Ustadz Ali Nur – Menuju Negeri Abadi

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

7006 atas nama yayasan cahaya sunah rja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar Rp6 miliar jazakumullahu Khairan kepada para Muhsinin Semoga menjadi amal saleh dan amal jariah beriman dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beral TV [Musik] kaj saluran Tilawah Alquran dan kajian [Musik] Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nab muhammadibii illall wahdahuikah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul Amma ba ikhwat Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerhati ra yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di mana pun anda berada Alhamdulillah pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih diberi nikmat sehat dan waktu luang untuk bersama-sama kembali di dalam saluran tilawah al-quran dan kajian Islam selawatta salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Insyaallah pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita seputar menuju negeri Abadi yang masuk ke dalam pembahasan yang pertama masuk surga dan yang masuk surga tanpa hisab yang Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melaluian telepon di 02182365 43 atau melalui pesan singkat di 0819896543 ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat Mari kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala kami persilakan fad Maskur Ustaz bismillah asamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamillah ahtuaillallah wahdahuikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuzi Subu Wa Ta [Musik] uhmadahuaiiumlumlatti t dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah kembali kita bertemu dalam kajian kajian menuju negeri abadi di mana pembahasan kita ini kita ambil dari kitab aljannat wanar ikhwah azinallahu wyakum kita masih berbicara tentang surga ya Setelah selesai kita bahas neraka kita masuk tentang surga kita sudah bahas masalah syafaat masuk surga kemudian hal-hal yang beberapa poin sudah kita bahas terkait dengan surga kali ini ikhwah azallah wakum kita akan bahas yang pertama-tama masuk surga dan yang masuk surga dengan tanpa hisab Siapakah orang yang pertama masuk surga umat Apakah umat yang manakah yang pertama masuk surga yang diizinkan oleh Allah subhanahu wa taala terlebih dahulu untuk masuk ke dalam surga muhammadahu Alaihi Wasallam manusia pertama secara mutlak yang pertama masuk surga adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi wasamikian juga umat yang pert masuk ke surga adalah umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jadi kalau kita lihat Rasulullah adalah nabi dan rasul dan kata Allah sudah banyak berlalu rasul-rasul sebelum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasul ada rasul-rasul itu yang memiliki umat yang cukup banyak ada yang hanya sedikit orang-orang yang setia mengikuti sunah rasul yang diutus Allah Subhanahu Wa Taala kepada mereka seperti Nabi Musa dia punya umat yang setia set Nabi Isa yang punya Hawari ya pembela-pembela beliau dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam adalah memiliki para sahabat dan umatnya namun yang pertama-tama masuk ke surganya Allah yaitu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Bukan nabi dan rasul yang sebelumnya dan umat yang pertama masuk ke surga adalah umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bukan umat Nabi Musa bukan umat Nabi Isa bukan umat juga nabi-nabi yang lain Wa Aal jann Min hadil Umah dan dari kalangan umat Rasulullah ini yang pertama masuk surga adalah ba’da nabiiha setelah nabinya maksudnya setelah Rasulullah sahu alai wasallam Abu bakrin asiddiq radhiallahu Anhu Abu Bakar asiddiq radhiallahu Anhu dengan artian secara mutlak orang pertama yang masuk surga adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan umat yang pertama masuk surga adalah umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dari kalangan umat Rasulullah yang pertama masuk surga dia adalah Abu Bakar asiddiq radhiallahu anhu qq Ibnu kirahik dan Al Ib kir dalam kitab tafsirnya menyebutkan hadis-hadis yang terkait dengan masalah iniu muslimih di antara hadis-hadis yang menjelaskan perkara ini adalah hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim dalam kitab sahihnya dari Anas bin Malik radallahuu Dia berkata Rasulullah sahu alaihi wasam Rasulullah was bersabda Aku adalah orang yang pertama sekali mengetuk pintu Surga dan dalam hadis tersebut juga disebutkan dan aku orang yang pertama memberikan syaat di dalam surga ikhwah seperti yang telah kita bahas di kajian yang lalu bahwasanya di saat orang-orang ee calon-calon Penghuni Surga Di mana mereka sudah melewati ee Titian Sirat ya maka Allah berhentikan mereka di sebuah jembatan yang letaknya antara surga dan neraka di sanalah mereka saling mengkisos jika ada kezaliman di antara mereka setelah selesai barulah boleh mereka dipersilakan untuk menuju pintu surga namun Pintu Surga itu engak ak dibuka di situlah penduduk surga meminta kepada Nabi Adam agar mohon kepada Allah dibukakan Pintu Surga kata Nabi Adam Alaihi Salam bukan saya orangnya coba pergi ke Nabi Nuh Pergilah mereka ke Nabi Nuh kata Nabi Nuh bukan saya orangnya lantas coba pergi ke nabi nabi Ibrahim Pergilah mereka kepada Nabi Ibrahim k Nabi Ibrahim bukan saya orangnya demikian kemudian ke Nabi Musa kemudian ke ke Nabi Isa Alaihi Salam hingga akhirnya ke Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hingga akhirnya beliaulah orang yang menghadap Allah subhanahu wa taala memohon kepada Allah agar dibukakan Pintu Surga diberi izin untuk dibukakan Pintu Surga lantas Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala mengizinkan dan beliau lantas pergi ke pintu Surga dan mengetuk pintu surga beliaulah orang yang pertama yang mengetuk pintu Surga dan beliaulah dan orang yang pertama diizinkan untuk masuk ke surga adalah beliau Oleh karena itu dalam masalah surga Beliau juga termasuk orang-orang termasuk yang memberikan syafaat sehingga calon-calon Penghuni Surga itu diizinkan untuk masuk ke dalam surga Allah subhanahu wa taala kemudian muslimas Malik demikian juga diriwayatkan oleh imam muslim dari Anas Malik juga dia berkata rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah sallahui wasam bersabda k Bel aku mendatangi pintu Surga dan aku minta agar pintu tersebut dibukakan ini setelah dapat izin dari Allah subhanahu wa taala penjaga pintu mengatakan Anda siapa Muhammad maka aku katakan aku adalah Muhammad dan penjaga pintu Surga itu mengatakan Bika umirahahinak untukmulah aku diperintahkan dan aku dilarang untuk membukakan pintu untuk siapun sebelum anda jadi memang saya diperintahkan untuk membuka pintu untuk membuka pintu untuk Anda aku diperintahkan Allah untuk membuka pintu untuk Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan dilarang membukakan pintu untuk siapapun selain Rasul Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hadis ini diriwayatkan oleh imam muslim dalam kitab sahihnyaata fiahih wasunani annasai disebutkan juga dalam kitab eh sahih Bukhari dan Muslim was sunan nasai dan juga dalam kitab Sunan nasai an Abi Hurairah radhiallahu Anhu dari Abi Hurairah radhiallahu Anhu an Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau mengatakan beliau bersabda nahnul ak Aal yaumalamah sesungguhnya kita adalah orang yang terakhir Namun kita umat yang pertama masuk ke dalam surga umat Rasulullah adalah umat terakhir Ikhwan umat nabi-nabi yang lain telah lebih dahulu ya namun namun walaupun begitu yang pertama sekali diizinkan masuk surga adalah umat Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Abi Daud Abi hurairahadallahu nabiahu Alaihi wasam dalam sunah dalam Sunan Abi Daud dari Abi Hurairah Radiallahu anhu dari Nabi Sallallahu Alaihi wasam Dia berkata Jibril ya aku didatangi oleh Jibril Rasulullah bersabda aku didatangi hleh Jibril kemudian dan beliau menunjukkan kepadaku pintu pintu Surga Di mana umatku nanti masuk surga melalui pintu itu Ya zahirnya sepertinya masing-masing umat punya pintu sendiri-sendiri lantas aku diperlihatkan pintu di mana pintu Dar pintu inilah umatku akan di dimasukkan akan masuk ke surga demikian bisa artinya masing-masing umat ada pintu khusus namun bisa juga ya pintunya sama tapi memang tapi memang apa namanya diperlihatkan Kepada beliau inilah pintu nanti umatmu masuk ke surga berkata Abu Bakar ya rasah wahasah sebenarnya aku tuh ingin bersama anda hingga aku bisa melihat pintu tersebut bersama andaqala rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam lantas Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda ama inak AB bakrin anti Adapun engkau wahai Abu Bakar adalah se orang yang pertama masuk surga ee dari kalangan umatku itulah ahuakum orang-orang yang terdaftar terdaftar orang-orang yang memang Pertama Pertama diizinkan untuk masuk ke dalam surga kita ulangi kesimpulannya ikhwah bahwasanya orang yang pertama masuk surga dengan mutlak secara mutlak dia adalah Muhammad bin Abdillah rasuluna Sallallahu Alaihi Wasallam itu dia yang pertama sekali bukan Nabi Adam bukan Nabi Nuh bukan Nabi Ibrahim bukan juga nabi-nabi yang lain dan juga bukan rasul-rasul yang lain tapi yang pertama masuk adalah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ini menunjukkan Bagaimana Mulianya kedudukan Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam di sisi allah subhanahu wa taala ya Sehingga muhammadlah yang pertama sekali diizinkan untuk masuk ke dalam surga bahkan memang penjaga pintu surga menunggu kapan datangnya Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk membukakan pintu Kemudian Kemudian umat yang pertama masuk surga adalah umat Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam beli mengatakan nahnul akhiruna Wal Awwalun kita adalah umat yang terakhir tapi kita adalah umat yang pertama masuk dalam surga umat Rasulullah kan banyak maka dari kalangan umat Rasulullah yang pertama sekali masuk surga sebelum orang-orang lain dari kalangan umat Rasulullah dia adalah Abu bakariddiq Radiallahu anhu itulah orang-orang yang pertama masuk ke dalam surga lantas Bagaimana pula orang-orang yang masuk surga dengan tanpa hisab Aal zum kelompok pertama dari kalangan umatku yang masuk ke dalam surga adalah mereka adalah orang-orang yang sudah mencapai puncak keimanan ketakwaan amalan saleh dan Istiqamah di atas agamanya itu ikhwah memang yang pertama-tama masuk surga itu adalah orang-orang yang sudah berada di puncak-puncak keimanan berada di puncak ketakwaan ya berada di puncak ketakwaan dan memang berada di puncak amalan makanya mereka diberikan suatu keistimewaan Janan wahidan mereka masuk surga satu saf ya satu saf aum akirum tidak masuk orang yang pertama sampai masuk orang yang terakhir artinya mereka masuk surga satu saf dan serentak masuknya sekali semua jadi bukan baris bukan ngantri ya seperti kalau kita sedang ngantri sembako misalnya enggak begitu tapi barisnya ke samping yaitu satu saf jadi bersama-sama masuk semua masuk ke dalam surga serentak orang yang ujung kiri sampai ujung kanan itu masuk serentak bersama yang lain-lainnya demikian ikhwah bersama yang lain-lainnya tidak ada yang belakangan masuk surga demikian ikhwah yang pada waktu itu yang pertama masuk ya tidak ada yang belakang masuk surga tidak ada yang mundur sehingga dia yang lain sudah masuk surga satu langkah dia belum masuk surga sama sekali enggak ya di situ Allah subhanahu wa taala memberikan keistimewaan untuk umat ini mereka serentak seluruhnya masuk ke dalam surganya Allah subhanahu wa taala demikian ikhwah jadi sekali lagi cara masuk cara kelompok pertama yang masuk surga ini mereka berada satu saf seperti kita saf salat ya kalau kita satu saf salat ini satu saf kalau saf itu kan memanjangnya ke samping beda dengan baris kalau baris memanjangnya ke belakang jadi ketika kita masuk melangkah serentak berarti dari yang ujung kiri sampai ujung kanan semuanya itu masuk ke dalam surga demikian ikhwas serentak tidak ada yang terlambat begitulah Allah subhanahu wa taala melalui lirisan Rasulullah sallallu wasallam gambaran orang yang orang yang masuk surga di rombongan yang pertama karena ikhwah masuk surganya orang-orang muslim itu rombongan-rombongan bukan satu dua tapi berombongan-berombongan dan rombongan yang paling top ya yang paling takwa yang sudah mencapai puncak keimanan adalah rombongan ini ya rombongan ini yang pertama sekali masuk ke dalam surga kemudian suaruhum alaatul Qamar lailat Al Badri penampakan mereka itu bagaikan bulan purnama Jadi mereka semua bersinar Masyaallah bersinar cerah bersinar itah penampangan mereka bisa bulan Bagaikan bulan purnama maksudlah Bagaimana senyumnya mereka yang yang cerah ceria bahagia karena ikhwah gimana tidak bahagia itu adalah awal dari kenikmatan yang sangat luar biasa Seperti yang pernah kita singgung ketika Imam Ahmad ditanya ya Syekh kapan kita bisa istirahat kata Imam Ahmad rahimahullah di saat pertama sekali kita menginjakkan kaki ke surga Maka itulah kita istirahat namanya kalau tidak kita enggak ada istirahat Adapun istirahat kita di dunia ini adalah istirahat yang semu coba perhatikan tadi malam kita istirahat kita sudah tidur 4 jam 5 jam 6 jam lantas setelah bangun tidur gimana kita perlu aktivitas setelah letih nanti sampailah pada waktunya kita harus beristirahat kembali setelah istirahat kita ada kegiatan-kegiatan lain rutinitas yang menunggu kita jadi istirahat kita itu istirahat hanya sekedar sebentar saja untuk menyongsong kegiatan-kegiatan berikutnya makanya dikatakan istirahat yang semu beda halnya dengan jannah jannah itu Surga itu begitu kita masukkan kaki kita yang pertama sekali di surga Maka itulah waktu istirahat tidak ada lagi kesusahan ya tidak ada lagi yang hasad iri dengki marah tidak ada lagi itu ikhwah ya itulah yang namanya yang namanya surga dan wajah dan mereka itu bagikan bulan purnama saking cerahnya Ikhwan saking cerahnya saking berserinya wajah mereka Bagaikan bulan purnama rawal bukh fiahih berkata Imam albukhari dalam Kitab sahihnya An Abi Hurairah radhiallahu Anhu Q Dia berkata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallahu Ali wasam bersabda aumar kelompok pertama Rombongan pertama yang masuk ke dalam surga mereka itu terlihat Bagaikan bulan purnama ha di mana penduduk surga ini tidak akan meludah di dalam surga dan juga tidak menghirup dan juga tidak apa namanya inus tidak beringus dan juga tidak buang air besarnya adaana yang terbuat dari emas waum minahabi Wal Fid sementara sisir mereka terbuat dari emas dan perak wajamiruhum aluatun warihim almis Adapun eh apa namanya bukhar mereka bukhar ini ikhwah ee apa namanya dia sebangsa dupa tapi nanti diletakkan di atasnya itu ee apa namanya batang kayu gaharu jadi asapnya itulah nanti yang wangi yang yang mewangikan mengharumkan ee ruangan itu ikhwah jadi di sini dikatakan bahwasanya penduduk surga yang bentuknya itu laksana bulan purnama ya mereka tidak lagi meludah mereka juga tidak lagi beringus mereka juga tidak ada buang air bejana mereka dari bejana mereka dari emas sisir mereka dari emas dan perak ya Dan dupa-dupa mereka itu dari kayu gaharu wangi kemudian mis keringat mereka keringat yang keluar dari tubuh mereka itu adalah minyak kasturi bayangkan Ikhwan betapa wanginya ya betapa wanginya puduk surga Sudahlah surganya wangi karena ikhwah Rasulullah pernah katakan bahwasanya tanahnya Surga itu tanah dari minyak kasturi Jadi kalau surganya sudah wangi Orang surganya juga wangi tidak ada yang membuat Jiji termesi ke meludah ingusan ataupun buang air besar tidak ada ya tidak ada ya jadi ee apa yang dimakan itu diolah kemudian akan keluar melalui pori-pori dan itu adalah aromanya bukan aroma keringat kita sekarang yang asem ya tapi aromanya aroma minyak kasturi itu ikhwah rahimahakum Jadi mereka tidak ada yang namanya buang air besar di dalam surga kelak an masing-masing penduduk surga akan dinikahkan dengan dua orang istri di mana dua orang istri ini eh apa namanya sumsum sumsum tulang betisnya sumsum tulang betisnya Itu kelihatan kelihatan dari darialik daging jadi kalau kalau apa namanya kalau ee Bidadari itu memperlihatkan betisnya maka sumsum tulang betisnya Itu kelihatan Min Husni Minal Husni saking cantiknya saking putihnya sakin putihnya sangkin sakin cantiknya ya kalau kita bayangkan kita sekarang ini misalnya ada orang jangankan ee tersingkap tulang sumsum tulangnya kelihatan tulang saja sudah mengerikan tentunya bayangkan tangannya nampak tulangnya itu kan sudah macam tengkor ikhw bagi kita kalau sekarang ya Apa itu cantik ikhwah cantik masa sih cantik seperti itu sampai kelihatan sumsum tulangnya juga cantik ikhwah konsep surga yang telah kita bahas bahwasanya Surga itu bahwasanya Surga itu tidak pernah dilihat oleh mata tidak pernah terdengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik dalam hati itulah yang namanya surga kalau Allah Rasulullah mengatakan bahwasanya Bidadari Surga itu sakin putihnya saking cantiknya terlihat sumsum tulang betisnya maka kita katakan ini pasti cantik hanya karena enggak tebayang kita seperti itu yang terbayang kita ya seperti orang-orang mungkin seperti ubur-ubur begitu ya ubur-ubur yang transparan warnanya nampak isi dalamnya kan enggak ada cantik itu kalau kita kiaskan dengan dunia ya atau ada ikan ikan itu yang transparan nampak tulangnya itu kalau kita kalau kita hiaskan dengan yang kita lihat di dunia ya sementara Rasulullah mengatakan tidak pernah terlihat oleh mata wunun Samat tidak juga pernah terdengar oleh telinga W khil Basyar dan juga tidak pernah terbetik dalam hati manusia kalau sempat terbetik dalam hati kita kira-kiranya maka ketahuilah tidak seperti itu surga yang disiapkan Allah subhanahu wa taala jauh dari dari dari apa yang kita pikirkan demikian ikwah termasuk mengenai kelihatannya sumsum tulang betis para bidadari yang merupakan salah satu simbol kecantikan kemudian Selanjutnya ikhwah ya Eh bahwasanya masing-masing penduduk Surga itu akan dinikahkan dengan dua orang Bidadari dua orang istri yang saking cantiknya ah sumsum tulang [Musik] betisnya tidak ada perselisihan dan tidak ada saling membenci Wah hati penduduk Surga itu seperti hati satuu orang di mana Di mana mereka Bertasbih kepada Allah pagi dan sore hari ikhwah ketika Rasulullah katakanah hati mereka itu seperti satu hati ya ar tidak ada iri dengki di sana tidak ada saling marah-marah tidak ada dicabut oleh Allah Dan kami cabut dari hati puk surga itu itu marah Benci Dan Seterusnya kepada sesama umat manusiaan ikhwah kita berikan contoh supaya lebih mendekatkan pemahaman kita misalnya ini satu tubuh ada hanya satu hati ya hanya ada satu hati Allah pernah mengatakan Ma jaalallahu fiulin Min Allah tidak jadikan dalam satu orang itu ada dua hati jadi Hanya Satu Hati makanya kita lihat kita hanya satu hati antara kanan dan kiri Tak pernah ada saling iri tak pernah yang sekiri mengatakan kanan kamu enaklah kamu hanya mengurusi yang bersih-bersih sementara aku yang kotor-kotor tidak ada iri dengki seperti itu buktinya Ikah ketika tangan kanan terluka tangan kiri yang bereaksi tanpa ada tanpa ada iri dengki sama sekali Kenapa karena satu hati ketika tangan kanan terluka maka yang merawatnya adalah tangan kiri ketika tangan kiri yang luka maka yang merawatkan adalah adalah tangan kananikan ikhwah antara kepala dan kaki kan gak pernah kaki protes kepala enak sekali kau ya di atas Misalnya udahlah kita tukaran kamu sekali-sekali di bawah Saya di atas gak pernah ada seperti itu demikan ikhw kalau kepala ternyata terluka maka kakilah yang membawanya ke ke tempat yang bisa mengobati luka di kepala tersebut kakilah yang memba lari ke ke rumah sakit demikan ikhwah kaki kemudian apa tangan tangan juga mungkin karena belum ada dokternya dia Tahan supaya darah tak keluar demikian Ikhwan semua bergerak kepala otak berpikir bagaimana caranya agar darah bisa berhenti kaki terus berjalan Dia menuju orang yang bisa berharap bisa ada orang yang yang mengobatinya bekerja sama semua ikhwah Kalaupun dia enggak tahu alamatnya misalnya ke rumah Si Fulan yang tib misalnya Kaki tak berjalan dan lisan itu bertanya-tanya dibantu oleh lisan dibantu oleh otak semua bekerja untuk apa untuk mengobati kepala yang terluka begitulah ikhwah rahimallahu wyakum tidak ada iri dengki sama sekali demikian juga yang namanya penduduk surga tidak ada yang tempatnya rendah iri dengan yang tempat yang paling atas dan antar sesama istri juga tidak ada yang namanya saling cemburu demikan ikhwah tidak ada ya tidak ada ketika kita makan dengan tangan kanan tangan kiri tangan kiri merasa biasa-biasa aja enggak ada sah-sah aja gitu ya senang-senang aja melihat tangan kanannya apa namanya menggunakan untuk yang baik-baik demikan ikhwah ketika tangan kiri misalnya kita gunakan untuk istinja misalnya nya dia juga enggak pernah protes ya dia juga enggak pernah protes ada demikan Ikh itulah dia Karen Apa karena satu hati demikian juga penduduk surga tidak ada sedikitp kebencian iri hati dengki dan lain-lainnya tidak ada Allah cabut semua jadi gimana ikhwah aman sejahtera tidak ada pertengkaran semua yang ada hanya perdamaian kasih sayang cinta ketenangan Hanya itu yang ada di surga Ya hanya itu tidak ada perlombaan untuk mencari ini mencari itu persaingan ini itu G hadap tidak ada Persaingan di surga kelak ikhwah begitu itulah nikmatnya surga makanya Allah subhanahu wa taala selalu tetap terus Sebutkan dalam masalah surgaaj di mana mereka akan dimasukkan ke dalam surga yang di bawahnya mengalir sungai sungai dan itu merupakan kesuksesan yang sangat Agung Ya ada juga Fauzul Mubin demikian Ik itulah surga ya itulah yang namanya surga [Musik] jadiahakumlubuhumlubuhum Wahid hati mereka seperti Hati Satu oranghahatan wa dan di mereka dan dia dan mereka Bertasbih kepada Allah pagi dan sore hari bukh radallahuu nabi wasam demikian juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Sahal bin Saad radahu Anhu nabiahu wasam dari nabiallahu Alaihi wasam beliau bersabda Beliau mengatakan bahwasanya akan masuk dari kalangan umatku sebanyak 70.000 e orang 70.000 orang atau 700.000 orang tidak akan masuk yang pertama mereka hingga orang terakhirnya juga masuk ini yang kita sebutkan tadiitu menuju surganya itu sebaris jadi tidak ada satuun yang terlambat walaupun selangkah pun semua melangkah sama dan sama-sama masuk ke surga ikhwah ya Saya ulangi masuk ke surganya ini dia berbaris ke samping satu saf bukan berbaris ke belakang karena kalau berbaris ke belakang itu pastilah ada yang lebih dahulu masuk dan ada yang ada yang belakangan itulah ikhwanallahu wakum wujuhum alar Badr sungguh wajah mereka itu bagaikan bulan purnama laksana bulan purnama ya Jadi yang dimaksud dengan ar bahwasanya bentuk mereka seperti bentuk bulan purnama bukan berarti surga itu bentuknya bulat-bulat engak seperti manusia enggak begitu maksudnya ikhwah karena hadis ini dijelaskan oleh hadis yang lain Apanya yang bagaikan yang Bagaikan bulan pernama apakah seluruh tubuhnya atau apanya ikhwah ternyata dalam hadis ini Sebutkan yaitujri sungguh wajah mereka itu ya wajah mereka itu laksana bulan purnama ikhw ya jadi cerah wajahnya cerahikan lanjut wasam dan juga ada hadisahih yang menjelaskan di mana Allah subhanahu wa taala memberikan wewenang kepada Nabi Sallallahu Alaihi wasam yang masuk surga tadi yang 70.000 70.000 orang ya yang 70.000 orang kemudian setiap ee setiap 70 ya setiap 70 itu ya Ee setiap 70 itu membawa 70.000 orang lagi demikan ikhwah setiap 70 membawa 70.000 orang lagii musnadi Ahmad biisnadin shahihin an Abi bakr radhiallahu Anhu demikian yang disebutkan dalam musnad Imam Ahmad dengan sanad yang sahih dari Abu Bakar radhiallahu Anhu an wasam beliau katakan bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Alfan umati jannahab Sesungguhnya aku diizinkan untuk membawa diizinkan untuk dari kalangan umatku sebanyak ee 70.000 orang di mana mereka masuk surga dengan tanpa hisab dengan tanpa hisap wujum kalqaradri di mana kata Allah wajah mereka itu bagaikan bulan purnama jadi ganteng-ganteng Masyaallah Wahid sementara hatinya seperti hati satu orang tapi aku mohon kepada Allah agar ditambah jangan setengah ya Aku mohon kepada Allah subhanahu wa taala Jangan hanya 7.000 ya yang masuk surga tanpa hisab Jangan hanya 7.000 aku minta tambah dari Allah subhanahu wa ta Maknya dari 70.000 orang yang masuk surga e masuk surga dengan tanpa hisab aku minta tambah dari K Allah jangan hanya 70 Lantas apa kata Allah Allah pun menambahkannya kata beliau setiap satu orang juga akan membawahi 70.000 demikan ikhwah dia sudah 70.000 nih ya 70.000 orang masuk surga dengan tanpa hisab setiap satu orang membawahi 70.000 orang juga berarti 70.000 70.000 sekitar 4,8 miliar orang masuk ke surga dengan tanpa hisab Allahu akbar semoga yang ini ikhwah ya berarti kan memang jatahnya banyak ya Dan ini Ikhwan hanya umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam enggak umat yang lain ya ini umat Rasulullah su alaii wasallam dari sekian banyak umat beliau maka yang pertama masuk surga ini adalah masuk surga dengan tanpa hisab dan itu kalau kita lihat hadis yang ini hadis yang diriwayatkan ee oleh siapa tadi oleh Imam Imam Ahmad ya oleh Imam Ahmad dengan sanad yang sahih setiap satu orang akan membawahi 70.000 orang Berarti yang tadinya 70.000 ditambah 70.000* 70.000an ikhwah berarti dia jumlahnya 8 miliar Orang itulah Rombongan pertama yang masuk surga B hisabin wab dengan tanpa hisab dan juga dengan tanpa adzab ahmadan Tirmidzi demikian juga diriwayatkan dalam musnad Imam Ahmad dan Sunan Imam Tirmidzi wasahih Ibnu Hiban demikian juga sahih Ibnu Hiban an Abi Umam dari Abi umamahadinih dengan sanad yangahih Rasulullah bahwasanya Rasulullah wasda Bahwasanya Allah telah menjanjikan memberikan kepadaku janji agarasukkan dari kalangan umatku 70.000 orang dengan tanpa hisab dan juga dengan tanpa azab000 orang membawahi 70.000 orang jadi Yang kalau yang pertama tadi kan 70.000 setiap satu orang membawahi 70.000 berarti 70.000 Kal 70.000 kali ini hadis yang ini menyebutkan itu 70.000 setiap 1000 setiap 1000 mereka membawa 70.000 lagi demikian ikhwah ya membawa 7.000 lagi jadi 7.000 7.000 Kal 7.000 lah jadi lebih kurang ya 70.000 kal kal 7000 Kal 7000 ikhwah yang nanti hasilnya jadi e 4 4,9 juta 4,9 juta orang kalau yang setiap satu orang 70.000 orang itu 4,9 miliar kalau yang setiap 1000 itu 7.000 itu 4,9 juta orang demikian ikhwah rahimallahu wakum kemudiantin Min hasatibi dan tiga raupan dari raupan Allah Subhan diraup oleh Allah subhanahu wa taala tiga kali ya Allah yang Maha Besar ikhwah raupannya tentunya Maha maha besar ditambah dengan tiga raupan lagi tiga raupan demikan ikhwah betapa banyaknya yang masuk surga dengan dengan tanpa hisab had ini memberikan tambahan yaitu t Allahu wa taelah menelkan tentang 7 orang manusiausia dan mereka yang masuk surga dengan tanpa hisab dan juga tanpa azabkh dalam kitabahih bukhi abasah dia berkataahbiahu was nabiu wasabda bahwasanya ditunjukkan kepadaku umat umat-umat dan ada nabi yang melintas bersamanya ada satu kelompok umat satu umat satu kelompok umat ada seorang nabi yang lewat melintas hanya pengikutnya satu orang yang ikut ada yang nabi yang ikut bersama dia melintas itu hanya 10 orang ada juga nabi yang mengikutinya hanya hanya lima orang W nabiu yamuru Wahdah ada juga Nabi tak punya pengikut dia sendiri yang lewat Allahu Akbar Ya dia sendiri yang lewat Ikhwan itulah yang dilihat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ada yang membawa umatnya banyak ada yang hanya 10 orang ada hanya 3 orang ada ada yang hanya lima orang bahkan ada bersama satu orang bahkan ada lagi tak ada bersamanya siapa pun begitulah Ikhwan rahimullah waakum ini dapat kita sedikit kita ambil kesimpulan bahwasanya keberhasilan dakwah itu bukan ditandai dengan banyaknya yang mengikut ya kita lihat para nabi ada nabi yang hanya bersama dia 10 orang Apakah kita berani katakan bahwasanya nabi itu tak berhasil dakwahnya karena sekian tahun hanya 10 orang Apakah kasih nabi yang lewat hanya dengan membawa satu orang las kita katakan dia enggak mengerti usul dakwah sehingga dia enggak mengerti engak Mengerti bagaimana cara berdakwah sehingga dia tak ada pengikut atau pengikutnya hanya satu orang hasillah tu tidak demikian para nabi Ini adalah orang-orang yang berada di bawah bimbingan Allah subhanahu wa taala dalam berdakwah ya mereka dibimbing langsung oleh Allah subhanahu wa taala enggak mungkin mereka enggak mengerti usul dakwahak mungkin mereka enggak mengerti Bagaimana metode wahyu Allah dalam berdakwah mendakwahi umat umat manusia demikan ikhwah Oleh karena itu dalam berdakwah yang penting adalah benarnya bukan masalah diterima orang banyaknya ya Bukan masalah terima orang banyaknya kalau diterima orang banyak alhamdulillah tapi bukan berarti itu menandakan dakwahnya betul belum Tentu juga Ikhwan rahimallahu wakum jadi sekali lagi yang terpenting adalah dalam berdakwah benarnya bukan banyaknya orang yang mengikut baik ikhwah kita lanjutkan lagiuaduntir dan aku melihat ternyata ada sekelompok hitam-hitam ya orang yang ramai sangat ramaiqulai umati nabi bertanya ya Jibril umati Rasulullah bertanya Jibril Apakah itu umatku kata Jibril gak Wakin unzur ufu Bukan itu tapi coba kamu lihat di ufuk ufuk ufuk itu ikhwah perbatasan antara darat dengan udara ya kalau kita lihat ke laut bufuk it Adah Perbatasan antara laut dengan dengan langitah kalau dia daratan perbatasan perbatasan darat dengan dengan langit ada batasnya Demikian ikhwah Ya kalau seandainya dia di Gunung berarti ya bentuk gununglah ufuknya namun itu ikhwah yang dikatakan ufuk adalah batas antara darat dengan langit atau batas antara lautan dengan dengan langit itulah ufuk di situlah ya muncul umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Wakin unzur ufu kamu lihat di ufuku faadunir dan aku lihat Ternyata banyak ya umat yang sangat banyak kultu q umatuk kata Jibril Muhammad itu dia umatmu itu baru umatmu J banyak lebih banyak daripada umat yang pertama tadi wab Adapun rombongan yang paling depan kata kata Malaikat Jibril itu adalah umatmu juga yang jumlahnya sebanyak 70.000 orang yang nanti masuk surga dengan tanpa hisab dan juga tanpa azabu Li WMA bertanya Loh kok bisa mereka masuk surga dengan tanpa azab dan juga tanpa hisab Kok bisa Jibril mengatakan karena semasa di dunia mereka tidak menggunakan pengobatan k itu ikhwah besi yang dipanaskan lantas diletakkan di tempat yang sakit itu k namanya penggunaan k ya karena mereka Semasa Hidup tidak melakukan pengobatan dengan cara ke wala y wa yquun mereka juga tidak meminta rukiah Wal yatarun dan tidak melakukan tayur jadi ada wabihimwakalun dan mereka bertawakal hanya kepada Allah subhanahu wa taala jadi ada tiga kriteria yang disebutkan Jibril orang-orang yang masuk surga dengan tanpa hisab yang pertama mereka yang tidak melakukan pengobatan secara ke ke yaitu besi yang dipanaskan dan diletakkan di tempat yang sakit ke mikah makanya setrika kita katakan mikwah karena dia panas kemudian W tidak minta rukiah warun dan juga tidak tur ya tidak melakukan Tur tur ini ikhwah dari kata-kata thirunun yaitu burung di mana orang-orang jahiliah terdahulu orang-orang jahiliah terdahulu kalau mereka mau melakukan niat satu perbuatan tertentu Apakah mau Safar ataukah mau pesta ataukah apalah eh event-event tertentu mereka akan pergi ke tempat yang ada burungnya bertengger di pohon tersebut lantas burung tersebut diganggu kalau dia terbangnya ke kanan berarti mereka lanjutkan niatnya itu Tapi kalau mereka terbangnya ke kiri mereka mengartikan berarti ini kurang pas waktunya ini pasti akan hanya akan membawa kemudaratan dan kerugian akhirnya mereka mengurungkan niatnya itu Itulah tatayur anggapan sial ataupun anggapan sesuatu itu mendatangkan ke kebaikan demikian anggapan sial anggapan sial seperti adanya apa namanya ada sebagian orang yang tidak menggunakan angka 14 yang ada nanti 13A 13b 14 skip tidak ada ya makanya ikhwah kalau antum para pemirsa sekalian ada di pesawat setelah nomor 13 lantas 15 itu tandanya menganggap mereka yang termasuk menganggap angka 14 itu bawa sial ini termud tatayyur ya Di mana Rasulullah mengatakan eh bahwasanya tatayyur itu Syirik atatayyur syirkun tatayyur itu Syirik demikian ikhwah jadi orang itu tidak menggunakan pengobatan secara ke tidak menggunakan pengobatan ee dengan cara minta rukiah dan juga tidak apa namanya tidak melakukan tatayyur dan mereka tawakal semata-mata hanya kepada Allah subhanahu wa taala inilah empat ciri ya inilah empat ciri orang-orang yang masuk surga bila hisabin walab tanpa hisab dan tanpa azab ya tanpa hisab dan tanpa azab adapun yang lain dia akan dihisab orang-orang yang kena hisab Im Dia kena hisabnya Hisab yasiro hisabnya yang mudah atau hisaban asiro hisab yang yang sulit kalau dia hisab yasiro hisab yang mudah dia akan mudah masuk ke surga ya Adapun hisab Yasir Asir hisab yang susah itu adalah interogasi kan dia akan dimasukkan ke dalam neraka dahulu baru nanti belakangan hari dia masuk ke dalam dimasuk ke dalam surga kemudian ikhwah eh faqom ilai ukasyah faqom ilai ukasyatunu mihsad Lantas semerta-merta berdiri bak kepada allahar aku termas mkamas mereka yanguk Sur dengan tan his danab Allah ya Allah jad orangorang yang his dan pa azab ti-tiba berdiri lagi laki-laki lain ya rasah aku juga tolong didoakan agar termasuk dalam kelompok mereka itu kelompok yang masuk surga dengan tanpa azab tanpa hisab mengatakan Kamu sudah didahului oleh ukasah ini hanya sebagai apa namanya bahasa yang intinya rasulah tidak mendoakan untuk dia karena memang itu menandakan bahwasanya dia belum layak untuk masuk surga dengan tanpa hisab beda halnya dengan ukasyah Ada kemungkinan merekal yang Allah subhanahu wa taala namakan dengan almin mereka adalah orang-orang yang pertama-tama masuk Islam Allah berfirman Sur alqi ayat 10 samp 12 orang-orang yang pertama-tama masuk ke dalam orang-orang yang pertama orang-orang yang pertama Ya orang-orang yang pertama-tama masuk Islam dan orang-orang yang pertama-tama masuk Sur mkalah orang-orang yangekatkan hleh Allah Subhanahu Wa Ta diganya yang penuh Nik mereka adalah kelompok yang pertama-tama masuk surga ini ikhwah mereka banyak dari generasi pertama generasi awal hanya sedikit dari generasi yang akhir ikhwah jadi e kelompok pertama yang masuk surga dengan tanpa hisab juga tanpa azab ini umumnya banyaknya itu dari kalangan para sahabat dan orang-orang yang pertama-pertama terdahulu demikian ikhwah adapun yang belakangan itu ada juga tapi sedikit makanya Allah menyebutkan dalam surah alwaqi ayat 13 dan 14at Minal aalin waqil Minal akirin banyak dari kelompok yang pertama generasi pertama tapi hanya sedikit dari kelompok yang dari generasi yang terakhir itulah ikhwan rahimullah wakum orang-orang yang masuk surga dengan dengan tanpa hisab orang-orang yang masuk surga dengan tanpa hisab Semoga Allah subhanahu wa taala memasukkan kita dalam kelompok yang masuk surga dengan tanpa hisab dan juga tanpa azab demikianagfirullahakum muslimin inahu gurah syukran jazakumullah kir wabarakallah Fik Ustaz atas pemaparan materinya yang diberikan selanjutnya bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau Melan WhatsApp di0819896543 dan kita coba angkat terlebih dahulu dari Layanan Telepon Halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah dengan Ibu siapa di mana Bu Ar di majaleng silakan pertanya iu Gimana jika seorang eh laki-laki yang beristri lebih dari satu e du Apakah juga nanti dia akan dinikahkan e dengan Bidadari dan bagaim dengan istri yang ada di dunia Apakah tetap ee ketemu nanti di sana Ustaz Terima kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah silakan Ustaz Barakallah Fik mengenai para laki-laki yang memiliki istri 1 2 3 atau EMP Apakah dia nanti bersama suaminya nanti di hari akhirat Allah subhanahu wa taala mengatakan dan orang-orang yang beriman dan diikuti hle keluar daneturunan ya maka kami akan gabungkan dia berseturun bersama kelu ini amalannya sedikit pun demikian ikhwah Jadi kalau si suami masuk surga kemudian si istri juga masuk surga maka akan dipertemukan oleh Allah subhanahu wa taala mereka akan berkumpul ketiga-tiga istrinya ketiga-tiga Istrinya kalau semasa istrinya ada di dunia itu ada tiga dan ketiga-tiganya masuk masuk surga ya dia akan bersama suaminya ditambah nanti dengan bedaari dua orang itu ikhwah jadi yang dari dunia tiga yang dari surga dua itu ikhwah Allah nikahi dengan Allah nikahkan dengan dua bidadari yang lainnya itu ikhwah rahimullahakum Jadi kalau wanita itu dia tidak dipoligami semasa di dunia nanti di akhirat dia mau tidak mau dia akan mengalami akan poligami tapi tentunya beda dong ya poligami di dunia dengan poligami di di akhirat kalau akhirat ituin Wahid seperti satu hati tidak Ada kecemburuan ya tidak Ada kecemburuan di sana tidak ada Ee tidak e apa namanya tidak tidak ada kedengkian tidak ada kedengkian Adapun di dunia mereka yang berpoligami di dunia Ya selagi mereka ada cinta di hati mereka bisa dipastikan akan Ada kecemburuan seperti Aisyah R anha beliau sangat cemburu ya sangat Pencemburu bahkan yang paling dicemburui beliau adalah kepada istri beliau yang sudah meninggal Dia adalah Khadijah karena rasulah sering sekali menyebut-nyebut nama Khadijah demikan ikhwah lah Aisyah radhiallahu anha dan istri Beliau juga Cemburu itu tandanya bahwasanya cinta yang sangat dalam kepada Rasulullah sehingga muncullah rasa cemburu jadi Cemburu itu merupakan salah satu tanda tanda cintanya seseorang demikan Ikhwan tapi nanti enggak ada cemburu ya Yang ada hanya kebahagiaan itu kalau si istri men menjadi penduduk surga dan dia tidak menikah lagi Adapun kalau dia menikah lagi misalnya suaminya meninggal nih kemudian dia menikah lagi atau dia cerai dengan suaminya kemudian menikah lagi dengan suami yang lain maka Sebagian ulama mengatakan Jika dia meninggal suaminya kemudian menikah lagi ada menyebutkan dia bersama suami yang terakhir kalau dia masuk surga dia bersama suami yang terakhir ada juga menyebutkan dia bersama suaminya yang masuk surga dia bersama suaminya yang yang masuk surga demikan ikhwah rahimallahu wakum gimana kalau dua-dua suaminya masuk surga suaminya sudah meninggal Duan masuk surga suami yang kedua juga masuk surga ya jadi dia Bersama siapa wahuam bawab ya yang yang jelas kalau sudah masuk surga amanlah mau pilih yang mana terserah Apakah Allah nanti suruh pilih dia suami yang pertama atau yang kedua allahuamab yang penting dulu masuk surga dulu Ikhwan azallahu wakum ya itah dia Adapun kalau suaminya yang satu enggak masuk surga ya dia tidak akan bersama suami yang tidak masuk surga kalau istri masuk surga allahuam bawab demikianakumullah Kiran wabarf Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi penanya selanjutnya akan kita bacakan dari pesan singkat bismillah Apakah kalau dulu pernah melakukan tiarah lalu sudah tobat Apakah masih ada kesempatan untuk mendapat bagian masuk surga tanpa hisab dan Azab silakan Ustaz ikhw Allahu wakum eh Apakah kalau memang sudah tooubat ya sudah tobat maka dia ada kemungkinan dapat jatah seperti ini ikahakum sebenarnya apapun dosa Ya apapun dosa selama itu bukan dosa Syirik selama itu bukan dosa Syirik maka akan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala Ada kemungkinan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala inallah Allah itu tidak akan mengampuni dosa orang yang berbuat Syirik tapi masih mengampuni dosa Sain Syirik bagi siapa yang dikehendaki Kalaupun dia pernah berbuat Syirik termasuk berbuat tur itu ikhwah dan dia sempat bertobat maka Allah subhanahu wa taala akan hapuskan dosa Syirik tersebut sebanyak apapun dosa seseorang kalau dia sebelum meninggal sempat bertaubat Allah akan ampuni tapi apakah dia kalau sudah Sudah tooubat dia nanti akan bisa kemungkinan masuk dalam kelompok ini allahuam bawab ya allahuam bawab kalau kita lihat Zahir hadisnya ya kalau kita lihat Zahir hadisnya yaitu yang memang tidak sama sekali wuam bwab nanti kita bahas lagi ya karena di Sinu disebutkanun Wun W tidak melakukan k pengatan tidak melakukan tidak mintaah tidak lak tur dan dia bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala zahirnya itu tak pernah sama sekali ya zahirnya tak pernah sama sekali allahuab ya Eh Sepertinya itu Zahir hadisnya ya Eh sampai nanti kita lihat lagi memang Adakah keterangan yang lain kalaupun sudah tobat apakah termasuk wallahuam B ikhwah Itu saja para pemirsa R TV dan pendengar radio R di manapun Anda berada Semoga apa yang kita bahas tadi bermanfaat baik lebih kurang demikian saya undur diri mohon maaf atas segala kesalahanfirullahakumliminahim alamualaikum warahmatullahi wabarakatuhik Waalikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakumullahu Khairan wabarakallah Fik Ustaz atas penyampaian nasihat-nasihatnya dan tambahan ilmulya yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kesehatan dan perlindungan untuk Ustaz beserta keluarga dan kami ucapkan syukran jazakumullah Khairan atas kebersamaan anda pada kesempatan Senin pagi hari ini kami segenap guru yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri subhanakallah wabihamdika Ashadu Alla ilahailla Anta AST agf wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *