Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin wasatu wasalamu ala asofiliya wal mursalin waa alihi wa asabihi w tabian yaumiddin Baat Islam pemerhati rahimani warahimakumullah kita memuji bersyukur k Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan P kita semuanya sehingga di kesempatan Rabu Pagi hari ini kita dapat berjumpa kembali guna mengikuti bimbingan serta pelajaran Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Ahmad Zainuddin Al hafidullahu taala dari studio Mini kedan bel di Banjarmasin Kalimantan Selatan selawat dan salam semoga terlimpahkan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wasam untuk karganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti dan senang sekali kami dapat kembali menghadirkan pembahasan kitab Fatul Majid sarhu kitabi tauhid bagi Anda yang ingin memperdalam seputar pembahasan ini dan bertanya silakan di 021823 6543 atau melalui pesan singkat yang and kirimkan di pesan singkat WhatsApp di 081 9896543 Semoga Allah berikan kesabaran Taufik dan keberkahan di pertemuan kita ini selanjutnya kepada Ustaz kami persilakanfadal maskuran ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahim inalhamdulillah nahmaduhu waastainuhu wastagfirubillahi anus waadu allaahaillallah wahdahuarikah wa asadu Anna muhammadan abduhu yaah ah inahumah ahuhammahuaihi was Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu Pagi 3 Safar 1445 Hijriah 46 Hijriah kitaahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk sama ee mengkaji kembali kitab Fathul Majid syarhu kitab tauhid yang ditulis oleh fadilat Syekh Abdurrahman Bin Hasan alus syikh rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang mengikuti beliau sampai hari kiamat k dengan n-nama Allah yang Husna dan sifat-sifat yang kita berdoa Allah amuml yang sayaai k allaha Allah subhanahu wa taala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat Pada kesempatan kali ini kita membahas kembali bab yang masih kita pelajari yaitu bab yang [Musik] ke-34 renulis rahimahullahu taala berkata ee wiahih muslimin Abi hurair Radiallahu yang artinya dan sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi wasam di dalam kitab Sahih Muslim Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu bahwa rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dua perkara terdapat di tengah manusia keduanya tersebut jika ada pada mereka adalah kekufuran yang pertama mencela nasab dan yang kedua meratapi orang yang sudah meninggal huminas kufr ha jahiliah maksudnya adalah jika manusia mengerjakan ini yaitu kaum muslimin maksudnya mengerjakan hal ini maka itu mendatangkan kekufuran bagi manusia tersebut yang mana dua perkara ini adalah termasuk dari perkara kaum jahiliah dan dua perkara ini senantiasa selalu ada di tengah manusia dan tidak ada yang terlepas dari keburukan ini yaitu mencela nasab dan meratapi kematian seseorang terlalu berlebian kecuali orang yang diselamatkan oleh Allah subhahu wa taala dan kecuali orang yang diberikan rezeki oleh Allah subhanahu wa taala ilmu keimanan yang dia mendapatkan petunjuk Tapi siapa yang mengerjakan salah satu dari cabang-cabang kekufuran maka akan menjadi kafir dengan kekafiran yang mutlak artinya keluar dari agama Islam bukan itu maksud sebagaimana juga seperti itu Kalau seandainya ada orang yang mengerjakan salah satu cabang dari cabang keimanan maka bukan berarti dia memiliki iman yang sempurna tanpa ada cacat tidak ya Jadi tidak demikian Begitu juga kekufuran siapa yang mengerjakan salah satu cabang dari cabang kekufuran maka berarti dia Ee tidak mendapatkan ee Berarti dia e mengerjakan cabang kekufuran itu dosa bukan berarti dia kufur secara mutlak kelar dari agama Islam bukan ya dan ada bedanya antara kekufuran yang dikenal dengan alif lam dengan eh sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala sebagaimana sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis yang diriwayatkan Muslim Tidak ada jarak antara seseorang dengan alkuf atau Asir kecuali meninggalkan salat Mak para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Barang siapa yang eh saya eh ada perbedaan antara kekufuran yang diberikan Al Islam sebagaimana dalam Sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tadi tidak ada jarak antara seseorang dengan kekufuran dengan asyirik kecuali meninggalkan ini berarti keluar dia dari agama Islam kalau seandainya dia meninggalkan salat Padahal dia muslim balik berakal selain wanita yang haid dan nifas dan tidak ada ur atasnya dengan kekufuran yang ee apa namanya yang tidak diberikan alif lam di dalam penetapan Maksudnya yang seperti itu dia tidak kufur yang seperti itu dia tidakada kufur dengan kekufuran yang meng dia dari agama Islam nah kemudian mengatakan yang artinya mencela nasab maksudnyaemberikan padaasab seseorang termasuk di dalamnya ketika orang berkata ini Fulan bukan anaknya Fulan Padahal dia memang anaknya Fulan ini ini enggak boleh ya Misalnya kalau ada di beberapa daerah kamu itu anaknya ee apa kamu itu anak dapat gitu anak dapat ya bukan anak ibu anak dapat di Ilalang anak dapat di sungai Nah itu enggak boleh ya itu tidak boleh itu namanya menc nasab Ketika seseorang mengatakan Si Fulan ini bukan anaknyaulan Padahal dia sebenarnya anaknya si A bukan anaknya B padahal sebenarnya a adalah anaknya B itu tidak boleh dilakukan seperti itu Teruk besar dan meratapi terlalu berlebihan terhadap mayit yaitu mengangkat suara dan menyebutkan kebaikankebaikan si mayahak Ya sambil menceritakan tentang Dia adalah anak terbaik dia adalah suami terbaik dia adalah dia adalah dia adalahak boleh eh yang tidak bolehnya adalah meratapi terlalu berlebihan bukanuji ya tidak bolehnya Merapi terlalu berlebihan karena di dalamnya Kenapa itu tidak boleh karena di dalamnyau atas ketetapan yang sudah ditetapkan dan ini adalah bertentangan dengan sifat sabar nah itu sebabnya ini bertentangan dengan sifat sifat sabar naahah Waidah wair wahalik yangtinya Ya Allah Siapakah yang menguatkan aku ya Allah Siapakah yang memberikan pertolongan aku aku sudah tidak ada yang bisa menolongku sekarang nah gitu aku sendirian ist di dalam bahwa kesabaran ituuknyaat B Dar artinya orang tersebut mengerjakan salah satu cabang dari cabang kekufuran dan tidak mesti Dia kemudian keluar dari agama [Musik] kemudian sebnya dirahmati oleh Allah itu tadi adalah eh penjelasan dari ini bukan 34 ya tetapi 35 ya di bab yang ke-35 baik itu tadi adalah dalil yang kedua yang dibawakan olehulis dan Dalil yang kedua sekali lagi maknanya adalah bahwa Rasul Sallallahu mengabarkan ada dua perkara yang masih dilakukan oleh kaum muslimin padahal kedua-duanya adalah kekufuran yaitu mencela keturunan dan meratapi dengan terlalu berlebihan orang-orang yang sudah meninggal nah Apa hubungan dalil ini dengan bab kita bab kita kan menjelaskan bahwa bersabar atas musibah termasuk kesempurnaan tauhid nah hubungan dalil ini apa bahwa dalil ini menunjukkan tidak bersabar atas musibah adalah mengurangi kesempurnaan tauhid karena di dalam hadis dinyatakan Siapa yang tidak bersabar atas musibah dengan meraung-raung menangis saat meratapi mayit berarti ia terposok bagian dari kekufuran tersebut dan kekufurannya di sinilah kekufuran yang kecil ya bukan kekufuran yang besar nah kemudian Pis membawakan dalil yang ketiga danahumaud Maru dan keduanya memiliki riwayat dari Abdullah Bin Masud secara marfu bukan dari kami Siapa yang memukul pipi dan merobek-obek bajuah dan berdoa dengan atau eh apa meraung-raung berteriak-teriak dengan teriak-teriakum jahiliah penulis berkata Syekh abahman bin ini adalah termasuk dari dalil-dalil ancaman ya ada dalam had bukan dari kami itu berarti dosa besar Ancaman bagi siapa yang melakukannya at dan imamf bin mereka berdu membenci untuk menafsirinya mereka berjuang membenci untuk menafsirinya artinya biarkan sa sudah Bukan pokoknya bukan dari golongan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam siapa yangupi merek baju dan berteriak menau seperti kaum jahiliah nah para ikhw yang dirahmatile Allah subhanahu wa taala baik ada ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kemudian setelah itu penulis berkata ehus agar kalau dibiarkan maknanya itu lebih masuk ke dalambu ke dalam perasaan jadi jangan bermudah-mudah untukeleng pipi ketika dapat musibah merobek baju ya agar itu masuk itu biarkan saja seperti bukan pooknya bukan dari golongan Rasulullah biak usah ditafsirfsiri macam-macam agar lebih masuk ke dalam dan lebih memberikan pengaruh ya Men bahebut [Musik] menafikan kesempurnaan iman yang wajib menafikan kesempurnaan iman yang wajib Siapa yang memukul pipiipi disebutkan ini disebutkan ee pipi karena itu yang sering paling sering untuk dipukul eh selain pip juga semisal dengan itu tidak boleh juga artinya pukul kepala mukul pipi mukul telinga mukul mata yang berkaitan dengan wajah juga tidak diper karena ada orang nanti kan tidak boleh pipi Berarti boleh kepala tetap enggak boleh ya dan eh Di Dalam Hadis disebutkan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dan merobek baju yaitu ini ini memasukkan eh kepala ke dalam kantong ini yang dimaksud dengan kantong ya kalau kita lagiai baju itah kebiasaan kaum jahiliah kalau mereka merobek bajunya dan diis dan mendakwah dengan dakwan orang jahiliah maksudnya mengucap dengan ucapan orang jahiliah sikhul Islam rahimahullahu taala Hua nadbul mayit wqu Bil nadbulit maksudnya adalah memuji-muji mayit ya memuji-muji mayit dan selain Beliau juga ada yang mengatakan yaitu berdoa mendapatkan keburukan Ya Allah aku hancur ya Allah hidupku Tidak ada manfaatnya lagi seperti it ya itu namanyawah Jah mendakwah dengan dakwahan kaum jahili Allah berkata yang dimaksud dengan berdoa dengan doa jahiliah adalah itu mengajak kepada kabilah dan mengajak untuk ee fanatik terhadap kabilah termasuk di dalamnya adalah fanatik terhadap mazhab fanatik terhadap ee kelompok fanatik terhadap guru ya danegakkan atau meninggikan mereka di atas sebagian yang lain ia mendakwahkan kepada hal tersebutai Dan Dia Eh apa namanya mengajak dan loyal kepada hal tersebut mengajak dan Lal kepada hal tersebut nah akwah jahiliah Dan ini semua termasuk daripada eh apa dakwaan jahiliah artinya teriakan kaum jahiliah saat mendapatkan musibahah ahu Alaihi wasam waj waj artinya diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam kitabnya Sunan dan disahihkan oleh Imam Ibnu Hibban dari Abu umamah alb radhiallahu an Rasul sallallah bersabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam melaknat seorang yang mencakar wajah nya seorang yang merobek bajunya dan seorang yang berdoa seorang perempuan yang berdoa mendapatkan mendapatkan ee kesengsaraan akibat ditinggal mati oleh orang yang dicintainya nah kemudian ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala lalu penulis berkata ini menjukkan seluruhnya dari dosa besarang dimafkan sesuatu yang dan bukan ka e berlebih-lebihan sedih tidak mengapa ahmadahimahullahaskan akan hal tersebutah rasulullahu was ya ituu ketika terjadi pada Abu Bakar dan Radiallahu anh ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wafat artinya saat Rasul sallahuh wasallam wafat maka Abu bakariddiq sedih Fatimah juga sedih tapi tidak terlalu berlebih-lebihan tidak mengapa nah Zaid radhiallahu anhuhi was nah ini adalah Rahmat yang Allah subhanahu wa taala berikan kepada hamba-hambanya eh kemudian Rasul su wasallam bersda Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala merahmati dari hamba-hambanya yang e penyayang Nah itulah dalil yang ketiga yang dibawakan oleh penulis dan e makna dalil yang ketiga adalah bahwa Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menegaskan bahwa bukan dari ajaran Rasulullah sallu alaii Wasallam dan para pengikutnya memukul-mukul Vivi merobek-robek pakaian dan menyeru dengan seruan jahiliah saat mendapatkan musibah hadis ini berkaitan dengan bab yaitu bersabar atas takdir Allah yang buruk hubungannya adalah menunjukkan bahwa tidak tidak bersabar di atas musibah saat seseorang Ean tidak bersabar atas musibah adalah ee mengurangi kesempurnaan tauhid karena Di Dalam Hadis disebutkan bukan dari kami nah itulah dalil yang ketiga yang dibawakan oleh penulis kita masuk kepada Dal yang keempulis [Musik] berkataah bin Malik radhiallahu Anhu bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda jika allah subhanahu wa taala menginginkan terhadap hambanya kebaikan maka Allah subhanahu wa taala segerakan untuknya siksa di dunia dan jika Allah menginginkan untuk terhadap hambanya keburukan Allah akan tahan darinya dengan dosanya sampai disempurnakan siksanya Nanti pada hari kiamat nah hadal hadis rawahu hadis ini diriwayatkanam dan dihankan hleh imamtirmzi Rahimah dan diriwayatkan Oh imamaraniakim dan hakim Abdillah binal dari Abdullah binal radallahu I AB diriwayatkan hleh Imam ibui Dari Abu Hurairah dan diriwayatkanhar dari amarin yirallahu berarti tidak kan di dalamnya jika allah subhanahu wa taala menginginkan terhadap hambanya kebaikan Allah subhanahu wa taala akan segerakan untuknya di dunia Ya ituu maksudnya dia akan mendapatkan bala dan musibah dan musibah-musibah berdasarkan e berdasarkan e kelancangan dia melakukan dosa ketika dia meninggal kalau seandainya e eh apa rasa saat dia meninggal keluar dari dunia maka tidak ada dosa atasnya yang akan disiksa untuknya Nanti pada hari kiamat yang akan disiksa untuknya Nanti pada hari kiamul Islam ibah rahimahullah is berkata ahapuskans mengajak kepada kesabaran di kepada allahendah namanya kepada selain itu dari manfaat-manfaat yang sangat banyak dalam e musibah makaibahnya allahh taapuskan dosa-dosa dan kesalahanes darikat yang bes rahmat dan nikm rahmat dan nikmat di terhadap hak keumuman makhluk dia masuk ke dalam dosa besar yang yang dilakukan e Selain itu dilakukan sebelum Mak akhirnya keburukan atasnya dari sisi apa yang dia dapatkan di dalam agamanya Kara sebagian manusia jika diuji dengan kemiskinan penyakit atau rasa sakit maka terjadi padanya kemunafikanah dana perasaan tidak Naman penak sebagi yang Dih tidak ada yangajibkan untuknya maka yang seperti ini kesehatan kenyamanan hidup lebih baik baginya dari sisi apa yang diwariskan oleh musibah bukan berarti dari Apa isi musibah tersebutagaimana Siapa yang mendapatkan musibah untuknya dia sabar kemudian dia taat tetap kepada Allah subhanahu wa taala maka pada keberadaannya adalah sebuah nikmat dari nikmat-nikmat beragama Azza wahmat wallahu taala mahmudun alaiha maka sebenarnya itu adalah perbuatan Allah dan EE pciptaan Allah maka Allah subhanahu wa taala pantas untuk dipuji atasnya pantas untuk dipuji atasnya maka siapa yang diuji Lalu Allah subhanahualu dia diberikan kesabaran maka kesabaran itu Adah nikmat dari Allah Subhanahu mendapatkan sesuatu yang menghapuskan dosanya kudian kasih sayang dari Allah subhanahu wa taala dan dia mendapatkan dengan pujian atas rabnya pujian dari Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala ber merekaah mendapatkan rahmat mka mendapatkan selawat dari dan rahm yaitu orang yangersabar atas diaend pengunansa dan peningat yang mendat k yangend di dalambutkan Siapa yang diingink H Allah terhadap hamb dengan keburukan Allah akanahan atasnya atass mengakhirkan at diberikanahala secara semp pada hari Ki [Musik] ak eh maksudnya adalah eh dosanya eh tidak akan dibalas oleh Allah di dunia sampai dia dibalas di akhirat dan ketika dibalas di akhirat akan sempurna pembalasannya dia akan mendapatkan siksa yang sempurna inilah ucapan terakhir dari hadis yang kita baca tadi intinya para ikhw yang dirahmati oleh Allah hadis yang keempat maknanya adalah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan apabila Allah menghendaki kebaikan pada seseorang maka dia menyegerakan hukuman baginya di dunia apabila Allah menghendaki keburukan P seorang hambanya maka dia menangguhkan dosanya sampai dia penuhi balasannya Nanti pada hariiun hubungan dalil denganab menunah tidak bersabar atas musibah adalah mengurangi kesempurnaan tauhid karena Di Dalam Hadis disebutkan kebalikannya yaitu seorang berdosa disiksa oleh Allah Taala atas dosanya ia bersabar atas siksa tersebut sehingga Ia mendapatkan ganjaran kebaikan oleh Allah subhanahu wa taala e nah nah ini adalah dalil yang keempat yang dibawakan oleh rahimahullahu taala baik ada satu lagi dalil sehingga kita menyelesaikan hadis ini atau bab ini yaitu penulis berkatau Q nabi sahuhi was ak sesungguhnya ee di dalam hadis disebut sesungguhnya besarnya ganjaran sebesar ujian sebesar ujian ini adalah hadis yang lain yang kelima ya eh akan tetapi imammidzi menjadikan dengan satu sanad dengan sahabat yang satu maka akhirnya penulis Kitab tauhidimamuhamah menjadikan dia satu had maka di dalam terdapat peringatan agar senantiasa berbaik apa namanya berharap yangik baik terhadap Allah subhahu wa taal sebagaimana yang Allah subhanahu wa taala takdirkan atasmu sebagim Allah subahu wa ta Mungkin kalian membenci sesuatu dan itu lebih baik bagi kalian dan mungkin kanukai sesuatu dan itu buruk bag kalian Allah yang lebih mengetahui dan kalian tidak mengetahui nah ini ayat men bahwa kadang kita menci Sesuatu akan tetapi ternyata eh Allah subhanahu wa taala memberikannyaga kita santiasa selalu berbaik sangka kepada allah bahkan dari musibah yang kita dapat kita berbaik sangka kepada allah mungkin ada kebaikan di dalamnya kita tidak mengetahui Imam mengatakan telah meriatkan kepada kamibbah berkata telah meriatkan kami meriwayatkan kepada kami dariin dari Anas binah im ah Mahmud I diriwayatkan Imam ahmadah dari Mahmud binbid beliau mengangkatnya sampai kepada rasul Sallallahu Alaihi wasam Jika Allah menyukai suatu kaum maka Allah akan mengujinya maka Barang siapa yang bersabar baginya pahala kesabaran dan siapa yang menggerutu baginya pahala penggerutuan e ketidak sabaran gitu ya di dalam Hadis disebutkan sesungguhnya sebesar ee apa jaza sesungguhnya besarnya ganjaran ya eeiah Barang siapa yang Barang siapa yang ujiannya lebih besar ya Secara materi atau secara eh tataaca ya Sebagian ada yang berpendapat begini sesungguhnya musibah akan diberikan pahala atasnya disertai dengan eh disertai dengan penghapus kesalahan kesalahan jadi orang mendapat musibah dia dapat ganjaran pahala kemudian salah satu ganjaran juga dihapuskan dosa-dosa [Musik] naajah Ibnu alqayimi rahimahullahwabul khqat sedangkan Imam menguatkan pendapat bahwa menghapuskan dosa itu adalah menghapuskan kesalahan-kesalahan ganjarannya adalah menghapuskan kesalahan-kesalahan saja kecuali kalau seandainya it sebab untuk beramal seperti orang bersabarf orangat kepada Allah subh maka sesungguhnya pada hari itu dia diberikan pahala atas yang merak amalnya maka di dalam makna Hadis disebutkan bahwa sebesar ganjaran pahala bersama sebesar musibah Jika dia bersabar dan jika dia berharap pahala kemudian para ikhwah yang dirahmati Allah subhu wa ta Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala jika menyukai suatu kaum Allah akan menguji kaum tersebut oleh sebab itulah terdapat di dalam hadis AB waq was nabi muhammadui wasam perah ditanya eh manusia mana yang paling Besara Mus paling besar adalah para nabi kudi setelahnya dan setelahnya seseorang akan diuji oleh Allah sesuai dengan kadar agamanya kalau seandainya di dalam rumahnya dan salat aidnya maka akan bertambah musibahnya di dalaminya terdapat iman yang tipis maka dia akan diuji dengan sesuai keingih sajaibahapatkan seseorang Sampai sampai dia berjali ini tidak miliki dosa nah hadis ini danisnya termasuk dalil tauh ja seorang hamba mengetahui bahwa para nabi dan para wali mereka mendapatkan musibah di dalam diri mereka yang sebenarnya itu adalah rahmatah dan tidak ada yang menahan mereka kecuali Allah Subhanahu wa ta eh ia mengetahui bahwasanya mereka tidak memiliki eh Apun baik itu nafan atau baik itu ee Memberikan manfaat kebaikan atau menahan keburukan n alh wusnilqibah ma y artinya para ikhwah hadis ini menunjukkan ee Dalil Tauhid maka apabila seorang hamba mengetahui bahwa para nabi para wali ee mendapatkan bala di dalam diri mereka dan musibah di dalam diri mereka Maka sungguh eh artinya Dia menolong dirinya saja tidak bisa menolong menolong orang lain diharamkan menju mereka dan bermaksud kepada mereka di dalam penulaian hajathajat atupun terangkat kesitesulan di bagi para nabi orang-orang Saleh ee dari di dalamnya terdapat rahasia-rahasia dan hikmah-hikmah dan EE kebagusan-kebagusan dan husnqibahitu eh akhir yang baik yang tidak bisa dihitung dari hikmah dari musibah yang Allah subhanahu wa taala ber dalam Siapa yang maka dia dan yang Allahhu Wa Ta di dalam kitabnya menetapkan sifat-sifat yang Allah subhanahu wa taala tetapkan sifat untukinya dan apa yang disifati oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dari sifat-sifat Allah sesuai dengan yang cocok ya sesuai dengan yang cocok penetapan tanpa harusisalkanutkan sifat Allah dari sifat tersebut kalau seandya dia Allah subhahu Wa Ta Maka baginyaan mendapatkan seluruh dan dia akan mendapatkan seluruh keburukan dia akan terselamatkan maksud saya dari seluruh keburukan ini kalau seandya orang dapat Allahu sud dia menyerahkan perkaranya kepada Allah sub ta danbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wa Ta dengan dia bersabar dia akan dia lebih cinta kepada Allah lebih percaya kepada Allah Subhanahu Wa taalaud radhallah anu sebagaimana abdullahud berkata Inah Sesungguhnya Allah dengan sifat keadilannya menjadikan eh ruh dan juga eh kesenangan di dalam keyakinan dan keridaan Allah subhanahu wa taala menjadikan alham kesulitan alhazan kesedihan di dalam keragu-raguan dan di dalam kemurkaan nah di dalam hadis disbutkan Siapa yang membenci atau yang murka atas takdir Allah adalah su dan tidak AT Allah di dalam apa yang Allah sudahap dan dan juga hadis ini eh dapat dijadikan sebagai dalil atas wajibnya Rid wajibnya Rida atas ketetapan Allah Subhanahu Wa taalabb iniah pendapat Imam pendapat ibnjangq memilih tidak wajib Rid itu tidak wajib Isam rahimahullah dan ini dikuatkanatlehamamah belum datang belum pernah datang perintah sebagaimana datang perintah untuk bers dan allahuji atas pelaku-pelakubar Siapa yang bersabar yang belum bersabar atas musibahku dan tidak Rid dengan ketetapanku maka hendaklah mengambil Tuhan selu hadisah was maka ini adalah perkataan isiliah yaitu perkataan dari k-kitab m tidak sah dari Nabi Muhammad sallallahuhi wasul Islam Isam Rah bel beliau mengumkan termasuk daripada Rid adalah apabila dapat musibah dia Bersyukur ya karena di dalam musibah pasti ada nikmat yang Allah subhanahu wa taala sediakan Alhamdulillah selesai intinya P ikhwan yang dirahmati oleh Allah di apa namanya di bab yang kelima ini atau dalil yang kelima ini Rasul sahuaih wasallam mengabarkan sesungguhnya besarnya pahala setimpal dengan besarnya cobaan dan siapa yang rela atas ujian tersebut maka baginya keridaan dari Allah sedangkan Siapa yang marah maka baginya kemarahan dari Allah nah itu itu makna dari Dal yang kelima yaitu hadis Anas ik yang kita baca tadi Adapun hubungan dalil dengan bab menunjukkan bahwa tidak bersabar atas musibah adalah mengurangi kesempurnaan tauhid nahah itu yang bisa kita sampaikan pada kesempatan kali ini semoga disampaikan bermanfaat wallahuam ada waktu 10 sampai 15 menit untuk pertanyaan Ust Barakallah fikum jazakahuir atas pelajaran yang telah disampaikan semoga menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya selanjutnya ak bagi Anda yangin bertanya seputar pembahasan ini di 0218236543 silakan via telepon Kami tunggu pertanyaan Anda halo halo terhubung atau PES sing di 0819896543 Vi pesan singkat halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dari hamba Allah di Bandung eh dari ibu yang pertama Ustaz eh saya banyak mengalami permasalahan batin dalam rumah tangga sejak awal pernikahan sudah merasa sakit hati dan sampai sekarang kita berjalan berumah tangga banyak kejadian yang membuat saya itu bersedih karena suami berselingkuh beberapa kali dan saya maafkan berharap dia mau berubah dan bertobat saya selalu mendoakan agar Allah membakan pintu hatinya namun sifatnya masih keras saja nah pertanyaannya bagaimana kita harus menata hati kita menyikapi kejadian seperti ini silakan Ustaz illamdulillahulillah wanita yang diselingkuhi oleh suaminya hanya mempunyai dua pilihan yang pertama dia bersabar atas perselingkuhan suaminya dan meminta suaminya untuk bertobat terutama didatangkanu keluarga dari suami dan keluarga dari istri agar sang suami bertobat kepada Allah Subhanahu jika sang suami bertobat maka berarti dia memutuskan dosanya tadi dan bertekad untuk tidak mengulang lagi dan jika pilihannya adalah bersabar tadi mak berarti sang istri wajib untuk bersabar dengan keadaan suami mungkin masih teringat terniangiang penghiatan suami Nah itulah ujian bagi orang yang bersabar untuk melanjutkan pernikahan ini karena anak dan atau yang semisahnya yang kedua adalah dia tidak ee mau bersabar dalam artian dia ingin berpisah dengan suaminya dan itu hak bagi seorang istri yang dikhianati oleh suaminya berminta menggugat cerai suaminya tersebut tidak mengapa ya agar dia mendapatkan laki-laki yang Saleh yang menafkahinya dan mengurusnya sebagai suami maka pada saat itu dia berhak untuk melakukan seperti itu Jadi tinggal memilih e Apakah dia B bersabar ataukah dia memilih untuk bercerai kalau pilihannya bersabar maka eh berharaplah pahala dari Allah subhanah dan jagalah suami agar tidak berselingkuh kembali karena jadilah tim kerja untuk suami ya supporting system kata orang zaman sekarang e jadilah kerja sehingga suami terjaga dari godaan-godaan di luar sana wallahuam Ustaz Terima kasih atas nasihat dan jawaban yang telah disampaikan khususnya untuk penanya dan kita semua yang menyimang Pada kesempatan kali ini kami angkat telepon silakan haloamaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bapak Dengan siapa ini di mana Mohon [Tepuk tangan] maafeng Jawa timur silakan Apa pertanyaannya gini Ustaz ya saya ini sudah tua umur saya sudah 81 Ustaz kemudian saya sakit-sakitan nah kemudian tadi malam itu saya menyerah kepada Allah karena sakit sakit saya saya kan merasa akan di dipanggil oleh Allah Iya merasaakan dipanggil karena sakit saya karenaemarin saya makan obat kemudian kemungkinan obat itu terlalu banyak bagaimana itu karena saya beli di di di toko tidak di pertanyaannya Bapak mohon maaf gimana dengan dengan sakitnya itu apakah Allah akan menghapus dosanya di mana Oh iya Bapak Terima kasih atas pertanyaan Bapak ditunggu nasihat dan jawaban dari Ustaz silakan bismillahamillah Iya ini termasuk daripada musibah yang Allah subhanahu wa taala berikan kepada seorang hamba tugas Bapak adalah bersabar dan berharap pahala dan musibah yang didapati itu akan mendatangkan pahala pahalanya Adah dihapuskan dosa atau diangkat derajatasahi was tidakah seorang muslim tertimpa musibah baik itu rasa letih rasa capek rasa sedih gundah Gulana ataupun bahkan sampai tertusuk eh apa tertusukri maka itu semua akan menghapuskan dosanya itu semua akan menghapuskan dosanya ini termasuk daripada hal yang semestinya seorang hamba benar-benar berharap pahala dari musibah tersebutahu baik Pertanyaan selanjutnya dari pesaningat kam bacakan dari n Nurul yang bertanya Asalamualaikum Ustaz Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan untuk Ustaz sekeluarga meng jika kita ditakdirkan unuk terjerumus maksi atau terhalang dari ibadah-ibadah yang sangat utama Bolehkah kita tidak Rida dengan takdir-takdir tersebut mohon nasihatnya Ustaz silakan ulangi kurang bisa dipahami mengenai R mengenai Rida Allah jika kita ditakdirkan untuk terjerumus dalam perbuatan maksiat atau terhalang dari ibadah-ibadah yang sangat utama Bolehkah kita tidak Rida dengan tadir-tadir tersebut Ustaz mohon penjelasannya tentang pemahaman saya ini silakan bismillah walhamdulillah wasalatu wasalam ala rasulillah waa alihi wa asabihi Wah Amma ba Adapun seorang jika mengerjakan maksiat kepada Allah subhanahu wa taala maka yang harus di lakukan adalah beristigfar memohon magfirah dari dosa yang pernah dia kerjakan baik itu melalaikan kewajiban atau meninggalkan atau mengerjakan larangan Allah subhanahu wa taala berfirman snyabat itu adalah bagi orang yang mengerjakan dosa Kemudian pada waktu dekat dia langsung bertobat kepada Allah subhanahu wa taala itulah mereka orangor yang diberikan ditimbatnya Allah subhahu wa ta Allah Subah ta mengetahui dan maha bijaksana maka yang dilakukan oleh orang yang bermaksiat baik melalaikan kewajiban atau melanggar larangan maka pada saat itu dia bertobat beristigfar kemudian menyesal atas perbuatannya tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut memutuskan dosa tersebut bertekad untuk tidak ee apa namanya ee ikhlas hanya karena Allah dan dikerjakan di waktu yang diterima toubatnya e Adapun di dalam pernyataan tadi bahwa dia tidak rela dengan kejadian seperti itu ya itu namanya beristifar Itu namanya menyesal atas perbuatannya wallahuam Barakallah fikum Terima kasih atas nasihatnya pertanyaan berikutnya pertanyaan terakhir dari saudara kita her Barus dari Barus Kabupaten Tapan Tengah Ustaz Bagaimana cara kita ikhlas memaafkan orang yang telah menyebarkan aib-aib kita karena ini ee terasa berat berkaitan dengan kehormatan Mohon penjelasan dan penerangannya Ustaz silakan bismillah whamdulillah wasalam rasulillah wa alihibima ba yang terzalimi seperti tersebarnya aib disebarkan oleh orang dia berhak untuk mendoakan keburukan atas orang yang menyebarkan tersebut itu hak dia Rasul sahu Alaihi wasam [Musik] bersabda dan balasan bagi orang yang berbuat buruk maka baginya juga keburukan dan siapa yang memaafkan dan eh mengandan Islah perbaikan antara keduanya maka pahalanya di sisi Allah Subhanahu nah para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala berarti berdasarkan ayat ini seorang yang terzalimi berhak untuk mendoakan keburukan bagi orang menaliminya rasulallahu Alaihi Wasallam bersabda ehahah doa orang yang terzalimi tidak ada jarak antara doa tersebut dengan Allah subhanahu wa taala pasti dikabulkan oleh Allah menunjukkan bahwa orang teri boleh untuk berdoa ya mendoakan keburukan ee atas orang menzalimi tetapi memaafkan diperboleh lebih utama lebih diganjar pahala oleh Allah subhanahu wa taala Abu Bakar assiddiq radhiallahu Anhu Maafkan orang-orang yang menyebarkan berita bohong atas Aisyah radhiallahu anha ya memaafkan akhirnya Allah subhanahu wa taala mengatakan Apakah kalian tidak menginginkan Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa-dosa maka eh apa namanya Abu bakarid mengatakan I kami inin diampuni dosanyaleh Allah subahu wa ta dan diampuni dosaam surgaleh Allah subhanahu wa taala Siapa yang memaafkan orang yang menzaliminya diam surga orang-orang yang EE menahan amarah memaafkan dan Allah subhanahu wa taala mencintai orang-orang yang berbuat Ihsan yang dijamin surga oleh Allah subhanahu wa taala dia menuntut balas di akhirat pun boleh tiga keadaan mendoakan dengan kezaliman ee keburukan atas orang menzaliminya e mentut balas di akhirat atau yang ketiga memaafkan dan memaafkan paling utama agar dia mendapatkan surganya Allah subhanahu wa taala wallahuam Barakallah fikum dan ini merupakan pertanyaan terakhir di pertemuan k di kesempatan pagi hari ini sebelum kami akhiri mohon Ustaz memberikan iktitam fadal ya Ustaz bismillahhamdulillah wasatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wa asihi wbati fillahahakum kita ambil beberapa nasihat dari fadilat Syekh Abdur Razak bin Abdul Muhsin alabbad hafahullahu taala yaitu eh wasiat dari Abu Beliau berkata eh dahulu yaitu orang-orang salafh yang baik-baik Jika mereka saling bertemu maka mereka saling menashati satu yang lain kalau seandainya jauh mereka saling menulis surat satu dengan yang lain kalau zaman sekarang salingi nasihat dengan Whatsapp chat atau apa yangisal eh kemudian para ikhw yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala eh nasihatnya adalahakun Wan aslaha fimaahu waainallah kafahahas Wan aslahaah siapa yang beramal untuk akhiratnya maka Allah subhanahu wa taala cukupkan dunianya dan siapa yang memperbaiki hubungan antara dia dengan Allah maka niscaya Allah subhanahu wa taala cukup kan keburukan manusia darinya dan siapa yang memperbaiki hubungan Rahasianya dengan Allah subhanahu wa taala Allah akan perbaiki apa yang nampak dari dirinya Subhanallah dia ada tiga amalan niatkan untuk akhirat maka dunianya akan datang yang kedua perbaiki hubungan dengan Allah maka niscaya hubunganmu dengan manusia juga akan baik yang ketiga perbaiki hal-hal yang rahasia di dalam dirimu seperti dosa-dosa yang tersembunyi jauhi maka niscaya Allah akan baguskan apa yang nampak dari dirimu ini tidak bisa di dibuat-buat ya ini tidak bisa dibuat-buat nah para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Imam Ibnu qayim rahimahullah di dalam risalah atabukiah yang beliau tulis untuk Temannya di dalam menuntut ilmu maka Beliau berkata maka tulisan-tulisan yang begitu banyak tidak terlalu bermanfaat daripada tiga tulisan ini yang mana Sebagian ulama Salaf menulis wasiat salah satu dari mereka kepada yang lainnya wq kalau seandainya itu ditanamkan ditorahkan di dalam Nya maka itu adalah yang semestinya dia harus lakukan Ingat tiga tadi wasiatnya yang pertama beramal untuk akhirat maka niscaya dunianya akan dicukupkan oleh Allah yang kedua perbaiki hubungan dengan Allah niscaya hubungan dengan manusia akan senantiasa dicukupkan oleh Allah dibaikkan oleh Allah yang ketiga perbaiki rahasia-rahasia kita yang tidak diketahui oleh manusia niscaya Allah subhanahu wa taala akan memperbaiki penampakan kita di hadapan manusia apa yang terlihat dari kita di hadapan manusia senantiasa akan dilihat oleh manusia dengan pandangan yang baik Semoga nasihat ini bermanfaat wasallallahbi Muhammad walhamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh barakallahikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas pelajaran dan bimbingan yang telah disampaikan kami yang bertugas mengucapkan terima kasih atas kebersamaan Antum semuanya ikhwat Al Islam pemerhati Rah di manapun Anda berada kamiur diri subhanakallahumma W biihamdika Ashadu Alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *