Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Nashihati Lin-Nisa

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kajian Islam ilmiah di TV dan [Musik] Radi wahai manusia hati-hati kalian terhadap Syirik ini [Musik] di Roja TV dan radio Roja [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamillahagfir waubillahiuri anfusina waiati Amalina yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah wa Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanuttaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun waab bad hadirin jemaah Masjid Agung alukhwah Bandung yang Allah muliakan para pendengar radio Tarbiyah sunah Bandung pendengar radio Roja di beberapa kota dan radio-radio lain yang ikut gabung para para pemirsa Roja TV dan berapa TV lain serta para netizen kembali kita berjumpa dalam kajian khusus muslimah tapi tak terlarang bagi muslim khusus di hari Kamis ke2 sore sebenarnya pengajian pengajian yang diselenggarakan oleh Radi R di CSI tapi tempatnya dipindah ke sini Kita Sedang membahas beberapa penyimpangan lisan yang banyak dilakukan terutama oleh akhwat pada pertemuan bulan lalu sudah kita Terangkan salah satu penyimpangan diisanah suka Banyak mengeluh sekarang kita lanjut salah satu di antara penyimpangan lisan kebanyakan akhwat tapi ikan juga banyak yaitu menyebarkan haks berita bohong berita palsu Allahu Azza waalla telah menganugerahkan kepada kita nikmat lisan alam naj’alahu ainain walisanan wasyafatain Bukankah kami telah menjadikan bagi manusia dua mata satu lisan dan dua bibir Anugerah wajib dijaga wajib disyukuri cara mensyukurinya gunakan untuk mengatakan yang baik Kalau enggak Diamlah dan ini aplikasi Iman Yu Billahi wumil [Musik] akhirir Siapa orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah bicara yang baik atau Diam jangan sampai omongan kita menyinggung orang lain ketika [Musik] omongan menebarkan keburukan Iman terkerus Nabi Sallallahu alaihiam menyatakan wallahi la yukminu wallahi la yukminu wallahi la yukminu demi Allah tidak beriman demi Allah tidak beriman demi Allah tidak beriman ditanya Man Ya Rasulullah siapa wahai Rasulullah beliau [Musik] menjawab orang yang suka mengganggu tetangga tetanganya tidak merasa aman termasuk gangguan lisan salah satu di antara penyimpangan lisan adalah menyebar satu berita langsung dibarkan lagi belum tentu berita itu benar dan ini sesuatu yang Allah haramkan sebagaimana sebuah hadis yang diterima dari Mirah bin sywah radhiallahu anu berkata Rasul alaihiu wasam [Musik] [Musik] wakumq kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Sesungguhnya Allah mengharamkan kepada kalian beberapa [Musik] perkara perama menyakiti hati ibu-ibu kalian kedua menguburkan bayi wanita yang ketiga waman an wahat Manan itu selalu menghalangi menolak memberi kepada orang lain walaupun itu hak orang lain zakat infak sodqah ada Hak fakir miskin dalam harta kita kita enggak keluarkan Wahad tapi S Minta hak orang lain dia enggak kasih hak dia selalu dituntut haram yang seperti itu dan Allah membenci kalian tiga hal pertama ilila waqal ini menyebar hoks orang lain menyampaikan berita kepada kita tak langsung kita katakan kita sebarkan watratus sual dan banyak bertanya watul Ma dan menyiak-nyiakkan harta jadi qil waqal adalah menyebar berita dengan tergesa-gesa tanpa tabayun ini dosa besar pertama tadi diharamkan oleh Allah kedua dibenci inallaha inallaha yakrahuakum salasan Allah benci kepada kalian dalam tiga hal Salah satu inallaha akrahakum Allah benci kepada kalian dalam tiga hal Salah satunya adalah menyebar HS maka Siapa orang yang menyebar Ho dia langsung dituduh sebagai Pendusta oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai Bagimana diterangkan dalam hadis sahih riwayat Imam muslim dalam kitab Sahih Muslim Beliau berkata kafaan cukuplah seorang itu disebut pendusta kalau dia menyebarkan Semua yang dia dengar apa yang masuk ke telinga langsung keluar dari mulut tanpa Bayun disebut al-ajalah tergesa-gesa terburu-buru dan itu pengaruh setan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Sunan albaihaqi menyatakantani minallah Wal ajalah minasyaitan Alana itu dari Allah terburu-buru tergesa-gesa itu dari setan Alanah itu lawan dari terkesa-kesa kalau ngomong Kalau bertindak dipertimbangkan matang-matang baik buruknya maslahat madaratnya dipertimbangkan segala halnya itu Alana itu dari Allah walajalah minit sedangkan alajalah itu asalnya nya dari setan oleh karena itulah maka siapa yang menyebar berita yang dia dengar padahal belum tentu kebenarannya belum tentu maslahatnya maka dia dianggap sebagai seorang Pendusta dalam hadis lain masih diriwayatkan oleh imam muslim berkata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bihasbil Mari Minal kadib ayuhadul Sam cukuplah seseorang itu dianggap berdusta apabila dia mengatakan semua yang dia dengar bahkan Imam Malik mewanti-wanti memberikan warning memberikan peringatan agar menjaga lisan sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang muridnya namanya Ibnu Wahab rahimahullah Dia berkata Malik telah berkata kepadaku Imam malikamahu [Musik] ketahuilah tidak akan selamat orang yang mengatakan apa yang dia dengar semua yang dia dengar dia katakan dijamin celaka Apa bentuk kecelakaannya dunia akhirat sebaga nanti akan kita Terangkan wakunu imaman abadan wahuaadu dan seseorang tidak akan meraih keimaman maksud keimaman itu engak akan diikuti orang sebutan imam imam itu orang yang diikuti apanya ucapannya perilakunya dijadikan rujukan walaupun bukan pejabat walaupun enggak punya kekuasaan walaupun enggak punya pangkat tapi lebih diikuti oleh orang makanya ulama disebut Imam karena jadi ikutan Imam di bidang fikih Imam di bidang hadis Imam di bidang tafsir Imam di bidang syariat nah di kalangan para ulama ada kriteria kalau orang mengatakan apa yang dia dengar ggak layak jadi imam kata Imam Malik AB tidak akan menjadi imam selama-lamanya orang yang mengatakan Apun yang dia dengar ini juga ungkapan Abdurrahman Bin mah dia perah mengatakan [Musik] tidaklah seseorang layak jadi imam yang diikuti sampai dia menahan apa-apa yang dia dengar disaring dulu kalau dia mendengar hadis dipastikan dulu ini hadis sahih apa tidak setelah sahih baru dia sampaikan dan siap untuk mempertanggungjawabannya Oleh karena itu maka enggak boleh kita menyebar hak karena belum tentu benar atau tidaknya dari berita yang kita sebar yang kita dengar langsung kita sebar kadang ada berita benar bahkan bagian dari syariat ilmu tapi tidak semua yang kita dengar dan dipastikan benar layak untuk disampaikan kepada orang lain Sebab adakanya kebenaran yang kita sampaikan melahirkan mararat kalau ternyata marat tidak boleh [Musik] disampaikan contoh Umpama ya seseorang berkata buruk tentang orang lain si A bicara buruk tentang si B kita dengar dan itu benar terjadi Syah ngomong begitu sesuai dengan realita boleh enggak kita sampaikan ke sini enggak boleh menyampaikannya adalah Namimah ngadu domba nanti bisa berantem dua orang tersebut atau ada sesuatu yang benar tapi kalau disampaikan ke sebagian orang orang itu salah paham lalu timbul fitnah ini pun tidak boleh disampaikan sebagaimana perkataan Abdullah Bin Masud Radiallahu an [Musik] itah tidaklah engkau menceritakan satu berita ke satu kaum yang akal mereka tidak mampu mencerna berita ini atau hadis atau sebuah penjelasan kalau disampaikan isinya sih benar tapi akal mereka enggak bisa menerimanya enggak bisa memahaminya karena keterbatasan maka tak mustahil muncul fitnah termasuk masalah agama sebagaimana diterangkan dalam salah satu hadis yang sahih riwayat Imam Bukhari dan imam muslim suatu saat Muad Bin Jabal radiallah dibonceng oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di atas seekor unta lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya ya [Musik] muadahi Al Ib ibadi Al Allah ha Muad tahu enggak apa hak Allah atas hamba-hambanya dan hak hamba atas Allah hak Allah atas hamba artinya kajiban hamba yang harus ditunaikan kepada Allah itu hak Allah kewajiban hamba dan hak hamba terhadap Allah adalah kewajiban Allah kepada hamba tersebut Allah punya kewajiban kepada hamba Siapa yang mewajibkan Allah sendiri dalam al-qur’anul Karim Allah juga dalam banyak hadis sering Allah mewajibkan sesuatu mengharamkan sesuatu untuk dirinya sendiri katallahu ala nafsihir Rahmah Allah mewajibkan atas dirinya untuk memberi Rahmat kepada makhlukNya kataballahu Allah mewajibkan atas dirinya Nasrul Mukmin Nasrul mukminin menolong orang-orang Mukmin salatun yajibuahi ada tiga golongan yang Allah telah mewajibkan dirinya untuk menolong tiga golongan ini tiga golongan ini Mujahid di jalan Allah kedua makatib hamba sahaya yang ingin menebus dirinya agar merdeka dan yang ketiga anih orang yang nikah dalam rangka menjaga kesucian diri dan banyak lagi keterangan Allah mewajibkan atas dirinya untuk sesuatu termasuk mewajibkan kepada hamba hal-hal tertentu seperti yang diterangkan dalam hadis ini apa hak h atas Allah tahu enggak Muad Apa hak Allah atas hambanya dan hak hambanya atas Allah dengan kata lain apa kewajiban hamba kepada Allah dan apa kewajiban Allah kepada hamba maka dijawab oleh Muad Allahu wa rasuluhu Aam Allah dan rasulnya yang lebih tahu lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam natakanqqallahi Alal ibadudullaha W yusriku bihi Adapun hak Allah atas hambanya adalah agar si hamba hanya menyembah Allah dan tidak menyekutukan dia dengan sesuatuun itu hak Allah diitauhidkan diesakan dalam hal peribadatan Allah atas hamba berarti kewajiban hamba terhadap Allah nah sekarang W ibadiahi Azza walla allba Yus BII Adapun hak hamba atas Allah alias kewajiban Allah kepada hamba yaitu Allah tidak akan mengazab hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun tidak berbuat Syirik asal bertauhid tidak akan diangap mendengar ini maka Muad bin Jabar radhiallahu Anhu menyatakan Ya rasulullahala ubasiras wahai Rasulullah Boleh enggak saya sampaikan berita gembira ini kepada [Musik] manusia karena ini berita gembira asal tidak Syirik tidak akan diazab berita gembira ini apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam la tubasirhumqil jangan kamu sebarkan berita gembira ini kepada mereka nanti mereka iktikal nanti kita Jelaskan apa iktikal itu Jadi apa yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada Muad ini kebenaran Wahyu didengar oleh Nabi eh oleh Muad tapi nabi melarang Muad menyampaikan berita ini kebenaran ini kepada orang dari sinilah kita tidak kita mengetahui tidak semua berita yang benar layak boleh disampaikan ke kepada orang kepada banyak orang pertanyaan Muad menyebarkan berita gembira ini enggak ke orang lain menyebarkan apa buktinya kita tahu pasti Muad bicara ke orang Sampai berita ini ke kita Apakah Muad durhaka karena melanggar larangan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tak ada ulama yang seperti itu tetap berpahala karena menyikan menyampaikan ilmu Lalu kenapa Nabi melarang dan kenapa Muad melanggar larangan ini Muad menyampaikan ini di akhir hayatnya kepada orang yang diyakini tidak akan itikal Apa makna itikal itikal itu Bersandar kepada keterangan ini dan disalah pahami asal tidak musyrik tidak akan diazab walaupun melakukan dosa-dosa besar lain selain Syirik kan gitunya mencuri ya berjudi mabuk berdusta haram Dosa Iya saya tahu dosa haram tapi kan tidak musyrik yang tidak musyrikti tidak akan di diazab oleh Allah nih hadisnya hadis Muad hadisnya benar benar sahih sahih riwayat Bukhari dan Muslim lalu salahnya di mana Ah pemahamannya yang salah sehingga karena dikhawatirkan orang salah paham muadilarang menyebarkan ini kecuali disampaikan ke orang yang dijamin tidak akan salah paham lalu orang ini menyampaikan lagi ke orang lain yang dijamin tidak akan salah paham karena diberi penjelasan tentang maksud dari hadis ini terus sampai ke kita sampainya ke kita oleh para ulama dijelaskan dalam kitab-kitab mereka plus maknanya syarahnya maksud yang sebenarnya sehingga orang tidak salah paham berdasarkan hal itulah maka langhir ungkapan para ulama seperti apa yang dikatakan oleh Ibnu Masud radhiallahu an ma antaad [Musik] haditanitah tidaklah engkau menyampaikan satu ucapan kepada suatu kaum yang akal mereka tidak mampu memahaminya kecuali itu akan menjadi fitnah bagi sebagian mereka Maka pilih-pilih kepada siapa kita menyampaikan kebenaran jangan sampai ada orang yang yang salah paham yang salah kaprah akhirnya menyebarlah kesalah pahaman ini ke tengah-tengah umat manusia ya Nah lalu Bagaimana sikap yang benar ketika kita mendengar berita dari orang lain atau kita yang menyampaikan berita orang lain pertama sebelum kita menyampaikan itu kepada orang lain dan kita ingin menyebarkannya pertama tabayun dulu makna tabayun cari keterangan lain untuk memastikan benar tidaknya berita tersebut Allahu Azza waalla berfirman dalam surah alhujurat ayat yang keen ya ayyuhina inakum b Hai orang-orang yang beriman bila datang kepada kalian seorang yang fasik membawa berita selikit selidiki dulu tabayun makna tabayun mencari keterangan lain untuk apa memastikan kebenaran dari berita ini antusibu kaahalah jangan sampai kalian menimpakan musibah kepada orang lain karena kebodohan kalianumadimin lalu jadilah kalian atas apa yang kalian lakukan menjadi orang-orang yang menyesal dari ayat ini ini ada berapa Faidah faedah pertama adalah di antara konsekuensi dari iman adalah tabayun ketika mendengar berita karena ini diseruhan kepada orang-orang beriman ya ayyuhalladzina amanu Hai orang-orang yang beriman maknanya laksanakan ini apa lagi bagi ikhwan akhwat yang pernah belajar ilmu ilmu balagah sasra Arab lafaz ya ayyu di sini ada dua huruf Nida ya dan ayyu huruf Nida itu artinya huruf kata seru kata panggilan ya artinya Hei Ayu juga hei ya ayyatuhan nafsul mutmain ya ayyuhalladina amanu ya ayyuhanas ada dua Hei hei Apa maknanya ini seruan panggilan yang ditankan menunjukkan apa yang akan disampaikan selanjutnya super penting loh gitu dua kali takid itu dan Allah menyerukan kepada orang beriman untuk tabayyun makanya pertama kaidah yang bisa kita ambil dari ayat ini di di antara konsekuensi dari keimanan adalah wajibnya tabayun terhadap semua berita yang didengar pasihan dulu kebenarannya apalagi ini perkara agama umpamanya ni ada hadis begini begini begini jangan langsung disebarkan baik dikatakan atau sekarang ditulis di media sosial di grup gitu ya Kenapa khawatir ini hadis bohong palsu atau setidak-tidaknya diif diaku ucapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam padahal bukan ucapan orang yang diaku-aku sebagai ucapan nabi Ini kan berdusta atas Nabi Sallallahu Alaihi was dosanya besar kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam la takbu alaiya fainnal kadiba alaiya laaisa Kal kadibi ala ahadikum Man kadzaba alaiya mutaammidanabawaahu minanar jangan kalian berdusta atas Namaku karena berdusta atas Namaku tidak sama dengan berdusta atas nama orang lain siapa yang berdusta atas Namaku siap-siap untuk menempati tempat duduk di dalam neraka nah ini ancamannya karena berdusa atas nama nabi sallallahuam berpengaruh kepada agama ini hadis nabi kan termasuk Wahyu Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan quranah aku telah diberi Quran dan yang semisal dengan al-qur’an makanya sama-sama Wahyu maksudnya hadis hawau Wah kalau ini Bohong dianggap hadis dianggap Wahyu dari Allah bahaya makanya ancamannya neraka Makanya kalau sampai hadis ke kita baik lewat telinga ataupun diajat kita di media sosial kita ada lewat Tuh kan gitu sebelum kita sabar pastikan dulu ini valid ucapan nabi alaihiatu wasalam kan banyak ya datang bulan Rajab siap nabi berkata Siapa yang memberitahukan datangnya bulan Rajab akan begini begini begini Wah bagus akhirnya kita ikut nyebarkan padahal palsu Siapa orang yang mengagungkan hari Kelahiranku maka baginya akan begini begini begini dianggap ucapan nabi sallallahui wasallam padahal palsu bukan nah ini berbahaya ya ini perkara agama makanya orang yang menyebarkannya disebut pendusta Kafa Bil Mar kban cukup seorang itu dianggap pendusta kalau langsung menyebarkan Semua yang dia dengar jadi konsekuensi dari keimanan kita kepada Allah adalah wajibnya tabayyun ya ayyuhalladzina amanu in jaakum fasiquum binabain ini yang pertama kedua orang yang mempercayai semua berita yang dia dengar dicap fasik oleh Allah jadi dia sampaikan berita datang berita ini orang fasik kita langsung percaya kita sebar juga fasiklah siapa yang menyampaikannya fasik dan yang mendengar lalu menyampaikannya juga sama-sama fasiknya durhaka Salah satu bentuk kefasikannya orang tadi [Musik] berdusta ini yang kedua yang ketiga sikap menyebarkan Hoa berita yang kita dengar adalah sikap yang bodoh Quran yang menyatakan kata Allah antusibu quumam bijahalah agar kalian tidak menimpakan kerugian kepada suatu kaum karena kebodohan kalian bodoh tuh orang yang gampang menyebarkan berita ng-share semua yang kita dengar surare sursare menyebar ke mana-mana kata Allah bodoh sebagaimana firman Allah anusibuahalat itu faedah yang ketiganya ke empatnya Allah menjamin orang yang begitu akan menyesal di akhirnya karena apa Karena dia akan mengalami kerugian lahir batin Dunia Akhirat Allah menyatakanbialumimin lalu kalian akan menyesal atas apa yang kalian lakukan Kenapa harus menyesal karena pertama orang tersebut adalah orang yang terjerumus ke dalam dosa besar Kenapa dianggap dosa besar karena melanggar ayat al-qur’an in jaakum fasikum binabain fatabayyan kedua terancam azab kubur yang sangat dahsyat Imam azzahabi dalam kitab al-kabair menjelaskan apa definisi dari dosa besar salah satunya adalah dosa yang terancam dengan azab yang mengerikan baik di alam kubur apalagi di akhirat nanti penyebar Hoa diancam dengan azab kubur yang mengerikan sebagaimana diterangkan dalam salah satu hadis diterima dari samurah bin jundub radhiallahu anh bahwa Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam suatu saat bermimpi dan mimpi beliau Wahyu beliau itu kalau sudah salat lalu menghadapkan wajahnya kepada para sahabat lalu bertanya hal roa ahadum minkumul lailatar rukya ada enggak di antara kalian yang tadi malam mimpi kalau ada kisahkan ceritakan selalu begitu tuh suatu saat nanya lagi para sahabat menjawab tidak ada ya Rasulullah apa kata nabi lakinni roaitul lailah rajulaini atayan faakodza biyadayya faakhrajani Ila Ardin muqaddasah kata Rasul Sallallahu wasallam tapi tadi malam aku bermimpi bertemu dengan dua orang kedua orang ini menarik kedua tanganku dan mengeluarkan aku ke sebuah tempat yang bersih dan seterusnya hadis ini panjang saking panjangnya kalau dibahas semua bisa habis sampai magrib hanya hadis ini saja Nah makanya kita akan fokus kepada satu kalimat kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam faidza rjulun qoimun ala rihi biyadihi kalubun Min Hadid fudkiluhu Fi sidqihi fasuka Hatta yabluofahu di suatu tempat aku melihat ada orang yang sedang duduk di sampingnya itu ada orang yang sedang berdiri orang yang berdiri membawa sebatang besi yang tajam tiba-tiba ditusukkan ke rahang orang yang duduk itu terus sampai ke tengkuknya Ca yang sakit ya bingitah ya dari rahang tembus ke tengkuk kalau dia berjalan ke sebelah kiri ditusuk lagi rahang sebelah kiri sampai tembus ke tengkuk kalau itu terjadi di dunia pasti mati ya ya pastikan mati Iya gitu bakal mati iya ya kayaknya m ya kalau ketengorokan mah ke jantung kecuali kalau paha tangan gitu ya belum tentu mati tapi kalau ini ketenggorokan kayaknya Ma tapi ini di alam kubur enggak mati tapi sakitnya mah lebih daripada yang dialami di alam dunia ngeri gitu terus ada kejadian-kejadian lain sampai setelah seluruh perjalanan yang beliau alami di alam mimpi itu selesai lalu beliau bertanya apa maksud dari semua kejadian yang aku lihat tadi lalu dijawablah oleh dua orang lelaki yang membawa nabi alaihialatu wasalam ternyata kedua orang tadi adalah Jibril dan Mikail kata Jibril ammalladzi roita Adapun orang yang engkau lihat rahangnya ditusuk sampai ke tengkuknya fainnahu rajulun Kadzab dia ini seorang pendusta akuluu yaumilqiamah Adapun orang yang kamu lihat ditusuk rahangnya sampai tembus ke tengkuknya Dia adalah seorang Pendusta dia menyebarkan kedustaan sampai kedustaannya menyebar ke seluruh ufuk sekarang mah kedustaannya bisa ke seluruh dunia hanya di kamar sambil berbaring mainkan dua jempolnya menyebar hoax ke seluruh dunia tuh lewat internet kata Malaikat Jibril orang itu akan mengalami itu di alam kuburnya sampai hari kiamat ini salah satu di antara jenis azab kubur bagi seorang Pendusta penyebar hak yaitu apa ditusuk rahangnya sampai tembus ke tengkuknya dan itu terus berulang-ulang kanan kiri kanan lagi terus oleh karena itulah maka orang seperti itu disebutkan menyesal fusbihu Al Ma fa’altum nadimin Jadilah orang tersebut orang yang menyesal di akhirnya nya karena apa Karena dia melanggar banyak aturan Allah dan rasulnya Karena itulah maka berdusta itu termasuk ke dalam kategori dosa besar karena apa Karena diancam dengan azab yang mengerikan di akhirat sebelum azab yang jauh lebih hebat lagi di neraka nanti baru di alam kuburnya itu ya Oleh karena itu pertama sikap kita ketika mendengar berita tabayun terlebih dahulu pastikan bahwa berita itu benar itu sikap yang pertama Respon yang pertama kedua setelah kita yakini bahwa itu adalah benar berita ini benar baik tentang agama atau mungkin tentang kejadian apakah langsung disampaikan tidak boleh langsung disampaikan Kenapa karena tadi ada orang yang bisa salah paham salah paham terhadap apa yang kita sampaikan baik yang kita sampaikan masalah agama Apalagi kita menyampaikannya kurang rinci atau dengan kalimat yang rancu atau dengan penjelasan yang pabaliut gitu ya sampainya ke pendengar itu jadi liur gitu akhirnya enggak paham atau bahkan salah paham akhirnya timbul fitnah makanya Abdullah Bin Masud tadi menyatakan antaadan Hadan lamuhum [Musik] illa takunu liba’ihim fitnah tidaklah kamu menyampaikan satu berita satu Hadis yang tidak dipahami oleh suatu kaum kecuali itu akan menjadi fitnah atas sebagian mereka makanya Muad tadi dilarang menyampaikan berita gembira khawatir ada orang yang salah paham dan ternyata orang yang salah paham terhadap ayat dan hadis itu banyak Jumat yang lalu kita sudah menjelaskan empat golongan orang dalam menilai orang muslim yang berdosa besar tiga di antaranya keliru Kenapa keliru karena salah dalam memahami ayat atau hadis satu yang keliru kalangan khawarij yang katakan pelaku dosa besar kafir murtad dari Islam di dunianya itu enggak boleh salam enggak boleh jadi imam dia kalau mati enggak boleh disalatkan gitu dan di akhiratnya orang itu kekal dalam neraka itu kata khawarij dalilnya ada ada seperti la yadkhulul Jannah qatiur rahim tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi enggak akan masuk surga artinya neraka selama anya kata mereka hadisnya benar sahih riwayat Bukhari Muslim cuma pemahaman yang salah yang keliru Salah paham demikian juga mtazilah Demikian juga murjiah murjiah sebaliknya orang muslim yang berdosa yang berdosa besar dia Mukmin sejati langsung ke surga tanpa ke neraka dulu dan hadisnya banyak asal ngatakan Lailahaillallah pasti masuk surga manqa Lailahaillallah haramallahu alaihinar Siapa yang mengatakan laillah Allah haramkan orang itu neraka asal Lailahaillallah saja enggak akan masuk neraka walaupun melalaikan salat walaupun tidak som Ramadan walaupun mabuk walaupun judi walaupun Malik ke surga enggak akan ke neraka itu ayat dan hadisnya ar tapi disalah pahami kan gitu banyak tidaklah seorang Ber di kalangan kaum muslimin berbuat Syirik berbuat kufur berbuat bidah berbuat maksiat kecuali karena kesalahan di dalam memahami ayat atau hadis-hadis yang sahih ayatnya benar hadisnya benar salahnya adalah cara dia memahami interpretasi dia yang salah penjelasan atau penafsiran dia yang salah yang keliru jadilah fitnah Karena itulah maka dilarang untuk langsung menyebarkannya pertimbangkan dulu maslahat madaratnya dipikir dibolak-balik dibewung diutahkan itu namanya al-anah al-anah dari Allah kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam attaanni minallah Wal ajalah aan bersikap Ana Ana itu matang dulu pemikirannya dipertimbangkan masak-masak baik buruknya berita ini benar tapi apakah layak untuk disampaikan penjelasan tentang ayat hadis ini benar tapi kalau disampaikan Tidakkah ini akan menjadi fitnah ataukah tidak nah itu yang disebut dengan Al inilah sikap yang kedua sikap yang pertama ketika kita mendengar Ho atau berita baik mungkin benar atau salah pertama tabayun mengadakan cross check mengadakan check and Reck mengadakan penyelidikan tentang benar atau tidaknya apa yang kita dengar jangan langsung disampaikan kedua setelah terbukti benar berita ini valid baik tentang peristiwa kejadian ataupun perkara agama pertimbangkan dulu ini layak enggak untuk disampaikan kalau disampaikan layak apa layak ke semua orang atau hanya ke sebagian orang saja sebagaimana Muad dilarang menyampaikan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Tapi beliau sampaikan di akhir hayat karena beliau Dilema kalau tidak disampaikan khawatir menyembunyikan ilmu kalau disampaikan khawatir orang salah paham akhirnya nemu Jalan Tengah sampaikan kepada orang yang diyakini tidak akan salah paham inilah sikap yang kedua yaitu pertimbangkan dulu baik buruknya apabila ini disampaikan kepada orang lain dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dalam kitab sunannya sanad ini sanad hadis ini sahih sebagaimana dijelas dalam kitab silsilah alahadis asahihah berkata Rasul Sallallahu Ali wasallam [Musik] ba seburuk buruk sandaran seseorang adalah dugaan anggapan dugaan itu adalah perkiraan tentang sesuatu yang belum tentu validnya seperti berita maka ketika kita Bersandar kepada berita yang belum tentu benarnya maka itulah seburuk-buruk penyandaran kita dengar berita begini langsung kita percaya langsung kita bertindak terlebih nah ini terlebih apabila berita itu [Musik] tentang keburukan seseorang yang berupa gibah lalu kita ikut menyebarkannya sehingga nama baik orang yang dibicarakan tersebut tercoreng dan ini pernah terjadi di zaman rasul Sallallahu Alaihi Wasallam korbannya tak tanggung-tanggung istri Nabi alaihiatu wasalam itu siapa Aisyah radhiallahu anha tuduhannya juga tak [Musik] kalengkaleng bukan perkara kecil dituduh Aisah melakukan zina hanya gara-gara dari sebuah kejadian yang Tentu saja tidak disengaja nabi dan para sahabat pergi Aisyah dibawa Aisyah itu kan ditanduk gitu enggak kelihatan pas pulang di tengah jalan istirahat Aisyah kehilangan kalungnya keluar di cari ketika mencari rombongan [Musik] pulang disangkanya Aisyah masih ada di tandu gitu ternyata ketinggalan ketika Aisyah kebingungan datang seorang sahabat membawa untanya Oh tahu Aisyah lalu Aisyah disuruh untuk naik ke untanya sahabat itu berjalan duluan ke tidak dituntun karena di dianggap khalwat tidak terlalu jauh khawatir Nanti Aisyah ada apa-apa di tengah-tengah pas nabi dan para sahabat sampai di Madinah loh Aisyah tidak ada ke mana ribut pas ribut-ribut tojol sahabat ini tojol Aisyah digoreng sama orang munafik Nah kan gitu ya akhirnya lahir tuduhan itu menyebar sampai nabi S wasam terpengaruh Iya Aisyah terpojok sampai Aisyah juga oleh Nabi S was disuruh pulang dulu ke orang tua tanpa berniat menceraikan sampai turun ayat dalam surah Anur mulai ayat 11 Allah menyatakan in kata Allah Azza walla sesungguhnya orang-orang yang membawa berita palsu itu golongan Kalian juga jangan di kasus ini buruk untuk kalian bahkan baik untuk kalian bagi setiap orang yang punya saham dalam menyebarkan berita ini dia kebaikan kebagian dosa sesuai dengan kadar keterlibatannya maka siapa yang demikian baginya akan perah azab yang sangat jadi banyak para sahabat juga yang apa yang terpengaruh ikut menyebarkannya dan ini berasal dari berita bohong oleh karena itulah maka Allah menegur dan memberikan petunjuk tentang yang seharusnya dilakukan dalam ayat yang ke-12nya Allah menyatakan la [Musik] kenapa ketika kalian mendengar berita ini orang-orang mukminin dan mukminat tidak husnudan kepada diri mereka sendiri lalu berkata bahwa ini adalah berita yang bohong berita palsu Oleh karena itu pernah seorang sahabat Namanya Abu Ayub alansar Dia pernah ditanya oleh istrinya Apa pertanyaan istrinya tersebut kepada Abu Ayub kata istrinya Bagaimana pendapatmu tentang berita tentang Aisyah radhiallahu anha apa kata Abu Ayub Apa mungkin kamu melakukan presz [Musik] kata istrinya tidak wallahi demi Allah saya tidak mungkin melakukan perzinaan apa kata AB demi Allah La Aisyah kir demi Allah Aisyah jauh lebih baik daripada kamu lebih sihah daripada kamu kalau kamu saja enggak mungkin mustahil melakukan perzinaan apalagi orang semacam Ais selevel isisa oleh karena itulah Maka kalau ini berita tentang aib orang lain dosanya lebih besar dan tobatnya jauh lebih berat lagi kenapa pertama ini menyangkut hak sesama manusia kalau dosa tobat dari dosa kepada sesama manusia lebih berat tobatnya dibanding dosa kepada Allah kalau dosa kepada Allah urusannya sama Allah kalau dosa kepada sama manusia urusannya kepada Allah dan juga kepada orang itu harus minta maaf pertama itu kedua harus mengklarifikasi meralat tuduhan kita diralat wajib tuh kalau kita sudah menggibahi orang itu terus Ternyata kita sadar mutabat ralat omongan kita apaal lagi gibahan itu palsu kalau palsu bukan gibah lagi namanya tapi apa buhtan kata Rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi Wasallam ketika beliau menjelaskan tentang gibah atadrun giibah tahu enggak kalian Apa itu gibah para sahabat menjawab Allahu wa rasuluhuam beliau menyatakan Giba itu ak kamu menjelaskan perkara tentang saudaramu yang dibenci oleh saudaramu kalau dia dengar dia enggak suka Omongannya apa perkara dia itu diomongkan kejelekannya itu digoreng diberitakan baik fisik ataupun amalan kalau dia dengar dia enggak suka seorang sahabat bertanya araita in kanana Fi akhi Ma akul Bagaimana pendapatmu Ya Rasulullah kalau di dalam diri saudaraku ini terdapat keburukan yang aku omongkan keburukan yang aku omongkan itu fakta sesuai dengan realita Dia memiliki keburukan tersebut Apa itu gibah ya Apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam inana Fi akhika ma taquul faqabtahu wa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau di dalam diri sahabatmu ada keburukan seperti yang kamu omongkan kamu telah menggibahinya tapi kalau di dalam diri saudaramu tidak ada keburukan yang kamu omongkan faqad bahahu kamu telah berbuat buhtan kepadanya bahasa kitanya buhtan itu fitnah dan fitnah ataubtan dua kali lebih besar dosanya daripada gibah kalau gibah hanya satu keburukannya ituu menjelekkan atau mengungkit aib orang tapi sesuai fakta tidak ada kedustaan di dalamnya tapi kalau buhtan ada dua ya mengungkit aib orang ya Ada Dusta di dalam dan ini dosanya lebih besar Karena itulah wajib bagi kita semua untuk menahan dari menahan diri dari menyebar hak pertama karena itu dosa besar keduanya karena dibenci oleh Allah Innallaha yakakum Allah membenci tiga hal Dar di antaranya menyebar hak ketiganya diazab dengan azab yang dahsyat di alam kuburnya dan itu terus sampai hari kiamat yang keempatnya mengundang kebancian Allah kebencian sesama manusia yang kelimanya menyebar hooks ini pemecah belah persatuan perusak ukhuwah islamiah dan seterusnyaalah banyak keburukan yang terkandung di dalam Hoa makanya tahan diri kita dari Hoa tapi tabayunlah dan pertimbangkan masak-masak kalau kita mau berbagi berita ngshare Apun yang ingin kita share baik secara lisan ataupun di media sosial kita ya inilah penjelasan kita tentang menyebar hak Cukup sampai di sini dan kita masih punya sisa waktu untuk tanya jawab walaupun ini kajian Raj tapi khusus untuk tanya jawab dipersilakan bagi hadirin yang ada di sini waallallahu ala Nabina Muhammadin wa ala alihi wa asabi wasallam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatull Semoga Allah merahmati Ustaz hafizahullah semua guru-guru para ulama terdahulu dengan rahmat yang luas Amin wa iyak Bagaimana hukumnya mengikuti kelas online tentang pengobatan holistik yang berkiblat ke agama lain Iya kalau kalau metodologi pengobatan itu bersumber dari agama lain tidak boleh dikhawatirkan ada unsur ritual penyembahan kepada tuhan-tuhan mereka seperti umpamanya ada sistem penyembuhan dengan penyaluran tenaga dalam dari mana tenaga dalam ini muncul dari ritual agama mereka bagaimana ritualnya macam-macam ada yang mengatur nafas semedi merem sambil mengatur nafas Tarik nafas sekian detik tahan sekian detik keluar sekian detik terus makin lama makin meningkat awalnya 4 detik 8 detik 16 detik bisa semenit dan seterusnya makin lama makin tahan nafas apa yang terjadi lama-lama muncul sesuatu di dalam tubuhnya di dadanya ada perasaan panas menggumpal terus lama-lama ah itu bisa dikendalikan lalu diklaim itulah Tenaga dalam dalam bahasa kita tenaga batin dalam bahasa Yunani namanya krah makanya disebut krahtologi ada yang menyebut itulah Prana ada lagi yang menyebut bahwa itulah Ci atau apa ya dan seterusnya itu bersumber dari ritual agama lain ya ada yang mengatur napasnya di disertai dengan gerakan-gerakan tertentu gerakannya menggosok-gosokan tangan ke anggota badan kadang melangkahnya tidak boleh melangk tapi harus bergeser dengan tidak mengangkat kakinya dari tanah macam-macam metodologinya itu ritual agama lain masuk Syan makanya tak heran kalau orang yang melakukan ritual dari agama lain lalu diterapkan menjadi olahraga atau bela diri yang kayak gitu sudah kesurupan tuh tapi mereka anggap itu ngambat itu adalah salah satu di antara kemampuan ilmu bela diri O itu dari setan laknatullahi alaih ya Jadi kalau itu ada berasal dari ritual agama lain jangan dalam sujud terakhir kita disunahkan untuk memperbanyak doa Nah ini salah paham enggak benar yang benar adalah di setiap sujud tidak hanya sujud Akhir kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Inna aqra Ma yakunu bainal AB waain rbihi wahua sajid faakiru fihid dua jarak terdekat antara seorang hamba dengan Allah adalah ketika sujud sujud mana sujud mana aja awal Tengah akhir Bu Hanya sujud akhir tidak hanya salat fardu salat sunah juga ya tapi sujudnya di dalam salat bukan di luar salat enggak ada sunahnya habis salat wirid lalu pas berdoanya sujud enggak ada karena yang di maksud sujud di sana sujud di dalam salat mana yang lebih dekat jarak seseorang dengan Allah ketika salat berdiri di dalam salat atau sujud tapi di B salat lebih dekat berdiri tapi dalam salat ya Jadi yang benar sujud mana pun kita dianjurkan berdoa yang mau Ana tanyakan apakah ketika berdoa dalam sujud harus diawali dengan memuji nama Allah berselawat afdalnya begitu Puji dulu Allah kemudian berselawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu berdoa lalu akhiri lagi dengan selawat afdalnya begitu kecuali kalau kita sedang berjamaah jangan Apa baik jadi imam atau makmum kalau jadi imam nanti makmum kelamaan kalau jadi makmum Imam sudah takbir kita masih sujud ya ini kalau salat sendiri baik fardu ataupun sunah Bagaimana caranya untuk menolak pekerjaan untuk menjadi menjaga anaknya yang ditinggal ibunya sebagai pekerja yang dipanggil untuk make up atau merias pengantin atau para wisudawan wisudawati karena jadwalnya jam malam malam Ya gampang pen tidak bisa gitu aja walaupun dibayar jadi saya enggak bisa ibadah karena kalau Ibunya sudah pergi pasti anaknya terbangun pada ee malam hari jadi kadang juga saya kalau salat subuh tidak tepat waktu Apakah saya berdosa ya tidak ya tolak saja Punten saya tidak bisa G tidak S dibayar Punten bayaran Ali kecuali kalau semalam sejuta boleh gitu kalau ada cari art juga mungkin pada enggak mau karena bangunnya masih malam tolong pengarahannya walaupun saya dapat uang jajan yang tidak seberapa gampang tolak saja gimana cara nolaknya gitu we hese Punten enggak bisa gitu kenapa enggak mau habis malam-malam gitu enggak bisa saya saya Enggak sanggup menjaganya Gimana caranya agar mau kamu sejuta semalam pasti mau [Musik] ya bila ada orang yang mau transfer atau ikut transfer dia punya uang cash cash itu tulisannya C A S ini mah CH as cas dia punya uang cash dan dia e Dan kita punya saldo di rekening Apa boleh kita meminta jasa dari nominal contoh dia mau transfer r.000 kita minta jasa 5.000 menjadi 105 sebaliknya dia minta000 dan dia transfer ini riba karena apa karena ini jual beli uang tidak boleh jual beli uang boleh ya wajib dengan yadan biyadin kontak tidak boleh tertunda jual beli uang itu contohnya dari fas ke rupiah Kalau Tak asing Apa itu atau apapun itu dolar real Yen dan seterusnya ke rupiah boleh boleh tapi cash tidak boleh ni ee uangnya dulu ya uang dolarnya lu kamu transfer ininya apa namanya [Musik] ee rupiahnya enggak boleh ya atau umpamanya saya bawa dulu ya dolarnya sebab uang rupiahnya di rumah enggak boleh nanti aja ya pegang dulu dolarnya Ambil dulu rupiahnya nih ya tidak boleh ada jeda dalam masalah itu ya Oleh karena itu tidak boleh ada ee jeda waktu kalau termasuk tukar uang Umpama Ini r00.000 ambil nanti saya ambil dulu di rumah 3 jam 3 jam kemudian datang dengan receh walaupun sama jumlahnya tidak boleh ya ambil dulu Nah langsung itu yang harus lakukan termasuk ini ini saya mau butuh uang Rp100.000 tapi ada di ATM atau sebaliknya ya saya mau transfer tapi enggak ada sald ini saya punya uang lalu dilebihkan maka tidak boleh ya Apa boleh saya bertanya dulu ke usaz tentang hadis ini Benar apa tidak agar tidak menjadi Pendusta Iya boleh nanya ke ustaz tentang hadis Apakah boleh membaca berzikir tidak berwudu sebagaimana baca Quran tidak berwudu dan waktu baca berzikir waktu yang tepat berzikir tidak harus berwudu kalau membaca al-qur’an di mushaf ulama ada ikhtilaf tapi berzikir semua sepakat tidak harus berwudu boleh wanita yang haid yang junub yang nifas berzikir boleh berzikir masa selama haid tidak pernah berzikir haji tidak Alhamdulillah ya tidak istigfar gitu mau makan belwok-belewok tidak bismillah Ya wajib bismillah Kalau mau makan Walaupun kita junub walaupun kita haid walaupun kita nifas apalagi tidak junub tidak haid tapi enggak punya wudu maka berzikir boleh bukan boleh tetap dianjurkan yang ada ikhtilaf adalah membaca al-qur’an dari mushaf ini diikhtilafkan jumhur ulama melarang tidak boleh memegang mushaf membaca al-qur’an dari mushaf ketika tidak berwudu Sebagian ulama membolehkan itu adapun berzikir maka semua sepakat dibolehkan berzikir walau dalam keadaan tidak punya wudu terakhir Allahumma sholli ala sayyidina muhammad Asalamualaikum wrwb Waalaikumsalam warahmatullah asalamualaikumnya dapat pahala wrwb-nya enggak dapat paham karena itu bukan bagian dari salam harus lengkap Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh capa at Ustaz ah namanya juga pengin pahala ini pahala pengin capek enggak mau Gabut gaji buta Allahumma sholli alala sayidina Muhammad titik Ustaz bertanya tentang Hoa jelang Pilkada serentak 2024 apa nasihatnya apa hubungannya dengan Hoa Pilkada ho bukan bukan benar ya nanti akan ada Pilkada pasti adalah pkada kalau enggak Masa enggak diganti-ganti gitu pertama Allahumma sholli ala sayyidina muhammad Bolehkah mengatakan sayidina kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini dirinci kalau di luar ibadah mahdah boleh mengatakan Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dengan embel-embel gelar beliau sayidina habibina uswatina Imam Maulana boleh di luar ibadah seperti kita pidato setelah syahadat salat Allahumma sayidina habibina wa Maulana wa imamina wawatina wawatina Muhammadin wasam bolehak masalah karena nabi Adah memang Sayid kita anaiduam kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Aku adalah sayidnya seluruh Bani Adam tapi enggak ada kebanggaan Memang betul sesuai dengan realita nabi adalah Sayyid boleh mengatakan sayidina boleh tidak ada unsur Gulu berlebih-lebihan tidak ada unsur naqas atau taksir kurang tidak ada unsur merendahkan Tidak ada boleh ya dan Sayid ini tidak hanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam boleh kepada orang boleh Sayid termasuk Abu Darda disebut Sayid oleh istrinya Ummu Darda kata Ummu Darda had haddatani sayidi telah menceritakan kepadaku sayidku yaitu Abu Darda Bah dia mendengar Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam berkata beg beini begini begini mudarda menyebut suaminya dengan sebutan Sayid itu dibolehkan kepada nabi boleh boleh karena beliau adalah betul Sayid Adapun mendaahan Sayid di dalam ritual mahdah tidak boleh karena menambah-nambah seperti dalam azan dalam azan ada ee [Musik] asadu anna muhammadar rasulullah tidak boleh ditambahkan asadu Anna asadu Anna sayidana Muhammad Rasulullah gitu ya ada yang pernah dengar azan pakai Sayid enggak ada yang tukang nambah saya juga enggak pernah enggak berani dia nambah atau dalam qat Allahu akbar Allahu akbar asaduaahaillallah wa asadu annaidana muhammadasulullah pernah pernah di kalangan tukang mempertahankan sa juga tidak gitu termasuk dalam salat dalam salat ada selawat ada jangan tambahkan say sebagaimana dalam azan dan qat ya termasuk baca Quran ada lafaz nabi atau Rasul atau Muhammad enggak boleh ditambahkan makana Muhammad kitaahid m enggak boleh karena nambah-nambah ayat ya Adapun di luar itu maka dibolehkan Adapun tentang ee Pilkada serentak apa nasihat saya saya juga butuh nasihat saya enggak tahu tentang calon-calon baik untuk kota Bandung dan saya tidak akan memilih Walikota Bandung ya kenapa Sebab saya tinggal di Kabupaten tidak akanh calon gubernur siapa yang akan saya pilih terusang Saya tidak tahu ya tidak ada yang kenal ya nama-namanya aja kenal ketemu tidak wawuh Henteu gituya termasuk di kbb Kabupaten Bandung Barat Saya tinggal di sana sampai sekarang saya tidak tahu bupatinya siapa wallahualam ya cukup ya sampai di sini Insyaallah kita jumpa lagi esok sore seperti biasa jam . melanjutkan kitabut tauhid subhanakallahum bihamdik Ashadu alla ilaha illa ant astagfiruka wa atubu ilaik walhamdulillahi rabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh an

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *