Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Tafsir Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

laahaillallah wahdahuik waadu Anna muhammadan abduhuasul ba islamakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan ke layar kaca Anda kajian yang kami pancarluaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cileengsi atau Komplek Radi roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga berman Roja tvuratan dan kajian is pemirsa TV asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhu wastainuhu waastagfiruh wa naudubillahi minuru anfusina wamiatialina manahillah Fala mudillalah waman yudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhuasul Q Allahu taalaitab ya Aina amanahaqqqa Wun illa Wa Antum muslimun Amma ba kita lanjutkan Ay ikhwah tafsir Syekh utsimin rahimahullah kita masuk ke surah alimran ayat 64 Allah Taala berfirman auzubillahiminasyaitanirrajim ahlal kitab taal kalimatin bainana waainakum Alla na’buda illallah w nusrika bihi w yattak ba’una ba’ arbab minunillah Fain tawallau faquladu Bina muslimun katakan yaitu Rasulullah Katakan Hai Muhammad wahai ahli kitab taalau kemarilah Ila kalimatin Sawa kepada kalimat yang sama bainana waainakum antara kami dan kalian iya Apa itu kalimat yang sama antara kita dengan mereka Alla nabuda illallah itu agar kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah saja ya karena semua nabi dan rasul dakwahnya sama Ya Nabi Musa Nabi Isa dan seluruh Nabi dan Rasul dakwahnya adalah agar manusia mentauhidkan Allah aja Allah berfirman wqah sungguh kami telah mengutus pada setiap umat itu Rasul di mana rasul itu berkata anudullah hendaklah kalian beribadah kepada Allah saja Wut dan jauhi thut demikian pula ayat-ayat yang lainnya agar kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah saja dan kita tidak mempersekutukan Allah dengan Apun jugaah dan tidak sebagian kami tidak mengambil sebagian yang lainnya sebagaiandingan selain Allah ya ya karena orang-orang Yahudi dan Nasrani itu menjadikan para rahib-rahib mereka apa sebagai tandingan selain Allah Allah berfirman itakhadu ahbarahum waruhbanahum arbabam Min dunillah mereka mengambil rahib-rahib mereka dan Akbar ulama-ulama mereka arbabunillah sebagai tandingan-tandingan selain Allah bagaimana caranya itu menaati ya para rahib dalam menghalalkan apa yang Allah haramkan atau mengharamkan apa yang Allah halalkan sebagaimana dalam hadis Adi bin Hatim Ya ketika Allah turunkan ayat tadi apa kata Adi kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kata Adi ya rasulullahna nauduhum kami dahulu tidak beribadah kepada mereka Ya Rasulullah apa kata rasulullah Sallahu Al wasallam I Bukankah mereka mengharamkan apa yang Allah halalkan fuhillun kalian pun ikut menghalalkannyaim Ma ahallahim dan mereka mengharamkan apa yang Allah halalkan kalian pun ikut mengharamkan apa kata Adi Betul kata Rasulullah fatilka ibadatuhum itulah ibadah mereka kepada para para Raib i di sini Allah mengatakan watt ba’duna ba’ arbab minunillah dan janganlah sebagian kita mengambil sebagian yang lainnya sebagai tandingan selain Allah faain tawallau faquadu Bina muslimun dan jika mereka berpaling maka katakanlah ishadu saksikan Bina muslimun bahwasanya Kami adalah muslim ya lillah yang senantiasa tunduk dan patuh hanya kepada Allah subhanahu wa taala dari ayat ini kata Syekh utsimin kita ambil kaidah p yang pertama amrur Rasul alai alaihialatu wasalam an yadu anad ahlal kitab had Kalimati Sawa yaitu Rasulullah diperintahkan ya Umir Rasul rasulah diperintahkan untuk mendakwahi ahli kitab kepada kalimat yang sama antara kita dengan mereka dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melaksanakan perintah ini seperti Rasulullah mengirim apa ya surat kepada heraklius di dalam salat itu disebutkan apa i imirum herqel bismillahirrahmanirrahimimirumq alalamud kemudian Rasul wasam mengatakan aslim taslam masuk islamlah niscaya kamu akan selamat I Jika kamu tidak mau masuk Islam kamu akan menang dosa rakyatmu itu L Rasulullah membawakan ayat ini ya ahlal kitab kalimtinana wakum sampai akhirnya I faedah yang kedua yang bisa kita petik dari hadis ini dari ayat inianazul maalmi bilq yaitu menegakkan kebenaran ya dengan menyebutkan persamaan kita dengan lawan kita karena di sini Allah mengatakan kepada kalimat yang sama antara kita dengan kalian Apa itu bahwa kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah dan tidak mempersekutukan Allah subhanahu wa taala sebetulnya agama para nabi sama yaitu agama tauhid dan heraklius Tahu betul Pak itu benar demikian pula najasyi makanya najasyi masuk masuk Islam Kenapa mereka tahu betul bahwa ya agama yang dibawa oleh Nabi Isa alaii was adalah agama tauhid hanya beribadah kepada Allah subhanahu wa taala saja utukan Allah sedikit pun juga ikat Islam saudaraku seiman faah yang ketiga wujubtialill F munadarah Hatta maal adu wajibnya menggunakan sikap adil dalam berdebat wajibnya menggunakan sikap adil dalam berdebat walaupun terhadap musuh Rasul karena Rasulullah sahu Wasallam diperintahkan untuk mengumumkan iniana wajiban kalau berdebat dengan orang kafir saja kita harus adil pak tidak boleh zalim Bagaimana dengan berdebat antar sesama kaum muslimin ya W naul Oleh karena itu kita katakan kata beliau Minal KH Alim an baas Ran qwahu KH alai oleh karena kita katakan kata beliau termasuk kesalahan besar bahwa seorang sebagian orang kalau punya pendapat punya Apa pendapat lalu kemudian menganggap bahwa pendapat orang tuu salah lihat ya yang namanya pendapat itu berarti adalah hasil pemikiran sendiri loh pak Beda Kalau sudahah jelas Quran sunah dan IJ ijma siapapun yang bertabrakan dengan al-quran sunah dan ijma pasti salah itu pak tapi terkadang ada perkara-perkara yang tidak ada Nas dalam masalah itu dan ada perkara-perkara yang memang tidak ada ya ijmak dalam masalah itu dan masih diperbolehkan padanya ijtihad maka pada waktu itu Pak kita hanya merojihkan memilih salah satu pendapat yang kita pandang itu kuat selesai Adapun kemudian menganggap lawan kita ini sesat atau memastikan bahwa dia salah padahal itu masalah-masalah ijtihadiah yang namanya masalah ijtihadiah itu pak ya bisa jadi yang kita rojihkan lebih lemah daripada yang dirojihkan oleh saudara kita bisa jadi karena kan masalah ijtihadiah itu tidak ada Nas yang sih dalam masalah itu maka kata beliau termasuk salah kesalahan besar kalau seseorang punya pendapat qwahu KH maka kemudian dia menganggap salah pendapat orang lain bahkan nauzubillah kalau di negeri kita bahkan sampai kepada tingkat membully Pak menjelek-jelekkan menjatuhkan padahal itu masalah pendapat dan pernah saya sampaikan di sini bagaimana para sahabat tidak pernah memaksakan pendapatnya kepada sahabat yang lain Iya suik pernah ditanya oleh berkata kepada Umar sesungguhnya Ali memutuskan dalam permasalahan ini dan begitu kata Umar kalaulah aku sebagai qadi aku akan putuskan berbeda dengan itu kata suai Kenapa engkau tidak putuskan saja engkau kan Amirul Mukminin kata Umar Kalau ada nasnya aku akan putuskan tapi masalahnya ini cuma pendapat Waru mustyarok ya sedangkan pendapat itu bersekutu kata beliau lihat pendapat beliau sebagai Amirul Mukminin mau memaksakan pendapatnya kepada siapa kepada Ali Bin Abi Thalib sebatas hanya sebatas pendapat I nah ini saudaraku ini merupakan Manhaj para sahabat sebagaimana Sering kali kita Ingatkan Masalah ini masalah-masalah ijtihadiah tidak boleh kita saling apa memaksakan pendapat apalagi memastikan bahwa ya lawan kita itu pasti salah Iya kata beliau wirahu lalu dia menyalahkan selain Dia waq yakunu KH bibariqunkir alailum [Musik] ahu fahuaah KH wunkir alai kalau ternyata memang ya salah menurut dirinya orang yang punya pendapat menganggap menurut saya pendapat ini yang benar I kan itu menurut Sisi pendapat dia Di mana dia memilih bahwa itulah pendapat yang benar tentunya dengan argumen-argumen lawan kita pun cuma punya punya pendapat yang punya argumentasi masalahnya tadi Pak Masalahnya tidak ada Nas tidak ada apa Nas yang sarih dan tegas maka pada waktu itu kita enggak bisa pastikan sebetulnya Pak Iya bisa jadi lawan kita yang benar bisa jadi kita yang salah ikhwat Islam kita hanya sebatas memilih sekali lagi pendapat yang kita pandang itu ku kuat tentunya berdasarkan argumentasi akhal Islam iya saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jami makanya lihat para sahabat di zaman Rasulullah pernah enggak terjadi para sahabat berbeda pendapat Pak tapi apakah Rasulullah Sallahu wasallam atau para sahabat menyerahkan satu sama lainnya tidak kecuali kalau sudah jelas-jelas bertabrakan dengan dalil sebuah contoh ketika Rasulullah Sallallahu Ali Wasallam berkata kepada para sahabat I jangan salat kecuali di Bani quraidah salat jangan salat asar kecuali di Bani apa quraidah pergilah para sahabat ternyata di tengah jalan masuk waktu asar akhirnya mereka terjadi perselisihan dalam memahami hadis ini yang satu mengatakan Rasulullah mengatakan harus salat di Banu quraidah ya sat mengatakan bukan itu maksud Rasul maksudnya Rasul usahakan salat sampai sampai di Banu quraidah itu pas asar Adapun kalau di tengah jalan kita kena asar Ya udah kita bisa salat di sini lihat Pak terjadi perbedaan para sahabat dalam memahami hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan itu sampai kepada Rasulullah perselisihan tersebut Tapi Rasulullah diam Rasulullah sall wasam apa diam Iya memang kita yakini wajib kita yakini Pak bahwa kebenaran di sisi Allah hanya satu Betul tapi kan ada yang sudah jelas tegas ada yang sifatnya apa samar ya Sehingga Rasul S wasallam tidak menyalahkan ya para sahabat yang berselisih tadi dan para sahabat pun juga tidak memaksakan pendapatnya kamu harus ikut saya kalau enggak kamu Subhanallah itu menunjukkan akan kefakihan para sahabat rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam ikhwat Islam saudaraku seiman Iya demikian pula lihat Abdullah bin Mas’ud ketika mengingkari Utsman bin Affan yang salat secara sempurna ketika Haji Iya di mana utman Bin Affan salat ketika Haji waktu itu salatnya empat rakaat Pak IB Masud enggak setuju I Masud mengatakan kami salat di di belakang Rasulullah Abu Bakar Umar Mereka mengqosor tapi kemudian Ibnu Mas’ud pun tetap salat di belakang Utsman bin Affan empat rakaat ketika ditanya bukannya engkau meng tidak setuju mengingkari Mas’ud alkilafu Syar berselisih itu tidak baik menyelisihi Imam itu tidak tidak baik kenapa karena ini ijtihad Utsman bin Affan dalam hal ini bukan hendak sengaja menyelisihi Rasul tapi Utsman bin Affan Ada pendapat yang beliau pandang itu dengan ijtihadnya Kenapa beliau salat di mana di waktu haji itu empat rakaat kata kata Ibnu Hajar para ulama berbeda pendapat tentang alasan utama Utsman ya melaksanakan salat empat rakaat dan yang paling di yang paling kuat alasannya adalah utman berpendapat bahwa di waktu haji itu banyak orang-orang yang bodoh yang khawatirnya Utsman kalau cuma salat dua rakaat orang bodoh ini memahami Oh zuhur cuma dua rakaat Oh asar cuma apa dua rakaat maka Utsman ingin mengajarkan orang-orang bodoh ini bahwa salat zuhur itu empat rakaat salat asar itu empat rakaat dan ini ijtihadiah Pak I karena Utsman bin Affan bukan ingin menyelisihi sunah tidak karena Utsman khawatir ya dipahami dengan pemahaman yang salah oleh orang-orang a makanya ini ijtihadiah oleh karena itu Ibnu Mas’ud tetap ikut salat bersama Utsman di belakangnya empat rakaat Utsman mengatakan alkilafus syariman rahimani warahimakumullah Jamian nah ini ya akhi maka dari itu banyak sekali contoh-contoh yang lainnya dari para sahabat Ya tapi kalau telah jelas salahnya bertabrakan dengan dalil baru mereka salahkan betul Iya seperti disebutkan bahwa dikatakan kepada Abdullah bin Abbas bahwa si Nova albaqali itu mengatakan katanya Nabi Musa yang bertemu dengan Khidir itu bukan bukan Musa Banu Israil apa kata Ibnu Abbas kaba adullah salah musuh Allah itu beliau membawakan dalil bahwa Nabi Musa ini jelas nabi Banu is Banu Israil bukan bukan Nabi Musa yang lainnya Iya ikhwat Islam saudaraku seiman nah ini akhwal Islam Jadi kita harus pahami betul mana permasalahan-permasalahan yang sudah jelas dalilnya di Alquran dan sunah dan ijmnya maka seperti ini menyelisihinya adalah sesat wajib kita ingkari n mana dan juga mana Kita bedakan dengan masalah-masalah yang itu sifatnya ijtihadiah yang kita tidak bisa saling memaksakkan Apa pendapat bahkan sampai menyesatkan lawan Kita iya faedah selanjutnya akhal Islam Anna Jami Ar Rasul muttafiquna ala hadil kalimah seluruh Rasul bersepakat di atas kalimat ini Alla na’buda illallah wa nusyrika bihi S kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah saja dan kita tidak mempersekutukan ya Allah dengan Apun juga liahu madamaah kalimah Sawa bainana waainahum maknahu ahumana W waqi yaitu selama bahwa kalimat ini sama antara kita dengan mereka maknanya adalah bahwa yang mereka miliki sama dengan yang ada pada kita dari sisi sini artinya ya sama-sama hanya beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan Allah subhanahu wa taala I Dan inilah Memang secara kenyataan betul semua nabi dan rasul dakwahnya sama yaitu kepada tauhid I semua Rasul bersepakat atas kalimat ini I itu hanya beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan Allah dengan apapun juga ya ikhwat Islam saudaraku seiman faedah yang selanjutnya anal Hukma lillah bainanas waahu Laisa liahadin an yusyar Min dunillah bahwa hukum itu milik Allah iya nya dan bahwasanya seseorang tidak boleh membuat syariat ya yang tidak diizinkan oleh Allah subhanahu wa taala karena yang berhak membuat syariat hanya siapa Allah Rasulullah saja gak berani Pak bikin syariat gak berani sebagaimana Saya pernah berikan contoh-contoh contohnya ya Rasulullah hanya mubaligh saja mubaligh itu apa cuma menyampaikan saja adapun membuat syariat Rasulullah enggak berani maka dari itu orang yang membuat syariat sendiri Pak Berarti dia sudah ya apa memposisikan dirinya sebagai tandingan selain Allah dan orang yang punya keyakinan bahwa Kiai Fulan Ustaz Fulan punya hak untuk mengharamkan apa yang Allah halalkan ini sama saja sudah mempertuhankan Kiai mengkultuskan Kiai makanya Allah mengatakan Wain atumuhum innakum lamusyrikun jika kalian menaati mereka yaitu dalam menghalalkan apa yang Allah haramkan dan mengharamkan apa yang Allah halalkan inakumun Sesungguhnya kalian benar-benar orang musyrik kata Allah Iya siapa itu ya itu orang yang menaati manusia dalam menghalalkan apa yang Allah haramkan atau mengharamkan apa yang Allah halalkan makanya para ulama semua sepakat ijma Pak dalam masalah ini bahwa Siapa yang punya keyakinan bahwa ada seseorang boleh membuat mengharamkan apa yang Allah halalkan maka dia kafir murtad dari agama Islam ikhwat Islam saudaraku seiman faedah yang selanjutnya yang keenam anal Hukma bainanas Wal ibadah muktarinan bahwa menghukumi manusia atau membuat hukum di antara manusia dan ibadah itu dua perkara yang ya berdampingan lianallaha qana bainahuma karena Allah subhanahu wa taala merendengkan dua keduanya Allah mengatakan Alla na’buda illallah wala nusyrika bihi S kemudian Allah mengatakan apa W yatt ba’una ba’ arbabam minunillah itu agar kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah saja dan tidak mempersekutukan Allah dengan Apun dan agar sebagian kita tidak mengambil sebagian yang lain sebagai tandingan selain Allah berarti Yang pertama apa hanya beribadah kepada Allah dan tidak berbuat Syirik tauhid yang kedua apa dan tidak mengambil sebagian kita sebagian yang lain sebagai tandingan selain Allah ya berarti ini menunjukkan k kedudukannya sama Pak I liannaka Lan ta’budallah illa bisyariatih karena kata beliau kamu tidak boleh beribadah kepada Allah kecuali sesuai dengan syariat Allah enggak boleh kita beribadah kepada Allah sesuai dengan syariat nenek moyang misalnya enggak bisa mas atau kita beribadah kepada Allah sesuai dengan ya syariat adat adat istiadat gak bisa Pak beribadah kepada Allah harus sesuai dengan syariat Allah karena Allah ingin diibadahi sesuai dengan yang Allah cintai dan ridai iya Anan yalzam an yakunal musyar ma’bud Oleh karena itu kata beliau yang membuat syariat dialah yang diibadahi mumta ta’budullah falan’budahu byariatih selama kamu beribadah kepada Allah maka kamu tidak boleh beribadah kepada Allah kecuali dengan sesuai sesuai syariatnya I ini akhir Islam saudaraku seiman faedah faedah yang ketujuh [Musik] anamandaanasin haramin lakin bnillahar fahu Alhaq bahwa orang yang mendakwahkan manusia kepada yang halal atau yang haram tapi ada dalilnya dari Allah dan syariatnya maka dia benar Iya karena hak menghalalkan dan hak mengharamkan itu hak siapa Pak hak Allah maka ketika seorang ulama mengatakan ini halal ini haram berdasarkan dalil boleh enggak harus harus berdasarkan dalil Adapun hanya sebatas menghalalkan mengharamkan tak berdasarkan dalil ya Bahkan ternyata tak ya bertabrakan dengan dalil maka ini tidak boleh contoh misalnya kalau ada seorang ulama ditanya apa hukum makan kepiting kata si Alim ini boleh dalilnya mana karena yang berhubungan dengan masalah dunia pada asalnya halal dalilnya surat Albaqarah 29 enggak masalah Pak kenapa karena dia berdasarkan Apa hujah dalil Iya apa hukumnya makan buaya Imam Malik mengatakan boleh alasannya Buaya itu binatang air jumhur mengatakan haram Alasannya itu bintang buas dan dia tidak hanya hidup di air bahkan kebanyakan di darat Iya Nah itu masing-masing ulama berhujah jadi khilaf di kalangan mereka Ya seperti ini kita tidak katakan Oh Imam Malik salah karena dia sudah menghalalkan apa yang Allah haramkan ya enggak bisa karena memang tidak ada Nas tentang hukum makan apa buaya enggak ada Dar rasulullu Al wasam nasnya akhirnya kemudian terjadi perselisihan para ulama dalam masalah itu Iya kata beliau baunas baul ulama matal majj sebagian orang ketika melihat ada seorang ulama yang alim salah dalam satu permasalahan maka dia segera menulisnya di mana di majalah atau membantahnya di YouTube ya dan yang lainnya padahal ulama ini di atas sunah Alim besar tapi yang namanya ulama kan pasti tidak mungkin apa selamanya benar Pak salah dia dalam satu permasalahan Oh langsung diviralkan kata beliau ini sebuah kesalahan Pak bahkan ini mudarat dari tiga sisi Iya alwajhul Aal Sisi pertama an Alal Katib ini mudorat buat orang yang melakukan nyaina Bil ak wahum karena orang yang betul-betul percaya akan keilmuan ulama ini Pak pasti akan memandang remeh orang ini siapa kamu ini Alim Kabir Masyaallah Kalaupun dia salah ya itu lumrahlah siapa ulama yang tidak pernah apa salah apakah hanya gara gara satu kesalahan diviralkan ya ini kan sangat tidak baik ahal Islam alajani yang kedua kata anani almud alaih ya Ini namanya mau menjatuhkan ini namanya apa Mau menjatuhkan I sehingga akibatnya apa ya akhal Islam akibatnya ya manusia jadi lari darinya Pak Nah yang terjadi di zaman sekarang begini Pak ya para orang-orang alim yang Masyaallah ilmunya luar biasa lalu dicari-cari kesalahannya Pak dapat kesalahan akhirnya Apa diviralkan tujuannya apa sebetulnya tujuannya supaya orang-orang enggak percaya lagi sama dia padahal Saya yakin pak siapapun ulama kalau kita cari-cari kesalahannya pasti ketemu Pak pasti apa ketemu Karena Dia Manusia bukan malaikat Sebutkan satu saja ulama yang tidak punya kesalahan Iya maka dari itulah ya akhul Islam kewajiban kita adalah apa menjaga kehormatan seorang ulama iya alaj Sisi yang ketiga kata beliau dan ini ini sama saja melemahkan syariat karena para ulama lah yang membela apa syariat Pak tapi qadarullah yang namanya ulama manusia biasa bisa jadi jatuh kepada kesalahan gara-gara di kesalahannya itu sama saja ingin melemahkan syariat ikhwat Islam saudaraku seiman Iya beda dengan orang yang memang kita tahu udah pemikirannya udah menyimpang akidahnya sudah sesat Iya maka seperti ini kita bantah ya kita viralkan apa kesesatannya enggak masalah supaya manusia berhati-hati dari orang seperti ini ini ak Islam faedah selanjutnya yang [Musik] keedelanqu alaiahuahu bahwa kalau lawan kita berpaling sudah pada sudah ditegakkan padanya hujah sudah ditegakkan padanya apa hujah maka pada waktu itu kita berlepas diri dari dia Baro dan tetap berpegang kepada kebenaran Kenapa karena Allah mengatakan di situ F tawalll jika mereka berpaling padahal sudah tegak hujah sudah jelas kebenaran maka ya saksikanlah bahwasanya kami seorang muslim Artinya kita berlepas diri dari dia dan kesesatannya itu iyaah yang keesemb anahuag muslim an yazza bidini WA Yin wa yusyahirah bahwa selayaknya seorang muslim itu Pak dia merasa mulia dengan agamanya dan ia memproklamirkan dirinya sebagai seorang muslim i bikilfi khilafanfainaahumunaksiah waqatudin alladina yattaruna bidiniimayaruh jangan seperti orang-orang lemah kata beliau yang punya kepribadian lemah agamanya tipis akhirnya tidak berani memperlihatkan jati dirinya sebagai seorang Mus muslim hanya karena takut dicemooh misalnya Iya seperti ini tidak benar Akir seorang muslim itu harus harus berani memperlihatkan jati dirinya sebagai seorang apa muslim sebagian ya ikhwah enggak berani itu Pak mana-mana pakai peci enggak berani padahal peci kan memperlihatkan jati dirinya sebagai seorang muslim atau pakai pakaian apa namanya kokok misalnya pakaian muslim yang memperlihatkan ya keislamannya enggak berani kenapa enggak berani kita lihat orang non islam saja berani kok memperlihatkan kekafirannya Pak dengan pakaiannya Bahkan dia bangga dengan pakaiannya tersebut eh kita orang Islam enggak enggak enggak enggak enggak merasa ya mulia dengan agama kita ya akhi allahah ya akhi ini sebuah kesalahan ini kelemahan ya kita masuk ke ayat berikutnya ayat 65 Allah Taala berfirman ya ya ahlal kitab lima tuhajuna Fi Ibrahim W unzilati tauratu Wal injilu illa Min ba’dih Afala taqilun wahai ahli kitab lima tuunai Fi Ibrahim Kenapa kalian ya Ibrahim Artinya mendebat Nabi Ibrahim tentang tentang Nabi ibrahimadahal Taurat dan Inil diturunkan setelah Nabi Ibrahim alaihialatu Wassalam jadi orang Yahudi dan Nasrani ini Pak berdebat Apakah Nabi Ibrahim itu Yahudi atau Nasrani orang Yahudi mengatakan bahwasanya Nabi Ibrahim di atas millah mereka orang Nasrani mengatakan bahwa Nabi Ibrahim di atas millah mereka maka Allah mengatakan Duluan mana emang Nabi Ibrahim apa Nabi Musa atau nabi Isa mana mungkin orang duluan dinisbatkan kepada orang belakangan paham tidak Pak makanya Allah mengatakan W in Dan tidaklah Taurat dan Injil diturunkan kecuali setelah Nabi ibrahimak Kalianak berik pikir kalian ni iya seperti di zaman sekarang ada yang mengatakan Ibnu taimiah itu Wahabi kita Katakanlah Emang duluan siapa Syekh Muhammad bin Abdul Wahab sama Ibnu Taimiyah dulan siapa Pak Ibnu Taimiyah abad keet7 Syekh Muhammad bin Abdul Wahab abad ke-13 Hijriah terus dikatakan Wahabi Aneh kan ya menisbatkan orang yang duluan kepada orang belakangan ikhwat Islam saudaraku seiman dari ayat ini kita ambil Faidah taubihu ahlil kitab bikunihim yuhajuna waauujadiluna Fi Ibrahim alaihialatu Wasalam celaan terhadap ahli kitab yang berdebat tentang Nabi Ibrahim Iya karena Yahudi dan Nasrani semuanya Pak mengagungkan Nabi Ibrahim Yahudi dan Nasrani semuanya mengagu ya apa namanya memuliakan Nabi Ibrahim makanya Nabi Ibrahim jadi rebutan buat mereka Yahudi mengatakan nabi bahwa mereka di atas nabi mah Nabi Ibrahim nasnya mengatakan gak kamilah yang berada di atas Milah Nabi Ibrahim alaihiatu wasalam Iya faedah yang kedua Ul Ibrahim kemuliaan Nabi Ibrahim dan ketinggian kedudukan beliau ya di sisi seluruh kelompok Hatta Yahudi dan is bahkan kaum muslimin pun juga memuliakan Nabi Ibrahim alaihialatu wasalam ya faedah yang ketiga bayanul ihtijaj Bil aql yaitu penjelasan tentangum berargumentasi berdasarkan akal artinya ya Allah subhanahu wa taala membantah orang Yahudi dan Nasrani dengan akal Allah mengatakan lima tuhajuna Fi Ibrahim Kenapa kalian berdebat tentang Nabi Ibrahim padahal Taurat dan Injil itu diturunkan setelah Nabi Ibrahim ini kan bantahan dengan akal Pak paham tidak I sudah azan ya Nam fadol azan ikhwatan Islam untuk selanjutnya kita simak dukumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar [Musik] Allahu Akbar Allahu akbar Allahu akbar Ashadu Alla [Musik] ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallah [Musik] muhammadar [Musik] rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya [Musik] alah Hayya Al [Musik] hayyaal Falah Hayya Alal [Musik] Falah allahuakbar Allahu Akbar [Musik] illallah [Musik] sepertinya tidak ada pertanyaan Kalau tidak ada pertanyaan kita tutup Subhanallah wabihamdik Ashadu Alla ilahailla an astagai alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV demikianlah ikhwat Al Islam azakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaruaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja [Musik] TV donasi pendirian TV digital Mari dukung kehadiran siaran digital Roja TV untuk wilayah Jabo databank taun dan infak dapat transfer melalui rekening bank syariah Indonesia nomor rekening 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah Roja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar Rp6 miliar jazakah kepada para Semoga menjadi amal saleh dan amal jariah ber dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal TV [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *