Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtashar Ma’arijul Qabul

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Quran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Roja bahwa tidak ada yang terjadi di alam jagat raya ini kecuali apa yang Allah kehendaki Allahu Azza waalla infirad dalam hal iradah infirad itu asa satu-satunya yang berkehendak hanyalah Allah Azza wa Jalla saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasatu wasalamua rasulillah saudaraku seiman dan seakidah sahabat R di manaun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan insyaallah sore hari ini kembali kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami Pancar luaskan dari kota Bandung Jawa Barat tepatnya di Masjid Agung alukhwah bersama AB dan kita k ak mengaj kitab penuh manfaat kitab mukhtasar maijul Qabul dan di kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah tema kajian yakni fenomena hantu saudaraku seiman dan seakidah anda dapat berpartisipasi dengan menyimak kajian ini tentu saja dan juga dalam bertanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalu telepon di 0218236 6543 ba untuk selanjutnya kita akan simak nasihat dari Ustaz abuidar asundawi hafahullahu Taala kepada Ustaz fatafadol Maskur Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh alhamdulillah wasatu wasalamua rasulillah waa alihi wa hadirin jemaah Masjid Agung alukhwah Bandung yang Allah muliakan para pendengar radio tarbiah sunah Bandung para pendengar radio R di beberapa kot dan radio-radio lain yang ikut gabung pemirsa TV dan berapa TV lain dan para netizen di mana saja anda berada kembali kita berjumpa melanjutkan kajian kitab mukhtasar maararijul qabr Kita Sedang membahas rukun iman yang keenam yaitu iman kepada takdir poin yang sedang kita bahas adalah beberapa keyakinan yang bertolak belakang dengan keimanan kepada takdir ada berapa poin yang sudah kita bahas pertama percaya kepada ramalan bintang bahwa bintang posisi bintang di atas di angkasa memiliki pengaruh terhadap kejadian bahkan nasib manusia bahkan harga-harga barang itu sudah kita Jelaskan ini adalah penyimpangan dalam masalah keimanan terutama iman kepada takdir kedua adanya keyakinan tentang adanya penyakit menular sudah kita bahas sekarang kita yang ketiga salah satu di antara keyakinan yang menyimpang dari takbir adalah alalam ul yaitu keyakinan tentang tiarah Tiar itu ramalan kesialan karena satu kejadian juga fenomena adanya hantu Makna tiarah adalah seseorang menggagalkan rencana kepergiannya karena meyakini tidak akan sukses tidak akan berhasil karena merasa sial dengan kejadian yang dia lihat yang dia dengar yang dia alami contoh pas seseorang mau berangkat bisnis berdagang atau Apun pas keluar rumah dia menendengar orang berkata buruk tetangganya atau orang lewat Nyatakan wahai bodoh Wahai yang celaka wahai ini wahai itu yang buruk atau dia melihat ada burung kemudian burung itu berteriak di setiap daerah berbeda ada burung hantu ada burung gagak ada burung koreak ada burung kedasih bahasa Sundanya set uncuing atau yang lain-lain atau merasa sial dengan berjumpa dengan orang-orang yang cacat Mungkin pas keluar rumah bertemu dengan orang yang buta yang pincang ataupun bentuk cacat yang lainnya lalu dia meyakini itu pertanda bahwa kepergiannya ini akan mengalami kesialan lalu dibatalkan dengan keyakinan kalau terus berangkat akan rugi kalau dia bisnis akan rugi kalau berjualan tidak akan laku kalau berjumpa janji dengan seseorang akan meleset atau kerugian-kerugian lain yang diakibatkan karena kejadian buruk yang dia alami ini disebut dengan sebutan tiarah di Indonesia khususnya hampir setiap daerah ada di kalangan orang Jawa Barat kalau ada burung kedasih disebut sweet uncuing ada keyakinan pasti ada orang yang akan mati kalau ada burung Beben C C C Itu tandanya akan ada maling ke rumah kalau ada kupu-kupu siama-rama itu pertanda akan ada apa tamu disebut semah ngahesekun NU Boga Imah bikin repot tuan rumah kesialan dan banyak lagi keyakinan-keyakinan lainnya mungkin di daerah-daerah lain juga ada itu yang disebut dengan Tiar berkasal dari berasal dari kata thirir yang artinya burung yang pada awalnya meramal kesialan itu karena burung tapi kemudian berkembang kepada setiap ramalan kesialan walaupun bukan dengan buruk seperti kejadian pas keluar rumah ada anak jatuh Oh ini pertanda buruk atau jelek dibatalkan kepergiannya pas keluar rumah mau berangkat Oh ternyata ketemu dengan orang yang cacat ini pertanda buruk lalu enggak jadi berangkatnya itulah tiarah lebih konyol lagi meramalkan kesialan karena kebaikan yang dilakukan oleh orang lain tapi membuat kita terusik seperti menimpakan kesialan karena dakwah orang lain kepada kita ajakan kebaikan orang lain kepada kita lalu kita tertimpa musibah lalu dituduhkan gara-gara kamu ngajak ini ngajak itu saya jadi siap dan itulah yang terjadi pada diri Firaun dan kawan-kawannya terhadap nabiah Musa alaihiatu wasalam seperti yang Allah terangkan dalam surah Al ayat 131 Allah berfirman [Musik] inumallahakin Akum yalamun kalau mereka ditimpa sebuah kesusahan keburukan mereka menimpakan kesialan ini kepada Musa dan orang-orang yang mengikutinya ketahuilah bahwa kesialan mereka sudah Allah tetapkan di sisi Allah sudah Allah takdirkan akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui ketika menjelaskan ayat ini berkata Mujahid rahimahullah Mujahid ini seorang ulama ahli tafsir di zaman tabiin murid utama dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma paling menonjol di bidang tafsir sampai Imam Sufyan rahimahullah menyatakansir mujahidb kalau datang tafsir dari Mujahid cukup bagimu enggak perlu bertanya lagi kepada yang lain Sebab beliau paling ahli di zamannya dalam masalah tafsir langsung belajar kepada ahli tafsir terkemuka di zaman sahabat yaitu Ibnu Abbas yang kenal kata Ibnu Masud nikjumanul Quran Ibnu Abbas sehebat-hebat ahli tafsir Quran yaitu Ibnu Abbas itu pengakuan para sahabat murid namanya Mujahid makanya pendapat Mujahid dalam masalah tafsir sering dijadikan rujukan oleh para ulama ahli tafsir di kalangan ahlus sunah seperti Imam Ibnu jarirari seperti Imam al-qurtubi seperti Imam Ibnu Katsir dan yang lain-lain ketika menjelaskan Musa maah mereka menimpakan kesialan kepada Musa kata Mujahid yakni yatasyaamu bihi mereka menganggap Musa sebagai penyebab kesialan mereka Imam Ibnu jarir menukil ucapan Ibnu Abbas radhiallahu anhuma ketika menjelaskanah ketahuilah bahwa kesialan mereka itu ada di sisi Allah Allah yang menetapkan kata Ibnu Abbas seluruh urusan itu memang dari Allah Allah yang menetapkan Allah yang menakdirkan dan itu sudah Allah catatkan 50.000 tahun sebelum langit dan bumi Allah ciptakan Ma asoba musibatin fil ARD wala Fi anfusikum illa Fi kitabin Min qabli an nabroaha itu surah alhadid ayat 22 apa saja peristiwa yang menimpa di muka bumi atau yang menimpa diri-diri kalian itu semua sudah tercatat dalam sebuah kitab di dalam Lauhul mahfuz sebelum kami menciptakan alam jagat raya ini nah Lalu Allah berfirman dalam surah Annam 47 mereka berkata kami sial itu karena kamu dan karena orang-orang yang bersamamu maka menjawablah Nabi Musa kesialan kalian itu sudah ditetapkan di sisi Allah bahkan kalian adalah kaum yang akan diuji dan diazab Bahkan mereka itu sampai mengancam kalau tidak berhenti dakwah akan dirajam atau disiksa habis-habisan inilah sikap orang yang anti dakwah ada ancaman kepada para pegiat dakwah Awas akan dihat i gitu dan itu dari dulu ada sebagaimana Allah jelaskan dalam surah Yasin ayat 18 dan ayat 19 mereka Allah menyatakan dalam ayat ini inikumum [Musik] mereka berkata kami ditimpa kesialan karena kalian karena kalian mendakwahi kami mengajak kami untuk meninggalkan agama kami terus lempari kalian kami akan rajam kalian a kami timpakan kepada kalian azab kami yang sangat pedih maka menjawablah para utusan Allah thirukum maakum kesialan kalian itu karena dosa-dosa kalian karena dosa Allah Azab kita sudah jelaskan kemarin satu ayat kata Allahu azzaaim kami akan azab orang-orang kafir itu dua kali setelah diazab dua kali mereka akan dikembalikan kepada azab yang jauh lebih dahsyat yaitu azab neraka sebelum azab neraka mereka diazab dua kali mana Dua kali yang pertama di dunia Diab dengan musibah dengan kelaparan dengan sakit dengan kehinaan dengan kekalahan di medan perang oleh kaum muslimin itu yang pertama yang kedua di alam kubur Imam Hasan albashari rahimahullahu taala menyatakan ayat ini berbicara tentang azab kubur setelah diazab dua kali pertama di dunia k juga di alam kubur nanti di akhirat dimasukkan ke dalam azab yang lebih dahsyat yaitu azab neraka Nah jadi salah satu azab Allah bagi orang kafir kesusahan kesialan kerugian makanya berkata para Utusan thirirukum maakum aukir apakah karena kalian diberi peringatan oleh kami kalian akan menyiksa kami kalian akan menzalimi kami itu para Utusan para rasul zaman bahula begitu karena didakwahi mereka itu digeruduk karena didakwahi mereka diusir karena didakwahi para pendakwah ini dizalimi ada yang disiksa ada yang diburuh sejak zaman baheula maka tak heran kalau para dua sekarang menyeru kepada kebenaran melarang dari kemungkaran banyak ancaman banyak hinaan cacian Makian tuduhan bahkan ada yang diserbu segala macam itu sunatullah apakah kalian akan mengazab kami hanya karena kalian diberi peringatan oleh kami antumun kalianelebai tindakan kalian itu berlebih-lebihan berkata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dari Ibnu Masud radhiallahu Anhu dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dengan sanad yang sahih berkata Rasul Sallallahu Alaihi wasam ar itu Syirik tapi ini masuk Syirik kategori Syirik kecil Imam Ahmad meriwayatkan hadis dari Abdullah bin Amr Bin as radhiallahu anhuma berkata Rasul Sallallahu Alaihi wasallamq asr Siapa orang yang keperluannya digagalkan oleh arah sungguh dia telah berbuat Syirik Jadi pas mau berangkat untuk bisnis untuk berdagang untuk keperluan tertentu terlihat ada burung berteriak Ah ini sial ini rugi akhirnya enggak jadi dicancel dibatalkan atau pas keluar rumah ada anak main sepeda blek jatuh berdarah nangis Oh ini pertanda sial enggak jadi itu Syirik Kata siapa Kata Nabi Sallallahu Alaihi wasamar hajatiq Asa Siapa orang yang dia membatalkan keperluannya karena tiarah dia telah berbuat Syirik kalau toh ada kesialan hanya di tiga perkara dengan alasan yang rasional dan realistis dan ada hubungan sebab akibat sebagaimana perkataan nabi alaihialatu wasalam yang menyatakan bahwa sialan itu hanya ada di tiga perkara perkara pertama fil Marati waddari waddabah pertama dalam diri seorang istri tapi istri yang shihah bukan shihah istri yang nusus yang durhaka kepada suami bikin puyeng enggak suami Iya suami puyeng melihat istri yang durhaka pekerjaannya ngomel cemberut banyak menuntut curigaan posesif Aduh enggak nyaman suami sial enggak sial ada hubungan sebab akibat antara kesialan tersebut dengan kedurhakaan istri Iya kedua rumah rumah yang rsssssnya 10 kali rumah sangat sempit sumpek susah selonjor susah segala macam ya sempit lembab sinar matahari tidak masuk sirkulasi udara juga tidak ada ya Ya jelas bikin para penghuninya mudah terserang penyakit sial Enggak tuh sial yang ketiga binatang tunggangan kalau zaman sekarang kendaraan motor mobil yang mogok terus boros sekalias 5 liter habis sial enggak orang yang punya kendaraan mogokan terus enggak mogokes ban Ya macam-macam siap kesialan di tiga hal itu adalah kesialan yang realistis logis R nyata dan ada hubungan sebab akibat adapun yang tadi akan tertimpa sial karena ada burung Apa hubungannya burung dengan nasib kita akan sial kalau ada anak kecil celaka jatuh pas kita mau pergi pertanda sial Apa hubungannya anak kecil jatuh dengan nasib kita nanti setelah pergi tidak rasional tidak logis tidak masuk akal tidak realistis tak ada hubungan sebab akibat ini yang disebut dengan attiarah maka itu adalah hal yang terlarang tiarah adalah keyakinan yang bertelak belakang dengan keimanan kita kepada takdir Oleh karena itu sudah dijelaskan di dalam pembahasan tentang ad sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan lawa War was fiin fil marah wdar Wah tidak ada andwa tidak ada penyakit menular tidak ada tiarah ramalan kesialan dan tidak dan suum atau kesialan itu hanya ada di tiga perkara pertama di istri yang durhaka yang kedua di sebuah rumah yang tidak sehat dan yang ketiganya di kendaraan Nah inilah keyakinan yang bertolak belakang dengan iman kepada takbir yaitu attiarah ada sesuatu yang sebaliknya dari atti yaitu faal faal itu mungkin optimisme faal itu ucapan yang baik yang mengungkapkan sesuatu kebaikan yang membuat kita optimis sebagaimana hadis sahih riwayat Imam Bukhari bahwa Abu Hurairah radhiallahu Anhu berkata aku mendengar Rasul Sallallahu alhi wasam bersabda Alal tidak ada Tiar tidak ada ramalan tapi sebaik-baik ramalan faal para sahabat bertanya Wal faal Ya Rasulullah Apa faal itu wahai Rasulullah Beliau berkata alimatusihah ahum ucapan yang baik yang didengar oleh salah seorang di Antara Kalian kayaknya ini hari ini baik karena cerah angin juga tidak tidak kencang bertiup ini kayaknya tidak akan hujan bagus untuk kajian umpamanya itu faal karena mikin kita optimis ya Tapi ada syaratnya [Musik] dengan syarat Fa ini tidak bisa dijadikan sandaran dan tidak dijadikan tujuan pastilah enggak hanya ada kemungkinan memperoleh kebaikan Apakah kalau kita pagi-pagi cerah sejuk langit membiru angin juga bertiupnya sepoi-sepoi lalu kita berharap kayaknya enggak akan hujan cerah enak untuk aktivitas tapi ternyata di tengah hari atau di sore hari hujan pernah kejadian pernah sering maka enggak boleh diyakini sepenuhnya ya berdasarkan hal itulah maka tidak boleh kita Bersandar kepada faal hanya boleh untuk memberikan harapan yang baik serta optimisme memandang masa depan ada satu kebidahan yang tercela yang diambil dari faal ini yaitu apa mengambil mushaf untuk mendukung apa yang diinginkannya dari faal tersebut ini agar benar-benar udara cerah tidak hujan lalu kita ambil mushaf atau kita Tuliskan satu ayat lalu ditempel di dinding atau digantungkan dengan keyakinan menangkal hujan maka Tidak diragukan lagi Mualif menyatakan Tidak diragukan ini lagi bahwa ini termasuk menjadikan ayat-ayat Allah sebagai main-main candaan send gurau sungguh Buruk apa yang mereka lakukan Allah Az di dalam al-qur’an dalam beberapa ayat pernah menjelaskan dilaknat dan dimurkainya Bani Israil karena hal-hal ini sebagaimana firman Allah Azza waalla Almaidah ayat ayat 78 luinadina kafarum Bani Israil telah dilaknat orang-orang kafir dari kalangan Bani Israil dalam Annisa ayat 93 wballahu Alaihi wahu Allah murka kepada mereka dan Allah melaknat mereka dan ayat-ayat yang sejenis bahwa ini ditujukkan kepada mereka yang menjadikan ayat-ayat Allah sebagai candaan bahan candaan permainan gurauan ataupun yang sejenisnya lalu kalau UMP seseorang sudah pernah melakukan Tiar pernah terjeremus karena ketidaktahuan Apakah kifaratnya disebutkan dalam hadis yang tadi riwayat Imam Ahmad dari Abdullah bin Amr Bin as radhiallahu anhuma bahwa nabi alaihiatu wasalam bersabda Siapa orang yang keperluannya dibatalkan hanya karena tiarah maka sungguh dia telah berbuat Syirik para sahabat bertanya F kafarat apa kifarat dari hal itu penghapus dosa bagi orang yang pernah bertiarah maka nabi alaihiatu wasalam menjawab an allahumir hendaklah kamu berkata allahum Ya Allah tidak ada kebaikan kecuali kebaikan dan tidak ada kesialan kecuali kesialan yang berasal Dar dan tidak ada sesembahan yang lain selain Engkau hadis ini sahih SY alalbani memasukkan hadis ini ke dalam kitab silsilah alahadis asahihah dalam hadis lain riwayat Imam Abu Daud dari Abdullah Bin Masud radhiallahu anu dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda kata nabi alaihiatu wasalamah itu Syirik tapi tidak ada seorang pun di antara kita kecuali pernah terjerumus ke dalam hal ini akan tapi Allah akan menghilangkan dosa Tiar ini dengan tawakal ketika Jelaskan hal ini maka para ulama menyatakan salah satu di antara kifarat dari tiarah pertama tadi mengatakan Allahumma la Khair illa khairuk W thirir illa thiriruk wala ilaha ghau itu pertama Ya Allah tidak ada kebaikan kecuali kebaikanmu tidak ada kesialan kecuali kesialan yang berasal dari tidak ada sembahan yang hak selain Engkau kedua tawakal kepada Allah Azza waalla bersandar sepenuhnya kepada ketetapan Allah dan kekuasaan Allah subhanahu wa taala termasuk di antara ramalan kes adalah dihubungkannya kesialan ini dengan 1 bulan yaitu bulan Safar dan ini keyakinan sudah ada sejak zaman jahiliah sebelum Islam datang dan ini tidak terhapus sampai sekarang di kalangan masyarakat kita kan ada yang menganggap bulan Safar itu sebagai bulan sial kalau nikah dan bulan Safar nanti bercerai atau banyak masalah dalam kehidupan rumah tangganya kalau mau bisnis memulai jangan di bulan Safar dan seterusnya karena itu dianggap bulan sial termasuk ada yang disebut dengan [Musik] hamah sehingga diterangkan di dalam salah satu hadis Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wa wasallam menjelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud berkata baqiyah qululi Muhammad yakni Ibnu Rasyid u HAM kata nabi wasam la hamah wala Safar tidak ada hamah tidak ada Safar Apa itu hamah maka dijelaskan ah min qrii hamah dulu orang-orang zaman jahiliah pernah berkata tak ada seorang pun yang mati lalu dikuburkan kecuali dari kuburannya itu akan keluar hamah dan hamah itu adalah bentuk Mufrad dari HAM Apa itu HAM wahuairuntil [Musik] arirtiru berkata Imam ibnuir rahimahullah hamah itu seekor burung yang oleh orang Arab diyakini itu tulang belelulang mayit yang dikuburkan lalu berubah menjadi burung HAM lalu terbang oleh karena itulah maka Nabi Sallallahu Alaihi Wi wasallam mengingkari membantah hal ini beliau menyatakanamah War tidak ada hamah tidak ada Safar maksudnya hamah dalam pengertian bahwa burung itu jelmaan dari tulang belulang orang yang mati itu hoks itu tahayul itu khurafat itu bohong Adapun safarlah Safar maknanya tidak ada kesialan yang Allah tetapkan di bulan Safar dan ini menunjukkan orang-orang Arab jahiliah zaman dahulu menganggap Safar sebagai bulan yang sial untuk melakukan sebuah kebaikan maka dibantahlah hal ini oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi [Musik] wasallam termasuk kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam walalul tidak ada Gul G Gul itu bahasa kitanya hantu juri ririwa dan yang sejenisnya dan ini termasuk di antara kejahatan setan dari kalangan bangsa jin atau ahli sihir mereka yang diyakini oleh orang-orang Arab jahiliah dengan sebutan Gul atau hantu makanya mereka amat sangat takut dengan ee takut yang sangat kuat karena itulah setiap kali mereka melewati Lembah mereka meyakini Lembah itu dikuasai oleh komunitas bangsa jin dan ada pemimpinnya ada kadesnya gitu ada lurahnya ada rajanya mereka suka minta perlindungan dari diraja jin di komunitas itu agar anak-anak buahnya itu tidak mengganggu mereka Dan inilah yang dimaksud oleh sebuah ayat dalam surah Jin ayat yang keenam annahua Rijal Minal insi yauduna birijali Minal jinniaduhum rohaqo ada beberapa laki-laki bangsa manusia Meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki bangsa jin dan itu hanya menambah kedurhakaan mereka Maka zaman bahela disebutkan kalau mereka orang-orang Arab jahiliah melewati sebuah Lembah mereka berseru berteriak auuayidi hadal Wadi Min sufahai Aku berlindung kepada penguasa Lembah ini dari godaan dari gangguan orang ah jin-jin bodoh di kalangan mereka ftiiton fayudza Min Ma hadal mustaid Au A ywiahu fi nafsihi Maka nanti datang setan mengambil harta mereka makanan mereka atau menakut-nakuti mereka lalu berkata lah orang tersebut yaibal Wadi Wahai penguasa Lembah ini jaruka ini ada tetanggamu anak buahmu kami ini tetanggamu jangan ganggu Lalu terdengarlah ada suara ada suara tinggalkan dia jangan ganggu dia biarkan dia akhirnya si jin tersebut pun pergi tidak lagi mengganggu karena ada instruksi dari rajanya maka Allah dan rasulnya membatalkan mengingkari hal ini dengan menyatakan tidak akan menimpa kemadaratan kepada siapun tanpa izin dari Allah Azza waalla enggak boleh meminta perlindungan kepada makhluk dari godaan sesama makhluk tapi hendaklah Meminta perlindungan kepada sang pencipta makhluk dan penguasa langit dan bumi ini maka Allah pun menurunkan ayat yang berisi perlindungan dari godaan setan di antaranya Allah menyatakan wabiubika hamati Ya Allah aku berlindung kepada engkau dari godaan setan dan Aku berlindung kepada engkau dari kehadiran mereka di dekat aku dalam surah Alf ayat 200 Allah pun menytian kamu oleh satu gangguan setan maka berlindunglah kepada Allah turunnya surah al-falaq an-nas itu dalam rangka Meminta perlindungan kepada Allah dari godaan setan apapun [Musik] bentuknya Selain itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun mengajarkan sebagaimana dalam hadis sahih riwayat Imam muslim dalam kitab sahihnya Beliau berkata q Lun Siapa orang yang yang singgah di suatu tempat kita berpergian Safar kemalaman atau mungkin siang-siang sore-sore kita istirahat kebetulan ada tempat pohon enak Rindang mungkin ada Zin di sana mungkin mungkin ada binatang berbisa di sana mungkin yang berbahaya atau kalau zaman kita UMP tidur di masjid mungkin ya atau di penginapan di hotel di losm kita booking satu kamar untuk istirahat maka hendaklah membaca doa ini baca doa ini siapa orang yang singgah di satu tempat lalu dia membaca doa auu bikalimatillahimati minq Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang Maha Sempurna dari kejahatan makhlukNya Siapa yang berlindung dengan membaca ini dia tidak akan dimadaratkan oleh sesuatu pun saaiun disebut Isim Nakirah dalam konteks kalimat Nafi Nafi itu yang mengandung kata-kata tidak lamun ya tidak akan dimadaratkan oleh suesuatuun maknanyaun itu umum gangguan Apun mararat Apun dari bangsa jin dari manusia dari bangsa binatang atau dari Apun dia tidak akan termadaratkan oleh Apun sehingga dia pergi lagi meninggalkan tempat tersebut berkata Imam alqurtubi rahimahullahu taala Imam alqurtubi dikenal sebagai ulama pemberani dia tak takut dengan setan dari kalangan bangsa Zin kalau ada bukannya lari malah dilawan kata Imam al-qurtubi hadis ini sahih dari segi riwayat dan dari segi dirayat riwayat itu sanadnya sahih rawi-rawinya siqat diayah itu isi kandungan hadis ini sahih benar karena apa Karena Imam alqurtubi berangkat ke mana pun singgah di manaun membaca doa ini selalu aman dari gangguan [Musik] apapun suatu saat beliau singgah di suatu tempat ih Gok teh beliau di digigit digigit apa dipatuk ya digigit oleh binatang terpisah Biasanya enggak Oh baru ingat tadi begitu masuk ke sini tidak membaca doa itu dulu lupa atau terlambat sebelum membaca doa goknya sudah digigit duluan ini Imam al-qurtubi zaman Bah Padahal selama ini enggak pernah ke tempat seangker apapun banyak binatang berbisa atau apapun tidurnyaak tak ada gangguan karena membaca doa ini ini ada pengalaman seorang Ikhwan di zaman kiwari dia berani ke kuburan ke gunung sendirian malam-malam tidur sendirian di sana karena ada ayat kursi ada doa ini enggak ada takut suatu saat malam-malam lewati kuburan Mungkin jam anu di sini rumah orang yang dia antar mobil di sana antar rumah dengan mobil itu ada kuburan kuburan itu bersih dan terang tidak terkesan angker tadi dari mobilkirar ke sana agak jauh dan gelap ada pohon-pohon Bambu gitu pas sudah ngantar Pit ituih ah lebih baik nyeberang aja kuburan kata si peribu Jangan ke sana kuburan ke sana aja enggak apa-apa kuburan kan enggak akan bangun lagi agak sombong dia dan lupa pertama tidak baca doa ini yang kedua tidak membaca doa masuk kuburan ketika lewat enggak ada rasa takut enggak ada tersugesti oleh apapun di tengah kuburan ada dua kuburan yang disatukan dengan tembok dia lewat di tengah-tengah tiba-tiba ada sesuatu ada sesuatu yang membbang badannya tiba-tiba mengap susah nafas apa ini serangan jantung mendadak atau apa gitu kata orang ini Akhirnya terus makin lama makin berat in jangan-jangan ini jin mungkin lagi nongkrong di sana kita lewat Mungkin keinjuk atau apa gitu ganggu Sampai akhirnya dia sadar barangkali ini gangguan jin barulah dia baca-baca tapi sudah enggak bisa ngomong mungkin sudah melewati mulutnya Gitu begitu aja tapi dalam hati Terus akhirnya lama-lama tekanan itu beringan-ringan akhirnya tek sudah bisa ngomong baru membaca ayat kursi atau ayat al-qur’an dikeraskan selama belum nyetel radio nyetel murotal mungkin itu membantu juga kemudian setelah bisa ngomong dikeraskan baru plow ingat Oh tadi enggak baca doa Oleh karena itu jangan lupakan membaca doa ini Insyaallah Allahu Azza Wa Jalla akan berikan perlindungan sesuai dengan apa yang Allah Nyatakan lisan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam siapa yang baca doa ini maka tidak akan dimadaratkan oleh sesuatu pun inilah sebagai ganti dari apa yang dilakukan oleh orang-orang jahiliah zaman dahulu minta perlindungan kepada ada raja jin yang menguasai tempat itu hilangkan ini Mintalah perlindungan dari yang menguasai seluruh alam jagat raya ini inilah kajian kita di sore hari ini cukup sampai di sini dan kita masih punya S waktu untuk tanya jawab seperti biasa untuk hari Jumat dikhususkan bagi pendengar dan pemirsa radio dan TV rja kepada alakh alfadil Abu Lukman di studio radio ro Cilengsi dipersilakan untuk memandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsaahu na muhamm Sil jaahir kami sampaikan kepada Ustaz abuidarawi hafullahu taala yang telah membimbing kita dalam mengkaji k muk kesatan S hari ini dan selanjutanya jawab sila berpartisipasi dengan mengirimkan melalui pesan Whatsapp di 0819896543 atauel telepon di nomor 0218236543 pertanyaan dari hamba Allah di Sumatera dan juga Abu Arfandi di Kota Batang pertanyaannya Senada Ustaz yaknilehkah ketika MTI sebat yang Ang seedar mengucap Permisi mbah atau permisi sama penunggu tempat tersebut Ustaz mohon penjelasannya Ustaz tafadol Ustaz Iya barakallahu Fik kalau Melat tempat angker yang diduga itu dihuni oleh jin yang jahat boleh enggak kita Permisi numpang lewat itulah yang dulu dilakukan oleh orang Arab jahiliah sebangsa itu maka syariat membatalkan itu dan memberi ganti minta perlindunganlah kepada Allah Azza waalla dengan cara tadi membacaimaah atau denganembabi dengan baca alfalaq dan Annas atau ayat kursi silakan itu lebih dari cukup untuk memberikan pelindungan kepada kita dari godaan jin-jin jahat yang ada di sana Kalau umpama kita Permisi Oh mereka itu bakal merasa lebih unggul daripada kita akhirnya kita jadi bahan permainan Kalau umpama kita bilang Permisi Lalu ada suara mangga silakan Dew gimana kita coba ngacir kita ya enggak enggak perlu peresak Permisi enggak perlu Numpang lewat itu bukan Jalan mereka Jadi yang harus kita lakukan membaca ayat yang isi perlindungan tadi atau doa yang berisi perlindungan tadi ya jangan tunjukkan Kita takut kepada mereka Tunjukkan bahwa kita miliki Bing yang luar biasa Dahsyat kekuasaannya yaitu Allahu Azza waalla cukup demikian wallahuam silakan lagi jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan untuk berikutnya kita akan angkat pertanyaan Meli line telepon kami persilakan iya silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Di mana ibu dengan ibu yyun di Sulawesi baik silakan ibu begini Ustaz Saya mau bertanya kan ini mungkin di luar tema Ustaz mohon maaf karena ada kesempatannya sekarang Eh saya kan biasa e ikut kajian terus ada anjuran kalau setiap hari Jumat sore itu habis asar membaca surah wqiah 14 kali jadi setiap hari Jumat sore Ustaz Apakah itu tidak tidak melanggar dari apa ajaran-ajaran Islam atau bagaimana Ustaz mohon pencerahannya baik jazakillahu Khairan untuk ibu Di Cilengsi tafadol Ustaz Iya Ibu yang barusan bertanya Bolehkah di setiap hari Jumat sore membaca surah alwaqi’ah sekian kali atau surah lain pertama membaca alwaqiah di sore Jumat secara rutin itu pengamalan agama atau dunia agama pasti pasti meyakini ada keutamaan ini perkara agama bukan budaya bukan perkara dunia nah kedua kalau perkara agama harus ada tuntunan dari Quran dan Sunah dari Allah dan rasulnya jangan perkara agama dikarang-karang sendiri semau kita agama ini milik Allah bukan milik kita dan agama yang Allah berikan kepada kita sudah sempurna Al akmakumakum pada hari ini sudah aku sempurnakan bagimu Agam makna Sempurna sudah mencakup seluruh keperluan enggak boleh ditambah dikurang atau dirubah menambahnya berarti menambah aturan Allah menambahnya berarti menganggap agama Allah belum sempurna jadi membaca surah al-waqiah rutin di setiap Jumat sore bagian dari agama tapi ternyata agama tidak mengajarkannya berarti ini tambahan dari orang enggak ada ayat yang menyuruh enggak ada hadis yang memerintahkan enggak ada ulama yang menganjurkan berarti ini bukan bagian agama tapi dianggap bagian dari agama berkata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Man ahd Fi amrina Maisa minhu fahua radun Siapa orang yang mengada-adakan satu aturan satu amalan dalam agama kami tapi bukan bagian dari agak kami maka itu tertolak itu yang pertama amalan tersebut tertolak yang kedua selain tertolak enggak dapat pahala juga terancam azab ingat terancam bukan vonis Oh pasti orang itu ke neraka bukan terancam dengan azab bukan vonis ya mana ancamannya ada al-qur’an ada hadis ada ni Alquran surah Annur ayat 63 ah takut orang-orang yang menyimpang dari tuntunan nabi bahwa mereka akan dipazab di dunia fitnah di dunia danab yang pedih di akhirat ada lagi had jauhi oleh kalian perkara-perkara baru dalam agama dulunya di zaman Nabi tidak ada kita ada-adakan lalu dianggap bagian dari agama ini iniul umur beda dengan mikrofon internet kamera TV ini bukan perkara agama pertama perkara dunia boleh perkara dunia kita berkreasi yang tidak Bole perkara ama yang dinilai bidah tidaknya itu amalan yang dianggap agama Adapun urusan dunia tidak dinilai bidah atau tidak Kalau tidak boleh bidah jangan pakai mikrofon enggak ada di Z nabi kalau naik haji jangan pakai pesawat pakai unta ini orang enggak paham batasan bidah ya itu perkara dunia boleh perkara agama enggak boleh boleh diada-adakan ya Jadi tidak ada tuntunannya membaca Surah Waqiah dikhususkan di setiap Jumat sore tapi membaca surah al-waqiah kapan pun di mana saja boleh selama di tempat yang layak ya mau surat al-waqiah mau surat Apap pun boleh bukan berarti mengharamkan membaca surah al-waqiah enggak boleh tapi jangan dihususkan waktunya Adapun Jumat sore bakda asar Menjelang magrib yang sangat dianjurkan adalah berdoa dengan doa yang bebas karena di hari Jumat ada satu waktu tidaklah seorang Muslim berdoa di waktu itu kecuali Allah akan kabulkan di hari Jumat kemudian para sahabat para ulama membicarakan Kapan waktu ini dan ikhtilaf tapi mayjoritas sahabat mayoritas ulama menyatakan saat mustajab untuk berdoa di hari Jumat itu adalah sore hari dari asar sampai magrib terutama Menjelang magrib silakan perbanyak doa di sana bukan membaca surah al-waqi’ah Ya wallahuam bisawab silakan lagi Adar jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasan dan nasihatnya dan berikutnya Ustaz kembali pertanyaan melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah di Cihampelas Bandung Barat ingin bertanya Ustaz Bolehkah mempercayai bawang putih yang dimasukkan ke dalam air garam kalau berubah warna pertanda penghuni rumah tersebut terkena sihir dan pertanyaan lanjutannya Ustaz dari hamba Allah juga kalau kita Yakin terkena sihir sedang tidak tahu siapa yang menyihir kita Apa yang harus kita lakukan Ustaz mohon penjelasannya Ustaz barak sihir termasuk perkara gaib karena melibatkan makhluk gaib yang namanya setan dari kalangan bangsa jin dan perkara gaib ini tidak kita ketahui kecuali melalui informasi Wahyu Quran atau hadis yang sahih Allah berfirman dalam surah jin alimul ghaibi faliri ahadan illa Rasul Allahlah yang maha mengetahui perkara yang gaib dan Allah tidak memberitahukan perkara gaib ini kepada siap pun kecuali kepada rasul yang diridai kalau Rasul Sallallahu alhi wasallam Banyak mengti perkara gaib atas informasi dari Allah tapi tidak semua hanya beberapa perkara yang Allah beritahukan nah termasuk Jin termasuk sihir perkara gaib kita enggak tahu maka tidak boleh mereka-reka menduga-duga perkara sihir hanya dengan dugaan otak perasaan atau hal-hal lain intuisi tapi ketahuilah dengan Quran sunah ya termasuk cara tadi Kalau bawang putih dicampur dengan garam kemudian berubah warna berarti itu tanda bahwa rumah itu terkena asat dari mana kita tahu nanti muncul suudon Siapa yang benci ke kita yang Mus Oh Si Fulan jangan-jangan dia nih enggak salah lagi dia suon lagi kan gitu Padahal dia enggak tahu menah atau suudun ke bangsa jin kata bangsa jin saya emang enggak apa-apa kok suun ke saya Apa hubungannya bawang putih dicampur garam berubah dengan sihir Apa hubungannya tidak ada penjelasan informasi perkara gaib ini dari Quran dan Sunah ya Jadi pertama jangan diyakini nanti melahirkan sikap suudan kepada orang kedua kalau kita menduga kuat kita terkena sihir atau bahkan yakin karena ada hal-hal yang irrasional tidak logis tidak rasional tidak realistis aneh-aneh gitu ya ada gangguan jin lah mungkin sihir mungkin bukan bukan mungkin bukan sihir tapi betul Jin mengganggu kita dan jin mengganggu kita karena empat alasan pertama Karena balas dendang mungkin kita tidak sengaja membuang air panas kena mereka gitu atau mungkin saja kita lewat Terinjak atau gimana Ya dendang kedua karena jatuh cinta Jin bisa jatuh cinta ke orang jinnya wanita jatuh cinta ke laki-laki di kalangan manusia atau sebaliknya ya bisa bisa nah dua ini susah berat bukan berarti tidak bisa bisa dilawan diatasi tapi berat karena yang dendam dengan yang cinta itu susah tuh jangankan Jin orang juga kalau dendam Susah kan direndam atau Orang yang jatuh cinta itu susah tidak memandang harta usia status sosial agama kalau sudah cinta mah dikejarkan gitu ya yang ketiga karena iseng aja jangankan Jin orang aja suka iseng Mengganggu ya ngeprank ke kita Nah kalau yang sekedar iseng ini seperti tiba-tiba menampakkan diri atau ada suara tertentu atauemparkan benda atau menggoyangkan gordeng iseng saja kalau itu agak mudah cukup berzikir dibacakan ayat perlindungan insyaallah pergi dan yang keempat karena sihir ini juga susah ya berat tapi bukan tidak bukan berarti tidak bisa diatasi bisa Apa yang harus kita lakukan rukiah diri sendiri kondisikan di dalam rumah kita untuk bisa menyebabkan setan tidak betah hindarkan musik dan nyanyian hindarkan rokok asap rokok itu suka disukai oleh setan laknatullahi alaih kemudian hindarkan juga gambar-gambar patung-patung makhluk yang bernyawa ya pakai ibadah baca al-qur’an berzikir salat sunat untuk laki-laki salat fardu untuk wanita ya setel kajian terutama kajian tahun biar Jin yang ada di rumah kita juga mendengar aplikasikan sunah dalam setiap kegiatan harian kita perbanyak zikir baca Alquran memurajaah hafalan Quran maka dengan itu Insyaallah lambat laun sihirnya berkurangberkurang dan hilang ya itu yang harus kita lakukan Apabila salah seorang di antara kita menduga kuat terkena gangguan jin baik karena sihir ataupun karena yang lainnyaallah yang terakhir ya jazakallahu Khairan Ustaz atas nasihatnya dan pertanyaan terakhir masih melalui pesan Whatsapp Ustaz pertanyaannya Ustaz ketika hajat kita terpenuhi dan kita bernazar untuk ziarah ke kuburan orang Saleh Ustaz Apakah Nazar tersebut termasuk Syirik Ustaz Mohon penjelasan dan solusinya Ustaz tafadol Ustaz barakallahu Fik Nabi Sallallahu alaii wasallam melarang dari Nazar Sebagian ulama menyatakan haram sebagian menyatakan makruh tapi kalau sudah dikatakan wajib ditunaikan dan menunaikannya adalah beribadah berendapat pahala Allahu Azza walla menyatakan dalam surah alinsan mereka orang-orang mukmin itu orang-orang yang suka menunaikan nazar-nazar mereka berkata Rasul sah wasam Siapa orang yang bernadar untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah laksanakan Nazar Jadi kalau Nazar Ini diucapkan wajib dilakukan nah kecuali kalau nazarnya ini berupa kemaksiatan maka tidak boleh seperti kalau saya lulus ujian saya akan keliling kota Bandung dalam keadaan telanjang enggak boleh dilaksanakan karena itu maksiat kalau saya umpamanya sembuh dari penyakit Saya akan mengundang orang-orang kemudian pesta joget-joget Nazar engak leh dilaksanakan karena itu maksiat atau perkara mubah tapi marab suatu saat Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam melihat ada orang siang-siang berdiri di tengah teriknya matahari berdiri tidak duduk padahal bisa duduk tidak berteduh padahal bisa berteduh Nabi Sallallahu alaiam kemudian bertanya kenapa orang itu berdiri di tengah panasnya matahari lalu para sahabat menjawab Dia bernazar untuk tiga hal bernazar untuk berdiri seharian tidak duduk berpanas-panasan seharian dan tidak bertuduh dan saum sehari itu jadi ada tiga isi nadarnya makanya dia lakukan sambil saum berpanas-panasan berdiri bayangkan apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam murhu quud perintahkan dia untuk duduk perintahkan dia untuk berteduh dan hendaklah dia menyempurnakan saumnya jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh orang itu membatalkan dua Nazar yang mubah Tapi madarat kan enggak ada manfaatnya panas-panasan dan berdiri bukan ibadah batalkan Adapun saumnya ini ibadah maka lanjutkan Jadi kalau isi nazarnya ketaatan ibadah wajib dilaksanakan kalau isi nadarnya maksiat haram untuk dilaksanakan kalau isi nadarnya berupa perbuatan mudah mubah tapi madarat Maka jangan dilaksanakan Nah sekarang orang bernazar kalau lulus ujian atau kalau ee sembuh dari penyakit akan berziarah ke makam orang Saleh Bolehkah pertama kalau Nazar itu sudah terucap menjadi wajib yang kedua berziarah ke kuburan orang Saleh boleh apa tidak pertama hukum berziarah itu si sunah ziarah kubur dianjurkan kata nabi sahui wasam [Musik] zulbur berziarahlah kamu ke kuburan karena bisa mengingatkan kalian dari kematian ziarah itu bagus dianjurkan disunahkan ya Kenapa kita selama ini dituduh anti ziarah kubur karena mereka salah paham itu pertama dan enggak pernah ngajinya anti kita ngaji dibubarkan kedua yang kita kritisi bukan ziarah kuburnya tapi penyimpangan yang dilakukan selama ziarah kubur minta-minta ke penghuni kubur ya bertawasul kepada penghuni kubur gitu apalagi zikir-zikir nyanyi-nyanyi dan itu yang kita kritisi bukan ziarah kuburarah kuburnya bagus tapi jangan lakukan perkara yang terlarang selama ziarah kubur ya jadi berziarah kubur secara umum boleh kepada orang Saleh boleh kita berziarah ke makam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Bakar dan Umar di Madinah berziarah ke makam para pahlawan uhud di Madinah berziarah ke Baqi di Madinah juga ya Iya ketika Haji umrah dan lewat Madinah kita lakukan itu bagus enggak masalah mereka orang-orang Saleh walaupun kuburan orang kafir boleh kita kunjungi boleh kita ziarahi dengan syarat tidak boleh mendoakan ampunan dan rahmat bagi mereka lalu untuk apa berziarah ke kuburan orang kafir untuk mengambil Ibrah pelajaran bagi diri kita kita juga akan mati seperti dia jangan sampai mati kita seperti dia di atas kekafiran ya maka boleh berziarah sekalipun ke makam orang kafir untuk mengambil Ibrah dan bernazar untuk berziarah ke kuburan itu bernazar untuk melakukan ketaatan boleh berziarah kubur sebuah ketaatan Yang disunahkan asal jangan melakukan hal yang terlarang selama berziarah kubur ya terapkan sunah ketika berziarah kubur pertama masuk ke areal perkuburan buka sendal buka se sepatu kotor dong Ya iyalah nanti dicuci yang kedua baca doa masuk ziar ku asalamualaikum Ya ahlad Diar Minal mukminina wal muslimin wa inna insyaallahu bikumul lahiquun nasalullaha Lana wakumuliah Baca terus jangan melangkahi kuburan menginjak menduduki Ya doakan untuk dia untuk kita ya ya dan doanya menghadap kiblat bukan menghadap kuburan boleh menghadap kuburan asal tujuannya menghadap kiblat kuburannya di depan kita tapi kalau UMP kita tidak bisa menghadap kiblat karena kuburannya di pinggir gitu lebih baik menghadap kiblat sekalipun membelakangi kuburan daripada menghadap kuburan tapi membelakangi kiblat dalam berdoa ya ya itu di antara beberapa adab sunah ketika berziarah kubur wallahuam ya Cukup sampai di sini Insyaallah kita jumpa kembali di hari Jumat yang akan datang melanjutkan kajian kitab mukhtasar majul Qabul subhanakallahum bihamdik Ashadu Alla ilahailla anta astagfiruka wa atubua walhamdulillah rabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Al Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di edisi kajian sore ini langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan bagi anda sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita pelajari di kesempatan sore hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang saleh dan anda dapat murajaah kembali kajian kita melalui line YouTube kami di Roja TV kami mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *