Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtashar Ma’arijul Qabul

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja bahwa tidak ada yang terjadi di alam jagat raya ini kecuali apa yang Allah kehendaki Allahu Azza waalla infirad dalam hal iradah infirar itu as satu-satunya yang berkehendak hanyalah Allah Azza wa Jalla saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi wala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di manaun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan kajian ilmiah yang kami pancarlaskan dari Masjid Agung al-ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala dan kembali kita akan mengkaji kitab penuh manfaat mukhtasar ma’arijul Qabul saudaraku seiman dan seakidah kami ajak anda untuk menyimak kajian ini Dan juga untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui lain telepon di nomor 0218236543 Baiklah untuk selanjutnya kita akan simak kajian yang kami pancarlaskan bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu Taala kepada Ustaz fatafadol Maskur [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahilladzi ba Um rasulhum yatlu alaih ayatihiakimkmahuahaallah [Musik] wa asadu Anna muhammadan abduhuuil Amin wasatu wasalama asofil anbiya wal mursalin waa alihi wa ashabihi ajmain wamanabiahum bisanin yaumiddin w ayuhal ikhwah hadirin jemah Masjid Agung alukhwah Bandung yang Allah muliakan para pendengar radio tarbiah sunah Bandung pendengar radio rja di beberapa kota dan juga radio lain yang ikut gabung pemirsa R TV Niaga TV Rabbani TV danapa TV lain para netizen di mana saja anda berada kembali kita berjumpa dalam pembahasan kitab teman yang lalu kita sudah selesai membahas Ihsan dengan demikian tiga tingkatan agama Islam iman dan ihsan sudah selesai kita bahas selesailah bab pertama tentang agama yang dibahas dalam kitab ini sekarang kita masuk albabani bab kedua memuat tiga fasal Fal pertama tentang empat masalah yang berkaitan dengan agama pasal keduanya nanti mengenal nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam pasal ketiga mengenal tokoh-tokoh dari umat terbaik dari kalangan umat ini pasal pertama enam masalah yang berkaitan dengan agama pertama tentang pasal pasang surutnya keimanan pasal [Musik] kedua berbeda-bedanya tingkatan Iman setiap orang pasal ketiga status orang fasik ahli maksiat di kalangan kaum muslimin fasal kelimanya orang fasik atau ahli maksiat di kalangan kaum mukminin Bagaimana apakah mereka itu kelak diazab dulu ataukah tidak kalau diazab Apakah Abadi ataukah tidak akan ada kebahasan yang keenamnya bab tentang taubat inilah enam fasal di dalam Bab kedua ini kita akan bahas [Musik] satu-satu pertama iman itu bertambah dan berkurang kadang pasang kadang surut dan ini wajib kita yakini iman itu tidak stag tidak flat tidak tetap segitu-gitu aja kadang bertambah kadang berkurang kadang kuat kadang lemah selain kita merasakan itu dalam kehidupan kita juga al-qur’an hadis ucapan para sahabat penjelasan para ulama Ahlus sunah semua menyatakan bahwa iman itu ada pasangnya ada surutnya ada bertambahnya ada berkurangnya Oleh karena itu Imam Bukhari dalam kitab sahih Bukhari kitabul Iman mencantumkan salah satu judul bab ketika membahas bunial Islam ala khamsin Islam itu dibangun di atas lima lima rukun lalu kata Imam Bukhari wahua qulun wa’lun yazidu iman itu ucapan dan amalan Bisa bertambah Bisa berkurang lalu mengutip beberapa ayat dalam al-qur’an yang menunjukkan Iman Bisa [Musik] bertambah pertama surah Alfath ayat yang keempat walladzi [Musik] Allahlah yang telah menurunkan Sakinah ketentraman jiwa ketenangan batin kepada hati orang-orang muk untuk menambah iman mereka dari iman yang sudah ada sebelum men ber pasti juga bisa berkurang surah alkahfi ayat 13 Allah menyatakan wadahum Huda kami tambah kepada mereka Hidayah begitu Hidayah oleh Allah ditambah imannya naik imannya juga bertambah dalam Surah Maryam ayat 76 Allah berfirmanah [Musik] all Hudan kata Allah Allah akan menambah orang-orang yang mengambil petunjuk dari Allah Allah akan tambah Hidayah Siapa yang mengambil al-qur’an hadis sebagai petunjuk bagi dirinya Allah beri Hidayah lalu bertambahlah keimanannya dalam surah Muhammad ayat 17 Allah berfirman orang-orang yang mengambil petunjuk dari Allah Allah akan bertambah Hidayah kepada dia Allah akan tambah ketakwaannya bertambahlah keimanannya dalam surah almudir ayat [Musik] imana bertambahlah keimanan orang-orang yang beriman ketika orang-orang Mukmin para Mujahid siap berperang menghadapi musuh orang-orang munafik memprovokasi orang-orang sudah berkumpul mau memerangi kamu takutlah kamu kepada mereka tapi apa kata Allah wadahum illa imana wa taslima tidaklah provokasi mereka itu menambah kepada orang-orang yang beriman kecuali hanya menambah iman dan kepasrahan diprovokasi untuk digembosi ditakut-takutnya bukan turun Iman malah naik itu beberapa ayat yang menjelaskan iman itu bisa naik kalau Iman bisa naik otomatis juga bisa turun naiknya Iman karena beberapa faktor Karena melakukan ketaatan melaksanakan perintah menjauhi larangan karena doa karena kebaikan-kebaikan Allah tambah imannya sebaliknya akan kurang kalau seorang mengabaikan perintah kalau seorang melanggar larangan kalau seseorang terjerumus ke dalam dosa dan maksiat maka berkuranglah keimanannya hadis yang menjelaskan iman itu bertambah dan berkurang lebih banyak daripada ayat salah satunya hadis Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam [Musik] alimanunan laahaillallah iman itu ada 70 sekian pintu yang paling rendah adalah membuang gangguan dari Jalan Al laza itu bisa Apapun yang mengganggu baik yang membahayakan atau yang tidak yang membahayakan contohnya ada duri ada kerikil tajam ada paku-paku ada beling-beling atau hanya ada kotoran kucing umpamanya enggak bahaya tapi mengganggu kenyamanan itu alazza disingkirkan itu bagian dari iman dan yang paling tinggi adalah perkataan Lailahaillallah hadis inii sahih riwayat Imam Bukhari dan imam muslim di dalam riwayat lain disebut sybah cabang sebagai ganti dari bab dari pintu iman itu ada 70 sekian can salah satu hadis menjelaskan Iman bisa bertambah Berti ngaji seperti ini belajar Quran sunah mendengar memperhatikan menyimak kajian bertambah dan ketika bubar kembali ke anak isri berenda bersenda gurau bersengkrama kembali ke pekerjaan lalai lagi turun lagi iman dan ini teralami oleh manusia terbaik setelah Nabi alaihiatu wasalam itu para sahabat termasuk Abu Bakar asiddiq ya sebagaimana diterangkan dalam hadis sahih riwayat Imam muslim dari hanalah alusaidi Dia berkata laqi Abu Bakar radhiallahu [Musik] hallahahahu Alaihi [Musik] wasamahahu alhi was qa Abu Bakar radhiallahu Anhu fawallahi Inna lalq kata hzalah suatu saat aku berjumpa dengan Abu Bakar asiddiq radhiallahu an lalu Abu Bakar bertanya Bagaimana kabarmu wahai hzalah Aku menjawab Hah Sudah munafik kata Abu Bakar Subhanallah Ngomong apa kamu kenapa ngomong begitu ngaku dirinya apa munafik kata hanah ketika kita berada di samping Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam beliau mengingatkan kita dengan surga dan neraka seolah surga dan neraka itu ada di pelupuk mata kadang-kadang para sahabat itu menangis sampai sesegukan sampai Kedua telapak tangannya ditutupkan ke wajahnya menahan tangisan Ketika Nabi alaihiatu wasalam menjelaskan tentang surga dan neraka jadi kata hzalah ketika nabi alaihiatu wasalam mengingatkan kita dengan surga dan neraka seolah-olah surga dan neraka ada di pelupuk mata imannya [Musik] naik ketika kita keluar dari Majelis Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kembali kepada anak-anak dan istri bersenda gurau bercengkerama dengan mereka kembali ke rutinitas harian kami pun lalai lagi turun lagi Makanya munafik hzalah gitu kata hzalah apa kata Abu Bakar asiddiq radhiallahu Anhu demi Allah aku pun mengalami seperti yang kamu alami horeng semana horeng ternyata Abu Bakar pun begitu wa Abu bakrin rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam lalu kami pun berangkat kepada ke rumah Rasul Alaihi an dan menemui beliau konsul curhat dan ini langkah yang benar ketika ada masalah konsultasikan ke orang yang bisa memberi solusi Syari lalu aku berkata nafaq hanzalah Ya Rasulullah hanzalah sudah munafik wahai Rasulullah Rasul sahuh was berkatalah Rasul Alaihi was Kenapa demiki maka berkata ya rasulah hadapan engkau engkau mengingatkan kami dengan surga dan neraka seolah-olah surga dan neraka ada di pelupuk mata tapi ketika kami keluar menjauhi engkau kembali bercengkerama dengan keluarga anak dan istri serta pekerjaan kami pun banyak lalai lagi curhat apa kata nabi Alaihi salalatu Wasalam wall Nafsi biadi [Musik] inumun wiikriatumikumumakinahah wasah marat kata Nabi Sallallahu alhi wasallam demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman tangannya andainya kalian selalu memiliki keimanan seperti keimanan kalian ketika ada di hadapanku jadi mau mengaji mau jauh dari pengajian tetap konsisten istiqamahahatkumul malaikah Para Malaikat akan menyalami kamu kalau mampu Istiqamah mau ada di kajian mau jauh tetap imannya sehebat itu Para Malaikat akan menyalami kamu baik di tempat tidurmu ataupun di jalan-jalan akan tapi ya handalah saah Wa saah tiga kali hadis ini sahih riwayat Imam muslim Apa yang dimaksud saah was saah ada saatnya Iman naik ada saatnya Iman turun Iman naik karena penyebab Apa penyebabnya nanti kita Terangkan pokoknya semua kebaikan semua ketaatan ibadah dan amal saleh yang ikhlas dan mutabaah itu menjadi penyebabab bertambahnya Iman sebaliknya semua penyimpangan lahir ataupun batin dosa dan maksiat yang dilakukan itu penyebab turunnya Iman berkata Al imanu yazidus yaziduah biliah Iman itu naik dan turun naik karena ketaatan dan turun karena dosa dan kemaksiatan nah berdasarkan hal itu sudah menjadi ijma di kalangan ulama Ahlus sunah bahwa pertama iman itu berupa ucapan dan perbuatan bukan hanya ucapan saja atau perbuatan saja tapi dua-duanya lalu dirinci yang dimaksud iman itu ucapan dan amalan maknanya adalah ucapan hati ucapan lisan dan yang dimaksud dengan amalan adalah amalan hati amalan lisan dan amalan anggota buatan itu yang pertama kedua iman itu suka turun dan suka naik kalau orang yang lalai dari zikir kepada Allah di masa-masa fatrah di masa senggang lagi rileks lagi santai dia Kosong dari zikir tidak dipakai baca Quran berdoa berzikir atau yang sejenisnya n maka itu mengakibatkan turun imannya apalagi kalau masa-masa kosong Ini diisi dengan dosa dan maksiat maka dipastikan lebih berkurang lagi ya inilah poin pertama yang menyatakan Iman ini tidak tetap kadang pasang kadang surut kadang nambah kadang kurang kadang kuat kadang lemah dan bisa hilang dari diri kita ya ini poin yang pertama poin yang kedua tafadul ahlil Imani [Musik] Fi kualitas dan kadar Iman setiap orang itu bertingkat-tingkat berbedabeda tidak sama kadar Iman orang berilmu dengan orang tak berilmu beda kadar Iman ahli ibadah dengan ahli maksiat beda kadar Iman orang yang ibadahnya rajin dengan orang yang agak malas berbeda dan perbedaan Iman ini dijelaskan oleh Allah dalam ayat dan hadis-hadis yang sahih dan inilah yang mempengaruhi Nasib orang itu di alam kubur dan di akhirat makanya Kenapa Allah ciptakan surga dengan tingkatan yang berbeda-beda juga Allah ciptakan neraka dengan tingkatan yang berbeda-beda Surga itu tidak hanya satu level tapi banyak sesuai dengan kualitas ibadah dan amal saleh yang dilakukan oleh orang tak adil kalau umpain ibadahnya hebat ini ibadahnya setengahnya ini ibadahnya asal-asal dan semuanya masuk surga di level yang sama engak adil ya kita saja di dunia bekerja antara gaji tukang klining service dengan direktur beda GM beda manajer beda terus sampai ke bawah ke bawahnya sampai ke operator OB sampai ke ing serv beda karena apa skillnya kualitasnya berbeda kerjaannya berbeda maka balasannya berbeda apalagi Allah Az Yang Maha Adil al-qur’an mengisyaratkan ini dalam banyak ayat diantaranya dalam surah Fatir 32 Allah meny ab iadinhumimun linafsih waminhum mutasirun wamhum [Musik] bilirtinillah kata Allah kemudian kami wariskan kitab ini maksud kitab ini al-quran kepada siapa kepada hamba-hamba pilihan kami kepada orang-orang yang telah kami pilih di kalangan hamba-hamba kami ternyata hamba-hamba pilihan Allah yang menerima warisan Quran itu siapa umat Islam Quran tidak diberikan ke umat-umat sebelum tapi kepada umat Islam menunjukkan umat Islam itu umat pilihan Allah yang Allah pilih untuk menerima warisan kitab al-qur’an ini di kalangan umat Islam yang menerima warisan Quran ini mereka terbagi kepada tiga golongan sangat tergantung kepada respon mereka ketika menerima warisan al-qur’an itu pertama di antara mereka ada yang zalim kepada diri sendiri siapa mereka nanti kita bahas kedua di antara mereka ada yang muktasid muktasid itu simpel sederhana tidak kurang juga tidak terlalu hebat dan di antara mereka ada yang berlomba-lomba dalam kebaikan atas izin Allah ini yang terbaik tiga tiga golongan umat Islam dalam respon Quran ketika menjelaskan hal ini ayat ini berkata Mualif rahimahullahqallahu [Musik] taalainhumin w abr as di dalam ayat ini Allah membagi orang-orang yang selamat kepada dua golongan pertama muktasid siapa muktasid mereka itu masuk dalam kelompok kanan tapi mereka mencukupkan diri melakukan perkara-perkara yang wajib saja menjauhi perkara-perkara yang haram saja tidak menambah tidak mengurang yang sunah suka ditinggalkan apalagi ee yang mubah lebih lebih apa namanya lebih di kadang-kadang dilakukan yang mah yang sunah ditinggalkan tapi yang wajib dia laksanakan itulah muktasid yang kedua orang yang berlomba-lomba dalam kebaikanai kedua orang yang berlomba dalam kebaikan merekalah orang-orang yang bertqarub mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan-amalan Sun seusai yang fardu fardu kalaku sunah kalampah yang fardu dilakukan yang sunah dilaksanakan dan mereka meninggalkan perkara-perkara yang makruh karena khawatir terjerumus ke dalam perkara yang haram ini yang disebut dengan tidak hanya yang fardu saja tapi juga yang sunah tidak hanya meninggalkan yang haram tapi yang makruh pun ditinggalkan itu dua kelompok yang selamat dari kalangan orang-orang Islam yang menerima warisan al-quran karena benarnya respon dan sikap mereka ketika menerima al-qur’an wa [Musik] ammasih kaulan Adapun kelompok yang ketiga itu golongan orang-orang yang zalim kepada diri sendiri siapa mereka para ulama asalafus sheh dari kalangan sahabat tabiin dan tabi tabiin berbeda pendapat terbagi kepada dua kelompok pendapat yang pertama yang dimaksud zalim kepada diri sendiri itu adalah orang-orang kafir orang kafir diberi al-quran diberi al-quran tapi menolak itu zalim kepada diri sendiri kenapa dianggap zalim kepada diri sendiri sebab penolakan itu membinasakan dirinya penolakan itu mencelakakan dirinya akan kena azab makanya kekufuran adalah kezaliman wfir orang-orang yang kafir itu mereka orang-orang yang zalim minimal zalim kepada diri sendiri maksimalnya zalim juga kepada orang lain dan tiga kelompok Ini pertama orang yang muktasid keduahair yang ketiga yang zalim kepada itu orang kafir itulah yang juga diterangkan dalam Alqur’an surah al-waqiah mulai ayat 7 sampai ayat 11 kata Allah wauntum azwajan salatah faashhabul Yamin Ma Ashabul Yamin wa ashabus syimal Ma ashabus syimal wasabiquiqu ulikal muqun kata Allah dalam alwaqiah surah alwaqiah maknanya surah qiamah ya waq Waqiah terus nanti setelah terjadi kiamatuntum awajan Kalian terbagi kepada tiga kelompok kelompok pertama Ashabul Yamin kelompok kanan inilah yang muktasid ya yang kedua waashhabusimal kelompok kiri siapa kelombok kiri inilah yang zimun linafsih yang zalim kepada diri sendiri yang ketiga wasii orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan alun merekalah orang yang suruh mendekatkan diri kepada Allah merekalah yang tadi yang ketiga sabiun bilirnillah ya Nah lalu di akhir surah alwaqiah ayat 88 sampai 94inci lagi kata [Musik] allahal na Adapun orang yang didekatkan kepada Allah yang berlomba-lomba dalam kebaikan berada dalam kebahagiaan kenikmatan atau kenyamanan dan surga yang penuh kenikmatan yang terbaikanailaminam asilamin Adapun kalau dia termasuk kelompok kanan maka keselamatanlah bagi kelompok-kelompok kanan selamat dari azab mereka nikmat surga kualitas kenikmatan di bawah yang tadi Nah yang terakhir wama inana Minal mukadibininuzulum Min Hamim watasliatu jahim Adapun orang-orang kelompok ketiga yaitu orang-orang yang mendustakan dan sesat berarti kafir fuzul Hamim maka hidangan jamuan mereka dari Hamim Hamim itu air yang super panas seandainya Satu Tetes Hamim diteteskan di atas kepala niscaya air itu menetes menembus ubun-ubun kebagian dalam tengkorak kebagian dalam tubuh hancur seluruh yang dilewatinya saking panasnya lalu menetes lagi ke bawah keluar dari tubuh itu saking panasnya Hamim itu ya watasliatu jahim terus dia dimasukkan ke dalam neraka jahim inilah pendapat pertama bahwa yang dimaksud zimun linafsih di sana adalah kafir pendapat kedua walani anal Mur bihiul muahidinahumimusihim wakinulmun dunulmin w yakuju minin wakujuar ahlil Iman kelompok kedua menyatakan orang yang zalim kepada diri sendiri itu adalah ahli maksiat dari kalangan orang-orang yang bertauhid orang Islam tapi ahli maksiat bukan orang kafir mereka itu zalim kepada diri sendiri karena kemaksiatannya mencelakakan dirinya sendiri tapi kezaliman ini adalah disebut zalim kecil zulmun duna zulm ada dua jenis zalim sebagaimana ada dua jenis kufur ada dua jenis Syirik ada dua jenis nifak Pak ada kufur besar kufur kecil Syirik besar Syirik kecil nifak besar nifak kecil zalim besar dari mekecil zalim besar kufur besar besar Syirik besar nifak besar itu murtad keluar dari Islam di luar Islam contohnya Umpama Syirik besar ya menyembah kepada selain Allah kufur besar ya mengingkari salah satu di antara rukun Iman rukun Islam nifak besar nah hatinya ingkar kufur tapi lahiriahnya menampakkan keislaman pada akakikatnya dia kafir termasuk zalim besar menujukan ibadah kepada S Allah semua perbuatan Syirik adalah kezaliman yang paling besar la tusrik Billah Inn syirka lulmunim kalau kufur kecil Syirik kecil nifak kecil zalim kecil maka pelakunya tetap muslim tidak keluar dari Islam contoh Syirik kecil adalah RI sum ah ujub itu Syirik kecil contoh kufur kecil adalah membunuh sesama manusia sesama muslim kata Rasul su was jangan kalian kembali kepada kekufuran sepeninggal Akuu sebagian kalian membunuh bagian yang lain itu kufur kecil tapi dosanya besar pelakunya tidak keluar dari Islam tidak murtad dia tetap muslim tapi muslim yang berdosa besar atau berkata Rasul Sallallahu wasallam siabul muslim fisu kufr mencela sesama muslim fas membunuhnya kafir ini kafir kecil Kenapa disebut kafir kecil sebab Walaupun dia membunuh oleh Allah tetap masih disebut Mukmin seperti dalam surah alhujur ayat yang ke9 th Minal mmin kalau ada dua kelompok Mukmin saling berperang saling bunuh-bunuhan saling bunuh-bunuhan tadi Sebut kufur tapi oleh Allah masih disebut Mukmin dua kelompok Mukmin saling bunuh-bunuhan Damaikan berarti tidak kufur kufur dalam hadis tadi disebut kufur kecil kufrun kufr ya demikian juga Nabi wasam bersabda bila ada dua orang muslim disebut muslim saling berjumpa dengan membawa pedangnya masing-masing saling bunuh maka baik yang membunuh ataupun yang dibunuh dua-duanya masuk ke dalam neraka pelaku masuk ke dalam neraka korbannya masuk juga dua-duanya masuk neraka tapi karena masih disebut muslim maka tidak akan kekal abadi selama-lamanya di neraka tapi terancam denganaka i ya seorang sahabat pertanya bertanya hadal qatil Wul maqtul wahai Rasulullah orang yang membunuh layak masuk neraka Kenapa yang dibunuh juga masuk neraka kata Nabi sallallu Al wasamahu karena dia pun tadinya berupaya bersungguh-sungguh untuk membunuh lawannya sudah ada ikhtiar cuma enggak kesampaian karena lawannya licin nincah jagoan dibacok ditangkis ditusuk dihindarkan pas mau ngebacok lagi ber keduluan gitu sudah ada ikhtiar maka dua-duanya masuk neraka tapi karena dua-dua masih disebut muslim walaupun saling bunuh maka statusnya tetap Islam dan ke nerakanya hanya sebatas sesuai dengan kadar dosa pembunuhan yang dilakukan Nah itulah termasuk perbuatan zalim ada zalim besar zalim kecil seluruh perbuatan maksiat yang dilakukan oleh orang muslim adalah zalim kecil dia berbohong zalim kepada di sini dan orang lain orang lain dirugikan dengan bohongnya diri sendiri juga dirugikan dengan bohongnya menggibahi mfitnah kemudian menuduh Mencuri itu semua perbuatan zalim tapi zalim yang kecil berdasarkan Hal inilah maka disebut bahwa orang ahli maksiat dari kalangan kaum muslimin zalim kepada sendiri tapi zalimnya zalim kecil tidak mengeluarkan pelakunya dari agama tidak menyebabkan kekal di dalam neraka berdasarkan hal itu maka kelompok orang yang zalim kepada diri sendiri di dalam ayat ini masih kelompok umat Islam bukan orang kafir Kenapa karena merekalah yang menerima warisan Quran Adapun orang kafir enggak enggak diberikan warisan Quran pendapat inilah yang kemudian dianggap lebih kuat oleh Imam Ibnu qayyim rahimahullahu taala ya Ada hadis-hadis juga tentang syafaah yang menunjukkan bahwa pelaku dosa besar di kalangan orang Islam bisa selamat keluar dari api neraka yang menunjukkan mereka tidak kekal di dalamnya menunjukkan tidak kafir dan ini diterangkan dalam banyak ayat dan hadis di antaranya dalam hadis sahih Bukhari dan muslim dari Abu Said alkudri radhiallahu Anhu berkata Rasul [Musik] Sallam w [Musik] kata Nabi Sallallahu Wasallam ketika aku tidur aku mimpi mimpi nabi alaihiatu wasam itu Wahyu aku melihat orang-orang ditampakkan kepadaku dengan memakai gamis masing-masing cuma ada gamis Itu cuma sampai sedada dada ke bawahnya tidak ter tutup ada juga yang sampai lebih rendah daripada itu pokoknya beda-beda lalu tampak bagiku Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu dan dia memakai gamis sampai menutupi seluruh tubuhnya jadi orang berbeda-beda dalam memakai gamis di dalam mimpi Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam para sahabat lalu bertanya apa takwilmu terhadap mimpi ini ya rasulah gamis yang dipakai oleh orang itu apa wahai Rasulullah dijawab agama Gis itu agama ada yang agamanya sampai sedada sampai seperut tapi umur agamanya itu menutupi seluruh tubuhnya berkata Ibnu Abi malikah adrina Min ashabin Nabi Shallallahu Alaihi wasallamuhum Yakun nifaq ala Nafsi mahum ahadun yaakl innahu ala Imani Jibril wa Mikail kata Ibnu Abi malikah dia ini seorang tabiin aku berjumpa dengan 30 orang sahabat nabi Makanya tabiin belajar Islamnya kepada 30 sahabat nabi ini semuanya sangat takut kemunafikan atas dirinya tak ada seorang pun di antara mereka yang berkata imanku sehebat Iman Jibril dan Mikail tidak ada ucapan Ibnu Abi malikah ini dikutip oleh Imam Bukhari dalam kitab sahihnya dan terlihat di dalam banyak hadis penjelasan tentang iman ini Bisa bertambah Bisa berkurang dan penyebabnya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hadis riwayat Imam muslim dalam kitab syarah dalam kitab Sahih Muslim Man RAA minkum munkaran falyugirhu biadi faillam yastati fabilisani faam yastati fabiqalbi walikaful iman Siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran hendaklah berubah dengan tangan kalau enggak mampu dengan lisan kalau enggak mampu dengan hati tapi itu selemah-lemah iman yang bisa mengubah dengan lisan imannya lebih baik daripada yang hanya dengan hati yang bisa mencegah dengan tangan berarti lebih kuat daripada yang dengan lisan ataupun hati menunjukkan perbeda el iman dan teraplikasi dalam bentuk perbuatan maka Umar Bin Khattab pernah juga berkata Abi bak ah seandainya Iman Abu Bakar ditimbang dengan iman seluruh manusia di muka bumi dikumpulkan imannya disatukanalu dengan seorang Abu Bakar niscaya Iman Abu Bakar akan lebih kuat lebih berat berkata fudhail bin iad rahimahullahu taala Kenapa ini ditekankan kalangan ulama Ahlus sunah menekankan iman itu ucapan dan amalan bertambah dan berkurang karena ada orang yang menyimpang bahwaan cukup di hati enggak ada hubungan dengan lisan dan perbuatan mereka bertolak belakang dengan ayat dan hadis ada lagi yang menyatakan iman itu flat tetap enggak bisa berkurang enggak bisa bertambah mereka orang-orang yang menyimpang pemahamannya dari agama ini kenapa memahami segala sesuatu dengan akal dengan otak tidak dengan Nas dan penjelasan para sahabat berkatail bin rahimahullah ahl bid alanqr Bil Amal wanan Rasul wasam alanunah AF ilahaillallahaha imul thq walat minal iman kata fudil bin Iyad telah berkata Ahlul bidah dari kalangan muktazilah dan jahmiah yang takdimulq naqal mendahulukan nakal daripada Wahyu kata para Ahlul bidah iman itu cukup Ikrar dalam hati Meyakini dalam hati walaupun tanpa amalan iman itu satu semua Iman manusia sama orang Hanya dianggap lebih utama karena amalnya bukan karena iman mereka enggak mikir amal itu juga karena iman itu kata Ahlul bidah lalu fudhail mengomentari Siapa yang berkata demikian berarti dia telah menyelisihi ar ar itu hadis-hadis yang sahih riwayat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Karena nabi alaihiatu wasallam membantah omongan mereka hadis nabi alaihiatu wasalam bertolak belakang dengan keyakinan mereka ayat hadis jelas iman itu bertambah berkurang iman itu ucapan amalan dan keyakinan itu banyak salah satunya nabi sallallahu alaihi wasallam menyatakan iman ada 70 sekian cabang paling tinggi Lailahaillallah paling rendah membuang gangguan dari jalan dan rasa malu salah satu cabang dari keimanan hadis ini sahih riwayat Imam Bukhari dan imam muslim salah satu dalil dari hadis yang menjelaskan iman orang-orang itu berbeda-beda adalah ucapan hudzaifah al-yamani dalam riwayat Ibnu Abi asim dalam kitab asunah berkata hudzaifah alqulubu arbaatun un a fqiam faayaba alaihiabahu hati itu ada empat macam kita lihat hati kita termasuk jenis yang mana pertama hati yang bersih seolah-olah di dalam ada lampu yang bersinar terang itulah hati orang [Musik] mukmin yang kedua hati yang tertutup itulah hati orang kafir khatamallahu Ala qulubihim Allah menutup mati hati-hati mereka ini orang-orang kafir yang ketiga hati yang mushaffah maknanya yang mampu menampung dua kondisi atau keadaan kadang Iman kadang kufur dan itulah hati orang-orang munafik dan hati yang di dalamnya ada iman dan ada munafik perumpamaan kadar iman dalam hati orang itu seperti pohon yang terkena siraman air maka ketika terkena siraman air pohon imannya tumbuh besar sehingga dia dominan Tapi sebaliknya Adapun bagian hati yang penuh kemunafikan seperti luka yang tambah parah dengan adanya nanah dan darah mana saja di antara dua jenis kondisi dalam satu hati ini yang lebih dominan dialah yang akan menguasai hati tersebut ini sangat bergantung kepada lingkungan kawan termasuk juga Amaliah dia ya makanya Perhatikan dengan siapa Kita berkawan agama kita sangat dipengaruhi oleh kawan dan lingkungan pergaulan alm aladini khili falur ahadukum Ya seperti orang hatinya ada iman ada munafik kalau kita bergaul dengan orang-orang yang beriman ikut Duduk ngaji berbuat baik beramal saleh beribadah seolah-olah imannya itu disiram air lalu tumbuh besar dan mendominasi suasana hati kita tapi Kalau umpama kita bergaulnya dengan orang buruk seolah-olah lukanya itu lebih menganga darah nanahnya lebih mendominasi mempersempit areal keimanannya akhirnya lebih dominan kemunafikannya dan menguasai hatinya nah ketika menjelaskan riwayat ini berkata Mualif wal maqsudu wal maqsudu bayanun Ananas mutawaituna fiddin bitawautil iman filubihim bal wallahu wallahi yataatunaatafadoluna Fi amalin Wahid yamaluhu kuhum fiin Wahid Wai makanin Wahid maksud dari hadis ini adalah menjelaskan bahwa manusia itu berbeda-beda dalam hal agama dalam hal iman yang terdapat dalam hati mereka perbedaan jenis hati ini menunjukkan perbedaan iman mereka bahkan walaupun orang-orang yang hatinya berbeda-beda tersebut melakukan satu amalan yang sama di waktu yang sama di tempat yang sama melakukan amalan yang sama tapi kondisi hatinya berbeda maka kualitas ibadahnya juga jauh berbeda pahalanya jauh berbeda UMP salat berjemah ratusan orang imamnya satu salatnya sama asar atau magrib yang dibaca sama gerakannya sama rukunnya sama Ustaz sujudnya sama berdirinya doanya Semuanya sama gerakan gerakannya sama diamnya semuanya sama Apakah pahalanya sama tidak boleh jadi berdampingan berdempetan yang satu salatnya memperoleh keutamaan pahala yang besar yang satu lagi ditolak tidak diterima Siapa yang memperoleh pahala yang besar dia yang layak diterima dari segi niat ikhlas tidak ada r tidak ada tendensi duniawi dengan salatnya terus khusyuk tidak melamun tidak ingat urusan dunia gerakannya mutabah mengikuti contoh dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan seterusnya yang satu ada rianya terus selama salatnya Ingat kepada urusan dunia pekerjaan ngitung untung rugi ngitung hutang dan piutang gitu ya terus gerakan salatnya asal-asalan mau benar mau tidak mau dicontohkan atau tidak oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak peduli bagaimana dia angkat tangan bagaimana dia sedekah bagaimana dia ruku bagaimana dia sujud kurang terperhatikan karena kurangnya perhatian dia terhadap sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hal salat maka ini bisa ditolak bukan H hanya tidak di pahalai tapi diazab fawail Lil musallin alladina Huma alladina humun yang tidak khusyuk yang Ri diazab Apa yang membedakan Padahal amalannya sama sama-sama salat di waktu yang sama di tempat yang sama oleh Imam yang sama gerakannya bacaannya semua sama Kenapa balasannya berbeda tergantung kualitas dan dan keadaan iman yang dimiliki oleh orang tersebut ya inilah poin Yang kedua bahwa Iman setiap manusia ber berbeda-beda Insyaallah poin ketiga dan setusnya akan kita lanjutkan di hari Jumat yang akan datang untuk sore hari ini cukup sampai di sini dan kita masih punya sisa waktu untuk bertanya jawab kepada Abu luukman di studio radio ee Ril dan dipersilakan untuk pemandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsaallahu ala Nabina Muhammadin waa Al mangga jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dalam kajian sore hari ini dari langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan berikutnya kami undang Anda sahabat rja di manapun Anda berada untuk berpartisip dalam sesi tanya jawab Anda dapat bertanya langsung melalui l telepon di nomor 0218236543 atau melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 baik kita angkat yang pertama pertanyaan melalui lain telepon kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Bapak dari hamba Allah di tanggulember baik silakan Eh ini saya punya kebiasaan Pak ustaz Apakah ini termasuk bidah atau tidak eh saya setiap mau beranjak tidur berbaring itu saya baca Alfatihah kemudian Ayat Kursi kemudian baca ini apa eh subhanallah walhamdulillah dan seterusnya itu 25 kali kemudian istigfar itu sekitar 11 kali kemudian baca Subhanallah wabihamdih 100 kali Nah ini apakah termasuk bidah dengan dengan ini apa pemahaman Saya hanya sebatas ini Pak ustaz apa memperbanyak dikit n itu mungkin eh apakah termasuk bidah atau dibolehkan gitu Saya kira itu pertanyaan saya terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh jazakahuir untuk dari Jember tafad Ustaz barakallahu Fik iya sebelum kita tidur kita disunahkan banyak berzikir salah satu zikirnya membaca beberapa ayat ya disunahkan sebelum kita tidur baca Alfatihah Baca ayat Kursi bacahu alaqas ya boleh di baca dua ayat terakhir dari surah Albaqarah Bagus boleh dibaca surah almulk sebelum tidur bagus boleh enggak apa-apa nah termasuk beberapa zikir Lailahaillallah wahdahu syarikalulamir 100 kali atau lebih bagus termasuk tasbih Tahmid dan Takbir ya dalam satu riwayat 10 kali 11 kali 25 kali belum tidur 33 kali tidak hanya bakda salat ya itu dibolehkan sunah dalil tentang hal ini ada dan sahih dan mengamalkannya termasuk mengamalkan sunah dan tidak termasuk terjermus ke dalam kebidahan tidak ya itu kebiasaan baik silakan Pak dilanjut ee Semoga itu akan menjadi kebiasaan yang terus dilakukan sampai akhir hayat Ya wallahuam baawab silakan lagi adiar jazakallahu Kiran Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya pertanyaan Meli pesan Whatsapp Ustaz dari Abu Arfandi di Kota Batang mohon nasihatnya Ustaz ketika iman kita sedang turun Amalan apa yang harus dilakukan dan amalan apa yang harus dilakukan pula agar iman kita naik dan kiat-kiat mempertahankannya Ustaz jazakumullahu Khair atas Jawabannya tafadol Ustaz wa jazakallahu kir ketika iman kita turun Apa yang harus kita lakukan pertama yakinilah bahwa kita sudah melakukan dosa atau maksiat Apa dosa maksiatnya ada dua kemungkinan kemungkinan pertama kita mengabaikan kewajiban mengabaikan perintah kemungkinan kedua kita melanggar larangan manaun jenis dosa di antara dua dosa ini yang kita lakukan berakibat Iman turun karena ini kemaksiatan Al Iman yangusu Bil maksiah iman itu akan turun karena kemaksiatan coba introspeksi kelalaian apa pelanggaran apa yang sudah kita lakukan sampai Iman ini turun lalu Tobatlah dari hal itu minta ampunan atas dosa dan kelalaian tersebut ya tobatnya dalam bentuk menyesal berhenti dari melakukan dosa tadi dan bertekad tidak mengulang kembali kalau dosa itu berkaitan dengan hak orang mungkin kita pernah menggibahi orang mungkin menghina orang membuli orang menyinggung orang lain maka minta maaf kembalikan hak itu kepada mereka ya maka dengan hal itu terhapus dosa terhapus azab terhapus catatan terhapus juga Sar sayiah minadzunub dampak buruk dari dosa seperti tadi turunnya Iman akan berubah menjadi naik lagi ya ini yang pertama kedua Bagaimana cara agar bisa meningkatkan iman pertama Iman bertambah pertama kali tumbuh karena ilmu pelajari ilmu Quran dan Sunah dijamin Iman bakal naik itu yang pertama Ya yang keduanya lakukan sebanyak mungkin kebaikan dan amal saleh dan lakukan semaksimal yang kita bisa agar diterima Siapa orang yang melakukan ibadah amal saleh kemudian diterima oleh Allah Allah akan balas dengan dinaikkannya iman dia ketika itu sebagaimana ayat-ayat yang tadi sudah dijelaskan Allahu Azza Wa Jalla berfirman kata Allah Allah akan memberikan Hidayah kepada orang yang mengambil petunjuk dari Allah mempelajari ilmu diambil sebagai petunjuk untuk diamalkan maka Allah akan berikan Hidayah bertambahlah Iman makanya Imam sufyanauri rahimahullahu taala menyatakan innama yutaamul ilmu liuttaqallahu bihi ilmu hanyalah dipelajari sebagai alat untuk bertakwa kepada Allah ilmu dipelajari untuk menambah iman ilmu kita pelajari untuk diyakini diamalkan bertambahlah iman kita Dan Allah janji widullahah Hudan Allah akan menambah Hidayah kepada orang yang mengambil petunjuk dariku itu tadi Surah Maryam ayat 76 juga dalam surah Muhammad 17 walladzinahtadau zadahum Hudan waatahum taqwahum orang-orang yang mengambil petunjuk aku aku akan berikan tambah Hidayah kepada mereka dan aku berikan ketakwaannya kepada mereka ya dan banyak lagi ayat yang lainnya yang menunjukkan Iman bertambah karena ilmu kedua cari rahmat Allah di mana cara mencari rahmat Allah banyak baca Quran itu mengundang turunnya rahmat allah hadir di majelis kajian seperti ini itu mengundang turunnya rahmat allahiah salah satunya kalau satu kaum berkumpul di satu rumah Allah membaca kitab Allah dan mempelajari isinya Allah akan curahkan Rahmat kepada mereka kalau Rahmat sudah tercurah imannya bertambah Allah berfirman dalam surah al-fath ayat yang keempat tadi walladzi anzal sakin Fi qulubil mukminin liyazdadu Iman Ma imanim Allahlah yang telah menurunkan Sakinah ketentraman jiwa kepada hati orang orang mukmin untuk menambah iman mereka dari iman yang sudah ada Sakinah ini diambil dari baca Quran Sakinah ini turun kalau kita ngumpul mempelajari ilmu Sakinah ini akan Allah turunkan kalau kita berzikir kita berdoa kita salat maka bertambahlah iman kita ini yang pertama tambah ilmu tambah amal kedua pergaulan lingkungan perhatikan bergaulah hanya dengan orang-orang yang akan menambah iman kita bergaullah dengan orang-orang ahli ibadah ahli kebaikan orang Saleh orang berilmu agar kita kecipratan kebaikan mereka tadi dikatakan alm Al ahum seseorang agamanya sangat dipengaruhi oleh agama kawannya Perhatikan dengan Siapa Kalian bergaul ya hindari pergaulan dengan orang-orang buruk yang akan menggerogoti menggembosi iman kita ini yang kedua ketiga Jangan lupa banyak-banyak berdoa minta Hidayah kepada allah minta diistiqamahkan baca tuh banyak-banyak doabana baca tuh banyak-banyak doa allahum ya muqalubbi Allahumma ya Musal baca tuh banyak-banyak allahum nafsiwha Anta Ma baca tuh banyak-banyak doa Allah [Musik] ya itu doa-da minta Hidayah kepada Allah Karena Allah yang membolak-balikkan hati kita Allah yang mengatur hati kita Min kepada allahar kita ditetapkan di atas Hidayah Allah subhanahu wa taala ya dan seterusnya wallahuam terakhir ya Abu silakan Abu Luqman jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasan dan nasihatnya dan untuk berikutnya pertanyaan terakhir kembali kita akan angkat melalui pesan Whatsapp dari ee seorang ibu di Jakarta Ustaz saya adalah seorang istri yang di pooligami Ustaz dan dan sudah 1 tahun lebih suami tidak ke rumah tanpa pamit dan tetapi saya masih diberi nafkah kalau saya minta dan komunikasi yang terjadi hanya sekedar Saya minta nafkah saja yang ingin saya tanyakan Ustaz bagaimana agar saya ikhlas dengan kondisi ini dan supaya iman saya stabil karena setiap ingat suami saya sedih dan salat juga kurang khusyuk walaupun saya sebagaimana sudah diingatkan Ustaz untuk merutinkan Zikir pagi membaca surah Albaqarah namun ee yang saya jarang baca adalah al-qur’an Ustaz karena sudah 2 tahun ini baru sampai surat hud belum khatam Ustaz mohon nasihatnya Ustaz tafadol Ustaz barakallahu Fik ibu yang ditinggal suami setahun lebih tapi masih komunikasi Berarti ada ya nafkah lahir masih ya pertama Bu cari penyebabnya Kenapa suami demikian berawalah dari sana ya mungkin suami tersinggung mungkin kita melakukan kesalahan yang membuat suami seperti itu Coba akui salah minta maaf rayu suami untuk kembali ya bilang saya harus bagi Iman Agar engkau kembali kalau saya ada salah Tunjukkan salahnya saya akan tobat dan akan berubah kalau ada sesuatu dari saya yang tidak disukai beritahu saya akan rubah menjadi sesuatu yang engkau sukai pokoknya ngegombal sajah ya Itu itu yang pertama kalau sudah begitu Insyaallah Masa Suami gitu terus mudah-mudahan luluh ya kedua bukan harus ikhlas tapi sabar Kalau Ibu mau sabar di dalam kondisi seperti itu silakan tapi kalau tidak sabar dalam arti banyak kebutuhan pokok yang tidak terpenuh seperti nafkah batin dan seterusnya ya kalau umpamanya ya ada yang tidak terpenuhi dari Hak Ibu seperti nafkah batin dan tidak rela boleh mengajukan gugat serai ke mana ya sudahah ke pengadilan agama minta khulu nanti pengadilan akan manggil suaminya untuk sidang kalau sidang terjadi Nanti ditanya mungkin bisa ada Islah dulu Ada biasanya KUA atau pengadilan agama berupaya mendamaikan dulu dengan cara memperbaiki Apa yang perlu diperbaiki kalau bisa diperbaiki perbaiki Islah lagi menyatu lagi kalau ternyata tidak ya mungkin jatuh talak satu gitu atau ini karena sifatnya khulu gitu maka tidak ada Rujuk ya sudah Ibu bisa menikah lagi gitu ya tapi yang jelas mah kalau berpisah setahun hak dan kewajiban tidak tertunaikan secara baik Iya diberi nafkah tapi kan bukan hanya itu yang dibutuhkan oleh kedua belah pihak terus suami juga apa enggak butuh nafkah batin eh nafkah batin enggak perlu enggak butuh penyaluran syahwat biologis kalau sampai istrinya ditinggalkan Lain halnya kalau dia punya istri dua gitu ya tapi kalau itu terjadi zalim ke istri yang pertama karena tidak adil nanti dia menanggung dosanya Wal hasil pertama Ya cari penyebabnya Kenapa suami begitu perbaiki dari sana yang kedua kalau memang kondisinya tidak bisa diperbaiki sehingga rumah tangga ini tidak normal tidak tertunaikan hak dan kewajiban boleh ajukan gugat serai kemudian Menikahlah lagi Dan perbaiki kesalahan di rumah tangga pertama agar tidak terjadi kembali di rumah tangga yang kedua ini ya paling begitu ibu semoga Allah berikan kemudahan kepada ibu dan semua orang yang memiliki masalah di rumah tangganya Semoga Allah kasih solusi terbaik untuk mereka dan semoga Allah kelak mengumpulkan kita di surga firdaus yang penuh kenikmatan ya Cukup sampai di sini subhanakallah bihamdik asadu Alla anfillahamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kajian sore hari ini dari kitab muktulul langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan kami ucapkan pula untuk Anda sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita di di sore hari ini membawa kebaikan berupa ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang Saleh kami mohon maaf atas segala kekurangan dan sampai bertemu kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *