Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Tafsir Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

wa asadu Anna muhammadan abduhuasul ba islamakumullah para pemisah dan pendengar rja di mana pun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keelayar kaca Anda kajian yang kami pancaruaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cileengsi atau Komplek Radio Roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat t bag anda para pemirsa TV asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam inalhamdulillah nahmaduhu wastainuhu wastagfiruh wa naudubillahi minururi anfusina w sayiati Amalina Man yahdiillah Fala mudillalah waman yudlil Fala hadiyaalah Ashadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Amma ba’d kita lanjutkan Ay ikhwah Kalau enggak salah masih di di ayat ke-65 ya Allah Taala berfirman auzubillahiminasyaitanirrajim ya ahlal kitab lima tuhajuna Fi ibrahima wama unzilati Taurat Wal injilu illa Min ba’di Afala taqilun wahai ahli kitab Mengapa kalian berhujah mengenai Ibrahim artinya Mengapa kalian saling berdebat mengenai Ibrahim padahal Taurat dan Injil tidaklah diturunkan kecuali setelah ya nabi Ibrahim Apa kalian tidak mau berpikir apa kalian tidak menggunakan akal kalian Iya di sini Allah subhanahu wa taala apa menyebutkan akan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mengaku-ngaku katanya ya mereka di atas millah nabi Ibrahim Sebagian ulama mengatakan bahwa orang Yahudi mengatakan bahwa Nabi Ibrahim itu Yahudi orang Nasrani mengatakan Nabi Nasrani padahal kan adanya Yahudi dan Nasrani itujauh setelah Nabi Ibrahim Bagaimana orang-orang yang ya terdahulu dinisbatkan kepada orang belakangan tentu ini aneh sekali sudah kita ambil Kalau enggak salah dua faedah Hah sekarang keempat kata beliau yang keempat annahu laagi ihmalul aql fil istidl bahwa jangan kita menolak akal sama sekali dalam berdalil Kamala yang bagiltimad Alaihi watarquun Nas sebagaimana juga tidak boleh kita Bersandar kepada akal lalu meninggalkan dalil ya artinya berdalil dengan akal dibutuhkan kata beliau fastidal bilqal karena manusia dalam masalah berdalil dengan akal itu ada tiga kelompok dua ya menyimpang satu benaruniqamahuama yang menyimpang yang pertama yaitu yang gulu ya berlebih-lebihan sehingga ia mendahulukan akal di atas dalil Dan menganggap bahwa akal itu lebih lebih tinggi daripada dalil Iya ini jelas batil akhi yang kedua manaraltimad alalq bilulliah yaitu orang yang mengingkari ya berdalil dengan akal sama sekali enggak boleh pakai Iya adapun yang ketiga ini yang tengah-tengah yaitu rq mereka merujuk akal jika tidak bertabrakkan dengan syariatq karena akal apabila tidak bertabrakan dengan syariat maka Allah subhanahu wa taala pun juga menyuruh kita dalam banyak masalah contoh misalnya Allah berfirmanurun bir anfusakum waantumlunal kitabqilun Apakah kalian menyuruh manusia kepada kebaikan sementara kalian malah melupakan diri kalian sendiri padahal Kalian membaca Alkitab Apa kalian tidak berakal kata Allah Iya Allah juga berfirman wama unzilati tauratu Wal injilu illa Min ba’di apala taqilun ketika orang Yahudi mengatakan bahwa Nabi Ibrahim itu katanya Yahudi orang Nasrani mengatakan Nabi Ibrahim itu ya Nasrani maka Allah membantah dengan akal apa kata Allah Taurat dan Injil itu turun setelah Nabi Ibrahim Apa kalian tidak berakal Bagaimana Nabi Ibrahim dinisbatkan kepada orang orang-orang yang akan datang setelahnya jauh I tentu secara akal ini sangat tidak masuk di akal ahal Islam Iya faedah yang kelima batun Anna taurata Wal injila manzilah minillah penetapan bahwa Taurat dan Injil itu memiliki kedudukan di sisi allah subhanahu wa taala munazzalah Maaf munazzalatun Min indillah diturunkan dari Allah subhanahu wa taala kita wajib ya beriman itu Pak bahwa Taurat Injil Zabur Quran semua berasal dari Allah semua diturunkan dari Allah namun yang benar-benar dijaga oleh Allah hanyalah al-qur’an saja iya Adapun Taurat dan Injil itu penjagaannya diserahkan kepada siapa rahib-rahib mereka ulama-ulama mereka ya tapi ternyata apa yang terjadi Allah mengabarkan bahwa justru mereka mengubah-ngubahnya iya faedah yang keenbatu ah Nuzula yakunu Min A penetapan bahwa Allah Tinggi karena Allah mengatakan W in tidaklah Taurat dan Injil diturunkan kecuali setelah ya nabi Ibrahim sedangkan yang namanya turun itu dari atas ke bawah ya faedah yang ketujuh Annida ala Bani Israil bfah wa tfatihim mukhalifatun lilquul Fah mukhalifatun Lil maquul bahwa orang-orang ban Isra itu ya bodoh karena perbuatan mereka bukan hanya bertabrakan dengan dalil Pak bahkan juga bertabrakan dengan Iya karena akal Islam saudaraku seiman mereka mengklaim katanya Nabi Ibrahim itu Yahudi Bagaimana dikatakan Yahudi sementara Yahudi Nabi Musa itu ya setelah Nabi Ibrahim dalam kurun waktu yang yang jauh ini jelas sangat bertabrakan secara akal maupun dalil ya faedah yang ke-elapan alisyadah Bil aql wa anal aqal La yahmilu shohibahu illa alasadad wasawab J pujian terhadap akal dan bwasa bawasanya akal itu tidaklah membawa pelakunya kecuali kepada kebaikan karena hakikat akal itu kata Ibnu Hibban dalam kitab Raudhatul uqala apa sih Pak hakikat akal itu adalah sesuatu yang membimbing kita kepada apa kebaikan orang yang berakal tuh artinya orang yang bisa berpikir secara jarnih untuk membedakan mana baik mana buruk makanya dengan akal itu kita bisa membedakan ini baik ini buruk walaupun tentunya akal tidak bisa berdiri sendiri Pak Iya kita masuk ke ayat berikutnya ayat 66 Allah Taala berfirman ha Antum Haula hajajtum Fima lakum bihi ilimakumi wallahu yalamu Wa Antum la talamun ha Antum Haula inilah kalian kalian yang dimaksud di sini siapa Yahudi dan Nasrani hajajtum Fi lakum bihi kalian berdebat Ya maksudnya berdebat mendebat rasulullahi sallallahu alaihi wasallam pada perkara yang kalian punya ilmunya artinya orang Yahudi itu sebetnya punya ilmu bahwa Nabi Muhammad itu di atas agama yang hak ya orang Yahudi itu tahu Betul Pak bahwa Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam itu sebetulnya nabi terakhir yang dikabarkan dalam Taurat dan Injil makanya Allah berfirman dalam dalam surat Albaqarah Abah orang-orang yang kami berikan kepada mereka Alkitab yaitu Yahudi dan Nasrani mereka mengenal Rasulullah itu seperti mengenal anak-anak mereka sendiri mereka baca dalam Taurat mereka baca dalam Injil tentang sifat-sifat rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dan mereka punya ilmu tentang itu iya tuakum bihi Il lantas Mengapa kalian berdebat tentang Nabi Ibrahim dalam perkara yang kalian tidak punya ilmunya artinya ketika kalian saling berdebat mengklaim Nabi Ibrahim itu Ibrahim itu Nasrani padahal sebetulnya mereka tidak punya ilmunya itu pak gak punya keterangan sama sekali dalam Taurat maupun Injil Anas Kenapa kalian berdebat ya dalam perkara yang tidak punya ilmunya wallahu yalamu Wa Antum la tlamun dan Allah mengetahui sementara kalian tidak tahu artinya allah tahu tentang Nabi Ibrahim Allah tahu tentang Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wasallam sebagaimana Allah pun tahu tentang Nabi Musa dan Nabi Isa alaihialatu wasalam sementara kalian tidak tahu apa-apa kecuali yang Allah ajarkan kepada kalian Iya ini ya tentunya seakan-akan Allah apa ee menyindir mereka Wah kalian tuh bodoh enggak paham Allah yang tahu kalian tidak tahu Iya dari ayat ini kita ambil faedah akhi yang pertama atanazul maal khasm yakni la Farma anal muhajata qubilat minkum Fia lakum bihi ilm fainnaha la tuqbal minkum faaisakum bihi ilm mengalah ya terhadap lawan untuk ya berhujah di mana Allah mengatakanantumumakum artinyaum kalaulah ya berhujah atau berjidal berdebat dengan kalian bisa diterima dalam perkara yang kalian punyamunya makaan bisa diterima perdebatannya kalau dalam perkara yang tidak punya Il ilmunya maka seakan Allah subhanahu wa taala ingin berhujah kepada mereka Pak Iya faedah yang kedua zamul muhajah celaan berdebat dengan tanpa ilmu karena Allah mengatakan di situim Lantas kenapa kalian mendebat dalam perkara yang tidak ada sama sekali ilmunya pada kalian tuh iya dan betapa banyaknya akhi di zaman sekarang orang yang berdebat Enggak pakai ilmu Mas ya kita lihat ada orang yang debat hanya sebatas pakai akal akal akal sementara dalil enggak punya i akhirnya apa yang terjadi perdebatan dijadikan sebagai parameter untuk menilai kebenaran padahal pak kita tidak bisa Pak menilai kebenaran itu melalui perdebatan sebagaimana sering saya sampaikan bahwa terkadang orang yang di atas kebenaran bisa saja kalah dalam berdebat bukan karena dia di atas kesesatan tapi karena kurangnya ilmu untuk menegakkan kebenaran Iya dan bisa jadi terkadang orang yang di atas kesesatan menang dalam perdebatan Kenapa karena dia pandai bersilat lidah punya kemampuan dalam berdebat makanya perdebatan tu Jangan jadikan parameter untuk menilai seseorang tuh salah atau benar gak bisa Pak ya makanya ketika ada orang datang kepada Imam Malik aku inginatdebat dengan kamu kata Imam Malik kalau aku kalah kamu harus ikut aku kalau kamu kalah ya aku ikut kamu kalau ada yang ketiga datang dan dia menang ya kita harus ikut dia berarti kita kata Imam Malik berarti begitu agama kita berpindah-pindah terus tidak seperti itu kita beragama saudaraku Iya Maka jangan kita menjadikan parameter benar dan salah itu dalam perdebatan gak bisa ah selanjutnya ak akhal Islam yang ketiga iqrarul Insan Alal muhajah bilm seorang insan dibenarkan berdebat tapi dengan ilmu lakin bisyartakuna Q hasanan tapi tentunya Pak berdebat pun juga harus ya dipenuhi syaratnya Apa syaratnya syaratnya pertama niatnya benar kalau antum berdebat Niatnya apa kalau niatnya untuk mencari kemenangan abadan kalau kita berdebat tujuannya untuk mencari kebenaran ya bukan mencari pembenaran ikhwat Islam saudaraku seiman Kemudian yang kedua juga orang yang berdebat memang punya ilmu punya ilmu dia Adapun Kalau enggak punya ilmu Enggak usahlah Ngapain debat Imam Syafi’i pernah Pak berdebat dengan orang yang bodoh ketika imam Syafi’i membawakan dalil rupanya enggak paham yang ada ngeyel apa kata Imam Syafi’i afhamani jahluk aku kalah sama sama kebodohan kamu sudah Imam Syafi’i langsung pergi enggak mau lagi meladeni dia Pak percuma Pak meladeni orang yang bodoh itu sama saja Kita orang jadi orang bodoh sama-sama bodoh jadinya ikhwat Islam saudaraku seiman faedah yang selanjutnya isbatul ilm lillah penetapan ilmu untuk Allah karena Allah berfirman wallahu yalamu Wa Antum la talamun Allah yang tahu sedangkan kalian tidak tahu ucapan ini Pak Firman Allah ini pak kalau Kita Renungkan sedalam-dalamnya itu akan menyebabkan kita Taslim yang sempurna kepada Allah Karena Allah mengatakan Allah tahu kamu tidak tahu berarti menetapkan kita ini ilmunya sedikit bodohnya banyak sementara ilmu Allah sempurna ya Maka kalau kita mengakui bahwa diri kita ilmunya sedikit bagaimana kita kemudian ya memprotes hukum Allah subhanahu wa taala mengkritik syariat Allah subhanahu wa taala Padahal kita ilmunya sedikit Maka kalau kita sadar bahwa kita ini hamba ilmunya kita sedikit Seharusnya kan apaapak konsekuensinya ya patuh Taslim tunduk pasrah kepada Allah subhanahu wa taala faedah selanjutnya annal muhajja Fima laaisa lahu bihi Il laisaahu Il orang yang berhujah dengan tanpa ilmu maka ini orang bodoh Bahkan dia tidak punya akal tahu udah enggak punya ilmu tapi mau debat mau debat pakai apa enggak punya ilmu orang kalau enggak punya ilmu terus berdebat pasti pakai apa Pak pakai otot dan pakai urat Siapa yang paling ngotot dia menang iya repot Pak ngadapin orang kayak ginian I faedah selanjutnyabatu ilmillah fil hadir penetapan ilmu Allah di zaman sekarang ka Allah berfirman yalam Dan yalam di sini bentuknya fi’il mudhor sedangkan fi’il mudhori itu menunjukkan kepada sesuatu yang sedang terjadi sekarang dan yang akan datang itu Fiil mudori namanya Iya dan ini tentu bantahan terhadap firqah klabiyah yang punya keyakinan bahwa katanya ya perbuatan Allah itu atau sifat Allah itu tidak berhubungan dengan kehendak Allah dan ikhtiarnya Allah ya ya orang-orang qulabiyah menetapkan Allah punya ilmu tapi ilmu Allah sifatnya Azali a a iya sedangkan ahlusunah mengatakan Allah berilmu ya dan terus-menerus punya sifat apa Il berilmu dan sekarang pun Allah mengetahui kemudian kita masuk ke ayat ke-67 Allah Taala berfirman maana Ibrahim Yahudi wa Nasrani wakinana Hanifan Muslima W kaana Minal musyrikin Nabi Ibrahim bukanlah Yahudi bukan pula Nasrani akan tetapi ia Hanif seorang muslim di atas tauhid dan ia bukan orang-orang yang berbuat syirik Iya yakni kata Syekh utsaimin Laisa Al millatikum ayyuhal yahud wa Al millatikum ayyuhan nasara Artinya Nabi Ibrahim itu tidak berada di atas agama kalian wahai Yahudi tidak pula berada di atas agama kalian wahai Nasrani karena kalian orang Yahudi mengatakan bahwa uzair anak Allah dan orang Nasrani mengatakan Nabi Isa Anak Bagaimana sementara Nabi Ibrahim seorang Hanif dan muslim yang mentauhidkan Allah dan tidak berbuat Kesi kesyirikan iya k Islam saudaraku seiman Sebagian ulama mengatakan ya yakni Islam artinya Nabi Ibrahim tidaklah ya orang-orang yang fanatik yang buta terhadap agama kalian kalaulah Nabi Ibrahim masih hidup pasti dia akan menjadi pengikut Wasallam I karena semua nabi dan rasul kan sudah sudah diambil perjanjiannya oleh Allah Pak bahwa kalau Nabi Muhammad datang dalam keadaan kalian mereka masih hidup mereka wajib mengikuti rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Iya ikhwat Islam saudaraku seiman maka di sini Allah menegaskan bwa Nabi Ibrahim itu seorang yang Hanif dan Muslim Hanif artinya mailan an syirk berpaling dari kesyirikan Hanif artinya bertauhid Musliman ya seorang muslim berarti Nabi Ibrahim itu muslim Pak semua nabi dan rasul pun muslim Pak Nabi Yusuf mengatakan apa tawafani Muslima Ya Allah wafatkan aku dalam keadaan Mus muslim dan memang agama semua nabi dan rasul tuh Islam ya yang hakikatnya mentauhidkan Allah dan menjauhkan apa kesyirikan ikhwat Islam saudar k seiman bab kita ambil faedah dari ayat ini kata Syekh salh utaimin Syekh Muhammad bin shh utsimin rahimahullah faedah yang pertama tabriatu Ibrahim minil yahud W nasara di sini Allah I mensucikan Nabi Ibrahim dari agama Yahudi dan Nasrani atau dari tata cara Yahudi dan Nasrani Fa Ibrahim Laisa yatadayan bidinil yahud Nabi Ibrahim agamanya Bukan agama Yahudi karena Yahudi kan muncul jauh setelah Nabi Ibrahim tidak pula beragama Nasrani karena Nasrani pun juga baru muncul jauh Ibrahim Iya akan tetapi nabi Ibrahim ya seorang yang bertauhid dan Muslim faedah yang kedua annahu yang bagi Liman lam yattasif biwfin an yubayina baroatahu minhu selayaknya orang yang tidak memiliki sebuah sifat lalu kemudian ada orang yang menisbatkan diri kita kepada sifat tersebut sebaiknya kita berlepas diri dari sifat itu Pak dan mengatakan maaf saya tidak punya sifat itu walaupun sifat tersebut baik walaupun sifat tersebut Apa baik contoh misalnya kalau ada ada orang yang nyifatin Antum dengan sifat yang bag misalnya Antum ini orangnya Alim dan kita merasa Saya bukan orang alim sebaiknya kita berlepas diri dan berkata Maaf Pak saya bukan Alim Kebetulan saya Saya punya ilmunya tentang itu tapi saya bukan ulama i k beliau Bayan walaupun sifat itu pada asalnya bagus tapi kalau memang dia tidak punya sifat itu sebaiknya dia Jelaskan bahwa saya tidak punya sifat seperti itu faedah yang ketigaana ala Ibrahim pujian terhadap Nabi Ibrahim karena Allah mengatakan Nabi Ibrahim itu punya tiga sifat Hanifan Musliman Wana Minal musyrikin yang pertama Hanif itu yang bertauhid yang kedua muslim yang ketiga wa kanana Minal musyrikin beliau tidak pernah berbuat Syirik Iya ini merupakan sifat yang agung Pak karena Allah menyifati Nabi Ibrahim dengan tiga sifat ini maka kita berusaha untuk punya tiga sifat ini sifat Hanif muslim dan tidak musyrik Iya faedah yang selanjutnya alisyarahah Min takliah qblat tahliah isyarat kepada sebuah peribahasa yang tersebar di kalangan manusia itu takliah sebelum tahliah takahliah artinya Hah takliah artinya pembersihan takliah artinya menghias artinya membersihkan itu ya sebelum menghias ya Antum kalau punya kamar kotor banget pak yang Antum lakukan apa dulu dihiasin dulu apa dibersihin dulu Mas bersihin dululah bersihin setelah bersih baru dikasih hiasan baru bagus Nah ini udah kotor dikasih hiasan ya ttetap aja enggak enak demikian pula hati kita pak hati kita ini penting untuk dibersihin dulu baru setelah itu diberikan apa ya hiasan walaupun tentunya itu tidak secara mutlak tentang masalah hati ya kata beliau yakni albadaah bin Nafi qoblalbat maksudnya yaitu memulai dari meniadakan dulu baru setelah itu menetapkan karena di sini Allah subhanahu wa taala meniadakan dulu maana ibrahimu Yahudi wala nasraniya Ibrahim bukan Yahudi bukan Nasrani arti ini membersihkan dulu baru kemudian ya menghias akan tetapi Ibrahim adalah seorang yang Hanif dan Muslim dan ia bukan orang yang berbuat Syirik I Islam saudaraku seiman faedah yang kelima annahu buudd F tauhid minain nafyun wa isbat bahwa tauhid itu harus mengandung dua perkara yang pertama Nafi apa Nafi Pak meniadakan yang kedua isbat apa isbat menetapkan iya dari mana itu Firman Allah Wakin KAA Hanifa Hanifa itu Nafi karena arti Hanif artinya apa pak almail syirk yang berpaling dari kes ya kemudian penetapannya mana muslimah Wakin Kana Hanifan Muslima Hanif di sini peniadaan sedangkan muslim itu penetapan makanya dalam kalimat Lailahaillallah pun ya terdiri dari Nafi dan isbat La ilaha artinya apa tidak ada ilah berarti itu meniadakan kan illallah kecuali Allah apa isbat penetapan kalau meniadakan saja lailaha Apa itu pak ateis ya enggak mengakui adanya Tuhan kalau menetapkan saja tapi tidak meniadakan musyrik maka disebut tauhid itu harus ada Nafi dan isbat meniadakan dan menetapkan meniadakan semua yang diibadahi selain Allah dan bahwasanya itu tidak berhak diibadahi dan menetapkan bahwa yang berhak diibadah Day hanya Allah saja baru itu Tauhid Pak makanya Allah juga berfirman yakfur B wmin Billah faqamsaka bilurwatilq Siapa yang kafir kepada thagut Apa itu thaagut Pak semua yang diibadahi selain Allah dan beriman Allah maka sungguh ia telah berpegang kepada tali yang kuat itu Allah meniadakan dulu baru menetapkan Siapa yang kafir kepada thaghut dan beriman kepada Allah Itulah hakikat tauhid ya makanya kalau ada orang yang mengatakan saya beribadah kepada Allah tak dulu ini bukan tauhid mas sampai kita tanya dulu kamu beribadah pada selain Allah enggak Kal dia mengatakan tidak saya hanya beribadah kepada Allah baru tauhid kalau ada orang berkata saya cinta Allah dulu ini belum belum kalimat tauhid ini Pak sampai kita tanya ada enggak selain Allah yang kamu cintai seperti kamu mencintai Allah kalau dia bilang ada ya musyrik namanya kalau dikatakan tidak ada hanya Allah yang paling aku cintai baru itu Tauhid I faedah yang keen Isam bahwa kata Islam kalau disendirikan masuk padanya makna Iman Iya karena di sini Allah menyebut Nabi Muslima maka masuk dalam makna muslim Mukmin Nabi Ibrahim seorang mukmin muslim makanya Islam dan iman itu Pak mirip seperti kata fakir fakir miskin kalau disebutkan fakir saja masuk padanya makna miskin kalau disebutkan miskin saja masuk padanya makna fakir tapi kalau disebutkan dua-duanya fakir miskin maka maknanya jadi berbeda fakir artinya nya orang yang sama sekali enggak punya kerjaan sangat kurang hidupnya miskin artinya orang yang punya kerjaan tapi enggak cukup Iya iman dan Islam pun sama begitu kalau disebutkan Islam saja masuk padanya makna Iman Kalau disebutkan Iman saja masuk padanya makna apa Islam tapi kalau dikumpulkan dua-duanya dalam kalimat iman dan Islam maka maknanya jadi berubah Islam itu Rukun Islam Iman itu Rukun I Islam saudariman faedah yang selanjutnya Islam Ibrahim dan nabi Ibrahim karena beliau tidak memiliki sifat ya kemusyrikan tidak memiliki sifat kaum musyrikin Pak beliau tidak pernah Subhanallah makanya Pak orang ya orang yang tidak pernah berbuat Syirik itu menunjukkan akan apa pak ya karunia Allah yang agung sekali Pak yang besar sekali ya kita masuk ke ayat 68 Allah Taala berfirman auzubillahimir inbrahimina amanuahu wulminin Allah berfirmanesnya orang yang paling berhak kepada Nabi Siapa yang paling layak dikatakan Ia di atas millah nabi IB Nabi Ibrahim itu siapa sih ladinaabau yaitu orang-orang yang mengikuti nabi IB Nabi Ibrahim dalam ya agamanya W nabi dan nabi ini maksudnya rasulullahi Sallahu Alaihi Wasallam walladina amanu dan orang-orang yang beriman maksudnya Hah Umat Islam yang mentauhidkan Allah subhanahu wa taala yang beriman kepada seluruh Nabi dan Rasul wallahu waliyul mukminin dan Allahlah walinya orang-orang yang beriman I ikhwat Islam saudara k Iman di sini Allah menyebutkan akhal Islam bahwa orang yang paling layak Ibrahim ya adalah orang-orang yang mengikuti Nabi Ibrahim dalam agama mereka demikian pula Rasulullah karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di atas agama Nabi Ibrahim itu agama tauhid demikian pula orang-orang yang yang mengikuti rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam yang mentauhidkan Allah menjauhkan kesyirikan Mereka pun yang paling layak untuk dikatakan pengikut nabi Ibrahim alaihialatu wasalam karena semua nabi dan rasul sudah kita sebutkan tadi Pak agamanya satu agama tauhid Iya kemudian Allah mengatakan wallahu waliyul Mukminin dan Allahlah walinya orang-orang yang beriman Wali itu dari kata wilayah artinya loyalitas ya maka Allahlah yang akan memberikan loyalitas kepada kaum mukminin dengan cara apa ya memberikan taufiknya pertolongannya hidayahnya dan berbagai macam ya pembelaan Allah subhanahu wa taala kepada kaum faedah yang bisa kita petik dari ayat ini akhi yang pertama fil Ayah dalilun ala anal aulawiyat takhtalif Ananas yatafaduna Bil aulawiah Wal wilayah ayat ini menunjukkan bahwa manusia itu ya dalam keberhakan berbeda-beda Pak inii Allah mengatakan Inna aulanas sesungguhnya manusia yang paling berhak I lagi ada yang paling berhak ada yang berhak ada yang tidak berhak faedah selanjutnya syaraofun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waman amana maah ya kemuliaan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan orang-orang yang beriman kepada Rasulullah Aul Ibrahim karena merekalah orang-orang yang paling layak dan paling berhak Ibrahim ya karena Rasulullah Sallahu wasallam dan yang mengikuti Rasulullah di atas tauhid apapun orang yang berbuat Syirik Nabi Ibrahim berlepas dari mereka Rasulullah pun berlepas dari mereka faedah selanjutnya yang ketiga um a Ibrahim bantahan terhadap orang Yahudi dan Nasrani Pak karena mereka mengklaim katanya Mereka yang paling berhak kepada Nabi Ibrahim yang paling ya layak untuk dikatakan di atas millah nabi Ibrahim maka Allah mendustakan mereka justru adalah Rasulullah Sallallahu alaihiam wasallam dan orang-orang yang beriman beliau faedah yang selanjutnyabatun nubuah l Rasul Sallallahu alaih wasallam penetapan akan nubuwahnya Wasallam faedah selanjutnya tasyrifun Nabi Sallallahu alhi wasallam Bil isyarah ilaih sini Allah memuliakan Rasulullah Pak Dengan mengatakan wahan nabi dan nabi ini Allah mengatakan sesungguhnya yang paling berhak kepada Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini Iya Subhanallah ya kalau kita perhatikan Pak Allah memanggil Rasulullah Dalam Alqur’an tuh selalu dengan ucapan Nabi Ya ayyuhan nabi ya dalam ayat ini wahadan nabi itu menunjukkan akan keistimewaan Wasallam faedah selanjutnya itbatu wilayatillahi lil mukminin penetapan akan bahwa Allah adalah walinya orang-orang yang beriman dan bahwasanya orang-orang yang beriman itu wali-wali Allah dan tentunya kita harus pahami ya Wali itu adalah setiap orang yang beriman dan beramal saleh setiap orang yang beriman yang bertakwa dialah Wali iah selanjutnya setiap orang yang e seseorang semakin imannya ya semakin sempurna keimanan seseorang maka derajat kewaliannya di sisi Allah semakin sempurna P ya semakin kurang sempurna maka derajat kewaliannya juga kurang apa sempurna Tiap orang yang beriman dan bertakwa Wali Allah tapi kan derajat mereka di sisi Allah bertingkat tingkat ya maka dari itu setiap kita pak berusaha bagaimana caranya menyempurnakan keimanan kita pak dengan beriman beramal saleh menjauhi berbagai macam apa maksiat Iya ikhwat Islam saudaraku seiman faedah selanjutnya isbatul asbab penetapan akan adanya sebab bahwasanya seseorang menjadi wali Allah itu sebabnya apa sebabnya iman dan takwa jadi kalau kita pengin jadi Wali Allah gampang sebetulnya Pak itu beriman dan bertakwa enggak kayak orang Sufi kalau orang Sufi untuk jadi Wali Allah itu ya harus pakai wirid-wirid tertentu ya melewati faso-faso tingkatan-tingkatan kasyaf lah ya Bahkan mereka punya istilah namanya Wali Majdub Wali Majdub itu katanya tandanya agak-agak sinting dulu Pak Antum lihat di Youtube itu ya Ada orang enggak pakai baju belih ngerokok kayak sedeng gitu Wah ini ini Wali ini Lailahaillallah makanya Ibnu Taimiyah menulis buku wali-wali Allah itu bukan orang gila mas i sepertinya sudah masuk Isya n ikat Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar allahu akbar allahu akbar akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Haya Hayya alah Hayya Alal Falah Hayya Alal Fah allahuakbar Allahu akbar Lailahaillallah Bolehkah bermajelis dengan Ustaz yang sunah kalau bukan sunah itu artinya apa Hah kalau bukan sunah itu artinya apa ya kalau antum sudah tahu itu bukan sunah ngapain Antum bermajelis cuman dipastikan dulu benar enggak jangan sampai cuma kata orang Kata Anu padahal ternyata enggak benar akhirnya kita ikut-ikut menuduh tanpa bukti di masjid dekat Ana tinggal melakukan Qunut nazilah l waktu dan sudah hampir setahun Apakah hal tersebut betul ya Ustaz Iya ana pernah belajar bahwa perkara seperti itu dapat dianggap menjadi Qunut sebagai rukun salat dan salat di situ bisa menjadi tidak sah karena dianggap menambah gerakan rukun dalam salat yang jelas Pak Qunut nazilah ya perkara yang dalilnya jelas ada Iya cuman kalau sampai setahun begitu tentu barangkali mereka punya pemahaman bahwa Qunut nazilah itu disyariatkan sampai permasalahannya selesai padahal tidak harus jugatinya Rasulullah Wasallam quut nazilah hanya sebulan saja set itu tinggalkan namun tidak layak juga untuk kita katakan Ah saya enggak mau salat lagi di belakang dia ya maka kita katakan tetap Antum salat di belakang dia karena mungkin mereka menganggaput nazilah itu disyariatkan sampai apaamp di kabulin sampai selesai P penderitaan orang-orang Palestin misalnya Iya wallahuam demikian subhanakah wabihamdik Ashadu alla ilaha illa Anta astagfirubu ilaik alalamualaikum warahmatullahi Roja TV demikianlah ikhwat Al Islam azakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaruaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *