alaikrillahi subhanahu wa taala tujuannya ketika orang tua berupaya untuk mentalkinkan anak-anaknya doa-doa harian maka diharapkan sang anak dia ya tumbuh dengan terbiasa membaca zikir-zikir tersebut ya agar anak kita terbiasa dengan bacaan-bacaan tersebut muliman lahu Fi ahwialii agar anak kita senantiasa ya melazimi zikir-zikir tersebut dalam setiap kondisinya ya karena pepatah mengatakan Allah bisa karena biasa ya ketika kita biasakan anak-anak kita sedini mungkin untuk ya terbiasa lisan mereka membaca zikir dan wirid sebelum tidur ya ditalkinkan apa bacaannya sebelum tidur ketika bangun tidur ditalkinkan apa yang dia baca ketika bangun tidur ketika hendak masuk kamar mandi ditalkinkan apa bacaannya ketika keluar dari kamar mandi apa bacaannya maka Insyaallah sang anak dia yang akan tumbuh dewasa dengan biasa mengucapkan doa dan zikir-zikir tersebut ya Sehingga ringan lisannya tidak berat lisannya untuk membaca zikir-zikir tersebut fatahsulu lahu bidzalikaliiah wasalamah Minal afati wasurur watahsulu lahul barokatu Fi umurihi kulliha ya sehingga dengan membiasakan zikir membiasakan doa maka insyaallah ya seorang anak akan mendapatkan kebaikan mendapatkan keselamatan dari berbagai macam keburukan akan terhindar dari berbagai macam keburukan karena dijaga oleh Allah subhanahu wa taala ya dibentengi oleh Allah subhanahu wa taala dan dia pun mendapatkan keberkahan dalam semua urusannya ini faedah yang paling besar ya ketika kita yakni melazimkan atau membiasakan anak-anak kita dengan bacaan zikir dan doa yang dicontohkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka terjaga dari berbagai macam keburukan dan mereka bisa mendapatkan ya keberkahan dalam setiap urusan mereka Maka hendaknya ya Kita sebagai orang tua yang dianugerahkan anak-anak oleh Allah subhanahu wa taala ya membiasakan mereka Untuk membentengi diri-diri mereka dengan zikir dan doa kepada Allah subhanahu wa taala maka ya di antara pilar yang sangat penting dari pilar-pilar pendidikan anak yang terkadang banyak dilalaikan ya oleh oleh para orang tua itu membentengi anak-anak mereka dengan zikir dan doa kepada Allah subhanahu wa taala maka ini jangan dilalaikan ya Ketika kita berharap mendapatkan anak-anak yang saleh dan salihah mereka dijaga oleh Allah subhanahu wa taala dari berbagai macam fitnah dan keburukan maka bentengi mereka dengan zikir dan doa yang dicontohkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam karena Allahlah ya yang mampu memberikan perlindungan yang sempurna kepada hamba-hamb-nya maka kita minta kepada Allah subhanahu wa taala dengan apa dengan doa ya kita minta kepada Allah subhanahu wa taala kebaikan untuk anak keturunan kita dengan dengan doa dengan zikir yang diajarkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka ini poin yang sangat penting yang tidak boleh dilalaikan oleh para orang tua di dalam mentarbiah anak-anak mereka biasakan ya untuk mengajarkan anak-anak bacaan doa dan zikir ya biasakan ya untuk mengajarkan anak-anak kita bacaan doa dan zikir yang dituntunkan oleh rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam tib kita bahas satu pilar lagi pilar yang kelima di antara pilar pilar pendidikan yang dituntunkan oleh Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam adalah ikhtiarul asmait thayibah memilih nama-nama yang baik untuk anak-anak kita dan ini sangat penting ya Dan ini di antara hadyu di antara petunjuk rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada orang-orang beriman ketika kita berusaha untuk mendapatkan keturunan yang baik anak-anak yang saleh dan salihah maka di antara ikhtiar yang kita lakukan adalah memberikan nama-nama yang baik jangan asal memberikan nama untuk anak-anak kita ya jangan yang penting keren di teringa tidak tapi hendaknya kita berupaya untuk mencari nama-nama yang baik yang mengandung doa ya ya kebaikan untuk anak tersebut dan nama-nama ya yang mengandung tafaul harapan ya agar anak tersebut tumbuh menjadi seorang hamba Allah subhanahu wa taala yang bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala maka di antara pilar pendidikan di dalam Islam hendaknya kedua orang tua menyiapkan nama yang baik ya sebelum kelahiran Sang anak pilih nama-nama yang yang baik untuk anak-anak mereka kata penulis hafidahullahu taalaal abnaihaniasma has Azza waalla di antara perkara yang membantu pendidikan anak ya agar kita bisa mendidik anak-anak kita dengan pendidikan yang baik adalah kedua orang tua memilihkan untuk anak-anak mereka nama-nama yang baik yang mana nama-nama tersebut mengikat mereka dengan ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala jadi pilih nama itu ya Yang hendaknya ada kaitannya dengan ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala nama yang mengikat seseorang dengan ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala kaan yusamma abdallah wa abdarahman wa muhammadan whan Ya seperti nama berupa Abdullah hamba Allah atau Abdurrahman ya hambanya Arrahman atau Muhammad hamba yang yang terpuji wasaliihan atau saleh ya orang yang yang Saleh hamba yang Saleh waahwa hadil asmail Hasanah allati tuzakiruhu birtibatii bahi Wal ibadah atau nama-nama yang lain Yang Kalau disebutkan nama tersebut maka akan mengingatkan yang punya nama ya untuk berupaya menjadi orang yang Saleh atau nama yang mengingatkan orang yang punya nama ya Bagaimana menjadi hamba Allah subhanahu wa taala atau hal-hal yang yang terpuji lainnya ya panggilan panggilan nama tersebut memiliki memilikiampak yangik kepada ya yang memiliki nama itu sebagaim dikatak ya seb pepat orang ban dari dari namanya ya maka hendaknya kita berupaya untuk mencarikan nama-nama yang baik untuk anak-anak kita agar dia mendapatkan kebaikan dari dari nama tersebut wasah Anin Nabi Shallallahu alaihi wasallam anahu dan datang dalam hadis yang sahih dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya beliau bersabda dalam hadis yang dikeluarkan oleh imam muslim rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Inna ahabba asmaikum ilallah abdullahi wa Abdur Rahman kata nabi yang mulia sesungguhnya nama yang paling dicintai oleh Allah subhanahu wa taala di antara nama-nama kalian adalah Abdullah dan Abdurrahman ya nama yang disandarkan kepada penghambaan kepada Allah Ya seperti Abdullah Abdurrahman ya atau ee Abdul Khaliq Abdurrahim ya Abdul Haq dan yang lainnya nama-nama yang mengandung unsur penghambaan kepada Allah subhanahu wa taala itu nama yang paling dicintai oleh Allah subhanahu wa taala ahbanillahi jall Jalu dan di anara perkara yang sangat patut ya untuk dilakukan oleh kedua orang tua ketika kita telah memilikkkan nama yang baik untuk anak kita seperti Abdullah Abdurahman abdahim ya atau Muhammad atau nama-nama yang lain Di antara perkara yang patut hendaknya orang tua berusaha untuk menjelaskan makna dari nama sang anak tersebut ya kemudian dia Jelaskan ilahnya Sebabnya kenapa nama ini bagus untuk kamu wahai Ya wahai wahai anakku kenapa ya Abi atau Umi pilihkan nama ini untuk kamu ya Apa maknanya ya kemudian Kenapa nama ini bagus dan dicintai oleh Allah subhanahu wa taala dijelaskan nama itu ya kepada anak-anak kita kenapa kita pilihkan nama untuk anak kita Abdullah kita Jelaskan Karena nabi yang mulia mengatakan Itulah nama yang paling Allah cintai ya dan orang tua berharap ya dengan nama tersebut engkau akan menjadi seorang hamba Allah yang yang taat kepada Allah subhanahu wa taala ya famatalan contoh kata Syekh Abdur razq Ina ismuhu Abdullah kalau seandainya orang tua memilihkan nama untuk anaknya berupa Abdullah yaahu maka engkau katakan kepada anakmu ya Fulan Ya bunai wahai anakku Anta abdun lillah ya nama engkau Abdullah karena engkau adalah seorang hamba milik Allah subhanahu wa taala karena Allah yang telah menciptakan engkau engkau Allah yang menjadikanau ada di dunia ini Dan Allah yang telah menganugerahkan kepada engkau nikmat-nikmat yang sangat banyak ya maka semua nikmat-nikmat tersebut mewajibkan engkau wahai anakku untuk menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah dan hamba yang taat kepada Allah subhanahu wa taala Jelaskan ya Kenapa anak kita namanya Abdullah ya Kenapa anak kita namanya Abdurrahman Jelaskan ya karena kita ini hamba Allah engkau adalah hamba Allah yang menciptakan engkau Allah ya yang menghidupkan engkau Allah yang memberikan berbagai macam kenikmatan kepada engkau Allah subhanahu wa taala maka mudah-mudahan dengan nama ini engkau bisa menjalankan kewajiban bersyukur kepada Allah dan kau bisa menjadi hamba yang taat kepada penciptamu kepada Allah subhanahu wa taala ya dijelaskan kepada anak-anak kita ya yakni kenapa kita memilih nama tersebut untuk anak-anak kita kata penulis amiin minahatilir Radiallahu anhuminal Mufid ankaiiir minalamah umur liajtahida fahalli biha watasabbuh bahibial ISM Wak Yusna Fi baqiyatil asma atibah kata Syekh Abdur roazak kalau seandainya nama yang kita pilih untuk anak kita adalah nama-nama para nabi atau nama-nama para sahabat ridwanullahi alaihim Jamian ya kalau kita memilih ya untuk anak-anak kita nama-nama para nabi seperti Muhammad seperti Isa seperti Musa seperti Ibrahim seperti Ismail Ishak dan yang lainnya atau kita pilihkan ya untuk anak-anak kita nama-nama sahabat seperti Saad seperti Said seperti Zaid seperti Usama ya dan nama-nama yang lain maka di antara perkara yang penting ya Di anara perkara yang patut untuk kita yni sampaikan kepada anak-anak kita kalau kita memilih nama nabi atau nama sahabat maka kita sampaikan kisah tentang Nabi tersebut ya kita pilih untuk anak kita nama nabi Ibrahim Jelaskan bagaimana Allah mengkisahkan Nabi Ibrahim ya kalau kita memilih nama sahabat Ya seperti Saad ya Dan kita terikat dengan nama Saad bin Abi waqqas kita Jelaskan kisah sahabat tersebut ya atau sahabat-sahabat yang yang lain seperti Salman Alfarisi ya kita berikan nama anak kita Salman kisahkan kepada anak-anak kita bagaimana ya kisah-kisah mereka ya bagaimana pengorbanan mereka untuk agama Allah subhanahu wa taala Bagaimana kesungguhan mereka ya untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala ini perkara yang sangat penting agar anak kita tahu ya rahasia nama tersebut ya Kenapa Bapak kenapa ibu memilih nama untuk saya Ibrahim Kenapa Bapak dan Ibu kenapa Umi dan Abi memilih nama untuk saya Salman ya rupanya ya kedua orang tuanya ya terpengaruh atau tersentuh ketika mendengar kisah ya mencari hidayahnya Salman Alfarisi ya seseorang yang berjalan dari negeri Persia kemudian berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain ya dari seseorang beragama majusi kemudian pindah ke agama Nasrani sampai ke pada seorang muslim ya sampai dia menemukan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia ingin agar Anaknya ya berpegang teguh di atas agama Allah subhanahu wa taala menjadi seseorang yang istikamah di atas agama Allah subhanahu wa taala dia Ceritakan kisah ya di balik nama tersebut ya kalau kita memberikan ya anak kita nama seorang ya nabi Ceritakan bagaimana perjalanan nabi tersebut Bagaimana dakwah sang nabi tersebut Bagaimana pengorbanan sang nabi tersebut ya agar anak Kita paham ya yakni makna dibalik nama yang dia yang dia miliki demikian pula nama-nama yang lain ya seperti nama para ulama kita ingin ya memberikan nama kepada anak kita dengan nama para ulama kita Jelaskan ya Nama kamu itu seperti nama ulama Fan ya yang berjuang untuk ini membela agama Allah subhanahu wa taala berjuang untuk membela sunah rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam maka umi atau Abi memberikan nama untuk kamu nama tersebut dengan harapan mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala memberikan ya engkau Taufik ya untuk bisa berbuat seperti ulama tersebut dan seperti itulah ya yang patut untuk dilakukan oleh orang tua terhadap anak-anaknya kata Penulis ya dengan harapan sang anak bisa bersungguh-sungguh di dalam menghiasi dirinya dengan akhlak ya orang yang terpuji dibalik nama tersebut agar dia bisa bertasabuh menyerupai ya orang yang sama dengan dengan namanya tersebut wmaibah dan demikian pula yang dilakukan ya dengan nama-nama yang lain yang EE yang banyak ya nama-nama Yang yang baik hendaknya ya orang tua memilihkan nama yang baik kemudian setelah dia mendapatkan nama yang baik tersebut apa motivasi Dia memberikan nama tersebut disampaikan kepada anak-anaknya kalau ada kisahnya disampaikan kisahnya kepada anak-anaknya agar sang anak ya termotivasi untuk bisa ya bertasyabuh dengan orang yang namanya Dipilihkan oleh kedua orang tuanya tersebut kemudian kata Syekh Abdur razq takniatul abnai bikunan thitin minar masuk dalam kategori pilar yang keelima memilih nama-nama yang baik untuk anak masuk dalam poin ini adalah memberikan kuniah untuk anak-anak kita ya ini masuk Di mana orang tua yakni memberikan kuniah untuk anak-anaknya dengan kuniah-kuniah yang yang baik seperti abu Fulan ya Ummu Fulan meskipun anak kita masih kecil tidak ada masalah boleh ya kita memberikan kuniah untuk anak-anak kita dan ini sunah ya para para sahabat Hatta mereka masih kecil mereka punya kuniah ya karena kunyai itu memang tidak harus ya diberikan untuk orang yang sudah dewasa atau untuk orang yang sudah punya anak ya kuniah bisa diberikan kepada siapa saja Hatta yang masih kecil Hatta yang enggak punya anak diperbolehkan untuk apa untuk berkuniah maka di antara ya Poin dari pilar yang kelima memilihkan nama-nama yang baik orang tua juga bisa memberikan kuniah-kuniah yang baik untuk anak-anaknya Meskipun mereka masih masih anak-anak masih kecillu Abi Abdillah Abi Abdurahman wahwi seperti kita berikan kuniah untuk anak kita ya kuniahmu Abu Abdillah ya kuniahmu Abu Abdurahman kalau perempuan kita katakan yaahmu Um AB atau Umu Abdurahman boleh meskipun anak-anak kita masih masih kecil agar ya kunah ini yang menjadi panggilan ya untuk anak-anak kita agar anak-anak kita ya Dipanggil dengan kuniah-kuniah yang baik tersebut dan juga di dalam memberikan Kunia ada sisi penguatan ya untuk menguatkan mental seorang anak ini diantara faedah memberikan kuniah ya untuk menguatkan mental seorang seorang anakiki berikan kuniah kepada anak-anak kita selain memberikan nama-nama yang baik kita juga memberikan kuniah-kuniah yang baik untuk anak-anak kita di antara tujuannya agar tidak didahului oleh julukan julukan yang jelek ya agar anak-anak kita tidak dipanggil dengan laqab-lqab yang rendah julukan-julukan yang yang tidak baik di tengah masyarakat ya maka sampaikan bahwasanya nama anak saya Fulan kemudian kunyahnya Abu Fulan atau Ummu Ummu Fulan ya agar anak tersebut tidak dipanggil dengan julukan-julukan yang kurang yang kurang baik ini di antara manfaat kunniah memberikan kuniah ya dari satu sisi yakni untuk menguatkan mental seorang anak ya Dan ini para ulama kita menjelaskan bahwa ya panggilan yang lebih tinggi nilainya itu memanggil orang lain dengan kuniahnya ya karena ada nilai yang lebih sopan ketika kita memanggil orang lain dengan ya dengan kuniah tersebut ya kita lebih memuliakan orang tersebut lebih menghormati orang tersebut daripada memanggil namanya secara secara langsung ya beda nilainya memanggil seseorang dengan namanya ya dengan seorang dengan kuniahnya yang lebih tinggi ya itu ketika kita memanggil orang tersebut dengan dengan kuniahnya ya aba Fulan ya Ummu Fulan itu lebih ya lebih dimuliakan lebih dihormati mkipun tidak ada masalah kita Panggil dengan namanya Boleh ya tapi secara pemuliaan secara takrim yang lebih memuliakan yang lebih menghormati adalah memanggil dengan ya dengan kuniah orang-orang tersebut maka ketika kita kita memberikan kunyah kepada anak kita dan kita Panggil dengan kunyah maka ya kita memberikan sesuatu yang lebih kepada kepada anak tersebut kata penulis wabaru H minat tafaulil Hasani Bian yaisya tiflu Hatta yurzaqo biduriah di antara sisi yang lain dari faedah memberikan kuniah kepada anak-anak memberikan Kun ya itu di antara bentuk tafaul sikap optimis ya di antara bentuk tafaul sikap optimis harapan baik ya mudah-mudahan anak kita kelak bisa tumbuh sampai dewasa tumbuh sampai besar sampai Allah menganugerahkan kepadanya anak keturunan ya mudah-mudahan dengan tersebut ya sang anak dianugerahkan anak keturunan oleh Allah Subhanahu subhanahu wa taala ini di antara ya faedah memberikan kuniah kepada anak-anak kita enggak wajib ya memang enggak wajib Tapi ini bagian dari ya tuntunan ya petunjuk yang dituntunkan oleh rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga ya kaum Salaf terdahulu yang mereka biasa untuk y saling memanggil di antara mereka dengan dengan kunah Bahkan mereka ya memberikan kuniah untuk anak-anak mereka ya untuk menguatkan mental mereka agar mereka tidak dipanggil dengan panggilan-panggilan yang buruk ya oleh teman-temannya karena dia punya kuniah ya punya nama yang baik punya kuniah yang baik dipanggil dengan dengan kuniahnya ya kemudian sebagai bentuk tafaul sebagai bentuk sikap optimis mudah-mudahan sang anak tersebut kelak ya tumbuh besar tumbuh dewasa sampai dianugerahkan keturunan yang baik oleh Allah subhanahu wa taala ini ya pilar yang kelima berupaya untuk memilihkan nama-nama yang baik untuk anak-anak kita jadi jangan sembarangan memilih nama ya kalau memungkinkan maka pilih nama-nama yang paling Allah cintai Ya seperti nama-nama yang disandarkan kepada penghambaan kepada Allah Abdullah Abdurrahman ya Abdul Haq Abdul adzim ya Abdul Jabbar dan yang lainnya atau nama-nama para nabi dan rasul sangat banyak Ibrahim Adam ya Ismail Ishak yaakub Yusuf dan yang lain atau nama-nama para sahabat ridwanullahi alaihim Jamian ya berikan nama-nama yang terbaik untuk anak-anak kita jangan sembarangan memilihkan nama ya yang kita enggak tahu maknanya Ya sebagian orang asal apa asal comot nama ya yang dia enggak tahu makna dari nama itu apa ya maka sebelum kita memilihkan nama pastikan nama yang kita ya berikan untuk anak-anak kita kita adalah nama-nama yang mengandung makna yang baik ya nama-nama yang mengandung yakni makna yang yang baik jangan sampai kita memberikan nama untuk anak kita ya Yang ternyata nama tersebut memiliki makna yang yang buruk ya memiliki nama Apa makna yang tidak tidak baik ya Ingat jangan asal keren-kerenan Ya sebagian orang apa namanya nya Masyaallah ya namanya kebarat-baratan Padahal dia sendiri enggak tahu maknanya apa ya yang penting apa yang penting keren ada apa nama ya kebarat-baratan tidak jangan sampai motivasi kita dalam memberikan nama sebatas Keren ya tidak tapi Berikan nama untuk anak-anak kita yang mengandung doa dan harapan kebaikan ya kita berikan nama anak kita dengan penghambaan kepada Allah dengan harapan anak kita menjadi hamba Allah yang yang taat kepada Allah subhanahu wa taala kita memberikan nama untuk anak kita dengan nama-nama para nabi dan rasul dengan harapan mudah-mudahan ya mereka bisa meneladani makna di balik nama tersebut kita memberikan nama untuk anak-anak kita nama-nama para sahabat nama-nama para ulama kaum muslimin dengan harapan mudah-mudahan ya anak kita bisa meneladani mereka ya bisa meneladani para sahabat bisa meneladani para ulama yang kita ambil namanya untuk anak-anak kita ya ini di antara poin yang sangat penting yang dituntunkan ya di dalam syariat kita ya memilihkan nama yang baik untuk anak-anak kita dan poin sebelumnya ya kita berupaya untuk menjaga anak-anak kita membentengi anak-anak kita dengan zikir-zikir dan wirid-wirid yang dituntunkan oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ini yang bisa kita bahas para jemaah yang Allah muliakan Insyaallah kita lanjutkan pilar yang keenam di pertemuan yang akan datang mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya ilmu yang kita pelajari Allah jadikan sebagai ilmu yang bermanfaat yang menjadi pemberat amal kebaikan kita di Yaumil hisab dan kita berlindung kepada Allah subhanahu wa taala dari ilmu-ilmu yang tidak bermanfaat mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala menganugerahkan untuk kita semuanya keturunan yang saleh dan salhah keturunan yang menjadi ya penyambung estafet amal kebaikan kita ketika fisik kita tidak lagi mampu beramal saleh di dunia ini wasallallahu ala nabiina Muhammadin wa alihi wasahbihi ajmain wa akhiru dawana anilhamdulillahiabbil alamin subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka atubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *