Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Ensiklopedi Larangan

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

n di ro TV dan radio Roja setiap yang memiliki taring ya dari hewan-hewan buas maka haram hukumnya dimakan saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja uagfiruhillahi anahillahuauaahaallah q W illaantum muslimun ya auhakumzium wah wahum umuqah muhammadahu Alaihi was waalatin [Musik] finar para jemaah sekalian dirahmati Allah dan juga kepada pendengar dan pemirsa radio rojject TV Semoga Allah Taala senantiasa menjaga kita memberikan rahmatnya memberikan ampunannya kita akan lanjutkan kajian kita masih pembahasan tentang larangan menikahi seorang wanita bersama dengan bibinya ya dan itu kita Alhamdulillah selesai pembahasan di sini ada satu Hadis yang dibawa oleh Ibnu Hajar al-asqalani dalam Fathul Bari Syarah sahih Bukhari yaitu hadis Ibnu Abbas ya yang dikeluarkan oleh Abu Daud dalam marasil nya dan juga oleh Ibnu Hibban dalam sahihnya dan dihasilkan oleh Syekh syaib alarnaud dikataan sahih yaitu hadis naha Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam anajal Maru Alti Mak akahu Abu Daud Hiban dari Abdullah BN Abbas radhiallahu taala anhuma yang artinya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melarang seorang wanita dinikahi ya atas bibik dari bapak dan juga bibik dari ibu artinya dinikahi barengan dalam pengertian Apakah berbarengan akad nikahnya atau menikahi apa namanya wanita sama bibinya itu dilarang ya Kemudian beliau mengatakan di sini yaitu Rasulullah Wasallam Inun faalik sesungguhnya kalian wahai kaum wanita apabila melakukan melakukan hal tersebut aramun maka kalian telah memutus ya hubungan kerabat memutus Rahim ya silaturahim di sini maksudnya yaitu memutus silaturahim karena kita sudah terbiasa menggunakan istilah silaturahim jangan Ayo kita sambung silaturahim Ayo kita sambung jangan memutus silaturahim padahal Silah itu menyam menyambung ya Rahim ya Rahim yang ada di dalam perut kaum wanita Nah kalau kita menyambung silaturahim Ya sudah silaturahim itu oleh karena itu itu di sini bukan memutus silaturahim tapi apa qun arhamakun Ya wahai kaum wanita kalau kalian melakukan hal tersebut yaitu kalian dinikahi bersama dengan Bib kalian baik dari ibu atau Ayah maka kalian telah memutus hubungan Rahim ya ini sebagai ilillah ya jadi ilillahnya di sini mansusoh ilillahnya itu ter surat dengan Nas ya dan hadis ini dikatakan Hasan ya oleh Syekh suaib alarnaud ya artinya hadis Hasan sebagai hujah jadi Illah alasan atau sebab di antara tentu saja di sini di dilarangnya seorang wanita dinikahi bersama dengan bibinya adalah terancamnya hubungan kekerabatan dan menjaga hubungan kerabat itu penting atau artinya ya bisa kita ambil kesimpulan bisa kita ambil faedah menjaga hubungan kekerabatan itu sesuatu yang disyariatkan ya Oleh karena itu yang sering kita dengarkan ya di dalam firman Allah surah an-nisa ayat yang pertama Ya ayyuhanasutaqu rbakumulladzi khalaqokum Ya Ya ayyuhanasuttaqu Ya wahai manusia ya bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kalian ya dalam surah Annisa tadi ya ayat yang pertama Ya ya auhum [Musik] am Ya wahai manusia bertakwalah kalian kepada RAB kalian yang telah menciptakan kalian wahah dari jiwa yang satu yaitu dari Nabi Adam Jaha Kemudian dari jiwa yang satu tersebut diciptakan pasangannya yaitu Hawa wabat minhuma rijalan katstir waisaa setelah itu ya Ada banyak laki dan juga wanita anak keturunan nabi Adam Nah anak cucu ya kemudian jadi sepupu jadi Paman jadi Bibi setelah itu Allah subhanahu wa taala memberikan peringatan wattaqulah bertakwalah kepada Allah alladzi tasaalun bihi Wal Arham di mana kalian saling meminta atas nama Allah ya Wal Arham di sini juga atofnya kepada lafzul jalalah Allah itu jagalah al-arham apa alarham rahim-rahim ya yaitu rahim-rahim jamak dari rahim hubungan hubungan Rahim ya Rahim di situ apa ya Rahim hubungan darah kerabat Paman Bibi Nah makanya di sini Paman apa Bibi dari dari Ayah atau Ibu tidak boleh dijadi an partner dalam pernikahan bersama dengan keponakannya ini ya Nah kemudian disbutkan oleh Ibnu Katsir yamaqala taala wattaqulahadzi tasaalun bihi Arham a wattaqulah btium i ya bertakwalah kalian kepada Allah di mana kalian saling meminta tasaalun saling meminta satu sama lain ya dengan apa atas nama Allah ya Dan apa maksudnya yaitu bertakwa kepada Allah dengan ketaatan kalian kepada Allah subhanahu wa taala ya Ibrahim Mujahid Wal Hasan Ibrahim berkata Ibrahim an W Mujahid semua para tabiin dan semua ini murid Ibnu Abbas ya Di mana kalian saling meminta dengannyaah sebagaimana ya dulu itu biasa asalukillahahim aku minta atas nama Allah dan juga atas nama rahim atas nama kerabat Nah kalau orang sudah minta seperti itu itu asalukillah itu tidak boleh di tolak ya kalau kita bisa dan mampu untuk memberi orang yang minta itu ya asaluka Billah itu tidak boleh ditolak para jemaah ya karena apa Karena nabi juga menjelaskan orang yang mengatakan asaluka Billah mudah-mudahan dapat hadis ya beliau menyampaikan tidak boleh ya orang yang mengatakan asaluka Billah kemudian ditolaknya ya sebagaimana juga Dalam Hadis disebutkan ya asaluka Billah diantaranya juga ada hadis ya mungkin tidak tidak ke sana asak Aku minta kepada engkau atas nama rmu ya Ini nah kemudian dohak berkata wattaqulah alladzi bihi taqun wa taahadun bertakw k Allah di mana kalian saling mengikat perjanjian ya watqul arhama adahakahak sahabat mengatakan jagalah takutlah kalian kepada rahim-rahim jangan kalian putus ya Wakin birruha wasiluha akan Tetapi hendaklah berbuat baik kepada orang-orang yang punya hubungan rahim dan sambunglah ya Dan sambunglah ini para jemaah berarti di sini masalah rahim itu bukan perkara yang yang yang yang ringan tapi perkara besar untuk menjaga silaturahim itu hukum asal silaturahim adalah ada hubungannya dengan apa dengan rahim dengan rahim ibu meskipun kemudian ee Al imam al-qurtubi yang saya tahu memperluas silaturahim itu antara kaum muslimin namun asal yang pasti dalil-dalil yang ter yang terkait dengan Sur rahim adalah yang memiliki hubungan darah Rahim ya nah kemudian kita kembali kepada hadis Ibnu Abbas yang dikeluar Abu Daud dan juga Ibnu Hibban dan Dihan oleh Syekh syuib alnaud dan juga di sini ee ee apa Ibnu Hajar alasqolani ya membawa hadis tersebut dijadikan sebagai Syahid dari hadis-hadis yang hadis Jabir dan juga hadis Abi Hurairah yang terkait tidak bolehnya mencampur atau menggabung pernikahan antara keponakan sama bibinya ya Ah yang menjadi ee perhatian penting dalam hadis Ibnu Abbas ini disebutkan apanya Illah Ah ya dan ilahnya mansuso dan dan kecemburuannya lebih tinggi kan gitu ya kepondokan pergi bibinya enggak ikut bibinya pergi keakannya enggak ikut ya begitulah ya Meskipun meskipun bukan enggak ada human darah juga tetap Ada kecemburuan ya namun di sini kita jadikan sebagai sebuah pelajaran pentingah yang disampaikan dalam hadis Ibnu Abbas yang Abu Daud dan juga oleh IB an ya dan dihasankan oleh Syekh syaib alarnaud ya bahwa apa ilahnya adalah putusnya Rahim ya putusnya rahim Oleh karena itu Mari kita pelajari dengan baik tentang menjaga hubungan rahim yaitu menjaga silaturahim dengan paman kita dengan Bib kita dengan keponakan kita dan dengan siapa Dari yang ada hubungan rahim dengan sepupu dengan Ya kakek dari saudara kakek dan semuanya yang ada hubungan rahim nasab ya jadi pasnya Apa hubungan na nasab pasnya hubungan nasab ya Surah Annisa ayat pertama tadi menjelaskan pada kita betapa pentingnya ya menjaga silaturahim dengan yang memiliki hubungan nasab paham di sini para jemah ya wattaqulah alladzi tasaaluna bihi wal arhama wattaqulaha alladzi tasaalun bihi wal arhama sehingga diartikan takutlah kepada Allah di mana kamu saling meminta dengan atas nama Allah dan atas nama rahim tadi ya sebagaimana atas nama rahim tadi disebutkan oleh ya Ibrahim Mujahid ya alhan alhan yaitu alhan albasri ini para jemah ya adahq juga mengatakan adahq seorang sahabat wattaqulah allad bihi taqun taahadun takutlah kepada Allah di mana kalian membuat janji atas nama Allah Ya seperti perjanjian ya sumpah itu para jemah mengatan Ar hati-hati takah kepada rahim-rahim ya jangan sampai apa terputus Nah berarti ini merupakan peringatan keras untuk menjaga jangan sampai terputus nah Bagaimana bentuk silaturahim apa faedahnya manfaatnya nya dunia dan akhirat dan apa ancamannya Bagaimana sikap kita nah ini ini yang perlu menjadi perhatian ya ini yang ayat ini menunjukkan Apa kedudukan menjaga atau Pentingnya menjaga silaturahim ya sampai-sampai disandingkan dengan takutlah kepada Allah bertakwalah kepada Allah ya bertakwalah kepada Allah jangan sampai apa memutus silaturahim ya Ini penting para jemaah karena Terkadang masalah sepele hubungan putus ya Jangankan Masalah sepele masalah berat pun harus dijaga pertama Bagaimana kalau kita diputus hubungan kita oleh kerabat yang punya hubungan nasab sambung sebagaimana hadis Abdullah Ibnu Amr ya yang di Imam Bukhari nomor 5991 Abu Daud Tirmidzi Imam Ahmad yang berbunyi la ya bukanlah orang yang menyambung yaitu menyambung rahim bilmukafi apa bilmukafi dengan membawa oleh-oleh atau sesuatu yang sepadan ya mungkin apa saudaranya datang bawa semangka kemudian apa dibalas dengan melon sempadan bukan itu wakinnal wasil akan tetapi alwasil orang yang menyambung tersebut alladzi Idan qotat ya rahimuhu atau Idan qutiat rahimuhu apabila rahimnya diputus dia menyambungnya ya diputus oleh pamannya diputus oleh sepupunya diputus oleh apalagi orang tua diputus oleh kakeknya sambung diputus oleh anaknya diputus oleh keponakannya ini lebih berat kalau yang mutus orang yang lebih besar atau lebih tinggi dari berbagai macam Sisi umurnya lebih tua posisinya juga lebih atas Mungkin dia paman atau kakek atau orang tua apalagi lebih tinggi status sosial pendidikannya barang diputus seperti itu tidak terlalu ya menyedihkan dibandingkan diputus oleh orang yang lebih rendah status sosialnya ya kalau diputus oleh yang lebih tinggi ya dia memang mungkin yang bawah lebih banyak punya kepentingan sehingga bisa ngalah tapi kalau yang memutus adalah adiknya yang memutus adalah keponakannya yang memutus Adalah anaknya bagaimana kita sebagai orang tua sebagai kakak sebagai Paman sebagai Kakek apakah punya nyali punya keberanian moral untuk nyambung ini hadis bukanlah orang yang menyambung ya adalah orang yang membalas dengan yang sepadan akan tetapi orang yang menyambung adalah orang yang diputus silaturahimnya kemudian apa dia sambung sudah enggak peduli dengan apa-apa ya dia hanya mendapat ingin dapatkan ridanya Allah subhanahu wa taala ini ya Nah silaturahim itu seperti apa Apakah harus datang Kalau datang bawa apa namanya durian montong mantap enggak ada masalah datang bawa durian montong ya tapi tidak harus datang karena mungkin jauh bisa dengan titip salam bisa dengan sekarang WhatsApp SMS bisa telepon nanyakan kabar itu sudah termasuk menyambung rahim termasuk jenis-jenis silaturahim ya ini dijelaskan oleh Syekh Muhammad bin shh al-hutsaimin ya yang saya ingat dalam Syarah riidus shihin itu apa bentuk silaturahim bisa datang bisa kirim surat sekarang ini modern WhatsApp SMS bisa telepon bisa kirim apa makanan atau itu sudah nyambung ya ya itu tadi yang saya katakan kalau yang mutus adalah adik adik kita sementara adik-adik atau keponakan atau yang lebih bawah dari sisi senioritas umur termasuk lebih bawah dari sisi dari sisi status sosial dan pendidikan Mungkin orang yang kaya diputus nah Biarkan saja paling-paling ya kalau ke sini minta duit kalau enggak pinjam duit biar aja ya Sekarang saya tanya pada saudara Antum punyakah kita keberanian moral ya untuk wa ini kok kemarin ada persoalan kok sampai seminggu 2 minggu kayaknya ini kesal punyanya keberanian moral minimal wa Apalagi telepon ke sini loh bawa ya anak-anakmu ini mbakmu kakakmu Bikin masakan yang disukai kamu sama anak-anakmu ya punyakah keber-an seperti itu Ya sekesel apapun kalau dihubungi dulu apa biasanya orang itu luluh nah seandainya tidak digubris sudah kita sudah nyambung sambung lagi sambung lagi Nah untuk menjaga kekerabatan karena kekerabatan sangat penting para jemaah ya ketika Umar Bin Khattab radhiallahu taala Anhu jadi imam subuh kan ditusuk siapa ditusuk oleh Abu ll Al Jusi ya dan di e apa namanya mengatakan telah membunuh saya anjing gitu ya alkalb setah itu narik tangannya Abdurrahman bin Auf dipercepat salatnya orang-orang belakang Subhanallah ini bukan suaranya Umar memang Umar enggak bisa melanjutkan beliau terkapar ya setelah itu dikasih susu susunya keluar dari luka-lukanya sudah enggak ada harapan hidup kalau dulu orang luka dikasih susu untuk nunjukkan dalamnya kayak apa kemudian apa setelah itu Umar bilang sama Abdullah bin Umar ya tolong hutang-hutang saya bayarkan dari harta saya kalau enggak ada dari dari apa Ibnu Khattab kalau enggak ada dari atasnya lagi kabilah jadi kabilah itu ya saling mengkoverer di mana kabilah ini Ini hubungannya apa rahim rahim Nah kita barangkali ee kurang menjaga itu ya kurang menjaga itu nah coba Mari kita jaga para Ikhwan sekalian ya lah kalau kalau orang lain tahu siapa Dari siapa keturunannya sampai tahu kita sudah Mungkin tiga kata sudah enggak paham Eng paham nah orang-orang tua dulu tuh ya orang tua kakek saya ayah saya itu itu kumpul ini inimu inimu kasih tahu itu ya Ada sebagian tempat jaga betul dalam agama Islam juga diajarkan ini surat Annisa ayat pertama ini menunjukkan itu di mana Allah Taala menjelaskan k kita menciptakan pertama Manusia sat W satu jiwa yang satu W sering kita dengarkan di khotbah Jumat mukadimahatul Hajah menjadi banyak ada sebagian kita sudah jadi kakek ada seb Antum sudah siap jadi kakek akan apa generasi berikutnya Tapi sebelumnya Ayo dijaga dengan pamannya dengan bibinya semua ini dan ikhlas karena Allah Allah Taala jalankan surah Annisa nomor sat ayat pertama ini ya Nah kemudian jangan sampai diputus oleh saudara kita jaga adakan tindakan preventif Sadan lidariah Supaya apa tidak Tidak apa namanya eh tidak putus hubungan nah namun tetap harus dijaga batasan-batasan Syari berkumpul ada ipar ada suaminya istrinya Paman ada suaminya Bibi nah kadang-kadang wah ini kan Paman saya karena itu suaminya Bibi saya ya bukan mahram kita mahram sudah kita bahas ya ini ada hubungannya ini mahram sudah dibahas k dijaga silaturahim ada batas-batasan ya ada batasan batasan ya yang paling penting hubungan nasab dijagaisal wasil bilukafiakal wasil [Musik] allzi bukanlah orang yang menyambung itu adalah orang yang orang yang memberikan almukafi balasan yang sepadan ada orang kerabat datang bawah ini dibalas Ini bukan itu orang yang nyambung yang diputus kemudian dia sambung itu Zahir hadis Nah sekarang bagaimana kalau kita enggak ada masalah enggak diputus itu namanya merawat merawat silaturahim dan EE keutamaannya nya ya banyak ya apa keutamaannya di antaranya diberikan kemudahan ya oleh Allah dalam masalah urusan rezeki ya dipanjangkan umur sebagaimana hadis Anas bin malikat Imam Bukhari nomor 5 986 nabi bersabda Barang siapa yang senang dilapangkan rezekinya dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahim baik diputus maupun tidak diputus ya jadi silaturahim ini bisa nambah umur nambah rezeki loh Ust bukanah ditetapkan [Musik] an kalian dikumpulkan dalam perut ibu kalian 40 hari berupa segumpal ya zighot ya nutfah kemudian segumpal darah 40 hari kemudian 40 hari ketiga segumpal daging lengkap 40 Kal 3 120 hari alias 4 bulan dikirim malaikat ditiup ruh ditetapkan empat perkara rezekinya amalnya ajalnya Apakah dia orang bahagia atau orang celaka ya nah ini di asyaqani menulis Kitab kecil ya yaitu Bahwa ee umur itu Bisa bertambah dan bisa berkurang ya kemudian disampaikan hadis ini di antaranya dan juga hadis laudul qara tidak bisa menolak takdir kecuali doa dan termasuk silaturahim ini gak mungkin jadi ini hakikah ada mengatakan itu adalah apa barokahnya yang ditambahi bukan angkanya bisa angkanya karena umum karena Allah berfirman dalam surat aruamahasyabit Ya yamullahasyait Allah ya berkehendak untuk menghapus apa yang Allah inginkan dan menetapkan apa yang Allah inginkan surat Aru ya Ayat berapa itu ayat ya 39 ya u Umul kitab ini umum oleh karena itu Imam sukani beliau bernapat ini umum ada matak kan yang dihapus itu ya syariat Ada Mat itu ada yang lain tidak di sini tidak ada taksis tidak ada yang mengkhususkan sehingga dibiarkan dia kepada keumumannya termasuk apa umur yang sudah ditetapkan ajal rezeki yang sudah ditetapkan Bisa bertambah dengan apa dengan apa Ikhwan silaturaturahim apa kata Syekh masyurahman kalau tidak ya berarti sia-sia nabi bersabda bahwa apa laudul qara tidak bisa menolak takdir kecuali doa sia-sia Nabi bersabda Man ahahu barang siapa yang suka dan ingin dilapangkan rezekinya dipanjangkan umurnya sambung suatu Ibrahim ya ada yang membawa kepada makna apa diberkahi keberkahan umur keberkahan hartanya tidak ditambah tidak hanya berkahnya saja ya ini para jemah dan dengan doa makanya Umar Bin Khattab ketika mengamalkan ayat arradus ayat 39 Bar bisa dalam tafsir mukatir beliau tawaf sambil nangis ya Allah Kalau engkau tetapkan aku sebagai orang celaka hapuslah jadi orang yang bahagia ya ini bahagia di mana di akhirat para jemaah ini nah ini di antaranya e apa namanya tentang keutamaan silaturahim ya yang kedua nabi bersabda ini sudah masuk isya i kita masuk Isya ya Insyaallah nanti kita lanjut setelah azan wasallallahu ala Nabina Muhammadin waa alihibihi Wasallam [Musik] [Musik] donasi pendirian R TV digital Mar dukung kehadiran sian digitalal tvtah taun dan infak dapat transfer melalui rekening bank syariah Indonesia nomor rekening [Musik] 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah Roja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar Rp6 miliar jazakumullahu Khairan kepada para Muhsinin Semoga menjadi amal saleh dan amal jariah beriman dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal [Musik] TV al ilmu alaril bersama Ustaz Abu Yahya badrussalam LC sanad hadis itu termasuk agama akan diselenggarakan pada hari Senin 13 Rabiul Aal 1446 Hijriah atau 16 September 2024 pukul .00 sampai 11.45 Waktu Indonesia Barat bertempat di Masjid Jami albkah jalan alternatif cibugor k 9 nomor 756 Cilengsi Bogor maka dengan adanya sanad kita bisa mengecek berita Dar Rasul ini valid atau tidak bagi yang ingin hadir silakan langsung datang ke lokasi gratis tanpa ada pendaftaran acara ini terbuka untuk umum ikhwan dan akhwat ikhwatan Islam untuk selanjutnya kita simakkum

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *