illall wahdahu waadu Anna muhammadan abduhuasul ba islamakumullah para pemira dan pendengar Roja di mana pun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keelayar kaca Anda kajian yang kami pancaluaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cilengsi atau Komplek Kadi roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat Roja tvat terj TV Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakat alhamdulillahamin wasu wasam asamilursalin Nabi Muhammad waihi ya ainalahqqq ah inahuminaahu oga Apa yang akan kita pelajari bermanfaat berbarokah dan bisa kita ambil pelajaran dan ilmu ini tidak dihitung dari berapa kali kita baca bisa jadi dalil maupun perkataan ulama sering kita bahas akan tetapi seperti yang pernah disampaikan oleh Abdullah Ibnu Mubarak rahimahullah beliau yang dikenal sering berulang juga membaca had-hadis ketika selalu ditanya Antum Tidak bosan-bosan Baca hadis Beliau mengatakan bisa jadi kalimat yang justru akan memanfaatkan aku belum aku dapatkan belum aku pelajari maka para ulama sekalipun mereka selesai dari membahas satu kitab tidak jarang mereka kembali mengulang dan disebutkan oleh syekhhimifahullah beberapa ulama sampai mengulang satu kitab bahkan sampai berapa ratus kali dan itu kitab tidak hanya mukhtasar atau yang pendek tapi bahkan banyak bahkan alhafiz in hajar rahimahullah sebelum beliau berhasil untuk menulis Fathul Bari beliau berkali-kali membaca sahih Bukhari maka kita berharap semoga yang kita pelajari ini ada manfaatnya ikhwah sekalian kita akan membahas malam hari ini Dalil yang menunjukkan tentang syarful ilm tentang keistimewaan ilmu dan akan juga disebutkan setelah dalil ini selesai ada al-qur’an ada sekitar 7 ayat kemudian setelah itu ada sekitar 13 hadis baru setelah itu Insyaallah pada pertemuan berikutnya ada beberapa perkataan ulama akan tetapi sesuatu yang memang menjadi ciri khas Salafus Saleh yang ini jarang didapatkan oleh orang-orang di zaman ini dan memang harus kita teladani sebenarnya bagaimana mereka memiliki sikap takzimun nusus ketika mereka mengagungkan Wahyu entah itu al-qur’an maupun hadis betul-betul hal itu bisa jadi merupakan Sebab kenapa ilmu mereka Barokah perkataan mereka tidak banyak lebih pendek akan tetapi kenapa Kok sampai sekarang dikenang rupanya ilmu itu lebih berkah dan perkataan itu lebih bisa dijabarkan sementara perkataan orang mutaakhirin kata Ibnu Rajab alhambali dalam kitab fad ilm Salaf ilmil khalaf perkataannya lebih panjang tapi maknanya lebih ringkas maka kita melihat bagaimana dulu ketika para sahabat mendengar satu ayat mereka merasa ayat itu betul-betul berhadapan dengan dia kalau seandainya teguran dia khawatir teguran itu kena dia gitu dalam sahih Bukhari dan Muslim ketika turun firman Allah subhanahu wa taala ya ayyuhalladina amanu la tarfau aswatakum fauqutin nabi W tajharu lahu bilqu kajahri baikumukumumun Wahai orang beriman jangan kalian keraskan suara di depan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lebih keras dari suara beliau seperti kalian ngobrol di antara kalian nanti khawatirnya kata-kata kalian itu menjatuhkan menggugurkan amal sementara kalian tidak sadar ini para ulama mengambil kesimpulan kalau seandainya orang ngomong banter aja bisa menghancurkan menggugurkan pahala Bagaimana seandainya orang lancang berbicara tentang sunah dia enggak ngerti ilmunya berbicara tentang agama tapi dia ngerti dalilnya ini bahaya sekali baik Ada seorang sahabat dikenal dengan khtibul Ansar namanyaabit qaisamas dikenal suaranya kencang lantang dia sampai dikenal memangtib alans oratornya ketika turun firman Allah ini dia menghilang sampai dalam sahih bukhariatak nabiahuh was kehilangan di mana ini sahabat ini sampai bertanya kepada pembesarum diait Kok kita gak mihat sakitkah dia maka kata san Muad inahuaka dia tetanggaku setahu anak dia tidak sakit dalam riwayat lain disebutkan ada orang mengatakan an aku akan beritahu Antum ya rasul ada apa bel didatangi ternyata sampai di sanaajahu jalisanisan ternyata didapati dia nangis kepalanya nya tertunduk apa yangau apa yang engkau rasakan sekarang ada apa aku sekarang adalah kejelan dia mengatakan orang yang Antum kenal ini suaranya keras di atas suara nabiahuaihi was hancur amal dia diai neraka riwayat dikatakan kalian tahu suar paling keras kalau ada orang paling kencang dan lebih tinggi suaranya di atas nabi su was ini aku ni beliau sedih Bahkan dalam beberapa riwayat beliau ini masuk ke kandang kuda masuk kandang kuda dikunci gak ada yang boleh menemui beliau saking sedihnya itu dia merasa saya ini jangan-jangan sebagai penghuni neraka maka dilaporkan kepada nabi wasam Ini dia ngomong beginiini ini maka Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan irji ilaihi faqul innahu innaka Lasta min ahlinar wakinnaka min ahlil Jannah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kamu bukan penghuni neraka kamu adalah penghuni surga maka kata Anas Malik radhiallahu Anhu faqad Kana faqad kunna narohu yamsyi Baina adhurina rjulun Min ahlil Jannah kita melihat dia satu saat jalan seperti biasa di depan di tengah-tengah kami Padahal dia adalah seorang calon penghuni surga yang menjadi keistimewaan pada saat seorang sahabat dia merasa ayat itu berkenaan dengan beliau sehingga dia enggak berani macam-macam dan ayat di permulaan surat al-hujurat menjadi penegasan ketika seorang tidak boleh lancang mendahului pendapat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan pendapat Allah subhanahu wa taala ini juga dimiliki oleh banyak sahabat sebenarnya dalam sahih Bukhari Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu orang marah Ini lagi marah kenceng-kencengnya ini tapi karena disampaikan satu ayat langsung diam ini disebutkan oleh seorang sahabat ketika datang ke Madinah ada seorang Arab badwi Arab badwi orang kaku ya dia enggak tinggal di pemukiman namanya uyainatn Hasan datang dia kota Madinah fazala Al akih alhur in Qais dia datang dan menginap di rumah keponakannya Wana minfarinaudim Umar alhur BN Qais keponakannya ini dia penghafal Alquran dan dia merupakan orang yang didekatkan oleh Umar Bin Khattab Wi Umar dulu para qura orang-orang yang paham Alquran Paham agama dijadikan penasihat Umar itu biasa Apakah mereka tua atau anak muda menjadi penasihat-penasihat Umar radhiallahu Anhu maka uah ini tanya kepada keponakannya ak kamu punya channel enggak Saya pengin kamu mintakan izin kata Hafiz Ibnu Hajar minta izin itu enggak perlu karena Umar Bin Khattab enggak dikawal Ketemu gampang sekali di masjid mau di pasar Gampang sekali tetapi Maksudnya mau ngomong empat mata ngomong empat mata ini biasa orang Arab badwi Kalau pengin kayak gitu sudah dia akhirnyaastinak kata alhur in Qais aku akan mintakan izin kata Ibnu Abbas akhirnya dimintakan izin begitu Ketemu langsung dia mengatakan y khattabalahum Bil Langsung ngomong langsung dia bilang hai anaknya IBN Al Khattab kamu ini enggak ngasih kami sebagai rakyatmu dan kamu tidak adil ketika menghukum di antara kami ini kata para ulama ini Penduduk Madinah jangankan sampai ngomong dengan kata-kata seperti ini mereka bertanya aja enggak berani bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentang sesuatu aja mereka khawatir sekali sampai mereka senang kalau ada orang arabadwi datang mau tanya apa Ah mereka dengerin Ini kesempatan gitu ini apalagi orang mau datang sama Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu fagba Umar Hatta hamma bihi an yaqa Bih Hatta hamma an yaq’ bihi Umar Bin Khattab marah digitukan Beliau mengatakan sampai Hampir tak pukul itu sudah sampir tak pukul maka alhur IBN Qais mengatakan ya Amirul Mukminin ini keponakannya dan keponakannya ini wallahuam beliau buta Ya Beliau mengatakan ya Amir mminin inallah Azai Sungguhnya Allah berfirman kepada nabinyailfiahil Maafkan saja gampang Maafkan gitu kemudian berpalinglah dari orang bodoh itu kayak begini praktikkan kebaikan dan tinggalkan orang-orang bodoh Kayak enggak usah digubris gituahilin dia mengatakan Paman saya ini orang jahil Biarkan saja enggak usah digubris begitu kemudian disebutkan di wallahi ma jawazaha Umar hinaa alai Umar enggak langsung kemudian Wah naik pitam apa dibiarkan gitu enggak langsung surut set gini kemudian dikatakan Wana waqan kitabillah Umar ini nurut banget sama al-quran nurut banget sama al-qur’an Ana ceritakan kemarin P Antum ketika ditanya tentang wahai Umar Amirul Mukminin antum mau istikhlaf apa enggak antum mau tunjuk seorang pengganti atau tidak maka Beliau mengatakan Seandainya aku menunjuk pengganti Aku punya contoh maksudnya Abu Bakar dan kalau aku tidak menunjuk pengganti maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak menunjuk pengganti kata Abdullah bin Umar berarti tidak bakal ada pilihan lain kalau sudah disebutkan pilihan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam enggak bakal bapakku akan milih pilihan yang lain maka Ikhwan sekalian ini yang kita kadang-kadang merasa kurang dalil berkali-kali kita baca akan tapi ternyata kita kurang meresapi karena memang pengagungan itu kurang dan kita kemarin sampaikan kalau orang yang berilmu kurang mengagungkan yang dia pelajari kita akan harapkan siapa yang akan mengagungkan ilmu itu baik ikhwah sekalian ada tujuh ayat yang disebutkan tentang keistimewaan ilmu dan Ini kebanyakan sudah kita kenal yang pertama adalah Firman Allah subhanahu wa taala dalam surat almujadalah Allah menyatakan yarfaillahadina amanu minkum walladina utul Ilma Darajat Allah akan meninggikan derajat orang berilmu dan beriman beberapa derajat dan disebutkan di sini perkataan Ibnu Abbas radhiallahu anhuma alulahah para ulama mereka lebih tinggi derajatnya di tengah orang-orang beriman yang biasa 700 kali lipat ya lalu disebutkan di antara satu derajat dengan derajat atasnya ada 100 tahun cuman perkataan seperti ini membutuhkan dalil membutuhkan sanad juga apakah ini benar disampaikan Ibnu Abbas yang pertama yang kedua Apakah beliau sampaikan itu berdasarkan sebuah hadis atau israiliyat karena israiliyat mungkin mereka baca dari kitab tafsir atau dibaca dari buku-buku orang-orang sebelumnya karena ada berapa sahabat Mereka belajar dari orang-orang Ahlul kitab yang masuk Islam seperti kaab al-akbar Ibnu Abbas sering berkumpul dengan mereka Abu Hurairah sering berkumpul dengan mereka sehingga kadang-kadang yang seperti ini bisa diambil dari mereka tetapi yang jelas Allah akan meninggikan derajat orang yang belajar dan disebutkan oleh Ibnu qayyim rahimahullah di dalam al-qur’an Allah tidak pernah menunjukkan pengangkatan level kecuali dua iman dan ilmu gak ada berarti orang kalau pengin ditinggikan derajatnya berartiak mau dia harus mendapatkan dua hal itu pertama Iman Kemudian yang kedua ilmu dan memang Alquran banyak menyebutkan tentang seperti ini Allah menyatakan kita akan angkatkan berapa derajat berapa tingkatan yang sesuai dengan kehendak kita di atu pasti ada yang berilmu lagi ya tapi memang Allah atur seperti itu ini menunjukkan bahwa orang bertingkat-tingkat tidak dalam satu level Zaid IBN Aslam rahimahullah Beliau mengatakan ketika Allah berfirman narfau darajatim Man Nasya kita akan beda-bedakan tingkatan itu ada yang kita angkat maka Zaid in Aslam rahimahullah mengatakan Bil ilm maksudnya diangkat dengan ilmu Tayib ini ee sudah sering kita dengar Kemudian yang kedua adalah surah Al Imran Allah menyatakan syahidallahu annahu La ilaha illa Hua Wal malaikatu wa Ulul Ilmi qoiman bilqist La ilaha illa hu Azizul Hakim Allah mempersaksikan bahwa dirinya tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah subhanahu wa taala yang mempersaksikan ini Malaikat Juga kemudian Ulul ilm kata Ibnu qayyim rahimahullah di sini disebutkan bahwa Allah Azza wall ini penulis kemudian mengatakanhusi Wan Allah sebutkan dirinya Lalu Allah sebut malaikat Lalu Allah Sebutkan para ulama maka cukuplah ini menjadi sebuah kehormatan pada saat orang berilmu disandarkan atau dibarengkan bersama malaikat dibarengkan pula dengan Allah Azza wall IB rahimahullah mengatakan ini merupakan kehormatan tapi sebenarnya yang lebih terhormat lagi pada saat Allah Azza walla ashada ala wihdaniyatihi ahlal ilm ketika Allah menjadikan orang-orang yang punya ilmu itu sebagai saksi terhadap tauhid ya dan memang kita lihat bahwa orang yang berilmu rata-rata mereka perhatian dengan Tauhid sementara orang yang mengentengkan meremehkan tauhid berarti memang ilmunya ini rendah sekali dan ini kebutuhan masing-masing bukan karena takhasus atau spesifikasi kehebatan beberapa orang betul dari sisi yang paling detail tidak semua orang tahu tentang dalil-dalil Tidak semua orang tahu dari pembahasan yang disebutkan para ulama ap khilaf-khilaf tentang apakah terjadinya azab kubur ini roh dan jasad jasad saja atau bagaimana kemudian roh orang-orang beriman di mana dan seterusnya barangkali orang memang tidak semua hanya tahu akan tetapi masalah tauhid pengisaan Allah tidak boleh melakukan kesyirikan ini kebutuhan setiap orang beriman lalu kada orang Dai mengatakan Afwan ya Ana bukan keahlian untuk menyampaikan tauhid keahlian saya menyampaikan cerita atau akhlak misalkan maka saya tidak pantas untuk menyampaikan itu betul enggak ada masalah Antum tidak menyampaikan itu tetapi kalau antum mengatakan tidak ahli berarti belum saatnya untuk berdakwah ya karena tauhid ini kebutuhan bukan masalah saya akan menyampaikan satu yang menjadi bidang saya atau bukan tetapi tauhid menjadi kebutuhan paling primer dan Allah Puji orang berilmu itu orang yang bertauhid seperti itu ini adalah faedah penting yang ditegaskan juga oleh Ibnu qayyim rahimullahu taala kemudian dalil yang ketiga dalam Alquran Allah Azza wall menyatakanam katakan Muhammad memang sama orang berilmu dengan orang tidak berilmu ini semuanya paham pertanyaan bukan membutuhkan jawaban tetapi ini namanya istifham ingkar ini adalah pertanyaan yang jawabannya pasti Iya alias enggak ada lagi jawaban yang lain mau tidak mau orang mengaku ini ee di surah azzumar ayat 4 kemudian disebutkan pula di dalam surat annahl Allah Azza Walla menyatakanalu bertanyalah kepada orang-orang yang ngerti tentang zikir Kalau kalian tidak paham DII disebutkan IBN qayim rahimahullahzikir bisa dipahami atau dimaknai dengan dua arti yang pertamazzikir ini bisa diartikan Lauh mahf ba diartikan la mah Allah menyatakan zikir anal ARD yarituha ibadiihun dan telah kami Tuliskan memang di dalam Zabur itu Bah setelah azzikir azzikir ditafsirkan artinya adalah Lauh mahfuz setelah ditakdirkan oleh Allah maka kemudian ditugaskan juga oleh Allah Azza waalla dalam kitab-kitab yang lain bahwa Tanah ini nanti Allah yang akan mewarisi menjadi pemiliknya paling akhir Setelah orang orang semuanya meninggal Nah azzikir di sini maksudnya adalah Lauh mahfuz arti yang kedua arti tentang Alquran dan Dalil kami turunkanikir dan kami akan menjaganya para ulama mengatakan bahwaikir ini mencakup alhad mencakup hadis tidak mungkin ada orang ingin mempelajari zikir yang diartikan Alquran tanpa hadisungk Karen nabiuhi was diintkant menjelkan itu kami turunkanik maksudnya Alquran jelas itu agar kamu jelaskan kepada orang-orang kalau seandainya Alquran tidak dijelaskan enggak dipahami maka pemahaman untuk mendalami AlQuran merupakan bagian darizikir Ibnu hazam rahimahullah menegaskan itu Ibnu hazam mengatakan kalau memang penjelasan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam merupakan sesuatu yang harus Maka dia masuk dalam kategorizikir danzikr Allah sudah katakan di di jamin terjaga berarti itu Wahyu maka hadis pun akan terjaga seperti itu oleh karenanya yang dimaknakan dalam fasalu ahl zikir bertanyalah kepada orang-orang ahli zikir maksudnya adalah orang yang mengenal al-qur’an dan maknanya ini maksudnya kalau ada orang bilang untuk beramal harian kita enggak harus tahu itu dalilnya ya kita katakan Memang betul Kita enggak harus hafal tetapi setidaknya kita tahu bahwa yang kita kerjakan ini berlandaskan Dalil dan tidak ada orang mengatakan bahwa kita bertanya itu aib atau Kalau darurat saja tidak ada ya pertanyaan itu oleh Nabi sallallu Alaihi Wasallam dikatakan ya Kenapa mereka tidak bertanya Kalau mereka tidak ngerti ketahuilah bahwa obat orang tidak tahu itu bertanya ya maka pertanyaan yang paling dibutuhkan ketika seorang harus beribadah ibadahnya tiap waktu dulu kita pernah sampaikan Imam Malik rahimahullah ketika ditanya tentang ilmu mana yang diprioritaskan dipelajari maka beliau mengatakanirakuubu semua penting ilmu itu tapi kamu lihat mana yang kamu butuhkan pada setiap hari setiap malam itu didahulukan orang belajar sampai kursus-kursus diklat-diklat keluar negeri bayar mahal salat enggak bisa ini repot sekali kayak begini ya maka ilmu yang seperti ini yang dimaksudkan untuk dikuasai kalau kita enggak ngerti kita tanya kita tanya orang yang paham terhadap azzikir seperti iniib kemudian dalil berikutnya firman Allah subhanahu wa taala wqila illalimun wqilaimun tidak akan bisa paham semua yang Allah Jelaskan permisalan-permisalan itu kecuali orang-orang yang berilmu Allah menyebutkan seb sebelumnya itu semua permisalan kita buat untuk manusia agar mereka mengambil pelajaran mereka memahami mereka jadikan pedoman sayangnya tidak akan bisa paham itu kecuali orang yang berilmu berarti kalau seandainya kita merasa memang ada kekurangan kita bertanya dan seandainya itu kebutuhan primer berarti kita perlu tambah belajar ya karena itu kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan tib kemudian disebutkan pula pada ayat Berikutnya ini dalil yang keenam Allah menyatakan bal Hua ayatun bayinatun fiurina utul ilm ini ayat berkaitan dengan alquranalua artinya ayat Alquran itu merupakan bukti-bukti dan petunjuk-petunjuk yang disimpan di dalam hati orang-orang yang berilmu di dalam ayat ini jelas menunjukkan keistimewaan orang berilmu ketika dada mereka menjadi tempat bersemayamnya Dalil dan subhanallah ini disebutkan juga oleh para ulama ayat ini sebenarnya berkaitan dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Karena Allah mengatakanitab Muhammad kamu ini gak pernah nulis sebelumnya kamu juga gak pernah baca-baca gak bisa baca juga Nabi S wasamak bisa baca kitab sebelumnya Gak bisa nulis-nulis juga sehingga kalau antum malah justru bisa nulis orang ragu jangan-jangan Alquran ini buatan tapi yang menunjukkan bahwa Alquran ini betul-betul ori Ketika Nabi S wasam gak bisa nulis gak bisa baca jadi betulbetul yang beliau terima itu fresh bukan israiliah juga begitu nah tetapi para ulama mengatakan ketika ayat ini berhubungan dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka setiap orang berilmu setelahnya masuk dalam pembahasan ya at thaahir Ibnu asyur dalam kitab beliau tafsir atahrir Wat tanwir Beliau mengatakan di sini dikatakaniurul seolah-olah di hati para pemilik ilmu kok banyak orang Padahal yang dimaksudkan adalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dikatakan dalam bahasa Arab Dir atau kata ganti Antum itu untuk penghormatan ternyata kata ganti termasuk alladzina ini juga bisa dipahami seperti itu fiurinaulm di dada-dada Para pemilik ilmu Padahal maksudnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kata thahir Inu asyur ini maksudnya takzim ketika yang dibicara ak adalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti itu baik kemudian ayat ini yang disebutkan adalah Dada ya yang disebutkan adalah dada dada ini tempat untuk nyimpan dalil rupanya dalil ini enggak bercokol pada setiap dada orang tetapi orang-orang berilmu yang pantas menyimpan itu dulu pernah kita sampaikan ada seorang eh ulama mengatakan yang namanya sahli BN Abdillah attasturi Beliau mengatakan haramun ala qbin haram ada hati yang kotor akan dimasuki cahaya dari Allah subhanahu wa taala sementara di dalam hati itu ada sesuatu yang Allah benci berarti memang menguasai ilmu itu tidak hanya sekedar dengan hafalan orang hafal bisa kuat apalagi dia sekali dengar aja langsung tidak sengaja hafal Dia mungkin banyak orang seperti ituapi apakah dia bisa memasukkan dalil itu dalam hati sehingga manfaat ini yang mahal seperti itu maka ee ini disebutkan bahwa yang pertama ee Allah Azza waalla Sebutkan Fi sudur untuk hati orang-orang berilmu ya kemudian di al-qur’an juga sebenarnya disebutkan bahwa tempatnya itu bukan hanya di dada akan tetapi di dalamnya lagi ya Di dalamnya lagi disebut dalam Alquran na am Minal munzirin ini Alquran dibawa oleh malaikat dibawa oleh malaikat dimasukkan ke dalam hatimu kalau tadi disebutkan di dalam dada dada itu di mana lebih sempit lebih khusus lagi maksudnya di dalam dada Berarti ini menunjukkan bahwa Alquran ini masuk ke dalam tempat yang lebih khusus ya ini Alquran yang Allah katakan innaulqiika quqila Muhammad kami akan turunkan kepada engkau perkataan yang berat J kalau tadi sadr ini dalamnya hatinya bahkan ada yang lebih dari itu disebutkan dalam ayat yang lain Allah mengatakan kalalikautabb bihi fuutil demikianlah Muhammad kita turunkan ayat itu tidak langsung sekali turun tapi kita memang sedikit demi sedikit turunkan untuk mengencangkan memantapkan ini juga sama Fuad artinya hati akan Ti dia lebih sempit lagi artinya di tempat yang paling dalam ya Dan ini merupakan penekanan dalam al-qur’an pada saat Allah Azza waalla turunkan itu dan masuknya memang di tempat untuk berpikir tempat untuk orang memahami ya itu di hati ya makud para ulama mengatakan tempatnya hati di mana akal di mana katanya akal di sini fisiknya ini kata orang ini ada otak kanan otak kiri ada yang sedih ada yang suka kalau orangjelek begitu ketawa terus yang satunya sedih terus katanya begitu wallahuam tapi ee Allah mengatakan fainnaha la taal absar Wakin tamal qulubulati fisudur itu bukan karena kebutaan penglihatan akan tapi kebutaan hati yang ada dalam dada Berarti yang dipakai untuk berpikir itu dalam hati itu yang membuat orang berpikir ya kalau ini ya mungkin orang bilang ini berpengaruh kalau makan ini nanti kamu tidak terlalu tidak terlalu pintar ya itu semua dari Allah orang mau belajar ya dia Insyaallah Allah kasih kebantuan Tapi orang enggak mau belajar mau makan makanan bergizi juga tetap bahlul Ya bahlul kan ya tetap harus belajar begitu tiib kemudian terakhir firman Allah subhanahu wa taala Allah menyatakan in suungguhnya yang hanya takut kepada Allah adalah hamba-hambanya yang berilmu yaksya dari kata-kata khasiah ini lebih kepada penekanan rasa takut disertai dengan ilmu ya Jadi kalau dalam bahasa Arab ada khauf dan ada khasyah pembahasan dalam masalah akidah ada khauf dan ada khasah tetapi khasah ini tingkatan lebih dalam ketika seorang bisa menggabungkan antara khauf dengan ilmu apalagi dia bisa cinta kepada Allah kemudian rasa takut itu seimbang memang gimana kita bayanginnya itu orang bisa seimbang ketika beribadah kepada Allah ada khauf ada raja ada hub mahabbah ya orang ketika beribadah kepada Allah ada rasa cintanya karena Allah cinta kepada Allah kemudian berharap pahalanya dan takut akan disiksa memang ini kalau enggak dilatih enggak bisa berat ini seperti ini para ulama mengatakan orang ketika sudah akan meninggal Dia sudah enggak bisa lagi berharap yang lain maka dia pasrah lalu dia lebih yib janibara ini disampaikan Sebagian ulama ketika orang akan meninggal memang yang akan dia dominankan adalah perasaan harap kepada Allah rasa takut sudah bukan masanya sekarang ini orang mau tidak mau akan takut Ini sudah mau pindah alam segala macam maka dia perlu untuk banyak berharap kepada Allah subhanahu wa taala tapi ala kullial yang bisa seperti itu orang yang paham dan seperti itu ilmu agama ilmu agama yang bisa takut betul Innamal ilmul khasyah dinukil dari azzahabi kemudian Imam Ahmad kemudian Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhum ajmain mereka katakan seperti itu Innamal ilmu khasyah yang dikatakan ilmu itu rasa takut kepada Allah baik sekarang tambah panjang titelnya tambah kurang ajar kata-katanya ini ngantur kan ilmunya kalau seandainya ilmu dunia masih dimaklumi Tetapi kalau ilmu akhirat dinisbatkan kepada agama tapi ternyata semakin berani entah sikapnya entah perkataannya memang semua itu akan lepas dari tanggung jawab apalagi ketika dia punya pengikut kemudian dia ngomong ngur ngidur ke sana kemari akhirnya menyesatkan kaum muslimin maka khasya ini penting sekali dan yang bisa menerapkan khasyah adalah orang yang berilmu tiib dan ini dikaitkan dengan firman Allah di surah albayyinah ketika Allah Azza waalla menyatakan bahwa orang-orang yang seperti ini sikapnya eh ulaika Hum Khairul Bariah mereka adalah orang-orang yang paling baik nanti terakhir Allah katakan dalika Liman khah ketika berbicara tentang surga maka Allah mengatakanikiman khyabah Surga itu disiapkan untuk orang yang takut kepada rabbnya nah berarti yang menjadi orang terbaik adalah orang yang paling takut kepada Allah orang yang paling takut kepada Allah adalah orang yang paling berilmu berarti memang mau tidak mau harus didapatkan itu ilmu agama itu harus dipelajari dan itu kebutuhan itu kebutuhan kalau ada orang tidak merasa butuh maka tidak merugikan Allah Azza waalla tidak juga mengurangi kekuatan Islam Islam akan dijaga oleh Allah sampai menjelang hari kiamat akan ada orang yang membela kalau seandainya ada sebagian orang bisa menyisihkan waktu untuk belajar maka ini adalah kehormatan dari Allah berarti kita termasuk Yang dipilih itu seperti itu almif mengatakan setelah menyebutkan tentang firman allahama kemudian menyebutkan juga firman Allah maka beliau mengatak ayat ini menunjukkan yang takut sama Allah adalah para ulama saja Waina yallah taala humirul Bariah dan orang yang takut kepada Allah mereka adalah orang-orang terbaik fantuju anal ulama humhairul Bariah maka bisa disimpulkan bahwa para ulama adalah orang-orang terbaik baik selesai kita dari dalil al-qur’an Kemudian dari asunah kita akan sebutkan Dalil Hadis ini ada yang lemah bahkan ada yang palsu Yang palsu ini tidak mesti buatan tetapi ketika sebuah hadis diriwayatkan oleh seorang perawi ternyata dia muttahamun Bil kadib atau kanana Yul hadis dia biasa memalsukan hadis atau dia dituduh untuk berdusta tertuduh berdusta seperti ini riwayatnya langsung jatuh Sebagian ulama ahli hadis mengatakan tobatnya tidak diterima Kalaupun dia tobat maka tobatnya antara dia dan Allah Adapun hadis sudah enggak enggak boleh lagi ya dalam disiplin ilmu Hadis orang ketahuan berdusta maka dia langsung menjadi penyandang gelar muttaham Bil kadib ini kalau dia dusta dalam urusan biasa dalam omongan keseharian dia ketahuan berdusta maka dia dikatakan muttaham Bil kadib dia tertuduh berdusta Tetapi kalau ketahuan Sekali saja Dia ber dusta atas nama nabi Sallahu Alaihi Wasallam dalam menyampaikan hadis langsung dikatakan Kadzab Pendusta hadisnya langsung tidak diterima ya yang seperti ini berkaitan dengan agama seseorang apakah orang ini bisa diterima hadisnya atau tidak dilihat dari agamanya seperti itu dulu SY Bin hajjaj datang kepada seorang dilihat Oh salatnya jelek Enggak jadi Ibrahim IBN Yazid rahimahullah beliau ceritakan ini kebiasaan ahli hadis uiu dulu para ulama ketika akan belajar lihat dulu calon gurunya ini gimana salatnya gimana sikap hari-hariya baru mereka akan belajar Subhanallah baik ee tetapi ada beapa hadis yang memang sengaja disebutkan untuk menjadi penguat saja dan ini kita dapati dalam buku para ulama banyak sekali bahkan termasuk di pelajaran fikih ketika ada hadis yang sudah sahih kemudian itu sebenarnya sudah cukup untuk menjadi dalil maka sering kali para ulama menambah kuat pendapat atau penjelasan itu dengan menyertakan hadis-hadis yang lemah dan subhanallah yang seperti ini pun dipraktikkan oleh para ulama ahli hadis Ibnu Katsir rahimahullah seorang ahli hadis beliau tetapi dalam tafsirnya beliau terkadang menukil hadis-hadis yang lemah bahkan israiliat juga artinya mereka memiliki Manhaj atau metode ketika menyampaikan seperti ini mereka mengurangi sedikit kedisiplinan dalam mengambil hadis yang sahih seperti itu Ibnu Rajab alhambali rahimahullah ahli hadis beliau yang mensyarah sahih Bukhari namanya Fathul Bari ya tetapi beliau ketika menjelaskan tentang Syarah Arbain Nawawi dalam kitab jamiul Ulum Hikam banyak sekali hadis lemah bahkan israiliah juga ada itu di situ ya ya Bahkan tidak disebutkan kadang-kadang referensinya ini menunjukkan memang dalam hal nasihat raqai untuk melembutkan hati seringkiali yang seperti ini ditambahkan maka hadis yang akan kita belajar sama ada sekitar 13 hadis yang pertama empat ini sahih Insyaallah nah berikutnya banyak yang lemah bahkan hampir semuanya lemah bahkan ada yang Pals Sebutkan tetapi yang seperti ini hanya untuk menjadi penguat dan bisa jadi yang seperti ini bisa menjadi pengalaman Oh ternyata hadis ini lemah biar tidak terulang kebiasaan tengah masyarakat W ada hadisnya di mana Di kitabul mauduat kumpulan hadis-hadis palsu ini sudah bangga ternyata yang dibanggakan itu kumpulan hadis-hadis palsuib qa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mandillahuir yihu fidin Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan maka dia dipahamkan agamanya ini hadis masyhur sekali dalam sahih Bukhari dan Muslim dan ini menun bandrol menunjukkan bandrol bahwa orang yang memang ada baiknya Allah kehendaki maka orang ini dipahamkan agama Ibnu qayyim rahimahullah menukil ijma menukil ijma kesepakatan para ulama bahwa kata-kata Fikih orang itu Fakih alias dia paham terhadap agama kecuali kalau dia bisa menggabungkan antara ilmu dan amal Kalau orang bisa menghafal teori maka orang tidak dikatakan fqih ya Dan ini disebutkan juga oleh alajuri rahimahullah dalam Kitab akhl Ulama beliau meriwayatkan dari alhan Al bashri rahimahullah suu saat beliau ditanya tentang sebuah permasalahan lalu Beliau menjawab dengan jawaban pendapat beliau lalu yang bertanya mengatakan tetapi fuqaha seperti ini tapi ahli fikih pada mengatakan tidak sama dengan pendapat Antum maka kataan rahimullah Antum pernah melihat seorang Fih Pernahkah engkau melihat seorang yang Paham agama orang yang Paham agama itu orang yang takut sama Allah orang yangunya ilmu tapi dia amalkan semuanya dan seperti itu sehingga kita khawatir kalau seandainya di zaman ini orang yang sudah disebut Fakih ini ternyata enggak berhak untuk menyandang gelar ituitu baik di sini disebutkan juga bahwa berarti orang yang tidak belajar agama dia tidak pengin ada kebaikannya kalau Allah Azza waalla menghendaki kebaikan pada seseorang dia dibikin paham Islam dibikin Paham agama berarti kalau tidak tertarik untuk belajar agama berarti dia tidak pengin baik sama sekali ini kata Hafiz hajar ada hadisnya meskipun lemah riwayat Abu Yaa rasulah sahuaihi wasam menyatakan yang tidak belajar agama maka Allah tidak pedulikan dia ini ngeri sekali maknanya sahih meskipun riwayatnya lemah akan tapi benar hadis-hadis yang sahih banyak Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Katakan ada perumpamaan orang yang mengangkat kepala untuk belajar enggak juga dia wsalu lam yarfa’ bidzalika rosan walam yaqbal hudallahilladzi ursiltu Bih ini permisalan orang yang ngangkat kepala belajar aja enggak ada orang modelnya kayak begitu baik ini hadis yang pertama kemudian hadis yang kedua ini masih ada kaitannya dengan hadis yang ketiga disebutkan Al ulama adalah pewaris para nabi dan riwayat banyak sekali mengatakan Setelah itu kita akan bahas ini disebutkan oleh penulis tapi disebutkan oleh penulis akhirnya cukuplah seperti ini menjadi kehormatan ketika disebutkan dia telah menyandang kedudukan ini pewaris para nabi sebagaimana tidak ada kedudukan lebih tinggi dari kenabian maka orang yang menjadi pewarisnya juga tidak akan tersaingi oleh pewaris barang lain ini pewaris Tahta ini pewaris harta ini pewaris kenabian enggak mungkin nabi diwarisi akanapi ilmunya maksudnya maka maksudnya adalah orang yang berhak mendapat kehormatan adalah orang yang bisa mengambil ilmu itu dengan jumlah yang semakin banyak W Anhu shallallallahu Alaihi Wasallam ini hadis yang pertama tadi riwayat Tirmidzi Ibnu Majah dan dengan sanad yang sahih sanadnya dihasankan oleh Sebagian ulama tetapi banyak jalur sehingga disahihkan oleh Syekh Albani rahimahullah kemudian ada hadis dari nabi sahu Alaihi wasam ketika ada orang ditanyakan kepada nabiuaihi was mana Lebi antara orang ahli ibadah dengan orang yang berilmu maka nabiahu Alaihi was menyat perbandingan yang dan orang ahlibadah um seperti perbandingan antara aku dengan orang yang paling rendah di antara kalian ini berarti enggak banding lagi ya orang dibandingkan dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu enggak bisa apalagi perbandingan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan orang yang paling rendah di antara kalian hadis ini diriwayatkan Tirmidzi disahihkan oleh Syekh Albani meskipun Sebagian ulama mengatakan ini ada kelemahannya tapi wallahuam hadis ini banyak jalurnya dan maknanya sahih yang menunjukkan perbedaan antara Orang alim dengan Orang yang ahli ibadah saja ini hadis Berikutnya ini sudah masuk isya belum Sudah ya silakan azan Islam untuk selanjutnya kita SIM surat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar [Musik] allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya [Musik] alah Hayya Al [Musik] Shah Hayya Alal [Musik] Falah Hayya Alal Falah Allahu akbar Allahu akbar [Musik] lailahaillallah b hadis yang ketiga atau yang keempat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakanaki Jannah orang yang menempuh jalan untuk belajar maka dia e akan menempuh jalan menuju surga atau memilah salah satu jalan menuju surga Malaikat akan merendahkan sayapnya meletakkan sayapnya untuk para penuntut ilmu karena Allah Rid kepada mereka ya dan seorang Alim akan dimintakan ampun oleh semua yang tinggal di langit maksudnya malaikat kemudian yang tinggal di bumi semua semua makhluk hatal hitan sampai eh ikan-ikan ffil Ma di dalam air atau laut ini Subhanallah enggak bisa dibayangkan ya Jangankan ikan ya manusia aja banyak banget manusia banyak banget kalau ke bandara itu orang kenapa enggak habis-habis ya Stasiun itu ini kereta Sudah saliban-saliban tiap hari juga itu Kenapa orang masih kayak begini yang dari barat ke timur timur ke barat banyak banget itu kalau dikumpulkan itu nanti padang mahsyar itu gimana sebanyaknya itu ini belum ada ikannya Alhamdulillah ikan enggak ikut naik kereta j maksudnya ini semua Allah ciptakan untuk minta ampunkan orang yang belajar waimid kafl qar laat badriril Kawakib ini perbandingan antara orang berilmu dengan Orang yang ahli ibadah dan hukum asalnya sebenarnya orang beribadah dia harus berilmu dan orang berilmu dia juga harus beramal tidak mungkin dipisahkan ini berilmuberilmu aja kemudian ini beribadah beribadah aja akan tetapi memang dalam realita ada orang yang memang dia lebih suka sudah salat aja ya puasa aja beitu tapi untuk belajar dia enggak sabar ada orang seperti itu Dan realitanya dari dulu kadang-kadang orang seperti ini juga menjawab pertanyaan maka dalam sahih Bukhari ketika ada orang membunuh 99 orang datang ke orang ahli ibadah orang ahli ibadah ditanya saya sudah membunuh 99 orang dia bandingkan dengan ibadah dia kan Wah kok kayak gitu sekali bunuh satu orang aja ngeri ini 99 orang ini Nah akhirnya dia bilang enggak bisa ini kayak gini dipunuh sekalian lengkap 100 ini ahli ibadah ini jawaban yang menghasilkan ya menghasilkan dibunuh sekalian dia nah kemudian dia pindah ke seorang Alim maka kata orang alah Apa yang membuat engkau terhalang dari tbat lalu Dikatakan kamu pindah ke sana di sana banyak orang yang beribadah kepada Allah Nah kamu beribadah kepada Allah bersama mereka jangan pindah ke kampungmu lagi kampungmu ini jelek nah ini adalah solusi yang diberikan oleh seorang Alim baik disebutkan bahwa perbandingan Orang alim dan ahli ibadah itu seperti bulan purnama diband B jadiarnya raris para nabi nabi tidak mewariskan hartaak dinarak dirham tetapi mewariskan ilmu Maka orang yang berhasil mewari diaendkan J yangan [Musik] ketahuilah tidak ada level dan posisi yang lebih terhormat dari kedudukan pada saat malaikat mintakan ampun untuk mereka ya Ini malaikat mintakan ampun mendoakan bahkan tawadu dengan merendahkan sayapnya disebutkan bahwa yang dikatakan merendahkan sayap di dalam bahasa Arab itu artinya tawadu ya tawaduah ini akan dibahas nanti oleh penulis nanti artinya malaikat pun akan tawadu kepada orang yang belajar memintakan ampun Wa innahu lunfasu fiulihiuaidil malaikah kata penulis dan sungguh orang itu kadang-kadang semangat banget untuk mendapatkan doa orang yang disangka orang Saleh tolong Doakan saya ya saya mau umrah loh Sampean yang mau umrah doakan gitu tapi kadang orang begitu dia minta didoakan karena dia merasa bahwa doa dia tidak lebih mabrur dari doa orang yang dia minta itu Bagaimana dengan doa malaikat nah ini disebutkan sebenarnya oleh Syekh shh Al husaimi bahwa pendapat ini seolah-olah mengatakan bahwa doanya malaikat ini lebih Afdal dari doa manusia dan para ulama membicarakan mana yang lebih Afdal antara malaikat dengan manusia malaikat ini tidak bermaksiatallah amaralarun gak pernah bermaksiat dan semua yang diperintahkan Allah mereka kerjakan kemuliaannya Tidak diragukan hanya saja Allah itu membebankan syariat alamr W nahi perintah dan larangan maka bentuknya adalah taah dan atark dia lakukan dan dia tinggalkan malaikat enggak ada seperti itu malaikat melakukan semuanya sudah Nah maka para ulama mengambil kesimpulan kalau dibandingkan malaikat dengan orang-orang Saleh dari bangsa manusia sebenarnya lebih Afdal bangsa manusia meskipun syikhul Islam Taimiyah rahimahullah Beliau mengatakan kalau dibandingkan di perjalanan awal di dunia malaikat lebih Afdal tapi kalau nanti di akhirat ketika orang sudah masuk surga maka yang jelas yang lebih Afdal adalah yang masuk surga ini seperti ituib tapi ketika seorang sampai minta doa kepada orang Saleh boleh apa tidak boleh ketika orang tawasul minta didoakan oleh orang yang masih hidup dan dia orang Saleh kita minta agar mendoakan kita boleh seperti itu tetapi yang lebih Afdal lagi seorang berdoa sendiri maka para ulama dulu di zaman Salafus Saleh mereka ini disebutkan oleh syikhul Islam Taimiyah rahimahullah dulu para ulama dari kalangan sahabat mereka tidak minta didoakan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali biasanya orang-orang Arab gitu atau perempuan yang minta ya rasul doakan anak saya ini Anas bin Malik misalkan itu tetapi kalau para sahabat ya rasul Doakan saya biar Gapa gitu itu jarang tapi mereka Paham bahwa doa itu sendiri ibadah sehingga mereka juga memjatkan doa itu baik eh para ulama berbeda pendapat tentang makna malaikat merendahkan mengepakkan sayap untuk orang-orang penuntut ilmu ada yang mengatakan itu bentuk tawadnya malaikat WA atau maksudnya malaikat hadir turun kemudian hadir bersama dia dalam belajar itu mungkin sekali seperti salat Jumat dalam hadis yang sahih di pintu-pintu masjid itu pada hari Jumat banyak malaikatnyaam kalau Imam atau Khatib itu sudah naik mimbar maka mereka tutup itu catatannya mendengarkan khutbah baik kemudian ada makna yang lain bahwa malaikat mengepakkan sayap maksudnyairimah menghormati pelajar ini luar biasa ini orang bangga sekali dihormati Masyaallah santri Masyaallah Thalib dulu kita kalau di jamiah itu di jamiah Islamiah itu orang arab kan kadang-kadang kalau nganggap Oh ini orang Indonesia ya Oh iya gitu k istilahnya kayak merendahkan gitu Tapi kalau ditanya Antum di mana ini Ana di jamiah Thalib Masyaallah Thalib kita diomongin kayak gitu tuh sudah kayak W bangga banget ituar Thalib Thalib Masyaallah ini yang menghormati Ini malaikat ya Wa ada yang mengatakan maksudnya Ketika Malaikat mengepakkan sayap artinya dia ingin membantu seorang thibul ilm untuk mendapatkan cita-citanya hanya kata syekhimi ini pendapat Ini Membutuhkan dalil bahasa Arab tidak menunjukkan bahwa itu artinya adalah membantu mendapatkan cita-cita itu engak masuk dalam pembahasan bahasa Arab kalau tidak seperti itu berarti butuh dalil wallahuam seperti ini ini mungkin kesimpulan dari [Musik] penulis Kenapa Allah memberikan Ilham kepada hewan-hewan untuk mendoakan para penuntut ilmu karena sebenarnya semua makhluk ini diciptakan untuk manusia semua makhluk ini diciptakan oleh Allah untuk manusia hualladzi khalaq lakum ma fil ardhi Jamian Allah menciptakan semua yang ada di dunia ini untuk kalian semuanya maka ketika ada orang belajar menunaikan ibadah dan itu perintah inti maka Allah muliakan dengan fasilitas itu untuk dia seperti itu dan memang para ulama lah yang memberikan pesan kepada masyarakat kita perlu berbuat baik kepada hewan ya dalam dalil disebutkan seperti ini siapa yang merintahkan ya orang yang berilmu begitu whu shallallallahu Alaihi Wasallam dari hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini baru mulai ini hadisnya mulai lemah-lemah ini ya tapi kita sebutkan bahwa ini maksudnya adalah penguat saja dan kita ingin selesaikan ini biar besok pertemuannya bukan membahas hadis dif aja Nanti pada hari kiamat darahnya para syuhada akan ditimbang di mana yang lebih berat dengan tintanya para Ul sebagan mengatakan ini perbandingan sebenarnya jugaakbang k kisa dibandingkan itu ada yang berpendapat bahwa yang paling berharga untuk orang Syahid adalah darahnya orang ketika terbunuh Syahid maka yang paling mahal adalah darahnya yang ditumpahkan itu kemudian untuk orang yang belajar sesuatu yang paling murah justru midat atau tintanya Kenapa karena orang belajar kan tahapannya banyak dia harus paham dia harus baca dia harus nulis dia harus Safar dia harus macam-macam nah di antaranya dia punya tinta yang dibandingkan itu tinta yang paling rendah dengan darah yang paling mahal maka seolah-olah timpang memang menunjukkan ilmu ini lebih mahal daripada darahnya para syuhada cuman hadis ini lemah hadis ini lemah ya lemah sekali bahkan Syekh Albani rahimahullah mengatakan ini eh lemah ya ini disebutkan oleh alkhatib Al Baghdadi rahimahullah disebutkan oleh Ibnu jauzi hasuli wasallam hadis ini enggak benar engak sahih bahkan zahabi rahimahullah dalam kitab mizanul i’tidal mengatakan hadis ini maudu ini paling sering kita dengar itu sering kita dengar ada orang yang mengatakan darah para syuhada akan ditimbang dengan tintanya para penuntut ilmu baik hadis berikutnya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ma ubidallahu bisyaaiin AFD Min fiqhin fidin Allah tidak disembah tidak diberikan ibadah dengan cara yang terbaik daripada Paham agama meang ada makna yang dinukil dari beberapa ulama tapi ini kan sekarang kita berbicara katanya hadis tapi rupanya ini enggak benar tapi kalau dinukil dari perkataan para ulama banyak sekali tidak ada maksiat yang lebih jelek dilakukan di depan Allah daripada orang bodoh terhadap agamanya ini memang benar maknanya baik tapi kita membahas tentang ini adalah hadis maka hadis ini tidak sahih wqihun Wahid sungguh satu orang fqih yang Paham agama lebih berat di depan setan daripada 1000 orang ahli ibadah ya ini maknanya bisa jadi benar akan tapi hadis ini tidak benar ya Bahkan Syekh Albani mengatakan maudu ini palsu had ini palsu kemudian hadis Berikutnya ini hadisnya juga terkenal ini hadisnya terkenal cuman hadis ini lemah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan ilmu ini akan selalu dibawa di setiap generasi setiap generasi yang Allah ciptakan akan ada orang-orang pilihan yang agamanya terpercaya nah mereka ini yang akan mengusung ilmu itu dengan estafet mereka akan bertugas mereka akan menampik atau menghalangi orang-orang yang ingin berusaha merusak agama orang yang berlebih-lebihan dalam agama merusak agama mereka yang akan halau mereka whtilin usaha orang untuk juga merusak Merubah merubah agama wawil jahilin orang-orang bodoh yang akan memahami dengan cara yang tidak benar tetapi hadis ini lemah ya hadis ini lemah dan bagaimanapun juga jalur yang benar adalah Mursal terputus jalan periwayatannya sehingga hadis ini tidak sahih Wafi hadis dan dalam sebuah Hadis disebutkan Yas yaumalqiamatiatah alaniya tumal ulama t Syuhada Nanti pada hari kiamat akan ada tiga golongan yang akan memberikan syafaat yang pertama para nabi yang kedua orang-orang Alim dan yang ketiga adalah orang-orang yang mati syahid hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah tetapi dalam riwayatnya ada seorang yang bernama ambasah IBN Abdurrahman alqurasy Dia pernah memalsukan hadis berarti hadisnya palsu ya kalau artinya benar artinya Nanti para nabi akan memberikan syafaat dalam Sahih Muslim Allah menyatakan maka Allah Azza menyatak sekarang malaikat sudah pada memberi syafaat kemudian orang-orang yang beriman sudah memberi syafaat kemudian para nabi juga sudah memberi syafaat ini dalam Sahih Muslim baik perkataan orang alim betul-betul akan memberi syafaat ini yang memang hadisnya banyak yang lemah akan tetapi bisa jadi orang alim itu adalah Sisi khusus dari orang beriman dalam Sahih Muslim disebutkan bahwa orang beriman mereka akan memberi syafaat untuk kawan-kawannya atau saudara-saudaranya beriman nabi Sallahu Alaihi Wasallam menyatakan maum ah i Tidak ada yang lebih kenc dalam berusaha memberi syafaat di anara kalian di depan Allah Azza Ya Allah saya pengin mendapat hak saya untuk membantu saudara-saudara saya Mas ke na Ya Allah Ya Rab kami Dulu mereka puasa bersama kami mereka dulu salat dan berhaji bersama kami kata Allah kalau gitu Keluarkan saja yang kalian kenal Di neraka itu maka muka-muka mereka tidak bisa terbakar dengan api neraka masuk mereka ke neraka untuk menyelamatkan kawan-kawan dan saudara-saudara mereka artinya Mang orang beriman mendapat kesempatan untuk memberikan syafaat maka otomatis ulama masuk dalam kategori orang beriman bahkan kelompok khusus dari orang-orang beriman ada riwayat lain yang mengatakan alultiur para ulama pada hari kiamat mereka akan berada di atas mimbar-mimbar dari cahaya ya hadis ini diriwayatkan oleharni tapi Ma kalau seandainya gak punya mimbar gak ada masalah Yang penting dia masuk surga selesai Sudah itu muhammadahi was [Musik] muhammadatatania ada tentang ketimewaan orang yang melihat orang berilmu dikatakanang Siapa yang cinta ilmu dan para Ul maka dia hidup tidak akan dituliskan satu kesalahan sekipunsu ini Wasia Barang siapa yang menghormati atau memuliakan satu Alim maka dia seolah-olah telah memuliakan 70 nabi kan Enggak mungkin enggak mungkin ya waman akrama maaliman fakaama AKR Sabina syahidan Barang siapa yang memuliakan seorang pelajar maka dia seolah-olah memuliakan 70 orang yang mati syahid ini semua riwayatnya sama tadi jadi semuanya palsu sama waq SH khfaiminakaama SH khfa nabiin Barang siapa yang salat di belakang Orang alim seolah dia salat di belakang Seorang nabi Barang siapa yang salat di belakang Seorang nabi maka dosa-dosanya diampuni semuanya Enak sekali itu sudah salat di sini aja tiap hari Masyaallah wqar masahi almaliki ya dinukil dari seorang ulama yang mazhabnya Maliki asyar masahi ini dinisbatkan dari sebuah tempat di Mesir namanya syarmasah Fi aali kitabimidar beliau punya kitab dikasih judul nadmud durar ini adalah kitab ringkasan dari mazhab malikiyah namanya almudawwanah diringkas oleh Beliau nah beliau katakan bahwa ada di sana hadis yang menunjukkan manamalim fainnama yimullahu taala orang yang memuliakan mengagungkan seorang Alim hakikatnya dia mengagungkan Allah waman tahaana Bilim ahi orang yang meremehkan seorang Alim maka hakikatnya dia meremehkan Allah dan rasulnya nah ini hadis-hadis palsu semuanya kalau seandainya kita dengar ya jangan kaget meskipun kita pengin memuliakan seorang Alim tapi kita enggak pengin Gulu enggak pengin berlebih-lebihan dulu waktu Ana belajar kita belajar itu ada hadis katanya itu pasti sahihnya dikatakan Barang siapa yang melihat wajah seorang Alim maka dia seperti bersedekah 70 kali lipat apa kemudian dia seperti orang yang Syahid orang W enak sekali dan Lihat aja alimnya dilihatin begini kemudian ada juga yang mengatakan wudu kemudian wudu itu setiap tetesannya menjadi sekian puluh ribu malaikat mendoakan dia ini kan butuh dalil banget ini kayak begini dan memang jarang didengarkan ala kullial ini dapat kita pelajari mudah-mudahan bermanfaat kurang lebihnya mohon maaf Sallallahu Alaihi Wasallam barak Nabina Muhammad wa alihi wasahbihi ajmain zaman mitsos banyak yang membuat konten dakwah dengan kreasinya sendiri padahal dia bukan ahli ilmu Bahkan bukan juga penuntut ilmu Apakah orang-orang seperti ini masuk ke dalam ancaman berdusta atas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau masuk golongan ruwaibidah ya ini sebenarnya merupakan ujian dari Allah ya ketika orang yang semangat semangatnya tidak terukur Apakah orang yang tidak berilmu dia tidak boleh menyebarkan ilmu jawabannya nya boleh tapi dengan taraf yang dia paham tidak boleh lebih dari kapasitasnya kalau seandainya lebih dari itu ini repot ya dan sebenarnya ini pernah ditanyakan Syekh Abdul M Abbad orang mau menyampaikan ilmu enggak harus mencari rekomendasi mendapat rekomendasi 10 orang Ustaz baru dia berceramah tidak harus seperti itu tetapi yang dia sampaikan dia kuasai jangan sampai menyelisihi nah tetapi sekarang ketika orang ingin menyampaikan di metsosnya Saya pengin menyampaikan sebuah hadis Kenapa tidak sudah belajar terjemahannya Kemudian beberapa nasihat para ulama Tidak masalah Tidak masalah sampaikan saja tetapi yang repot Kalau lebih dari itu kasih kesimpulan sendiri zaman sekarang ini pengajian Ustaz lebih menarik kalau dikasih backsoundbsound lagu itu ya jadi ee kewibawaan ilmu itu kayak hilang kuban ilmu itu hilang seolah-olah menarik Oh ada kayak gini itu kadang orang bisa nangis itu lihat ya itu nangis padahal waktu pengajian ngantuk ya itu karena Apanya ya makanya disebutkan bahwa air tangis air apa tangisan air mata itu bukan ukuran bukan ukuran sama sekali maka ala kullial kalau seandainya dia menyampaikan hadis yang dia tidak ngerti mungkin dia bisa berdusta di atas nabi tapi kalau seandainya dia sampaikan hadis yang apa adanya dia pelajari Bukan dia tidak berdusta yang jelas ee dia tidak boleh melebihi apa yang dia kuasai boleh bolehah kita bertawasul kepada ibu kita boleh para ulama mengatakan tawasul kepada orang yang masih hidup itu boleh yang pertama orangnya ada kemudian mampu yang ketiga hadir hadir itu maksudnya dia tidak jauh atau kalau jauh bisa komunikasi ibunya lagi umrah Bu doain Ana enggak apa-apa engak ada masalah kemudian dia meyakini bahwa tawasul itu sebagai sebab aja enggak ada masalah baik kebiasaan minta doa baik kepada orang Saleh ataupun orang lain yang menjadi biasa Apakah itu memang kebiasaan Salaf terdahulu atau memang ada dalilnya kita katakan tadi bukan menjadi kebiasaan Salaf ya syekhul Islam Taimiyah rahimahullah mengatakan dulu para sahabat mereka tidak minta kepada nabi Sam ya rasul doakan Ana ya rasul doakan Ana gitu enggak ada tapi ada beberapa kebiasaan dari orang-orang arabadui atau beberapa orang yang memang justru tidak dikenal keistimewaannya tapi bukan berarti gak boleh hanya yang lebih Afdal ketika seorang ee berdoa sendiri ya berdoa sendiri Memang ada anjuran untuk agar dimintakan ampun seperti quwais Uwais al-qarani rahimahullah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan pesan khusus dan Umar Bin Khattab pegangi sekali itu nasihatnya ketika Uwais alqarani datang ditanya betul itu dan minta didoakan Nah itu jarang sekali yang seperti itu jarang dan itu pun tidak terulang kepada orang-orang lain para sahabat mereka tidak datang ke Hasan bashri Said musayyib mereka juga tidak datang kepada Ibnu Abbas Kemudian datang ke Ali Bin Abi Thalib Ali Bin Abi Thalib kan Habib itu ya Tapi beliau tidak dimintai doa ya Ali Amirul Mukminin tolong Doakan kami enggak kayak begitu tapi mereka belajar kepada Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu Barakallah Fik cukup ini apa Ah pertanya ah Barakallah Fik khas kita cukupkan sekian mudah-mudahan bermanfaat kurang lebihnya mohon maaf shallallallahu Wasallam abdihiul naaha [Musik] anagfiramulillaham TV demikianah ikhwat islamakah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaluaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhja tvur [Musik]
Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah – Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply