. menyebar cahaya sunah Alhamdulillah Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah nabiina Muhammadin waa alihi wasohbihi wa Walah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna Muhammad ikhwat Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerhati rja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di mana pun anda berada Alhamdulillah kita masih diberi nikmat kesehatan oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali berjumpa di dalam saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Insyaallah pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita seputar menuju negeri Abadi yang masuk dalam pembahasan orang yang pertama masuk surga dan orang yang masuk surga tanpa hisab yang Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita yaitu Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui layan telepon di 0218236543 atau melalui pesan Whatsapp di 0819896543 Islam kaum muslimin dan muslimat Mari kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala kami persilakan fatafadol Maskur Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuainuhuagfiruhill u muhamm abahu Wa Ta Wir Hadi had Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam was umur muhda W bidahid kaum muslimin dan kaum muslimat para pemerhati Roja TV dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah kita kembali bertemu dalam kajian menuju negeri abadi di mana kita masih berbicara tentang orang orang yang pertama masuk ke dalam surga yang lalu telah kita bahas bahwasanya orang yang pertama diizinkan untuk masuk surga di mana pertama masuk memang dibukakan pintu untuk dirinya adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan memang Allah subhanahu wa taala memerintahkan malaikat penjaga pintu surga tidak boleh tidak mengizinkan siapun yang pertama masuk selain Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian ikhwah azallahu wyakum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan bahwasanya Ee kita adalah umat yang terakhir tapi kita umat yang pertama masuk surga dari sisi personilnya maka yang pertama masuk surga adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan hanya untuk beliau Pintu Surga dibukakan untuk yang pertama kalinya baru kemudian orang-orang mukmin dan umat yang pertama masuk ke surga adalah umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan umat yang masuk surga dengan tanpa hisab dari kalangan umat Rasulullah mereka sebanyak 71,000 orang 70,000 orang ya 70,000 orang yang lalu telah kita bahas bahwasanya ada beberapa riwayat yang menyebutkan dan Allah subhanahu wa taala menambah lagi dari 7,000 orang itu Allah Tambahkan lagi dikalikan dengan 70,000 orang lagi 7,000 dikalikan 70,000 sekitar yang hasilnya jumlah total semua yang masuk surga dengan tanpa hisab menurut riwayat ini ya menurut riwayat Imam Ahmad Berarti jumlahnya total semua 70,000 dikali 70,000 Berarti M ada juga yang meriwayatkan bahwasanya hadis ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad Imam Tirmidzi di mana eh 70 eh 70,000 tersebut ikhwah dikalikan dikalikan 7,000 70,000 dikalikan 7,000 yang hasilnya nanti 4,9 juta orang itulah umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang masuk surga dengan tanpa hisab ikhwah aallahu wa iyakum lantas kalau dilihat dari apa namanya ee dari jenis-jenis masyarakat kaum musliminnya atau kalau kita lihat kalau tingkat sosialitanya tengah masyarakat ada yang miskin dan ada yang kaya yang biasanya kalau sosialitanya sosialnya tingkat sosialnya tinggi itu biasanya agak agak lebih memiliki banyak uanglah Demikian ikhwah Ya kalau yang fakir ya sedang-sedang saja kalau dilihat dari sisi ee tingkat kekayaannya ternyata ikhwah rahimallahuakum orang fakir lebih dahulu masuk surga ketimbang orang kaya orang fakir orang-orang Mukmin tapi bukan asal fakir ya bukan asal fakir mereka adalah orang-orang yang pertama masuk surga lebih dahulu mendahului orang-orang kaya yang Mukmin artinya yang si fakir ini Masyaallah seorang yang saleh dan Salehah dan dia orang yang taat kepada Allah Si Kaya juga demikian dia yang saleh dan salhah dan yang taat kepada Allah sama-sama taat sama-sama Saleh ssama bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala maka yang fakir lebih dahulu orang yang taat yang Saleh yang fakir itu lebih dahulu masuk ke dalam surga ketimbang orang yang Saleh yang taat dan yang kaya Rawa muslim fahihi an Abdillah in Amr radhiallahu anhuma diriwayatkan oleh imam muslim dalam kitab sahihnya dari Abdullah bin Amar radhiallahu anhuma Q berkata rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda inq muhajirintian Sesungguhnya orang-orang kaya orang-orang fakir Muhajirin lebih dahulu masuk surga ketimbang orang-orang kaya orang-orang kaya di hari kiamat nanti sej jarak sejauh 40 tahun sab khifah 40 tahun orang-orang fuqara para Muhajirin yaitu mereka-mereka yang hijrah dari kota Makkah ke Kota Madinah mereka tentunya tidak disangsikan lagi adalah orang-orang yang memang imannya kuat karena mereka tidak peduli dengan harta yang ditinggalkan yang mereka tinggalkan di di Makkah yang penting mereka bisa menyelamatkan agama mereka dan mereka pun hijrah ke Kota Madinah di mana boleh jadi di sana tidak ada sanak famili di sana tidak ada usaha tapi mereka tidak peduli mereka tawakal Al Allah mereka tinggalkan kampung halaman yang mereka sangat cintai mereka tinggalkan hartanya karena memang orang-orang Quraisy pada waktu itu enggak membiarkan mereka bawa harta akhirnya mereka pergi tanpa apa-apa ke Madinah dengan Berserah diri kepada Allah subhanahu wa taala untuk menyelamatkan agama mereka demikian ikhwah dan sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya orang-orang Makkah profesi mereka itu banyak berdagang Allah subhanahu wa taala menyebutkan rihlatita wasf mereka itu pergi berdagang pada waktu musim dingin dan pada waktu musim panas kalau mereka musim panas mereka berdagangnya ke negeri Syam karena di sana tidak terlalu panas kalau musim dingin mereka berdagang ke daerah Yaman karena di sana tidak terlalu dingin ituahum dan itu memang profesi penduduk penduduk Makkah karena di sana tidak ada tidak ada tanaman yang bisa ditanam dahulu ikw tidak ada tanaman yang bisa ditanam Nabi Ibrahim alaiham ketika meninggalkan anak dan istrinya di sana dia katakanam Ya Allah ktinggalkan aku di suatu lembah yang tidak ada tumbuhan-tumbuhan di sebuah lembah di dekat Masjid Haram at di dekat Ka’bah ikhw sehingga ketika mereka hijrah ke Madinah mereka terasa canggung karena biasanya mereka berdagang sementara di Madinah itu umumnya penduduknya tersebut profesinya bertani kalau kita mau bertani tentunya kita harus punya lahan untuk pertanian sementara mereka orang-orang fakir jadi banyak di anara mereka akhirnya hidup dalam keadaan fakir tapi ikhwah rahimullahu wakum mereka bukan orang yang meminta-minta Ya sampai-sampai Allah sebutkan Alquran yahsab jahilun yah jahil AG orang-orang yang jahil mengira mereka itu orang-orang yang berkecukupan min tauf karena mereka tidak pernah meminta-minta ya bahasa kita kalau ditanya gimana Antum hari ini Alhamdulillah ee kamsat semua cukup Alhamdulillah mereka jarang mengeluh tentang masalah harta gak pernah mereka mengatakan hari ini kami enggak makan Bagaimana yang bagaimana sore nanti apakah masih hidup atau tidak tak ada tak ada ucapan begitu setiap ditanya mereka kata Alhamdulillah kami bercukupan Allah subhanahu wa taala masih memberikan kami rezeki yang cukup kami Alhamdulillah masih hidup Deman ikhw tidak ada sedikit pun keluhan-keluhan dari sisi harta itulah orang-orang fakir Muhajirin Masyaallah sakin hebatnya mereka sakin hebatnya ketakuan mereka Allah sebutkan dalam al-quranq Muhajirin orang-orang fuqara dari kalangan Muhajirin makanya ikhwah rahimallahu wakum orang-orang fuqara Muhajirin ikhwah ternyata di hari kiamat nanti lebih dahulu masuk surga lebih dahulu masuk surga selama 40 tahun ya 40 tahun baru kemudian orang-orang kaya yang berikutnya yang diizinkan masuk ke dalam surga berarti ikhwah kalau dari sisi ee kepemilikannya maka orang-orang miskin Muhajirin Muhajirin ya adalah ikhwah perlu kita ketahui bahwasanya dahulu di kalangan Rasulullah di kalangan sahabat Rasulullah ada yang miskin dan ada yang kaya Tapi perlu kita ketahui bahwasanya orang-orang miskin pada wak waktu itu mereka tidak iri dengan orang-orang kaya karena hartanya tapi mereka iri dengan orang-orang kaya dikarenakan mereka bisa menggunakan hartanya itu untuk ibadah kepada Allah makanya pernah para sahabat yang fuqara ini datang kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Apa kata mereka mereka bukan mengeluhkan Ya Rasulullah kami enggak punya rumah mereka punya rumah ya Rasulullah kami enggak punya kendaraan mereka punya kendaraan Ya Rasulullah kami enggak bisa kami enggak bisa makan mereka bisa makan Bukan itu yang mereka mereka gusau apa mereka mereka galaukan bukan bukan itu yang mereka gusarkan tapi Apa kata mereka Ya Rasulullah dahahaba ahlud dusur Ya Rasulullah dahahaba ahlud dusur Bil ujur Ya Rasulullah sesungguhnya orang-orang kaya telah pergi membawa banyak pahala Rasulullah bertanya Loh kenapa begitu Jadi yang di yang diirikan mereka ini adalah mereka itu bisa mendapatkan pahala lebih dibandingkan orang-orang kaya bisa mendapatkan pahala yang lebih dibandingkan orang-orang miskin demikian makanya mereka katakan Ya Rasulullah itu orang kaya Bahasa Medannya enak kali orang itu ya Rasulullah banyak sekali pahalanya mereka bisa bisa sedekah mereka punya harta bisa mendapatkan pahala dari Allah subhanahu wa taala Rasulullah tanya kenapa seperti itu apa kata merekai sebnya mereka salatis seperti kamiat mereka berpuasa seperti kami puasa tapi tapi Terata mereka bisa berinfak Sis harta Mere kamiak di sini kami kalah ya rasulah Gimana caranya ini agar kami bisa melomba mereka agar kami bisa melomba pahala merekaarisingikan mka yang m kan ikhwah yang mereka gusarkan yang mereka galaukkan itu dia bukan harta mereka yang banyak melimpaha bukan di rumah mereka yang bertingkat bukan dikarenakan kendaraan mereka yang berkilat bukan itu tapi orang-orang kaya yang menggunakan hartanya untuk semakin dekat dengan Allah subhanahu wa taala itu yang membuat mereka iri pengin seperti itu ya Sekali lagi mereka enggak kepengin punya rumah seperti rumah mereka mereka tidak kepengin punya kendaraan seperti kendaraan mereka enggak yang mereka inginkan adalah Gimana caranya agar mereka bersedekah bisa bersedekah seperti seperti orang kaya tapi kan enggak bisa enggak punya harta mereka Gimana caranya suaya bisa melomba mereka menyaingi kebaikan mereka ikhwah apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ala jaallahuqu minhu loh Bukankah Allah ada berikan kalian fasilitas yang juga seperti kalian bersedekah Wah Masyaallah ini solusi para sahabat-sahabat yang fakir Allahu akbar ini berarti solusi kita bisa melomba mereka kita bisa menyaingi mereka dalam kebaikan apa kata rasulullah was setiap kali ucapan Subhanallah ituedekah setiap yang namanya ucapanamillah itu Allahu Akbar itu sedekah setiap ucapan laahallah itu juga sedekah memerintahkan Berbuat baik itu sedekah melarang berbuat mungkar itu sedekah bahkan pada kemaluan kali itu ada sedekahikahah jadi inilah pahala-pahala sedekah yang bisa menandingi orang-orang kaya demikian Begitu begitu kondisi orang fakir ya orang fakir pada zaman rasul was Jadi bukan merekaka merasa hina karena enggak punya duit mereka ngelangsa hidupnya sengsara kenapa enggak punya duit hidup mungkin di hidupnya sangat sederhana makan sangat sederhana bukan bukan itu yang mereka mereka galaukan yang mereka galaukan kami enggak bisa berinfak seperti orang-orang kaya itu bagaimana Gimana cara menandingi mereka itu Ikhwan jadi persaingan mereka itu bukan dunia persaingan mereka itu adalah persaingan akhirat demikan ikhwah Hasan albasri pernah mengatakan kalau ada yang menyaingi kalian dalam masalah dunia saingi dia Masa akhirat akhirnya Masyaallah bahagia sahabat pada waktu itu karenap ada amalan yang bisa menandingi orang-orang ini ternyata ikhw orang-orang kaya sahabat pun mendengar mendengar nasihat Rasulullah kepada orang fakir-fakir ini Jadi gimana Ikhwan ternyata mereka juga melakukan zikir seperti yang dilakukan oleh orang-orang miskin melihat orang-orang kaya itu juga melakukan apa yang mereka lakukan ya Nam juga apa namanya amalannya enggak pakai modal ikhw orang-orang kaya itu juga bisa berzikir e bisa Bertasbih bisa bertahmid bisa bertakbir bisa bertahlil bisa amaru bisa amal Makruf bisa nahi mungkar k bisa melakukan hubungan dengan dengan keluarganya dan itu berpahala mereka bisa melakukan akhirnya mereka datang lagi kepada Rasulullah S was Ya Rasulullah gimana ya Rasulullah ternyata mereka melakukan hal yang sama apa kata beliau mau gimana lagi itu merupakan karunia Allah yang diberikan kepada siapa saja dia kehendakian terus Mengapa orang-orang fakir Muhajirin malah lebih dahulu masuk surga bukankah tadi pahalanya tadi kebaikan orang-orang kaya pada zaman sahabat itu terlalu banyak sehingga tidak bisa disaingi oleh orang-orang miskin seharusnya orang-orang kaya ini dong yang pertama masuk surga bukan orang miskin dari kalangan para sahabat tapi ternyata orang miskin di sini disebutkan Inal fuqar Al Muhajirin yasbi alagni yaumalqiamati Jan khif Sungguhnya orang-orang fakir kalangan Muhajirin itu lebih dahulu melomba melampaui orang-orang kaya mereka ya ke ke dalam surga selama 40 tahun bab nanti kita bahas hadis ini diriwayatkan diriwayatkan oleh imam muslim kemudian waraw Tirmidzi an Said diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abi Said alkudri wa ahmadtirmidzi wa Ibnu Hibban an Abu Hurairah adapun yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad Tirmidzi dan Ibnu Hibban Dari Abu Hurairah jadi ada dua sahabat yang meriwayatkan hadis ini yaitu pertama Abu Said Al khudri radhiallahu Anhu dan Abu Hurairah radhiallahu Anhu qala mereka berkata Dia berkata qala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda fuqarul Muhajirin yadkhulunal jannata qobla agniim orang-orang fakir Muhajirin lebih dahulu masuk surga ketimbang orang-orang Muhajirin yang jaraknya 500 tahun kalau hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim menyebutkan jarak mereka itu selama 40 tahun ya orang-orang fakir Muhajirin masuk ke surga kemudian 40 tahun kemudian barulah orang-orang kaya Muhajirin masuk ke surga dan perlu kita ketahui ikhwah seperti yang telah kita bahas bahwasanya masuk surga itu bukan one by one begitu Gak satu satu satu enggak tapi mereka masuk surga serempak gimana Mereka masuk surga itu dengan susunan saf panjang susunan ke samping Jadi mereka bersama-sama masuk surga bukan susunan ke belakang bukan baris tapi bersaf makanya ikhwah ya mereka yang diperkenan masuk surga yang di ujung Sampai di ujung sana serentak sama-sama masuk melangkahkan kaki ke dalam surga tidak ada yang tidak ada yang terlambat tidak ada yang belakangan begitulah Ikhwan rahimullah wakum jadi dalam masalah iniah eh apa namanya masuk surga orang-orang orang-orang Muhajirin Wak mujahajirin yang pertama hadis menyebutkan 40 tahun jaraknya yang kedua yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi Ibnu Hibban dan Ahmad menyatakan bahwasanya ternyata jarak mereka sejak selama 500 tahun ikhwah nanti akan dibahas terus yang mana sebenarnya 40 tahun atau 500 tahun demikan ikhwah Saya ulangi yang mana sebenarnya hadisnya kalau yang 40 tahun itu diriwayatkan oleh imam muslim yang 500 tahun diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi Ahmad dan Ibnu Hibban nanti akan kita jelaskanasahahuaihi was ai Rasulullah menjelaskan mengapa di sini malah orang fakir Muhajirin itu lebih dahulu masuk Islam Padahal mereka semasa di dunia mengeluh pada Rasulullah karena mereka ketinggalan untuk melakukan kebaikan ketimbang orang-orang kaya sahabat pada waktu itu ketinggalannya gara-gara apa ibadah mereka sama puasa mereka sama tahajud mereka sama tapi ketika Si orang kaya itu berinfak di mereka enggak punya duit untuk berinfak demikian ikhwah Mengapa lantas berarti kan orang kaya punya keistimewaan dibandingkan orang-orang fakir tapi mengapa yang masuk surga orang fakir dahulu ini jawabannya waqana rasulullahiallahu Alaihi wasam ma ak sungguh Rasulullah Sallahu alaih wasallam sudah menjelaskan di di hadis yang lain Kenapa orang fakir ini yang lebih dahulu Mas Surga itu dikarenakan Kenapa mereka lebih dahulu Mas surga karena mereka enggak punya apa-apa tidak memiliki harta Apun untuk dihisab beda halnya dengan orang kaya orang kaya mereka orang Saleh mereka orang bertakwa kepada Allah dijamin tidak tidak akan melakukan hal-hal yang haram karena mereka surga Calon Penghuni Surga tapi belakangan belakangan mereka masuk surganya Kenapa ikhwah harta mereka dihisab orang kaya yang bertakwa yang Saleh punya mobil 10 misalnya istrinya punya dua anaknya masing-masing satu misalnya dia punya dua misalnya 10 mobilnya kan mobil ini pun akan dihisab Dari mana kamu dapat mobilnya dari rezeki yang mana dan dihisab Ke mana saja kamu gunakan mobil apakah untuk yang diridai oleh Allah ataukah untuk yang dimurkai oleh Allah demikan Ikhwan itu itu masih mobil Bagaimana dengan pakaian yang satu lemari pakaian tiga lemari dua lemari sudah enggak dipakai pakaian itu yang rutin sisa sekarang yang satu lemari Nah itu gimana jadinya demikian akan dihisab itu masih pakaian kengendaraan rumah akan ditanyakan rumahnya yang berserak di mana-mana di sudut kota orang takwa dia orang takwa orang yang sangat Dermawan Nah itu akan ditanya ini dari mana nih rumah ini dari mana Mau diapain dan diapain itu semua akan dihisab satu persatu akan ditanya satu peratu makanya Rasulullah wasam pernah mengatakan tidak akan beranjak kaki anak Adam di hari kiamat nanti sampai dia ditanyaan tent ilmunya jauha jauh dia sudah mengamkanunyanya ini dan tentang hartanya tentang hartanya dari mana dia dapati dan ke mana dia gunakan yang keat yaitu dan akan ditanya tentang usianya ke mana diiskan usianya yang ketiga tadi dia akan ditanya harta itu dari mana dan ke mana dia gunakan itu rahimahakum adapun si fakir gak punya apa-apa seperti yang berikutnya akan kita kita Jelaskan ya ya orang-orang fakirakir ini adalah di Kal sahabat mereka yang mereka tidak punya apa-apa ya Tapi mere jihad Imam Hakim meriwayatkan dalam Kitab mustadrak An Abdillah bin Amar radallahu anhuma dari Abdullah bin amaraha Q Dia berkata Q rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallahu Ali wasam bersabdati bertanya tahu enggak kalian Rombongan pertama umatku yang masuk ke surga ini Rasulullah bertanya kepada para sahabat Ya itu salah satu cara Rasulullah dengan mentransfer ilmu biasanya beliau dengan cara bertanya dulu ya para sahabat enggak tahu dong ya ini kan ilmu gaib Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam diberitahu oleh Allah subhanahu wa taala terkadang beliau Dengan cara memanggil seperti ketika beliau ingin memberitahu tentang hak Allah terhadap hamba dan hak hamba terhadap Allah waktu itu yang diboncengan beliau itu Muad Bin Jabal R memanggil kali ya muadik Ya Rasulullah Ya Muad tiga kali itu fungsinya apa kan Rasulullah sudah tahu bahwasanya Muad Bin Jabal itu sudah menyaut panggilan beliau tapi untuk apa Ik untuk lebih apa namanya membuat dia itu lebih penasaran apa sihi apa karena sesuatu yang membuat kita penasaran itu mudah dapatnya Ikhwan ya mudah dapatnya beda halnya kita enggak Penasaran ya kita bisa enggak peduli nah cara Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini sama beliau mengatakan pada para sahabat dengan cara bertanya ya atamu atamu Tahu enggak kalian aalalti tahu engak kalian wahai sahabat-sahabatku Rombongan pertama yang masuk surgalu allahasulam aku berkata Allah dan rasulnya yang tahu Kata jawaban Abdullah bin Amr faqala Beliau mengatakan fuqul Muhajirin yaitu orang-orang fakir dari kalangan Muhajirin di mana Nanti di hari kiamat mereka akan mendatangi pintu Sur kemudianka dibukanttanya kepada merekaikat seali ap sudah dihisab kata malaikatun mereka mengatakan apa yang harus dihisab dari kami mereka apa yang dihisab dari kami kami gak punya apa-apa inamaat asyaah yang kami punya hanya pedang yang kami jinjing di bahu kami ya Dan kami lakukan Kami perang jihad fisabilillah sampai kami meninggal dunia hanya itu harta kami yaitu pedang sebilah pedang Kalau ma dia hisab ini pedang selesai hisablah dia dan itu pun digunakan untuk jisabilillah mana harta lain tak ada begitu Ikhwan makanya ketika malaikat penjaga surga bertanya loh kalian kok cepat sekali masuk surga sudah dihisab apa rupanya kalian sudah dihisab itu bahasa kita ya apa rupanya kalian sudah dihisab mereka berkata loh mau apa apa yang mau dihisab kami harta kami hanya pedang ituun pedang ini kami gunakan untuk jihad sudahhisap nih pedang hisaplah itu pedang demikian selesai tapi kalau orang-orang kaya Wah Masyaallah la w quata illa Billah di hisab kemudian maka dibukakanlah untuk mereka Pintu Surga tersebut lantas mereka masuk ke surga dan mereka pun tidur siang selama 40 Tahun barulah kemudian orang-orang lain masuk ke dalam surga itulah Ikhwan rahimullahu wayakum kisah tentang orang-orang fakir yang masuk ke surga Jadi ikhwah bukan asal fakir ya bukan asal fakir Jadi sebenarnya sebenarnya mereka masuk surga yang fakir ini adalah fakir karena enggak di enggak enggak ada yang mau dihisab tapi bukan juga berarti bahwasanya derajat orang-orang fakir ini lebih tinggi dibandingkan derajat orang-orang kaya nanti di surga enggak begitu juga konsekuensinya Kenapa demikian seperti yang kita hadis yang kita bacakan tadi ya rasulullahabaur Bil ujur Ya Rasulullah sungguh orang-orang kaya telah pergi membawa banyak pahala artinya yang membuat mereka lambat masuk surga dikarenakan hisab Adapun derajat mereka bisa melebihi derajat para fuqara dikarenakan amalan yang mereka lakukan yang tidak dilakukan oleh orang orang-orang fakir ini demikan ikhwah ya jadi kelebihannya di sini adalah dia hanya lebih cepat masuk ke surga karena tidak ada yang perlu dihisab dan memang enggak ada yang dihisab enggak ada yang bisa dihisab karena harta mereka hanya hanya pedang yang mereka gunakan untuk jihad fisabilillah Adapun si kaya orang-orang yang kaya walaupun mereka lebih tinggi derajatnya karena mereka dapat melakukan amalan yang tidak bisa dilakukan oleh orang-orang fakir mereka bisa kalau dia di Indonesia dia bisa pergi umrah dia bisa pergi Haji berkali-kali umrah berkali-kali dia bisa ee menjadi seorang Dermawan dia bisa menyantuni orang-orang fakir menyantuni anak-anak orang-orang miskin para janda-janda yang fuqara kemudian banyak hal yang bisa dia buat dia bisa bangun Masjid yang Rasulullah S was pernah masjidanah Barang siapa yang membangun masjid walaupun hanya sebesar Allah akan bangunkan rumah untuk dia di surga itu yang punya duit demikan ikhwah dia atau dia buat dia bangun jalan atau dia buat ee apa namanya ee tempat ee pompa air misalnya supaya masyarakat setempat bisa mendapatkan air dia bisa lakukan itu semua Kenapa karena mereka punya Fus mereka punya duit demikian mereka bisa buat Panti Asuhan menampung anak-anak yatim yang fakir Masyaallah kan banyak bisa dia buat dia bisa apa namanya men-support pengajian karena dia punya duit banyak hal yang bisa dia buat Ikhwan rahimullahu wyakum ya Bahkan dia bisa boleh jadi dia bisa mengundang mengundang para dai dai yang memang mengajak pada Quran dan sunah menurut para Salafus Saleh sehingga orang-orang lebih tertarik di tempatnya untuk apa namanya menerima dakwah tauhid demikan ikhwah rahimallah banyak yang Bis bisa bawa yang mereka bisa hasilkan dari dari uang mereka yang tidak bisa dilakukan oleh orang fakir makanya makanya kemungkinan besarnya orang-orang kaya yang dermawan yang Saleh yang Salehah yang bertakwa Ada kemungkinan besar derajat mereka di surga itu lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang fakir yang mereka amalan ibadahnya sama dengan orang-orang kaya hanya mereka tidak bisa bersedekah mereka tidak bisa bangun Masjid mereka tidak bisa memberikan santunan kepada orang-orang miskin dan fakir yang bisa orang-ang kaya Lantas kenapa mereka terlambat masukuk surga hisab mereka berat hisab Mereka banyak ya Semua yang didapati akan di yang mereka dapati masa di dunia akan dihisab oleh Allah subhanahu wa taala kalian akan dipertanyakan kalian akan minta pertanggungjawaban atas nikmat yang diberikan kepada kepada kalian demikian ikhwah rahim Allahu wakumb ikhwah wiahihil Bukhari dalam kitab sahih Bukhari an usam bin Zaid dari Usamah bin Zaid an Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Q beliau bersabdatu ala Babil jannahakanaatal masakin aku berada di pintu Surga dan aku lihat ternyata umum secara umum penduduk Surga itu adalah orang-orang yang tadinya miskin semasa mereka di dunia Allah wa asabul jad mahbusna ashabanari Umar Adapun orang-orang kaya mahbus ya mahbus mahbus itu terhenti Kenapa terhenti karena dihisab tadi itu Ikhwan ya karena dihisab hanya saja memang penduduk-penduduk neraka sudah disuruh masuk ke neraka ini tinggal pendudukuk surga ini yang orang fakir lebih dahulu sudah masuk tinggal orang-orang kaya yang mereka juga Calon Penghuni Surga tapi mereka dihisab dulu kekayaannya demikan Ik dihisab dulu kekayaannya Loh kenapa harus dihisabkan sudah jadi penduduk Surga itu ketentuan Allah subhanahu wa taala sebenarnya Ikhwan tidak dihisab juga Allah bisa Allah Maha Tahu enggak perlu ditimbang enggak perlu dicatat enggak perlu Allah catatan amalan itu Allah tahu Danan ikhw enggak perlu Allah mendatangkan saksi ketika mengadili seorang hamba di Mahkamah pengadilan Allah subhanahu wa taala enggak perlu mendatangkan malaikat sebagai saksi gak perlu mendatangkan para nabi sebagai saksi gak perlu mendatangkan apa namanya mendatang gak perlu Allah membuat bumi menjadi saksi seperti yang Allah sebutkan apa namanya e pada hari itu bumi menceritakan laporannya dan gak perlu juga Allah subhanahu wa taala untuk menjadikan tangan kaki kemudian kulit untuk bisa bicara Allah enggak perlu sebenarnya itu ya Allah tahu sudah tahu tanpa itu juga Allah tahu tapi manusia ini manusia ini kalau tidak didatangkan saksi dia enggak puas karena maksud Allah subhanahu wa taala memasukkan orang tersebut ke dalam neraka ya dia tak masuk neraka kecuali dengan perasaan dia menyesali dirinya sendiri tidak menyesali orang lain dan dia menyesali diri sendiri dan dan yakin bahwasanya hukuman yang Allah berikan itu pantas untuk dia makanya tidak ada yang dia sesali kecuali dirinya sendiri demikian jadi untuk itu gimana Allah datangkan saksi Allah datangkan malaikat Allah bentangkan catatan amalannya demikian ikhwah Allah buat bumi bisa bicara menyaksikan apa yang dilakukan seorang hamba semasa dia di dunia kemudi Allah buat tangannya bisa bicara bisa bicara kulit menjadikan saksi bersaksi untuk memberatkan kami mereka mengatakan Kami adalah Kami bisa bicara dan Allah Maha Maha maha berkuasa untuk membuat segala sesuatu bisa bicara itu ikw rahimallahakum itulah dia ya jadi eh dalam masalah ini rahimallah wakum eh dihisab manusia itu harus dihisab demikian hanya saja ada yang masuk surga dan tanpa hisab ada ada yang Dih his yang pas akan akan Mas nerakaun orang-orang kaya yang orang-orang kaya calon puduk surga Mere masih terhenti Ken per dihis sudah disuruh masuk ke dalam neraka waul muslimin yang dikatakan Ashabul Jid karena dikatakan tadi kan dalam hadis waashabul Jid mahbusun adapun orang-orang yang Jid maksudnya orang-orang Kaya itu terhenti terhalang masuk surga masih terhenti lantas seperti yang kita katakan tadi hadis yang riwayat Muslim mengatakan jarak mereka antara masuk surganya orang miskin dengan masuk surganya orang kaya itu jaraknya 40 sementara yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi Imam Ahmad dan Imam Ibnu Hibban menyatakan bahwasanya jarak di antara mereka itu 500 tahun ini yang mana yang benar ikwahahahum berkata penulisqq KH sebagaimana yang disebutkan dalam hadis-hadis yang lalu bahwasanya orang-orang fakir lebih dahulu masuk surga ketimbang orang kaya yang jaraknya mereka selama 40 tahun sementara dalam hadis lain disebutkan jarak mereka adalah 500 tahun seolah penulus mengatakan terus gimana ini untuk mengkompromikan dua hadis ya yang mengatakan jarak mereka jarak lama antar akir k itu 4 tahun00 tahun apa k penul orang-orangir itu kondisya berbeda juga orang kondisi mka bered- sebat apaia orangorangakir itu berbeda-beda tingkat kemajuan dan kekuatan Im juga orangorang kat juga ber apabila kita hitung dihitung dihitung mulai dari orang yang pertama masuk ke surga orang fakir yang pertama yang masuk surga dan orang sayaaya yang terakhir masuk surga begini kan ada orang-orang fakir itu ada yang ada yang lebih dahulu masuk ada mungkin yang berikutnya jadi kalau kita hitung jaraknya antara orang fakir yang pertama masuk surga dengan orang orang kaya terakhir masuk surga itu jaraknya 500 tahun Adapun kalau yang kita kalau yang kita hitung itu mulai dari orang miskin yang terakhir masuk surga dengan orang ka yang pertama masuk surga maka jarak mereka itu hanya 40 tahun it ikhwah AQ dengan catatan ini adalah orang fakir yang pertama dan orang eh kaya yang e yang terakhiran ikhw itulah kata Imam alquutubi wallahuam itu dikatakan Imam qutubi untuk mentaufik dua hadis ini saya ulang hadis dari imam muslim dari Abdullah bin Amar mengatakan bahwasanya orang fakir pertama masuk surga dibandingkan orang-orang kaya itu 40 tahun adapun yang diriwayatkan oleh EE oleh Imam Ahmad Tirmidzi dan Ibnu Hibban dari dua sahabat dari Abu Said al-khudri Abu Hurairah mereka mengatakan jarak mereka itu masuk surganya 500 tahun Imam al-qurtubi mengkompromikan dua hadis ini karena dua-dua hadisnya sahih jadi yang dikatakan 500 tahun jarak mereka jika dihitung mulai dari orang fakir yang pertama masuk surga dengan orang kaya yang terakhir masuk surga Adapun Pak tahun itu jika dihitung dari orang fakir kaya yang pertama masuk surga demikian ikhwah Rahim ya itulah eh orang-orang yang masuk ke dalam surga ya jika kaitannya antara kekayaan dan kefakiran maka orang fakir lebih dahulu masuk ke surga bukan dikarenakan orang fakir itu nanti di surganya lebih tinggi derajatnya tidak tapi dikarenakan karena orang-orang Fakir Muhajirin ini adalah orang-orang yang ya orang-orang yang memang hisabnya tidak ada yang harus dihisabnya hanya punya mereka hanya punya pedang sementara orang-orang kaya Muhajirin yang lainnya itu banyak yang harus di dihisab demikian ikhwah rahim Allahu Wak allahuam terakhir ikhwah a Allahu wakum anah ada tiga jenis manusia yang pertama masuk surga ya yang kata rasam ada tiga jenis manusia yang pertama masuk surga rawmidziadin hasanin Imam artimidi meriwayatkan dengan sanad yang Hasan an Abi Hurairah dari Abi Hurairah Radiallahu anhu nabiallahu Alaihi Wasallam dari nabi Sallahu alhi wasallam beliau mengatakanah ditunjukkan kepadaku tiga jenis manusia yang pertama masuk surga Apa itu Syahid seorang yang Syahid tewas dalam jihad fisabilillah mereka mengorbankan hartanya ya tentunya ikhwah yang dimaksud di sini adalah orang-orang yang memang ikhlas ya bukan yang tidak ikhlas kan ada orang-orang yang memang jihadnya bersama Rasulullah jihadnya untuk meninggikan kalimat Allah lituna kalimatullahi agar kalimat Allah itu yang besar ya agar tauhid Allah subhanahu wa taala menyebar ada yang seperti itu kan ikhwah tapi permasalahannya dia kurang ikhlas ini yang Allah subhanahu wa taala Sebutkan dalam sebuah hadis panjang in aqtiyahid orang yang pertama nanti di diajukan ke mahkamah ya yaitu mereka yang mati syahid ya mereka yang mati syahid kemudian Allah mengingatkan dia akan nikmat-nikmat lantas Allah pun mengingatkan akan nikmat-nikmat yang pernah diberikan kepada dia dan dia pun mengakui lantas Allah bertanya Terus apa yang kamu lakukan dengan nikmat yang telah kuberikan kemudian dia mengatakan Ya Allah aku telah aku telah berjuang di jalanmu aku telah berjihad di jalanMu sampai aku sampai akuwasah itu semua karenamu Ya Allah kata si Syahid ini Syuhada ini Syahid Lantas apa kata Allah kamu bohong engkau itu bertempur agar orang-orang mengatakan kamu seorang pemberani agar orang-orang mengatakan kamu seorang pahlawan yang tak takut mati Maju Tak Gentar membel yang benar W dipuji-puji itu kan yang kamu in ininkqil Bukankah itu sudah kamu dapatkan pujian-pujian itu sudah kamu dapatkan kemudianqil dan kamu sudah dapatkan itu maka Akhirnya dia pun diseret di atas wajahnya dan dicampakkan ke dalam api neraka jadi yang Syahid yang dimasuk di sini adalah orang-orang Syahid yang ikhlas semata-mata hanya ingin mendapatkan Rida Allah subhanahu wa taala jadi orang yang kriteria orang yang pertama masuk surga kata rasul wasam pertama yang mati syahid ya yang kedua AF Mif seorang Afif Afif itu menjaga kehormatan Ikh artinya seorang yang menjaga menjaga diri para ulama mendefinisikanuu Har yaitu mereka yang menjaga dirinya dari berbuat haram dan dari mengemis ikhwah jadi orang yang pertama pertama surga ini adalah mereka tidak pernah mengeluh mereka jaga dirinya sehingga jauh dari yang hal-hal yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa taala dan mereka jaga dirinya dari meminta-minta kalau dia meminta-minta Walaupun dia orang yang berhak meminta-minta karena memang mereka dalam keadaan ee apa namanya ee dalam keadaan yang memang sempit misalnya ahah yang seperti ini walaupun mereka boleh meminta pada waktu itu ya di masmasa dunia tapi dia tidak termasuk yang pertama-pertama masuk surga tapi yang orang pertama-pertama masuk surga adalah yang pertama-pertama masuk surga mereka yang menjaga diri dirinya dari perbuatan haram dan mereka menjaga dirinya dari meminta-minta tidak ingin meminta-minta ini yang kita sebutkan tadi seperti orang-orang fakir muhajirinuqar Muhajirin dan seterusnya kemudian abdun ahsana ibadatallah wha mawalih dan yang ketiga seorang hamba sahaya dia bagus ibadahnya kepada Allah subhanahu wa taala dan juga dia taat kepada majikannya tidak pernah membantah demikian ikhwah jadi dapat dua pahala pertama dia taat kepada Allah subhanahu wa taala dan taat kepada majikannya tulus dengan majikannya tidak lari dan tidak terusnya demikian Ikhwan itulah tiga orang yang yang kata wasallam salasatun awaluasatin Yad Jannah tiga kriteria orang yang pertama yang masuk ke dalam surganya Allah subhanahu wa taala demikianl ikhwah rahimullah wyakum ee selesai terkait dengan perkara pembahasan yang pertama-tama masuk ke dalam surga allahuam B Nam syukran jazakumullah ir W Ustaz atas penyampaian materi pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi har ini anda dapat bertanya melalui Yang telepon di di 0819896543 pertanyaan pertama akan kita angkat terlebih dahulu dari layanan Telepon Halo Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dengan bapak siapa di Pak dengan Pak Mul di Medan ya Ustaz Oh silakan Pak pertanyaannya ee izin bertanya Ustaz jadi mengenai hisab ada hamba Allah yang sudah diterima tobatnya Ustaz setelah tobat dia beramal saleh dan seterusnya sampai akhir hayatnya Ustaz jadi Apakah waktu dihisab Ustaz dia diperlihatkan lagi kesalan-kesalannya dosa besar dan dosa kecilnya Ustaz sebentara dia sudah sudah tobat Ustaz karena di surat aljajalah itu Ustaz dinampakkan ini bagaimana kita ini Ustaz eh memaknai ayat ini dan tobat hamba Allah yang sudah diterima Ustaz Sil Pak itu aja Ustaz Terima kasih semoga kami dapat ilmu yang bermanfaat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz Allah subhanahu wa taala menyebutkan dalam surah alkahfi ketika Allah subhanahu wa taala menunjukkan catatan amalan Di mana mereka mengatakanal kitab orang-orang Pendosa akan mengatakanal kitab ini buku macam apa ini kitab tak meninggalkan Apun semua yang besar yang kecil semua ditulisik semua ditulis demikian juga ayat yang dibacakan pakadi yaitu Barang siapa yang melakukan kebaikan maka dia akan lihat saksikan dan barang siapa yang melakukan keburukan sebesar bisi Zarah pun dia akan lihat jadi seorang yang bertobbat kepada Allah subhanahu wa taala seorang yang bertobbat kepada Allah subhanahu wa taala apakah dosa-dosa yang pernah dia lakukan itu akan nanti dia lihat jawabannya ya dia akan lihat tetapi di catatan tersebut kan sudah ada tobat dengan artian Allah sudah menghapusnya demikan ikhwah Allah sudah mengampuninya ibaratnya ketika dia sudah apa namanya eh jam sekian dia melakukan ini ini ini tapi tanggal sekian dia sudah tobat k Allah dan Allah Hapuskan dosa-dosanya demikian Ikhwan dia bertobat jadi jadi dengan tobatnya itu dengan tobatnya itu apa yang telah dia lakukan ini tidak lagi dianggap karena sudah dihapuskan oleh Allah subhanahu wa taala tah diampuni oleh Allah subhanahu wa taala demikian Ikhwan ya allahuam bawab di antara fungsinya agar dia juga bisa bersyukur Masyaallah Alhamdulillah untung saya tobat Nah demikian jadi Allah subhanahu wa taala memperlihatkan hal itu seperti Allah subhanahu wa taala di alam barzakh ketika seorang mukmin berhasil apa namanya menjawab tiga pertanyaanukaa nabiuka jawab Allah subhanahu wa taala apa namanya akan bukakan pintu neraka awalnya bagaimana dia melihat bagaimana neraka Allah yang sangat menyala-nyala itu yang sangat mengerikan setelah itu Allah tutup pintu neraka dan Allah Buka pintu surga Janah kata Allah bentangkan untuk dia karpet dari surga dibukakan untuk dia Pintu Surga sehingga dia melihat surganya dia sehingga bagaimana ikhwah dia menjadi orang yang sangat bersyukur Alhamdulillah kalau seandainya aku seperti itu jadinya dan Allah gantikan dengan yang lebih baik dengan Allah gantikan bukan yang lebih baik Allah gantikan Allah selamatkan dia dari azab neraka demikian kebalikannya orang-orang Durjana yang tidak bisa menjawab pertanyaan Allah subhanahu wa taala Allah tunjukkan surga pertama dia lihat Bagaimana nikmat surga setelah itu karena kamu adalah seorang durhaka maka kamu enggak masuk sini kamu masuk dalam neraka ini neraka yang akan mengazab kamu sehingga membuat dia semakin menyesal yang orang-orang Mukmin membuat dia mendapatkan surga semakin bersyukur kepada Allah dan orang-orang kafir melihat ee nerakanya menjadi yang sebelumnya diperlihatkan surga kemudian dia diperlihatkan nerakanya maka dia menjadi orang yang sangat menyesali dirinya sendiri jadi allahuam bawab ikhwah azallahu wakum tetap dia lihat tapi juga dia tahu bahwasanya itu sudah dengan tobat dia di kemudian hari demikian ya Jadi enggak usah khawatir juga kalau dia lihat karena di situ akan tercantum juga bahwasanya dia sudah tobat dan tobatnya diterima oleh Allah subhanahu wa taala demikian ikhwah rahimallah wyakum saya berikan contoh lain ketika Allah subhanahu wa taala sedang menghisab menginterogasi seorang mukmin tapi Allah subhanahu wa taala akan menghisabnya dengan hisab yang mudah Allah tutup ya jadi interogasinya itu enggak di hadapan orang ramai tapi Allah tutup antara Allah dan orang mukmin aja kemudian Allah sebutkan dosa-dosa dia kamu telah melakukan ini kan kamu telah melakukan ini kan kamu telah melakukan ini kan Nah demikian Ikhwan sampai si Mukmin ini merasa Aduh enggak ada harapanlah saya masuk surga ini bahasanya aduh sudah cemas luar biasa Kemudian Allah subhanahu wa taala ya menimbang amalannya ternyata amalan buruknya lebih banyak tapi ternyata Allah subhanahu wa taala memberikan pada dia bitqoh kartu yang di situ ada kalimat Lailahaillallah yang merupakan keyakinan dia sampai semukmin tadi mengatakan Ya Allah berapalah beratnya kartu ini dibandingkan dosa-dosaku sudah udah pokoknya sudah merasa sudah merasa t ada harapan lagiah karena masalahnya ini masalah neraka bukan masalah-masalah ee siksa-siksa biasa di dunia ini neraka masalahnya sudah ngelongsol lagi ya Ikhwan Ya Allah apalah beratnya kartu ini dibandingkan dosa dosaku lantas Allah letakkan kartu tersebut di timbangan yang lainnya ternyata kartu itu lebih berat dibandingkan dosa-dosanya dan dia Allah pun beri dia eh apa namanya eh catatan amalan dari sebelah kanan setelah dia mendapatkan catatan dari sebelah kanan dia katakanitabiah baca-baca baca buku saya ini buku amalan saya mangga dia Ikhwan rahimallahu Demikian Ya itulah dia allahuamwab jazakullahir wabarakallah Fik Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi penanya selanjutnya akan kita bacakan dari pesan singkat selamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga Allah Taala selalu menjaga Ustaz dan keluarga Amin izin bertanya Ustaz mohon penjelasannya Apakah hubungannya antara proses hisab yang lama untuk orang kaya dan ayat tentang cepatnya hisab Allah Taala jazakumullah Khairan silakan Ustaz ikhwahallahakum tentang hisab Allah yang cepat ikhwah tentang hisab Allah yang cepat artinya Allah bisa Bisa menghitung dengan cepat tetapi antara orang yang banyak hartanya yang dihitung Allah dengan cepat dengan orang yang tidak ada harta yang enggak perlu dihitung tentuk lebih cepat lagi mau dihitung cepat misalnya Okelah kita misalnya ada seorang yang jenius misalnya ya dia orang yang paling jago dalam menghitung cepat hitungnya kita katakan ee sekian tambah sekian tambah sekian tambah sekian dia cepat bisa menyebutkan hasil jumlahnya demikian tapi kalau yang angka-angkanya itu banyak harus dijumlahkan dibandingkan dengan yang tak ada angka angkanya satu lebih cepat mana ya tentu lebih cepatnya angkanya satu makanya ketika Si fakir ini hanya memiliki satu satu sebilah pedang Ya hanya itu cepat hisab Allah itu cepat tapi lebih cepat lagi menghitung yang tak punya harta lebih cepat lagi hisabnya menghitung yang hartanya hanya satu orang yang misalnya ee rumah tiga ee kendaraan tiga misalnya ya kemudian yang ini rumahnya dia enggak punya rumah itu pun kalau dia punya rumah kecil misalnya enggak punya kendaraan tentu secepat-cepatnya hisab Allah lebih cepat dong menghitung yang enggak punya apa-apa ketimbang yang menghitung yang punya apa-apa jadi eh apa namanya ikhwah Inah hisab Sesungguhnya Allah itu cepat hitungannya hisabnya cepat ya betul Tapi akan lebih cepat kalau menghitung yang tidak punya apa-apa karena gak Peru dihitung dia tinggal disuruh masuk ke dalam surga allahuamahir W Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi pertanya selanjutnya akan kita angkat dari layanan Telepon Halo Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waaikumsalam War warakatuh dengan Ibu siapa di mana bu Dar umubila di Pekanbaru Ustaz silakan pertanyaannya Bu Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Ustaz Barakallah Fik eh izin bertanya Ustaz ee Ini pertanyaannya tentang istigfar istigfar kita untuk orang tua tuh seperti apa yang Ustaz yang bisa menaikkan derajat orang tua di nanti di akhirat ee Seperti apa gitu istigfarnya itu Ustaz mohon penjelasannya ustazarakah Khair asalamualaikum warahmatullahi warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz Kita pernah bacakan sebuah hadis bahwasanya satu ee ada orang tua di mana ketika Allah taala menempatkan di di surga yang tempat yang tinggi dan dia heran Ya Ras Ya ya ya ya Rab Wahai Tuhanku Ya Allah kau bisa saya tempat yang segini ya Allah memberikan fasilitas yang lebih dia pun enggak menduga kok tinggi tempatnya ya saya buat apa ya Allah subhanahu wa taala mengatakan bistigfari waladuk lak yaitu dengan istigfar anakmu kepadamu bentuknya bagaimana bentuknya mohonkan ampun untuk orang tua di antaranya yang mudah yang sudah hafal dari kecil rabbigfirli Wali waliidahya Ya Allah ampunkan dosaku dan dosa kedua orang tuaku demikan ikhwah itu kan merupakan istigfar istigfar kita untuk orang tua kita kita mohon kepada Allah ya Allah ampunkanlah dosa kedua orang tuaku Ya Allah Lapangkanlah kuburannya Ya Allah jauhkanlah dia azab kubur Ya Allah masukkanlah dia ke dalam surga Ya Allah rahmatilah dia Kasihanilah dia sebagaimana dia mengasihani Aku sejak kecil Ya Allah ee Terangkanlah kuburannya itu merupakan istigfar kita untuk orang tua kita dan itu Masyaallah doa anak terhadap orang anya itu masyaah itu tajam makanya rasah pernah katakan apabila meninggal anak adamutus amalu anak yang ini anak yang anak yang dia lahirkan Dia sebagai ibu yang dikatakan seorang ibu adalah yang melahirkan iualian melahirkan kamu anak yangsud lah anak yang dilahirkan oleh si Ibu demikian Adapun ayah ya ayah yang punya bibit yang bibit bibit dan penikahan yang sah yang akhirnya membuat si ibu hamil itulah Ayah kita jadi ikhwah rahimullah wakum wadunhulah anak saleh yang mendakan untuk kedua orang tuanya demikian ikhwah Jadi silakan doa mohon pada Allah untuk kebaikan orang tua kita yang setelah lebih dahulu lebih dahulu apa namanya mendahului kita Adapun orang-orang Mukmin juga sampai ik ya juga sampai semua orang mukmin doanya sampai doa-doa yang baik apa dalilnya doa ketika kita salat jenazah itu kan tidak harus orang tua kita kita doakan seperti itu Allah dan seterusnya Itu kan untuk semua kaum muslimin dan untuk jenazah siapa saja selama dia masih jenazah jenazah muslim tapi untuk doa anak itu luar biasa itu bisa tajam sampai Allah Subhanahu sampai ke Allah subhanahu wa taala makbul doanya untuk anak yang Saleh yang mendukan kedua orang tuanya jadi sederhana saja boleh baca rabbigfirli Wali Walid warhamuma kamabayani boleh bacakan dengan bahasa Indonesia ya Allah ampunkanlah dosa kedua orang tuaku tapi ingat salah satu adab berdoa Kita harus minta untuk kita dulu kalau kita minta keampunan untuk orang tua kita Mintalah untuk kita dulu ya Allah ampunkan dosaku baru dosa kedua orang tuaku itu dulu jangan langsung orang tua kita dulu yang penting kita kalau masalah akhirat kita harus egois masalah keampunan dosa kita dulu baru kemudian orang tua kita makanya Nabi Musa juga berdoa rabbfirli Wali akhi Ya Allah ampunkanlah dosaku dan dosa saudaraku Harun Jadi bukan dosa saudaraku Harun dahulu tapi nabi nabi Musa berdoa ya Allah ampunkan dosaku dan dosa dan dosa saudaraku Harun jadi demikian Ikhwan boleh bahasa Arab boleh bahasa Indonesia kalau seandainya kita lebih khusyuk bisa Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia ya Allah ampunkan dosaku lapangkan kuburannya kemudian rahmati dia Sayangi dia dan seterusnya dan seterusnya demikan ikhwah baik para pemissa eh rja TV dan pendengar radio R di mana pun anda berada saya kira itu saja kajian kita karena waktu kita sudah sangat terbatas ya semoga sedikit Yang tadi kita sampaikan bermanfaatoga Allah subhanahu wa taala menjadikan kita orang-orang yang firat yang berupaya berlomba untuk mendapatkan kebaikan untuk mendapatkan kebahagiaan Allah subhanahu wa taala yang jelas bahwasanya Wal akiratir wa abq akhirat itu lebih baik dan lebih lebih kekal wal akirir akhirat itu lebih baik untukmu dan lebih utama demikian alamikum warahmatullah wabarakatuh waikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakahir W Ustaz atas penyampaian materi dan nasihat-nasihat yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan perlindungan dan kesehatan untuk Ustaz beserta keluarga dan kami ucapkanir atas kebersamaan anda P kesempatan pagi hari ini seinap guru yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri subhanakallahumma wabihamdika astagfiruka waubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Ali Nur – Menuju Negeri Abadi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply