Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah – Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

dan kajian Islam TV roja yang kami pancarlaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cilangsi Bogor dan Ik Islam sesaat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung dari masjid albarkah kami yang bertugas mengucapkan selamat mengikuti Roja TV [Musik] [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahibilamin Wun wasu wasalam as wailursalin nabiina Muhammad [Musik] waihi um nafs wahah wqahijzi bihi inallahaanaikumqba ya auhina amanqulaha [Musik] ikhwah sekalian kita berdoa semoga apa yangan kita pelajari bermanfaat bisa memperbaiki amal dan ibadah kita kepada Allah subhanahu wa taala dan umur kita semakin berkurang setiap hari ada pelajaran Tetapi hanya untuk orang-orang yang bertwa rahimahahat siang dan malam terus cepat sekali berganti untuk mengurangi umur dan mendekatkan kematian betapa banyak umat-umat sebelum kita mereka dari bangsa tsamud kaum Nuh kini telah menjadi cerita dan masing-masing mempertanggungjawabkan amalan di depan rabnya dan demikian kita hitungannya bukan tahun abad atau barangkali bulan tetapi tiap hari dan Allah Azza waalla menyatakan Inna ftilfil Laili wahar W khalqallahu famawatiardattaqu setiap pergantian siang dan malam dan semua yang Allah ciptakan di langit dan di bumi ada tanda untuk orang yang bertakwa maka dulu para ulama ketika mereka tidak bertambah ilmu setiap harinya mereka menyesal ada sebuah riwayat Meskipun tidak sahih ini dimarfukkan tetapi tidak sahih dan dinukil oleh Syekh Abdul Aziz sadhan sebagai salah satu pernyataan seorang ulama Salaf dia mengatakan ee Eh Mar Al yaumun walam azid Fi Ilman fikal Yaum satu hari ketika bertambah atau seketika lewat dan aku tidak tambah ilmu Maka hari itu seolah tidak ada keberkahan sama sekali maka ikhwah sekalian kita berupaya untuk mempelajari suatu yang bisa mendekatkan kepada Allah dan ilmu itu ibadah sebagaimana ilmu itu ibadah maka butuh perjuangan perjuangannya dua yang pertama ikhlas yang kedua berupaya mempelajari yang benar barangkali satu ilmu yang kita sudah pelajari sama dan kita sudah pernah mendengar akan tetapi tidak ada yang bisa menjamin bahwa itu yang bisa membantu kita di depan Allah subhanahu wa taala maka tidak masalah seorang mengulang atau dia memperbaharui niat dan hakikat orang yang sukses dalam ilmunya ketika ilmu itu bisa bermanfaat ilmu yang bermanfaat kata Ibnu Rajab adalah ilmu yang menghasilkan amal dan ketika kita berbicara tentang ilmu yang bermanfaat atau ilmu yang berbarokah tidak bisa diukur dengan titel umur dan masa pengalaman belajar nasihat para ulama itu akan selalu kita butuhkan Biarpun kita pernah membaca Biarpun kita pernah menyampaikan atau kita hafal mati barangkali akan tetapi hakikatnya bukan di situ tapi Sudahkah kita bisa mengambil pelajaran semoga apa yang kita pelajari betul-betul bermanfaat ikhwah sekalian pertemuan yang lalu kita sudah membahas tentang dalil dari al-qur’an kemudian kita bahas tentang hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam masalah fadlul ilm keistimewaan belajar dan kita akan mempelajari pada pertemuan kali ini Sar para Salaf perkataan dan nasihat para ulama dari sahabat kemudian tabiin dan setelah mereka sebagian dari wasiat ini ternyata tidak sahih riwayatnya terutama yang dinukil dari para sahabat karena memang ada beberapa jalur periwayatannya barangkali tidak bersambung akan tetapi para ulama ketika menyebutkan tentang fadilul amal motivasi dan tuntutan untuk lebih semangat dalam beramal mereka lebih meringankan pembahasan sanad ditambah lagi beberapa perkataan Salaf bahkan seringkiali kebiasaan para ulama tidak terlalu memperhatikan dari sisi sanad dan ini dipraktikkan sebagai manhajul muhaddisin metodenya para ulama ahli hadis yang dikenal dengan keteguhan dan kedisiplinan mereka tetapi ketika membahas tentang masalah nasihat mereka biarkan seperti Ibnu Rajab dalam jamiul Ulum Wal Hikam Ibnu Katsir dalam tafsirnya kebanyakan nasihat-nasihat itu disebutkan begitu saja padahal Ternyata kalau seandainya n diteliti sanadnya ada kelemahannya tetapi seperti kita sebutkan nasihat itu sebagai penguat saja adapun dalil yang kita jadikan pegangan sudah kita pelajari kemarin dari al-qur’an maupun dari hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada sekitar 17 asar dan di antaranya ada lima yang disebutkan dari sahabat ada yang dinukil dari mereka perkataan mereka ada yang dinukil secara marfu akan tetapi tidak sahih yang pertama adalah perkataan Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu dan ini masyhur sekali perkataan ini beliau mengatakan cukuplah ilmu itu menjadi sebuah kehormatan pada saat orang tidak punya ilmu dia ngaku punya dan bangga dia kalau seandainya dibilang orang ini berilmu cukuplah kebodohan menjadi sebuah kehinaan pada saat orang yang betul-betul bodoh dia tidak mau dibilang bodoh dan Syekh mengatakan ini Fitrah orang itu suka dipuji dan tidak ada pujian daripada dikatakan orang ini pintar dan ketika orang tahu bahwa dia sebenarnya tidak punya ilmu Maka berlaku apa yang sering kita dengar rahimallahuman Semoga Allah merahmati seorang yang tahu diri bahwa dia sebenarnya tidak punya ilmu sehingga ketika ada orang yang memuji dia dia ngerti pujian itu enggak ada manfaatnya semoga Allah merahmati Imam Ahmad suatu saat beliau dipuji oleh orang dan pujiannya ini disampaikan di belakang dan kita tahu bahwa kebanyakan pujian kalau disampaikan di depan di depan orangnya seringkiali pujian itu basa-basi saja tetap tapi pujian ketika disampaikan ketika orang tidak ada rata-rata pujian itu betul satatu saat Imam Ahmad dipuji oleh seseorang disampaikan oleh orang lain maka Imam Ahmad mengatakan ya aba Fulan innula a nafsahu laanfau kalamunas Beliau mengatakan seorang kalau tahu diri dia ngerti hakikat yang dia punyai maka dia tidak perlu pedulikan perkataan orang orang memuji dia punya ilmu Padahal dia ngerti dia ini bodoh untuk apa dia banggakan sesuatu yang dia dia punya tetapi seperti yang disampaikan Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu ilmu itu terhormat ketika orang yang tidak punya ilmu bangga kalau dikatakan dia berilmu dan kita pernah sampaikan Terkadang seseorang mungkin tidak dikatakan dia berilmu tetapi dikategorikan dikumpulkan atau disebutkan bersama orang-orang berilmu istilah kita sekarang di tzkiah direkomendasikan kalau mau kajian hadir itu 1 2 3 Nah ituunggu itu namanya disebut enggak gitu ini kayak begini ada semacam kebahagiaan kalau dia disebutkan bersama orang-orang yang punya ilmu kalau seandainya dia punya ilmu saja yang seperti ini bahaya bisa merusak niat Bagaimana seandainya aslinya enggak punya ilmu dia Dan kita tidak perlu menoleh kepada orang lain apa ah kita seperti itu atau tidak baik Ini arar pertama dari Ali radhiallahu Anhu dan ini sering dinukil oleh para ulama karena memang realitanya banyak orang seperti itu yang kedua disebutkan waqala ba’dus Salaf Sebagian ulama Salaf seperti itu dan alkhatibul Baghdadi rahimahullah beliau dalam eh kitab azzuhd War raqaiq menukil perkataan ini dengan menyebutkan namanya beliau dalam kitab azzuhd warqq mengatakan Q haddana Alin qasim albashri qu abal Hasan Ibnu kanjakin kanjak ya seperti itu e tulisannya baru Beliau mengatakan ehakar Hua maksudnya dia yang mengatakan Abul Hasan Ibnu kanjak dia mengatakan perkataan ini sehingga ini kalauamb dikatakan Baus Salaf Sebagian ulama Salaf maka altib bagdadi menyebutkan itu beliau mengatakan Khairul mawahibi alql sebaik-baik anugerah dari Allah adalah akal wasarul masaibi aljahl dan paling jeleknya sebuah musibah adalah kebodohan dan benar akal ini bukan yang kita kenal ada di kepala yang ketika seorang berbicara tentang fisik dan syaraf dikatakan bahwa orang itu ketika terganggu sarafnya dia sedih terus karena mereka bilang di sini ini ini disebutkan oleh Syekh Abdullah Ali bassam ketika membicarakan tentang masalah jinayat jinayat di dalam Islam betul-betul diperhatikan orang Islam itu terhormat pada semua anggota badannya gigi ini kalau disalah sama orang sampai patah sampai tanggal maka ada l ekor unta ini sebagai menggantinya itu Diat Diat orang yang merusak gigi orang sampai tanggal maka dia harus bayar 5 ekor unta itu per gigi ini ya yang pengin unta siapkan aja giginya itu ya tib sekarang kalau seandainya kepala ini kepala ini berapa ada istilah namanya mudihah mudihah itu artinya luka di kepala yang sampai kelihatan dalamnya kayak putih begitu ada istilah Dalam Hadis disebutkan namanya munaqilah munq ilah kalau luka di kepala itu sampai apa namanya ee mindahkan salah satu tulang di kepala Nah ada juga luka-luka yang sampai berupa tusukan di dalam perut ketika sampai masuk itu senjata maka itu ada hitungannya di situ nah itu dalam syariat semuanya tertata rapi baik kita berbicara tentang akal yang sering dikatakan sama orang kalau akal ini sampai kepukul kemudian sarafnya terputus akhirnya orang bisa gila atau dia tidak lagi berbicara Mungkin dia tidak melihat karena terganggu sarafnya tapi bukan itu akal yang dimaksudkan adalah yang digunakan berpikir dan tempatnya di hatiaha absakur yang buta itu bukan masalah penglihatan tetapi hati yang buta sehingga dia tidak bisa berpikir Hidayah tidak ada maka tidak ada kebodohan dan musibah yang lebih jelek daripada orang tidak punya akal maksudnya tidak berpikir dan orang yang tidak menerima hidayah karena akalnya sedang tidak main seperti itu Dan ini menjadi satu kesepakatan atau hal yang maklum di kalangan para ulama nah ini arar yang kedua kemudian arar yang ketiga dinukil dari Abu Muslim alkhaulani abu muslim alkhaulani rahimahullah adalah seorang tabiin beliau meninggal tahun 62 Hijriah disebutkan pada biografinya beliau ini masuk Islam di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tetapi beliau belum ketemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baru datang Kota Madinah di zaman pemerintahan Abu Bakar radhiallahu Anhu Abu Muslim Al khaulani mengatakan Al Ulam fil Ardi mlun nujumi fisama para ulama di kalangan masyarakat di atas bumi bagaikan bintang yang ada di langit kalau nampak di depan orang maka orang-orang akan mencontohnya menjadikan panutan dan teladan ketika bintang itu hilang orang-orang bingung dan subhanallah ini Syekh ABD pernah cerita kita ini tinggal di kota sekarang yang kita pakai untuk tanda atauamat biasanya atau ituanpan bes itu Ma mana ini mau ke mana ini ketika itu enggak ada atau ada tapi tulisannya enggak jelas bingung kita itu dulu betul-betul orang-orang yang hanya mengandalkan bintang ngerti banget mereka mengatakan bahwa bintang itu membantu apalagi di laut ini arah ke mana ini arah ke mana termasuk di padang pasir sama bahkan Syekh Abdur Razak cerita kakek saya buta ketika beliau Haji maka beliau akan bertanya ke kepada kafilahnya kita sudah sampai gunung ini atau belum beliau hafal ngertinya itu gunung pakai gunung kalau sudah sampai Gunung itu berarti kita sudah dekat dan kelihatan bahwa betul-betul orang-orang dulu dengan serba keterbatasan menjadikan bintang sebagai petunjuk ketika bintang itu enggak ada karena mendung bingung juga nah disebutkan di sini bahwa para ulama demikian para ulama bagaikan bintang Ibnul qayyim dan juga Ibnu Rajab al-hambali rahimahumullah beliau mengatakan bahwa kemiripan para ulama dengan bintang ditinjau dari tiga Sisi yang pertama bintang sebagaimana digunakan untuk menjadi petunjuk demikian para ulama kalau bintang dijadikan petunjuk di langit untuk orang-orang yang betul-betul membutuhkan maka para ulama pun dijadikan sebagai panutan ketika para ulama sesat naudubillah masyarakat ikut sesat itu yang pertama yang kedua bintang digunakan Allah Azza waalla untuk zinah sebagai hiasan di langit demikian pula para ulama mereka menghiasi kehidupan kaum muslimin ketika betul-betul ulama itu jadi panutan dan bisa diambil ilmunya kemudian yang ketiga bintang digunakan untuk melempar maka para ulama juga demikian digunakan untuk memangkas kebatilan dan orang-orang yang membawa kebatilan tersebut yang disebutkan oleh Ibnu qayyim dan Ibnu Rajab rahimahumullah baik kemudian arar yang keempat dinukil dari Abul Aswad aduali ini seorang tabiin juga beliau meninggal tahun 69 Hijriah siapa Abul Aswad adduali ini terkenal sekali beliau beliau ini salah satu ulama yang menuliskan ilmu Nahwu ya yang dikenal dengan ilmu nahwunya tapi juga ilmu Hadis dan fikih juga beliau punya itu beliau seorang tabiin Beliau mengatakan laisaaiun aaz Minal ilm tidak ada sesuatu yang lebih mulia daripada ilmu almuluku hukamun alas para raja adalah penguasa untuk masyarakat sementara para ulama adalah para penguasanya para pejabat gimana itu maksudnyaekh alahullah beliau mengatakan di sini ada kata-kata hukamukam pe ur masyarakat maka para ulama mereka mengatur para Umara tetapi pengaturan ini tidak sama bentuknya Beliau mengatakan alhukum atau kemampuan dan kekuasaan yang dimiliki oleh para pejabat dan penguasa sifatnya sult tasaruf dan tadbir kekuatan wewenang dan mereka memiliki aturan mereka yang mengarahkan Sedangkan para ulama hukumnya Bukan Untuk memberikan instruksi akan tetapi memberikan arahan saja dan para fuqaha membedakan antara al-qadi dan Mufti al-qadi pejabat dulu para ulama ketika dijadikan qadi itu bukan hanya Hakim alqadi adalah pembesar yang bertanggung jawab di satu provinsi atau daerah kekuasaan ya al-qadi itu betul-betul dijadikan rujukan untuk memberikan sebuah instruksi dan hukumannya mengikat sementara Mufti tidak Mufti hanya bertugas menjelaskan hukum sementara arahan itu hanya sifatnya tidak mengikat Hanya mengingatkan saja dan ini yang dimaksudkan mereka memberikan arahan kepada para penguasa tapi apakah mesti mereka bisa mengatur penguasa tidak dari dulu tidak seperti itu dan hukum asalnya hukum asalnya seorang pemimpin mereka memiliki dua-duanya kekuatan dan ilmu dan ini diberlakukan pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diganti oleh generasi terbaik Abu Bakar radhiallahu Anhu ketika mengganti maka beliau menggabungkan antara ketegasan lemah lembut di waktu yang sama ilmunya paling tinggi Para ulama mengatakan afqah atau orang yang paling Fakih Abu Bakar setelah itu Umar dan ini ditegaskan di atas mimbar kufah oleh Ali radhiallahu Anhu pada saat beliau menjadi khalifah Beliau mengatakan Abu Bakar Umar utman yang paling Afdal di antara umat ini adalah Abu Bakar kemudian Umar Kemudian utman Kemudian ada sebagian Sahat mengatakan waant ya amirmin Min aku hanya satu orang dari sekian manusia ini tawadu beliau wa para ulama mengatakan beliau adalah orang yang Afdal yang keempat dan ini sesuai dengan arahan itu Abu Bakar radhiallahu Anhu Afdan beliau menjadi Khatib sebagaimana beliau menjadi Panglima dan ketegasan beliau Kelihatan sekali karena beliau seorang pemimpin maka keputusan itu bisa mengalahkan usulan Umar ketika Umar mengatakan gini Begini begini gak ketika Jais Usamah pasukan Usamah akan dikirim keluar Madinah pasukan Usama besar sekali ada banyak sahabat senior karena pertama yang mengutus pasukan itu Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Usamah masih muda sekali Usamah bin Zaid radhiallahu anhuma Zaid bin haritah mantan anak angkat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan mantan anak angkat tapi memang dulu diangkat oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam marah ketika ada orang mengkritik kepemimpinan Usamah ya Beliau mengatakan kalau kalian ee abihi kalian berarti telah mengkritik kekuasaan atau kepemimpinan ayahnya wallahi Inah dua-duanya ini pas kalau dijadikan sebagai seorang pemimpin maka ketika nabi sahu wasallam meninggal Usamah ini belum jauh pasukan Usamah dengan berbagai sahabat senior belum jauh meninggalkan Madinah sampai sebagian sahabat mengatakan kepada Abu Bakar ganti aja pimpinannya ganti aja kata Abu Bakar radhiallahu Anhu gak bakal aku mengganti sesuatu yang sudah dipilih oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam berangkat berangkat hanya Beliau mengatakan Umar Tolong keluar nemenin di di Madinah ternyata manfaatnya luar biasa besar sekali ketika akhirnya orang-orang menandai Usamah ini Ini lihat Raja mereka baru aja meninggal ini pasukannya tetap berangkat sebesar ini kalau bukan karena mereka kuat enggak bakal ada pasukan besar seperti ini tetap berangkat Wakin Nur kita lihat mereka akan berhadapan dengan orang Romawi itu pasukan besar sekali menang apa enggak gitu ternyata menang sampai ada banyak kabilah-kabilah dari bangsa Arab akan murtad enggak jadi setelah mereka melihat Jais Usamah itu menang dan berhasil dalam pertempuran itu siapa ini yang tentukan Abu Bakar radhiallahu Anhu beliau yang kelihatan lembut banyak usulan di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terkesan banyak memaafkan daripada Umar radhiallahu Anhu tapi ternyata kuat sekali bahkan ketika memerangi orang-orang yang tidak bayar zakat Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu ngaku sudah oh betul ternyata yang benar adalah Abu Bakar radhiallahu Anhu beliau menggabungkan antara kekuasaan dan ilmu itu hukum asalnya Tetapi setelah berkurang berkurang berkurang maka hukum asalnya meang para ulama memberikan nasihat saja mereka tidak mampu untuk ngatur dan ketika ada sebuah kemungkaran tidak mesti lalu orang mengatakan di mana ulamanya ini tidak mesti seperti itu tidak mesti karena bisa jadi para ulama telah memberikan nasihat tetapi nasihat itu tidak mesti harus diumumkan bahkan ketika sebuah nasihat diumumkan di depan khalayak bisa jadi mafsadahnya lebih besar dan ini menjadi Manhaj ahlusunah Wal Jamaah ketika sebagian orang mengkritik Utsman dalam beberapa kebijakan khilafahnya maka mereka mengatakan kepada Usamah bin Zaid radhiallahu anhuma ala tukallimu ala tukallimu Utsman Kenapa Antum tidak masuk menemui Utsman dinasihati dia itu itu perlu dinasihati Usamah orang tercinta Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan orang dekat dengan para sahabat senior apa jawab Usamah radhiallahu Anhu Usamah ini ini hadis sahih dalam Sahih Muslim Kalau tidak salah Beliau mengatakan aturani ee e apa namanya beliau mengatakanakum Apakah kalian sangka aku ini akan menasihati dia dan kemudian aku laporan kepada kalian aku gak pengint aftahuaban akun aahahu aku gak Pengin membuka sebuah pintu fitnah aku yang pertama menyebabkannya artinya usamaah sudah menasihati dengan sembunyi-sembunyi ada sebuah kemungkar di satu tempat maka bisa jadi para ulama sudah memberikan nasihat tetap nasihat itu adalah arahan bukan instruksi sehingga kalau seandainya diterima Alhamdulillah kalau tidak maka tidak ada ketentuan untuk mengambil alih kekuasaan tidak ada seperti itu maka maksud dari perkataan Abul Aswad adduali rahimahullah ini para ulama ketika mereka memiliki wewenang itu akan mengarahkan saja baik asar berikutnya Q wahbun maksudnya Wahab ini adalah Wahab Ibnu munabbih wah Ibnu Mabi seorang tabiin beliau meriwayatkan hadis yang banyak dan beliau meninggal tahun 110 Hijriah meriwayatkan hadis-hadis sahih dan hadis yang diriwayatkan dalam sahifatu hammam diriwayatti oleh Imam Bukhari dan Muslim jadi hammam Ibnu munabbih ini Beliau memiliki hadis-hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah kemudian dikumpulkan dalam satu tempat namanya shahifatu hammam Ternyata riwayat ini tidak semua hadisnya disahih atau diriwayatkan oleh Imam Bukhari sebagaimana tidak semuanya diriwayatkan oleh imam muslim berarti ini kesimpulannya seperti disebutkan oleh para ulama tentang ilmu Hadis Imam Bukhari dan Muslim memang tidak menyebutkan semua hadis sahih tetapi yang ada dalam hadis sahih Bukhari dan Muslim semuanya sahih hadis yang ada di dalam situ semuanya sahih tetapi tidak semua hadis yang sahih mesti ada dalam sahih Bukhari dan Muslim Buktinya apa di shahifatu hammam dalam lembaran lembaran hadisnya hammam tidak semua hadis yang punya satu sanad ini disebutkan semua nah seperti itu ini hammam Ibnu Mun e Wahab Ibnu munabbih Afwan ini bukan Hamam ya ini Wahab Ibnu munabbih Tapi beliau seorang tabiin juga Beliau pernah menasihatkan yatasyaabu Minal Ilmi ada yang bisa dihasilkan oleh ilmu Il yang dihasilkan oleh ilmu ada beberapa hal di antaranya yang pertama asyarofu wa inanaohibuhu daniya kemuliaan meskipun asalnya orang itu rendah orang kalau punya ilmu maka dia akan dihormati meskipun asalnya dia bukan orang terhormat Wal izu inana mahinan Mulia meskipun asalnya orang itu terhina Wal qurbuana qya dan orang itu akan dekat didekatkan meskipun asalnya orang itu jauh tidak dikenal atau dia tidak dipandang tapi karena dia punya ilmu Maka orang itu didekatkan menjadi orang yang didekatkan Walina waana faqiran dan orang itu akan cukup meskipun orangnya miskin cukup apa cukup yang paling kaya adalah kecukupan hati sehingga orang merasa cukup dengan apa yang Allah Tuliskan sekalipun dia bukan orang yang betul-betul bergelimang harta dan kekayaan Tetapi dia merasa cukup laisal Gina ktil Ar wakinalina Ginan nafs ya kekayaan itu bukan dihitung dengan banyaknya barang tetapi ketika seorang punya hati yang luas kemudian Wal mahabatu waainana Wadi almahabah artinya Wibawa meskipun asalnya orang itu tidak terlalu dipandang dan dihormati oleh orang tetapi orang kalau punya ilmu terhormat dia dia menjadi orang Wibawa dan subhanallah sebagian orang ketika pengin dihadapin orang dengan kewibawaan artinya dia cari Wibawa dia sampai cari dengan cara yang salah bagaimana saya pernah dengar ada orang puasa 9 bulan berturut-turut kenapa dia pengin agar dapat Wibawa benar apa enggak itu puasanya kayak begitu puasa Sean berturut-turut menyiksa diri itu hanya pengin cari kewibawaan ya ini sama dengan ada orang puasa tujuannya biar ujiannya dapat nilai a enggak boleh Enggak boleh seperti itu baik kemudian arar selanjutnya dari Muad radhiallahu Anhu Muad bbin Jabal radhiallahu Anhu Beliau mengatakan taamul Ilma fainna taumahu Hasanah watabahu ibadah Belajarlah kalian ilmu tapi ilmu ini ada Alif lamnya dalam bahasa Arab Al itu akan menyebutkan sebuah sifat yang dikenal oleh orang yang mengetahui apa maksudnya Al atau yang diketahui itu para ulama mengatak maksudnyaalah ilmu agama karena DII disebutkan keistimewa waan ilmu yang dinasihatkan oleh Muad Bin Jabal dikatakan bahwa mempelajari itu seperti tasbih seperti jihad mengulang-ulangnya adalah sebuah ibadah bahkan dikatakan Ini amal kebaikan kemudian ibadah kemudian dikatakan juga seperti jihad seperti orang Memberikan ilmu kayak orang yang mendekatkan diri kepada Allah dan mengajarkan kepada orang yang tidak tahu seperti sedekah maka yang dimaksudkan di sini adalah ilmu Syari ilmu Syari dan disebutkan memang setiap dalil yang ada di dalam al-qur’an tentang pujian orang berilmu tentang perintah untuk menuntut ilmu dan tentang perbedaan antara orang berilmu dan tidak berilmu seperti Qul hal yastawiadina yalamun walladina la yalamun sama orang berilmu dengan orang yang tidak berilmu kemudian yarfaillahina amanuum yang kita baca kemarin sudah itu maka para ulama mengatakan yang dimaksudkan dengan berbagai pujian itu maksudnya ilmu agama Adapun ilmu lain imma ilmu itu membantu untuk memahami ilmu agama maka dia dibutuhkan sekadar kebutuhan contoh orang butuh menguasai hadis dan Tafsir dengan bahasa Arab maka ilmu bahasa sangat di butuhkan tetapi diambil sekadar keperluannya maka Sebagian ulama mengat mengatakan ini Ibnu Rajab al-hambali rahimahullah Beliau mengatakan orang tertipu itu orang yang menghabiskan masa umurnya untuk ilmu alat ilmu alat dia bahas sampai sedetail-detailnya sementara ilmu Syari banyak yang dia lewatkan ini kebalik-balik seperti itu kemudian kata Syekh salh usaimi hafah menukil perkataan ulama ilmu yang lain itu imma dia ilmu untuk memahami ilmu Syari atau ilmu yang tidak ada hubungannya sama ilmu syar’i kalau ada ilmu yang tidak ada hubungannya dengan ilmu syar’i maka tidak ngerti tidak apa-apa bukan berarti kita membuat orang tidak butuh kepada ilmu dunia boleh ilmu tentang agama dipelajari ilmu dunia dipelajari tidak apa-apa akan tapapi jangan sampai ilmu dunia itu melalaikan ilmu yang harus diketahui maka kita saking sayangkan sekali ketika beberapa kaum muslimin betul-betul siap untuk membayar mahal siap untuk menghabiskan waktu tenaga Safar ke tempat yang jauh bahkan kadang-kadang perempuan enggak pakai mahram lagi ke luar negeri itu belajar untuk mengikuti pembelajaran Dunia Sementara dalam ilmu Syari enggak ngerti bahkan tata cara bersuci enggak ngerti nah ini zaman sekarang orang kayak begitu Itu bukan teori banyak yang enggak ngerti agama itu Ana berkali-kali sampaikan kalau kita di perjalanan Lalu ada orang tidak ngerti Bagaimana menjamak antara dua salat menggabungkan antara dua salat banyak enggak ngerti atau mengqasar meringkas salat yang empat rakaat men Jadi dua rakaat banyak itu banyak sekali Antum salat di terminal di bandara kemudian Antum pengin berharap salat yang dipimpin sama orang yang sudah duluan salat itu dua rakaat eh enggak empat ya enggak apa-apa Tetapi kan kita pengin praktikkan qasar dua rakaat tapi orang banak enggak ngerti itu itu belum lagi masalah mengusap alas kaki ada orang marah-marah tanya itu Ustaz itu orang salat jadi imam tapi kaos kakinya gak dilepasah salam dia marah-marah lagi itu kayak begitu ternyata pertanyaan yang mestinya semua orang sudah ngerti itu itu kan Pembahasan dasar Pembahasan dasar itu mestinya orang tua ngajarin anaknya itu bukan kita yang gak ngerti tapi orang tua sudah sampai pada level ngajarin anaknya seperti hadis yang disampaikan oleh Nabi Sun na da ya ajarkan anak-anak salat perintahkan mereka ketika usia 7 kalau enggak mau sampai usia 10 tahun pukul dan pisahkan tidur mereka hadis ini diriwayatkan Oh Imam Baihaqi dan Imam albaihaqi rahimahullah ngasih judul tentang kewajiban orang tua untuk mengarahkan anaknya tata cara bersuci dan Salat Ana sampaikan beberapa kali di beberapa tempat bahwa anak zaman sekarang kecil perempuan kelas 5 SD sudah datang bulan kira-kira apakah kita mengharapkan guru sd-nya ngajarin dia tata cara haid tata cara bersuci nanti mandi Bagaimana padahal anak kecil yang sudah datang bulan seperti itu dia sudah seperti manis dewasa dia sudah akan ditulis sama Allah Azza waalla terlepas dari Kenapa sebabnya hormonnya makannya apanya segala macam tetapi sekarang dia sudah haid itu sekarang bagaimana caranya mengarahkan dia pada padahal anak perempuan barangkali ada rasa malunya kalau diarahkan oleh ayahnya Ayahnya yang ngaji ibunya enggak ngaji gimana cara menjelaskannya Ya sekarang gimana bapaknya mengarahkan kepada ibunya nanti anak diarahkan begini ya artinya itu adalah tanggung jawab tanggung jawab orang harus belajar yang Peru enggak ngerti parah sekali kayak gitu enggak ngerti sampai orang mau kuliah dapat kum nanti lanjut lagi keeluar Negeri apa segala macam masalah taharah enggak ngerti sama sekali ini eh apa namanya eh bukan yang dimaksudkan untuk thaabul ILM ya makanya dimaksudkan dalam Muad Bin Jabal radhiallahu Anhu perkataan beliau ini maksudnya adalah ilmu agama yang bisa mendekatkan kepada Allah subhanahu wa taala lanjut waqal fudhail Ibnu Iyad rahimahullah fudhail Ibnu Iyad seorang ahli hadis yang beliau dikenal dulunya mantan begal ya kalau mantan begal enggak masalah tapi kalau mantan orang Saleh jadi begal ini repot sekali atau tokoh multi Talent jadi begal plus Alim repot sekali kayak begitu nanti di bagian akhir akan dikatakan demikian ya mereka ulama yang mereka hanya mengharapkan dunia itu qu mereka begal-begal itu karena begal itu ada yang rampok di tanah di jalan ada yang rampok di jalan akhirat itu mereka ulama yang ter tergoda dengan ujian dunia baik kemudian di sini disebutkan fudil rahimahullah mengatakanim muim seorang Alim dan seorang pengajar dia akan dihormati dipanggil dengan nama yang terhormati malaku sama di kerajaan-kerajaan langit Maksudnya di depan para malaikat bahkan termasuk malakut ini E malakutama ini mencak kata syekhh alusimi hafidahullah tentang Allah Azza W yang Mang ada di langit yang ada di langit Allah Azza W ada di langit maka ketika ada orang alim disebutkan namanya di sana maka ini termasuk eh sebuah kehormatan ketika Allah Azza waalla menyebutkan mereka baik Q Sufyan Ibnu uyainah rahimahullah Sufyan IBN uyainah seorang ulama ahli hadis dari Makkah Sufyan IBN uyainah yang berhaji 80 kali ya setiap Haji beliau berdoa kepada Allah Allahumma la tajal H ak ahdin Bika Ya Allah jangan jadikan Haji ini sebagai kesempatan terakhirku artinya tahun depan mudah-mudahan bisa haji haji lagi beliau penduduk merkah Haji lagi Haji lagi Haji lagi sampai ketika usia sudah 80 tahun lebih maka Beliau mengatakan wastahi an asal aku malu untuk minta kepada Allah subhanahu wa taala meninggal tahun itu setelah berhaji sekian tahun enggak pakai visa memang tahun itu tapi mungkin kalau kita hidup di zaman itu enggak mau haji ya karena hajinya Setengah Mati ya orang pada bilang ketika kita hajian gitu kumpul sama syekh-syekh yang sudah tua mereka katakan ya Ikhwan Dulu waktu kita Haji kita bawa onet onet itu mobil terbuka yang tua itu kayak di film-film itu yang rusak sekali itu mobilnya Yang penting Jalan berangkat mereka bawa kambing sendiri bawa panci sendiri bikin tenda sendiri yang ha Enggak banyak orang-orang Arab Saudi sendiri mereka enggak Haji M tinggal di situ Enggak haji-haji itu sampai sekarang juga begitu tidak mesti setiap orang Saudi sudah Haji enggak mesti ya kebanyakan mereka juga entarlah entarlah begitu sama Padahal zaman sekarang orang mau Haji sudah enak meskipun bayar kalau dulu enggak bayar tapi setengah mati gitu nah tapi ini Sufyan Inu uana rahimahullah beliau bisa sampai berulang-ulang Haji Beliau mengatakan orang yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah adalah orang yang menjadi perantara antara Allah dengan kaum muslimin hamba-hambanya ya wulama mereka adalah para nabi dan para pewarisnya yaitu para ulama ini seperti hadis yang sering kita dengar alulamau waratul Anbiya para ulama adalah pewaris para nabi karena kedudukan mereka ini memang dekat maka ujian para ulama juga berat nabi Was dalam Sunan attirmidzi mengatakan ketika ditanya Siapa orang yang paling keras siksanya orang yang paling keras siksanya para nabi setelah itu orang yang paling dekat dengan mereka ketakwaannya diai agama seor maka dia akan dikeraskan ujian Allah tipis-tipis k kita ini akanuji seseorang sesuai dengan kemampuannya se ituudanat yang kediau mengatakanun dikasih pemberian lebih istimewa daripada kenabian W babun AFD Minal Ilmi W fq tidak ada setelah kenabian pemberian Allah yang lebih istimewa daripada ilmu dan fikih di sini maksudnya adalah ilmu agama dan pemahaman dalam masalah ibadah dan agama itu sendiri fikih itu sering diartikan dengan pemahaman agama maka ini sema dengan dalil-dalil yang kita sebutkan kemarindillahir yqihu fidin orang kalau pengin ada orang yang baik maka Allah Azza waalla akan pahamkan dia terhadap agama faqila am H Sufyan IBN Uan ditanya oleh muridnya kamu ngomong ini dari siapa maka jawaban beliauil fuqohai kullihim ini adalah pendapat semua ulama ahli fikih artinya apa ini merupakan pernyataan yang dikenal di kalarangan para fuqaha dan ini sama seperti yang disebutkan oleh Ibnu Abi syaibah rahimahullah dengan sanad yang sahih dari Ibnu jurij Ibnu juraij namanya Abdul Malik IBN Abdul Aziz Ibnu juraij seorang ulama ahli hadis penduduk Makkah suu saat beliau bertanya kepada murid Ibnu Abbas radhiallahu anhuma namanya Atha Atha IBN Abi Rabah rahimahullah menyampaikan satu Hadis lalu Ibnu jurid bertanya Ini dari siapa maka beliau mengatakan haditun mustafid ini adalah hadis yang dikenal dan sudah masyhur di kalangan para fuqaha meskipun riwayat itu enggak cukup dengan seperti itu ketika Orang ditanya ini hadis sahih apa enggak lalu dia mengatakan Oh ini sudah terkenal hadisnya enggak cukup enggak cukup cuman maksudnya memang sebagian pembahasan dalam agama semua orang ngerti maka para ulama mengatakan ada beberapa hal yang tidak mungkin tidak diketahui oleh orang contohnya wajibnya salat ada orang mengatakan saya enggak Salat kenapa kalau dia malas kelihatan memang Tetapi kalau dia bilang memang salat itu harus itu jarang ada orang enggak ngerti tentang kewajiban salat itu karena semua orang harus harusnya tahu itu kalau enggak tahu ya kelewatan sekali Memang kelewatan sekali ini ngapain umur segitu enggak ngerti kalau salat itu wajib dan ada orang kayak begitu ya Bahkan saya dulu pernah Ketika saya pulang liburan Madinah itu saya naik base saya naik bise bis malam itu kemudian mereka cerita Oh sebentar lagi Ramadan Sebentar lagi kita Ramadan Subhanallah saya selama umur-umur kata dia enggak pernah puasa Ramadan full kat kata Ana Subhanallah ini umur sudah lebih tua dari Ana itu ya tapi dia mengatakan seperti itu Ini yang ngomong ini ini yang ngomong Dan saya yakin dia ketika ngomong sama kawannya itu Dia tidak sedang membanggakan wah Ana enggak pernah puasa full engak kayak gitu tetapi orang yang tidak ngomong banyak dan kita lihat saja kadang kala hari pertama orang mungkin tutup kemudian tidak kerja libur bersama menyambut Ramadan besoknya di depan masjid mereka tukang tukang itu kayak majelis itu apa namanya buka makanan itu sudah makan biasa gitu warung-warung kebuka terus kayak gitu wajar kan Ya enggak wajar sebenarnya Tetapi kalau kita bandingkan ketika orang-orang tidak menganggap salat itu adalah hal yang diperhatikan maka puasa lebih lebih puasa lebih parah kalau seandainya salat aja seperti itu Nah kalau kita bilang kepada kaum muslimin orang yang tidak salat kafir ngamuk enggak Siap mereka dan itu pendapat hanabilah orang yang tidak salat karena malas maka dia kafir itu pendapat hanabilah sementara pendapat mazhab yang lain orang yang tidak salat selama dia tidak Anggap tidak salat itu adalah hal yang boleh maka dia tidak sampai kafir tapi ala kullial ee beberapa pembahasan dalam agama seperti ini mestinya sudah dikenal di kalangan kaum muslimin ya orang laki-laki berbeda dengan orang perempuan itu mestinya seperti itu auratnya juga sama mestinya tidak sama dengan perempuan mendidiknya juga sama ada hal-hal yang memang semua orang ngerti tapi ada yang dari sisi perincian syariat orang harus belajar seperti itu baik kemudian disebutkan Di Sini dari perkataan seorang ulamaq sahlun ini yang dimaksudkan adalah Sahl IBN Abdillah atasturi sahlbn abdahasturi adalah seorang ahli ibadah seorang ahli ibadah dan sering dikenal dengan zuhud War kehati-hatian dan seterusnya beliau meninggal tahun 283 Hijriah Beliau mengatakan orang yang pengin melihat majelisnya para nabi hendaklah dia melihat majelisnya para ulama karena yang dibahas adalah ilmu yang bisa mendekatkan kepada Allah subhanahu wa taala ini sama dengan makna yang tadiah imami mengatakan Wali Kalau orang-orang yang punya ilmu fikih dan mengamalkannya mereka tidak dikatakan Wali Allah maka Allah enggak bakal punya Wali sama sekali Wali itu adalah orang yang ditolong dan Allah mengatakan ala Inna Auliya Allah La khaufun alaihim W yahzanun ketahuilah bahwa para Wali Allah mereka tidak akan takut dan tidak akan bersedih berarti Wali itu ada dan dalam hadis yang sahih Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan Man waliq barang siapa yang memerangi wali-waliku maka dia telah ngajak perang Aku kata Ibnu Rajab alhambali dalam jam Hikam hadis ini menjadi hadis yang paling tegas dalam masalah Wali bukan wali murid atau wali nikah tetapi ini Wali beneran yang kita bahas tentang wali Allah Azza waalla Siapa mereka orang beriman dan bertakwa kata syikhul islamimiah rahimahullahmininqin Wali setiap orang beriman dan bertakwa dia adalah Wali Allah Azza waalla maka Siapa orang yang paling berhak dikatakan Wali orang-orang yang mengerti agama orang yang praktikkan juga itulah mereka para Wali Allah Imam Syafi’i yang mengatakan demikian Beliau mengatakan kalau mereka bukan Wali Siapa yang lebih berhak enggak ada orang yang lebih berhak untuk menyandang gelar Wali Gak mesti nyeleneh Wali itu ya maka ini kaidah dari mana ketika orang menyatakan Wali itu mesti aneh ya kalau ada dalil memang orang-orang aneh yang beruntung anehnya itu bagaimana seperti itu baik silakan Azan dulu ikhwatan Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar [Musik] allahu akbar allahu akbar Allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla [Musik] ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah [Musik] Ashadu anna muhammadar rasulullah [Musik] Hayya Hayya alah [Musik] Hayya Alal [Musik] Fah Allahu akbar Allahu akbar Lailahaillallah [Musik] [Musik] Iya Dalam Hadis disebutkan ya dalam had disebutkan seperti itu Islam diawali dengan keterasingan akan kembali asing dan beruntunglah orang-orang yang asing asing maksudnya adalah orang yang tetap baik ketika orang-orang sudah rusak dan orang yang bisa memperbaiki pada saat orang-orang sudah banyak yang merusak bukan sekedar aneh begitu dan kata-kata fqih adalah orang yang Paham agama para ulama hati-hati dengan perkataan ini satu saat ini disebutkan olehaj rahimahullah dalam kitab ak ulama ada orang bertanya kepada Al Hasan alashri tentang satu permasalahan ibadah lalu Beliau menjawab dengan sebuah fatwa orang bertanya mengatakan tetapi para fuaha mengatakan demikian dan demikian artinya berseberangan dengan yang Antum fatwakan maka rahimahullah mengatakanaka engau perahah kamu melihator selama kamu hidup Pernahkah kamu melihat ada orang yang Fakih inamalqih azzahidu Fid Dunya Ar f akhirb f ibadah Birun bidini kata beliau orang yang betul-betul Fakih adalah orang yang tidak butuh sama dunia orang yang rindu kepada akhirat orang yang selalu beribadah dan dia tahu agamanya itu Fakih jadi menggabungkan antara ilmu dan amal itu hakikatnya orang yang Fakih zaman sekarang orang bangga ketika disebutkan ini adalah tokoh fikih di dunia ya tokoh fikih internasional ya tetapi ternyata alhan Al Basri rahimahullah beliau mengingatkan fqih itu enggak gampang seperti itu maka Imam Syafi’i rahimahullah ketika beliau mengatakan kalau bukan para fuqaha yang pantas menyandang gelar Wali siapa lagi baik kemudian berikutnya dinukil dari Abdullah bin Umar radhiallahu Ana Beliau mengatakan majelis fhinirun Iti majelis fikih atau mempelajari agama lebih baik daripada ibadah selama 60 tahun tadi kita sebutkan memang riwayat ini tidak sahih ya riwayat ini tidak sahih bahkan marfu dan maukuf aja dua-duanya tidak sahih tetapi dalam riwayat ini tidak hanya satu saja nanti ada lagi disebutkan bahwa memang ulama mengatakan thaabul ilm itu lebih Afdal daripada beberapa ibadah terutama ibadah-ibadah sunah yang kedua sufyanuri Beliau mengatakan wa sufyanri wasyafi’i dari sufyanuri dan Imam asyafi’i rahimahumullahis baalid AF minabil ilm setelah apa yang Allah wajibkan tidak ada lagi yang lebih penting daripada belajar baik kemudian pernyataan yang serupa dinukil dari azzuhri beliau adalah seorang ahli hadis di kalangan tabiin beliau meninggal tahun 124 Hijriah dan beliau salah satu dari guru Imam Malik ketika para ulama ahli hadis ingin mengetahui seberapa kuat disiplin Imam Bukhari dan imam muslim Bagaimana perbandingan tingkat periwayat yang ada dalam dua kitab itu maka mereka mengukur dengan tingkatan murid-muridnya az-zuhri imam az-zuhri yang memiliki sanad tertinggi di zaman itu murid-muridnya adalah orang-orang yang betul-betul pendekar dalam ilmu Hadis tapi mereka punya tingkatan Tingkatan pertama orang yang punya kekuatan hafalan dan juga sering mulazamah sampai dalam perjalanan pun mereka akan mengikuti azzuhri tingkatan kedua orang yang hafalannya lebih rendah dari Tingkatan pertama dan mereka lebih jarang mulazamahnya daripada Tingkatan pertama rupanya kebanyakan Rawi yang ada dalam sahih Bukhari merupakan orang Tingkatan pertama Imam Bukhari terkadang meriwayatkan dari orang-orang tingkatan kedua tetapi tidak banyak itu pun dijadikan sebagai penguat riwayat sementara imam muslim beliau meriwayatkan sebagian dari Tingkatan pertama dan banyak dari tingkatan kedua maka alhafiz Ibnu Hajar mengatakan kalau dibandingkan dua kitab itu memang jauh sekali saya Bukhari lebih kuat banget dari sisi keotentikan kekuatan para periwayatnya seperti itu baik ini Zuhri Namanya Muhammad Ibnu muslim Ibnu Ubaidillah IBN Abdillah Ibnu syihab az-zuhri orang Indonesia banyak pakai nama Zuhri karena mereka ngerti ini nama ulama gak apa-apa daripada nama nama orang-orang kafir pemain bola itu enggak genah itu ya dikatakan di sini tidak pernah Allah Azza W disembah dengan ibadah yang mulia daripada memahami agama dan para ulama memahami kata-kata fikih ini Imam maksudnya adalahab belajar agama atau prakknya yaitu ber dengan sesuai syariat ini dua-duanya fikih dan kita tahu bahwa ilmu yang bermanfaat itu ilmu yang berbentuk amal maka pengetahuan atau pengertian tentang fikih Im Dia belajar atau dia beramal dengan sesuai syariat baik kemudian Ini ar yang terakhir dari Abu Dzar dan Abu Hurairah radhiallahu anhuma Beliau mengatakan BAB satu pembahasan satu bab tentang ilmu yang kita pelajari lebih kita sukai daripada kita salat sunah sebanyak 1000 rakaat kalau 1000 rakaat sudah banyak sekali apa ya lebih Afdal belajar gitu tapi ini riwayatnya enggak benar cuman ini hanya menunjukkan bagaimana para ulama mengagungkan belajar dan memang mereka mengatakan belajar itu lebih Afdal dari beberapa ibadah sunah walim Il yang kitajarkan kemudian diamalkan atau kemudian tidak diamalkan masih lebih kita darada kitaat sebanyak 100 rakaatesimpulanbah wi dan dari beberapa kesimpulan yang kita sebutkan dari nasihat para ulama di atas kita bisa mengatakan bahwa thaabul ilm lebih Afdal daripada amal-amal ibadah sunah yang dilakukan dengan fisik salat puasa tasbih berdoa dan semacamnya Dan kita pernah sampaikan bahwa kalau salat dan puasa mungkin banyak orang yang bisa tetapi orang sabar dalam belajar kalau bukan Taufik dari Allah susah Coba baca itu baca sebentar ngantuk itu ya kalau puasa kuat tapi kalau belajar sabar kemudian dipahami benar-benar bertanya hadir dan berusaha untuk menghafal banyak yang memang susah walmi yaibahu ini beliau ingin Sebutkan setidaknya ada lima penyebab kenapa ilmu ini lebih Afdal Kenapa ilmu lebih Afdal daripada ibadah-ibadah fisik yang sifatnya sunah yang pertama karena ilmu itu bisa memberikan manfaat untuk pelakunya dan juga untuk orang-orang ilmu ini bisa bermanfaat untuk yang melakukan dan juga untuk orang lain wwafilul badaniatsuniha sementara ibadah yang sunah yang dilakukan dengan fisik yang memanfaatkan hanya mengerjakan maka Imam Ahmad pernah ditanya mana yang lebih suka Antum salat atau baca al-qur’an atau menyebutkan tentang kesalahan-kesalahan para perawi Hadis dikatakan mereka adalah mungkar mereka adalah mubtadi ahli fidah dan seterusnya maka Imam Ahmad mengatakan kalau aku salat Dan puasa itu untuk aku sendiri tetapi kalau aku mengatakan bahwa Fulan munkarul hadis maka ini manfaatnya untuk kaum muslimin seperti itu kemudian yang kedua penyebabnya Kenapa ilmu ini lebih manfaat daripada ibadah fisikaihiuaihi Wu alaiha karena ilmu ini bisa membenahi ibadah yang banyak bahkan seringkiali ibadah bergantung pada ilmu tidak mesti ilmu bergantung pada ibadah tapi ibadah Biar benar dia harus ari dengan ilmu kemudian penyebab yang ketiga Wali ulamaulya waika lilabbidin karena pewaris nabi adalah para ulama dan bukan orang ahli ibadah kalau kita berbicara tentang ilmu Hadis rupanya banyak orang-orang yang dinisbatkan kepada ibadah rupanya mereka tidak ngerti apa-apa tentang hadis sampai kita pernah sampaikan dulu hadis-hadis yang palsu rupanya disampaikan oleh Kebanyakan ahli ibadah yang tidak ngerti ilmu Hadis kemudian penyebab yang keemp karena mentaati para ulama Allah wajibkan Tapi tidak untuk yang lainnya ini yang dimaksudkan adalah Firman Allah ya ini macam-macam Sebagian ulama menafsirkan mereka adalah para ulama kemudian ayat yang lain Allah mengatakan fasalu ahlikir tanyalah kepada orang yang berilmu maka kita taat sama mereka dan sangat tercela ketika ada orang bertanya sesuai kebutuhan dan selera tanya tanya lagi tanya tanya lagi Syekh salh usaimi hafidahullah Beliau pernah mengatakan saya ditanya oleh seorang lalu orang itu mengatakan sebelum ini saya sudah tanya ke Syekh ini dan Syekh ini Ya sudah enggak usah dijawab dia sudah tanya enggak puas tanya ke yang lain lagi Sekarang mau nanya ke anak Apa manfaatnya apa maksudnya hanya untuk mencari yang cocok dengan selera Dia Atau Dia hanya pengin membandingkan saja ini repot orang kayak begini belajar untuk diamalkan atau untuk mengetes dan seorang Alim perlu dia cerdas untuk menilai setiap pertanyaan ya jangan sampai ada jebakan seperti itu kemudian disebutkan akanatahan Meskipun orang yang punya sudah meninggal Dia akan terus mengalir sementara am sunah yang dilak dengan fisik orang sudah mati sudah sesnya ilmu yang bermanfaat akan mengalirkan pahala terus dan kita ketika mempelajari ilmu apapun kita bayangkan ilmu ini ngalir kepada para sahabat Dulu waktu kita belajar hadis tentang Ahkam salah satu guru kita mengatakan Antum pelajari masalah wakaf wakaf ini dalil yang kita pelajari dari hadis Umar radhiallahu Anhu hadis Umar yang dapat jatah pembagian tanah di khaibar lalu Beliau mengatakan kepada nabi sallu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Ana enggak pernah sekaya ini punya harta seewah ini kira-kira diapakan Tanah ini maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kalau kamu mau kamu pegang tanahnya dimanfaatkan hasil panennya disedekahkan maka ini menjadi asal usul wakaf kata Syekh yang ngajarkan waktu itu kita bayangkan setiap orang wakaf pahalanya ngalir ke Umar radhiallahu Anhu padahal tanah Umar di khaibar itu mana sekarang wallahuam bisa jadi semua orang enggak ngerti dan memang kurang kerjaan nyari mana wakafnya Umar mau diapakan Emangnya Tapi maksudnya ketika orang berwakaf ilmunya manfaat sampai sekarang kira-kira pahalanya seberapa yang mereka dapatkan enggak usah kirakirim kita butuh pahala tapi mereka sudah kecipratan seperti itu maka ilmu ini lebih manfaat daripada sekedar ibadah sunah yang berkaitan dengan fisik pelakunya karena adanya ilmu menjadi tanda hidupnya agama Subhanallah ada satu pernyataan dari sufyanuri rahimahullah sufyanauri pernah mengatakan kepada muridnya akjadadunil Beliau mengatakan kepada muridnya Ayo siapkan semua perbekalan kita kita pengin keluar dari sini di sini ilmunya mati kenapa apa beliau tinggal beberapa saat di situ enggak ada para pelajar yang bertanya kepada beliau tentang hadis kira-kira gimana pandangan para ulama ketika melihat orang-orang seperti enggak ngerti agama muslim mayoritas tetapi tidak kelihatan cerminan dari ibadahnya cerminan dari pakaiannya ketika mereka berinteraksi dengan muslim dan muslimah enggak kelihatan sama sekali maka ilmu itu ketika dipelajari menjadi tanda agama itu hidup di tengah kaum muslimin Mak Mak Ini yang menjadi keistimewaan wallahuam bisawab kita B sampai sekarang Insyaallah kita lanjutkan pada pertemuan setelahnya wallahuam bissawab dikatakan ujian hamba tergantung dari tingkat keimanan namun sering kita melihat orang yang jauh dari agama bahkan jarang salat ditimpa musibah begitu berat Apakah itu menandakan keimanannya yang kuat atau memang itu azab ya ya bisa jadi dua-duanya memang tidak ada kepastian Apakah sebuah musibah merupakan peringatan atau merupakan ee hukuman akan tetapi yang jelas ketika ada orang ee tidak segera dihukum sama Allah Padahal dia tidak apa namanya tidak melakukan ketaatan Ya sudah itu memang ketentuan Allah subhanahu wa taala dan kita ee khawatir ketika orang tidak segera disegerakan apa namanya hukumannya itu istidraj istidraj artinya Allah memang mengulur-ulur mengelur-ulurkan nanti kalau sudah sampai datangnya sudah orang itu enggak bisa melepaskan diri sama sekali dari hukuman Allah tapi yang jelas kita berusaha untuk berbenah itu intinya poin dari hadis itu kita perlu berbenah dan sabar ketika menghadapi takdir Allah itu saja apa Kriteria seorang yang dikatakan berilmu ya dia paham dan diamalkan sudah gampangnya seperti itu ketika dia paham dia amalkan dia berusaha seperti itu kemudian Apakah orang berilmu itu punya konsekuensi Iya yang pertama diamalkan kemudian kalau seandainya dia bisa sampaikan sampaikan dan tidak harus ketika orang menyampaikan ilmu harus di atas podium harus mendapat rekomendasi atau dia harus mengkhatamkan Quran dulu harus apa enggak Kalau ada orang sudah mempelajari dan menguasai satu ilmu Enggak apa-apa dia menyampaikan tetapi dengan kadar yang dia kuasai jangan lebih seperti itu ini yang pernah disampaikan oleh Syekh Abdul Muhsin Al Abbad hafidahullah azan dikumandangkan untuk melaksanakan salat wajib Bagaimana jika azan dikumandangkan di selain salat wajib misal dipasang pada nada dering HP atau alarm Apa hukumnya karena seringnya juga ee lafaz azan belum lengkap sudah dimatikan Iya ini diingatkan oleh beberapa masyaikh ini enggak Enggak Apa Enggak pantas enggak pantas karena ada kesan istihza atau istikfaf bukan istihza tapi istikfaf istikfaf itu artinya merendahkan termasuk tulisan sama tulisan al-qur’an harusnya dibaca malah dipajang orang yang enggak baca dipajang ini ada urdah Lil istikfaf ini seolah membuka peluang untuk diremehkan yang lebih parah lagi ada tulisan al-qur’an ayat kursi di sini orang yang rokok dengar musik apa ketawa-ketawa ini al-qur’an enggak dibaca mushaf aja tidak diapa-apakan para ulama mengatakan mushaf itu kalau tidak dibaca ditutup Nah kalau kaligrafi ayat kursi di sini pajang gimana mau ditutup sementara orang dibawah bermaksiat nah artinya ini seperti urdah atau membuka peluang untuk dilecehkan atau disepelekan tidak semestinya Ana kerja di perusahaan semesta sudah 10 tahun dan 2 tahun ini ada pergantian pimpinan yang mana menyuruh anak untuk mencukur jenggot jika tidak mau disuruh mundurkan diri mohon nasihatnya Ustaz mundurkan diri aja mundurkan diri ya Man Taraka saian lillah awadahu Khairan minhu Kalau antum berupaya untuk berdoa ya Allah rubah hati pimpinan saya siapa tahu Setelah nyuruh orang-orang nyukur jenggot dia sendiri jenggotan ya enggak apa-apa antum mau doa doakan silakan tapi kalau seandainya membuat orang harus cukur jenggot di tempat kerja itu maka tidak pantas ya tidak pantas seperti itu apakah boleh membaca selawat ibrahimiyah pada tahiyat awal membaca lengkap sebagaimana tahiyat akhir justru Ini yang diharapkan yang diharapkan bkan Syekh Albani rahimahullah dalam sifat salat Nabi beliau menukil dari Imam Syafi’i rahimahullah tidak ada beda Tasyahud awal dan Tasyahud akhir tidak ada dalilnya maka beliau memang menukil perkataan para fuqaha yang mengatakan bahwa tasyahud pertama sampai selawat aja nah ini kata beliau sebenarnya dalilnya di mana gitu karena hukum asalnya tasyahud itu sama antara Tasyahud awal dan akhir seperti itu wallahuam bisawab ini kita pelajari mudah-mudahan bermanfaat kurang lebihnya Mon Maaf shallallallahu wasallam wabarak ala abdihi wasasul muhammad wa al wasahbihi ajmain subhanakallahumma W biihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfirukaubu ilaik walhamdulillahiabbil alamin Roja TV ikwatil Islam rahimani Allahu wyakum telah kita simak bersama kajian ilmiah yang bermanfaat bersama asatidah kita semoga yang singkat ini dapat menambahkan ilmu dan berfaedah untuk kita semuanya Kami yang bertugas mengucapkan terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *