Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc. | Syarah Al-Manzhumah Ar-Raiyyah fi As-Sunnah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

wasallam dan mentaati beliau itu menjadikan Allah yang menurunkan alkutub itu Rida saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja [Musik] bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah Hamdan katiran thaiban mubarakan F Kama yuhibbbunaard Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh la nabiya bada Ma Baat islamzakumullah para pemerhati rja di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah di kesempatan Sabtu Siang pekan pertama yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustaz Abdurrahman thyib LC hafidahullah dari Surabaya pembahasan di kesempatan ini melanjutkan kitab almanzumah arah fisunah oleh Imam Abdul qasim Saad bin Al Husin azzanjani asyafi’i dengan Syarah Syekh Abdur roazq bin Abdul Muhsin albadar hafahumullah semoga nantinya kita bisa menyimak kajian yang penuh dengan manfaat ini berkaitan dengan kumpulan bait-bait syair tentang asunah tentang akidah ahlusunah Wal Jamaah Nam ikhw islamakumullah setelah penyampaian materi silakan Anda dapat bergabung bersama kami di Line telepon 0218236543 atau pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor 0819896543 Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikanelanjutnya kita persilakan kepada alust Ust jazakumahir asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuuagfillah an asadu allaahaillallah wahdahu syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhallina amanqulaha haqqqa wutun illa Wa Antum muslimun ya ah Inah yainaah ah muhammadahu Alaihi was maafal muslimin pemirsa TV raja dan pendengar radio ra di mana saja berada rahimani warahimakumullah Alhamdulillah segala puji bagi Allah subhanahu wa taala yang mempertemukan kita kembali dalam kajian kitab almandzumah arraiyah Fi asunah kumpulan bait-bait syair tentang asunah tentang al-aqidah oleh Al Imam azzanjani as-syafi’i rahimahullahu taala dengan Syarah atau penjelasan dari fadilatus Syekh Dr Abdur Razak bin Abdul Muhsin Al Abbad albadr hafidullahu taala Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kepada kita keistikamahan dalam berpegang teguh dengan Akidah Salaf ashabil hadis hingga akhir hayat kita nanti Maf muslimin pemirsa t ya dan pendengar Radi raja di mana saja berada rahmanani warahimakumullah Kita masih dalam pembahasan bait syair yang ke-16 yaitu ucapan Al Imam azzanjani rahimahullah taala wajhalu manq minabun BTI dan orang yang paling jahil adalah orang yang merasa ujub dengan dirinya dengan akal pikirannya yang dia mendengarkan ucapan dari siapa saja yang dia ya temui disampaikan oleh Syekh dr Abdul Rozak penjelasannya sebagi yang sudah kita Alhamdulillah sampaikan pada pertemuan yang lalu sampai kepada ucapan Syekh Abdur Razak fatajidul Wahida Min Haula yaidu kalaman muqodan atau muaqqodan WA kalaman gamid Wa falsafatan wairatan waridu an yqir biha anallaha tabaraka wa taala maujud engkau mendapati salah satu dari mereka yaitu ahlil kalam menampakkan menyampaikan ucapan yang istilah kita jelimet bulat ya yang susah dipahami dengan bahasa-bahasa fantik filsafat mereka yang ya tidak jelas yang tujuannya hanya untuk mentakrir mengikrarkan Allah itu ada ini sudah kita sampaikan kisah yang dibawakan oleh as Syekh tentang aljuwaini yang bertemu dengan seorang perempuan tua yang di atas Fitrah yang membantah murid-muridnya Dengan mengatakan seandainya aljuwaini tidak ada keraguan terhadap wujudnya Allah ya maka dia tidak akan memiliki ya ribuan dalil tentang wujudnya Allah tentang wujudnya Allah Allah ini semua manusia apa mengikrarkan bahkan Firaun ya sebagaimana kata Allah wahaduha was an WA Firaun saja dalam hatinya meyakini tentang wujudnya Allah subhanahu wa taala enggak perlu dalil yang banyak-banyak untuk apa mengikrarkan mentakrir menyatakan tentang Allah itu maujud ada namun Ahlul kalam demikian sesuatu yang simpel dibuat ribet jelimet bin ru ya Bahkan ada istilah para ulama kelompok ahl kalam atau filsafat atau yang semisal dengannya itu ibaratnya kalau ditanya mana telinga kananmu dia akan menunjuk Demikian Ya bulat sebetulnya simpel saja ini atau ini pindah mereka mutar terlebih dahulu itulah perumpaan ahli ahlil kalam ya ahlu R binelimet bin ribetah Tabak wa taala Majud padahal adanya Allah subhanahu wa taala itu perkara yang terang bener ya lebih terang daripada matahari di siang B bahkan adanya matahari tanda adanya Allah subhanahu wa taala sebagai sang Khaliq sebagai sang penciptanya wa Aby albayin nahika anihim fil kalam Wa tabahuriim fihi duna an yurwi lahum Gilan au yasfi minhum Alil dan masih banyak lagi ucapan-ucapan mereka yang tadi tidak jelas Berputar Ke mana-mana namun tidak bisa mengobati orang yang sakit akidahnya ya ataupun tidak pula bisa menghilangkan orang yang haus ya tentang ahli ilmuam yilu minilalii illaak namun ujung-ujungnya kepada asyak keraguan ini yang sudah kita sampaikan dari ucapan tokoh-tokoh ahlil kalam ya Bahkan yang sudah bertobat dari ahli kalam seperti arrazi yang mengatakan nihayatudamil qam Puncak menuhankan akal kebingungan dan akhir daripada usaha ahlil kalam dolal kesesatan ini Pengakuan dari tokoh-tokoh mereka sendiri dan ini sudah kita sampaikan berulang kali ulama Salaf ahlus sunah semuanya sepakat mengecam ilmu ilmu kalam ya Apakah orang yang belajar ilmu kalam tidak bisa mengambil Ibrah dari tokoh-tokoh mereka yang terlebih dahulu sudah bertobat kepada Allah Subhanahu Wa taal namun mereka yang di atas ilmu kalam tadi mereka merasa dirinya sangat amat besarahidunawali mahmaat batilatan waahiatan dan mereka berusaha untuk membela ucapan mereka yang terang beneran kebatilannya Meskipun mungkin sebagian mereka tahu mereka dius ke batil sebagaimana alah tah kebenaran namun menyembunyikan kebenaran tersebut oleh K itulah Islam berkata tidakah engkau memperhatikan orang-orang yang menyanjung dirinya mengagungkan dirinya dengan kebatilan dia ingin untuk membela mendukung ucapan yang batil yang dia ucapkan ya apalagi dengan hasad ini dan dengkinya kesombongannya jelas-jelas tahu ucapannya menyelisihi Q waq Rasul menyelisihi ucapan salf salf namun gengsi kalau mengakui kesalahannya apalagi punya pengikut banyak malu naubillah ini ancamannya berat inak anzalud sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang Allah turunkan dari ket maka ancamannya kata Allah orang-orang itu akan dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh yang bisa Mel hati-hati Yang Tahu ilmu kemudian menyembunyikan ilmu ters tahu kebenaran tidak mau menyampaikan kebenaran tersebut bahkan diputar yang dikatakantiltil dikatakan ancamannya umullah ataupun membela kebatilan karena satu golongan hisbiah fanati golongan naudubillahalik Rasul sahu wasam mengatakan dalam Sahih Muslim laallah Man Awa muhasan Allah melaknat orang yang mendukung melindungi kebidahan ya dan gara-gara dia satu kabilah satu almamatar satu kantor atau satu ya perkumpulan ketika salah dibela mati mati yang membantahnya di CCI maki habis-habisan naudubillahalik hati-hati laan Allah Man Awa muhd Allah melaknat orang-orang yang melindungi mendukung ya membela ke ah tersebutahim rahimullahtirak oleh karena itulah Al Imam azzanjani asyafii rahimahullah taala dalam bait syair yang ke-16 tadi memperingatkan bahwasanya khawatir almutakalimin pemikiran pendapat-pendapat orang-orang ahli kalam itu adalah na Minal Jah ya merupakan bentuk kebodohan bahkan belia mengatakan waalu orang yang paling Jahal adalah ahlil sudah ada Allah Rasul mereka memakai akal pikiran mereka menabrakkannya dengan al-quran serta ras serta ucapan Rasul sallallahuaihi was dan ini adalah sesuatu yang sudah diterangkan oleh para imam-imam dari ulama Salaf ya sejak dari zaman rasul sahu Alaihi Wasallam para sahabat seperti yang sudah kita sampaikan dari ucapan Al khalifat Rasyid Umar Bin Khattab radiallah Anhu Beliau mengatakan iaka wa asar jauhkanlah diri kalian dari para pengekor akal pikiran dari pengkeramat akal penuhan akalan karena mereka adalah musuh-musuh sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam demikian pula Imam asyafii rahimahullah sangat keras terhadap ahl kalam tersebut ahlil kalam hukuman yang aku berikan kepada ahli kalam untuk mereka dipukul dengan terompa dengan pelepah kurma dan mereka dikarak di kabilah-kabilah di kampung-kampungaya diumumkan ini adalah balasan bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunah rasulahu Alaihi was kek Abi Yusuf rahimahullah di antara yang dukung ucapan yang disampaikan oleh Syekh tadi adalah ucapan murid Abi Hanifah rahimahullah yaitu Abu Yusuf rahimahullah beliau mengatakan alilmu bilami jahlun Wal jahlu bilami ilmun ya mengetahui ilmu kalam itu kejahilan ya Sekali lagi kata beliau memahami mempelajari mengikuti ilmu kalam itu adalah kejahilan walahlu Bil kalami ilmun sedangkan tidak tahu ilmu kalam tidak mau mempelajari ilmu Kalam itulah ilmu karena namanya Al Ilmu yang sesungguhnya sebagaimana kata alimam Ibnu qayim rahimahullah alilmu maqallah waqasul waqahabah namanya ilmu yang sesuai dengan firman Allah sesuai dengan sabda Rasul sesuai dengan ucapan para asalah itu namanya ilmu yang menyelisihi ya tiga hal tadi tentunya itu bukan ilmu yang ilmu yang sebenar k kata Syekh lagi a in taamal kalam watwi Jah makna ucapan Abu Yusuf tadi Sesungguhnya orang yang belajar ilmu kalam dan mendalami ilmu kalam pada hakikatnya Dia belajar keboduhan ya karena sangat amat jauh Dariah waqasulallallahu Alaihi wasam dan dia mendalami kejahilan semakin lama belajar ilmu kalam semakin jahil terhadap akidah Salaf akidah Rasul akidah para sahabat rasul Sallallahu Alaihi was Wat ilmil kalam wajanabatuatun Bi Adapun menjauh meninggalkan ilmu kalam ya maka itu pada hakikatnya adalah ilmu ilmu yang an ilmu yang bermanfaatah subh ibadi itu adalah nikmat yang Allah berikan kepada hamba-hamb ya di antara nikmat Allah asunah tahu Alhaq tahu Mana Hak mana batil di antaranya tahu ilmu kalam adalah kebatilan dan dia menjauh itu nikmat yang luar luar biasa i rahimullah oleh karena itulah Al Imam Syafii rahimahullah pernah berkataal Abdu nahallahuuirahu minalam kata beliau seandainya seorang hamba diuji oleh Allah dengan semua dosa-dosa selain Syirik itu masih lebih baik baginya daripada dia diuji dengan ilmu dengan ilmu kalam ya ilmu kalam ini adalah bala adalah musibah tidaklah umat terpecah belah kecuali di antara sebab utamanya adanya ilmu ilmu kalam maka bersyukurlah mereka-mereka yang tidak tahu ilmu kalam bersyukurlah mereka-mereka yang sangat Amad menjauh dari ilmu alkalam dan segeralah bertobat Bagi orang-orang yang belajar ilmu kalam atau masih bangga dengan ilmu kalam salalah itu adalah ilmu yang tidak ada duanya di atas muka bumi ini jangan membanggakan ya kuliah ya di ilmu kalam dan seterusnya naudubillahialik yaak sikhul Islam mubayin rahimullah ulamaulam Ilman in Jah dan sikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan bahwa apa yang di klaim oleh para ulama kalam dari ilmu itu sesungguhnya adalah kejahilan kata beliau wa in maatakam bihi Minal usula biilmin sesungguhnya kebanyakan Apa yang diucapkan oleh ahli kalam Dar dari prinsip-prinsip mereka pada hakikatnya itu bukan bukan ilmu kalaupun dikatakan ilmu itu ilmu yang sesat menyesatkan kalaupun itu dikatakan ilmu ilmu yang tidak bermanfaatunihun itu adalah ilmu yang rusak ya wahlun murak kejahilan kuadrat itulah ahu alam itulah Al Al ilmu atau ilmu kalam ah ketika kita sudah tahu itulah kedudukan ilmu ilmu kalam yang sangat hinadina di mata asalaf ya yang sangat amat jauh dari al-qur’an dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam maka efek sampingnya dampak negatifnya kepada yang mempelajarinya yaitu dia pasti jatuh ke dalam penyimpangan kesesatan bahkan ke dalam kekufuran naudubillahialik yaak imamahabi rahimullah Al imamahabi rahimullah yang bermazhab Syafii juga berkata Man Ami ilmil kalam waahu ihaduhual bimaukifu m sunah sedikit orang yang merenungkan ilmu kalam kecuali usaha kerasnya dalam belajar ilmu kalam itu akan mengantarkannya untuk menyelisihi sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ya contoh simpel yang sering kita sampaikan di antara Ahlul kalam mereka tidak mau atau mereka tidak mengimani adanya ya itiwa Allah di atas al-arsy tingginya Allah di atas al-arsy dengan alasan logika akal mereka ilmu kala mereka kalau Allah ada di atas berarti Allah butuh kepada langit kalau Allah istiwa di atas Arsy berarti Allah butuh kepada Arsy ini adalah akal-akalannya ilmu kalah ya kalau ahlus sunah sejak zaman sahabat rasul ketika mendengar firman Allah arrahmanawa mereka Sam dan mereka tahu istawa artinya tinggi sebagaimana kata Abdullah bin Abbas kata ulama tabiin Abul Ali Mujahid ala wartafa arti istawa ya ini ahlusunah Adapun ahl kalam tadi maka dengan ilmu kalamnya tadi ya Dengan mengatakan kalau Allah istiwa di asma ke demikian-demikian sampai kepada menyelisihi akidah al-quran dan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Ini kata Imam azzahabi rahimahullah setiap yang belajar ilmu kalam setiap yang mengikuti ilmu kalam pasti jatuh ke dalam penyimpangan kesesata Wali ulama Salaf ilmil awail oleh karena itulah para ulama salah mencela belajar ilmu orang orang kafir yang berkaitan dengan tali filsafat atau yang ya sejenis dengannya muukahriah karena ilmu kalam itu hasil ya dari ilmu kelompok-kelompok filsafat Aristoteles dan seterusnya tadi kata Imam azzahabi assyafii rahimahullah Barang siapa yang ingin menggabungkan mengkolaborasikan antara ilmu warisan para nabi dengan ilmu warisan kelompok filsafat maka dia akan jatuh kepada menyelisihi ilmunya para Anbiya menyelisihi ilmunya ya para filsuf tadi ya ini sekali lagi tidak mungkin disatukan antara surga dan neraka disatukan antara hak dengan albatil walbisul Haq Bil batil Allah berfirman jangan kalian mencampur adukan antara yang hak dengan yang yang batil makanya ciri ulama yang sejati ciri ulama Ahlus sunah Al ulama waratul Anbiya ya namanya ulama itu pewaris para nabi Ini adalah definisi ulama versi Nabi Sallallahu Alaihi masalah kalau mau cari ulama yang benar cari rujukan ulama Siapa Mereka Al ulama warasatul Anbiya yang mewarisi ilmunya nabi yang ceramahnya Q allahah waqala Rasul ini akidah Rasul ini adalah sunah rasul ya Bukan ini adalah pendapat Aristoteles ini pendapat Fulan dan Alan bukan itu ulama yang sejati ini seperti yang Rasul sabdakan sendiri Al ulama waratul Anbiya ulama yang sejati pewaris para nabi mewarisi ilmunya nabi bukan mewarisi ilmunya Aristoteles ataupun Pluto ataupun apa namanya dari nama-nama ahli filsafat tersebut ya maka seorang muslim muslimah yang bijak harus tahu siapa ulama panutan yang dia bisa pegang fatwanya yang dia bisa pelajari ilmunya kita kitabnya tulis-tulisan yang bisa dia dengar ceramahnya yaitu Al ulama warasatul Anbiya ya yang sekali lagi isi kajiannya ceramahnya tulisannya hanya berdasarkan qallah waqal Rasul waqala asahabah waqala Muhammad Ibnu Abdil qawi almardawi rahimahullah berkata seorang ulama yang bernama Muhammad bin Abdul qawi almardawi yang meninggal tahun 699 Hijriah Fi alfiatiabarah e dalam kumpulan bait-bait syair beliau tentang adab syariah ucapan-ucapan yang sangat indah kata beliau Wa iaka an arulli muakfin maqatahu hati-hati ya waspada dari segala pendapat-pendapat yang di ya perindah dengan retorika fasummu fiimniha arodi karena ada racun yang sangat berbahaya di dalamnya maka maasyal muslimin ikhwani fillah wakwati rahimani warahimakumullah pemirsa TV raja dan pendengaran Raja Di mana saya berada rahimani warahimakumullah ini nasihat dari seorang ulama untuk kita semuanya hati-hati dengan ucapan yang seindah Apun yang menarik hati manusia ya namun tentunya kalau menyelisihi al-qur’an dan Sunah tinggalkan itu adalah racun yang berbisa meskipun kelihatannya lemah lembut ya ucapannya kelihatannya retoranya indah namun kalau menyelisihiah waqasul wasam contoh misalnya masa rakyat terus dizalimi ya kapan kita bangkit melawan ya penguasa yang zalim ini misalnya kayaknya membela keadilan membela rakyat ya menentang kezaliman ya sedangkan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan ya ak akah Barang siapa memuliakan pemimpinnya Allah akan memuliakan diaang siapagh pemimpinnya Allah akan hinakan dia Rasul mengatakan Barang siapa melihat dari pemimpinnya sesuatu yang tidak dia sukai Bersabarlah bukan malah memprovokasi masyarakat ya Ba Rasul mengatakan kami dilarang yauleh Rasul wasam kata it untuk memberontak kepada Pemimpin kaum muslimin dan rasul wasam telah mengharamkan pemberontakan Entah dengan lisan ataupun dengan dengan senjata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakanun Umar akan ada pem-pemimpin yang kalian akan mengetahui dan mengingkarinya dalam hati Barang siapa mengingkari kata ulama dengan hatinya maka dia akan selamat Wakin Mar wataba yang dosa itu Kalau mengikuti kesalahannya kezalimannya itu baru dikatakan berdosa sedangkan yang mengikai dalam hati faqat Sal Maka sekali lagi maas muslimin rahmanani warahimakumullah hati-hati dengan ya kajian-kajian yang mungkin retorikanya Indah atau postinganptingan yang Hanya Bermodal retorika yang indah namun tidak ada qallah waqala Rasul tidak sesuai dengan Allah waa Rasul saii wasallam maka ukurannya al-quran dan Sunah Dengan pemahaman para Salafus Saleh bukan dengan retorika yang indah bukan dengan gelar akademik yang panjang lebar Namun denganalil kata Imam almardawi rahimahullah taalaq Rasul Sam manusia terbaik telah meninggal dunia dan Agama Islam sudah sempurna mulai akidahnya ibadahnya metode dakwah dan seterusnya sudah komplitukup mengikuti apa yang ada ajarannya Dar Rasul wasam sebagaimana kata Abdullah Bin Masud ikuti yang sudah ada ajarannya jangan mengada-ada karenaalian sudah dicukupi faqat kufitu ya masalah zikir misalnya mulai kita bangun tidur sampai tidur lagi komplit zikir yang Rasul ajarkan Mengapa yang sudah ada ajarannya tidak diamalkan lalu mengarah zikir-zikir selawat-selawat e wirid-wirid yang baru ya dengan dalil ini e ijazah dari saya Guru saya dan sebagainya mana dalilnya mana hadisnya ya naubillahalik apalagi sampai menyandarkannya kepada rasul S wasallam Man kata Rasul Barang siapa yang berdusta atas Namaku maka ya siapkanlah tempat duduknya di dalam api neraka naubillah seorang muslim muslimah wajib mengimani wajib meyakini agama Islam sudah tugasnya hanya mempelajari apa yang sudah diajarkan Rasul dan para sahabat Kian mengamalkan tidak boleh mengada-adakan yang baru dalam urusan agamaumur hati-hati kalian dari hal-hal yang baru dalam Urusan Agama Islam sudah P Gani ya tidak perlu tambahan-tambahan lagi tidak perlu tambahan dari orang-orang mulhid Atis atau dari kelompok filsafat ataupun dari yang lainnya cukupasqahabah ya kata Imam almwi orang yang mencari kebenaran dari akalnya saja maka Dia tersesat yaam Barang siapa yang mendalami ilmu kalam tidak mungkin dia mendapatkan petunjuk petunjuk hanya ada padaah firman Allah rasulah Allah berfirman Barang siapa yang mengikuti petunjukku dia tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara selama-lamanya Rasul wasam mengatak Aku tinggalkan kalian dua hal yang jikaalian berpegang dengannya tidak akan tersesat selama-lamanya al-qur’an dan dan sunahku demikian pula mengikuti jejak para sahabat Allah mengatakan Fain amanu biml amantum FAQ jika mereka beriman sebagaimana imannya kalian wahai para sahabat mereka akan mendapatkan petunjuk waahadu jika kalian mengikuti Rasul kalian akan mendapatkan petunjuk Alhidayah petunjuk hanya ada pada al-qur’an dan sunah dan pemahaman para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang mencari petunjuk dari Selain itu maka justru kesesatan yang akan dia peroleh F aah ketika mereka berpaling semakin Allah palingkan naudubillahalik kemudian Imam almardawi atau almawi rahimahullah taala berkata pada bait yang keempat kafahim cukuplah kesesatan yang ada pada mereka dengan bukti kepelintlanan mereka adanya kontradiksi dalam ucapan mereka dalam akidah mereka contohnya kelompok asariah ya mereka menetapkan tujuh sifat mentakwilkan yang lainnya mereka menetapkan misalnya sifat pendengaran dan penglihatan tapi mereka tidak mau menetapkan sifat wajah bagi Allah sifat kedua tangan bagi Allah padahal dalilnyaq Wul kekalah waj yang memiliki kebesaran dan kemuliaan para sahabat semuanya menetapkan apa adanyaan bahkan kedua tangan para sahabat menetapkan semuanya demikian pula tabiin Tabi tabiin imam yang empat gak ada mentakwil-takwilkan kalau mereka ditanya kenapa kalian mentakwilkan sifat tangan dengan kedua nikmat Yada baladaotan dengan kedua nikmat kata mereka kalau kita menetapkan Allah punya kedua tangan nanti menyerupakan Allah dengan tangan makhluk ya maka kita bantah kita jawab kalian menetapkan Allah punya sifat pendengaran Bukankah manusia punya sifat pendengar kalian menetapkan Allah punya sifat penglihatan manusia punya sifat penglihatan berarti kalian menyamakan Allah dengan makhluk kalau mereka mengatakan Ya beda pendengaran Allah dengan pendengaran makhluk Ya beda penglihatan Allah dengan penglihatan makhluk maka kita katakan demikian pula ya tetapkan Allah punya sifat wajah dan katakan wajah Allah jugak sama dengan wajah makhluk itu tanakut mereka kontradiksi ya mereka ya maka itu menunjukkan akan kesesatan mereka tidak konsisten ya apalagi pembahasan tadi sifat Allah itu pembahasan satu sifat dengan sifat yang lain sama dalam artian tetapkan apa adanya tanpa diserupakan dengan makhluk tanpa dibagaimanakan tanpa diselewengkan Dan ini juga telah dibahas oleh para ulama dalam kitab-kitab akidah mereka di antaranya kitab attauhid oleh Al Imam IBN uima rahimahullah murid dari muridnya Imam asyafi’i rahimahullahu taala waun yaakulqqq dan kata almardawi setiap orang yang mengucapkan kebenaran maka ikuti dia ya kita mengikuti Alhaq alhaqu ahquutaba Allah mengatakan kebenaran itu yang lebih layak untuk di diikuti seandya ilmu kalam itu ilmu kebenaran tidak mungkin ada krad dan berpindah dari satu akidah keakidah yang yang lainnya atau dariendat satu pendapat yang lain dalam masalahidah apagi dalam Alquran dikatakan Tidakkah mereka mau mentadaburi Alquran seandainya al-qur’an bukan dari sisi Allah mereka akan mendapati perpecahan kontradiksi yang banyak atau perselisihan yang banyak karena al-qur’an dari Allah tidak mungkin ada kontradiksi tidak mungkin ada pertentangan ini dalil kalau ada kontradiksi e kalau ada kepelimpan kemincla-mincan apalagi dalam Bab akidah maka itu menunjuk akan kesesatan kebatilan mereka makanya alimamaniyaahimah perah berkata k Diar menunjukkan bahwasanya Ahlul hadis ahlus sunah itu di atas kebenaran bahwasanya engkau kalau meneliti kitab-kitab mereka tentang akidah meskipun penulisnya beda zamannya beda tempat tinggal Negeri mereka namun dalam akidah satu kesatuan itulah Alhaq ya Maka kalau ada orang yang mincla-mincli plinplan tidak konsisten dalam alqidah ya itulah kesesatan yang nyata sebagaimana kata hudzaifah bin Yaman radhiallahu taala Anhu kata beliau Ikam anlalah haqq dolalah ANF mata tunkir wunkir maunta TF ketahuilah kesesatan yang nyata Kalau engkau menganggap baik apa yang dulu engkau ingkari atau mengingkari Apa yang kau anggap baik dahulunya alias mincla-minc jauhkanlah dirimu dari minclci dalam urusan agamaah karena agama Allah itu satu ya apagi Sekali lagi khususnya berkaitan denganqidahahullah Barang siapa yang mengikuti pendapat-pendapat manusia dia akan sesat dari dia akan tersesat dari petunjuk namun Barang siapa yang mengikuti Alum yaituasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam urusan agama ini maka dia akan mendapatkan petunduk dalilnya tadi jika kalian mengikuti Rasul kalian akan mendapatkan Al Muhammadi tidaklah agama itu kecuali hanya mengikut saja apa yang diturunkan oleh Allah dan yang diajarkan oleh nabi kita Alhadi yang memberi petunjuk albasyir yang memberikan gabar G ini sifat seorang muslim muslimah yang sejati hanya mengikut apa kata Allah kata Rasul dan para ya sahabat rasul Sallallahu Alaihi wasam kemudian dalam lanjutan bait yang ke16 tadi ada kata-kata ya beliau imamjani mensifati ah kalam tadi dengan kata-kata selalu mendengar kepada orang-orang yang sesat menyesatkan kepada setiap ya Yang bersuar ya setiap ada orang yang berbicara terutama tentang dari ilmu kalam dia mendengarkan sawaanutakakanak entah yang berbicara itu dengan ilmu atau dengan kejadian dengan kebatilan dia selalu mendengar artinya seorang muslim muslimah yang bijak harus selektif ya telinga nikmat dari Allah jangan mendengar apa yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala diantaranya dari ah bid Ya Rasul Allah berfirman telah diturunkan atas kalian di dalam Alquran apabila ayat-ayat Allah dikufuri diperolok jangan duduk bermajelis dengan mereka ini dalil kata ulama haramnya duduk bermajelis dengan haramnya mendengar ya ucapannya ahli Al bidah ya ini sekali lagi yang harus betul-betul menjadi motivasi bagi kita untuk betul-betul menjauh dari ahli albida Entah di dunia nyata ataupun di dunia di dunia mayaadang orang orang itu karena sudah terbiasa mendengarkan syubuhat mendengarkan kebidahan maka susah untuk mendengar kebenaran ya karena tidak akan mungkin bersatu antara hak dengan yang albatil Wal Huda almam minalitab tidak mau mendengarkan petunjuk dari al-quran dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tertutup hatinya untuk menerima kebenaran Al namanya sombong itu menolak kebenaran dan meremehkan manusia bahkan orang-orang tersebut yang sudah jatuh ke dalam tenggelam ke dalam lautan Samudra alkalam ya mereka lari dari kebenaran bahkan menjauhkan membuat orang lari dari kebenaran dari ulama-ulama asunah nauzubillahialik ya ini sekali lagi dampak negatif dari albid daripada ilmu alkalam di anaranya ya mereka lari dari kebenaran mereka bahkan apa menjauhkan umat dari kebenaran yunilillah was ywi dan memberikan banyak gelar-gelar jelek kepada ahlus sunah ulamaunah ya ahah Imam dari mazhab Syafii juga meriwayatkan dalam kitab yang sangat berhargaulamaah Imam Abu berkata orang-orang zindik munafik itu menamai ahlusunah dengan haswiah orang-orang rendahan yuriduna ibtal arar mereka ingin membatalkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasalam yang menyampaikan sunah rasul dijatuhkan dengan diberikan gelar-gelar yang jelek sebagaimana sekarang ya orang yang berdakwah kepada tauhid melarang dari kesyirikan ceramahnya postingannya hanya Q Allah waq Rasul waq sahabah Ya dikata-katai Wahabi dikatai ekstrem radikal dan seterusnya naudubillahi minzalik ya orang yang dakwahnya dari awal sampai puluhan tahun kepada tauhid ya dimirip-miripkan dengan Abu Jahal padahal yang menuduk itu lebih dekat kepada ya Abu Jahal karena jatuh ke dalam berbagai macam bentuk kesyirikan menyeru manusia kepada kesyirikan menentang dakwat tauhid dan seterusnya inilah diputar balikkan semuanya kemudian kata Imam Abu Hatim arrazi rahimahullah taala wa alamatul jahmiyati tasmiatuhum ahl sunah musyabihatan dan tanda kelompok jahmiah itu menamai Ahli Sunah musyabih ya kalau ada orang sekarang ya menuduh yang menetapkan sifat Allah dengan musyabihah inilah pengikut jamiah ini sesuai dengan ucapan Abu Hatim arrazi ketika kita mengatakan Allah itu punya sifat wajah berdasarkan ayatr Allah punya sifat kedua tangan dalilnya Bum itu adalah Firman Allah para sahabat tidak pernah mentakwil para sahabat menetapkan apa adanya kita juga menetapkan apa ada kalau kita menetapkan atau sekedar menetapkan kita dituduh menyerupakan Allah dengan makhluk ini ciri orang apa pengikut aljahmiyah kata Imam Abu Hatim arraasi yang namanya musyabihah itu kata Imam Ahmad seperti yang dinukil oleh Imam Ibnu Albana al-hambali dalam kitab beliau almukhtar Fi usul sunah namanya almusyabihah itu yang mengatakan almyabbi alladina yaakuluna yadunadi namanya yang menyerupakan itu adalah yang mengatakan misalnya tangan Allah sama dengan tanganku baru itu namanya musyabbih sekedar menetapkan tidak melazimkan menyeru menyerupakan namun Itulah ciri kelompok jahmiah sepanjang masa menggelari ahlusunah dengan almusyabihah dikarenakan ahlusunah menetapkan sifat-sifat Allah apa adanya yang tercantum dalam Alquran dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam intinya Ahlul bidah mereka suka berdusta mereka suka menuh dengan tuduhan-tuduhan dusta karena sudah bangkrut huah ya tidak ada hujjah lagi kecuali menjauhkan umat dari Alhaq kebenaran alj perasaan J berbangga diri itu adalah penyakit yang sangat membinasakan membahayakan apabila menimpa seorang manusia ketika dia beramal-amal yang baik lalu bagaimana kalau dia ujub tersebut menimpanya ketika perbuatannya jelek perbuatannya atau ucapannya J Ya sudah ucapannya sesat per sesat namun masih merasa ujub dan itulah ciri Ahlul bidah sebagaimana firman Allah surat alkahfi 103 sampai 104 qulum Bil allinadunya wahumah sunah Katakanlah Apakah kami akan memberitahukan kepada kalian orang-orang yang paling merugi ya amal perbuatannya itu orang-ang yang tersesat dalam kehidupan dunia namun mereka merasa telah berbuat yang seb iknya bahkan tadi menjauhkan umat dari menjauhkan umat dari tauhid dari dakwah tauhid dan setusah berkataekhfahah dalamumah beliau juga di dalamnya ada pembahasan masalah adab kata belia ujub perasa ujub berbangga diri itu adalah sifat yang wajib engkau apa jauhi engkau berhati-hati karena ujub itu bisa mengantarkan ya amal pelakunya kepada apa kepada banjir kepada kebinasa hati-hati nah muslimin P dan pendengar di man berada rahmanahumullah kita lanjutkan bait yang ke-17 Al Imam azzanjani asyafi rahimullah berkataka tinggalkan ucapan manusia dalam hal-hal yang sudah engkau dicukupi yaah mendengarkan kesesatan kecuali ada bahaya-bahaya latennya kata Syekh Abdur roqas ahlakin ahlilam kata-kata tinggalkan ucapan manusia yaitu tinggalkan ucapan ahlil kalam ya kuf i itu adapun kata-kata di dalam hal yang kalian sudah dicukupi ini berkaitan dengan ucapan yang sudah dilewati dari Abdullah Bin Masud radhiallahu Anhu beliau mengatakanabiu Wadi ikuti yang sudah ada ajarannya jangan mengada-ada faqat kufi itu kara-kara sudah dicukupi akidah sudah Rasul Jelaskan masalah ibadah sudah Rasul Ya Terangkan semuanya sudah komplit ya maka kata beliau itabu yang sudah ada ajaran dan jangan mengada-ada ajaran yang baru Umar bin Abdul Aziz rahimullah bahwasanya Abdullah atau Khalifah Umar bin Abdul Aziz rahimahullah pernah menulis kepada para baw-bawnya pejabat-pejabat beliau usikwallah wasiat emas dari Al Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang pertama usikwallah aku wasiatkan Engkau untuk bertakwa kepada Allah yang kedua untuk bersedang-sedang dalam menjalankan ajaran Islam ini tidak ekstrm kanan tidak ekstrm kiri pertengahan W was dan untuk senantiasa mengikuti sunah Rasul Sallallahu Alaihi wasallamah dan untuk meninggalkan segala kebidahan yang diada-adakan oleh orang yang setelah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ini mirip dengan wasiat rasulikumti khulafa Rasyidin pegang sunahku dan Sunah para khulafa Rasyidin namun tidak cukup hanya itu saja Rasul mengatakan jauhkanlah diri kalian dari segala hal yang baru dalam urusan agama ini kemudian kalian sudah dicukupi ya Sekali lagi masalahid ibadah masalah akhlak sudah Rasul Terangkan ya dengan terangerang kata Rasul akutinggalkanan di atas Islam yang putih bersih malamnya seperti siangnya terang benerang Islam ini ya Islam Al Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam waam annahu lam ytadi insanun bidatan illa qoddama qoblaha Hua dalilun alaiha wa ibratan fiha dan ketahuilah tidak ada seorang pun berbuat kebidahan kecuali Rasul suallam sudah menegakkan dalil ya atas atau membantah bidah bukup pegangat sunah rasuaii was maka Insyaallah itu menjadi penjaga bagimu dengan seizin dari Allah atau ketahilah barang siapa yang mengada-adakan dalam urusan agama Ini yang mana telah diketahui dengan berdasarkan dalil akan penyelisihannya itu termasuk bagian daripadanya orang Salaf dahulu para sahabat tabiin tabi tabiin ketika mereka berhenti tentang suatu permasalahan itu di atas ini contoh tadi Salafus salh mereka membaca ayat wabq wikaul Jalali Wal Ikram ketika mereka tidak mentakwilkan ya ketika mereka membaca ayat balahsutan bahkan kedua tangan Allah terbentang ketika mereka tidak mentakwilkan Ayat tersebut itu menunjukkan mereka Paham arti ya sesuai dengan zirnya Amir tanpa diserupakan dengan makhluk ya bukan berarti mereka tidak ya sebagaimana klaim sebagai orang ya ketika ditakwilkan bahwasanya mereka lebih tahu daripada sahabat naubillah ya mereka berhenti mereka mencegah sesuai dengan ilmu sesuai dengan apa yang Rasul ajarkan kepada mereka Hum dan mereka lebih kuat dalam pembahasan ilmu ini karena mereka yang langsung belajar dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mereka yang telah mendapatkan banyak pujian dari Allah dan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam makanya ahlusunah meyakini asalaf Aam wa Ahkam wa Aslam asalf para sahabat tabiin tabi tabiin mereka yang lebih paham tentang agama mka yang lebih bijak dan mereka lebih selamat maka wajib mengikuti pemahaman para saahabar rasul sallah wasallam apalagi dalam urusan alqidah Q rahimullah Dan tidaklah mendengar kepada kesesatan kecuali banyak bahayanya banyak kemadaratannya ya seorang ahlusunah seorang yang mengaku pengikut dakwah Salafiah cukup denganahahabah mengikuti dai-d ustaz-ustaz yang hanya ya ucapannya berdasarkanahabah bukan dari ya akal pikirnya bukan dari kata orang Arab Min dari sakunya sendiri ya cukup mengikutiq yang menyimpang pasti batil tidaklah setelah kebenaran kecuali kesesatanar istimaitabillah rasuli wasallam kata Syekh Abdul razq rahimahfah taala Maka berhati-hatilah jangan mendengarkan selain apa yang engkau telah dicukupi dari al-quran dan Sunah ras wasam dan apa yang diajarkan oleh para sahabatasul dan yang mengikuti mereka dengan baik Jangan dengarkan ya entah langsung atau secara offline atau online baik di dunia nyata maupun di dunia maya hati-hati ya Sekali lagi pendengaran kita ini nikmat dari Allah jangan dengarkan syubuhat jangan mendengarkan kesesatan karena kalau sudah masuk tidak bisa keluar naubillahalik makanya asalaf mereka mengatakan alqulubifah wubah khofah hati itu ya sangat lemah sedangkan syubah cepat menarik jangankan kita Muhammad bin Sirin ulama tabiin ketika didatangi ahli bidah untuk membacakan Kepada beliau ayat al-qur’an hadis rasul beliau tidak mau kenapa karena beliau takut ditafsirkan ya dijelaskan tidak sesuai dengan kebenaran lalu itu menjadi syubah dalam hati beliau tidak keluar dari hati beliau itu yang sangat berbahaya maka hati-hati telinga nikmat dari Allah akan ada pertanggungjawaban di hari kiamat kata Allah Sesungguhnya pendengaran penglihatan dan hati akan diminta pertanggung jawab di sisi allah subhanahu wa taala yang mendengarkan kesesatan mendengarkan syubuhat itu tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali kemadratan bahaya yang sangat besar dan kebinasaan di dunia maupun di akhirat naubillahialik Semoga Allah menyelamatkan kita Dun Wal akhir Mungkin ini yang bisa kita sampaikan semoga bermanfaat walluah an materi yang sangat bermanfaat di kesempatan ini berkaitan dengan Akidah namat islamakumullah silakan bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung Dian telepon 0218236543 atau pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor 0819896543 pertanyaan pertama kita coba angkat dari pesan singkat di kesempatan ini dari pakan di Bogor Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Ustaz Apakah perasaan seseorang bangga terhadap agamanya atau kepada seorang teman nonmuslim karena melakukan perkara baik contohnya kita umat Islam hanya menyembah Allah dan tidak menyembah patung selalu beribadah salat tiap hari lima kali sehari bakti sosial kepada orang-orang miskin dan kurang mampu dan sebagainya mohon nasihatnya Ustaz syukran baik wallahuam yang saya tangkap dari pertanyaan tadi yang pertama itu berkaitan dengan Bolehkah kita membanggakan agama Islam yang kita peluk selama ini kalau itu wajib wajib kita berbangga kita sebagai kaum muslimin ya kita bangga dengan ajaran Islam kita bangga dengan ajaran Salaf ahlusunah Wal Jamaah makanya Allah dalam surah Ali Imran pernah berkata ah katakan W Nabi Muhammad wahit kilah kan kepada ucapan yang lurus yaitu ucapanahah wakum antara kami dan kalian yaitu all naudaallah kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah dan kita tidak boleh menjadikan sebagian yang lain sebagai tandingan bagi Allah subhanahu wa taala kemudian kata Allah Fain Tawau jika kalian berpaling atau jika mereka orang-orang nasara Berpaling Dari attauhid falam maka Apa persaksikanlah kami kaum kaum muslimin bangga itu ada suatu apa ya bukan ujub yang tercelah tadi berbangga ujub tadi mengatakan misalnya Ana bangga ya anak ini sudah apa ya salat lima waktu pasti amal anak diterima naudubillah minzalik ya atau merasa sudah imannya sangat amat tinggi nauzubillahi minzalik ya Seorang muslim harus merasa ada banyak kekurangan makanya selesai salat kita dianjurkan untuk istigfar ya kata para ulama apa faedah istigfar selesai salat padahal istigfar itu secara umum setelah orang berbuat dosa kata para ulama di antara hikmah disunahkan istigfar selesai salat untuk memerangi perasaan ujub yang mungkin muncul dalam diri kita Wah saya sudah salat Saya pasti masuk surga naudubillah minzalik istigfar Kenapa karena mungkin dari salat kita banyak kekurangan dari sisi ikhlasnya dari sisi itibnya itu di antara ucapan para ulama tentang istigfar selesai salat untuk memerangi alujud Adapun berbangga dengan agama Islam yang Allah firmankan yang rasul sabdakan yang dipahami oleh para salafh harus kita bang makanya Islam ibah mengatakan tidak mengapa orang itu menisbatkan diri kepada mazhab Salaf mengatakan Salafi dakwah Salafiah ya dan berbangga dengannya dengan mazhab Salaf Fa mazhab Salaf laakunu Haq karena mazhab Salaf itu pasti benar gak ada masalah bangga ya dan kewajiban kita dengan bangga tersebut untuk apa mengikuti jejak Salaf mengikuti akidah Salaf akidah Rasul akidah para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam wallahu taalaam Nam jazakallahu Khairan Barakallah fikum Ustaz atas jawaban yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya pertanyaan berikutnya dari pak Muhammad Amin di Ogan Ilir Sumatera Selatan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz di suatu tempat di desa kami ada kuburan yang diagungkan kuburannya dibangun sses menuju kuburan itu juga dibangun sehingga orang-orang sangat mudah ke kuburan tersebut untuk meminta-minta kita tidak kuasa untuk melarang hal ini Ustaz mohon pencerahannya dan nasihatnya syukran jazakallah Khairan Nam baik maasal muslimin seorang muslim muslimah yang bijak Ya seperti yang sudah kita sampaikan hanya mengikuti apa yang diajarkan oleh Rasul oleh para sahabatasul Sallallahu Alaihi wasam dalam beragama hanya mengikuti Allah berfirman sesnya ucapan orang beriman ketika diser untuk mengikuti hukum Allah danasnyaak Mas kuburan misalnya Rasul telah menjelaskan dengan terangberang Bagaimana seorang itu menyikapi kuburan yang pertama Ya dia tidak boleh membangun kuburan tersebut ya rasul n wasallam antil qabar Rasul Sallallahu alaih wasallam melarang untuk dibangunnya kuburan Bahkan dalam Mazhab Syafi’i sendiri Imam Syafi’i juga melarang ada sebuah kitab misalnya judulnya azzawajir aniktirafil Kabir oleh Ibnu Hajar alhaitami dari mazhab assyafi’i itu kumpulan dosa-dosa besar di antara dosa-dosa besar kata beliau Ini kata ulama Mazhab Syafi’i sendiri ya termasuk dosa besar itu membangun kuburan kuburan dibangun kayaknya rumah dikasih atap dikasih pagar dan seterusnya ya ini sekali lagi dilarang dalam alislam nah Wasallam Rasul melarang ya dikapur ataupun dicat ataupun dihias-hiasi ataupun dibangun kuburan kuburan tersebut ya demikian pula meinta-minta kepada yang telah dikubur naudubillah Min Syirik kepada Allah subhanahu wa taala Allah berfirman W tunillah Ma yauka wuka Fain faalta minimin Jangan engkau berdoa kepada selain Allah jangan meminta-minta kepada selain Allah yang tidak bisa mendatangkan manfaat ataupun magarat dan jika engkau tetap berbuat demikian engkau termasuk orang zalim alias musyrikin Allah juga berfirman Siapakah yang lebih sesat daripada yang berdoa kepada selain Allah yang tidak bisa mengabulkan doa mereka sampai hari kiamat Allah volis orang itu termasuk yang paling sesat di dunia yaitu yang meminta-minta yang berdoa kepada sayang Allah entah berdoa kepada malaikat kepada nabi kepada Wali yang telah mati nauzubillahalik Padahal kalau kita pikirkan lagi orang yang telah mati siapun dia ya dia ketika meninggal dunia Siapa yang memandikan Apakah bisa enggak bisa yang mengkafarinya yang hidup yang menyemayamkannya yang masih hidup Kenapa setelah dikuburkan kok malah minta-minta kepada yang telah mati tersebut ainal UK ya ini sekali lagi akal tempatkan pada tempatnya ini tempatnya akal berpikir agar kita sampai kepada iaka nabudu wa i bukan akal untuk me nabrak alqidah sahihah bukan menabrak Alquran dan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Ma muslimin pemirsa dan pendengar di man berada rahimahimakumullah seorang muslim diajarkan Rasul berziarah kuburumb dan ziarah kubur yang disyariatkan itu untuk mendoakan yang meninggal dunia bukan malah minta kepada yang meninggal dunia ya mendoakan yang meninggal dunia bukan malam ya berdoa kepada yang meninggal meninggal dunia naillah Allah berfirman engkau tidak bisa memperdengarkan ucapanmu kepada yang telah meninggal engkau tidak bisa memperdengarkan ucapanmu yang telah dikbur sudah terputus alamnya ya kalaupun ada riwayat orang yang telah semamkan mendengar suara terompak itu hanya mendengar suara terompak ini masalah gaib ya tidak bisa ditetapkan Oh dia pasti mendengar suara orang yang memintanya tidak karena Allah juga berfirman Dan orang-orang yang kalian seru selain Allah mereka tidak memiliki Meskipun kulit ari jika kalian berdoa kepada yang telah meninggal dunia mereka tidak akan mungkin bisa mendengarkan doa kalian jika Mereka mendengarkan doa kalian tidak mungkin mereka bisa mengabulkan doa kalian cukup ya berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dan dalam ziarah kubur ikuti ajaran Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam wallahu taala Nam jazakahuir Barakallah fikum Ustaz atas jawaban yang di sampaikan semoga bermanfaat untuk penanyan dan kita semua yang menyimak pertanyaan berikutnya masih dari pesan singkat kembali dari hamba Allah di Bogor asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz apa saja batasan toleransi terhadap nonmuslim yang dibolehkan dan tidak dibolehkan dalam syariat syariat Islam ini Ustaz mohon nasihat dan pencerahannya syukran na baik Maaf Al muslimin dalam Islam eh semua sudah komplit di anaranya bermuamalah dengan orang-orang kafir secara ringkas secara global dalam urusan dunia muamalah urusan dunia boleh kita berbuat baik dalilnya untuk berbuat baik berbuat adil kepada orang-orang kafir yang tidak memerangi kalian yang tidak mengusir kalian dari rumah kalian Sesungguhnya Allah cinta kepada orang yang berbuat keadilan contoh kita punya tetangga ya orang kafir nasara ataupun Yahudi boleh kita berbuat baik kepadanya kita hormati sesuai dengan kedudukannya sebagai tetangga ya kalau dia sakit boleh kita jenguk kalau dia mungkin butuh bantuan kita ngangkat barangnya misalnya boleh ya dan tidak boleh kita apa menzaliminya dia punya misalnya pohon mangga mangganya berbuah kita ambil tanpa cjnya haram meskipun dia orang orang kafir wa Janganlah kebencianmu kepada sekelompok orang membuatmu tidak berbuat adil berbuat Adillah karena itu lebih dekat kepada ketakwa dengan tetap hati albaro ya berleepas diri membenci akan kekafirannya ya W wa ahli ya dalam Islam harus ada bar belepasi dari kesyirikan dan dari orang yang berbuat kesyirikan dalam urusan dunia berbuat baik silakan Rasul dulu berbuat baik juga kepada orang Yahudi dan sebagainya urusan dunia ya sekali lagi jangan dicampur adukkan dalam urusan dunia silakan berbuat baik namun dalam urusan agama apalagi masalah akidah demikian pula perayaan mereka lakum dinukum waliin kita berleepas diri dari kesyirikan ajaran kufur mereka ya sebagaimana kata Allah tentang Nabi Ibrahim alaiham qatakum Uswatun hasanatun Fi ibrahimina maah umunahum W sungguh telah adaeladan yang baik pada diri Ibrahim dan dan orang-orang yang bersama beliau ketika mereka mengatakan inum kami berleepas diri kalian dan yang kalian sembah S Allah telah nampak permusuhan antara kami dan kalian selama-lamanya sampai kalian beriman kepada Allah subhanahu wa taala ya jadi jangan dicampur adukan antara dua hal tersebut makanya ahlus sunah pertengahan dalam masalah ini antara kelompok khawarij teroris dengan kelompok liberal kalau kelompok teroris mereka apa berlebihan dalam bar terhadap orang kafir tersebut sampai membunuh mereka tanpa hak Rasul mengancam manq Allah atau barang siapa yang membunuh orang kafir muahad maka dia tidak mencium bau surga ini yang ekstrm kanan berlebih-lebihan sebagaimana kelompok alkhawarid lawannya kelompok liberal yang menyamakan antar semua agama yang kebablas dalam ya toleransi antar umat beragama ya Islam pertengahan siratal Mustakim tidak sebagaimana khawarid membenci berlebih-lebihan tidak pula apa kebablas ya toleransi antar umat beragama mencampur adukkan antara agama Islam dengan yang lainnya naudubillahi minalik Islam agama yang paling toleransi Jumat tadi dalam urusan eh dunia ya Bahkan Rasul ketika Fathu Makkah meskipun dulunya Rasul ditindas di injak-injak kehormatan belia namun ketika Fatu Makkah tidak ada satupun yang dibunuh Rasul dari penduduk kota Makkah antum abu Antum tok Pergilah kalian itu bebas ya namun dalam urusan agama rasul tidak pernah ikut-ikutan perayaan mereka atau ajaran mereka wallahu taalaam Nam jazakallahu Khairan Barakallah fikum Ustaz atas jawaban yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya dan kita semua yang menyimak pertanyaan berikutnya dari pesan singkat kembali dari Pak Bobi di Pangandaran asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Apa hukum belajar filsafat yang bukan Rana akidah Ustaz seperti retorika ilmu debat dan sejenisnya mohon nasihatnya syukran Ustaz Nam ilmu debat itu yang termasuk yang dikategorikan oleh para ulama ilmu yang tidak bermanfaat yang tidak dibolehkan dalam syariat ya itu termasuk ilmu yang dipakai oleh ahli alkalam untuk mereka mendebat ahlu ahlus sunah maka hati-hati wallahu taalaam n Nam jazakah Kiran Barakallah fikum Ustaz atas jawaban yang disampaikan dan itu merupakan pertanyaan kita terakhir di kesempatan ini mungkin ada sebagai ikhtitam atau penutup silakan Ustaz muslimin pemirsa t dan pendengar di mana beradaahimahumah seorang muslim itu artinya illahuhid orang muslim itu artinya yang almaslim yang pasrah tunduk patuh dengan mentauhidkan mengesakan Allah dalam ibadah orang muslim itu yang tunduk patuh kepada perintah Allah yang Allah perintahkan dia laksanakan yang dilarang dia tinggalkan yang tidak pernah diajarkan dia tidak kerjakan ya kemudian dan dia berlepas dari kesyirikan dan orang-orang yang berbuat kesyirik maka seorang yang mengaku muslim harus tahu jati dirinya dia hanya kewajibannya untuk melaksanakan Ashadu Alla ilahaillallah mengesakan Allah dalam ibadah dan wa Anna Muhammad Rasulullah mengikuti ajaran Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam membenar kan ajaran ya ucapan Sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan meninggalkan e tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan mengikuti syariat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kembali kepada dua kalimat syahadat yang itu sekali lagi ya rukun Islam yang pertama yang akan mengantarkan kita kepada ya surga Allah Subhanahu wa taala Semoga Allah senantiasa memberikan Taufik Hidayah kepada kita untuk senantiasa berpegang teguh dengan tauhid dan Sunah Rasul sall wasallam sampai akhir kita nanti kurang lebihnya mohon maaf wazakumullahir atas perhatiannya wabarakallah fikum akakwilhamdulillahbilamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakallahuir wakallah kepada guru kita Ust abdahibah atas ilmu yangang bermanfaat dan waktu luang yang telah diberikan untuk kita semua demikian tadiah pembahasan rutin dari kitab pembahasan berkaitan dengan Akidah Semoga apa yang telah kita simak dengarkan menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat dan tentunya k berusahaagatuk mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari Allah Subu lalu memberikan kemudahan bagi kita dalam beramal saleh allahum Amin kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala kekilafan Terima kasih jazakumullahu Khairan wabarakallah fikum atas kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah subhanaka Allahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik Selamat beraktivitas wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] donasi pendirian Roja TV digital Mari dukung kehadiran siaran digital terrial TV untuk wilayah jabab dan INF transfer melalui rekening bank syariah Indonesia nomor rekening 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah Roja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar 6p miliar jazakumullahu Khairan kepada para Muhsinin Semoga menjadi amal saleh yang pertama dan amal jariah beriman dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal saleh Roja TV saluratan kajian Isa para pemirsa Roja TV Terima kasih Anda masih bersama

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *