[Musik] Allah berfirman dalam surah alqamar 49 [Musik] Inna Sesungguhnya kami telah menciptakan seluruh makhluk dengan takirir saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio rja [Musik] dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan hadirkan sebuah kajian ilmiah yang kami Pancar luaskan dari Masjid Agung alukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala dan seperti biasa di kesempatan Jumat sore ini kita akan mengkaji kitab mukhtasar maararijul Qabul saudaraku seiman dan seakidah pembahasan kita di kesempatan sore hari ini yakni orang mukmin yang fasik dan tampaknya sudah tersambung koneksi kami dengan kajian di Masjid Agung alukhuwah Kota Bandung Jawa Barat dari studio kami sampaikan selamat menyimak kepada ustazfadol Maskur Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahzi ba umum [Musik] [Musik] Muham [Musik] [Musik] yaumiddin W jemaah Masjid Agung alukhwah yang Allah muliakan para pengar Radi tarbiah sunah Bandung radio ro di beberapa kota dan berapa radio lain pemirsa TV Niaga TV dan tvtv lain juga para netizen di mana saja anda berada kembali kita berjumpa dalam pembahasan kitab [Musik] mukhtasarulabul Kita Sedang membahas masalah keimanan Menurut konsep ulama ahlusunah Wal Jamaah sudah dua poin yang kita bahas pertama iman itu turun dan naik bertambah dan berkurang bertambah karena ketaatan berkurang karena kemaksiatan ayat dan hadis tentang itu sudah kita Terangkan iman itu tidak flat tidak tetap Itu poin pertama kedua kadar keimanan setiap Mukmin berbeda-beda ada yang kuat ada yang lemah ada yang sedang ada yang di tengah-tengah dan ini berdampak pada ibadah muamalah dan akhlak imannya kuat [Musik] ibadahnya rajin berkualitas dan berkuantitas kalau lemah imannya ibadahnya juga malas-malas asal-asalan kalau pertengahan imannya ibadahnya juga pertengahan Itu poin yang kedua jadi iman orang enggak sama tapi berbeda-beda dua poin itu sudah kita Terangkan di pertemuan yang lalu po ketiga diberi judul oleh Mualif fas ahliliblah Mukmin Iman orang fasik orang fasik di kalangan Ahlul kiblat ahl kiah itu kaum muslimin orang fasik di kalangan kaum muslimin dia dianggap seorang mukmin yang kurang keimanannya apa maksudnya maksudnya kasikannya tidak menghilangkan imannya sama sekali masih ada Iman masih makanya kita dapati orang-orang ahli maksiat kadang salat orang itu berjudi orang itu mabuk tapi suka salat parazina waliadubillah Kang salat mereka Ramadan menunjukkan ada iman disebut kafir tidak boleh karena masih ada iman kefasikannya doabesarnya tidak mengeluarkan dia dari keimanan tapi tidak boleh disebut keimanannya sempurna kalau sempurna enggak mungkin berbuat dosa sehingga yang dimaksud dengan hadis wahua mmin W Wu Mukmin tidak akan berzina seorang seorangzina kalau ketika zinnya itu dia Iman dia Mukmin maksudnya bukanah kafir Tapi maksudnya sempurna imannya kalau keimannya sempurna enggak mungkin berzina dan tidak akan mencuri seorang pencuri kalau ketika mencuri imannya sempurna dan tidak akan mabuk orang yang mabuk kalau ketika mabuknya dia imannya Sempurna ada Iman tapi kurang sehingga terjerungus ke dalam kefasikan jadi orang mukmin yang berdosa besar dia tetap disebut Mukmin dengan keimanannya tapi fasik dengan dosa besarnya dan yang dimaksud dengan fasik di sini fasik kecil bukan fasik besar nanti akan diterangkan perbedaan antara fasik kecil dan fasik besar makna fasik kecil adalah dosa-dosa besar semua dosa besar oleh Allah juga oleh rasulnya disebut kadang-kadang disebut fasik kadang-kadang disebut kufur kadang-kadang disebut zalim tapi walaupun dia fasik Pak Walaupun dia disebut kufur Walaupun dia disebut zalim tetap disebut Mukmin pula oleh Allah Contohnya orang yang berdusta kedustaan itu disebut sebagai kefasikan Allah berfirman dalam alhujurat ayat 6 ya auhina [Musik] amanuakum orang-orang yang beriman bila datang kepadamu orang fasik membawa berita Beritanya bohong palsu selidiki dulu dan ayat ini turun berkaitan dengan seorang sahabat yang menyampaikan informasi yang keliru yang salah dan kekeliruan informasi itu termasuk kedustaan pelakunya disebut fasik oleh Allah Azza waalla dan pelakunya ini tidak dianggap keluar dari Islam Tidak Dianggap murtad tidak harus bersyahadat kembali walaupun fasik oleh Allahu Azza Wa Jalla orang itu disebut mukmin dalam salah satu hadis hadis ini riwayat Imam Bukhari dan juga imam muslim dalam kitab sahihnya sahih Bukhari dan Sahih Muslim berkata nabi alaii [Musik] musel sesama [Musik] muslimuhnya kufur dua-duanya mencela dosa besar allahil [Musik] jadi semuanya itu haram jangan saling menghina jangan saling menc janganing memberi gelar-gelar yang Bur Siapa yang tidak tobat dari semua itu fasik dia mencel sesama fasik kufur dalam hadis lain nabi was [Musik] menyatakan janganan kali kepada kekafiran sepeninggalkuit sebagian kalian menggal kepala sebagian la saling itu kata nabi kekufuran kufur dan hadis ini memeranginya membunuhnya adalah kufur membunuh dosa besar pelakunya disebut kufur tapi oleh ayat walaupun saling bunuh tetap disebut [Musik] Mukmin sebagaimana firman Allah dalam surah alhujurat ayat yang ke kata [Musik] Allah kata Allah bila ada dua kelompok Mukmin ini masih disebut Mukmin saling berperang kalau berperang berarti saling saling bunuh jadi di hadis membunuh sama Mukmin kufur di ayat ini orang yang berperang saling bunuh masih diseru dipanggil dengan sebutan malmin [Musik] karena dua-uanya masih Mukmin sudah saling bunuh dengan m itu saudara maka yang bertengkar berantem perang Dikan ayat nya surah alujat Allah kalau salah satu kelompokuh maerangi yang lain didamaikan enggak mau saya terus ingin ribut terus sampai salah satu di anara kita mati TP dari dunia ini baru deh berhenti ke [Musik] disebut perangi yang Bu tadi yang enggak Ma tadi perangi diperangi tapi mereka tetap muslim kalau diperangi berarti dibunuh ya ya iya ini bukan peperangan bukan perang-perangan pakai pedang-pedangan yang bodoh-bodohan yang yang dari kayu [Musik] Ben orang yang yangak mauamp mka kali agama Allah sampai mau Dai [Musik] lagi Damaikan di antara keduanya dengan an jadi dalam hadis bunuh-bunuhan disebut kafir dalam ayat yang bunuh-bunuhan disebut Mukmin bertolak belakang enggak enggak Siapa yang mengatakan hadis tadi bertolak belakang dengan ayat ini otak dia yang membenturkan dua keterangan Wahyu yang sahih padahal tidak bertolak belakang malah memberi penjelasan yang lebih detail sebagaimana nanti akan diterangkan demikian juga ayat tentang [Musik] qisos orang yang membunuh dan yang dibunuh masih dianggap Mukmin oleh al-quranul Karim sebagaimana firman Allah Azza walla al-qur’an dalam surah Albaqarah 178 kata Allah ya [Musik] auhina orang-orang yang Iman telah diwajibkan bagi kamu qis dalam hal pembunuhan kalau yang dibunuhnya hamba basannya hamba lagi kalau orang Merdeka orang Merdeka lagi laki laki lagi wanita wanita lagi begitu tapi Siapa yang memberi Maaf maka itu lebih baik tidak menuntut qisos n jadi dalam hadis lain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyebut dua orang yang saling bunuh-bunuhan disebut saudara kalian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam unsur akaiman maluman kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bantu tuh saudara kalian baik yang berbuat zalim ataupun yang menjadi korban kezaliman yang di alimi para sahabat menjawab eeim fakaifa almlum kalau ehumakfaalim ini menolong orang yang dizalimi kita Paham bagaimana menolong orang zalim masa dibantu untuk berbuat zalim kepada pihak lain kan enggak boleh kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam cegah dia dari kezaliman itu cara membantunya bukan membantu ikut memukuli bukan membantu ikut menzalimi pihak korban bukan cegah dengan mencegahnya menolong dia dari murka dan Azab Allahu Azza waalla lihat Bagaimana Allah Azza waalla menyebut Mukmin kepada orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar seperti membunuh seperti mencela gitu ya seperti memerang itu dosa-dosa besar pelakunya oleh Allah Azza waalla masih disebut dengan sebutan Mukmin Apakah ini bertolak belakang tidak tentu saja tidak bertolak belakang bagaimana cara madukannya atau cara mengkompromikannya para ulama kemudian merinci sehingga ayat Dengan hadis yang seperti bertolak belakang itu menadi proporsional mereka menyatakan istilah kufur istilah fasik istilahim istilah munafik bahkan istilah Syirik itu ada dua jenis besar dan kecil fasik kecil kufur kecil Syirik kecil nifak kecil zalim kecil ada lagi yang besar apa beda yang besar dan yang kecil Kalau yang besar Syirik besar kufur besar zalim besar termasuk fas besar ini adalah yang mengeluarkan pelakunya dari Islam murtad dia Syirik besar seperti menyembah kepada Allah tapi menyembah juga kepada selain Allah pelakunya murtad keluar dari Islam kalimat tauhid yang menjadi dasar keislamannya hancur dengan perbuatan syik ya kalimat tauhid adalah lailaha illallah tidak ada sembahan yang lain selain Allah eh dia nyembah selain Allah gugur sudah hancur tauhidnya maka dia keluar dari Islam kalau Syirik besar Adapun kalau SY kecil seperti diaia seperti sumah seperti ujub dan ada beberapa perbuatan yang dikategorikan Syirik kecil seperti bersumpah dengan menyebut nama selain Allah kufur atauik tapi yang kecil kata nabi S wasah kaar Siapa yang bersumpah dengan menyebut nama selain Allah dia sudah Syirik atau sudah kufur kecil pergi ke dukun syirik syirik kecil keluar dari Islam tidak murtad dari Islam ya demikian juga kufur ada kufur besar ada kufur kecil kufur besar keluar dari Islam contohnya siapa contoh orang yang mengingkari salah satu saja di antara rukun iman dan rukun Islam Rukun Iman ada enam diingkat satu aja enggak iman kepada takdir kufur sudah enggak iman kepada ee malaikat kufur Walaupun dia ahli ibadah Ca rukun iman yang lain diyakini satu diingkari kufur dia atau mengingkari salah satu di antara rukun Islam yang lima yang empat syahadat salat saum zakat diyakini diimani diamalkan dengan hebat Haji diingkari ya kufupun ahli ibadah ini kufur besarnya keluar dari Islam Adapun kubur kecil pelakunya tetap muslim tapi muslim yang berdosa besar tapi tidak keluar dari Islam tidak Mur Contohnya apa tadi membunuh kata Nabi Sallallahu mencelak sama muslim fasik pasih kecil memeranginya kufur kufur kecil orang tidak kafir tidak mtad dengan membunuh enggak jangan kalian kembali kepada kekufuran sepeninggalku yaitu sebagian kalian memerangi sebagian yang lain disebut kufur tapi ini kufur Kenapa karena walaupun disebut kufur kecilak pembunuhan oleh Allah tetap disebut Mukmin alhujrat ayat 9 [Musik] tadialminah kalau ada dua kelompok Mukmin saling berperang Dikan maka ketika perang sesama benar-benar terjadi seperti kasus perangnya golongan Ali Bin Abi Thalib dengan muawiyah dua-duanya Mukmin berperang saling bunuh iyaing maka mereka tidak keluar dari Islam tidak murtad karena Allah tetap menyebut dengan sebutan muk Apakah dua-duanya berdosa tidak anya bisa berpahala loh kok bisa saling bunuh saling berperang saling mencabut nyawa tapi dua-duanya berpahala ya kalau didasarkan pada ijtihad Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu berijtihad dia yang benar memang jabatan kekhalifahan yang tidak taat yang tidak mengak dan buat wajib secara Syari diperangi memeranginya ibadah berdasarkan ihad ini diperangi dengan asumsi dengan keyakinan melaksanakan syariatun bisa bernilai ibadah Iya kalau ada alasan Syari seperti Hakim menjatuhkan hukuman mati kepada seorang yang memang harus di mati Kis dia membunuh seorang ditangkap kemudian disidang Oh harus dibunuh lagi Hakim yang mutuskan algoo sebagai eksekutornya Algo itu berdosa apa berpahala berpahala melaksanakan syariat Allah hakimnya berpahala apa berdosa ber menerapkan aturan Allah Azza waalla itu tap berpahala musl tidaklah halal Dar seorang muslim kecuali dengan salah satu di antara tiga perkara pertamazani orang yang pernah menikah berzina baik masih punya pasangan masih punya suami masih punya istri ataupun sudah Janda Dan Duda terjerumus k perzinan halal darahnya tapi dengan prosedur tidak Li ada yang ber langsung gebreses ditusuk mati enggak enggak boleh tanggap dulu setkan k Hakim disidang Nanti dicari apa namanya uzur-uzurnya kalau ternyataurut Hakim iya ini harus dirajam laksanakan rajam sampai mati hakimnya berpahala karena menerapkan syariat Allah orang yang melemparnya berpahala karena melaksanakan syariat Allah ini Yang [Musik] pertamabuzzani Terus Yang keduanya selainibani adalah orang yang membunuh kisos dan yang ketiga adalah orang yang muttad dari ajaran Islam disebut khajaini almfarul jamaah keluar dari agamanya keluar atau melepaskan diri dari jemaah hadis ini sahih Rat imam muslim dan hadis ini disalah pahami dan disalah terapkan oleh sekelompok orang membentuk kelompok lalu disebut jemaah Siapa yang sudah tergabung lalu keluar maka halal darahnya untuk dibunuh hadisnya benar hadis sahih riwayat Imam muslim lalu salahnya di mana istidlanya penerapannya pemahaman interpretasi penafsiran dari hadis ini yang keliru maknanya adalah murtad kalau yang dimaksud jemah di sini jemaah kaum muslimin al-quran dan asunah sebagai sumber kebenaran alalqua Wah Siapa orang yang berada di atas kebenaran di atas Quran sunah di atas Islam dia jamaah walaupun sendirian karena Ali Bin Abi TH Jamaah itu berkumpul orang-orang di atas kebenaran walaupun sedikit Adapun firqah berkumpulnya orang di atas kebatilan walaupun banyak jamaah atau firkahnya sesuatu tidak dilihat seberapa banyak pengikutnya engak tapi seberapa benar yang mereka pegang Nah inilah yang disebut dengan jemah Islam dan kaum muslimin sehingga makna almufariul jamaah memisahkan diri dari jemah [Musik] murtadad siapa orang yang mengganti agamanya dari Islam kepada yang lain bunuh dia Tapi semua ini Baik berzina atau Kis atau murtad ini melalui prosedur Hakim yang memberikan vonus kata Hakim I ini setelah melalui persidangan berdasarkan dalil ini dalil ini dalil ini jatuhkan hukuman Nti yang berzina tadi dirajang yang munuh dibunuh lagi yang murtad dibunuh dengan prosedur dan dilaksanakan oleh ahlinya kalau bukan ahli dipenggal kepalanya t Enggak mati-mati kan lukanya hanya sedikit kalau oleh ahinya langsung putus boleh semua orang wah ini menurut syariat harus dihukum langsung bres-bres setiap orang membuh enggak boleh haram bagi dia kalau kita Um lagi ke gunung Cross country menemukan orang yang berzina terlihat oleh semua orang enggak boleh wajam oleh kita enggak boleh dosa kita bukan wewenang kita harus melalui prosedur persidangan demikian juga yang murtad demikian juga yang dikisos karena membunuh dan seterusnya Nah jadi walaupun halal darahnya tapi muslim yang berzina walaupun berzina tap muslim dengan keimanan yang dimilikinya tapi pelaku dosa besar dengan perzinaahan yang dilakukannya tapi Sebesar apapun itu dosa tidak mengeluarkan pelangnya dari Islam demikian juga yang mabuk demikian juga yang berjudi demikian juga orang yang merampok mereka tetap muslim dan memperoleh hak yang sama dengan muslim yang lainnya kalau salam dijawab kalau dia menjadi imam sah keimamannya sah kita bermakmum di belakangnya mungkin ada tukang mabuk jadi imam mungkin asal jangan sambil mabukam Lagi normal lagi biasa bahasaannya benar gerakannya benar sah untuk dirya sah keimannya walaupun tidak Afdal penjudi tukang judi kita tahu ada Ustaz imamid tapi suka pasang online jadi imam sah keimamannya sah selama salatnya sah untuk dirinya sah pula keimamannya karena dia masih muslim walaupun berdosa besar hak dia sebagai sama muslim tetap dia miliki kalau jadi imam sah keimamannya kalau salam wajib dijaab kalau dia mati wajib disalatkan didoakan dan dikuburkan di pekuburan kaum muslimin tetap muslim dengan keimanan yang dimilikinya walaupun fasik dengan dosa-dosa besar yang dilakukannya walaupun sampai harus dihukum mati nah seperti tiga yang tadi disebutkan ya oleh karena itulah ada kufur besar keluar dari Islam ada kufur kecil tidak keluar dari Islam ada Syirik besar ada Syirik kecil Syirik kecil contohnya sumah ujub ada fasik besar ada fasik kecil fasik besar keluar dari Islam i kecil seperti mencala tadi melakukan pelanggaran terhadap apa yang Allah larang dalam alhujurat ayat yang ke-11 sampai di akhir ayat itu dikatakan Fa faulaika humul fas faika humimun mereka itu zalim mereka itu fasik tapi zalim kecil dan fasik kecil ya adapun yang ke Syirik besar kecil kufur besar kecil nifak besar ada yang kecil nifak keluar dari Islam itu orang yang pada hakikatnya dia tidak percaya kepada islamfar tapi menampakkan keislaman demi kepentingan dunia di zaman Nabi Sallallahu alaii wasallam gembongnya itu Abdullah bin Ubay bin salul terketah semu ini munafik kenapa mereka Islam dan keuntungan dunia karena nabi sallallahuaihi wasallam dan kaum muslimin dominan di Madinah kalau mereka tetap dalam kekafiran engak akan bisa memainkan peranan ak baik keuntungan dunia makanya pura-pura Islam menyembunyikan kekafiran dalam hatinya Inilah yang disebut dengan nifak besar dan inilah yang terancam dengan ayat Surah Annisa 145 Innal munafinaidil asf minar Sesungguhnya orang munafik itu berada di dalam darkk terendah di dalam neraka darak itu tingkatan tingkatan neraka disebut barokat barokat itu tingkatan dari atas ke bawah yang paling atas yang paling ringan azabnya makin bawah makin Dahsyat Makin hebat yang paling bawah paling hebat paling dahsyat ternyata orang munafik berada di tingkat terendah artinya azabnya lebih dahsyat karena apa mereka kufur keislamannya pura-pura akting sandiwara demi keuntungan dunia dan sering kali mugikan kaum muslimin kaum muslimin tidak waspada dengan orang ini karena dianggap kelompok mereka di men tertentu mereka khianat menusuk dari belakang nuking e menikung di tikungan di tikungan menggunting dalam lipatan ketika Perang Uhud muslimin 700 orang ditambah 300 Orang kaum munafikin berangkat musuhnya 3000 orang di tengah jalan 300 munafikin ini belot pulang kembalitung tuh semangat kaum muslimin Iya tapi karena iman mereka mereka tidak gent menghadapi situasi seperti tetap maju tapi secara politis itu kan merugikan kan meruntuhkan mental itulah orang-orang munafik pada hakikatnya mereka kafir tapi menampakkan keislaman itu nifak besar Adapun nifak kecil pelakunya tetap muslim tapi muslim yang berdosa besar nifak adalah orang muslim yang memiliki karakter khas munafikin tapi masih ada Iman di dalam dirinya ada empat kalau dia bicara berdusta kalau berjanji dia ingkar kalau diamanati dia khianat kalau bertengkar dia curang sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang sahih riwayat Imam Bukhari dan imam muslim beliau menyatakan Ar ada empat karakter empat sifat Siapa orang yang memiliki keempat-empatnya dia munafik sejati Siapa yang memiliki hanya salah satu berarti dia memiliki salah satu karakter munafik sampai dia meninggalkannya Apakah keempat itu kalau dia bicara dusta kalau dia janji dia kalau dia apa dikasih kepercayaan amanat diai kalau berjanji ingkar kalau berengkar dia curang ada enggak di kalangan kaum muslimin suka salat saum ramadannya full sudah Haji berkali-kali zakatnya keluar suka ngaji tapi melakukan keempat karakter munafik adaak di sini yang suka berdusta ada ada yang janji tapi Ingkar ada ada yang diamanati khianat ada ada yang kalau bertengkar curang ada maka orang ini memiliki karakter munafik Tapi salat rajin dia yakin terhadap rukun Islam Rukun Iman dia Mukmin benar-benar cuma memiliki empat karakter munafik ini disebut munafik kecil dia tetap muslim tapi muslim yang berdosa besar maka orang muslim yang punya karakter munafik ini tidak boleh ditembak dengan ayat 145 dari surah Annisa bahwa sungnya orang munafik berada di neraka tingkatan yang paling bawah munafik kamu nerakanya paling bawah kamu ini untuk munafik besar bukan munafik kecil Nah semuanya itu kata Mualif inilah semua perkara tadi disebut nifak kecil atau nifak Amali kalau Nif besar diistilahkan dengan nifq nya keyakinannya kufur zahirnya menampakkan keislaman itu nifak besar atau nifak iktiqadi kalau nifak kecil disebut juga nifak Amali nifak Amali ini tidak mengeluarkan takakunnya dari agama ini inilah keyakinan ulama-ulama ahlus sunah Wal Jamaah membagi lima istilah kufur syirik nifak fasik dan zalim menjadi dua jenis ada yang besar ada yang kecil yang besar mengeluarkan pelaku dari Islam bukan muslim lagi kalau sudah keluar dari Islam dianggap murtad hak dia sebagai orang yang bukan Mukmin tidak sama dengan orang mukmin kalau salam Kalau bertemu enggak boleh salam kalau dia jadi imam enggak boleh kita bermakmum di belakang enggak sah dia kalau dia mati enggak boleh disalatkan Enggak boleh didoakan enggak boleh dikuburkan di perkuburan kaum muslimin ya inilah akidah ahlusunah Wal Jamaah jadi kalau kita membahas penyimpangan yang dilakukan oleh kaum muslimin tidak berarti vonis kalau dia kafir tidak Oh ini orang itu mabuk dia terancam dengan neraka memang Quran sunah menyatakan demikian dia berjudi terancam dengan neraka dia mencuri terancam dengan neraka tidak berarti dianggap kafir tidak dia berarti pasti masuk neraka hanya terancam karena adanya ancaman Quran atau hadis tentang pelaku itu demikian juga Kalau amal Amalan kebidahan kita katakan ini tidak ada sunahnya tinggalkan bukan berarti vonis dia sesat vonis dia kafir keluar dari Islam vonis dia ke neraka enggak Kita sedang berbicara tentang hukum sebuah perbuatan menurut Islam bukan manfonisakunya dengan Mukmin atau kafir apalagi memvonis pelakunya ke surga atau ke neraka tidak ya pembicaraan kita hanya sebatas berbicara tentang hukum sebuah perbuatan menurut dalil-dalil yang ada Wal hasil para pelaku dosa-dosa besar menurut ahlus sunah tidaklah kafir tidak murtad tidak keluar dari Islam mereka tetap muslim tapi muslim yang berdosa besar apa ke surga atau ke neraka bisa langsung ke surga bisa ke neraka dulu tapi akhirnya ke surga tergantung Pah nanti ada penjelasan benci tentang masalah itu kalau ini berlaku kepada personal kaum muslimin ini juga berlaku bagi personal yang khusus di kalangan kaum muslimin umum semua kaum muslimin terkena penjelasan itu dan ada orang muslim yang khusus siapa penguasa mungkin Raja mungkin presiden mungkin menteri mungkin Gubernur mungkin Walikota Bupati Camat dan seterusnya sampai ke RT RW di kalangan mereka ada enggak kecurangan kebohongan kejahatan kepada rakyatnya ada banyak enggak ada yang Maksum apa mereka kafir tidak semua kejahatan mereka tidak mengeluarkan mereka dari keislaman tetap muslim tapi muslim yang berdosa besar tapi sebagai Muslim semua hak dia sebagai seorang muslim wajib kita tunaikan doakan kebaikan doakan ampunan kalau ketemu salam kalau dia salam jawab salamnya kalau dia jadi imam sah kita bermakmum di belakangnya tidak boleh digibahi kalau orang biasa melakukan sebuah dosa enggak boleh kita gibahi si anu jahat si anu fasik si anu enggak boleh itu gibah kalau orang biasa tidak boleh apalagi orang luar biasa dua orang luar biasa pertama penguasa yang keduaama ulama tetap manusia ada salahnya ada boleh menggibahi mereka kalau mengibahi orang biasa sudah haram apalagi menggibahi dua orang ini Penguasa dan ulama karena apa dampak buruknya jauh lebih besar kalau orang biasa dosa besar kita gibahi dampaknya tidak sebesar kepada Penguasa dan ulama kalau ulama digibahi apa dampaknya dampaknya orang-orang jadi enggak percaya lagi dampaknya orang-orang tidak lagi mau mengambil ilmu mendengarkan penjelas ya dampaknya orang-orang menjauh dari ulama kalau menjauh dari ulama Siapa lagi yang harus mereka dengar demikian juga penguasa kalau penguasa ada kesalan kita gibahi Apa akibatnya rakyat benci rakyat marah akhirnya enggak mau taat lagi semua aturannya dijauhi ada lampu merah tabrak celaka gitu ya Ada letter ah sengaja nanti untuk menunjukkan kebencian kepada sang penetap aturan di sini sengaja jegeler ditabrak ke Batur kan gitu bahaya akibatnya timbul pemberontan akibatnya timbul kekacau akibatnya pemerintahnya nanti tambah jahat lagi dalam bertindak kepada rakyat itu kekacauannya lebih besar maka dikatakan oleh para ulama luhumul ulama lahmun masmumun Aul ulama termasuk penguasa itu daging yang beracun kalau kita makan daging beracun makan maka racunnya akan menumbulkan nazarat yang besar kepada seluruh tubuh berbahaya dibanding memakan daging biasa orangahi orang lain sama dengan memakan daging orang tersebut setelah kematian mungkin gak ada efek apa-apa atau sedikit kecuali kanibal jijik makan daging sesama manus kan gitu Allah menyatakan jangan sebagian kalian mengibah sebagian yang lain suka enggak kalau kalian memakan daging bangkai saudara kalian yang sudah mati Pasti kalian tidak suka kanibal ini daging Orang biasa daging ulama dan penguasa Lebih bahaya karena beracun begitu dimakan maka seluruh tubuh terkena dampaknya maknanya gibahi ulama dan penguasa atas kesalahan mereka dampak buruknya lebih besar kepada semua aspek dan dan semua kalangan dan keharamannya lebih besar ingat Sebesar apapun kejahatan orang lain selama B kejahatan tidak mengeluarkan mereka dari Islam bukan kufur besar bukan Syirik besar bukan fasik besar zalim besar atau nifak besar mereka tetap muslim walaupun muslim yang berdosa besar ya nasib mereka bagaimana di akhirat ada pembahasan tersendiri dalam masalah itu berkata Mualif selanjutnya waal khawarijqat Adapun khawarij berkata almir Al [Musik] Kabir [Musik] un menyatakan Siapa orang yangerus di atas dosa besar seperti terus berzina terusmenerus mabuk terusi terusfir Dar Islam tidak boleh disalatkan tidak boleh dikuburkan dikuburan kaum muslimin dan kekal di dalam neraka selama-lamanya ngi ya khawariz ini pelaku dosa besar diangap [Musik] Kafir kalau ini diterapkan mereka bisa mengkafirkan diri mereka sendiri loh ada enggak diangan kita yang terbebas dari dosa besar enggak ada setiap kita pernah berdusta setiap kita pernah bergibah setiap kita pernah mencela orang lain setiap kita mungkin ada durhaka kepada orang tua itu semua doa besar loh kalau pelaku dosa besar dianggap kafir enggak ada seorang pun muslim di alam jagat raya ini seorang pun yang Maksum dan ini apa Apa akibatnya akibatnya kalau orang yang melakukan dosa besar kafir dianggap halal darahnya harta boleh dibunuh memburuhnya dianggap ibadah boleh diambil hartanya dan mengambil hartanya dianggap halal dan ibadah bayangkan merampok menipu mencuri dianggap ibadah membunuh dianggap ibadah ya inilah keyakinan khawarij yang berbahaya berkata [Tepuk tangan] kalanganilah menatakan orang mukmin yang berdosa besar ahli maksi dari kalanganumf menyebutnya fasik kata mereka dan fasik ini status antara dua identitas muslim bukan kafir bukan di tengah-tengah disebut almanzilah bainal manzilatain mereka tidak berbicara Bagaimana perlakan kepada orang mukmin yang berdosa besar itu di dunia apa kalau mati dalam keadaan demikian disalatkan atau tidak kalau dia bertemu salam apa tidak kalau orang tadi jadi imam apa tidak Tidak ada pembahasan di kalangan orang muktazilah tentang hal itu kalau ahlus sunah jelas orang mukmin yang besabesar dia tetap muslim doa- besesarnya tidak mengeluarkan dia dari Islam kita wajib salam kita wajib bermakmum kalau dia jadi imam kita wajib mensalatkan kalau dia mati dan seterusnya ya kalau khawarij jelas semuanya kafir enggak boleh disalatkan engak boleh dikuburkuburan muslimin Nah kalau mtazilah tawf orang ahli Sunah menyatakan mukmin yang besbesar di akhirat mungkin langsung ke surga mungkin tapi akhirnya ke surga enggak ada yang abadi di neraka kalauwarij di akhirat pelaku dosa besar neraka selama-lamanya AB bagaimana zilah memandang orang muslim yang berdosa besar sama dengan khawarij kekal di dalam neraka selamalamanya berbeda kan tiga golongan ahlus sunah ini benar sesuai dengan Quran sunah khawarij menyimpang secara ekstrem muktazilah dekat-dekat dengan khawarij ada satu kelompok lagi ek kinya bertolak belakang dengan khawarij mereka b mereka [Tepuk tangan] [Musik] berkata kemaksiatan seseorang tidak akan merusak iman tidak mengurangi iman dan tak ada seorang yanguk neraka karena dosa-a baik kecilun bes kata mereka enggak ada keutamaan orang mukmin dengan orang fasik semuanya muahid semua imannya sama seperti keimanan Abu Bakar dan Umar bayangkan ini juga yang menyimpang dari Nas al-quran dan hadis yang sahih di AN empat kelompok ini ada khawarij jauh menyang dari Quran sunah dan ini berbahaya ada ah sama dengan khawarij ada murjiah berada di seberang Lawan Mereka itu khawarij ahlus sunah wasat di tengah-tengah muslim yang berdosa besar mereka tetap muslim dengan keimanannya tapi fasik dengan dosa besar yang dilakukannya walaupun fasik dia tetap dianggap muslim salamnya dijawab imamnya sah kalau jadi penguasa wajib taat kalau dia mati wajib disalatkan dan dikuburkan di pekuburan kaum muslimin di akhiratnya terserah Allah nanti ada rincian mungkin langsung ke surga mungkin neraka dulu mungkin ditahan dulu di tengah-tengah sebagaimana rinciannya akan kita Terangkan di Jumat yang akan datang ya inilah poin ketiga yang menjadi akidah ahlusunah Wal Jamaah tentang keimanan yaitu perbedaan prinsip antara empat kelompok khawarij muktazilah murjiah dan ahlus sunah ya Nanti Jum depan kita akan menjelaskan Bagaimana kalau orang yang muslim berdosa besar apa ke surga apa ke neraka nanti akan kita Jelaskan di Jumat yang akan datang sekarang Cukup sampai di sini dulu dan kita masih punya sisa waktu untuk bertanya jawab seperti biasa khusus hari Jumat dipersilakan kepada Abu Luqman di studio radio Rojat Cilengsi untuk memandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsa wa Sallallahu ala Nabina Muhammadin wa ala alihi wa asabhi wasallam silakan jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di di kesempatan kajian sore hari ini langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan untuk sesi berikutnya kami undang Anda sahabat undang Anda sahabat Roja di mana pun anda berada untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui line telepon di nomor 0218236543 baik Ustaz kita angkat pertanyaan pertama melalui pesan Whatsapp Semoga Allah menjaga Ustaz dan kita semua izin bertanya Ustaz jika ada orang yang sakitnya menimbulkan gangguan untuk orang yang ada di sekitar sehingga menghindari ibadah yang dilakukan bersama kaum muslimin seperti salat ID kajian di masjid dan membatasi bermuamalah kecuali untuk darurat saja dengan posisi sebelum bisa memberikan manfaat menjaga diri dari menimbulkan mudarat Apakah hal seperti ini sesuai dengan syariat atau melanggar Ustaz mohon nasihatnya tafadol Ustaz baik barakallahu Fik kita tahu salat berjamaah wajib bagi laki-laki bermuamalah dengan sesama kaum muslimin tetangga kawan-kawan dianjurkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan [Musik] seorang mukmin yang berinteraksi dengan manusia dan sabar atas gangguan mereka itu lebih baik dari seorang mukmin yang tidak gaul dan tidak sabar atas gangguan mereka disuruh gaul disuh bermuamalah dengan sebaik muamalah ya itu hukum asal kecuali apabila dia ada uzur dalam arti punya penyakit menular ke orang lain dengan makna seperti yang pernah kita Terangkan tentang penulararan kita dilarang mendekati orang yang memiliki penyakit taun dan itu berdekatan dengan mereka menjadi penyebab nanti kita terkena dikasih oleh Allah penyakit taun tersebut maka ada larangan apabila ee kamu berada di suatu daerah yang di sana ada penyakit taun jangan kamu keluar dan apabila kamu mendengar ada penyakit taun di suatu daerah jangan kamu memasukinya mendatanginya nah ini larangan ini berlaku tidak hanya untuk penyakit tapi sejenis seperti kemarin beberapa tahun lalu ada covid-19 ada virus Corona Siapa yang berdekatan dengannya bisa terkena apalagi bersentuhan dengan akibatnya apa akibatnya kita menghindari orang-orang yang ter kena virus Corona ini termasuk tidak boleh ke masjid Iya Bahkan bukan hanya masjid Masjidil Haram masjid Nabawi ditutup Haji ditutup jangan sampai menjadi ajang terkenanya orang dengan penyakit tersebut ya hadis menyatakan tidak boleh beri mararat dan tidak boleh juga dimadaratkan oleh orang lain maka adanya perintah untuk salat berjamaah untuk bergaul di saat yang bersamaan ada larangan memberi marat Maka kalau kasusnya seperti ini dahulukan larangan toak madarat harus lebih didahulukan daripada meraih manfaat salat berjemaah meraih manfaat bergaul meraih manfaat tapi ketika itu dilakukan ada maarat maka hindarkan maka dibolehkan bahkan diharuskan bagi orang yang umpamanya terkontaminasi virus tertentu penyakit tertentu yang menurut pengalaman dan penelitian siapapun yang berkatan dengan dia akan kena maka juga diri dia memiliki uzur untuk tidak ke masjid jangankan yang berbahaya seperti yang tidak berbahaya saja boleh tidak ke masjid seperti hujan hujan berbahaya enggak enggak enggak berbahaya kalau orang hujan-hujanan ke masjid bahaya tidak tidak bahaya ya maka dia boleh salat di masjid eh di rumah tidak berbahaya apalagi yang memberi bahaya dan marat kepada orang lain maka lebih kuat lagi uzurnya jadi dibolehkan bagi orang yang terkena penyakit tertentu yang apabila berdekatan dengan orang lain menyebabkan orang lain terkena pula bukan karena penularan tapi begitulah Allah menetapkan orang yang berdekatan dengan penyakit ini akan terkena begitulah sunatullah Azza waalla maka sebaiknya orang itu tidak pergi ke masjid karena adanya uzur tadi Ya wallahuam baawab silakan lagi jazakallahu Khairan Ustaz atas jawaban dan penjelasannya dan untuk berikutnya kita angkat pertanyaan melalui Lin telepon kami persilakan iya silakan Iya dengan siapa Di mana ibu baik mohon dikeckan terlebih dahulu televisi atau radionya Ibu Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh baik dengan siapa Di mana baik ibu mohon dikecilkan terlebih dahulu televisi atau radionya cukup mendengarkan melalui pesawat telepon terlebih dahulu Halo iya silakan e mohon maaf Ibu tampaknya masih tidak jelas suaranya mohon maaf eh untuk sementara tidak bisa kita angkat pertanyaan Ibu karena terjadi feedback sehingga suara tidak jelas terdengar Mohon untuk pendengar yang lain untuk mengecilkan terlebih dahulu televisi atau radio nya baik waalaikumsalamabarakatuh dengan siapa Di Manang halo Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana baik mohon maaf tampaknya suara tidak terdengar jelas baik kita angkat pertanyaan terlebih dahulu Ustaz melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah di Bandung ee izin bertanya Ustaz saya Berdagang di tempat yang tidak seharusnya dipakai untuk berdagang Ustaz seperti di trotoar atau di bahu Jalan Bagaimana hukum pendapatan dari berdagang tersebut Ustaz dan saya belum dapat pekerjaan yang lain apa yang harus saya lakukan mohon nasihatnya Ustaz tafadol Ustaz barakallahu Fik Eh terusang ini pertanyaan yang berat konsekuensinya secara sosial trotoar itu hak para pengguna jalan bukan untuk berdagang Siapa yang Berdagang di trotoar para terlarang menurut aturan pemerintah yang berkuasa pertama dia tidak taat kepada pemerintah melanggar larangan yang kedua merampas hak orang lain artinya orang yang mau berjalan enggak bisa lagi di trotoar penuh dengan pedagang apa dampaknya dampaknya orang berjalan di pinggir jalan raya di aspal kesabat motor mobil celaka penyebabnya apa para pedagang memenuhi trotoar Karena tanpa izin menggan fasilitas umum melanggar larangan maka peran itu dikategorikan haram dari dua sisi sisi pertama melanggar larangan penguasa Sisi kedua mengambil hak orang lain para pejalan kaki bukan satu puluhan kalau bukan hukum berdagangnya tapi Berdagang di tempat itunya ya berdagangnya Halah kalau perbuatan tersebut haram haram pulah hasil dari perbuatan tersebut hadis riwayat Imam albaihaqi dengan sanad yang Hasan menyatakan Innallaha haraian haran Sesungguhnya Allah mengharapkan sesuatu haram pula keuntungan dari sesuatu itu minuman keras haram berjualan minuman kas haram keuntungan dari itu haram mencuri haram hasil mencuri haram berjudi haram hasil berjudi haram Berdagang di tempat terang merampas hak orang haram Maka hasilnya juga tetap haram tidak boleh ya Terus solusinya gimana dagang tapi di tempat yang boleh Memangnya cuma trotar kan enggak banyak ya bisa jalan-jalan Asan ya bisa umpah di tempat yang dibolehkan Berdagang di sana bisa menyewa tempat butuh modal Ya iyalah namanya juga usaha ya semoga Allah Azza wa Jalla memberikan jalan keluar dan kemudahan bagi saudara-saudara kita ingin berjualan Semoga Allah mudahkan untuk mendapatkan rezeki yang halal dan Allah mudahkan untuk memperoleh tempat yang layak dan tidak merampas hak siapun silakan lagiar jazakahuir atas jawaban dan nasatnya dan untuk berikutnya Ustaz pertanyaan masih melalui pesan Whatsapp dari Hadi di Bekasi pertanyaannya Ustaz Apakah sah salat jika kita bermakmum kepada orang yang memiliki pemahamanttazilahahmiah atauhawar qah Ustaz mohon nasihatnya Ustaz tafad Ustaz baik barakallahu Fik salah satu di antara penyimpangan dilakukan oleh kaum muslimin bukan hanya penyimpangan Amali kecil fasik kecil zalim kecil Syirik kecil kufur kecil bukan hanya itu termasuk juga pemahaman pemahaman tersebut melahirkan keyakinan yang bidah lahirlah beberapa is di kalangan para ulama istilah ini menggambarkan penyimpangan kaum muslimin dalam masalah akidah seperti adanya muktazilah adanya khawarij adanya asyairah adanya almaturidiyah ada alqadariyah adanya aljabriyah adanyaziah dan seterusnya dan ini rincian penjelasan dari hadis iftiraakul Ummah W alamaahahi umatku itu akan terpec menjadi 73 golongan belia menbut umatku berarti Mus berarti tidak keluar dari Islam umatku terpecah 73 golongan semua masuk neraka muslim maksudnya terancam dengan ancaman neraka bukan vonis sama dengan orang muslim berjudi terancam dengan neraka sama dengan terancam dengan neraka ini orang yang menyimpang akidahnya terancam dengan neraka semua masuk neraka ini ancaman satu W Al jamaah yaitu jamaah dianya Apa itu jemah maai yaitu orang yang berada di atas jalan hidup yang aku jalani pada hari ini beserta para sahabatku jalan hidup Nabi dan para sahabat itu jemaah Siapa yang mengikuti sunah Nabi dan para sahabat itu jemaah it alfqatun najiah kelompok yang selamat yang 72 golongan terancam dengan neraka tapi masih muslim tapi nabi tidak merinci apa saja 72 Golongan ini lalu muncul inisiatif dari para ulama siapa sih 72 golongan masuk neraka ini lahir berapa kitab tentang hal itu di antara Imam asyah rustani menyusun kitab almilal W nihal almilal artinya milal itu jamak dari millah maknanya agama berapa sekte yang menyimpang dalam perkara akidah tapi masih dianggap muslim kalau dianggap muslim berarti dia memiliki hak seperti umumnya muslim ketemu salam kalau dia jadi imam kita sah bermakmum di belakang Lalu lahir istilah-istilah yang tadi ada khawarij ada mtazil ada qadariah ada ah ada murziah dan seterusnya itu sekta-sekta di kalangan kaum muslimin yang menyimpang terancam dengan neraka tapi tetap mereka muslim sebab disebut sebagai umatku tapi tidak seluruh sekta ini muslim ada Um qadariahadari itu orang yang ingkar kepada takdir Qariah juga ada beberapa sek lagi ada yang im sampai menyatakan Allah tidak mentakdirkan apapun Baik yang kecil ataupun yang besar seluruh takdir Allah inkar ini kufur keluar dari Islam karena ingkar salah satu di antara rukun iman iman yang keenam ada lagi yang menyatakan Allah hanya mentakdirkan secara global tidak secara rinci ini beda lagi hukum di kalangan qadariah ada yang dikufurkan oleh para ulama ada yang tidak juga muktazilah ada pun jahmiah pengikut jahm bin Sofan oleh para ulama tidak dimasukkan ke dalam 72 golongan karena apa Karena jahmiah sudah di luar Islam sudah bukan muslim lagi termasuk Syiah Syiah itu ada berapa seksi ada ada Syiah imamiah ada juga Syiah zaidiah ini yang lebih dekat ke ahlus sunah sebagian Syiah sudah dikufurkan oleh para ulama sehingga Syekh Abu Bakar Jabir aljazairi pernah ditanya Apakah orang Syiah sudah murtad maksudnya Syiah imamiah yang Qurannya beda nabinya beda gitu Quran yang sekarang ini Pasu kata mereka yang benar itu Musa fatimiyah tiga kali lipat masih gaib kata mereka itu sudah bukan Islam lagi kata beliau Syiah tidak pernah murtad dari Islam karena mereka bel tidak pernah Islam kalau bukan Islam ya tidak dikatakan murtadlah yang murtad itu Kanya muslim Sunni lalu terpengaruh oleh Syiah lalu ikut ke sana ya itu murtad tapi kalau dalil akhir sudah seperti itu mereka murtad karena mereka tidak pernah Islam ada sekte tertentu di kufur ada sekte Syiah tentu yang masih dianggap muslim Wal hasil ini ada rincian ya ya Tapi secara umum muktazilah khawarij masih di kalangan golongan kaum muslimin penyimpangan yang mereka lakukan tidak mengeluarkan mereka dari Islam sehingga mereka memiliki hak-hak seperti umumnya kaum muslimin salam dijawab kalau sakit silakan dilayat kalau dia menjadi imam kita sah bermakmum di belakangnya kalau dia mati tetap disalatkan dan dikuburkan di kuburan kaum muslimin Wu cukup ya sampai di sini Insyaallah kita akan jumpa kembali melanjutkan kajian ini hari Jumat yang akan datang subhanakallahhamdik asadu allaaha Anta astagfiruka whamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakahir kepadaust Bu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kajian sore hari ini langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk Anda sahabat rooja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita di sore hari ini mendatangkan ilmu yang bermanfaat yang menjadikan amal-amal kita menjadi amal-amal yang saleh dan kami mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan khususnya bersama Ustaz Abu Haidar asunda hafidullahu taala di setiap hari Jumat sore pukul 16.00 sampai dengan selesai waktu Indonesia bagian barat dan kami undur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] Terima kasih Anda masih bersama kajian Isam yang akan ditayangkan P jamjam berikut [Musik] [Musik] donasi pendirian Roja TV digital Mari dukung kehadiran siaran digital terrestrial Roja TV untuk wilayah jaboabank taawun dan infak dapat transfer melalui rekening bank syariah Indonesia nomor rekening 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah Roja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 081 96543 dana yang dibutuhkan sebesar R kepadaa menjadi amal dan Jar dan tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal t [Musik] TV saluran tilawah al-qur’an
Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtashar Ma’arijul Qabul
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply